Category Archives: Tokocrypto

Serupa Tapi Tak Sama, Ini Dia Perbedaan Seni dan Desain!

Apa perbedaan seni dan desain? Bagi Anda yang ingin terjun di dunia seni, pertanyaan semacam ini tentu pernah terlintas dalam pikiran. Keduanya terlihat saling berhubungan dan tak bisa dipisahkan. Nah, alangkah baiknya sebelum berkarya, simak ulasan mengenai perbedaan seni dan desain berikut ini!

Seni vs Desain, Serupa tapi Tak Sama

Selama ini, batas antara seni dan desain selalu menjadi perbedaan. Ada yang menganggap bahwa desain adalah sebuah seni. Namun, tidak sedikit juga yang menentang. Beberapa orang tidak memasukkan desain sebagai sebuah karya seni karena desain dinilai tidak punya “power” untuk menggugah emosi.

Akan tetapi, jika ditelisik lebih lanjut, memang seni cenderung lahir karena pemikiran penciptanya. Sementara itu, desain umumnya lahir karena ada kehendak lain di luar pembuatnya. Maka dari itu, seni dianggap punya kemampuan untuk menggugah emosi penikmatnya, sedangkan desain tidak. Untuk memahami apa saja poin yang membedakan seni dan desain, terus simak artikel ini.

Memahami Perbedaan Seni dan Desain

Memahami Perbedaan Seni dan DesainJika dilihat dari sudut pandang tertentu, seni dan desain memang terlihat serupa. Beberapa elemen dari keduanya pun membuat seni dan desain bisa bersimpangan di satu titik. Untuk memudahkan Anda memahami perbedaan seni dan desain, 5 poin  di bawah ini bisa dijadikan acuan dasar.

1. Definisi

Dari definisi, seni dan desain sudah berbeda. Seni merupakan bentuk ekspresi diri atas ide atau gagasan kreatif maupun imajinatif yang dimiliki penciptanya. Sedangkan desain di sisi lain adalah hasil pemikiran desainer atas sebuah rencana untuk menyelesaikan sebuah problem yang ada lebih dulu.

2. Pemicu dan Pendorong

Definisi tersebut kemudian menjelaskan bahwa seni dan desain lahir karena penyebab yang berbeda. Seni lahir karena dipicu oleh kondisi internal penciptanya (gagasan kreatif). Sedangkan desain muncul karena adanya suatu kondisi eksternal pembuatnya (problem yang sudah ada yang berasal dari luar diri pembuatnya).

Di sisi lain, seni lahir dengan dorongan pengalaman sang seniman. Seniman mengalami suatu kejadian yang kemudian menjadi dasar penciptaan karyanya. Sementara itu, desain lahir dari dorongan kepada desainer untuk menemukan solusi pemecah masalah. Desainer menghasilkan sebuah desain sebagai sebuah jawaban atas suatu permasalahan yang sedang terjadi.

3. Cakupan

Cakupan seni tidak terbatas karena seniman membuatnya atas kemauan yang datang dari dalam dirinya. Sedangkan, desain bersifat terbatas dan dapat diperbaiki. Sebab, desain pada dasarnya muncul karena adanya suatu masalah yang butuh penyelesaian. Oleh karenanya, pembuatan desain harus menyesuaikan dengan masalah tersebut agar bisa menjadi solusi.

4. Interpretasi dan Tujuan

Interpretasi seni sangat variatif, bergantung pada background dan pengalaman orang yang mengamatinya. Maka, tidak mengherankan lagi jika penafsiran sebuah lukisan, misalnya, bisa sangat beragam. Di sisi lain, interpretasi desain sebisa mungkin tidak menimbulkan perbedaan tafsir. Jika terdapat perbedaan tafsir, maka desain tersebut dianggap ambigu dan kurang meyakinkan sebagai solusi masalah.

5. Atribut

Poin terakhir perbedaan seni dan desain adalah atribut. Seni identik dengan kreativitas, inovasi, serta ekspresi. Sedangkan, desain lebih dekat dengan sifat praktis dan gagasan cerdas yang intuitif karena fungsinya sebagai pemecah masalah.

Peluang bagi Seni dan Desain dalam NFT

Sekarang, mari membahas hubungan seni dan desain dalam NFT. Dari keduanya, manakah yang bisa dijadikan aset digital NFT?

Ternyata, baik seni maupun desain bisa dijadikan aset digital melalui NFT. Jadi, baik seniman maupun desainer sama-sama bisa mengambil peran di NFT. 

Melalui NFT, seniman tidak perlu takut karyanya dijiplak tanpa ada pemenuhan hak cipta. Pasalnya, NFT memungkinkan seniman untuk memberikan ’identitas’ unik bagi tiap karya yang dibuatnya.

Begitu pun dengan desainer. Dengan adanya NFT, desainer bisa mengamankan desain yang sudah mereka buat. Tidak perlu khawatir lagi dengan pencurian desain yang merugikan Anda sebagai perancang desain. Sebab, desain yang telah menjadi aset digital NFT dilengkapi dengan identitas khusus dan disimpan dalam blockchain.

Contoh Seni dan Desain dalam Bentuk NFT

Berikut ini terdapat contoh dari seni dan juga desain yang dijadikan ke dalam bentuk NFT, yaitu:

1. Seni

Contoh karya seni yang dijadikan NFT ini berhasil menjadi salah satu NFT art termahal sepanjang tahun 2021. Bagaimana tidak, kreator di balik NFT ini merupakan seorang digital artist kenamaan yaitu Beeple. 

NFT yang diberi judul “Ocean Front” ini sengaja dibuat untuk menggambarkan bahaya dari perubahan iklim di dunia dan memberikan peringatan bagi manusia. NFT ini berhasil terjual di Nifty Gateway dengan harga 6 juta USD, lho!

NFT art2. Desain

Selain seni, ada pula NFT yang berupa sebuah desain, contohnya seperti NFT berikut ini yang menggambarkan desain dari sebuah bangunan pertokoan, dengan salah satu bagiannya merupakan sebuah cafe. NFT yang diberi judul “Downtown Cafe #1” ini merupakan hasil karya Merchant bernama Architect_NFT dan sudah di-minting di TokoMall. 

Merchant tersebut merupakan seorang mahasiswa jurusan arsitektur yang juga terjun ke dunia NFT. NFT yang satu ini dibanderol harga Rp500.000,00 atau sekitar 21,89 TKO, serta telah tersedia untuk diperjualbelikan.

seni NFT paling topBaca juga: Ternyata Inilah Penyebab NFT Menjadi Mahal!

Nah, itu dia perbedaan seni dengan desain. Dilihat dari tujuan pembuatannya saja, seni dan desain sudah sangat berbeda. Satu dibuat sebagai bentuk ekspresi, sedangkan lainnya merupakan solusi atas suatu problem. Meski berbeda, keduanya secara umum tetap bisa dijadikan aset digital melalui NFT, lho. Jadi, tunggu apa lagi? Setelah membaca artikel ini, langsung ciptakan karya NFT pertama Anda melalui TokoMall!



Sumber : news.tokocrypto.com

Amankan Masa Depan Anda dengan Investasi Bitcoin

Kemajuan industri dan teknologi, investasi saat ini semakin mudah untuk dilakukan. Berbagai kalangan sudah memulai investasi dan menentukan jenis investasinya sedari dini untuk kehidupan masa depan. Salah satu investasi yang saat ini menjadi banyak diperbincangkan adalah aset kripto. Masa depan bitcoin diprediksikan akan menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak dicari.

Masa Depan Anda dengan Investasi Bitcoin

Ada beberapa hal yang mendorong aset kripto sebagai instrumen investasi yang menjanjikan, Diantaranya:

1. Return on Investment yang Besar

Return on Investment atau ROI merupakan laba atas investasi yang dihitung berdasarkan hasil pembagian dari pendapatan yang dihasilkan dengan besaran modal yang ditanam.

2. Sifatnya yang Terdesentralisasi

Aset kripto  menggunakan teknologi yang mendasarinya yaitu Blockchain, teknologi tersebut yang memungkinkan dilakukannya desentralisasi dan memberikan kesempatan bagi semua user untuk menjadi bagian dari validator atau nodes untuk memproses transaksi. Sehingga transaksi dapat di proses secara cepat

3. Jumlahnya yang Terukur

Seperti diketahui, Satoshi Nakamoto si pencipta Bitcoin, membatasi kepingan bitcoin hanya akan ada 21 juta Bitcoin di dunia dan saat ini mencapai 80% atau sekitar 16,8 juta BTC. Hal tersebut menjadikan harga bitcoin akan terus naik ke depannya. 

Sejalan dengan aset kripto yang paling dahulu muncul yakni bitcoin, aset-aset kripto lainya pun punya batasan kepingan tertentu untuk membatasi peredaran aset kripto tersebut.

4. Legal sebagai Komoditi di Indonesia

Aset kripto seperti bitcoin dan altcoin lainya, sudah legal di Indonesia sebagai komoditi berjangka yang aturanya tercakup pada Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Nomor 5 Tahun 2019.

Melalui landasan hukum tersebut, pemilik platform exchange bursa berjangka bisa menambahkan aset kripto ke deretan instrumen keuangan yang bisa diperjual-belikan dengan rupiah di Indonesia.

Selain alasan-alasan diatas yang mendorong aset kripto sebagai salah satu instrumen investasi yang paling baik. Seperti halnya aset investasi lain, Anda perlu untuk menciptakan portofolio yang sejalan dengan toleransi risiko dan tujuan finansial.

Maka dari i itu, Anda dapat memulai dengan memeriksa kriteria yang mendukung portofolio kripto; seperti manajemen risiko. Lalu manfaatkan untuk mengembangkan perencanaan dengan berbagai tipe aset kripto dalam bermacam-macam kategori. Setelah itu, Anda harus selalu mengingat untuk memanajemen portofolio Anda. Sehingga investasi jangka panjang berjalan dengan lancar.

Setelah Anda mengetahui alasan kenapa bitcoin menjadi aset investasi masa depan dan menciptakan portofolio untuk investasi jangka panjang. Selanjutnya adalah menentukan tujuan finansial apa yang Anda akan targetkan. Dari berbagai cerita yang pernah diungkapkan oleh media, masa depan bitcoin atau aset kripto dapat mengabulkan impian untuk membeli suatu barang yang  diinginkan.

Manfaat Investasi Bitcoin di Masa Depan

Pada berbagai media banyak cerita tentang kisah seseorang yang berhasil mewujudkan impiannya dengan berinvestasi pada aset kripto. Salah satunya terjadi di Texas, Amerika Seriikat, dikutip dari tempo.co seorang ibu rumah tangga yang mampu membeli rumah real estate dengan menggunakan hasil dari investasi bitcoin. Lalu, apa saja sebenarnya manfaat atau hal yang bisa anda wujudkan dengan investasi kripto?

Dana Cadangan

Kemudahan untuk menukarkan aset investasi kripto dengan uang fiat ini bisa Anda gunakan di masa depan untuk kebutuhan-kebutuhan yang mendesak. Dengan waktu kurang dari 24 jam anda sudah bisa mencairkan aset kripto anda, sehingga anda tidak perlu khawatir dengan cara yang lama untuk menukarkan aset anda.

Rumah/ Properti

Banyak orang beranggapan membeli rumah dari hasil investasi adalah hal yang mustahil. Namun, dari cerita dari seorang ibu rumah tangga di Texas, Amerika Serikat tersebut membuat anggapan banyak orang terbukti salah. Dengan management investasi yang tepat bukan tidak mungkin Anda juga dapat membeli rumah menggunakan hasil investasi kripto.

Pendidikan 

Biaya pendidikan yang dari tahun ketahun semakin naik ini bisa anda siapkan dengan investasi di set kripto. Dengan aset kripto yang terus naik  biaya pendidikan anak anda, merupakan hal yang perlu disiapkan sedini mungkin.

Selain ketiga pilihan tujuan investasi dari aset kripto di atas, Anda juga bisa menggunakannya untuk kegiatan sehari-hari. Ada banyak platform di dunia yang sudah menerima pembayaran menggunakan bitcoin atau kripto. Seperti menggunakan purse.io untuk berbelanja di marketplace Amazon, atau membeli tiket penerbangan dan pemesanan hotel dengan Bitcoin, melalui Expedia, Cheap Air dan Surf Air

Itulah beberapa hal yang bisa Anda lakukan dari hasil investasi di aset kripto. Dengan masa depan bitcoin yang diprediksi akan terus meningkat. Tidak ada salahnya untuk memulai investasi dari sekarang. 

Anda bisa memulai berinvestasi aset kripto dengan mendaftarkannya di Tokocyrpto. Sebagai platform exchange aset kripto yang sudah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), Tokocyrpto akan selalu mengedepankan keamanan yang kenyamanan para penggunanya. Kunjungi media sosial kami @Tokocrypto atau website kami untuk lebih mengenal Tokocrypto!



Sumber : news.tokocrypto.com

Lima Aset Kripto Metaverse Paling Top

Aset kripto terkait metaverse kian digemari akhir-akhir ini. Axie Infinity (AXS), Decentraland (MANA), Sandbox (SAND), Enjin Coin (ENJ) dan Render Token (RNDR) adalah lima kripto metaverse paling top.

Metaverse adalah dunia virtual dimana pengguna bisa bersosialisasi, belanja, bekerja, mencari hiburan dan sebagainya. Aset kripto dikabarkan akan menjadi alat pembayaran di dunia tersebut.

Baca jugaShiba Inu (SHIB) Siap-Siap Gemparkan Metaverse

Berikut adalah aset kripto metaverse teratas menurut data CoinGecko.

Pertama, Axie Infinity (AXS). AXS telah meroket sebesar 24 ribu persen dalam setahun terakhir. Axie Infinity merupakan game dimana pemain berternak hewan Axie dan bersaing dengan pemain lain untuk mendapatkan imbalan token.

Token Axie yaitu AXS dan Smooth Love Potion (SLP) dapat dipertukarkan dengan uang fiat. Hal ini menjadikan Axie Infinity menarik minat banyak orang, terutama di masa pandemi. Sejumlah pemain menghasilkan cuan untuk menutupi kerugian ekonomi akibat COVID-19.

Kedua, Decentraland (MANA) adalah platform realitas virtual tiga dimensi yang dapat dikunjungi. Pengguna hanya membutuhkan peramban web untuk menjadi tamu di dunia virtual ini.

Pemain dapat membeli kavling lahan menggunakan token MANA. Sejumlah pengguna memakai lahan tersebut untuk membangun ruangan dan permainan, seperti restoran, kasino dan labirin.

Konser musik juga diadakan di Decentraland. Artis musik Deadmau5 dan Paris Hilton termasuk yang sudah menggelar konser di dunia virtual tersebut.

Ketiga, Sandbox (SAND) mirip dengan Decentraland dimana pemain bisa membeli lahan yang bebas digunakan untuk apapun. Bedanya, Sandbox belum sepenuhnya meluncurkan dunia virtual kepada publik.

Kendati demikian, Sandbox memiliki kustomisasi lebih banyak dan fokus kepada penciptaan NFT. Pengguna dapat membuat NFT sendiri lalu memperjualbelikannya. Selain itu, Sandbox memiliki kemitraan dengan marketplace NFT OpenSea.

Keempat, Enjin Coin (ENJ) adalah platform dimana pengguna dapat menciptakan dan mengelola NFT. ENJ terintegrasi dengan sejumlah platform gaming dan memungkinkan pengguna memakai item di dalam beberapa game sekaligus.

Baca jugaSouth Park Memprediksi Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran Masa Depan

Sebagai contoh, pedang di dalam game sebelumnya terbatas hanya dalam satu game. Dengan ENJ, pedang itu dapat diperjualbelikan atau dipindahkan ke game lain. Hal ini berarti item tersebut menjadi pemilik pemain seutuhnya.

Kelima, Render Token (RNDR) adalah infrastruktur desentralistik yang memanfaatkan kekuatan komputasi untuk melakukan rendering atau penggambaran konten digital.

Konten tiga dimensi sangat penting bagi dunia metaverse yang memakai virtual reality dan juga augmented reality. Dengan RNDR, pencipta konten tidak harus merogoh kocek dalam untuk melakukan operasi rendering. RNDR membantu pencipta membuat konten 3D secara hemat dan ramah lingkungan.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

South Park Memprediksi Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran Masa Depan

Meski pasar crypto secara keseluruhan telah bertumbuh dengan baik, terutama beberapa aset yang menjadi alat pembayaran. Namun ada pandangan yang menarik yang khusus dilayangkan kepada Bitcoin (BTC).

Belum lama ini, crypto utama ini telah menjadi cameo di acara populer South Park setelah lebih dari satu dekade dan perasaan terpecah atas episode tersebut. Ini memprediksi masa depan untuk Bitcoin tetapi menyebut kelas aset sebagai skema Ponzi dengan gaya satir yang khas.

Dalam sebuah episode di musim ke-24 pertunjukan. Bitcoin dan crypto yang dipilih adalah satu-satunya cara bertransaksi yang dapat diterima di masa depan. Episode berjudul “Pasca COVID” berlatar 40 tahun ke depan saat dunia mencapai tahap akhir pandemi dan manusia membayar barang dengan kartu Bitcoin melalui kode QR.

Baca jugaPompliano: Bitcoin $100.000 Sudah Dekat

Dalam episode tersebut, protagonis Stan Marsh memasuki sebuah motel bernama Super 12 Motel Plus mencari akomodasi untuk malam itu. Di dunia baru, nama merek memiliki kata “super” dan “plus” yang melekat padanya dan tanda di meja bertuliskan “ONLY Bitcoin.”

“Ini masa depan – kita semua telah memutuskan bahwa perbankan terpusat dicurangi sehingga kami lebih percaya pada skema Ponzi terbang-demi-malam,” ujar resepsionis motel memberi tahu Stan.

Referensi Bitcoin sebagai skema Ponzi diambil telah membuat produser acara dikecam oleh beberapa maksimalis Bitcoin. Namun, yang lain melihat humor dalam episode yang sejalan dengan sifat satir South Park dan mengambil hikmah bahwa aset tersebut akan diadopsi secara luas di masa depan.

Baca jugaKenalkan Penyimpanan Terdesentralisasi, Crust Bermitra dengan BSC

Pada tahun 2009, acara tersebut melemparkan ejekan pada lembaga keuangan tradisional setelah krisis keuangan global.

Episode berjudul “Margaritaville” mengikuti ayah Stan yang membawanya ke bank untuk belajar tentang pentingnya tabungan dan meminta dia untuk menyetor $100. Stan dengan ragu-ragu mendekati bankir dan menyerahkan uang kepadanya, sementara bankir memberi tahu dia tentang peluang investasi.

“Kita bisa menaruh cek itu di reksa dana pasar uang, lalu kita akan menginvestasikan kembali pendapatannya ke rekening mata uang asing dengan bunga majemuk aaa dan itu hilang,” kata bankir itu kepada Stan yang bingung.

Tidak hanya South Park, banyak kartun lainnya seperi The Simpson mengatakan bahwa BTC menjadi pembayaran.

Pada intinya, apa yang dulu meragukan Bitcoin kini sudah sangat optimis terhadapnya. Fundamental dan dukungan kuat dari banyak institusi telah membuat BTC menjelma menjadi sebuah mata uang digital yang kuat untuk bersaing di era ekonomi digital.  Sehingga, apa yang diramalkan di acara tersebut kemungkinan akan benar terjadi. Kita lihat saja!

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Transaksi Bitcoin Terbesar Baru Saja Terpecahkan, Berapa Ya Nilainya?

Dengan harga Bitcoin yang terus mendekati $13.000, salah satu dompet crypto dikabarkan baru saja melakukan transaksi Bitcoin dengan memindahkan uang sebesar lebih dari $1 miliar.

Menurut data on-chain, pemegang dompet BTC tersebut memindahkan lebih dari 88.857 BTC atau bernilai $1,15 miliar – dengan biaya pengiriman hanya 0,00027847 BTC, atau setara $3,58 pada saat berita ini dipublikasikan. Koin-koin tersebut dikonfirmasi di blok 654.364 pada 26 Oktober.

Baca Juga: Perusahaan Besar Dukung Bitcoin, Sebentar Lagi Giliran Bank

Data dari platform analitik CrystalBlockchain, tampaknya menunjukkan bahwa pengguna mengirim koin dari alamat dompet yang diberi label sebagai dompet Xapo Bitcoin. Pada 2019 lalu, Coinbase Custody mengakuisisi bisnis institusional Xapo, ada kemungkinan bahwa $1,15 miliar dalam bentuk Bitcoin berasal dari bursa yang berbada di Amerika Serikat.

Transaksi ini adalah pergerakan terbesar dari semua cryptocurrency berdasarkan nilai mata uang fiat, sebelumnya Bitfinex mencatat rekor sebagai pemegang transaksi Bitcoin terbesar pada bulan April lalu. Saat itu, mentransfer 161.500 BTC – $1,1 miliar – dengan biaya hanya $0,68.

Walaupun sebenarnya, transaksi Bitcoin ini masih kalah banyak dibanding Mt. Gox, sebuah cryptocurrency exchange yang berbasis di Tokyo, Jepang. Yang memindahkan sebanyak 500.000 BTC atau kala itu bernilai $1,32 juta pada 16 November 2011 silam. Namun bila dikonversikan pada harga BTC/USD hari ini, transaksi yang terjadi pada 2011 silam tersebut bernilai $7 miliar.

Baca Juga: Bank DBS Singapura Hadirkan Layanan Aset Digital

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kenalkan Penyimpanan Terdesentralisasi, Crust Bermitra dengan BSC

Crust Network, proyek penyimpanan terdesentralisasi yang mendukung arsitektur data & file gaya Web 3.0, bermitra dengan Binance Smart Chain atau BSC untuk memperkenalkan paket solusi penyimpanan terdesentralisasi berbasis IPFS yang praktis, kuat, dan ramah pengguna kepada pengguna dan pengembang BSC.

Crust Network siap untuk memfasilitasi gaya Web3.0. Pengalaman penyimpanan terdesentralisasi untuk pengguna dan pengembang BSC dengan 6.000+ node IPFS dan sekitar.

Kapasitas penyimpanan yang tersedia 2.000 Petabyte. Semuanya dicapai hanya dalam waktu lima minggu sejak peluncuran mainnet Crust Network pada tanggal 1 September.

Baca jugaOmicron, Si Token COVID-19 yang Naik 700%

Keuntungan Crust Network untuk BSC

Crust Network pada dasarnya menyediakan paket solusi penyimpanan terdesentralisasi yang komprehensif untuk pengguna akhir dan pengembang Web3.0.

File — aplikasi Web3.0 ringan dan open-source yang menyediakan ruang penyimpanan terdesentralisasi untuk pengguna penyimpanan.

Dengan masuk dompet kripto dan hanya dengan beberapa klik, file atau folder kamu dapat diunggah dan disematkan ke IPFS (untuk penyimpanan IPFS jangka panjang) dan dapatkan lusinan replika dengan jaringan penyimpanan terdesentralisasi Crust.

Fitur Utama Crust Network

  • Akses multi-wallet, sekarang mendukung akun MetaMask dan BSC
  • Enkripsi file end to end
  • Bagikan tautan dengan mudah ke teman
  • Penyimpanan jangka panjang dengan banyak replika IPFS
  • Ambil file di mana saja, kapan saja
  • Sumber terbuka untuk turut berkontribusi dalam pengembangan

Pin — aplikasi Web3.0 sederhana yang mendesentralisasikan pin untuk setiap CID (IPFS Content ID) yang diberikan ke IPFS untuk penyimpanan jangka panjang.

Pin sangat bermanfaat bagi pengguna NFT dan pengembang aplikasi terkait NFT karena Pin memecahkan masalah kritis dalam membuat metadata NFT permanen di web.

Host [Segera Hadir]– aplikasi Web3.0 sederhana yang membantu hosting terdesentralisasi untuk konten web tertentu, halaman web statis, dan front-end.

Sebelum ini, Crust Network telah menyediakan solusi hosting terdesentralisasi untuk Uniswap dan IPFS Docs yang digunakan secara nyata dalam beberapa bulan terakhir.

File, Pin, dan Host semuanya bersama-sama membuat portofolio yang cukup lengkap untuk setiap pengguna akhir dan pengembang di dunia Web3.0 untuk menikmati integrasi penyimpanan yang terdesentralisasi dengan mudah.

Di masa depan BSC, File, Pin, dan Host akan benar-benar gratis untuk pengguna BSC. Dalam jangka panjang, akan ada kontrak pintar khusus untuk menempatkan pesanan penyimpanan langsung dari rantai.

Dan lebih banyak lagi, Developer — membantu integrasi yang cepat dan sederhana dari kemampuan penyimpanan terdesentralisasi ke dalam aplikasi Web3.0.

* Crust GitHub Actions: untuk pengguna alur kerja GitHub untuk mempublikasikan (oleh IPFS Upload Action), pin atau host (oleh Crust Pin Action) DApps/Website ke IPFS melalui IPFS Gateways dan Layanan Pinning Crust.

* Paket Crust Pin Node: memungkinkan pengguna NodeJS untuk menyimpan file dengan Crust.

* IPFS W3Auth Gateway: layanan otentikasi berbasis Web3 yang ringan berdasarkan gateway IPFS dan proxy terbalik.

* Layanan Pinning W3Auth IPFS: layanan otentikasi berbasis Web3 yang ringan berdasarkan layanan pinning jarak jauh IPFS dan Crust Network.

Baca jugaAdidas Kepincut Metaverse dan Gandeng Coinbase dan Mungkin Sandbox (SAND)?

Tentang Crust Network

Crust Network pada dasarnya adalah protokol lapisan insentif IPFS dan blockchain berbasis substrat yang membangun jaringan penyimpanan terdesentralisasi dari ekosistem Web3.0.

Didanai oleh DCF (Decentralized Cloud Foundation), Ini dirancang untuk membangun ekosistem cloud terdesentralisasi yang menghargai privasi dan kepemilikan data.

sumber. 



Sumber : news.tokocrypto.com

Satu Faktor Utama Yang Perlu Bitcoin Atasi Sebelum Tembus $ 20.000

Tahun 2020 menjadi tahun yang berat bagi saham tradisional, tapi Bitcoin mulai menunjukkan bullish. Bitcoin tembus $13.725, berdasarkan Binance, hal ini akan mempermudah lonjakan Bitcoin untuk tembus $ 20.000.

Namun, harga Bitcoin sangat cepat turun ke $13.100 dan ranging pada saat ini.

Baca Juga: Bersiap! Ethereum 2.0 Akan “Segera” Rilis

Tapi, para ahli pasar mengatakan ada satu faktor yang perlu Bitcoin atasi sebelum tembus $ 20.000. Mereka mengharapkan resistensi di zona $ 13.500 dan $ 14.250. Artinya jika pergerakan lebih lanjut ingin dicapai, Bitcoin harus menembus level resistensi $ 14.250 terlebih dahulu.

Ahli pasar optimis bahwa Bitcoin pada akhirnya mampu melewati rintangan ini, karena Bitcoin sebelumnya sudah mampu menembus $ 12.000 – yang menjadi penghalang resistensi selama berminggu-minggu lamanya.

Para ahli mengatakan, dengan ‘membereskan’ satu level resistensi utama ini, maka Bitcoin akan dengan mudah untuk menembus $ 20.000. Para ahli berasumsi Bitcoin mungkin saja tidak menembusnya dalam satu kesempatan, sebaliknya, Bitcoin mungkin perlu mencobanya beberapa kali.

Menguji ulang level tersebut tidak selalu berarti bearish, karena pemimpin pasar telah mengatakan bahwa pengujian lebel dukunganresistensi adalah hal yang normal sebelum tren naik.

Selain itu, dolar AS yang terus terdepresiasi, juga menunjukkan bahwa harga Bitcoin akan melonjak lebih tinggi – menyiratkan kemungkinan besar Bitcoin mampu menaklukan level $ 14.250.

Berita Terkait: Inilah 3 Alasan Mengapa harga Bitcoin yang Turun Bukanlah Tanda Bearish

Kelangkaan Bitcoin membuat para investor ritel dan institusional berbondong-bondong mengadopsi Bitcoin sebagai aset safe haven yang andal. Mike Novogratz baru-baru ini menggembar-gemborkan cryptocurrency. Selain itu, CEO Galaxy Gdigital juga menyuarakan hal serupa.

“Berdasarkan penyesuaian risiko, $ BTC adalah taruhan yang lebih mudah pada hari ini dari pada sebelumnya. Bitcoin dipertaruhkan setiap hari,” katanya melalui Twitter.

Terlepas dari semua bencana pandemi global Covid-19, tahun 2020 nampaknya benar-benar tahunnya Bitcoin. Survey Grayscale Investments, semakin banyak investor dolar AS yang tertarik dengan Bitcoin di tahun ini.

“Lebih dari setengah invetor AS tertarik untuk berinvestasi di Bitcoin pada tahun 2020, lebih dari setengah (55%) responden survei menyatakan minatnya pada Bitcoin,” laporan resmi Grayscale Investments.

Menurut Crypto Michael, analis crypto di Twitter, Bitcoin harus mampu menahan di $13.250-$13.325, jika tidak, harga akan kembali ke $12.700.

Namun, jika dilihat dari grafik mingguan, BTC masih berada di trend bullish.

sumber.





Sumber : news.tokocrypto.com

Adidas Kepincut Metaverse dan Gandeng Coinbase dan Mungkin Sandbox (SAND)?

Adidas, merek sepatu ternama ternyata kepincut tema metaverse dan memutuskan menggandeng bursa kripto Coinbase dan mungkin adalah proyek metaverse Sandbox (SAND).

Perusahaan sepatu dan pakaian olahraga multinasional asal Jerman, Adidas baru-baru ini mengumumkan bahwa perusahaan tersebut telah bermitra dengan Coinbase.

Dua hari sebelumnya, Sandbox mencuit bahwa perusahaan sepatu popular itu masuk di dunia metaverse, tetapi belum dipastikan apakah akan menerbitkan NFT mereka di metaverse Sandbox, seperti merek-merek terkemuka lain.

Metaverse Menarik Perhatian Adidas

Menurut pernyataan terbaru dari juru bicara Adidas kepada Lily Russell-Jones di City AM, perusahaan sangat fokus pada metaverse.

“Metaverse saat ini merupakan salah satu perkembangan paling menarik dalam dunia digital, menjadikannya platform yang menarik bagi Adidas,” jelasnya.

Sebelumnya, Senin, 22 November 2021, Sandbox mencuit bahwa Adidas memang benar masuk ke metaverse.

Sandbox adalah sendiri mengusung proyek metaverse, yakni dunia virtual 3 dimensi seperti dunia nyata manusia. Pengguna, lewat avatar yang apik bisa berinteraksi di dunia itu, mulai dari bermain game, membeli dan menjual lapak virtual hingga berbelanja menggunakan kripto.

Baca jugaNFT Jadi Kata Terpopular Tahun Ini, Menurut Collins

Adidas Bermitra Dengan Coinbase

Perihal kemitraan Adidas dengan Coinbase sudah dipastikan oleh Adidas lewat Twitter. Namun hingga detik ini belum jelas kemitraan dalam hal apa.

Namun diduga kuat ini terkait dengan metaverse, karena pesaing Adidas, yakni Nike sudah mengumandangkan dirinya akan masuk metaverse sebagai strategi penguatan merek. Hal lainnya, karena Coinbase punya sejumlah investasi di bisnis metaverse berkat NFT.

Baca jugaSandbox (SAND) Kian Popular Gegara Metaverse?

Metaverse dan Sandbox (SAND) dan Decentraland (MANA)

Sementara itu, sejumlah kripto terkait metaverse kian menguat selama beberapa pekan sebelumnya. Ini karena terdongkrak Facebook beralih nama menjadi Meta dan masuk ke metaverse sebagai tatanan bisnis baru mereka.

Proyek Decentraland dan Sandbox memang sejak awal fokus ke dunia maya interaktif ini dan memahami sebagai panggung baru mengenjot pasar.

Harga SAND misalnya dalam 30 hari tergenjot hingga 1000 persen dan mencetak rekor tertingginya.

Sandbox juga saat ini masuk ke tahapan alpha untuk program barunya, di mana pengguna bisa membuat game sendiri, termasu karakter bernada NFT yang menarik.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Perbedaan Trading Saham dan Aset Kripto

Tak seperti 10 tahun lalu, istilah trading kini tak lagi asing di telinga masyarakat umum, khususnya di bursa efek, untuk jual-beli saham. Dan kini dengan munculnya kelas aset baru, yakni aset kripto seperti Bitcoin, publik kian gemar dan dekat dengannya.

Kemudahan akses untuk melakukan trading menjadi faktor pendukung dari berkembangnya metode ini. Tak sedikit orang yang bisa menghasilkan uang dengan jumlah banyak dengan melakukan trading.

Salah satu situs yang bisa Anda kunjungi edusaham melakukan trading saham ataupun aset kripto. Di sini anda bisa mendapatkan edukasi saham serta kripto dan panduan dalam membuka rekening hingga melakukan transaksi.

Trading kini semuanya bisa dikendalikan melalui smartphone maupun laptop pribadi. Anda tidak perlu ke kantor cabang sekuritas karena semuanya serba online saat ini.

Bagi Anda yang belum mengenal trading, sebaiknya memahami seluk-beluknya. Ini dia!

Apa Itu Trading?
Pada dasarnya, trading merupakan kegiatan pertukaran barang, jasa maupun mata uang, bahkan aset. Pada zaman dahulu, trading juga dikenal dengan istilah barter, ketika manusia belum mengenal konsep uang sebagai standard transaksi.

Sekarang trading lebih dikenal sebagai aktivitas menjual dan membeli instrumen investasi yang dapat dikendalikan dengan mudah.

Seiring berjalannya waktu, trading saham dan aset kripto pun mulai mendominasi pasar. Hal itu tak lepas dari kemudahan aksesnya yang membuat siapa saja bisa memulai trading dengan modal yang minim.

Trading juga diminati banyak orang, karena dapat memberikan keuntungan dalam jangka waktu yang pendek, berbeda dengan investasi yang lebih panjang.

Namun seorang trader harus aktif melakukan perdagangan untuk menghasilkan keuntungan.

Persentase keuntungan sangat dipengaruhi oleh keterampilan dari seorang trader. Trader bahkan harus mampu menganalisa mengenai waktu kapan membuka perdagangan dan menutupnya.

Perlu diketahui, trading menjadi aktivitas perdagangan yang berisiko tinggi. Ketidakhati-hatian dalam melakukan trading dapat membuat uang Anda kacau.

Terdapat dua jenis trading yang kini banyak digemari masyarakat, yakni trading saham dan aset kripto. Lalu apa perbedaan dari trading saham dan aset kripto sebenarnya?

Perbedaan Trading Saham dan Aset Kripto
Ada beberapa aspek yang menjadi dasar dari perbedaan kedua jenis trading tersebut. Untuk cara mendapatkan keuntungan, keduanya serupa, yakni dengan membeli di harga murah dan menjualnya di harga yang lebih mahal.

Apa yang Diperdagangkan?
Dalam trading saham, tentu yang diperdagangkan berupa saham dari perusahaan yang ada di bursa efek. Sementara trading aset kripto memperdagangkan aset kripto/mata uang kripto/cryptocurrency yang jenisnya sangat beragam mulai dari Bitcoin, Ether dan masih banyak lagi.

Trader juga bebas melakukan perdagangan dengan aset lebih dari satu. Asalkan modal yang dimiliki cukup dan paham resiko dari aktivitas yang dilakukannya.

Jam Perdagangan
Perbedaan dari kedua jenis trading ini terlihat jelas pada jam perdagangannya. Kalau trading saham hanya bisa dilakukan pada 6 jam x 5 hari kerja saja.

Waktu yang sedikit ini harus bisa dimanfaatkan trader untuk melakukan perdagangan sesuai analisa yang dilakukan.

Sedangkan trading aset kripto, bisa dilakukan setiap hari, 24 jam, 7 hari sepekan, 365 hari, tanpa ada batasan waktu.

Trader bisa melakukan perdagangan pada pagi maupun malam hari, bahkan saat weekend sekalipun.

Keamanan
Baik trading saham maupun aset kripto memiliki keamanan yang terjamin. Namun keamanan ini dijamin oleh pihak yang berbeda.

Untuk keamanan trading saham dijamin oleh perusahaan sekuritasnya, bursa efek. Sementara aset kripto keamanannya bergantung dengan bursa yang digunakan, karena kebanyakan digelar oleh perusahaan swasta.

Namun di sejumlah negara memiliki lisensi tertentu oleh pemerintah, demi menjamin keamanan dana nasabah.

Namun tidak perlu khawatir soal keamanan saat melakukan trading, asalkan memilih tempat yang tepat.

Perdagangan aset kripto di Indonesia misalnya diatur dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) yang bernaung di bawah Kementerian Perdagangan.

Tempo Eksekusi Order
Butuh waktu untuk melakukan eksekusi order ketika melakukan trading saham. Lamanya tergantung dengan antrian yang masih berlaku. Berbeda dengan trading aset kripto, eksekusi yang dilakukan akan diproses secara instan. Hal ini yang membuat banyak orang yang memilih trading aset kripto, karena jauh lebih cepat.

Pembelian Dipindahkan Ke Broker Lain
Pada trading saham, jika ingin memindahkan pembelian ke broker lain bisa dilakukan setelah T+3 dengan sejumlah biaya. Sedangkan pada trading aset kripto, bisa dilakukan dengan mudah tanpa syarat dan biaya, kendati sebagian mewajibkan syarat KYC (Know Your Customer), berupa data identitas diri, termasuk foto pengguna.

Proses Pendaftaran
Proses pendaftaran trading saham lebih rumit dan membutuhkan waktu yang lama. Trader tidak bisa langsung melakukan perdagangan setelah mendaftar.

Berbeda dengan trading aset kripto, setelah mendaftar akun baru, Anda bisa melakukan deposit. Sedangkan untuk memulai jual dan beli, lazimnya harus melewati tahapan KYC, kecuali di bursa aset kripto berjenis peer-to-peer ataupun decentralized exchange.

Itulah perbedaan trading saham dan trading aset kripto yang perlu dipahami. Keduanya memiliki risiko yang sama, namun tingkatannya tergantung kemampuan dari seorang trader.

Resiko kerugian dapat ditekan dengan melakukan analisa terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan.

Baca Juga: Tokocrypto Resmi Perdagangkan Token SANDBOX (SAND)



Sumber : news.tokocrypto.com

Asosiasi Industri Kripto Rusia Kecam Pemerintah Karena Tidak Mengatur Sektor Kripto

Salah satu organisasi besar yang mewakili peserta di sektor cryptocurrency Rusia telah mengkritik otoritas Moskow karena tindakan yang tidak memadai untuk mengatur industri. Kritik tersebut datang empat tahun setelah Putin mengarahkan institusi untuk secara legal mendefinisikan status keuangan digital. 

Pengatur Kebijakan Gagal Membuat Undang Undang Yang Utuh

Regulator Rusia telah dikritik karena tindakan mereka terhadap industri cryptocurrency Rusia. Menurut Yuri Pripachkin, presiden Association of Russian Cryptoeconomics, Artificial Intelligence and Blockchain (RACIB), tindakan mereka masih “setengah hati” dan tidak bertujuan untuk menemukan solusi sistematis kebijakan negara Rusia di bidang aset digital.

Di portal berita bisnis RBC, Pripachkin mengingat kembali keputusan Presiden Vladimir Putin pada 21 Oktober 2017. RACIB, sebelumnya dikenal sebagai Asosiasi Industri Cryptocurrency dan Blockchain Rusia, mencatat bahwa kapitalisasi pasar cryptocurrency telah meningkat sebesar 1.250% sejak Putin mengeluarkan perintah tersebut.

Menurut Pripachkin “Dari sudut pandang regulasi industri kripto di Federasi Rusia, menurut perwakilan ahlinya, tidak ada yang dilakukan untuk mengeluarkan segmen pasar kripto (yang menyumbang lebih dari 10% di seluruh dunia) dari pasar,”. Anggaran federal ($270 miliar) Sebuah bayangan dengan omset yang mirip dengan pendapatan tahunan “.

Masalah cryptocurrency di Rusia  hanya sebagian diatur setelah adopsi undang-undang “Tentang Aset Keuangan Digital”, yang mulai berlaku pada bulan Januari tahun ini. Meskipun dengan jelas mengatur peraturan untuk mata uang ini, tidak ada aturan yang diperkenalkan untuk mengontrol penerbitan dan peredarannya dalam perekonomian nasional.

Pripachkin menunjukkan bahwa istilah “kontrak pintar” tidak muncul di regulasi, baik dalam undang-undang yang disahkan, maupun dalam RUU yang saat ini sedang dipertimbangkan. Lalu ada penambangan cryptocurrency, meskipun tidak dilarang di Rusia, tapi tetap saja tidak diatur. Pejabat RACIB menambahkan bahwa belum ada kemajuan pada instruksi lebih lanjut di bawah perintah Putin dan memberikan contoh lain. 

Bank Sentral Rusia (CBR) tetap dengan tegas menentang legalisasi cryptocurrency seperti bitcoin di Rusia. Otoritas moneter menganggapnya sebagai pengganti uang, yang dilarang berdasarkan hukum Rusia saat ini. Awal tahun ini, bank menyarankan bursa untuk tidak mencantumkan instrumen keuangan yang terkait dengan aset kripto. Minggu ini, gubernur Elvira Nabiullina mengatakan CBR tidak siap untuk mengizinkan ETF bitcoin untuk diperdagangkan.

Menurut Pripachkin dalam situasi yang ditentukan oleh undang-undang yang tidak lengkap dan tidak jelas, pengguna crypto Rusia terpaksa mengekspor sekitar 18 triliun rubel (255 miliar US Dollar) dana di luar ekonomi Rusia. Ini dibandingkan dengan total pendapatan anggaran federal Rusia untuk keseluruhan tahun 2020, yaitu sekitar 20 triliun rubel.



Sumber : news.tokocrypto.com