Tag Archives: aset kripto

Retail Jual Rugi, Institusi Terus Akumulasi

Pasar kripto saat ini menunjukkan fenomena yang tidak biasa. Di satu sisi, investor ritel mengalami kepanikan ekstrem, namun di sisi lain harga Bitcoin justru tetap stabil di kisaran 70.700 dolar AS. Kondisi ini memunculkan indikasi adanya pergeseran struktur pasar yang lebih dalam.

Dilaporkan Crypto Quant, data terbaru menunjukkan bahwa tekanan jual dari investor kecil tidak lagi berdampak signifikan terhadap harga, sementara pelaku besar justru terus menyerap suplai secara diam-diam.

Divergensi Antara Sentimen dan Harga

Indeks Fear and Greed saat ini berada di level 14, yang menandakan kondisi extreme fear. Namun berbeda dengan siklus sebelumnya, ketakutan ini tidak diikuti oleh penurunan harga yang signifikan.

Hal ini menunjukkan bahwa kepanikan yang terjadi lebih bersifat psikologis, di mana investor ritel mengalami kelelahan setelah periode volatilitas panjang. Sementara itu, tekanan jual berkurang karena sebagian besar pelaku pasar yang rentan telah keluar.

Kondisi ini menciptakan divergensi antara sentimen dan harga, yang jarang terjadi dalam siklus pasar sebelumnya.

Baca juga: Bukan $69.000! Data Ini Jadi Kunci Rahasia Harga Bottom Bitcoin

Peran OTC dalam Menyerap Suplai

Sebagian besar aktivitas pasar saat ini terjadi di luar exchange publik, melalui mekanisme over-the-counter (OTC). Diperkirakan sekitar 73% volume perdagangan berlangsung melalui jalur ini.

Fenomena ini menjelaskan mengapa harga tetap stabil meskipun terjadi arus keluar dari ETF dan sentimen pasar cenderung negatif. Investor institusional diduga menyerap suplai dari investor yang keluar dari pasar.

Data juga menunjukkan bahwa metrik MVRV untuk short-term holders berada di level 0,82, yang mengindikasikan bahwa banyak investor ritel menjual aset mereka dalam kondisi rugi.

Validasi Level $70K sebagai Support Baru

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 26 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 26 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

Indikator DTMM menunjukkan peningkatan dari 1,68x menjadi 1,74x, yang mencerminkan penerimaan pasar terhadap level 70.000 dolar AS sebagai nilai wajar baru.

Pergerakan ini juga menandakan bahwa Bitcoin mulai menjauh dari level terendah sebelumnya di sekitar 60.000 dolar AS yang terjadi pada Februari.

Dengan demikian, level 70.000 dolar AS kini dipandang sebagai support struktural yang lebih kuat dibandingkan fase sebelumnya.

Tim Research Tokocrypto menilai bahwa kondisi saat ini menunjukkan adanya fase transisi dari dominasi retail menuju dominasi institusi dalam struktur pasar Bitcoin.

Menurut mereka, stabilitas harga di tengah sentimen negatif merupakan indikasi bahwa suplai sedang diserap oleh pelaku besar, yang biasanya menjadi fondasi bagi fase pergerakan berikutnya.

Namun, mereka juga mengingatkan bahwa meskipun struktur pasar terlihat lebih kuat, volatilitas tetap dapat muncul, terutama jika dipicu oleh faktor eksternal seperti kebijakan moneter atau geopolitik.

Tim Research Tokocrypto menambahkan bahwa investor perlu memperhatikan pergerakan likuiditas, khususnya di pasar OTC dan arus dana institusional, untuk memahami arah pasar secara lebih akurat.

Pasar Masuk Fase Baru

Dengan kombinasi antara kepanikan ritel dan akumulasi institusi, pasar Bitcoin saat ini berada dalam fase yang unik. Pergerakan harga tidak lagi sepenuhnya mencerminkan sentimen publik, melainkan dipengaruhi oleh dinamika yang lebih kompleks di balik layar.

Ke depan, arah Bitcoin akan sangat ditentukan oleh apakah akumulasi ini berlanjut dan mampu mendorong permintaan baru, atau justru terhambat oleh faktor makro yang lebih luas.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Audit Penuh! Tether Buktikan Cadangan USDT US$184 Miliar

Penerbit stablecoin terbesar di dunia, Tether, mengambil langkah besar dengan menunjuk firma audit Big Four untuk melakukan audit penuh (full financial statement audit) terhadap cadangan USDT yang nilainya mencapai sekitar US$184 miliar.

Langkah ini menandai perubahan signifikan dari pendekatan sebelumnya yang hanya mengandalkan attestation berkala, menuju proses audit yang jauh lebih komprehensif dan mendalam.

Dari Attestation ke Audit Penuh

Selama ini, Tether menggunakan laporan attestation untuk memberikan gambaran cadangan aset yang mendukung USDT.

Namun, metode ini memiliki keterbatasan karena hanya bersifat snapshot pada waktu tertentu dan tidak mencakup evaluasi menyeluruh.

Dengan audit penuh, cakupan pemeriksaan akan jauh lebih luas, termasuk verifikasi aset dan liabilitas secara detail.

Selain itu, aspek yang turut diaudit adalah evaluasi sistem kontrol internal, peninjauan proses pelaporan keuangan, hingga validasi keberadaan dan kualitas cadangan

Langkah ini menjadi salah satu tonggak penting dalam upaya meningkatkan transparansi di industri stablecoin.

Baca Juga: Tether Integrasikan USA₮ ke Rumble Wallet, Ekspansi Pembayaran Digital

Peran Vital

USDT merupakan stablecoin dengan kapitalisasi terbesar di pasar kripto dan memainkan peran vital dalam likuiditas global. Oleh karena itu, transparansi cadangan menjadi isu krusial.

Selama bertahun-tahun, Tether sering menghadapi kritik terkait kejelasan komposisi cadangan, kualitas aset pendukung, dan tingkat keterbukaan informasi.

Di sinilah, audit penuh dari firma Big Four berpotensi menjawab kekhawatiran tersebut.

Dampak Potensial bagi Pasar

Jika audit ini berhasil diselesaikan dengan hasil yang positif, dampaknya bisa sangat besar:

1. Meningkatkan Kepercayaan Investor

Validasi independen dari firma audit global dapat memperkuat kepercayaan terhadap USDT.

2. Memperkuat Dominasi Pasar

USDT berpotensi semakin mengukuhkan posisinya sebagai stablecoin utama.

3. Standar Baru Industri

Langkah ini bisa mendorong penerbit stablecoin lain untuk mengikuti standar transparansi yang lebih tinggi.

Momentum Penting, Tapi Belum Final

Menurut Tim riset dari Tokocrypto, langkah Tether ini merupakan perkembangan penting, namun belum sepenuhnya menghapus keraguan pasar.

“Ini jelas langkah penting buat meredam kritik lama soal transparansi reserve dan kualitas disclosure. Kalau audit ini benar-benar selesai dan hasilnya kuat, posisi USDT sebagai stablecoin dominan bisa makin kokoh; tapi sampai laporan final keluar, pasar tetap punya alasan buat menahan sedikit skeptisisme,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Secara tidak langsung, keberhasilan langkah ini sangat bergantung pada hasil akhir audit.

Tantangan dalam Proses Audit

Melakukan audit terhadap cadangan sebesar US$184 miliar bukanlah tugas sederhana.

Menurut laporan Coindesk, beberapa tantangan yang mungkin akan dihadapi Tether selama proses pengauditan.

Dimulai dengan kompleksitas struktur aset, diversifikasi instrumen keuangan, verifikasi likuiditas dan risiko, serta standar pelaporan lintas yurisdiksi.

Tentunya, proses ini membutuhkan tingkat ketelitian tinggi dan waktu yang tidak singkat.

Dampak Lebih Luas bagi Industri Stablecoin

Meski membutuhkan kesabaran ekstra, langkah Tether juga dapat memicu perubahan besar di sektor stablecoin.

Dampak yang akan sangat terasa kemungkinan besar ada pada penggunaan regulasi yang semakin ketat. Transparansi juga menjadi standar wajib bagi setiap publisher.

Seakan menjadi efek domino, hasil audit bakal membuat investor menjadi lebih selektif dalam memilih stablecoin, sehingga kompetisi antar penerbit semakin meningkat.

Garis besarnya, stablecoin tidak lagi hanya dinilai dari stabilitas harga saja, tetapi juga dari kredibilitas cadangan.

Menuju Era Transparansi yang Lebih Tinggi

Dalam beberapa tahun terakhir, tekanan terhadap transparansi di industri kripto terus meningkat. Regulator, investor, dan institusi kini menuntut standar yang lebih tinggi.

Audit penuh seperti ini bisa menjadi benchmark baru untuk industri, sekaligus alat untuk membangun kepercayaan jangka panjang guna membentuk fondasi yang terintegrasi dengan sistem keuangan tradisional.

Baca Juga: LayerZero Dilirik Tether! USDT0 Disebut Sudah Pindah US$70 Miliar

Keputusan Tether untuk menunjuk firma audit Big Four dalam melakukan audit penuh cadangan USDT merupakan langkah strategis yang dapat mengubah persepsi pasar terhadap stablecoin.

Jika berhasil, langkah ini tidak hanya memperkuat posisi USDT, tetapi juga mendorong seluruh industri menuju standar transparansi yang lebih tinggi. Namun, hingga hasil audit resmi dirilis, pasar masih akan menunggu dengan sikap hati-hati.

Dalam lanskap kripto yang semakin matang, transparansi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan utama untuk mempertahankan kepercayaan dan keberlanjutan jangka panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Solana dan Mastercard Luncurkan Platform Developer Institusi!

Solana Foundation resmi meluncurkan Solana Developer Platform (SDP), sebuah toolkit baru yang dirancang untuk mempermudah institusi membangun aplikasi keuangan berbasis blockchain tanpa harus memiliki keahlian teknis mendalam di bidang kripto.

Langkah ini menandai upaya serius Solana untuk memperluas penetrasi ke sektor enterprise, dengan sejumlah nama besar seperti Mastercard, Western Union, dan Worldpay sudah tercatat sebagai pengguna awal platform ini.

Mengenal Solana Developer Platform

Sebagaimana dikutip dari Coindesk, Solana Developer Platform (SDP) merupakan ekosistem terpadu yang menggabungkan lebih dari 20 penyedia infrastruktur dalam satu toolkit.

Tujuannya adalah menyederhanakan proses pengembangan aplikasi keuangan berbasis blockchain bagi institusi.

Melalui SDP, perusahaan dapat dengan mudah membangun berbagai use case seperti penerbitan stablecoin, tokenized deposits, Real World Assets (RWA), hingga sistem pembayaran berbasis fiat dan stablecoin.

Menariknya, Solana juga mengonfirmasi bahwa modul trading akan ditambahkan ke dalam platform ini pada akhir 2026, membuka potensi integrasi lebih luas dengan pasar keuangan.

Baca Juga: Pola Aneh di Grafik Solana, Harga SOL Bisa Meledak ke $100?

Fokus pada Kemudahan dan Integrasi

Salah satu nilai jual utama SDP adalah kemudahan penggunaan. Institusi tidak perlu lagi membangun infrastruktur blockchain dari nol atau mengelola kompleksitas teknis seperti node, smart contract, dan integrasi jaringan.

Sebaliknya, SDP menawarkan integrasi siap pakai dengan penyedia layanan, arsitektur modular yang fleksibel, dan dukungan untuk berbagai use case keuangan.

Pendekatan ini memungkinkan perusahaan tradisional untuk masuk ke dunia blockchain dengan lebih cepat dan efisien.

Dorongan Adopsi Institusional

Keterlibatan perusahaan besar seperti Mastercard, Western Union, dan Worldpay menunjukkan bahwa minat institusi terhadap teknologi blockchain semakin nyata.

Ketiga perusahaan ini memiliki jaringan global dalam sistem pembayaran dan remitansi, sehingga adopsi mereka terhadap SDP bisa membuka pintu bagi penggunaan blockchain dalam skala besar.

Jika implementasi berjalan sesuai rencana, Solana berpotensi menjadi salah satu infrastruktur utama dalam transformasi sistem keuangan global.

Bukan Sekadar Partnership

Menurut Tim riset dari Tokocrypto, peluncuran SDP bukan hanya sekadar pengumuman kerja sama, tetapi merupakan langkah strategis dengan dampak nyata.

“Ini katalis yang jauh lebih serius daripada sekadar headline partnership kosong karena yang dijual Solana di sini adalah jalur distribusi institusional yang bisa benar-benar dipakai. Kalau adoption-nya nyata, SOL makin kuat dibaca sebagai payment rail dan settlement layer yang siap menyerang pasar enterprise, bukan cuma kasino cepat buat degens,” ungkap Tim Research Tokocrypto.

Pernyataan ini menegaskan bahwa nilai utama SDP terletak pada utilitas dan implementasi nyata, bukan sekadar narasi.

Dampak Potensial bagi Ekosistem Solana

Jika SDP berhasil diadopsi secara luas, dampaknya terhadap ekosistem Solana bisa sangat signifikan:

1. Peningkatan Aktivitas Jaringan

Lebih banyak aplikasi berarti lebih banyak transaksi di jaringan.

2. Penguatan Posisi di Sektor Enterprise

Solana bisa bersaing langsung dengan blockchain lain dalam menarik institusi.

3. Diversifikasi Use Case

Dari DeFi dan NFT menuju pembayaran, settlement, dan keuangan tradisional.

Tantangan yang Perlu Diperhatikan

Meski menjanjikan, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, termasuk integrasi dengan sistem keuangan tradisional.

Tantangan lainnya mencakup kepatuhan terhadap regulasi global, persaingan dengan blockchain lain seperti Ethereum dan layer-2, serta validasi adopsi nyata yang bukan sekadar pilot project.

Keberhasilan SDP sangat bergantung pada implementasi di dunia nyata.

Menuju Infrastruktur Keuangan Generasi Baru

Peluncuran SDP mencerminkan tren yang lebih luas di industri kripto, di mana fokus mulai bergeser dari spekulasi ke utilitas nyata.

Blockchain kini tidak hanya dilihat sebagai alat trading, tetapi sebagai infrastruktur pembayaran, sistem settlement global, dan platform untuk tokenisasi aset.

Dalam konteks ini, Solana berusaha memposisikan dirinya sebagai pemain utama.

Baca Juga: ETF Solana Tetap Diburu Saat Harga Lesu, Dari Mana Permintaannya?

Peluncuran Solana Developer Platform menjadi langkah penting dalam mendorong adopsi blockchain oleh institusi besar.

Dengan dukungan pemain global seperti Mastercard dan Western Union, SDP berpotensi membuka jalur baru bagi integrasi antara keuangan tradisional dan teknologi kripto.

Namun, seperti halnya inovasi lainnya, keberhasilan platform ini akan ditentukan oleh seberapa besar adopsi nyata yang bisa dicapai.

Jika berhasil, Solana tidak hanya akan dikenal sebagai blockchain cepat, tetapi juga sebagai fondasi bagi sistem keuangan masa depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Polymarket Perketat Aturan Demi Gaet Investor Institusi!

Platform prediction market berbasis kripto, Polymarket, resmi mengumumkan pembaruan aturan integritas pasar yang lebih ketat.

Langkah ini bertujuan meningkatkan transparansi, memperkuat perlindungan pengguna, serta mencegah praktik seperti insider trading, seiring upaya perusahaan untuk lebih diterima oleh regulator dan investor institusional.

Kebijakan baru ini juga hadir bersamaan dengan langkah ekspansi strategis, termasuk kemitraan dengan liga olahraga besar seperti Major League Baseball (MLB), yang menandai ambisi Polymarket untuk masuk ke arus utama industri keuangan dan hiburan.

Baca Juga: Argentina Resmi Blokir Polymarket, Alarm Bagi Prediction Market

Apa yang Berubah?

Dalam update terbarunya, Polymarket memperkenalkan sejumlah mekanisme baru untuk meningkatkan integritas pasar.

Dimulai dengan peningkatan transparansi data dan aktivitas pasar, penguatan sistem deteksi insider trading, pengawasan aktivitas pengguna yang lebih ketat, hingga standar kepatuhan yang lebih selaras dengan regulator.

Langkah ini secara langsung mengarah pada penyelarasan dengan standar yang biasa diterapkan di platform keuangan tradisional, termasuk yang berada di bawah pengawasan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) di Amerika Serikat.

Strategi Legitimasi di Tengah Tekanan Regulasi

Selama ini, prediction market sering berada di wilayah abu-abu regulasi karena sifatnya yang menyerupai taruhan berbasis peristiwa dunia nyata.

Dengan memperketat aturan internal, Polymarket tampaknya ingin keluar dari zona tersebut dan membangun citra sebagai platform yang lebih kredibel.

Langkah ini juga dapat dilihat sebagai respons terhadap meningkatnya perhatian regulator terhadap produk berbasis event trading, terutama terkait perlindungan konsumen, verifikasi identitas pengguna, dan pencegahan manipulasi pasar.

Dengan pendekatan ini, Polymarket berusaha mengurangi risiko hukum sekaligus membuka pintu bagi partisipasi institusional.

Dampak bagi Pengguna dan Pasar

Perubahan ini membawa implikasi yang cukup besar, baik positif maupun negatif.

Dampak Positif:

  • Meningkatkan kepercayaan investor
  • Membuka akses ke modal institusional
  • Memperkuat legitimasi industri prediction market

Dampak Negatif:

  • Pengalaman pengguna menjadi lebih ketat
  • Berkurangnya fleksibilitas khas DeFi
  • Potensi berkurangnya daya tarik bagi pengguna crypto-native

Transformasi ini mencerminkan dilema klasik di industri kripto: antara desentralisasi dan kepatuhan.

Dari Wild West ke Wall Street

Menurut Tim riset dari Tokocrypto, langkah Polymarket ini menunjukkan perubahan strategi yang cukup fundamental.

“Polymarket sedang memilih jalur legitimasi, bukan jalur liar ala crypto lama. Kalau eksekusinya rapi, langkah ini bisa menarik modal institusional dan memperkuat posisi mereka melawan rival seperti Kalshi, tetapi konsekuensinya jelas: surveillance naik, fleksibilitas pasar turun, dan user crypto-native bisa merasa produknya makin steril,” kata Tim Research Tokocrypto.

Pernyataan ini menyoroti bahwa Polymarket kini berada di persimpangan antara mempertahankan identitas DeFi atau bertransformasi menjadi platform keuangan yang lebih konvensional.

Persaingan dengan Platform Lain

Dalam upaya memperluas pengaruhnya, Cryptobriefing melaporkan bahwa Polymarket juga harus menghadapi kompetisi dari pemain lain seperti Kalshi, yang telah lebih dulu beroperasi dalam kerangka regulasi yang jelas di Amerika Serikat.

Dengan aturan baru ini, Polymarket berpotensi menyamakan standar dengan pesaing teregulasi, menarik pengguna yang lebih konservatif, dan memperluas basis pengguna di luar komunitas kripto.

Namun, keberhasilan strategi ini sangat bergantung pada implementasi dan penerimaan pasar.

Masa Depan Prediction Market

Langkah Polymarket mencerminkan tren yang lebih luas di industri kripto, di mana platform mulai beradaptasi dengan tuntutan regulasi untuk bertahan dan berkembang.

Prediction market sendiri memiliki potensi besar sebagai alat prediksi berbasis pasar, instrumen lindung nilai terhadap risiko peristiwa, hingga sumber data probabilitas real-time.

Namun, untuk mencapai potensi tersebut, legitimasi dan kepercayaan menjadi faktor kunci.

Baca Juga: Nasib Pasar Prediksi Terpaku pada Hasil Uji Regulasi Polymarket

Pembaruan aturan integritas pasar oleh Polymarket menandai langkah penting dalam transformasi platform dari proyek kripto eksperimental menjadi pemain serius di sektor keuangan digital.

Dengan meningkatkan transparansi dan memperketat pengawasan, Polymarket berupaya menarik investor institusional sekaligus mengurangi risiko regulasi.

Namun, langkah ini juga membawa konsekuensi berupa berkurangnya fleksibilitas yang selama ini menjadi daya tarik utama DeFi.

Ke depan, keberhasilan strategi ini akan bergantung pada kemampuan Polymarket menyeimbangkan antara kepatuhan dan inovasi—dua hal yang sering kali sulit berjalan beriringan di dunia kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Naik 0,88% di Tengah Pasar Flat, Likuiditas Jadi Faktor

Harga Pi Network (PI) mencatat kenaikan moderat sebesar 0,88% dalam 24 jam terakhir ke level $0,189, menurut catatan Coinmarketcap pada Kamis (26/3).

Meski terlihat positif, pergerakan ini terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang relatif datar, dengan kapitalisasi pasar global hanya naik tipis sekitar 0,095%.

Kenaikan ini membuat Pi sedikit mengungguli pergerakan Bitcoin (BTC) yang hanya naik sekitar 0,16%, namun tanpa adanya katalis fundamental yang jelas di balik pergerakan tersebut.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 1,17% di Tengah Pasar Stabil, Minim Katalis

Pergerakan Dipicu Likuiditas Tipis

Salah satu faktor utama di balik kenaikan harga Pi adalah kondisi likuiditas yang relatif rendah.

Dengan turnover ratio hanya sekitar 0,00843, pasar Pi tergolong tipis, sehingga tekanan beli kecil bisa mendorong harga naik signifikan.

Pergerakan harga juga menjadi lebih sensitif terhadap aliran dana, dan volatilitas meningkat meski tanpa volume besar.

Dalam kondisi seperti ini, kenaikan harga sering kali bersifat teknikal, bukan didorong oleh perubahan fundamental.

Volume Tidak Menunjukkan Lonjakan Signifikan

Volume perdagangan Pi dalam 24 jam tercatat sekitar $15,7 juta, hanya naik sekitar 5,25%. Angka ini tergolong rendah untuk mengindikasikan adanya perubahan sentimen pasar yang kuat.

Kondisi ini menunjukkan bahwa tidak ada arus modal besar yang masuk. Minat investor masih terbatas sehingga pergerakan harga cenderung “ringan” dan tidak solid.

Dengan kata lain, kenaikan ini lebih mencerminkan dinamika pasar tipis daripada tren bullish yang kuat.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 26 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 26 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Tidak Ada Katalis Fundamental

Berdasarkan data yang tersedia, tidak ditemukan pengumuman proyek atau upgrade besar, kemitraan strategis baru, lonjakan aktivitas on-chain, maupun sentimen sosial yang signifikan.

Ketiadaan katalis ini memperkuat asumsi bahwa kenaikan harga Pi saat ini merupakan hasil dari pergerakan pasar umum (beta-driven move), bukan faktor internal proyek.

Di sisi lain, sebagai aset kripto, Pi tetap dipengaruhi oleh kondisi pasar yang lebih luas, terutama pergerakan Bitcoin. Saat ini, BTC berada di kisaran $70.000, yang menjadi level psikologis penting.

Stabilitas Bitcoin di area ini memberikan dukungan bagi altcoin untuk tidak turun lebih dalam, lingkungan pasar yang relatif netral, dan ruang bagi pergerakan kecil seperti yang terjadi pada Pi.

Namun, jika Bitcoin bergerak tajam, Pi kemungkinan besar akan ikut terdampak.

Level Kunci yang Perlu Diperhatikan

Dalam jangka pendek, beberapa level teknikal penting untuk Pi adalah level support $0,18 dan resistensi di level $0,20.

Jika harga mampu bertahan di atas $0,18, peluang untuk menguji kembali area $0,20 tetap terbuka. Sebaliknya, jika level support ini ditembus, Pi berpotensi masuk fase konsolidasi lebih dalam.

Outlook Jangka Pendek: Netral dengan Bias Positif

Melihat kondisi saat ini, pergerakan Pi cenderung netral dengan sedikit bias bullish (Neutral with cautious bullish bias).

Artinya, meskipun ada potensi kenaikan, arah pasar masih belum kuat dan sangat bergantung pada faktor eksternal.

Beberapa indikator penting untuk memantau pergerakan Pi selanjutnya antara lain dengan melihat pergerakan kenaikan volume di atas $20 juta, stabilitas Bitcoin di atas $70.000, breakout di atas $0,20, hingga perubahan sentimen pasar secara keseluruhan.

Tanpa faktor-faktor ini, pergerakan harga kemungkinan akan tetap terbatas.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 3,24% Saat Pasar Naik, Likuiditas Tipis

Kenaikan harga Pi Network sebesar 0,88% dalam 24 jam terakhir lebih mencerminkan dinamika pasar dengan likuiditas rendah daripada adanya perubahan fundamental yang signifikan.

Dengan volume yang masih terbatas dan tidak adanya katalis kuat, pergerakan ini cenderung bersifat sementara.

Namun, selama harga mampu bertahan di atas level support, peluang untuk kenaikan lanjutan tetap terbuka.

Bagi investor, kondisi ini menjadi sinyal untuk tetap berhati-hati dan fokus pada indikator volume serta pergerakan pasar yang lebih luas sebelum mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Sideways di Level $70.813

Harga Bitcoin (BTC) menunjukkan pergerakan yang sangat terbatas dalam 24 jam terakhir dengan kenaikan tipis hanya +0,03% ke level $70.813,26.

Kondisi ini mencerminkan fase konsolidasi yang kuat, di mana pasar cenderung menahan posisi sambil menunggu katalis baru.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar $1,41 triliun dan volume perdagangan harian sebesar $34,89 miliar, Bitcoin tetap menjadi aset dominan di pasar kripto meski volatilitasnya saat ini relatif rendah.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Stabil di $70.792, Belum Breakout?

Pergerakan Harga: Sideways dalam Rentang Sempit

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak dalam kisaran harga terendah $70.558,71 dan harga tertinggi di level $71.985,74.

Rentang ini menunjukkan volatilitas yang menyempit, menandakan fase sideways consolidation.

Tidak adanya pergerakan besar mengindikasikan bahwa pelaku pasar sedang menunggu arah makro baru, mengamati level teknikal penting, dan menahan posisi setelah pergerakan sebelumnya.

Kondisi ini sering kali menjadi fase sebelum breakout besar, baik ke atas maupun ke bawah.

Tren Jangka Menengah Masih Positif

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 26 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 26 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski dalam jangka pendek cenderung stagnan, performa Bitcoin dalam timeframe lebih panjang masih menunjukkan kekuatan:

  • 7 hari: ~0% (flat)
  • 30 hari: +12,19%
  • 60 hari: -20,37%
  • 90 hari: -20,21%

Kenaikan lebih dari 12% dalam 30 hari terakhir menunjukkan bahwa tren pemulihan masih berlangsung, meskipun belum sepenuhnya menghapus tekanan dalam jangka menengah.

Volume Menurun, Tanda Konsolidasi

Dalam catatan Tokocrypto, volume perdagangan sebesar $34,89 miliar menunjukkan penurunan dibandingkan periode volatil sebelumnya.

Ini mengindikasikan aktivitas trading mulai melambat, tidak ada arus modal besar yang masuk, dan pasar berada dalam fase “cooling down”.

Penurunan volume sering kali menjadi sinyal bahwa pasar sedang membangun energi sebelum pergerakan berikutnya.

Level Kunci: Area Penentu Arah

Dalam kondisi seperti ini, level teknikal menjadi sangat penting untuk menentukan arah selanjutnya:

  • Support terdekat: $70.500
  • Support kuat: $69.000
  • Resistance terdekat: $72.000
  • Resistance lanjutan: $74.000

Jika Bitcoin mampu menembus $72.000 dengan volume tinggi, peluang untuk melanjutkan tren naik akan terbuka lebar. Sebaliknya, jika turun di bawah $70.500, tekanan jual bisa meningkat.

Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan

Beberapa faktor utama yang memengaruhi kondisi pasar saat ini:

1. Konsolidasi Pasca Kenaikan

Setelah kenaikan signifikan dalam 30 hari terakhir, pasar cenderung mengambil jeda.

2. Sentimen Netral

Tidak ada berita besar atau katalis kuat yang mendorong arah tertentu.

3. Dominasi Bitcoin Stabil

Dengan dominasi sekitar 95,25%, BTC masih menjadi indikator utama arah pasar kripto secara keseluruhan.

Jarak dari Rekor Tertinggi

Bitcoin masih berada jauh dari all-time high di $126.198,07.

Hal ini menunjukkan bahwa potensi jangka panjang masih terbuka, namun pasar masih dalam fase pemulihan dari penurunan sebelumnya.

Fase konsolidasi seperti saat ini sering kali menjadi fondasi sebelum tren baru terbentuk.

Outlook Jangka Pendek: Menunggu Breakout

Melihat kondisi saat ini, Bitcoin berada dalam fase menunggu arah dengan volatilitas rendah.

Artinya, pasar belum menunjukkan kecenderungan kuat ke arah bullish maupun bearish. Arah selanjutnya sangat bergantung pada breakout dari range saat ini.

Sementara itu, ada beberapa indikator penting untuk memantau pergerakan BTC, diantaranya breakout di atas $72.000, penurunan di bawah $70.500, lonjakan volume perdagangan, dan sentimen makro global.

Pergerakan di luar range ini akan menjadi sinyal awal tren baru.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Rebound $70.498, Bullish Terbentuk?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin sedang berada dalam fase konsolidasi dengan pergerakan yang sangat terbatas di sekitar $70.800.

Dengan volume yang menurun dan volatilitas rendah, pasar tampak menunggu katalis baru untuk menentukan arah berikutnya.

Bagi investor, kondisi ini menjadi momen penting untuk mengamati level teknikal kunci dan tidak terburu-buru mengambil posisi besar.

Dalam siklus pasar kripto, fase tenang seperti ini sering kali menjadi awal dari pergerakan besar berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

OJK Tunjuk Adi Budiarso Pimpin Pengawasan Kripto dan Aset Digital

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi melantik Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto sekaligus anggota Dewan Komisioner OJK.

Pelantikan ini dilakukan melalui pengambilan sumpah jabatan oleh Ketua Mahkamah Agung RI Sunarto di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3), berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026.

Adi Budiarso menjadi salah satu dari tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK yang resmi dilantik untuk menjalankan tugas pengawasan sektor jasa keuangan.

Penunjukan ini menandai langkah strategis OJK dalam memperkuat pengawasan terhadap sektor inovasi keuangan digital dan kripto yang terus berkembang pesat di Indonesia. Dengan mandat tersebut, Adi akan berperan penting dalam memastikan tata kelola, stabilitas, serta perlindungan konsumen di sektor aset digital.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto merangkap anggota Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Adi Budiarso. Sumber: OJK.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto merangkap anggota Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Adi Budiarso. Sumber: OJK.

Baca juga: Tokenisasi Emas dan Properti Disiapkan OJK, Jalan Baru Kripto Syariah?

Pengucapan Sumpah Jabatan

Selain Adi Budiarso, anggota lain yang turut dilantik antara lain Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK, Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua, Hasan Fawzi, Dicky Kartikoyono, serta dua anggota ex-officio dari Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia. Pelantikan ini merupakan hasil proses uji kelayakan dan kepatutan oleh DPR RI yang telah disahkan dalam Rapat Paripurna pada 12 Maret 2026.

Dengan pengucapan sumpah jabatan ini, seluruh anggota Dewan Komisioner OJK resmi menjalankan tugas sesuai amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK dan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang PPSK. Kehadiran Adi Budiarso di posisi strategis ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan terhadap ekosistem kripto dan aset digital, sekaligus mendorong inovasi yang tetap berada dalam koridor regulasi.

Pengucapan Sumpah Jabatan Anggota Dewan Komisioner OJK. Sumber: OJK.
Pengucapan Sumpah Jabatan Anggota Dewan Komisioner OJK. Sumber: OJK.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan bahwa OJK akan terus menjaga stabilitas sektor keuangan, memperkuat perlindungan konsumen, serta meningkatkan kepercayaan publik melalui pengawasan terintegrasi.

OJK juga berkomitmen mendorong sektor jasa keuangan menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk melalui pengembangan sektor digital dan kripto yang semakin relevan ke depan.

“OJK akan tetap mengedepankan pelindungan kepada konsumen dan masyarakat serta akan terus melakukan penegakan hukum yang akan lebih kita giatkan,” kata Friderica dalam keterangan resminya

Baca juga: Perlindungan Dana Nasabah Crypto di Indonesia: Apa Peran Regulator?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bukan $69.000! Data Ini Jadi Kunci Rahasia Harga Bottom Bitcoin

Harga Bitcoin saat ini berada di kisaran 69.234 dolar AS dan mencoba mengonsolidasikan area 65.000–70.000 dolar AS sebagai support baru. Setelah sempat menyentuh level terendah di sekitar 60.000 dolar AS pada awal Februari 2026, pasar kini berada dalam fase pengujian kekuatan tren.

Namun, di tengah kondisi ini, muncul pertanyaan penting di kalangan investor: apakah harga nominal cukup untuk menentukan apakah Bitcoin sudah mencapai titik terendah siklusnya?

Harga Nominal Dinilai Tidak Cukup

Harga nominal Bitcoin sangat dipengaruhi oleh dinamika permintaan dan penawaran jangka pendek, termasuk aktivitas leverage di pasar derivatif. Dalam kondisi volatilitas tinggi, harga sering kali tidak mencerminkan nilai sebenarnya karena adanya spekulasi dan potensi manipulasi pasar.

Hal ini membuat harga semata menjadi indikator yang kurang akurat untuk menentukan posisi Bitcoin dalam siklus jangka panjang.

Peran Capitalization Models dalam Analisis

Sebagai alternatif, analis menyoroti pentingnya penggunaan Capitalization Models seperti MVRV, NUPL, dan Puell Multiple. Model-model ini berbasis data on-chain yang lebih mencerminkan kondisi fundamental pasar dibandingkan harga semata.

Dilaporkan Crypto Quant, jika Bitcoin kembali menembus level 60.000 dolar AS, dan secara bersamaan indikator seperti MVRV turun di bawah 1, NUPL di bawah -0,2, serta Puell Multiple di sekitar 0,35, maka kondisi tersebut dinilai sebagai zona “favorable asymmetry”.

Zona ini menggambarkan situasi di mana risiko penurunan relatif lebih kecil dibandingkan potensi kenaikan jangka panjang, sekaligus sering dikaitkan dengan fase akumulasi oleh investor institusional.

Baca juga: Bitcoin Balik Arah? Pembeli Muncul Usai Tekanan Jual Besar

Indikasi Fase Akumulasi

Konvergensi indikator tersebut biasanya terjadi saat pasar berada dalam fase kepanikan, terutama dari investor ritel. Dalam kondisi ini, investor besar cenderung mulai melakukan akumulasi secara bertahap.

Pendekatan ini memungkinkan investor untuk melihat nilai struktural aset, bukan hanya pergerakan harga jangka pendek yang fluktuatif.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 25 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 25 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

Tim Research Tokocrypto menilai bahwa penggunaan indikator berbasis kapitalisasi menjadi semakin relevan dalam kondisi pasar yang kompleks dan penuh volatilitas seperti saat ini.

Menurut mereka, harga nominal sering kali menyesatkan, terutama ketika pasar dipengaruhi oleh sentimen jangka pendek dan pergerakan leverage. Oleh karena itu, pendekatan berbasis data on-chain dapat membantu investor memahami posisi siklus dengan lebih objektif.

Namun demikian, Tim Research Tokocrypto juga menekankan bahwa tidak ada satu indikator tunggal yang dapat digunakan sebagai acuan absolut. Kombinasi antara analisis on-chain, kondisi makro, dan sentimen pasar tetap diperlukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif.

Selain itu, mereka melihat bahwa fase saat ini masih berada dalam tahap konsolidasi, di mana pasar sedang mencari keseimbangan sebelum menentukan arah selanjutnya.

Pasar Masih Dalam Fase Penentuan

Dengan Bitcoin yang masih bergerak di kisaran 65.000–70.000 dolar AS, pelaku pasar kini berada dalam fase menunggu konfirmasi apakah level ini benar-benar akan menjadi support jangka panjang.

Pendekatan berbasis Capitalization Models memberikan perspektif tambahan dalam membaca siklus pasar, terutama dalam mengidentifikasi potensi titik terendah yang tidak selalu terlihat dari harga semata.

Ke depan, arah Bitcoin akan sangat bergantung pada interaksi antara faktor teknikal, fundamental, dan kondisi makro global yang terus berkembang.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 26 Maret 2026: Sentimen Global Membaik

Pasar kripto hari ini, Kamis (26/3) kembali menunjukkan tanda pemulihan setelah sentimen global membaik. Bitcoin berhasil menembus level $71.000, didorong oleh kabar bahwa Amerika Serikat tengah mengupayakan pembicaraan damai dengan Iran dalam waktu dekat. Gedung Putih disebut sedang mengatur negosiasi akhir pekan ini, dan klaim bahwa Iran belum menolak tawaran tersebut turut memicu optimisme pasar serta meningkatkan minat terhadap aset berisiko.

Di tengah rebound ini, sejumlah altcoin mencatatkan kinerja positif. SUPER memimpin kenaikan dengan lonjakan 22% ke kisaran Rp2.274,66. PROVE turut menguat 20% ke Rp5.048,80, sementara ATH naik 13% dan diperdagangkan di sekitar Rp132,17. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Prospek Altcoin Potensial Hari Ini Saat Pasar Rebound

  • SUPER melesat tajam 22% dan kini berada di level Rp2.274,66.
  • PROVE menguat signifikan sebesar 20% ke posisi harga Rp5.048,80.
  • ATH naik 13% dan saat ini diperdagangkan di angka Rp132,17.

AS Upayakan Damai dengan Iran, Bitcoin Melonjak

  • Gedung Putih atur pembicaraan damai dengan Iran akhir pekan ini.
  • AS klaim Iran belum menolak tawaran negosiasi.
  • Bitcoin tembus $71.000 berkat kabar tersebut.

Deposit Panen Reward dengan VA BCA di Tokocrypto

Prediksi Dogecoin: Rencana IPO SpaceX Elon Musk Beri Dampak

  • Dogecoin dekati $0,10 seiring menguatnya momentum bullish.
  • Rencana IPO SpaceX dongkrak optimisme pasar kripto.
  • Pola breakout teknikal tunjukkan potensi kenaikan DOGE 29%.

Prospek Cardano: Peluncuran Mainnet dan UU Clarity

  • ADA incar $0,30 jelang peluncuran mainnet tengah malam.
  • Putusan Senat soal UU Klarifikasi Kripto pengaruhi sentimen.
  • Minat terbuka derivatif melonjak seiring aktifnya perdagangan ADA.

Baca juga: Strategi Dasar Crypto Futures yang Sering Digunakan Trader


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 25 Maret 2026: Penguatan di Tengah Geopolitik

Pasar kripto hari ini, Rabu (25/3) menunjukkan penguatan di tengah dinamika geopolitik yang masih berkembang. Arah pergerakan Bitcoin kini sangat dipengaruhi oleh respons Iran terhadap situasi konflik di Timur Tengah.

Klaim gencatan senjata dari Israel sempat memicu sentimen positif, namun bantahan dari Iran membuat pasar kembali waspada. Dalam kondisi seperti ini, potensi gencatan senjata cenderung mendorong reli (bullish), sementara eskalasi konflik dapat meningkatkan volatilitas secara signifikan, terutama karena kaitannya dengan harga minyak global.

Di tengah ketidakpastian tersebut, sejumlah altcoin justru mencatat performa impresif. ONT memimpin dengan lonjakan tajam hingga 60% ke level $0,06694. Token C turut menguat 32% ke $0,064067, sementara DUSK naik 17% dan diperdagangkan di sekitar $0,126815. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Prospek Altcoin Potensial Hari Ini (25 Maret)

  • ONT melesat tajam 60% dan kini berada di level $0,06694.
  • C menguat signifikan sebesar 32% ke posisi harga $0,064067.
  • DUSK naik 17% dan saat ini diperdagangkan di angka $0,126815.

Respons Iran tentukan arah Bitcoin

  • Israel klaim gencatan senjata, Iran bantah.
  • Iran manfaatkan narasi pasar demi harga minyak.
  • Gencatan senjata memicu bullish, konflik memicu volatilitas.

Absen aplikasi + Undang Teman Dapet Hadiah Rp60 Juta!

Prospek DOGE, SHIB & PEPE Membaik Pasca-jeda Konflik AS-Iran

  • Harga DOGE, SHIB, dan PEPE melonjak optimis.
  • Pasar tenang berkat jeda lima hari dari Trump.
  • Kripto naik seiring meningkatnya keberanian investor.

Goldman Sachs Prediksi Fed Pangkas Bunga meski Minyak Naik

  • Goldman: Fed pangkas bunga pada September dan Desember.
  • Harga minyak dan risiko perang tekan prospek inflasi.
  • Fed tetap waspada karena pasar antisipasi kenaikan bunga.

Baca juga: Strategi Dasar Crypto Futures yang Sering Digunakan Trader


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com