Category Archives: Tokocrypto

Pi Network Tertekan Token Unlock, Support $0,20 Terancam

Harga Pi Network (PI) hari ini kembali bergerak di zona merah.

Dalam 24 jam terakhir, Coinmarketcap mencatat PI turun 1,47%, lebih dalam dibanding pelemahan pasar kripto global yang hanya sekitar 0,7%.

Penurunan ini memperpanjang koreksi mingguan PI menjadi -0,42%, meski secara bulanan masih mencatatkan kenaikan 6,33%.

Pergerakan ini memperlihatkan bahwa Pi Network saat ini berada di fase krusial. Tekanan suplai dari unlock token harian, ditambah sinyal teknikal yang melemah, membuat PI berada di ambang area support psikologis penting.

Baca Juga: Aliran Token Keluar Redam Tekanan Jual, Harga Pi Network Naik 2%

Unlock Token Harian Jadi Beban Utama Harga PI

Salah satu faktor terbesar yang menekan harga Pi Network saat ini adalah unlock token yang terjadi setiap hari.

Diperkirakan sekitar $1 juta atau setara lebih dari Rp16 miliar PI dilepas ke pasar setiap harinya dari proses migrasi mainnet dan pembukaan saldo hasil KYC.

Token-token yang sebelumnya terkunci kini masuk ke sirkulasi bebas dan berpotensi langsung dijual di pasar. Kondisi ini menciptakan tekanan suplai struktural, di mana jumlah koin baru yang masuk ke pasar lebih cepat dibanding pertumbuhan permintaan.

Dalam kondisi normal, penambahan suplai dapat diserap oleh adopsi ekosistem atau peningkatan utilitas.

Namun saat ini, pasar menilai bahwa laju adopsi Pi belum cukup kuat untuk mengimbangi derasnya token baru yang dilepas.

Akibatnya, setiap kenaikan harga cenderung cepat direspons aksi jual.

Analisa Teknikal: Support $0,20 Gagal Dipertahankan

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 15 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 15 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Dari sisi teknikal, Pi Network menunjukkan tanda-tanda pelemahan.

Harga gagal bertahan kokoh di atas level support penting $0,20, dan saat ini bergerak di sekitar area $0,208. Beberapa indikator mengonfirmasi kondisi ini:

  • RSI (14) di 49,43 → berada di zona netral namun condong melemah
  • MACD masih di area negatif → menunjukkan momentum bullish belum terbentuk sempurna
  • Pola volume cenderung distribusi → tekanan jual lebih dominan dibanding pantulan harga

Secara teknikal, harga PI saat ini terjepit di area sempit antara $0,2075 (Fibonacci 38,2%) dan $0,211 (Fibonacci 23,6%). Zona ini menjadi wilayah penentuan arah berikutnya.

Jika PI gagal merebut kembali area $0,2155 sebagai resistance terdekat, maka risiko pelemahan lanjutan akan semakin besar.

Penutupan harian di bawah $0,2075 berpotensi membuka jalan menuju $0,20 sebagai support psikologis utama.

Sentimen Pasar Kripto Perparah Tekanan

Tekanan terhadap Pi Network juga diperkuat oleh kondisi pasar kripto secara umum.

Dalam 24 jam terakhir, total kapitalisasi pasar kripto turun 0,7%, menandakan pasar sedang berada dalam fase risk-off.

Beberapa indikator pasar global ikut memperjelas situasi:

  • Dominasi Bitcoin naik ke 59,15% → modal mengalir ke aset besar
  • Altcoin Season Index turun ke level 26/100 → minat terhadap altcoin melemah
  • Korelasi PI dengan altcoin menengah mencapai 0,87 → PI sangat sensitif terhadap pergerakan sektor altcoin

Artinya, ketika minat terhadap altcoin melemah, aset seperti PI cenderung menerima tekanan lebih besar dibanding koin berkapitalisasi besar.

Apa yang Perlu Diperhatikan Investor PI?

Dalam jangka pendek, perhatian utama tertuju pada dua faktor kunci:

  1. Level $0,2075 – $0,20
    Area ini menjadi benteng terakhir pembeli. Jika tembus, tekanan jual bisa meningkat signifikan.
  2. Arus token unlock dan deposit ke exchange
    Selama pelepasan token harian masih tinggi tanpa diimbangi lonjakan utilitas, tekanan harga berpotensi berlanjut.

Selain itu, pasar juga akan memantau apakah ada katalis baru seperti ekspansi penggunaan Pi, kemitraan, atau listing exchange besar yang mampu menyerap suplai baru.

Baca Juga: 95 Juta Token Siap Masuk Pasar, Harga Pi Network Kian Tertekan

Penurunan harga Pi Network hari ini mencerminkan kombinasi antara tekanan suplai, pelemahan teknikal, dan sentimen pasar kripto yang kurang kondusif.

Unlock token harian menciptakan beban struktural, sementara kegagalan bertahan di atas $0,20 memperlemah kepercayaan jangka pendek.

Dalam waktu dekat, ketahanan PI di atas area $0,2075–$0,20 akan menjadi penentu utama arah berikutnya. Tanpa peningkatan permintaan nyata, risiko koreksi lanjutan masih terbuka.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Internet Computer (ICP) Meroket 26%, Volume Tembus $703 Juta

Harga Internet Computer (ICP) hari ini mencatatkan lonjakan tajam dan menjadi salah satu aset kripto dengan performa terbaik di pasar.

Berdasarkan data terbaru via Tokocrypto pada Kamis (15/1), harga ICP naik 26,77% dalam 24 jam terakhir ke level $4,52 per koin, dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,48 miliar.

Kenaikan ini didukung lonjakan volume perdagangan harian yang sangat signifikan, yakni $703,73 juta, mencerminkan arus masuk modal yang kuat ke aset ini.

Pergerakan ini memperpanjang tren positif ICP dalam sepekan terakhir. Dalam 7 hari, harga tercatat melesat 41,15%, sementara secara 30 hari ICP sudah menguat hampir 52%.

Meski masih sempat tertekan dalam 60 hari terakhir (-14,88%), pemulihan agresif dalam beberapa minggu terakhir menandakan perubahan sentimen pasar terhadap proyek blockchain besutan DFINITY tersebut.

Baca Juga: Harga Internet Computer (ICP) Melonjak 30% Berkat Inovasi AI

Lonjakan Harga Didukung Volume Tinggi

Kenaikan ICP hari ini tidak terjadi dalam kondisi pasar sepi.

Volume perdagangan yang menembus $703 juta menunjukkan bahwa reli ini disertai partisipasi pasar yang besar, bukan sekadar lonjakan spekulatif sesaat.

Dalam analisis pasar kripto, kombinasi kenaikan harga + volume tinggi sering diartikan sebagai tanda bahwa tren sedang mendapatkan konfirmasi dari pelaku pasar.

Dengan kapitalisasi pasar $2,48 miliar, ICP kini menempati jajaran aset kripto menengah-besar dan berada di peringkat sekitar urutan ke-38 kripto terpopuler. Jumlah pasokan beredar 547,22 juta ICP menunjukkan likuiditas yang relatif baik, sehingga pergerakan harga cenderung lebih stabil dibanding token berkapitalisasi kecil.

Kinerja ICP: Mingguan dan Bulanan Makin Solid

Pergerakan harga Internet Computer (ICP/USDT) pada Kamis, 15 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Internet Computer (ICP/USDT) pada Kamis, 15 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika ditarik lebih luas, performa ICP terlihat semakin konstruktif:

  • +26,68% dalam 24 jam
  • +41,15% dalam 7 ha,ri
  • +51,87% dalam 30 hari
  • +44,97% dalam 90 hari

Data ini menunjukkan bahwa reli ICP bukan hanya fenomena harian, melainkan bagian dari fase pemulihan menengah.

Walaupun sempat melemah dalam 60 hari terakhir, lonjakan terbaru menandakan tekanan jual mulai berkurang dan pembeli kembali menguasai pasar.

Secara teknikal, lonjakan hampir 27% dalam sehari biasanya menempatkan aset pada fase momentum kuat.

Dalam kondisi seperti ini, perhatian investor umumnya tertuju pada dua hal utama: kelanjutan volume dan kemampuan harga bertahan di level yang lebih tinggi.

Apa Arti Reli Ini Bagi Investor?

Kenaikan tajam ICP hari ini mengirim beberapa sinyal penting ke pasar:

  1. Minat terhadap ICP kembali tumbuh
    Volume ratusan juta dolar menunjukkan banyak trader dan investor mulai aktif memperdagangkan ICP, baik untuk spekulasi jangka pendek maupun akumulasi.
  2. Sentimen jangka pendek berubah positif
    Kinerja mingguan dan bulanan yang solid memperkuat narasi bahwa ICP sedang berada dalam fase rebound.
  3. Volatilitas masih tinggi
    Lonjakan cepat sering kali diikuti fase konsolidasi. Investor jangka pendek perlu mewaspadai potensi koreksi sehat setelah reli tajam.

Bagi investor jangka menengah, reli ini membuka kembali diskusi tentang potensi Internet Computer sebagai infrastruktur blockchain yang berfokus pada pengembangan aplikasi terdesentralisasi langsung di atas jaringan tanpa server tradisional.

Level yang Perlu Diperhatikan

Meski data low dan high harian tidak tersedia, dari perspektif pergerakan harga, area yang kini menjadi fokus pasar adalah:

  • Zona psikologis $4,00 sebagai support terdekat
  • Area $4,50 – $4,80 sebagai wilayah konsolidasi baru
  • Jika volume tetap tinggi, peluang uji resistance lanjutan terbuka

Pergerakan lanjutan ICP akan sangat bergantung pada apakah volume mampu bertahan di atas rata-rata dan apakah pasar kripto secara umum tetap mendukung sentimen risk-on.

Baca Juga: Internet Computer (ICP) Naik 6,7%, Momentum Bullish Mulai Terbentuk

Internet Computer (ICP) tampil impresif hari ini dengan lonjakan harga lebih dari 26%, didukung volume perdagangan masif $703 juta.

Kinerja mingguan dan bulanan yang kuat memperlihatkan bahwa reli ini bukan pergerakan acak, melainkan bagian dari pemulihan yang lebih luas.

Meski potensi volatilitas tetap tinggi, lonjakan ini menempatkan ICP kembali ke radar utama trader dan investor kripto.

Dalam jangka pendek, pasar akan mengamati apakah ICP mampu mempertahankan level harga barunya atau memasuki fase konsolidasi sebelum menentukan arah berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga DRX Token Naik Hampir 25%, Mulai Bangkit dari Tekanan Panjang

Harga DRX Token (DRX) hari ini mencatatkan pergerakan signifikan di pasar kripto.

Berdasarkan catatan Tokocrypto, harga DRX berada di level $0.003671, menguat sekitar +24,93% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan ini menjadi sorotan karena terjadi setelah periode tekanan panjang yang membuat harga DRX anjlok tajam dalam beberapa bulan terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $2,4 juta, DRX tergolong sebagai aset kripto mikro (micro-cap).

Meski demikian, reli harian ini cukup mencolok, terutama karena dibarengi kenaikan volume perdagangan harian hingga sekitar $190 ribu.

Lonjakan volume ini menandakan mulai adanya peningkatan aktivitas pasar dan minat spekulatif terhadap DRX.

Baca Juga: Token DRX Naik 18% dalam 24 Jam, Pasar Tetap Waspadai Tekanan

Performa Harian Menguat, Mingguan Ikut Positif

Dalam 24 jam terakhir, DRX mencatat kenaikan hampir 25%, sementara secara 7 hari harga sudah menguat sekitar 22,92%.

Data ini menunjukkan bahwa reli DRX bukan hanya pergerakan sesaat, tetapi mulai membentuk pemulihan jangka sangat pendek.

Namun jika ditarik lebih jauh, kondisi jangka menengah hingga panjang masih berat:

  • 30 hari: -43,60%
  • 60 hari: -84,60%
  • 90 hari: -89,68%

Angka ini menegaskan bahwa lonjakan hari ini terjadi dari level harga yang sangat tertekan.

Dalam konteks pasar, situasi seperti ini sering dikategorikan sebagai technical rebound atau pantulan harga dari zona bawah, bukan konfirmasi tren naik jangka panjang.

Sinyal Kebangkitan DRX?

Pergerakan harga DRX Token (DRX/USDT) pada Kamis, 15 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga DRX Token (DRX/USDT) pada Kamis, 15 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Ada beberapa poin penting yang bisa dibaca dari pergerakan DRX:

Aktivitas pasar mulai hidup kembali

Volume harian yang mendekati $190 ribu terbilang cukup besar untuk aset berkapitalisasi kecil.

Ini mengindikasikan adanya rotasi modal ke token mikro yang biasanya diburu trader agresif saat mencari peluang volatilitas tinggi.

Momentum jangka pendek terbentuk

Kenaikan harian (+24,93%) dan mingguan (+22,92%) memperlihatkan bahwa tekanan jual ekstrem mulai berkurang.

Dalam jangka pendek, ini bisa membuka peluang kelanjutan reli teknikal selama minat beli bertahan.

Risiko tetap sangat tinggi

Dengan kapitalisasi pasar hanya sekitar $2,6 juta dan pasokan maksimum 45 miliar token, DRX sangat rentan terhadap fluktuasi tajam.

Sedikit aliran dana masuk atau keluar bisa berdampak besar pada harga.

Struktur Pasokan dan Dampaknya

Saat ini, pasokan beredar DRX sekitar 664 juta token, yang berarti baru sekitar 1,48% dari total pasokan maksimum 45 miliar.

Secara teori, hal ini membuat valuasi fully diluted DRX bisa mencapai $176 juta jika seluruh token beredar di harga saat ini.

Bagi pasar, struktur pasokan seperti ini menyimpan dua sisi:

  • Peluang: harga bisa bergerak cepat jika permintaan naik.
  • Risiko: potensi dilusi besar jika pasokan bertambah di masa depan.

Karena itu, pergerakan harga DRX cenderung lebih cocok dikategorikan sebagai aset spekulatif berisiko tinggi.

Baca Juga: DRX Token Listing di Tokocrypto: Dukung Ekspansi Proyek Web3 Lokal

Perspektif Investor dan Trader

Bagi trader jangka pendek, lonjakan DRX hari ini menunjukkan bahwa token ini sedang berada dalam fase volatilitas tinggi, kondisi yang sering diburu untuk strategi trading cepat.

Selama volume tetap meningkat dan harga bertahan di atas area konsolidasi barunya, peluang lanjutan pergerakan masih terbuka.

Namun bagi investor jangka menengah dan panjang, data 30–90 hari yang masih merah tebal menjadi pengingat penting bahwa tren besar DRX masih berada dalam fase pemulihan awal, belum masuk kategori uptrend yang stabil.


DRX Token hari ini tampil mengejutkan dengan kenaikan hampir 25% dalam 24 jam, didukung oleh lonjakan volume dan sentimen spekulatif.

Secara jangka pendek, momentum terlihat mulai. Namun, tekanan besar dalam beberapa bulan terakhir menempatkan DRX sebagai aset dengan profil risiko sangat tinggi.

Dalam waktu dekat, pasar akan mengamati apakah reli ini mampu berlanjut menjadi fase konsolidasi sehat, atau hanya pantulan sementara sebelum menentukan arah berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Inflasi AS Melunak, Trump Desak The Fed Pangkas Suku Bunga

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mendesak Federal Reserve (The Fed) untuk segera menurunkan suku bunga acuan setelah laporan inflasi terbaru menunjukkan tekanan harga yang semakin mereda. Data Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI) Amerika Serikat untuk Desember mencatat inflasi tahunan sebesar 2,7%, sesuai ekspektasi pasar.

Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump menyebut angka inflasi tersebut sebagai “sangat bagus” dan meminta Ketua The Fed Jerome Powell untuk memangkas suku bunga secara signifikan. Trump menilai The Fed terlalu lambat merespons kondisi ekonomi dan memperingatkan bahwa penundaan pemangkasan suku bunga dapat menghambat pertumbuhan serta membuat biaya pinjaman tetap tinggi.

Faktor Laporan CPI Desember

Baca juga: The Fed Rem Mendadak, Bitcoin Terancam ke US$70.000 di Awal 2026

Laporan CPI Desember menunjukkan inflasi tetap stabil dan tidak mengalami percepatan. Sementara itu, inflasi inti (core CPI) yang tidak memasukkan harga pangan dan energi tercatat sebesar 2,6% secara tahunan, lebih rendah dari perkiraan pasar. Data ini memperkuat pandangan bahwa tekanan harga di AS mulai mereda secara bertahap.

Trump menilai data tersebut sebagai bukti bahwa The Fed “tertinggal” dalam kebijakan moneternya. Ia menegaskan bahwa penurunan suku bunga diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan permintaan kredit. Trump juga mengklaim kebijakan tarifnya telah memperkuat produksi domestik tanpa memicu lonjakan inflasi.

Pasar merespons positif rilis data inflasi tersebut. Harga Bitcoin melonjak dan sempat menembus level USD 92.000, mencerminkan meningkatnya selera risiko investor di tengah harapan pemangkasan suku bunga di masa depan. Secara umum, suku bunga yang lebih rendah dinilai dapat meningkatkan likuiditas dan mendorong aset berisiko seperti saham dan kripto.

Peluang Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Meski demikian, pasar menilai peluang pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat masih kecil. Berdasarkan FedWatch Tool milik CME Group, terdapat sekitar 95% probabilitas bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Januari 2026. Peluang penurunan sebesar 25 basis poin masih tergolong rendah.

Risalah rapat The Fed terbaru menunjukkan para pembuat kebijakan masih bersikap hati-hati dan menginginkan bukti tambahan bahwa inflasi benar-benar menurun secara berkelanjutan. Sejumlah bank besar, termasuk JPMorgan, bahkan tidak lagi memproyeksikan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat meskipun data inflasi melemah.

Selain itu, ketidakpastian terkait kebijakan fiskal dan tarif juga menjadi perhatian para pejabat The Fed, yang ingin menilai dampaknya terhadap inflasi dalam beberapa bulan ke depan. Meski pernyataan Trump kerap memengaruhi sentimen pasar, The Fed sejauh ini tetap menunjukkan independensinya dalam menentukan arah kebijakan moneter.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga diperkirakan dapat menguat pada paruh kedua tahun ini apabila inflasi tetap stabil atau terus menurun. Data CPI terbaru kini menjadi amunisi utama bagi pihak-pihak yang mendukung pelonggaran kebijakan moneter di Amerika Serikat.

Baca juga: Turun Mendadak! Dogecoin Anjlok Meski Suku Bunga Dipangkas The Fed


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin Trading Card Game Ini Meledak, Salah Satunya Naik Hampir 40%

Pasar kripto kembali diramaikan oleh pergerakan token berbasis Trading Card Game (TCG). Sejumlah altcoin di sektor ini mencatatkan kenaikan signifikan baik dari sisi harga maupun volume perdagangan dalam 7 hari terakhir.

Berdasarkan data kapitalisasi pasar, terdapat 3 token TCG yang saat ini mendominasi dan menarik perhatian pelaku pasar dikutip CoinMarketCap.

Axie Infinity (AXS)

Pergerakan harga Axie Infinity (AXS/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Axie Infinity (AXS/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Axie Infinity (AXS) masih menjadi token TCG dengan kapitalisasi pasar terbesar. AXS diperdagangkan di level $1.26 dengan kenaikan 32.71% dalam 24 jam dan 29.96% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasarnya mencapai $212,864,972 dengan volume transaksi harian sebesar $309,527,027. Kenaikan ini menunjukkan minat pasar yang kembali menguat terhadap ekosistem game berbasis NFT yang sempat mengalami penurunan pada periode sebelumnya.

Collector Crypt (CARDS)

Collector Crypt (CARDS) menempati posisi berikutnya dengan performa yang lebih agresif. Token ini diperdagangkan di harga $0.09813 dan mencatatkan lonjakan 42.89% dalam 24 jam serta 39.78% dalam 7 hari.

Kapitalisasi pasar CARDS berada di angka $37,401,402 dengan volume harian $6,663,222. Lonjakan harga ini menjadikan CARDS sebagai salah satu token TCG dengan performa terbaik dalam sepekan terakhir.

Echelon Prime (PRIME)

Sementara itu, Echelon Prime (PRIME) juga masuk dalam jajaran 3 besar token TCG berdasarkan kapitalisasi pasar. PRIME diperdagangkan di level $0.7783 dengan kenaikan 6.28% dalam 24 jam dan 5.52% dalam 7 hari.

Kapitalisasi pasarnya tercatat sebesar $27,844,009 dengan volume transaksi harian mencapai $12,717,672. Meski kenaikannya lebih moderat, stabilitas volume menunjukkan adanya aktivitas akumulasi dari investor.

Pergerakan ketiga token ini menunjukkan bahwa sektor Trading Card Game masih memiliki daya tarik di tengah fluktuasi pasar kripto. Namun, investor tetap perlu memperhatikan risiko volatilitas serta melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

DOGE di US$0,14, Tapi ETF Spot Bisa Dorong Harga ke US$0,50?

Dogecoin (DOGE) berpotensi memasuki babak baru dalam sejarah aset kripto. Manajer aset digital 21Shares resmi mengajukan prospektus final kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC), membuka jalan bagi peluncuran ETF spot Dogecoin yang akan diperdagangkan di bursa Nasdaq dengan kode TDOG. Produk ini disebut bisa mulai diperdagangkan paling cepat pada pekan ini.

Jika resmi meluncur, Dogecoin akan bergabung dalam kelompok terbatas aset kripto yang memiliki lebih dari satu ETF spot aktif di pasar Amerika Serikat. Saat ini, ETF spot Dogecoin dari Grayscale dan Bitwise telah lebih dulu beredar di pasar.

ETF Dogecoin Jadi Pendorong?

Dilaporkan Coinspeaker, ETF Dogecoin milik 21Shares dirancang untuk melacak harga spot DOGE secara langsung melalui CF Dogecoin-Dollar US Settlement Price Index. Produk ini tidak menggunakan leverage maupun instrumen derivatif. Aset DOGE hanya akan masuk atau keluar dari dana kelolaan ketika terjadi proses pembuatan atau penebusan unit ETF dalam kelipatan 10.000 unit saham.

Dari sisi biaya, ETF ini mengenakan management fee sebesar 0,50 persen, yang dibayarkan setiap minggu dalam bentuk Dogecoin, tanpa adanya skema pembebasan biaya. Untuk pengelolaan operasional, Bank of New York Mellon ditunjuk sebagai administrator, sementara kustodian aset dipegang oleh Coinbase Custody Trust, Anchorage Digital Bank, dan BitGo. Wilmington Trust bertindak sebagai wali amanat (trustee).

Baca juga: Dogecoin Anjlok ke US$0,1348, DOGE Bangkit atau Jatuh Lebih Dalam?

Pergerakan Harga Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di pasar, harga Dogecoin saat ini bergerak di kisaran US$0,14, setelah berbulan-bulan mengalami pergerakan sideways. Secara teknikal, harga DOGE masih bertahan di atas level terendah US$0,089, sembari menguji garis tren turun jangka panjang.

Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di area tengah, menandakan kondisi pasar yang belum overbought maupun oversold. Volume perdagangan juga tercatat relatif rendah.

Selama harga Dogecoin mampu bertahan di atas zona support US$0,12–US$0,10, risiko koreksi masih membayangi. Penurunan bersih di bawah area tersebut berpotensi membawa harga kembali menguji level US$0,089, yang menjadi support utama terakhir pada grafik.

Sebaliknya, apabila DOGE berhasil menembus garis tren turun, target kenaikan terdekat berada di area US$0,18. Jika level tersebut terlampaui, peluang kenaikan menuju US$0,30 terbuka. Dalam skenario yang lebih agresif, didukung arus masuk dana ETF dan kondisi pasar yang kondusif, harga Dogecoin berpotensi mengarah ke US$0,50, bahkan hingga mendekati US$1.

Namun demikian, kegagalan mempertahankan level US$0,12 akan melemahkan struktur teknikal. Penurunan di bawah US$0,10 berisiko membatalkan skenario bullish yang saat ini terbentuk.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Solana Tertahan di Area Kritis, Tembus US$150?

Harga Solana (SOL) bergerak mendatar di kisaran US$144–US$145 pada perdagangan Rabu, setelah mencatat pemulihan tajam dari level terendah Desember di sekitar US$120. Kenaikan cepat tersebut kini kehilangan momentum, dengan pergerakan harga beralih dari fase rebound impulsif ke konsolidasi.

Meski reli mulai melambat, struktur harga menunjukkan tanda stabilisasi, bukan tekanan jual agresif. Pasar saat ini memasuki fase penentuan arah, di mana konfirmasi teknikal dinilai lebih penting dibanding kecepatan pergerakan.

Pemulihan Bertahan, Namun Tren Masih Korektif

Pada grafik harian, Solana berhasil kembali ke atas exponential moving average (EMA) 20 hari, sebuah sinyal awal yang konstruktif setelah periode pelemahan panjang. Namun, tren yang lebih luas masih dibatasi oleh rata-rata pergerakan jangka menengah dan panjang yang cenderung menurun.

Dilaporkan Traders Union, zona kompresi harga saat ini berada di antara EMA 50 hari di sekitar US$137 dan EMA 100 hari di kisaran US$149. Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas area US$150–US$160, pergerakan ini masih dikategorikan sebagai pemulihan dalam tren turun yang lebih besar, bukan pembalikan tren penuh.

Secara struktur, reli dari US$120 memang mematahkan pola lower low yang terbentuk sejak November. Namun, Solana belum mencetak higher high pada kerangka waktu harian. Selama harga bertahan di atas US$135, struktur pemulihan dinilai masih aman. Sebaliknya, penurunan di bawah level tersebut berpotensi membuka kembali risiko pelemahan ke area US$125–US$130.

Indikator momentum mendukung stabilisasi, tetapi juga memberi peringatan. Relative Strength Index (RSI) harian naik ke area awal 60-an, mencerminkan membaiknya tekanan beli. Namun, level ini kerap muncul pada reli korektif jika tidak disertai penembusan resistance yang kuat. RSI yang mulai mendatar mengindikasikan potensi jeda kenaikan jika tidak ada permintaan baru.

Tekanan Jangka Pendek Meningkat

Pada kerangka waktu lebih rendah, kontrol jangka pendek pembeli mulai melemah. Di grafik 30 menit, indikator Supertrend terlihat mendatar, sementara Parabolic SAR bergerak mendekati harga, menandakan berkurangnya momentum arah.

Area US$147–US$148 kini menjadi zona penolakan intraday yang jelas. Upaya kenaikan berulang kali tertahan di level tersebut, menunjukkan kehadiran penjual yang konsisten. Selama harga berada di bawah US$148, bias jangka pendek cenderung bergerak sideways hingga sedikit melemah.

Support terdekat berada di kisaran US$142–US$143. Jika area ini ditembus, harga berisiko turun menuju US$138 dan kemudian US$135. Sebaliknya, penutupan intraday yang bersih di atas US$148 akan memperbaiki struktur jangka pendek dan membuka peluang pengujian ulang level psikologis US$150.

Baca juga: Solana Masuk Ekosistem X Elon Musk, Analis Prediksi Naik US$145

Arus Dana dan Leverage Batasi Keyakinan Pasar

Data arus spot menunjukkan gambaran yang beragam. Sesi terakhir mencatat arus masuk bersih sekitar US$6 juta, namun dalam beberapa pekan terakhir terlihat pola distribusi saat harga menguat. Hal ini mengindikasikan investor besar masih berhati-hati dan cenderung memanfaatkan reli untuk mengurangi eksposur.

Di pasar derivatif, open interest meningkat hingga di atas US$8,8 miliar seiring kenaikan volume, menandakan partisipasi trader yang kembali tumbuh. Rasio long-short sedikit condong ke posisi long, namun masih relatif seimbang sehingga belum memicu risiko squeeze besar. Data likuidasi menunjukkan tekanan lebih besar pada posisi long dalam 12 hingga 24 jam terakhir, mengisyaratkan koreksi saat ini lebih banyak menghapus pembeli terlambat daripada memicu kepanikan.

Kombinasi meningkatnya partisipasi tetapi lemahnya keyakinan ini konsisten dengan pergerakan harga yang cenderung range-bound.

Level Kunci Penentu Arah Selanjutnya

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Secara teknikal, Solana membutuhkan penutupan harian di atas US$150 untuk mengonfirmasi fase pemulihan yang lebih luas. Jika level tersebut berhasil ditembus dan dipertahankan, target berikutnya berada di sekitar US$160 hingga EMA 200 hari yang menurun.

Sebaliknya, kegagalan menembus US$150 akan mempertahankan SOL dalam fase korektif, dengan risiko penurunan kembali ke area US$135 jika momentum memudar. Hingga ada konfirmasi dari penembusan resistance utama yang didukung arus spot kuat, pergerakan Solana dinilai lebih cocok untuk strategi trading dalam rentang harga dibanding posisi arah jangka panjang.

Pergerakan harga saat ini sejalan dengan analisis sebelumnya yang menilai reli Solana pasca-penurunan November akan menghadapi hambatan kuat di sekitar rata-rata pergerakan harian yang menurun. Solana memang mulai stabil, tetapi masih tertahan di bawah level kunci yang diperlukan untuk mengonfirmasi pembalikan tren yang berkelanjutan.

Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Naik ke US$2,15 Hari Ini! Ini Alasan Ripple Kembali Salip BNB

Harga Ripple (XRP) mengalami kenaikan signifikan pada Selasa, 14 Januari, seiring reli pasar kripto secara keseluruhan dalam 24 jam terakhir. Token lintas negara milik Ripple itu tercatat menguat lebih dari 4 persen ke level sekitar US$2,15, sekaligus kembali merebut posisi keempat aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, menggeser Binance Coin (BNB).

Dilaporkan Crypto Potato, kenaikan ini dinilai lebih stabil dibanding lonjakan tajam pekan lalu. Pada periode tersebut, XRP sempat melonjak sekitar 30 persen hanya dalam beberapa hari, dari bawah US$1,90, level penutupan akhir 2025, hingga menembus US$2,40, yang menjadi puncak tertinggi dalam beberapa pekan. Namun, reli tersebut berakhir dengan koreksi tajam, membawa harga XRP turun hingga di bawah US$2,05 pada awal pekan ini.

Pemulihan harga XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Anjlok 15% ke Area US$2, Investor Borong 480 Juta Koin

Pemulihan harga XRP hari ini terjadi di tengah sentimen positif pasar kripto global. Bitcoin (BTC) melonjak ke level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir di kisaran US$96.600, dipicu oleh pernyataan kontroversial terbaru Presiden AS Donald Trump. Trump kembali melontarkan kritik terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, serta menyinggung isu Iran, Venezuela, dan kebijakan tarif.

Sentimen pasar juga diperkuat oleh rilis data inflasi Amerika Serikat. Indeks Harga Konsumen (CPI) Desember yang diumumkan sehari sebelumnya tercatat sedikit lebih rendah dari perkiraan. Kondisi ini membuka ruang bagi Trump untuk kembali menekan The Fed agar memangkas suku bunga pada pertemuan mendatang dalam dua pekan ke depan.

Faktor lain yang menopang kenaikan XRP adalah arus dana positif pada produk spot XRP ETF. Setelah sempat mencatat arus keluar dana pekan lalu, ETF berbasis XRP kembali mencatatkan arus masuk bersih sebesar US$15,04 juta pada Senin dan US$12,98 juta pada Selasa. Aliran dana ini dinilai turut mendorong pemulihan harga aset dasarnya.

Kinerja XRP ke Depan

Analis kripto dengan nama samaran CRYPTOWZRD menilai kinerja XRP masih sejalan dengan ekspektasi pasar. Ia menyebut XRP “ditutup secara bullish seperti yang diharapkan”. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pasangan XRP/BTC masih membutuhkan reli lanjutan, terutama jika dominasi Bitcoin mulai mengalami penurunan.

Dengan kombinasi sentimen makroekonomi, penguatan Bitcoin, serta kembalinya arus dana ke ETF, XRP kini kembali menjadi sorotan pelaku pasar kripto global.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Web3 University Tour 2025 Edukasi Mahasiswa di 8 Kota Indonesia

Web3 University Tour 2025 sukses menjangkau ribuan mahasiswa di berbagai wilayah Indonesia sepanjang tahun 2025. Program edukasi ini hadir untuk memperkenalkan konsep Web3 secara praktis dan relevan, sekaligus membekali generasi muda kampus dengan wawasan teknologi masa depan yang aplikatif.

Program ini merupakan inisiatif kolaboratif antara Binance Academy, Tokocrypto, dan Coinvestasi dalam bentuk roadshow edukasi yang membawa pembahasan seputar blockchain, aset kripto, serta teknologi Web3 langsung ke lingkungan universitas. Tidak hanya berfokus pada pemahaman teknologi, kegiatan ini juga menyoroti potensi karier dan peran strategis Web3 dalam transformasi industri digital.

Roadshow Edukasi Web3 Menyapa Kampus di Berbagai Daerah

Para pemenang Cumlaude Web3 dalam rangkaian acara Web3 University Tour. Sumber: Coinvestasi.
Para pemenang Cumlaude Web3 dalam rangkaian acara Web3 University Tour. Sumber: Coinvestasi.

Sepanjang pelaksanaannya, Web3 University Tour 2025 diselenggarakan secara bertahap di delapan kota besar Indonesia, dimulai pada April hingga Desember 2025. Rangkaian acara ini berlangsung di Yogyakarta, Bali, Medan, Solo, Semarang, Aceh, Jakarta, dan ditutup di Pontianak.

Program ini bekerja sama dengan delapan institusi pendidikan, yakni Universitas Gadjah Mada, INSTIKI Bali, Politeknik Medan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Negeri Semarang, Politeknik Aceh, Universitas Pancasila Jakarta, serta Universitas Tanjungpura Pontianak sebagai lokasi penutup rangkaian nasional.

Berdasarkan data pelaksanaan, tercatat sebanyak 3.774 pendaftar dengan total 2.373 peserta yang hadir secara langsung. Kegiatan ini turut didukung oleh 30 community partner dari berbagai daerah yang berperan aktif dalam memperluas jangkauan literasi Web3 di kalangan mahasiswa dan komunitas lokal.

Di setiap kota, peserta mengikuti sesi edukasi yang mencakup pengenalan blockchain, pemahaman ekosistem Web3, hingga diskusi mengenai peluang karier di industri kripto dan teknologi terdesentralisasi. Materi disampaikan secara aplikatif, mulai dari pemetaan ekosistem Web3, pemahaman regulasi di Indonesia, hingga langkah awal membangun keterampilan dan portofolio digital.

“Melalui Web3 University Tour, kami ingin menghadirkan edukasi Web3 yang lebih mudah diakses dan relevan bagi mahasiswa. Dengan materi dasar dari Binance Academy, kami berharap mahasiswa memahami bahwa Web3 tidak hanya tentang trading, tetapi juga membuka peluang luas, mulai dari pengembangan karier, inovasi, hingga penciptaan solusi nyata yang berdampak,” ujar Stephen McAllister, Binance Academy Team Lead.

Selain sesi diskusi, peserta juga mengikuti Blockchain & Crypto Class yang membahas dasar-dasar blockchain, penggunaan dompet digital, keamanan aset, serta pemahaman awal tentang aset kripto. Seluruh peserta mendapatkan sertifikat keikutsertaan dan merchandise eksklusif sebagai bagian dari pengalaman belajar yang terintegrasi.

Baca juga: Tokocrypto Publikasikan Proof of Reserves, Aset Pengguna Tumbuh 2x

Cumlaude Web3 dan Student Ambassador

Para pemenang Cumlaude Web3 dalam rangkaian acara Web3 University Tour. Sumber: Coinvestasi.
Para pemenang Cumlaude Web3 dalam rangkaian acara Web3 University Tour. Sumber: Coinvestasi.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Web3 University Tour 2025 menghadirkan program Cumlaude Web3 di setiap kota. Program ini memberikan apresiasi kepada peserta terbaik berdasarkan pemahaman materi, partisipasi aktif, dan hasil evaluasi selama acara berlangsung.

Peserta terpilih dari masing-masing kota kemudian melaju ke tahap Final Cumlaude Web3 tingkat nasional. Inisiatif ini bertujuan menjaring mahasiswa dengan minat dan potensi tinggi untuk berkembang lebih jauh dalam ekosistem Web3 di Indonesia.

Puncak acara ditandai dengan terpilihnya delapan mahasiswa terbaik sebagai kandidat Binance Academy Student Ambassador. Para pemenang memperoleh kesempatan untuk terlibat langsung dalam berbagai program dan inisiatif edukasi Binance Academy di Indonesia.

Program Student Ambassador ini dirancang untuk mendukung mahasiswa yang ingin berkarier di bidang Web3 sekaligus berkontribusi aktif dalam meningkatkan literasi Web3 di lingkungan kampus dan komunitas lokal.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menambahkan “Web3 bukan sekadar teknologi, tetapi peluang masa depan. Lewat Web3 University Tour 2025, kami mendorong mahasiswa untuk berani belajar, membangun keterampilan, dan mengambil peran aktif dalam ekosistem digital yang terus berkembang. Oleh karena itu, Tokocrypto fokus pada program edukasi dan literasi Web3 yang berkelanjutan agar generasi muda Indonesia memiliki pemahaman yang kuat, siap menghadapi kebutuhan industri, serta mampu berkontribusi secara positif dalam pengembangan ekonomi digital nasional.” 

Dengan pendekatan edukasi langsung ke kampus, Web3 University Tour 2025 diharapkan mampu memperkuat literasi Web3 di kalangan mahasiswa sekaligus mempersiapkan talenta muda Indonesia untuk menjawab tantangan industri digital di masa depan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat 4,8%: Volume $57 Miliar

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan pergerakan yang sangat positif di pasar kripto, seperti yang terlihat Toko di Tokocrypto pada Rabu (14/1).

Ketika artikel ini ditulis, harga Bitcoin tercatat melonjak sekitar 4,8% dalam 24 jam terakhir dan kini diperdagangkan di kisaran $95.444 per BTC.

Kenaikan ini terjadi seiring meningkatnya aktivitas pasar, tercermin dari volume perdagangan harian yang mencapai $57,51 miliar.

Lonjakan tersebut membawa kapitalisasi pasar Bitcoin naik ke sekitar $1,9 triliun, memperkuat posisinya sebagai aset kripto terbesar dunia.

Sentimen pasar terlihat membaik, terutama setelah Bitcoin berhasil bangkit dari level terendah hariannya di sekitar $91.015 dan sempat menyentuh $96.011 sebelum mengalami koreksi ringan.

Baca Juga: 600.000 Bitcoin Venezuela Akan Disita Trump, Apa Dampaknya?

Pergerakan Harga: Volatil, Tapi Mulai Menguat

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak cukup agresif dengan rentang hampir $5.000. Dari sisi performa waktu, BTC mencatat:

  • Harian: +4,61%
  • 7 hari: +2,54%
  • 30 hari: +6,63%

Data ini menunjukkan bahwa momentum jangka pendek mulai kembali berpihak pada pembeli.

Kenaikan mingguan dan bulanan menandakan bahwa Bitcoin sedang mencoba membangun tren pemulihan setelah beberapa bulan terakhir berada dalam tekanan.

Namun, bila dilihat lebih panjang, Bitcoin masih dalam fase konsolidasi. Dalam 60 hari terakhir, harga relatif stagnan (-0,86%), sementara dalam 90 hari, BTC masih terkoreksi sekitar 14,58%.

Artinya, reli hari ini lebih tepat dibaca sebagai fase pemulihan, bukan konfirmasi tren bullish besar.

Volume Tinggi Menjadi Sinyal Penting

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Salah satu sorotan utama dalam analisa harga BTC hari ini adalah lonjakan volume transaksi. Nilai $57,51 miliar menunjukkan pasar sangat aktif.

Biasanya, kombinasi harga naik dan volume besar mengindikasikan minat beli yang nyata, bukan sekadar pantulan teknikal lemah.

Volume tinggi juga berarti likuiditas pasar membaik. Hal ini penting karena pergerakan harga menjadi lebih “sehat” dan tidak mudah dimanipulasi oleh transaksi kecil.

Meski begitu, kondisi ini juga sering diikuti volatilitas tinggi, sehingga pergerakan cepat naik-turun masih sangat mungkin terjadi.

Fundamental: Suplai Terbatas Tetap Jadi Kekuatan Bitcoin

Saat ini, jumlah Bitcoin yang beredar mencapai sekitar 19,98 juta BTC, atau sekitar 95,12% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

Dengan sebagian besar koin sudah ditambang, Bitcoin semakin memperkuat citranya sebagai aset digital yang langka.

Pada harga sekarang, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di kisaran $1,9 triliun, sementara valuasi terdilusi penuh mendekati $2 triliun.

Dari sisi fundamental, keterbatasan suplai ini masih menjadi daya tarik utama bagi investor jangka panjang.

Meski demikian, perlu dicatat bahwa harga Bitcoin saat ini masih cukup jauh dari rekor tertingginya di $126.198.

Jarak ini menunjukkan pasar belum memasuki fase euforia, melainkan masih berada dalam tahap pemulihan bertahap.

Area Psikologis dan Arah Selanjutnya

Secara psikologis, area $95.000–$100.000 menjadi zona penting.

Jika Bitcoin mampu bertahan stabil di atas $95.000 dan membangun support baru, peluang penguatan lanjutan akan semakin terbuka.

Sebaliknya, jika gagal mempertahankan area ini, pasar berpotensi kembali bergerak sideways atau mengalami koreksi jangka pendek.

Dengan volume setinggi sekarang, pergerakan tajam di kedua arah tetap perlu diantisipasi.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun 0,83%, Terkoreksi ke $91.259

Analisa harga BTC hari ini memperlihatkan Bitcoin sedang berada dalam fase pemulihan yang cukup kuat.

Kenaikan hampir 5% dalam sehari, ditopang volume besar dan kapitalisasi pasar di atas $1,9 triliun, menunjukkan bahwa minat pasar kembali meningkat.

Meski tren jangka panjang belum sepenuhnya berbalik bullish, sinyal jangka pendek terlihat positif.

Fokus pelaku pasar kini tertuju pada kemampuan Bitcoin mempertahankan area $95.000 sebagai pijakan baru sebelum mencoba melangkah lebih tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com