Category Archives: Makanan Sehat

5 Buah dengan Nutrisi Super Ini Berkhasiat Cegah Kanker


Jakarta

Tidak hanya pengobatan khusus, kanker juga bisa dilawan dengan mengonsumsi makanan berkhasiat alami. Contohnya 5 buah ini yang mengandung nutrisi untuk melawan kanker.

Kanker merupakan salah satu penyakit mematikan. Mereka yang sudah terserang kanker, umumnya akan melakukan pengobatan khusus.

Namun, selain obat-obatan atau pengobatan khusus, kanker juga bisa dilawan dengan konsumsi makanan berkhasiat.


Beberapa jenis buah ternyata ‘dibenci’ oleh sel kanker dan dapat mencegah pertumbuhan sel kanker lebih lanjut dalam tubuh.

Makanan ini baik dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat untuk mengurangi risiko kanker. Namun, penting juga untuk menghindari konsumsi makanan yang tidak sehat, seperti junk food, makanan olahan, atau makanan lain yang mengandung pemanis yang bisa meningkatkan risiko kanker.

Lantas, buah apa saja yang bisa membantu melawan sel kanker secara alami? Melansir webmc.com (18/06/2024), berikut daftranya!

1. Jeruk

Fantastis! Satu Buah Jeruk Mandarin Mikan Dijual Rp 14,2 Juta di JepangBuah jeruk dan sejenisnya juga menjadi salah satu yang bisa atasi kanker. Foto: iStock

Buah-buahan yang termasuk dalam golongan citrus, seperti jeruk, jeruk limau, dan lemon memiliki peran dalam melawan kanker. Pasalnya, buah-buahan tersebut mengandung vitamin C dan antioksidan tinggi yang dibenci oleh sel kanker.

Dalam studi besar di Jepang ditemukan bahwa mereka yang mengonsumsi buah-buahan jeruk atau minum jusnya selama 3-4 hari dalam seminggu memiliki risiko lebih kecil terkena kanker dibandingkan mereka yang mengonsumsinya hanya 2 hari atau kurang dari seminggu.

Meskipun hasil penelitiannya belum begitu jelas, tetapi penelitian ini menunjukkan bahwa buah citrus bisa membantu menangkal beberapa jenis kanker. Mulai dari kanker saluran pencernaan, seperti kanker usus besar, kanker paru-paru, kanker pankreas, kanker payudara, dan lain sebagainya.

2. Apel

apple isolated on wood backgroundKonsumsi apel juga baik untuk melawan kanker karena kandungan antioksidan di dalamnya. Foto: iStock

Apel juga termasuk buah-buahan yang bisa menurunkan risiko kanker karena nutrisi di dalamnya.

Melansir Klik Dokter, dr. Devina Irine Putri mengungkap bahwa apel merupakan buah kaya vitamin dan antioksidan. Kandungan tersebut dipercaya bisa menangkal radikal bebas, membantu meningkatkan daya tahan tubuh, serta mencegah perkembangan kanker.

Selain itu, kandungan polisakarida, sejenis karbohidrat, dan quercetin, pigmen tumbuhan di dalam apel juga bisa membantu melawan sel kanker.

Sebuah meta-analisis yang disebut situs Web Md juga mengaitkan apel dengan risiko kanker lebih rendah, terutama dalam melawan kanker paru-paru.

Daftar buah yang bisa lawan kanker lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Buah beri

White bowl filled with fresh mixed organic berries on blue garden table. Some berries are scattered outside the bowl. DSRL studio photo taken with Canon EOS 5D Mk II and Canon EF 100mm f/2.8L Macro IS USMBerbagai macam jenis beri-berian juga bisa membantu melawan kanker. Foto: Getty Images/iStockphoto/fcafotodigital

Berbagai macam jenis beri-berian juga bisa membantu melawan kanker. Hal ini disebabkan oleh kandungan vitamin C dan antioksidan di dalamnya.

Misalnya blackberry yang kaya akan antioksidan antosianin dan mengandung zat polifenol yang mampu mengatasi peradangan penyakit jantung dan kanker.

Blueberry juga bisa dikonsumsi karena kandungan antioksidannya bisa membantu melawan pertumbuhan sel kanker. Dalam sebuah penelitian yang disebut situs sayurbox.com, sifat anti peradangan yang dimiliki buah ini juga bisa mencegah pertumbuhan kanker payudara pada tikus.

4. Anggur

Viral Mitos Makan Anggur di Bawah Meja Datangkan Jodoh, Begini ArtinyaKonsumsi anggur juga merupakan pilihan tepat untuk membantu melawan kanker. Foto: Getty Images/martin-dm

Buah dengan kandungan antioksidan dan vitamin tinggi ini juga bisa dikonsumsi untuk melawan kanker.

Anggur juga mengandung likopen, sebuah karotenoid yang memiliki sifat anti kanker. Selain likopen, buah anggur juga kaya vitamin C yang berperan sebagai antioksidan.

Asupan antioksidan tinggi bisa membantu mencegah terjadinya kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas. Jika sel tubuh dibiarkan rusak begitu saja, dapat berpotensi menjadi sel kanker.

5. Pir

Pir yang kaya akan serat, tembaga, vitamin C dan vitamin K ini menjadi salah satu pilihan buah terbaik untuk membantu melawan sel kanker.

Utamanya kandungan tembaga dalam pir yang memegang peranan penting dalam berlangsungnya fungsi sistem imun tubuh, serta mengurangi kerentanan tubuh dari infeksi.

Di dalam buah pir juga terkandung pigmen yang disebut antosianin. Pada penelitian test-tube, antosianin dalam buah pir telah dikaitkan dengan melambatnya pertumbuhan kanker dan tumor dalam tubuh.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

5 Kelompok Orang Ini Tidak Disarankan Minum Kopi, Ini Alasannya


Jakarta

Kopi memang mengandung banyak manfaat untuk tubuh. Akan tetapi ada beberapa kelompok orang yang tidak disarankan untuk mengonsumsi minuman ini.

Selain bisa membuat tubuh terasa lebih segar dan tidak mengantuk, kopi memiliki sejumlah manfaat untuk tubuh saat dikonsumsi pagi hari.

Selain itu daya tarik kopi terletak pada aroma dan cita rasanya yang menggiurkan. Selain itu, kopi juga memiliki kandungan kafein yang bisa membuat pencintanya ketagihan untuk meminumnya.


Tak heran setiap harinya ada jutaan orang di berbagai negara yang minum kopi di pagi hari. Selama beberapa tahun terakhir banyak bermunculan penelitian tentang efek minum kopi. Ada yang mengulas tentang manfaat minum kopi hingga mengenai dampak dan efek sampingnya.

Salah satunya ada anjuran bagi sekelompok orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, tidak dianjurkan untuk minum kopi.

Dilansir dari Eat This (07/01), berikut penjelasannya:

1. Orang dengan Penderita IBS

5 Kelompok Orang Ini Tidak Disarankan Minum Kopi, Ini Alasannya5 Kelompok Orang Ini Tidak Disarankan Minum Kopi, Ini Alasannya Foto: Ilustrasi iStock

Ahli gizi diet ternama yang berbasis di Seattle, Washington, AS, Angel Planells menjelaskan, orang yang tidak dianjurkan minum kopi adalah mereka yang memiliki sindrom iritasi usus besar (IBS).

“Kafein dapat meningkatkan keteraturan buang air besar, termasuk meningkatkan kemungkinan diare, gejala utama sindrom iritasi usus besar (atau IBS),” katanya.

Oleh karena itu, pengidap sindrom iritasi usus besar, dianjurkan untuk membatasi atau bahkan menghindari minuman berkafein

2. Orang yang Memiliki GERD

5 Kelompok Orang Ini Tidak Disarankan Minum Kopi, Ini Alasannya5 Kelompok Orang Ini Tidak Disarankan Minum Kopi, Ini Alasannya Foto: Ilustrasi iStock

orang yang tidak disarankan untuk minum kopi berlebih atau harus membatasi asupan kopinya adalah pengidap Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).

Kafein dapat melonggarkan sfingter esofagus bagian bawah, yaitu katup antara esofagus dan lambung. Hal ini dapat menyebabkan isi asam lambung masuk ke kerongkongan, sehingga menimbulkan gejala GERD yang tidak nyaman.

“Jika Anda mengidap GERD, lihat apakah beralih ke kopi tanpa kafein bisa membantu,” ungkap ahli diet Sue Heikkinen.

3. Orang dengan Glaukoma

5 Kelompok Orang Ini Tidak Disarankan Minum Kopi, Ini Alasannya5 Kelompok Orang Ini Tidak Disarankan Minum Kopi, Ini Alasannya Foto: Ilustrasi iStock

Kopi juga tak dianjurkan untuk mengidap glaukoma atau kondisi medis berupa gangguan penglihatan yang disebabkan oleh kerusakan saraf mata.

Biasanya, kerusakan saraf mata tersebut terjadi karena adanya tekanan tinggi pada bola mata.

“Tekanan intraokular meningkat pada pengidap glaukoma saat mengonsumsi kopi, jadi disarankan untuk membatasi atau menghindari asupannya, namun diperlukan lebih banyak penelitian,” kata Planells.

Selain itu, menurut penelitian yang dilakukan oleh Mount Sinai, meminum kafein dalam jumlah besar meningkatkan risiko glaukoma pada mereka yang memiliki kecenderungan peningkatan tekanan mata.

4. Anak-anak

5 Kelompok Orang Ini Tidak Disarankan Minum Kopi, Ini Alasannya5 Kelompok Orang Ini Tidak Disarankan Minum Kopi, Ini Alasannya Foto: Ilustrasi iStock

Kafein dapat menimbulkan efek samping yang lebih nyata dan serius pada anak-anak. Asupan berlebih dapat menyebabkan peningkatan detak jantung, peningkatan perasaan cemas, kesulitan berkonsentrasi, dan sakit perut.

Aspek lain yang perlu dipertimbangkan, terutama pada balita, adalah bahwa kopi dapat menutupi isyarat rasa lapar, sehingga balita mungkin tidak akan merasa lapar. Selain itu, perlu diingat bahwa kopi cukup asam, sehingga dapat merusak enamel gigi dan meningkatkan risiko gigi berlubang. Menurut beberapa penelitian kopi baru aman dikonsumsi oleh anak-anak yang berusia 12 tahun ke atas tentunya dengan porsi kopi yang berbeda dengan orang dewasa.

5. Wanita Hamil dan Menyusui

5 Kelompok Orang Ini Tidak Disarankan Minum Kopi, Ini Alasannya5 Kelompok Orang Ini Tidak Disarankan Minum Kopi, Ini Alasannya Foto: Ilustrasi iStock

American College of Obstetrics and Gynecology merekomendasikan wanita hamil untuk membatasi kafein hingga 200 miligram (kira-kira setara dengan dua cangkir kopi) setiap hari untuk meminimalkan risiko keguguran, persalinan prematur, dan berat badan lahir rendah.

Namun, ulasan pada 2020 yang diterbitkan di British Journal of Medicine menyatakan tidak ada tingkat asupan kafein yang aman selama kehamilan. Wanita hamil harus mendiskusikan asupan kafeinnya dengan dokter.

Selain itu, wanita yang sedang menyusui juga disarankan untuk mengurangi atau bahkan menghentikan kebiasaan minum kopi. Ini karena kafein bersifat stimulan dan diuretik. Juga, ibu menyusui dapat berisiko mengalami dehidrasi akibat dari minum kopi.

(sob/odi)



Sumber : food.detik.com

HMPV Masuk ke Indonesia, Perkuat Imunitas dengan 5 Makanan Kaya Antioksidan Ini


Jakarta

Virus Human Metapneumovirus (HMPV) mulai masuk ke Indonesia. Jaga sistem kekebalan tubuh dengan mengonsumsi makanan kaya antioksidan ini!

HMPV merupakan virus yang sifatnya mirip dengan flu. Virus yang menyerang saluran pernapasan ini tengah merebak di China secara masif dan dilaporkan sudah mulai masuk ke Indonesia.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat untuk tidak panik, karena ini bukanlah virus baru dan sudah dikenal dalam dunia media sejak lama.


Meski begitu, tetap harus menjaga sistem kekebalan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang punya sifat antioksidan. Selain dapat mencegah, makanan ini juga bagus untuk pemulihannya.

Dikutip dari Times of India (07/01/25) berikut 5 makanan tinggi antioksidan.

1. Beragam jenis jeruk

Jus jerukBuah jeruk kaya akan vitamin C. Foto: Getty Images/DianaHirsch

Buah-buahan citrus seperti jeruk, lemon, dan grapefruits merupakan sumber vitamin C yang baik. Dalam 100 gram jeruk mengandung 53 gram vitamin C.

Vitamin C tersebut berperan sebagai antioksidan yang akan menghalau radikal bebas. Selain itu, vitamin C juga berfungsi untuk memproduksi sel darah putih.

Itu merupakan komponen penting dalam sistem kekebalan tubuh, sehingga dapat melawan infeksi. Vitamin C dapat melindungi jaringan paru-paru dari stres oksidatif.

2. Ikan Salmon

Mengonsumsi ikan salmon dapat mencegah virus HMPV. Ikan salmon kaya akan asam lemak omega-3 dalam jumlah tinggi. Lemak sehat tersebut merupakan lemak esensial anti-inflamasi.

Dalam 100 gram ikan salmon terkandung asam lemak omega-3 sebanyak 2.150 mg EPA dan DH. Lemak ini dapat meningkatkan kesehatan paru-paru untuk mengurangi efek peradangan.

Selain itu, juga bermanfaat untuk melawan infeksi dan tahap pemulihannya. Tak hanya ikan salmon saja, asam lemak omega-3 tersebut dapat ditemukan di ikan mackerel dan sarden.

Makanan untuk mencegah virus HMPV ada di halaman selanjutnya.

3. Teh Hijau

teh hijauteh hijau mengandung senyawa penting yang disebut katekin. Foto: Getty Images/kuppa_rock

Teh hijau mengandung senyawa yang disebut katekin. Senyawa penting itu merupakan antioksidan kuat yang dapat melawan peradangan.

Jika diminum rutin, minum teh hijau dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan begitu, fungsi paru-paru menjadi maksimal dan infeksi saluran pernapasan dapat dicegah.

Minum teh hijau juga efektif untuk mengurangi iritasi akibat infeksi paru-paru. Selain itu, sifat antioksidan dalam teh hijau bisa melindungi paru-paru dari radikal bebas dan dampak berbahaya lainnya.

4. Bawang Putih

Bawang putih tak hanya berfungsi sebagai penyedap makanan, tetapi juga sebagai obat. Bawang putih terkenal dengan efek antimikroba dan anti-inflamasinya.

Bumbu dapur dari genus Allium ini mengandung allicin yang telah terbukti dapat menghambat infeksi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Asupan bawang putih yang lebih teratur akan membantu membersihkan saluran udara dalam tubuh, mengurangi gejala penyakit pernapasan, dan mendukung kesehatan paru-paru.

Bawang putih sangat efektif dalam melawan virus dan bakteri yang menyebabkan masalah seperti bronkitis atau pneumonia.

5. Kunyit

Bikin Sehat! Ini 7 Manfaat Konsumsi Kunyit Bersama dengan JaheKunyit mengandung kurkumin yan berperan sebagai antioksidan. Foto: Getty Images/Photopips

Kunyit mengandung kurkumin, senyawa penting yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat. Kurkumin inilah yang membantu mengurangi peradangan saluran pernapasan.

Kondisi tersebut merupakan gejala umum infeksi saluran pernapasan. Selain bisa mendukung kesehatan paru-paru, kunyit juga meningkatkan kekebalan tubuh secara keseluruhan.

Manfaat tersebut menjadikan kunyit sebagai tambahan makanan yang ampuh untuk pencegahan dan pemulihan penyakit pernapasan.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

6 Pola Jendela Makan Diet Intermittent Fasting, Ada yang Cocok Buat Pemula


Jakarta

Diet Intermittent Fasting (IF) masih populer sampai sekarang. Bagi kamu yang mau mengikuti, ada 6 pilihan pola jendela makan yang dapat diikuti, termasuk yang disarankan pakar untuk pemula.

Diet IF digemari karena menjanjikan hasil yang signifikan dengan aturan yang dinilai lebih fleksibel. Pola diet ini tidak membatasi ketat jenis asupan makanan, tetapi waktu untuk mengonsumsinya.

Pelaku diet akan menjalani puasa dalam rentang waktu tertentu. Setelah itu diperbolehkan makan pada jam-jam lain yang disebut sebagai jendela makan.


Mengutip Prevention (20/12/2024), sebuah penelitian dalam jurnal JBI Database of Systematic Reviews and Implementation Reports mengungkap kalau diet IF menawarkan hasil penurunan berat badan serupa dengan mereka yang ikuti diet pembatasan kalori ketat.

Penelitian juga mengaitkan diet IF dengan kadar insulin yang lebih rendah, sensitivitas insulin yang lebih baik, dan tekanan darah yang lebih rendah. Orang yang menjalani diet IF juga mungkin merasa kurang lapar dibandingkan mereka yang mengikuti pola makan normal.

Bagi kamu yang mau mencoba diet IF, ada 6 pola jendela makan yang dapat diikuti. Berikut penjelasannya:

1. 16:8

Pola jendela makan 16:8 berarti pelaku diet IF harus puasa 16 jam sehari dan boleh makan dalam 8 jam sisanya. Untuk waktu awal dan akhirnya bisa disesuaikan dengan kondisi, tapi banyak yang memilih baru makan pukul 11 siang dan mulai puasa setelah pukul 7 malam.

Ahli gizi Jessica Cording mengatakan jika pelaku diet IF menjalani jadwal yang konsisten, maka jendela makan ini merupakan pilihan yang baik. Pola 16:8 juga paling banyak dilakukan belakangan ini dan cocok untuk pemula.

Penelitian dalam jurnal Nutrition and Healthy Aging secara khusus pernah mengungkap manfaat diet IF 16:8. Sebanyak 23 partisipan orang dewasa obesitas yang menjalaninya dalam 12 minggu, ternyata makan 350 kalori lebih sedikit per hari. Mereka juga rata-rata kehilangan 3% berat badan, dibanding yang jalani pola makan normal.

2. 5:2

Alarm clock with IF (Intermittent Fasting) 16 and 8 diet rule and weight loss concept.-Diet plan conceptFoto: Getty Images/Sasithorn Phuapankasemsuk

Jendela makan 5:2 dalam diet IF artinya seseorang boleh makan bebas selama 5 hari. Kemudian, selama dua hari hanya mengonsumsi sekitar 500 kalori per hari.

Contohnya puasa Senin dan Kamis, kemudian makan teratur pada hari lainnya. Harus ada setidaknya 1 hari non-puasa di antara hari-hari puasa.

Sebuah penelitian dalam PLOS One mengungkap manfaat diet IF 5:2. Mereka melibatkan 300 orang dewasa dengan obesitas mengikuti pola 5:2. Hasilnya, penurunan berat badan yang dicapai serupa dengan diet tradisional yang dibarengi rencana olahraga setahun.

3. 14:10

Pola 14:10 melibatkan 14 jam puasa dan 10 jam waktu boleh makan. Cording mengatakan pola ini masih lebih mudah diikuti dibanding 16:8, sehingga cocok untuk pemula yang mau mengetahui apakah diet IF cocok untuk mereka atau tidak.

Hasil sebuah penelitian menunjukkan jendela makan ini bantu menurunkan berat badan. Satu uji coba terkontrol acak terhadap 78 orang dengan obesitas menemukan bahwa mereka yang memadukan diet 14:10 dengan rencana makan sehat dan rutinitas olahraga, kehilangan lebih banyak berat badan daripada orang yang mengikuti diet 12:12 (yang melibatkan waktu makan selama 12 jam dan berpuasa selama 12 jam lainnya).

Selengkapnya di halaman selanjutnya.

4. ‘Eat stop eat diet’

‘Eat stop eat diet’ pada dasarnya adalah variasi diet 5:2. “Anda makan apa pun yang Anda inginkan dan kemudian selama satu atau dua hari, Anda berpuasa sepenuhnya dengan hanya mengonsumsi minuman berkalori nol,” kata ahli gizi Keri Gans.

Namun Cording kurang menyukai pola ini. “Saya tidak suka menghilangkan kalori dalam sehari penuh,” katanya.

5. Puasa selang-seling

Interval fasting diet. Intermittent fasting concept represented with a plate and products on gray background. Healthy lifestyle. Fat loss concept. Top viewFoto: Getty Images/iStockphoto/Yummy pic

Pola puasa ini melibatkan makan seperti biasa pada satu hari dan membatasi kalori pada hari berikutnya. Kamu dapat memilih untuk berpuasa sepenuhnya selama hari-hari tersebut atau membatasi diri hingga 500 kalori, kata Cording.

Bagi Cording rencana ini sulit diikuti. “Ini cenderung menciptakan pola pikir makan atau kelaparan. Orang cenderung melakukan hal yang berlebihan pada hari-hari tanpa puasa,” katanya.

Penelitian juga tidak menunjukkan bahwa kamu akan kehilangan lebih banyak berat badan dengan diet ini dibandingkan dengan diet pemotongan kalori yang lebih tradisional.

6. Diet Prajurit

The Warrior Diet atau Diet Prajurit adalah cara unik untuk puasa berselang. Gans mengatakan, “Anda dapat makan buah dan sayuran mentah dalam jumlah sedikit sepanjang hari, dan menikmati empat jam di malam hari untuk makan apa pun yang Anda inginkan.”

Diet ini diciptakan oleh penulis kebugaran dan kesehatan Ori Hofmekler dan berfokus pada makan makanan organik yang tidak diolah.

Namun Cording tidak menyukai pola diet IF ini. “Ketika seseorang tidak mendapatkan cukup protein di siang hari, itu membuat mereka ingin makan. Lalu saat mereka makan, mereka makan dalam jumlah sangat banyak, mungkin jauh lebih banyak daripada yang seharusnya. Itu tidak membantu kesehatan metabolisme,” katanya.

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

Deretan Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dimakan Bersama Durian

Jakarta

Ada sederet daftar makanan yang tidak boleh dimakan bersama buah durian. Makanan tersebut tidak direkomendasikan untuk disantap bareng dengan raja buah yang satu ini.

Durian dengan aroma khas yang tajam, dikenal sebagai salah satu buah tropis paling digemari di Asia Tenggara. Rasanya manis, teksturnya lembut, tapi durian memiliki komposisi nutrisi yang unik.

Selepas menyantap buah ini, mungkin dapat memicu gangguan pencernaan hingga efek yang lebih serius bagi kesehatan. Bahkan pada penyakit tertentu seperti diabetes contohnya, durian dikhawatirkan memperburuk diabetes jika dikonsumsi terlalu sering.


Daftar Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dimakan Bersama Durian

Durian (Durio spp.) adalah salah satu buah tropis yang disenangi di regio Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Keunikan dan kandungan dalam buah durian, perlu diketahui dengan daftar makanan yang baiknya tidak disantap berbarengan.

Laman WebMD mengatakan bahwa saat menyantap durian, perlu diperhatikan porsinya apalagi jika memiliki masalah kesehatan. Selain diabetes, laman Siloam Hospitals juga menjelaskan para penderita asam urat perlu menghindari konsumsi durian sebab mengandung jumlah purin tinggi.

Kombinasi makanan tertentu dengan durian bisa menimbulkan efek yang kurang menyenangkan bagi tubuh. Berikut daftar makanan yang sebaiknya dihindari saat menyantap durian, dilansir dari laman WebMD, Says, dan VnExpress:

1. Alkohol

Jangan minum alkohol jika mengonsumsi durian. Minum alkohol dan mengonsumsi durian dapat meningkatkan efek samping alkohol.

Dr. Huynh Tan Vu dari Rumah Sakit Universitas Kedokteran dan Farmasi Kota Ho Chi Minh, dalam artikel VnExpress menjelaskan mengonsumsi durian dengan alkohol dapat menghasilkan panas tubuh yang berlebihan. Bagi penderita diabetes atau tekanan darah tinggi, kandungan dalam alkohol dan durian akan memperburuk gejalanya.

2. Kopi

Mengutip situs Says, dr Ahmad Samhan menjelaskan buah yang juga digemari rakyat Malaysia itu mengandungi sulfur dan tinggi karbohidrat. Dokter asal negeri Jiran ini menjelaskan di lain sisi kopi mempunyai kandungan kafein. Gabungan kedua zat yang terkandung, dapat menyebabkan dehidrasi.

Selain itu, memadukan durian dengan kopi dapat menyebabkan masalah pencernaan. Mengonsumsi keduanya pada orang sehat tidaklah berbahaya, namun dapat memicu asam lambung pada seseorang dengan riwayat sakit maag sebelumnya.

Paduan durian dan kopi juga bisa memicu risiko mabuk hingga keracunan ringan. Setelah makan durian, tunggu setidaknya empat hingga enam jam sebelum minum kopi.

3. Makanan Pedas

Baik Dr Ahmad Samhan maupun Dr. Huynh Tan Vu, senada menungkapkan bahwa mengonsumsi durian sebaiknya tidak dengan makanan pedas. Durian dikenal karena ‘rasa panasnya’, yang hal ini tentu akan memperburuk pencernaan jika ditambah dengan makanan pedas.

Mengonsumsi keduanya secara bersamaan dapat menyebabkan kegelisahan dan ketidaknyamanan. Hindari juga konsumsi makanan berminyak, pedas, dan berprotein tinggi setelah makan durian.

4. Daging-dagingan

Daging sapi, domba, hingga babi tidak disarankan untuk dikonsumsi bersama durian. Sebab durian mengandung gula, kalium, lemak, dan indeks glikemik yang tinggi. Daging juga kaya akan protein dan juga lemak.

Lemak jenuh dalam daging ini dapat meningkatkan kadar kolesterol darah. Makan durian dengan daging ini dapat menyebabkan lonjakan kadar kolesterol.

5. Minuman dan Makanan Manis

Dr Ahmad Samhan mengatakan selain minuman beralkohol, minuman dan makanan yang mengandung gula tinggi juga tidak direkomendasikan. Seperti minuman berkarbonasi atau soda, sampai buah-buahan yang tinggi gula.

Dr Ahmad menjelaskan memadukan makanan atau minuman yang dapat memberikan stres berlebihan pada tubuh, dapat memperburuk gejala bagi penderita seperti diabetes. Dia menyarankan untuk seusai menyantap durian, perbanyak minum air putih untuk membantu membuang racun dalam tubuh.

Nah, itulah tadi 5 daftar makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan buah durian. Baiknya, makan durian bersama-sama dengan konsumsi air putih, supaya porsi durian dapat lebih terkontrol.

(aau/fds)



Sumber : food.detik.com

Super Sehat! Ini 5 Manfaat Rutin Konsumsi Kacang Hijau


Jakarta

Kacang hijau biasanya dinikmati sebagai bubur manis yang legit. Tak hanya enak, tapi kacang hijau juga menyimpan berbagai manfaat sehat yang dibutuhkan tubuh.

Kacang berwarna hijau yang ukurannya kecil ini sangat populer di Indonesia. Teksturnya empuk dan cukup berserat setelah diolah, biasanya dijadikan bubur dengan tambahan jahe dan kuah santan.

Olahan kacang hijau yang lian berupa sup, rempeyek, es lilin dan juga pasta kacang hijau. Kacang hijau kupas yang direbus lalu dihaluskan dan dimasak dengan gula ini dipakai sebagai isian kudapan tradisional.


Dilansir dari Real Simple (17/5/2024), kacang hijau mengandung banyak nutrisi penting. Tak mengherankan jika kacang hijau tergolong kacang-kacangan yang dianjurkan untuk dikonsumsi tiap hari.

Berikut manfaat sehat mengonsumsi kacang hijau:

1. Nutrisi Kacang Hijau

Mengutip Food NDTV, kacang hijau mengandung protein yang tinggi. Setidaknya, ada 48 gram protein dalam 200 gram kacang hijau mentah. Kacang hijau bisa jadi andalan asupan protein nabati.

Untuk kandungan kalorinya ada 60 kcal per 200 gram kacang hijau mentah, menurut Eat This Much. Rincian makronutriennya ada 63 persen karbohidrat, 4 persen lemak, dan 32 persen protein.

2. Menyehatkan Pencernaan

Kacang HijauKacang Hijau Foto: Getty Images/iStockphoto/theevening

Kacang hijau dapat dikonsumsi untuk melancarkan pencernaan, karena mengandung serat tinggi. Menurut USDA, dalam 200 gram kacang hijau mengandung 32 gram serat dan 48 gram protein.

Kedua kandungan ini dapat melancarkan pencernaan. Protein diketahui dapat memproduksi antibodi, enzim, darah, hormon, dan lainnya. Sedangkan, serat menunjang kesehatan usus yang dapat memperlancar pencernaan.

Manfaat lain dari mengonsumsi kacang hijau bisa cek di halaman selanjutnya…

3. Menurunkan Risiko Hipertensi dan Diabetes

Kacang hijau juga diketahui dapat menurunkan berbagai macam risiko penyakit, termasuk tekanan darah tinggi (hipertensi) dan kadar gula darah tinggi (diabetes). Karena kandungan kalium dalam kacang hijau, jumlahnya sekitar 2.590 mg dalam 100 gram kacang hijau.

Kandungan serat dan protein juga berperan dalam menurunkan tekanan dan kadar gula darah, sehingga tetap stabil. Selain itu, kandungan antioksidan vitexin dan isovitexin juga dapat membantu.

4. Menurunkan Berat Badan

Kacang hijau dengan kandungan protein yang tinggi dapat menjadi alternatif protein nabati. Sehingga cocok dikonsumsi para pelaku diet vegan.

Kandungan protein dan serat pada kacang hijau juga diketahui dapat membuat kenyang lebih lama. Sehingga dapat mencegah untuk menyantap camilan yang tidak sehat.

Protein juga diperlukan untuk regenerasi dan perbaikan sel-sel yang rusak. Kacang hijau ini cocok sekali ditambahkan pada pola makan harian agar berat badan cepat turun. Warren mengungkapkan kalau kacang hijau dapat dikonsumsi sebagai salad atau sup.

5. Menguatkan Tulang dan Gigi

Kacang hijau diketahui mengandung berbagai mineral yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Salah satu kandungan mineralnya adalah fosfor.

Kandungan fosfor itu disebut dapat menguatkan tulang dan gigi. Tak hanya itu, kandungan magnesium juga disebut dapat mengontrol kesehatan tulang.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

Ini Manfaat dan Efek Samping Minum Air Rebusan Daun Salam


Jakarta

Tidak hanya dipakai sebagai tambahan bumbu aromatik pada masakan, tetapi air rebusan daun salam juga memiliki manfaat dan efek samping. Begini penjelasannya.

Daun salam lebih sering dimanfaatkan sebagai penyedap aroma masakan. Selain itu, daun salam sebenarnya bisa dimanfaatkan sebagai ‘obat’ alami.

Satu sendok teh daun salam mengandung vitamin A, magnesium, vitamin C, B6, zat besi, mangan, riboflavin, tembaga, dan masih banyak lagi.


Untuk memanfaatkannya sebagai obat alami, biasanya daun salam direbus hingga menciptakan air rebusan yang berkhasiat. Namun, konsumsinya juga tidak boleh berlebihan karena bisa menimbulkan sejumlah efek samping.

Jika ingin mengetahui lebih detail terkait manfaat dan efek samping minum air rebusan daun salam, simak penjelasan berikut yang dirangkum dari beberapa sumber.

Manfaat air rebusan daun salam

1. Menjaga kadar gula darah

ilustrasi minum tehMinum air rebusan daun salam bisa menjaga kadar gula darah agar stabil. Foto: ilustrasi/thinkstock

Di dalam daun salam terdapat fitokimia dan minyak atsiri yang memiliki efek hipoglikemik pada pasien diabetes. Komponen aktif berapa polifenol dalam daun salam juga bisa mengendalikan kadar glukosa.

Daun salam juga mengandung senyawa yang mampu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi kenaikan gula darah setelah makan.

Oleh karena itu, orang yang memiliki diabetes atau berisiko terkena penyakit tersebut dianjurkan untuk minum air rebusannya agar kadar gula darah tetap stabil.

2. Melancarkan pencernaan

ususKonsumsi air rebusan daun ini juga membantu melancarkan pencernaan. Foto: Getty Images/mi-viri

Enzim di dalam daun salam bisa membantu pencernaan dengan meningkatkan pemecahan protein dan lemak di saluran pencernaan.

Kandungan enzim dan protein yang tersedia di dalamnya juga mampu memberikan rasa nyaman dalam perut dan membantu mengatasi masalah pencernaan, seperti kembung, gas, dan gangguan pencernaan lainnya.

Jika mengalami masalah pencernaan, kamu bisa mengonsumsi air rebusan daun salam ini.

3. Melawan peradangan

Kandungan fitonutrien dan antioksidan di dalam daun salam memiliki sifat anti-inflamasi. Mengonsumsi makanan atau minuman daun salam merupakan pilihan tepat karena bisa membantu meredakan peradangan dalam tubuh.

Minum air rebusan daun salam juga bisa mengatasi masalah peradangan yang disebabkan oleh penyakit, seperti radang sendi hingga jenis kanker tertentu.

Manfaat lain dan efek samping minum air rebusan daun salam bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

4. Meredakan stress dan kecemasan

ilustrasi minum teh hijauMinum dalam batas wajar juga bisa meredakan stress dan kecemasan. Foto: thinkstock

Air rebusan daun salam juga bisa mengatasi stress dan menghilangkan masalah kecemasan. Hal ini diyakini karena kandungan linalool di dalamnya. Senyawa tersebut bisa membantu menurunkan kadar hormon stress dalam tubuh, terutama jika digunakan sebagai aromaterapi.

Minum air rebusan daun salam juga bisa membantu pikiran dan tubuh lebih tenang.

5. Punya efek antikanker

Menurut studi dalam Journal of Nutrition Research, daun salam mengandung agen antikanker.

Hal ini disebabkan dari kombinasi antioksidan dan senyawa organik dalam daun salam, seperti fitonutrien, katekin, linalool, dan parthenolide ini bisa melindungi tubuh dari efek radikal bebas yang menjadi pemicu kanker.

Minum air rebusan daun salam juga bisa mencegah jenis kanker tertentu, seperti sel kanker payudara dan kolorektal. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan kaitannya.

Efek samping konsumsi air rebusan daun salam

Ilustrasi teh daun salamNamun, hati-hati jangan terlalu banyak minum karena bisa timbulkan efek samping. Foto: Getty Images/iStockphoto/HeikeRau

Meskipun banyak manfaat bisa didapat dari air rebusan daun salam, tetapi minum terlalu banyak bisa menyebabkan efek samping.

Salah satunya menyebabkan kantuk. Sebab, rebusan daun salam memiliki kemampuan memperlambat sistem saraf.

Air rebusan daun salam yang diminum terlalu banyak juga bisa memperlambat pernapasan.

Jadi, konsumsilah dalam batas wajar dan sebaiknya tidak minum air daun salam jika sudah mengonsumsi obat penenang.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Dua Makanan Ini Ampuh Jaga Kesehatan Usus dan Cegah Flu


Jakarta

Belum lama ini ahli mengungkap konsumsi dua makanan saja bisa meningkatkan kesehatan usus dan mencegah gejala flu. Lantas, makanan apa yang dimaksud?

Beberapa jenis penyakit seringkali menyerang seseorang, mulai dari batuk dan flu hingga pencernaan yang tidak lancar. Terlebih, pada musim hujan seperti ini, seseorang biasanya lebih rentan terpapar virus dan bakteri yang membuatnya jatuh sakit.

Menjaga pola makan adalah salah satu hal yang bisa membantu mencegah paparan penyakit. Terutama, ketika makanan yang dikonsumsi tepat dan memang memiliki nutrisi berkhasiat.


Seorang ahli kesehatan di Landys Chemist bernama Rhysa Phommachanh mengungkap dua makanan yang perlu dimakan lebih banyak. Makanan itu adalah bawang putih dan madu yang menurutnya telah terbukti menyehatkan, lapor getsurrey.co.uk (07/01/2025).

Rhysa menjelaskan bawang putih kaya akan serat prebiotik insulin yang bisa meningkatkan kesehatan usus dan diyakini memiliki sifat antimikroba dan antivirus untuk melawan penyakit dan meredakan gejala flu.

4 Cara Mudah Mengecek Keaslian Madu yang Mudah Dilakukan di RumahMadu dan bawang putih diyakini bisa membantu menyehatkan usus dan mencegah penyakit flu. Foto: Getty Images/Anantaradhika

Sedangkan madu juga kaya akan antioksidan, seperti flavonoid dan polifenol yang dapat menyeimbangkan sistem kekebalan tubuh dan menangkal penyakit.

Meskipun dua makanan ini disarankan oleh ahli Rhyse, tetapi pakar gizi lainya juga menyarankan untuk menambah beberapa jenis makanan lain supaya sistem kekebalan tubuh meningkat.

Ahli gizi dari Ski Famille menyarankan untuk menambah bayam dan buah jeruk ke dalam makanan sehari-hari. Bayam kaya akan antioksidan, vitamin C, dan beta-karoten yang dapat meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi.

Bayam bisa dimasak sebentar saja, misalnya direbus supaya sayuran ini mempertahankan nutrisinya sekaligus membuat nutrisinya lebih mudah diserap tubuh.

Makan Nasi Lauk Buah Jeruk dan Sambal Disebut Sekte Makan di Luar NalarBuah-buahan jeruk dan sayur bayam juga disarankan untuk dikonsumsi. Foto: Twitter/Visual

Buah-buahan citrus, seperti jeruk, jeruk lemon, atau jeruk nipis juga bisa ditambahkan. Konsumsi jeruk bisa melawan pilek dan penyakit lainnya. Jeruk juga merupakan buah dengan kandungan vitamin C dan antioksidan tinggi yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga bisa melawan infeksi dan flu.

Sophia Moore, ahli gizi dari Ski Famille sempat mengungkap, “Sistem imun adalah garis pertahanan terbaik tubuh. Mendukungnya melalui asupan nutrisi tidak hanya efektif, tetapi juga berkelanjutan. Perubahan sederhana, seperti menggabungkan lebih banyak makanan berkhasiat ke dalam makanan harian bisa membantu tubuh tetap kuat dan tangguh sepanjang tahun.”

Jika tubuh kekurangan gizi atau gizi di dalam tubuh seseorang berkurang, maka mereka akan mengalami penurunan fungsi imun. Oleh karenanya, mendukung sel imun dengan mengonsumsi makanan dan minuman bernutrisi sangatlah penting.

Terutama jika ingin menghindari penyakit selama musim flu dan batuk, kamu perlu memberi bahan bakar pada sel imun dengan cara mengonsumsi makanan seperti disarankan oleh para ahli ini.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Ini Efeknya Rutin Minum Air Lemon Setiap Hari bagi Kesehatan

Jakarta

Air lemon diklaim memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, apalagi jika dikonsumsi setiap hari. Minuman menyegarkan yang terbuat dari campuran perasan lemon dan air putih ini dikenal sebagai sumber vitamin C hingga bantu diet turunkan berat badan.

Lantas, benarkah air lemon menawarkan sejumlah manfaat bagi kesehatan? Adakah efek sampingnya meminumnya? Seberapa banyak air lemon dapat dikonsumsi dan kapan waktu terbaik meminumnya agar mendapat seluruh khasiatnya?

Manfaat Air Lemon

Mengutip Good Food, berikut sederet efek yang akan dirasakan dari rutin minum air lemon:


1. Meningkatkan Hidrasi Tubuh

Minum air yang cukup penting untuk mencegah dehidrasi. Karena air lemon terdiri dari campuran air putih dan perasan lemon, konsumsi minuman ini menawarkan khasiat yang mirip dengan air biasa. Salah satunya meningkatkan hidrasi tubuh.

Air lemon bisa dijadikan alternatif bagi orang yang tidak menyukai air putih agar tingkat hidrasinya tetap stabil. Namun, minuman ini tidak disarankan dikonsumsi terlalu banyak per harinya karena dapat mengikis email gigi.

2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Lemon mengandung vitamin C, yang merupakan antioksidan, yang bantu menaikkan sistem kekebalan tubuh. Berdasarkan data Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu buah lemon seberat 48 g menyimpan sekitar 21% dari nilai harian (DV) vitamin C yang dibutuhkan tubuh.

Antioksidan diketahui bantu melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas penyebab peradangan dan sejumlah penyakit. Vitamin C juga berperan penting dalam proses tubuh, seperti penyerapan zat besi, memproduksi hormon, hingga metabolisme protein.

3. Menjaga Kesehatan Kulit

Vitamin C dapat membantu tubuh memproduksi kolagen yang berkontribusi terhadap kesehatan kulit, mulai mencegah penuaan dini, menjaga elastisitas dan kekencangan kulit, serta mempercepat penyembuhan luka.

Sejumlah studi telah membuktikan adanya kaitan antara vitamin C atau asam askorbat dan flavonoid dengan perbaikan kondisi kulit.

4. Memperlancar Pencernaan

Minum air lemon sebelum makan diyakini memperlancar pencernaan. Menurut penelitian kecil pada 2022, peneliti menemukan kandungan asam sitrat dalam lemon bantu meningkatkan sekresi asam lambung. Asam lambung sendiri merupakan cairan yang diproduksi lambung untuk bantu memecah dan mencerna makanan.

5. Mencegah Batu Ginjal

Asam sitrat dalam lemon bisa bantu mencegah batu ginjal yang disebabkan oleh penumpukan kalsium oksalat. Sitrat, komponen asam sitrat, membuat urin kurang masam bahkan dapat memecah gumpalan batu kecil yang berpotensi menjadi batu ginjal.

Mengutip Healthline, minum air lemon bantu meningkatkan asupan air harian. Air sendiri kerap direkomendasikan dalam strategi penurunan berat badan.

Dalam studi 2018, mereka yang minum air sebelum makan mengkonsumsi lebih sedikit makanan daripada mereka yang tidak meminumnya terlebih dulu. Meski makan lebih sedikit, mereka tidak merasa kelaparan.

Dengan begitu, konsumsi air putih atau air lemon sebelum makan bisa menjadi cara menurunkan berat badan yang cukup efektif.

Apakah Air Lemon Aman Dikonsumsi Setiap Hari?

Dilansir The Healthy, air lemon aman diminum setiap hari asalkan konsumsinya tidak berlebihan. Sebab asam sitrat dalam lemon bisa merusak email gigi.

Air lemon juga aman diminum oleh semua orang selama tidak menimbulkan efek samping apa pun. Namun mereka yang mengalami nyeri ulu hati tidak disarankan mengkonsumsi minuman ini sebab dapat memperparah rasa nyeri setelah meminumnya.

Dosis dan Waktu Terbaik Minum Air Lemon

Sebaiknya hanya konsumsi air lemon yang terbuat dari campuran perasan setengah buah lemon dan 240 ml air putih per harinya, tidak lebih. Jika asamnya terlalu tajam, tambahkan sedikit air, daun mint, atau irisan jahe.

Disarankan menggunakan air putih agak hangat atau bersuhu ruang untuk bantu mengekstrak kandungan vitamin C-nya. Hindari menambahkan gula, sesekali tidak masalah jika menambahkan sedikit madu murni.

Tidak ada waktu terbaik untuk meminum air lemon sehingga dapat dikonsumsi kapan saja. Menjadikan air lemon sebagai minuman pertama di pagi hari merupakan cara bagus untuk menghidrasi tubuh setelah tidur malam yang panjang. Ditambah lagi, vitamin C-nya tidak hanya meningkatkan energi tetapi juga mempercepat metabolisme.

(azn/row)



Sumber : food.detik.com

Makan Kimchi 2 Kali Sehari Bikin Tubuh Ramping, Ini Temuan Peneliti


Jakarta

Di balik rasa asam segarnya, kimchi menawarkan sejuta manfaat. Penelitian terbaru mengungkap makan kimchi bantu atasi masalah obesitas.

Kimchi merupakan olahan sayuran fermentasi khas Korea. Biasanya menggunakan lembaran sawi putih atau lobak yang difermentasi bersama garam dan bubuk cabai.

Proses fermentasi menjadikan kimchi terasa asam segar, sekaligus membuat konsumsinya baik untuk kesehatan. Salah satu yang terbaru diungkap oleh World Institute of Kimchi yang melakukan penelitian kolaborasi bersama Pusan National University Hospital di Busan, Korea Selatan.


Mereka menemukan konsumsi kimchi rutin dapat mengurangi lemak tubuh sekaligus meningkatkan kesehatan usus. Penelitian ini dipublikasikan dalam Journal of Functional Foods pada Oktober 2024.

Peneliti melibatkan 90 partisipan usia antara 20-65 tahun dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) bervariasi antara 23-30 kilogram per meter persegi. Partisipan lalu diminta mengonsumsi 60 gram kimchi per hari dalam bentuk kapsul selama 12 minggu, kemudian dibandingkan dengan kelompok kontrol yang menerima plasebo berupa laktosa.

Hasilnya, partisipan yang makan kimchi mengalami penurunan lemak tubuh sampai 2,6%, dibandingkan 4,7% kenaikan ada pada kelompok kontrol.

Terbukti! Kimchi yang Dibuat di Wadah Ini Rasanya Lebih EnakPeneliti mengungkap manfaat konsumsi kimchi untuk bantu atasi obesitas. Foto: Getty Images/iStockphoto/Kpictures

Peneliti menemukan adanya peningkatan mikrobiota usus berupa Akkermansia muciniphila. Jenis probiotik ini terkenal dengan sifat antiinflamasi dan khasiat yang mengurangi obesitas. Juga mengurangi jumlah Proteobacteria yang terkait dengan obesitas.

Mengutip Nextshark (8/1/2025), sebelumnya juga sudah ada penelitian epidemiologis yang menghabiskan waktu 13 tahun. Penelitian ini melibatkan lebih dari 58 ribu orang dewasa.

Hasilnya, mereka yang makan kimchi 2-3 kali sehari mengalami penurunan risiko obesitas sebanyak 12-15 persen. Khususnya pada pria usia pertengahan yang makan kimchi sehari-hari mengalami penurunan signifikan menjadi obesitas.

Dr. Hae-Choon Chang selaku direktur WiKim, menekankan pentingnya penemuan ini. Kimchi diverifikasi memiliki efek antiobesitas. Kimchi pun berpeluang menjadi pilihan makanan sehat yang dikonsumsi di dunia.

Menariknya, hasil penelitian ini dikeluarkan berdekatan dengan Kimchi Day yang diperingati setiap 22 November di Korea Selatan. Tanggal 22 sengaja dipilih karena menyimbolkan 22 manfaat sehat kimchi.

Perayaan Kimchi Day sekarang juga tak hanya di Korea Selatan, tapi juga di Inggris, Argentina, Brasil, sampai Amerika Serikat. Ini sekaligus menunjukkan betapa kimchi sekarang sudah termasuk makanan global.

Ilustrasi kimchiKimchi juga disebut kaya antioksidan dan mendorong imunitas. Foto: Getty Images/iStockphoto/4kodiak

Konsumsi kimchi juga bisa jadi alternatif untuk atasi obesitas yang saat ini diperkirakan dialami 16% populasi orang dewasa di dunia. Jumlah populasinya sekitar 890 juta orang.

Sifat antiobesitas pada kimchi juga dibarengi dengan manfaat antioksidan dan pendorong imunitas lainnya. “Kami akan terus mendedikasikan waktu, usaha, dan sumber daya kami untuk penelitian ilmiah yang menguatkan senyawa kesehatan fungsional pada kimchi,” kata Chang.

Ia mengatakan kimchi tak hanya dapat meningkatkan kesehatan pencernaan, tapi juga mendorong imunitas tubuh dan berefek antikanker.

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com