Tag Archives: altcoin

Harga Dogecoin Merapat ke $0.150, Apakah Ini Lonjakan Menuju $0.20?

Dogecoin (DOGE) berada di titik krusial menjelang potensi pergerakan besar setelah harga terkonsolidasi dalam pola symmetrical triangle yang semakin menyempit. Kondisi pasar yang menegang ini muncul seiring serangkaian kabar regulasi dan institusional yang mengguncang ekosistem kripto sepanjang pekan.

Pada Kamis (4/12), DOGE diperdagangkan di level $0.1507, naik tipis 0,5% dalam 24 jam terakhir. Namun secara mingguan, koin meme terbesar itu melemah 2,6%, dan dalam sebulan terakhir masih terkoreksi 11%.

Volume Turun, Pasar Dogecoin Seakan Tahan Napas

Aktivitas perdagangan harian DOGE terus mendingin. Volume turun 8,7% menjadi $1,48 miliar, selaras dengan penurunan pada pasar derivatif.
Volume futures DOGE juga merosot 8,73% menjadi $3,35 miliar, sementara open interest turun 0,80% ke $1,48 miliar.
Kombinasi ini menunjukkan pasar tengah “beristirahat”, bukan memasuki fase kepanikan.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 4 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 4 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Regulasi Baru & ETF Dorong Harapan Investor

Gelombang persetujuan ETF Dogecoin menjadi fokus utama sentimen pasar. ETF 2x leveraged Dogecoin (TXXD) dari 21Shares resmi diperdagangkan akhir November, disusul Grayscale Dogecoin ETF (GDOG) yang mencatat debut di NYSE.

Bitwise diperkirakan menyusul pada awal 2026, sementara 21Shares baru saja mengajukan amandemen struktur biaya ETF spot DOGE pada 2 Desember.

Momentum sempat meningkat pada 1 Desember setelah raksasa investasi Vanguard membuka akses ETF kripto bagi lebih dari 50 juta klien, memberikan jalur adopsi terbesar bagi DOGE dari sektor keuangan tradisional.

Di luar pasar keuangan, adopsi Dogecoin turut terdorong setelah Buenos Aires menyetujui pembayaran pajak menggunakan DOGE pada 29 November, menjadikannya kota besar pertama yang melakukannya.

Upgrade Teknologi & Usulan Pemangkasan Inflasi Jadi Sorotan

Di sisi teknis, DogeOS menghadirkan dukungan zero-knowledge proof, sementara proposal GitHub mengusulkan pemotongan block reward dari 10.000 menjadi hanya 1.000 DOGE. Jika diterapkan, inflasi tahunan DOGE bisa turun drastis menjadi sekitar 0,33%, memberikan profil suplai yang lebih terkendali.

Analisis Teknikal: Segitiga Simetris Menuju Titik Klimaks

Dilaporkan Crypto News, grafik harian Dogecoin menunjukkan pola symmetrical triangle, ditandai pembentukan higher lows dan lower highs yang kini menyatu menuju titik puncak. Penyusutan volatilitas menjadi pertanda bahwa pasar tengah menunggu pemicu besar berikutnya.

Indikator RSI berada di area 40–55, menandakan belum ada dominasi jelas. Sementara itu, MACD mulai mendatar dan bergerak ke area positif, memperkuat tanda melemahnya tekanan bearish.

DOGE kini berada pada zona penentuan:

Skenario Bullish

  • Tembus descending trendline
  • Volume meningkat
  • RSI menembus >50

→ Target harga berikutnya berada di kisaran $0.18–$0.20.

Skenario Bearish

  • Tembus ke bawah rising trendline

→ Harga berpotensi menuju $0.135, bahkan membuka risiko kembali ke $0.12.

Kesimpulan

Dogecoin kini berada di tengah fase konsolidasi paling penting dalam beberapa minggu terakhir. Pola segitiga yang semakin rapat, ditambah tekanan fundamental dari ETF dan adopsi institusional, membuat pelaku pasar menunggu ledakan pergerakan — baik ke atas maupun ke bawah.

Pasar kripto tengah menahan napas. Pertanyaannya: Arah mana yang akan dipilih Dogecoin selanjutnya?

Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Token SKR Segera Meluncur, Solana Mobile Bagikan 3 Miliar Token Gratis!

Solana Mobile resmi mengumumkan tanggal peluncuran token ekosistem mereka, SKR, yang dijadwalkan rilis pada Januari 2026. Namun, euforia tersebut langsung diwarnai kabar serius: tim keamanan Ledger menemukan vulnerabilitas tingkat chip yang tidak dapat diperbaiki pada smartphone terbaru Solana, Seeker.

SKR Resmi Meluncur Januari 2026

Solana Mobile menyatakan total suplai SKR mencapai 10 miliar token, dengan rincian distribusi sebagai berikut:

  • 30% (3 miliar) untuk airdrop
  • 25% (2,5 miliar) untuk pengembangan ekosistem dan kemitraan
  • 10% (1 miliar) untuk likuiditas dan peluncuran
  • 10% (1 miliar) untuk kas komunitas
  • 15% (1,5 miliar) untuk tim Solana Mobile
  • 10% (1 miliar) untuk Solana Labs

SKR akan menggunakan mekanisme inflasi linear untuk memberi insentif bagi staker awal. Detail lengkap tokenomics dijadwalkan dipublikasikan pada konferensi Solana Breakpoint, 11–13 Desember.

Token ini diproyeksikan menjadi pilar utama pertumbuhan Solana dApp Store, yang kini telah menampung lebih dari 100 proyek. Selain itu, SKR akan memegang peran penting dalam sistem “Guardians”, yakni pihak-pihak yang bertugas menjaga keamanan, memoderasi aplikasi, serta memverifikasi keaslian perangkat.

Solana Mobile akan menjadi Guardian pertama, disusul oleh Helius Labs, Double Zero, dan Triton One.

Chip Seeker Ditemukan Memiliki Celah Fatal

Di saat bersamaan, tim Ledger menemukan kerentanan serius pada chip MediaTek Dimensity 7300 (MT6878) yang digunakan di Seeker. Kerentanan tersebut memungkinkan peretas mengambil kontrol penuh atas perangkat.

Dilaporkan Forklog, Insinyur Ledger, Charles Kristen dan Leo Benito, berhasil melakukan serangan menggunakan denyut elektromagnetik pada proses booting awal, dan sepenuhnya melewati semua lapisan proteksi chip.

“Tidak ada cara aman untuk menyimpan dan menggunakan private key pada perangkat ini,” tegas Kristen dan Benito.

Masalah ini tidak dapat diperbaiki via update software, karena celahnya berada langsung dalam struktur silikon chip.

Meski tingkat keberhasilan serangan relatif kecil—sekitar 0,1% hingga 1%—kemungkinan retry otomatis setiap detik membuat proses peretasan berpotensi berhasil dalam hitungan menit.

“Kami dapat melakukan satu percobaan serangan setiap detik, lalu otomatis mengulang proses jika gagal,” jelas para insinyur Ledger.

MediaTek Angkat Bicara

MediaTek menanggapi bahwa chip MT6878 tidak dirancang untuk menghadapi serangan elektromagnetik, sehingga ancaman tersebut berada di luar spesifikasi keamanan perangkat.

Kerentanan tingkat chip bukan kali ini saja ditemukan pada lini ponsel Solana. Pada November 2023, analis CertiK pernah mengidentifikasi kelemahan kritis pada model Saga.

Baca juga: Solana Mendadak Bangkit! Tembus $135 dan Kirim Sinyal Balik Arah?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kenaikan XRP 330% Dipacu Ekspansi Global Ripple dan Restu Regulasi

Harga XRP naik hingga 330% sejak pemilihan presiden Amerika Serikat pada November 2024, setelah Donald Trump kembali berkuasa. Aset tersebut stabil di atas US$2, level yang terakhir terlihat pada masa bull run 2017. Kenaikan harga ini dipicu oleh sentimen positif terhadap Ripple Labs serta penyelesaian sengketa hukum antara perusahaan dan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).

Dilaporkan BeInCrypto, Ripple kini bernilai lebih dari US$40 miliar, setelah mendapatkan dukungan investasi sebesar US$500 juta dari Fortress Investment Group dan Citadel Securities.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 4 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 4 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Penggunaan Global Menguat: 300 Mitra di 45 Negara

Meski sebelumnya menghadapi hambatan di AS, Ripple disebut memiliki jangkauan global yang luas. CEO Block Street, Hedy Wang, menyatakan bahwa XRP telah lama digunakan di Jepang, Asia Timur, dan sejumlah wilayah remitansi seperti Filipina dan Amerika Latin.

Ripple mengklaim memiliki 300 mitra finansial di 45 negara, serta menangani US$15 miliar transaksi lintas negara setiap tahun. Akuntan publik bersertifikat Gregory Monaco menilai nilai XRP terutama berasal dari perannya dalam memfasilitasi pembayaran lintas batas.

Kritik: XRP Masih Didominasi Spekulasi

Meski memiliki fungsi pembayaran, sejumlah analis menilai kenaikan harga XRP sebagian besar masih didorong spekulasi. Peneliti BrokerListings, Paul Holmes, mengatakan bahwa valuasi XRP tidak sepenuhnya ditopang pendapatan atau penggunaan aktual.

Holmes menambahkan bahwa aktivitas on-chain menunjukkan 50–55 juta transaksi per bulan, mayoritas berupa pembayaran, namun 58% aktivitas jaringan berasal dari 10 wallet terbesar, menunjukkan konsentrasi kepemilikan yang tinggi.

Baca juga: XRP Balas Dendam: Harga Lompat 9%, ETF Diserbu Dana Institusi

Ketidakpastian ETF di AS, Produk Global Terus Berkembang

Perusahaan investasi CoinShares membatalkan rencana meluncurkan ETF XRP di Amerika Serikat karena belum adanya kejelasan regulasi dari SEC. Meskipun demikian, sembilan produk XRP exchange-traded yang telah beredar di pasar global mencatatkan US$1,1 miliar aset kelolaan (AUM).

Ripple menyatakan bahwa XRP banyak digunakan untuk memindahkan nilai antar mata uang, stablecoin, dan aset keuangan yang ditokenisasi.

Konflik SEC Berakhir, XRP Kembali Diperdagangkan Lebih Luas

Pada Mei 2025, Ripple menyelesaikan perselisihan hukumnya dengan SEC dengan membayar US$50 juta, mengakhiri konflik yang berlangsung bertahun-tahun. Setelah itu, aplikasi broker Robinhood kembali melisting XRP pada November 2024, berkontribusi pada peningkatan aktivitas investor ritel.

Dengan kenaikan harga yang signifikan, perluasan kemitraan global, serta meredanya tekanan regulasi, para pendukung XRP menilai prospek aset ini semakin positif. Namun analis memperingatkan bahwa ketergantungan terhadap sentimen pasar masih menjadi faktor utama dalam pergerakan harga XRP.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga (Solar) SXP Melonjak 17,8%, Volume Trade Tembus $57 Juta

Solar (SXP) kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah mencatatkan kenaikan harian signifikan. Dalam 24 jam terakhir, harga Solar naik 17,80% dan kini diperdagangkan di level $0.05751 per SXP.

Lonjakan ini didorong oleh aktivitas perdagangan yang meningkat tajam, dengan volume mencapai $57.39 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasarnya yang sebesar $38.21 juta.

Kenaikan ini menjadi angin segar bagi investor jangka pendek, meski secara jangka panjang SXP masih berada dalam tren menurun cukup tajam. Data menunjukkan tekanan bearish masih dominan dalam rentang 30–90 hari terakhir.

Baca Juga: Token LINA, INJ, SXP, ALGO Melonjak saat Harga Bitcoin Ditargetkan Naik

Performa Harga SXP: Rebound Harian, Tekanan Mingguan dan Bulanan

Berdasarkan data harga terbaru, berikut rangkuman pergerakan Solar (SXP):

Perubahan Harga SXP

  • 1 Hari: +$0.008688 (+17.80%)
  • 30 Hari: -$0.048777 (-45.89%)
  • 60 Hari: -$0.107177 (-65.08%)
  • 90 Hari: -$0.111846 (-66.04%)

Kenaikan harian yang cukup kuat menunjukkan adanya minat beli jangka pendek, kemungkinan berasal dari trader yang memanfaatkan harga rendah (bottom fishing).

Namun, tren jangka panjang mengungkapkan bahwa SXP masih belum lepas dari fase koreksi.

Kapitalisasi Pasar dan Volume: Sinyal Aktivitas Tinggi

SXP saat ini berada pada peringkat ke-529 dalam daftar aset kripto paling populer, dengan:

  • Kapitalisasi pasar: $38.21 juta
  • Volume perdagangan 24 jam: $57.39 juta
  • Rasio volume/market cap: > 1.5x

Rasio volume terhadap kapitalisasi pasar yang jauh lebih besar dari 1 menunjukkan peningkatan aktivitas intens di pasar.

Ini bisa menjadi pertanda Masuknya trader spekulatif, atau adanya pemulihan minat terhadap ekosistem Solar.

Jika volume tinggi konsisten dalam beberapa hari, harga berpotensi membentuk support baru yang lebih kuat.

Sirkulasi dan Tokenomics SXP

Solar memiliki pasokan beredar 664.34 juta SXP. Total pasokan maksimum tidak tersedia (unlimited atau belum ditentukan), sehingga potensi inflasi token masih menjadi faktor risiko jangka panjang.

Menariknya, kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (FDV) sama dengan kapitalisasi pasar saat ini, yaitu $38.21 juta, menandakan bahwa tidak ada potensi penambahan suplai besar yang dapat menekan harga dalam waktu dekat.

Hal ini biasa terjadi jika jaringan mengalami stagnasi pada update atau penghentian program insentif tertentu.

Pergerakan Jangka Pendek: Apakah SXP Mulai Rebound?

Meski performa 7 hari menunjukkan penurunan -37.03%, kenaikan harian yang cukup besar memberi sinyal kemungkinan terjadinya:

  • Short-term recovery (pemulihan jangka pendek)
  • Reaksi pasar atas oversold condition
  • Tekanan short-covering dari trader derivatif

Jika momentum lebih lanjut muncul, SXP dapat mencoba re-test pada level resistance terdekat di sekitar $0.065–$0.07.

Namun, tanpa peningkatan fundamental atau pembaruan ekosistem Solar, potensi kenaikan jangka panjang masih terbatas.

Prospek Pasar Solar (SXP)

Pergerakan harga Solar (SXP/USDT) pada Kamis, 4 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solar (SXP/USDT) pada Kamis, 4 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dalam beberapa bulan terakhir, ekosistem Solar (SXP) terlihat minim perkembangan signifikan. Hal ini tercermin dari penurunan tajam harga dalam 60–90 hari.

Namun, volume perdagangan yang melonjak dalam 24 jam terakhir menunjukkan bahwa minat pasar belum sepenuhnya hilang.

Jika aktivitas jaringan dan integrasi baru kembali meningkat, SXP berpeluang keluar dari tren bearish berkepanjangan.

Untuk saat ini, investor lebih banyak memanfaatkan volatilitas jangka pendek ketimbang menyimpan SXP untuk jangka panjang.

Baca Juga: Riset Kripto 8-12 September 2025: Momentum Kuat, Pasar Rebound?

Solar (SXP) mencatatkan kenaikan kuat 17,80% dalam 24 jam, didorong oleh lonjakan volume perdagangan hingga $57 juta.

Meski begitu, tren jangka panjang masih negatif dengan penurunan lebih dari 45% dalam 30 hari terakhir.

SXP saat ini berada dalam fase volatil, cocok bagi trader jangka pendek namun masih berisiko bagi investor jangka panjang.

Dengan perkembangan proyek yang minim dan pasar yang masih penuh ketidakpastian, penting bagi investor untuk memantau pergerakan volume serta potensi pembaruan dari tim Solar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Upgrade Fusaka Resmi Rilis: Era Skalabilitas dan Biaya Rendah

Ethereum kembali mencatat tonggak penting dalam perkembangan jaringannya dengan merilis Fusaka upgrade, sebuah pembaruan besar yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas transaksi tanpa mengorbankan keamanan maupun desentralisasi.

Dengan ekosistem yang semakin berkembang dan aktivitas yang meningkat pesat terutama di Layer-2 (L2), Fusaka hadir sebagai solusi strategis untuk menjawab tantangan skalabilitas Ethereum dalam jangka panjang.

Upgrade ini berfokus pada implementasi EIP-7594: PeerDAS (Peer Data Availability Sampling), teknologi baru yang memungkinkan node Ethereum memverifikasi ketersediaan data blok tanpa harus mengunduh seluruh data.

Cara ini secara signifikan mengurangi beban node dan membuka ruang bagi peningkatan throughput jaringan: sebuah terobosan yang menegaskan komitmen Ethereum terhadap skala yang aman, terdistribusi, dan efisien.

Baca Juga: Analisa Harga ETH Hari Ini: Ethereum Tembus Level $3.000

PeerDAS: Terobosan Besar dalam Data Availability

PeerDAS menjadi fondasi utama upgrade Fusaka. Sistem ini memungkinkan node untuk mengambil sampel data dalam skala besar, bukan mengunduh blok secara penuh seperti sebelumnya.

Artinya, Ethereum kini dapat memproses lebih banyak transaksi tanpa memperbesar persyaratan perangkat keras yang dapat merusak desentralisasi.

“Fusaka meningkatkan skalabilitas Ethereum tanpa mengorbankan desentralisasi—itu inti dari semuanya,” jelas Jason Chaskin, Apps Relation Lead di Ethereum Foundation sebagaimana dikutip dari The Defiant pada Kamis (4/12).

Ia menambahkan bahwa pendekatan seperti PeerDAS telah melalui proses penelitian hampir satu dekade, sebagai jalan “lebih sulit namun lebih aman” untuk meningkatkan kapasitas blockchain.

Dengan PeerDAS, Ethereum memperkuat dirinya sebagai jaringan Layer 1 yang mampu menunjang ekosistem L2 yang terus berkembang pesat.

Dampak Langsung: Gas Limit Naik dan Biaya Lebih Rendah

Salah satu perubahan penting dalam upgrade Fusaka adalah peningkatan Layer 1 gas limit dari 45 juta menjadi 60 juta.

Ini membuka ruang bagi pemrosesan lebih banyak data per blok, mendukung efisiensi aplikasi dan memperluas kapasitas jaringan.

Selain itu, Fusaka juga memperkenalkan R1 signature precompile yang membuat penggunaan passkeys pada aplikasi Ethereum menjadi lebih murah dan lebih mudah.

Bagi developer, ini berarti lebih banyak fleksibilitas dan efisiensi dalam membangun aplikasi berbasis Ethereum.

Manfaat Besar bagi Ekosistem Layer 2

Layer-2 kini menjadi pusat aktivitas Ethereum, dengan rollup seperti Base, Arbitrum, Optimism, dan lainnya memproses transaksi dalam skala besar dengan biaya sangat rendah. Fusaka memastikan biaya rendah ini tetap bertahan.

Menurut Chaskin, “PeerDAS memberi rollup lebih banyak ruang blob, dan ruang ini akan terus bertambah dari waktu ke waktu.”

Ini penting untuk menjaga biaya data tetap rendah, yang secara langsung berpengaruh pada biaya transaksi di L2.

Beberapa highlight performa L2 saat ini:

  • Arbitrum: latency sekitar 250 ms
  • Base: latency sekitar 200 ms

Dengan Fusaka, kecepatan ini dapat dipertahankan bahkan saat volume transaksi meningkat.

Perubahan Jangka Panjang: Biaya Rendah yang Konsisten

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 4 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 4 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Salah satu dampak terbesar dari Fusaka adalah prediktabilitas biaya transaksi dalam jangka panjang. Ini bukan hanya soal transaksi yang lebih murah—tetapi soal kepastian bagi developer dan pengguna.

“Untuk pertama kalinya, Ethereum akan memiliki biaya yang andal dan tetap rendah dalam jangka panjang,” kata Chaskin. “Ketika biaya pasti berada di bawah satu sen, kategori baru aplikasi bisa muncul.”

Fusaka membuka pintu bagi inovasi besar, mulai dari aplikasi on-chain sosial, gaming, microtransactions, hingga sistem pembayaran skala global.

Menuju Ekosistem Interop Layer

Upgrade ini juga dirilis hanya beberapa minggu setelah Ethereum Foundation memperkenalkan konsep Interop Layer, sebuah sistem yang menyatukan seluruh L2 agar dapat berfungsi layaknya satu jaringan terpadu.

Dengan Fusaka sebagai fondasi yang memperkuat kapasitas data, Interop Layer akan menjadi tahap berikutnya dalam evolusi Ethereum menuju skalabilitas tanpa batas.

Baca Juga: Ethereum Naik Level! Upgrade Fusaka Siap Revolusi Kecepatan Jaringan

Upgrade Fusaka merupakan lompatan besar dalam roadmap Ethereum, memadukan inovasi teknis dengan strategi jangka panjang untuk menjaga desentralisasi.

Dengan PeerDAS, peningkatan gas limit, efisiensi passkeys, serta dampak signifikan pada biaya dan kapasitas L2, Ethereum kini berada pada posisi lebih kuat untuk menjadi infrastruktur global Web3.

Dengan harga ETH naik 5% dalam 24 jam terakhir, sentimen pasar pun menyambut positif era baru skalabilitas Ethereum.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga RedStone (RED) Melonjak 23,97% di Tengah Kenaikan Volume

Harga RedStone (RED) kembali menjadi sorotan pasar kripto setelah mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, RED diperdagangkan di level $0,32472, menguat 23,97%, menjadikannya salah satu aset dengan performa terbaik harian di kategori mid-cap.

Dengan kapitalisasi pasar $96,09 juta dan volume perdagangan mencapai $48,18 juta, aktivitas investor menunjukkan peningkatan minat yang tajam terhadap token ini.

Kenaikan ini tidak terjadi secara kebetulan. Kombinasi faktor teknikal, lonjakan volume, serta minat baru dari pelaku pasar tampaknya mendorong RedStone memasuki fase pemulihan setelah sempat terkoreksi dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Kaito AI Alokasikan 20% Token untuk Airdrop: Peluang atau Ancaman?

Momentum Harian Menguat Tajam di Tengah Volume Besar

Dalam 24 jam terakhir, RED bergerak dalam rentang harga $0,2637 sebagai titik terendah dan $0,3443 sebagai titik tertinggi.

Lonjakan harga hampir 24% ini menunjukkan adanya dorongan beli yang kuat, terutama dari trader yang memanfaatkan momentum pemulihan jangka pendek.

Kinerja harga dalam beberapa periode terakhir menunjukkan pola yang menarik:

  • Hari ini: naik +23,97%
  • 7 hari: naik +23,72%
  • 30 hari: naik +10,68%
  • 60 hari: turun -31,98%
  • 90 hari: turun -24,49%

Dengan kata lain, meski RED sedang menikmati kenaikan signifikan dalam jangka pendek, aset ini masih berada dalam fase pemulihan setelah mengalami penurunan tajam selama dua bulan sebelumnya. Hal ini menunjukkan adanya peluang bagi trader agresif, tetapi juga mengingatkan investor untuk tetap mempertimbangkan risiko koreksi.

Analisis Teknis: RED Mulai Keluar dari Zona Koreksi

Pergerakan harga RedStones (RED/USDT) pada Kamis, 4 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga RedStones (RED/USDT) pada Kamis, 4 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Penguatan cepat RED mendorong token ini keluar dari pola penurunan yang dominan sejak dua bulan terakhir. Beberapa indikator teknikal memperlihatkan sinyal positif:

1. Kenaikan Volume sebagai Konfirmasi Bullish

Volume perdagangan $48,61 juta adalah salah satu yang tertinggi dalam beberapa minggu.

Lonjakan volume mengindikasikan akumulasi dari investor besar (whale) atau reaksi pasar terhadap sentimen positif terbaru.

2. Resistance Terdekat di $0,35

Harga tertinggi hari ini berada di $0,3443, mendekati level resistance psikologis $0,35. Jika level ini berhasil ditembus, RED berpotensi melanjutkan rally menuju zona $0,40 – $0,45.

3. Support Baru di $0,26

Level terendah harian $0,2637 kini menjadi area support yang cukup kuat. Selama harga bertahan di atas zona ini, momentum bullish jangka pendek kemungkinan berlanjut.

Fundamental Token: Pasokan dan Posisi Pasar

Token RED memiliki sirkulasi 295,92 juta, setara dengan 29,59% dari total suplai maksimum 1 miliar.

Dengan tingkat sirkulasi yang masih relatif rendah dibanding total suplai, potensi dilusi tetap perlu diperhatikan oleh investor jangka panjang.

Dari sisi posisi pasar, RedStone berada di peringkat ke-288, tergolong dalam segmen mid-cap yang rentan mengalami pergerakan harga ekstrem, baik naik maupun turun.

Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (fully diluted) berada di angka $327,75 juta, tiga kali lipat dari market cap saat ini.

Ini mengindikasikan potensi peningkatan nilai, tetapi juga menandakan adanya risiko suplai bertambah di masa depan.

Apakah Reli RED Akan Berlanjut?

Kenaikan hampir 24% dalam sehari adalah sinyal kuat bahwa RedStone sedang berada dalam fase bullish jangka pendek. Namun, beberapa faktor perlu diperhatikan untuk memprediksi arah berikutnya:

Katalis bullish:

  • Volume tinggi menandakan dorongan minat beli nyata
  • Momentum pasar kripto secara umum kembali menguat
  • Tekanan jual jangka pendek menurun

Risiko bearish:

  • RED masih jauh dari rekor tertinggi $1,456
  • Potensi koreksi setelah lonjakan cepat
  • Ketidakpastian makro dapat membalikkan arah pasar

Jika RED berhasil menembus $0,35, peluang menuju $0,40 terbuka lebar. Namun, kegagalan mempertahankan support $0,26 bisa memicu koreksi tajam kembali.

Baca Juga: Lonjakan Tak Terbendung, RedStone (RED) Naik 67% dalam 2 Bulan

Harga RedStone (RED) hari ini menunjukkan pemulihan yang sangat kuat dengan lonjakan hampir 24% dan volume perdagangan tinggi.

Meski tren jangka pendek tampak bullish, investor tetap perlu waspada terhadap risiko koreksi akibat lonjakan cepat dan posisi token yang masih dalam fase pemulihan jangka menengah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Lonjakan Tak Terbendung, RedStone (RED) Naik 67% dalam 2 Bulan

Pasar kripto kembali diramaikan dengan pergerakan mengejutkan dari RedStone (RED), sebuah aset digital yang berhasil mencatatkan kenaikan signifikan dalam beberapa minggu terakhir.

Berdasarkan data terkini, harga RED saat ini berada di level $0.502151 per token, dengan kapitalisasi pasar mencapai $140.60 juta USD dan volume perdagangan 24 jam yang mencatat $142.67 juta USD.

Dalam 24 jam terakhir, RedStone sukses mencatat kenaikan +18.25%, menjadikannya salah satu altcoin dengan performa paling impresif di pasar menengah.

Baca Juga: Lonjakan Tak Terbendung, RedStone (RED) Meroket 67% dalam 2 Bulan

Performa Harga yang Menggoda Investor

Jika menilik data historis, RedStone menunjukkan tren kenaikan yang konsisten dalam 3 bulan terakhir:

  • Hari ini: naik +17.90%
  • 30 hari: naik +32.52%
  • 60 hari: naik +67.11%
  • 90 hari: naik +38.81%

Artinya, dalam rentang 2 bulan terakhir, investor yang masuk di harga dasar telah menikmati keuntungan lebih dari separuh modalnya hanya dalam waktu singkat.

Meski sempat terkoreksi dalam 1 jam terakhir sebesar -5.96%, tren bullish RED tetap dominan, terutama karena harga masih bergerak jauh di atas level support kuatnya.

Grafik tersebut menunjukkan tren harga RedStone (RED) selama 90 hari terakhir, dengan lonjakan signifikan terutama dalam 60 hari terakhir yang mencatat kenaikan lebih dari 67%.

Maka dari itu, pola ini menegaskan adanya momentum bullish kuat yang mendorong harga ke level lebih tinggi

Faktor Pendorong Kenaikan Harga RedStone

Beberapa faktor utama yang menjadi katalis kenaikan harga RedStone dapat diidentifikasi sebagai berikut:

  1. Lonjakan Volume Perdagangan
    Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan RED mencapai $142.98 juta, bahkan melampaui kapitalisasi pasarnya sendiri. Kondisi ini menandakan meningkatnya likuiditas dan antusiasme trader terhadap aset ini. Aktivitas pasar yang padat biasanya menjadi indikasi kuat akan kehadiran investor besar (whales) yang mulai mengoleksi.
  2. Daya Tarik Tokenomics
    RedStone memiliki total suplai maksimum 1 miliar token, dengan hanya 280 juta token yang beredar di pasar saat ini (28%). Mekanisme sirkulasi terbatas ini memberikan potensi apresiasi harga lebih besar, karena pasokan masih bisa dikendalikan untuk menjaga stabilitas pasar.
  3. Tren Pasar Altcoin
    Saat Bitcoin terkoreksi dalam beberapa hari terakhir, investor cenderung mencari alternatif dengan potensi pertumbuhan lebih tinggi. RedStone berhasil menjadi salah satu pilihan utama karena kenaikan konsisten yang dibarengi dengan aktivitas komunitas yang solid.
  4. Sentimen Positif dari Rekor Tertinggi
    Meskipun harga RED saat ini masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $1.456027, tren bullish baru-baru ini memberi sinyal bahwa investor percaya potensi pengulangan rekor tersebut bukan hal mustahil. Jika tren saat ini berlanjut, target psikologis $0.60–$0.70 bisa segera ditembus.
Pergerakan harga RedStone (RED/USDT) pada Jumat, 29 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga RedStone (RED/USDT) pada Jumat, 29 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Risiko dan Prospek Jangka Pendek

Meski pergerakan harga RedStone sangat menggoda, investor tetap perlu memperhatikan volatilitas tinggi yang tercermin dari perbedaan harga terendah dan tertinggi dalam 24 jam terakhir, yaitu $0.404405 – $0.571567.

Fluktuasi lebih dari 40% dalam sehari menunjukkan bahwa RED masih sangat spekulatif, dan strategi jangka pendek harus memperhitungkan potensi koreksi mendadak.

Namun dari perspektif jangka menengah, tren masih menunjukkan penguatan.

Dengan kapitalisasi pasar yang relatif kecil dibandingkan altcoin papan atas, RedStone punya ruang pertumbuhan lebih luas jika berhasil mempertahankan momentum dan menarik lebih banyak investor institusi.

Baca Juga: 5 Altcoin yang Potensial Siap Tumbuh Pesat pada 2025

Kenaikan harga RedStone (RED) hingga +67% dalam dua bulan terakhir menjadi bukti nyata bahwa aset ini tengah mencuri perhatian pasar kripto global.

Kombinasi dari volume perdagangan yang melesat, tokenomics yang menarik, dan tren pasar altcoin yang mendukung membuat RED mampu bergerak lebih agresif dibanding banyak aset digital lain.

Bila tren ini berlanjut, RedStone berpotensi tidak hanya menembus level psikologis baru, tetapi juga mendekati kembali rekor tertingginya di $1.45.

Namun, investor tetap harus bijak dengan mempertimbangkan risiko volatilitas, karena euforia pasar sering kali diikuti dengan fase koreksi tajam.

Satu hal yang jelas, RedStone kini telah keluar dari bayang-bayang altcoin kecil dan mulai menempatkan dirinya sebagai salah satu pemain baru yang patut diperhitungkan dalam lanskap kripto global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Melemah 0,64%, Lagi-Lagi Token Unlock Jadi Biangnya

Harga Pi Network (PI) kembali mencatat pelemahan pada perdagangan 24 jam terakhir.

Berdasarkan data pasar, PI turun 0,64% ke level $0,234, tertinggal dari reli pasar kripto yang menguat 2,01% secara keseluruhan.

Pergerakan ini mencerminkan kombinasi tekanan teknikal, ketidakpastian pengembangan ekosistem, serta ancaman bertambahnya pasokan dari agenda token unlock dalam waktu dekat.

Di tengah tingginya minat investor terhadap proyek yang menawarkan roadmap jelas dan perkembangan cepat, Pi Network justru menghadapi sentimen pasar yang cenderung bearish.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik 0,89%, Buka Peluang Reli Lebih Besar

Tekanan Teknis: Gagal Menembus Resistance Kunci $0,25

Salah satu pemicu utama pelemahan PI berasal dari faktor teknikal. Upaya PI untuk menembus resistance kuat di level $0,25 kembali gagal.

Area ini bukan hanya menjadi resistensi psikologis, tetapi juga bertepatan dengan level Fibonacci retracement 0.618; zona resistensi multi-minggu yang sudah diuji beberapa kali; dan embentukan pola bearish engulfing setelah penolakan

Gagalnya breakout tersebut memicu tekanan jual baru dan menandai melemahnya dominasi buyer. Indikator teknikal juga memperkuat potensi koreksi lanjutan:

  • RSI 7-hari berada di level 42,84, jauh dari area jenuh jual
  • Memberikan ruang penurunan lebih dalam
  • Support terdekat kini berada di rentang $0,23 – $0,20

Jika harga PI menutup perdagangan harian di bawah $0,23, tekanan jual berpotensi meningkat dan mendorong PI turun ke $0,20, level support terkuat sepanjang dua bulan terakhir.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 4 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 4 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

Keterlambatan Protocol 23 Picu Skeptisisme

Faktor fundamental juga memainkan peran besar dalam penurunan harga PI. Proses pengembangan Protocol 23, yang diklaim menjadi pondasi untuk menghadirkan fitur-fitur seperti PiDex (decentralized exchange), kembali mengalami penundaan.

Dalam beberapa minggu terakhir, upgrade tersebut masih tertahan di fase testnet, tanpa kepastian jadwal rilis mainnet. Hal ini memicu ketidakpastian di kalangan komunitas maupun trader.

Analis blockchain seperti Dr. Altcoin bahkan memberi peringatan bahwa jadwal rilis final dapat mundur hingga 2026, jika tidak ada perubahan signifikan dalam kecepatan pengembangan.

Akibatnya, investor merasa utilitas Pi belum berkembang sesuai ekspektasi. Modal spekulatif beralih ke aset yang memiliki katalis jangka pendek yang lebih kuat. Hal ini diperparah dengan tekanan jual meningkat karena hilangnya kepercayaan jangka menengah

Pembaruan roadmap terbaru dari PI Core Team disebut-sebut akan tersedia sebelum Natal 2025, yang diharapkan dapat menjadi sentimen positif jika membawa kejelasan.

Ancaman Token Unlock: 190 Juta PI Masuk Pasar

Isu ketiga yang menekan harga PI adalah agenda unlock 190 juta token PI yang dijadwalkan terjadi pada Desember mendatang.

Unlock ini merupakan bagian dari gelombang unlock total 630 juta token dalam kurun waktu 90 hari. Unlock dalam jumlah besar selalu menjadi perhatian karena:

  • Berpotensi menambah pasokan di pasar
  • Permintaan yang tidak mampu mengimbangi suplai dapat memicu penurunan harga
  • Catatan historis menunjukkan PI sering terkoreksi 5–10% menjelang atau sesaat setelah periode unlock besar

Dengan likuiditas PI yang relatif tipis di beberapa bursa, efek tekanan suplai dapat menjadi semakin signifikan.

Baca Juga: Harga Pi Network Naik 1,37%: Kemitraan Gaming Selamatkan PI

Harga PI dalam Fase Rentan

Pi Network saat ini berada dalam fase yang cukup rentan. Kombinasi tekanan teknikal, lambatnya pengembangan Protocol 23, serta ancaman token unlock menjadi katalis negatif bagi pergerakan harga jangka pendek.

Meski terdapat inisiatif positif seperti kemitraan Pi dengan CiDi Games untuk memperluas utilitas token, sentimen tersebut belum cukup kuat menahan tekanan bearish.

Jika level tersebut bertahan, peluang rebound tetap terbuka. Namun bila jebol, koreksi yang lebih dalam mungkin terjadi, terutama bila token unlock mulai memberikan dampak langsung pada likuiditas pasar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Naik 269% Sehari, Token AI Meme TURBO Tetap Jawara Rp2,7 Triliun!

Segmen token kripto bertema kecerdasan buatan (AI) dan meme kembali mencuri perhatian. Berdasarkan daftar “Top AI Memes Tokens by Market Capitalization” dikutip CoinMarketCap, sejumlah koin AI meme mencatat lonjakan harga ratusan persen dalam sepekan, dengan TRUMP GROK (GROK) muncul sebagai salah satu penggerak utama, sementara Turbo (TURBO) masih menjadi pemimpin dari sisi kapitalisasi pasar.

TURBO Masih Terbesar dari Sisi Market Cap

Pergerakan harga Turbo (TURBO/USDT) pada Jumat, 28 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Turbo (TURBO/USDT) pada Jumat, 28 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Di antara deretan token AI meme yang tercatat, Turbo (TURBO) menempati posisi teratas dari sisi kapitalisasi pasar dengan nilai sekitar US$177,46 juta.
TURBO diperdagangkan di kisaran US$0,002571 per token, dengan kenaikan:

  • 1 jam: +1,89%
  • 24 jam: +45,38%
  • 7 hari: +69,22%

Volume perdagangan 24 jam TURBO mencapai sekitar US$224,27 juta, dengan suplai beredar tercatat 87,20 miliar TURBO.

Kinerja tersebut menempatkan TURBO sebagai acuan utama di segmen token AI meme, baik dari sisi kapitalisasi maupun aktivitas perdagangan.

TRUMP GROK Pimpin Lonjakan Harga Harian

Salah satu pergerakan paling mencolok datang dari TRUMP GROK (GROK). Token ini diperdagangkan di kisaran US$0,00002104 dan mencatat lonjakan tajam:

  • 1 jam: +35,76%
  • 24 jam: +269,81%
  • 7 hari: +303,61%

Dengan kapitalisasi pasar sekitar US$8,84 juta dan volume perdagangan harian US$774.774, TRUMP GROK menjadi salah satu token AI meme dengan persentase kenaikan harga tertinggi dalam daftar yang sama. Suplai beredarnya tercatat sekitar 36,81 miliar dari total 420 miliar GROK.

Lonjakan tersebut menjadikan GROK sorotan utama di tengah reli berbagai token bertema AI.

Shoggoth Ikut Menguat Ratusan Persen

Shoggoth (SHOGGOTH)

Token Shoggoth (SHOGGOTH) juga mencatat kenaikan signifikan. Harga SHOGGOTH berada di sekitar US$0,004781 dengan pergerakan:

  • 1 jam: +6,12%
  • 24 jam: +185,64%
  • 7 hari: +265,02%

Kapitalisasi pasar SHOGGOTH tercatat sekitar US$4,78 juta, dengan volume perdagangan 24 jam yang cukup besar, yakni sekitar US$12,02 juta. Suplai beredar berada di kisaran 2,51 miliar SHOGGOTH.

Baca juga: Gila! Token AI Ini Naik Tajam, Kapitalisasi Pasar Tembus Miliaran!

TRISIG, Memes AI, dan Numogram Ikut Menguat

Selain nama-nama di atas, beberapa token AI meme lain juga menunjukkan penguatan dalam periode pemantauan:

  • TRI SIGMA (TRISIG)
    • Harga: US$0,0007873
    • 1 jam: +0,28%
    • 24 jam: +76,96%
    • 7 hari: +58,16%
    • Market cap: US$787.284
    • Volume 24 jam: US$118.792
    • Suplai beredar: 150,88 juta dari total 999,94 juta TRISIG
  • Memes AI (MemesAI)
    • Harga: US$0,0006461
    • 1 jam: +2,91%
    • 24 jam: +36,13%
    • 7 hari: +223,03%
    • Market cap: US$646.166
    • Volume 24 jam: US$198.519
    • Suplai beredar: 307,21 juta dari total 999,97 juta MemesAI
  • Numogram (GNON)
    • Harga: US$0,0004303
    • 1 jam: +1,84%
    • 24 jam: +33,76%
    • 7 hari: +19,70%
    • Market cap: US$430.373
    • Volume 24 jam: US$810.284
    • Suplai beredar: sekitar 1,88 miliar GNON

Volatilitas Tinggi di Segmen AI Meme

Pergerakan harga yang agresif di jajaran token AI meme ini menunjukkan tingginya volatilitas di sektor tersebut. Kenaikan ratusan persen dalam hitungan hari, seperti yang terjadi pada TRUMP GROK dan Shoggoth, menandai minat spekulatif yang kuat sekaligus risiko yang tidak kecil.

Meski demikian, dari sisi kapitalisasi, TURBO masih menjadi nama terbesar di antara daftar token AI meme yang terpantau, sementara token-token seperti GROK, SHOGGOTH, TRISIG, MemesAI, dan GNON muncul sebagai pemain yang tengah menikmati reli harga jangka pendek.

Baca juga: AI Select Token: BNB, AVAX, Hingga HEMI Masuk Radar Hari Ini


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Resmi: FED Hentikan QT, Apa Dampaknya Buat Pasar Kripto?

The FED baru saja secara resmi menghentikan Quantitative Tightening (QT) mulai 1 Desember 2025. Kebijakan Quantitative Tightening (QT) ini sebelumnya telah berlangsung sejak 2022, melibatkan pengurangan neraca FED melalui penjualan aset dan tidak memperbarui obligasi yang jatuh tempo.

Dengan neraca FED kini dibekukan di level sekitar $6,57 triliun, langkah ini diharapkan meningkatkan aliran dana ke aset berisiko, meskipun tidak langsung berarti pencetakan uang baru seperti pada era Quantitative Easing (QE).

Seiring berakhirnya QT, likuiditas diharapkan meningkat secara bertahap melalui reinvestasi obligasi, berpotensi menyuntikkan hingga $95 miliar per bulan ke pasar. Ini bisa melemahkan dolar AS, menurunkan biaya pinjaman, dan mendorong ekspansi kredit perbankan. Pasar saham, seperti S&P 500 dan kripto digadang-gadang dapat mencapai rekor baru karena aset growth stocks mendapat manfaat dari likuiditas yang membanjiri ini.

Namun, seperti yang dicatat oleh MFS Investment Management, neraca FED yang lebih besar dari pra-pandemi bisa mendukung stabilitas jangka panjang, tapi juga berisiko jika inflasi kembali naik.

Baca juga: The FED Umumkan Quantitative Tightening (QT) Berakhir Desember, Apa Artinya bagi Pasar Kripto?

Dampak Dihentikannya Quantitative Tightening (QT) Terhadap Pasar Kripto

Pada 2 Desember 2025, tercatat Bitcoin melonjak lebih dari 7% melewati $90.000, kenaikan ini diklaim didorong oleh boleh beberapa faktor, seperti: berakhirnya QT, injeksi likuiditas $13,5 miliar dari FED yang menjadi suntikan likuiditas terbesar kedua setelah masa Covid, ekspektasi rate cut yang akan terjadi di bulan Desember dan diprediksi 90% akan terjadi, serta faktor pendukung termasuk peningkatan partisipasi institusional, seperti Vanguard yang mulai membuka pintu untuk trading ETF kripto (BTC, ETH, XRP and SOL).

Banyak analis memperkirakan berakhirnya QT ini bisa menjadi katalisator untuk supercycle kripto, mirip dengan periode 2019-2022 di mana altcoin mengalami rally setelah QT dihentikan.

Namun berdasarkan data historis, penghentian Quantitative Tightening (QT) oleh The Fed tidak serta-merta menjadi katalis positif bagi pasar kripto.

Misalnya, ketika QT berakhir pada Oktober 2019, alih-alih mengalami lonjakan harga, aset kripto justru terkoreksi cukup dalam dengan penurunan sekitar -42% yang menunjukkan bahwa sekadar berakhirnya kebijakan pengetatan likuiditas belum cukup untuk memicu arus modal masuk ke aset berisiko seperti kripto.

Reli besar justru baru terjadi setelah Maret 2020, ketika The Fed kembali meluncurkan Quantitative Easing (QE) sebagai respons terhadap pandemi yang membuat likuiditas membanjiri pasar.

Untuk altcoin di sisi lain, dengan berakhirnya QT banyak yang mengklaim altcoin akan melebihi performa Bitcoin, ini didasarkan pada pola historis yang pernah terjadi saat QT berakhir di 2019 silam dan altcoin mengalami rally.

Analis seperti Matthew Hyland menyoroti tren ini, di mana akhir QT menjadi sinyal untuk rotasi dana ke aset berisiko lebih tinggi seperti altcoin, berpotensi memicu altseason. 

Meskipun banyak narasi bullish dengan dihentikannya QT. Jika data inflasi PCE atau laporan pekerjaan Desember menunjukkan peningkatan tak terduga, FED bisa saja kembali hawkish dan memicu volatilitas dan koreksi. 

Selain itu, akhir QT tidak otomatis berarti QE yang membuat bank sentral membanjiri pasar dengan likuiditas besar. Oleh karena itu, investor kripto perlu lebih cermat membaca dinamika makro global, termasuk arah kebijakan The Fed, kondisi likuiditas, dan sentimen pasar, sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca juga: The FED Umumkan Quantitative Tightening (QT) Berakhir Desember, Apa Artinya bagi Pasar Kripto?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Sumber: 

MFS: The Fed Ends QT: What it Means for Markets

KPMG: Fed poised to cut and stop QT

CoingGP: Bitcoin Surges Above $90K Fueled After Fed QT End

Backpack: End of Fed Quantitative Tightening: What It Means for Crypto in 2026





Sumber : news.tokocrypto.com