Tag Archives: aset kripto

Harga Pi Network Menguat, Market Cap Naik 0,22%, Volume Terbatas

Pergerakan harga Pi Network (PI) hari ini menunjukkan penguatan moderat, tercermin dari kenaikan kapitalisasi pasar sebesar 0,22% menjadi $1,72 miliar.

Meski kenaikan ini tidak tergolong agresif, pergerakan tersebut cukup menarik perhatian pelaku pasar, mengingat volume perdagangan 24 jam Pi masih relatif terbatas di angka $8,12 juta.

Data ini menandakan bahwa kenaikan harga PI hari ini bukan dipicu oleh euforia besar atau lonjakan transaksi, melainkan oleh dinamika suplai dan permintaan yang cenderung stabil dengan tekanan jual yang minim.

Baca Juga: Harga Pi Network Naik Tipis 0,55%, Support $0,20 Jadi Penentu Arah

Gambaran Pasar Pi Network Saat Ini

Berdasarkan statistik terbaru, Pi Network memiliki total dan maksimum suplai sebesar 100 miliar PI, dengan jumlah token beredar (circulating supply) sekitar 8,37 miliar PI.

Artinya, baru sekitar 8,37% dari total pasokan yang benar-benar beredar di pasar.

Sementara itu, Fully Diluted Valuation (FDV) Pi Network berada di kisaran $20,56 miliar, jauh di atas kapitalisasi pasar saat ini.

Selisih besar antara market cap dan FDV ini mencerminkan potensi dilusi di masa depan, sekaligus menjelaskan mengapa pergerakan harga PI saat ini cenderung lebih stabil dan terkontrol.

Alasan Utama Kenaikan Harga Pi Hari Ini

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 29 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 29 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

Tekanan Jual yang Rendah

Salah satu faktor paling penting di balik kenaikan harga PI hari ini adalah rendahnya tekanan jual.

Dengan rasio volume terhadap kapitalisasi pasar hanya 0,4716%, likuiditas PI tergolong tipis. Dalam kondisi seperti ini, sedikit peningkatan permintaan sudah cukup untuk mendorong harga naik secara perlahan.

Berbeda dengan aset kripto yang memiliki volume besar, PI tidak membutuhkan arus dana besar untuk bergerak naik, selama tidak ada gelombang jual signifikan.

Pasokan Beredar Masih Terbatas

Dengan circulating supply hanya 8,37 miliar PI dari total 100 miliar, sebagian besar token masih dalam kondisi terkunci.

Struktur suplai seperti ini menciptakan efek kelangkaan relatif di pasar sekunder, terutama ketika pemegang PI memilih untuk menahan aset mereka.

Kondisi ini membuat harga PI lebih mudah stabil dan cenderung menguat perlahan, karena suplai aktif yang tersedia di pasar masih terbatas.

Kenaikan Volume yang Terkendali

Meski volume perdagangan PI hanya $8,12 juta, data menunjukkan adanya kenaikan volume sebesar 6,78% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan volume yang moderat ini menjadi sinyal adanya aktivitas beli tambahan, namun belum cukup besar untuk memicu volatilitas ekstrem.

Bagi pasar, kondisi ini justru dianggap sehat karena mencerminkan akumulasi perlahan, bukan spekulasi jangka pendek.

Stabilitas Sentimen dan Ekspektasi Jangka Panjang

Pi Network masih dipersepsikan sebagai proyek jangka panjang oleh sebagian besar komunitasnya.

Dengan ekosistem yang terus dikembangkan dan suplai token yang sebagian besar masih terkunci, banyak holder memilih untuk menunggu ketimbang menjual.

Sentimen seperti ini menciptakan harga yang relatif defensif, di mana kenaikan kecil bisa terjadi tanpa perlu katalis besar.

Risiko yang Tetap Perlu Diperhatikan

Meski harga PI hari ini menguat, investor tetap perlu mencermati beberapa risiko utama.

FDV yang sangat besar dibandingkan market cap menandakan potensi tekanan harga jika terjadi pembukaan token dalam jumlah besar di masa depan.

Selain itu, volume perdagangan yang rendah membuat harga PI rentan terhadap fluktuasi jika ada transaksi besar secara tiba-tiba.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Melemah 0,59%: Sentimen Bearish Masih Dominan

Kenaikan harga Pi Network hari ini lebih disebabkan oleh kombinasi suplai beredar yang terbatas, tekanan jual yang rendah, serta peningkatan volume yang terkendali, bukan karena lonjakan spekulasi besar.

Kapitalisasi pasar yang naik tipis menunjukkan bahwa pasar masih bersikap hati-hati namun stabil.

Dalam jangka pendek, PI berpotensi bergerak relatif tenang dengan kecenderungan naik perlahan selama tidak ada tekanan jual besar.

Namun dalam jangka menengah hingga panjang, dinamika suplai dan realisasi utilitas ekosistem akan menjadi faktor penentu arah harga selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik Tipis 0,26%, Bergerak Sideways

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih bergerak dalam fase konsolidasi dengan volatilitas yang relatif terbatas.

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin berada di level $87.701,00 per BTC, mencatatkan kenaikan tipis +0,26% dalam 24 jam terakhir.

Meski bergerak positif secara harian, tekanan dari tren jangka menengah masih membatasi ruang kenaikan BTC.

Bitcoin saat ini tetap mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar di dunia dengan kapitalisasi pasar sekitar $1.751 triliun, menempatkannya di peringkat pertama aset kripto global.

Namun, volume perdagangan 24 jam tercatat menurun ke kisaran $13,77–13,80 miliar, mengindikasikan berkurangnya agresivitas pelaku pasar.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi 2%, Tekanan Pendek

Pergerakan Harga BTC: Konsolidasi di Area Kunci

Dalam 24 jam terakhir, BTC diperdagangkan pada rentang terendah $87.294,83 dan tertinggi $87.888,30.

Rentang yang sempit ini mencerminkan kondisi pasar yang cenderung menunggu arah, dengan pembeli dan penjual berada dalam posisi seimbang.

Secara intraday, perubahan harga 1 jam terakhir tercatat -0,05%, menandakan tekanan jual ringan.

Sementara itu, secara mingguan, harga BTC masih turun -0,38% dalam 7 hari terakhir, memperkuat indikasi bahwa pasar masih belum menemukan momentum bullish yang kuat.

Tekanan Terlihat di Timeframe Lebih Panjang

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jika ditinjau dari perspektif jangka menengah, performa Bitcoin sebenarnya masih berada di bawah tekanan.

Dalam 30 hari terakhir, harga BTC terkoreksi 3,81%, sementara dalam 60 hari, penurunan mencapai 22,09%. Bahkan dalam 90 hari terakhir, BTC masih melemah 21,57%.

Koreksi ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase penyesuaian setelah sebelumnya mengalami lonjakan besar dan mendekati rekor tertinggi sepanjang masa.

Sentimen pasar saat ini cenderung berhati-hati, terutama di tengah ketidakpastian global dan minimnya katalis besar dalam jangka pendek.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Lebar

Bitcoin tercatat pernah mencetak rekor tertinggi (all-time high) di level $126.198,07. Dengan harga saat ini di kisaran $87.700, BTC masih berada sekitar 30% di bawah ATH.

Jarak ini menunjukkan bahwa potensi pemulihan masih terbuka, namun membutuhkan dorongan volume dan sentimen yang lebih kuat.

Area $87.000–$88.000 kini menjadi zona psikologis penting. Selama Bitcoin mampu bertahan di atas level ini, peluang konsolidasi lanjutan tetap terbuka, meski risiko penurunan tetap perlu diantisipasi.

Fundamental Bitcoin Tetap Solid

Dari sisi fundamental, struktur suplai Bitcoin tetap menjadi salah satu yang terkuat di pasar kripto.

Jumlah pasokan beredar saat ini mencapai 19,97 juta BTC, setara dengan 95,09% dari total suplai maksimum 21 juta BTC. Kelangkaan suplai inilah yang terus menjadi fondasi utama nilai jangka panjang Bitcoin.

Selain itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Bitcoin saat ini berada di kisaran $1.841,53 triliun, mencerminkan valuasi maksimal jika seluruh BTC telah beredar.

Faktor kelangkaan ini membuat Bitcoin masih dipandang sebagai lindung nilai digital oleh sebagian investor.

Sentimen Pasar dan Prospek Bitcoin

Volume perdagangan yang menurun menunjukkan bahwa sebagian pelaku pasar memilih untuk menunggu konfirmasi arah sebelum masuk lebih agresif.

Dalam jangka pendek, Bitcoin diperkirakan masih akan bergerak sideways dengan volatilitas terbatas.

Namun, secara historis, fase konsolidasi seperti ini sering kali menjadi fondasi sebelum pergerakan besar berikutnya.

Arah selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh sentimen makro global, pergerakan pasar keuangan tradisional, serta dinamika likuiditas di pasar kripto.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.800, Sentimen Mulai Positif

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi di area $87.700, dengan kenaikan harian yang terbatas dan tekanan dari tren jangka menengah.

Meski volume melemah dan momentum belum kuat, fundamental Bitcoin tetap solid dengan suplai yang semakin mendekati batas maksimum.

Bagi investor dan trader, kondisi ini menuntut kehati-hatian dan disiplin manajemen risiko, sembari terus memantau potensi katalis yang dapat menentukan arah pergerakan Bitcoin selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Naik Tipis 0,55%, Support $0,20 Jadi Penentu Arah

Pi Network (PI) mencatatkan pergerakan positif dalam 24 jam terakhir dengan kenaikan 0,55% ke level $0,205, sedikit mengungguli kinerja pasar kripto secara keseluruhan yang naik sekitar 0,53%.

Meski kenaikannya tergolong tipis, pergerakan ini dinilai penting karena menunjukkan ketahanan teknikal PI di atas level psikologis $0,20, di tengah sentimen pasar yang masih berhati-hati.

Kenaikan harga PI terjadi saat indeks Fear & Greed masih berada di zona fear (29/100), mencerminkan bahwa pelaku pasar belum sepenuhnya percaya diri untuk mengambil risiko besar.

Namun, altcoin tertentu seperti PI tetap mendapat aliran beli terbatas, seiring adanya ekspektasi jangka panjang terhadap pengembangan ekosistemnya.

Baca Juga: Masuki Fase Krusial, Harga Pi Network (PI) Relatif Stabil di Level $0,2050

Sejalan dengan Pasar Kripto, Likuiditas Masih Tipis

Dari sisi pergerakan makro, harga PI cenderung selaras dengan arah pasar kripto global.

Penurunan tipis dominasi Bitcoin ke sekitar 58,95% memberi ruang bagi altcoin untuk bergerak naik, meski masih dalam skala terbatas.

Namun demikian, rasio perputaran (turnover) PI yang hanya sekitar 0,443% menunjukkan bahwa likuiditas pasar masih relatif tipis.

Dalam kondisi seperti ini, tekanan beli kecil saja sudah cukup untuk mendorong harga naik, tetapi di sisi lain juga membuat PI rentan terhadap volatilitas jika muncul tekanan jual mendadak.

Bagi investor, kondisi ini menandakan bahwa kenaikan harga saat ini lebih bersifat relief rally ketimbang sinyal pembalikan tren yang kuat.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

Support $0,20 Bertahan Meski Ada Unlock Token

Salah satu sorotan utama dari pergerakan PI adalah keberhasilannya mempertahankan support kuat di level $0,20, meskipun terjadi unlock sekitar 8,7 juta token pada 25 Desember.

Sejak Oktober, area $0,20 telah berulang kali diuji dan sejauh ini masih mampu bertahan.

Ketahanan ini dinilai sebagai sinyal positif dari sisi teknikal. Minimnya tekanan jual pasca-unlock menunjukkan bahwa sebagian besar pemegang PI cenderung memilih menahan aset mereka, alih-alih melakukan aksi jual panik.

Hal ini diduga berkaitan dengan basis pengguna Pi Network yang besar, termasuk jutaan pengguna yang telah melalui proses KYC.

Secara teknikal, penutupan harian di bawah $0,20 berpotensi membuka ruang koreksi lanjutan menuju area $0,186.

Sebaliknya, jika PI mampu kembali merebut area $0,23, maka peluang momentum bullish jangka pendek akan terbuka lebih lebar.

Harapan dari Kemitraan Web3 Gaming

Dari sisi fundamental, sentimen terhadap PI masih ditopang oleh narasi jangka panjang, khususnya terkait kemitraan Pi Network dengan CiDi Games yang diumumkan sebelumnya.

Kolaborasi ini bertujuan mengintegrasikan PI ke dalam ekosistem Web3 gaming dan ekonomi mikro berbasis blockchain, dengan fase pengujian direncanakan berlangsung pada kuartal pertama 2026.

Meski belum memberikan dampak utilitas langsung terhadap permintaan PI saat ini, kemitraan tersebut terus menjadi bahan optimisme komunitas.

Banyak pihak melihat langkah ini sebagai upaya Pi Network untuk menggeser fokus dari spekulasi harga menuju penggunaan nyata di dalam ekosistem digital.

Namun, tantangan tetap ada. Dengan sekitar 72% pasokan PI masih terkunci, potensi unlock token di masa depan dapat menjadi faktor penekan harga jika pertumbuhan permintaan tidak berjalan seimbang.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Melemah 0,59%: Sentimen Bearish Masih Dominan

Kenaikan 0,55% harga Pi Network dalam 24 jam terakhir mencerminkan kombinasi antara stabilitas pasar kripto, ketahanan teknikal di level $0,20, dan optimisme jangka panjang terhadap pengembangan ekosistem.

Meski demikian, likuiditas yang tipis dan risiko unlock token membuat pergerakan PI masih rentan terhadap volatilitas.

Fokus utama pasar kini tertuju pada kemampuan PI bertahan di atas $0,20 hingga akhir periode unlock Desember.

Jika level ini tetap terjaga, peluang konsolidasi sehat terbuka. Namun jika ditembus, tekanan koreksi jangka pendek perlu diantisipasi oleh investor.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Konsolidasi di Bawah $3.000, Momentum Pemulihan Lemah

Harga Ethereum (ETH) hari ini mencatatkan pergerakan positif meski masih terbatas.

Berdasarkan data terbaru, harga Ethereum berada di level $2.941,45 per ETH, naik sekitar 0,44% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan tipis ini mencerminkan upaya ETH bertahan di zona psikologis $2.900 di tengah tekanan tren jangka menengah yang masih dominan.

Sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia, Ethereum saat ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar $354,78–355,02 miliar, mempertahankan posisinya di peringkat kedua aset kripto global.

Namun, volume perdagangan 24 jam tercatat hanya $7,40 miliar, menurun signifikan dibandingkan periode sebelumnya dan mengindikasikan melemahnya minat transaksi jangka pendek.

Baca Juga: Ethereum (ETH) Tertekan di Bawah $3.000: Harga Turun, Sentimen Lemah

Pergerakan Harga ETH: Naik Tipis, Volatilitas Terbatas

Dalam 24 jam terakhir, ETH bergerak dalam rentang terendah $2.917,27 hingga tertinggi $2.957,30.

Rentang yang relatif sempit ini menunjukkan bahwa Ethereum sedang berada dalam fase konsolidasi, di mana tekanan beli dan jual masih seimbang.

Secara intraday, perubahan harga 1 jam terakhir tercatat -0,08%, mengindikasikan adanya tekanan jual ringan setelah kenaikan harian.

Sementara itu, dalam 7 hari terakhir, harga ETH justru masih turun 1,21%, menandakan bahwa momentum jangka pendek belum sepenuhnya pulih.

Tekanan Masih Kuat di Timeframe Menengah

Jika ditinjau dalam periode yang lebih panjang, Ethereum masih menghadapi tekanan yang cukup signifikan.

Dalam 30 hari terakhir, harga ETH terkoreksi 2,56%, sementara dalam 60 hari, penurunan mencapai 26,79%. Bahkan dalam 90 hari, ETH masih tercatat melemah 28,66%.

Koreksi ini menegaskan bahwa kenaikan tipis harian belum cukup untuk mengubah struktur tren menengah Ethereum.

Banyak pelaku pasar masih bersikap hati-hati, menunggu konfirmasi yang lebih kuat sebelum kembali masuk secara agresif.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Lebar

Ethereum sebelumnya mencetak rekor tertinggi (all-time high) di level $4.953,73. Dengan harga saat ini di kisaran $2.940-an, ETH masih berada lebih dari 40% di bawah ATH.

Jarak yang cukup lebar ini membuka potensi pemulihan jangka panjang, namun juga menegaskan bahwa fase pemulihan penuh belum terjadi.

Area $2.900–$3.000 kini menjadi zona krusial. Jika ETH mampu bertahan stabil di atas area ini, peluang konsolidasi sehat terbuka.

Sebaliknya, pelemahan di bawah $2.900 berpotensi memicu tekanan lanjutan.

Fundamental Ethereum Tetap Kokoh

Terlepas dari tekanan harga, fundamental Ethereum tetap kuat.

Dengan jumlah pasokan beredar sekitar 120,69 juta ETH, Ethereum tidak memiliki batas maksimum suplai seperti Bitcoin.

Namun, mekanisme burning biaya transaksi membantu menahan laju inflasi suplai dalam jangka panjang.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Ethereum saat ini setara dengan market cap, yakni sekitar $354,78 miliar, menunjukkan bahwa valuasi pasar telah sepenuhnya mencerminkan suplai yang beredar.

Sebagai tulang punggung ekosistem DeFi, NFT, dan Web3, Ethereum masih menjadi platform utama bagi berbagai inovasi blockchain, yang secara fundamental menopang nilai jangka panjang ETH.

Sentimen Pasar dan Prospek ETH

Volume perdagangan yang relatif rendah mengindikasikan bahwa pasar masih menunggu katalis baru, baik dari sisi makro ekonomi maupun perkembangan internal Ethereum.

Dalam jangka pendek, ETH diperkirakan akan melanjutkan pergerakan sideways dengan volatilitas terbatas.

Namun secara historis, fase konsolidasi seperti ini sering kali menjadi fondasi sebelum pergerakan harga yang lebih besar.

Arah selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar kripto secara keseluruhan dan pergerakan Bitcoin sebagai pemimpin pasar.

Baca Juga: Harga ETH Hari Ini Bergerak Datar, Ethereum Konsolidasi di $2.900-an

Harga ETH hari ini menunjukkan kenaikan tipis ke level $2.941, namun masih berada dalam fase konsolidasi dengan tekanan tren menengah yang belum sepenuhnya mereda.

Meski volume perdagangan melemah dan jarak dari rekor tertinggi masih lebar, fundamental Ethereum tetap solid sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia.

Bagi investor, kondisi ini menuntut kehati-hatian dan strategi jangka panjang, sembari terus memantau level kunci di area $2.900 sebagai penentu arah pergerakan Ethereum selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga STORJ Melonjak Lebih dari 30%, Mencatatkan Lonjakan Tajam

Harga Storj (STORJ) menjadi sorotan pasar kripto setelah mencatatkan lonjakan tajam dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, harga STORJ hari ini berada di level $0,150541 per STORJ, menguat sekitar 30,80% secara harian.

Kenaikan agresif ini terjadi bersamaan dengan melonjaknya aktivitas perdagangan, menandakan meningkatnya minat pasar terhadap token berbasis decentralized storage tersebut.

Saat ini, kapitalisasi pasar STORJ berada di kisaran $63,68–64,35 juta, sementara volume perdagangan 24 jam justru menembus $102–103 juta.

Volume yang melampaui market cap ini menjadi indikasi kuat bahwa STORJ sedang berada dalam fase volatilitas tinggi, didorong oleh aksi spekulatif dan perburuan momentum jangka pendek.

Baca Juga: Harga STORJ Melonjak Lebih dari 30%, Volume Perdagangan Lampaui Kapitalisasi Pasar

Pergerakan Harga STORJ: Reli Tajam dalam Waktu Singkat

Dalam 24 jam terakhir, STORJ diperdagangkan pada rentang harga yang sangat lebar, dengan level terendah $0,114184 dan tertinggi $0,174806.

Fluktuasi tajam ini mencerminkan pertarungan intens antara pembeli dan penjual di tengah lonjakan volume.

Secara jangka pendek, performa STORJ terlihat sangat impresif. Dalam 7 hari terakhir, harga STORJ telah naik 29,91%, sementara secara harian kenaikannya mencapai 32,23%.

Bahkan dalam satu jam terakhir, STORJ masih mencatatkan kenaikan 0,68%, menunjukkan bahwa momentum bullish belum sepenuhnya mereda.

Namun, jika dilihat dari perspektif yang lebih panjang, STORJ masih berada dalam tren pemulihan. Dalam 30 hari terakhir, harga masih terkoreksi 1,71%, sedangkan dalam 60 hari turun 12,05% dan dalam 90 hari anjlok 33,29%.

Artinya, reli saat ini masih bersifat rebound dari tekanan sebelumnya.

Pergerakan harga Stroj (STORJ/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Stroj (STORJ/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Sangat Lebar

Storj pernah mencetak rekor tertinggi (all-time high) di level $3,907883. Dengan harga saat ini di sekitar $0,15, STORJ masih berada lebih dari 95% di bawah ATH.

Jarak yang sangat lebar ini membuat STORJ kerap dipandang sebagai aset dengan potensi volatilitas ekstrem, baik untuk reli tajam maupun koreksi cepat.

Kondisi ini juga menjelaskan mengapa lonjakan kecil dari sisi permintaan dapat mendorong harga naik secara signifikan, terutama ketika likuiditas meningkat secara mendadak.

Struktur Pasokan dan Valuasi

Dari sisi tokenomics, jumlah pasokan beredar STORJ saat ini mencapai 422,97 juta token.

Tidak adanya batas maksimum suplai yang tegas membuat valuasi STORJ sepenuhnya tercermin dalam kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) yang berada di kisaran $64,66 juta, relatif sejalan dengan market cap saat ini.

Hal ini menunjukkan bahwa risiko dilusi pasokan tidak terlalu dominan dalam jangka pendek, dan pergerakan harga STORJ saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh dinamika permintaan dan sentimen pasar.

Aktivitas Pasar dan Sentimen Investor

STORJ saat ini berada di peringkat ke-355 aset kripto terpopuler. Lonjakan volume yang sangat besar dibandingkan market cap menunjukkan masuknya trader aktif yang memanfaatkan volatilitas tinggi.

Namun, rasio volume yang ekstrem juga menjadi sinyal peringatan. Dalam kondisi seperti ini, aksi ambil untung (profit taking) dapat terjadi kapan saja, terutama jika momentum beli mulai melemah.

Investor ritel perlu mewaspadai potensi koreksi cepat setelah reli tajam.

Baca Juga: Investor Diam-Diam Borong Solana Rp5 Triliun, Harga SOL Siap Bangkit?

Lonjakan lebih dari 30% harga STORJ dalam 24 jam terakhir menempatkan Storj sebagai salah satu altcoin dengan performa terbaik hari ini.

Volume perdagangan yang melampaui kapitalisasi pasar menegaskan bahwa STORJ sedang berada dalam fase volatilitas tinggi dan menjadi incaran trader jangka pendek.

Meski demikian, secara jangka menengah hingga panjang, STORJ masih berada jauh di bawah rekor tertingginya dan baru menunjukkan tanda-tanda pemulihan awal.

Investor disarankan untuk tetap berhati-hati, menerapkan manajemen risiko yang disiplin, dan tidak semata-mata mengejar euforia harga di tengah pergerakan yang sangat cepat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Neutron (NTRN) Naik 21%, Volume Trade Tembus 2x Lipat

Harga Neutron (NTRN) mencuri perhatian pelaku pasar kripto setelah mencatatkan lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, harga NTRN hari ini berada di level $0,029912 per token, naik sekitar 21,43% secara harian.

Kenaikan tajam ini terjadi di tengah lonjakan volume perdagangan yang sangat agresif, menandakan meningkatnya aktivitas spekulatif pada aset kripto berkapitalisasi kecil tersebut.

Saat ini, kapitalisasi pasar Neutron tercatat di kisaran $18,92–18,99 juta, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai $38,70–38,75 juta.

Volume yang lebih dari dua kali lipat market cap ini menjadi sinyal kuat bahwa NTRN sedang mengalami fase volatilitas tinggi, sering kali dipicu oleh aksi trader jangka pendek yang memburu momentum.

Baca Juga: Momentum Kenaikan Tak Terbendung, Neutron Naik 10%

Performa Harga NTRN: Rebound Tajam Setelah Tekanan Panjang

Dalam satu hari terakhir, NTRN mencatatkan kenaikan harga sebesar 21,69%, dengan tambahan nilai sekitar $0,005352.

Secara mingguan, token ini juga menguat 18,43%, memperkuat indikasi bahwa NTRN sedang mengalami fase rebound jangka pendek.

Namun, jika dilihat dalam perspektif waktu yang lebih panjang, pergerakan harga Neutron masih berada dalam tekanan.

Dalam 30 hari terakhir, harga NTRN tercatat turun 19,66%, sedangkan dalam 60 hari terkoreksi 36,63%. Bahkan dalam rentang 90 hari, NTRN mengalami penurunan tajam hingga 62,74%.

Data ini menunjukkan bahwa reli harga saat ini lebih bersifat pemulihan teknikal dibandingkan pembalikan tren jangka panjang.

Investor dan trader perlu mencermati apakah kenaikan ini mampu berlanjut atau justru memicu aksi ambil untung dalam waktu dekat.

Pergerakan harga Neutron (NTRN/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Neutron (NTRN/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Volume Tinggi Jadi Sinyal Pergerakan Ekstrem

Salah satu faktor paling menonjol dari pergerakan NTRN hari ini adalah rasio volume terhadap kapitalisasi pasar yang sangat tinggi.

Dengan volume harian mencapai lebih dari 200% market cap, NTRN menjadi salah satu aset dengan aktivitas perdagangan paling intens di kelasnya.

Kondisi seperti ini biasanya menandakan masuknya spekulan jangka pendek; tingginya volatilitas intraday; dan potensi pergerakan harga ekstrem, baik naik maupun turun.

Meski demikian, lonjakan volume juga dapat menjadi peringatan risiko, karena harga bisa berbalik tajam apabila tekanan jual meningkat.

Struktur Pasokan dan Valuasi NTRN

Dari sisi tokenomics, jumlah pasokan beredar NTRN saat ini mencapai 632,63 juta token, setara dengan sekitar 63,28% dari total suplai maksimum yang dibatasi di 999,74 juta token.

Dengan struktur ini, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Neutron berada di kisaran $30,02 juta.

Perbedaan antara market cap saat ini dan FDV menunjukkan masih adanya potensi dilusi pasokan ke depan, yang dapat menjadi faktor penekan harga apabila pasokan baru masuk ke pasar tanpa diimbangi permintaan yang sepadan.

Sentimen Pasar dan Risiko Perdagangan

Saat ini, NTRN berada di peringkat ke-753 aset kripto berdasarkan popularitas.

Lonjakan harga dan volume menempatkan Neutron dalam radar trader aktif, namun juga meningkatkan risiko fluktuasi tajam.

Menariknya, meski secara harian harga menguat kuat, perubahan harga dalam 1 jam terakhir justru turun 4,89%, mengindikasikan mulai munculnya tekanan jual jangka sangat pendek.

Hal ini menegaskan bahwa pasar NTRN masih bergerak sangat dinamis dan rentan terhadap perubahan sentimen cepat.

Baca Juga: Apa Itu Aset Kripto Neutron (NTRN)?

Kenaikan lebih dari 21% harga NTRN hari ini menandai fase rebound yang agresif setelah periode tekanan berkepanjangan.

Volume perdagangan yang melampaui dua kali kapitalisasi pasar menunjukkan minat spekulatif yang tinggi, namun juga membawa risiko volatilitas ekstrem.

Bagi trader jangka pendek, NTRN menawarkan peluang pergerakan cepat, sementara bagi investor jangka menengah hingga panjang, reli ini masih perlu dikonfirmasi oleh stabilitas harga dan volume yang berkelanjutan.

Disiplin manajemen risiko tetap menjadi kunci utama dalam menghadapi pergerakan Neutron yang sangat fluktuatif.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi 2%, Tekanan Pendek

Harga Bitcoin (BTC) hari ini kembali berada di bawah tekanan setelah mengalami koreksi signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data pasar terbaru, Bitcoin diperdagangkan di level $87.400,77 per BTC, turun sekitar 2% secara harian.

Koreksi ini membuat kapitalisasi pasar Bitcoin menyusut ke kisaran $1,745 triliun, meski posisinya tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar di dunia.

Penurunan harga BTC terjadi di tengah meningkatnya volume perdagangan harian yang mencapai $36,71 miliar, mengindikasikan adanya aktivitas jual yang cukup intens dari pelaku pasar.

Kondisi ini menandakan bahwa volatilitas masih menjadi karakter utama Bitcoin dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga: The Fed Rem Mendadak, Bitcoin Terancam ke US$70.000 di Awal 2026

Tekanan Harga BTC dalam Jangka Pendek

Secara intraday, Bitcoin sempat bergerak di rentang $86.628 hingga $89.459, menunjukkan fluktuasi harga yang lebar dalam satu hari perdagangan.

Level tertinggi tersebut gagal dipertahankan, sehingga mendorong BTC kembali ke zona bawah.

Dalam perspektif waktu yang lebih panjang, performa Bitcoin masih menunjukkan tekanan yang cukup dalam.

Dalam 30 hari terakhir, BTC tercatat turun sekitar 4,59%, sementara secara 60 hari, penurunannya mencapai 23,41%.

Bahkan dalam rentang 90 hari, harga Bitcoin telah terkoreksi lebih dari 20% dari level sebelumnya.

Data ini mencerminkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi besar setelah gagal mempertahankan momentum pasca mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198.

Sentimen Pasar dan Aktivitas Perdagangan

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Meski harga melemah, tingginya volume perdagangan 24 jam menunjukkan bahwa minat pasar terhadap Bitcoin tetap kuat.

Rasio volume yang besar ini sering kali menjadi indikasi bahwa pasar sedang berada dalam fase distribusi atau akumulasi, tergantung pada arah sentimen dominan.

Saat ini, Bitcoin memiliki sirkulasi pasokan sebesar 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,08% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

Keterbatasan suplai inilah yang selama ini menjadi fondasi utama narasi bullish Bitcoin dalam jangka panjang, meskipun harga jangka pendek masih berfluktuasi tajam.

Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (FDV) Bitcoin berada di kisaran $1,83 triliun, menunjukkan potensi nilai penuh BTC jika seluruh suplai telah beredar.

Faktor Teknis yang Perlu Diperhatikan

Dari sudut pandang teknikal, koreksi harga BTC hari ini memperlihatkan bahwa pasar masih sensitif terhadap tekanan makro dan aksi ambil untung.

Level $86.000–$87.000 kini menjadi area support penting yang perlu dipertahankan agar tidak terjadi penurunan lebih dalam.

Sementara itu, area $89.500–$90.000 berpotensi menjadi resistance jangka pendek. Selama Bitcoin belum mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, tekanan korektif masih berpeluang berlanjut.

Pergerakan harga mingguan yang masih tercatat -0,96% menunjukkan bahwa sentimen pasar belum sepenuhnya pulih, meski tidak berada dalam fase panic selling.

Prospek Bitcoin ke Depan

Meskipun tekanan jangka pendek masih mendominasi, fundamental Bitcoin tetap kuat.

Posisi BTC sebagai aset kripto nomor satu, likuiditas tinggi, serta narasi lindung nilai jangka panjang masih menjadi daya tarik utama bagi investor institusional dan ritel.

Namun, dalam waktu dekat, pergerakan harga Bitcoin kemungkinan masih akan dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi global, kebijakan moneter, serta sentimen pasar kripto secara keseluruhan.

Bagi investor, fase koreksi ini sering kali dipandang sebagai periode evaluasi, bukan sekadar penurunan harga.

Manajemen risiko dan strategi jangka panjang menjadi kunci dalam menghadapi volatilitas Bitcoin yang masih tinggi.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.800, Sentimen Mulai Positif

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin sedang berada dalam fase koreksi wajar setelah reli sebelumnya.

Dengan harga di sekitar $87.400, pasar masih mencari arah yang lebih jelas. Selama support kunci mampu bertahan, Bitcoin berpotensi kembali membangun momentum.

Namun, kehati-hatian tetap diperlukan mengingat volatilitas masih menjadi faktor utama.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.800, Sentimen Mulai Positif

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin kembali mencatatkan penguatan signifikan di tengah membaiknya sentimen pasar kripto.

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin saat ini berada di level $88.837,64 per BTC, naik sekitar +1,33% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan ini menegaskan upaya BTC untuk melanjutkan pemulihan setelah sebelumnya mengalami tekanan koreksi cukup dalam pada timeframe menengah.

Seiring penguatan harga, kapitalisasi pasar Bitcoin meningkat ke kisaran $1.773–1.774 triliun, memperkokoh posisinya sebagai aset kripto terbesar di dunia dengan peringkat pertama.

Aktivitas perdagangan juga mengalami peningkatan, dengan volume transaksi 24 jam mencapai sekitar $28,7–28,9 miliar, mencerminkan minat pasar yang mulai kembali menguat.

Pergerakan Harga BTC: Volatilitas Terkendali, Tren Jangka Pendek Menguat

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak pada rentang terendah $86.866,84 hingga tertinggi $89.287,16.

Rentang ini menunjukkan volatilitas yang relatif sehat, tanpa lonjakan ekstrem yang sering muncul pada fase euforia berlebihan.

Secara intraday, perubahan harga 1 jam terakhir tercatat +0,23%, menandakan tekanan beli masih berlanjut meski dengan laju moderat.

Sementara itu, dalam 7 hari terakhir, BTC berhasil mencatatkan kenaikan 2,43%, memperkuat sinyal tren jangka pendek yang cenderung positif.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Naik 0,58%, Bitcoin Stabil di Atas $87.000

Performa Bulanan Positif, Tekanan Menengah Masih Terasa

Menariknya, Bitcoin kini mulai menunjukkan perbaikan pada timeframe bulanan.

Dalam 30 hari terakhir, harga BTC naik 1,52%, mengindikasikan adanya stabilisasi setelah periode pelemahan sebelumnya.

Namun, tekanan masih terlihat pada periode yang lebih panjang. Dalam 60 hari, BTC tercatat turun 23,12%, sementara dalam 90 hari, koreksi mencapai 19,02%.

Data ini menunjukkan bahwa meskipun pemulihan jangka pendek sedang berlangsung, Bitcoin masih berada dalam fase pemulihan dari tren turun jangka menengah.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Masih Jauh dari Rekor Tertinggi

Bitcoin sebelumnya mencetak rekor tertinggi (all-time high) di level $126.198,07. Dengan harga saat ini di kisaran $88.000, BTC masih berada sekitar 30% di bawah ATH.

Jarak ini menunjukkan bahwa potensi pemulihan jangka panjang masih terbuka, namun memerlukan dorongan sentimen dan likuiditas yang lebih kuat.

Area $88.000–$90.000 kini menjadi zona psikologis penting. Jika Bitcoin mampu bertahan dan menembus level tersebut secara konsisten, peluang uji level resistance berikutnya akan semakin terbuka.

Fundamental Bitcoin Tetap Kokoh

Dari sisi fundamental, Bitcoin masih menunjukkan kekuatan struktural yang solid.

Jumlah pasokan beredar BTC saat ini mencapai 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,08% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Keterbatasan suplai ini terus memperkuat narasi kelangkaan Bitcoin dalam jangka panjang.

Selain itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Bitcoin tercatat sekitar $1.865 triliun, mencerminkan valuasi maksimal jika seluruh pasokan BTC telah beredar.

Struktur suplai yang semakin mendekati batas maksimum menjadi faktor penting yang membedakan Bitcoin dari aset kripto lainnya.

Sentimen Pasar dan Prospek BTC

Peningkatan harga yang diiringi lonjakan volume perdagangan menunjukkan bahwa minat pasar terhadap Bitcoin mulai kembali tumbuh.

Meski belum memasuki fase bullish penuh, kondisi ini mencerminkan sentimen yang lebih konstruktif dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.

Dalam jangka pendek, Bitcoin berpotensi melanjutkan pergerakan konsolidasi naik selama mampu bertahan di atas area support kunci.

Namun, investor tetap perlu mencermati faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi global dan pergerakan pasar keuangan tradisional.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun 0,91% ke $86.915, Sideways?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin berhasil menguat ke level $88.800 dengan dukungan volume perdagangan yang meningkat.

Meski tren jangka menengah masih dibayangi tekanan, sinyal pemulihan jangka pendek mulai terlihat jelas.

Bagi investor dan trader, kondisi ini dapat menjadi momentum untuk mencermati arah pergerakan Bitcoin dengan lebih strategis, sembari tetap menerapkan manajemen risiko di tengah potensi volatilitas pasar kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Kalah di 2025, tapi 2 Tahun Terakhir Masih Imbang dengan Emas

Perbandingan antara Bitcoin dan emas kembali menjadi topik hangat di komunitas kripto global menjelang akhir tahun 2025. Narasi “Bitcoin vs emas” ramai dibahas di platform X setelah data terbaru menunjukkan bahwa kedua aset tersebut mencatatkan imbal hasil dua tahunan yang nyaris identik, meskipun pergerakan harganya menempuh jalur yang sangat berbeda.

Berdasarkan data kinerja persentase hingga akhir 2025, Bitcoin dan emas sama-sama berakhir di level return yang kurang lebih setara dalam periode dua tahun terakhir. Grafik tersebut memperlihatkan bagaimana dua aset yang sama-sama kerap disebut sebagai penyimpan nilai (store of value) justru menunjukkan karakter pergerakan harga yang kontras. Perbedaan ini terutama terlihat dari pola volatilitas dan waktu terjadinya penguatan harga.

Emas Alami Volatilitas Lebih Tinggi

Emas tercatat mengalami volatilitas yang lebih tinggi di fase awal periode dua tahun tersebut. Harga logam mulia ini sempat melonjak tajam dalam beberapa fase, namun diikuti oleh koreksi dalam yang cukup signifikan. Pergerakan agresif tersebut berlangsung dalam waktu yang relatif panjang sebelum akhirnya harga emas bergerak lebih stabil dan mendekati level return akhirnya. Kondisi ini mencerminkan peran tradisional emas sebagai aset lindung nilai yang sensitif terhadap perubahan sentimen makroekonomi dan geopolitik.

Sementara itu, Bitcoin menunjukkan pola yang relatif lebih stabil jika dibandingkan dengan emas dalam periode yang sama. Meski tetap mengalami beberapa fase penurunan harga, tren kenaikan Bitcoin terlihat lebih bertahap dan konsisten, terutama pada paruh akhir periode dua tahun tersebut. Momentum penguatan Bitcoin terbentuk secara perlahan dan berlanjut hingga akhirnya menyamai tingkat return emas di akhir periode pengamatan.

Namun, jika dilihat secara year-to-date (YTD) sepanjang 2025, emas masih mencatatkan kinerja yang jauh lebih unggul dibandingkan Bitcoin. Data menunjukkan bahwa pada 2025, emas mengungguli Bitcoin hingga sekitar 79 persen. Performa ini memperkuat posisi emas sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian global, termasuk tekanan geopolitik, kebijakan moneter, dan perlambatan ekonomi di sejumlah negara.

Perbandingan Bitcoin dan Emas

Dilaporkan Crypto News, perbandingan ini kembali memicu komentar dari sejumlah tokoh pasar, termasuk pendukung emas yang selama ini kritis terhadap Bitcoin. Peter Schiff, salah satu pengkritik kripto yang vokal, memanfaatkan momentum ini untuk menyoroti pergerakan harga Bitcoin yang dinilainya masih sangat bergantung pada sentimen pasar berisiko, khususnya saham teknologi. Menurut Schiff, korelasi tersebut mencerminkan kerentanan Bitcoin sebagai aset penyimpan nilai jangka panjang.

Meski demikian, data dua tahun terakhir menunjukkan hasil akhir yang relatif seimbang bagi investor yang bersabar. Baik emas maupun Bitcoin sama-sama memberikan imbal hasil positif bagi pemegang aset jangka panjang, meskipun dengan karakter risiko yang berbeda. Emas mempertahankan citranya sebagai aset defensif dengan fungsi perlindungan nilai, sementara Bitcoin tetap dipandang sebagai aset berisiko tinggi dengan potensi imbal hasil besar.

Perbandingan kinerja ini menegaskan bahwa pilihan antara emas dan Bitcoin tidak hanya ditentukan oleh tingkat return semata, tetapi juga oleh profil risiko, toleransi volatilitas, serta tujuan investasi masing-masing investor. Menjelang penutupan tahun 2025, diskusi mengenai peran kedua aset ini diperkirakan akan terus berlanjut seiring perubahan kondisi pasar global dan dinamika sentimen investor.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Donald Trump Angkat Tokoh Pro-Kripto Jadi Ketua Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS

Baru-baru ini Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengangkat Michael Selig sebagai Ketua ke-16 Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC). 

Selig merupakan seorang tokoh pro-kripto dengan latar belakang mendalam di sektor regulasi keuangan, dengan diangkatnya Michael Selig oleh Presiden Donald Trump, kini dream team untuk regulator kripto AS semakin lengkap dengan Ketua SEC Paul Atkins dan “Crypto Czar” di Gedung Putih, David Sacks yang sudah terlebih dahulu dilantik. 

Langkah ini digadang-gadang tidak hanya mencerminkan komitmen pemerintahan Trump terhadap kripto, tetapi juga berpotensi mengubah lanskap regulasi global untuk aset digital seperti Bitcoin dan Ethereum kedepannya. Sebab Amerika Serikat memiliki pengaruh besar terhadap lanskap industri kripto.

Siapa itu Michael Selig?

Michael Selig bukanlah nama baru di dunia regulasi keuangan AS. Karirnya dimulai pada 2014 ketika ia bergabung dengan CFTC sebagai law clerk untuk J. Christopher Giancarlo, yang kemudian menjadi Ketua CFTC di era pertama kepemimpinan Trump. 

Setelah meninggalkan CFTC, Selig kemudian beralih ke praktik swasta di firma hukum internasional, di mana ia memberikan konsultasi kepada berbagai institusi keuangan, platform perdagangan, dan pengembang aset digital mengenai kepatuhan terhadap undang-undang sekuritas dan komoditas.

Pengalamannya ini membuatnya memahami secara mendalam tantangan yang dihadapi industri kripto, termasuk ketidakpastian regulasi yang sering mendorong entitas kripto lari ke luar AS—contohnya seperti Tether yang lebih memilih El Salvador sebagai kantor pusatnya karena ramah regulasi kripto. 

Pada awal 2025, Selig kembali ke ranah pemerintahan sebagai chief counsel di Crypto Task Force SEC, sekaligus sebagai penasihat senior untuk Ketua SEC Paul Atkins. Saat menempati posisi ini, ia terlibat langsung dalam pengembangan kebijakan kripto, termasuk harmonisasi regulasi antar lembaga untuk mendorong inovasi tanpa harus mengorbankan perlindungan investor.

Pandangan Selig terhadap kripto cenderung progresif. Ia percaya bahwa sebagian besar aset digital harus diklasifikasikan sebagai komoditas, bukan sekuritas, sehingga berada di bawah yurisdiksi CFTC daripada SEC. Selain itu, Selig pro terhadap stablecoin, tokenisasi aset, dan perdagangan spot kripto, yang dianggap sebagai langkah krusial untuk menjadikan AS sebagai pusat kripto dunia.

Baca juga: RUU P2SK Ancam Industri Kripto Lokal, Apa Isinya?

Apa Dampaknya Bagi Pasar Kripto?

Pengangkatan Selig diketahui untuk menggantikan Caroline Pham, yang menjabat sebagai Acting Chairman selama hampir satu tahun dan memimpin inisiatif  “Crypto Sprint” yang merupakan inisiatif untuk mempercepat implementasi rekomendasi regulasi aset digital.

Di bawah Pham, CFTC meluncurkan perdagangan spot kripto dengan leverage di platform seperti Bitnomial, menerima Bitcoin, Ether, dan USDC sebagai kolateral, serta memberikan no-action relief kepada operator prediction market seperti Polymarket dan PredictIt. 

Selig diharapkan melanjutkan momentum ini, terutama dengan undang-undang CLARITY Act yang telah lolos DPR AS pada Juli 2025 dan menunggu persetujuan Senat, yang akan memberikan CFTC kewenangan atas pasar spot komoditas digital. Selain itu, ia akan mendorong integrasi blockchain dalam derivatif melalui rulemaking yang ditargetkan pada 2026.

Baca juga: Trump Siap Teken RUU Kripto, Regulasi Digital Baru AS Dimulai

Pengangkatan Selig juga dipandang sebagai kabar positif bagi industri kripto. Karena dengan regulasi yang lebih jelas dan ramah inovasi, kedepannya dapat mendorong pertumbuhan startup blockchain, dan meningkatkan adopsi institusional.

Jika kamu tertarik untuk mencoba melakukan investasi di aset kripto seperti Bitcoin, kamu bisa menggunakan exchange resmi dan terpercaya seperti Tokocrypto — mulai dengan deposit Rp50.000 saja kamu bisa memiliki aset digital masa depan lho! Ayo daftar di sini dan dapatkan potongan biaya trading 20% dengan kode TEMUTOKO!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Sumber:

Wilmerhale: Michael Selig Confirmed as CFTC Chairman: Six Issues to Watch in 2026. Diakses 25 Desember 2025

CryptoBriefing: Pro-Bitcoin Michael Selig officially sworn in to lead CFTC. Diakses 25 Desember 2025

Coindesk: Senate confirms Trump crypto-friendly nominees to take over CFTC, FDIC. Diakses 25 Desember 25



Sumber : news.tokocrypto.com