Tag Archives: altcoin

Dogecoin Rebound! Apakah ETF Baru Ini Dorong Harga ke US$ 0,35?

Dogecoin (DOGE) kembali mencuri perhatian setelah membuka pekan dengan ledakan mini, naik sekitar 1,5 persen pada Senin (24/11/2025). Kenaikan ini bukan terjadi tanpa alasan.

Pasar tengah dipenuhi antisipasi tinggi menjelang debut Grayscale DOGE ETF yang mulai diperdagangkan di New York Stock Exchange (NYSE) hari ini. Produk ETF ini digadang-gadang akan membuka pintu arus investasi ritel baru yang sebelumnya masih ragu masuk ke Dogecoin lewat jalur non-teregulasi.

Harapan terhadap ETF ini cukup tinggi, terutama setelah keberhasilan Rex-Osprey DOJE yang diluncurkan September lalu. ETF tersebut mencatat volume transaksi enam kali lipat dari rata-rata perdagangan hari pertama, sebuah pencapaian yang memicu optimisme bahwa DOGE mungkin tengah bersiap memasuki fase bullish baru. Meski belum ada jaminan ETF Grayscale akan mencatat inflow besar, hype jangka pendek sudah cukup mengangkat ekspektasi dan harga koin meme terbesar tersebut.

Optimisme DOGE

Melansir Crypto Harian, yang menarik adalah optimisme pasar DOGE tetap solid meskipun muncul kabar mengejutkan tentang bubarnya Department of Government Efficiency (DOGE), sebuah lembaga pemerintah yang kebetulan memiliki nama sama dengan aset kripto tersebut. Walaupun tidak ada hubungan langsung, publik kerap mengaitkannya karena kedua entitas itu sering bersinggungan dengan figur yang sama: Elon Musk, sosok yang sejak lama menjadi pendorong utama popularitas Dogecoin.

Di tengah hiruk-pikuk ini, model AI OpenAI, ChatGPT-5, diminta memperkirakan harga Dogecoin menjelang akhir 2025. Dengan menggabungkan berbagai proyeksi dan momentum pasar terkini, AI tersebut menilai bahwa harga paling realistis ada di kisaran US$ 0,20 – US$ 0,30 di akhir tahun depan.

Namun skenario optimis masih terbuka lebar. Jika pasar kripto menguat lebih dari ekspektasi dan hype koin meme kembali meledak, DOGE diprediksi bisa menembus US$ 0,35 – US$ 0,50. Sebaliknya, jika sentimen melemah, permintaan institusional menurun, atau ETF stagnan, harga DOGE dapat terkoreksi hingga kisaran US$ 0,05 – US$ 0,10.

Analisis Harga Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 25 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 25 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Saat artikel ini disusun, Dogecoin bertengger di level US$ 0,14, menguat 1 persen dalam 24 jam terakhir, sementara ETF Grayscale DOGE siap memberikan akses ke sekitar 11,1 juta DOGE senilai kurang lebih US$ 1,5 juta.

Sejumlah analis melihat hadirnya ETF ini sebagai tonggak penting bagi legitimasi Dogecoin. Nate Geraci, analis ETF ternama, bahkan menyebut peluncuran ETF DOGE sebagai pergeseran regulasi kripto yang monumental. Menurutnya, momentum ini menandai semakin terbukanya peluang bagi aset non-tradisional—termasuk koin meme—untuk masuk ke dunia investasi institusional.

Namun di balik euforia, sisi teknikal Dogecoin masih menunjukkan sinyal kehati-hatian. Harga baru saja terpental dari level retracement Fibonacci 78,6 persen di US$ 0.1502. Indikator RSI berada pada 35,09, mendekati area oversold, menandakan tekanan jual masih cukup kuat. DOGE juga masih berada di bawah SMA 30-hari dan SMA 200-hari, menegaskan bahwa tren turun jangka menengah belum berbalik. Histogram MACD yang masih negatif semakin memperkuat sentimen bearish ini.

Kesimpulannya, hype ETF memang membuat Dogecoin kembali panas. Tapi apakah ini awal dari kebangkitan besar atau hanya pantulan sesaat? Pasar masih menunggu jawaban. Untuk saat ini, Dogecoin kembali berhasil melakukan satu hal yang selalu dikuasainya: mencuri perhatian dunia kripto.

Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Solana Naik ke $138.56 Usai Aktivitas x402 Melejit

Solana (SOL) mencatat kenaikan 5,44% dalam 24 jam terakhir hingga mencapai harga $138.56 pada 24 November 2025. Volume perdagangan turut meningkat menjadi lebih dari $6.36 miliar, menandakan tingginya partisipasi pasar. Dengan kapitalisasi pasar mencapai $77.47 miliar, SOL mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar keenam.

Meskipun masih jauh dari harga tertinggi sepanjang masa sebesar $293.31 yang tercatat pada Januari 2025, kenaikan terbaru menunjukkan ketahanan Solana di tengah kondisi pasar yang bergejolak. Bursa utama seperti Binance, Coinbase, Bybit, Upbit, dan CoinUp.io mencatat rentang harga stabil antara $136.04–$138.63.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 25 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 25 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Aktivitas Protokol x402 Melonjak 500% dalam Seminggu

Lonjakan harga Solana sejalan dengan peningkatan signifikan aktivitas pada protokol x402. Sepanjang akhir pekan 22–23 November 2025, protokol tersebut memproses lebih dari 500.000 transaksi dan mencatat volume transaksi lebih dari $100.000, menurut analisis on-chain dari Rishin Sharma.

Dilaporkan BeInCrypto, pertumbuhan lebih dari 500% secara mingguan ini menunjukkan meningkatnya permintaan terhadap layanan x402 serta memperkuat reputasi Solana sebagai jaringan berkecepatan tinggi. Para analis menilai lonjakan ini sebagai tanda positif bagi kesehatan ekosistem Solana secara keseluruhan.

Baca juga: Anjlok 45%! Solana Nyaris Ambruk, Tapi Sinyal Rebound Mulai Muncul

Developer Ajukan Proposal SIMD-0411 untuk Percepat Disinflasi

Di tengah meningkatnya aktivitas jaringan, pengembang Solana merilis proposal baru bernama SIMD-0411. Proposal ini mengusulkan peningkatan laju disinflasi tahunan dari 15% menjadi 30%, bertujuan mempercepat penurunan inflasi token dari tingkat saat ini, yaitu 4.18%, menuju target jangka panjang 1.5%.

Jika proposal disetujui, target inflasi 1.5% yang sebelumnya diproyeksikan tercapai pada 2032 bisa dipercepat menjadi 2029. Hal tersebut akan mengurangi potensi suplai token hingga 22.3 juta SOL, atau sekitar 3.2% dibandingkan jadwal emisi saat ini.

Kekhawatiran Muncul Terkait Dampak pada Validator Kecil

Meskipun proposal SIMD-0411 mendapat dukungan karena dianggap dapat memberikan kepastian ekonomi jangka panjang dan menciptakan tekanan suplai yang lebih kecil, sejumlah kekhawatiran tetap muncul.
Penurunan imbal hasil staking diprediksi dapat membuat 47 validator kecil menjadi tidak lagi menguntungkan dalam tiga tahun ke depan. Para kritikus menilai hal ini berpotensi mengurangi tingkat desentralisasi jaringan dengan memperbesar dominasi validator bermodal besar.

Komunitas Terbelah, Debat Governance Masih Berlanjut

Pengajuan resmi SIMD-0411 pada 22 November 2025 memicu perdebatan aktif di komunitas. Sebagian mendukung percepatan disinflasi karena diyakini mampu mengurangi tekanan jual dan meningkatkan nilai ekonomi SOL. Namun pihak lain khawatir bahwa dampak jangka panjang terhadap distribusi validator dapat merugikan prinsip desentralisasi.

Keputusan terkait proposal ini diperkirakan akan menentukan arah perkembangan ekosistem Solana dalam beberapa bulan mendatang, termasuk potensi keberlanjutan momentum harga yang saat ini sedang menguat.

Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Bangkit dari Abu! ETF Spot Bikin Harga Langsung Melonjak 9%

XRP kembali mencuri panggung pasar kripto. Harga token melonjak lebih dari 9% ke level $2.27 pada Senin (24/11) malam setelah dua raksasa keuangan global, Franklin Templeton dan Grayscale, resmi meluncurkan produk Spot ETF XRP. Langkah ini menandai babak baru bagi XRP, yang sebelumnya terhambat oleh ketidakpastian regulasi.

Kabar ini membuat XRP kembali menjadi pusat perhatian investor institusional dan ritel, sekaligus menandai momen penting pasca penyelesaian sengketa Ripple dengan SEC pada awal 2025.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 25 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 25 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Gelombang Spot ETF Menandai Kematangan Pasar XRP

Franklin Templeton, pengelola aset senilai 1.69 triliun dolar, resmi merilis Franklin XRP ETF (XRPZ) di NYSE Arca. ETF ini menawarkan eksposur XRP berbasis grantor trust yang mengikuti CME CF XRP-Dollar Reference Rate. Coinbase Custody ditunjuk sebagai kustodian sementara BNY Mellon sebagai administrator produk.

Diluncurkannya produk ini memberi investor cara yang lebih mudah dan transparan untuk mengikuti performa XRP tanpa harus membeli kriptonya secara langsung. David Mann, direktur ETF Franklin Templeton, menyebut XRP sebagai aset fundamental untuk infrastruktur penyelesaian global.

Tak mau ketinggalan, Grayscale juga merilis GXRP dengan periode nol biaya untuk menarik investor. Sementara itu Bitwise sebelumnya melaporkan inflow awal mencapai 100 juta dolar untuk ETF XRP mereka. Serangkaian peluncuran ETF dalam waktu berdekatan ini menunjukkan bahwa manajer aset telah menunggu regulasi yang jelas, yang akhirnya datang dari SEC pada 2025.

Akhir Drama Regulasi: Wall Street Resmi Masuk

Dilaporkan BeInCrypto, Ripple menyelesaikan kasusnya dengan SEC pada Mei 2025 lewat pembayaran 125 juta dolar. Tanpa pengakuan bersalah, Ripple sepakat membayar 50 juta dolar langsung kepada SEC dan sisanya berasal dari escrow. Penyelesaian ini mengakhiri ketidakpastian yang selama bertahun-tahun membayangi XRP.

Keikutsertaan Franklin Templeton menjadi sinyal kepercayaan besar bagi pasar, menegaskan narasi bahwa XRP bukan sekadar aset spekulatif tetapi memiliki utilitas kuat dalam pembayaran global.

Meski begitu, prospektus ETF tetap mencantumkan sejumlah risiko seperti volatilitas tinggi, minimnya diversifikasi, dan ketidakpastian regulasi di luar Amerika Serikat.

Teknologi XRP yang Makin Dilirik Institusi

XRP berjalan di atas XRP Ledger (XRPL), jaringan terdesentralisasi yang dirancang khusus untuk penyelesaian pembayaran cepat. Dengan waktu transaksi 3–5 detik dan biaya sangat rendah, XRPL telah memproses lebih dari 3.3 miliar transaksi.

Efisiensi energi, kecepatan, serta skalabilitas membuat banyak institusi mempertimbangkan XRP sebagai alternatif masa depan untuk menggantikan SWIFT dan sistem pembayaran lintas negara konvensional.

Grayscale dan Franklin Templeton dalam dokumen mereka menekankan peran XRP sebagai jembatan mata uang dan solusi pembayaran yang dapat diskalakan. Hal ini membedakan XRP dari Bitcoin, yang lebih dikenal sebagai penyimpan nilai.

Peningkatan open interest di pasar futures XRP juga menunjukkan partisipasi aktif dari trader institusional dan ritel, memperkuat momentum bullish saat ini.

Dimensi Geopolitik dan Spekulasi Keterlibatan China

Sejumlah analis memperkirakan XRP dapat memainkan peran kunci pada jaringan pembayaran lintas negara yang sedang dibangun di Asia, Timur Tengah, hingga Afrika. Black Swan Capitalist bahkan mengaitkan paparan tidak langsung China terhadap XRP melalui BRICS New Development Bank dan raksasa fintech Jepang, SBI Holdings.

Meski begitu, adopsi langsung dari China masih terbatas akibat kebijakan negeri tersebut yang ketat terhadap aset digital.

BRICS Business Council dalam rekomendasi April 2025 mendorong pengembangan sistem pembayaran digital lintas batas, selaras dengan desain XRPL meski tidak menyebutkan XRP secara spesifik. Sementara itu, bank sentral Eropa turut membahas infrastruktur pembayaran lintas wilayah melalui Project Nexus, yang dirancang untuk menghubungkan sistem pembayaran Asia dan Eropa.

Semua ini menggarisbawahi relevansi global dari teknologi XRP dalam lanskap pembayaran modern.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Monad Resmi Meluncurkan Mainnet dan Airdrop Token MON

Blockchain layer-1 terbaru, Monad, resmi meluncurkan mainnet pada awal pekan ini, menjadi salah satu rilis paling dinantikan dalam sektor infrastruktur kripto.

Bersamaan dengan peluncuran ini, tim juga mendistribusikan airdrop MON, token native jaringan yang kini resmi beredar di pasar.

Monad dipromosikan sebagai blockchain berkinerja tinggi yang dirancang untuk mendukung berbagai vertikal industri, mulai dari DeFi, pembayaran dan stablecoin, hingga kebutuhan institusi keuangan berfrekuensi tinggi (high-frequency finance).

Dengan pendekatan arsitektur yang modern, Monad berupaya menjawab tantangan skalabilitas yang selama ini menjadi hambatan utama ekosistem Ethereum dan blockchain lain.

Baca Juga: BNB Gelontorkan Airdrop Rp700 Miliar, Hidupkan Demam Meme Coin!

Kompatibilitas EVM dan Skala Besar: Fokus Utama Monad

Salah satu nilai jual utama Monad adalah kompatibilitas penuh dengan Ethereum Virtual Machine (EVM).

Artinya, developer dapat memigrasikan atau membangun aplikasi dengan tool dan bahasa pemrograman yang sudah mereka kuasai—tanpa kurva belajar baru atau penulisan ulang kode.

Tim Monad menjelaskan bahwa blockchain ini dirancang untuk menskalakan performa EVM ke tahap pertumbuhan berikutnya, dengan menggabungkan kecepatan, keamanan, dan utilitas sekaligus.

“Pengembang tidak boleh dipaksa memilih antara kecepatan, keamanan, dan kemudahan penggunaan. Dengan Monad, kami menghadirkan ketiganya tanpa meminta mereka meninggalkan tools yang sudah mereka kenal,” ujar Keone Hon, Co-founder Monad, seperti dikutip dari Coindesk pada Selasa (25/11)

Hon juga menambahkan bahwa peluncuran mainnet publik ini adalah langkah besar menuju adopsi blockchain yang lebih luas, baik oleh pengguna umum maupun institusi besar.

Detail Tokenomics MON: Airdrop, Public Sale, dan Distribusi Kontroversial

Token native jaringan, MON, memiliki suplai total 100 miliar token. Dari jumlah tersebut, 10,8% kini sudah beredar, terdiri dari dua sumber utama:

  • 7,5% dilepas melalui public sale di Coinbase Token Platform dalam sepekan terakhir dengan harga $0,025 per token.
  • 3,3% dialokasikan untuk airdrop, yang kini sudah mulai terdistribusi kepada komunitas.

Adapun pasokan sisanya dialokasikan sebagai berikut:

  • 27% untuk tim Monad
  • 19,7% untuk investor
  • 4% untuk Labs Treasury
  • 38,5% untuk pengembangan ekosistem

Meski skema tokenomics ini bertujuan mempercepat adopsi dan pembangunan ekosistem, sebagian anggota komunitas di platform X (Twitter) menyuarakan kekhawatiran.

Mereka menilai bahwa alokasi 27% untuk tim dianggap lebih tinggi dibandingkan standar industri, sehingga menimbulkan perdebatan mengenai potensi sentralisasi kepemilikan.

Namun bagi proyek seperti Monad yang menargetkan inovasi infrastruktur besar dan membangun teknologi baru dari nol, alokasi signifikan untuk tim dianggap oleh sebagian pihak sebagai sesuatu yang dapat dimaklumi.

Airdrop Jadi Pusat Perhatian: Likuiditas Awal dan Aktivitas Pengguna Meningkat

Airdrop MON yang menjadi bagian dari model distribusi awal memberikan likuiditas penting bagi jaringan baru.

Dengan 3,3% token beredar sebagai airdrop, banyak pengguna baru kini memiliki akses langsung ke token MON dan siap berpartisipasi dalam aktivitas di jaringan.

Airdrop ini juga berfungsi sebagai katalis awal yang mendorong peningkatan aktivitas on-chain, meningkatkan jumlah dompet baru, serta membuka peluang bagi pengembang untuk meluncurkan aplikasi dengan basis pengguna yang sudah terbentuk sejak hari pertama.

Baca Juga: Altcoin-Update-5-Monad-Source-by-Theblock

Monad Siap Masuki Persaingan Layer-1 Dengan Performa Tinggi

Peluncuran mainnet Monad menandai masuknya pemain baru dalam persaingan layer-1 yang semakin kompetitif.

Dengan fokus pada performansi tinggi, kompatibilitas EVM, dan tokenomics ekosistem besar, jaringan ini berpotensi menarik minat pengembang dan institusi yang mencari solusi blockchain modern.

Meski distribusi token memicu perdebatan, momentum peluncuran mainnet dan airdrop MON memberi dorongan kuat bagi adopsi awal.

Apabila Monad mampu menjaga konsistensi performa dan memperluas ekosistemnya, proyek ini bisa menjadi salah satu pilar penting dalam infrastruktur blockchain generasi berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Banana For Scale (BANANAS31) Menguat 34%: Sentimen Berbalik Positif

Banana For Scale (BANANAS31), salah satu altcoin bertema meme yang tengah mendapatkan sorotan, mencatat lonjakan harga signifikan dalam 24 jam terakhir.

Token ini diperdagangkan di level $0.003933 setelah naik +34,92%, didorong oleh tingginya aktivitas perdagangan dan meningkatnya minat terhadap kategori meme coin yang kembali panas di pasar kripto.

Dengan kapitalisasi pasar $39,33 juta dan volume perdagangan harian $125,51 juta, BANANAS31 memperlihatkan peningkatan minat investor yang cukup besar.

Lonjakan volume ini menandai kenaikan lebih dari 100% terhadap rata-rata volume mingguan, menempatkan token ini di antara aset yang paling aktif diperdagangkan dalam 24 jam terakhir.

Baca Juga: Top Telegram Bot Tokens Hari Ini: Notcoin, Banana Gun, hingga PAAL AI

Performa Harga: Rebound Kuat Setelah Tekanan 90 Hari

Dalam 24 jam terakhir, BANANAS31 naik 33,19%, sementara dalam 7 hari terakhir token ini mencatat kenaikan 18,07%.

Performa ini cukup kontras dengan tren jangka panjang yang menunjukkan koreksi pada periode 60 hingga 90 hari terakhir:

  • 30 hari: +20,23%
  • 60 hari: –20,03%
  • 90 hari: –42,91%

Data tersebut menunjukkan bahwa BANANAS31 sebelumnya berada dalam fase bearish berkepanjangan.

Namun, rebound kuat dalam sebulan terakhir mengindikasikan potensi pembalikan tren, apalagi jika token ini mampu mempertahankan momentum volume perdagangan di atas $100 juta seperti hari ini.

Dengan total suplai 10 miliar BANANAS31 yang telah beredar 100%, struktur pasar token ini cukup stabil tanpa risiko tambahan dari inflasi pasokan.

Pergerakan harga Banana For Sale (BANANAS31/USDT) pada Selasa, 25 November 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Banana For Sale (BANANAS31/USDT) pada Selasa, 25 November 2025. Sumber: CoinMarketCap

Lonjakan Volume Perdagangan Jadi Katalis Utama

Volume perdagangan harian BANANAS31 yang mencapai $125,63 juta menjadi faktor terbesar dalam kenaikan harga token hari ini. Aktivitas pasar yang meningkat tajam ini biasanya menjadi sinyal:

  1. Masuknya trader spekulatif yang memburu volatilitas.
  2. Peningkatan kepercayaan pasar terhadap proyek bertema meme yang tengah populer.
  3. Potensi koordinasi whale yang memanfaatkan likuiditas tinggi secara jangka pendek.

Meski demikian, investor perlu berhati-hati karena kenaikan volume yang ekstrem pada altcoin kategori meme sering kali memicu volatilitas tajam dalam waktu singkat.

Sentimen Pasar Mulai Menguat di Sektor Meme Coin

Kenaikan BANANAS31 sejalan dengan tren pasar yang menunjukkan kebangkitan meme coin dalam beberapa pekan terakhir.

Banyak altcoin di kategori ini mencatat kenaikan dua digit setelah periode konsolidasi panjang. Hal ini mengindikasikan investor mulai kembali memburu aset berisiko di tengah meningkatnya volatilitas pasar kripto.

Dengan ranking popularitas di posisi ke-516, BANANAS31 kini mendapatkan perhatian yang lebih besar dibanding bulan-bulan sebelumnya, terutama di platform perdagangan yang mendukung likuiditas tinggi untuk token dengan kapitalisasi menengah.

Analisis Teknis Singkat BANANAS31

Meski tidak tersedia data high dan low dalam 24 jam terakhir, kenaikan harga lebih dari 30% menunjukkan bahwa BANANAS31 kemungkinan menembus beberapa level resistance penting. Indikasi umum kondisi teknikal saat ini:

  • Momentum bullish kuat didorong volume.
  • Risiko koreksi tetap tinggi karena meme coin cenderung bergerak cepat.
  • Jika BANANAS31 mampu bertahan di atas area $0.0038–$0.0040, peluang menuju $0.005 dapat terbuka.

Namun, investor perlu mengantisipasi potensi retracement jika volume mulai menurun di hari-hari berikutnya.

Baca Juga: Harga BANANAS31 Naik 51%, Token Pisang Jadi Primadona Pasar

BANANAS31 Masuk Radar Trader Setelah Lonjakan Agresif

BANANAS31 menunjukkan performa luar biasa dalam 24 jam terakhir dengan kenaikan hampir 35% dan volume perdagangan yang sangat tinggi.

Kombinasi momentum bullish, meningkatnya minat pada sektor meme coin, dan likuiditas yang kuat menjadikan token ini salah satu altcoin yang menarik untuk diamati dalam waktu dekat.

Meski peluang kenaikan lanjutan terbuka, volatilitas tinggi tetap menjadi risiko utama. Oleh sebab itu, investor disarankan untuk memantau pergerakan volume dan struktur pasar dalam waktu dekat untuk mengonfirmasi keberlanjutan tren bullish ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network (PI) Turun 1,6%, Terbebani Sentimen Negatif Pasar

Harga Pi Network (PI) mengalami penurunan tipis sebesar 1,6% dalam 24 jam terakhir, menjadikannya salah satu aset yang tertahan performanya di tengah penguatan pasar kripto global yang justru naik +1,88%.

Pelemahan ini tidak berdiri sendiri. Sejumlah faktor seperti tingginya ketakutan pasar, tekanan teknikal, hingga rutinitas token unlock harian menjadi pemicu utama turunnya minat beli pada PI.

Dalam kondisi ketika Bitcoin dan Ethereum justru mencatat penguatan, PI terlihat kurang diminati dan berada dalam tekanan.

Berikut ini analisis lengkap tentang pergerakan harga PI berdasarkan sentimen, teknikal, dan tekanan fundamental terbaru.

Baca Juga: Pola Bullish Dorong Harga Pi Network (PI) Menguat ke $0,241

Sentimen Pasar Membebani Harga PI

Pasar kripto global saat ini berada dalam kondisi risk-off atau penghindaran risiko. Indeks Crypto Fear & Greed menunjukkan angka 15/100, yang berarti pasar sedang berada pada fase Extreme Fear.

Kondisi ini biasanya mendorong investor untuk mengalihkan dana ke aset yang lebih aman — terutama Bitcoin dan Ethereum.

Kenaikan dominasi Bitcoin menjadi 58,03% dalam 24 jam terakhir memperkuat sinyal bahwa arus modal mengalir keluar dari altcoin dan menuju aset berkapitalisasi besar.

Pada saat Bitcoin terapresiasi +1,5% dan Ethereum melonjak +5%, PI justru tertahan dan terseret oleh minimnya likuiditas.

Likuiditas rendah menjadi poin krusial: PI memiliki turnover ratio hanya 1,45%, yang berarti sedikit tekanan jual saja dapat berpengaruh signifikan terhadap harga.

Di tengah situasi pasar yang sensitif terhadap geopolitik, mayoritas trader lebih memilih aset yang stabil daripada altcoin seperti PI yang rentan terhadap volatilitas.

Menanggapi kondisi ini, trader disarankan untuk terus mengawasi perkembangan indeks Fear & Greed sambil memantau aksi harga Bitcoin ketika mendekati resistensi kuat di $88.000.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 25 November 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 25 November 2025. Sumber: CoinMarketCap

Analisis Teknikal Mengindikasikan Pelemahan Momentum

Secara teknikal, PI berada dalam kondisi yang kurang meyakinkan.

Aset ini gagal mempertahankan level Fibonacci retracement 23,6% di $0.2707, dan kini turun ke area $0.238. Kegagalan breakout pada level kunci ini memicu aksi jual dari trader jangka pendek.

Indikator RSI berada di 54.41, menandakan momentum yang melemah dan kehilangan dorongan bullish yang sebelumnya terbentuk.

Ditambah lagi, histogram MACD menunjukkan indikasi bearish divergence, yaitu sinyal klasik bahwa tren naik sudah mulai kehabisan tenaga.

Struktur harga PI juga memperlihatkan bahwa resisten dinamis tetap kuat. EMA 200 harian di level $0.422 masih sangat jauh dari harga saat ini, mengonfirmasi bahwa PI masih berada dalam fase tren turun jangka menengah.

Jika harga menembus support $0.232, yang merupakan SMA 30 hari, tekanan jual berpotensi meningkat tajam. Penembusan level ini dapat memicu cascading sell-off, yaitu penurunan harga beruntun akibat eksekusi order stop-loss trader secara otomatis.

Tekanan Token Unlock Masih Menjadi Risiko Besar

Faktor fundamental yang sangat memengaruhi harga PI adalah token unlock harian.

Lebih dari 4 juta token PI kembali dilepas ke sirkulasi hari ini, sesuai jadwal rata-rata unlock 5,5 juta token per hari sepanjang November 2025.

Dengan suplai beredar mencapai 8.33 miliar PI, tambahan pasokan harian ini menciptakan tekanan jual yang konsisten.

Ketika pasokan terus meningkat sementara permintaan tidak tumbuh sebanding, nilai token cenderung terdilusi.

Kenaikan harga PI sebesar 14,8% selama 30 hari terakhir ternyata memicu gelombang pengambilan untung dari sejumlah miner awal, semakin menekan harga.

Baca Juga: Harga Pi Network Naik 1%: Kombinasi Breakout Teknis

Risiko Jangka Pendek Mendominasi

Penurunan 1,6% pada PI bukanlah sekadar fluktuasi harian, tetapi cerminan kombinasi dari sentimen negatif global, teknikal yang melemah, dan tekanan suplai baru dari token unlock.

Meski begitu, ada secercah optimisme jangka panjang karena 381 juta PI tercatat dimiliki oleh alamat whale, menunjukkan bahwa beberapa pemain besar masih mengumpulkan token.

Perlu diingat, proses kepatuhan MiCA memberi peluang PI untuk masuk ke ekosistem exchange yang teregulasi di Eropa.

Namun dalam waktu dekat, risiko tetap lebih dominan. Pertanyaan utama adalah apakah PI mampu bertahan di support $0.232, atau justru melemah lebih jauh mengikuti arus bearish pasar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Vitalik Buterin Dorong DVT-Lite untuk Validator Ethereum

Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, kembali mengemukakan gagasan baru untuk meningkatkan efisiensi dan desentralisasi jaringan blockchain terbesar kedua di dunia tersebut.

Dilaporkan Coindesk, ia mengusulkan konsep DVT-Lite, sebuah pendekatan yang dirancang untuk mempermudah proses setup validator Ethereum.

Inisiatif ini bertujuan membuat proses menjalankan validator menjadi lebih sederhana dan mudah diakses, sehingga lebih banyak pihak dapat berpartisipasi dalam sistem staking Ethereum tanpa harus menghadapi kompleksitas teknis yang tinggi.

Langkah ini dipandang sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat keamanan jaringan sekaligus meningkatkan desentralisasi dalam ekosistem Ethereum.

Baca Juga: Vitalik Buterin: Vibe Coding AI Bisa Percepat Roadmap Ethereum

Apa Itu DVT-Lite?

DVT-Lite merupakan konsep yang terinspirasi dari teknologi Distributed Validator Technology (DVT), yang memungkinkan satu validator dijalankan oleh beberapa operator secara bersama-sama.

Dalam model ini, tanggung jawab validator tidak berada pada satu node tunggal, tetapi dibagi ke beberapa operator jaringan, sehingga meningkatkan redundansi dan ketahanan sistem.

Namun kenyataannya, implementasi DVT yang ada saat ini sering kali memerlukan konfigurasi teknis yang cukup kompleks.

Oleh karena itu, Vitalik Buterin mengusulkan pendekatan DVT-Lite, yaitu versi yang lebih sederhana dan mudah diterapkan.

Dengan pendekatan ini, proses setup validator diharapkan menjadi lebih ringan tanpa mengorbankan terlalu banyak aspek penting seperti keamanan jaringan dan desentralisasi.

Memperluas Partisipasi Staking Ethereum

Salah satu tujuan utama dari konsep DVT-Lite adalah meningkatkan partisipasi dalam staking Ethereum.

Saat ini, menjalankan validator Ethereum masih membutuhkan sejumlah persyaratan teknis, termasuk pengelolaan server, konektivitas jaringan, serta pemahaman tentang sistem node blockchain.

Kompleksitas tersebut sering menjadi hambatan bagi banyak pengguna yang ingin ikut berpartisipasi dalam menjaga keamanan jaringan.

Dengan pendekatan yang lebih sederhana, DVT-Lite berpotensi membuka peluang bagi lebih banyak individu maupun operator kecil untuk menjalankan validator.

Jika lebih banyak pihak dapat berpartisipasi, distribusi validator akan menjadi lebih merata, yang pada akhirnya meningkatkan tingkat desentralisasi jaringan Ethereum.

Dampak Potensial bagi Keamanan Jaringan

Selain meningkatkan partisipasi, konsep DVT-Lite juga berpotensi memperkuat ketahanan jaringan Ethereum.

Dalam sistem validator tradisional, kegagalan satu node dapat berdampak langsung terhadap performa validator tersebut.

Namun dengan model distributed validator, tanggung jawab dibagi ke beberapa operator sehingga risiko kegagalan dapat diminimalkan.

Pendekatan ini dapat membantu mengurangi kemungkinan gangguan operasional sekaligus memperkuat sistem keamanan jaringan secara keseluruhan.

Jika diadopsi secara luas, DVT-Lite berpotensi menjadi salah satu langkah penting dalam evolusi infrastruktur Ethereum setelah transisi ke mekanisme proof-of-stake.

Potensi Besar

Menurut Tim Research Tokocrypto, inisiatif seperti DVT-Lite memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas ekosistem Ethereum secara fundamental.

Mereka menilai bahwa penyederhanaan proses setup validator dapat memperluas basis operator jaringan sekaligus memperkuat distribusi kekuatan dalam ekosistem.

“Bagi ekosistem Ethereum, inisiatif seperti ini penting karena validator setup yang lebih ringan dapat memperluas partisipasi dan memperbaiki distribusi operator jaringan. Jika DVT-Lite benar-benar diadopsi, dampaknya bisa positif untuk ETH karena memperkuat fondasi staking dan keamanan jaringan, bukan sekadar narasi teknikal tanpa manfaat praktis,” ungkap Tim Research Tokocrypto.

Pernyataan ini menegaskan bahwa inovasi teknis dalam infrastruktur blockchain tidak hanya berdampak pada pengembang, tetapi juga pada stabilitas dan nilai jangka panjang aset kripto yang terkait.

Baca Juga: Vitalik Buterin Perkenalkan EIP-8141, Siap Ubah UX Ethereum

Masa Depan Infrastruktur Validator Ethereum

Ethereum terus berkembang sebagai salah satu jaringan blockchain paling aktif di dunia, dengan ekosistem aplikasi yang mencakup DeFi, NFT, hingga berbagai protokol Web3.

Untuk mempertahankan posisi tersebut, jaringan ini perlu terus meningkatkan skalabilitas, keamanan, dan desentralisasi.

Konsep DVT-Lite yang diusulkan Vitalik Buterin menjadi salah satu contoh bagaimana komunitas Ethereum terus mencari cara untuk menyederhanakan infrastruktur tanpa mengorbankan prinsip dasar blockchain.

Jika gagasan ini berhasil diimplementasikan dan diadopsi secara luas, DVT-Lite berpotensi menjadi fondasi baru bagi sistem validator Ethereum yang lebih inklusif, efisien, dan terdistribusi.

Pada akhirnya, langkah seperti ini dapat membantu memastikan bahwa jaringan Ethereum tetap aman, terbuka, dan dapat diakses oleh lebih banyak peserta di seluruh dunia.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

MoonPay dan Pump.fun Hadirkan Deposit Crypto Lintas Chain

Platform pembayaran kripto global MoonPay resmi menjalin kemitraan dengan platform peluncuran meme coin Pump.fun.

Kolaborasi ini memungkinkan pengguna melakukan deposit aset kripto lintas chain, sehingga memperluas opsi pendanaan bagi trader yang ingin masuk ke ekosistem meme coin dengan lebih mudah.

Integrasi ini dirancang untuk mengurangi hambatan masuk (on-ramp friction) bagi pengguna baru yang ingin berpartisipasi dalam aktivitas trading di jaringan Solana.

Dengan dukungan infrastruktur MoonPay, pengguna kini dapat mendanai akun mereka menggunakan berbagai aset kripto dari jaringan berbeda sebelum berinteraksi dengan ekosistem Pump.fun.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat arus modal menuju platform yang dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas meme coin di ekosistem Solana.

Baca Juga: Pump.fun Ekspansi Fitur, Dukung Perdagangan Token Lintas Launchpad

Mempermudah Akses ke Ekosistem Meme Coin

Selama ini, banyak pengguna menghadapi beberapa langkah tambahan sebelum dapat berpartisipasi dalam trading meme coin di jaringan Solana.

Mereka biasanya harus memindahkan aset dari jaringan lain, menukarnya ke token yang kompatibel, lalu baru dapat menggunakannya di platform target.

Melalui integrasi dengan MoonPay, Cryptobriefing menyebut bahwa proses tersebut kini bakal menjadi lebih sederhana.

Pengguna dapat melakukan deposit crypto lintas chain secara langsung, yang memungkinkan dana dari berbagai jaringan blockchain mengalir lebih cepat ke dalam ekosistem Pump.fun.

Dengan proses pendanaan yang lebih mudah, platform ini berpotensi menarik lebih banyak pengguna yang sebelumnya mungkin terhambat oleh proses teknis yang rumit.

Kemudahan akses seperti ini menjadi faktor penting dalam dunia kripto, terutama di sektor yang bergerak cepat seperti trading meme coin, di mana kecepatan masuk pasar sering kali menentukan peluang keuntungan bagi trader.

Potensi Lonjakan Aktivitas Trading

Kemitraan antara MoonPay dan Pump.fun juga diperkirakan dapat meningkatkan aktivitas pengguna serta volume transaksi di platform tersebut.

Akses pendanaan yang lebih cepat biasanya berdampak langsung pada peningkatan jumlah pengguna aktif, karena trader tidak perlu lagi melalui banyak langkah sebelum dapat mulai bertransaksi.

Dalam ekosistem meme coin, di mana sentimen pasar dan momentum sangat berperan, kemudahan deposit dapat menjadi katalis penting yang mendorong lonjakan aktivitas spekulatif.

Hal ini juga dapat memperkuat posisi Pump.fun sebagai salah satu platform utama untuk peluncuran dan perdagangan token meme di jaringan Solana.

Pandangan Analis tentang Dampak Kemitraan

Menurut Tim Research Tokocrypto, integrasi ini berpotensi memberikan dampak langsung terhadap dinamika aktivitas pengguna di platform Pump.fun.

Mereka menilai bahwa akses pendanaan yang lebih sederhana biasanya berkorelasi dengan peningkatan volume perdagangan, terutama di sektor yang bersifat spekulatif seperti meme coin.

“Bagi ekosistem Pump.fun, kemitraan ini penting karena akses pendanaan yang lebih mulus biasanya langsung berdampak pada aktivitas user dan volume spekulatif. Namun karena Pump.fun sangat bergantung pada sentimen meme coin, manfaat jangka panjangnya tetap akan ditentukan oleh apakah kemudahan deposit ini benar-benar diterjemahkan menjadi pertumbuhan user yang bertahan, bukan sekadar lonjakan hype sementara,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Maka dari itu, meskipun kemudahan akses dapat meningkatkan aktivitas dalam jangka pendek, keberlanjutan pertumbuhan platform tetap bergantung pada retensi pengguna dan kualitas ekosistem yang dibangun.

Persaingan di Ekosistem Solana

Ekosistem Solana dalam beberapa waktu terakhir memang mengalami pertumbuhan pesat, terutama dalam sektor meme coin dan aplikasi trading berbasis komunitas.

Platform seperti Pump.fun menjadi salah satu pusat aktivitas tersebut karena memungkinkan pengguna meluncurkan token baru dengan cepat dan mudah.

Dengan adanya integrasi MoonPay, Pump.fun berupaya memperkuat daya saingnya dengan menyediakan akses pendanaan yang lebih fleksibel dan ramah pengguna.

Jika strategi ini berhasil menarik lebih banyak trader dan pengembang, platform ini dapat semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam ekosistem meme coin berbasis Solana.

Baca Juga: PUMP Anjlok 75%, Dugaan Dump Jutaan Dolar oleh Insider Menguat

Masa Depan Integrasi On-Ramp Kripto

Kemitraan ini juga mencerminkan tren yang lebih luas di industri kripto, di mana penyedia infrastruktur pembayaran seperti MoonPay semakin fokus pada penyederhanaan akses pengguna ke berbagai aplikasi Web3.

Integrasi on-ramp yang lebih efisien dapat menjadi faktor penting dalam mempercepat adopsi kripto, karena pengguna baru tidak perlu lagi menghadapi proses teknis yang kompleks.

Bagi Pump.fun, kolaborasi ini membuka peluang untuk menarik lebih banyak arus modal dari berbagai jaringan blockchain ke dalam platform mereka.

Namun pada akhirnya, keberhasilan jangka panjang dari integrasi ini akan sangat bergantung pada apakah kemudahan deposit tersebut benar-benar mampu mendorong pertumbuhan ekosistem yang berkelanjutan, bukan hanya sekadar memicu lonjakan aktivitas spekulatif dalam jangka pendek.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Turun ke $0,225, Tekanan Pasar Mulai Melanda

Harga Pi Network (PI) mengalami penurunan dalam perdagangan 24 jam terakhir.

Berdasarkan data pasar terbaru dari Coinmarketcap pada Kamis (12/3), PI tercatat turun sekitar 1,66% ke level $0,225, mencerminkan tekanan yang juga terjadi di pasar kripto secara lebih luas.

Penurunan ini terjadi di tengah kondisi pasar yang cenderung berhati-hati menjelang rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat.

Dalam periode yang sama, Bitcoin (BTC) sebagai aset kripto terbesar hanya melemah tipis sekitar 0,08%, namun altcoin dengan likuiditas lebih rendah seperti Pi Network cenderung mengalami pergerakan yang lebih volatil.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pergerakan harga PI saat ini lebih dipengaruhi oleh sentimen makro dan dinamika pasar kripto secara keseluruhan, bukan oleh perkembangan internal proyek tersebut.

Baca Juga: Harga Pi Network Melonjak 7%, Momentum Spekulatif Dorong ke $0,232

Sensitivitas Tinggi terhadap Sentimen Pasar

Salah satu faktor utama di balik penurunan harga Pi Network adalah sentimen risk-off di pasar kripto.

Dalam situasi seperti ini, investor biasanya mengurangi eksposur terhadap aset berisiko tinggi, terutama altcoin dengan likuiditas yang relatif lebih kecil.

Pi Network memiliki rasio perputaran (turnover) sekitar 2,1%, yang menandakan bahwa likuiditasnya tidak sebesar aset kripto utama. Kondisi ini membuat harga PI lebih sensitif terhadap perubahan sentimen pasar.

Ketika investor menjadi lebih berhati-hati, aset dengan volatilitas tinggi sering kali mengalami penurunan yang lebih besar dibandingkan aset utama seperti Bitcoin.

Dalam konteks ini, PI menunjukkan karakteristik high beta, yaitu pergerakan harga yang lebih tajam dibandingkan aset acuan di pasar kripto.

Tidak Ada Katalis Khusus dari Proyek

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 12 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 12 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Selain faktor sentimen pasar, tidak ditemukan katalis spesifik yang berasal dari ekosistem Pi Network yang dapat menjelaskan pergerakan harga secara independen.

Tidak ada pengumuman besar terkait kemitraan baru, pembaruan teknologi, maupun perkembangan penting lainnya dalam ekosistem proyek.

Hal ini menunjukkan bahwa penurunan harga PI lebih disebabkan oleh pergerakan pasar secara keseluruhan serta arus modal yang berpindah dari aset berisiko ke instrumen yang dianggap lebih aman.

Dalam situasi seperti ini, altcoin sering kali mengikuti arah pergerakan Bitcoin dan pasar kripto global, terutama ketika tidak ada faktor fundamental yang dapat mendorong harga secara mandiri.

Pengaruh Data Inflasi AS terhadap Pasar Kripto

Salah satu faktor eksternal yang saat ini menjadi perhatian pasar adalah rilis data Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat untuk bulan Februari, yang dijadwalkan diumumkan pada 12 Maret.

Data inflasi ini sangat penting karena dapat memengaruhi kebijakan moneter Federal Reserve. Jika angka inflasi lebih tinggi dari perkiraan, pasar kemungkinan akan memperkirakan kebijakan suku bunga yang lebih ketat.

Kondisi tersebut biasanya berdampak negatif terhadap aset berisiko seperti saham dan kripto.

Sebaliknya, jika inflasi menunjukkan tanda-tanda melambat, sentimen pasar dapat kembali membaik dan mendorong arus modal kembali ke aset kripto.

Level Support Penting untuk Pi Network

Dalam analisis teknikal jangka pendek, level $0,22 menjadi area support penting bagi Pi Network.

Jika harga PI mampu bertahan di atas level tersebut, pasar kemungkinan akan memasuki fase konsolidasi dalam rentang sempit antara $0,22 hingga $0,23.

Namun, jika tekanan jual meningkat dan harga menembus di bawah $0,22, PI berpotensi melanjutkan penurunan menuju level support berikutnya di sekitar $0,21.

Selain itu, pergerakan harga Bitcoin juga akan menjadi faktor penting yang memengaruhi arah altcoin. Zona $69.400 hingga $69.800 pada BTC saat ini dianggap sebagai area krusial yang dapat menentukan sentimen pasar kripto secara keseluruhan.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun ke $0,216, Likuiditas Tipis Jadi Tekanan Utama

Prospek Jangka Pendek PI

Dalam jangka pendek, prospek Pi Network masih dipengaruhi oleh faktor makroekonomi dan sentimen pasar global.

Tanpa adanya katalis internal dari proyek, pergerakan harga PI kemungkinan akan tetap mengikuti dinamika pasar kripto yang lebih luas.

Jika sentimen pasar membaik setelah rilis data inflasi dan Bitcoin mampu mempertahankan level support pentingnya, Pi Network berpotensi kembali stabil di kisaran $0,22 hingga $0,23.

Namun jika tekanan jual meningkat, terutama jika data ekonomi memicu sikap lebih hawkish dari Federal Reserve, harga PI dapat menghadapi volatilitas lanjutan dengan risiko penurunan menuju area $0,21.

Bagi investor dan trader, level $0,22 saat ini menjadi indikator penting untuk memantau apakah Pi Network mampu mempertahankan stabilitas harga atau justru memasuki fase koreksi lebih dalam.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Open Interest XRP Anjlok, Tanda Trader Mulai Menyerah?

Aktivitas spekulatif pada pasar derivatif XRP terlihat mulai menurun setelah sebelumnya melonjak saat harga aset tersebut mendekati puncaknya pada Juli 2025. Data terbaru menunjukkan penurunan tajam pada open interest di berbagai bursa kripto besar, disertai gelombang likuidasi yang menekan trader berleverage.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa pelaku pasar mulai mengurangi eksposur risiko dan lebih berhati-hati dalam membuka posisi baru di tengah ketidakpastian pasar kripto.

Open Interest XRP Turun di Berbagai Bursa

DIlaporkan Crypto Quant, open interest merupakan indikator yang mengukur total nilai kontrak futures yang masih terbuka di pasar. Metrik ini sering digunakan untuk melihat seberapa besar minat trader dalam melakukan perdagangan derivatif.

Data terbaru menunjukkan bahwa open interest XRP turun signifikan di hampir seluruh platform derivatif utama. Meski demikian, Binance masih menjadi bursa dengan open interest terbesar sekitar US$222 juta.

Di posisi kedua terdapat Bybit dengan sekitar US$195 juta. Walaupun angka ini masih lebih tinggi dibandingkan level terendah pada 2024, nilainya jauh di bawah puncak yang tercapai pada pertengahan 2025 ketika harga XRP mencapai level tertinggi dalam siklus pasar tersebut.

Penurunan open interest biasanya menandakan bahwa banyak trader menutup posisi mereka dan mulai menghindari penggunaan leverage yang tinggi.

Menurut Tim Research Tokocrypto, data pada gambar juga menunjukkan dominasi likuidasi long, baik dari sisi jumlah maupun ukuran, yang berarti trader bullish dipaksa keluar lebih agresif dibanding short.

“Secara onchain dan derivatif, kombinasi penurunan open interest dan dominasi long liquidations ini menandakan XRP sedang bergeser ke lingkungan leverage yang lebih rendah dan sentimen pasar yang lebih hati-hati,” tuturnya.

Baca juga: $50 Miliar XRP Nyangkut di Kerugian, Harga Sulit Bangkit?

Likuidasi Long Mendominasi Pasar

Selain penurunan open interest, data juga menunjukkan terjadinya gelombang likuidasi pada pasar derivatif XRP.

Likuidasi terjadi ketika posisi trader yang menggunakan leverage kehilangan jaminan akibat pergerakan harga yang cepat, sehingga posisi tersebut ditutup secara otomatis oleh bursa.

Dalam periode terbaru, likuidasi posisi long terlihat lebih dominan dibandingkan posisi short, baik dari sisi jumlah maupun nilai.

Dominasi likuidasi long sering kali mendorong funding rate turun ke level netral atau bahkan negatif, yang mencerminkan meningkatnya sentimen bearish di pasar derivatif.

Trader Mulai Kurangi Leverage

Kombinasi antara penurunan open interest dan dominasi likuidasi long menunjukkan bahwa pasar derivatif XRP sedang bergerak menuju lingkungan dengan leverage yang lebih rendah.

Kondisi ini menandakan bahwa trader semakin berhati-hati dan mengurangi posisi spekulatif agresif setelah periode volatilitas tinggi sebelumnya.

Dengan berkurangnya penggunaan leverage, pergerakan harga XRP dalam jangka pendek kemungkinan akan lebih dipengaruhi oleh permintaan di pasar spot dibandingkan aktivitas spekulatif di pasar derivatif.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com