Tag Archives: aset kripto

7 Kesalahan Umum Investor Kripto yang Harus Dihindari di 2025

Investasi kripto menjadi salah satu opsi investasi yang sering dipilih oleh banyak orang akhir-akhir ini, terutama anak muda yang melek dengan teknologi. 

Dengan potensi keuntungan yang tinggi dan juga aksesibilitasnya yang mudah, banyak investor melihat kripto sebagai cara untuk meningkatkan nilai investasi mereka di luar instrumen tradisional seperti saham dan obligasi. 

Namun, meskipun investasi kripto bisa memberikan keuntungan tinggi dalam waktu yang cukup singkat dibandingkan dengan instrumen tradisional, banyak investor kripto yang masih melakukan kesalahan dalam berinvestasi.

Apa saja kesalahan-kesalahan umum yang sering dibuat oleh investor kripto tersebut? Yuk, simak baik-baik di bawah agar bisa jadi pembelajaran!

FOMO

Fear of Missing Out atau sering disebut dengan FOMO merupakan salah satu kesalahan umum yang sering dilakukan oleh para investor kripto. 

FOMO biasanya terjadi ketika investor kripto merasa takut tertinggal untuk mendapat keuntungan besar, sehingga membuat keputusan investasi yang terburu-buru tanpa melakukan analisis yang mendalam.

FOMO bisa mengakibatkan kamu membeli aset kripto pada harga tinggi dan menyebabkan kerugian finansial jika harga aset tersebut turun.

Untuk menghindari FOMO usahakan untuk tetap tenang dalam dalam berinvestasi dan susun strategi investasi yang jelas, seperti dengan melakukan Dollar Cost Averaging di aplikasi Tokocrypto hanya dengan beberapa langkah mudah.

Over-Diversifikasi

Melakukan diversifikasi aset investasi memang merupakan langkah yang bagus, namun jika kamu melakukan diversifikasi aset terlalu banyak atau over-diversifikasi, bisa menyebabkan portofolio kamu terlalu luas sehingga melemahkan potensi keuntungan dan mempersulit pemantauan kinerja masing-masing aset.

Selain itu, dengan terlalu banyaknya aset yang kamu miliki akibat over-diversifikasi, keuntungan dari beberapa aset yang berkinerja baik bisa tertutupi oleh kinerja buruk dari aset lainnya. 

Guna menghindari over-diversifikasi, penting bagi kamu untuk melakukan riset lebih dalam terhadap aset kripto yang kamu yakini akan memberikan potensi pertumbuhan, dan jangan lupa untuk selalu fokus pada kualitas daripada kuantitas.

Tidak Memiliki Profil Risiko

Salah satu yang sering dilakukan oleh investor kripto pemula adalah tidak memiliki profil risiko saat melakukan investasi. Tanpa profil risiko yang jelas, investor mungkin mengambil keputusan investasi yang tidak sesuai dengan toleransi risiko mereka, dan dapat mengakibatkan stres dan kerugian finansial yang signifikan.

Profil risiko dalam dunia kripto biasanya bisa dikategorikan dalam beberapa kategori koin yang dimiliki, seperti:

  • Profil risiko rendah: Stable coin, seperti USDT, USDC, dan lain sebagainya.
  • Profil risiko rendah-sedang: Bitcoin dan Ethereum.
  • Profil risiko sedang-tinggi: Aset dengan kapitalisasi pasar besar sampai sedang, seperti: SOLANA, XRP, ONDO, dan lain sebagainya.
  • Profil risiko tinggi: Aset dengan kapitalisasi pasar kecil atau meme coin, seperti: Pepe, Popcat, Floki, Fartcoin, dan lain sebagainya.

Untuk menghindari kesalahan ini, penting kamu untuk mengidentifikasi dan memahami profil risiko yang kamu miliki sebelum melakukan investasi. Termasuk mengevaluasi tujuan investasi, jangka waktu investasi, dan tingkat kenyamanan pada fluktuasi pasar.

Menentukan Target yang Tidak Realistis

Berinvestasi dengan target yang tidak realistis sering kali didasari oleh analisis yang kurang matang dan dapat membawa keputusan investasi yang buruk.

Contohnya, mengharapkan keuntungan dengan hingga 10x dalam waktu singkat, tanpa memperhatikan kondisi pasar dan tokenomics aset kripto yang kamu investasikan.

Agar terhindar dari kesalahan ini, penting bagi kamu untuk menetapkan target yang realistis dan dapat dicapai, baik berdasarkan teknikal analisis atau analisis fundamental.

Menunda Investasi

Menunda-nunda investasi sering kali dilakukan oleh para investor kripto, hal ini biasanya didasari karena mereka ingin memiliki uang dalam jumlah besar sebelum melakukan investasi. Padahal melakukan investasi khususnya aset kripto, bisa dilakukan dengan modal yang kecil.

Ketika investor menunda untuk memulai investasi, mereka kehilangan potensi keuntungan yang bisa didapatkan dari pertumbuhan pasar seiring waktu.

Untuk mendapat keuntungan dari pasar kripto yang terus bertumbuh, kamu bisa mulai berinvestasi hanya dengan mulai dari Rp1.600 menggunakan aplikasi Tokocrypto. Tidak apa jika kamu memulai dengan jumlah kecil, karena dengan memulai lebih awal, seorang investor dapat belajar dari pengalaman, mengembangkan strategi yang lebih baik, dan memaksimalkan potensi keuntungan dari waktu ke waktu.

Terlalu Sering Memantau Potofolio

Kebiasaan terus-menerus memantau portofolio bisa memberikan dampak emosional bagi diri kamu, seperti stres dan keputusan investasi yang impulsif.

Kamu juga akan cenderung bereaksi berlebihan terhadap fluktuasi pasar jangka pendek, yang dapat mengakibatkan penjualan aset pada waktu yang tidak tepat atau pembelian aset berdasarkan emosi.

Agar terhindar dari hal ini, penting bagi kamu untuk tetap berpatok pada strategi investasi yang telah kamu terapkan sebelumnya, dan jangan lupa untuk tetap disiplin. Ada baiknya jika kamu menetapkan jadwal tertentu untuk melihat portofolio kamu, seperti setiap minggu, bulan atau setiap kuartal.

Tidak Melakukan Analisis Fundamental & Tokenomics

Kesalahan yang sering dilakukan investor kripto yang terakhir adalah tidak melakukan analisis fundamental dan tokenomics. Kedua ini menjadi sangat penting karena tidak semua aset kripto cocok untuk kamu jadikan aset investasi jangka panjang, bisa dilihat bagaimana setiap siklus bullrun kripto memiliki koin yang berbeda tiap tahunnya.

Tanpa analisis ini, investor mungkin membuat keputusan berdasarkan spekulasi atau tren pasar jangka pendek, yang dapat mengakibatkan kerugian finansial. Atau bahkan terjebak dalam aset kripto yang memiliki inflasi sehingga nilai aset akan terus menurun seiring waktu.

Untuk menghindari kesalahan ini, penting bagi kamu untuk melakukan riset mendalam dan memahami faktor-faktor fundamental yang mempengaruhi nilai aset kripto sebelum berinvestasi. 

Itu dia 7 kesalahan umum yang investor kripto biasa lakukan dan harus kamu hindari di tahun 2025 ini.


DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apa Itu Aset Kripto Troy (TROY) dan VeThor (VTHO)?

Troy (TROY) dan VeThor (VTHO) adalah aset kripto yang memiliki fungsi sebagai salah satu layanan keuangan desentralisasi. Troy dikenal untuk menyediakan layanan keuangan dan pialang crypto full-stack untuk klien institusional dan pedagang profesional.

Sementara, VeThor adalah token sekunder dari ekosistem VeChainThor dan berfungsi sebagai gas fee untuk transaksi. So, mari berkenalan lebih dekat dengan Troy (TROY) dan VeThor (VTHO) yang baru listing di Tokocrypto pada Selasa, 12 April 2022.

Troy (TROY)

Apa Itu Troy (TROY)?

Troy adalah token utilitas yang memungkinkan pengguna mengakses fitur di Troy Trade dan dapat dipertaruhkan untuk memelihara jaringan pialang-ke-broker global. Troy “dibakar” secara dinamis dengan menyeimbangkan kembali penawaran dan permintaan.

Sementara, Troy Trade adalah broker utama global yang memiliki spesialisasi dalam perdagangan kripto dan manajemen aset. Broker ini menyediakan layanan pialang kripto untuk klien institusional dan pedagang profesional dengan produk seperti perdagangan spot & margin, derivatif, data, kustodian, pinjaman, dan staking dalam satu akun.

Troy (TROY)
Ilustrasi aset kripto, Troy (TROY).

Menurut CoinMarketCap, Layanan pialang Troy Trade memiliki tingkat biaya yang kompetitif dan kecepatan eksekusi order. Layanan transfer dan penyelesaian dana real-time. Menyediakan perdagangan margin dan layanan OTC dengan kenyamanan tingkat lanjut.

Troy Trade sedang membangun jaringan pialang berkelanjutan yang mendelegasikan layanan pialang khusus secara langsung kepada klien di berbagai wilayah target.

Baca juga: Tokocrypto Market Signal 13 April 2022: Pasar Kripto Terjebak Zona Merah

Apa yang Membuat Troy (TROY) Unik?

Ada berbagai hal yang membuat TROY unik dibanding token lainnya:

  • Berfungsi sebagai media pertukaran dalam jaringan organik Troy Trade.
  • Memberikan imbalan beban kerja jaringan Relayer untuk mendorong pembaruan, penyiaran, dan sinkronisasi pesanan yang tepat waktu dan akurat.
  • Berfungsi sebagai media relai untuk pertukaran pasangan perdagangan token yang tidak konvensional.
  • Bertindak sebagai unit biaya perdagangan saat pengguna memanggil fungsi perdagangan dan penyelesaian.
  • Sarana akses ke fitur di Troy dan “dibakar” sebagai biaya gas.
  • Insentif untuk pialang dan untuk memberi penghargaan kepada pialang yang berkontribusi dalam memelihara ekosistem global.
Troy (TROY)
Ilustrasi aset kripto, Troy (TROY).

Peringkat Troy (TROY) di situs CoinMarketCap pada Kamis (14/4) pukul 08.00 WIB adalah #436, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 81.201.473. Ini memiliki pasokan yang beredar 8.905.660.523 koin TROY dan maksimal pasokan tidak tersedia.

VeThor (VTHO)

Apa Itu VeThor (VTHO)?

VeThor Token (VTHO) adalah salah satu dari dua token yang digunakan oleh blockchain publik, VeChainThor. VeChain sendiri awalnya diluncurkan pada tahun 2015, tetapi melalui proses rebranding yang berat pada tahun 2018 dan menghasilkan pembuatan blockchain VeChainThor dan token VeThor.

Menurut CoinMarketCap, VeChain Token (VET) adalah token asli untuk platform, sementara VeThor Token (VTHO) memainkan peran penting dalam keseluruhan fungsionalitas blockchain.

Token VeThor adalah token Standar VIP-180, yang mewakili biaya penggunaan blockchain VeChainThor. Tujuan utamanya adalah untuk memfasilitasi proses dan transaksi di blockchain, dan pada dasarnya mewakili lapisan kontrak pintar jaringan.

VeChain Token (VET)
Ilustrasi aset kripto, VeChain Token (VET).

Jumlah VTHO yang dibutuhkan untuk sebuah transaksi tergantung pada ukuran data yang dikirim pada blockchain VeChainThor. Penyesuaian terhadap variabel seperti harga gas dan kecepatan pembangkitan token dapat dilakukan oleh pemegang VET untuk menjaga keseimbangan permintaan dan penawaran VTHO.

Baca juga: NFT Snoop Dogg Resmi Diterbitkan di Blockchain Cardano (ADA)

Apa yang Membuat VeThor (VTHO) Unik?

VeThor (VTHO) unik karena merupakan token Standar VIP-180. Sedangkan, VeChain (VET) berfungsi sebagai token transfer nilai utama, VTHO adalah bagian tak terpisahkan dari operasi VeChainThor. Desain bi-token dari blockchain memungkinkan pedagang untuk berpartisipasi dengan kedua token, sehingga mendiversifikasi keterlibatan mereka dengan proyek.

Yang menarik dari token VTHO adalah token ini berasal langsung dari token VET. Agar transaksi diproses di blockchain VeChainThor, bagian dari token VTHO dibuat untuk setiap token VET yang ditambahkan ke blok. Intinya, ini berarti bahwa 0,00000005 VTHO dihasilkan per VET per blok.

Pasokan VET maksimum adalah 86.712.634.466 token. Dari jumlah tersebut, sekitar 74% mewakili pasokan yang tersedia saat ini, atau mendekati 64.315.576.989. Pasokan VTHO secara signifikan lebih rendah pada 31.946.532.533 token.

VeChain Token (VET).
Ilustrasi aset kripto, VeChain Token (VET).

Blockchain VeChainThor menawarkan peningkatan kecepatan pemrosesan dan desain open source, memungkinkan pengembang untuk menyatukan upaya mereka. Selain itu, VeChainThor mengembangkan fitur meta-transaksi yang memungkinkan peserta untuk mengatur pembayaran multi-pihak dan transaksi multi-tugas.

Fleksibilitas ini memungkinkan pengguna perusahaan dari semua tingkatan untuk mendapatkan keuntungan dari kemampuan blockchain. Selain itu, jaringan VeChainThor mendapat manfaat dari desain token ganda, karena transaksi dan smart contract dijalankan berkat token VTHO, yang tidak secara langsung terkait dengan nilai pasar VET.

Peringkat VeThor (VTHO) di situs CoinMarketCap pada Kamis (14/4) pukul 08.00 WIB adalah #268, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 196.627.690. Ini memiliki pasokan yang beredar 45.630.180.356 koin TROY dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Troy (TROY) dan VeThor (VTHO) Listing di Tokocrypto

Tokocrypto terus menghadirkan beberapa aset kripto baru untuk memberikan Anda pelayanan trading yang lebih luas lagi, seperti Troy (TROY) dan VeThor (VTHO).

Trading TROY/USDT, TROY/BUSD, TROY/BNB, VTHO/USDT dan VTHO/BNB dapat dilakukan mulai tanggal 12 April 2022 pukul 16.00 WIB. Kini pengguna dapat melakukan deposit/setoran TROY dan VTHO di Tokocrypto sebagai persiapan trading.

Baca juga: Harga Kripto Shiba Inu Melonjak 35% Dalam Satu Hari, Apa Penyebabnya?



Sumber : news.tokocrypto.com

Altcoin Unggulan Minggu Ke-4 Januari 2025

Artikel ini membahas performa dua altcoin unggulan minggu ini, Solana (SOL) dan XRP, serta potensi pergerakan harga ke depannya.

Pergerakan Harga Solana (SOL)

Solana menjadi perhatian utama minggu ini dengan pergerakan harga yang signifikan.

  • Kenaikan hingga $295,83: Harga Solana melonjak tajam berkat sentimen positif yang dipicu oleh kebijakan ekonomi baru dari pemerintahan Trump.
  • Level support di $239,39: Setelah menyentuh puncak, harga Solana terkoreksi dan menunjukkan potensi stabil di level support $239,39.

Kinerja XRP Minggu Ini

XRP juga mencatatkan kenaikan tajam yang membuatnya menjadi altcoin unggulan minggu ini.

  • Kenaikan harga 38%: XRP berhasil naik hingga $3,24, didorong oleh sinyal positif dari pasar dan peningkatan volume perdagangan.
  • Target harga di $3,41: XRP memiliki potensi untuk mencapai $3,41, namun investor perlu mewaspadai risiko penurunan hingga level $2,56.

Analisa Grafik Solana (SOL)

Melalui grafik harga Solana, beberapa tren menarik dapat diidentifikasi.

  • Tren bullish: Grafik menunjukkan tren kenaikan yang konsisten, dengan lonjakan volume pembelian pada level $295,83.
  • Volatilitas tinggi: Pergerakan harga yang tajam menandakan minat besar dari investor, namun juga meningkatkan risiko.

Analisa Grafik XRP

Grafik XRP memberikan gambaran jelas tentang potensi pergerakan harga ke depan.

  • Kenaikan signifikan: Grafik menunjukkan lonjakan tajam dari level $2,5 ke $3,24 dalam waktu singkat, didukung oleh volume perdagangan yang besar.
  • Level kunci di $3,41: Jika tren positif berlanjut, XRP diprediksi dapat menyentuh $3,41 dalam waktu dekat.

Kesimpulan dan Potensi ke Depan

Solana dan XRP menunjukkan performa yang mengesankan minggu ini, menjadikannya altcoin unggulan dengan potensi pertumbuhan lebih lanjut.

  • Solana: Stabilitas di level $239,39 dapat menjadi fondasi untuk kenaikan berikutnya.
  • XRP: Dengan target $3,41, XRP masih memiliki ruang untuk pertumbuhan, meskipun investor perlu mewaspadai risiko koreksi.

Analisa XRP hari ini menegaskan pentingnya memahami pergerakan pasar untuk memaksimalkan peluang investasi. Dengan data terkini dan sinyal pasar, investor dapat membuat keputusan yang lebih baik.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERArtikel ini hanyalah informasi bukan ajakan membeli atau menjual suatu aset kripto. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apa Saja Aset Pelindung Inflasi?

Inflasi merupakan suatu kondisi dimana merosotnya nilai mata uang karena banyaknya dan cepatnya uang beredar sehingga menyebabkan naiknya harga barang-barang.

Inflasi dapat memiliki dampak positif dan negatif. Di sisi positif, inflasi moderat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dengan mendorong konsumsi dan investasi.

Namun, inflasi yang terlalu tinggi dapat merusak perekonomian dengan mengurangi daya beli konsumen, meningkatkan biaya hidup, dan menciptakan ketidakpastian ekonomi.

Untuk mengakali kondisi inflasi yang menyebabkan meningkatnya biaya hidup dan ketidakpastian ekonomi karena harga yang terus meningkat, kamu bisa menginvestasikan uang dalam bentuk aset yang bisa melindungi kamu dari inflasi.

Lalu apa saja aset yang dapat melindungi uang kamu dari inflasi?

Bitcoin merupakan mata uang digital yang menggunakan teknologi blockchain, setiap transaksi yang terjadi di jaringan Bitcoin dicatat dalam blok, yang kemudian dihubungkan satu sama lain membentuk rantai (chain) yang tidak dapat diubah.

Teknologi ini memastikan bahwa transaksi Bitcoin aman, transparan, dan tidak dapat dimanipulasi.

Bitcoin seringkali disebut sebagai “emas versi digital” karena Bitcoin memiliki suplai maksimum yang bisa ditambang sebanyak 21 juta koin.

Suplai ini tidak bisa ditambah lagi dan memiliki sistem halving dimana setiap kurang lebih 4 tahun sekali rewards yang didapat dari menambang Bitcoin akan berkurang setengahnya, sehingga  terjaga dari inflasi dan  meningkatkan nilai Bitcoin karena kelangkaannya.

Dalam situasi inflasi, Bitcoin bisa menjadi opsi kamu untuk menjadi aset pelindung inflasi karena saat inflasi terjadi nilai mata uang akan terus melemah terhadap Bitcoin, sehingga kamu bisa mempertahankan nilai yang kamu investasikan meski mata uang melemah.

Agar terlindung dari inflasi yang mungkin terjadi, kamu bisa berinvestasi Bitcoin mulai dari Rp1.600 menggunakan Aplikasi Tokocrypto yang bisa kamu unduh di Play Store dan App Store.

Banner Beli Bitcoin Mulai dari Rp 1.600

Emas

Emas menjadi salah satu aset pelindung inflasi paling umum dipilih karena nilainya yang cenderung stabil dan tidak terpengaruh oleh kebijakan moneter atau fiskal yang dapat menyebabkan inflasi, sehingga nilainya relatif aman dari fluktuasi ekonomi bahkan pada saat kondisi tertentu seperti resesi. 

Berbeda dengan Bitcoin, yang dipastikan memiliki suplai tetap emas tidak memiliki batasan pasokan yang tetap. Meskipun jumlah emas yang dapat ditambang terbatas oleh ketersediaan sumber daya alam, pasokan emas tidak memiliki batas maksimum yang pasti. Namun, proses penambangan emas menjadi semakin sulit dan mahal seiring waktu, yang membantu menjaga kelangkaan dan nilai emas.

Dengan faktor seperti ketahanannya terhadap fluktuasi ekonomi, emas menjadi pilihan yang menarik sebagai aset pelindung nilai saat inflasi.

Properti

Properti bisa jadi salah satu bentuk investasi dan pelindung nilai saat inflasi, pasalnya properti tetap diminati meski harga properti khususnya di Indonesia cenderung meningkat bahkan saat inflasi. Memiliki properti juga memberikan keuntungan jika kamu ingin menyewakan, karena saat kondisi inflasi dimana harga-harga cenderung naik, biasa sewa juga akan naik dan dapat memberikan pendapatan tambahan bagi pemilik properti. 

Perlu diingat, meskipun properti cenderung mempertahankan atau bahkan meningkatkan nilainya selama periode inflasi, properti memiliki tingkat likuiditas yang rendah dibandingkan dengan instrumen lain seperti Bitcoin. Menjual properti saat kondisi inflasi tentunya akan lebih sulit, dibanding kamu menjual aset dengan likuiditas tinggi seperti Bitcoin yang bisa kamu lakukan 24/7 di Aplikasi Tokocrypto.

Saham

Saham memungkinkan kamu memiliki bagian dari sebuah perusahaan. Saham bagus sebagai aset yang melindungi kamu dari inflasi karena perusahaan bisa menyesuaikan harga atau produk yang dijual untuk mengimbangi kenaikan harga, serta biaya akibat inflasi. Penyesuaian ini bisa meningkatkan pendapatan dan laba perusahaan sehingga bisa meningkatkan harga saham meski terjadi inflasi.

Meskipun begitu, tidak semua saham bisa memberikan perlindungan yang sama terhadap inflasi. Oleh karena itu, penting untuk memilih saham blue chip atau unggulan yang memiliki rekam jejak kinerja yang baik dan stabil. Saham-saham ini biasanya berasal dari perusahaan besar dan mapan yang memiliki posisi kuat di pasar dan mampu bertahan dalam berbagai kondisi ekonomi. Pertimbangkan juga faktor-faktor seperti sektor industri, kinerja perusahaan, dan kondisi pasar untuk memilih saham yang tepat.

Mata Uang Asing

Inflasi tidak hanya membuat daya beli mata uang menurun, namun juga melemahkan nilai mata uang terhadap mata uang asing. Dengan menyimpan mata uang asing seperti USD atau Euro, bisa membantu kamu terlindungi dari penurunan daya beli mata uang lokal, dan nilai yang kamu miliki akan lebih stabil.

Kamu bisa menyimpan mata uang asing tanpa harus pergi ke money changer dengan membeli USD dalam bentuk USDT atau stable coin lain dengan mudah di Aplikasi Tokocrypto.


DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

5 Cara Cari Uang Tambahan dari Rumah dengan Kripto

Kripto merupakan salah satu instrumen investasi mudah diakses selama ada akses internet, selain sebagai instrumen investasi, kripto juga bisa memberikan keuntungan bagi kamu yang ingin mendapat uang tambahan yang bisa dilakukan cukup dari rumah.

Ada banyak cara untuk mendapat uang tambahan dari kripto yang bisa kamu akses dengan internet hanya dari rumah, seperti: mining, berpartisipasi dalam airdrop, staking, trading, hingga scalping.

Pada artikel ini, akan membahas tentang 5 cara memcari uang tambahan dari rumah dengan kripto. Simak baik-baik ya!

Mining

Mining atau proses menambang di dunia kripto berbeda dengan menambang di dunia nyata seperti menambang batu bara atau emas. Proses mining di dunia kripto adalah proses di mana transaksi kripto divalidasi dan ditambahkan ke dalam buku besar digital yang disebut blockchain. Proses ini melibatkan penggunaan komputer untuk memecahkan masalah matematika yang kompleks.

Ketika masalah ini berhasil dipecahkan, transaksi dianggap sah dan ditambahkan ke blockchain. Sebagai imbalannya, penambang (miner) mendapatkan kripto baru sebagai hadiah. Bagi yang ingin memulai mining dari rumah, ada beberapa aset kripto yang dapat ditambang menggunakan komputer rumahan antara lain Dogecoin (DOGE), Ethereum Classic (ETC), dan Monero (XMR).

Untuk memulai mining kripto, secara garis besar kamu hanya membutuhkan dua komponen utama yaitu komputer dengan spesifikasi tinggi untuk hasil optimal dan sumber listrik yang stabil. 

Sebelum memulai aktivitas mining, lakukanlah perhitungan yang matang antara biaya listrik dengan potensi pendapatan yang akan diperoleh. Kamu bisa memanfaatkan website yang bisa memberikan perhitungan estimasi pendapatan mining kamu, seperti website Minerstat.

Airdrop

Airdrop merupakan program distribusi token atau koin kripto secara gratis yang diberikan oleh developer proyek kripto kepada para pengguna yang aktif berpartisipasi dalam ekosistem proyek tersebut.

Ada beberapa jenis airdrop yang bisa kamu ikuti seperti:

  • Early Adopter Airdrop: Airdrop ini biasanya dibagikan pada mereka yang menjadi early adopter sebuah platform baik itu dengan melakukan trading, atau swap dan mengumpulkan volume transaksi yang nantinya dikonversikan menjadi aset kripto.
  • Bounty Airdrop: Airdrop ini memungkinkan kamu mendapat imbalan setelah kamu menyelesaikan tugas-tugas yang mendukung proyek, seperti keterlibatan di media sosial, pembuatan konten, pelaporan bug, atau partisipasi dalam komunitas.
  • Holder Airdrop: Airdrop ini diberikan pada para pemegang suatu aset kripto atau NFT, seperti token PENGU yang dibagikan pada para holder terdahulu NFT Pudgy Penguin.
  • Telegram Game Airdrop: Airdrop ini memungkinkan kamu mendapatkan aset kripto hanya dengan bermain game tap-tap atau game bot di Telegram.

Berbicara tentang potensi keuntungan, airdrop dapat menjadi sumber penghasilan tambahan dengan risiko minimal mengingat sifatnya yang gratis alis tanpa modal. Beberapa program airdrop tercatat pernah mencapai nilai fantastis hingga ratusan atau ribuan dollar ketika token yang dibagikan berhasil listing di exchange. Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua airdrop memberikan hasil yang pasti. Maka dari itu, penting sekali untuk melihat kredibilitas suatu proyek sebelum kamu ikut berpartisipasi.

Staking

Staking adalah salah satu cara paling mudah untuk mendapat uang tambahan dari rumah, karena untuk melakukan staking kamu hanya perlu mengunci sejumlah aset kripto dalam jangka waktu tertentu untuk mendapatkan imbalan. Imbalan ini biasanya berupa bunga dalam hitungan APY (Annual Percentage Yield) atau tingkat return yang akan kamu dapatkan dalam hitungan per tahun.

Selain karena mudah, staking juga tersedia di bursa kripto yang sudah bersertifikasi resmi di Indonesia seperti Tokocrypto. Dengan melakukan staking aset kripto yang kamu miliki, kamu bisa mendapat uang tambahan dari rumah tanpa harus melakukan apa pun lho!

Trading

Trading merupakan aktivitas membeli dengan harga rendah dan menjual dengan harga yang lebih tinggi untuk suatu aset kripto. Aktivitas trading ini bisa kamu lakukan di rumah untuk mendapatkan uang tambahan dengan memanfaatkan volatilitas aset kripto yang cukup tinggi dibanding dengan instrumen investasi seperti emas.

Dengan memanfaatkan volatilitas ini, kamu bisa membeli dengan harga rendah dan menjual saat harga mengalami kenaikan, sehingga kamu bisa mendapat keuntungan dari selisih ini.

Untuk memulai trading kripto, ada beberapa hal mendasar yang perlu kamu dipahami. seperti, memilih exchange terpercaya yang menawarkan likuiditas tinggi dan biaya transaksi rendah seperti Tokocrypto. Mempelajari cara membaca grafik dan indikator teknikal dasar seperti Moving Average, RSI, dan MACD. Dan yang terakhir, menerapkan manajemen risiko dengan menggunakan stop loss dan tidak menggunakan seluruh modal dalam satu transaksi.

Scalping

Sama seperti trading, pada dasarnya scalping adalah kegiatan membeli dengan harga rendah dan menjual dengan harga yang lebih tinggi. Bedanya, scalping biasanya dilakukan dalam durasi yang singkat, seperti menit, dan jam. Bagi kamu yang memiliki modal yang cukup besar, kamu bisa coba melakukan scalping untuk mendapatkan uang tambahan. Kamu bisa memanfaatkan volatilitas kripto yang tinggi dalam time frame rendah untuk menghasilkan profit kecil namun konsisten, biasanya berkisar 0.5-2% per transaksi.

Dalam praktiknya, scalping memerlukan pemahaman mendalam tentang analisis teknikal dan penggunaan berbagai indikator trading seperti RSI, Stochastic, dan level fibonacci. Kamu juga harus memperhatikan support dan resistance jangka pendek serta volume trading untuk mengidentifikasi momentum yang tepat. Manajemen risiko menjadi sangat krusial, dengan penerapan stop loss yang ketat dan sizing posisi yang tepat untuk menghindari kerugian besar.

Meskipun scalping menawarkan potensi profit yang konsisten, kamu harus mempertimbangkan biaya transaksi yang dapat memakan keuntungan karena frekuensi trading yang tinggi. Untuk itu kamu bisa memanfaatkan fitur Beli/Jual di Aplikasi Tokocrypto, untuk mendapatkan keuntungan seperti GRATIS biaya trading.

Penutup

Kripto menawarkan berbagai peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari rumah dengan karakteristik, tingkat kesulitan, dan potensi keuntungan yang berbeda.

Namun, perlu dinggingat untuk selalu berhati-hati sebelum terjun ke dunia kripto. Lakukan riset mendalam dan pastikan kamu memahami proyek yang kamu percayai sebelum memulai aktivitas terkait kripto.


DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Lonjakan Likuidasi Aset Kripto Sebesar $604 Juta Mengejutkan Pasar!

Menurut data Coinglass, pada 8 Januari 2025 pasar kripto dikejutkan dengan likuidasi besar-besaran senilai $604,09 juta dalam 24 jam terakhir.

Lebih dari 191.921 trader mengalami kerugian akibat posisi trading mereka otomatis ditutup. Likuidasi terbesar terjadi pada pasangan ETH/USDT di Binance dengan nilai fantastis $17,74 juta.

Likuidasi Pasar Kripto Hari Ini

Data likuidasi di pasar kripto tanggal 8 Januari 2025. Sumber dari Coinglass
Data likuidasi di pasar kripto tanggal 8 Januari 2025. Sumber dari Coinglass

Berdasarkan grafik likuidasi di pasar kripto, terlihat bahwa pada tanggal 7 Januari terdapat lonjakan likuidasi yang cukup besar dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Likuidasi ini mencakup posisi “long” (warna hijau) dan “short” (warna merah), yang menunjukkan bahwa banyak trader mengalami kerugian karena harga aset bergerak tajam ke arah yang berlawanan dari prediksi mereka.

Hal ini mengindikasikan adanya volatilitas pasar yang tinggi, di mana harga aset mengalami perubahan signifikan dalam waktu singkat.

Apa Penyebab Likuidasi Besar Ini?

Lonjakan likuidasi ini terjadi karena volatilitas harga yang tinggi. Banyak trader membuka posisi “long” dengan harapan harga akan naik, tetapi kenyataannya justru sebaliknya. Ketika harga bergerak turun tajam, posisi mereka dipaksa tutup karena tidak lagi memenuhi margin yang diperlukan.

Mari lihat data berikut:

Data likuidasi aset kripto berdasarkan exchange tanggal 8 Januari 2025. Sumber Coinglass
Data likuidasi aset kripto berdasarkan exchange tanggal 8 Januari 2025. Sumber Coinglass

Pada tanggal 7 Januari 2025 pukul 19:00, data menunjukkan total likuidasi sebesar $403,832 juta untuk posisi “long” dan $40,85 juta untuk posisi “short.”

Data ini menunjukkan bahwa banyak trader yang membuka posisi “long” dengan ekspektasi harga naik mengalami likuidasi akibat pergerakan pasar yang tidak sesuai prediksi mereka.

Fenomena ini mencerminkan tingginya penggunaan pinjaman (leverage) dalam trading kripto, yang dapat meningkatkan risiko likuidasi secara signifikan, terutama di platform dengan volume tinggi seperti Binance dan Bitfinex.

Hal ini menjadi pengingat bahwa volatilitas pasar kripto memerlukan kehati-hatian ekstra, terutama saat menggunakan leverage besar.

Apakah Ini Likuidasi Terbesar Sepanjang Masa?

Meskipun angka $604,09 juta merupakan jumlah yang sangat besar, likuidasi ini bukan yang terbesar sepanjang masa di pasar kripto.

Pada masa-masa volatilitas tinggi sebelumnya, seperti di tahun 2021 saat harga Bitcoin mengalami koreksi tajam, likuidasi pernah mencapai lebih dari $1 miliar dalam sehari.

Namun, likuidasi kali ini tetap signifikan dan menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa bulan terakhir.

Apakah Hal Ini Baik atau Buruk Bagi Trader?

Likuidasi sebesar ini bisa dilihat sebagai hal yang buruk, terutama bagi trader yang mengalami kerugian besar.

Ini mencerminkan ketidaksiapan atau kurangnya manajemen risiko dari sebagian trader.

Namun, bagi pasar secara keseluruhan, likuidasi besar bisa memberikan dampak positif jangka panjang.

Mengapa?

Likuidasi membantu mengurangi posisi leverage yang berlebihan, sehingga pasar bisa menjadi lebih stabil setelah “bersih” dari spekulasi yang terlalu tinggi.

Ini juga menjadi pengingat penting bagi trader untuk lebih berhati-hati, mengelola risiko dengan baik, dan memahami dinamika pasar sebelum menggunakan leverage.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Terancam Anjlok? 2 Juta Token Banjiri Bursa Kripto

Dunia mata uang kripto tak pernah sepi dari gejolak, dan kali ini, sorotan tertuju pada harga Pi Coin yang terus merosot.

Aset digital yang dibangun di atas konsep penambangan melalui ponsel ini menghadapi potensi tekanan jual yang signifikan.

Kabar terbaru yang beredar luas adalah masuknya sekitar 2 juta token Pi ke bursa kripto sentralistik (CEX), sebuah sinyal kuat akan adanya gelombang aksi jual yang berpotensi menekan harga Pi Coin.

Indikasi Penjualan Besar-besaran dari On-Chain Data

Menurut data on-chain terbaru, pergerakan token Pi dalam jumlah besar menuju bursa menjadi perhatian utama para analis dan investor.

Dalam 24 jam terakhir saja, terdeteksi adanya perpindahan sekitar 4 juta Pi Coin ke bursa OKX.

Angka ini mencengangkan, mengingat total aliran masuk ke bursa mencapai lebih dari 1,3 juta token secara keseluruhan.

Perbedaan angka ini mungkin menunjukkan aktivitas perdagangan yang sangat terfokus atau transaksi besar yang melibatkan jumlah koin yang sangat besar.

Aksi perpindahan token dalam jumlah besar ke bursa kripto sentralistik sering diinterpretasikan sebagai indikator niat para pemegang untuk menjual aset mereka.

Investor umumnya memindahkan token dari dompet pribadi ke bursa ketika mereka berencana untuk menukarkannya dengan mata uang fiat (seperti Dolar AS atau Rupiah) atau aset kripto lainnya.

Jika volume penjualan ini masif, pasokan token Pi yang tersedia untuk diperdagangkan di bursa akan meningkat secara drastis, dan jika permintaan tidak mengimbanginya, harga Pi Coin bisa mengalami tekanan penurunan yang signifikan.

Posisi Pi Coin di Pasar Kripto

Pi Coin telah menarik perhatian besar sejak kemunculannya, terutama karena model penambangan yang unik dan mudah diakses melalui aplikasi seluler.

Ini memungkinkan jutaan pengguna di seluruh dunia untuk “menambang” Pi tanpa memerlukan perangkat keras khusus atau konsumsi energi yang tinggi.

Namun, status “mainnet terbuka” Pi Network masih menjadi perdebatan, dan token Pi belum diperdagangkan secara luas di bursa-bursa besar dengan likuiditas tinggi seperti Bitcoin atau Ethereum.

Beberapa bursa memang telah mencatatkan Pi Coin sebagai IOU (I Owe You) atau kontrak berjangka, yang berarti perdagangan yang terjadi adalah spekulasi nilai Pi di masa depan, bukan token Pi yang sebenarnya.

Aliran 2 juta token ini kemungkinan besar merujuk pada token Pi yang telah “unlocked” atau yang siap untuk diperdagangkan di platform yang memiliki fasilitas untuk itu.

Baca Juga: Harga Pi Coin Terjun Bebas di Bawah $0,58, Apa yang Terjadi?

Dampak Potensial terhadap Harga Pi Coin

Jika 2 juta token Pi ini benar-benar dijual secara aktif di pasar, beberapa skenario bisa terjadi:

  • Penurunan Harga Cepat: Peningkatan pasokan yang tiba-tiba di bursa tanpa diimbangi permintaan yang kuat dapat menyebabkan harga Pi Coin anjlok dalam waktu singkat.
  • Volatilitas Tinggi: Periode ini kemungkinan akan ditandai dengan volatilitas harga yang ekstrem, karena pasar mencoba menemukan titik keseimbangan baru antara penawaran dan permintaan.
  • Sentimen Negatif: Berita tentang aksi jual besar-besaran dapat memicu sentimen negatif di kalangan komunitas Pi Coin, yang bisa memperburuk tekanan jual.

Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Bagi para pemegang Pi Coin, situasi ini menyoroti pentingnya untuk selalu mengikuti perkembangan dan memahami dinamika pasar.

Mengingat status unik Pi Network yang belum sepenuhnya terintegrasi dengan pasar kripto yang lebih luas, pergerakan token dalam jumlah besar menjadi sangat sensitif. Penting bagi investor untuk:

  • Melakukan Riset Mendalam: Pahami secara jelas status Pi Network, mekanisme penambangan, dan bagaimana token Pi dapat diperdagangkan (jika memungkinkan).
  • Waspada terhadap Spekulasi: Hindari mengambil keputusan berdasarkan desas-desus atau informasi yang tidak terverifikasi.
  • Pertimbangkan Risiko: Pasar kripto sangat fluktil, dan investasi di aset seperti Pi Coin, yang masih dalam fase pengembangan dan memiliki likuiditas terbatas, memiliki risiko yang lebih tinggi.

Meskipun Pi Coin telah membangun komunitas yang sangat besar dan setia, tantangan untuk bertransaksi di bursa utama dan tekanan jual yang potensial dari token yang masuk ke CEX akan menjadi ujian penting bagi masa depan nilai aset ini.

Perkembangan selanjutnya dari kasus ini akan sangat dinanti untuk melihat apakah Pi Coin dapat menahan tekanan atau menghadapi koreksi harga yang signifikan.

Baca Juga: Tonggak Penting Pi Network: Peluncuran Futures di Kraken


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

4 Aset Kripto Bullish yang Layak Dipantau di 2025

Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi investor kripto yang mencari peluang besar di tengah tren pasar yang kembali menguat.

Empat aset kripto bullish berikut: BlockDAG (BDAG), SUI, Solana (SOL), dan Bitget Token (BGB), menunjukkan potensi pertumbuhan signifikan berkat inovasi teknologi, dukungan komunitas, dan strategi ekspansi yang agresif.

1. BlockDAG (BDAG): Pemain Baru dengan Potensi ROI 2.400%+

BlockDAG menjadi sorotan utama di 2025 dengan presale yang telah mengumpulkan lebih dari $267 juta dan menjual lebih dari 21,2 miliar koin BDAG.

Dengan harga presale tetap di $0,0020 hingga 13 Juni dan target harga peluncuran di $0,05, investor awal berpotensi meraih keuntungan hingga 2.400%.

Baca Juga: Apakah Koin PEPE Siap Melaju ke Level Bullish Baru di $0,000025?

Proyek ini mengusung arsitektur Layer-1 dengan struktur Directed Acyclic Graph (DAG) yang memungkinkan skalabilitas tinggi dan efisiensi transaksi.

BlockDAG juga telah mengonfirmasi kemitraan dengan bursa besar seperti MEXC, BitMart, dan LBank, serta merencanakan peluncuran mainnet dan pengumuman 20 listing tambahan pada 13 Juni mendatang.

Sui Network

2. SUI: Ekosistem DeFi yang Berkembang Pesat

SUI menunjukkan pertumbuhan yang kuat di 2025, dengan harga yang diperkirakan mencapai $5,05 menjelang akhir tahun.

Faktor pendorong utama termasuk ekspansi DeFi yang stabil dan adopsi stablecoin.

Token ini terdaftar di bursa besar seperti Binance, Coinbase, dan Kraken, dengan volume perdagangan harian yang signifikan, mencerminkan kepercayaan pasar yang tinggi.

Solana

3. Solana (SOL): Infrastruktur Cepat dan Efisien

Solana terus memperkuat posisinya sebagai salah satu blockchain tercepat dan paling efisien.

Prediksi harga untuk akhir 2025 menunjukkan potensi kenaikan hingga $194,97, dengan ROI kumulatif sekitar 13,41%.

Dengan ekosistem yang luas mencakup NFT, DeFi, dan aplikasi Web3, serta dukungan dari komunitas pengembang yang aktif, Solana tetap menjadi pilihan utama bagi investor yang mencari proyek dengan fundamental kuat.

4. Bitget Token (BGB): Token Bursa dengan Momentum Kuat

Bitget Token, token asli dari bursa Bitget, menunjukkan performa yang solid dengan volume perdagangan harian mencapai $150 juta.

Prediksi harga untuk 2025 berada di kisaran $6,79 hingga $7,79, didukung oleh pertumbuhan platform yang berkelanjutan dan roadmap keterlibatan jangka panjang.

Sebagai token utilitas bursa, BGB menawarkan berbagai manfaat bagi pengguna, termasuk diskon biaya perdagangan dan akses ke fitur eksklusif, menjadikannya aset menarik bagi investor yang ingin terlibat dalam ekosistem perdagangan kripto.

Baca Juga: Market Sinyal Harian Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 26 Mei 2025

Keempat aset kripto ini: BlockDAG, SUI, Solana, dan Bitget Token menawarkan peluang investasi yang menarik di 2025, masing-masing dengan keunggulan unik:

  • BlockDAG: Potensi ROI tinggi dan teknologi inovatif.
  • SUI: Pertumbuhan ekosistem DeFi yang kuat.
  • Solana: Infrastruktur blockchain cepat dan efisien.
  • Bitget Token: Utilitas bursa dengan momentum pasar yang solid.

Investor yang mencari diversifikasi portofolio dan eksposur terhadap proyek-proyek dengan fundamental kuat dapat mempertimbangkan keempat aset ini sebagai bagian dari strategi investasi mereka di tahun 2025.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Cetus Protocol Bangkit: Pemulihan Usai Serangan Siber

Cetus Protocol, platform pertukaran terdesentralisasi (DEX) terbesar di jaringan Sui, mengalami serangan siber yang mengakibatkan kerugian sekitar $223 juta.

Insiden ini menjadi salah satu peretasan terbesar dalam sejarah DeFi, memicu kekhawatiran serius tentang keamanan dan desentralisasi dalam ekosistem blockchain.

Langkah Cepat: Pembekuan Aset dan Negosiasi

Segera setelah serangan terdeteksi, tim Cetus Protocol bekerja sama dengan Sui Foundation dan firma keamanan siber Inca Digital untuk membekukan sekitar $162 juta dari dana yang dicuri.

Langkah ini bertujuan untuk mencegah pergerakan lebih lanjut dari dana tersebut dan memberikan waktu bagi tim untuk merancang strategi pemulihan.

Selain itu, Cetus menawarkan hadiah sebesar $5–6 juta kepada siapa pun yang dapat memberikan informasi yang mengarah pada identifikasi atau pengembalian dana yang dicuri.

Strategi Pemulihan: Pemungutan Suara dan Kompensasi

Untuk memulihkan dana yang dibekukan, Cetus mengusulkan peningkatan protokol melalui pemungutan suara berbasis Proof-of-Stake (PoS).

Tujuan dari peningkatan ini adalah untuk memungkinkan pengembalian dana kepada pengguna tanpa mengubah catatan transaksi sebelumnya.

Proses ini melibatkan partisipasi aktif dari validator Sui dan komunitas pengguna, menekankan pentingnya tata kelola yang transparan dan partisipatif dalam ekosistem DeFi.

Baca Juga: Cetus Protocol Sui Diretas: Kerugian $223 Juta, Token Anjlok

Kontroversi dan Tantangan Desentralisasi

Meskipun langkah-langkah pemulihan ini menunjukkan respons cepat dari tim Cetus, mereka juga memicu perdebatan tentang desentralisasi dan keamanan dalam jaringan Sui.

Beberapa anggota komunitas mengkritik keputusan Sui Foundation untuk mendukung proposal pemulihan tanpa memberikan suara, menilai hal ini sebagai indikasi potensi sentralisasi dalam jaringan.

Selain itu, strategi Cetus dalam menawarkan hadiah kepada peretas mengingatkan pada pendekatan serupa yang digunakan oleh Crema Finance, proyek DeFi berbasis Solana yang juga dikembangkan oleh tim yang sama.

Pada tahun 2022, Crema berhasil memulihkan sebagian besar dana yang dicuri melalui negosiasi dengan peretas.

Namun, pendekatan ini juga menuai kritik karena dianggap memberikan insentif kepada pelaku kejahatan siber.

Dampak pada Pasar dan Kepercayaan Pengguna

Serangan terhadap Cetus Protocol berdampak signifikan pada harga token terkait. Token CETUS mengalami penurunan nilai yang tajam, mencerminkan kekhawatiran investor terhadap keamanan platform.

Namun, harga token SUI menunjukkan ketahanan, dengan kenaikan sebesar 50,72% dalam 60 hari terakhir, meskipun terjadi penurunan sebesar 0,83% dalam 24 jam terakhir.

Respons cepat dan transparan dari tim Cetus dan Sui Foundation dalam menangani insiden ini dapat membantu memulihkan kepercayaan pengguna dan investor.

Namun, insiden ini juga menyoroti perlunya peningkatan keamanan dan tata kelola dalam ekosistem DeFi untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Sui Network

Insiden peretasan terhadap Cetus Protocol menjadi pengingat penting tentang risiko yang melekat dalam ekosistem DeFi.

Meskipun langkah-langkah pemulihan yang diambil menunjukkan komitmen terhadap keamanan dan transparansi, tantangan terkait desentralisasi dan tata kelola tetap menjadi perhatian utama.

Keberhasilan pemulihan dana dan pemulihan kepercayaan pengguna akan menjadi indikator penting bagi masa depan Cetus dan ekosistem DeFi secara keseluruhan.

Baca Juga: Sui Terpukul Usai Serangan Siber Rugikan Ratusan Juta Dolar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Perbedaan Swing Trading, Day Trading, dan Scalping: Mana yang Paling Menguntungkan?

Saat melakukan trading, banyak strategi yang bisa digunakan tergantung pada time frame, risiko, dan tujuan. Pemilihan strategi yang tepat dapat berpengaruh besar terhadap hasil trading, baik dari sisi profit maupun manajemen risiko.

Beberapa strategi yang sering digunakan oleh trader adalah Swing Trading, Day Trading, dan Scalping. Ketiga strategi ini memiliki karakteristik dan pendekatan yang berbeda—mulai dari durasi posisi yang diambil, tingkat aktivitas trading, hingga potensi keuntungan dan risiko yang dihadapi.

Lalu apa perbedaan dari ketiga strategi ini dan mana yang paling menguntungkan? Simak ulasannya di bawah ini.

 Apa Itu Swing Trading, Day Trading, dan Scalping?

Sebelum mempelajari lebih dalam mengenai apa itu Swing Trading, Day Trading, dan Scalping, mari kita pelajari terlebih dahulu pengertian dari ketiga strategi trading tersebut.

  • Swing trading: Swing trading merupakan strategi trading di mana trader mempertahankan posisinya dalam jangka waktu hitungan hari hingga minggu.
  • Day trading: Day trading merupakan strategi trading di mana trader membuka dan menutup posisi di hari yang sama.
  • Scalping: Scalping merupakan strategi trading di mana trader membuka dan menutup posisi dalam hitungan detik hingga menit

Perbandingan Swing Trading, Day Trading, dan Scalping

Gaya Trading Time Frame Durasi Posisi Frekuensi Transaksi Fokus
Swing Trading 4 Jam – 1 Minggu Beberapa Hari hingga Minggu Beberapa per minggu Tren jangka menengah
Day Trading 15 Menit – 1 Jam Beberapa Jam (dalam satu hari) 1 – 5 transaksi per hari Menangkap pergerakan harga dalam satu hari perdagangan
Scalping 1 – 5 Menit Beberapa detik hingga menit Puluhan per hari Eksekusi cepat dalam hitungan menit.

Swing Trader

Trader dengan strategi ini menunggu peluang besar dengan menahan posisi dalam jangka menengah, biasanya beberapa hari hingga minggu. Mereka mencari momen di mana harga mengalami perubahan tren atau reversal yang signifikan, memanfaatkan pergerakan yang lebih luas dibandingkan scalping atau day trading.

Biasanya para trader yang menggunakan strategi swing trading mereka menggunakan time frame di H4 – Daily Weekly untuk melihat tren lebih luas tanpa gangguan noise dari pergerakan kecil.

Frekuensi entry yang mereka lakukan juga tidak terlalu sering, hanya membuka posisi saat ada sinyal kuat bahwa tren akan berlanjut atau mengalami reversal.

Day Trading

Day Trading berada di antara Swing Trading dan Scalping dalam hal durasi dan pendekatan. Seorang day trader membuka dan menutup posisi dalam satu hari perdagangan, tanpa membiarkan posisi terbuka hingga hari berikutnya.

Mereka mencari keuntungan dari pergerakan harga jangka pendek, tetapi dengan risiko yang lebih terkendali dibandingkan scalping.

Biasanya para trader yang menggunakan strategi day trading memantau pasar menggunakan time frame M15 hingga H1 (15 menit – 1 jam), namun tidak jarang juga menggunakan H4 untuk konfirmasi tren.

Frekuensi entry dari day trading lebih sedikit sedikit dibandingkan scalping, tetapi lebih sering daripada swing trading. Hal ini karena day trading memiliki tidak menunggu membentuk besar yang berlangsung berhari-hari seperti swing trading, namun tidak juga menangkap pergerakan harga mikro seperti scalping. Bisa dibilang day trading ini berada di tengah-tengah swing trading dan scalping.

Scalping

Scaling berfokus pada keuntungan kecil pergerakan harga mikro, dengan frekuensi transaksi tinggi dalam waktu singkat. Seorang trader yang melakukan scalping bisa masuk dan keluar pasar berkali-kali dalam sehari, mengeksploitasi fluktuasi harga yang terjadi dalam hitungan detik hingga menit.

Time frame yang biasa digunakan adalah M1 – M5 ( 1-5 menit) karena strategi ini membutuhkan reaksi cepat terhadap pergerakan harga.

Frekuensi dari scalping ini sangat tinggi, bahkan bisa mencapai puluhan hingga ratusan kali buka posisi dalam sehari untuk mendapatkan target profit kecil namun sering.

Keuntungan dan Kekurangan

Swing Trading

Keuntungan Kekurangan
Tidak perlu memantau pasar sepanjang hari. Risiko pergerakan harga saat tidak memperhatikan pasar karena posisi ditahan semalaman atau lebih.
Potensi keuntungan besar jika berhasil menangkap tren yang kuat. Perlu kesabaran ekstra karena posisi bisa berlangsung beberapa hari.
Cocok untuk trader dengan waktu terbatas, seperti pekerja kantoran. Perlu pemahaman kombinasi teknikal dan fundamental yang baik.

Day Trading

Keuntungan Kekurangan
Semua posisi ditutup di hari yang sama, menghindari risiko saat tidak memperhatikan harga seperti saat tidur atau beraktivitas. Butuh waktu dan fokus tinggi selama jam trading berlangsung.
Banyak peluang harian untuk mendapat profit dari pergerakan jangka pendek. Risiko kehilangan besar jika tidak disiplin.
Cocok untuk trader aktif yang senang membaca pasar. Rentan terhadap emosi karena harus membuat keputusan cepat.

Scalping

Keuntungan Kekurangan
Potensi profit cepat dari banyak transaksi kecil. Sangat melelahkan dan menuntut fokus penuh.
Risiko per porsi kecil karena target profit dan loss ketat. Spread dan biaya transaksi bisa menggerus keuntungan jika tidak efisien.
Tidak tergantung arah tren jangka panjang, bisa profit di pasar datar. Tidak cocok untuk trader yang mudah stres atau impulsif.

Koin Kripto yang Cocok untuk Swing Trading, Day Trading, dan Scalping

Swing Trading

Koin dengan likuiditas tinggi dan tren yang lebih stabil, akan sangat cocok untuk swing trading, contohnya seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH) dan PaxGold (PAXG).

Day Trading

Koin dengan likuiditas tinggi namun tidak terlalu volatil bisa menjadi opsi untuk day trading, seperti Bitcoin (BTC), BNB, Ethereum (ETH), dan berbagai koin dengan kapitalisasi pasar besar serta menengah lain.

Scalping

Agar bisa memanfaatkan pergerakan harga dalam waktu singkat, koin yang digunakan untuk scalping biasanya koin dengan volatilitas sangat tinggi, seperti meme coin. Contohnya seperti FARTCOIN, Pepe, BONK, dan meme coin lainnya. 

Contoh koin yang cocok untuk digunakan baik swing trading, day trading, maupun scalping bisa kamu tradingkan dengan mudah mulai dari deposit Rp20.000 saja di Tokocrypto lho!

Banyak fitur yang bisa kamu gunakan untuk  mendukung trading kamu, seperti Limit Order, OCO, dan beli atau jual instan. Klik di sini untuk mulai trading di Tokocrypto.

Mari Pahami Lebih Mudah dengan Analogi

Swing trader mirip seperti pemancing yang sabar, menunggu ikan besar datang dan menangkapnya pada waktu yang tepat.

Day trader, di sisi lain, mirip dengan nelayan yang berburu ikan di lautan dan menangkap ikan beberapa kali dalam satu hari sebelum akhirnya kembali ke daratan.

Scalper lebih seperti nelayan yang menggunakan jaring kecil, menangkap ikan kecil sebanyak mungkin dalam waktu singkat.

Masih bingung perbedaannya? Gabung komunitas Tokocrypto di Telegram dan buka diskusi hingga tanya jawab santai bareng ribuan trader lainnya GRATIS! Daftar di sini: https://t.me/TokocryptoOfficial

Mana yang Paling Menguntungkan?

Tidak ada strategi trading yang benar-benar unggul dalam segala situasi karena setiap pendekatan memiliki kelebihan dan kekurangan yang bergantung pada gaya trading, toleransi risiko, dan kondisi pasar.

Jika kamu seorang pekerja kantoran dengan waktu terbatas, Swing Trading bisa jadi pilihan karena kamu hanya perlu memantau pasar sesekali dan menahan posisi dalam jangka menengah.

Untuk kamu yang punya fleksibilitas waktu dan bisa menganalisis pasar setiap hari, Day Trading memungkinkanmu memanfaatkan pergerakan harian tanpa harus memegang posisi terlalu lama.

Dan jika kamu ingin melakukan trading cepat dengan eksekusi instan dan sering, serta siap menghadapi tekanan tinggi, maka Scalping bisa jadi strategi yang cocok.

Sudah yakin dengan strategi yang akan kamu gunakan untuk melakukan trading? Yuk, mulai perjalanan trading kamu bareng Tokocrypto mulai dari Rp20.000 aja! Download aplikasinya sekarang di sini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com