Tag Archives: aset kripto

Analisa Harga BTC Hari Ini: Naik 0,58%, Bitcoin Stabil di Atas $87.000

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin masih bergerak stabil di tengah fase konsolidasi pasar kripto global.

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin saat ini berada di level $87.744,67 per BTC, mencatatkan kenaikan moderat +0,58% dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan ini mencerminkan upaya BTC mempertahankan momentum positif meskipun tekanan jangka menengah masih membayangi.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1.751,98 miliar, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar di dunia dan menempati peringkat pertama dalam daftar aset kripto populer.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam berada di kisaran $22,96–23 miliar, menunjukkan aktivitas pasar yang relatif stabil namun belum mengindikasikan euforia besar dari pelaku pasar.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun 0,91% ke $86.915, Sideways?

Pergerakan Harga BTC: Konsolidasi Setelah Koreksi Besar

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak pada rentang terendah $86.411,80 hingga tertinggi $87.956,88.

Rentang harga yang relatif sempit ini menandakan fase konsolidasi, di mana pasar masih menunggu katalis baru untuk menentukan arah pergerakan selanjutnya.

Secara mingguan, Bitcoin mencatatkan kenaikan 1,09%, sementara dalam timeframe harian, perubahan harga 1 jam terakhir tercatat nyaris stagnan (<0,01%).

Pola ini menunjukkan berkurangnya volatilitas jangka pendek, sering kali menjadi fase transisi sebelum pergerakan besar berikutnya.

Namun, jika melihat performa dalam periode yang lebih panjang, tekanan masih cukup terasa. Dalam 30 hari terakhir, harga BTC terkoreksi 0,55%, sedangkan dalam 60 hari, penurunan mencapai 21,26%.

Dalam 90 hari, BTC masih tercatat turun 19,73%, mencerminkan dampak dari koreksi besar setelah sebelumnya mendekati level tertinggi sepanjang masa.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Signifikan

Bitcoin pernah mencetak rekor tertinggi (all-time high) di level $126.198,07.

Dengan harga saat ini, BTC masih berada lebih dari 30% di bawah ATH, menandakan bahwa fase pemulihan penuh belum sepenuhnya terkonfirmasi.

Meski demikian, banyak pelaku pasar memandang area di atas $85.000 sebagai zona psikologis penting.

Bertahannya harga BTC di atas level ini dapat menjadi fondasi kuat bagi potensi rebound lanjutan, selama tidak terjadi tekanan makro atau sentimen negatif besar di pasar global.

Fundamental Bitcoin Tetap Kuat

Dari sisi fundamental, Bitcoin masih menunjukkan struktur yang solid.

Jumlah pasokan beredar saat ini mencapai 19,97 juta BTC, setara dengan 95,08% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Artinya, pasokan BTC yang tersisa semakin terbatas, memperkuat narasi kelangkaan (scarcity) yang selama ini menjadi daya tarik utama Bitcoin.

Selain itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) tercatat sekitar $1.842,64 miliar, mencerminkan valuasi Bitcoin jika seluruh pasokan maksimum telah beredar.

Kondisi ini menegaskan posisi BTC sebagai aset kripto dengan fundamental paling mapan dibandingkan altcoin lainnya.

Sentimen Pasar dan Prospek ke Depan

Pergerakan Bitcoin saat ini mencerminkan sikap hati-hati investor.

Kenaikan tipis harian menunjukkan adanya minat beli, namun belum cukup kuat untuk mendorong breakout signifikan.

Di sisi lain, volume perdagangan yang stabil mengindikasikan bahwa pelaku pasar belum sepenuhnya meninggalkan BTC.

Dalam jangka pendek, Bitcoin berpotensi melanjutkan fase konsolidasi di kisaran $86.000–$88.000.

Sementara itu, dalam jangka menengah, arah pergerakan BTC masih sangat dipengaruhi oleh sentimen makro, pergerakan pasar saham global, serta dinamika likuiditas di pasar kripto.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Tekanan Jual Muncul, Turun 0,7% ke $87K

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin berada dalam kondisi relatif stabil dengan kenaikan tipis harian, meskipun masih dibayangi tren koreksi jangka menengah.

Bertahannya BTC di atas $87.000 menjadi sinyal positif, namun konfirmasi tren bullish lanjutan masih memerlukan dorongan volume dan sentimen yang lebih kuat.

Bagi investor, fase ini dapat menjadi momentum untuk mencermati pergerakan pasar dengan lebih selektif, sembari menerapkan strategi manajemen risiko yang disiplin di tengah volatilitas yang masih berpotensi meningkat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga ETH Hari Ini Bergerak Datar, Ethereum Konsolidasi di $2.900-an

Harga Ethereum (ETH) hari ini menunjukkan pergerakan yang relatif stabil seiring pasar kripto memasuki fase konsolidasi.

Berdasarkan data terbaru, harga ETH berada di level $2.942,50 per ETH, mencatatkan kenaikan tipis +0,25% dalam 24 jam terakhir.

Meski kenaikannya terbatas, Ethereum tetap mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin.

Saat ini, kapitalisasi pasar Ethereum mencapai sekitar $355,15–355,27 miliar, menegaskan dominasi ETH sebagai tulang punggung ekosistem smart contract global.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam berada di kisaran $12,55–12,57 miliar, mencerminkan aktivitas pasar yang stabil namun belum menunjukkan lonjakan minat yang signifikan.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Hari Ini Turun 1,49% ke $2.932, Konsolidasi?

Pergerakan Harga ETH: Sideways Setelah Koreksi Tajam

Dalam 24 jam terakhir, ETH diperdagangkan pada rentang terendah $2.888,99 hingga tertinggi $2.960,22.

Rentang yang relatif sempit ini menandakan bahwa Ethereum sedang berada dalam fase sideways atau konsolidasi, di mana pelaku pasar cenderung menunggu katalis baru sebelum mengambil posisi agresif.

Secara jangka pendek, perubahan harga 1 jam terakhir tercatat -0,03%, mengindikasikan tekanan jual ringan.

Namun, secara mingguan, ETH masih mencatatkan kinerja positif dengan kenaikan 3,74% dalam 7 hari terakhir, menunjukkan adanya upaya pemulihan bertahap.

Tekanan Masih Terlihat di Timeframe Menengah

Pergerakan harga Dar Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dar Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Meski pergerakan jangka pendek terlihat stabil, performa Ethereum dalam timeframe menengah masih berada di bawah tekanan.

Dalam 60 hari terakhir, harga ETH terkoreksi 25,27%, sementara dalam 90 hari, penurunan mencapai 25,48%.

Angka ini menunjukkan bahwa ETH masih dalam fase pemulihan setelah koreksi besar yang terjadi sebelumnya.

Dalam 30 hari terakhir, pergerakan harga ETH relatif datar dengan kenaikan hanya 0,09%, menandakan keseimbangan antara tekanan jual dan minat beli.

Kondisi ini sering kali menjadi fase akumulasi sebelum pasar menentukan arah tren berikutnya.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Lebar

Ethereum pernah mencetak rekor tertinggi (all-time high) di level $4.953,73.

Dengan harga saat ini di kisaran $2.900-an, ETH masih berada lebih dari 40% di bawah ATH, menunjukkan bahwa potensi pemulihan jangka panjang masih terbuka, namun membutuhkan dukungan sentimen dan likuiditas yang lebih kuat.

Banyak investor memandang area $2.800–$3.000 sebagai zona psikologis penting.

Bertahannya ETH di atas area ini dapat menjadi sinyal awal stabilisasi sebelum potensi pergerakan lebih besar ke atas.

Fundamental Ethereum Tetap Kokoh

Dari sisi fundamental, Ethereum masih berada dalam posisi yang sangat kuat.

Dengan jumlah pasokan beredar sekitar 120,69 juta ETH, Ethereum tidak memiliki batas maksimum pasokan seperti Bitcoin.

Namun, mekanisme pembakaran biaya transaksi (fee burn) membuat suplai ETH cenderung lebih terkendali dalam jangka panjang.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Ethereum saat ini setara dengan market cap, yakni sekitar $355,27 miliar, mencerminkan struktur suplai yang sudah sepenuhnya tercermin dalam valuasi pasar.

Sebagai platform utama bagi DeFi, NFT, dan berbagai aplikasi Web3, Ethereum tetap menjadi fondasi utama inovasi di industri blockchain.

Prospek Ethereum ke Depan

Dalam jangka pendek, Ethereum diperkirakan akan melanjutkan fase konsolidasi selama belum ada katalis besar dari sisi makro maupun ekosistem internal.

Pergerakan harga yang relatif datar dapat menarik minat investor jangka panjang untuk melakukan akumulasi bertahap.

Namun, volatilitas tetap menjadi faktor yang perlu diwaspadai, mengingat pergerakan pasar kripto sangat sensitif terhadap sentimen global, kebijakan moneter, serta dinamika Bitcoin sebagai market leader.

Baca Juga: Bukan Bitcoin atau Ethereum! Ini Alasan ETF XRP Jadi Rebutan Investor

Harga ETH hari ini menunjukkan kondisi pasar yang relatif tenang dengan kenaikan tipis harian dan konsolidasi di area $2.900-an.

Meski masih berada di bawah tekanan jangka menengah dan jauh dari rekor tertingginya, fundamental Ethereum tetap solid sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia.

Bagi investor, fase ini dapat menjadi momen untuk mencermati arah pasar dengan lebih hati-hati, sembari mempertimbangkan strategi jangka panjang di tengah potensi volatilitas yang masih tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

OJK Umumkan Exchange Kripto Berizin, Tokocrypto Termasuk di Dalamnya

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Whitelist Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto sebagai acuan legalitas transaksi kripto di Indonesia. Dalam daftar tersebut, Tokocrypto tercantum sebagai salah satu Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang telah berizin dan berada di bawah pengawasan langsung OJK.

Penerbitan whitelist ini mencakup PAKD berizin serta Calon Pedagang Aset Keuangan Digital (CPAKD) terdaftar, dan menjadi rujukan utama bagi masyarakat untuk memastikan keamanan serta legalitas platform kripto yang digunakan. OJK menegaskan bahwa hanya entitas yang tercantum dalam daftar resmi tersebut yang diperbolehkan menyelenggarakan perdagangan aset kripto di Indonesia.

Dalam keterangan resminya pada Jumat (19/12/2025), OJK menyampaikan bahwa whitelist diterbitkan sebagai bagian dari penguatan perlindungan konsumen dan upaya menjaga integritas industri aset keuangan digital nasional. Daftar tersebut memuat nama entitas beserta aplikasi atau platform yang telah memperoleh izin atau penetapan resmi dari OJK, termasuk Tokocrypto yang selama ini aktif mendorong praktik perdagangan kripto yang patuh regulasi.

Dasar Hukum dan Konsekuensi Hukum Exchange Ilegal

Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra.
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra.

Baca juga: OJK: Investor Kripto Tembus 19 Juta, Siap Salip Investor Pasar Modal?

OJK menegaskan bahwa whitelist wajib dijadikan acuan utama oleh masyarakat. Entitas yang tidak tercantum dalam daftar resmi dinyatakan tidak berizin dan tidak berada dalam pengawasan OJK, sehingga berpotensi menimbulkan risiko bagi konsumen.

Kebijakan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Dalam Pasal 218 UU P2SK, disebutkan bahwa setiap penyelenggara teknologi sektor keuangan wajib memenuhi ketentuan perizinan sesuai kewenangan Bank Indonesia atau OJK.

Sementara itu, Pasal 304 UU P2SK mengatur sanksi pidana bagi pihak yang menjalankan kegiatan perdagangan aset keuangan digital tanpa izin. Pelanggaran dapat dikenai hukuman penjara paling singkat lima tahun dan paling lama sepuluh tahun, serta denda mulai dari Rp1 miliar hingga Rp1 triliun.

Seiring dengan terbitnya whitelist, OJK mengimbau masyarakat untuk hanya melakukan transaksi aset kripto melalui platform yang telah berizin, termasuk Tokocrypto, dengan memastikan kesesuaian nama entitas, aplikasi, dan alamat situs dengan daftar resmi yang dipublikasikan.

OJK juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tautan tidak resmi, domain menyerupai (typosquatting), maupun promosi mencurigakan di media sosial dan grup percakapan. Termasuk pula kegiatan yang dikemas sebagai edukasi atau komunitas kripto, tetapi di dalamnya terdapat ajakan menggunakan platform yang tidak tercantum dalam whitelist.

Tokocrypto Masuk Whitelist OJK

Ilustrasi Tokocrypto terus tumbuh di industri kripto. Foto: Tokocrypto.
Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Dalam whitelist yang dirilis OJK per 19 Desember 2025, Tokocrypto tercatat sebagai salah satu PAKD berizin di Indonesia. Keberadaan Tokocrypto dalam daftar ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menjalankan operasional sesuai ketentuan regulator serta memperkuat perlindungan konsumen di industri aset kripto nasional.

Selain Tokocrypto, whitelist tersebut juga memuat sejumlah pedagang aset kripto berizin dan CPAKD terdaftar lainnya, serta lembaga pendukung seperti bursa aset keuangan digital, lembaga kliring, dan kustodian yang telah memperoleh izin resmi.

OJK kembali mengingatkan masyarakat untuk menerapkan prinsip Legal dan Logis (2L) dalam memilih produk dan layanan aset kripto. Legal berarti memastikan platform memiliki izin dan tercantum dalam whitelist OJK, sementara Logis berarti mencermati penawaran imbal hasil yang diberikan. Janji keuntungan yang tidak wajar perlu diwaspadai karena berpotensi merupakan skema ilegal.

Ke depan, OJK akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum serta kementerian dan lembaga terkait untuk menindak pihak yang menyelenggarakan perdagangan aset kripto tanpa izin, guna menciptakan ekosistem aset keuangan digital yang aman, kredibel, dan berkelanjutan di Indonesia.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun 0,91% ke $86.915, Sideways?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin (BTC) masih berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami koreksi ringan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin tercatat di level $86.915,39 per BTC, melemah 0,91% secara harian.

Meski mengalami penurunan, pergerakan ini dinilai masih wajar mengingat kondisi pasar kripto global yang belum menemukan katalis kuat untuk mendorong tren baru.

Saat ini, kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai $1,735 triliun, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto paling bernilai di dunia.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam sebesar $42,73 miliar mengindikasikan likuiditas yang tetap tinggi dan minat pelaku pasar yang belum surut.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.713, Pasar Uji Area $90K

Pergerakan Harga BTC dalam 24 Jam Terakhir

Pergerakan harga Dar Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dar Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dalam satu hari terakhir, Bitcoin bergerak di kisaran terendah $86.606,97 hingga tertinggi $88.320,55.

Penurunan harga sekitar $801,67 mencerminkan adanya tekanan jual jangka pendek, meski belum bersifat agresif.

Hal ini juga tercermin dari penurunan 1 jam sebesar 0,3%, yang menunjukkan volatilitas relatif terkendali.

Menariknya, di tengah koreksi harian tersebut, kinerja mingguan Bitcoin masih mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,06%.

Kondisi ini mengindikasikan adanya zona keseimbangan antara pembeli dan penjual di sekitar level harga saat ini.

Kinerja Historis Bitcoin: Koreksi Masih Mendominasi

Jika ditinjau dari perspektif yang lebih panjang, Bitcoin masih berada dalam fase penyesuaian setelah reli besar sebelumnya. Dalam 30 hari terakhir, harga BTC tercatat turun 0,39%, relatif datar namun mencerminkan pasar yang cenderung menunggu.

Tekanan lebih signifikan terlihat pada periode 60 hari, di mana Bitcoin terkoreksi 22,03%, serta 90 hari terakhir dengan penurunan 22,22% atau sekitar $24.824.

Angka ini menunjukkan bahwa BTC masih berjuang untuk pulih dari koreksi tajam setelah mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $126.198,07.

Dengan posisi harga saat ini, Bitcoin masih diperdagangkan sekitar 30% di bawah ATH, membuka ruang pemulihan apabila sentimen pasar kembali membaik.

Fundamental Bitcoin Tetap Kuat

Dari sisi fundamental, Bitcoin tetap menunjukkan kekuatan jangka panjang. Jumlah BTC yang beredar kini mencapai 19,97 juta koin, atau sekitar 95,08% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

Artinya, suplai baru Bitcoin yang masuk ke pasar semakin terbatas, memperkuat narasi kelangkaan yang menjadi daya tarik utama aset ini.

Selain itu, kapitalisasi pasar terdilusi sepenuhnya (FDV) Bitcoin berada di level $1,824 triliun, mencerminkan potensi valuasi jangka panjang BTC ketika seluruh suplai telah beredar.

Level Support dan Resistance yang Perlu Diperhatikan

Secara teknikal, area $86.500–$87.000 menjadi support penting dalam jangka pendek. Selama level ini mampu dipertahankan, Bitcoin masih memiliki peluang untuk kembali menguji area resistance di kisaran $88.000 hingga $90.000.

Namun, jika tekanan jual meningkat dan BTC turun di bawah support tersebut, risiko koreksi lanjutan ke level yang lebih rendah tetap terbuka.

Sebaliknya, penembusan kuat di atas $90.000 berpotensi menjadi sinyal awal kembalinya momentum bullish.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bertahan di $88.117, Pasar Masih Waspada

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi dengan tekanan jual yang relatif terkendali.

Meski koreksi jangka menengah masih membayangi, fundamental Bitcoin yang solid karena didukung suplai terbatas dan likuiditas tinggi sehingga tetap menjadi penopang utama harga.

Ke depan, pergerakan BTC di rentang $86.000–$90.000 akan menjadi area krusial untuk menentukan arah tren selanjutnya.

Investor disarankan untuk terus mencermati dinamika pasar dan sentimen global sebelum mengambil keputusan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Tekanan Jual Muncul, Turun 0,7% ke $87K

Harga Bitcoin (BTC) hari ini mengalami koreksi setelah sempat menyentuh area tinggi dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, Bitcoin diperdagangkan di level $87.883,34 per BTC, melemah sekitar 0,7% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini terjadi setelah BTC gagal mempertahankan posisi di atas level psikologis $90.000, yang kini kembali menjadi resistance penting.

Meski terkoreksi, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar dengan kapitalisasi pasar sekitar $1.754,66 miliar, mencerminkan dominasi BTC yang masih kuat di tengah volatilitas pasar.

Pergerakan Harga BTC 24 Jam Terakhir

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang $87.789,64 (terendah) hingga $90.501,93 (tertinggi).

Gagalnya BTC bertahan di atas area $90.000 memicu aksi jual jangka pendek, yang tercermin dari penurunan harga sebesar $483,78 atau -0,55% secara harian.

Tekanan jual juga terlihat pada timeframe pendek, dengan penurunan 0,5% dalam satu jam terakhir.

Namun demikian, koreksi ini masih tergolong moderat dan belum mengubah struktur tren jangka pendek secara signifikan.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.266, Sinyal Pemulihan?

Volume Perdagangan dan Aktivitas Pasar

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 23 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 23 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Menariknya, koreksi harga BTC hari ini disertai dengan lonjakan volume perdagangan 24 jam yang mencapai $35,67 miliar.

Volume yang relatif tinggi ini mengindikasikan adanya pertarungan kuat antara pembeli dan penjual, terutama di sekitar area resistance utama.

Secara historis, peningkatan volume saat harga terkoreksi sering kali mencerminkan fase distribusi atau konsolidasi sehat sebelum pasar menentukan arah berikutnya.

Kinerja Bitcoin dalam Berbagai Timeframe

Jika ditinjau dari performa lintas periode waktu, Bitcoin menunjukkan gambaran yang cukup beragam:

  • 7 hari terakhir: +2,73%
  • 30 hari: +2,64%
  • 60 hari: -20,30%
  • 90 hari: -21,53%

Data ini menegaskan bahwa meskipun BTC masih mencatat kenaikan dalam sepekan dan sebulan terakhir, tekanan dari koreksi jangka menengah masih terasa.

Penurunan lebih dari 20% dalam 60 hingga 90 hari menunjukkan bahwa pasar belum sepenuhnya keluar dari fase penyesuaian.

Posisi Bitcoin di Pasar Kripto

Bitcoin saat ini berada di peringkat pertama sebagai aset kripto paling populer, dengan pasokan beredar sebesar 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,08% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Faktor kelangkaan ini tetap menjadi fondasi utama nilai Bitcoin dalam jangka panjang.

Sementara itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (Fully Diluted Market Cap) BTC tercatat sekitar $1.849,62 miliar, mencerminkan potensi valuasi jika seluruh pasokan maksimum telah beredar.

Jarak dari Rekor Tertinggi dan Level Kunci

Bitcoin masih berada cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07.

Selisih ini menunjukkan ruang pemulihan yang besar, tetapi juga menandakan bahwa reli menuju level tertinggi membutuhkan sentimen makro yang lebih kuat serta dukungan likuiditas berkelanjutan.

Dalam jangka pendek, area $90.000–$90.500 kini menjadi resistance utama. Sementara itu, zona $87.500–$88.000 berperan sebagai support terdekat yang perlu dijaga agar tekanan jual tidak semakin dalam.

Prospek Jangka Pendek BTC

Koreksi harga BTC hari ini lebih mencerminkan aksi ambil untung setelah reli singkat, ketimbang sinyal pembalikan tren besar.

Selama Bitcoin mampu bertahan di atas area support kunci, peluang konsolidasi sehat masih terbuka.

Namun, jika tekanan jual berlanjut dan BTC gagal mempertahankan area saat ini, potensi pengujian support yang lebih rendah tidak dapat diabaikan.

Investor dan trader disarankan untuk mencermati reaksi harga di sekitar $88.000 serta dinamika volume perdagangan.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.713, Pasar Uji Area $90K

Harga BTC hari ini yang turun ke $87.883 menandakan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi dengan volatilitas yang tinggi.

Meski terkoreksi, struktur pasar secara keseluruhan masih relatif stabil, didukung oleh volume besar dan dominasi pasar yang kuat.

Ke depan, arah pergerakan BTC akan sangat ditentukan oleh kemampuan harga menembus kembali $90.000 atau bertahan di atas support terdekat.

Dalam kondisi pasar saat ini, kehati-hatian tetap menjadi strategi utama sambil menunggu konfirmasi tren berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga PORTAL Melonjak 20% Hari Ini, Volume Tinggi Dorong Optimisme

Harga Portal (PORTAL) mencuri perhatian pasar kripto setelah mencatatkan lonjakan tajam dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, PORTAL diperdagangkan di level $0,025357 per token, menguat sekitar 20,24% dalam satu hari.

Kenaikan signifikan ini terjadi seiring meningkatnya aktivitas pasar dan minat spekulatif terhadap token berkapitalisasi menengah.

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $18,91 juta, PORTAL saat ini berada di peringkat ke-744 aset kripto paling populer, namun lonjakan harga dan volume menunjukkan bahwa token ini kembali masuk radar para trader.

Baca Juga: Token Portal (PORTAL) Melonjak 23%, Siap Lanjutkan Reli?

Lonjakan Harga Didukung Volume Perdagangan Tinggi

Kenaikan harga PORTAL hari ini tidak terjadi secara sepi. Volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar $21,96 juta, melampaui kapitalisasi pasarnya.

Rasio volume terhadap market cap yang tinggi ini mengindikasikan aktivitas perdagangan yang sangat intens, khas fase reli jangka pendek.

Dalam satu jam terakhir saja, harga PORTAL masih menunjukkan momentum positif dengan kenaikan 2,14%, menandakan tekanan beli masih berlanjut meski reli harian sudah cukup besar.

Kinerja PORTAL dalam Berbagai Periode Waktu

Pergerakan harga Portal (PORTAL/USDT) pada Selasa, 23 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Portal (PORTAL/USDT) pada Selasa, 23 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jika ditinjau dari performa lintas timeframe, PORTAL menunjukkan dinamika yang menarik:

  • 24 jam: +20,24%
  • 7 hari: +13,72%
  • 30 hari: +41,13%
  • 60 hari: +3,24%
  • 90 hari: -35,53%

Data ini menegaskan bahwa tren jangka pendek hingga bulanan PORTAL sedang berada dalam fase pemulihan agresif.

Namun, koreksi tajam dalam 90 hari terakhir menunjukkan bahwa struktur tren jangka menengah masih perlu diuji lebih lanjut.

Kenaikan lebih dari 41% dalam 30 hari menjadi sinyal kuat bahwa minat pasar terhadap PORTAL kembali tumbuh setelah periode tekanan sebelumnya.

Struktur Pasokan dan Valuasi Token

PORTAL memiliki pasokan beredar sebesar 745,71 juta token, atau sekitar 74,57% dari total pasokan maksimum 1 miliar token.

Dengan demikian, masih terdapat sekitar 25% pasokan yang berpotensi masuk ke pasar di masa depan, yang dapat memengaruhi dinamika harga.

Jika seluruh pasokan maksimum telah beredar, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (Fully Diluted Market Cap) PORTAL diperkirakan mencapai $25,36 juta.

Angka ini menunjukkan bahwa valuasi PORTAL masih relatif kecil, membuatnya lebih sensitif terhadap arus modal masuk maupun keluar.

Volatilitas Tinggi dan Karakter Spekulatif

Perlu dicatat bahwa data harga terendah dan tertinggi 24 jam serta rekor tertinggi tidak tercatat secara spesifik. Kondisi ini kerap terjadi pada aset dengan volatilitas tinggi dan pembaruan data yang cepat.

Sebagai token dengan kapitalisasi menengah dan pasokan besar, PORTAL cenderung mengalami pergerakan harga yang agresif, baik saat reli maupun koreksi.

Lonjakan harga hari ini mencerminkan sentimen pasar yang sangat positif, namun juga meningkatkan risiko profit-taking dalam jangka pendek.

Sentimen Pasar dan Prospek PORTAL

Kombinasi kenaikan harga tajam, volume tinggi, dan performa bulanan yang kuat menunjukkan bahwa PORTAL sedang berada dalam fase momentum-driven rally.

Selama volume tetap tinggi dan minat beli berlanjut, harga berpotensi mempertahankan tren positifnya.

Namun, investor dan trader perlu mencermati potensi koreksi teknikal setelah kenaikan cepat. Pergerakan harga yang terlalu agresif tanpa konsolidasi sering kali diikuti retracement jangka pendek.

Baca Juga: Token PORTAL Naik 13,63% Setelah Umumkan Peluncuran Portal V2

Harga PORTAL hari ini yang melonjak lebih dari 20% menandakan kembalinya minat pasar terhadap token ini.

Didukung oleh volume perdagangan yang tinggi dan performa bulanan yang solid, PORTAL menunjukkan potensi lanjutan dalam jangka pendek.

Meski demikian, volatilitas tinggi tetap menjadi faktor utama yang perlu diwaspadai.

PORTAL saat ini lebih cocok dipantau sebagai aset spekulatif, dengan fokus pada pergerakan volume, konsistensi momentum, dan reaksi pasar pasca-reli sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apa Saja Opsi Bank dan E-Wallet untuk Deposit Tokocrypto?

Trading dan investasi aset crypto sekarang jadi jauh lebih mudah dengan berbagai opsi deposit yang ditawarkan di Tokocrypto. Mulai dari bank, seperti bank populer Bank Central Asia (BCA), hingga e-wallet bisa kamu pilih sesuai kebutuhan lho!

Tokocrypto memiliki sistem yang aman, cepat, dan sesuai regulasi. Proses deposit juga tidak ribet dan dalam beberapa menit saja saldo langsung siap dipakai untuk trading atau investasi—berikut beberapa opsi yang bisa kamu pilih!

Opsi Bank untuk Deposit Tokocrypto

Berikut beberapa opsi bank yang bisa kamu gunakan untuk melakukan deposit saldo Tokocrypto:

  • Bank Sahabat Sampoerna: Limit transaksi Rp50.000.000.000
  • Bank Permata: Limit transaksi Rp9.999.999.999
  • Bank Central Asia (BCA): Limit transaksi Rp50.000.000.000
  • Blu by BCA Digital: Limit transaksi Rp100.000.000

Opsi E-Wallet untuk Deposit Tokocrypto

Buat pengguna yang belum memiliki rekening bank, tapi ingin mencoba investasi crypto, Tokocrypto juga menyediakan opsi e-wallet yang praktis bagi pengguna seperti:

  • GoPay: Limit transaksi Rp10.000.000
  • ShopeePay: Limit transaksi Rp10.000.000
  • OVO: Limit transaksi Rp10.000.000
  • LinkAja: Limit transaksi Rp10.000.000

Baca juga perbandingan desposit di Tokocrypto menggunakan Bank vs E-Wallet dari biaya, kecepatan, dan keamanan di sini: Deposit Pakai BCA vs E-Wallet Mana yang Cocok Buat Pemula?

Gimana Cara Deposit Pakai Bank atau E-Wallet di Tokocrypto?

Setelah memilih bank atau e-wallet yang yang sesuai, langkah berikutnya adalah melakukan deposit. Prosesnya cukup mudah! Yakni dengan masuk ke menu “Setoran IDR”,  lalu tentukan metode pembayaran melalui transfer bank atau e‑wallet dan masukkan nominal yang diinginkan, ikuti instruksi pembayaran, dan saldo akan otomatis masuk ke akun. 

Untuk tutorial lebih lengkap, cek panduan resmi cara deposit atau top up saldo Tokocrypto di sini: Cara Deposit Fiat di Tokocrypto

Tips Menjaga Keamanan Saat Deposit di Tokocrypto

  • Sebelum melakukan transaksi deposit melalui bank, pastikan nama rekening sama dengan nama akun Tokocrypto
  • Jangan transfer ke rekening yang berbeda dari nomor rekening yang tertera di aplikasi.
  • Hindari mengakses link mencurigakan, dan pastikan akses Tokocrypto melalui URL resmi atau aplikasi resmi Tokocrypto yang ada di Play Store dan App Store. 
  • Hindari membagikan detail rekening, username, atau password ke pihak lain. Tokocrypto tidak pernah meminta data sensitif melalui chat atau telepon.
  • Jika kamu ragu atau menemukan kendala saat melakukan deposit, pastikan hanya menghubungi customer support resmi Tokocrypto.
  • Aktifkan keamanan berlapis seperti 2FA (SMS & Google Authenticator) agar akun tetap terlindungi.
  • Hindari deposit di jam dini hari (22:59 WIB hingga 05:00 WIB), karena proses kliring bank bisa lebih lambat.

Pengen mulai investasi crypto tapi bingung kapan waktu yang tepat buat masuk pasar? Tenang… di Tokocrypto ada fitur DCA yang memungkinkan kamu melakukan pembelian aset crypto secara otomatis dan terjadwal—bikin harga rata-rata lebih stabil meski pasar fluktuatif! Langsung download, registrasi Tokocrypto dan masukkan kode TEMUTOKO untuk potongan biaya trading sampai 20%!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.713, Pasar Uji Area $90K

Harga Bitcoin (BTC) hari ini menunjukkan pergerakan positif meski pasar kripto masih berada dalam fase konsolidasi.

Berdasarkan data terbaru, BTC diperdagangkan di level $88.713,23 per BTC, mencatat kenaikan sekitar 0,73% dalam 24 jam terakhir.

Penguatan ini menandakan minat beli masih terjaga, meskipun volatilitas jangka menengah belum sepenuhnya mereda.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1.771,19 miliar, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar di dunia dan menjadi barometer utama arah pasar kripto global.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bertahan di $88.117, Pasar Masih Waspada

Pergerakan Harga BTC 24 Jam Terakhir

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang harga $87.613,20 (terendah) hingga $89.577,71 (tertinggi).

Fluktuasi ini mencerminkan pertarungan antara pembeli dan penjual di area krusial menjelang level psikologis $90.000.

Kenaikan harian sebesar $598,21 atau +0,68% menunjukkan adanya dorongan beli moderat, meski volume perdagangan relatif lebih rendah dibandingkan periode volatil sebelumnya.

Volume transaksi 24 jam tercatat sebesar $23,24 miliar, mengindikasikan pasar masih berhati-hati menunggu katalis yang lebih kuat.

Kinerja BTC dalam Berbagai Periode Waktu

Jika ditarik ke timeframe yang lebih panjang, performa Bitcoin menunjukkan dinamika yang beragam Dan cenderung fluktuatif.

  • 30 hari terakhir: BTC menguat $4.334,70 (+5,14%), mencerminkan tren pemulihan jangka pendek.
  • 60 hari: BTC masih tertekan dengan penurunan -18,41%.
  • 90 hari: Koreksi semakin dalam, dengan penurunan -21,13%.

Data ini menegaskan bahwa meskipun Bitcoin mulai bangkit dalam sebulan terakhir, tekanan jual dari fase koreksi sebelumnya masih membayangi struktur harga jangka menengah.

Posisi Bitcoin di Pasar Kripto

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 22 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 22 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Bitcoin saat ini menempati peringkat pertama sebagai aset kripto paling populer, dengan pasokan beredar sebesar 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,07% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Fakta ini memperkuat narasi kelangkaan Bitcoin, yang menjadi salah satu pilar utama nilai jangka panjangnya.

Sementara itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (Fully Diluted Market Cap) tercatat di angka $1,862,37 miliar, mencerminkan valuasi BTC jika seluruh pasokan maksimum telah beredar.

Rekor Tertinggi dan Jarak dengan Harga Saat Ini

Bitcoin masih berada cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07.

Selisih ini menunjukkan ruang pemulihan yang besar, tetapi sekaligus menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju level tertinggi membutuhkan dukungan sentimen makro dan likuiditas yang lebih kuat.

Dalam jangka pendek, pergerakan harga BTC masih cenderung sideways dengan bias positif, tercermin dari perubahan harga +0,35% dalam satu jam terakhir, namun -0,66% dalam tujuh hari terakhir.

Analisis Sentimen dan Prospek Jangka Pendek

Kenaikan harga BTC hari ini mencerminkan adanya stabilisasi pasar setelah tekanan koreksi beberapa bulan terakhir.

Namun, volume yang relatif moderat menunjukkan bahwa investor institusional maupun ritel masih bersikap selektif.

Area $90.000 menjadi resistance psikologis penting. Jika Bitcoin mampu menembus dan bertahan di atas level ini dengan dukungan volume tinggi, peluang penguatan lanjutan akan terbuka.

Sebaliknya, kegagalan menembus resistance berpotensi memicu konsolidasi ulang ke area support di bawah $88.000.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.266, Sinyal Pemulihan?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase pemulihan bertahap. Kenaikan harian sebesar 0,73% memberikan sinyal positif, namun tren jangka menengah masih membutuhkan konfirmasi lebih lanjut.

Dengan dominasi pasar yang kuat, pasokan terbatas, dan posisi sebagai aset kripto utama, Bitcoin tetap menjadi fokus utama pelaku pasar.

Investor disarankan untuk mencermati pergerakan volume, reaksi harga di area $90.000, serta dinamika pasar global sebagai penentu arah BTC selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Dalam Momentum 1971, Apa Maksudnya?

Tom Lee, seorang analis keuangan yang cukup terkenal di Wall Street dan kini ikut berkecimpung di dalam industri kripto dengan menjadi Chairman BitMine Immersion Technologies Inc. menjadi sorotan di kalangan investor kripto setelah pernyataannya yang membandingkan Ethereum (ETH) dengan momen bersejarah tahun 1971.

Pernyataan ini ia lontarkan di Binance Blockchain Week 2025, di mana Lee menekankan bahwa Ethereum sedang memasuki fase transformasional yang mirip dengan“Nixon Shock”, yakni fase ketika Presiden Richard Nixon menghentikan konvertibilitas dolar AS ke emas pada 15 Agustus 1971.

Guna memahami maksud Tom Lee tentang  bagaimana kaitan momentum 1971 dengan Ethereum, mari kita bedah latar belakang sejarah pada tahun 1971 yuk!

Maksud dari Ethereum Ethereum Dalam Momentum 1971

Tahun 1971 dikenal sebagai tahun yang menandai berakhirnya sistem Bretton Woods (1944–1971), sebuah mekanisme yang menetapkan bahwa Dolar AS dijamin dapat dikonversi menjadi emas dengan harga tetap, yaitu USD 35 per ons.

Sejak konvertibilitas itu dibatalkan oleh Presiden Richard Nixon pada tanggal 15 Agustus 1971 (Nixon Shock), Dolar AS yang sebelumnya didukung oleh cadangan emas resmi berubah menjadi mata uang fiat penuh, yakni uang yang nilainya hanya bergantung pada kepercayaan terhadap pemerintah dan stabilitas ekonomi Amerika Serikat.

Perubahan ini sempat memicu kekhawatiran inflasi, namun justru membuka pintu bagi Wall Street untuk berinovasi. Institusi keuangan kemudian menciptakan produk baru seperti derivatif, obligasi, dan instrumen keuangan kompleks guna mempertahankan status dolar sebagai mata uang cadangan dunia. Hasilnya adalah ekspansi ekonomi global, pertumbuhan pesat pasar keuangan, serta semakin kokohnya dominasi Amerika Serikat dalam sistem finansial internasional.

Lee melihat hal yang sama terjadi di Ethereum sekarang, dimana Ethereum bukan dipandang sebagai “emas digital” seperti Bitcoin, melainkan infrastruktur yang memungkinkan tokenisasi segala aset.

Tom Lee kemudian membandingkan “Nixon Shock” tahun 1971, dengan  regulasi crypto AS tahun 2025 yang sama-sama berpotensi memodernisasi Wall Street, mendorong inovasi keuangan, dan menciptakan kekayaan triliunan di pasar tradisional.

Aturan seperti:

  • GENIUS Act: Undang-undang federal pertama yang mengatur stablecoin (kripto yang nilainya dipatok 1:1 dengan USD), dengan aturan cadangan, penerbit, dan pengawasan. Ini meningkatkan legitimasi dan adopsi.
  • Project Crypto SEC: Inisiatif SEC untuk memperbarui kerangka regulasi sehingga lebih selaras dengan teknologi on-chain yang semakin berkembang, isinya seperti aturan tentang self-custody, kapan token dianggap sekuritas atau bukan), dan mendorong inovasi seperti tokenisasi saham/obligasi.

Perubahan aturan seperti di atas dipandang mampu memberikan kejelasan regulasi, mengurangi ketidakpastian, dan mendorong institusi besar yang dulu hanya bermain di Wall Street untuk mulai masuk ke dalam kripto.

Tom Lee melihat potensi hal tersebut dapat memicu “supercycle” di mana Ethereum sebagai proyek smart contract terdepan, dapat diuntungkan sebab Ethereum akan menjadi platform blockchain utama yang banyak digunakan ketika adopsi tokenisasi aset dunia nyata (Real World Asset—RWA) menjadi new normal sama seperti uang fiat setelah era Nixon.

Tokenisasi (RWA) sendiri adalah proses mengubah aset fisik atau tradisional menjadi token digital di blockchain, memungkinkan perdagangan 24/7, likuiditas, dan akses global tanpa intermediary. 

Lee menyoroti bahwa sebagian besar infrastruktur RWA saat ini dibangun di Ethereum, termasuk Layer 2 seperti Polygon atau Optimism, yang mendominasi sekitar 70% pasar RWA. 

Ini termasuk tokenisasi saham, obligasi, real estate, dan bahkan dolar AS melalui stablecoins seperti USDT atau USDC. Institusi besar seperti Mastercard, Ripple, dan TON Blockchain telah menyatakan komitmen mereka untuk membangun di Ethereum, dengan pertumbuhan stablecoins mencapai 20-30% per tahun untuk remitansi, treasury, dan settlement lintas batas.

Lee percaya bahwa kedepannya adopsi tokenisasi akan meledak hingga 200x. Alasan utamanya adalah adanya regulasi yang mendukung, seperti GENIUS Act dan Project Crypto dari SEC yang sebelumnya telah dijelaskan di atas, karena dapat memudahkan migrasi aset ke blockchain. 

Baca juga: Trading dengan Pair IDR vs USD, Mana yang Cocok Buat Kamu?

Target Harga: Ethereum Bisa Tembus $62.000

Tom Lee memperkirakan ETH bisa mencapai $62.000 dalam beberapa bulan jika rasio ETH/BTC naik ke 0,25 dengan asumsi BTC mencapai $250.000. Jika hanya kembali ke rata-rata historis delapan tahun, ETH bisa ke $12.000.

Saat ini, ETH di sekitar $3.000 dianggap “grossly undervalued” karena telah keluar dari pola sideways lima tahun. BitMine, perusahaan yang dipimpin Lee sendiri telah mengakumulasi 1,52 juta ETH (sekitar 1,3% suplai total) senilai $6,6 miliar, menjadikannya pemegang treasury ETH terbesar dunia, mereka bertujuan setidaknya menguasai 5% suplai ETH untuk staking dan DeFi.

Secara keseluruhan, apa yang dimaksud Tom Lee dengan Ethereum dalam momentum 1971 adalah momen dimana Ethereum bukan lagi dianggap sebagai altcoin biasa, tapi aset strategis untuk era tokenisasi.

Bagi investor Indonesia, dengan regulasi pemerintah yang mendukung adopsi aset kripto, Ethereum bisa jadi salah satu aset yang dapat kamu pertimbangkan untuk masuk ke dalam portofolio. Selain karena menjadi aset yang konsisten duduk sebagai aset kedua terbesar setelah Bitcoin dari segi kapitalisasi pasar, potensi adopsi tokenisasi aset dunia nyata (RWA) juga semakin lebar.

Bagi kamu yang tertarik untuk memiliki aset kripto Ethereum—di Tokocrypto kamu bisa beli dengan deposit hanya mulai dari Rp50.000 lho! Dapatkan juga potongan biaya trading sampai dengan 20% dengan memasukkan kode TEMUTOKO registrasi. Download dan daftar aplikasinya di sini!

Baca juga: Piala Dunia 2026 Sebentar Lagi, Likuiditas Pasar Siap Tersedot!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Sumber:

YahooFinance: Tom Lee Claims Ethereum Will Hit $62,000 in Next Few Months, Ramps up Bitcoin Call to $250,000. Diakses 15 Desember 2025

Bezinga: Tom Lee Calls Ethereum A 1971-Style Gold Moment As ETH Hits New All-Time High, Says ‘Very High Probability’ Of Flipping Bitcoin. Diakses 15 Desember 2025



Sumber : news.tokocrypto.com

Bertahan di $88.117, Pasar Masih Waspada

Harga Bitcoin (BTC) hari ini menunjukkan pergerakan yang relatif stabil dengan kecenderungan melemah tipis.

Berdasarkan data terbaru, harga BTC berada di level $88.117,44 per BTC, atau turun sekitar 0,22% dalam 24 jam terakhir.

Meski mengalami koreksi ringan, Bitcoin masih bertahan di area harga tinggi setelah reli kuat pada bulan-bulan sebelumnya.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,759 triliun USD, Bitcoin tetap menjadi aset kripto terbesar di dunia dan mendominasi pasar secara keseluruhan.

Namun, pergerakan harga yang terbatas dan volume perdagangan yang menurun mengindikasikan bahwa pasar saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Terkoreksi ke $85.600, Tekanan Pendek

Pergerakan Harga BTC dalam 24 Jam Terakhir

Dalam rentang 24 jam terakhir, Bitcoin diperdagangkan di kisaran $87.850,79 hingga $88.403,67. Rentang harga yang sempit ini mencerminkan keseimbangan sementara antara tekanan beli dan jual.

Volume perdagangan harian BTC tercatat sekitar $14,56 miliar USD, relatif lebih rendah dibandingkan periode volatilitas tinggi sebelumnya.

Penurunan volume ini menjadi sinyal bahwa sebagian pelaku pasar memilih bersikap wait and see, menunggu arah pergerakan yang lebih jelas sebelum mengambil posisi besar.

Kinerja Harga Bitcoin dalam Berbagai Timeframe

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 21 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 21 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jika ditinjau dari sisi jangka pendek, Bitcoin mencatat penurunan 2,32% dalam tujuh hari terakhir, menunjukkan adanya tekanan jual ringan setelah reli sebelumnya.

Namun, secara 30 harian, BTC masih mampu membukukan kenaikan sekitar 2,61%, menandakan bahwa tren jangka pendek belum sepenuhnya berbalik negatif.

Sebaliknya, dalam perspektif jangka menengah, tekanan terlihat lebih jelas.

Dalam 60 hari terakhir, harga BTC terkoreksi sekitar 18,50%, sementara dalam 90 hari, penurunan mencapai 21,85%.

Data ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase koreksi setelah gagal mempertahankan momentum bullish yang kuat.

Harga Bitcoin saat ini juga masih cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07, yang kini menjadi target jangka panjang sekaligus resistance psikologis utama.

Sentimen Pasar dan Likuiditas

Sentimen pasar kripto secara umum masih cenderung hati-hati. Meski Bitcoin sempat mencatat kenaikan dalam satu jam terakhir sebesar 0,08%, pergerakan ini belum cukup kuat untuk mengubah struktur tren jangka pendek.

Likuiditas yang menurun membuat pergerakan harga BTC menjadi lebih sensitif terhadap tekanan jual.

Dengan kondisi seperti ini, fluktuasi kecil dapat memicu reaksi berantai, terutama dari trader jangka pendek yang mengandalkan level teknikal.

Fundamental Bitcoin Tetap Solid

Dari sisi fundamental, Bitcoin tetap menunjukkan kekuatan yang konsisten.

Saat ini, jumlah sirkulasi pasokan BTC mencapai 19,96 juta, atau sekitar 95,07% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

Kelangkaan ini menjadi salah satu daya tarik utama Bitcoin sebagai aset lindung nilai jangka panjang.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh Bitcoin berada di level $1,850 triliun USD, mencerminkan valuasi maksimum jika seluruh suplai BTC telah beredar.

Faktor ini terus mendukung narasi Bitcoin sebagai “emas digital” di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Level Penting yang Perlu Diperhatikan

Dalam jangka pendek, area $87.800–$88.000 menjadi zona support penting. Jika level ini ditembus secara meyakinkan, BTC berpotensi melanjutkan koreksi ke area support berikutnya.

Sementara itu, di sisi resistance, area $88.500–$90.000 menjadi level krusial yang harus ditembus untuk mengembalikan momentum bullish.

Penembusan dengan volume tinggi berpotensi membuka peluang reli lanjutan.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Naik ke $87.071, Peluang Rebound Menguat

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi dengan tekanan jangka menengah yang belum sepenuhnya mereda. Penurunan volume perdagangan dan pergerakan harga yang terbatas menandakan sikap pasar yang cenderung defensif.

Meski demikian, fundamental Bitcoin tetap kuat dengan suplai terbatas dan dominasi pasar yang tinggi. Bagi investor jangka panjang, fase konsolidasi ini dapat menjadi periode evaluasi dan akumulasi bertahap.

Sementara bagi trader jangka pendek, kehati-hatian tetap diperlukan hingga Bitcoin menunjukkan arah tren yang lebih jelas.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com