All posts by 23

Pembakaran SHIB Naik Drastis: Antisipasi Kejutan Pasokan

Aktivitas pembakaran token Shiba Inu (SHIB) kembali mencuri perhatian! Dalam 24 jam terakhir, tingkat pembakaran mencapai angka fantastis sebesar 3.255,93% dengan lebih dari 28,4 juta token keluar dari peredaran.

Dikutip U Today, peristiwa ini merupakan bagian dari strategi komunitas SHIB untuk mengurangi suplai token yang beredar dan, dengan demikian, berpotensi mendorong harga naik dalam jangka panjang.

Strategi Komunitas dalam Memperketat Pasokan

Langkah pembakaran yang dipimpin oleh komunitas menunjukkan betapa seriusnya para pemegang SHIB untuk menciptakan kelangkaan. Beberapa transaksi besar terjadi dalam waktu singkat, termasuk:

  • 16,6 juta token dibakar hanya 15 jam yang lalu.
  • Transaksi lain mencatat 10,8 juta token hilang dari peredaran enam jam yang lalu.
  • Tak ketinggalan, tiga hari lalu terjadi transaksi pembakaran terbesar dengan lebih dari 60,4 juta token.

Upaya kolektif ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan investor, tapi juga mempertegas komitmen komunitas terhadap visi jangka panjang SHIB.

Dampak Terhadap Nilai dan Kapitasi Pasar

Meskipun pembakaran token biasanya menciptakan kelangkaan yang mendorong nilai naik, harga SHIB tidak hanya dipengaruhi oleh pengurangan pasokan. Saat ini, harga SHIB tercatat di level $0,00001228, mengalami kenaikan sebesar 2,1% dalam satu hari, sehingga kapitalisasi pasar mencapai $7,23 miliar.

Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Minggu, 20 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Minggu, 20 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: DOGE dan SHIB Hadapi Tekanan di Tengah Kenaikan Minat Beli

Indikator teknikal menunjukkan adanya level dukungan kuat di $0,000011, yang menimbulkan spekulasi bahwa SHIB mungkin segera menguji level harga baru.

Potensi Dampak Jangka Panjang

Hingga kini, total token SHIB yang telah dibakar mencapai sekitar 410,7 triliun—namun, angka ini masih merupakan bagian kecil dari total pasokan maksimum hampir satu kuadriliun token. Dengan total suplai SHIB mencapai 589,25 triliun dan 584,39 triliun masih beredar, serta adanya 4,85 triliun token yang di-staking melalui xSHIB, komitmen para pemegang jangka panjang menjadi faktor krusial dalam menjaga keamanan jaringan dan potensi pertumbuhan nilai token.

Bagi para pengamat kripto, situasi pembakaran yang signifikan ini layak untuk diikuti. Meskipun pembakaran tidak selalu langsung memicu lonjakan harga, sinyal positif dari komunitas dan aktivitas pasar yang kuat bisa jadi pertanda bahwa SHIB akan terus menarik perhatian di tengah dinamika pasar kripto.

Baca juga: Shiba Inu (SHIB) Mendekati Breakout, Resistensi Sedang Diuji


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Koin Pi Melejit! Ini Alasan di Balik Lonjakan Pi Network

Setelah bertahun-tahun membangun jaringan dengan jutaan pengguna setia, Pi Network akhirnya mengungkap strategi tokenomics besar-besaran—dan pasar langsung merespons.

Menurut laporan Coingape, harga koin Pi naik tajam sebesar 5,5% dalam 24 jam terakhir setelah tim mengumumkan alokasi 65% dari total pasokan untuk penambangan komunitas. Ini adalah momen penting yang menandai babak baru dalam perjalanan Pi menuju adopsi global.

Distribusi Token: Hadiah Komunitas Jadi Fokus Utama

Dalam pengumuman resminya, Pi Network mengungkap bahwa dari total pasokan maksimum 100 miliar token, sebanyak 65 miliar token (65%) akan dialokasikan untuk komunitas sebagai hadiah penambangan. Ini bukan langkah kecil—ini adalah sinyal bahwa Pi ingin menjaga komunitas tetap menjadi pusat dari segalanya.

Pasokan sisanya terbagi sebagai berikut:

  • 10% untuk cadangan yayasan,
  • 5% untuk tujuan likuiditas, dan
  • 20% untuk tim inti.

Namun, yang membuat tokenomik Pi unik adalah mekanismenya yang dinamis. Alokasi-alokasi ini akan diaktifkan berdasarkan jumlah token penambangan yang berhasil dimigrasikan ke mainnet oleh pengguna yang telah terverifikasi. Artinya, semakin banyak anggota komunitas yang migrasi, semakin besar pula pasokan aktif di jaringan.

Menurut pernyataan resmi, struktur ini “dirancang untuk menyelaraskan kepentingan semua pihak” dan mendorong sebanyak mungkin Pionir untuk membawa token Pi mereka ke ekosistem mainnet.

Baca juga: 5 Token Kripto Patut Diperhatikan di Tahun 2025: Pi Network, XRP, BERA

Harga Merespons Cepat: Pi Coin Cetak Kenaikan 5,5%

Pengumuman ini langsung berdampak ke pasar. Harga koin Pi melonjak dari $0,6098 ke $0,6599 dalam waktu 24 jam. Dalam seminggu terakhir, Pi Coin diperdagangkan dalam rentang harga $0,594 hingga $0,774, menunjukkan volatilitas namun juga adanya momentum bullish.

Meskipun begitu, analis dari CoinGape memperingatkan bahwa koin Pi masih punya jalan panjang menuju level psikologis $1. Tapi dengan komunitas besar dan strategi distribusi yang inklusif, potensi jangka panjangnya tetap menjanjikan.

Migrasi Mainnet: Lebih dari 12 Juta Pengguna Sudah Ikut

Pi Network juga memberikan kabar gembira lainnya: lebih dari 12 juta pengguna telah berhasil dimigrasikan ke mainnet. Ini dianggap sebagai salah satu pencapaian skalabilitas paling signifikan dalam industri blockchain.

Migrasi ini dilakukan dalam beberapa tahap:

  1. Fase awal mencakup pengguna dengan hadiah penambangan dasar, Security Circle, hadiah penguncian, penggunaan aplikasi utilitas, hingga hadiah untuk Node.
  2. Fase selanjutnya akan memigrasikan pengguna dengan bonus rujukan yang telah lulus KYC.
  3. Terakhir, Pi akan memasuki fase migrasi berkala dan berkelanjutan—mencakup semua jenis hadiah dan bonus secara sistematis.

Langkah ini menunjukkan komitmen Pi untuk menghadirkan sistem yang adil dan terukur bagi seluruh anggotanya.

Kesimpulan: Masa Depan Cerah, Tapi Tetap Waspada

Dengan struktur tokenomik yang inklusif, pendekatan migrasi bertahap, dan lonjakan harga yang menggembirakan, Pi Network tampaknya memasuki fase baru dalam pertumbuhannya. Meskipun masih banyak tantangan di depan, komunitas kini punya lebih banyak alasan untuk optimis.

Namun, investor tetap perlu berhati-hati. Lonjakan harga belum tentu berkelanjutan jika roadmap tidak terealisasi dengan baik. Jadi, apakah ini saatnya beli, tahan, atau jual koin Pi Anda? Jawabannya mungkin berbeda untuk setiap orang—tapi satu hal pasti: permainan baru saja dimulai.

Baca juga: Roadmap Migrasi Pi Network Tidak Memiliki Timeline


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

SOL Meledak! Minat Terbuka Naik 10%, Aktivitas Whale Tinggi

Solana (SOL) kembali jadi sorotan pekan ini. Aktivitas perdagangan derivatif melonjak, dompet para “whale” membengkak, dan optimisme terhadap ETF Solana semakin menguat. Semua sinyal ini menunjukkan satu hal: pasar tengah bersiap untuk reli besar.

Minat Terbuka SOL Naik Tajam, Pertanda Apa?

Menurut data dari Coinglass, open interest atau minat terbuka derivatif Solana naik 10,11% menjadi $5,55 miliar. Tak hanya itu, volume perdagangan juga ikut melonjak 24,28%, menembus angka $12,6 miliar.

Apa artinya? Ini sinyal bahwa banyak trader—baik ritel maupun institusional—mulai membuka posisi baru di Solana. Semakin besar minat terbuka, semakin kuat ekspektasi bahwa harga akan bergerak signifikan dalam waktu dekat.

Paus Tambah Koleksi SOL, Pertanda Kepercayaan Jangka Panjang

Tidak hanya trader harian, para pemegang besar alias whale kripto juga ikut ambil bagian. Jumlah dompet yang memegang lebih dari 10.000 SOL naik sebesar 1,53%, dari 4.943 menjadi 5.019.

Contohnya, Galaxy Digital dilaporkan telah memindahkan 606.000 SOL senilai hampir $80 juta. Dari jumlah tersebut, sekitar $60 juta di-staking—artinya tidak akan dijual dalam waktu dekat. Ini memberi sinyal kuat bahwa para pemain besar percaya pada potensi jangka panjang SOL, dan secara tidak langsung mengurangi tekanan jual di pasar.

“Semakin banyak dompet besar masuk, semakin besar pula sinyal bullish dari sisi institusional,” ungkap analis Ali Charts.

Cup and Handle? Pola Bullish Sedang Terbentuk

Analis teknikal Andrew Griffiths menyebut bahwa SOL membentuk pola Cup and Handle pada grafik mingguan. Pola ini dikenal sebagai indikasi kuat tren naik, terutama jika dikonfirmasi oleh breakout harga.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 20 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 20 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Solana Lampaui Semua Blockchain dalam Transaksi Volume DEX

Saat ini, support utama ada di $129, dan resistance di $144. Jika harga SOL bisa menembus $144, target berikutnya ada di $150 hingga $200.

Meski begitu, ada satu catatan: grafik SOL/BTC menunjukkan potensi death cross, yang bisa jadi sinyal bearish relatif terhadap Bitcoin. Namun, analis Lordofalts menyebut pola saluran paralel di grafik bisa mematahkan kekhawatiran ini jika terjadi breakout ke atas.

ETF Solana Makin Dekat: 74% Peluang Disetujui di AS

Setelah ETF Solana diluncurkan di Kanada (dengan fitur staking!), kini harapan mengarah ke Amerika Serikat. Platform prediksi Polymarket mencatat bahwa kemungkinan ETF spot Solana disetujui di AS pada akhir 2025 adalah 74%—angka yang cukup optimistis.

Beberapa nama besar seperti Fidelity, VanEck, Franklin Templeton, dan Grayscale sudah mengajukan proposal ETF SOL. Ini menunjukkan adanya minat serius dari investor institusional, yang bisa mendorong likuiditas dan adopsi lebih lanjut.

Baca juga: Solana Jadi Tulang Punggung dApps, Transaksi Sehari Tembus $8,9 Juta


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Roadmap Migrasi Pi Network Tidak Memiliki Timeline

Pi Network akhirnya merilis peta jalan untuk migrasi ke Mainnet terbuka—sebuah kabar yang seharusnya membawa harapan bagi jutaan pengguna. Namun, tanpa kejelasan jadwal dan detail implementasi, yang muncul justru gelombang kekecewaan dan pertanyaan dari para Pionir yang telah lama menanti.

Tiga Fase Migrasi, Tapi Kapan Dimulai?

Dalam dokumen resmi yang dirilis pada 18 April 2025, Pi Network menjelaskan tiga tahap migrasi Mainnet. Proses ini akan memindahkan pengguna dari jaringan tertutup menuju ekosistem terbuka yang dijanjikan sejak awal proyek.

  • Fase pertama mencakup migrasi pengguna yang sudah ada dalam antrean, termasuk bonus penambangan dasar, kontribusi di Security Circle, komitmen penguncian, dan imbalan dari penggunaan aplikasi utilitas.
  • Fase kedua akan memproses bonus rujukan untuk pengguna yang telah lolos verifikasi KYC.
  • Fase terakhir akan menjadi migrasi berkala—bulanan atau triwulanan—untuk menyelesaikan bonus yang tersisa.

Namun, satu hal penting hilang: tidak ada estimasi waktu kapan masing-masing fase dimulai. Hal ini membuat para Pionir kembali terjebak dalam ketidakpastian.

Kekecewaan Meluas: Hadiah Tertunda dan Proses Tak Transparan

Menurut BeInCrypto, ketiadaan jadwal bukan satu-satunya masalah. Komunitas juga menyuarakan beberapa kekhawatiran serius:

  • Tidak ada data jelas soal jumlah pengguna yang masih dalam antrean migrasi atau kapasitas harian jaringan.
  • Kriteria penerima hadiah Node belum transparan.
  • Banyak pengguna mengklaim telah menekan tombol klaim setiap hari, tapi hadiah penambangan dasar belum juga masuk.
  • “Saldo yang dapat ditransfer” di aplikasi ternyata bukan representasi sebenarnya, karena sistem mengurangi tampilan saldo untuk “menghemat sumber daya”.

“Kalau semua token dicetak di awal, lalu kenapa kita menambang selama enam tahun?” tulis seorang anggota komunitas dengan nada frustrasi.

Baca juga: Pi Network: Potensi Keuntungan dan Tantangan yang Harus Diperhatikan

Tanpa Jalur Audit, Pengguna Tidak Bisa Mengajukan Banding

Satu celah kritis lain: tidak adanya mekanisme audit bagi pengguna yang merasa ada ketidaksesuaian dalam riwayat penambangan mereka. Mengingat sistem Pi telah berjalan selama lebih dari enam tahun, ketidaksesuaian data sangat mungkin terjadi—tapi tidak ada jalur resmi untuk menyelesaikannya.

Hambatan KYC Bisa Jadi Batu Sandungan

Seluruh proses migrasi bergantung pada keberhasilan pengguna melewati verifikasi KYC. Namun, tim Pi Network tidak memberi detail tentang kapasitas verifikasi atau target penyelesaiannya. Ini bisa menjadi bottleneck besar bagi keseluruhan rencana.

Harga PI Terjun, Kepercayaan Ikut Turun

Harga token PI sendiri telah anjlok lebih dari 45% dalam sebulan terakhir. Ditambah dengan peluncuran token utama sebesar 108,9 juta PI yang belum sinkron dengan jadwal migrasi, kekhawatiran komunitas semakin meningkat.

Pi Network sedang berdiri di titik kritis. Tanpa jadwal konkret, kriteria yang jelas, dan sistem transparan untuk audit serta KYC, kepercayaan komunitas bisa runtuh lebih cepat dari harga tokennya.

Jika ingin mempertahankan momentum dan loyalitas Pionir, tim Pi harus segera memberi kepastian nyata, bukan sekadar peta jalan tanpa arah waktu.

Baca juga: 5 Token Kripto Patut Diperhatikan di Tahun 2025: Pi Network, XRP, BERA


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Kecelakaan Token OM Jadi Alarm: Masalah Likuiditas Kripto Terungkap

Dunia kripto kembali diguncang. Token OM dari Mantra anjlok lebih dari 90% hanya dalam hitungan jam, membuka luka lama pasar dan memunculkan kembali kekhawatiran tentang likuiditas serta sentimen investor. Di sisi lain, Coinbase memperingatkan potensi musim dingin kripto baru yang bisa bertahan hingga kuartal ketiga 2025.

Keruntuhan OM: Bukan Sekadar Dump, Tapi Sinyal Bahaya

Pada Minggu, 13 April, harga token OM terjun bebas dari $6,30 ke bawah $0,50, menyebabkan kepanikan massal. Banyak investor menyamakan kejatuhan ini dengan insiden Terra-LUNA tahun lalu. Meski penyebab pastinya masih dianalisis, keruntuhan ini memperjelas masalah konsentrasi likuiditas di industri kripto.

Gracy Chen, CEO dari Bitget, menyebut bahwa token dengan konsentrasi kepemilikan tinggi, tata kelola yang buram, serta likuiditas rendah di luar jam sibuk, menciptakan kondisi rawan untuk crash besar.

“Kejadian ini bukan hanya masalah OM. Ini cermin dari risiko struktural yang ada di seluruh industri kripto,” kata Chen dalam acara Chainreaction X.

Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Sabtu, 19 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Sabtu, 19 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Co-Founder MANTRA Janji Evaluasi, Harga Token OM Naik Tipis

Manipulasi atau Ketidaksiapan?

Menurut Cointelegraph, investor frustrasi menyuarakan dugaan manipulasi pasar. Namun, lebih dari sekadar tudingan, yang tampak jelas adalah bagaimana likuiditas rendah di akhir pekan dapat memperburuk dampak dari aksi jual besar, terutama ketika ada likuidasi paksa di tengah pasar yang tidak siap.

Coinbase Bersikap Pesimis: Bersiaplah untuk Musim Dingin Baru

Memperburuk suasana, laporan bulanan Coinbase yang dirilis pada 15 April menyoroti bahwa pasar kripto masih dalam fase lemah. Kapitalisasi pasar altcoin telah menyusut 41% dari puncaknya di Desember 2024 (sekitar $1,6 triliun) menjadi hanya $950 miliar pertengahan April.

“Ada tanda-tanda bahwa musim dingin kripto berikutnya mungkin sudah dimulai,” ungkap David Duong, Kepala Riset Global Coinbase.

Data pendukung lainnya:

  • Pendanaan VC untuk proyek kripto turun drastis hingga 60% dibandingkan puncaknya di tahun 2021–2022.
  • Kapitalisasi pasar altcoin sempat menyentuh $906,9 miliar (terendah pada 9 April) sebelum naik tipis ke $976,9 miliar saat laporan ini ditulis.

Arah Pasar: Rebound di Q3, atau Turun Lebih Dalam?

Coinbase memperkirakan potensi pemulihan baru bisa mulai terbentuk di kuartal ketiga 2025. Namun, hingga saat itu, industri harus menghadapi tantangan berat: sentimen negatif global, kebijakan suku bunga yang ketat, dan kurangnya pendanaan proyek baru.

Kesimpulan: Keuangan Terdesentralisasi, Masalahnya Terpusat?

Insiden token OM dan pandangan bearish dari Coinbase memperlihatkan bahwa meskipun dunia kripto menjanjikan desentralisasi, masalah-masalah sistemik masih terlalu terpusat: likuiditas, tata kelola, dan distribusi kekayaan.

Industri kripto butuh lebih dari sekadar hype untuk bertahan. Dibutuhkan ketahanan struktural dan transparansi lebih dalam agar tidak mengulangi kesalahan masa lalu.

Baca juga: CEO Mantra Umumkan Rencana Buyback dan Pembakaran Token OM


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Bangkit? Spekulasi Kuat Jadi Sinyal Kenaikan DOGE

Dogecoin kembali menjadi sorotan, kali ini bukan karena meme atau cuitan Elon Musk—melainkan karena lonjakan aktivitas pasar yang menandakan gelombang optimisme baru. Meskipun harga DOGE saat ini sedang terkoreksi tipis, sinyal dari pasar derivatif justru menunjukkan potensi pergerakan besar yang bisa membawa harga menembus resistance.

Aktivitas Meledak di Pasar Futures: Pertanda Awal?

Laporan AMB crypto, dalam 24 jam terakhir, Dogecoin turun tipis 1,32% di pasar spot. Namun, jangan terkecoh oleh penurunan ini—karena di balik layar, aktivitas pasar berjangka DOGE justru melonjak.

Menurut data dari Coinglass, volume opsi Dogecoin meroket hingga 772,4%, mencapai $201 ribu. Bersamaan dengan itu, Open Interest opsi naik 12,27% ke $324,9 ribu, dan total Open Interest DOGE meningkat menjadi $1,55 miliar.

Lonjakan ini menandakan satu hal penting: trader bersiap menghadapi pergerakan besar, dan mereka mulai membuka posisi dengan leverage tinggi.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 19 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 19 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Menguat: Whale Membeli 80 Juta DOGE dalam 24 Jam

Smart Money Mulai Bergerak?

Kenaikan drastis dalam open interest dan volume opsi biasanya menjadi tanda pergerakan para pelaku pasar institusional atau “smart money” yang sedang membangun posisi sebelum tren baru dimulai.

Hal ini juga didukung oleh kenaikan Aggregated Open Interest dari $698 juta ke $713 juta, memperkuat dugaan bahwa pasar tengah bergeser dari fase pasif ke agresif.

Tekanan Beli Naik, Pasar Dikuasai Long Position

Data terbaru dari MobChart menunjukkan ketidakseimbangan order berpihak pada pembeli. Terjadi crossover bullish yang menandakan lebih banyak order beli yang dieksekusi dibanding order jual—tanda klasik awal dari pergeseran momentum ke arah bullish.

Di sisi lain, menurut Coinalyze, rasio posisi long berada di angka 68,9%, sementara posisi short hanya 31%. Ini mencerminkan dominasi keyakinan pasar bahwa harga DOGE siap naik dalam waktu dekat.

Indikator Teknis Mengonfirmasi Potensi Bullish

Tak hanya dari sentimen dan volume, indikator teknikal juga mulai menunjukkan arah yang serupa. Stochastic RSI DOGE menunjukkan crossover bullish dalam 24 jam terakhir, memberikan sinyal bahwa momentum naik tengah terbentuk.

Jika pergerakan ini berlanjut, DOGE berpeluang kembali ke level $0,164. Namun, bila gagal bertahan, potensi penurunan ke area $0,050 masih mungkin terjadi, terutama jika tekanan jual mendadak meningkat.

Dogecoin di Titik Kritis

Dengan volume futures melonjak, open interest meningkat, dan rasio long mendominasi pasar, Dogecoin sedang berada dalam posisi yang menarik. Para trader optimis, indikator teknikal mendukung, dan “smart money” tampaknya sudah mulai membangun posisi.

Pertanyaannya sekarang: akankah DOGE meledak dalam waktu dekat, atau ini hanya manuver spekulatif belaka? Yang jelas, semua mata kembali tertuju pada Dogecoin—dan pasar tampaknya tengah bersiap untuk momen besar berikutnya.

Baca juga: Dogecoin (DOGE) Siap Alami Ledakan Volatilitas Pergerakan Besar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Rilis 40 Juta Token TRUMP Picu Kecemasan Pasar

Koin meme TRUMP kembali jadi pusat perhatian — namun kali ini bukan karena reli harga, melainkan ancaman tekanan jual besar-besaran. Dengan lebih dari 40 juta token siap membanjiri pasar pada 18 April, para trader mulai bersiap menghadapi kemungkinan gelombang bearish.

Kondisi pasar menunjukkan sinyal peringatan dini. Dari lonjakan drastis pada tingkat pendanaan negatif hingga arus spot yang justru menguat, semua ini menciptakan dinamika tak terduga di tengah euforia koin meme yang kian populer.

Token Unlock TRUMP: Ledakan Pasokan yang Bikin Gugup

Menurut laporan The Coin Republic, sebanyak 40 juta token TRUMP—sekitar 20% dari total suplai yang beredar—dijadwalkan untuk dirilis ke pasar. Tambahan pasokan ini bisa menjadi tekanan besar, terutama mengingat permintaan yang menurun dalam beberapa minggu terakhir. Tak heran, ekspektasi pasar mulai berubah ke arah yang lebih hati-hati—bahkan cenderung bearish.

Selama seminggu terakhir, harga TRUMP sudah terkoreksi lebih dari 7%. Jika tekanan jual terus berlanjut, pasar bisa menyaksikan penurunan harga yang lebih dalam sepanjang akhir pekan ini.

Baca juga: Memecoin Trump Pimpin Token Unlock Kripto $906 Juta Minggu Ini

Lonjakan Posisi Short: Pasar Bersiap Jatuh?

Sinyal bearish makin kuat ketika tingkat pendanaan TRUMP meroket ke angka tertinggi sepanjang sejarah: 0,0778%. Ini menandakan bahwa trader semakin agresif mengambil posisi short, berharap harga akan jatuh akibat limpahan token baru yang masuk ke pasar.

Namun, lonjakan pendanaan negatif ini bukan tanpa risiko. Dalam sejarahnya, situasi seperti ini sering kali menjadi medan pertempuran antara spekulan short dan potensi short squeeze yang bisa memicu reli mendadak.

Paus Bergerak Diam-Diam? Arus Spot Justru Positif

Menariknya, di tengah tekanan bearish, arus spot TRUMP justru menunjukkan aliran dana masuk sebesar $1,99 juta dalam 24 jam terakhir. Ini membuka kemungkinan bahwa investor besar—alias paus—sedang memanfaatkan momen ini untuk mengatur pasar dan memicu reli tak terduga, yang bisa berujung pada likuidasi besar-besaran posisi short.

Aktivitas Meledak: Volume & Open Interest Melonjak

Antusiasme terhadap koin meme TRUMP terlihat dari lonjakan volume perdagangan. Dalam 24 jam terakhir, volume derivatif naik 23,19% menjadi $853,68 juta, dan open interest meningkat 10,56% ke $302,47 juta.

Harga token saat ini berada di sekitar $7,70, atau diskon 90% dari ATH-nya. Meskipun penurunan harian hanya 0,33%, pasar berada dalam posisi rentan karena likuiditas yang tinggi dan tekanan dari pembukaan token.

Apakah Harga Akan Tembus ke $6,5?

Dengan 199,9 juta token yang beredar saat ini, pembukaan token akan menaikkan suplai menjadi sekitar 240 juta. Jika permintaan tidak ikut naik, hukum pasar sederhana akan berlaku: harga turun.

Simulasi kasar menunjukkan bahwa jika kapitalisasi pasar tetap, harga TRUMP bisa terkoreksi ke sekitar $6,5. Terlebih lagi, dengan total suplai maksimum mencapai 1 miliar token, masih banyak potensi tekanan pasokan di masa mendatang.

Koin meme TRUMP berada di persimpangan krusial. Apakah pembukaan token akan menjadi awal dari tren bearish baru? Atau justru dimanfaatkan oleh paus untuk menjebak trader short dalam likuidasi besar-besaran? Pasar tengah menahan napas, dan 24 jam ke depan akan menjadi penentu arah selanjutnya.

Baca juga: Trump Coin: Potensi Gejolak Pasar Jelang Pembukaan 40 Juta Token


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

BNB Tembus $600? Sinyal On-Chain Ungkap Potensi Bull Run!

Binance Coin (BNB) kembali mencuri perhatian pasar kripto! Setelah sempat menghadapi tekanan di bawah level $600, harga BNB kini menunjukkan tanda-tanda kuat akan menembus batas psikologis tersebut.

Menurut laporan Coinpedia, dorongan datang dari berbagai indikator on-chain yang memperlihatkan momentum bullish, serta minat beli yang tetap tinggi meski pasar sempat terkoreksi.

Investor Besar Terus Akumulasi, Momentum Bullish Makin Kuat

Salah satu faktor utama yang mendorong pergerakan positif ini adalah aksi akumulasi dari pemegang besar BNB selama periode koreksi harga. Meskipun resistance di sekitar $600 masih menjadi tantangan, sentimen pasar yang membaik memberi harapan bahwa pembeli bisa mengambil alih kendali.

Data terbaru dari Coinglass menunjukkan bahwa minat terbuka (open interest) terhadap BNB naik sebesar 3,3%, kini mencapai lebih dari $760 juta. Meski tingkat pendanaan sempat memasuki zona negatif (-0,485%), hal ini justru bisa diartikan sebagai tanda kehati-hatian yang sehat, bukan perlambatan momentum.

Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Jumat, 18 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Jumat, 18 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Hadapi Tekanan Regulasi, Harga BNB Melonjak

Pembakaran Token: Strategi Nilai yang Konsisten

Pemulihan harga BNB juga mendapat dukungan dari mekanisme pembakaran token triwulanan yang baru saja dilakukan pada 16 April. Sebanyak 1,57 juta token BNB—senilai lebih dari $1 miliar—telah dihancurkan dari total pasokan. Ini merupakan bagian dari strategi tokenomics Binance untuk secara bertahap mengurangi suplai beredar dari sekitar 140 juta menjadi 100 juta token, dan memberikan tekanan deflasi yang mendukung kenaikan nilai jangka panjang.

Rasio Long/Short Menggila: Mayoritas Pasar Taruhan Naik!

Saat ini, rasio long/short BNB melonjak ke angka 2,11, yang berarti sekitar 68% trader mengambil posisi long alias optimistis harga akan naik. Kecenderungan ini bisa menjadi bahan bakar tambahan bagi BNB untuk menembus resistance kuat di $600 dan bahkan menuju target berikutnya di kisaran $644.

Kemana Arah Harga BNB Selanjutnya?

Harga BNB saat ini diperdagangkan di sekitar $595, mengalami kenaikan tipis 0,66% dalam 24 jam terakhir. Resistance masih mengintai di level $610, sementara EMA 20 hari berada di kisaran $557 sebagai support kritis. Jika tekanan beli terus meningkat dan investor besar tetap mengakumulasi, peluang breakout ke atas semakin besar.

Sementara itu, indikator teknikal seperti Relative Strength Index (RSI) yang bertahan di angka 60 menunjukkan bahwa momentum tetap berada di tangan para pembeli.

Baca juga: BNB Tunjukkan Kekuatan di Tengah Persaingan Ketat dengan XRP


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga XRP Bertahan di $2,08, Lawan Arus Lonjakan Derivatif

Pada pertengahan April ini, XRP menunjukkan ketahanan dengan mempertahankan harga di atas $2,08, meskipun terjadi lonjakan aktivitas di pasar derivatif dan meningkatnya risiko likuidasi.

Pergerakan harga XRP ini mencerminkan ketidakpastian jangka pendek di pasar kripto, di mana investor dan trader mencoba menavigasi sinyal yang bertentangan dari pasar spot dan derivatif.

Stabilitas Harga di Tengah Konsolidasi Pasar

XRP diperdagangkan dalam kisaran sempit antara $2,00 hingga $2,15, mencerminkan pola konsolidasi yang serupa dengan Bitcoin dan Ethereum, yang masing-masing stabil di sekitar $84.500 dan $1.590.

Dalam tujuh hari terakhir, XRP mencatat kenaikan sebesar 1,8%, menunjukkan pergerakan sideways yang konsisten dengan aset kripto utama lainnya.

Lonjakan Aktivitas Derivatif dan Risiko Likuidasi

Data terbaru menunjukkan lonjakan signifikan dalam volume perdagangan derivatif XRP, khususnya dalam kontrak opsi, menandakan meningkatnya minat spekulatif di kalangan trader.

Namun, posisi leverage yang tinggi di atas level $2,30 meningkatkan risiko likuidasi, karena pergerakan harga yang tajam dapat memicu penutupan paksa posisi tersebut.

Sebelumnya, XRP mengalami ketidakseimbangan likuidasi yang mencolok, di mana lebih dari 97% likuidasi berasal dari posisi long, menunjukkan bahwa banyak trader yang terlalu optimis terhadap kenaikan harga.

Ketidakseimbangan ini menyoroti pentingnya manajemen risiko yang hati-hati dalam perdagangan derivatif.

Baca Juga: Harga XRP Turun ke $1,97: Peluang Emas Sebelum Reli Berikutnya?

Sentimen Pasar dan Prospek ke Depan

Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Jumat, 18 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Jumat, 18 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Meskipun pasar menunjukkan tanda-tanda konsolidasi, indikator teknikal seperti Bollinger Bands menunjukkan bahwa XRP berada dalam kisaran perdagangan yang ketat, dengan resistensi di sekitar $2,33 dan dukungan di $1,95.

Rasio long/short yang tinggi di bursa seperti OKX menunjukkan bahwa trader masih optimis terhadap potensi kenaikan harga XRP.

Namun, dengan meningkatnya aktivitas derivatif dan risiko likuidasi yang menyertainya, penting bagi investor untuk tetap waspada dan menerapkan strategi manajemen risiko yang efektif.

Pergerakan harga XRP dalam waktu dekat kemungkinan akan dipengaruhi oleh dinamika pasar derivatif dan sentimen investor terhadap aset kripto secara keseluruhan.

Secara keseluruhan, meskipun XRP menunjukkan ketahanan di tengah volatilitas pasar, investor disarankan untuk memantau perkembangan pasar dengan cermat dan mempertimbangkan faktor-faktor risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca Juga: Siap Terjun Bebas, Whale Jual $370 Juta XRP


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Keterbatasan Blob Ethereum: Tantangan Skalabilitas Layer-2

Ethereum telah lama menjadi tulang punggung ekosistem blockchain, namun dengan pertumbuhan pesat jaringan Layer-2 (L2) seperti Arbitrum, Optimism, dan Base, muncul tantangan baru terkait skalabilitas.

Meskipun pembaruan Dencun dan proposal EIP-4844 telah memperkenalkan “blob” untuk meningkatkan efisiensi penyimpanan data, peningkatan ini mungkin tidak cukup untuk mengakomodasi lonjakan transaksi di masa depan.

Apa Itu Blob dan Perannya dalam Ethereum?

Blob, diperkenalkan melalui EIP-4844, adalah segmen data sementara yang memungkinkan L2 menyimpan data transaksi dengan biaya lebih rendah di Ethereum.

Tujuannya adalah mengurangi biaya gas dengan menyimpan data secara efisien, sehingga meningkatkan kapasitas transaksi dan menurunkan biaya bagi pengguna.

Namun, saat ini hanya tersedia tiga blob Ethereum per blok, yang mulai terasa sebagai batasan seiring meningkatnya aktivitas L2.

Baca Juga: Ethereum Diprediksi Undervalued: Akumulasi Whale Menjadi Sorotan

Pertumbuhan L2 dan Tekanan pada Infrastruktur Ethereum

Jaringan L2 seperti Base telah menunjukkan pertumbuhan luar biasa, dengan lebih dari 155 juta alamat pengguna dan rata-rata 93 transaksi per detik.

Jika tren ini berlanjut dan jaringan L2 lainnya mengalami pertumbuhan serupa, permintaan akan ruang blob akan meningkat drastis.

Meskipun pembaruan Pectra direncanakan untuk menggandakan jumlah blob per blok menjadi enam, hal ini mungkin masih belum mencukupi untuk mengakomodasi lonjakan transaksi yang signifikan.

Dampak Biaya Blob yang Meningkat

Kenaikan biaya blob telah terjadi sebelumnya, seperti saat peluncuran Blobscriptions dan airdrop Scroll, di mana biaya blob melonjak hingga $4,52.

Kenaikan biaya ini menandakan bahwa ketika permintaan melebihi pasokan blob, biaya dapat meningkat tajam, membebani pengguna dan mengurangi efisiensi jaringan L2.

Persaingan Antar L2 dan Keterbatasan Ruang Blob

Dengan pertumbuhan L2 yang pesat, terjadi persaingan untuk mendapatkan ruang blob yang terbatas.

Saat ini, dua jaringan L2 telah mengonsumsi 55% dari total ruang blob yang tersedia. Jika tren ini berlanjut tanpa peningkatan kapasitas, Ethereum dapat menghadapi kemacetan transaksi dan biaya yang meningkat, menghambat adopsi dan penggunaan jaringan L2.

Langkah Selanjutnya untuk Ethereum

Untuk mengatasi tantangan ini, Ethereum perlu mempertimbangkan peningkatan lebih lanjut dalam kapasitas blob, mungkin melalui implementasi sharding penuh atau solusi inovatif lainnya.

Tanpa langkah-langkah proaktif, Ethereum berisiko kehilangan daya saingnya terhadap jaringan lain yang menawarkan skalabilitas dan biaya transaksi yang lebih rendah.

Baca Juga: Ethereum Luncurkan Tes Final Upgrade Pectra di Jaringan Holesky

Kesimpulannya, meskipun blob telah memberikan peningkatan efisiensi bagi jaringan L2, pertumbuhan pesat ekosistem ini menuntut solusi skalabilitas yang lebih besar dan berkelanjutan.

Ethereum harus terus berinovasi untuk memastikan bahwa infrastrukturnya dapat mendukung permintaan yang terus meningkat dari jaringan L2 dan pengguna di seluruh dunia.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com