Tag Archives: aset kripto

Skandal Libra Seret Javier Milei Senilai $5 Juta

Dunia kripto kembali diguncang isu kontroversial setelah muncul laporan mengenai dugaan dokumen yang mengaitkan Presiden Argentina, Javier Milei, dengan promosi token Libra.

Dokumen tersebut, yang diklaim ditemukan dari ponsel pelobi kripto Mauricio Novelli, disebut merinci skema pembayaran senilai $5 juta yang diduga berkaitan dengan dukungan terhadap token tersebut.

Menurut laporan The Block, jika dugaan ini terbukti, kasus ini berpotensi berkembang dari sekadar kontroversi kripto menjadi isu politik serius.

Baca Juga: Skandal Libra: CEO Kelsier Diduga Bayar Adik Presiden Argentina

Isi Dokumen: Pembayaran Bertahap dan Keterkaitan Promosi

Berdasarkan laporan yang beredar, dokumen tersebut menguraikan skema pembayaran dalam beberapa tahap.

Pembayaran ini diduga dikaitkan dengan pengumuman publik terkait token Libra, hubungan dengan tokoh kripto Hayden Davis, kontrak konsultasi di bidang blockchain dan kecerdasan buatan (AI), dan keterlibatan pihak yang disebut berada dalam lingkaran dekat Milei.

Selain itu, catatan panggilan forensik yang beredar juga disebut memperkuat dugaan adanya koordinasi dalam promosi token tersebut.

Dari Memecoin ke Dugaan Isu Politik

Awalnya, token Libra hanya dipandang sebagai bagian dari tren memecoin yang sering kali mengandalkan hype dan dukungan figur publik. Namun, dengan munculnya dokumen ini, narasi kasus berubah secara drastis.

Jika tuduhan ini terbukti benar, maka kasus Libra tidak lagi sekadar soal spekulasi pasar, melainkan berpotensi menjadi dugaan penyalahgunaan jabatan, potensi konflik kepentingan, hingga risiko pelanggaran hukum terkait korupsi.

Perubahan ini dapat meningkatkan tekanan terhadap pihak-pihak yang terlibat, termasuk pemerintahan Argentina.

Dampak Lebih Luas dari Sekadar Skandal Kripto

Menurut Tim riset dari Tokocrypto, temuan ini memiliki implikasi yang jauh lebih besar dari sekadar isu kripto biasa.

“Kalau temuan ini terbukti, kasus Libra akan bergeser dari sekadar skandal memecoin menjadi isu penyalahgunaan jabatan dan potensi korupsi politik yang jauh lebih berat,” ungkap Tim Research Tokocrypto.

Dalam skala yang lebih luas, Tim Research Tokocrypto menjelaskan dampaknya bukan cuma ke Milei, tapi juga ke cara regulator dan publik memandang promosi token oleh tokoh negara, karena pasar akan makin menuntut disclosure, jejak komunikasi, dan akuntabilitas yang lebih brutal terhadap endorsement kripto bernuansa politik.

Secara keseluruhan, dampak dari kasus ini bisa saja meluas ke seluruh ekosistem kripto global.

Risiko Reputasi dan Regulasi

Jika dugaan ini terbukti, konsekuensinya bisa sangat signifikan, baik dari sisi politik maupun industri kripto:

1. Risiko Reputasi

Nama Presiden Milei dan pemerintahannya dapat terdampak serius.

2. Pengetatan Regulasi

Regulator kemungkinan akan memperketat aturan terkait promosi token, terutama oleh pejabat publik.

3. Perubahan Persepsi Publik

Masyarakat bisa menjadi lebih skeptis terhadap endorsement kripto oleh figur terkenal.

Transparansi Jadi Kunci

Kasus ini juga menyoroti pentingnya transparansi dalam promosi aset kripto. Ke depan, pasar kemungkinan akan menuntut:

  • Pengungkapan (disclosure) yang lebih jelas
  • Dokumentasi komunikasi yang dapat diaudit
  • Akuntabilitas penuh dari pihak yang terlibat

Hal ini menjadi penting untuk menjaga kepercayaan investor dan stabilitas pasar.

Dampak bagi Industri Kripto Global

Terlepas dari hasil investigasi, kasus ini berpotensi memicu perubahan besar, terutama terkait standar etika dalam promosi kripto meningkat.

Selain itu, keterlibatan tokoh politik dalam aset digital diawasi lebih ketat sehingga proyek kripto harus lebih berhati-hati dalam strategi pemasaran.

Dalam jangka panjang, hal ini bisa mempercepat profesionalisasi industri kripto.

Baca Juga: Token Libra: Kontroversi dan Seruan Akuntabilitas di Dunia Meme Coin

Dugaan dokumen pembayaran $5 juta yang mengaitkan Javier Milei dengan promosi token Libra membuka babak baru dalam hubungan antara kripto dan politik.

Jika terbukti, kasus ini dapat menjadi salah satu skandal terbesar yang menggabungkan kedua dunia tersebut.

Lebih dari sekadar isu lokal, perkembangan ini berpotensi mengubah cara regulator, investor, dan publik memandang endorsement kripto oleh tokoh publik.

Di tengah pertumbuhan industri yang pesat, transparansi dan akuntabilitas kini menjadi faktor yang tidak bisa ditawar lagi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Turun 1,17% di Tengah Pasar Stabil, Minim Katalis

Harga Pi Network (PI) kembali mengalami tekanan dalam 24 jam terakhir dengan penurunan sebesar 1,17% ke level $0,187.

Pergerakan ini terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang relatif stabil hingga sedikit positif, menciptakan sinyal underperformance dari aset tersebut.

Berbeda dengan aset utama seperti Bitcoin (BTC) yang cenderung bergerak stabil, Pi justru menunjukkan pelemahan yang lebih dipengaruhi oleh faktor internal, terutama minimnya katalis positif dan turunnya aktivitas perdagangan.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 3,24% Saat Pasar Naik, Likuiditas Tipis

Volume Anjlok 43%, Minat Pasar Melemah

Salah satu indikator utama yang menjelaskan penurunan ini adalah merosotnya volume perdagangan secara signifikan.

Dalam 24 jam terakhir, Coinmarketcap mencatat bahwa volume PI turun hingga 43% menjadi sekitar $14,97 juta.

Penurunan volume ini menunjukkan berkurangnya minat investor, minimnya aliran dana baru ke pasar, dan melemahnya momentum setelah kenaikan sebelumnya.

Dalam kondisi seperti ini, harga menjadi lebih rentan terhadap tekanan jual, bahkan dari order dalam jumlah kecil.

Tanpa Katalis, Harga Cenderung “Drift” Turun

Tidak adanya berita besar, kemitraan baru, atau pembaruan teknis membuat Pi kehilangan pendorong utama untuk mempertahankan momentum kenaikan.

Dalam pasar kripto, katalis seperti listing di exchange besar, upgrade jaringan, dan integrasi ekosistem sering menjadi pemicu lonjakan harga.

Tanpa faktor-faktor tersebut, harga cenderung bergerak secara alami mengikuti arus likuiditas, yang dalam kasus ini justru melemah.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 25 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 25 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Koreksi Setelah Kenaikan Mingguan

Meski mengalami penurunan harian, penting dicatat bahwa Pi sebelumnya mencatat kenaikan sekitar 8% dalam tujuh hari terakhir.

Hal ini membuka kemungkinan bahwa penurunan saat ini merupakan bagian dari aksi ambil untung (profit-taking).

Dalam skenario seperti ini, trader jangka pendek mengunci keuntungan dan tekanan jual meningkat sementara. Alhasil, harga mengalami koreksi sehat.

Fenomena ini umum terjadi dalam pasar kripto, terutama pada aset dengan likuiditas terbatas.

Tidak Didukung Sentimen Altcoin

Dari sisi makro, kondisi pasar altcoin juga tidak memberikan dorongan signifikan. Indikator seperti Altcoin Season Index berada di level 48, yang mencerminkan kondisi netral.

Artinya, tidak ada rotasi besar ke altcoin membuat momentum sektor relatif lemah sehingga investor cenderung berhati-hati.

Dalam lingkungan seperti ini, aset seperti Pi yang bergantung pada minat spekulatif cenderung kesulitan untuk naik.

Level Kunci: $0,185 Jadi Penopang Utama

Dalam jangka pendek, pergerakan harga Pi sangat bergantung pada kemampuannya mempertahankan level support penting.

Level yang perlu diperhatikan:

  • Support utama: $0,185
  • Support lanjutan: $0,18
  • Resistance terdekat: $0,195

Jika harga mampu bertahan di atas $0,185, ada peluang untuk konsolidasi dalam rentang $0,185–$0,195. Namun, jika level ini ditembus, risiko penurunan ke area $0,18 akan semakin besar.

Outlook Jangka Pendek: Netral ke Bearish

Melihat kondisi saat ini, outlook Pi dalam jangka pendek cenderung netral ke bearish.

Tanpa adanya peningkatan volume atau katalis baru, pergerakan harga kemungkinan akan tetap lemah dan cenderung sideways dengan bias turun.

Apa yang Harus Diperhatikan?

Untuk melihat potensi pembalikan arah, ada beberapa indikator penting yang perlu dipantau:

  • Kenaikan volume di atas $20 juta
  • Munculnya berita atau update dari ekosistem Pi
  • Peningkatan aktivitas komunitas dan sosial media
  • Perubahan sentimen pasar altcoin secara keseluruhan

Jika faktor-faktor ini mulai terlihat, peluang rebound akan meningkat.

Baca Juga: Harga Pi Network Naik Tipis di Tengah Pasar Lesu, Sinyal Awal Rebound?

Penurunan harga Pi Network sebesar 1,17% mencerminkan kondisi pasar yang minim katalis dan melemahnya minat perdagangan.

Dengan volume yang turun tajam dan tidak adanya pendorong baru, harga cenderung bergerak melemah secara bertahap.

Level $0,185 kini menjadi titik krusial yang harus dipertahankan. Jika gagal, tekanan jual berpotensi berlanjut. Sebaliknya, pemulihan hanya akan terjadi jika volume kembali meningkat dan minat pasar pulih.

Bagi investor, kondisi ini menegaskan pentingnya memperhatikan likuiditas dan momentum, bukan hanya harga semata, dalam mengambil keputusan di pasar kripto yang dinamis.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Stabil di $70.792, Belum Breakout?

Harga Bitcoin (BTC) menunjukkan pergerakan stabil dalam 24 jam terakhir dengan kenaikan tipis sebesar 0,66% ke level $70.792,19.

Meski tidak signifikan, pergerakan ini mencerminkan fase konsolidasi setelah volatilitas tinggi dalam beberapa hari sebelumnya.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar $1,41 triliun dan volume perdagangan harian sebesar $40,60 miliar, Bitcoin tetap menjadi pusat perhatibbviklan investor di tengah dinamika pasar kripto global.

Baca Juga: Strategy Siapkan Dana Rp1.000 Triliun untuk Borong Bitcoin?

Pergerakan Harga: Stabil dalam Rentang Sempit

Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat Bitcoin bergerak dalam kisaran harga terendah $68.920,69 dan harga tertinggi di level $71.371,30.

Rentang ini menunjukkan bahwa pasar sedang mencari arah baru. Setelah sempat menyentuh area atas di $71.300, BTC mengalami sedikit tekanan jual, namun masih mampu bertahan di atas level psikologis $70.000.

Pergerakan ini mengindikasikan adanya keseimbangan antara tekanan beli dan jual.

Tren Jangka Pendek dan Menengah

Dari sisi historis, performa Bitcoin menunjukkan gambaran campuran:

  • 24 jam: +0,55%
  • 7 hari: -4,75%
  • 30 hari: +9,36%
  • 60 hari: -21,11%
  • 90 hari: -19,39%

Data ini menunjukkan bahwa meskipun dalam jangka pendek BTC masih berada dalam tekanan, tren 30 hari terakhir mulai menunjukkan pemulihan.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 25 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 25 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

Volume Perdagangan Masih Solid

Volume perdagangan sebesar $40,60 miliar dalam 24 jam menunjukkan bahwa aktivitas pasar tetap tinggi. Ini menjadi indikator penting bahwa:

  • Likuiditas pasar masih kuat
  • Minat investor tetap terjaga
  • Potensi pergerakan besar masih terbuka

Namun, dibandingkan lonjakan volume sebelumnya, angka ini sedikit menurun, yang biyg thesa mengindikasikan fase konsolidasi.

Level Kunci: Support dan Resistance

Dalam jangka pendek, beberapa level penting yang perlu diperhatikan adalah:

  • Support utama: $68.900
  • Support lanjutan: $67.500
  • Resistance terdekat: $71.300
  • Resistance kuat: $73.000

Jika Bitcoin mampu menembus resistance di $71.300 dengan volume tinggi, peluang untuk melanjutkan kenaikan ke area $73.000 akan semakin besar.

Sebaliknya, jika gagal bertahan di atas $70.000, BTC berpotensi kembali menguji support di bawahnya.

Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan

Beberapa faktor yang memengaruhi harga Bitcoin saat ini antara lain:

1. Konsolidasi Pasca Volatilitas

Setelah pergerakan tajam sebelumnya, pasar cenderung memasuki fase stabilisasi.

2. Sentimen Pasar Campuran

Investor masih berhati-hati di tengah ketidakpastian makro dan arah pasar global.

3. Dominasi Bitcoin Tetap Tinggi

Dengan dominasi pasar sekitar 95,25%, BTC tetap menjadi acuan utama bagi pergerakan altcoin.

Bitcoin masih berada jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07. Namun, setiap fase konsolidasi seperti saat ini sering kali menjadi fondasi untuk pergerakan besar berikutnya.

Outlook Jangka Pendek: Sideways dengan Potensi Breakout

Melihat kondisi saat ini, Bitcoin cenderung bergerak sideways dengan potensi breakout.

Artinya, meskipun belum ada sinyal kuat untuk kenaikan besar, peluang tersebut tetap terbuka jika didukung oleh volume dan sentimen positif.

Beberapa indikator penting untuk memantau arah BTC selanjutnya antara lain breakout di atas $71.300, penurunan di bawah $68.900, perubahan volume perdagangan, dan sentimen pasar global.

Pergerakan di sekitar level-level ini akan menentukan arah tren berikutnya.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $68.237, Bearish Berlanjut?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin berada dalam fase konsolidasi di atas $70.000 setelah kenaikan sebelumnya.

Dengan volume yang masih solid dan support yang terjaga, peluang untuk breakout tetap terbuka.

Namun, pasar masih membutuhkan katalis yang lebih kuat untuk mendorong pergerakan signifikan. Selama belum ada konfirmasi breakout, BTC kemungkinan akan bergerak dalam rentang terbatas.

Bagi investor, kondisi ini menjadi momen penting untuk mengamati level kunci dan menunggu sinyal yang lebih jelas sebelum mengambil keputusan besar di pasar kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Strategy Siapkan Dana Rp1.000 Triliun untuk Borong Bitcoin?

Perusahaan publik Strategy (sebelumnya MicroStrategy) kembali menarik perhatian pasar setelah memperluas kapasitas pendanaan hingga lebih dari 60 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.000 triliun. Langkah ini dilakukan untuk mendukung strategi akumulasi Bitcoin dalam skala besar, yang berpotensi memengaruhi pergerakan harga di pasar kripto.

Melalui pengajuan terbaru, Strategy membuka peluang penerbitan saham dan instrumen keuangan baru yang dapat digunakan secara bertahap untuk mendanai pembelian Bitcoin.

Strategi Pendanaan Jumbo untuk Bitcoin

Dalam dokumen terbaru, Strategy mengungkapkan rencana untuk menerbitkan hingga 21 miliar dolar AS saham biasa, 21 miliar dolar AS saham preferen STRC, dan sekitar 2,1 miliar dolar AS saham preferen STRK.

Secara total, kapasitas penerbitan aktif perusahaan kini mencapai sekitar 64,15 miliar dolar AS. Namun, perusahaan menegaskan bahwa dana tersebut belum seluruhnya dihimpun, melainkan akan diterbitkan secara bertahap sesuai kebutuhan.

Langkah ini menjadi peta pendanaan jangka panjang yang akan mendukung ekspansi kepemilikan Bitcoin perusahaan.

Baca juga: Strategy Borong Bitcoin Rp25 Triliun, Total Kepemilikan 761.000 BTC

Strategy Tetap Jadi Pemegang Bitcoin Terbesar

Strategy saat ini merupakan perusahaan publik dengan kepemilikan Bitcoin terbesar di dunia, dengan total sekitar 762.099 BTC. Nilai akumulasi pembelian mencapai sekitar 57,7 miliar dolar AS, dengan harga rata-rata sekitar 75.700 dolar AS per Bitcoin.

Meski demikian, posisi tersebut saat ini masih mencatatkan kerugian belum terealisasi lebih dari 3 miliar dolar AS, seiring fluktuasi harga Bitcoin di pasar.

STRC Jadi Instrumen Utama

Salah satu perubahan penting dalam strategi pendanaan ini adalah meningkatnya peran saham preferen STRC. Perusahaan bahkan meningkatkan jumlah saham STRC yang diotorisasi secara signifikan.

Instrumen ini menawarkan imbal hasil variabel sekitar 11,5% dan telah menarik minat investor institusional besar seperti BlackRock, Anchorage, dan Strive.

Sebaliknya, peran STRK mulai dikurangi, menunjukkan adanya penyesuaian strategi dalam struktur modal perusahaan.

Potensi Dampak ke Harga Bitcoin

Langkah agresif Strategy dalam mengumpulkan dana untuk membeli Bitcoin dinilai dapat memberikan tekanan beli tambahan di pasar, terutama jika realisasi pembelian dilakukan secara bertahap dalam jumlah besar.

Namun, strategi ini juga membawa risiko, termasuk potensi dilusi saham dan ketergantungan pada pendanaan berbasis pasar.

Tim Research Tokocrypto menilai bahwa strategi Strategy menunjukkan tingkat keyakinan yang tinggi terhadap prospek jangka panjang Bitcoin, terutama sebagai aset treasury perusahaan.

Menurut mereka, jika sebagian besar dana tersebut benar-benar digunakan untuk membeli Bitcoin, hal ini dapat menjadi katalis positif yang mendorong harga, terutama dalam kondisi suplai yang semakin terbatas.

Namun, Tim Research Tokocrypto juga mengingatkan bahwa pendekatan ini memiliki risiko struktural. Ketergantungan pada pendanaan berbasis pasar dapat meningkatkan tekanan jika kondisi likuiditas global memburuk atau jika harga Bitcoin bergerak tidak sesuai ekspektasi.

Selain itu, mereka menyoroti bahwa pergerakan harga Bitcoin tidak hanya ditentukan oleh satu entitas, melainkan oleh kombinasi faktor seperti arus dana institusional, kebijakan moneter, dan sentimen global.

Pasar Menanti Realisasi Strategi

Dengan kapasitas pendanaan yang besar, langkah Strategy akan terus menjadi perhatian pelaku pasar dalam beberapa waktu ke depan.

Jika strategi ini berjalan sesuai rencana, dampaknya dapat memperkuat posisi Bitcoin di kalangan institusi. Namun, pasar tetap akan mencermati bagaimana perusahaan mengeksekusi rencana tersebut di tengah dinamika pasar yang masih fluktuatif.

Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Viral! Penipuan Kripto Manfaatkan Isu Perang

Seorang investigator blockchain, ZachXBT, mengungkap adanya akun palsu di platform X (Twitter) yang diduga digunakan untuk memancing perhatian publik dan mengarah pada skema penipuan kripto. Akun bernama “Rashid bin Saeed” tersebut diketahui menyebarkan informasi sensasional terkait konflik geopolitik untuk membangun basis pengikut.

Kasus ini muncul di tengah kondisi pasar kripto yang sedang diliputi sentimen ketakutan ekstrem, yang dinilai membuat investor lebih rentan terhadap manipulasi.

Akun Viral Diduga Digunakan untuk Skema Scam

Dilaporkan BeInCrypto, akun tersebut sempat menjadi viral setelah memposting klaim bahwa Iran telah merilis daftar target infrastruktur sipil yang akan diserang jika Amerika Serikat menyerang fasilitas energi mereka. Postingan tersebut mencantumkan 12 lokasi di enam negara, termasuk fasilitas nuklir dan pembangkit listrik.

Meski klaim tersebut tidak terbukti, akun ini berhasil mengumpulkan lebih dari 353.000 pengikut. Investigasi menunjukkan bahwa akun tersebut baru diverifikasi pada Februari 2026 dan telah beberapa kali mengganti nama sejak 2025.

ZachXBT menyebut akun ini sebagai bagian dari pola yang sering digunakan dalam skema pump-and-dump, di mana pelaku membangun audiens melalui konten viral sebelum mempromosikan token dengan likuiditas rendah.

Baca juga: Inggris Siapkan Langkah Besar Lawan Ancaman Penipuan Kripto

Terhubung dengan Promosi Meme Coin

Indikasi keterkaitan dengan aktivitas kripto terlihat dari akun Telegram yang diduga terkait, yang mempromosikan meme coin bernama Chibification (CHIBI). Token tersebut memiliki kapitalisasi pasar yang relatif kecil, sekitar 3,9 juta dolar AS, dan mengalami penurunan lebih dari 23% dalam 24 jam terakhir.

Skema seperti ini biasanya memanfaatkan momentum perhatian publik untuk mendorong harga token sebelum akhirnya dijual secara besar-besaran oleh pelaku, meninggalkan investor ritel dengan kerugian.

ZachXBT sebelumnya juga mengungkap kasus serupa pada 2025, di mana seorang influencer terlibat dalam skema yang menyebabkan harga token anjlok hingga 97%.

Sentimen Pasar Mempermudah Manipulasi

Kasus ini terjadi di tengah kondisi pasar yang berada dalam fase extreme fear. Crypto Fear and Greed Index tercatat di level 8, setara dengan kondisi saat runtuhnya FTX pada 2022.

Sentimen ketakutan yang berkepanjangan, ditambah dengan ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global, menciptakan lingkungan yang ideal bagi penyebaran informasi menyesatkan.

Dalam kondisi seperti ini, konten sensasional cenderung lebih cepat menyebar dan dipercaya, sehingga meningkatkan efektivitas skema manipulasi.

Tim Research Tokocrypto menilai bahwa kasus ini menjadi pengingat penting bahwa risiko di industri kripto tidak hanya berasal dari volatilitas harga, tetapi juga dari manipulasi informasi

Menurut mereka, kombinasi antara sentimen pasar yang negatif dan isu geopolitik sering dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk membangun narasi yang menarik perhatian investor.

Tim Research Tokocrypto menekankan pentingnya verifikasi sumber informasi, terutama ketika berkaitan dengan klaim besar atau berita yang belum dikonfirmasi. Investor juga disarankan untuk berhati-hati terhadap promosi token yang muncul secara tiba-tiba, terutama yang didukung oleh akun dengan riwayat tidak jelas.

Selain itu, mereka menilai bahwa edukasi dan literasi menjadi kunci untuk mengurangi risiko penipuan, terutama di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.

Waspada di Tengah Ketidakpastian

Kasus ini menunjukkan bahwa di tengah meningkatnya adopsi kripto, risiko penipuan juga semakin berkembang dengan metode yang lebih kompleks.

Pelaku pasar diharapkan untuk tetap kritis terhadap informasi yang beredar, terutama yang memanfaatkan isu sensitif seperti konflik global, agar tidak terjebak dalam skema yang merugikan.

Baca juga: Paxos Tak Sengaja Cetak Stablecoin $300 Triliun untuk PayPal!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analis Optimis! Sinyal Emas Tandai Bottom Bitcoin

Pergerakan Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah muncul sinyal langka dari korelasinya dengan emas. Data terbaru menunjukkan bahwa hubungan antara Bitcoin dan emas mencapai level terendah dalam tiga tahun terakhir, memicu spekulasi bahwa Bitcoin kemungkinan telah membentuk titik dasar (bottom) pada Maret ini.

Di saat emas mengalami penurunan selama empat minggu berturut-turut, Bitcoin justru bergerak stabil di kisaran 70.000 dolar AS, menciptakan divergensi yang menarik perhatian pelaku pasar.

Rasio BTC/Gold Beri Sinyal Historis

Dilaporkan BeInCrypto, analis melihat bahwa rasio BTC terhadap emas saat ini mengalami penurunan sekitar 70%, level yang sebelumnya sering bertepatan dengan titik terendah siklus pasar. Dalam siklus sebelumnya, penurunan rasio sebesar 86% pada 2014, 83% pada 2018, dan 76% pada 2022 semuanya menandai fase bottom sebelum tren naik dimulai.

Kondisi saat ini dinilai mulai memasuki fase konsolidasi, yang berpotensi menjadi awal pemulihan harga Bitcoin. Jika rasio ini kembali meningkat, hal tersebut menandakan bahwa Bitcoin mulai mengungguli emas sebagai aset investasi.

Baca juga: Harga Emas Bergejolak, Investor Justru Borong XAUT dan PAXG

Korelasi Bitcoin–Emas Capai Titik Terendah

Data menunjukkan bahwa korelasi antara Bitcoin dan emas turun hingga -0,9, level terendah sejak akhir 2022. Pada periode tersebut, Bitcoin berada di level 15.600 dolar AS sebelum memulai tren kenaikan yang berlangsung lebih dari dua tahun.

Korelasi negatif yang kuat ini mengindikasikan bahwa kedua aset bergerak berlawanan arah, dan dalam konteks saat ini, memberikan sinyal potensi penguatan Bitcoin dibandingkan emas dalam waktu dekat.

Di sisi lain, analis teknikal juga melihat bahwa emas sedang membentuk pola bearish yang jarang terjadi, yang secara historis sering diikuti oleh periode pemulihan yang panjang.

Peran Faktor Makro dan Investor Besar

Divergensi antara Bitcoin dan emas juga dipengaruhi oleh faktor makroekonomi dan geopolitik. Bitcoin dinilai telah lebih cepat merespons risiko global, termasuk konflik di Timur Tengah, dibandingkan aset tradisional.

Selain itu, data menunjukkan bahwa jumlah whale Bitcoin dengan kepemilikan di atas 1.000 BTC mencapai level tertinggi dalam satu tahun terakhir. Hal ini mengindikasikan adanya akumulasi oleh investor besar di tengah ketidakpastian pasar.

Dalam waktu dekat, rilis data ekonomi seperti PMI dan jobless claims juga akan menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi arah pasar.

Tim Research Tokocrypto menilai bahwa korelasi negatif antara Bitcoin dan emas saat ini menjadi sinyal penting dalam membaca fase siklus pasar. Menurut mereka, kondisi ini menunjukkan bahwa Bitcoin mulai berperan lebih kuat sebagai aset alternatif yang tidak sepenuhnya mengikuti pergerakan aset safe haven tradisional.

Namun, mereka juga mengingatkan bahwa konfirmasi tren tidak hanya bergantung pada satu indikator. Faktor seperti likuiditas global, kebijakan moneter, dan sentimen geopolitik tetap menjadi penentu utama dalam jangka pendek.

Tim Research Tokocrypto menambahkan bahwa akumulasi oleh whale menjadi indikator positif, tetapi pergerakan harga tetap membutuhkan dukungan dari arus dana yang lebih luas untuk membentuk tren naik yang berkelanjutan.

Pasar Menanti Konfirmasi Tren

Dengan kombinasi antara sinyal teknikal, divergensi makro, dan aktivitas investor besar, pasar kini berada pada fase yang krusial. Pelaku pasar akan mencermati apakah Bitcoin mampu mempertahankan stabilitas dan mulai menunjukkan penguatan yang konsisten.

Jika pola historis kembali terulang, kondisi saat ini berpotensi menjadi titik awal fase baru bagi Bitcoin. Namun, kepastian arah tetap akan bergantung pada perkembangan faktor eksternal dan respons pasar dalam beberapa waktu ke depan.

Baca juga: Tether Luncurkan Mining OS (MOS), Dorong Efisiensi Penambangan BTC


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ripple Akuisisi Perusahaan Australia Demi Lisensi

Perusahaan blockchain Ripple kembali menunjukkan langkah ekspansi agresif dengan menargetkan perolehan lisensi keuangan di Australia pada April mendatang.

Menariknya, strategi yang digunakan bukan melalui pengajuan izin dari nol, melainkan lewat jalur akuisisi entitas yang telah memiliki lisensi.

Langkah ini mencerminkan tren baru di industri kripto, di mana perusahaan tidak hanya membangun teknologi, tetapi juga secara aktif memburu pijakan regulasi di yurisdiksi strategis.

Baca Juga: Ripple Tambahkan Custody dan Liquidity Management Segmen Enterprise

Jalan Pintas Menuju Kepatuhan Regulasi

Alih-alih melalui proses panjang pengajuan lisensi, Ripple memilih pendekatan yang lebih cepat dengan mengakuisisi perusahaan yang sudah memiliki izin operasional.

Strategi ini menawarkan beberapa keuntungan utama, misalnya saja proses yang lebih cepat dibandingkan pengajuan lisensi baru.

Tak hanya itu saja, rencana akuisisi ini diklaim dapat mengurangi ketidakpastian regulasi dan langsung mendapatkan akses ke pasar lokal dengan memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada.

Pendekatan ini semakin populer di kalangan perusahaan kripto global yang ingin memperluas jangkauan tanpa terhambat birokrasi panjang.

Australia Jadi Target Strategis

Australia dikenal sebagai salah satu negara dengan kerangka regulasi keuangan yang relatif jelas dan mapan.

Hal ini menjadikannya pasar yang menarik bagi perusahaan kripto yang ingin beroperasi secara legal dan terstruktur.

Dengan mendapatkan lisensi di Australia, Ripple berpotensi memperluas layanan ke pasar lokal, menarik mitra institusional, meningkatkan kepercayaan pengguna, dan memperkuat posisi di kawasan Asia-Pasifik.

Langkah ini juga menunjukkan bahwa perusahaan kripto semakin selektif dalam memilih yurisdiksi yang mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Tren Industri: Berburu Lisensi Global

Upaya Ripple ini mencerminkan tren yang lebih luas di industri kripto, di mana perusahaan berlomba-lomba mendapatkan lisensi di berbagai negara.

Hal ini didorong oleh beberapa faktor, seperti meningkatnya pengawasan regulator, kebutuhan akan legitimasi operasional, persaingan global antar platform, hingga dorongan untuk menarik investor institusional.

Dalam konteks ini, lisensi bukan lagi sekadar formalitas, melainkan aset strategis.

Regulasi Jadi Kunci Ekspansi

Menurut Tim riset dari Tokocrypto, pendekatan Ripple melalui akuisisi memiliki nilai strategis yang signifikan.

“Dari sisi regulasi, pendekatan melalui akuisisi ini penting karena memberi jalan yang lebih cepat untuk memperoleh pijakan hukum dibanding membangun izin dari nol. Jika berhasil, Ripple bisa memperkuat posisinya di kawasan Asia-Pasifik dan menambah legitimasi operasionalnya di tengah kompetisi global untuk mendapatkan lisensi di pasar utama,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Pernyataan ini menegaskan bahwa regulasi kini menjadi salah satu faktor penentu dalam ekspansi bisnis kripto.

Dampak bagi Ripple dan Industri

Jika strategi ini berhasil, Ripple berpotensi mendapatkan beberapa keuntungan:

1. Akses Pasar yang Lebih Luas

Lisensi memungkinkan perusahaan menawarkan layanan secara legal di Australia.

2. Peningkatan Kepercayaan

Regulasi memberikan jaminan keamanan bagi pengguna dan mitra.

3. Keunggulan Kompetitif

Memiliki lisensi di yurisdiksi utama dapat menjadi pembeda di tengah persaingan.

Tantangan yang Tetap Ada

Meski strategi akuisisi menawarkan banyak keuntungan, Cointelegraph mencatat terdapat beberapa tantangan yang perlu diperhatikan:

  • Proses integrasi perusahaan yang diakuisisi
  • Penyesuaian dengan regulasi lokal
  • Pengawasan ketat dari regulator
  • Potensi perubahan kebijakan di masa depan

Namun, dengan pengalaman globalnya, Ripple dinilai memiliki kapasitas untuk mengatasi tantangan tersebut.

Baca Juga: RLUSD Jadi Kunci? Masa Depan XRPL di Tangan Stablecoin Ripple

Langkah Ripple mengincar lisensi keuangan di Australia melalui akuisisi mencerminkan perubahan strategi dalam industri kripto.

Perusahaan kini tidak hanya fokus pada inovasi teknologi, tetapi juga pada kepatuhan dan legitimasi regulasi.

Di tengah persaingan global yang semakin ketat, akses terhadap lisensi di yurisdiksi strategis menjadi kunci untuk bertahan dan berkembang.

Jika berhasil, langkah ini tidak hanya memperkuat posisi Ripple di Asia-Pasifik, tetapi juga menegaskan bahwa masa depan industri kripto akan semakin terintegrasi dengan sistem keuangan formal.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Mandiri Finansial! Uni Eropa Siapkan Tokenisasi

Bank Sentral Eropa (ECB) mengungkap rencana pengembangan tokenized finance sebagai bagian dari strategi memperkuat otonomi keuangan Uni Eropa.

Langkah ini menunjukkan bahwa tokenisasi kini tidak lagi dipandang sebagai inovasi eksperimental, melainkan sebagai fondasi penting bagi masa depan sistem keuangan regional.

Inisiatif ini muncul di tengah meningkatnya kebutuhan Uni Eropa untuk mengurangi ketergantungan pada infrastruktur keuangan global yang sebagian besar masih didominasi oleh pemain di luar kawasan.

Baca Juga: Coinbase Resmi Luncurkan Futures Kripto di 26 Negara Eropa

Tokenisasi: Dari Eksperimen ke Strategi Inti

Tokenized finance mengacu pada proses digitalisasi aset ke dalam bentuk token berbasis teknologi blockchain.

Menurut laporan Coindesk, aset yang dapat ditokenisasi mencakup berbagai instrumen keuangan seperti obligasi, saham, aset real estate, dan instrumen pasar uang.

Dengan tokenisasi, transaksi dapat dilakukan secara lebih cepat, transparan, dan efisien tanpa bergantung pada sistem perantara tradisional.

ECB melihat potensi ini sebagai peluang untuk membangun sistem keuangan yang lebih modern dan mandiri.

Otonomi Finansial Eropa

Salah satu tujuan utama dari rencana ini adalah memperkuat kemandirian Uni Eropa dalam mengelola infrastruktur keuangan.

Saat ini, banyak sistem pembayaran dan pasar modal global masih bergantung pada jaringan dan institusi di luar Eropa. Hal ini menciptakan risiko, terutama dalam konteks geopolitik dan stabilitas ekonomi.

Dengan mengembangkan tokenized finance, Uni Eropa berupaya mengurangi ketergantungan pada sistem eksternal, meningkatkan efisiensi pasar modal, memperkuat kontrol terhadap arus modal, hingga mendorong inovasi finansial berbasis teknologi.

Peran ECB: Memberi Validasi Institusional

Keterlibatan ECB memberikan sinyal kuat bahwa tokenisasi kini mendapat dukungan dari institusi keuangan tingkat tinggi.

Tidak seperti proyek kripto pada umumnya, inisiatif ini memiliki potensi untuk diintegrasikan dengan sistem keuangan tradisional, mendapat dukungan regulasi yang jelas, dan menarik partisipasi institusi besar.

Hal ini menjadi pembeda utama antara tokenisasi berbasis institusi dan proyek aset digital yang lebih bersifat spekulatif.

Adopsi Institusional yang Semakin Nyata

Menurut Tim riset dari Tokocrypto, langkah ECB ini merupakan sinyal kuat bahwa tokenisasi telah memasuki fase adopsi institusional.

“Keterlibatan ECB memberi bobot institusional yang besar pada narasi tokenized finance di Eropa. Jika rencana ini bergerak ke tahap implementasi nyata, tokenisasi bisa menjadi bagian penting dari upaya Uni Eropa mengurangi ketergantungan pada infrastruktur keuangan eksternal dan membangun sistem pasar modal yang lebih mandiri,” ungkap Tim Research Tokocrypto.

Pernyataan ini menegaskan bahwa tokenisasi bukan lagi sekadar tren, tetapi strategi jangka panjang.

Dampak bagi Industri Keuangan Global

Rencana ECB berpotensi memicu perubahan besar dalam lanskap keuangan global:

1. Kompetisi Infrastruktur Finansial

Negara dan kawasan lain mungkin akan mengikuti langkah serupa untuk mempertahankan daya saing.

2. Percepatan Adopsi Tokenisasi

Institusi keuangan akan semakin terbuka terhadap teknologi blockchain.

3. Integrasi Tradisional dan Digital

Batas antara keuangan tradisional dan kripto semakin kabur.

Tantangan Implementasi

Meski menjanjikan, ada sejumlah tantangan yang perlu diatasi, misalnya standarisasi teknologi, interoperabilitas antar sistem, kepatuhan regulasi lintas negara, serta keamanan dan stabilitas sistem.

Keberhasilan inisiatif ini akan sangat bergantung pada kemampuan ECB dan Uni Eropa dalam mengatasi hambatan tersebut.

Infrastruktur Keuangan Berbasis Blockchain

Jika berhasil diimplementasikan, tokenized finance dapat menjadi fondasi baru bagi sistem keuangan Eropa.

Dalam jangka panjang, hal ini dapat membuka peluang seperti settlement instan antar institusi, pengurangan biaya transaksi, akses pasar yang lebih luas, dan transparansi yang lebih tinggi.

Baca Juga: Presiden Bank Sentral Eropa: Pandemi Percepat Adopsi Mata Uang Digital

Rencana ECB untuk mengembangkan tokenized finance menandai babak baru dalam evolusi sistem keuangan global.

Dengan fokus pada otonomi dan efisiensi, Uni Eropa berupaya membangun infrastruktur yang lebih mandiri dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Bagi industri kripto, langkah ini menjadi validasi bahwa teknologi blockchain memiliki peran strategis di masa depan.

Jika implementasi berjalan sukses, tokenisasi berpotensi menjadi pilar utama dalam sistem keuangan modern. Tidak hanya di Eropa, tetapi juga di seluruh dunia.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Metaplanet Bangun Venture Firm Fokus Ekosistem Bitcoin

Perusahaan publik asal Jepang, Metaplanet, kembali menunjukkan langkah agresif dalam strategi berbasis Bitcoin (BTC).

Kali ini, perusahaan tersebut mengumumkan pembentukan venture firm baru sebagai bagian dari ekspansi bisnis di sektor aset digital.

Langkah ini menandai pergeseran penting dari sekadar menyimpan Bitcoin sebagai cadangan aset (treasury) menjadi pendekatan yang lebih aktif dalam membangun ekosistem investasi.

Baca Juga: Bukan Main! Metaplanet Kumpulkan Dana Raksasa demi Tambah Bitcoin

Dari Treasury ke Venture Strategy

Selama beberapa tahun terakhir, Metaplanet dikenal sebagai salah satu perusahaan publik yang mengadopsi Bitcoin sebagai bagian dari strategi keuangan mereka, mirip dengan pendekatan yang dilakukan oleh beberapa perusahaan global lainnya.

Sebagaimana dikutip dari Cointelegraph, pembentukan venture firm ini menunjukkan evolusi strategi yang lebih luas, yaitu:

  • Tidak hanya menyimpan BTC
  • Tetapi juga mengalokasikan modal ke proyek-proyek kripto
  • Membangun eksposur ke berbagai segmen industri blockchain

Dengan kata lain, Bitcoin tidak lagi hanya berfungsi sebagai store of value, tetapi juga sebagai fondasi untuk ekspansi bisnis.

Mengapa Venture Firm?

Pembentukan venture firm memungkinkan Metaplanet untuk:

1. Mengakses Peluang Investasi Lebih Luas

Perusahaan dapat berinvestasi langsung ke startup blockchain, DeFi, hingga infrastruktur kripto.

2. Diversifikasi Risiko

Dengan tidak hanya bergantung pada harga BTC, perusahaan dapat menyebar risiko ke berbagai sektor.

3. Meningkatkan Pengaruh di Ekosistem

Investasi strategis memungkinkan Metaplanet berperan dalam perkembangan industri secara langsung.

Korporasi Masuk Lebih Dalam ke Kripto

Langkah Metaplanet mencerminkan tren yang semakin berkembang di kalangan perusahaan publik, yaitu mengadopsi Bitcoin sebagai aset treasury, mengembangkan unit bisnis berbasis kripto, dan berinvestasi dalam ekosistem blockchain.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa perusahaan mulai melihat kripto bukan hanya sebagai instrumen investasi, tetapi juga sebagai peluang pertumbuhan jangka panjang.

Adopsi yang Semakin Matang

Menurut Tim riset dari Tokocrypto, langkah Metaplanet ini merupakan bagian dari fase adopsi yang lebih matang dalam industri kripto.

“Perkembangan ini penting karena memperlihatkan evolusi dari model treasury Bitcoin ke strategi korporasi yang lebih luas. Jika berhasil, Metaplanet bisa menjadi contoh bagaimana perusahaan publik memakai Bitcoin bukan sekadar sebagai cadangan aset, tetapi juga sebagai fondasi untuk ekspansi bisnis dan investasi baru,” kata Tim Research Tokocrypto.

Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa penggunaan Bitcoin di level korporasi kini semakin strategis.

Dampak bagi Industri Kripto

Langkah Metaplanet berpotensi memberikan beberapa dampak penting:

1. Mendorong Adopsi Institusional

Perusahaan lain mungkin akan mengikuti model serupa.

2. Meningkatkan Aliran Modal ke Ekosistem

Venture firm baru dapat mempercepat pendanaan untuk proyek kripto.

3. Memperkuat Integrasi Tradisional dan Digital

Perusahaan publik menjadi jembatan antara keuangan tradisional dan kripto.

Tantangan yang Dihadapi

Meski menjanjikan, strategi ini juga memiliki risiko volatilitas harga Bitcoin, ketidakpastian regulasi, risiko investasi startup, dan persaingan di sektor venture capital.

Namun, dengan pendekatan yang tepat, risiko ini dapat diimbangi dengan potensi keuntungan jangka panjang.

Jika strategi ini berhasil, Metaplanet dapat menjadi contoh bagaimana Bitcoin digunakan sebagai cadangan nilai, sumber likuiditas, alat ekspansi bisnis, dan basis investasi ekosistem.

Ini membuka kemungkinan baru bagi perusahaan lain untuk mengintegrasikan kripto ke dalam model bisnis mereka.

Baca Juga: Borong Bitcoin! Metaplanet Tambah 4.279 BTC, Nilai Kepemilikan Rp48 T

Pembentukan venture firm oleh Metaplanet menandai langkah penting dalam evolusi strategi berbasis Bitcoin.

Perusahaan tidak lagi hanya menyimpan BTC, tetapi mulai memanfaatkannya sebagai alat untuk memperluas bisnis dan investasi.

Di tengah perkembangan industri kripto yang semakin matang, langkah ini menjadi sinyal bahwa adopsi institusional kini memasuki fase baru, di mana Bitcoin tidak hanya menjadi aset, tetapi juga fondasi bagi pertumbuhan dan inovasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Turun 3,24% Saat Pasar Naik, Likuiditas Tipis

Pergerakan harga Pi Network (PI) kembali menunjukkan kelemahan relatif dibanding pasar kripto secara umum.

Dalam 24 jam terakhir, Coinmarketcap mencatat harga PI turun 3,24% ke level US$0,188, sementara pasar kripto secara keseluruhan justru mencatat kenaikan sekitar 3,02%.

Divergensi ini menyoroti karakteristik utama PI sebagai aset dengan likuiditas terbatas, yang membuatnya lebih rentan terhadap tekanan jual meskipun sentimen pasar sedang positif.

Baca Juga: Harga Pi Network Naik Tipis di Tengah Pasar Lesu, Sinyal Awal Rebound?

Performa Tertinggal di Tengah Pasar Bullish

Dalam kondisi normal, altcoin biasanya ikut naik saat pasar kripto menguat, terutama jika dipimpin oleh Bitcoin (BTC).

Namun, Pi justru bergerak berlawanan arah, menunjukkan bahwa faktor internal seperti struktur pasar lebih dominan dibanding sentimen eksternal.

Penurunan ini menjadi sinyal bahwa kenaikan pasar belum merata dan tidak semua aset menikmati aliran modal yang sama.

Likuiditas Rendah Perbesar Dampak Tekanan Jual

Salah satu penyebab utama penurunan harga Pi adalah likuiditas yang relatif rendah.

Dengan volume perdagangan sekitar US$26,47 juta dibandingkan kapitalisasi pasar US$1,85 miliar, rasio perputaran (turnover ratio) hanya berada di kisaran 0,0143.

Kondisi ini mencerminkan pasar yang “tipis”, di mana order book tidak terlalu dalam, volume transaksi terbatas, dan pergerakan harga lebih sensitif terhadap order besar.

Akibatnya, tekanan jual dalam jumlah moderat saja sudah cukup untuk mendorong harga turun secara signifikan.

Tidak Ada Katalis Negatif Spesifik

Menariknya, penurunan ini tidak dipicu oleh berita negatif atau peristiwa besar dalam ekosistem Pi.

Tidak ditemukan faktor seperti peretasan atau masalah keamanan, pembaruan tokenomics yang kontroversial, listing atau delisting besar, atau perubahan signifikan dalam proyek.

Absennya katalis ini menunjukkan bahwa pergerakan harga lebih bersifat flow-driven, yaitu dipengaruhi oleh aliran dana dan kondisi pasar, bukan oleh faktor fundamental.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 24 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 24 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Volume Rendah Tunjukkan Kurangnya Minat Pasar

Selain likuiditas yang tipis, volume perdagangan yang relatif rendah juga menjadi indikator penting.

Tanpa lonjakan volume yang signifikan, sulit bagi harga untuk bertahan di level support, membentuk tren naik yang kuat, ataupun menarik minat investor baru.

Untuk mengindikasikan stabilisasi yang lebih solid, pasar membutuhkan peningkatan volume hingga di atas US$50 juta.

Level Kunci: $0,18 Jadi Penentu

Dalam jangka pendek, level harga berikut menjadi perhatian utama:

  • Support utama: US$0,18
  • Resistance terdekat: US$0,20

Jika Pi mampu bertahan di atas US$0,18, ada peluang untuk masuk fase konsolidasi di kisaran US$0,18–US$0,20.

Namun, jika level ini ditembus, risiko penurunan lanjutan akan meningkat, bahkan berpotensi menuju level terendah dalam setahun terakhir.

Sebaliknya, pemulihan yang lebih kuat baru akan terlihat jika harga mampu kembali menembus dan bertahan di atas US$0,20.

Sentimen Pasar Masih Rapuh

Indikator seperti CMC Fear & Greed Index yang berada di level 32 (kategori fear) menunjukkan bahwa sentimen pasar masih cenderung berhati-hati.

Dalam kondisi ini, investor biasanya lebih selektif dalam memilih aset guna menghindari altcoin berisiko tinggi dan fokus pada aset dengan likuiditas tinggi.

Hal ini membuat Pi semakin sulit menarik arus modal baru dalam jangka pendek.

Outlook Jangka Pendek: Tekanan Bearish

Dengan kombinasi likuiditas rendah, volume terbatas, dan sentimen pasar yang belum pulih, outlook Pi dalam jangka pendek cenderung negatif.

Pergerakan harga kemungkinan akan tetap volatile dengan kecenderungan turun, kecuali ada peningkatan signifikan dalam volume atau munculnya katalis positif.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 5,98%, Likuiditas Tipis Perbesar Tekanan Jual

Penurunan harga Pi Network sebesar 3,24% di tengah kenaikan pasar kripto menegaskan kelemahan struktural aset ini, terutama dari sisi likuiditas.

Tanpa dukungan volume dan katalis fundamental, pergerakan harga PI cenderung rapuh dan mudah tertekan.

Level US$0,18 kini menjadi titik krusial yang harus dipertahankan. Jika gagal, tekanan jual bisa semakin dalam.

Sebaliknya, pemulihan baru akan terlihat jika pasar menunjukkan minat yang lebih kuat melalui peningkatan volume dan sentimen positif.

Bagi investor, fase ini menjadi pengingat bahwa dalam pasar kripto, likuiditas sering kali sama pentingnya dengan fundamental.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com