Category Archives: Tokocrypto

Harga Ethereum (ETH) Stabil di $3.303, Meski Momentum Terbatas

Harga Ethereum (ETH) hari ini menunjukkan pergerakan yang relatif stabil di tengah dinamika pasar kripto global.

Dalam catatan Tokocrypto pada Jumat (16/1), Ethereum (ETH) diperdagangkan di level $3.303,75 per koin, mencatatkan kenaikan tipis sekitar +0,28% dalam 24 jam terakhir.

Meskipun tidak mencetak lonjakan besar, performa ini menandakan bahwa Ethereum masih mampu menjaga posisinya di zona atas setelah reli yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Saat ini, kapitalisasi pasar Ethereum berada di kisaran $398,7 miliar, menjadikannya aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam mencapai sekitar $26,2 miliar, mencerminkan minat transaksi yang masih tinggi dari trader maupun investor.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Bertahan di $3.330, Koreksi Tipis 0,27%

Pergerakan Harian ETH: Stabil dengan Fluktuasi Terukur

Dalam rentang 24 jam terakhir, Ethereum bergerak di antara $3.276 hingga $3.382. Fluktuasi ini menunjukkan adanya tarik-menarik yang cukup seimbang antara tekanan beli dan jual.

Meski sempat terkoreksi tipis dalam jangka sangat pendek yang terlihat dari perubahan 1 jam terakhir yang turun -0,11%, ETH masih mampu mempertahankan struktur harga di atas area $3.300.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa pasar tengah memasuki fase konsolidasi.

Setelah reli yang cukup solid dalam sebulan terakhir, pelaku pasar cenderung menunggu katalis baru sebelum mendorong harga lebih agresif.

Kinerja Ethereum dalam Berbagai Time Frame

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 16 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 16 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika melihat performa ETH dalam beberapa periode waktu, gambaran yang muncul cukup menarik:

  • 7 hari terakhir: +6,35%
  • 30 hari terakhir: +11,88%
  • 60 hari terakhir: +4,12%
  • 90 hari terakhir: -14,78%

Data ini menunjukkan bahwa Ethereum berhasil bangkit dalam jangka pendek dan menengah, meskipun masih berada dalam fase pemulihan jika ditarik ke horizon tiga bulan.

Kenaikan hampir 12% dalam 30 hari menandakan sentimen pasar terhadap ETH masih cukup positif, terlebih dengan meningkatnya aktivitas di sektor DeFi, NFT, dan layer-2 yang berbasis jaringan Ethereum.

Namun, koreksi dalam 90 hari terakhir mengingatkan investor bahwa volatilitas masih menjadi karakter utama pasar kripto, termasuk untuk aset besar seperti ETH.

Posisi Ethereum di Pasar Kripto

Ethereum saat ini menempati peringkat ke-2 aset kripto paling populer di dunia.

Dengan suplai beredar sekitar 120,69 juta ETH dan tanpa batas maksimum pasokan yang ditetapkan, dinamika harga Ethereum sangat dipengaruhi oleh mekanisme jaringan, termasuk pembakaran biaya transaksi (burn) dan tingkat aktivitas on-chain.

Kapitalisasi pasar yang mendekati $400 miliar menegaskan bahwa Ethereum masih menjadi tulang punggung utama bagi berbagai ekosistem blockchain, mulai dari aplikasi terdesentralisasi (dApps), stablecoin, hingga proyek Web3 dan DeFi.

Jarak dari Rekor Tertinggi

Saat ini, harga Ethereum masih berada cukup jauh dari rekor tertingginya di $4.953,73.

Selisih ini menunjukkan bahwa ETH masih memiliki ruang pemulihan yang lebar apabila sentimen pasar global kembali sepenuhnya bullish.

Bagi sebagian investor, kondisi ini dipandang sebagai fase akumulasi.

Namun bagi trader jangka pendek, area $3.300–$3.380 saat ini menjadi zona krusial untuk menentukan apakah Ethereum akan melanjutkan kenaikan atau justru memasuki koreksi yang lebih dalam.

Area Penting yang Perlu Diperhatikan

Dalam waktu dekat, perhatian pasar tertuju pada beberapa level kunci:

  • Support terdekat: area $3.270–$3.300
  • Resistance terdekat: area $3.380–$3.450

Jika Ethereum mampu bertahan stabil di atas support dan volume kembali meningkat, peluang untuk menguji resistance berikutnya masih terbuka.

Sebaliknya, jika tekanan jual menguat dan ETH turun di bawah $3.270, potensi koreksi lanjutan bisa kembali membayangi.

Baca Juga: Ethereum Reli: Harga ETH Naik 7%, Volume $31 Miliar

Harga ETH hari ini mencerminkan kondisi pasar yang relatif tenang namun tetap konstruktif.

Dengan harga di $3.303, kenaikan harian +0,28%, volume besar, serta kapitalisasi pasar mendekati $400 miliar, Ethereum masih menunjukkan kekuatan sebagai aset kripto utama.

Meski momentum jangka pendek cenderung terbatas, tren bulanan yang positif memberi sinyal bahwa ETH masih berada dalam jalur pemulihan.

Pergerakan berikutnya akan sangat ditentukan oleh kemampuan harga mempertahankan support kunci dan munculnya katalis baru yang mampu menggerakkan pasar secara lebih signifikan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Melemah 1,43%: Tekanan Sentimen Bearish

Harga Pi Network hari ini kembali berada dalam tekanan setelah mencatatkan penurunan sekitar 1,43% dalam 24 jam terakhir, lebih buruk dibandingkan pelemahan pasar kripto secara umum yang turun sekitar 0,51%.

Performa yang tertinggal ini menegaskan bahwa PI saat ini menghadapi tantangan ganda: tekanan struktural dari sisi suplai serta lemahnya minat beli di pasar.

Berdasarkan catatan Coinmarketcap pada Jumat (16/1), koreksi terbaru ini juga memperpanjang fase konsolidasi lemah Pi Network, yang dalam beberapa hari terakhir terus bergerak di bawah area psikologis penting.

Investor dan trader mulai bersikap lebih hati-hati, seiring munculnya sinyal teknikal negatif dan belum kuatnya katalis fundamental yang mampu menopang harga.

Baca Juga: Pi Network Tertekan Token Unlock, Support $0,20 Terancam

Tekanan Suplai dari Unlock Token Harian

Salah satu faktor utama yang membebani harga PI adalah unlock token harian yang terus menambah suplai di pasar.

Melalui mekanisme migrasi mainnet berbasis KYC, diperkirakan sekitar $1 juta nilai PI masuk ke sirkulasi setiap hari.

Aliran suplai baru ini terjadi hampir tanpa jeda, menciptakan tekanan jual yang konsisten. Dalam kondisi ideal, penambahan suplai akan diimbangi oleh pertumbuhan permintaan.

Namun pada Pi Network, lonjakan suplai belum diikuti oleh peningkatan penggunaan jaringan secara signifikan.

Akibatnya, pasar dihadapkan pada situasi di mana token baru terus masuk, sementara daya serap dari sisi pembeli relatif terbatas.

Bagi investor jangka pendek, situasi ini membuat setiap kenaikan harga cenderung cepat direspons oleh aksi ambil untung. Tanpa dorongan permintaan baru yang kuat, reli menjadi sulit bertahan lama.

Breakdown Teknikal di Bawah Support $0,20

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 16 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 16 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Dari sisi teknikal, kondisi PI semakin rapuh setelah harga menembus ke bawah level support penting di $0,20.

Area ini sebelumnya beberapa kali berfungsi sebagai zona pantulan, tempat pembeli masuk untuk menahan penurunan.

Breakdown tersebut memicu likuidasi posisi dan stop-loss otomatis, mempercepat tekanan jual. Indikator momentum juga mengonfirmasi pelemahan struktur pasar.

RSI berada di kisaran 34,76, mendekati area oversold namun belum menunjukkan sinyal pembalikan yang kuat.

Dalam jangka pendek, perhatian pasar tertuju pada area sekitar $0,196, yang kerap dipantau sebagai level Fibonacci penting.

Jika harga gagal bertahan di atas zona ini, potensi penurunan lanjutan menuju support psikologis berikutnya semakin terbuka.

Utilitas Masih Terbatas, Volume Perdagangan Tipis

Di luar faktor teknikal, tantangan utama Pi Network terletak pada kesenjangan utilitas.

Meski tim pengembang telah memperkenalkan sejumlah tools untuk memudahkan integrasi pembayaran PI ke aplikasi, adopsi dunia nyata masih tergolong minim.

Volume perdagangan harian PI yang berada di kisaran $13,1 juta hanya mewakili sekitar 0,77% dari kapitalisasi pasarnya.

Angka ini menunjukkan bahwa aktivitas transaksi relatif tipis, mengindikasikan partisipasi pasar yang belum solid.

Beberapa inisiatif, termasuk kolaborasi dengan proyek dan pengembang aplikasi, memang membuka potensi jangka panjang.

Namun untuk saat ini, dampaknya belum cukup besar untuk mengimbangi tekanan suplai dari unlock token harian.

Akibatnya, sentimen spekulatif dan aksi jual jangka pendek masih mendominasi pergerakan harga.

Kinerja PI vs Pasar Kripto

Menariknya, pelemahan Pi Network terjadi saat pasar kripto global hanya mengalami koreksi ringan. Ketika total pasar turun sekitar 0,51%, PI justru terkoreksi lebih dalam.

Performa yang tertinggal ini menandakan adanya faktor internal yang lebih dominan dibandingkan sentimen makro.

Korelasi PI dengan altcoin menengah juga membuatnya lebih rentan terhadap pergeseran minat investor.

Ketika pasar berada dalam fase risk-off, aset dengan utilitas belum matang cenderung menjadi yang pertama dilepas.

Baca Juga: Aliran Token Keluar Redam Tekanan Jual, Harga Pi Network Naik 2%

Fokus pada Level Kritis

Penurunan harga Pi Network saat ini mencerminkan ketidakseimbangan antara suplai yang terus bertambah dan permintaan yang masih stagnan, diperparah oleh kerusakan struktur teknikal di bawah $0,20.

Dalam waktu dekat, fokus utama pasar tertuju pada dua indikator kunci, yaitu kemampuan harga bertahan di atas area $0,196 dan peningkatan volume perdagangan secara konsisten di atas $20 juta per hari.

Tanpa perbaikan di dua aspek tersebut, PI berpotensi tetap berada dalam fase tekanan.

Sebaliknya, jika volume mulai meningkat dan harga mampu kembali ke atas $0,20, peluang pemulihan jangka pendek bisa mulai terbuka.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Dihantam Aksi Jual, Harga Terancam Gagal Tembus US$0,15?

Dogecoin (DOGE) kembali berada di titik penentuan setelah tekanan jual meningkat di area krusial US$0,15. Pada perdagangan terbaru, harga Dogecoin terlihat kesulitan melanjutkan penguatan meskipun pasar kripto secara umum menunjukkan tanda-tanda stabil.

Kondisi ini mencerminkan kehati-hatian trader yang semakin tinggi, menandai fase penting bagi pergerakan DOGE dalam jangka pendek.

Sebagai salah satu memecoin terbesar di pasar, Dogecoin dikenal sangat sensitif terhadap perubahan sentimen, likuiditas, dan selera risiko. Upaya DOGE untuk menembus level US$0,15 sempat mencapai area US$0,151, namun langsung direspons dengan aksi jual agresif.

Faktor Menekan Harga DOGE

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 15 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 15 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Anjlok ke US$0,1348, DOGE Bangkit atau Jatuh Lebih Dalam?

Tekanan tersebut memicu koreksi intraday yang membawa harga turun ke kisaran support US$0,142–US$0,144. Volume perdagangan tercatat melonjak di atas rata-rata, mengindikasikan aksi ambil untung setelah reli sebelumnya, bukan akumulasi lanjutan.

Tekanan terhadap Dogecoin juga diperkuat oleh sentimen eksternal. Ketidakpastian regulasi di Amerika Serikat kembali mencuat setelah tertundanya pembahasan undang-undang kripto utama, yang membuat minat risiko investor institusional menurun.

Di saat yang sama, ketegangan geopolitik global turut menekan aset berisiko tinggi, mendorong pergeseran modal ke Bitcoin dan membuat altcoin, termasuk DOGE, tertinggal. Meski demikian, secara struktur jangka menengah, Dogecoin masih membentuk higher low pada grafik bulanan, menandakan tren naik belum sepenuhnya patah.

Analisis Teknikal Dogecoin

Dari sisi teknikal, Dogecoin tengah membentuk pola inverse head and shoulders yang bersifat bullish, namun belum terkonfirmasi selama harga gagal bertahan di atas US$0,15. Indikator momentum seperti RSI berada di zona netral, menunjukkan tidak ada dominasi kuat dari pembeli maupun penjual. Support di area tengah US$0,14 sejauh ini masih bertahan, namun pengujian berulang berpotensi melemahkan kekuatannya.

Ke depan, pergerakan Dogecoin sangat bergantung pada level teknikal kunci. Area resistance utama berada di rentang US$0,150–US$0,151. Penembusan bersih dengan dukungan volume tinggi berpotensi membuka jalan menuju target US$0,17 hingga US$0,18.

Sebaliknya, kegagalan merebut kembali level US$0,15 dapat memicu konsolidasi lanjutan atau koreksi lebih dalam. Support terdekat berada di US$0,142, sementara penurunan di bawah level tersebut berisiko menyeret harga ke area US$0,134–US$0,138. Selama zona ini mampu dipertahankan, struktur bullish jangka menengah Dogecoin masih tetap terjaga.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

SOL Siap Terbang ke US$200? Tapi Token Baru Ini Bisa Jadi Rival

Pasar kripto kembali diramaikan oleh optimisme terhadap Solana (SOL) seiring membaiknya kondisi pasar dan meningkatnya aktivitas on-chain. Di tengah potensi kebangkitan blockchain layer-1 tersebut, perhatian investor juga mulai bergeser ke proyek kripto berbasis pembayaran (PayFi) yang dinilai memiliki peluang besar menantang dominasi jaringan mapan seperti Solana.

Solana saat ini diperdagangkan di level US$143,85, naik 1,44 persen dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasarnya tercatat mencapai US$81,3 miliar, sementara volume perdagangan melonjak lebih dari 22 persen menjadi US$6,86 miliar. Kenaikan volume ini mencerminkan kembalinya minat investor, terutama setelah Bitcoin menunjukkan pergerakan yang lebih stabil.

Analisis Teknikal Solana

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 15 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 15 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Harga Solana Tertahan di Area Kritis, Tembus US$150?

Dari sisi teknikal, SOL dinilai mampu bertahan di atas level support penting yang terbentuk sejak awal tahun. Analis mencatat pola higher low masih terjaga, membuka peluang skenario bullish dalam jangka pendek. Jika kondisi pasar kripto secara keseluruhan tetap kondusif, sejumlah proyeksi menyebut harga Solana berpotensi kembali menguji level US$200 dalam waktu dekat.

Dilaporkan Crypto.news, fundamental jaringan Solana juga dinilai masih kuat. Dengan kecepatan transaksi tinggi (TPS), ekosistem DeFi yang aktif, serta adopsi institusional yang terus berkembang, Solana tetap menjadi salah satu altcoin utama yang diperhatikan investor global.

Namun, fokus pasar kini tidak hanya tertuju pada performa layer-1. Proyek kripto dengan pendekatan pembayaran mulai menarik perhatian, salah satunya Remittix (RTX). Token PayFi ini saat ini diperdagangkan di harga US$0,123 dan dikembangkan untuk menjembatani transaksi kripto dengan sistem keuangan tradisional.

Remittix baru-baru ini mengumumkan bahwa dompet digitalnya telah resmi tersedia di Apple App Store, dengan versi Google Play dijadwalkan menyusul. Selain itu, tim pengembang mengonfirmasi peluncuran platform PayFi berbasis crypto-to-fiat pada 9 Februari 2026. Platform ini dirancang agar pengguna dapat mengirim aset kripto langsung ke sektor keuangan konvensional.

Lawan Solana

Dari sisi pendanaan, Remittix dilaporkan telah menggalang lebih dari US$28,8 juta dari pendanaan privat dan menjual lebih dari 701 juta token. Capaian ini membuat Remittix mulai dipandang sebagai pesaing potensial bagi jaringan besar yang juga bermain di sektor pembayaran digital.

Meski Solana masih memimpin dari sisi adopsi dan infrastruktur, kehadiran proyek PayFi seperti Remittix menunjukkan bahwa persaingan di industri kripto semakin bergeser ke arah utilitas nyata dan integrasi dengan sistem keuangan tradisional. Investor kini dihadapkan pada pilihan antara kebangkitan jaringan besar atau peluang dari pemain baru dengan pendekatan berbeda.

Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

RUU CLARITY Act Masuk Fase Kritis, DeFi dan Stablecoin Jadi Sorotan

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) kripto Amerika Serikat, CLARITY Act, memasuki fase krusial setelah para senator mengajukan 137 amendemen menjelang proses markup di Komite Perbankan Senat. Isu imbal hasil (yield) stablecoin dan regulasi DeFi menjadi titik gesekan utama yang berpotensi menentukan arah regulasi kripto ke depan.

Draf CLARITY Act setebal 278 halaman dirilis pada Senin malam waktu setempat, setelah melalui lima bulan diskusi bipartisan. Mayoritas pelaku industri kripto baru melihat naskah lengkap tersebut pada Selasa. Batas waktu pengajuan amendemen yang jatuh pada pukul 17.00 hari yang sama memicu lonjakan usulan perubahan dari berbagai senator.

Yield Stablecoin Jadi Isu Paling Diperdebatkan

Salah satu perdebatan paling tajam muncul terkait pemberian yield pada stablecoin. Senator Angela Alsobrooks dan Thom Tillis mengajukan amendemen bipartisan untuk memperjelas aktivitas apa saja yang memungkinkan pengguna memperoleh imbal hasil. Tujuannya adalah mempertegas batas antara model yield yang diperbolehkan dan struktur yang dinilai melanggar aturan.

Isu ini dinilai krusial karena menyentuh langsung model bisnis penerbit stablecoin dan dapat berdampak signifikan pada pasar kripto secara luas.

Baca juga: Amerika Borong Bitcoin, China Tumpuk Emas: Perang Aset Dunia Dimulai?!

DeFi Disorot Usai Tekanan Industri

Selain stablecoin, decentralized finance (DeFi) juga menjadi sorotan. Senator Pete Ricketts dan Cynthia Lummis mengusulkan revisi bahasa regulasi DeFi, menyusul penolakan dari industri terhadap pasal baru yang dinilai menimbulkan ketidakpastian hukum bagi protokol terdesentralisasi.

Langkah ini diambil untuk meredam kekhawatiran bahwa regulasi baru dapat memperlakukan protokol DeFi layaknya entitas terpusat.

Etika Pejabat dan Amendemen Warren

Senator Chris Van Hollen mengajukan usulan untuk mencegah pejabat pemerintah memperoleh keuntungan dari bisnis kripto, termasuk aturan anti-touting yang mewajibkan pengungkapan kepentingan finansial bagi pihak yang mempromosikan aset kripto.

Namun, sebagian amendemen etika ini diperkirakan tidak akan langsung diputuskan dalam tahap markup, mengingat keterbatasan kewenangan Komite Perbankan. Isu tersebut kemungkinan akan dibahas pada tahap lanjutan di Senat.

Sementara itu, Senator Elizabeth Warren menaikkan tensi dengan mengajukan lebih dari 20 amendemen, termasuk proposal pelarangan total yield stablecoin serta upaya membatalkan panduan pro-kripto yang dikeluarkan Kantor Pengawas Mata Uang (OCC) tahun lalu.

Markup Jadi Penentu Arah Regulasi

Beberapa amendemen bahkan keluar dari substansi kripto. Senator Jack Reed, misalnya, mengajukan amendemen yang mendukung Ketua Federal Reserve Jerome Powell di tengah penyelidikan Departemen Kehakiman, menunjukkan bahwa proses markup juga dimanfaatkan untuk pesan politik yang lebih luas.

Direktur Eksekutif White House Crypto Council, Patrick Witt, menyatakan bahwa ketentuan etika akan ditambahkan setelah RUU lolos dari komite dan sebelum pemungutan suara pleno Senat, menandakan potensi perubahan lanjutan.

Di sisi lain, Ketua Komite Pertanian Senat John Boozman mengumumkan penjadwalan ulang markup dengan target 27 Januari, sementara teks RUU terbaru diperkirakan akan dirilis sepekan sebelumnya.

Dengan ratusan amendemen yang masuk, hasil markup CLARITY Act diprediksi akan menjadi penentu seberapa besar dampaknya terhadap industri dan pasar kripto global.

Baca juga: Trump Media Siap Rilis ETF Bitcoin Spot di Amerika Serikat


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Lonjakan Tak Terduga! 3 Altcoin Internet Computer Ecosystem Naik Tajam

Pasar kripto kembali diramaikan oleh pergerakan signifikan dari Internet Computer Ecosystem Tokens.

Sejumlah altcoin dalam ekosistem ini mencatatkan kenaikan harga tajam dalam 7 hari terakhir, dengan lonjakan market cap dan performa mingguan yang mencuri perhatian investor.

Berikut 3 top altcoin kategori Internet Computer Ecosystem Tokens berdasarkan kapitalisasi pasar dikutip CoinMarketCap.

1. Internet Computer (ICP) Masih Tak Tertandingi

Pergerakan harga Internet Computer (ICP/USDT) pada Kamis, 15 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Internet Computer (ICP/USDT) pada Kamis, 15 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Internet Computer (ICP) menempati posisi teratas sebagai aset kripto terbesar dalam ekosistem ini. Hingga data terbaru, harga ICP berada di level $4.34, menguat 35.85% dalam 7 hari dan melonjak 18.55% dalam 24 jam.

Dari sisi kapitalisasi pasar, ICP mencatatkan nilai sebesar $2,376,393,061 dengan volume transaksi harian mencapai $805,386,741. Jumlah suplai beredar saat ini berada di angka 179.76M ICP, menegaskan dominasi ICP sebagai tulang punggung utama Internet Computer Ecosystem.

2. GOLDAO Tampil Mengejutkan, Naik 73.23% dalam 7 Hari

GOLDAO menjadi altcoin dengan performa paling agresif di jajaran teratas. Token ini diperdagangkan di harga $0.01659 dan melonjak 73.23% dalam 7 hari, serta naik 29.63% dalam 24 jam.

Kapitalisasi pasar GOLDAO tercatat sebesar $13,154,865, dengan suplai beredar mencapai 568.02K dan total suplai 792.55M GOLDAO. Meski volume harian relatif kecil di $9,682, lonjakan harga menunjukkan meningkatnya minat pasar terhadap token ini.

3. ORIGYN (OGY) Stabil Menguat, Market Cap Tembus $10 Juta

ORIGYN (OGY) menempati posisi ketiga dengan kapitalisasi pasar sebesar $10,709,557. Harga OGY saat ini berada di level $0.001367, naik 21.64% dalam 7 hari dan menguat 6.25% dalam 24 jam.

Volume transaksi harian OGY mencapai $344,363, dengan suplai beredar sebesar 245.22M OGY dari total suplai 7.82B OGY. Kinerja ini menempatkan OGY sebagai salah satu altcoin Internet Computer yang konsisten mengalami pertumbuhan.

Kesimpulan
Internet Computer Ecosystem kembali menunjukkan potensi besar lewat performa sejumlah altcoin unggulan. ICP masih menjadi pemimpin pasar, sementara GOLDAO dan OGY mencuri perhatian lewat lonjakan harga signifikan dalam waktu singkat. Pergerakan ini memperlihatkan bahwa ekosistem Internet Computer tetap menjadi salah satu sektor yang aktif dan layak dipantau di pasar kripto.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Menuju Era Baru Regulasi, Level US$3,20 Jadi Ujian Krusial

Dunia kripto kembali menjadi sorotan setelah munculnya rancangan undang-undang (RUU) di Amerika Serikat yang berpotensi menyetarakan status XRP dengan Bitcoin dan Ethereum. Wacana regulasi ini langsung memicu perbincangan luas di kalangan pelaku pasar, khususnya terkait prospek dan prediksi harga XRP ke depan.

Draf terbaru Digital Asset Market Clarity Act disebut-sebut akan mengklasifikasikan XRP sebagai aset non-security, sejajar dengan Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH). Jika disahkan, aturan ini akan mengakhiri ketidakpastian hukum yang selama bertahun-tahun membayangi XRP dan menghambat masuknya investor institusional.

Langkah XRP Menuju Status Setara Bitcoin

Langkah ini dinilai sebagai kemenangan regulasi besar bagi ekosistem XRP. Kejelasan status hukum dinilai dapat membuka pintu adopsi yang lebih luas, terutama dari institusi keuangan besar yang selama ini bersikap hati-hati karena risiko tuntutan hukum.

Dalam rancangan tersebut, XRP akan masuk kategori “non-ancillary asset”, yakni aset utama yang diperlakukan setara dengan komoditas digital seperti BTC dan ETH. Status ini juga berlaku bagi token lain yang telah memiliki produk bursa terorganisir seperti Exchange-Traded Product (ETP).

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 15 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 15 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski tidak serta-merta memicu lonjakan harga dalam waktu singkat, kejelasan regulasi dianggap memiliki dampak strategis jangka panjang. Dengan payung hukum yang lebih jelas, institusi global berpeluang mulai memasukkan XRP ke dalam portofolio investasi maupun strategi perbendaharaan mereka.

Sementara dari sisi pasar, minat institusi terhadap XRP telah menunjukkan peningkatan signifikan sejak peluncuran ETF XRP pertama di Amerika Serikat. Data SoSoValue mencatat dana kelolaan ETF tersebut telah menembus angka US$1,5 miliar hanya dalam beberapa bulan terakhir.

Baca juga: XRP Naik ke US$2,15 Hari Ini! Ini Alasan Ripple Kembali Salip BNB

Prediksi Harga XRP: EMA 200 Hari Jadi Penentuh Arah Harga XRP

Dilaporkan Cryptonews, secara teknikal, XRP baru saja mencatat penguatan setelah mengalami tekanan jual selama tujuh hari berturut-turut. Namun, pergerakan harga masih menghadapi tantangan serius di level Exponential Moving Average (EMA) 200 hari, yang kini berfungsi sebagai resistance utama.

Jika harga mampu bertahan dan menembus level tersebut, analis memproyeksikan potensi kenaikan menuju area US$3,20. Sebaliknya, jika tekanan jual kembali mendominasi, XRP berisiko terkoreksi hingga ke kisaran US$1,95.

Indikator Relative Strength Index (RSI) yang berada di sekitar rata-rata pergerakan 14 hari saat ini menjadi penentu arah momentum selanjutnya, apakah tren bullish berlanjut atau justru berbalik.

Di tengah dinamika tersebut, sebagian investor juga mulai melirik proyek kripto baru, termasuk presale token Bitcoin HYPER (HYPER). Proyek layer-2 berbasis Solana untuk ekosistem Bitcoin ini dilaporkan telah menghimpun dana lebih dari US$30,5 juta atau sekitar Rp514 miliar, mencerminkan meningkatnya minat institusi terhadap inovasi teknologi blockchain di luar aset utama.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Paradigma Baru Cadangan Strategis Perusahaan

Artikel riset ini disusun oleh Tim Riset Tokocrypto sebagai bagian dari kajian mendalam terhadap transformasi manajemen keuangan korporasi di era aset digital.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perubahan lanskap keuangan, perusahaan mulai mengevaluasi kembali strategi pengelolaan cadangan mereka. Salah satu pendekatan yang kian mendapatkan perhatian adalah Digital Assets Treasury (DAT).

Introducing: The Corporate Crypto Shift

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan global semakin meragukan ketergantungan penuh pada kas dan instrumen keuangan tradisional. Inflasi yang masih bertahan, suku bunga tinggi dalam jangka panjang, serta meningkatnya risiko likuiditas dan stabilitas sistem keuangan global mendorong korporasi mencari alternatif penyimpanan nilai. Kondisi ini membuka jalan bagi adopsi aset kripto sebagai instrumen diversifikasi dan lindung nilai terhadap risiko makroekonomi. Dari sinilah konsep Digital Assets Treasury mulai berkembang.

Apa Itu Digital Assets Treasury (DAT)?

Digital Assets Treasury (DAT) merupakan strategi pengelolaan cadangan perusahaan dengan memasukkan aset digital ke dalam neraca keuangan. Aset digital ini digunakan baik sebagai penyimpan nilai (store of value) maupun sebagai bagian dari manajemen likuiditas perusahaan.

Menariknya, DAT tidak hanya diadopsi oleh perusahaan yang bergerak di industri kripto. Perusahaan non-kripto seperti Tesla dan Block juga telah mengintegrasikan aset kripto ke dalam strategi treasury mereka sebagai bentuk diversifikasi aset dan perlindungan dari tekanan ekonomi global.

Digital Assets vs Traditional Assets

Dibandingkan aset tradisional, aset digital memiliki karakteristik yang sangat berbeda. Aset digital beroperasi di pasar berbasis blockchain yang terdesentralisasi, sementara aset tradisional bergantung pada sistem keuangan terpusat seperti bank dan pasar modal.

Dari sisi jenis aset, Digital Assets Treasury mencakup kripto, stablecoin, token DeFi, dan aset digital lain, sedangkan treasury konvensional mengandalkan kas, deposito, obligasi, saham, serta instrumen pasar uang.

Dari aspek regulasi, aset digital masih berada dalam fase pengembangan kerangka hukum yang berbeda di tiap negara, berbeda dengan aset tradisional yang telah memiliki regulasi mapan. Keunggulan aset digital terletak pada likuiditas global 24/7 dan pembayaran instan, meskipun volatilitasnya relatif lebih tinggi.

Sementara itu, aset tradisional cenderung lebih stabil, tetapi proses transaksi dan likuiditasnya lebih lambat. Dari sisi keamanan, aset digital sangat bergantung pada pengelolaan private key, cold storage, dan smart contract, sedangkan aset tradisional mengandalkan sistem perbankan dan kustodian.

Jenis Aset Digital dalam Digital Assets Treasury

Dalam praktiknya, Digital Assets Treasury mencakup beberapa jenis aset utama. Cryptocurrencies dan NFTs digunakan sebagai alat pembayaran, instrumen investasi, hingga bukti kepemilikan aset digital yang unik. Stablecoins dan CBDCs dirancang untuk menjaga stabilitas nilai dengan dipatok pada mata uang resmi, sehingga lebih cocok untuk kebutuhan likuiditas jangka pendek. Selain itu, terdapat digital bonds dan tokenized assets, yaitu representasi instrumen keuangan atau aset tertentu di blockchain yang memungkinkan akses tanpa perantara.

Insight Singkat

Secara ringkas, Digital Assets Treasury menunjukkan bahwa aset digital kini tidak lagi sekadar instrumen spekulatif, melainkan telah menjadi bagian dari strategi pengelolaan cadangan perusahaan untuk menghadapi tantangan makroekonomi global.

Gambaran Adopsi Global Digital Assets Treasury

Perusahaan dengan strategi Digital Assets Treasury (DATCo) kini tersebar di berbagai negara. Berdasarkan data kepemilikan kripto yang dipublikasikan, tingkat adopsi dapat dikelompokkan menjadi tinggi, menengah, dan rendah.

Negara dengan tingkat adopsi tinggi memiliki cadangan kripto perusahaan yang signifikan, sementara negara dengan adopsi menengah dan rendah masih berada dalam tahap pengembangan atau uji pasar.

Perkembangan Digital Assets Treasury

Sejarah Digital Assets Treasury dapat ditelusuri sejak perusahaan penambangan kripto Hut 8 mulai mengadopsinya pada 2017. Namun, pertumbuhan signifikan terjadi setelah Strategy melakukan investasi besar dalam aset digital sebagai bagian dari treasury mereka. Hingga Oktober 2025, total aset kripto yang dikelola oleh DATCo diperkirakan mencapai sekitar USD 137 miliar, meningkat lebih dari dua kali lipat hanya dalam satu tahun.

Bitcoin menjadi aset utama dalam strategi Digital Assets Treasury. Dari sisi geografis, Amerika Serikat memimpin dalam jumlah perusahaan yang mengadopsi strategi ini, disusul oleh Kanada dan China.

Beyond Bitcoin: Diversifikasi Aset Digital

Meski Bitcoin mendominasi, sejumlah perusahaan mulai melirik aset digital alternatif. Beberapa di antaranya berinvestasi pada altcoin, mulai dari token layer-1 hingga token berbasis emas, sebagai upaya diversifikasi cadangan.

Mayoritas Digital Assets Treasury non-Bitcoin terbentuk melalui skema PIPE (Private Investment in Public Equity), di mana perusahaan menerima aset digital secara langsung dari proyek terkait.

Walaupun skalanya masih lebih kecil dibanding Bitcoin, tren ini mencerminkan semakin luasnya adopsi aset digital dalam manajemen treasury perusahaan.

Outlook: Masa Depan Digital Assets Treasury

Dominasi Bitcoin dalam treasury korporasi menunjukkan bahwa kripto mulai dipandang sebagai cadangan strategis jangka panjang. Masuknya Ethereum dan Solana ke dalam portofolio treasury perusahaan menandai awal diversifikasi Digital Assets Treasury di luar Bitcoin. Ke depan, model treasury berbasis aset digital berpotensi menjadi sumber permintaan baru yang dapat memperkuat adopsi dan stabilitas pasar kripto dalam jangka panjang.

Kesimpulan

Digital Assets Treasury mencerminkan pergeseran fundamental dalam strategi pengelolaan cadangan perusahaan. Aset digital, terutama Bitcoin, kini semakin dipandang sebagai instrumen lindung nilai dan cadangan strategis di tengah dinamika makroekonomi global yang penuh ketidakpastian. Bagi korporasi, DAT bukan sekadar tren, melainkan evolusi baru dalam manajemen treasury di era ekonomi digital.

Baca juga: Mengenal APRO: Penghubung Data Dunia Nyata ke Blockchain


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Menguat ke $96.534, Lanjutkan Tren?

Harga Bitcoin hari ini kembali menjadi pusat perhatian pasar kripto.

Berdasarkan data Tokocrypto terbaru pada Kamis (15/1), harga BTC tercatat berada di level $96.534,78 per BTC, menguat +1,33% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan ini memperpanjang tren positif Bitcoin yang dalam 30 hari terakhir melonjak hingga +12,41%, mencerminkan kembalinya minat beli yang cukup kuat dari pelaku pasar.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,928 triliun dan volume perdagangan harian sekitar $59,64 miliar, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar dan paling dominan di dunia.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat 4,8%: Volume $57 Miliar

Pergerakan Harga BTC Hari Ini: Stabil Naik, Volatilitas Tetap Tinggi

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak pada rentang harga $94.583 – $97.860.

Area ini menunjukkan adanya pertarungan cukup ketat antara pembeli yang mencoba mendorong harga mendekati $100.000 dan penjual yang mulai mengambil untung di area tinggi.

Secara harian, BTC mencatat kenaikan sekitar $1.266, menandakan bahwa sentimen pasar masih cenderung positif namun hati-hati.

Meski sempat terkoreksi tipis dalam 1 jam terakhir (-0,41%), struktur pergerakan harga secara umum masih menunjukkan kecenderungan melanjutkan tren naik jangka pendek.

Kinerja BTC: Bulanan Kuat, Kuartalan Masih Konsolidasi

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 15 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 15 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika dilihat dari data historis:

  • 7 hari: +5,71%
  • 30 hari: +12,41%
  • 60 hari: +1,17%
  • 90 hari: -11,24%

Angka-angka ini menunjukkan bahwa Bitcoin sedang berada dalam fase pemulihan setelah tekanan dalam 3 bulan terakhir.

Lonjakan kuat dalam sebulan terakhir menjadi sinyal bahwa pasar mulai membangun kembali kepercayaan, meski belum sepenuhnya keluar dari bayang-bayang koreksi jangka menengah.

Dengan kata lain, BTC saat ini berada di persimpangan antara fase recovery dan potensi awal tren naik lanjutan.

Data Fundamental: Pasokan Ketat, Dominasi Tetap Kokoh

Sirkulasi Bitcoin kini mencapai 19,98 juta BTC, atau sekitar 95,12% dari total suplai maksimum 21 juta BTC. Kondisi ini mempertegas narasi klasik Bitcoin: aset langka dengan pasokan sangat terbatas.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) berada di sekitar $2,027 triliun, menandakan bahwa sebagian besar suplai BTC telah beredar.

Secara fundamental, struktur ini membuat Bitcoin semakin sensitif terhadap lonjakan permintaan, karena ruang ekspansi suplai semakin sempit.

Tak heran jika setiap peningkatan minat beli cenderung berdampak besar pada pergerakan harga.

Level Harga Bitcoin yang Jadi Perhatian Pasar

Dari sudut pandang teknikal berbasis data harga hari ini, beberapa zona kunci yang menjadi fokus pelaku pasar antara lain:

  • Resistance terdekat: $97.800 – $100.000
    Area psikologis ini berpotensi memicu tekanan jual jangka pendek.
  • Support jangka pendek: $94.500 – $95.000
    Jika area ini mampu dipertahankan, struktur tren naik tetap terjaga.
  • Support menengah: sekitar $90.000
    Penurunan ke area ini berpotensi dianggap sebagai koreksi sehat dalam tren yang lebih besar.

Pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari ke depan kemungkinan akan sangat dipengaruhi oleh kemampuannya bertahan di atas zona $95.000.

7Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun 0,83%, Terkoreksi ke $91.259

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase bullish jangka pendek, ditopang oleh kenaikan mingguan dan lonjakan kuat dalam 30 hari terakhir.

Meski demikian, volatilitas tetap tinggi dan potensi koreksi teknikal masih terbuka, terutama jika tekanan jual di area $98.000–$100.000 semakin kuat.

Selama BTC mampu bertahan di atas support kunci dan volume tetap stabil, peluang untuk melanjutkan penguatan masih terbuka.

Namun, kegagalan mempertahankan area ini dapat membawa Bitcoin kembali ke fase konsolidasi.

Satu hal yang jelas: dengan kapitalisasi hampir $2 triliun dan dominasi pasar yang belum tergoyahkan, pergerakan Bitcoin hari ini tetap menjadi kompas utama bagi arah pasar kripto secara keseluruhan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum (ETH) Bertahan di $3.330, Koreksi Tipis 0,27%

Harga Ethereum hari ini menunjukkan pergerakan yang relatif stabil setelah reli kuat dalam sebulan terakhir.

Berdasarkan data terbaru di Tokocrypto pada Kamis (15/1), harga ETH tercatat di level $3.330,88 per koin, sedikit terkoreksi -0,27% dalam 24 jam terakhir.

Meski mengalami tekanan jangka pendek, performa Ethereum secara keseluruhan masih mencerminkan tren pemulihan yang cukup solid.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $402 miliar dan volume perdagangan harian mencapai lebih dari $31,8 miliar, Ethereum tetap kokoh di posisi nomor dua sebagai aset kripto terbesar di dunia, tepat di bawah Bitcoin.

Baca Juga: Ethereum Reli: Harga ETH Naik 7%, Volume $31 Miliar

Konsolidasi Setelah Reli

Dalam 24 jam terakhir, harga Ethereum bergerak di rentang $3.280 – $3.397. Area ini mencerminkan fase konsolidasi, di mana pasar mencoba menyeimbangkan antara aksi ambil untung dan minat beli baru.

Secara intraday, ETH sempat menguat mendekati $3.400 sebelum mengalami tekanan jual ringan. Koreksi tipis ini dinilai wajar, mengingat Ethereum telah mencatat kenaikan signifikan dalam beberapa minggu terakhir.

Dalam 1 jam terakhir, ETH juga terpantau melemah tipis (-0,17%), menandakan bahwa pelaku pasar masih menunggu katalis baru sebelum mendorong harga ke level berikutnya.

Bulanan Kuat, Kuartalan Masih Dalam Pemulihan

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 15 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 15 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika melihat performa berdasarkan rentang waktu:

  • 7 hari: +4,94%
  • 30 hari: +13,01%
  • 60 hari: +5,40%
  • 90 hari: -14,92%

Data ini menunjukkan bahwa Ethereum sedang berada dalam fase rebound jangka menengah.

Kenaikan lebih dari 13% dalam 30 hari terakhir menjadi sinyal kuat bahwa sentimen pasar kembali membaik, meskipun secara 90 harian ETH masih berada di zona negatif.

Artinya, Ethereum saat ini belum sepenuhnya keluar dari tekanan kuartalan, tetapi telah berhasil membangun struktur harga yang lebih sehat dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Likuiditas Tinggi, Dominasi Tetap Kuat

Ethereum saat ini memiliki jumlah pasokan beredar sekitar 120,69 juta ETH.

Tidak seperti Bitcoin, Ethereum tidak memiliki batas maksimum suplai, namun mekanisme pembakaran (burn) dan staking membuat suplai efektifnya cenderung lebih terkendali.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh tercatat di kisaran $401,85 miliar, hampir identik dengan market cap saat ini.

Hal ini menandakan bahwa hampir seluruh suplai ETH sudah beredar, sehingga pergerakan harga sangat dipengaruhi oleh perubahan permintaan pasar.

Tingginya volume perdagangan 24 jam yang melampaui $32 miliar menunjukkan bahwa likuiditas Ethereum masih sangat kuat, menjadikannya salah satu aset kripto paling aktif diperdagangkan secara global.

Level Harga Ethereum yang Jadi Sorotan

Berdasarkan data harga hari ini, beberapa zona penting yang menjadi perhatian pelaku pasar antara lain:

  • Resistance terdekat: $3.400 – $3.500
    Jika berhasil ditembus, area ini berpotensi membuka jalan menuju struktur tren naik lanjutan.
  • Support jangka pendek: $3.280 – $3.300
    Area ini sejauh ini berfungsi sebagai zona pertahanan pembeli.
  • Support menengah: sekitar $3.000
    Penurunan ke area ini bisa menjadi ujian utama bagi kekuatan tren pemulihan ETH.

Selama Ethereum mampu bertahan di atas $3.200, sentimen pasar cenderung tetap konstruktif.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Tertekan di $3.109, Masuk Fase Penentuan Arah

Harga ETH hari ini memperlihatkan Ethereum sedang berada dalam fase konsolidasi sehat setelah mencatat kenaikan signifikan dalam sebulan terakhir.

Koreksi harian yang tipis tidak mengubah gambaran besar bahwa ETH masih berada dalam jalur pemulihan.

Dengan kapitalisasi pasar di atas $400 miliar, volume besar, dan performa bulanan yang solid, Ethereum masih menjadi salah satu aset kripto utama yang paling diperhatikan investor.

Pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada kemampuannya menembus resistance $3.400 atau bertahan kuat di zona support.

Bagi pasar kripto secara keseluruhan, stabilitas Ethereum sering menjadi indikator penting apakah altcoin lain berpotensi mengikuti arah yang sama.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com