Category Archives: Makanan Sehat

Minuman Pembersih Usus dari 3 Bahan Ini Ampuh Turunkan BB


Jakarta

Konsumsi beberapa jenis makanan dan minuman diyakini bisa mendetoks tubuh, seperti jus 3 bahan sehat ini. Kabarnya bisa menurunkan berat badan (BB) dan melancarkan pencernaan.

Tubuh sejatinya sistem detoks sendiri yang melibatkan organ hati, ginjal, kulit, paru-paru, dan sistem pencernaan. Namun banyak pakar kesehatan juga meyakini konsumsi bahan makanan sehat bantu detoks tubuh dari luar.

Salah satunya apoteker yang eksis sebagai konten kreator TikTok, Mohammed Fawaz. Melalui akun TikTok @yourmodernpharmacist miliknya, ia membagikan video resep minuman pembersih usus yang kini sudah ditonton lebih dari 1,7 juta kali.


“Hari ini, kita akan melakukan pembersihan hati dan usus besar agar pergerakan usus lancar, menurunkan berat badan, dan merasa lebih baik, serta memiliki lebih banyak energi,” katanya di awal video.

Meski menyebut minuman ini sebagai “pembersih usus”, Fawaz tidak menyarankan hanya konsumsi minuman ini sehari-harinya. Namun awali hari dengan meminumnya sebelum makan dan minum yang lain. Lakukan selama 7 hari.

Bahan yang dibutuhkan hanya 3 yaitu mentimun, seledri, lemon atau jeruk nipis. Pertama, potong-potong mentimun dan seledri. Fawaz menggunakan 1 mentimun ukuran sedang dan 1 batang seledri ukuran cukup besar.

ilustrasi jus timun selederiJus mentimun dan seledri disebut sebagai pembersih usus yang bantu turunkan berat badan. Foto: ilustrasi/thinkstock

Haluskan di blender bersama air perasan setengah jeruk lemon/nipis. Tambahkan juga 236 ml-473 ml air untuk menghaluskannya.

“Mentimun dan seledri akan membantu detoksifikasi tubuh dan membuang kelebihan air dan limbah dalam tubuh,” kata Fawaz. “Antioksidan dari jeruk lemon/nipis akan membantu usus dan juga akan memberi rasa pada minuman,” lanjutnya.

Lantas benarkah resep viral ini bermanfaat untuk detoks tubuh? Mengutip NY Post (3/1/2024), banyak tenaga profesional medis mengingatkan konsep ‘detoksifikasi’ melalui makanan dan minuman adalah mitos.

“Hati adalah mesin detoksifikasi kita. Organ ini diciptakan untuk melakukan tugas tersebut,” kata spesialis kanker hati dan ahli bedah Dr. Thomas Aloia dari MD Anderson.

Senada dengan Aloia, Dr. Michael Smith juga setuju. “Jika tujuan Anda adalah mendetoksifikasi sistem tubuh, jangan buang-buang waktu atau uang Anda,” ujarnya.

Ia melanjutkan, “Tubuh Anda ahli dalam membuang racun, apa pun yang Anda makan. Racun tidak menumpuk di hati, ginjal, atau bagian tubuh lainnya, dan Anda tidak akan bisa membuangnya dengan keajaiban detoksifikasi terbaru.”

Meski begitu, ada benarnya bahwa minuman pembersih usus tersebut dapat melancarkan buang air besar dan membantu penurunan berat badan.

Ini karena kandungan nutrisi dari 3 bahan sehat tersebut. Mentimun seperti diketahui tinggi kandungan air yang bermanfaat untuk menurunkan berat badan saat dikonsumsi.

Jus timun, mentimun, cucumber.Mentimun mengandung sejumlah nutrisi yang menghidrasi tubuh dan melancarkan pencernaan. Foto: Jcomp/Freepik

Makan mentimun dapat membantu tetap terhidrasi, yang dapat membuat kamu buang air besar lebih teratur. Mentimun juga tinggi serat yang penting untuk mengatur pergerakan usus.

Terlebih lagi, mentimun memiliki antioksidan dan dapat menurunkan kadar gula darah, yang menyebabkan rasa lapar dan keinginan untuk makan.

Sementara itu seledri juga sayuran yang rendah kalori dan tinggi serat. Mengonsumsinya bikin kamu cepat kenyang, sekaligus bantu mengeluarkan kotoran.

Keuntungan lain dari mengonsumsi seledri termasuk pencegahan kanker dan Alzheimer. Juga dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

Hati-hati! Sedotan Kertas Berbahaya, Ini Kata Dokter


Jakarta

Sedotan kertas sering jadi alternatif sedotan plastik karena ramah lingkungan. Meskipun baik untuk lingkungan, tetapi sedotan ini ternyata bahaya untuk tubuh karena zat di dalamnya.

Penggunaan sedotan kertas menjadi populer karena banyak orang sudah mulai melek dengan aspek ramah lingkungan. Dalam hal ini, sedotan kertas pun dianggap sebagai pengganti sedotan plastik yang lebih baik.

Meskipun penggunaan sedotan kertas lebih baik untuk lingkungan, tetapi fakta yang dibeberkan seorang dokter baru-baru ini menghebohkan banyak orang.


Melalui unggahan video di akun TikTok @drjoshredd, Dr. Josh Redd memperingatkan banyak orang untuk menghindari menggunakan produk viral tersebut.

Redd mengawali videonya dengan bernarasi, “Anda tahu kan kalau sedotan kertas sangat bagus untuk lingkungan?”

Namun, dokter ini melanjutkan narasinya dengan mengungkap bahwa ada bahan di dalam sedotan itu yang mengandung zat racun.

Menurut Redd, lem yang mengeratkan kertas sedotan itulah yang beracun. Jika orang menemukan sedotan kertas, Redd lebih menyarankan untuk minum langsung dari gelas daripada menggunakan sedotan tersebut.

Unggahan tersebut lantas menimbulkan beragam komentar dari netizen.

Seorang netizen mengungkap bahwa saat ini tidak ada lagi yang baik dan aman untuk kesehatan.

Sedotan kertasDokter ini ungkap bahaya menggunakan sedotan kertas karena zat yang terkandung di dalamnya. Foto: TikTok @drjoshredd

Karena sedotan kertas dianggap berbahaya netizen ini berkomentar, “Tidak ada lagi pemenang di dunia ini. Tuhan! menjalani kehidupan ini sangat melelahkan.”

Lantas, apakah sedotan kertas benar-benar bahaya? Melansir thedailydot.com (01/01/2025), sedotan kertas umumnya dibuat dari lem yang aman untuk makanan. Namun, masalahnya tidak semata-mata karena hal itu saja.

Pasalnya, kebanyakan lem terurai menjadi mikroplastik yang berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia. Mikroplastik ini bisa menyebabkan masalah kesehatan, seperti asma dan kanker paru-paru. Selain itu, bisa juga merusak kesehatan kardiovaskular.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine menemukan bahwa pasien yang memiliki mikroplastik di plak arteri karotisnya memiliki risiko 4,5 kali lebih besar terkena stroke, serangan jantung, atau kematian.

Sedotan kertasDi dalam sedotan kertas terkandung bahan kimia abadi yang beracun. Foto: Getty Images/iStockphoto/kyonntra

Hal yang lebih berbahaya dari sedotan kertas adalah kandungan bahan kimia di dalamnya. Dalam komentar video asli, Redd juga menunjukkan bahwa sedotan kertas mengandung bahan kimia abadi, berupa PFAFS (perfluoroalkyl dan polyfluoroalkyl).

Studi di Belgia menemukan ada kandungan PFAS dalam 18 dari 20 merek sedotan kertas dan sedotan bambu yang diuji. Bahan kimia beracun ini juga ditemukan hampir pada 90 persen merek sedotan kertas di pasaran.

Menurut laporan Natural Resources Defense Council, PFAS menyebabkan serangkaian masalah kesehatan, seperti kanker dan masalah hati, hormon, dan tiroid,

Meskipun sedotan kertas lebih ramah lingkungan, tetapi juga bisa membahayakan kesehatan tubuh karena lem yang dipakai untuk mengeratkan kertas tersebut.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Bolehkah Makan Telur Setiap Hari? Begini Kata Ahli

Jakarta

Telur merupakan salah satu sumber protein yang harganya paling terjangkau dari sumber protein lainnya, seperti daging, unggas, atau ikan. Selain itu, telur juga serbaguna karena bisa dimakan dan ditambah untuk makanan.

Tapi, apa yang terjadi jika kita keseringan makan telur? Apakah aman jika dimakan setiap hari? Simak penjelasan hingga kandungan nutrisinya.

Apakah Boleh Makan Telur Setiap Hari?

Telur boleh dimakan setiap hari. Dilansir laman Medical News Today, konsumsi 1-3 butir telur per hari bisa memberikan beberapa manfaat kesehatan bagi tubuh. Namun, hal ini bisa bervariasi pada setiap orang.


Telur merupakan protein yang sangat bergizi jika kita menikmatinya setiap hari. Pasalnya, telur mengandung banyak protein, vitamin, dan nutrisi yang bermanfaat dalam membantu membuat merasa kenyang dan bertenaga untuk menjalani hari.

Mengutip Eating Well, meski demikian, telur juga banyak mengandung lemak jenuh dan kolesterol. Jadi, bagi mereka yang mengidap penyakit jantung atau berisiko tinggi mengalaminya perlu waspada dalam mengkonsumsi telur.

Seseorang dengan penyakit jantung, perlu membatasi makan kuning telur. Jika suka makan telur setiap hari, lebih banyak menikmati putih telur bisa jadi pilihan yang baik.
Menurut Asosiasi Jantung Amerika, satu butir telur besar mengandung sekitar 186 mg kolesterol.

Oleh karena itu, Dietary Guidelines for Americans merekomendasikan agar mereka bisa berusaha menjaga asupan kolesterol serendah mungkin sambil mempertahankan pola makan yang seimbang.

Telur mungkin mengandung kolesterol dalam jumlah yang relatif tinggi. Namun, telur tidak punya dampak besar pada kadar kolesterol secara keseluruhan.

Makannya, pilihannya bisa makan putih telurnya saja karena tidak mengandung kolesterol.

Nutrisi Telur

Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), mencatat bahwa satu butir telur utuh berukuran besar mengandung nutrisi:

  • Kalori: 70
  • Karbohidrat: 0 g
  • Serat: 0 g
  • Gula: 0 gr
  • Jumlah lemak: 5 g
  • Lemak jenuh: 2 g
  • Vitamin B12: 0,5 mcg
  • Vitamin D: 1,24 mcg
    Kolin: 169 mg
  • Protein: 6 g

Cara Makan Telur yang Baik dan Benar

Selain terjangkau, telur juga mudah dimasukkan dalam menu makanan. Cara yang baik untuk makan telur adalah direbus tanpa garam.

Telur kaya akan omega-3. Apalagi kalau telur tersebut bersumber dari peternakan bebas cenderung menjadi telur yang paling sehat.

Namun, sejatinya tidak jelas apakah ada batas berapa banyak telur yang bisa dimakan seseorang per hari. Perlu penelitian lebih lanjut di bidang ini untuk memberikan kejelasan.

Tapi, saat orang tidak memiliki masalah kesehatan yang perlu dikhawatirkan, maka mereka bisa mengkonsumsi telur dalam jumlah sedang. Hal ini mungkin mungkin tidak memiliki efek apa pun pada kadar kolesterol tubuh mereka.

(khq/fds)



Sumber : food.detik.com

Berdiet Turunkan BB dan Ingin Tetap Makan Pizza? Ini Trik dari Ahli Gizi


Jakarta

Pizza kerap dihindari saat sedang diet, karena berkalori tinggi. Ahli nutrisi ini memberikan trik menyantap pizza rendah kalori dan tetap gurih lezat rasanya.

Berasal dari Italia, pizza juga populer di berbagai negara. Adonan roti berbentuk bundar pipih diberi topping keju, saus, jamur, hingga olahan daging. Karenanya sering disebut berkalori yang tinggi.

Mengutip Times of India, pizza diketahui mengandung lemak jenuh yang tinggi, karena adanya keju dan daging olahan. Jika dikonsumsi terlalu banyak atau sering maka bisa meningkatkan kadar kolesterol darah yang berisiko memicu penyakit jantung.


Menurut calories.info, satu porsi pizza sekitar 100 gram mengandung kalori yang cukup tinggi. Untuk pizza keju sebanyak 1.212 kcal dan pizza ayam 972 kcal.

Namun, ada seorang ahli nutrisi asal India yang memiliki pandangan berbeda tentang mengonsumsi pizza sebagai menu diet Menurutnya, pizza bukanlah makanan yang harus dihindari ketika diet, seperti dikutip dari NDTV (31/12).

trik makan pizza saat diettrik makan pizza saat diet Foto: Getty Images/iStockphoto

Ahli nutrisi, Nmami Agarwal dalam akun Instagram miliknya mengungkapkan, “Apakah kamu salah satu yang menghindari pizza karena berpikir pizza buruk atau itu bisa membuat berat badan naik? Sebenarnya, pizza bukan masalahnya.”

Nmami menegaskan bahwa penurunan berat badan bukan hanya tentang membatasi makanan. Namun, juga harus mengimbangi dengan gaya hidup lebih sehat. Menurutnya penurunan berat badan bukan hanya tentang membatasi diri sendiri.

Jadi pizza tidak perlu dipantang saat penurunan berat badan, karena ada hal lain yang lebih penting. Pelaku diet harus berfokus untuk menciptakan pendekatan yang seimbang dan berkelanjutan. Jangan hanya mengurangi makanan favorit saja.

Jadi, jika ingin tetap mengonsumsi pizza dengan versi lebih sehat, ganti topping dengan pilihan yang lebih sehat. Misalnya dengan membuat pizza sendiri di rumah.

Pelaku diet bisa menggunakan minyak zaitun saat merendam adonan dan mengganti tepung terigu dengan tepung bebas gluten. Untuk topping keju mozzarella, bisa diganti dengan paneer, keju lunak atau segar yang terbuat dari susu sapi atau kerbau.

Agar tak mengandung lemak jenuh tinggi, daging olahan juga bisa diganti dengan irisan jamur, daun basail segar atau kembang kol dan brokoli. Meski memakai bahan lebih rendah kalori namun rasanya tetap lezat.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

Ubi Cilembu Jadi Tren Makanan Sehat, Ini Kandungan Nutrisinya


Jakarta

Ubi cilembu yang lembut legit jadi tren makanan sehat di media sosial. Banyak yang menyukainya untuk dikonsumsi sebagai camilan. Berikut fakta manfaat sehatnya!

Belum lama ini banyak beredar konten video netizen yang menikmati ubi cilembu sebagai camian. Mereka memilih ubi cilembu sebagai camilan sehat dibandingkan junk food.

Seperti konten yang dibagikan oleh pengguna TikTok bernama Baitin Nasikha. Ia menuliskan keterangan dalam video, “Kegiatan dewasa: beli ubi cilembu tiap minggu.”


Netizen bernama Cut Rizki juga membuat konten menikmati ubi cilembu sebagai camilan favoritnya. Hampir setiap hari ia menikmati ubi cilembu sebagai pilihan camilan sehat.

Dilansir dari Speciality Produce, berikut fakta dan manfaat dari ubi cilembu:

1. Perbedaan Ubi Cilembu dan Ubi Jalar

Ubi Cilembu asli SumedangUbi Cilembu asli Sumedang Foto: Daffa Ichyaul Majid Sarja/detikJabar

Ubi cilembu tentunya memiliki karakteristik yang berbeda dari ubi jalar biasa. Jenis ubi satu ini berukuran sedang hingga besar, serta bulat panjang dengan bentuk yang tak beraturan.

Kulitnya agak kasar berwarna putih kekuningan dengan bintik-bintik kecil. Bagian daging umbi ini berwarna gading dan keras saat masih mentah.

Setelah dimasak, ubi cilembu berubah menjadi kuning cenderung oranye pekat. Jika ubi jalar rasanya manis agak hambar, ubi cilembu rasanya manis legit seperti madu. Teksturnya juga lebih lembut ketika dikukus atau dipanggang.

2. Kandungan Nutrisi

Ubi cilembu bisa dinikmati sebagai camilan sehat karena mengandung nutrisi penting. Mengutip beberapa sumber, kandungan kalori pada 100 gram ubi cilembu adalah 86 kcal.

Kandungan tersebut meliputi 20,4 gram karbohidrat, 3 gram serat, 4,2 gram serat, 55 mg sodium, dan 337 mg potasium. Kandungan nutrisi tersebut dapat meningkatkan kesehatan jika dikonsumsi secara rutin.

Fakta dan manfaat lainnya bisa lihat di halaman berikut ini…

3. Menyehatkan pencernaan

Kalori Ubi CilembuUbi Cilembu Foto: Getty Images/Ahmad Darmansyah

Ubi cilembu menyimpan berbagai manfaat kesehatan. Mirip dengan ubi jalar, ubi cilembu juga baik untuk meningkatkan kesehatan pencernaan.

Jenis ubi ini bertindak sebagai prebiotik alami, karena sumber makanan bagi bakteri baik di usus. Hal ini membantu menjaga flora usus tetap normal yang dapat mengobati dan mencegah sembelit.

4. Meningkatkan Massa Otot

Ubi cilembu juga dapat dikonsumsi ketika sedang berolahraga atau aktivitas fisik tertentu. Karena, ubi cilembu dapat meningkatkan massa otot.

Hal ini lantaran ada kandungan serat dan karbohidrat yang tinggi pada ubi cilembu. Karena itu Ibi cilembu dapat dijadikan pilihan yang baik bagi mereka yang membutuhkan energi untuk aktivitas fisik jangka panjang.

5. Kreasi Ubi Cilembu

Ubi cilembu yang banyak dikonsumsi sebagai camilan sehat adalah dipanggang. Ini membuat bagian dagingnya berisi dengan butiran karamel dan tampak ada kandungan madunya.

Namun, belakangan ubi cilembu juga sering dijadikan kreasi desssert. Seperti ube brûlée yang populer. Kreasinya berupa ubi cilembu panggang yang ditambahkan krim dan ditaburi gula pasir yang dibakar dengan blow troch sampai agak gosong.

Kreasi lainnya ada yang menjadikan ubi cilembu sebagai campuran adonan donat pengganti kentang. Ada juga kreasi goguma ppang ala Korea yang unik.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

Mana Lebih Bagus, Air Kelapa Kalengan, Botol, atau Kemasan Kotak?


Jakarta

Selain air kelapa murni, banyak juga minuman air kelapa kemasan yang beredar di pasaran, seperti air kelapa botolan, kaleng, atau kotak kertas. Lalu, mana yang lebih bagus nutrisinya?

Air kelapa merupakan minuman dengan kandungan bermanfaat bagi tubuh. Di dalamnya terdapat elektrolit, karbohidrat, serat, protein, vitamin C, hingga antioksidan.

Mengonsumsi air kelapa dipercaya dapat membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan, seperti mengontrol tekanan darah tinggi, kolesterol, dan gula darah. Minum air kelapa juga bisa mengatasi keracunan makanan hingga bantu mencegah dehidrasi ringan pada tubuh.


Namun, ada beragam bentuk air kelapa di pasaran. Tidak hanya air kelapa murni yang masih tersaji di batok, tetapi juga air kelapa kemasan dalam bentuk kalengan, botol dan kemasan kotak kertas.

Ketika memilihnya, ada beberapa faktor penting yang harus diperhatikan. Mulai dari kandungannya, apakah pakai pengawet atau tidak, hingga keamanan kemasannya.

Jika penasaran air kelapa kemasan mana yang paling baik, simak penjelasan berikut, seperti dilansir dari Times of India (02/01/2025).

1. Air kelapa kalengan

air kelapaDari segi nutrisi air kelapa kalengan memang tidak begitu bernutrisi tetapi kemasannya awet dan tahan lama. Foto: Getty Images/Kristina Ratobilska

Air kelapa kalengan biasanya dipasteurisasi dalam suhu tinggi untuk memperpanjang masa simpannya. Namun, proses pasteurisasi ini mampu mengurangi sedikit intensitas rasa dan kandungan nutrisinya.

Air kelapa kalengan juga biasanya dikemas dalam kaleng aluminium yang dapat didaur ulang, tetapi produksinya melibatkan energi dan dampak lingkungan yang signifikan.

Dari segi nutrisi, air kelapa kalengan yang melalui proses pasteurisasi ini punya kualitas nutrisi yang menurun, salah satunya kandungan vitamin C di dalamnya. Beberapa merek juga kerap menambahkan bahan pengawet dan pemanis buatan yang membuat air kelapa ini tidak begitu sehat.

Karena dikemas dalam kaleng, air kelapa ini mungkin memberikan sedikit perubahan rasa.

Oleh karena itu, pastikan untuk memeriksa label dan ketahui apakah ada tambahan gula atau perasa buatan di dalamnya atau tidak.

2. Air kelapa botol

air kelapaAir kelapa botol dianggap lebih bernutrisi karena melalui proses minimal. Foto: Getty Images/Kristina Ratobilska

Di sisi lain, air kemasan botolan biasanya diproses melalui teknologi cold-press atau low-processing technology untuk memastikan rasa dan nutrisi alami. Karena kedua proses tersebut termasuk proses yang minimum, sehingga air kelapa di dalam botol ini cenderung mampu mempertahankan kesegarannya.

Dari segi kemasan, air kelapa botolan biasanya punya ukuran yang lebih ringan dan praktis. Sayangnya, botol tersebut kurang ramah lingkungan, kecuali dibuat dari bahan daur ulang.

Soal nutrisi, air kelapa botolan mengandung lebih banyak nutrisi karena diproses secara minimal, sehingga lebih memiliki kesegaran yang mendekati air kelapa murni.

Rasa air kelapa botol juga lebih segar dan umumnya lebih sedikit mengandung zat aditif. Namun, balik lagi, kamu tetap perlu memeriksa informasi gizi pada kemasan.

Variasi air kelapa botol juga mudah didapat dan khusus botol plastik lebih praktis dibawa kemana-mana. Namun, air kelapa yang dikemas dalam botol kaca premium mungkin harganya cenderung lebih mahal.

Karakteristik air kelapa kemasan kardus serta pilihan lebih baik bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

3. Air kelapa kemasan karton

air kelapaAir kelapa yang dikemas dalam karton juga punya karakteristik tersendiri. Foto: Getty Images/Kristina Ratobilska

Banyak minuman yang dikemas dalam kertas karton, termasuk air kelapa. Memang lebih praktis dan ringan, tetapi ada hal lain yang membuat minuman dalam kardus karton ini kurang baik.

Menurut penelitian yang diterbitkan Journal of Dairy Science, peneliti mencari kemasan mana yang paling bisa menjaga kesegaran dan kualitas susu. Penelitian tersebut menemukan bahwa kemasan kardus karton tidak bisa mempertahankan rasa dan kesegaran susu.

Namun, dari sisi dampak lingkungan, kemasan karton ternyata lebih ramah lingkungan daripada plastik. Kemasan karton kertas ini juga memberikan tampilan lebih alami dan organik.

Soal nilai gizi bisa diambil contoh dari merek air kelapa karton Hydro Coco. Di dalam satu kemasan 250 ml, terkandung 60 kkal per sajian, 10 gram gula, 18 gram karbohidrat total, dan 7 gram serat pangan.

Sebenarnya air kelapa dalam kemasan karton ini masih aman dikonsumsi, tetapi nutrisinya tetap tidak sebaik air kelapa asli.

4. Lantas, mana yang lebih baik?

Beberapa aspek bisa diperhatikan untuk menentukan air kelapa mana yang lebih baik.

Jika mencari kesegaran dan nilai gizi, lebih baik memilih air kelapa botol yang diproses secara minimum.

Untuk daya tahan dan masa simpan, lebih baik beli versi kaleng karena lebih tahan lama. Kemasannya juga tidak mudah penyok atau rusak.

Dalam hal keberlanjutan, bisa pilih air kelapa dalam botol kaca atau pastikan kaleng, botol, atau kemasan karton air kelapa itu bisa didaur ulang.

Pada akhirnya, semua air kelapa dalam kemasan ini masih baik dikonsumsi tetapi memang tidak menawarkan nutrisi sebesar air kelapa asli. Selain itu, air kelapa kemasan bisa lebih berisiko bagi kesehatan karena beberapa merek kerap menambahkan gula, perasa, atau pengawet.

Di antara ketiga kemasan air kelapa ini, semuanya bisa dipilih tergantung prioritas. Apakah kamu mencari air kelapa yang mudah dibawa dan diminum, nilai gizi, kesegaran, atau sisi dampak lingkungannya. Selalu periksa label bahan-bahan dan pilihlah merek yang mengutamakan kualitas serta proses minimal.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Makan Telur Mentah Berbahaya atau Tidak untuk Kesehatan?


Jakarta

Banyak orang makan telur mentah karena dianggap lebih bernutrisi dibanding telur matang. Namun, apakah anggapan makan telur mentah lebih menyehatkan benar?

Telur menjadi bahan makanan yang praktis, sehat, dan harganya masih terjangkau. Telur pun serbaguna, bisa dinikmati dengan cara apapun, baik dimasak maupun mentah.

Mereka yang memilih mengonsumsi telur dalam keadaan mentah menganggap telur menawarkan nutrisi dan kualitas lebih baik daripada telur yang sudah dimasak.


Telur dipecahkan begitu saja di gelas, lalu diminum layaknya minuman biasa. Beberapa juga suka menambahkan garam dan lada supaya lebih berbumbu.

Namun, apakah benar anggapan minum atau makan telur mentah lebih sehat daripada telur yang dimasak?

Sebenarnya telur mentah bisa sebabkan risiko terinfeksi bakteri Salmonella, yang mampu menimbulkan penyakit serius. Adapun beberapa risiko kesehatan lainnya yang bisa timbul akibat konsumsi telur mentah.

Melansir livestrong.com (18/01/2024), berikut risiko yang mungkin muncul akibat konsumsi telur mentah.

1. Terinfeksi Salmonella

Ketahui Perbedaan Telur Biasa dan Telur Omega untuk MPASI AnakMakan telur mentah berisiko terkena paparan infeksi Salmonella. Foto: Getty Images/iStockphoto/EKIN KIZILKAYA

Salmonella merupakan salah satu bakteri yang muncul pada makanan atau minuman mentah dan tak matang.

Begitu juga dengan telur yang dikonsumsi mentah, bisa jadi ada Salmonella di dalamnya.

Hal ini disebabkan karena Salmonella hidup di usus hewan, termasuk unggas yang bisa mencemari bagian lain dari hewan tersebut. Jika di ayam, Salmonella bisa mencemari bagian dalam telur sebelum cangkang terbentuk, lapor Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).

Menurut CDC, Salmonella telah berdampak pada lebih dari 1,3 juta orang per tahun dan menyebabkan lebih dari 400 kematian.

Gejala yang bisa timbul akibat infeksi Salmonella mulai dari diare, muntah, demam, dan kram perut.

2. Proteinnya tidak banyak terserap

Telur mentahBisa saja protein di dalam telur akhirnya tidak banyak terserap. Foto: iStock

Menurut The Journal of Nutrition yang diterbitkan Oktober 1998, sebuah studi kecil menemukan bahwa orang akan menyerap 90 persen protein dari telur yang dimasak dan hanya 50 persen protein dari telur mentah.

Menurut Egg Nutrition Center, hal ini kemungkinan terjadi karena enzim tipsin, yang memecah protein diblokir oleh enzim yang ada di dalam telur mentah.

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan kesimpulan tepat terkait hal ini.

Risiko lain dari konsumsi telur mentah bisa dibaca pada halaman selanjutnya

3. Tubuh tidak menyerap banyak biotin

Telur mentahBiotin sebagai vitamin penting dalam telur juga jadi ikut tidak terserap dengan baik jika telur dimakan mentah. Foto: iStock

Biotin merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan kuku, kulit, dan rambut. Vitamin ini juga berperan dalam metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein.

Telur merupakan salah satu makanan yang kaya akan biotin. Namun, biotin tidak bisa menyerap dengan baik ke dalam tubuh jika telur dikonsumsi dalam keadaan mentah.

Menurut penelitian tahun 2019 dalam Biotin and Other Interferences in Immunoassays, protein spesifik dalam telur mentah yang disebut avidin mungkin menghambat biotin (vitamin B7), tetapi telur yang dimasak akan menghancurkan avidin.

Pilihan lebih baik yaitu mengonsumsi telur matang untuk mendapatkan kandungan biotinnya.

Dalam hal keamanan pangan, telur mentah sebaiknya disimpan pada suhu di bawah 4,4 derajat Celcius atau di bawahnya. Setiap tiga minggu sebaiknya telur diganti atau beli yang baru. Pastikan juga telur dimasak sampai putih dan kuningnya mengeras.

4. Manfaat makan telur

Secara umum, telur punya banyak manfaat sehat. Telur menyehatkan mata karena kandungan vitamin, mineral, dan karotenoid yang memiliki sifat antioksidan. Kandungan tersebut telah dikaitkan dengan degenerasi dan katarak.

Tidak seperti makanan lain, kandungan kolesterol pada telur juga tidak memengaruhi kadar kolesterol seluruhnya.

Telur juga merupakan sumber kolin yang baik untuk tubuh. Menurut penelitian Agustus 2018 dalam European Journal of Nutrition yang melibatkan 4.000 orang kulit hitam, menemukan asupan kolin dalam jumlah tinggi dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena stroke iskemik.

Lantas, apakah konsumsi telur mentah lebih baik?

telur mata sapiLebih disarankan mengonsumsi telur yang sudah dimasak daripada mentah. Foto: istimewa

Telur secara umum memang menawarkan beragam manfaat baik bagi kesehatan. Namun, hal tersebut juga tergantung dari proses pengolahan dan penyajian telur tersebut.

Konsumsi telur dalam keadaan mentah tidak selamanya baik. Sebab, kamu bisa berisiko terkena infeksi Salmonella yang berbahaya. Infeksi ini pun menimbulkan gejala kram, diare, dan dalam beberapa kasus menyebabkan kematian.

Oleh karena itu, lebih baik mengonsumsi telur yang sudah matang. Tubuh pun bisa menyerap lebih banyak protein dan biotin dari telur yang dimasak daripada dari telur mentah.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

7 Sayuran Ini Punya Manfaat Spesial Cegah Kanker hingga Diabetes


Jakarta

Konsumsi jenis sayuran tertentu ternyata dapat mendatangkan manfaat sehat spesifik pula. Misalnya mencegah kanker, menyehatkan penglihatan, hingga menurunkan risiko diabetes. Ini daftarnya!

Kita semua tahu jika buah dan sayur bagus dikonsumsi sehari-hari karena kandungan beragam vitamin dan mineralnya. Kementerian Kesehatan menyarankan asupan 400-600 gram buah dan sayur per orang per hari dengan 2/3 dari jumlah anjuran konsumsi tersebut adalah porsi sayur.

Di antara banyaknya jenis buah dan sayur di pasaran, ternyata ada jenis spesifik yang dianjurkan untuk mendatangkan kesehatan tertentu. Konsumsinya juga tak harus dalam kondisi segar. Jika ingin lebih awet, kamu bisa memilih yang beku atau kalengan.


Mengutip HuffPost (24/12/2024), inilah 7 sayuran yang punya manfaat spesifik untuk mencegah sebuah penyakit:

1. Labu dan wortel untuk kesehatan sendi

Rahasia umur panjang kakek 111 tahun di Malaysia. Ternyata sangat menyukai labu kukus.Foto: iStock

Lutut dan pinggang sering nyeri? Berarti kamu harus mengasup banyak makanan bersifat antiinflamasi (antiradang). Beberapa jenis sayur pun dapat diandalkan, tapi menurut ahli gizi Jordan Hill, yang terbaik adalah labu dan wortel.

“Mengonsumsi sayuran berwarna oranye, seperti labu dan wortel, akan memberi Anda nutrisi untuk mendukung kesehatan tulang dan mengurangi risiko terkena artritis reumatoid,” kata Hill.

Karotenoid dalam labu dan wortel adalah jenis fitonutrien yang memiliki sifat antioksidan dan membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.

2. Brokoli untuk cegah kanker

Kanker adalah salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Untuk mencegahnya perlu diterapkan pola makan sehat kaya buah dan sayur. Hill mengatakan pilihan terbaik adalah sayuran dari keluarga kubis-kubisan.

Kamu bisa mengandalkan brokoli sebagai asupan harian atau minimal mingguan. Brokoli mengandung sulforafan dalam jumlah tinggi, yaitu fitonutrien yang dalam penelitian terbukti memiliki efek melawan kanker.

Mengonsumsi keluarga sayuran ini merupakan pilihan yang terjangkau untuk mengurangi risiko kanker seperti kanker usus besar, mulut, prostat, dan payudara.

3. Ubi dan sayuran hijau untuk kesehatan penglihatan

cara memanggang ubi jalarFoto: Getty Images/iStockphoto

Seiring bertambahnya usia, kemampuan penglihatan pun berkurang. Risiko degenerasi makula, katarak, dan glaukoma meningkat. Coba atasi dengan konsumsi buah dan sayur yang memang kaya antioksidan dan membantu mengurangi stres oksidatif.

Ahli gizi Kathleen Garcia-Benson merekomendasikan kombinasi sayuran berwarna oranye dan hijau untuk menjaga kesehatan penglihatan.

Selain wortel, kamu bisa mengasup ubi jalar. Lalu sayuran berdaun hijau seperti bayam mengandung lutein dan zeaxanthin, antioksidan yang melindungi mata dari cahaya berbahaya dan stres oksidatif. Sayuran tersebut juga merupakan sumber vitamin E dan C yang sangat baik untuk kesehatan.

4. Alpukat dan brokoli untuk kesehatan wanita

Tubuh wanita berbeda dari pria, begitu pun kebutuhan nutrisinya. Wanita membutuhkan ‘bahan bakar’ nutrisi yang tepat untuk menyeimbangkan hormon mereka di semua tahap kehidupan, serta menjaga kesehatan reproduksi.

Garcia-Benson menyarankan konsumsi alpukat dan brokoli bagi wanita. “Lemak sehat sangat penting untuk keseimbangan hormon pada wanita, dan alpukat menjadi sumber yang sangat baik,” ujarnya.

Alpukat juga mengandung serat dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan wanita secara keseluruhan. Sementara itu brokoli kaya vitamin C dan K, sumber serat, dan sumber prebiotik yang mendukung kesehatan pencernaan.

Selengkapnya di halaman selanjutnya.

5. Sayuran berdaun hijau untuk kesehatan jantung

BayamFoto: Getty Images/PoppyB

Selain kanker, penyakit jantung juga penyakit mematikan yang banyak dialami orang-orang di dunia. Kamu bisa menghindarinya dengan mengurangi konsumsi daging merah dan daging olahan.

Lalu perbanyak konsumsi sayuran berdaun hijau, seperti yang disarankan ahli gizi Lena Bakovic. Menurutnya, sayuran hijau seperti selada, kale, dan bayam kaya vitamin, mineral, dan antioksidan.

Selain itu juga terkandung nitrat yang diketahui membantu menjaga pembuluh darah tetap terbuka, sehingga pada gilirannya membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

6. Sayuran berdaun hijau untuk cegah diabetes

Diabetes disebut-sebut sebagai ‘silent killer’. Diabetes tipe 2 sangat mungkin dicegah dengan melakukan aktivitas fisik yang cukup, menjaga berat badan yang sehat, dan mengonsumsi makanan rendah gula serta tinggi serat.

Jika mau mengandalkan asupan sebuah bahan makanan, maka sayuran berdaun hijau adalah yang terbaik. Balkovic menjelaskan, sayuran ini kaya folat, zat besi, kalium, kalsium, dan vitamin A dan C.

Sayuran ini juga mengandung antioksidan yang bekerja untuk membersihkan radikal bebas, serta bersifat nontepung sehingga tidak akan meningkatkan kadar gula darah.

7. Bayam dan wortel untuk kesehatan otak

Ilustrasi jus wortelFoto: Getty Images/Andrii Zorii

Kesehatan otak perlu dijaga sehingga seseorang tak mengalami demensia. Ahli gizi Lacy Puttuck menyarankan konsumsi bayam dan wortel yang rajin.

“Bayam merupakan sumber magnesium yang baik. Magnesium memiliki beberapa fungsi di otak. Magnesium penting untuk transmisi saraf, membantu menjaga sawar darah otak, dan neuroplastisitas,” ujarnya. Sebaliknya, kekurangan magnesium dikaitkan dengan demensia, depresi, dan Alzheimer.

Wortel mengandung vitamin B6 yang secara spesifik JUGA bagus untuk otak. Vitamin B6 bantu mengatur penggunaan energi di otak, membantu mengatur suasana hati melalui produksi serotonin, dan membantu menjaga ritme sirkadian dan siklus tidur.

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

Tips Minum Kopi yang Benar dan Menyehatkan dari Ahli Biokimia


Jakarta

Minum kopi dengan cara yang tepat dapat memberikan manfaat kesehatan yang segudang. Jessie Inchauspé, ahli biokimia asal Perancis, bagikan cara tepat minum kopi.

Kopi secara alamiah diproduksi dari buah ceri kopi. Sama halnya dengan tumbuhan lain ada banyak kandungan nutrisi dan mineral di dalamnya yang bermanfaat untuk tubuh jika dikonsumsi.

Namun cara konsumsi kopi juga harus diperhatikan. Tidak disarankan menikmati kopi dengan tambahan pemanis dalam bentuk gula apapun.


Adalah Jessie Inchauspé, ahli biokimia asal Perancis, yang membagikan cara minum kopi dengan baik agar tetap mempertahankan manfaat sehatnya. Mulai dari pemilihan pemanis hingga susu yang ditambahkan, Jessie punya beberapa saran.

Baca juga: 5 Tradisi Sajian Tahun Baru di Dunia yang Dipercaya Bawa Keberuntungan

Campuran kopi dan kayu manis ternyata lebih menyehatkanMenambahkan kayu manis ke dalam kopi dapat menjadi alternatif pemanis alami. Foto: Getty Images

1. Mengandalkan kayu manis

Dibandingkan berbagai jenis racikan kopi, Jessie lebih menyarankan untuk mengonsumsi kopi hitam. Kopi hitam yang alami dan tidak menggunakan penambahan pemanis jauh lebih berkhasiat dan aman jika dikonsumsi secara rutin.

Jessie tidak menyarankan untuk menggunakan gula pasir atau apapun jenis gula putih. Melainkan, ia lebih menyarankan untuk menambahkan rempah-rempah atau stevia guna memberi rasa tambahan untuk racikan kopi hitam.

Kayumanis disebutnya sebagai rempah yang paling cocok untuk kopi. Selain menambahkan semburat manis berempah, kayu manis juga memberikan aroma yang menenangkan ketika dihirup sambil menyeruput kopi.

2. Memilih susu yang tepat

“Susu yang ditambahkan ke dalam kopimu juga sangat penting,” ujarnya.

Jessie tidak merekomendasikan susu nabati untuk dicampur ke dalam racikan kopi. Seperti susu oat yang populer untuk tambahan kopi, faktanya susu jenis tersebut memiliki kadar gula yang cukup tinggi.

Bagaimanapun ia tetap merekomendasikan kopi susu dengan campuran susu sapi. Bahkan tak ada jenis susu sapi secara khusus, ia menyarankan untuk sekadar menggunakan susu sapi biasa.

Baca juga: Anies Baswedan Jajal Kehidupan Skena dengan Ngopi di Kafe

Adapun bagi konsumen kopi susu yang intoleran laktosa, ia mempersilakan untuk menggunakan susu dari kacang-kacangan. Tetapi dengan catatan untuk menggunakan susu yang tanpa pemanis tambahan dalam bentuk apapun.

Minum Kopi Hitam Bagus untuk Sarapan? Ini 5 FaktanyaMinum kopi setelah sarapan lebih ampuh untuk mengendalikan gula darah. Foto: iStock

3. Minum kopi setelah sarapan

Selain campuran pemanis dan susu, waktu minum kopi masih sering menuai perdebatan. Apalagi tentang minum kopi di pagi hari yang membingungkan sebagian orang untuk dilakukan setelah sarapan atau sebelum sarapan.

“Kalau kamu orang yang lebih sering merasa kelelahan pada pagi hari, coba untuk konsumsi kopi hanya setelah sarapan,” lanjutnya.

Tetapi jika sekadar ingin menambah fokus saja, tak ada salahnya untuk mengonsumsi kopi sebelum sarapan. Konsumsi kopi pagi hari setelah sarapan lebih ampuh untuk menyeimbangkan kadar gula darah sehingga tidak membuat tubuh mudah kelelahan.

(dfl/odi)



Sumber : food.detik.com

Sup Panjang Umur Jadi Rahasia Warga ‘Blue Zone’ yang Berusia 100 Tahun


Jakarta

Pola makan dan pemilihan makanan sangat berpengaruh pada kesehatan. Bagi warga ‘Blue Zone’, sup ini jadi rahasia panjang umur mereka.

‘Blue Zone’ atau ‘Zona Biru’ adalah istilah yang tidak asing bagi orang-orang yang berusaha menguak rahasia panjang umur. Banyak yang percaya, penduduk Zona Biru memegang kunci di balik hidup sehat dan umur yang panjang.

Istilah Zona Biru pertama kali diperkenalkan oleh peneliti sekaligus penjelajah, Dan Buettner. Zona Biru merupakan sebutan yang digunakan Buettner untuk lima kawasan di dunia yang penduduknya memiliki angka harapan hidup lebih tinggi dibanding rata-rata. Adapun kelima kawasan tersebut antara lain Okinawa (Jepang), Ikaria (Yunani), Nicoya (Kosta Rika), Sardinia (Italia), dan Loma Linda (California, AS).


Sup Panjang Umur Jadi Rahasia Warga 'Blue Zone' yang Berusia 100 TahunSup Panjang Umur Jadi Rahasia Warga ‘Blue Zone’ yang Berusia 100 Tahun Foto: Site News

Buettner pun telah menghabiskan lebih dari 20 tahun hidup bersama masyarakat Zona Biru dan mencari tahu apa yang membuat mereka bisa hidup sehat dan panjang umur. Ternyata, salah satu rahasianya ada pada pola makan sehari-hari yang diadopsi oleh orang-orang tersebut.

Dilansir dari Mirror UK (01/25), kawasan Zona Biru di Ikaria, Yunani, punya resep sup panjang umur yang terdiri dari aneka sayuran dan kacang-kacangan.

Sup ini tidak menggunakan daging hewan sama sekali, karena lebih mengutamakan bahan makanan yang masih segar. Salah satunya ada bawang merah, bawang putih, fennel (adas), tomat dan juga kacang jenis black eyed peas atau dikenal juga dengan nama kacang tunggak.

Cara membuatnya cukup gampang, beberapa peneliti menyarankan untuk menumis bawang dengan sayur adas sampai layu, kemudian tambahan kacang, pasta tomat, tomat segar dan air sampai bagian kacang terendam kemudian masak selama 40-60 menit. Untuk memperkuat rasanya bisa tambahan garam dan daun dill sebelum sup matang.

Sup Panjang Umur Jadi Rahasia Warga 'Blue Zone' yang Berusia 100 TahunSup Panjang Umur Jadi Rahasia Warga ‘Blue Zone’ yang Berusia 100 Tahun Foto: Site News

Kombinasi sup inilah yang dipuji oleh berbagai ahli kesehatan karena dianggap sehat dan jadi rahasia panjang umur warga Ikaria.

“Sup ini diolah dari tumbuhan dan kacang-kacangan, bahan seperti kacang tunggak dan sayuran lainnya merupakan sumber serat dan nutrisi penting untuk tubuh. Bagi saya, makanan yang kaya serat dan rendah lemak ini memiliki manfaat yang positif untuk kesehatan tubuh,” tutur Helen Bell, selaku ahli nutiris di Help & Advice.

Lebih lanjut Helen menyorot kacang tunggak yang kaya akan serat sehingga bisa menjaga kelancaran sistem pencernaan. Tambahan lainnya, kacang ini membuat tubuh terasa kenyang lebih lama dankaya akan kandungan mineral seperti asam folat dan zat besi.

“Meski sup ini tak bisa menjamin seseorang jadi panjang umur, tapi saya percaya makanan yang berasal dari tumbuhan ini bisa berkontribusi pada kehidupan yang sehat dan panjang umur. Setelah melihat pola hidup warga di Zona Biru, kita bisa melihat bahwa pemilihan pola makan, aktivitas sampai eratnya hubungan sosial memainkan peran penting pada kehidupan mereka,” pungkas Helen.

(sob/sob)



Sumber : food.detik.com