Tag Archives: altcoin

Ethereum Memanas, Analis Prediksi Lonjakan atau Koreksi Besar?

Ethereum (ETH) kembali menjadi pusat perhatian di pasar kripto setelah mencatat lonjakan harga signifikan dalam dua pekan terakhir. ETH naik dari $2.111 menjadi sekitar $2.515, melampaui level resistensi utama dan memicu spekulasi bahwa harga bisa menembus target psikologis $3.000.

Dilaporkan Blocknews, kenaikan ini tidak terjadi tanpa dukungan indikator pasar yang menguat. Tingkat pendanaan (funding rate) Ethereum telah berubah dari negatif menjadi positif, menandakan bahwa banyak trader mulai membuka posisi long dalam jumlah besar. Namun, data CoinGlass menunjukkan bahwa 68% dari likuidasi terbaru justru berasal dari posisi long, menandakan potensi risiko koreksi tajam jika terjadi pembalikan tren.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 28 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 28 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Harga Ethereum Melonjak, Target $4.000 di Depan Mata

Selain itu, terjadi lonjakan besar dalam arus masuk ETH ke Binance. Tercatat sebanyak 177.000 ETH masuk ke bursa tersebut hanya dalam waktu tiga hari. Menurut analis Amr Taha dari CryptoQuant, pergerakan ini biasanya melibatkan aksi dari investor institusional atau “paus” yang tengah melakukan reposisi portofolio, baik untuk melakukan aksi jual maupun mengantisipasi pergerakan harga besar.

Uji Area Support ETH

Taha juga mencatat bahwa harga ETH sempat menguji ulang area $2.500—zona yang sebelumnya memicu short squeeze besar. Mekanisme ini mendorong trader yang mengambil posisi short untuk membeli kembali ETH secara mendadak, memicu lonjakan harga lebih lanjut.

Secara teknikal, grafik harian ETH menunjukkan terbentuknya pola golden cross, yang umumnya dianggap sebagai sinyal bullish. Beberapa analis optimis ETH bisa menuju $2.800 atau bahkan $4.000 jika momentum dapat dipertahankan. Namun, analis lain seperti Crypto Wave memperingatkan potensi koreksi ke kisaran $1.700–$1.950 jika harga gagal menembus level resistance berikutnya.

Saat laporan ini ditulis, ETH diperdagangkan di sekitar $2.429, turun tipis dalam 24 jam terakhir. Pasar kini berada dalam fase kritis, di mana arah harga selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh kekuatan sentimen dan aktivitas spekulatif investor dalam waktu dekat.

Baca juga: Reli Altcoin Memanas: Ethereum Melejit, BlackRock Serok $98 Juta ETH


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

ETF Dogecoin Dapatkan Sinyal Positif SEC, Awal Lonjakan Harga?

Dogecoin (DOGE) tampak semakin dekat dengan persetujuan ETF (exchange-traded fund) berkat amandemen terbaru oleh Bitwise Asset Management.

Perubahan ini kabarnya mendapat perhatian serius dari SEC (Securities and Exchange Commission) di Amerika Serikat, yang sudah pernah menyetujui ETF spot Bitcoin dan Ethereum.

Apa yang Diubah Bitwise?

Pada 26 Juni, Bitwise menyampaikan revisi S‑1 untuk ETF Dogecoin, yang kali pertama mencakup mekanisme “in-kind creations and redemptions”.

Fitur ini memungkinkan penukaran langsung antara token DOGE dan unit ETF tanpa perlu likuidasi dalam bentuk kas yang sebelumnya hanya tersedia untuk ETF Bitcoin dan Ethereum.

Analyst Bloomberg, Eric Balchunas, menyebut langkah ini sebagai indikasi kuat bahwa SEC sedang fokus meninjau aspek kustodi dan settlement, dan kalau Bitwise memasukkan opsi ini, biasanya berarti disetujui secara prinsip.

Baca Juga: Dogecoin Siap Melejit di Bulan Juli? Analis Prediksi Harga Bisa Tembus $1

Tanda-Tanda Menjanjikan dari Regulator

Langkah Bitwise selaras dengan posisi SEC saat ini yang cenderung lebih terbuka terhadap crypto, terutama sejak Biden digantikan dan Paul Atkins ditunjuk sebagai kepala SEC.

Bersama Bitwise, 21Shares dan Grayscale juga mengajukan ETF DOGE, memberikan gambaran bahwa badan regulator kini serius mempertimbangkan berbagai alternatif ETF kripto.

Menurut Polymarket, peluang persetujuan Dogecoin ETF di akhir 2025 kini berada di kisaran 62–75%, sementara kemungkinan approval sebelum Juli masih di kisaran 34%, menunjukkan bahwa momentum ke arah lampu hijau kian kuat.

Apa Artinya untuk Harga DOGE?

Meskipun sentimen positif, harga DOGE sempat turun ~2% dalam 24 jam terakhir, masih di kisaran $0,160,162.

Meski harga tidak langsung melonjak, analis memprediksi persetujuan ETF bisa menjadi pemicu naik signifikan.

Analis menyebut bahwa arus masuk institusional melalui ETF spot bisa memberikan efek likuiditas yang mendorong DOGE naik cepat, mirip yang tercipta saat ETF Bitcoin dan Ethereum mulai disetujui.

Tantangan & Risiko

  1. Proses SEC masih panjang
    Pengesahan ETF masih melewati periode review hingga 240 hari (sekitar delapan bulan). Delay masih mungkin terjadi, seperti yang dialami XRP atau Dogecoin sebelumnya.
  2. Volatilitas tinggi
    Meskipun ETF mendatangkan arus baru, DOGE tetap merupakan memecoin penuh sentimen spekulatif dan bisa mengalami fluktuasi tajam .
  3. Regulasi di luar USA
    Akses global ke ETF Dogecoin bergantung pada pendekatan regulator dari setiap negara. Kejelasan lebih lanjut dibutuhkan untuk investor internasional.

Strategi Manajemen Posisi

Profil Investor Strategi Saat Ini
Trader Jangka Pendek Beli dekat support $0,15–$0,16; target jangka pendek $0,17–$0,18; stop-loss ketat di bawah $0,15
Swing Trader Tunggu konfirmasi ETF; masuk jika harga break di atas $0,18 dengan volume tinggi
Investor Jangka Menengah Akumulasi bertahap sambil pantau timeline persetujuan ETF dan volume institusi
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 28 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 28 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Harga Dogecoin Stabil di $0,1666 di Tengah Rangebound

Revisi S‑1 oleh Bitwise Asset Management yang ditandai dengan penambahan opsi “in-kind” memperkuat optimisme bahwa ETF Dogecoin semakin dekat mendapat izin dari SEC.

Jika mendapatkan lampu hijau, ini bisa menjadi katalis besar untuk harga, membuka akses massal bagi institusi dan investor ritel. Namun, proses panjang dan kemungkinan delay tetap harus diwaspadai.

Investor disarankan untuk:

  • Memantau timeline SEC untuk langkah review selanjutnya.
  • Menggunakan strategi konservatif jika masuk posisi sebelum ETF benar-benar disetujui.
  • Tetap mengevaluasi likuiditas dan volatilitas DOGE, karena minercoin tetap memiliki profil risiko tinggi.

Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

410 Triliun Token SHIB Musnah, Apakah Bakal Menggerakkan Harga?

Komunitas Shiba Inu mencatat tonggak penting: lebih dari 410,74 triliun token SHIB telah dibakar permanen, menghapus lebih dari 41% supply asli sejak peluncuran jiwa memenya.

Meskipun langkah ini menunjukkan komitmen deflasi serius, namun efeknya pada pergerakan harga belum selalu linier.

Mekanisme Deflasi & Faktanya

Awalnya, SHIB diluncurkan dengan total supply 1 kuadriliun token, angka besar yang sebagian merupakan bagian lelucon.

Namun, komunitas dan bahkan Vitalik Buterin mengambil peran penting: tahun 2021, Vitalik membakar 410 triliun SHIB yang dikirimkan bersamanya, yang artinya hampir 90% dari apa pun yang diterimanya.

Kini, total supply beredar berada di kisaran 589 triliun token, dan burning terus berlangsung hanya dalam seminggu terakhir 687 juta SHIB lebih terkubur, naik 480% dibanding rata-rata sebelumnya.

Baca Juga: Shiba Inu (SHIB): Potensi Lonjakan Harga 3 Kali Lipat di Tahun Ini?

Dampak Potensial dari Pembakaran Oleh Komunitas

Secara teoritis, supply terbatas akan meningkatkan nilai jika permintaan tetap sama atau naik. Namun, subjek ini lebih kompleks karena:

  1. Supply Masih Sangat Besar
    Meskipun lebih dari 41% telah dibakar, sisa supply masih mencapai ratusan triliun. Torehan deflasi ini harus disertai dengan peningkatan demand signifikan untuk mendorong harga secara substansial.
  2. Tanpa Permintaan Baru, Efek Terbatas
    Token burn hanya satu sisi. Untuk benar-benar menggerakkan harga, dibutuhkan utilitas nyata, adopsi, dan aliran masuk modal baru.
Pergerakan harga Pudgy Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Minggu, 29 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Pudgy Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Minggu, 29 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Upaya Ekosistem: Shibarium & Shib Alpha

Shiba Inu tidak berhenti di pembakaran, ekosistemnya pun terus diperluas:

  • Shibarium (Layer‑2) sekarang memungkinkan pengembangan aplikasi dengan biaya rendah dan kecepatan lebih tinggi.
  • Shib Alpha Layer memberikan infrastruktur bagi developer untuk membangun RollApps, memperluas fungsi ekosistem SHIB.
  • Kolaborasi Web3 Gaming: seperti kemitraan dengan TokenPlayAI, membuka segmen permainan berbasis blockchain.

Langkah-langkah ini dirancang untuk mendorong permintaan token SHIB melalui penggunaan nyata, bukan hanya spekulasi.

Sinyal Teknis dari Pola Simetris

Analisis dari ZyCrypto menunjukkan terbentuknya pola segitiga simetris pada grafik SHIB, yang biasanya merupakan tanda konsolidasi sebelum terjadi breakout. Jika pola ini benar, potensi kenaikan bisa mencapai 62% saat supply terus menyusut.

Crypto Henry bahkan menyebut support historis di level 0.00001131, dari situ breakout bisa menerobos ke 0.00003347, mengindikasikan potensi kenaikan sekitar 195%.

Baca Juga: Volume Perdagangan Shiba Inu Melonjak, Sinyal Pembalikan Harga?

Pembakaran 410 triliun SHIB adalah langkah keras menuju deflasi, tetapi bukan jaminan harga melonjak. Efeknya bergantung pada permintaan yang tumbuh lewat adopsi Shibarium, aplikasi DeFi, Web3 gaming, dan dukungan komunitas.

Strategi ideal saat ini:

  • Trader teknikal: masuk di dekat zona support (~0.0000113), target kenaikan jika breakout terjadi.
  • Investor jangka panjang: pantau perkembangan ekosistem dan volume adopsi aplikasi di Shibarium; pertimbangkan akumulasi bertahap saat harga stabil.
  • Penggunaan burn terus menerus: ikuti data burn harian dan frekuensi spasial yabg mencerminkan komitmen dan fundamental deflasi.

Secara keseluruhan Token burning besar-besaran SHIB menunjukkan arah strategis dari “meme coin” ke proyek yang berorientasi nilai dan utilitas. Namun keberlanjutan dan dampak riil pada harga masih tergantung pada:

  • Berhasil atau tidaknya adopsi ekosistem (DeFi, dApps, gaming).
  • Volume permintaan serta dukungan developer dan pengguna aktif.
  • Sinyal breakout dari segitiga simetris dengan volume perdagangan signifikan.

Jika semua faktor berjalan terintegrasi, SHIB bisa mendapatkan momentumnya dan membuktikan bahwa token meme pun bisa jadi aset riil bernilai.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pi Network Bangkit: Harga Cetak Rebound Menjelang Pi2 Day

Setelah 45 hari mengalami tekanan, token Pi (PI) mencetak rebound tajam.

Hal ini memperlihatkan kekuatan yang memikat investor, seiring antisipasi pengumuman besar di Pi2 Day pada 28 Juni 2025.

Baca Juga: Mengapa Pi Network Melemah Saat Kripto Lain Melonjak?

Pembaruan Teknis & Infrastruktur

  • Pi Desktop (PiNode) menerima pembaruan v0.5.2: kini mendukung resize window, tampilan public key untuk troubleshooting, dan kompatibilitas Docker terbaru.
  • Jumlah validator node meningkat signifikan menjadi 2,62 juta, sementara lebih dari 12 juta Pioneers sudah berpindah ke mainnet.
  • Fitur seperti account management penuh dalam browser Pi semakin mendekat, namun fitur KYC sync yang sudah dijanjikan belum hadir.

Pergerakan Harga & Teknis

  • Saat ini, PI diperdagangkan di $0,0555, masih di bawah middle Bollinger Band (sekitar $0,074), namun menandakan peluang rebound kuat.
  • Sejak 24 Juni, data on-chain menunjukkan aliran positif dari whale (CMF positif), menandakan akumulasi token oleh investor besar.
  • Namun, indikator seperti Bull-Bear Power masih menunjukkan tekanan bearish, sementara RSI berada di zona oversold yang artinya sentimen bisa cepat berubah jika muncul katalis kuat.

Antisipasi Pi2 Day & Potensi Dampak

  • Pi2 Day yang diperingati 28 Juni 2025, diharapkan menjadi momentum besar: pengguna menantikan pengumuman proyek baru, listing di bursa besar (Binance, Coinbase, Kraken), serta kemajuan infrastruktur seperti KYC sync, integrasi AI generatif, dompet .pi, dan dApps.
  • Sejumlah analis mencatat bahwa harga sempat melonjak 12–18% ke kisaran $0,61–$0,63 sebelum terkoreksi ke $0,553, memperlihatkan volatilitas tinggi menjelang event.
  • Jika pengumuman tersebut substansial, level resistance at $0,64 bisa dicoba, dan target breakout berikutnya ada di $0,74–$0,90, bahkan menjelang akhir tahun target $1 tidak sepenuhnya mustahil .

Risiko dan Waspada

  1. Tidak ada konfirmasi listing dari bursa besar hingga kini. Energi sosial masih tinggi, tapi belum ada kepastian listing resmi .
  2. Bull Bear Power masih negatif yang menandakan potensi koreksi jika volume breakout tak muncul .
  3. Oversold & volatil dapat berbalik tajam kalau tidak diimbangi aksi nyata.

Rekomendasi Strategi

  • Trader harian: Buy di area $0,055–0,056 saat terjadi rebound; target $0,06–$0,064; stop-loss di $0,053.
  • Swing trader: Tunggu breakout daily candle di atas $0,064–$0,074 dengan volume kuat; target selanjutnya $0,085–$0,10.
  • Investor jangka menengah: Pertimbangkan akumulasi bertahap; Pi2 Day sebagai titik masuk penting. Perhatikan hasil event untuk analisis kelayakan holding jangka panjang.

Baca Juga: Pendiri Pi Network Dituduh Penipu di Tengah Penurunan Harga

Pi Network menunjukkan tanda kebangkitan menjelang Pi2 Day: harga rebound, whale masuk akumulasi, dan infrastruktur teknis siap berkembang.

Namun katalis krusial tetap di tangan tim inti: resolusi pengumuman, listing, dan fitur baru akan menentukan apakah momentum berubah jadi lonjakan signifikan.

Investor dan trader disarankan tetap waspada terhadap volatilitas tinggi dan siap mengambil posisi serta proteksi saat event utama datang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pudgy Penguins (PENGU) Naik 20% Usai Kabar Pengajuan ETF ke SEC

Harga token Pudgy Penguins (PENGU) melonjak 20,51% dalam 24 jam terakhir ke level $0,011307 atau sekitar Rp183,53. Kenaikan ini terjadi seiring perkembangan terbaru terkait rencana peluncuran ETF (exchange-traded fund) untuk token tersebut.

Canary Capital mengajukan permohonan ETF Pudgy Penguins pada Maret lalu. Pada hari ini, Chicago Board Options Exchange (CBOE) secara resmi menyerahkan dokumen yang diperlukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), membuka jalan bagi kemungkinan persetujuan ETF tersebut.

Volume perdagangan harian PENGU tercatat sebesar 4,48 miliar token, dengan nilai transaksi mencapai $46,79 juta dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan harga Pudgy Penguins (PENGU/USDT) pada Sabtu, 28 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Pudgy Penguins (PENGU/USDT) pada Sabtu, 28 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: SEC Periksa ETF Spot Solana dan Ekspansi Pudgy Penguins

Prospek PENGU

Dilaporkan Cryptodness, Trader kripto ternama CryptoDoc menyatakan telah mengakumulasi token PENGU menyusul perkembangan tersebut. Ia menyebut bahwa PENGU menjadi salah satu dari sedikit koin meme yang memiliki prospek ETF, sehingga berpotensi mendapat arus masuk dana dari investor institusional.

Analis pasar memproyeksikan bahwa jika ETF PENGU disetujui, harga token ini dapat mengalami lonjakan lebih lanjut. Sebelumnya, PENGU mencatat reli hampir 400% antara April hingga Mei 2025, meskipun sempat turun hampir 90% dari titik tertinggi tahunan.

Sementara itu, perhatian investor juga tertuju pada Snorter (SNORT), sebuah bot perdagangan multirantai di ekosistem Solana. Dalam masa prapenjualan, proyek ini telah mengumpulkan dana lebih dari $1 juta. Bot SNORT diklaim mampu menemukan koin meme potensial secara dini dan memberikan perlindungan terhadap potensi penipuan seperti rug pull.

Baca juga: PENGU: Penurunan 33% oleh Investor Besar, Potensi Naik 42% Terbuka


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Mengapa Pi Network Melemah Saat Kripto Lain Melonjak?

Di saat Bitcoin (BTC) melonjak menembus $107.000 dan menarik sebagian besar altcoin ke tren kenaikan, Pi Network (PI) justru mengalami kemunduran tajam. Dalam 24 jam terakhir, harga PI turun 8%, diperdagangkan mendekati $0,5622 meskipun sempat melonjak 38% di awal pekan. Apa yang sebenarnya terjadi?

Antusiasme Awal, Koreksi Cepat

Dilaporkan Crypto Rank, awal minggu ini, Pi sempat meroket dari $0,47 ke $0,66 seiring munculnya spekulasi terkait potensi integrasi kecerdasan buatan (AI) dan kegembiraan komunitas menjelang perayaan Pi2Day yang dijadwalkan pada 28 Juni. Namun, lonjakan harga ini tidak bertahan lama. Para trader yang masuk di harga rendah memanfaatkan reli untuk merealisasikan keuntungan, mendorong tekanan jual yang signifikan.

Tekanan ini juga diperparah oleh sentimen negatif menjelang pembukaan token PI yang dijadwalkan pada Juli, di mana sebanyak 274 juta token diperkirakan akan disuntikkan ke pasar. Saat ini, sekitar 680 juta Pi beredar secara aktif, dari total 3,8 miliar token yang telah dimigrasikan. Namun, sekitar 2,6 miliar token masih terkunci sejak migrasi awal.

Baca juga: Chainlink Akhiri Kelesuan Pi Network, Harga Melonjak 15%

Rumor AI dan Harapan Pi2Day

Meskipun koreksi jangka pendek menekan harga, sentimen komunitas tetap bertahan. Optimisme masih tinggi terkait kemungkinan kolaborasi dengan raksasa teknologi seperti Google AI, menyusul penampilan pendiri Pi Network, Nicolas Kokkalis, dalam panel AI generatif di ajang Consensus 2025.

Spekulasi ini semakin menguat dengan ikon Google AI yang muncul di aplikasi Pi dan berbagai unggahan dari komunitas yang mengisyaratkan pengumuman besar akan terjadi pada 28 Juni. Beberapa bahkan menyebut potensi integrasi fitur PiAI atau kolaborasi langsung dengan platform seperti Gemini AI milik Google.

“$PI akan membagikan berita besar melalui pesan dalam aplikasi pada tanggal 28 Juni!” tulis salah satu akun komunitas Pi di X (Twitter), memicu lonjakan diskusi di media sosial.

Analisis Teknis: Segitiga Bullish Terbentuk

Secara teknikal, grafik 4 jam Pi Coin menunjukkan pola segitiga menaik, di mana garis tren bawah terus mencetak higher lows dan resistensi horizontal di $0,66 berkali-kali diuji. Ini adalah sinyal klasik kelanjutan tren naik.

Indikator RSI saat ini berada di kisaran netral sekitar 50 — menandakan fase konsolidasi alih-alih tren bearish. Sementara itu, Balance of Power (BoP) mulai berbalik dari zona negatif, menunjukkan tanda-tanda awal akumulasi.

Dari sisi Fibonacci retracement, harga sempat terkoreksi namun masih bertahan di atas level kunci 0,382 di $0,5265, yang sering kali menjadi area support kuat. Jika PI dapat bertahan di atas level ini dan merebut kembali area $0,5434 (fib 0,236), maka peluang breakout akan semakin terbuka.

Proyeksi Harga

Jika pola segitiga berhasil ditembus dengan volume yang meyakinkan, maka harga PI diperkirakan akan menembus ke $0,75 dalam jangka pendek, dengan potensi kelanjutan hingga $0,84, sesuai perpanjangan Fibonacci 1,618.

Namun, faktor fundamental seperti perilisan token baru dan realisasi rumor kerja sama AI akan menjadi penentu utama arah pergerakan harga Pi dalam beberapa minggu ke depan.

Kinerja lemah Pi Network di tengah reli pasar kripto bukanlah tanda kejatuhan, tetapi lebih merupakan fase konsolidasi di tengah harapan besar. Pi2Day pada 28 Juni berpotensi menjadi titik balik penting — apakah rumor akan menjadi kenyataan, atau justru kembali jadi hype sesaat?

Baca juga: Pendiri Pi Network Dituduh Penipu di Tengah Penurunan Harga


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Delisting Binance: Biswap Rebound 100% Berkat Peta Jalan Baru

Dunia kripto kembali menunjukkan betapa dinamis dan tak terduganya pergerakan pasar. Di luar ekspektasi, token Biswap (BSW) melonjak hingga 118% hanya dalam hitungan jam setelah diumumkan akan dihapus dari platform Binance, bursa kripto terbesar di dunia. Kenaikan ini didorong oleh optimisme terhadap pembaruan proyek dan peta jalan baru yang diumumkan oleh tim Biswap.

Delisting Tak Selalu Buruk

Pada Kamis, 26 Juni, Binance mengumumkan akan menghapus lima token dari platformnya, termasuk BSW. Keputusan ini umumnya dipandang negatif oleh investor karena berkurangnya eksposur dan likuiditas. Namun dalam kasus Biswap, pasar justru bereaksi sebaliknya.

Dilaporkan Crypto News, harga BSW melonjak dari $0,017 ke $0,037, sebelum terkoreksi dan stabil di sekitar $0,026. Meskipun demikian, token ini tetap mencatatkan kenaikan sekitar 30% dalam 24 jam terakhir, menandakan adanya optimisme pasar terhadap prospek jangka panjang proyek ini.

Pergerakan harga Biswap (BSW/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Biswap (BSW/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Analisis Lengkap BSW di Tokocrypto: Peluang di Tengah Dinamika Pasar

Peta Jalan Baru Jadi Katalis Positif

Kenaikan ini tidak lepas dari pengumuman peta jalan (roadmap) terbaru dari Biswap. Dalam pembaruan yang dibagikan melalui media sosial, Biswap mengumumkan rencana untuk meningkatkan desentralisasi protokol, memungkinkan pengguna untuk memberikan suara terhadap distribusi hadiah dan keterlibatan lebih aktif dalam tata kelola proyek.

Selain itu, proyek juga akan menghadirkan mekanisme tata kelola on-chain dan melakukan pembaruan terhadap tokenomik BSW, dua langkah yang diyakini akan memperkuat fundamental jangka panjang Biswap.

“Kami percaya bahwa masa depan DeFi adalah partisipatif dan terdesentralisasi. Langkah ini membawa Biswap lebih dekat pada visi itu,” tulis tim Biswap dalam pengumuman resminya.

Mengapa Binance Menghapus BSW?

Binance memang tidak menjelaskan alasan spesifik penghapusan Biswap, namun secara umum, platform ini melakukan evaluasi berkala terhadap token yang diperdagangkan berdasarkan sejumlah kriteria seperti:

  • Kepatuhan terhadap regulasi
  • Volume perdagangan dan likuiditas
  • Keamanan teknis
  • Aktivitas tim pengembang
  • Struktur dan distribusi token

Kemungkinan besar, BSW gagal memenuhi satu atau beberapa kriteria tersebut.

Pergerakan harga Biswap (BSW/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Biswap (BSW/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kilasan Perjalanan Biswap

Biswap diluncurkan pada tahun 2021 sebagai decentralized exchange (DEX) di atas BNB Chain. Platform ini menawarkan berbagai fitur DeFi seperti pertukaran token, yield farming, dan staking.

Namun, sejak mencapai harga puncaknya di $2,13 pada Desember 2021, nilai BSW telah turun hampir 99%. Selain tekanan pasar, Biswap juga menghadapi kritik terhadap keamanan protokolnya. Pada pertengahan 2021, firma Valix Consulting menemukan celah keamanan yang memungkinkan pencetakan token tanpa batas. Celah ini telah ditambal, tetapi reputasi proyek sempat terguncang.

Penutup: Risiko dan Peluang di Dunia Kripto

Kasus Biswap menjadi pengingat bahwa dalam dunia kripto, sentimen pasar bisa berubah dengan cepat dan tidak selalu bergantung pada fundamental jangka pendek. Meskipun delisting dari Binance biasanya menandai berakhirnya masa kejayaan sebuah proyek, dalam kasus ini, pembaruan strategis dan transparansi dari tim pengembang justru berhasil menghidupkan kembali minat komunitas.

Namun demikian, investor tetap perlu berhati-hati. Reli tajam dalam waktu singkat sering kali disertai volatilitas ekstrem dan risiko koreksi harga yang tajam.

Baca juga: Mengenal Contentos dan Biswap, Kripto Utilitas untuk Konten Digital & GameFi


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin di Sekitar $108.000: Apa Langkah Berikutnya?

Harga Bitcoin (BTC) saat ini menunjukkan perilaku konsolidasi alias sideways di sekitar angka kunci $108.000.

Menurut analisis dari NewsBTC, BTC baru saja mengalami kenaikan ringan di atas $106.500 sebelum bergegas menguji ulang area $108.150, menandai fase penantian arah selanjutnya.

Detail Pergerakan Harga & Teknis

  • Bitcoin sempat naik dari zona $104.200–$105.500 dan mencetak puncak sementara di $108.165, sebelum mulai berkonsolidasi.
  • Saat ini, BTC diperdagangkan di atas $106.000 serta melewati 100-hourly SMA, menandakan adanya support teknikal jangka pendek.
  • Pada grafik per jam, BTC menunjukkan break di bawah tren bullish dengan support di $107.300—tapi masih bertahan di atas Golden Fib (23,6% dari $98.272 ke $108.165).

Baca Juga: Harga Bitcoin Kembali ke Zona Hijau, Mengincar Level $110.000

Level Kunci yang Perlu Diwaspadai

Level Pengaruh
$107.800–$108.150 Zona resistance penting; break atas → potensi uji $110.000–112.000.
$105.800–$106.000 Support jangka pendek; breakdown → penurunan ke $103.200 atau $102.500
$105.000–$101.200 Support kuat; tembus → muncul risk-off jangka menengah

Indikator Teknikal Terkini

  • MACD (per jam): masih berada di zona bullish, namun momentum mulai melemah.
  • RSI (per jam): di bawah level 50, menunjukkan tren naik masih belum benar-benar kuat .

Perilaku Market & Strategi

  • Trader jangka pendek: dapat mengandalkan buy di $106.000–$105.800, ambil keuntungan di zona US$108.000–108.150; gunakan stop-loss di bawah US$105.800.
  • Swing trader: perhatikan konfirmasi close di atas US$108.150 dengan volume besar, target selanjutnya di antara $110.000–$112.000.
  • Investor jangka menengah: penting untuk melihat breakout/ breakdown dari kisaran saat ini; strategi buy-on-breakout atau sell-on-breakdown bisa diterapkan secara hati-hati.

Outlook Ke Depan

  • Jika BTC berhasil menembus dan bertahan di atas $108.150, ini bisa membuka jalan menuju $110.000, dan kemungkinan lebih lanjut ke $112.000 dalam jangka menengah.
  • Sebaliknya, kegagalan menjaga support di $105.800$106.000 bisa memicu koreksi lebih dalam ke kisaran $103.200–$102.500.
  • Menurut CoinEdition/Coinrank, BTC berada dalam rentang $100.000–$110.000 selama beberapa minggu terakhir—menandakan fase konsolidasi makro.

Bitcoin masih terkunci dalam kisaran $105.800$108.150, menciptakan pola sideways yang wajar menjelang momentum selanjutnya.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Breakout di atas $108.150 bisa menjadi pemicu bullish jangka menengah menuju $110.000+. Sementara itu, breakdown di bawah $106.000 berpotensi memicu koreksi ke $103.000.

Baik trader maupun investor disarankan untuk:

  • Mengawasi volume dan candle daily close di level kunci,
  • Menetapkan stop-loss dan target yang jelas,
  • Tetap responsif terhadap berita makro seperti keputusan tarif dan volatilitas pasar global.

Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dana $542,8 Juta di Futures XRP CME, Komunitas Berinvestasi

Sebuah laporan terkait kinerja futures XRP yang mengesankan diumunkan oleh CME Group dan telah menarik perhatian luas dan membangkitkan antusiasme besar di kalangan komunitas XRP.

Laporan ini, yang dibahas dalam postingan tamu oleh 36crypto di CoinMarketCap, menyoroti dampak positif dari instrumen derivatif yang terkait dengan aset digital populer, XRP.

Hal ini menandai perkembangan signifikan dalam lanskap keuangan digital, menunjukkan peningkatan minat dan aktivitas seputar futures XRP.

Faktor Pemicu

CME Group, salah satu bursa derivatif terbesar di dunia, memainkan peran krusial dalam menyediakan produk keuangan yang memungkinkan investor untuk berspekulasi atau melakukan hedging terhadap pergerakan harga aset kripto.

Kinerja positif futures XRP yang dilaporkan oleh CME tidak hanya memvalidasi posisi XRP di pasar yang lebih luas tetapi juga mencerminkan kepercayaan yang tumbuh dari investor institusional terhadap potensi aset digital ini.

Laporan semacam ini sangat penting karena seringkali berfungsi sebagai barometer sentimen pasar dan indikator adopsi institusional.

Pergerakan harga Pudgy XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Pudgy XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: XRP Ledger: Fitur Kepatuhan Ripple Dorong Adopsi Aset Dunia Nyata

Dampak Bagi Pasar

Bagi komunitas XRP, berita ini merupakan angin segar. XRP, yang dikembangkan oleh Ripple Labs, telah menghadapi berbagai tantangan regulasi dan fluktuasi pasar yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, minat yang berkelanjutan dalam produk derivatifnya seperti futures, terutama dari entitas sekelas CME Group, menunjukkan fondasi yang kuat dan prospek jangka panjang yang menjanjikan.

Ini memberikan optimisme bahwa XRP akan terus memainkan peran penting dalam ekosistem pembayaran global dan keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Peningkatan aktivitas dalam futures XRP juga dapat berdampak pada likuiditas dan stabilitas harga XRP di pasar spot.

Ketika lebih banyak institusi terlibat dalam perdagangan derivatif, ini cenderung menciptakan pasar yang lebih dalam dan efisien, mengurangi volatilitas dan menarik lebih banyak partisipasi.

Ini adalah siklus positif yang dapat mempercepat adopsi XRP sebagai jembatan untuk pembayaran lintas batas dan sebagai aset investasi.

Raup $542,8 Juta

Sejak diluncurkan pada tanggal 19 Mei lalu, kontrak berjangka XRP standar dan mikro telah mengumpulkan lebih dari $542,8 juta dalam volume perdagangan nasional,

Hal ini menjadi bukti minat institusional dan ritel yang kuat terhadap paparan teregulasi terhadap salah satu aset digital yang paling diawasi secara ketat di industri.

Pernyataan terbaru yang dipublikasikan oleh CME Group , lebih dari 24.600 kontrak telah dipertukarkan selama bulan pertama perdagangan.

Menariknya, hampir setengah dari peserta berasal dari luar Amerika Serikat, yang menegaskan kembali jangkauan global dan relevansi XRP di tengah kerangka regulasi dan teknologi yang terus berkembang.

Keputusan untuk mendaftarkan kontrak berjangka XRP muncul pada saat yang krusial, karena kejelasan regulasi seputar aset tersebut membaik menyusul serangkaian hasil hukum yang menguntungkan bagi Ripple Labs.

Dengan pendekatan yang didorong oleh utilitas dan adopsi institusional yang terus berkembang, XRP terus membedakan dirinya sebagai lebih dari sekadar token spekulatif.

Baca Juga: Harga XRP Anjlok 2,6%: Analisa, Level, dan Ekspektasi ke Depan
Secara keseluruhan, laporan kinerja futures XRP dari CME Group bukan hanya sekadar angka; itu adalah cerminan dari ekosistem kripto yang matang dan kepercayaan yang berkembang pada aset digital.

Bagi komunitas XRP dan pasar kripto secara keseluruhan, ini adalah indikator positif bahwa aset digital semakin diterima dan terintegrasi ke dalam struktur keuangan tradisional.

Dengan minat yang terus meningkat dari pemain institusional, masa depan XRP terlihat semakin cerah, mendorong inovasi dan adopsi lebih lanjut di seluruh dunia.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Reli Altcoin Memanas: Ethereum Melejit, BlackRock Serok $98 Juta ETH

Pasar altcoin tengah bersiap menghadapi potensi reli besar menjelang akhir tahun 2025, dengan Ethereum (ETH) memimpin pergerakan pasar. Harga ETH kini mendekati level teknikal penting dan diperdagangkan di dekat puncak formasi segitiga simetris yang telah terbentuk selama empat tahun terakhir.

Sentimen pasar pun semakin positif dengan masuknya investor institusional besar seperti BlackRock, yang baru saja mengakumulasi Ethereum senilai $98 juta.

Formasi Segitiga Simetris: Ethereum Siap Tembus Resistensi?

Grafik bulanan Ethereum menunjukkan pola teknikal segitiga simetris yang telah membatasi pergerakan harga ETH sejak akhir 2021. Menurut analis kripto Ash Crypto, Ethereum kini diperdagangkan mendekati level $2.440 dan bergerak menuju puncak pola tersebut, yang berada dekat resistensi kunci di kisaran $3.000.

Dilaporkan The Coin Republic, pola teknikal ini kerap menjadi sinyal awal dari pergerakan harga besar, terutama ketika volume perdagangan mulai meningkat. Ethereum sebelumnya mencetak rekor tertinggi di $4.800 pada 2021 sebelum memasuki fase konsolidasi dan akumulasi ulang. Kini, dengan lilin bulanan yang mengindikasikan tekanan beli yang meningkat, pasar bersiap menyambut potensi breakout besar.

Jika ETH berhasil menembus resistensi segitiga ini dengan volume dan momentum tinggi, analis memperkirakan potensi target harga baru yang bisa membawa ETH kembali ke level all-time high atau bahkan melampauinya.

Baca juga: Fokus Trader 2025: Web3 AI, ETH, LINK, & ARB Jadi Altcoin Pilihan

BlackRock Serok ETH, Sinyal Kuat Minat Institusional

BlackRock, raksasa manajemen aset global, dilaporkan telah membeli Ethereum senilai $98 juta. Langkah ini memperkuat tanda-tanda minat institusional terhadap altcoin utama tersebut. Sebelumnya, BlackRock telah masuk ke pasar Bitcoin melalui pengajuan ETF spot dan produk derivatif terkait.

Pembelian besar ini membuka kemungkinan bahwa Ethereum kini masuk ke dalam portofolio berbagai institusi keuangan tradisional, memberikan tambahan kepercayaan dan potensi likuiditas baru di pasar. Apalagi, pembahasan regulasi ETF Ethereum di Amerika Serikat juga semakin memperkuat potensi Ethereum sebagai aset keuangan institusional.

Pasar Altcoin Cerminkan Siklus 2019–2021, Reli Diproyeksi Akhir 2025

Menurut Ash Crypto, struktur grafik altcoin saat ini sangat mirip dengan pola pasar antara 2019 dan 2021. Kala itu, altcoin mengalami fase reli awal, koreksi besar, lalu konsolidasi panjang sebelum melonjak secara luas menjelang akhir siklus.

Siklus tersebut kini tampaknya terulang kembali. Setelah reli pertama pada 2024 dan koreksi sekitar 60%, pasar telah menyerap tekanan jual dan mulai memasuki fase akumulasi kedua. Berdasarkan model berbasis Fibonacci, Ash memperkirakan reli besar altcoin akan dimulai sekitar akhir 2025.

Analis lain seperti Atlas dan Danny Crypto juga mengamati tanda-tanda serupa. Mereka menyebutkan munculnya golden cross pada kapitalisasi pasar altcoin dan mencatat bahwa Juli menjadi bulan penting dalam siklus sebelumnya, termasuk altseason besar pada 2017 dan 2021.

Ethereum: Kompas Tren Pasar Altcoin

Ethereum secara historis telah menjadi indikator utama bagi pasar altcoin. Reli ETH pada 2017 dan 2021 terbukti menjadi pendorong bagi lonjakan harga di berbagai token lain. Dengan dominasi Ethereum dalam sektor DeFi, NFT, dan Layer-2, performa ETH seringkali menjadi acuan pergerakan pasar secara keseluruhan.

Saat ini, aktivitas on-chain menunjukkan adanya akumulasi besar oleh pemegang besar (whales), diperkuat oleh aksi beli institusi seperti BlackRock. Data ini memperkuat narasi bahwa Ethereum berperan penting dalam memulai siklus reli berikutnya.

Masuknya institusi besar seperti BlackRock dan struktur teknikal yang mengarah pada potensi breakout membuat Ethereum menjadi pusat perhatian dalam potensi altseason berikutnya. Jika pola historis terulang, maka pasar bisa saja menyaksikan lonjakan besar di akhir tahun 2025, dipimpin oleh Ethereum sebagai pemicu utama momentum altcoin.

Baca juga: Altcoin Anjlok Saat AS Serang Iran, Pasar Kripto Alami Likuidasi Besar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com