Tag Archives: aset kripto

Bitcoin Rebound $70.498, Bullish Terbentuk?

Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan pemulihan dalam 24 jam terakhir dengan kenaikan signifikan sebesar 3,4% ke level $70.498,23.

Kenaikan ini membawa Bitcoin kembali menembus area psikologis $70.000 setelah sempat tertekan dalam beberapa hari sebelumnya.

Dengan kapitalisasi pasar yang kini mencapai sekitar $1,41 triliun dan volume perdagangan harian sebesar $50,65 miliar, pergerakan ini menunjukkan meningkatnya aktivitas dan minat pasar terhadap aset kripto terbesar di dunia.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $68.237, Bearish Berlanjut?

Rebound Kuat dari Area Support

Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat Bitcoin bergerak dalam rentang harga $67.508,51 hingga $71.782,26.

Kenaikan dari area bawah ke atas $70.000 menunjukkan adanya reaksi beli yang cukup kuat di level support sekitar $67.500. Area ini sebelumnya menjadi titik krusial yang menahan penurunan lebih dalam.

Lonjakan harga hingga mendekati $71.800 juga mengindikasikan bahwa momentum bullish mulai kembali terbentuk, meskipun masih menghadapi resistance di area tersebut.

Volume Meningkat, Sinyal Minat Pasar Kembali

Salah satu indikator penting dari kenaikan ini adalah lonjakan volume perdagangan yang mencapai lebih dari $50 miliar dalam 24 jam.

Peningkatan volume biasanya menunjukkan keterlibatan pasar yang lebih besar, konfirmasi terhadap pergerakan harga, dan potensi kelanjutan tren jika momentum terjaga.

Dibandingkan periode sebelumnya yang cenderung sepi, kenaikan volume ini menjadi sinyal positif bagi prospek jangka pendek Bitcoin.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 24 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 24 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

Masih dalam Fase Pemulihan

Meski mengalami kenaikan harian yang kuat, data historis menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase pemulihan:

  • 30 hari: naik 3,69%
  • 60 hari: turun 21,37%
  • 90 hari: turun 19,24%

Artinya, kenaikan saat ini belum sepenuhnya mengubah tren jangka menengah yang masih bearish. Namun, pergerakan ini bisa menjadi awal dari pembalikan tren jika momentum terus berlanjut.

Faktor Pendorong Kenaikan

Beberapa faktor yang kemungkinan mendorong kenaikan harga Bitcoin hari ini antara lain:

1. Rebound Teknis

Setelah mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir, BTC memantul dari area support kuat.

2. Kembalinya Minat Beli

Volume yang meningkat menunjukkan adanya akumulasi dari pelaku pasar.

3. Short Covering

Trader yang sebelumnya membuka posisi jual kemungkinan menutup posisi, mendorong harga naik lebih cepat.

Level Penting yang Harus Diperhatikan

Dalam jangka pendek, terdapat beberapa level kunci:

  • Support utama: $67.500
  • Support lanjutan: $65.000
  • Resistance terdekat: $71.800
  • Resistance utama: $73.000

Jika Bitcoin mampu menembus dan bertahan di atas $71.800, peluang untuk melanjutkan kenaikan ke area $73.000 akan semakin besar.

Namun, jika gagal breakout, BTC berpotensi kembali bergerak sideways atau bahkan turun ke area support.

Selain itu, Bitcoin masih cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07. Namun, setiap pemulihan seperti saat ini menjadi langkah penting dalam proses menuju level tersebut.

Dominasi Pasar Tetap Kuat

Bitcoin masih mendominasi pasar kripto dengan pangsa sekitar 95,25%. Dominasi ini menunjukkan bahwa arah pergerakan BTC tetap menjadi acuan utama bagi seluruh pasar.

Ketika Bitcoin menguat, altcoin biasanya ikut terdorong naik, meskipun dengan tingkat volatilitas yang lebih tinggi.

Melihat kondisi saat ini, Bitcoin menunjukkan sinyal bullish dalam jangka pendek, namun masih perlu konfirmasi lanjutan.

Artinya, tren naik mulai terbentuk, tetapi masih rentan terhadap koreksi jika gagal menembus resistance kunci.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $69.198, Tekanan Kembali

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin berhasil rebound ke atas $70.000 dengan dukungan volume yang kuat. Kenaikan 3,4% ini menjadi sinyal awal pemulihan setelah periode tekanan.

Namun, untuk memastikan tren bullish yang lebih solid, BTC perlu menembus resistance di atas $71.800. Selama level tersebut belum ditembus, pergerakan masih berpotensi fluktuatif.

Bagi investor, area support di $67.500 dan resistance di sekitar $72.000 menjadi level krusial yang harus diperhatikan dalam menentukan strategi selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

4 Data Ekonomi AS Ini Tentukan Nasib Bitcoin pada Akhir Maret!

Harga Bitcoin memasuki pekan ini di kisaran 68.000 dolar AS di tengah tekanan sentimen pasar yang masih lemah. Indeks Crypto Fear and Greed bahkan berada di level 8, yang menunjukkan kondisi extreme fear di kalangan investor.

Dilaporkan BeInCrypto, sejumlah rilis data ekonomi Amerika Serikat dijadwalkan pekan ini dan dinilai berpotensi besar memengaruhi ekspektasi kebijakan suku bunga The Federal Reserve, yang pada akhirnya berdampak langsung terhadap pergerakan pasar kripto.

Flash PMI Jadi Penentu Awal Sentimen

Data Flash Purchasing Managers’ Index (PMI) untuk sektor manufaktur dan jasa yang dirilis pada Selasa akan menjadi indikator awal kondisi ekonomi AS di bulan Maret.

PMI sektor jasa menjadi perhatian utama karena mencerminkan sebagian besar aktivitas ekonomi. Jika hasilnya lebih kuat dari ekspektasi, maka kemungkinan penundaan penurunan suku bunga akan meningkat, yang berpotensi menekan aset berisiko seperti Bitcoin.

Sebaliknya, jika PMI manufaktur turun di bawah level 50, hal ini menandakan kontraksi ekonomi dan dapat memicu sikap defensif dari investor di pasar global.

Data Ketenagakerjaan Bisa Ubah Arah Pasar

Pada Kamis (227/3), laporan Initial Jobless Claims akan menjadi indikator penting kondisi pasar tenaga kerja. Data sebelumnya menunjukkan angka 205.000 klaim, lebih rendah dari ekspektasi.

Jika klaim pengangguran meningkat, hal ini dapat memperkuat peluang pelonggaran kebijakan moneter oleh The Fed, yang secara historis cenderung mendukung kenaikan harga Bitcoin.

Namun, jika data kembali menunjukkan kekuatan pasar tenaga kerja, narasi suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama akan kembali menguat dan berpotensi menekan pasar kripto.

Baca juga: Bitcoin Tembus $70.000 Dipicu Isu Damai AS-Iran

Inflasi dan Sentimen Konsumen Jadi Penutup

Pada Jumat (28/3), pasar akan mencermati data Consumer Sentiment dan ekspektasi inflasi dari University of Michigan. Kenaikan ekspektasi inflasi dapat menjadi sinyal negatif bagi pasar, karena The Fed kemungkinan akan mempertahankan kebijakan ketat lebih lama.

Selain itu, data cadangan minyak AS yang dirilis pada Rabu juga menjadi faktor tambahan yang perlu diperhatikan. Penurunan cadangan minyak dapat mendorong kenaikan harga energi, yang berpotensi meningkatkan tekanan inflasi secara global.

Tim Research Tokocrypto menilai bahwa pekan ini menjadi salah satu periode krusial bagi pergerakan Bitcoin, karena kombinasi data ekonomi dan komentar pejabat The Fed dapat secara langsung memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga.

Menurut mereka, Bitcoin saat ini berada dalam fase sensitif terhadap data makro, di mana setiap perubahan ekspektasi kebijakan moneter dapat memicu pergerakan harga yang signifikan dalam waktu singkat.

Tim Research Tokocrypto juga menambahkan bahwa jika data ekonomi menunjukkan pelemahan, peluang pemangkasan suku bunga akan meningkat dan dapat menjadi katalis positif bagi Bitcoin. Sebaliknya, data yang lebih kuat dari perkiraan dapat memperpanjang tekanan terhadap pasar kripto.

Dalam kondisi ini, pelaku pasar disarankan untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan momentum dari setiap rilis data, karena volatilitas diperkirakan akan meningkat.

Pasar Menunggu Arah dari Data Ekonomi

Sepanjang Maret, Bitcoin bergerak dalam rentang 62.000 hingga 76.000 dolar AS. Empat rilis data ekonomi pekan ini berpotensi menjadi penentu apakah harga akan menembus batas atas atau justru mengalami koreksi lebih dalam.

Dengan ketidakpastian yang masih tinggi, arah pergerakan Bitcoin dalam waktu dekat akan sangat bergantung pada bagaimana data ekonomi tersebut memengaruhi ekspektasi kebijakan The Fed dan sentimen investor global.

Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin Berpotensi Picu Likuidasi Besar di Akhir Maret 2026!

Pasar kripto memasuki pekan terakhir Maret dengan sentimen fear yang kembali meningkat, mendorong banyak trader altcoin membuka posisi short secara agresif. Namun, di tengah tekanan tersebut, sejumlah altcoin justru menunjukkan potensi berlawanan yang dapat memicu likuidasi besar pada posisi short.

Dilaporkan BeInCrypto, tiga aset yang menjadi sorotan adalah Solana (SOL), Hyperliquid (HYPE), dan Bittensor (TAO), yang masing-masing memiliki katalis kuat di tengah kondisi pasar yang masih tidak stabil.

Solana (SOL) Berpotensi Picu Likuidasi Hingga $680 Juta

Data liquidation map menunjukkan adanya ketidakseimbangan besar antara posisi long dan short pada Solana. Jika harga SOL naik kembali ke level $96, potensi likuidasi posisi short diperkirakan bisa mencapai hingga $680 juta.

Beberapa faktor mendukung potensi rebound ini. Pertama, terjadi perubahan signifikan pada arus exchange sejak 17 Maret, dengan outflow harian mencapai 700.000 SOL. Hal ini mengindikasikan adanya akumulasi oleh investor saat harga melemah.

Kedua, volume perdagangan di DEX Solana melonjak 103% dalam sepekan terakhir hingga mencapai $138,4 miliar, menjadi level tertinggi dalam satu tahun. Peningkatan aktivitas ini menunjukkan permintaan yang kembali menguat.

Baca juga: 4 dari 10 Altcoin Nyaris di Titik Terendah, Pasar Kripto Sedang Tertekan?

Hyperliquid (HYPE) Diuntungkan Kondisi Global

Hyperliquid juga menunjukkan pola serupa, di mana potensi likuidasi posisi short lebih dominan. Jika harga HYPE menembus level $42, potensi likuidasi diperkirakan dapat melampaui $60 juta.

Salah satu pendorong utama adalah pertumbuhan pasar HIP-3, yang memungkinkan perdagangan aset non-kripto seperti minyak, logam, dan indeks saham secara 24/7. Dalam tujuh hari terakhir, volume perdagangan HIP-3 mencapai sekitar $14,39 miliar, dengan open interest sebesar $1,73 miliar.

Selain itu, ketegangan geopolitik global turut meningkatkan minat terhadap instrumen alternatif seperti yang ditawarkan oleh Hyperliquid.

Bittensor (TAO) Didorong Sentimen dan Institusi

Bittensor (TAO) juga mencatat peningkatan minat yang signifikan dari investor. Data menunjukkan bahwa diskusi komunitas terkait TAO meningkat 112% dalam 30 hari terakhir, dengan total mention mencapai 3,86 juta dalam 24 jam.

Peningkatan ini dipicu oleh beberapa faktor, termasuk penyebutan Bittensor oleh CEO Nvidia Jensen Huang dalam podcast, serta langkah Grayscale yang membuka produk investasi berbasis TAO.

Selain itu, pertumbuhan subnet dalam ekosistem Bittensor juga menunjukkan peningkatan dari sisi pendapatan dan aktivitas komunitas. Jika harga TAO menembus $307, potensi likuidasi short diperkirakan mencapai $27 juta.

Tim Research Tokocrypto menilai bahwa kondisi pasar saat ini menunjukkan dinamika yang kompleks, di mana sentimen makro yang negatif justru berhadapan dengan katalis spesifik pada beberapa altcoin.

Menurut mereka, meningkatnya posisi short di tengah fear market membuka peluang terjadinya short squeeze, terutama jika didukung oleh faktor fundamental seperti peningkatan aktivitas jaringan dan akumulasi investor.

Namun demikian, Tim Research Tokocrypto mengingatkan bahwa volatilitas tetap tinggi, terutama dengan adanya faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi dan geopolitik global. Tanpa manajemen risiko yang baik, posisi short maupun long sama-sama berpotensi menghadapi tekanan.

Mereka juga menekankan pentingnya memperhatikan level kunci serta momentum pasar, karena pergerakan harga dalam kondisi seperti ini cenderung cepat dan tidak linear.

Pasar Menunggu Arah Selanjutnya

Dengan kombinasi antara tekanan pasar dan katalis positif pada beberapa aset, pergerakan altcoin dalam waktu dekat diperkirakan akan sangat fluktuatif.

Pelaku pasar kini mencermati apakah potensi short squeeze benar-benar akan terjadi, atau justru tekanan makro akan kembali mendominasi dan menahan kenaikan harga.

Baca juga: Waspada! 3 Altcoin Ini Bisa Picu Likuidasi Rp50 Triliun Lebih Minggu Ini


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Inggris Siapkan Langkah Besar Lawan Ancaman Penipuan Kripto

Pemerintah Inggris melalui Home Office merilis strategi jangka panjang untuk memerangi penipuan periode 2026 hingga 2029, dengan menyoroti aset kripto sebagai salah satu risiko yang terus berkembang. Dalam dokumen tersebut, kripto disebut sebagai medium yang kerap digunakan dalam skema penipuan, terutama melalui media sosial dan platform pesan.

Dilaporkan Cointelegraph, pemerintah menilai masih terdapat celah dalam upaya penanganan kejahatan berbasis teknologi pembayaran baru, termasuk aset digital, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif.

Kripto Masuk Sorotan dalam Strategi Anti-Fraud

Dalam laporan tersebut, otoritas menyebut bahwa banyak korban penipuan yang secara sukarela mentransfer dana mereka setelah terpapar skema penipuan berbasis kripto. Hal ini menunjukkan bahwa modus kejahatan semakin berkembang seiring dengan adopsi teknologi keuangan digital.

Pemerintah juga menekankan bahwa kerentanan dalam sistem pengawasan terhadap pembayaran berbasis kripto masih menjadi tantangan utama dalam upaya penegakan hukum.

Upaya Penguatan Penegakan Hukum

Sebagai bagian dari strategi, pemerintah Inggris telah meluncurkan kampanye nasional pada 2025 melalui National Crime Agency (NCA) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengenali penipuan.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat kapasitas lembaga penegak hukum, termasuk Serious Fraud Office (SFO), dalam melakukan investigasi terkait aset kripto. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penanganan kasus penipuan berbasis digital.

Baca juga: Selandia Baru: Stablecoin Bukan Produk Keuangan

Regulasi Lebih Ketat untuk Industri Kripto

Upaya pemerintah juga mencakup penguatan regulasi terhadap perusahaan kripto. Financial Conduct Authority (FCA) telah melakukan pengetatan terhadap promosi aset kripto sejak 2023.

Ke depan, pemerintah berencana menerapkan kerangka regulasi komprehensif yang mewajibkan perusahaan kripto untuk memperoleh izin dari FCA serta mematuhi aturan yang berlaku. Regulasi ini dijadwalkan mulai diterapkan secara bertahap pada Oktober 2027.

Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi risiko penipuan sekaligus meningkatkan perlindungan bagi konsumen.

Menurut Tim Research Tokocrypto, dari sudut regulasi, pelabelan seperti ini penting karena bisa menjadi dasar bagi pengetatan kebijakan, kewajiban kepatuhan, dan pengawasan pemasaran crypto di Inggris.

“Semakin kuat narasi risiko penipuan melekat pada crypto, semakin besar pula tekanan bagi industri untuk membuktikan standar keamanan dan perlindungan pengguna yang lebih tinggi,” jelasnya.

Isu Donasi Kripto Jadi Perhatian

Meski fokus utama strategi ini adalah penipuan, terdapat pula perhatian terhadap penggunaan kripto dalam ranah politik. Pemerintah Inggris dikabarkan tengah mempertimbangkan larangan donasi politik menggunakan aset digital sebagai bagian dari pembahasan RUU pemilu.

Isu ini mencuat setelah adanya praktik penerimaan donasi kripto oleh beberapa pihak politik, yang dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

Fokus pada Kepercayaan Publik

Pemerintah Inggris menegaskan bahwa strategi ini tidak hanya bertujuan menekan angka kejahatan, tetapi juga untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem keuangan.

Otoritas menilai bahwa setiap kasus penipuan tidak hanya merugikan individu, tetapi juga berdampak pada perekonomian secara luas. Oleh karena itu, langkah-langkah yang diambil diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang lebih aman bagi masyarakat dan pelaku usaha di era digital.

Baca juga: Paxos Tak Sengaja Cetak Stablecoin $300 Triliun untuk PayPal!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

GSR Akuisisi Autonomous dan Architech, Perkuat Treasury

Perusahaan trading kripto global GSR resmi mengakuisisi dua firma, yaitu Autonomous dan Architech, dengan total nilai transaksi mencapai US$57 juta.

Langkah ini dilakukan untuk memperluas layanan advisory token, capital markets, serta manajemen treasury bagi proyek kripto.

Akuisisi ini menandai fase baru dalam evolusi industri, di mana layanan profesional dan terintegrasi semakin dibutuhkan untuk mendukung peluncuran dan pengelolaan token secara berkelanjutan.

Baca Juga: Mastercard Akuisisi BVNK $1,8 Miliar, Perluas Akses Stablecoin Global

Bangun Platform Terintegrasi End-to-End

Melalui struktur baru ini, Coindesk melaporkan bahwa GSR berupaya menggabungkan berbagai layanan penting ke dalam satu platform terpadu.

Beberapa layanan utama yang akan diintegrasikan meliputi desain tokenomics; fundraising dan capital markets; akses likuiditas dan market making; manajemen treasury; serta strategi distribusi token.

Tujuan utamanya adalah mengurangi ketergantungan proyek kripto terhadap banyak penyedia jasa yang sering kali memiliki insentif berbeda dan tidak selaras.

Dengan pendekatan ini, proyek dapat mengelola seluruh siklus hidup token dalam satu ekosistem yang lebih efisien dan terkoordinasi.

Fragmentasi Layanan

Selama ini, banyak proyek kripto harus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk meluncurkan token, seperti konsultan tokenomics, market maker, bursa kripto, penyedia likuiditas, atau manajer treasury.

Masalahnya, masing-masing pihak memiliki kepentingan sendiri, yang terkadang saling bertabrakan.

Hal ini dapat menciptakan risiko seperti distribusi token yang tidak optimal, tekanan jual berlebihan setelah listing, dan pengelolaan dana yang kurang efisien.

Dengan mengintegrasikan layanan ini, GSR mencoba mengatasi salah satu kelemahan struktural dalam industri kripto.

Adopsi Infrastruktur Semakin Matang

Langkah GSR ini mencerminkan pergeseran besar dalam industri kripto, mulai dari fase eksperimental menuju fase yang lebih matang dan profesional.

Tim riset dari Tokocrypto menilai bahwa akuisisi ini merupakan sinyal kuat adopsi, bukan sekadar perkembangan bisnis biasa.

“Pesannya simpel: pasar makin dewasa, dan proyek kripto sekarang butuh bankir bayangan serta operator treasury yang proper, bukan cuma tokenomics cantik dan market maker dadakan,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Pernyataan ini menegaskan bahwa kebutuhan industri kini telah berubah, dari sekadar inovasi menjadi eksekusi yang terstruktur dan berkelanjutan.

Peran Baru: “Bankir Bayangan” Kripto

Dengan layanan terintegrasi seperti ini, perusahaan seperti GSR mulai berperan layaknya “bank investasi” dalam dunia kripto.

Mereka tidak hanya membantu peluncuran token, tetapi juga mengelola likuiditas pasar, mengatur distribusi token, mengoptimalkan penggunaan dana proyek, dan memberikan strategi jangka panjang.

Peran ini semakin penting seiring meningkatnya kompleksitas pasar kripto dan masuknya investor institusional.

Dampak bagi Proyek Kripto

Bagi proyek kripto, kehadiran platform seperti ini dapat memberikan sejumlah keuntungan:

1. Efisiensi Operasional

Mengurangi kebutuhan koordinasi dengan banyak pihak.

2. Strategi yang Lebih Terarah

Seluruh aspek peluncuran dan pengelolaan token dapat dirancang secara holistik.

3. Pengelolaan Risiko Lebih Baik

Menghindari konflik kepentingan antar penyedia layanan.

Namun, di sisi lain, proyek juga perlu memastikan transparansi dan akuntabilitas dari penyedia layanan terintegrasi.

Tren Industri: Menuju Profesionalisasi

Akuisisi ini merupakan bagian dari tren yang lebih besar, yaitu profesionalisasi industri kripto. Beberapa indikator tren ini antara lain masuknya pemain institusional, meningkatnya kebutuhan kepatuhan dan transparansi, serta fokus pada keberlanjutan proyek.

Dalam konteks ini, layanan advisory dan treasury menjadi komponen penting dalam ekosistem.

Baca Juga: Pumpfun Akuisisi Vyper, Potensi Harga PUMP Capai $0,00300

Akuisisi Autonomous dan Architech oleh GSR senilai US$57 juta menjadi bukti bahwa industri kripto semakin berkembang menuju struktur yang lebih matang dan profesional.

Dengan membangun platform terintegrasi untuk advisory token dan manajemen treasury, GSR mencoba menjawab kebutuhan baru pasar yang semakin kompleks.

Ke depan, proyek kripto tidak lagi cukup mengandalkan ide dan hype semata.

Eksekusi yang solid, pengelolaan dana yang baik, dan strategi pasar yang terintegrasi akan menjadi faktor penentu utama keberhasilan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Ghana Legalkan 11 Perusahaan Kripto Sekaligus

Otoritas pasar modal Ghana resmi memberikan persetujuan kepada 11 perusahaan kripto untuk mengikuti program regulatory sandbox. Langkah ini menjadi tonggak penting setelah negara tersebut mengesahkan undang-undang aset digital pada Desember lalu untuk memberikan kepastian regulasi di pasar lokal.

Program ini menjadi sinyal awal dukungan pemerintah Ghana terhadap inovasi kripto, sekaligus upaya mengawasi perkembangan industri secara lebih terstruktur.

11 Perusahaan Masuk Sandbox Kripto

Sebanyak 11 platform kripto yang disetujui antara lain Africoin, Blu Penguin, Goldbod, Hanypay, Hyro Exchange, HSB Global, KoinKoin, Whitebits, Vaulta, XChain, dan Bsystem.

Seluruh perusahaan ini akan beroperasi di bawah kerangka Virtual Asset Service Providers (VASP) Act, yang memungkinkan mereka menguji produk dan layanan dalam lingkungan terbatas dengan pengawasan langsung dari Securities and Exchange Commission (SEC) Ghana.

Program sandbox ini dirancang untuk mendorong inovasi sekaligus memastikan perlindungan konsumen tetap terjaga.

Menurut Tim Research Tokocrypto, dari sisi regulasi, sandbox seperti ini penting karena memberi kerangka yang lebih aman bagi eksperimen industri sekaligus mengurangi ketidakpastian hukum.

“Jika program berjalan baik, Ghana bisa memperkuat posisinya sebagai salah satu pasar Afrika yang mencoba membangun regulasi crypto dengan pendekatan bertahap dan pro-inovasi,” analisanya.

Baca juga: Bhutan Jual Bitcoin Lagi! Cadangan Ratusan Juta Dolar Masih Tersisa

Peluang Dapat Lisensi Penuh

Dilaporkan Cointelegraph, program sandbox akan berlangsung selama 12 bulan. Namun, perusahaan yang dinilai siap secara pasar dan memenuhi seluruh persyaratan regulasi dapat memperoleh lisensi penuh hanya dalam waktu enam bulan.

Selama masa uji coba, peserta wajib mematuhi standar anti pencucian uang (AML) dan pencegahan pendanaan terorisme (CFT).

Hasil dari program ini nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah Ghana dalam merumuskan kebijakan kripto di masa depan.

Regulasi Baru Perkuat Pengawasan

Undang-undang VASP yang baru juga menegaskan bahwa seluruh aktivitas aset digital berada di bawah pengawasan SEC. Pelaku industri diwajibkan untuk memperoleh lisensi atau mendaftar ke Bank of Ghana atau SEC agar dapat beroperasi secara legal.

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem kripto yang lebih aman dan transparan di dalam negeri.

Perusahaan Global Mulai Masuk Ghana

Seiring dengan perkembangan regulasi, perusahaan kripto global juga mulai melirik Ghana sebagai pasar potensial. Blockchain.com, misalnya, baru-baru ini mengumumkan ekspansi ke negara tersebut dengan fokus pada pengembangan infrastruktur pembayaran kripto.

Integrasi dengan sistem mobile money menjadi salah satu prioritas utama, mengingat tingginya penggunaan layanan tersebut di Ghana.

Potensi Pasar Kripto Afrika Terus Tumbuh

Ghana merupakan salah satu ekonomi terbesar di Afrika dan memiliki tingkat adopsi kripto yang cukup tinggi, terutama untuk transaksi bernilai kecil di bawah 1.000 dolar AS.

Data menunjukkan bahwa nilai transaksi kripto di kawasan Sub-Sahara Afrika meningkat 52% secara tahunan menjadi lebih dari 205 miliar dolar AS dalam periode Juli 2024 hingga Juni 2025.

Meski Nigeria masih menjadi pasar terbesar, Ghana bersama Afrika Selatan, Ethiopia, dan Kenya menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.

Langkah Ghana membuka sandbox kripto ini dinilai sebagai strategi untuk memanfaatkan potensi pasar sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah pesatnya perkembangan teknologi aset digital.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $70.682, Sentimen Pulih


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

MEXC Luncurkan Prediction Market Peristiwa Dunia

Bursa kripto global MEXC resmi meluncurkan platform prediction market, sebuah fitur baru yang memungkinkan pengguna memperdagangkan kontrak berbasis hasil dari peristiwa dunia nyata.

Melalui produk ini, pengguna dapat berspekulasi terhadap berbagai outcome, mulai dari geopolitik, peristiwa makroekonomi, hingga milestone dalam industri kripto.

Langkah ini menandai ekspansi besar dalam use case exchange, dari sekadar perdagangan aset menjadi perdagangan berbasis probabilitas.

Baca Juga: Token $0.12 Ini Melonjak 212%! Prediction Market Mulai Berguncang

Mengubah Berita Menjadi Aset yang Bisa Diperdagangkan

Prediction market pada dasarnya mengubah informasi dan peristiwa global menjadi instrumen finansial.

Dalam platform MEXC, pengguna dapat mengambil posisi berdasarkan kemungkinan suatu kejadian terjadi atau tidak.

Beberapa contoh use case yang ditawarkan antara lain hasil pemilu atau keputusan politik, kebijakan suku bunga global, peristiwa besar di industri kripto, hingga pencapaian milestone proyek blockchain.

Dengan kata lain, berita yang sebelumnya hanya menjadi konsumsi informasi kini dapat diubah menjadi peluang trading.

Fitur Unggulan: Tanpa Biaya dan Eksekusi Cepat

Untuk menarik pengguna, Cryptobriefing mengabarkan MEXC menawarkan sejumlah fitur kompetitif dalam platform ini, termasuk:

  • Zero trading fees (tanpa biaya transaksi)
  • Eksekusi dalam hitungan milidetik
  • Integrasi langsung dalam satu akun exchange

Pendekatan ini membuat prediction market lebih mudah diakses oleh trader ritel, tanpa perlu menggunakan platform terpisah.

Tren Prediction Market Semakin Kuat

Peluncuran ini tidak terjadi dalam ruang kosong. Dalam beberapa waktu terakhir, prediction market mulai mendapatkan perhatian besar di industri kripto dan fintech.

Konsep ini dianggap sebagai salah satu frontier baru karena menggabungkan informasi dan trading; menawarkan peluang diversifikasi di luar aset tradisional; serta menciptakan pasar berbasis sentimen dan probabilitas

Beberapa platform besar bahkan mulai mengintegrasikan fitur serupa, menandakan bahwa prediction market berpotensi menjadi bagian penting dari ekosistem keuangan digital.

Bukan Sekadar Inovasi

Tim riset dari Tokocrypto menilai langkah MEXC sebagai bentuk adopsi nyata, bukan sekadar eksperimen produk.

“Ini jelas ekspansi produk nyata dan perluasan use case exchange dari spot/derivatif ke event-based trading. Kalau traction prediction market terus naik, MEXC sedang memposisikan diri di jalur yang sama dengan pemain besar lain yang melihat “outcomes” sebagai frontier baru monetisasi trading, bukan cuma aset semata,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Pernyataan ini seakan menegaskan bahwa exchange kini mulai mencari sumber pertumbuhan baru di luar perdagangan kripto tradisional.

Dampak bagi Industri Exchange

Langkah MEXC berpotensi memicu perubahan besar dalam cara exchange beroperasi. Jika prediction market berhasil menarik pengguna, maka:

1. Diversifikasi Produk

Exchange tidak lagi bergantung pada spot dan derivatif sebagai sumber utama volume.

2. Peningkatan Engagement

Trader memiliki lebih banyak alasan untuk tetap aktif di platform.

3. Monetisasi Baru

Outcome-based trading membuka peluang model bisnis baru.

Tantangan dan Risiko

Meski menjanjikan, prediction market juga menghadapi sejumlah tantangan:

  • Regulasi: Beberapa negara menganggapnya sebagai bentuk perjudian
  • Validitas data: Keakuratan outcome menjadi krusial
  • Manipulasi pasar: Risiko spekulasi ekstrem

Selain itu, keberhasilan produk ini sangat bergantung pada likuiditas dan partisipasi pengguna.

Dari Aset ke Outcome

Jika tren ini terus berkembang, dunia trading bisa mengalami pergeseran besar, dari fokus pada aset menjadi fokus pada outcome.

Dalam skenario ini, trader tidak hanya bertaruh pada harga Bitcoin atau Ethereum, tetapi juga pada keputusan bank sentral, peristiwa global, dan perkembangan teknologi.

Ini membuka dimensi baru dalam dunia keuangan digital yang lebih luas dan kompleks.

Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Trading Kripto?

Peluncuran prediction market oleh MEXC menjadi langkah strategis dalam memperluas ekosistem trading kripto.

Dengan mengubah peristiwa dunia nyata menjadi instrumen finansial, exchange ini mencoba menangkap peluang baru di tengah persaingan yang semakin ketat.

Jika adopsi terus meningkat, prediction market berpotensi menjadi salah satu pilar utama dalam evolusi industri kripto—mengubah cara kita melihat trading, dari sekadar aset menjadi prediksi masa depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Sinyal Besar? Perusahaan Kesehatan Akumulasi Bitcoin

Perusahaan kesehatan yang terdaftar di Nasdaq, Cosmos Health Inc. (COSM), kembali menambah kepemilikan Bitcoin dengan pembelian senilai 600.000 dolar AS. Langkah ini merupakan bagian dari strategi treasury aset digital yang terus dikembangkan perusahaan dalam beberapa waktu terakhir.

Dengan pembelian terbaru ini, total investasi Cosmos Health di aset digital kini mencapai sekitar 3,1 juta dolar AS, yang mencakup Bitcoin serta aset kripto lainnya.

Strategi Diversifikasi Lewat Aset Digital

Dilaporkan Bitcoin Magazine, Chief Executive Officer Cosmos Health, Greg Siokas, menyatakan bahwa perusahaan melihat aset digital tertentu sebagai kelas aset yang memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang. Ia menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan bersifat disiplin dan bertujuan untuk mendiversifikasi neraca keuangan perusahaan.

Selain itu, kepemilikan kripto juga dinilai dapat memberikan fleksibilitas likuiditas tambahan. Dalam kondisi tertentu, aset digital dapat digunakan untuk mendukung berbagai inisiatif strategis guna meningkatkan nilai bagi pemegang saham.

Siokas juga menambahkan bahwa alokasi ke aset digital dilakukan sebagai pelengkap dari ekspansi bisnis inti perusahaan di sektor kesehatan.

Total Investasi Kripto Terus Bertambah

Langkah ini melanjutkan strategi yang telah dimulai sebelumnya. Pada Februari 2026, Cosmos Health telah membeli Bitcoin senilai 500.000 dolar AS, sehingga total investasi kripto saat itu mencapai sekitar 2,5 juta dolar AS, termasuk Bitcoin dan Ethereum.

Perusahaan juga menyatakan tengah mengevaluasi kemungkinan menambah aset kripto lain sebagai bagian dari strategi diversifikasi treasury. Pendekatan ini mencerminkan upaya perusahaan untuk memperluas eksposur terhadap teknologi dan instrumen keuangan baru.

Menurut Tim Research Tokocrypto, dari sisi adopsi, pembelian ini penting karena memperkuat narasi bahwa Bitcoin makin diterima sebagai aset strategis korporasi lintas skala.

“Meski nominalnya relatif kecil, sinyalnya tetap relevan: semakin banyak perusahaan yang masuk, semakin luas pula legitimasi BTC sebagai instrumen treasury di sektor publik,” terangnya.

Bitcoin Sebagai Lindung Nilai

Sejak akhir 2024, Cosmos Health telah mulai memasukkan Bitcoin ke dalam cadangan perusahaan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk menghadapi risiko inflasi dan pelemahan nilai mata uang.

Manajemen perusahaan juga melihat Bitcoin sebagai salah satu cara untuk mendapatkan eksposur terhadap aset dengan potensi pertumbuhan yang signifikan di masa depan. Selain itu, Cosmos Health tengah mengeksplorasi kemungkinan menerima pembayaran dalam bentuk kripto dari pelanggan.

Kinerja Perusahaan dan Kondisi Pasar

Cosmos Health saat ini diperdagangkan di harga sekitar 0,36 dolar AS per saham. Perusahaan menjalankan bisnis kesehatan terintegrasi yang mencakup manufaktur farmasi, produk nutraceutical, distribusi, layanan telehealth, serta riset untuk berbagai penyakit seperti obesitas, diabetes, dan kanker.

Sementara itu, harga Bitcoin berada di kisaran 71.000 dolar AS setelah sempat menyentuh 73.000 dolar AS pada awal pekan. Langkah Cosmos Health dalam menambah kepemilikan Bitcoin menjadi salah satu indikasi meningkatnya minat perusahaan publik terhadap aset digital sebagai bagian dari strategi keuangan jangka panjang.

Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Turun ke $68.237, Bearish Berlanjut?

Pergerakan harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Senin (23/3), Bitcoin diperdagangkan di level $68.237,30, turun sekitar 1,54% secara harian.

Penurunan ini memperpanjang tren pelemahan jangka pendek, dengan BTC kini semakin menjauh dari level psikologis $70.000.

Kapitalisasi pasar Bitcoin juga turun ke kisaran $1,36 triliun, mencerminkan berkurangnya nilai pasar akibat tekanan jual yang berlanjut.

Baca Juga: Bitcoin Bertahan di $70K, Tapi Sinyal Ini Bisa Jadi Awal Lonjakan Besar?

Pergerakan Harga: Konsolidasi di Bawah $70.000

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak dalam rentang harga $67.372,87 (terendah) hingga $69.561,78 (tertinggi).

Rentang ini menunjukkan bahwa BTC masih berada dalam fase konsolidasi di bawah level resistance utama. Setelah beberapa kali mencoba naik, harga kembali tertahan dan mengalami penurunan.

Pergerakan ini mencerminkan bahwa pasar masih belum menemukan momentum kuat untuk membalikkan tren menjadi bullish.

Tren Historis: Tekanan Jangka Menengah Masih Kuat

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 23 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 23 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika dilihat dari performa historis, tekanan terhadap Bitcoin masih cukup signifikan:

  • 30 hari: naik tipis 0,34%
  • 60 hari: turun 24,22%
  • 90 hari: turun 22,62%

Data ini menunjukkan bahwa meskipun ada upaya pemulihan dalam jangka pendek, tren besar masih berada dalam fase koreksi.

Selain itu, dalam 7 hari terakhir, BTC tercatat turun 5,85%, menandakan bahwa tekanan bearish masih dominan dalam jangka pendek.

Faktor Penyebab Pelemahan

Beberapa faktor yang memicu penurunan harga Bitcoin hari ini antara lain:

1. Sentimen Risk-Off

Pasar kripto secara umum masih berada dalam fase hati-hati, di mana investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.

2. Resistance Kuat di Area $70.000

Level $70.000 kembali menjadi penghalang utama. Setiap percobaan breakout gagal, memicu aksi jual dari trader.

3. Volume yang Belum Kuat

Volume perdagangan berada di kisaran $28 miliar, relatif moderat dan belum cukup untuk mendorong kenaikan signifikan.

Level Kunci yang Perlu Diperhatikan

Dalam jangka pendek, beberapa level penting menjadi perhatian:

  • Support utama: $67.300
  • Support lanjutan: $65.000
  • Resistance terdekat: $69.500 – $70.000

Jika Bitcoin mampu bertahan di atas $67.300, peluang untuk rebound masih terbuka. Namun, jika level ini ditembus, potensi penurunan ke area $65.000 menjadi lebih besar.

Sebaliknya, breakout di atas $70.000 akan menjadi sinyal awal perubahan tren ke arah bullish.

Bitcoin saat ini masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07. Selisih ini menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase pemulihan jangka panjang, dengan banyak tantangan yang harus dilalui.

Dominasi Pasar Tetap Tinggi

Bitcoin tetap mendominasi pasar kripto dengan pangsa sekitar 95,25%. Hal ini menunjukkan bahwa pergerakan BTC masih menjadi indikator utama bagi aset kripto lainnya.

Ketika Bitcoin melemah, altcoin cenderung mengalami tekanan yang lebih besar.

Outlook Jangka Pendek: Bearish dengan Potensi Konsolidasi

Melihat kondisi saat ini, Bitcoin masih berada dalam tekanan bearish, meskipun ada potensi konsolidasi di area support.

Pasar membutuhkan katalis positif untuk membalikkan tren, seperti peningkatan volume atau perubahan sentimen makro.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $69.198, Tekanan Jual Kembali Meningkat

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam tekanan setelah turun ke level $68.237. Kegagalan menembus resistance di $70.000 menjadi faktor utama yang menahan kenaikan.

Dengan tren jangka menengah yang masih negatif dan sentimen pasar yang belum pulih, pergerakan BTC dalam waktu dekat kemungkinan akan tetap volatil.

Bagi investor, level $67.300 menjadi titik krusial yang harus dipantau. Jika bertahan, peluang rebound masih ada. Namun, jika tembus, pasar bisa melanjutkan penurunan ke level yang lebih rendah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Naik Tipis di Tengah Pasar Lesu, Sinyal Awal Rebound?

Pergerakan harga Pi Network (PI) menunjukkan ketahanan relatif di tengah tekanan pasar kripto.

Dalam 24 jam terakhir, Coinmarketcap mencatat Pi naik sekitar 0,80% ke level US$0,194, sementara pasar kripto secara keseluruhan justru turun sekitar 1,22%.

Kenaikan ini menarik perhatian karena terjadi saat aset utama seperti Bitcoin (BTC) mengalami pelemahan.

Namun, di balik pergerakan positif ini, muncul pertanyaan penting: apakah ini tanda awal pemulihan atau sekadar efek narasi komunitas?

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 5,98%, Likuiditas Tipis Perbesar Tekanan Jual

Pergerakan Melawan Arus Pasar

Dalam kondisi pasar yang cenderung risk-off, altcoin biasanya ikut tertekan. Namun, Pi justru mampu bergerak berlawanan arah, meskipun kenaikannya relatif kecil.

Fenomena ini mengindikasikan adanya dukungan spesifik terhadap PI yang tidak sepenuhnya bergantung pada kondisi pasar global.

Namun, pergerakan ini belum tentu mencerminkan kekuatan fundamental, melainkan bisa jadi dipengaruhi oleh faktor lain di luar data teknis dan ekonomi.

Narasi Komunitas Jadi Penopang Utama

Salah satu faktor utama yang mendorong ketahanan harga Pi adalah narasi yang berkembang di komunitas.

Dalam beberapa waktu terakhir, media sosial dipenuhi dengan pembahasan mengenai visi jangka panjang Pi sebagai “mata uang dasar” (base currency) dalam ekosistem digital.

Selain itu, beberapa narasi lain yang turut beredar meliputi:

  • Pengembangan dApps dalam ekosistem Pi
  • Proses migrasi jaringan yang berkelanjutan
  • Potensi adopsi di masa depan

Narasi-narasi ini menciptakan sentimen positif yang mampu menahan tekanan jual, meskipun tidak didukung oleh katalis berita besar dalam jangka pendek.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 23 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 23 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Volume Rendah Jadi Sinyal Peringatan

Meski harga naik, ada satu indikator penting yang perlu diperhatikan: volume perdagangan.

Dalam 24 jam terakhir, volume PI justru turun hampir 40% ke sekitar US$22,1 juta. Ini menunjukkan bahwa kenaikan harga tidak didukung oleh partisipasi pasar yang kuat.

Kondisi ini biasanya menandakan minat beli yang terbatas, kurangnya konfirmasi tren, dan risiko koreksi yang lebih tinggi

Tanpa lonjakan volume, pergerakan harga cenderung rapuh dan mudah berbalik arah.

Tidak Ada Katalis Fundamental Baru

Selain narasi komunitas, tidak ditemukan faktor fundamental baru yang signifikan dalam periode ini, seperti:

  • Listing di bursa besar
  • Kemitraan strategis
  • Pembaruan teknologi utama

Absennya katalis ini memperkuat asumsi bahwa pergerakan harga saat ini lebih bersifat spekulatif dan berbasis sentimen.

Level Kunci yang Harus Diperhatikan

Dalam jangka pendek, ada beberapa level penting yang menjadi fokus trader:

  • Support utama: US$0,19
  • Support lanjutan: US$0,185
  • Resistance terdekat: US$0,20 – US$0,205

Jika Pi mampu bertahan di atas US$0,19, peluang untuk menguji resistance di area US$0,20 masih terbuka. Namun, kegagalan mempertahankan level ini dapat memicu penurunan ke kisaran US$0,18.

Breakout yang lebih meyakinkan baru akan terlihat jika harga mampu menembus US$0,205 dengan dukungan volume tinggi.

Outlook Jangka Pendek: Netral dengan Bias Bullish Ringan

Melihat kondisi saat ini, Pi berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan netral hingga sedikit bullish.

Artinya, meskipun ada potensi kenaikan, tren tersebut masih rentan dan sangat bergantung pada peningkatan volume perdagangan, perubahan sentimen pasar, hingga munculnya katalis fundamental baru.

Ketergantungan pada Sentimen dan Pasar

Sebagai altcoin dengan karakteristik unik, Pi sangat dipengaruhi oleh dua faktor utama, yakni sentimen komunitas dan arah pasar kripto secara umum.

Jika Bitcoin kembali melemah, tekanan terhadap Pi kemungkinan akan meningkat. Sebaliknya, jika pasar membaik dan volume meningkat, Pi berpotensi melanjutkan kenaikan.

Baca Juga: Pi Network Melonjak 11% Pasca Upgrade Protocol 20

Kenaikan tipis harga Pi Network di tengah pasar yang melemah menunjukkan adanya ketahanan berbasis narasi komunitas. Namun, tanpa dukungan volume dan katalis fundamental, pergerakan ini masih tergolong rapuh.

Bagi investor, fase ini menjadi momen untuk bersikap hati-hati. Level support di US$0,19 menjadi kunci dalam menjaga momentum, sementara breakout di atas US$0,205 dapat membuka peluang kenaikan lebih lanjut.

Ke depan, pasar akan menunggu satu hal penting: apakah Pi mampu mengubah narasi menjadi aksi nyata yang dapat mendukung tren jangka panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com