Tag Archives: altcoin

Tingkatkan Efisiensi Solana Lewat Staking Cerdas

Solayer adalah proyek yang dibangun di atas blockchain Solana, bertujuan untuk membuat jaringan ini lebih cepat, efisien, dan mudah digunakan. Solayer memanfaatkan dua konsep utama: staking likuid dan staking ulang, agar aset yang kamu staking tetap bisa digunakan dan tetap menghasilkan reward.

Alih-alih hanya menyimpan token SOL dan menunggu reward, Solayer memungkinkan kamu untuk tetap menggunakannya di berbagai aplikasi sambil tetap membantu menjaga keamanan jaringan Solana.

Cara Kerja Solayer Secara Sederhana

Solayer punya sistem canggih yang terdiri dari beberapa bagian, tapi intinya adalah membuat staking menjadi lebih fleksibel dan menguntungkan.

  1. Staking Ulang + Lapisan 2 (Layer 2)
    Solayer berfungsi sebagai Layer 2 di atas Solana. Ia mengambil sebagian beban dari blockchain utama agar prosesnya lebih ringan dan cepat. Token SOL yang di-staking akan dikelola ulang ke berbagai tempat untuk hasil optimal.
  2. Manajer Pool Staking Ulang
    Ini semacam “mesin utama” Solayer. Ia menerima token SOL dari pengguna, lalu mengeluarkan token baru bernama sSOL sebagai bukti staking. Setelah itu, token SOL tadi didistribusikan ke berbagai peluang staking agar menghasilkan reward.
  3. sSOL – Token Staking Likuid
    sSOL adalah token yang mewakili SOL kamu yang sedang di-staking. Bedanya, sSOL bisa langsung kamu gunakan di ekosistem Solana tanpa harus menunggu proses unstaking. Jadi kamu bisa staking, tapi tetap punya likuiditas.
  4. Manajer Delegasi
    Setelah SOL masuk ke sistem, manajer ini yang mengatur ke validator mana token akan didelegasikan. Ini memastikan staking dilakukan secara efisien dan aman.
  5. Unit Akuntansi Reward
    Bagian ini bertugas menghitung reward dari staking dan membagikannya secara adil ke semua pemilik sSOL.
  6. Oracle – Feed Harga
    Oracle berfungsi memastikan nilai sSOL selalu mencerminkan nilai SOL yang di-staking beserta reward-nya, agar tetap stabil.

Contoh Praktis:

  1. Kamu staking SOL melalui Solayer.
  2. Kamu dapat sSOL sebagai bukti staking.
  3. Solayer otomatis menyebarkan SOL kamu ke peluang staking terbaik.
  4. Reward dihitung dan diberikan ke kamu sesuai jumlah sSOL yang kamu punya.
  5. Nilai sSOL terus disesuaikan berdasarkan harga pasar SOL dan reward yang masuk.

Token dalam Ekosistem Solayer

Solayer menggunakan beberapa jenis token dengan fungsi berbeda:

  • SOL: Token utama dari Solana, digunakan untuk staking dan transaksi.
  • LAYER: Token utilitas utama Solayer, digunakan untuk staking, tata kelola, dan insentif.
  • sSOL: Token likuid yang mewakili SOL yang di-staking.
  • AVS: Token dari DApp di ekosistem Solayer, digunakan untuk mendapatkan peluang ekstra seperti reward dan MEV (Maximum Extractable Value).
  • sUSD: Stablecoin berbasis dolar AS, digunakan untuk transaksi dan likuiditas.

Airdrop LAYER dari Binance

Binance memilih Solayer (LAYER) sebagai proyek kedelapan dalam program Airdrop HODLer. Pengguna BNB yang berlangganan produk Simple Earn selama periode tertentu bisa mendapatkan LAYER gratis sebagai reward. Total ada 30 juta token LAYER (3% dari total suplai) yang dibagikan.

Setelah airdrop, LAYER resmi diperdagangkan di Binance dengan pasangan BTC, USDT, USDC, BNB, FDUSD, dan TRY, dan diberi label Seed Tag untuk proyek baru yang menjanjikan.

Solayer membawa pendekatan baru dalam dunia blockchain Solana: staking yang tidak mengunci aset, dan distribusi ulang staking yang lebih efisien. Dengan kombinasi staking likuid, token utilitas, dan ekosistem terintegrasi, Solayer berupaya menjadikan Solana lebih cepat, fleksibel, dan menarik bagi pengguna DeFi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

Sumber: Binance Academy



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga VIRTUAL Turun Usai Naik 330%, Investor Diminta Waspadai

Aset kripto Virtuals Protocol (VIRTUAL) mengalami koreksi harga setelah mencatat lonjakan signifikan lebih dari 330% sejak awal April 2025. Saat ini, harga VIRTUAL tercatat di level 1,9585 USDT atau sekitar Rp32.148,60, turun dari titik tertingginya sebesar 2,21 USDT yang dicapai beberapa hari lalu.

Menurut analisis teknikal, VIRTUAL ditolak pada area resistensi penting di $2,20, yang menjadi hambatan sebelum potensi pencapaian harga tertinggi sepanjang masa. Penolakan ini disertai dengan terbentuknya kandil bearish dan divergensi negatif pada indikator RSI serta MACD, yang mengindikasikan potensi koreksi jangka pendek.

Analisa VIRTUAL

Pergerakan harga Virtual Protocol (VIRTUAL/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Virtual Protocol (VIRTUAL/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: VIRTUAL Melonjak 148,74%: Menjadi Bintang Baru Dunia Virtual dan AI

Dilaporkan CCN, volume perdagangan dalam 24 jam terakhir tercatat mencapai 30 juta VIRTUAL, menunjukkan aktivitas pasar yang tinggi meski tekanan jual mulai muncul.

Secara teknikal, analisis kerangka waktu enam jam menunjukkan bahwa reli lima gelombang telah selesai dan saat ini memasuki fase korektif gelombang ABC. Jika skenario ini berlanjut, VIRTUAL diperkirakan akan menguji level dukungan di $1,53 dan $1,32. Kedua level tersebut juga merupakan titik Fibonacci dan area support horizontal yang dinilai krusial.

Penurunan harga di bawah level tersebut dapat membahayakan struktur tren naik yang telah terbentuk sejak awal April dan membuka kemungkinan menuju titik terendah baru.

Investor dan pelaku pasar disarankan untuk mencermati pergerakan harga di kisaran dukungan tersebut guna mengantisipasi potensi pembalikan arah atau kelanjutan tren bearish dalam waktu dekat.

Baca juga: VIRTUAL Anjlok Hampir 14% dalam Sehari: Pertanda Akhir dari Hype?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga AAVE Melonjak 22% dalam Sehari, Sentuh Level Tertinggi Baru

Harga AAVE mengalami lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir, naik sebesar 22,52% dan diperdagangkan di kisaran US$266,87 atau sekitar Rp4,38 juta. Ini merupakan level tertinggi sejak Februari lalu, didorong oleh sentimen positif dari ekosistem Aave.

Dilaporkan CCN, peningkatan harga ini terjadi setelah tim pengembang Aave mengumumkan penerapan Aave V3 di jaringan blockchain Aptos pada 19 Mei. Langkah ini menandai ekspansi penting dalam pinjaman kripto lintas rantai (cross-chain lending), yang dinilai sebagai katalis kuat bagi pertumbuhan DeFi (Keuangan Terdesentralisasi).

Selain itu, Total Value Locked (TVL) Aave tercatat mencapai titik tertinggi sepanjang masa, menembus angka US$24 miliar. Peningkatan ini mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap layanan DeFi yang ditawarkan Aave.

Analisis AAVE

Pergerakan harga Aave (AAVE/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Aave (AAVE/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Apa Itu Aave (AAVE)?

Volume perdagangan AAVE dalam 24 jam terakhir mencapai 440.956,20 AAVE, dengan volume setara USDT sebesar US$110 juta. Harga tertinggi harian tercatat di US$270,43, sementara level terendah berada di US$216,78.

Secara teknikal, AAVE tengah membentuk tren naik jangka panjang, dengan indikator RSI dan MACD menunjukkan sinyal bullish. Harga juga diperkirakan sedang dalam gelombang kelima dari siklus kenaikan, yang bisa mendorong AAVE menuju target berikutnya di kisaran US$335 hingga US$340.

Dengan tren ini, AAVE menjadi salah satu aset kripto dengan performa terbaik bulan ini, mencatat kenaikan lebih dari 130% sejak awal April.

Baca juga: Aave Perkenalkan Pembaruan Aavenomics, Apa yang Baru?

Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Melemah di Tengah Konsolidasi Pasar, Tekanan Jual Meningkat

Dogecoin (DOGE) mencatatkan pelemahan signifikan di tengah kondisi pasar kripto yang mengalami konsolidasi. Berdasarkan data perdagangan terbaru, harga DOGE turun 3,62% menjadi Rp 0,2247, menjadikannya salah satu altcoin dengan kinerja terlemah dalam 24 jam terakhir.

Sementara Bitcoin dan Ethereum sempat mencatatkan penguatan moderat masing-masing sebesar 0,3% dan 1%, Dogecoin bersama XRP dan Shiba Inu mengalami tekanan jual yang cukup besar. Penurunan harga ini terjadi di tengah aksi ambil untung investor usai lonjakan harga yang dipicu oleh meningkatnya minat institusional terhadap aset kripto utama.

Volume Besar DOGE

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Hadapi Tantangan: Data On-Chain Ungkap Level Resistensi

Menurut Benzinga, volume transaksi besar Dogecoin dilaporkan mengalami peningkatan sebesar 8,6%, namun jumlah alamat aktif harian justru menurun tajam sebesar 20,2%, menurut data dari IntoTheBlock. Jumlah transaksi besar senilai lebih dari $100.000 juga turun dari 8.146 menjadi 7.945 dalam satu hari terakhir, menandakan potensi penurunan minat dari investor besar.

Secara teknikal, analis pasar mencatat bahwa tekanan pada Dogecoin diperburuk oleh pergerakan Bitcoin yang tertahan di level resistensi kritis $105.000. Jika Bitcoin gagal menembus level tersebut, pasar kripto secara umum—termasuk Dogecoin—berisiko mengalami koreksi lebih lanjut.

Meski begitu, beberapa analis melihat potensi altcoin untuk rebound dalam waktu dekat jika fase konsolidasi Bitcoin berakhir dan momentum kembali ke aset berkapitalisasi menengah seperti DOGE.

Dogecoin sendiri masih menjadi salah satu altcoin dengan basis komunitas yang kuat, namun saat ini tampak kesulitan menjaga momentumnya di tengah sentimen pasar yang belum stabil.

Baca juga: Turun 5 Hari Beruntun, Harga Dogecoin Anjlok ke Level $0,22


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Anjlok, Pi Network Diterpa Tuduhan Pump-and-Dump

Pi Network tengah menghadapi masa sulit dengan harga token yang terus menurun di tengah tuduhan skema pump-and-dump dan pergerakan mencurigakan antar dompet yang dikendalikan oleh pihak pengembang.

Meskipun dihadapkan pada sentimen negatif, Tim Inti Pi secara mengejutkan mengumumkan pembukaan lowongan kerja baru, yang justru memicu kebingungan dan kekhawatiran di kalangan komunitas.

Harga Merosot di Tengah Peluncuran Dana Ekosistem

Dilaporkan Coinpedia, token Pi sempat mencatatkan lonjakan harga ke level $1,6796 pada 8 Mei 2025, namun tren tersebut tidak bertahan lama. Saat ini, harga token telah turun drastis dan diperdagangkan di kisaran $0,75 — jauh di bawah puncaknya pada akhir Februari yang mencapai $2,98.

Ironisnya, penurunan ini terjadi meski ada pengumuman penting dari Tim Inti Pi pada 14 Mei lalu, yaitu peluncuran dana ekosistem senilai $100 juta. Dana ini ditujukan untuk mendukung pengembangan proyek di atas jaringan Pi. Namun, alih-alih menumbuhkan optimisme pasar, beberapa pihak di komunitas justru menduga pengumuman tersebut ikut memperburuk tekanan jual.

Analis teknikal memperingatkan bahwa jika harga menembus level support kritis di $0,70, maka pola pemulihan sebelumnya bisa gugur. Dalam skenario ini, harga Pi berpotensi turun lebih jauh ke kisaran $0,40, sesuai dengan level Fibonacci retracement berikutnya.

Baca juga: Pi Network Suntik Dana $100 Juta Untuk Dirikan Pi Network Ventures

Rekrutmen di Tengah Krisis Kepercayaan

Dalam kondisi pasar yang penuh tekanan ini, Tim Inti Pi merilis sejumlah lowongan pekerjaan baru. Langkah ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan komunitas: mengapa justru melakukan ekspansi tim saat harga anjlok dan kepercayaan investor tengah menipis?

Banyak yang mempertanyakan motif di balik perekrutan ini, khawatir bahwa Tim Inti mencoba mengalihkan perhatian dari isu-isu yang lebih mendesak seperti transparansi dan tata kelola jaringan.

Tuduhan Skema Pump-and-Dump dan Aktivitas Dompet yang Tidak Transparan

Kekhawatiran komunitas tak hanya soal harga, tapi juga menyangkut dugaan skema pump-and-dump yang melibatkan pergerakan besar antar dompet yang diasosiasikan dengan tim pengembang Pi.

Berdasarkan analisis on-chain, dalam lima bulan terakhir, terjadi perpindahan besar-besaran antar dompet yayasan:

  • Sebanyak 5,4 miliar Pi dipindahkan dari dompet Foundation 1 ke Foundation 3.
  • Sekitar 700 juta Pi ditransfer dari Foundation 3 ke Foundation 2 dalam pecahan kecil.
  • Lebih dari 1 miliar Pi berpindah langsung dari Foundation 1 ke Foundation 2.

Kini, dompet Foundation 3 tercatat menyimpan 4,7 miliar Pi, sedangkan Foundation 2 hanya menyisakan 24 juta Pi. Aktivitas ini memicu kecurigaan bahwa Tim Inti Pi mungkin mengendalikan lebih dari 10.000 dompet dan sub-dompet, meskipun hanya sebagian kecil yang dapat dilacak secara publik.

Komunitas mendesak Tim Inti Pi untuk memberikan klarifikasi terkait pergerakan token dalam jumlah besar ini dan menuntut transparansi yang lebih besar demi menjaga integritas ekosistem Pi.

Baca juga: Pi Network Diterpa Tuduhan Penjualan Internal Usai Harga Turun 50%


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Whale Kripto Taruhan Besar di Fartcoin, Raup Untung Ratusan Ribu Dolar

Seorang investor besar kripto dilaporkan mencetak keuntungan signifikan dari investasinya pada Fartcoin (FARTCOIN), salah satu memecoin berbasis jaringan Solana yang tengah naik daun.

Berdasarkan data dari platform analitik blockchain Lookonchain, investor yang dijuluki “whale” tersebut membeli lebih dari 1,14 juta token Fartcoin senilai $1,47 juta, dan kini aset tersebut bernilai sekitar $1,39 juta.

Meskipun secara nominal nilai Fartcoin dalam portofolionya sedikit turun, portofolio keseluruhan paus tersebut, yang juga mencakup empat memecoin Solana lainnya, meningkat lebih dari $658.000 hanya dalam waktu tujuh jam.

Pergerakan harga Fartcoin (FARTCOIN/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Fartcoin (FARTCOIN/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: FARTCOIN Terancam Koreksi 45% Jika Support $1,15 Jebol

Transaksi Pembelian

Transaksi pembelian dilakukan menggunakan protokol Jupiter Aggregator di jaringan Solana. Paus tersebut juga diketahui menerima 8.712 token Fartcoin tambahan senilai $11.311, disertai transfer keluar sekitar $11.357 dalam bentuk USDC.

Fartcoin sendiri mencatat kenaikan harga sebesar 10,7% dalam dua minggu terakhir menurut data CoinGecko, meskipun mengalami koreksi lebih dari 5% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan minat terhadap Fartcoin dan memecoin Solana lainnya turut mendorong lonjakan volume perdagangan dan pendapatan on-chain Solana, yang pada kuartal pertama 2025 mencatat pendapatan aplikasi lebih dari $1,2 miliar.

Baca juga: Penurunan Harga Meme Coin: BONK, FLOKI, Fartcoin Kenapa?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisis Harga EIGEN, Berharap Kolaborasi Polymarket Pulihkan Nilai

Harga token EIGEN milik EigenLayer terus menunjukkan performa negatif dalam beberapa bulan terakhir, mencatatkan penurunan 1,83% dalam 24 jam terakhir ke level $1,288 atau sekitar Rp21.174,17. Volume perdagangan harian EIGEN tercatat sebesar 24,7 juta token, dengan volume perdagangan USDT mencapai lebih dari 34 juta.

EIGEN sempat menyentuh titik terendah sepanjang masa di harga $1 pada 11 Maret 2025. Saat ini, token DeFi tersebut tengah diperdagangkan dalam kisaran harga rendah, setelah memasuki pasar pada akhir 2024.

Investor kini menaruh harapan pada kerja sama EigenLayer dengan UMA dan Polymarket yang sedang mengembangkan oracle untuk pasar prediksi. Kolaborasi ini dinilai memiliki potensi untuk mendongkrak kembali kepercayaan pasar terhadap EIGEN.

Pergerakan harga First Neiro On EiegenLayer (EIGEN/USDT) pada Senin, 19 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga First Neiro On EiegenLayer (EIGEN/USDT) pada Senin, 19 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Mengenal EigenLayer: Solusi Restaking Ethereum

Prediksi Harga EIGEN

Menurut prediksi harga yang dirilis pada 13 Maret 2025, EIGEN berpotensi mencapai harga maksimum $4,13 tahun ini dalam skenario pasar yang sangat optimistis. Namun, prediksi juga memperkirakan kemungkinan penurunan hingga ke $0,65 jika tekanan jual terus berlangsung dan likuiditas pasar tidak membaik.

Secara teknikal, grafik harian menunjukkan pola falling wedge sejak Desember 2024, yang secara teori bisa menjadi sinyal pembalikan arah tren. Meski demikian, indikator teknikal seperti Relative Strength Index (RSI) dan Chaikin Money Flow (CMF) masih mencerminkan momentum negatif dan tekanan jual yang kuat.

Dengan volatilitas tinggi dan sentimen pasar yang belum stabil, investor diimbau untuk mencermati perkembangan fundamental dan teknikal sebelum mengambil keputusan terkait EIGEN.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Altcoin Dominasi Kenaikan Mingguan Kripto: WIF, PI, dan OP

Pasar kripto mencatat kenaikan 2,5% dalam sepekan terakhir dengan total kapitalisasi mencapai USD 3,43 triliun. Kenaikan ini terjadi di tengah pergerakan variatif pada aset-aset utama dan altcoin. Bitcoin (BTC) bergerak stagnan dengan kenaikan tipis 0,73%, sementara Ethereum (ETH) menguat signifikan sebesar 15,8%.

Aksi akumulasi besar turut mewarnai minggu ini. Wallet institusi bernama Strategy membeli 13.390 BTC senilai USD 1,34 miliar dengan harga rata-rata USD 99.800. Selain itu, Tether dilaporkan membeli 4.812 BTC senilai USD 459 juta.

Di sisi lain, altcoin mencatat pergerakan yang lebih mencolok dibanding aset utama. Beberapa mencatat lonjakan harga, sementara lainnya mengalami tekanan jual.

Pemenang Mingguan

Token Four (FORM) memimpin kenaikan mingguan dengan lonjakan 18,32%, menyentuh level tertinggi sepanjang masa di USD 2,97 sebelum terkoreksi ke USD 2,86. Kenaikan signifikan juga dicatat Onyxcoin (XCN) dengan lonjakan 20,97% pada 15 Mei, meski ditutup dengan pelemahan volume dan potensi tekanan jual.

Pergerakan Pi Network (PI). Sumber: TradingView.
Pergerakan Pi Network (PI). Sumber: TradingView.

Baca juga: Harga Pi Network Turun 40%, Apa yang Terjadi?

Token Dogwifhat (WIF) naik 13% setelah sempat menembus level USD 1,34 sebelum terkoreksi ke kisaran USD 1,01. Sementara itu, altcoin kecil seperti Launchcoin (LAUNCHCOIN), Maple (MPL), dan Babyboomtoken (BBT) mencatatkan lonjakan mingguan ekstrem masing-masing sebesar +2002%, +1761%, dan +270%.

Pecundang Mingguan

Di sisi penurunan, Pi Network (PI) memimpin pelemahan mingguan dengan koreksi 29,65%, turun dari level tertingginya di USD 1,67 menjadi USD 0,69. Optimism (OP) juga mengalami penurunan sebesar 18,10% setelah gagal menembus resistensi psikologis di USD 1.

Token Brett (BRETT) mengalami penurunan 11,35%, meski sempat mencatat rebound 13,01% menjelang akhir pekan. Sementara itu, altcoin lainnya seperti Housecoin (HOUSE), Revox (REX), dan Doodles (DOOD) juga mengalami koreksi mingguan masing-masing sebesar -58%, -50%, dan -34,2%.

Baca juga: Pi Network Diterpa Tuduhan Penjualan Internal Usai Harga Turun 50%


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pengaruh Pergerakan Dolar AS terhadap Pasar Crypto

Pergerakan nilai dolar AS memiliki pengaruh langsung terhadap dinamika pasar crypto. Penguatan atau pelemahan indeks dolar (DXY) dapat menentukan arah arus modal, sentimen investor, dan harga aset crypto seperti Bitcoin dan Ethereum

Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana perubahan nilai tukar dolar membentuk tren pasar crypto dan apa yang perlu diperhatikan investor.

Peran Dolar AS dalam Potret Ekonomi Global

Dominasi dolar Amerika Serikat memang tidak diragukan lagi, menurut data indikator dari Atlantic Council, per Januari 2025, dolar AS dipakai sebagai 57% cadangan devisa global dan menjadi mata uang utama dalam 88% transaksi internasional. 

Dominasi yang tinggi ini menjadi salah satu alasan kenapa dolar digunakan sebagai patokan nilai komoditas umum yang sering diperdagangkan, termasuk emas, minyak, bahkan aset crypto. 

Maka dari itu, fluktuasi nilai dolar bisa memiliki dampak besar terhadap aset lain, termasuk crypto.

Crypto sebagai Aset Digital yang Terdesentralisasi

Sejalan dengan tujuan diciptakannya mata uang crypto, dalam hal ini Bitcoin oleh Satoshi Nakamoto, yakni sebagai alternatif sistem keuangan konvensional yang tidak terikat oleh pemerintah atau bank sentral, crypto menawarkan kebebasan finansial, transparansi, dan desentralisasi. 

Namun, perlu diakui bahwa pasar pasar crypto masih sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti regulasi dan kondisi makroekonomi—termasuk fluktuasi nilai tukar dolar.

Hubungan Invers Antara Dolar dan Crypto

Ketika nilai dolar menguat, daya tarik crypto sebagai lindung nilai atau “safe haven” sering kali berkurang. Sebaliknya, ketika dolar melemah, investor cenderung mencari aset alternatif sebagai lindung nilai seperti emas dan Bitcoin untuk mempertahankan nilai portofolio mereka. 

Hubungan ini bersifat dinamis dan tidak selalu linear, namun cenderung menunjukkan korelasi negatif.

Untuk bisa melihat hubungan invers antara dolar dan aset crypto, kita bisa membandingkannya dengan Indeks Dolar AS (DXY), lalu apa itu Indeks Dolar AS (DXY)?

Indeks Dolar AS (DXY): Indikator Kekuatan USD di Pasar Global

DXY Index atau Indeks Dolar AS adalah indikator utama yang digunakan untuk mengukur kekuatan dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia, yaitu Euro (EUR), Yen Jepang (JPY), Poundsterling Inggris (GBP), Dolar Kanada (CAD), Krona Swedia (SEK), dan Franc Swiss (CHF). 

Indeks ini dinyatakan dalam angka yang mencerminkan nilai relatif dolar terhadap enam mata uang tersebut.

Indeks DXY ini biasa digunakan secara luas oleh pelaku pasar, termasuk investor crypto, untuk menilai tren kekuatan dolar secara keseluruhan.

Studi Kasus: Hubungan Invers Antara Indeks Dolar (DXY) dan Bitcoin 

Gambar korelasi terbaik antara Indeks Dolar AS (DXY)

Hubungan terbalik antara Bitcoin (BTC) dengan indeks Dolar AS (DXY) bisa dilihat dari chart yang disajikan di atas, terlihat bagaimana Bitcoin cenderung mengalami kenaikan disaat indeks Dolar AS (DXY) mengalami penurunan dan sebaliknya, Bitcoin cenderung mengalami penurunan di saat indeks Dolar AS (DXY) menguat.

Kenapa hal demikian bisa terjadi? Salah satu alasan paling kuat adalah ketika dolar AS menguat investor akan cenderung memilih untuk menyimpan aset mereka dalam bentuk USD daripada menyimpan dalam bentuk aset berisiko seperti Bitcoin, hal inilah yang menyebabkan harga Bitcoin dan aset berisiko seperti aset crypto mengalami penurunan di saat dolar AS menguat.

Faktor Ekonomi Makro yang Mempengaruhi Nilai Dolar dan Crypto

Contoh beberapa indikator ekonomi utama yang mempengaruhi pergerakan dolar antara lain:

  • Tingkat inflasi: Inflasi tinggi biasanya melemahkan daya beli dolar AS karena harga barang dan jasa meningkat, sehingga investor sering mencari aset lindung nilai seperti emas dan Bitcoin, yang dianggap sebagai store of value.
  • Kebijakan moneter The Fed: Kenaikan suku bunga mendorong penguatan dolar karena investor lebih memilih menyimpan uang dalam bentuk USD daripada aset spekulatif seperti crypto.
  • Data ketenagakerjaan dan pertumbuhan ekonomi: Data tenaga kerja yang kuat menunjukkan ekonomi AS yang sehat, yang biasanya memperkuat dolar dan dapat berpengaruh terhadap pasar crypto.

Semua faktor ini berdampak pada harga crypto, karena mempengaruhi sentimen global.

Baca juga: Apa itu The Fed dan Kenapa Kebijakannya Mempengaruhi Pasar?

Bagaimana Pengaruh Pergerakan Dolar AS Terhadap Pasangan Crypto dengan Rupiah?

Ketika Bitcoin naik karena pelemahan Dolar AS (USD) dan Rupiah melemah terhadap USD, harga Bitcoin dalam Rupiah (BTC/IDR) cenderung mengalami kenaikan persentase yang lebih besar dibandingkan harga Bitcoin dalam USD (BTC/USD). Ini terjadi karena dua faktor yang saling memperkuat:

  • Kenaikan harga Bitcoin dalam USD, dan
  • Depresiasi Rupiah terhadap USD.
Tanggal BTC/USD USD/IDR BTC/IDR
1 Januari 2025 $94,560.20 16,090.00 Rp1,544,354,048
1 Mei 2025 $96,499.30 16,600.00 Rp1,602,599,936

Sebagai contoh, antara Januari dan Mei 2025, BTC/USD naik 2,1%, USD/IDR naik 3,2%, sehingga BTC/IDR naik sekitar 3,8%—lebih tinggi dari kenaikan BTC/USD.

Baca juga: Apakah Harga Bitcoin Akan Naik Jika Tidak Menggunakan Dolar AS?

Tips Investasi Crypto di Tengah Fluktuasi Dolar

Ada beberapa strategi yang bisa kamu terapkan untuk menghadapi fluktuasi pasar akibat pergerakan nilai dolar. Langkah-langkah ini tidak hanya membantu meminimalkan risiko, tetapi juga membuka peluang untuk mengelola aset secara lebih bijak:

  1. Diversifikasi portofolio untuk mengurangi ketergantungan pada satu jenis aset.
  2. Gunakan analisis teknikal dan fundamental agar keputusan investasi lebih terarah.
  3. Pantau berita ekonomi global, terutama terkait kebijakan moneter dan nilai tukar dolar.
  4. Manfaatkan stablecoin sebagai penyimpan nilai jangka pendek guna menjaga kestabilan portofolio.
  5. Hindari over-leverage, terutama saat pasar sedang bergerak tidak menentu.

Sebagai tambahan, jika kamu ingin tetap mendapatkan eksposur terhadap dolar tapi tetap ingin memiliki eksposur dari pasar crypto, menyimpan sebagian portofolio dalam bentuk stablecoin berbasis USD seperti USDT atau USDC bisa menjadi pilihan tepat. 

Stablecoin memberikan kestabilan nilai di tengah gejolak pasar dan memudahkan kamu juga ingin masuk dan mulai kembali berinvestasi di pasar crypto di saat pasar sudah dalam posisi yang tepat untuk berinvestasi.

Kamu bisa membeli stablecoin berbasis USD dengan mudah melalui bursa terpercaya seperti Tokocrypto dengan spread rendah dan tanpa biaya trading dengan fitur Beli/Jual lho! Klik di sini untuk mulai simpan stablecoin.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

PEPE dan WIF Memimpin Reli Meme Coin: Pasar Kripto Bergairah

Pasar kripto menunjukkan tanda-tanda kebangkitan, dengan meme coin seperti PEPE dan Dogwifhat (WIF) mencatatkan lonjakan harga signifikan.

Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset digital yang berbasis komunitas dan humor internet.

PEPE dan WIF Tunjukkan Kinerja Mengagumkan

Dalam 24 jam terakhir, harga PEPE mengalami kenaikan sebesar 11,6%, dengan volume perdagangan harian mencapai lebih dari $2,3 miliar.

Sementara itu, WIF mencatatkan kenaikan dua digit, menunjukkan bahwa meme coin kembali menarik perhatian investor.

Baca Juga: Harga PEPE Coin Melonjak 45%, Volume Tembus $3,94 Miliar

Faktor Pendorong Reli Memecoin

Beberapa faktor yang mendorong reli meme coin antara lain:

  • Sentimen Pasar Positif: Kenaikan harga Bitcoin dan aliran dana baru ke dalam ETF Bitcoin telah meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar kripto secara keseluruhan.
  • Aktivitas Komunitas: Komunitas yang aktif dan kampanye media sosial yang kreatif telah membantu meningkatkan visibilitas dan minat terhadap memecoin.
  • Spekulasi dan Volatilitas: Memecoin sering kali menarik bagi trader yang mencari keuntungan cepat dari pergerakan harga yang tajam.
Pergerakan harga Pepe (PEPE/USDT) pada Senin, 19 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Pepe (PEPE/USDT) pada Senin, 19 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Meme Coin Lain Mengikuti Tren

Selain PEPE dan WIF, memecoin lain seperti BONK dan FLOKI juga mencatatkan kenaikan harga dua digit, menunjukkan bahwa reli ini meluas ke berbagai aset dalam kategori meme coin.

Risiko dan Pertimbangan

Meskipun reli meme coin menawarkan peluang keuntungan, investor harus mempertimbangkan risiko yang terkait, seperti:

  • Volatilitas Tinggi: Harga meme coin dapat berubah drastis dalam waktu singkat.
  • Kurangnya Fundamental: Banyak meme coin tidak memiliki utilitas atau proyek yang mendasari, sehingga nilainya sangat bergantung pada sentimen pasar.
  • Potensi Manipulasi Pasar: Beberapa meme coin dapat menjadi target manipulasi harga oleh pihak-pihak tertentu.

Reli memecoin yang dipimpin oleh PEPE dan WIF menunjukkan bahwa pasar kripto kembali bergairah, dengan investor mencari peluang di aset yang berbasis komunitas dan tren internet.

Namun, penting bagi investor untuk melakukan riset dan mempertimbangkan risiko sebelum berinvestasi dalam meme coin.

Baca Juga: Aktivitas Meme Coin Melonjak, Solana Catat Pendapatan Tertinggi dalam Sejarah: $1,2 Miliar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com