Tag Archives: altcoin

Harga SHIB Tertekan Meski Pembakaran Naik 1900%

Tingkat pembakaran token Shiba Inu (SHIB) mengalami lonjakan signifikan sebesar 1900% dalam 24 jam terakhir. Lebih dari 13,5 juta SHIB telah dihapus dari peredaran, menjadikannya salah satu lonjakan harian tertinggi dalam beberapa pekan terakhir. Meski demikian, harga SHIB justru tetap melemah, memicu kekhawatiran di kalangan investor.

Sentimen Pasar Tak Sejalan dengan Lonjakan Pembakaran

Dilaporkan The Coin Republic, Data dari Shibburn mencatat bahwa meskipun pembakaran harian meningkat drastis, pembakaran mingguan justru turun hampir 20%, dengan sekitar 552 juta SHIB dibakar dalam tujuh hari terakhir. Penurunan ini mencerminkan lemahnya momentum jangka panjang dari program pembakaran token tersebut.

Pada saat penulisan, SHIB diperdagangkan di level $0,00001135, turun lebih dari 3,90% dalam 24 jam terakhir, menurut CoinMarketCap. Kapitalisasi pasar SHIB juga turun ke $6,66 miliar, menunjukkan kehati-hatian investor terhadap prospek jangka pendek token ini.

Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Minggu, 22 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Minggu, 22 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: SHIB: Burn Rate Melonjak 1.900%, Harga Tetap Waspada

Tekanan Teknis Meningkat: Risiko Koreksi Lebih Dalam

Analisis teknikal menunjukkan SHIB masih terjebak dalam pola segitiga menurun — formasi bearish yang mencerminkan tekanan jual yang kuat. Support saat ini berada di level $0,0000111, dan jika tembus, analis memperkirakan potensi koreksi hingga 50% menuju $0,0000054.

Indeks Kekuatan Relatif (RSI) berada di bawah angka 40, menandakan dominasi tekanan jual. Sementara itu, garis Simple Moving Average (SMA) 50 hari berada jauh di atas harga saat ini di $0,0000169, menandakan perlunya dorongan besar agar harga bisa pulih.

Di sisi lain, metrik Market Value to Realized Value (MVRV) menunjukkan banyak pemegang jangka pendek saat ini mengalami kerugian, memperkuat sinyal bearish yang ada.

Grafik Harian SHIB/USDT | Sumber: TradingView.
Grafik Harian SHIB/USDT | Sumber: TradingView.

Faktor Makro dan Kelesuan Shibarium

Selain tekanan teknikal, faktor makroekonomi dan menurunnya aktivitas di jaringan Shibarium turut membebani harga SHIB. Volume perdagangan 24 jam SHIB tercatat sebesar $127 juta, namun sebagian besar mencerminkan ketidakpastian, bukan kepercayaan pasar.

Total Value Locked (TVL) di Shibarium — jaringan Layer-2 milik Shiba Inu — telah anjlok hampir 50% dari puncaknya di bulan Mei ($3,14 juta) menjadi hanya $1,89 juta. Ini menjadi tanda bahwa minat terhadap ekosistem SHIB secara keseluruhan sedang menurun.

Dampak ke Harga SHIB

Kendati lonjakan tingkat pembakaran Shiba Inu terdengar menjanjikan, dampaknya terhadap harga masih terbatas. Sentimen pasar yang negatif, tekanan teknikal, dan penurunan aktivitas on-chain menjadi kombinasi yang menahan laju SHIB.

Hingga muncul sinyal pemulihan yang lebih kuat, investor disarankan untuk berhati-hati dan menurunkan ekspektasi jangka pendek terhadap SHIB.

Baca juga: Shiba Inu: Rekor Whale dan On-Chain Meningkat, Siap Meledak?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Altcoin Anjlok Saat AS Serang Iran, Pasar Kripto Alami Likuidasi Besar

Pasar altcoin runtuh. Ethereum (ETH) tercatat turun lebih dari 5% dan diperdagangkan di bawah $2.300 untuk pertama kalinya dalam sebulan.

Dilaporkan BeInCrypto, Cardano (ADA) juga mengalami penurunan tajam hingga 6%, mendekati posisi terendah dalam tiga bulan terakhir. Tekanan paling besar terlihat pada aset kripto bertema kecerdasan buatan, seperti Fetch.ai (FET) dan VIRTUAL, yang masing-masing anjlok hampir 10%.

Menurut data dari Coinglass, total likuidasi di pasar kripto mencapai lebih dari $670 juta dalam 24 jam terakhir. Sentimen investor berubah drastis menjadi pesimis setelah Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi keterlibatan militer langsung AS dalam konflik tersebut.

Likuidasi Pasar Kripto Setelah AS Menyerang Iran. Sumber: Coinglass.
Likuidasi Pasar Kripto Setelah AS Menyerang Iran. Sumber: Coinglass.

Baca juga: 6 Altcoin Potensial yang Berpotensi Melampaui Bitcoin

Sementara itu, Bitcoin (BTC) masih bertahan di kisaran $102.500. Namun, analis memperingatkan bahwa jika eskalasi konflik terus berlanjut sepanjang akhir pekan, BTC berpotensi turun di bawah $100.000. Sebelumnya, proyeksi dari BeInCrypto menyebutkan bahwa harga BTC bisa terkoreksi hingga 10% jika AS benar-benar terlibat aktif dalam perang Iran-Israel.

Situasi Konflik Israel-Iran Memanas

Situasi kini bergantung pada respons balasan dari pihak Iran. Presiden Trump telah menegaskan bahwa segala bentuk aksi balasan dari Iran akan dibalas dengan tindakan militer lanjutan dari AS.

Dengan meningkatnya ketegangan geopolitik dan pasar yang cenderung labil, investor diingatkan untuk tetap waspada terhadap fluktuasi harga yang signifikan dalam beberapa hari mendatang.

Baca juga: Token FUN Melonjak di Tengah Lesunya Pasar Altcoin


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Token FUN Melonjak di Tengah Lesunya Pasar Altcoin

Harga token FUN mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir, di tengah kondisi pasar altcoin yang cenderung melemah. Berdasarkan data terbaru, harga FUN/USDT berada di level $0.007617 atau sekitar Rp124,81, didorong oleh kombinasi faktor teknis dan fundamental dari pengembang proyek.

Dilaporkan Tradersunion, kenaikan harga ini terjadi setelah tim FUNToken mengumumkan keberhasilan sertifikasi keamanan blockchain oleh CertiK serta dimulainya fase deflasi token, yang menandai berkurangnya pasokan token FUN secara permanen. Dalam pernyataan di platform X pada 19 Juni, tim menyatakan bahwa tidak ada lagi pencetakan token baru, menjadikan pasokan FUN bersifat tetap dan menyusut dari waktu ke waktu.

“Karena tidak ada token baru yang pernah dibuat, FUNToken sekarang sepenuhnya deflasi—dengan pasokan tetap dan menyusut yang menggerakkan ekosistem,” tulis tim pengembang.

Faktor Kenaikan FUN

Pergerakan harga FUNToken (FUN/USDT) pada Minggu, 22 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga FUNToken (FUN/USDT) pada Minggu, 22 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: FUNToken Naik 21%: Revolusi Web3 Gaming Berkat Gas Nol dan Agen AI

Faktor pendorong lainnya mencakup rencana peluncuran beberapa permainan Web3 pada paruh kedua 2025, yang mengharuskan pemain untuk memiliki token FUN untuk berpartisipasi. Selain itu, pengenalan bot AI Telegram yang memberikan penghargaan atas aktivitas pengguna juga meningkatkan keterlibatan komunitas.

Sepanjang pekan ini, harga FUN telah melonjak lebih dari 117%, menjadikannya salah satu token dengan kinerja terbaik di tengah tren pelemahan pasar kripto. Meski demikian, harga saat ini masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa sebesar $0,337 yang dicapai pada 2017.

Influencer kripto Lourdes Sanchez juga menyoroti perkembangan FUNToken. Menurutnya, transisi ke model deflasi memperkuat proposisi nilai token tersebut dan dapat menarik perhatian lebih besar dari investor dalam jangka panjang.

Baca juga: FUNToken Melonjak 33%: Siap Uji Resistensi dan Menuju $0,008?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Terus Tumbuh, Kapitalisasi Pasar Pi Network Capai $37 Miliar

Pi Network (PI) kini tumbuh besar—berada di rank 29 OpenMarketCap dengan kapitalisasi pasar mencapai $3,76 miliar, dengan harga ≈ $0,50 per PI, dan volume transaksi harian sekitar $89 juta.

Hal ini menandakan kepercayaan pasar yang meningkat menjelang peluncuran mainnet penuh.

Data Harga & Volume

  • Harga: stabil di kisaran $0,50–$0,54; kembali turun 6,8% dalam 24 jam belakangan.
  • Volume 24 jam: $89 juta—sekitar 2,4% dari total market cap; menunjukkan tingginya minat meski masih dalam status “IOU” .

Supply Token: Circulating vs Total

  • Sirkulasi saat ini: sekitar 7,49 miliar PI (≈7,5% dari 100 miliar maksimal) .
  • Total supply maksimum: 100 miliar PI.
  • Perbedaan supply inilah yang menimbulkan risiko likuiditas, ketika token baru dilepas, potensi tekanan jual bisa muncul.

Status IOU: Tantangan & Risiko

  • PI saat ini adalah token IOU—klaim atas token mainnet yang belum fully transferable atau selama listing terbatas.
  • Untung sekalipun lebih dari 1000× pernah tercapai (all-time high $2,98), kini harga hanya tersisa ~83% di bawah puncak tersebut .
  • Sentimen pasar tetap positif: komunitas Reddit menyebut “sirkulasi 7 miliar PI semakin mengokohkan scarcity” dan optimistis terhadap nilai ke depan.

Baca Juga: Pi Network di Peringkat 29 Dunia: Kapitalisasi dan Aktivitas Meningkat

Momentum & Katalis Market

  • Pi2Day (28 Juni) bakal jadi panggung utama; komunitas antusias, bahkan ada spekulasi listing di Binance setelah event .
  • Mainnet Open (20 Feb 2025) telah menjadikan PI transferable—meski masih sangat dibatasi dan sebagian besar hanya tersedia dalam bentuk IOU.
  • Download aktif: aplikasi Pi telah diunduh lebih dari 110 juta kali, dengan sekitar 110 ribu download harian—indikator kuat dukungan global.

Strategi & Level Kritis

Audiens Strategi
Trader Harian Pertimbangkan short sell pada rebound ke $0,54; stop loss di $0,48.
Swing Trader Entry di bawah $0,50; Exit di atas $0,60–$0,70 setelah Pi2Day atau mainnet news.
Investor Jangka Panjang Akumulasi bertahap di $0,45–$0,50; pantau listing dan infrastruktur Pi Network.
Risiko Utama Unlock supply besar bisa picu tekanan jual; status IOU masih menimbulkan ketidakpastian.

Baca Juga: Pi Network Bersiap ke Pi2Day: Langkah Besar di Ujung Juni

Pi Network berada di fase penting: dari token mobile mining ke ekosistem ekonomi nyata. Dengan sirkulasi saat ini $3,76 miliar, namun masih berbasis IOU dan persentase supply rendah, volatilitas sangat tinggi. Pi2Day dan listing bursa besar akan menjadi momen krusial untuk menentukan arah harga berikutnya.

Trader dan investor disarankan untuk memasuki posisi secara terukur, menyusun exit strategy yang jelas, dan memantau perkembangan supply mainnet serta volume transfer on-chain.

Ini adalah kesempatan sekaligus tantangan: potensi ledakan nilai ada, tapi risiko likuiditas tetap perlu diwaspadai.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

SHIB: Burn Rate Melonjak 1.900%, Harga Tetap Waspada

Dalam 24 jam terakhir, burn rate Shiba Inu (SHIB) melonjak lebih dari 1.900%, dengan lebih dari 13,5 juta token SHIB dihapus dari peredaran.

Namun meski suplai terbatas, harga SHIB justru melemah, memperlihatkan adanya tekanan bearish yang masih kuat.

Burn Besar, Tapi Harga Malah Tertekan

  • Aksi burn ini termasuk salah satu yang tertinggi dalam beberapa minggu terakhir.
  • Namun dari aspek mingguan terlihat penurunan volume burn sekitar 20%, hanya sekitar 552 juta token dalam tujuh hari, menandakan momentum jangka panjang yang melemah.
  • Dampaknya pun terbatas—harga SHIB turun sekitar 3,9% dalam 24 jam, menyentuh $0,00001135, dengan kapitalisasi pasar turun ke $6,66 miliar.
Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Minggu, 22 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Minggu, 22 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Struktur Teknis: Triangle Turun & Support di Ujung Keropos

Analisis chart harian mengungkap formasi descending triangle, pola bearish yang sering mempertegas penurunan:

  • Garis support berada di $0,0000111. Jika ini tembus, potensi penurunan bisa mencapai 50%, menuju $0,0000054.
  • Indikator RSI berada di bawah 40, menandakan tekanan jual masih dominan.
  • Garis SMA 50-hari berada jauh di atas pada level $0,0000169, menandakan tren teknikal yang masih negatif.
  • Indikator MVRV memunculkan sinyal death cross, yang memperlihatkan banyak pemegang jangka pendek kini berada di posisi merugi.

Faktor Makro: Tekanan Ekosistem & TVL Shibarium Turun Tajam

  • Tren negatif meme coin secara umum memberikan tekanan signifikan pada SHIB.
  • Aktivitas di Shibarium, layer-2 SHIB, menurun drastis, dengan Total Value Locked (TVL) turun hampir 50%, dari $3,14 juta ke $1,89 juta, menandakan penurunan minat pengguna.

Burn Rate Hebat, Namun Dampak Bullish Belum Terasa

  • Lonjakan burn rate hari ini membuat berita, namun perubahan fundamental yang ditunggu seperti rebound harga atau peningkatan volume perdagangan belum muncul.
  • Laporan dari Binance Square menunjukkan burn hingga 12 juta token (naik 7.200%) namun harga tetap tertahan dalam pola bearish serupa.

Level & Strategi untuk Pelaku Pasar

Level Krusial Strategi
Support $0,0000111 Jika tembus → short untuk target $0,0000054.
Resistance $0,000012–$0,000013 Breakout diperlukan untuk sinyal bullish.
Stop-loss Pasang di bawah $0,000011 untuk hedge posisi.
Pantau on-chain Data volume, TVL Shibarium, dan sentimen pasar meme coin.

Dengan kondisi ini, trader perlu melindungi posisi dengan stop-loss dan bersiap menghadapi kemungkinan breakdown support kritis.

Sementara investor, mungkin lebih bijak menunggu konfirmasi rebound dan tanda-tanda valid dari akumulasi jangka panjang sebelum menambah posisi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP: Aktivitas On-Chain Anjlok 80%, Bearish atau Rebound?

Data Glassnode terbaru mengungkap penurunan drastis sekitar 80% dalam jumlah dompet baru pada XRP Ledger sejak Januari 2025.

Dari semula hampir 30.000 alamat baru per hari di puncak rally akhir 2024, kini tinggal hanya 2.000–5.000 alamat baru serta harian aktif (DAA) menyusut dari 577.000 ke 34.000.

Reaksi pertama muncul dari analis Coin Bureau, yang mencatat bahwa penurunan aktivitas on‑chain ini mengindikasikan momentum bearish. Volume transaksi dan minat investor surut seiring harga XRP yang kini stabil di kisaran $2,10–$2,20.

Tanpa aliran pengguna baru yang signifikan, mereka menilai, reli menuju $3 sulit direalisasikan dalam jangka pendek.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 22 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 22 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: XRP Siap Melejit? Indikator Teknis Tunjukkan Potensi Penembusan Besar

Sudut Pandang Optimis: Koreksi Sehat Bukan Kiamat

Di sisi lain, analis Moon Lambo dari Twitter menyatakan bahwa penurunan aktivitas bukanlah tanda runtuhnya fundamental XRP, melainkan koreksi alami setelah lonjakan di Q4 2024 yang dipicu oleh faktor makro, seperti euforia pasca pemilu AS.

Menurutnya, setelah gelembung hype meledak, penggunaan on‑chain akan kembali ke level stabil mirip pasar tradisional.

Data Google Trends menunjukkan tren serupa di Bitcoin, menunjukkan kesunyian pasar yang luas, bukan spesifik XRP.

Data On‑Chain & Teknis: Kombinasi Alarm dan Harapan

Cointelegraph menambahkan data mendukung kekhawatiran:

  • Open interest (OI) pasar derivatif XRP merosot 30% dalam 1 bulan, tanda investor sedang keluar dari posisi leverage.
  • Harga XRP kini terjebak di zona konsolidasi $2,05–$2,33, belum bisa menembus resistance di sekitar $2,25–$2,40, yang juga didominasi oleh Simple Moving Averages (SMA) penting.

Cointelegraph bahkan memperingatkan pola bearish seperti descending triangle, yang jika support di $2,00 pecah, bisa mendorong harga turun hingga $1,20 (penurunan ~45%).

Proyeksi Harga di Tengah Kebuntuan

Berdasarkan kondisi teknikal dan on‑chain saat ini, skenario untuk beberapa minggu ke depan adalah:

  • Bearish: Breakdown di bawah $2,05 → target turun di $1,86 → $1,20.
  • Netral: Konsolidasi di antara US$2,00–2,15 jika tidak ada katalis baru.
  • Bullish: Jika rebound ke atas US$2,10–2,11 dengan volume, potensi kenaikan ke $2,30 (+11%) terbuka.

Strategi & Rekomendasi

Jenis Trader Rekomendasi
Trader Jangka Pendek Masuk long di $2,05–$2,10 saat ada konfirmasi rebound dan volume. Siapkan stop-loss di bawah $2,00.
Trader Swing Tunggu penembusan di atas $2,30 sebagai trigger bullish; atau short jika support $2,00 pecah.
Investor Jangka Menengah Pantau perkembangan aktivitas on‑chain dan regulasi (ETF/kerja sama Ripple). Masih ada potensi rebound setelah konsolidasi.

Baca Juga: Penuh Ketidakpastian, ETF Spot XRP Molor Hingga Agustus?

Penurunan 80% dalam aktivitas dompet baru dan pengurangan open interest menunjukkan tekanan bearish yang nyata pada XRP saat ini.

Namun, ada juga perspektif optimis yang melihat fase ini sebagai koreksi alami—ekosistem yang lebih stabil setelah euforia.

Sebelum XRP membidik kenaikan baru ke $3, ada beberapa hambatan teknikal dan fundamental yang harus diatasi.

Trader dan investor harus bijak mengelola risiko, menggunakan level harga krusial sebagai panduan, dan memantau indikator on‑chain & volume untuk deteksi lebih awal sinyal recovery atau penurunan lebih lanjut.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Dogecoin Turun 30%: Meniru Pola 2021, Sinyal Deja Vu?

Harga Dogecoin (DOGE) telah mengalami koreksi tajam sebesar −30% dari puncaknya sebulan lalu, membuat banyak investor bertanya-tanya: apakah ini sinyal ‘reset’ sehat sebelum lonjakan besar berikutnya?

Menurut laporan AMBCrypto pada Minggu (22/6), grafik saat ini sangat mirip dengan fase konsolidasi yang terjadi sebelum reli spektakuler di tahun 2017 dan 2021.

Korelasi dengan 2017 & 2021: Konsolidasi Panjang, Rally Eksplosif

  • Pada siklus 2016–17, DOGE berada dalam konsolidasi selama lebih dari setahun sebelum rally +5.000%.
  • Siklus 2020–21 mencatat rally fantasis +21.000% setelah periode sideways panjang.
  • Saat ini, DOGE mengalami struktur serupa: turun 30% dari puncak, menyisakan momentum tersembunyi bagi akumulasi, menurut analis AMBCrypto.

Baca Juga: Shiba Inu, Dogecoin dan XRP: Level Penting Sinyal Harga Masif

Deleveraging: OI Turun & Support Kuat

  • Open interest di pasar derivatif merosot dari $3 miliar ke $1.74 miliar—indikasi pelepasan posisi leverage besar setelah harga turun dari level $0,20.
  • Penurunan supply di exchange (30-day exchange supply change negatif sejak awal Juni) menunjukkan adanya outflow DOGE, tanda akumulasi oleh whale dan investor jangka panjang.
  • Aktivitas dompet aktif (active addresses) kembali meningkat ke 118.000 pengguna, naik dari di bawah 80.000 pertengahan Juni—menunjukkan adanya minat on-chain yang pulih.

Koreksi atau Kesempatan?

  • Penurunan 30% bulanan ini bisa dikatakan sebagai healthy reset—membantu menghilangkan posisi leverage berlebihan dan menyediakan dasar akumulasi baru.
  • Volume yang turun selama koreksi menunjukkan momentum bearish melemah—potensi rebound akan lebih terlihat jika terjadi re-entry spot demand di sekitar level $0,15–$0,16.
  • Kondisi ini mirip dengan fase konsolidasi sebelumnya sebelum rally eksplosif.

Level Kunci yang Harus Dipantau

Level Signifikansi
Support di $0,15–$0,16 Zona akumulasi strategis; jika gagal, koreksi bisa meluas.
Resistance di $0,20 Level yang harus ditembus kembali untuk menaikkan sentimen.
OI & Exchange Outflows Penurunan leverage & pengurangan supply bisa jadi katalis rebound.
Alamat aktif On‑chain Lonjakan aktivitas harian bisa mengonfirmasi fasa pemulihan.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 22 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 22 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Momentum Jangka Menengah: Siaga!

  • Jika struktur saat ini benar merupakan konsolidasi historis, rebound besar bisa terjadi dalam beberapa pekan hingga bulan mendatang, terutama bila DOGE kembali memasuki range $0,18–$0,20.
  • Investor harus siaga: rebound di atas US$0,20 bisa membuka jalur menuju rally minor atau bahkan ‘mini-bull’ seperti sebelumnya.

Baca Juga: Harga Dogecoin Masuki Zona Alarm, Akankah Terjadi Pergerakan Besar?

Penurunan harga Dogecoin sebesar 30% saat ini cocok dengan pola konsolidasi serius yang terlihat sebelum reli masif di dua siklus sebelumnya (2017 & 2021).

Penurunan OI, outflow dari exchange, dan peningkatan aktivitas on-chain menunjukkan bahwa fase ini lebih menyerupai akumulasi strategis—menyiapkan dasar untuk potensi rally besar selanjutnya.

Bagi trader, area $0,15–$0,16 menjadi zona penting untuk entry dan memantau sinyal volume serta OI. Bagi investor jangka panjang, ini bisa menjadi peluang akumulasi dengan manajemen risiko matang. Namun ingat, pasar kripto tetap volatile—strategi exit dan stop-loss sangat diperlukan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Solaxy Siap Luncurkan SOLX Setelah Presale Ungguli $55 Juta

Solaxy, blockchain Layer‑2 pertama di atas Solana, bersiap meluncurkan token SOLX pada 23 Juni setelah mengumpulkan dana lebih dari $55 juta dari investor melalui presale.

Hal ini menjadikannya salah satu penggalangan dana terbesar di ekosistem Solana.

Presale & Harga Listing Awal

  • Presale SOLX dihargai $0,001766 per token, dan akan ditutup segera sebelum launch. Dana tersebut mencakup lebih dari $53–$55 juta, dengan gelombang terakhir fundraising memasuki 48 jam terakhir.
  • Penjualan ini terjadi setelah tim memperpanjang presale karena permintaan tinggi, dan staking presale memberikan yield 86% APY.
  • Para investor dapat mengklaim token mulai 23 Juni dan staking reward tersedia sejak 30 Juni, dengan mainnet siap diluncurkan pada 7 Juli.

Baca Juga: Harga Solana Merosot Tajam Hingga 24%, Apa yang Terjadi?

Teknologi & Keunggulan Solaxy

Solaxy adalah Layer‑2 rollup ZK yang dirancang untuk menyelesaikan masalah kemacetan pada jaringan Solana:

  • Menargetkan 10.000 transaksi per detik (TPS) melalui batching transaksi off-chain dan mempercepat konfirmasi on-chain.
  • Telah menyelesaikan testnet explorer, dan integrasi bridge Hyperlane untuk lintas jaringan antara Solana–Solaxy–Ethereum.
  • Pengembang juga membangun DEX, block explorer, wallet support, serta Igniter, platform launchpad yang memungkinkan pengguna meluncurkan token tanpa coding.

Burning & Tokenomics: Kurangi Supply dan Tambahkan Scarcity

  • Sebanyak 20 miliar hingga 55 miliar token SOLX telah dibakar, menghilangkan sekitar 25–40% supply, meningkatkan kelangkaan saat listing awal.
  • Smart contract telah diaudit oleh Coinsult, tanpa fungsi mint tambahan, blacklist, atau pajak transaksi—meningkatkan kepercayaan investor awal.

Potensi Harga: Target 10–50×?

  • Crypto analis seperti Borch Crypto menyebut SOLX sebagai “best Solana Layer‑2 play”, dan analisis dari CoinCentral dan Shillerer menduga potensi 10–50× kenaikan dalam beberapa bulan pertama.
  • ICOBench memperkirakan harga bisa tembus $0,031, naik ~1.655% dari harga presale.
  • Meski begitu, ada risiko “post-listing crash” seperti yang terlihat pada proyek lain setelah listing—jadi manajemen risiko tetap penting .
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 22 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 22 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Strategi dan Risiko Bagi Investor

Strategi Rekomendasi
Investor Presale Masuk di harga $0,0017–$0,0018, stake segera untuk yield 86%, target listing pertama $0,01–$0,03.
Trader Harian Pantau breakout pasca-listing; exit sebagian saat tembus target tahap awal (~$0,01–$0,02).
Risk Management Siapkan stop-loss jika harga gagal rebound; pelajari volumefut invest institutional.

Outlook Solaxy & Ekosistem Solana

  • Rencana peluncuran mainnet 7 Juli dilihat sebagai momentum penting dan dapat meningkatkan visibilitas proyek.
  • Token SOLX menjadi alat utilitas utama untuk membayar biaya transaksi di jaringan Layer‑2 Solaxy, menambah potensi adopsi.
  • Keberhasilan proyek bisa menarik investor lebih luas ke ekosistem Solana, terutama menjelang potensi peluncuran Spot SOL ETF pada akhir 2025.

Baca Juga: Gradient Network Dapatkan US$10 Juta untuk AI di Solana

Solaxy mengukir sejarah sebagai presale terbesar di Solana ($55 juta+), dan peluncuran SOLX 23 Juni menjadi momen strategis.

Dengan teknologi Layer‑2 ZK-rollup, kemitraan cross-chain, dan token burning besar, Solaxy menghadirkan solusi untuk masalah kemacetan Solana.

Potensi harga SOLX mencapai 10–50× dari harga presale sangat terlihat, namun risiko crash pasca-listing tetap ada.

Investor dan trader bisa memanfaatkan peluang ini dengan strategi presale dan exit yang jelas, sambil memantau perkembangan mainnet pada 7 Juli. Solaxy bisa menjadi the next big thing di ekosistem Solana—tapi kehati-hatian dan manajemen risiko tetap krusial.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Volume Trading BTC, Bisa Deteksi Breakout dan Fakeout?

Ternyata volume trading punya korelasi dengan pergerakan harga seperti breakout dan fakeout lho! Hal ini salah satunya terjadi karena volume perdagangan dapat mencerminkan seberapa besar partisipasi pasar di balik pergerakan harga.

Penasaran bagaimana cara menggunakan volume untuk mendeteksi pergerakan tersebut? Yuk simak pembahasan dan contoh lengkapnya dalam artikel ini!

Apa itu Breakout dan Fakeout?

Breakout adalah istilah yang digunakan saat harga suatu aset mampu menembus level resistance, dan berpotensi untuk mengalami kenaikan yang berkelanjutan. 

Di sisi lain…

Fakeout merupakan istilah yang digunakan saat harga suatu aset terlihat akan menembus level resistance, namun kenaikannya tidak berkelanjutan dan berbalik arah kembali ke range level sebelumnya.

Apa Hubungan Volume Trading dengan Breakout dan Fakeout?

Volume trading bisa menjadi salah satu indikator untuk melihat apakah pergerakan harga saat suatu aset yang akan menembus level resistance, didukung oleh partisipasi pembeli atau penjual yang lebih kuat.

Contohnya seperti ini:

Breakout + volume tinggi → bisa jadi pertanda breakout karena didorong oleh partisipasi pasar, kemungkinan harga lanjut ke arah breakout jika volume beli mendominasi.

Breakout + volume kecil → bisa jadi pertanda fakeout, karena pasar belum yakin dengan pergerakan tersebut.

Perlu diingat, meskipun volume trading ini bisa jadi indikator yang bisa mendukung kamu dalam menganalisa pergerakan harga, volume harus tetap dilihat bersama konteks lain seperti struktur pasar, price action, dan sentimen secara keseluruhan ya!

Baca juga: Cara Membaca Volume Trading untuk Pemula

Studi Kasus Volume Trading dan Breakout Bitcoin (BTC)

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, biasanya suatu aset yang ingin terlepas dari level resistensi membutuhkan dukungan volume pembelian yang lebih tinggi daripada penjualan. Contoh kasusnya bisa kamu lihat pada grafik harga Bitcoin di bawah ini.

Contoh analisa volume trading dan breakout Bitcoin (BTC) di time frame 1 hari.
Contoh analisa volume trading dan breakout Bitcoin (BTC) di time frame 1 hari.

Terlihat Bitcoin mengalami sideways yang cukup panjang sebelum akhirnya bisa menembus level resistance. Breakout sendiri bisa terjadi disaat volume trading harian melonjak tinggi dari volume trading harian biasanya— yakni lebih dari 2x lipat.

Volume ini menunjukan minat beli pasar yang mendukung pergerakan harga, sehingga setelahnya Bitcoin bisa menembus level resistance setelah bounce dari garis 6-SMA (Simple Moving Averages).

Baca juga: 4 Indikator Swing Trading Terbaik dan Mudah Digunakan Pemula

Studi Kasus Volume Trading dan Fakeout Bitcoin (BTC)

Fakeout atau sering juga disebut false breakout biasanya terjadi karena kurangnya minat pasar di level harga tertentu. Misalnya, pada grafik harga Bitcoin di bawah ini.

Contoh analisa volume trading dan fakout Bitcoin (BTC) di time frame 1 jam.
Contoh analisa volume trading dan fakout Bitcoin (BTC) di time frame 1 jam.

Grafik harga di atas merupakan pergerakan harga Bitcoin pada time frame kecil, 1 jam. Terlihat bagaimana harga Bitcoin mengalami kesulitan menembus level resistance (ditandai dengan warna oranye), karena tidak di dukung oleh partisipasi pasar—volume trading kecil, bahkan jika dibandingkan dengan volume saat pantulan harga dari level support.

Terjadi juga divergensi yang ditunjukan oleh indikator OBV (On-Balance Volume) dimana, harga terlihat naik, namun OBV menunjukan penurunan.

Breakout dari revel resistance, baru bisa terjadi setelah fakeout dan pola harga membentuk double bottom dengan dukungan kenaikan volume trading yang lebih dari 2x rata-rata trading volume pada timeframe tersebut.

Baca juga: Cara Menggunakan Sinyal Trading di Aplikasi Tokocrypto dengan Limit, Stop-Limit, OCO, dan Beli/Jual

Terlanjur membeli saat pergerakan harga menunjukkan fakeout? Gunakan stop-loss untuk menghindari kerugian lebih dalam— caranya, kamu bisa pakai fitur OCO atau Stop-Limit yang ada di aplikasi Tokocrypto. Cobain fiturnya 👉 di sini.

Tips Analisa Volume Trading

  • Gunakan Indikator Tambahan: Gabungkan analisa volume seperti batang volume trading, OBV, A/D Line atau VMA, dengan indikator lain seperti RSI, MACD, atau moving averages.
  • Amati Level Support dan Resistance: Pergerakan harga biasanya tidak hanya ditentukan oleh trading volume, namun juga level harga historis seperti support dan resistance.
  • Pantau Sentimen Pasar: Pastikan breakout didukung sentimen pasar dan bukan karena rumor atau berita tidak jelas. Pantau terus rumor terbaru dengan gabung komunitas Tokocrypto 👉 https://t.me/TokocryptoOfficial

Baca juga: Kapan Volume Trading Bisa Jadi Sinyal Beli Agar Trading Lebih Akurat?

Jadi Apakah Analisa Volume Trading Bisa Deteksi Breakout dan Fakeout?

Yap, analisa volume memang bisa membantu kamu untuk membedakan breakout dan fakeout, tapi bukan berarti bisa kamu gunakan untuk mengambil keputusan beli/jual sepenuhnya.

Selalu lakukan Do Your Own Research sebelum melakukan investasi, trading atau aktivitas jual beli kripto ya!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pi Network di Peringkat 29 Dunia: Kapitalisasi dan Aktivitas Meningkat

Pi Network tiba-tiba menjadi sorotan global setelah naik ke peringkat 29 di CoinMarketCap.

Pencapaian ini tidak terlepas dari kapitalisasi pasar sebesar $4,03 miliar dan harga per PI yang mencapai $0,5378.

Hal ini sekaligus menandai langkah seriusnya menuju adopsi massal.

Statistik Penting

  • Harga PI: US$0,5378 (+–1% dalam 24 jam terakhir), dengan volume perdagangan harian mencapai $72,8 juta .
  • Supply yang beredar: 7,49 miliar PI dari total maksimum 100 miliar.
  • Terdaftar sebagai token IOU—mirip Pi “IOU” di beberapa platform, namun harga pasar sudah menunjukkan antisipasi mainnet penuh.

Baca Juga: Pi Network Bersiap ke Pi2Day: Langkah Besar di Ujung Juni

Volume Global & Popularitas

  • Di CoinGecko, IOU PI diperdagangkan di beberapa exchange: Hotcoin, Pionex, WEEX dengan volume total sekitar $1,49 juta/hari.

Suara Komunitas: Optimisme & Tantangan Supply

Percakapan di Reddit menyoroti keyakinan komunitas terhadap “kejar market cap”:

“Pi Network sudah memiliki kapitalisasi pasar 10 miliar… Daftar Binance sudah dekat, hari Pi akan segera tiba. Kencangkan Pionir,” cuit salah satu akun Reddit.

Meski begitu, ada diskusi mengenai rasio supply: meski totalnya 100 miliar, supply yang baru beredar hanya sebagian—diperkirakan sekitar 7 miliar .

Analisis Teknis & Risiko

  1. Volatilitas IOU
    Status sebagai IOU dan belum masuk bursa besar berarti risiko likuiditas masih tinggi .
  2. Potensi katalis listing
    Banyak pengguna berharap listing di Binance, Coinbase, atau besar lain setelah Pi2Day (28 Juni). Ini bisa memacu volume dan harga lebih lanjut.
  3. Perhatian terhadap circulating supply
    Pengguna mengingatkan: “supply yang dikunci tetap dianggap bagian dari circulating supply,” yang bisa menekan harga saat dirilis di pasar oleh vesting atau unstake.

Strategi & Prospek

Fokus Strategi
Trader Manfaatkan breakout aktivitas ke atas $0,55–0,60; pasang stop-loss di kisaran $0,48–0,50.
Investor jangka menengah Pantau listing dan pengumuman mainnet setelah Pi2Day. Akumulasi di bawah $0,53 bisa menjadi entry strategis.
Perhatikan supply unlock Token vesting atau supply baru yang diluncurkan bisa menyebabkan tekanan jual, jadi jangan terburu masuk saat volume naik mendadak.

Baca Juga: Update Pi Network Dinilai Membosankan, Harga Terancam Turun di Bawah $0,50?

Pi Network kini menunjukkan performa luar biasa: peringkat 29 dunia, kapitalisasi 4 miliar, dan harga stabil di kisaran $0,53–0,54.

Namun tetap memiliki elemen spekulatif tinggi yang berstatus IOU, supply besar mendatang, dan sensitif terhadap katalis listing. Pi2Day menjadi momen krusial yang bisa menjadi pemicu reli berikutnya.

Bagi trader dan investor, kesempatan ini menjanjikan—jika diimbangi strategi manajemen risiko dan pemantauan dekat terhadap supply on-chain dan pengumuman resmi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com