Category Archives: Tokocrypto

Yuk, Ketahui Bagaimana Cara Kerja Transaksi Bitcoin

Anda pasti sudah memahami bukan bahwa bitcoin kini digunakan sebagai uang elektronik peer-to-peer. Lalu, apakah anda akan menggunakan bitcoin sebagai alat belanja dan menerimanya sebai alat pembayaran? Yuk, ketahui dulu bagaimana cara kerja bitcoin dalam sebuah transaksi. 

Pada bitcoin biasanya transaksi yang dilakukan ialah untuk berkirim pesan seperti email yang kemudian ditandatangi secara digital. Penandatanganan ini biasanya menggunakan fitur kriptografi serta dapat dikirim ke seluruh jariang bitcoin yang ada untuk melakukan verifikasi. Mengenai informasi transaksi yang ada di bitcoin ini sifatnya ialah umum atau public sehingga dapat ditemukan dalam sebuah buku besar digital yang bernama “blockchain”. 

Catatan Transaksi Bitcoin 

Keberadaan bitcoin ini tidak tiba-tiba ada dengan sendirinya. Tidak ada Bitcoin fisik, dan pemegang Bitcoin tidak memiliki “akun”. Namun, ada “blockchain” yang dapat dianggap sebagai buku besar atau catatan semua transaksi yang terjadi antara alamat Bitcoin. Catatan transaksi ini diperbarui oleh peserta (node) dari jaringan Bitcoin dan didistribusikan ke semua node saat saldo mereka bertambah atau berkurang. Anda dapat menggunakan “Kunci Browser” untuk melihat riwayat dan saldo saat ini dari alamat Bitcoin tertentu.

Bagi anda yang ingin melakukan pengiriman bitcoin maka anda perlu untuk memiliki sebuah akses ke public key serta privat key yang tentunya berkaitan dengan jumlah bitcoin yang aka nada lakukan pengiriman. Orang yang memiliki bitcoin sudah pasti memiliki akses terhadap pasangan kuncinya. Pengertiannya ialah sebagai berikut:

  1. Kunci public (alamat) yaitu beberapa jumlah bitcoin yang dikirim sebelumnya
  2. Sedangan kunci pribadi ialah yang unik (kata sandi) dan mengizinkan bitcoin sebelumnya untuk dikirim kepada kunci public (alamat) untuk dikirim ke tempat lainnya. 

Berdasarkan penjelasan diatas maka dapat kita ketahui bahwa kunci public sebenarnya sama dengan alamat bitcoin. Hal ini berupa urutan huruf serta angka yang dalam pembuatannya dilakukan secara acak. Fungsinya juga sangat mirip dengan alamat email serta nama pengguna pada akun media sosial. Dari namanya saja kita sudah pasti tahu bahwa sidatnya ialah public dimaka ini sangat aman untuk dibagikan pada orang lain. Apabila anda memberikan bitcoin anda pada orang lain maka anda juga harus memberikan alamat bitcoin anda pada orang lain pula. 

Sedangkan kunci pribadi ialah sebuah urutan huruf serta angka lain yang juga diperoleh dengan cara melakukan pengacakan atau random. Akan tetapi untuk kunci pribadi (privat key) maka ia harus dirahasisakan (seperti password email, dana kun media sosial lainnya). Anda dilarang untuk membagikan kunci pribadi kepada siapa saja terutama bagi mereka yang tidak bisa anda percaya 100% karena ia bisa mencuri bitcoin anda. 

Bisa dikatakan bahwa alamat bitcoin bisa anda anggap sebagai sebuah brankas transparan. Dimana dalam hal ini orang lain bisa melihat apa yang ada didalamnya. Namun, untuk mengakses dana pada brankas tersebut mereka tidak bisa melakukannya karena yang bisa hanyalah yang memiliki kunci pribadi. 

Output dan Input Transaksi

Dalam kertas putih tentang output dan input bitcoin, kita memahami hal-hal berikut. Untuk menangani sebuah koin secara individual maka seseorang akan kesulitan untuk melakukan transaksi terpisan dalam setiap sen dalam transfer. Nah, untuk itulah transaksi berisi banyak input serta output untuk memungkinkan adanaya nilai yang dibagi serta digabungkan. Terdapat sebuah input dari transaksi sebelumnya yang memiliki jumlah lebih besar serta beberapa input yang menggabungkan jumlah yang lebih kecil. Untuk ukuran paling banyak biasanya dua outpun yaitu yang satu digunakan untuk pembayaran sedangkan yang satunya akan digunakan sebagai bentuk kembalian ke pengirim jika memang ada kembalian. 

Hal tersebut mungkin terlihat membingungkan bukan? Nah, tetapi dengan cara ini maka anda bisa meningkatkan sebuah efisiensi. Selain itu kabar baiknya ialah anda bisa mengetahui detail di balik layar transaksi bitcoin sehingga tentu tidak diperlukan dalam rangka pengiriman serta penerimaan bitcoin.

Melakukan Penyiaran serta Konfirmasi

Kali ini kita akan memberikan contoh yaitu seseorang yang bernama Jecelyn akan melakukan penyiaran transaksi yang telah diusulkannya ke jaringan bitcoin melalui perangkat lunak dompetnya. Dalan jaringan tersebut kita mengenal salah satu kelompok peserta khusus yang disebut sebagai penambang. Mereka melakukan verifikasi bahwa kunci dari Jecelyn bisa digunakan untuk mengakses input (sebuah alamat dimana dia sebelumnya menerima bitcoim dan di klaim untuk dikendalikan). Kemudian penambang ini biasanya juga akan melakukan pengumpulan daftar transaksi lainnya yang akan disiarkan ke sebuah jaringan pada waktu yang sama dengan Jecelyn ketika melakukan pembentukan menjadi sebuah blok. 

Bagi penambang yang telah selesai pada bukti kerjanya bisanya akan diizinkan untuk melakukan pengusulan blok baru. Blok ini yang kemudian akan ditambahkan serta dipasangkan ke rantai dengan merujuk pada blok terakhir. Adapun blok yang baru itu biasanya akan disiarkan ke jaringan. Apabila peserta pada jaringan lain (node) menyetujui bahwa blok yang baru tersebut valid (blok yang memiliki transaksi dengan mengikuti semua aturan protokol serta merujuk dengan sangat benar pada blok sebelumnya) maka mereka akan dapat meneruskannya. Kemudian di akhir, maka sudah pasti bahwa penambang lain bisa membangun di atasnya yang merujuk pada blok sebelumnya ketika mengusulkan pembuatan blok baru. Adapun transaksi yang sebelumnya sudah dilakukan pada blok maka akan dikonfirmasi oelh penambang selanjutnya. Ketika blok akhirnya ditambahnkan ke rantai maka jumlah konfirmasi yang dimiliki oleh transaksi ini meningkat. 

 



Sumber : news.tokocrypto.com

Bank DBS Singapura Hadirkan Layanan Aset Digital

Ada lagi! Bank DBS yang terbesar di Singapura tampak memasuki ruang mata uang crypto beberapa saat yang lalu. Hal ini dibuktikan dengan kemunculan halaman terkait layanan aset digital bank tersebut. Namun, sayangnya sesaat setelah rilis ke publik, halaman tersebut kembali tidak dapat diakses.

Layanan Crypto dari Bank DBS Singapura

Menurut beberapa laporan dan hasil tangkapan halaman terkait berita ini dari tim Coinvestasi, bank DBS Singapura nampaknya akan meluncurkan 3 layanan utama berupa perdagangan aset, kustodian, dan juga security token offerings seperti gambar di bawah ini.

Dalam halaman tersebut, bank DBS menjelaskan terkait dengan layanan dan fasilitas yang nantinya akan beroperasi. Salah satunya, DBS Digital Exchange yang nantinya akan melayani pertukaran aset digital dengan mendukung pembelian menggunakan mata uang fiat dengan empat mata yang crypto teratas seperti Bitcoin, Bitcoin Cash, Ether, dan XRP.

Terlebih, Su Zhu selaku CEO Three Arrows Capital melalui cuitan di Twitter pribadinya mengatakan mata uang fiat yang mendukung pertukaran tersebut berupa Dolar Singapur, Dolar Hongkong, Yen Jepang, dan Dolar Amerika.

Tidak sampai di situ, dari gambar cuitan pribadi salah satu pengguna Twitter yang berhasil menangkap cuplikan tersebut menjelaskan pasangan mata uang fiat dengan crypto yang dapat diperdagangkan, seperti BTC/SGD, BTC/HKD, dan lainnya.

Halaman bank DBS tersebut juga menjelaskan layanan ini dengan kalimat pertama,

“Aset digital siap menjadi ekonomi berbasis digital masa depan…”

Hal ini membuat banyak spekulasi terkait keseriusan bank tersebut dalam membuka layanan terkait mata uang crypto.

Tanggapan Komunitas Terkait Adopsi Bitcoin oleh Bank DBS Singapura

Baru-baru ini, industri crypto dihebohkan dengan banyaknya perusahaan besar seperti MicroStrategy, Square, Grayscale, bahkan PayPal yang ikut serta dalam kemeriahan industri ini. Tentunya, pertumbuhan pengadopsian crypto khususnya Bitcoin ini melalui perjalanan yang cukup panjang.

Baca juga: Grayscale Tambah Rp4,4 Triliun Aset Crypto ke dalam Portofolio

Menanggapi hal ini Changpeng Zhao, Co-Founder sekaligus CEO dari bursa pertukaran dunia Binance, menganggap hal ini adalah “langkah yang benar”.

Seperti, cuitan Changpeng Zhao, belum bisa dipastikan apakah nantinya Bitcoin dan mata uang crypto yang ada di bank DBS tersebut bisa dikirimkan dan diterima oleh wallet lain. Namun, dengan berita pengadopsian ini, menjelaskan babak baru dari pengadopsian Bitcoin oleh publik luas.

Baca Juga: Perbedaan Bitcoin dan Altcoin, Mana yang Lebih Aman?

sumber.





Sumber : news.tokocrypto.com

Bersiap! Ethereum 2.0 Akan “Segera” Rilis

Quantstamp, perusahaan audit smart contract, beberapa waktu lalu menyatakan Ethereum 2.0 hampir siap untuk diluncurkan. Berita tersebut mengikuti audit Teku yang diselesaikan oleh Quantstamp sebagai klien Ethereum 2.0 yang dikembangkan oleh ConsenSys.

Nantinya, Ethereum 2.0 ini akan menggunakan Proof-of-Stake (PoS) dalam sistem protokolnya. Hal ini berbeda dari Ethereum terdahulu yang menggunakan mekanisme Proof-of-Work (PoW). Dengan pergantian mekanisme ini memungkinkan pengguna melakukan staking atau pertaruhan ETH di dalam jaringan.

Baca Juga: Testnet Ethereum 2.0 Dilakukan! Kapasitas Capai 75 GB per Node

CEO Quantstamp Richard Ma menjelaskan,

“Ethereum 2.0 berada di jalur yang tepat untuk segera menghadirkan Fase 0 dalam waktu dekat.”

Audit yang dilakukan Quantstamp ini melibatkan pengujian batas dan kemampuan jaringan. Terlebih, aksi kali ini berfokus juga untuk menyelesaikan masalah seputar serangan DDoS, kesalahan sinkronisasi, dan logika validasi yang hilang.

Perilisan Ethereum 2.0 Masih Simpang Siur

Meski proses pengembangan berjalan lancar, perusahaan tersebut belum memberikan detail lebih jelas terkait dengan tanggal pasti perilisan Ethereum 2.0 ke publik. Kabarnya, fasilitas kontrak deposit akan rampung pada pertengahan November 2020 mendatang.

Kedatangan Ethereum 2.0 ini sudah sangat dinatikan oleh komunitas crypto dan blockchain. Pasalnya, jaringan ini nantinya akan dapat meningkatkan efisiensi dengan mengurangi jumlah validator kerja yang harus dilakukan.

Padatnya jaringan dan membludaknya biaya gas Ethereum terdahulu juga membuat perilisan ini menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu.

Baca Juga: Cara Praktis Agar Transaksi Cryptocurrency Tidak Gagal

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Cara Mencetak NFT Dengan Mudah

Ketidakmungkinan pertukaran token atau NFT adalah konsep modern dalam cryptocurrency dan blockchain yang tampaknya beresonansi dengan audiens yang lebih luas, menarik lebih dari sekadar penggemar cryptocurrency. Penilaian eksplosif dari token ini terus menarik investor, pengumpul data digital, dan pembuat konten. Kegilaan NFT bisa dibilang masih pada puncaknya, jadi jika Anda ingin mengikuti tren ini dan membuat NFT sendiri atau sedang mencari cara untuk mendapatkan keuntungan dari kegemaran NFT ini, masuk akal.

Pada ulasan berikut ini kita akan membahas tentang cara mencetak NFT dengan mudah. Kemudahan ini karena memang proses pembuatan NFT tidak begitu teknis. Menggunakan alat yang tepat serta keterampilan computer secara dasar sudah bisa menjadi pegangan untuk mereka yang ingin mencetak NFT. Namun, sebelum anda memahami cara mencetak NFT maka anda perlu memahami terlebih dahulu tentang teknologi ini. 

Tentang NFT

Permintaan akan seni digital serta barang koleksi mengalami peningkatan seiring dengan banyaknya kampanye digitalisasi global. Karena teknologi blockchain adalah pendukung kepemilikan dan otentikasi yang terbukti, tidak mengherankan bahwa barang-barang digital dan langka semakin memasuki ruang blockchain. Ini adalah peningkatan tajam dalam jumlah token yang tidak dapat ditukar, atau lebih umum disebut NFT (akronim yang membuat banyak platform perdagangan terdengar “nifty”).

NFT menentukan keunikan token menggunakan standar token yang memberikan pengidentifikasi unik. Dengan kata lain, dua produk berbasis token NFT, meskipun terlihat mirip, tidak dapat digunakan dengan cara yang sama seperti dua Bitcoin. Kekekalan dan transparansi blockchain memungkinkan untuk melacak cap waktu pembuatan NFT, penulis asli, pemilik saat ini, dan pengidentifikasi unik lainnya. Semua data ini tersedia di buku besar publik dan tidak dapat diubah. NFT memang sangat ideal jika digunakan untuk melestarikan adanya kelangkaan serta membangun sebuah kepemilikan asset digital dan dunia nyata. Maka dari itu tidak heran jika banyak yang mulai mengadopsi NFT contohnya adalah artis, selebritis serta para kolektor.

Keberadaan NFT

Menurut para creator, NFT ini memberikan penawaran terkait dengan tingkat fleksibilitas yang tidak bisa ditemukan pada mteode konvensional. Metode konvensional yang dimaksud ialah pada saat menerima nilai dari penjualan sebuah karta seni, meme, video, mudik dan lain sebagainya. Adanya NFT ini bisa membuat creator menghindari perantara serta bisa mengakses pasar global secara langsung. Cara mencetak NFT dari karya anda serta melakukan penjualan di sebuah pasar NFT yang memiliki reputasi baik, maka anda bisa menjadikan sebuah pemasaran pada metode konvensional yang memiliki biaya intensif serta sumber daya yang baik. Hal ini menyebabkan anda memiliki saham pendapatan yang adil. 

Dalam NFT juga ada pembayaran komisi yang dilakukan secara terus-menerus pada seorang creator asli jika barang ataupun karya seninya berpindah ke tangan orang lain (seperti royalty). Hal ini bisa anda atur dengan menggunakan program klausa royalti sembari melakukan pencetakan token. Hal ini membuat penjualan seni ataupun barang digital anda membuat anda memiliki pasif income. 

Sebagai pengumpul atau investor data digital, NFT menyediakan sistem anti-pemalsuan untuk mencegah pemalsuan dan mempertahankan kepemilikan barang digital yang dibeli. Sementara banyak yang mengklaim bahwa orang dapat membuat salinan barang yang dibeli dengan NFT dan menguangkan sebagian besar biaya ini dalam prosesnya, keaslian barang disimpan dalam NFT yang disimpan dalam dompet digital, menghasilkan biaya tambahan sebagai pendapatan. Hak untuk bangga dan tidak kehilangan nilai lagi. Sama seperti pemalsuan tas Louis Vuitton tidak mengurangi nilai produk asli, reproduksi karya seni NFT yang tidak sah tidak mengurangi nilai produk asli.

Seberapa Penting Mencetak NFT?

Mencetak NFT bisa dikatakan sebagai hal yang sangat penting. NFT memiliki manfaat untuk anda seperti lebih banyaknya anda bisa mengontrol atas kekayaan intelektual anda. Ia juga menawarkan sebuah akses yang tidak diatur ke dalam jaringan global seni dan kolektor barang digital lain. NFT bisa menjadi sebuah gerbang untuk anda yang ingin memiliki, menjual serta melakukan pembelian asset digital yang unik serta langka. 

Cara Mencetak NFT

Sekarang setelah Anda siap membuat NFT, Anda harus memahami beberapa faktor yang dapat memengaruhi keputusan Anda tentang di mana dan bagaimana cara mencetak NFT pertama Anda. Hal pertama yang harus dipikirkan adalah bahwa beberapa blockchain mendukung standar token NFT. Daftar tersebut ialah Ethereum, Binance Smart Chain, Dapper Labs Flow, Tron, Tezos, Cosmos, EOS, WAX dan Polkadot. 

Jika Anda mencetak NFT di salah satu blockchain di atas, kemungkinan besar Anda tidak akan dapat mengirim atau menjualnya di blockchain lain. Jadi, anda perlu untuk meneliti pro dan kontra dari setiap ekosistem blockchain NFT sebelum membuat keputusan. Ulasan ini akan memandu Anda melalui proses pencetakan NFT ke Ethereum. Ethereum saat ini merupakan hub paling populer untuk NFT. Setelah Ethereum, ada Binance Smart Chain, yang lebih murah dalam hal biaya transaksi. Dengan kata lain, smartchain Ethereum dan Binance menjadi tuan rumah ruang NFT terbesar dan memberikan lebih banyak tampilan kepada pembeli NFT.

Blockchain yang dipilih menentukan susunan pasar NFT yang dapat Anda pilih. Untuk blockchain Ethereum, Anda memiliki akses ke daftar kaya platform NFT termasuk OpenSea, Rarible, dan Mintable. Sementara itu, pasar NFT khusus untuk Binance Smart Chain adalah BakerySwap, Juggerworld, dan Treasureland.



Sumber : news.tokocrypto.com

Toyota Sudah Masuk Ke Ranah Crypto, Yang Lain Kapan?

Toyota Systems, divisi TI dari produsen mobil raksasa asal Jepang, Toyota Motor Corporation, tengah berkolaborasi dengan pertukaran cryptocurrency Jepang, DeCurret, untuk mengembangkan mata uang digital bermerek Toyota, menurut pengumuman resmi pada 26 Oktober.

Baca Juga: Inilah Cara Praktis Deposit Bitcoin di Tokocrypto

Percontohan skala besar akan melibatkan 2.500 karyawan di Toyota Systems. Platform ini akan menampilkan pembayaran mata uang digital untuk mendapatkan keuntungan.

Menurut pengumuman tersebut, karyawan yang berpartisipasi akan dapat menukar mata uang digital dengan poin manfaat atau hadiah dari katalog. Toyota Systems mencatat bahwa mata uang digital tidak dapat ditukar dengan yen Jepang.

Percontohan baru menggunakan platform berbasis blockchain milik DeCurret untuk menerbitkan dan mengelola mata uang digital. Uji coba ini akan menguji skalabilitas model peer-to-peer di blockchain serta masalah bisnis yang terkait dengan pembayaran ke sekelompok besar orang.

Sekedar informasi, Toyota telah secara aktif menjelajahi industri blockchain,  mendirikan Lab Blockchain Toyota sendiri pada Maret 2020. Otomotif bergabung dengan konsorsium R3, aliansi industri utama, pada tahun 2016.

Dan juga, Toyota bukanlah satu-satunya produsen mobil yang bereksperimen dengan blockchain dan crypto.

Sebelumnya dibulan ini, BMW Korea telah mengumumkan akan menjadi cabang pertama di BMW Group yang menjalankan uji coba token berbasis blockchain yang diharapkan dapat diluncurkan sepenuhnya di negara itu pada akhir tahun 2020.

Baca Juga: Bintang Sepak Bola Jepang Keisuke Honda Meluncurkan Crypto-nya Sendiri

Pada September 2020, produsen mobil mewah Groupe Renault juga telah mengujicobakan proyek blockchain yang dimaksudkan untuk memfasilitasi sertifikasi kepatuhan suku cadang kendaraan.

Apakah ini akan menjadi tanda dari semakin merambahnya blockchain di lini kehidupan masyarakat untuk output yang lebih baik? Kita akan segera tahu jawabannya.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tether Didenda 41 US Dollar Oleh CFTC

Tether didenda 41 juta US Dollar oleh Commodity Futures Trading Commission (CFTC) karena tidak memiliki cukup cadangan uang tunai untuk mengklaim bahwa stablecoin USDT sepenuhnya didukung oleh dolar AS. Menurut CFTC, selama 26 bulan dari 2016 hingga 2018, Tether memiliki cadangan fiat yang cukup untuk mendukung token Tether yang diterbitkan 27,6 kali sehari.

Putusan itu juga menegaskan bahwa alih-alih menyimpan semua cadangan token USDT dalam dolar AS seperti yang disarankan, Tether bergantung pada lembaga yang tidak diatur dan pihak ketiga tertentu untuk menyimpan dana yang membentuk cadangan. Dana dijamin dalam kombinasi dengan dana operasi dan dana klien Bitfinex.

Tether juga didakwa tidak melakukan audit profesional atas kepemilikannya dan sebaliknya meminta kantor akuntan meninjau cadangannya, dan Bitfinex mentransfer 382 juta US Dollar sebelum peninjauan dilakukan. 

Bitfinex juga didenda 1,5 Juta US Dollar. Perilaku yang didenda termasuk bertindak sebagai pialang berjangka tanpa registrasi CFTC, mengizinkan pengguna meminjamkan uang kepada orang lain, dan melikuidasi beberapa pelanggannya.

Menurut Komisi, dengan melakukan, Bitfinex telah melanggar ketentuan Order Term 2016, yang memerintahkan Bitfinex untuk menghentikan dan tidak mengizinkan penyediaan, partisipasi, kinerja, atau konfirmasi transaksi illegal, untuk materi barang dagangan yang dijual bebas, serta menerima pesanan dan menerima dana dalam transaksi barang dagangan ritel. 

CFTC mengatakan telah bekerja sama dengan regulator keuangan dari Bahama, Kepulauan Virgin Inggris, Kanada, Panama, Portugal, dan Seychelles.

Kejaksaan Agung telah menemukan bahwa Tether tidak memiliki akses layanan perbankan dari mana pun di dunia terakhir sejak pertengahan 2017. Dalam dua kasus di mana Tether meminta dana, Kejaksaan menemukan bahwa uang itu telah ditransfer pagi sebelumnya dan dalam kasus lain uang mulai ditransfer pada hari berikutnya.

Pada 2 November 2018 satu hari setelah verifikasi terbaru mereka tether tidak lagi didukung dengan dolar AS di rekening bank Tether. Dan pada saat ini Tether menyatakan bahwa lebih dari 34 miliar tether telah diterbitkan dan beredar serta diperdagangkan di pasar.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pandemi Menjadi Pemicu Grafik “Parabola” Bitcoin

BTC yang merupakan pemimpin pasar cryptocurrency kembali stabil setelah jatuh ke $3.700 pada pertengahan Maret lalu ini, sekarang dinobatkan sebagai salah satu “investasi terbaik” yang tersedia.

Kiyosaki berkomentar “Pemerintah AS mencetak sekitar $10 triliun dollar AS PALSU untuk menyelamatkan AS dari keterpurukan. FED mencetak uang tersebut untuk menyelamatkan Bank-Bank BAYANGAN”. Lalu ia juga menambahkan:

“Dollar berada pada pasar bull untuk saat ini. Namun, ketika dollar masuk ke dalam pasar bear, Emas, Silver, dan Bitcoin akan menghadapi grafik parabola-nya (kenaikan). Itu adalah investasi terbaik saat ini. JANGAN SAMPAI TERLEWATKAN.”

Tonggak yang paling populer memanfaatkan narasi yang semakin lazim di kalangan pendukung Bitcoin dan bahkan lebih luas lagi. Dalam kondisi jutaan orang mencari tunjangan karena menjadi pengangguran, pasar saham secara paradoks justru menunjukkan peningkatan.Teori ini ada di balik pusat narasi mengenai pemerintah dan bank sentral menggunakan pandemi Covid-19 untuk menciptakan keadaan “neo-feodalisme”, menurut tuan rumah RT Max Keizer.Bank-bank sentral membeli ekuitas, dengan dalih hukum yang sebenarnya sangat diragukan, untuk memperkaya kelompok minoritas dan membuat para pelaku pasar utama tetap kuat secara finansial sementara peserta lain kalah dalam pertarungan.

Hidup Uang Tunai!

Tindakan bank sentral tersebut akhirnya berhasil membuat dolar menguat dan menyebabkan kehancuran pada pasar saham global pada bulan Maret lalu.

Uang tunai, yang padahal disebut sebagai “sampah” oleh Ray Dalio pada bulan Januari sebelumnya, dipandang sebagai satu-satunya sebagai “juru selamat” oleh para investor. Kepanikan ini mengakibatkan tekanan likuiditas yang besar.

Posisi Takhta Masih Goyah

Terlepas dari slogan “Hidup Uang Tunai!” tersebut, beberapa pemimpin bisnis percaya bahwa waktu untuk uang tunai berjaya hanya sebentar. Hal ini disebabkan karena stimulus moneter yang secara agresif diterapkan dan diprakarsai oleh bank sentral.

Menurut Mark W. Yusko, Pendiri Morgan Creek, Bitcoin adalah “yang selanjutnya” menempati takhta tersebut. Ia juga memprediksi gelombang kejut ekonomi yang sebanding dengan depresi hebat.

Sementara itu, Kiyosaki berpendapat dolar hanya akan menghancurkan ekonomi dunia, dan krisis pandemi ini hanya akan memicu ledakannya.

Baca juga: Harga Emas Makin Tinggi, Bagaimana dengan Bitcoin?

Bitcoin Mengalahkan Kredensial Logam Mulia

Lebih lanjut, Kiyosaki berpendapat bahwa solusinya ada pada Bitcoin. Cara ini akan membuat opsi untuk keluar dari model fiat.

“Alasan saya mendukung Bitcoin hanya karena satu alasan, yaitu Anda bukan bagian dari sistem”.

Sementara itu, emas telah mengalami peningkatan bahkan mendekati nilai All-Time-High-nya sejak tahun 2011 silam. Bahkan perak yang kurang dilihat seperti aset dibandingkan emas dan Bitcoin, mengalami kenaikan yang kuat sejak Maret lalu.

Seperti yang dicatat oleh Saifedean Ammous, Penulis buku populer “The Bitcoin Standard”, bagaimanapun perak pada akhirnya akan menjadi mudah untuk diproduksi dibandingkan emas, dan hal tersebut membuatnya tidak dapat menjadi solusi yang benar-benar menarik.

Bitcoin adalah bentuk uang yang paling kuat. Hal ini disebabkan karena Bitcoin merupakan bentuk uang pertama yang tidak dapat dimanipulasi oleh manusia untuk diproduksi secara cepat. Tidak seperti emas, produksinya dibatasi hanya oleh waktu manusia. Emas juga memiliki kelangkaan absolut.

SumberSumber Artikel



Sumber : news.tokocrypto.com

Polkadot Sudah Siap Meluncurkan Parachain Pertamanya

Hampir lima tahun setelah Multichain Heterogen pertama kali diluncurkan di dalam Whitepaper Polkadot, parachains sekarang secara resmi siap diluncurkan di Polkadot. Polkadot secara teknis sudah mampu mendukung parachains pertamanya. Pendiri Polkadot Gavin Wood dan Robert Haberneier Bersama diikuti oleh mosi Dewan Polkadot bahwa mereka akan membuka lelang pertama untuk slot parachains yang diusulkan agar dimulai pada tanggal 11 November 2021. 

Parachains Polkadot merupakan salah satu komponen paling integral dan blockchain beragam  dan khusus yang terhubung ke dalam rantai relay Polkadot serta aspek multichain dari arsitektur polkadot. 

Sangat penting untuk diketahui bahwa parachains sudah berhasil diterapkan dan dijalankan pada jaringan Kusuma sejak Juni 2021. Dalam beberapa bulan Kusama sudah berhasil melelang 11 slot parachains. Sehingga terlihat banyak aktivitas yang besar dan berjalan dengan lancar pada jaringan Kusama. Hal ini menjadi sebuah faktor yang penting mengingat kesiapan Polkadot untuk peluncuran Parachains. 

Pembaruan Sistem Polkadot

Polkadot akhir-akhir ini memperbarui beberapa sistem 

  • Jadwal Lelang Slot Parachain ke 4 Kusama telah disetujui, pada lelang kali ini akan disediakan 8 slot tidak seperti sebelumnya yang hanya 5 slot. 
  • Polkadot siap meluncurkan parachain pada pertengahan November.
  • Zenlink memperkenalkan proyek Tokenomic.
  • Moonbeam & Moonriver mengintegrasikan solusi Mosaic Bridge, memungkinkan transfer WETH & USDC antar blockchain seperti: Arbitrium, Avalanche C-Chain, Polygon dan Ethereum Mainnet.
  • Acala meluncurkan Liquid Crowdloan DOT (lcDOT).

Jadwal dan Skema Lelang Parachain Polkadot

Polkadot juga juga sudah melakukan perencanaan terkait jadwal dan skema lelang Parachain yang akan dimulai dibulan November. Jadwal dan Skema Lelang Parachain Polkadot yang terdiri dari 11 lelang antara lainnya sebagai berikut. 

Lelang Pertama

Lelang pertama ini akan dimulai pada 11 November 2021 dan akan berakhir pada 13 November 2021, serta penawaran berakhir pada tanggal 18 November 2021. Pemenang lelang Parachains akan di ikut sertakan pada 17 Desember 2021 untuk periode 17 Desember 2021 hingga 20 Oktober 2023. 

Lelang Kedua

Untuk lelang kedua dimulai pada tanggal 18 November 2021 dan periode lelang akan berakhir pada tanggal 13 November 2021, serta penawaran akan berakhir pada tanggal 25 November 2021. Pemenang Parachains akan diikutsertakan pada 17 Desember 2021 untuk periode 17 Desember 2021 hingga 20 Oktober 2023. 

Lelang Ketiga

Selanjutnya, lelang ketiga parachains akan dimulai pada tanggal 25 November 2021 yang mana periode lelang akan berakhir pada tanggal 27 November 2021 dan Bidding akan berakhir pada tanggal 2 Desember 2021. Pemenang lelang juga akan diikut sertakan pada perideo 17 Desember 2021 hingga 20 Oktober 2023. 

Lelang Keempat

Lelang selanjutnya yang keempat akan dimulai pada tanggal 2 Desember 2021 dan akan berakhir pada tanggal 4 Desember serta Bidding akan berakhir pada tanggal 9 Desember 2021. Seperti lelang sebelumnya pemenang lelang akan di ikutkan di periode 17 Desember 2021 hingga 20 Oktober 2023. 

Lelang Kelima

Untuk lelang parachains kelima dimulai pada tanggal 9 Desember 2021 dan lelang akan berakhir pada tanggal 11 Desember 2021 serta Bidding terakhir akan berakhir pada tanggal 16 Desember 2021. Pemenang lelang akan di ikutkan pada periode 17 Desember 2021 – 20 Oktober 2023

Lelang Keenam

Lelang Parachains keenam akan dimulai pada tanggal 23 Desember 2021 dan akan berakhir pada tanggal 25 Desember 2021. Dengan bidding akan berakhir pada tanggal 30 Desember 2021. Pemenang lelang parachains akan diikutsertakan di periode 11 Maret 2022 hingga 11 Januari 2024

Lelang Ketujuh

Untuk lelang ketujuh juga akan dimulai tanggal 6 Januari 2022 dengan periode akhir lelang pada tanggal 8 Januari 2022. Bidding terakhir pada tanggal 13 Januari 2022. Pemenang lelang parachains akan diikutsertakan di periode 11 Maret 2022 hingga 12 Januari tahun 2024

Lelang Kedelapan

Lelang yang kedelapan Parachains akan dimulai pada 20 Januari 2022 dan akan berakhir pada tanggal 22 Januari 2022. Penawaran bidding terakhir akan berakhir pada tanggal 27 Januari 2022. Pemenang lelang parachains pada lelang kedelapan akan diikutsertakan di periode 11 Maret 2022 hingga 12 Januari 2024. 

Lelang Kesembilan

Lelang parachains yang kesembilan akan dimulai pada tanggal 3 Februari 2022 dan akan berakhir pada 5 Februari 2022. Penawaran bidding akan berakhir di tanggal 10 Februari. Pemenang lelang parachains kesembilan akan diikutkan di periode 11 Maret 2022 hingga 12 Januari 2024

Lelang Kesepuluh

Lelang parachains yang kesepuluh dimulai tanggal 17 Februari 2022 dan periode lelang akan berakhir pada tanggal 19 Februari 2022. Penawaran bidding akan berakhir pada tanggal 24 Februari 2022. Seperti lelang sebelumnya pemenang lelang akan diikut sertakan ke periode 11 Maret 2022 hingga 12 Januari 2024

Lelang Kesebelas

Lelang terakhir yaitu lelang kesebelas akan dimulai pada tanggal 3 Maret 2022 dan lelang akan berakhir pada tanggal 5 Maret 2022. Penawaran bidding akan berakhir pada tanggal 10 Maret 2022. Pemenang dari lelang ini akan diikut sertakan di periode hari berikutnya yaitu 11 Maret 2022 hingga tanggal 12 Januari 2024.



Sumber : news.tokocrypto.com

Investor Optimis Harga Bitcoin Naik di Bulan Mendatang

Bitcoin telah mengalami reli yang cukup kuat sejak posisi terendahnya pada dua minggu lalu. Raja mata uang crypto saat penulisan ini ditulis berada dikisaran Rp192,7 juta, jauh di atas posisi terendahnya selama koreksi pada September lalu di Rp155 juta. Banyak investor yang berharap, Bitcoin terus melaju ke arah yang lebih tinggi lagi di bulan-bulan mendatang.

Baca Juga: ConsenSys dan Protocol Labs Integrasikan Filecoin Jadi Alat Pengembangan Ethereum

Harapan ini juga didukung dengan beberapa indikator yang ada, seperti Indikator Satu Hari dari Fisher Transform. Indikator tersebut menunjukan Bitcoin berada di level tertinggi jangka menengah sejak Mei-Agustus tahun lalu, dan Februari tahun ini.

Analis: Harga Bitcoin Bisa Lebih Tinggi di Bulan Mendatang

Terlepas dari pergerakan harga di atas, beberapa analis memperkirakan Bitcoin akan menuju ke harga yang lebih tinggi lagi dalam beberapa bulan ke depan.

Real Vision, outlet media keuangan terkemuka, beberapa waktu lalu mengeluarkan hasil Survei Bursa Real Vision terbaru. Dalam laporan tersebut, sebagian besar investor sangat optimis Bitcoin akan reli lebih tinggi lagi di bulan mendatang.

Dengan melihat ekuitas dan mata uang seperti USD, EUR, AUD, dan lainnya yang mengarah lebih rendah, imbal hasil obligasi di Amerika akan turun, emas yang diprediksi akan meningkat tetapi sedikit, serta reli Bitcoin baru-baru ini, membuat sentimen positif terhadap pasar Bitcoin semakin kuat.

Bill Barhydt, CEO Abra juga memunjukan sentimen positifnya terhadap Bitcoin. Bahkan, hingga saat ini portofolio mata uang crypto tersebut terus bertambah dan mencapai 50% dari portofolio keseluruhan.

Baca Juga: Ethereum, Blockchain Pertama dengan Transaksi $1 Triliun Setahun

“Ada 3 alasan saya percaya… Fundamental, Teknis, dan Sentimen.”

Banyak investor yang berharap, stimulus fiskal di Amerika nanti akan berpotensi mendorong BTC ke harga yang lebih tinggi lagi. Termasuk faktor, adanya devaluasi dolar AS yang membuat kenaikan Bitcoin di bulan-bulan mendatang semakin mungkin terjadi.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Mengenal Binance Smart Chain dan Atributnya

BSC atau Binance Smart Chain ialah sebuah platform yang memiliki tujuan penggunaan yaitu untuk menurunkan biaya transaksi serta menyediakan sebuah ruang dalam pembuatan DApps serta berbagai produk De-Fi lainnya. Ingin tahu lebih jauh tentang Binance Smart Chain? Simak ulasan berikut!

Tentang Binance Smart Chain

BSC merupakan sebuah jaringan blockchain yang pembangunannya dimaksudkan untuk menjalankan aplikasi yang memiliki basis smart contract. Ia berjalan secara parallel dengan Binance Chain yaitu memungkinkan pengguna mendapatkan hal terbaik dari dua hal yaitu kapasitas transaksi BSC yang tinggi serta fungsionalitas dari smart contract BSC. 

BSC sendiri melakukan penerapan menggunakan mesin virtual ethereum atau EVM. Mesin ini memungkinkan adalah perjalanan aplikasai berbasis ethereum contohnya MetaMask. Adapun tujuan pembuatannya ialah untuk membuat para pengembang membangun sebuah aplikasi yang terdesentralisasi (DApps). Selain itu tujuan lainnya ialah untuk membantu pengguna mengelola asset-aset digital mereka melalui chain menggunakan latensi yang rendah namun kapasitasnya besar. 

Di awal tahun 2021, Binance Smart Chain memiliki daya tarik yang besar karena kemacetan Ethereum serta masalah biaya gas. Hal ini menyebabkan banyak pengembang serta para investor yang melakukan pengintaian untuk mencari opsi lainnya. Hadirnya komunitas BSC ini membuat jaringan ini menjadi lebih menarik bagi pengguna baru. Hal ini dikarenakan ini bisa menjadi sebuah alternative untuk menghemat biaya dan memiliki kestabilan.  

Atribut Binance Smart Chain

Berikut ini adalah beberapa atribut Binance Smart Chain yang perlu anda ketahui:

Blockchain Independen

Atribut pertama yang dimiliki oleh BSC adalah blockchain yang independen. Meski ia berjalan secara parallel dengan Binance Chain, akan tetapi BSC ini memiliki blockchain sendiri. Sehingga meski Binance Chain telah berhenti beroperasi atau bekerja, si BSC ini bisa tetap menjalankan fungsi teknis dan bisnis.

Kompatibel dengan Ethereum

Dalam BSC terdapat smart contract yang kompatibel dengan Ethereum. Adanya fitur atau atribut ini bisa membuat pengembang membangun ataupun sekedar memindahkan DApss, alat serta komponen lainnya di jaringan BSC tanpa harus ada banyak friksi. 

Mendukung Staking serta Tata Kelola Berbasis Komunitas

Ketiga, anda harus tahu bahwa BSC sangat mendukung staking serta tata kelola berbasis komunitas. Model konsesus yang dijalankan oleh platform ini adalah proof-of-stake atau PoS terutama proof-of-stake-authority. Token asli BSC yaitu Binance Coin atau BNB ini bisa di stake untuk melakukan kontribusi di keamanan jaringan serta memberikan suara pada protocol tata kelola komunitas. Transaksi juga bisa menjadi lebih cepat karena menggunakan mode PoS ini. 

Interoperabilitas Asli

Pengguna sangat mudah ketika memindahkan cryptocurrency mereka antara Binance Chain dengan BSC. Hal ini tidak lain adalah karena Binance Chain dan BSC bisa bebas berkomunikasi tanpa adanya friksi. BSC memang bukan solusi lapisan 2 karena ia merupakan blockchain yang independen. 

Proof of Staked Authority

Binance Smart Chain ini bisa menggunakan penggabungan Proof of Stake (PoS) serta proof-of-authority (PoA) demi bisa mencapai konsesus jaringan serta untuk menjaga keamanan dari blockchain itu sendiri. Terdapat validator yang terpilih untuk bergiliran mengonfirmasi adanya transaksi jaringan serta diberikan tugas untuk menghasilkan blok melalui PoA. Hal ini yang akan mempertimbangkan jumlah saham serta bagaimana reputasi di komunitas. Bagi yang ingin menjadi seroang validator, maka pengguna yang bersangkutan harus staking BNB terlebih dahulu. 

Dengan model konsesus ini maka BSC bisa mencapai waktu blok sekitar 3 detik saja. Apabila blok yang telah di usulkan oleh seorang validator ditambahkan ke chain, maka mereka bisa menerima biaya transaksi yang keluar dari blok sebagai sebuah hadiah. 

Kuorum Validator

Untuk melakukan pengamanan pada jaringan BSC maka diperlukan kuarom validator. Blockchain memiliki 21 validator yang bisa dipilih oleh para pelaku staking BNB di setiap 24 jam. Seluruh pengguna bisa menjadi kandidat dalam pemilihan validator namun yang bisa dipilih untuk melakukan set validator berikutnya hanyalah yang termasuk dalam 21 node dengan jumlah staking tertinggi. 

Dalam platform ini anda harus mengenal periode “epoch”. Ini merupakan sebuah set validator yang dapat berpengaruh pada jaringan BSC. Periodenya sendiri terdiri dari sekitar 240 blok yaitu sekitar 20 menit. Selain itu terdapat pula penerapan pemotongan yang berfungsi untuk melakukan pencegahan terhadap para pelaku kejahatan yang memvalidasi transaksi yang tidak akurat ataupun melakukan penandatanganan secara ganda. Adanya pemotongan ini di rancang untuk mengekpos penyerang serta membuat upaya mereka menjadi sangat mahal untuk di jalankan. 

BNB atau Koin Binance

BNB ialah sebuah token utilitas asli ekosistem dari binance yang bisa di gunakan untuk BSC dan Binance Chain. Untuk melakukan pembayaran biaya transaksi pada platform BC serta DEX Binance, staking serta transfer asset maka menggunakan BNB. Ia juga bisa di andalkan untuk menjalankan sebuah smart contract di BSC. 

Jika anda juga ingin berpartisipasi pada keamanan jaringan serta mendapatkan hadiah BNB tambahan maka anda dapat melakukan stake BNB pada smart contract. Anda juga bisa mendelegasikan saham kepada para validator BSC pilihan serta bisa mendapatkan imbalan yang cukup proporsional. Validator juga memiliki kekuatan penuh untuk memutuskan banyaknya BNB yang di kumpulkan serta biaya gas yang di perlukan untuk melakukan distribusi pada delegator. 

Itulah ulasan tentang Binance Smart Chain dan Atributnya yang perlu dan penting untuk anda ketahui. Simak ulasan lainnya hanya di tokocrypto.com.



Sumber : news.tokocrypto.com