Tag Archives: altcoin

Pudgy Penguins Gandeng Visa? Bocoran Kartu Kredit Bareng KAST

Pudgy Penguins kembali menarik perhatian pasar setelah memberikan teaser terkait peluncuran kartu kredit hasil kemitraan dengan Visa dan KAST. Informasi ini langsung memicu spekulasi mengenai ekspansi proyek NFT tersebut ke sektor pembayaran global.

Meski detail lengkap belum diungkap, kolaborasi dengan Visa, salah satu jaringan pembayaran terbesar di dunia, dinilai sebagai langkah strategis yang dapat memperluas utilitas ekosistem Pudgy Penguins di luar ranah NFT dan Web3.

Kartu Kredit Pudgy Penguins Segera Hadir?

Dalam pengumuman singkatnya, Pudgy Penguins menyebut akan menghadirkan kartu kredit melalui kerja sama dengan Visa dan KAST. Langkah ini mengindikasikan potensi integrasi antara aset digital dan sistem pembayaran tradisional.

Kehadiran kartu kredit berbasis brand Web3 seperti Pudgy Penguins dapat membuka peluang penggunaan kripto atau aset digital dalam transaksi sehari-hari. Namun, hingga saat ini belum ada rincian mengenai apakah kartu tersebut akan terhubung langsung dengan token PENGU atau menawarkan manfaat khusus bagi pemegang NFT dan tokennya.

Kemitraan ini juga menandai semakin banyaknya proyek kripto yang berusaha menjembatani dunia Web3 dengan infrastruktur keuangan konvensional.

Baca Juga: Kebangkitan NFT: Pudgy Penguins Melejit 16%, Render Tembus $2,3

Harga PENGU Turun ke $0,0059 di Tengah Teaser Kolaborasi

Di tengah kabar kemitraan tersebut, harga token Pudgy Penguins (PENGU) tercatat berada di kisaran $0,0059 atau turun sekitar 4,6% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar PENGU saat ini mencapai sekitar $371 juta, dengan volume perdagangan harian sekitar $67 juta.

Secara historis, PENGU masih berada dalam tren koreksi tajam. Dalam 30 hari terakhir, harga token ini tercatat turun lebih dari 50%, sementara dalam 90 hari terakhir melemah hampir 60%.

Pergerakan harga Pudgy Penguin (PENGU/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Pudgy Penguin (PENGU/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Ekspansi Brand Web3 ke Dunia Pembayaran

Kolaborasi dengan Visa dan KAST dinilai sebagai langkah ekspansi brand Pudgy Penguins ke sektor pembayaran global. Jika terealisasi, kartu kredit ini dapat menjadi salah satu jembatan antara ekosistem NFT dan penggunaan finansial di dunia nyata.

Namun, pasar masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai mekanisme kartu tersebut, termasuk potensi dampaknya terhadap utilitas dan permintaan token PENGU.

Sementara itu, meski harga token masih berada dalam tekanan, pengumuman kemitraan ini menunjukkan bahwa Pudgy Penguins terus berupaya memperluas ekosistemnya di tengah kondisi pasar kripto yang volatil.

Menurut Tim Research Tokocrypto, kolaborasi dengan jaringan kartu global menggeser narasi dari sekadar brand/NFT ke produk konsumen yang lebih “mainstream”.

“Jika realisasi produk berjalan (onboarding, reward/utility), ini bisa memperluas basis pengguna non-kripto dan meningkatkan relevansi ekosistemnya di sisi payments,” jelasnya.

Baca juga: Harga PENGU Hari Ini Melonjak 24%: Pudgy Penguins Catat Reli Besar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Hari Ini Turun ke $0,138, Sentimen Extreme Fear

Pergerakan harga Pi Network (PI) kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan 24 jam terakhir.

Berdasarkan data pasar terbaru dari Coinmarketcap pada Rabu (11/2), PI turun 2,65% ke level $0,138, sedikit lebih dalam dibandingkan pelemahan pasar kripto secara keseluruhan yang turun sekitar 1,82%.

Penurunan ini mencerminkan kondisi pasar yang masih berada dalam fase risk-off, dengan sentimen investor yang sangat berhati-hati.

Tekanan terhadap Pi Network bukan disebabkan oleh faktor spesifik proyek, melainkan lebih merupakan dampak dari arus keluar modal di pasar kripto secara luas.

Kondisi ini diperparah oleh struktur pasar PI yang relatif tipis, sehingga pergerakan harga mudah teramplifikasi.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 4%, Ini Analisis dan Level Kuncinya

Tertekan oleh Pelemahan Pasar Kripto Global

Dalam 24 jam terakhir, total kapitalisasi pasar kripto tercatat turun 1,82% menjadi sekitar $2,35 triliun.

Penurunan ini terjadi di tengah kondisi sentimen yang sangat negatif, tercermin dari Fear & Greed Index yang berada di level 9, atau kategori Extreme Fear.

Dalam situasi seperti ini, investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, termasuk altcoin dengan likuiditas rendah seperti Pi Network.

Akibatnya, PI bergerak searah dengan pasar (high beta), namun dengan penurunan yang sedikit lebih besar.

Bagi Pi, pergerakan ini menegaskan bahwa harga saat ini lebih dipengaruhi oleh dinamika makro pasar kripto dibandingkan faktor fundamental internal proyek.

Likuiditas Rendah Perbesar Dampak Penurunan

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Salah satu faktor kunci yang memperburuk pelemahan harga PI adalah likuiditas yang tipis.

Volume perdagangan PI dalam 24 jam terakhir tercatat sekitar $11,85 juta, relatif kecil dibandingkan kapitalisasi pasar sekitar $1,24 miliar.

Hal ini menghasilkan turnover ratio hanya 0,96%, atau sekitar 0,00957. Rasio ini menunjukkan bahwa pasar PI memiliki kedalaman transaksi yang terbatas.

Dalam kondisi seperti ini, tekanan jual yang relatif kecil pun dapat memicu penurunan harga yang signifikan. Sebaliknya, jika terjadi arus beli mendadak, harga juga bisa melonjak tajam.

Namun dalam fase sentimen negatif seperti saat ini, likuiditas rendah justru menjadi faktor risiko, karena memperbesar volatilitas ke arah bawah.

Tidak Ada Katalis Spesifik dari Proyek

Hingga saat ini, tidak terlihat adanya katalis khusus dari sisi Pi Network yang dapat menopang harga dalam jangka pendek.

Tidak ada pengumuman besar, pembaruan ekosistem, maupun perkembangan fundamental yang signifikan dalam periode 24 jam terakhir.

Dengan absennya katalis internal, pergerakan harga PI sepenuhnya bergantung pada arah pasar kripto global.

Selama sentimen pasar masih berada di zona extreme fear, ruang bagi altcoin untuk pulih secara mandiri cenderung terbatas.

Outlook Jangka Pendek: Uji Area Support Kritis

Dalam jangka pendek, fokus utama pasar tertuju pada level support di sekitar $0,13, yang juga bertepatan dengan level terendah dalam 30 hari terakhir.

Selama PI mampu bertahan di atas zona ini, peluang konsolidasi di kisaran $0,13–$0,15 masih terbuka.

Namun, risiko tetap ada. Jika total kapitalisasi pasar kripto turun dan menembus level support penting di sekitar $2,17 triliun, tekanan jual berpotensi meningkat dan menyeret PI untuk menguji level yang lebih rendah.

Di sisi lain, kondisi pasar yang mulai oversold juga membuka peluang terjadinya relief bounce, terutama jika tekanan jual di pasar kripto mulai mereda dan sentimen perlahan membaik.

Faktor yang Perlu Dipantau Investor

Beberapa faktor kunci yang perlu diperhatikan ke depan antara lain:

  • Pergerakan Fear & Greed Index, khususnya jika mulai naik di atas level 20,
  • Stabilitas total market cap kripto di atas $2,17 triliun,
  • Kemampuan PI untuk mempertahankan support $0,13,
  • Potensi peningkatan volume perdagangan sebagai sinyal minat beli baru.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Koreksi ke $0,144, Tekanan Masih Jadi Beban

Harga Pi Network yang turun ke $0,138 mencerminkan tekanan pasar kripto yang masih didominasi sentimen risk-off.

Penurunan ini bukan disebabkan oleh faktor spesifik Pi, melainkan akibat pelemahan pasar secara luas yang diperparah oleh likuiditas PI yang rendah.

Dalam jangka pendek, tren PI masih berada di bawah tekanan bearish, meski mulai menunjukkan kondisi oversold.

Level $0,13 menjadi area krusial yang akan menentukan apakah PI mampu bertahan dan berkonsolidasi, atau justru melanjutkan penurunan seiring berlanjutnya ketakutan di pasar kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Siap-siap! Chiliz Rilis Strategi Baru Sambut Piala Dunia 2026

Platform fan engagement berbasis blockchain, Chiliz, resmi merilis roadmap strategis tiga fase menuju gelaran Piala Dunia FIFA 2026.

Menurut laporan BeInCrypto pada Rabu (11/2), roadmap ini menandai perubahan arah signifikan dalam strategi bisnis Chiliz, dengan dua fokus utama: ekspansi agresif ke pasar Amerika Serikat dan transformasi Fan Token ke model omnichain.

Langkah ini dinilai sebagai upaya Chiliz untuk memanfaatkan momentum salah satu event olahraga terbesar di dunia, sekaligus memperluas utilitas Fan Token di luar ekosistem tertutup (walled garden) yang selama ini menjadi ciri khas Chiliz Chain.

Baca Juga: Pendiri Chiliz Alokasikan 38 Juta CHZ Bantu Pengguna FTX Terdampak

Tiga Fase Roadmap Menuju FIFA World Cup 2026

Dalam roadmap terbarunya, Chiliz membagi strategi pengembangan menuju 2026 ke dalam tiga fase utama.

Meskipun detail teknis tiap fase akan dirilis bertahap, garis besar strateginya cukup jelas: memperluas basis pengguna, meningkatkan utilitas token, dan menyiapkan infrastruktur lintas-chain yang lebih fleksibel.

Salah satu sorotan terpenting adalah rencana peluncuran Fan Token untuk tim nasional, bukan hanya klub sepak bola seperti yang selama ini mendominasi ekosistem Chiliz.

Ini membuka segmen pasar baru yang jauh lebih luas, mengingat basis pendukung tim nasional umumnya melampaui fanbase klub.

Dengan Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Chiliz melihat peluang besar untuk menjangkau pasar Amerika Utara, khususnya AS yang selama ini relatif kurang tersentuh oleh model Fan Token tradisional.

Fokus Ekspansi ke Pasar Amerika Serikat

Amerika Serikat menjadi target utama dalam roadmap ini. Pasar AS dikenal memiliki ekosistem olahraga yang sangat besar, komersial, dan terintegrasi dengan teknologi digital.

Dengan mendekatnya Piala Dunia 2026, minat publik AS terhadap sepak bola diperkirakan meningkat signifikan.

Bagi Chiliz, ekspansi ke AS bukan sekadar soal branding, tetapi juga membuka peluang kerja sama dengan federasi sepak bola nasional, sponsor besar, serta platform teknologi lokal.

Peluncuran Fan Token tim nasional dipandang sebagai pintu masuk strategis untuk menjangkau audiens mainstream yang belum tersentuh kripto secara mendalam.

Transisi ke Model Omnichain

Selain ekspansi pasar, perubahan paling fundamental dalam roadmap Chiliz adalah rencana transisi ke model omnichain.

Model ini memungkinkan Fan Token tidak lagi terkunci secara eksklusif di Chiliz Chain, melainkan dapat diperdagangkan dan digunakan lintas jaringan blockchain.

Langkah ini bertujuan mengatasi keterbatasan likuiditas dan utilitas yang selama ini menjadi kritik utama terhadap Fan Token.

Dengan pendekatan omnichain, Fan Token berpotensi diperdagangkan di berbagai DEX lintas-chain, digunakan sebagai aset kolateral DeFi, dan terintegrasi dengan ekosistem Web3 yang lebih luas.

Integrasi DeFi Wallet di Socios.com

Sebagai bagian dari roadmap, Chiliz juga berencana mengintegrasikan dompet DeFi langsung ke dalam aplikasi Socios.com.

Integrasi ini akan mempermudah pengguna ritel untuk mengakses fitur Web3 seperti swap, staking, dan interaksi lintas-chain tanpa harus keluar dari ekosistem Socios.

Langkah ini menunjukkan upaya Chiliz untuk menjembatani pengalaman pengguna Web2 dan Web3, sekaligus meningkatkan retensi dan engagement pengguna Fan Token.

Strategi Besar Mengarungi 2026

Menanggapi roadmap ini, Tim Research Tokocrypto menilai bahwa perubahan arah Chiliz bersifat strategis dan tepat waktu.

“Pivot ke tim nasional dan pasar AS adalah langkah strategis memanfaatkan hype Piala Dunia 2026. Transisi ke model omnichain juga krusial: membebaskan Fan Token dari ‘walled garden’ Chiliz Chain agar bisa diperdagangkan lintas-chain, meningkatkan likuiditas dan utilitas DeFi,” jelas Tim Research Tokocrypto.

Menurutnya, keberhasilan strategi ini akan sangat bergantung pada eksekusi teknis dan kemitraan yang berhasil dibangun menjelang 2026.

Implikasi bagi Ekosistem Fan Token

Pergerakan harga Chilliz (CHZ/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Chiliz (CHZ/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika roadmap ini terealisasi dengan baik, Chiliz berpotensi mengubah posisi Fan Token dari sekadar alat engagement menjadi aset digital dengan utilitas finansial nyata.

Likuiditas yang lebih tinggi dan integrasi DeFi dapat menarik segmen pengguna baru, termasuk trader dan investor kripto yang sebelumnya kurang tertarik pada Fan Token.

Namun, tantangan tetap ada, mulai dari regulasi di AS hingga persaingan dengan ekosistem blockchain lain yang juga mengincar sektor sports & entertainment.

Baca Juga: Chiliz Masuk Digital Asset Treasury Berbasis CHZ, Sinyal Kuat Harga

Roadmap tiga fase Chiliz menuju Piala Dunia FIFA 2026 menandai babak baru evolusi Fan Token.

Dengan fokus pada pasar AS, peluncuran Fan Token tim nasional, dan transisi ke model omnichain, Chiliz berupaya keluar dari batasan lama dan mengadopsi pendekatan yang lebih terbuka dan scalable.

Bagi industri kripto, langkah ini menunjukkan bagaimana event global dan interoperabilitas blockchain dapat menjadi katalis pertumbuhan ekosistem Web3 di sektor olahraga dan hiburan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Era Baru AI: Linea Luncurkan ERC-8004 untuk Identitas AI On-Chain

Ekosistem Ethereum kembali mencatat tonggak penting dalam konvergensi teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI).

Linea, salah satu jaringan Layer-2 berbasis zk-rollup, secara resmi mengaktifkan dukungan untuk “Trustless Agents” melalui standar ERC-8004.

Pembaruan ini memungkinkan agen AI memiliki identitas terverifikasi dan reputasi yang dapat dipindahkan (portable reputation) di seluruh ekosistem Ethereum, tanpa harus bergantung pada pihak terpusat.

Langkah Linea ini menegaskan meningkatnya fokus industri kripto terhadap AI on-chain, sebuah sektor yang kini berkembang pesat seiring meningkatnya kebutuhan akan otomatisasi, koordinasi, dan eksekusi cerdas di blockchain.

Baca Juga: Linea: Kuda Hitam Layer-2 Ethereum Siap Geser Arbitrum dan zkSync!

Apa Itu ERC-8004 dan Trustless Agents?

Dalam akun X resminya, Linea menjelaskan bahwa ERC-8004 merupakan standar Ethereum yang dirancang untuk menghadirkan lapisan identitas dan reputasi bagi agen AI yang beroperasi secara on-chain.

Dengan standar ini, agen AI dapat memiliki profil identitas kriptografis yang dapat diverifikasi publik, lengkap dengan rekam jejak reputasi berdasarkan aktivitas sebelumnya.

Konsep Trustless Agents memungkinkan agen-agen AI untuk:

  • Berinteraksi dan berkoordinasi satu sama lain tanpa perlu kepercayaan awal (trustless),
  • Menjalankan tugas lintas protokol dan aplikasi terdesentralisasi (dApps),
  • Memanfaatkan reputasi historis sebagai dasar pengambilan keputusan otomatis.

Dalam praktiknya, hal ini membuka peluang baru bagi use case seperti AI trading bots, autonomous DeFi agents, hingga coordinated AI services yang dapat bekerja sama secara aman dan transparan di blockchain.

Linea Perkuat Posisi di Narasi AI Blockchain

Dengan mengadopsi ERC-8004, Linea menempatkan dirinya sebagai salah satu infrastruktur yang siap mendukung gelombang adopsi AI on-chain berikutnya.

Sebagai jaringan Layer-2 yang fokus pada skalabilitas dan efisiensi Ethereum, kehadiran standar identitas AI ini berpotensi memperluas utilitas Linea, tidak hanya sebagai solusi scaling, tetapi juga sebagai hub ekosistem AI terdesentralisasi.

Aktivasi Trustless Agents memungkinkan developer membangun aplikasi AI yang lebih kompleks dan aman, tanpa harus merancang sistem identitas dari nol. Hal ini dapat mempercepat lahirnya berbagai inovasi berbasis AI di atas jaringan Linea.

Sinyal Konsensus Industri Mulai Terbentuk

Pergerakan harga Linea (LINEA/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Linea (LINEA/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Menanggapi perkembangan ini, Tim Research Tokocrypto menilai bahwa adopsi ERC-8004 oleh Linea bukanlah langkah yang berdiri sendiri.

“Langkah serentak (MegaETH & Linea) mengadopsi ERC-8004 menandakan standar ini mulai jadi konsensus industri untuk lapisan identitas AI on-chain,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Bagi Linea, lanjut Tim Research Tokocrypto, keputusan ini menambah utilitas ekosistemnya di sektor AI yang sedang booming, berpotensi meningkatkan aktivitas on-chain menjelang ekspektasi airdrop/token launch.

Pernyataan tersebut menyoroti pentingnya network effect dalam standar blockchain. Ketika semakin banyak jaringan dan proyek besar mengadopsi standar yang sama, peluang ERC-8004 menjadi fondasi utama identitas AI di Ethereum semakin besar.

Dampak Potensial terhadap Aktivitas On-Chain

Dari perspektif ekosistem, integrasi Trustless Agents dapat mendorong:

  • Peningkatan aktivitas transaksi, seiring bertambahnya interaksi antar-agen AI,
  • Pertumbuhan aplikasi AI-native, terutama di sektor DeFi, gaming, dan data services,
  • Eksplorasi use case baru yang sebelumnya sulit diwujudkan tanpa identitas AI terverifikasi.

Selain itu, adopsi standar baru sering kali menjadi katalis awal meningkatnya minat developer dan pengguna, yang pada akhirnya berdampak pada metrik on-chain seperti jumlah transaksi, alamat aktif, dan total nilai aktivitas jaringan.

Prospek Linea ke Depan

Dengan narasi AI x Blockchain yang semakin kuat, langkah Linea mendukung ERC-8004 dapat menjadi strategi jangka panjang untuk menarik builder dan proyek inovatif.

Terlebih, pasar juga mulai berspekulasi terhadap potensi airdrop atau peluncuran token yang kerap dikaitkan dengan peningkatan aktivitas dan adopsi ekosistem.

Meski demikian, dampak langsung terhadap nilai ekonomi jaringan masih akan sangat bergantung pada seberapa cepat developer mengimplementasikan standar ini ke dalam aplikasi nyata.

Baca Juga: Sejarah Baru! Swift Beralih ke Blockchain, Linea Jadi Pemain Utama

Dengan demikian, aktivasi dukungan Trustless Agents via ERC-8004 menandai babak baru bagi Linea dan ekosistem Ethereum dalam membangun identitas AI on-chain yang aman, terbuka, dan terstandarisasi.

Di tengah booming sektor AI, langkah ini memperkuat posisi Linea sebagai infrastruktur yang relevan dengan tren masa depan blockchain.

Bagi pelaku industri dan investor, perkembangan ini layak dipantau sebagai indikator awal pertumbuhan utilitas jaringan dan aktivitas on-chain di ekosistem Linea dalam beberapa bulan ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga BONK $0,000006, Creator Fee Kini 100% Buyback

Platform BONK.fun mengumumkan pembaruan terbaru untuk BONKERS yang mengubah mekanisme penggunaan creator fee pada token-token baru yang diluncurkan melalui layanan tersebut. Dalam pengumuman resminya pada 10 Februari 2026, BONK.fun menyatakan bahwa seluruh token baru di bawah BONKERS kini akan secara otomatis menggunakan 100% creator fee untuk melakukan buyback token.

Langkah ini disebut sebagai upaya memperkuat dukungan harga token yang diluncurkan melalui BONKERS, dengan mengarahkan biaya kreator sepenuhnya untuk pembelian kembali token di pasar.

Creator Fee 0,5% Kini Otomatis Jadi Buyback

BONK.fun menjelaskan bahwa mekanisme baru ini bekerja dengan cara mengalokasikan creator fee sebesar 0,5% untuk secara otomatis membeli token yang bersangkutan. Token hasil buyback tersebut tidak langsung dibakar, melainkan disimpan sebagai cadangan (reserve).

Cadangan token ini nantinya dapat digunakan jika dibutuhkan untuk kebutuhan listing di centralized exchange (CEX) atau kebutuhan market maker (MM). Namun, jika tidak digunakan untuk kebutuhan tersebut, token cadangan tersebut disebut tidak akan diedarkan kembali.

BONK.fun menegaskan bahwa fitur ini saat ini hanya berlaku untuk token BONKERS yang baru diluncurkan. Sementara itu, token BONKERS lama disebut masih berpotensi mengadopsi fitur serupa di masa depan.

Creator Tetap Bisa Pilih Skema Fee Tradisional

Selain mekanisme buyback otomatis, BONK.fun juga memperkenalkan opsi konfigurasi baru bagi kreator yang ingin menggunakan skema creator fee tradisional. Dalam opsi ini, kreator dapat memilih untuk menerima fee secara langsung, meskipun struktur total fee tetap sama.

Dengan demikian, kreator token di BONKERS kini memiliki pilihan apakah fee yang mereka hasilkan akan dialokasikan untuk buyback token secara otomatis atau diterima langsung sebagai pendapatan.

Baca juga: BONK.Fun: Pesaing Baru yang Mengguncang Dunia Memecoin Solana!

Harga BONK Turun ke $0,000006 di Tengah Update BONKERS

Pergerakan harga Bonk (BONK/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bonk (BONK/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di tengah pengumuman tersebut, harga token Bonk (BONK) tercatat berada di kisaran $0,000006 atau turun sekitar 3,7% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar BONK berada di level sekitar $524 juta, dengan volume perdagangan harian mencapai $51,56 juta.

BONK juga tercatat mengalami koreksi cukup tajam dalam beberapa periode terakhir, turun sekitar 44,84% dalam 30 hari, melemah 35,53% dalam 60 hari, dan anjlok hingga 51,11% dalam 90 hari terakhir.

Meski harga BONK masih berada dalam tren bearish, pembaruan BONKERS ini dinilai dapat menjadi daya tarik baru bagi peluncuran token di ekosistem BONK.fun, terutama karena mekanisme buyback otomatis berpotensi meningkatkan dukungan permintaan token dari sisi struktur biaya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 11 Februari 2026: Kembali Konsolidasi, Ada Tekanan!

Pasar kripto hari ini, Rabu (11/2) kembali bergerak dalam fase konsolidasi, namun sejumlah altcoin mencuri perhatian dengan lonjakan signifikan. GHST memimpin reli dengan kenaikan tajam hingga 117% ke level $0,174, disusul DF yang menguat 71% ke $0,004843, serta ATM yang naik 38% menyentuh $1,257642. Pergerakan ini menunjukkan masih adanya minat spekulatif di tengah pasar yang belum menemukan arah jelas.

Di sisi makro, Bitcoin tetap berada dalam tekanan bearish setelah turun drastis dari puncak $126.300 ke area $68.300. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Potensial Saat Pasar Kembali Konsolidasi

  • GHST melonjak 117% hari ini, capai level harga $0,174.
  • DF tumbuh positif 71%, harga kini di level $0,004843.
  • ATM catat kenaikan signifikan 38% sentuh $1,257642.

Analisis Harga Bitcoin Jelang Data NFP, Inflasi, dan KTT Gedung Putih

  • Bitcoin tetap bearish pekan ini, turun dari $126.300 ke $68.300.
  • Gedung Putih gelar KTT kripto besar pada Selasa depan.
  • AS akan rilis data inflasi dan tenaga kerja penting minggu ini.

Deposit & Trade $AT PART 2! Rebut Hadiah Rp400 JUTA*

Doge & SHIB Anjlok Setelah Tembus Level Support Kunci

  • Doge tembus $0,10; tren bearish berlanjut dengan resistensi $0,105–$0,12.
  • Support Doge di $0,08; berisiko jatuh ke $0,07 jika tekanan berlanjut.
  • SHIB di $0,00000552; butuh balik ke $0,00000700 untuk pulih meski ada burn token.

Prediksi Harga ETH: Analis Soroti Potensi Titik Terendah Historis

  • Metrik MVRV tunjukkan ETH di level terendah pasar; perdebatan harga memanas.
  • Michaël van de Poppe: ETH sangat undervalued dan siap pulih kuat.
  • Jao Wedson: Kapitulasi terjadi, namun risiko penurunan lanjutan tetap ada.

Baca juga: Riset Kripto 2-6 Feb 2026: Bitcoin Menurun, Altcoin Ada Harapan?!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

BNB di $617, BNB Chain Luncurkan Paspor AI lewat ERC-8004

BNB Chain memperkenalkan dukungan terhadap ERC-8004, sebuah standar baru yang dirancang untuk memberikan identitas on-chain yang dapat diverifikasi bagi autonomous agents atau agen perangkat lunak berbasis AI. Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk membuat konsep identitas agent menjadi lebih praktis dan bisa digunakan dalam skala besar, seiring perkembangan teknologi AI yang semakin memungkinkan software bertindak secara mandiri tanpa campur tangan manusia secara terus-menerus.

Dalam pembaruan terbaru yang dirilis pada 4 Februari 2026, ERC-8004 disebut memungkinkan agent memiliki identitas yang portabel dan dapat dibawa lintas aplikasi, sehingga agent tidak lagi “terkunci” dalam satu platform atau ekosistem tertentu. Standar ini digambarkan sebagai semacam “paspor digital” bagi software, yang membuat agent dapat mempertahankan identitas dan reputasinya saat berpindah antar layanan.

ERC-8004 Beri Identitas Verifiable untuk Autonomous Agents

ERC-8004 memungkinkan autonomous agents membuktikan siapa mereka secara on-chain, serta menyimpan riwayat dan reputasi yang dapat diverifikasi publik. Dengan standar ini, agent dapat berinteraksi dengan sistem lain tanpa harus bergantung pada layanan terpusat.

Standar tersebut dirancang agar agent dapat:

  • membuktikan identitasnya dengan cara yang dapat diverifikasi,
  • membawa histori aktivitas dan reputasi ke berbagai lingkungan,
  • serta berinteraksi dengan agent lain tanpa otoritas sentral.

Konsep ini dianggap penting karena sebagian besar AI tools saat ini dinilai masih memiliki kelemahan, yakni perilakunya sulit diverifikasi dan sering kali “reset” ketika sesi penggunaan berakhir. Hal ini membuat agent tidak bisa membangun reputasi yang konsisten.

Identitas dan Reputasi Jadi Fondasi “Agent Economy”

Dalam penjelasan BNB Chain, autonomous agents membutuhkan identitas agar bisa dipercaya di sistem terbuka. Tanpa identitas, agent tidak dapat membangun reputasi. Tanpa reputasi, agent sulit dipercaya. Dan tanpa kepercayaan, agent tidak dapat beroperasi secara independen dalam ekosistem terbuka.

ERC-8004 disebut memberi agent identitas yang persisten dan tidak hilang antar sesi, serta menciptakan rekam jejak yang mencatat perilaku dan performa agent. Data tersebut kemudian dapat digunakan oleh layanan lain untuk menentukan apakah agent layak diajak bekerja sama atau tidak.

BNB Chain menilai standar ini akan menjadi pondasi bagi sistem ekonomi baru di mana software dapat bekerja, bersaing, dan melakukan transaksi secara mandiri tanpa pengawasan manusia secara penuh.

Baca juga: BNB Terjun 22,5% Sepekan ke $700, Investor Mulai Panik?

BNB Chain Klaim Siap Jadi Infrastruktur Skala Besar untuk Aktivitas Agent

BNB Chain menekankan bahwa dukungan ERC-8004 bukan hanya soal inovasi teoritis, melainkan untuk membuat identitas agent benar-benar bisa digunakan dalam aktivitas sehari-hari. BNB Chain menyebut infrastrukturnya memiliki biaya transaksi rendah dan kecepatan tinggi, sehingga cocok untuk kebutuhan agent yang membutuhkan interaksi berulang dan pembaruan data yang sering.

BNB Chain menilai identitas agent hanya akan efektif jika bisa digunakan dengan biaya murah dan settlement cepat. Jika transaksi mahal atau lambat, standar identitas semacam ini dianggap sulit diterapkan secara luas.

Identitas Disebut Baru Awal, Bukan Tahap Akhir

BNB Chain menyebut bahwa ERC-8004 bukanlah solusi akhir, melainkan lapisan dasar yang akan membuka peluang fitur lain seperti pembayaran antar agent, validasi kerja otomatis, hingga sistem reputasi berbasis tindakan nyata.

Dengan identitas yang dapat diverifikasi, reputasi tidak lagi berdasarkan klaim atau branding, tetapi berdasarkan rekam jejak aktivitas on-chain. Hal ini dinilai dapat mendorong software berkembang dari sekadar alat yang merespons input menjadi sistem yang benar-benar bekerja untuk pengguna secara mandiri.

Harga BNB Turun ke $617 di Tengah Pembaruan ERC-8004

Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Selasa, 10 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Selasa, 10 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di tengah pengumuman tersebut, harga BNB tercatat berada di kisaran $617,13 atau melemah sekitar 1,9% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar BNB saat ini mencapai sekitar $83,97 miliar, dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $1,85 miliar.

Dalam catatan performa, BNB tercatat turun sekitar 32,37% dalam 30 hari terakhir dan melemah hampir 36,42% dalam 90 hari terakhir. Meski demikian, dukungan ERC-8004 di BNB Chain dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat narasi adopsi blockchain di sektor AI dan autonomous agents, terutama dalam membangun infrastruktur identitas digital yang dapat dipercaya di jaringan on-chain.

Dilaporkan Tim Research Tokocrypto, ini melengkapi narasi “Agentic Economy” yang sedang tren (setelah MegaETH & Linea). Dengan BNB Chain yang punya user base masif dan biaya rendah, implementasi ERC-8004 di sini bisa mempercepat adopsi agen AI otonom di ranah konsumen, memungkinkan interoperabilitas identitas yang sesungguhnya.

Baca juga: Kirgistan Kejutkan Dunia: Luncurkan Stablecoin di BNB Chain


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

LINK Terancam Fire Sale ke $5? Inflow Exchange Naik 19%

Chainlink (LINK) kembali menjadi perhatian pelaku pasar setelah muncul sinyal tekanan jual baru yang berpotensi menyeret harga lebih dalam. Setelah sempat mencatat pemulihan singkat dari level $7,19, data terbaru menunjukkan lonjakan besar aliran LINK ke exchange. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran bahwa tekanan bearish kembali mendominasi pasar.

Menurut data yang beredar, inflow LINK ke exchange melonjak sekitar 19% dalam satu hari, sebuah pola yang disebut mirip dengan tekanan jual yang terjadi pada akhir Januari. Lonjakan inflow ke exchange umumnya diasosiasikan dengan potensi aksi jual, karena token yang dipindahkan ke bursa sering kali disiapkan untuk dilepas ke pasar.

Level $7,19 Jadi Penentu, Risiko Turun ke $5 Menguat

Kenaikan inflow tersebut memperkuat kekhawatiran bahwa jika support $7,19 gagal bertahan, LINK dapat mengalami flush menuju area $5,00. Analis menilai level tersebut berpotensi menjadi target koreksi berikutnya seiring tekanan spekulatif meningkat.

Meski begitu, pasar juga mencatat adanya kemungkinan bahwa koreksi ini hanya bersifat sementara, karena sejumlah indikator menunjukkan bahwa investor besar belum sepenuhnya keluar. Beberapa pihak menilai penurunan tajam dapat menjadi fase shakeout, yaitu situasi di mana investor ritel terdorong menjual karena panik sebelum harga kembali pulih.

Data ETF: LINK Disebut Belum Pernah Alami Outflow

Di tengah kekhawatiran tekanan jual, data ETF Chainlink disebut masih menunjukkan sinyal positif. Disebutkan bahwa sejak peluncuran, LINK ETF belum pernah mencatat satu hari pun outflow. Kondisi ini dinilai mencerminkan bahwa minat institusional terhadap LINK masih relatif stabil meskipun harga mengalami volatilitas.

Hal ini menjadi faktor yang dipantau pasar, karena arus ETF sering dianggap sebagai indikator sentimen investor institusi terhadap aset kripto tertentu.

Baca juga: Harga Chainlink (LINK) di Ujung Tanduk: Tembus $10 Bisa Seret ke $7,15

Aktivitas Oracle Chainlink Klaim Capai $28,02 Triliun

Selain ETF, metrik dari situs resmi Chainlink juga menunjukkan bahwa layanan oracle Chainlink disebut telah memfasilitasi transaksi dengan total nilai mencapai $28,02 triliun. Angka tersebut dilaporkan terus meningkat, menandakan bahwa penggunaan jaringan Chainlink masih berkembang di tengah kondisi pasar yang tidak stabil.

Di sisi lain, disebutkan pula bahwa cadangan strategis Chainlink yang didanai dari pendapatan (revenue-funded reserves) terus mengalami kenaikan, yang dinilai memperkuat keberlanjutan jaringan dalam jangka panjang.

Investor Ritel Panik, Smart Money Diduga Tunggu Harga Diskon

Sejumlah analis menyebut bahwa penurunan harga LINK saat ini kemungkinan masih dipengaruhi panic selling dari investor ritel. Namun, data juga memunculkan spekulasi bahwa investor besar atau smart money justru menunggu kesempatan untuk membeli di level lebih rendah, khususnya jika harga benar-benar turun ke area $5.

Peta volume juga menunjukkan sinyal “cooling”, yang diartikan sebagai meredanya tekanan jual dibanding sebelumnya. Kondisi ini mengindikasikan bahwa sell-off besar mulai kehilangan tenaga, meskipun risiko penurunan masih tetap terbuka dalam jangka pendek.

Pergerakan harga Chainlink (LINK/USDT) pada Selasa, 10 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Chainlink (LINK/USDT) pada Selasa, 10 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dengan demikian, LINK kini berada pada fase krusial. Jika level $7,19 gagal bertahan, pasar berpotensi melihat koreksi lebih dalam menuju $5. Namun, jika tekanan jual melemah dan akumulasi institusi tetap berlangsung, level tersebut juga dapat menjadi zona masuk strategis bagi investor yang menunggu harga diskon.

Menurut Tim Research Tokocrypto, pola inflow tinggi sering mendahului volatilitas/koreksi jangka pendek (tekanan jual retail), tapi divergensi dengan aksi whale/institusi (yang diam/akumulasi) adalah sinyal bullish tersembunyi. Area $5 disebut sebagai “generational entry point”.

Baca juga: Perkuat Ekosistem DeFi, Plasma Gabung Chainlink SCALE dan Aave


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Jatuh ke $1,42, Tapi Whale Belum Menjual, Sinyal Apa?

Pergerakan harga XRP kembali menjadi sorotan setelah turun tajam ke kisaran $1,42. Meski tekanan jual terlihat kuat, data on-chain menunjukkan bahwa penurunan ini tidak disertai aksi jual besar dari para whale. Sebaliknya, metrik Whale to Exchange Flow masih berada di level terendah secara historis, mengindikasikan bahwa tekanan jual saat ini lebih banyak datang dari investor ritel.

Pola ini memunculkan spekulasi bahwa para pemegang besar XRP justru memilih menunggu momen reli sebelum mulai mendistribusikan aset mereka ke pasar.

Pola Historis: Whale Jual Saat Harga Naik, Bukan Saat Turun

Data historis menunjukkan perilaku whale yang konsisten dalam beberapa periode penting. Pada Maret–April 2025, aliran whale ke exchange tercatat sangat rendah, sementara harga XRP bergerak lemah. Kondisi tersebut menandakan suplai yang mengetat karena whale tidak menjual, yang kemudian diikuti reli tajam pada Juli 2025.

Dilaporkan Crypto Quant, memasuki Juni–Juli 2025, rasio whale to exchange flow masih berada dekat level terendah historis ketika reli awal dimulai. Namun, seiring harga terus naik, aksi ambil untung mulai muncul dan aliran whale ke exchange melonjak tajam di dekat puncak harga. Lonjakan tersebut menjadi sinyal distribusi, yang kemudian diikuti koreksi.

Desember 2025–Januari 2026: Tekanan Jual Datang dari Ritel

Pola serupa kembali terlihat pada Desember 2025 hingga Januari 2026. Selama periode tersebut, rasio whale to exchange flow tetap rendah meski harga XRP terus melemah. Data menunjukkan bahwa tekanan jual kala itu sebagian besar berasal dari investor ritel, bukan dari whale.

Situasi ini memperkuat pandangan bahwa whale cenderung tidak menjual saat harga turun tajam, melainkan menunggu kondisi pasar yang lebih menguntungkan.

Baca juga: Harga XRP Gagal Tembus $2,20, Risiko Turun ke $1,40 Kian Nyata

Harga Turun ke $1,42, Whale Masih Menahan Diri

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 10 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 10 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Saat ini, meskipun harga XRP telah jatuh ke sekitar $1,42, tidak terlihat adanya peningkatan signifikan pada aliran whale ke exchange. Penurunan harga tersebut tidak disertai distribusi besar dari pemegang utama, menandakan bahwa panic selling lebih didorong oleh investor kecil.

Berdasarkan perilaku historis, harga XRP berpotensi bergerak sideways atau sedikit lebih rendah dalam jangka pendek seiring menurunnya volatilitas. Fase ini dapat diikuti oleh lonjakan harga mendadak dengan volume rendah. Ketika reli yang sesungguhnya dimulai, aksi jual dari whale diperkirakan akan muncul, yang berpotensi memicu koreksi lebih dalam.

Binance Jadi Kunci Pantau Pergerakan Whale XRP

Analis menekankan bahwa pemantauan metrik whale to exchange flow sebaiknya difokuskan pada Binance. Bursa ini memiliki volume spot dan derivatif XRP terbesar, serta order book terdalam, menjadikannya pusat aktivitas whale dan institusi.

Pergerakan di exchange lain bisa mencerminkan transfer atau perpindahan wallet, namun modal yang benar-benar mampu menggerakkan harga XRP secara signifikan sebagian besar terkonsentrasi di Binance. Karena itu, metrik Binance Whale to Exchange Flow dinilai sebagai indikator utama yang mencerminkan aksi nyata, bukan sekadar ekspektasi pasar, dan sering memberi sinyal sebelum harga bereaksi.

Menurut Tim Research Tokocrypto, pola historis menunjukkan bahwa ketika whale diam saat harga turun, sering diikuti oleh rally tajam. Whale cenderung menunggu likuiditas beli yang lebih baik (saat harga naik) untuk distribusi. Absennya inflow whale ke exchange saat ini adalah sinyal bahwa “smart money” belum menyerah pada tren.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Waspada! 3 Altcoin Ini Bisa Picu Likuidasi Rp50 Triliun Lebih Minggu Ini

Pasar altcoin mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah mengalami tiga minggu penurunan tajam. Meski tekanan beli mulai kembali muncul, sentimen investor masih dipenuhi keraguan dan pasar belum sepenuhnya pulih. Namun, beberapa altcoin kini memiliki katalis yang berpotensi mendorong reli besar dalam pekan kedua Februari, sehingga meningkatkan risiko short liquidation secara signifikan.

Dalam laporan terbaru, Ethereum (ETH), Dogecoin (DOGE), dan Zcash (ZEC) disebut berpotensi memicu likuidasi lebih dari $3,1 miliar apabila harga bergerak naik dan para trader yang memasang posisi short gagal mengantisipasi risiko. Penurunan suplai di exchange serta membaiknya sentimen pasar disebut bisa memperbesar pergerakan harga di luar ekspektasi.

Ethereum (ETH) Berisiko Picu Likuidasi $3 Miliar Jika Tembus $2.370

Ethereum menjadi salah satu aset yang paling diperhatikan karena peta likuidasi 7 hari menunjukkan potensi likuidasi dari posisi short jauh lebih besar dibanding posisi long. Hal ini mengindikasikan banyak trader masih memperkirakan penurunan lanjutan, terutama setelah ETH anjlok sekitar 40% sejak pertengahan Januari.

Namun, tekanan bearish tersebut mulai menghadapi risiko baru. Data on-chain menunjukkan cadangan ETH di exchange kini hanya tersisa sekitar 16 juta ETH, level terendah sejak 2024. Arus keluar ETH dari exchange meningkat seiring sell-off yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir, sehingga mengurangi suplai yang tersedia di pasar.

Selain itu, lebih dari 4 juta ETH juga tercatat berada dalam antrean staking. Kondisi ini semakin menekan suplai likuid yang bisa diperdagangkan. Jika pemulihan harga ETH menguat akibat ketidakseimbangan suplai dan permintaan, maka posisi short dapat terjebak dalam tekanan likuidasi besar.

Laporan tersebut menyebut bahwa jika ETH naik menuju $2.370 pada pekan ini, potensi likuidasi dari posisi short bisa mencapai $3 miliar.

Menurut Tim Research Tokocrypto, ini adalah setup klasik untuk “Short Squeeze”. Trader bertaruh harga turun (shorting), tapi supply fisik di exchange menipis. Jika harga rebound sedikit saja (misal ke $2.370), potensi likuidasi short bisa mencapai $3 miliar, memaksa pembelian paksa yang melambungkan harga lebih tinggi.

Baca juga: Ethereum Bangkit dari Support $1.817, Level $2.200 Jadi Reli Selanjutnya

Dogecoin (DOGE) di Bawah $0,10, Potensi Short Squeeze Menuju $0,109

Dogecoin juga masuk daftar altcoin yang berisiko memicu likuidasi besar. DOGE kini turun di bawah $0,10, yang merupakan level terendahnya pada 2024. Berdasarkan peta likuidasi 7 hari, DOGE dapat memicu short liquidation hingga $98 juta apabila harga naik menuju $0,109 pada pekan ini.

Dilaporkan BeInCrypto, sejumlah analis menilai skenario rebound tersebut masih realistis. Dalam jangka pendek, analis Trader Tardigrade mengamati pola Bull Flag, yang berpotensi mendorong DOGE bergerak ke arah $0,12 dalam waktu dekat.

Sementara itu, analis Javon Marks menyoroti struktur tren jangka panjang Dogecoin yang menunjukkan Higher Highs (HH) diikuti Higher Lows (HL). Struktur ini dinilai sebagai sinyal kekuatan yang masih bertahan. Marks bahkan memproyeksikan bahwa jika Higher Lows tetap terjaga, DOGE bisa mengalami kenaikan lebih dari 640% hingga melampaui rekor tertinggi sebelumnya di sekitar $0,73905.

Selain faktor teknikal, perhatian pasar terhadap Dogecoin juga dinilai berpotensi meningkat setelah Elon Musk sempat merespons pembahasan DOGE dari akun Tesla Owners Silicon Valley pada awal Februari.

Zcash (ZEC) Turun 50%, Tapi Dukungan Vitalik Picu Sentimen Positif

Zcash mengalami tekanan besar setelah turun sekitar 50% sejak 8 Januari. Penurunan ini terjadi usai pengumuman bahwa seluruh tim Electric Coin Company (ECC), pengembang inti Zcash, akan meninggalkan proyek. Sentimen negatif pasar yang lebih luas juga memperpanjang tren penurunan ZEC.

Meski begitu, peta likuidasi ZEC menunjukkan dominasi potensi likuidasi posisi short, menandakan banyak trader masih bertaruh pada kelanjutan tren bearish. Namun, beberapa sinyal positif mulai muncul dalam beberapa hari terakhir.

Salah satunya datang dari pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, yang diketahui memberikan donasi publik kepada Shielded Labs, kelompok pengembang yang berfokus pada pengembangan Zcash. Vitalik menegaskan bahwa privasi adalah elemen fundamental dalam blockchain dan bukan sekadar fitur tambahan. Aksi tersebut dinilai dapat membangkitkan kembali sentimen positif terhadap ZEC.

Data dari zkp.baby juga menunjukkan bahwa lebih dari 5 juta ZEC masih terkunci di Shielded pool meskipun harga mengalami penurunan tajam. Hal ini mengindikasikan bahwa kepercayaan investor terhadap teknologi privasi Zcash masih cukup kuat.

Menurut Tim Research Tokocrypto, dukungan Vitalik memvalidasi Zcash sebagai infrastruktur privasi penting (public good), bukan sekadar token spekulatif. Kenaikan shielded pool di tengah harga jatuh adalah divergensi bullish: “smart money” mengakumulasi/menahan aset privasi saat “weak hands” keluar karena FUD developer.

Pasar Altcoin Mulai Pulih, Risiko Likuidasi Bisa Meledak

Secara keseluruhan, pasar altcoin disebut mulai pulih setelah fase panic selling yang terjadi selama beberapa pekan. Analisis terbaru memperkirakan total kapitalisasi pasar kripto masih berpeluang kembali naik di atas $2,8 triliun.

Pemulihan pasar yang dipadukan dengan katalis spesifik dari Ethereum, Dogecoin, dan Zcash dinilai dapat mendorong harga melesat lebih tinggi dari perkiraan pelaku pasar. Kondisi tersebut membuat risiko short liquidation semakin besar, terutama jika trader tidak siap menghadapi potensi reli mendadak dalam pekan kedua Februari.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com