Category Archives: Tokocrypto

Deposit Tokocrypto Pakai BCA Aman atau Tidak? Ini Faktanya

Investsi dan trading aset crypto sekarang semakin mudah dengan tersedianya exchange resmi yang ada di Indonesia, seperti Tokocrypto. Salah satu kemudahannya adalah tersedianya opsi deposit dengan Virtual Account (VA) BCA yang membuat nasabah BCA bisa melakukan deposit kapan saja, tanpa biaya admin.

Perihal keamanan, deposit dengan BCA di Tokocrypto ternyata tidak usah diragukan lagi. Sebab Tokocrypto telah teregulasi resmi oleh OJK, dan fitur depositnya yang memungkinkan pengguna melakukan deposit menggunakan VA unik untuk setiap pengguna, ditambah dengan dukungan 24/7.

Teregulasi Resmi oleh OJK

Tokocrypto terdaftar resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memastikan operasi sesuai standar keamanan nasional. Selain diawasi oleh otoritas resmi Indonesia, Tokocrypto juga memiliki sertifikasi ISO 27017 dan ISO 27001, yang merupakan standar internasional untuk manajemen keamanan informasi. 

Tokocrypto juga memiliki fitur Proof of Reserve (PoR) yang telah menjadi standar baru dalam industri kripto untuk menjamin transparansi dan keamanan aset pengguna. Tokocrypto secara rutin melakukan verifikasi cadangan aset yang tersimpan, sehingga pengguna dapat memastikan bahwa setiap token benar-benar didukung oleh aset riil.

Dengan sertifikasi, regulasi, dan pengawasan yang ketat ini membuat fitur deposit Tokocrypto menggunakan BCA aman.

Menggunakan Virtual Account untuk Cegah Penyalahgunaan

Deposit Tokocrypto pakai BCA aman karena telah menggunakan Virtual Account (VA) unik untuk setiap pengguna.

Nomor dari Virtual Account ini berbeda untuk setiap nasabah Tokocrypto, sehingga risiko salah transfer ke akun orang lain bisa dihindari.

Selain itu, nama akun BCA harus sama persis dengan nama yang terdaftar di Tokocrypto. Mekanisme ini menambah lapisan verifikasi identitas, memastikan bahwa dana benar-benar masuk ke rekening milik pengguna yang sah.

Layanan Pelanggan 24/7

Tokocrypto juga menyediakan layanan live chat 24/7. Tim customer support siap membantu pengguna kapan saja, termasuk menangani isu yang sering muncul seperti deposit yang lama masuk atau hal teknik lainnya. 

Dukungan yang selalu tersedia ini menjadi salah satu nilai tambah, karena pengguna tidak perlu menunggu jam kerja untuk mendapatkan solusi atas kendala transaksi mereka.

Tips Menjaga Keamanan Saat Deposit dengan BCA di Tokocrypto

  • Sebelum melakukan transaksi, pastikan nama Virtual Account BCA sama dengan nama akun Tokocrypto
  • Jangan transfer ke rekening yang berbeda dari VA yang tertera di aplikasi.
  • Hindari mengakses link mencurigakan, dan pastikan akses Tokocrypto melalui URL resmi atau aplikasi resmi Tokocrypto yang ada di Play Store dan App Store. 
  • Hindari membagikan detail VA, username, atau password ke pihak lain. Tokocrypto maupun BCA tidak pernah meminta data sensitif melalui chat atau telepon.
  • Jika kamu ragu atau menemukan kendala saat melakukan deposit, pastikan hanya menghubungi customer support resmi Tokocrypto.
  • Aktifkan keamanan berlapis seperti 2FA (SMS & Google Authenticator) agar akun tetap terlindungi.
  • Hindari deposit di jam dini hari (22:59 WIB hingga 05:00 WIB), karena proses kliring bank bisa lebih lambat.

Gimana Cara Deposit Pakai BCA di Tokocrypto?

Proses deposit dirancang agar mudah, dan bisa dilakukan dalam hitungan kurang dari satu menit. Berikut panduan langkah demi langkah:

  1. Buka aplikasi Tokocrypto dan masuk ke menu “Setoran IDR”.
  2. Pilih metode deposit, lalu klik “Bank Central Asia (BCA)”.
  3. Layar akan menampilkan nomor Virtual Account unik beserta informasi akun bank.
  4. Simpan nomor VA tersebut untuk memudahkan transaksi berikutnya.
  5. Lakukan pembayaran melalui ATM BCA, internet banking, atau mobile banking di aplikasi myBCA atau BCA Mobile seperti biasa. *Pastikan menggunakan akun BCA dan Tokocrypto dengan atas nama yang sama.

Setelah pembayaran, dana akan diproses otomatis. Jika Kamu baru pertama kali, simak panduan lengkap pembayaran VA BCA di sini: Panduan Pembayaran Virtual Account BCA untuk Deposit Tokocrypto.

Belum punya akun Tokocrypto dan ingin beli aset kripto dengan gampang dan mudah lewat BCA? Langsung download, registrasi Tokocrypto dan masukkan kode TEMUTOKO untuk potongan biaya trading sampai 20%!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Tertekan! Harga Terancam Ambles ke $0,115, Sinyal Bearish?

Dogecoin (DOGE) kembali berada di bawah tekanan jual yang kuat. Berdasarkan pergerakan terbaru di grafik 4 jam, DOGE masih kesulitan menarik minat beli yang solid, sementara penjual terus mempertahankan kendali di berbagai indikator teknikal, pasar derivatif, hingga aktivitas spot.

Struktur pasar saat ini menunjukkan fase distribusi, bukan akumulasi. Kondisi tersebut membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati karena harga Dogecoin bergerak di bawah level-level teknikal penting.

Struktur Harga Melemah, Tekanan Jual Berlanjut

Dogecoin membentuk pola lower high dan lower low yang konsisten pada timeframe 4 jam. Harga juga telah menembus level Fibonacci 0,382 di sekitar US$0,134, yang memicu tekanan jual lanjutan menuju area Fibonacci 0,236 di US$0,1286. Bahkan, DOGE sempat turun mendekati US$0,125, menandakan lemahnya permintaan.

Saat ini, harga DOGE bergerak di bawah EMA 20, 50, 100, dan 200. Susunan ini mencerminkan momentum bearish yang masih dominan. Indikator Supertrend juga terus mengeluarkan sinyal negatif, memperkuat tekanan jual di pasar.

Dilaporkan Coinedition, area support terdekat berada di kisaran US$0,1250–US$0,1235. Namun, level US$0,120 menjadi titik psikologis dan struktural yang krusial. Jika level ini jebol, DOGE berpotensi melanjutkan penurunan ke area US$0,115.

Di sisi lain, resistance jangka pendek berada di area US$0,1300–US$0,1327. Untuk meredam tekanan, pembeli perlu mendorong harga kembali di atas US$0,134. Sementara itu, zona US$0,1383–US$0,1427 masih menjadi area suplai kuat yang sulit ditembus.

Open Interest Futures Anjlok, Tanda Deleveraging

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Data pasar derivatif menunjukkan perubahan perilaku trader. Open interest Dogecoin yang sebelumnya melonjak saat reli harga kini mengalami penurunan signifikan. Dari level puncak di atas US$4 miliar, open interest turun drastis ke sekitar US$1,27 miliar.

Penurunan ini mencerminkan fase deleveraging, di mana trader mengurangi posisi berisiko dan menunggu arah pasar yang lebih jelas. Kondisi tersebut sejalan dengan lemahnya pergerakan harga DOGE dalam beberapa waktu terakhir.

Arus Spot Perkuat Sentimen Bearish
Data arus masuk dan keluar di pasar spot juga menunjukkan tekanan jual yang masih dominan. Net outflow kerap muncul bersamaan dengan penurunan harga, termasuk saat DOGE diperdagangkan di sekitar US$0,125.

Pola ini mengindikasikan distribusi aset oleh pelaku pasar, bukan akumulasi. Meskipun inflow sesekali muncul, respons harga yang tidak konsisten membuat peluang pemulihan jangka pendek masih terbatas.

Outlook Harga Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dalam jangka pendek, arah harga Dogecoin sangat bergantung pada kemampuan pembeli mempertahankan support US$0,125. Tekanan harga di bawah area resistance menandakan potensi peningkatan volatilitas.

Jika DOGE mampu menembus dan bertahan di atas US$0,134, peluang pemulihan ke area US$0,138–US$0,142 terbuka. Namun, lemahnya minat beli di pasar spot dan menurunnya aktivitas derivatif meningkatkan risiko penurunan lanjutan.

Apabila support US$0,120 gagal dipertahankan, Dogecoin berpotensi melanjutkan tren bearish menuju US$0,115. Saat ini, DOGE berada di titik krusial, dengan volume dan keyakinan pasar menjadi penentu arah selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

DOGE Pernah $0,3068, Kini $0,1300: Apakah Bisa Balik?

Dogecoin (DOGE) mencatatkan penguatan lebih dari 6% pada perdagangan Jumat (19/12/2025), meskipun pasar derivatif menunjukkan pelemahan. Kenaikan ini membuat DOGE diperdagangkan di atas level USD 0,1300, seiring membaiknya sentimen pasar kripto secara keseluruhan.

Penguatan Dogecoin terjadi setelah rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat. Data dari Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) menunjukkan inflasi tahunan AS pada November naik 2,7%, lebih rendah dari perkiraan analis sebesar 3,1%. Sementara itu, IHK inti tercatat meningkat 2,6%, juga di bawah ekspektasi pasar di level 3%. Data ini mendorong minat investor terhadap aset berisiko, termasuk cryptocurrency.

Pemulihan Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Tertekan! Harga Terancam Ambles ke $0,115, Sinyal Bearish?

Meski demikian, pemulihan Dogecoin dinilai masih rapuh. Pasar derivatif DOGE menunjukkan penurunan signifikan, dengan Open Interest (OI) futures anjlok sekitar 71% sejak kecelakaan kilat pada 10 Oktober. Pada Jumat, OI tercatat sekitar USD 1,21–1,27 miliar, turun tajam dari puncaknya di kisaran USD 4,4 miliar. Padahal, pada pertengahan September, OI sempat menyentuh level USD 6 miliar, seiring lonjakan harga DOGE dari USD 0,1298 pada April ke USD 0,3068.

Penurunan OI ini mengindikasikan melemahnya partisipasi trader ritel, yang sebelumnya menjadi pendorong utama reli Dogecoin. Kondisi tersebut berpotensi membatasi kemampuan DOGE untuk mempertahankan tren pemulihan menjelang akhir tahun.

Dari sisi institusional, minat terhadap ETF Dogecoin spot juga terpantau lesu. Data SoSoValue menunjukkan tidak ada arus masuk baru ke ETF DOGE sejak 10 Desember, ketika tercatat inflow sebesar USD 172.000. Hingga kini, arus masuk bersih kumulatif berada di angka USD 205 juta, dengan total aset bersih sekitar USD 4,96 juta. Di AS sendiri, telah disetujui dua ETF Dogecoin spot, yakni GDOG milik Grayscale dan BWOW dari Bitwise.

Analisis Teknikal

Secara teknikal, Dogecoin masih menghadapi tekanan bearish. Harga saat ini bergerak di bawah Exponential Moving Average (EMA) 50-hari, 100-hari, dan 200-hari yang semuanya menurun. Indikator MACD pada grafik harian masih berada di area negatif, meski Relative Strength Index (RSI) naik ke level 38, menandakan tekanan jual mulai mereda.

Jika DOGE mampu menembus EMA 50-hari, peluang penguatan lanjutan menuju area EMA 100-hari dan 200-hari terbuka. Namun, garis tren turun dari level USD 0,3063 masih menjadi penghalang, dengan resistance terdekat di USD 0,1561. Sebaliknya, penutupan harian di bawah support USD 0,1205 berpotensi mempercepat penurunan menuju level terendah Oktober di USD 0,0931.

Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Wall Street Menghijau, Saham Blockchain AS Melejit Tajam! Ini Pemicunya

Indeks saham utama Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan 20 Desember, mendorong lonjakan signifikan pada saham-saham berbasis blockchain dan teknologi. Kenaikan ini mencerminkan sentimen positif investor di tengah penguatan pasar secara luas, sebagaimana dilaporkan oleh Cailian Press.

Dilaporkan Coincu, penguatan indeks saham AS terjadi seiring kenaikan mayoritas saham teknologi besar. Oracle tercatat melonjak lebih dari 6 persen, Nvidia naik hampir 4 persen, sementara Broadcom menguat lebih dari 3 persen. Kinerja positif saham-saham raksasa teknologi tersebut turut menjadi katalis bagi reli saham-saham berkonsep blockchain.

Kenaikan Saham AS Memicu Lonjakan Teknologi Blockchain

Seiring dengan penguatan sektor teknologi, saham blockchain di AS juga mencatatkan kenaikan yang menonjol. Pergerakan ini menunjukkan meningkatnya minat investor terhadap perusahaan yang bergerak di teknologi transformatif, termasuk blockchain, meski tidak disertai dampak langsung pada harga aset kripto.

Analis pasar menilai bahwa lonjakan saham blockchain kali ini sejalan dengan rotasi sektor yang terjadi di pasar, di mana investor mulai kembali melirik teknologi berorientasi masa depan. Secara historis, saham-saham blockchain kerap bergerak searah dengan tren pemulihan sektor teknologi yang lebih luas.

Saham Blockchain Tetap Tangguh

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari regulator maupun pimpinan industri terkait penguatan saham-saham tersebut. Namun, para pengamat menilai kinerja saham blockchain banyak mencerminkan dinamika investasi di sektor teknologi secara umum.

Kenaikan pasar saham AS dan reli saham blockchain ini dinilai dapat memengaruhi strategi investasi ke depan, terutama bagi investor yang menempatkan teknologi dan inovasi digital sebagai fokus utama portofolio mereka.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin Sports Ini Paling Bernilai di Pasar Kripto Saat Ini

Pasar kripto sektor olahraga atau sports tokens terus menunjukkan pergerakan menarik. Sejumlah altcoin yang terafiliasi dengan klub olahraga dan ekosistem sports entertainment mencatatkan kapitalisasi pasar besar dan volume transaksi tinggi.

Berdasarkan data terbaru, berikut 3 altcoin sports dengan market cap terbesar saat ini dikutip CoinMarketCap.

1. Chiliz (CHZ) Masih Jadi Raja Sports Token

Ilustrasi Chiliz (CHZ).
Ilustrasi Chiliz (CHZ).

Chiliz (CHZ) menempati posisi teratas sebagai altcoin sports dengan kapitalisasi pasar terbesar. Token ini diperdagangkan di harga $0.03619, dengan kenaikan 5.19% dalam 24 jam dan 8.35% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar CHZ mencapai $368,072,346, jauh meninggalkan token olahraga lainnya. Volume transaksi 24 jam tercatat sebesar $240,639,987, menunjukkan minat pasar yang masih sangat kuat. Saat ini, jumlah suplai yang beredar mencapai 6.52B CHZ dari total 10.16B CHZ.

2. OG Fan Token (OG) Bertahan di Papan Atas

OG fan token
OG fan token

Di posisi kedua, OG Fan Token (OG) milik organisasi esports OG mencatatkan kapitalisasi pasar sebesar $55,794,563. Harga token berada di level $12.35, dengan kenaikan 0.23% dalam 24 jam dan 1.27% selama 7 hari.

Volume perdagangan OG dalam 24 jam tercatat $4,271,499. Jumlah suplai beredar relatif terbatas, yakni 346.84K OG dari total suplai 4.51M OG, yang menjadi salah satu faktor penopang harga token ini.

3. FC Porto Fan Token (PORTO Masuk 3 Besar)

Posisi ketiga ditempati oleh FC Porto Fan Token (PORTO). Token ini diperdagangkan di harga $1.03, naik 1.08% dalam 24 jam dan mencatatkan kenaikan 7.20% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar PORTO berada di angka $13,452,367, dengan volume transaksi harian sebesar $2,078,368. Saat ini, suplai beredar tercatat 2.00M PORTO dari total suplai 12.98M PORTO.

Dari data pasar terkini, Chiliz (CHZ) masih mendominasi sektor sports token secara signifikan, disusul OG Fan Token (OG) dan FC Porto Fan Token (PORTO). Ketiga altcoin ini menunjukkan bahwa sektor olahraga masih memiliki daya tarik kuat di pasar kripto, terutama bagi investor yang tertarik pada ekosistem fan engagement berbasis blockchain.

Baca juga: Harga JUV Hari Ini Melonjak 25%, Juventus Fan Token Jadi Incaran Pasar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bukan Bitcoin! XRP Disebut Bisa Jadi Kuda Hitam Kripto 2026

Pasar kripto memasuki tahun 2026 dalam fase transisi setelah melalui periode volatilitas tinggi, rekor harga baru, serta aksi ambil untung sepanjang 2025. Di tengah dominasi Bitcoin sebagai aset institusional, XRP justru mulai mencuri perhatian sebagai salah satu aset yang berpotensi mencatatkan kinerja menonjol pada 2026.

Dilaporkan BeInCrypto, Ripple menutup 2025 dengan modal penting berupa kejelasan regulasi, menyusul hasil positif dalam sengketa hukumnya dengan Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC). Kepastian ini menghidupkan kembali minat institusi terhadap XRP, sekaligus membuka kembali wacana peluncuran produk Exchange Traded Fund (ETF) berbasis XRP.

Perkembangan XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dana Jumbo Masuk ETF XRP! Harga Ripple Siap Tembus US$2?

Secara fundamental, perkembangan tersebut memperkuat posisi XRP di mata pasar keuangan tradisional, terutama dalam konteks adopsi perbankan dan sistem pembayaran lintas negara. Sejumlah analis menilai, jika adopsi institusional meningkat secara signifikan, XRP berpotensi mengalami lonjakan permintaan yang mendorong harga ke level tertinggi baru.

Dari sisi teknikal, XRP saat ini berada dalam fase koreksi setelah reli kuat yang membawa harga mendekati US$3,60 pada pertengahan 2025. Setelah itu, harga terkoreksi ke zona permintaan utama, sementara beberapa area suplai masih membatasi pemulihan jangka pendek. Pola ini dinilai sebagai fase konsolidasi atau regresi tren yang lazim terjadi sebelum pergerakan besar berikutnya.

Dalam skenario bullish, XRP berpeluang menguat ke kisaran US$3,83 hingga US$4,53 pada 2026. Namun, prasyarat utamanya adalah keberhasilan harga merebut kembali level US$2,40 dengan dukungan volume beli yang kuat, serta kelanjutan sentimen positif dari sisi regulasi dan adopsi institusi.

Sementara itu, jika ketidakpastian masih membayangi, XRP diperkirakan bergerak mendatar di rentang US$1,60 hingga US$3,00. Konsolidasi ini dipandang sebagai fase sehat, yang memungkinkan pasar membangun fondasi sebelum memasuki siklus berikutnya.

Skenario Harga XRP di 2026

Adapun dalam skenario bearish, pelemahan di bawah level support krusial dapat menekan XRP ke area US$1,20 bahkan US$0,90. Penurunan tersebut akan mencerminkan melemahnya minat spekulatif serta tertundanya adopsi berskala besar.

Secara keseluruhan, 2026 diproyeksikan sebagai tahun penyeimbang bagi pasar kripto. Bitcoin masih memegang struktur terkuat berkat dukungan institusional dan ETF, sementara Ethereum dan XRP, termasuk Ripple, sangat bergantung pada katalis spesifik seperti adopsi jaringan, produk ETF, dan kepastian regulasi.

Jika kondisi makro global membaik dan likuiditas kembali mengalir ke aset digital, XRP berpotensi muncul sebagai salah satu aset kripto dengan performa paling menarik. Tahun 2026 pun dinilai bukan sekadar periode stagnasi, melainkan fondasi awal menuju fase bullish berikutnya.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Solana Terancam Anjlok Lebih Dalam, Target $107 Mulai Mengintai

Harga Solana (SOL) saat ini berada di fase krusial setelah mengalami tekanan jual signifikan dalam beberapa hari terakhir. Aset kripto ini tercatat bergerak di kisaran USD 124, setelah sebelumnya anjlok dari area pertengahan USD 140-an, memicu kekhawatiran akan potensi penurunan lanjutan.

Berdasarkan analisis teknikal pada grafik 4 jam, SOL terlihat sedang menguji ulang area support yang sebelumnya jebol. Penurunan tajam terjadi setelah harga gagal bertahan di atas level USD 133, yang sebelumnya menjadi penopang utama dalam pola ascending channel. Setelah support tersebut ditembus, tekanan jual meningkat dan mendorong harga ke area USD 120-an.

Rebound Solana?

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Meski sempat terjadi rebound terbatas, pergerakan naik tersebut belum mampu mengembalikan SOL ke atas level support lama. Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan beli masih relatif lemah dan belum cukup kuat untuk membalikkan tren penurunan yang sedang berlangsung.

Dalam analisis teknikal, retest pada area breakdown umumnya dianggap sebagai konfirmasi kelanjutan tren, bukan pembalikan arah. Pada kasus Solana, area USD 124 saat ini beririsan dengan zona konsolidasi sebelumnya yang kini berfungsi sebagai resistance. Apabila level ini gagal dipertahankan, SOL berpotensi melanjutkan penurunan ke area USD 115.

Lebih jauh, jika sentimen negatif terus berlanjut dan momentum jual tetap dominan, penurunan yang lebih dalam hingga USD 107 dinilai memungkinkan. Level tersebut menjadi salah satu target teknikal berikutnya yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar.

Pergerakan Harga Solana

Pergerakan Solana memiliki peran penting dalam membentuk sentimen pasar kripto secara keseluruhan, mengingat aset ini kerap mencerminkan selera risiko investor. Penurunan menuju USD 107 dapat menjadi sinyal kehati-hatian pasar, terutama di tengah kondisi makro dan pasar kripto global yang masih bergejolak.

Respons harga SOL di area-level kunci tersebut akan menjadi penentu arah pergerakan selanjutnya, apakah mampu stabil dan membentuk support baru, atau justru melanjutkan fase koreksi dalam waktu dekat.

Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pi Network (PI) Menguat 3,08%, Terkatrol Upgrade Testnet DEX

Di tengah pergerakan pasar kripto yang fluktuatif, Pi Network (PI) tampil menonjol dengan lonjakan harga sebesar 3,08%, mengungguli kinerja pasar kripto secara keseluruhan.

Kenaikan ini memicu spekulasi investor mengenai apakah PI sedang memasuki fase pemulihan atau sekadar rebound teknikal jangka pendek.

Meski masih jauh dari level tertingginya dan mencatat penurunan sekitar 93% dari all-time high, pergerakan PI kali ini didorong oleh kombinasi pembaruan teknologi, sinyal teknikal, serta sentimen pasar global.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Hari Ini Turun ke $0,203, Token Unlock Jadi Sorotan

Upgrade Testnet DEX dan AMM Dorong Optimisme Terbatas

Salah satu katalis utama penguatan Pi Network adalah pengumuman upgrade testnet pada decentralized exchange (DEX) dan automated market maker (AMM) yang dirilis pada 19 Desember.

Pembaruan ini mencakup penggunaan PI sebagai pasangan likuiditas utama, sistem verifikasi domain, serta mekanisme pemeringkatan token berbasis likuiditas.

Langkah ini dipandang sebagai upaya meningkatkan stabilitas harga dan mengurangi potensi manipulasi pasar.

Dengan menjadikan PI sebagai mata uang dasar dalam pasangan perdagangan, volatilitas diharapkan lebih terkendali, meskipun implementasinya masih berada di tahap uji coba.

Bagi komunitas, roadmap peluncuran DEX penuh yang ditargetkan pada 2026 menjadi faktor penting yang menjaga minat spekulatif tetap hidup.

Namun, pasar masih bersikap hati-hati mengingat fase pengembangan yang panjang dan belum adanya kepastian adopsi massal.

Rebound Teknikal dari Area Support Kritis

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

Dari sisi teknikal, PI berhasil memantul dari area support kuat di sekitar $0,20, yang juga bertepatan dengan rata-rata pergerakan sederhana 7 hari.

Indikator RSI berada di kisaran 46, mencerminkan momentum netral tanpa tekanan beli atau jual ekstrem.

Sementara itu, histogram MACD yang masih berada di zona negatif namun melemah mengindikasikan bahwa tekanan bearish mulai berkurang.

Kondisi ini membuka peluang bagi reli jangka pendek, meski belum cukup kuat untuk mengonfirmasi perubahan tren.

Namun demikian, PI masih menghadapi resistance penting di area $0,237, yang merupakan level Fibonacci 50%.

Kegagalan menembus level ini berpotensi memicu pola double top, dengan neckline di sekitar $0,21 yang patut diwaspadai oleh trader.

Sentimen Pasar Kripto Masih Rentan

Kenaikan PI juga sejalan dengan penguatan pasar kripto secara luas. Namun, reli ini terjadi dalam kondisi likuiditas yang relatif rendah, dengan rasio turnover hanya sekitar 1,21%.

Volume perdagangan 24 jam PI tercatat sekitar $21,3 juta, meningkat dibandingkan rata-rata harian, tetapi masih jauh di bawah puncak volume tahun 2025.

Indeks Fear & Greed kripto yang berada di level 27/100 menunjukkan bahwa pelaku pasar masih berada dalam fase ketakutan.

Situasi ini mencerminkan reli yang minim keyakinan, di mana investor cenderung defensif dan cepat mengambil profit.

Tantangan Jangka Panjang Masih Membayangi

Meski mencatatkan kenaikan harian yang impresif, Pi Network masih dihadapkan pada tantangan fundamental jangka panjang.

Pasokan beredar yang mencapai sekitar 1,76 miliar token, model mobile mining yang masih menuai pertanyaan regulasi, serta belum jelasnya utilitas nyata di ekosistem utama menjadi faktor penekan sentimen jangka panjang.

Investor juga masih menunggu kejelasan terkait integrasi PI ke dalam ekosistem kripto yang lebih luas serta kepastian regulasi di berbagai yurisdiksi.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik 3,7%: Rebound Sementara atau Pembalikan?

Meski pasar kripto cenderung volatil, Pi Network menjadi salah satu aset yang mencatatkan kinerja di atas rata-rata.

Kenaikan 3,08% PI mencerminkan kombinasi kemajuan testnet dan rebound teknikal, namun belum cukup kuat untuk membalikkan tren bearish jangka menengah.

Level $0,21 menjadi area krusial yang perlu dipertahankan. Selama PI mampu bertahan di atas zona ini, peluang konsolidasi sehat masih terbuka.

Namun, investor disarankan tetap berhati-hati mengingat volatilitas tinggi dan sentimen pasar yang masih rapuh.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.266, Sinyal Pemulihan?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin (BTC) kembali mencatatkan penguatan moderat dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin saat ini berada di level $88.266,02 per BTC, naik sekitar 1,52% dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan ini memberikan sinyal optimisme jangka pendek, meski tekanan koreksi dalam jangka menengah masih membayangi pasar kripto secara keseluruhan.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1.762,19 miliar USD, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto nomor satu di dunia.

Dominasi BTC masih menjadi barometer utama pergerakan pasar, terutama di tengah fluktuasi sentimen global dan ketidakpastian makroekonomi.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Naik ke $87.071, Peluang Rebound Menguat

Pergerakan Harga Bitcoin 24 Jam Terakhir

Dalam rentang 24 jam terakhir, harga BTC bergerak di kisaran $86.646,41 hingga $89.339,12.

Level tertinggi harian tersebut menunjukkan adanya minat beli yang cukup kuat, meski belum mampu menembus zona resistensi psikologis di atas $90.000.

Volume perdagangan Bitcoin tercatat sebesar $40,33 miliar USD dalam 24 jam, menandakan aktivitas pasar yang masih relatif aktif.

Namun, volume ini cenderung lebih rendah dibandingkan periode reli besar sebelumnya, yang mengindikasikan bahwa penguatan saat ini lebih bersifat teknikal daripada didorong oleh sentimen fundamental baru.

Kinerja BTC dalam Jangka Waktu Lebih Panjang

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jika melihat performa Bitcoin dalam periode yang lebih panjang, data menunjukkan bahwa BTC masih berada dalam fase koreksi.

Dalam 30 hari terakhir, harga Bitcoin turun sekitar 4,32%, sementara dalam 60 hari terkoreksi cukup dalam sebesar 18,29%. Bahkan dalam rentang 90 hari, BTC tercatat melemah hingga 23,68%.

Kondisi ini menegaskan bahwa meski terjadi rebound harian, tren menengah Bitcoin masih berada di bawah tekanan.

Harga BTC juga masih cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07, yang menjadi target jangka panjang bagi investor bullish.

Data Pasar dan Fundamental Bitcoin

Dari sisi pasokan, jumlah Bitcoin yang beredar saat ini mencapai 19,96 juta BTC, atau sekitar 95,07% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Hal ini memperkuat narasi kelangkaan Bitcoin sebagai aset lindung nilai digital dalam jangka panjang.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (Fully Diluted Market Cap) Bitcoin tercatat di angka $1.853,02 miliar USD, mencerminkan potensi valuasi BTC apabila seluruh pasokan telah beredar.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam yang berada di kisaran $40,58 miliar USD menunjukkan likuiditas pasar yang masih sehat.

Sentimen Pasar: Antara Optimisme dan Kewaspadaan

Kenaikan harga BTC hari ini dapat diartikan sebagai respons positif pasar terhadap stabilisasi harga setelah tekanan jual yang cukup panjang.

Namun, penurunan harga sebesar 2,38% dalam tujuh hari terakhir mengindikasikan bahwa sentimen investor masih cenderung berhati-hati.

Trader jangka pendek memanfaatkan volatilitas untuk mencari peluang rebound, sementara investor jangka panjang masih menunggu konfirmasi tren yang lebih kuat.

Pergerakan harga dalam waktu dekat kemungkinan akan sangat dipengaruhi oleh sentimen global, kebijakan moneter, serta arus dana institusional.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi di Bawah $87.000

Ke Mana Arah Bitcoin Selanjutnya?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin sedang berusaha membangun momentum pemulihan setelah koreksi cukup dalam.

Selama BTC mampu bertahan di atas area support $86.000, peluang pengujian ulang level $90.000 masih terbuka. Namun, kegagalan mempertahankan support tersebut dapat memicu tekanan jual lanjutan.

Bagi investor dan trader kripto, kondisi saat ini menuntut strategi yang lebih disiplin dengan manajemen risiko yang ketat.

Bitcoin masih menawarkan potensi jangka panjang yang menarik, tetapi volatilitas tinggi tetap menjadi karakter utama yang perlu diantisipasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum (ETH) Naik ke $2.978, Momentum Rebound?

Analisa harga ETH hari ini menunjukkan Ethereum (ETH) mencatatkan penguatan moderat dalam 24 jam terakhir.

Harga Ethereum saat ini berada di level $2.978,91 per ETH, naik sekitar 1,05% dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan ini sejalan dengan perbaikan sentimen pasar kripto secara umum, meskipun tekanan koreksi dalam jangka menengah masih membayangi pergerakan ETH.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $359,54 miliar USD, Ethereum tetap menempati posisi kedua sebagai aset kripto terbesar di dunia.

Pergerakan ETH masih menjadi indikator penting bagi pasar altcoin, mengingat perannya sebagai tulang punggung ekosistem DeFi, NFT, dan aplikasi Web3.

Baca Juga: Ethereum Kembali Turun, Harga ETH Kehilangan 3% dalam Sehari

Pergerakan Harga Ethereum 24 Jam Terakhir

Dalam rentang 24 jam terakhir, harga ETH bergerak di kisaran $2.937,68 hingga $3.014,61. Area $3.000 kembali menjadi level psikologis penting yang diuji oleh pasar.

Meski sempat menembus level tersebut, ETH belum mampu bertahan stabil di atasnya, menandakan adanya tekanan jual dari trader jangka pendek.

Volume perdagangan Ethereum tercatat sebesar $19,75 miliar USD dalam 24 jam terakhir.

Angka ini mencerminkan aktivitas pasar yang cukup sehat, meski masih lebih rendah dibandingkan volume pada fase bullish sebelumnya.

Hal ini mengindikasikan bahwa penguatan harga saat ini lebih bersifat teknikal dibandingkan didorong oleh katalis fundamental besar.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kinerja ETH dalam Perspektif Jangka Menengah

Jika ditinjau dari performa historis, Ethereum masih berada dalam fase konsolidasi cenderung bearish.

Dalam 30 hari terakhir, ETH terkoreksi sekitar 1,9%, sementara dalam 60 hari, penurunan semakin dalam hingga 23,46%. Bahkan dalam rentang 90 hari, harga Ethereum tercatat turun sekitar 33,45%.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meski terjadi kenaikan harian, tren jangka menengah Ethereum masih belum sepenuhnya pulih.

Harga ETH juga masih terpaut cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $4.953,73, yang menjadi target ambisius bagi investor bullish dalam jangka panjang.

Data Pasar dan Fundamental Ethereum

Dari sisi pasokan, jumlah Ethereum yang beredar saat ini mencapai 120,70 juta ETH. Tidak seperti Bitcoin, Ethereum tidak memiliki batas pasokan maksimum, sehingga dinamika suplai ETH sangat dipengaruhi oleh mekanisme burning melalui EIP-1559 serta aktivitas jaringan.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (Fully Diluted Market Cap) Ethereum berada di level $359,85 miliar USD, relatif seimbang dengan kapitalisasi pasar saat ini. Ini menandakan bahwa risiko dilusi pasokan dinilai cukup terkendali oleh pasar.

Volume perdagangan 24 jam sebesar $19,67 miliar USD juga menunjukkan likuiditas ETH masih solid, menjadikannya salah satu aset kripto paling aktif diperdagangkan secara global.

Sentimen Pasar dan Indikator Jangka Pendek

Kenaikan harga ETH hari ini memberikan sinyal pemulihan jangka pendek, terutama setelah tekanan jual yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Namun, penurunan sebesar 3,67% dalam tujuh hari terakhir mengindikasikan bahwa sentimen pasar masih cenderung berhati-hati.

Pergerakan harga dalam waktu dekat kemungkinan akan sangat dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi global, kebijakan suku bunga, serta perkembangan ekosistem Ethereum, termasuk aktivitas DeFi dan staking.

Selama ETH belum mampu bertahan konsisten di atas level $3.000, potensi volatilitas masih akan tinggi.

Baca Juga: Harga ETH Hari Ini Naik 3%, Ethereum Bangkit Usai Tekanan Tajam

Apa yang Perlu Dicermati Investor?

Analisa harga ETH hari ini menunjukkan Ethereum sedang berupaya membangun momentum pemulihan setelah koreksi signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Area $2.930–$2.950 menjadi zona support penting yang perlu dipertahankan, sementara $3.000–$3.050 menjadi resistance kunci dalam jangka pendek.

Bagi investor jangka panjang, kondisi saat ini dapat menjadi fase akumulasi bertahap dengan manajemen risiko yang disiplin.

Sementara bagi trader, volatilitas Ethereum masih menawarkan peluang, namun tetap dibarengi risiko yang tinggi.

Ethereum tetap memiliki fundamental kuat sebagai tulang punggung inovasi blockchain, namun arah pergerakan harga selanjutnya akan sangat bergantung pada kekuatan sentimen pasar dan arus modal yang masuk ke sektor kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com