Tag Archives: aset kripto

Solana dan Jupiter: Kripto Menarik Perhatian Investor

Pasar kripto terus menunjukkan dinamika yang menarik, dengan beberapa aset mengalami fluktuasi signifikan.

Dua di antaranya adalah Solana (SOL) dan Jupiter (JUP), yang belakangan ini menjadi sorotan para investor dan analis.

Solana (SOL): Menguji Dukungan Kunci di Tengah Pemulihan

Solana, salah satu platform blockchain terkemuka, saat ini berada dalam fase penting.

Setelah mengalami penurunan sebesar 26,46% selama enam bulan terakhir, SOL mencatatkan kenaikan 18,09% dalam sebulan terakhir, menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Harga SOL saat ini berada di kisaran $110 hingga $171, dengan resistensi terdekat di $195 dan dukungan kuat di sekitar $72.

Kenaikan mingguan sebesar 3,71% mengindikasikan adanya momentum bullish, meskipun tekanan dari pihak bearish masih mungkin terjadi.

Para trader disarankan untuk memperhatikan level dukungan ini, karena penembusan di bawahnya dapat memicu penurunan lebih lanjut.

Sebaliknya, jika SOL berhasil mempertahankan dukungan dan menembus resistensi, potensi kenaikan menuju $190–$200 bisa terjadi.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 29 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 29 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jupiter (JUP): Mendekati Titik Breakout Bullish

Jupiter, token asli dari platform pertukaran terdesentralisasi Jupiter Exchange di ekosistem Solana, menunjukkan performa yang mengesankan.

Dalam sebulan terakhir, JUP mengalami lonjakan harga sebesar 33,11%, meskipun masih mencatatkan penurunan 45,43% dalam enam bulan terakhir.

Harga JUP saat ini berfluktuasi antara $0,34 dan $0,55, dengan resistensi di $0,63 dan dukungan di sekitar $0,22.

Indikator RSI berada di 64,78, menunjukkan momentum bullish yang moderat.

Pergerakan harga Jupiter (JUP/USDT) pada Kamis, 29 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Jupiter (JUP/USDT) pada Kamis, 29 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Kalshi Kini Terima Setoran Solana Setelah Tambahkan Dukungan Bitcoin

Analis memperkirakan bahwa jika JUP berhasil menembus resistensi $0,65, harga dapat melanjutkan kenaikan menuju $0,72 hingga $0,85 dalam jangka menengah.

Dalam jangka panjang, jika adopsi DeFi di ekosistem Solana meningkat, JUP berpotensi mencapai harga $1 atau lebih.

Peluang dan Risiko di Tengah Volatilitas

Baik Solana maupun Jupiter berada pada titik kritis yang dapat menentukan arah pergerakan harga selanjutnya.

SOL perlu mempertahankan level dukungan kunci untuk menghindari penurunan lebih lanjut, sementara JUP menunjukkan potensi breakout bullish yang dapat memberikan keuntungan bagi investor.

Namun, penting bagi investor untuk tetap waspada terhadap volatilitas pasar dan melakukan analisis menyeluruh sebelum mengambil keputusan investasi.

Diversifikasi portofolio dan manajemen risiko yang baik tetap menjadi kunci dalam menghadapi dinamika pasar kripto yang cepat berubah.

Baca Juga: Solana Hadirkan Layanan Pengesahan, Dukung Internet Capital Markets




Sumber : news.tokocrypto.com

BlackRock Akuisisi 10% Saham IPO Circle

BlackRock Inc., manajer aset terbesar di dunia, dilaporkan segera melakukan langkah yang dapat berpengaruh pada pasar kripto.

Pasalnya, BlackRock berencana untuk mengakuisisi sekitar 10% saham yang ditawarkan dalam penawaran umum perdana (IPO) Circle Internet Group Inc., perusahaan di balik stablecoin USD Coin (USDC).

Detail IPO Circle

Circle, yang mengelola USDC, stablecoin terbesar kedua setelah Tether (USDT), berencana untuk menawarkan 24 juta saham Kelas A dalam IPO-nya.

Dari jumlah tersebut, 9,6 juta saham akan diterbitkan oleh perusahaan, sementara sisanya berasal dari pemegang saham yang ada, termasuk CEO dan salah satu pendiri Jeremy Allaire.

Harga saham diperkirakan berada dalam kisaran $24 hingga $26 per saham, dengan target penggalangan dana sebesar $624 juta.

Kabarnya, saham ini akan diperdagangkan dengan simbol ticker “CRCL”.

Baca Juga: Sinyal Bullish 2025: BlackRock Suntik $52,8 Juta ke Ethereum

Minat dari Investor Institusional

Selain BlackRock, ARK Investment Management yang dipimpin oleh Cathie Wood juga menunjukkan minat untuk membeli saham dalam IPO ini, dengan rencana investasi hingga $150 juta.

Permintaan terhadap saham Circle dilaporkan melebihi jumlah yang tersedia, menunjukkan minat yang kuat dari investor terhadap perusahaan ini.

Ilustrasi stablecoin USDC. Sumber: Shawanoleader.com.
Ilustrasi stablecoin USDC. Sumber: Shawanoleader.com.

Hubungan BlackRock dan Circle

BlackRock sudah memiliki hubungan dengan Circle melalui pengelolaan Circle Reserve Fund, sebuah dana pasar uang pemerintah yang memegang sekitar 90% dari cadangan yang mendukung USDC.

Pada akhir April 2024, dana ini melaporkan aset bersih hampir $30 miliar.

Kinerja Keuangan Circle

Menurut pernyataan pendaftaran Form S-1, Circle mencatat pendapatan sebesar $1,67 miliar pada tahun 2024, meningkat 16% dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun, laba bersih perusahaan menurun dari $267,6 juta pada tahun 2023 menjadi $155,7 juta pada tahun 2024, penurunan sebesar 41,8%.

Baca Juga: USDC Catat Rekor Aktivitas Tertinggi di Jaringan Ethereum

Implikasi bagi Industri Kripto

Langkah BlackRock untuk mengakuisisi saham signifikan dalam IPO Circle menunjukkan kepercayaan institusional terhadap masa depan stablecoin yang diatur seperti USDC.

Ini juga mencerminkan integrasi yang semakin dalam antara keuangan tradisional dan aset digital.

Dengan dukungan dari institusi besar seperti BlackRock dan ARK Invest, Circle berada dalam posisi yang kuat untuk memperluas pengaruhnya di pasar stablecoin dan mempercepat adopsi USDC dalam ekosistem keuangan global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Siap-siap! Elon Musk Bakal Rilis X Money Sebagai Pembayaran

Elon Musk, sosok visioner di balik Tesla, SpaceX, dan kini X (sebelumnya Twitter), kembali membuat gebrakan yang menggegerkan dunia teknologi dan keuangan.

Teraktual, Musk mengumumkan peluncuran versi uji coba terbatas dari X Money, sebuah langkah krusial dalam ambisinya untuk mengubah platform media sosial X menjadi “aplikasi segalanya” yang komprehensif.

Pengumuman ini, meskipun hanya berupa “versi uji coba yang sangat terbatas,” langsung menarik perhatian luas.

Musk sendiri menekankan pendekatan yang sangat hati-hati dalam peluncuran ini, dengan prioritas utama pada keamanan aset pengguna.

“Ketika menyangkut tabungan pengguna, kehati-hatian ekstra harus dilakukan,” tegas Musk, menggarisbawahi komitmennya terhadap perlindungan dana para penggunanya.

Baca Juga: Postingan Elon Musk Dorong Kenaikan Baru untuk Dogecoin

Strategi Peluncuran Berhati-hati dan Fokus pada Keamanan

Lebih lanjut, pendekatan Musk untuk X Money adalah peluncuran secara bertahap dan terkontrol.

Ia menjelaskan bahwa strategi ini dimulai dengan “jumlah yang kecil, mengonfirmasi bahwa semuanya berjalan dengan baik, dan kemudian menskalakannya sebanding dengan seberapa baik yang kita lihat.”

Filosofi ini sangat penting dalam sektor keuangan, di mana kepercayaan dan keamanan adalah fondasi utama.

Dengan memulai secara terbatas, X dapat mengidentifikasi dan memperbaiki potensi masalah teknis atau celah keamanan sebelum fitur ini tersedia untuk basis pengguna yang lebih luas.

Fokus pada keamanan aset pengguna ini tidak hanya tentang aspek teknis, tetapi juga tentang membangun kepercayaan publik.

Dalam dunia digital yang rentan terhadap peretasan dan penipuan, janji keamanan dari platform sepopuler X adalah nilai jual yang sangat kuat.

Ini juga mencerminkan pelajaran dari proyek-proyek finansial digital masa lalu yang menghadapi tantangan dalam hal keamanan dan regulasi.

Elon Musk ganti nama dan logo Twitter jadi X. Sumber: Getty Images.

Ambisi “Aplikasi Segalanya” dan Tantangan Regulasi

Peluncuran X Money adalah bagian integral dari visi Musk untuk menjadikan X sebagai “aplikasi segalanya” yang terintegrasi secara vertikal.

Inspirasi utamanya adalah WeChat di Tiongkok, sebuah platform yang menggabungkan media sosial, pembayaran, e-commerce, dan berbagai layanan lainnya dalam satu ekosistem tunggal.

Dengan X Money, Musk berharap untuk mengintegrasikan layanan keuangan langsung ke dalam pengalaman pengguna X, memungkinkan pembayaran, pengiriman uang, dan mungkin fitur-fitur finansial lainnya langsung dari platform.

Namun, ambisi sebesar ini tentu tidak lepas dari tantangan regulasi yang kompleks.

Minat regulasi sudah terlihat jelas, salah satunya ditunjukkan oleh surat yang dikeluarkan oleh Senat Negara Bagian New York kepada Departemen Layanan Keuangan terkait potensi layanan keuangan di platform X.

Memasukkan layanan finansial ke dalam jejaring sosial melibatkan berbagai peraturan dan perizinan yang ketat, mulai dari anti-pencucian uang (AML) hingga perlindungan konsumen.

Sementara itu, beberapa analis menyarankan Musk untuk melakukan pendekatan yang terukur, menyoroti bahwa ada banyak hambatan teknologi dan regulasi yang telah dihadapi oleh jejaring sosial lain yang mencoba mengintegrasikan layanan keuangan di masa lalu.

Mendapatkan lisensi di setiap yurisdiksi, mematuhi standar privasi data yang ketat, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan keuangan global adalah pekerjaan yang monumental.

Baca Juga: Elon Musk Tetap dalam Permainan Kripto: Punya BTC dan DOGE

Dampak Potensial dan Prospek Masa Depan
Jika X Money berhasil, dampaknya bisa sangat transformatif.

Bayangkan kemampuan untuk membayar teman, berbelanja online, atau bahkan mengelola investasi kecil, semuanya dalam aplikasi X.

Ini akan menciptakan pengalaman pengguna yang mulus dan dapat mempercepat adopsi pembayaran digital secara signifikan.

Bagi Elon Musk, X Money bukan hanya tentang keuntungan finansial; ini adalah tentang mewujudkan visi ekosistem digital yang terintegrasi penuh.

Ini adalah pertaruhan besar yang menggabungkan kekuatan media sosial dengan kerumitan layanan keuangan.

Meskipun masih dalam tahap uji coba yang sangat terbatas, peluncuran X Money oleh Elon Musk menandai babak baru yang menarik dalam evolusi platform X dan industri teknologi secara keseluruhan.

Ke depannya, semua mata akan tertuju pada bagaimana X mengatasi tantangan regulasi dan teknis, sambil tetap memprioritaskan keamanan pengguna, untuk mewujudkan ambisi besar mereka sebagai “aplikasi segalanya.”


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Strategi Treasury SharpLink Gaming Dorong ETH ke $2.700

SharpLink Gaming Inc., perusahaan pemasaran afiliasi di sektor taruhan olahraga dan iGaming, mengumumkan rencana strategis untuk mengakuisisi Ethereum (ETH) senilai $425 juta sebagai aset cadangan utama perusahaan.

Langkah ini dilakukan melalui penawaran investasi pribadi dalam ekuitas publik (PIPE) dengan menjual sekitar 69,1 juta saham seharga $6,15 per saham, menghasilkan dana sekitar $425 juta.

Dana tersebut akan digunakan untuk membeli ETH, menjadikan SharpLink sebagai perusahaan publik pertama yang mengadopsi strategi treasury berbasis Ethereum.

Baca Juga: Ethereum Bangkit Pasca Upgrade Pectra: Aliran Dana Tembus $785 Juta

Dongkrak Harga Saham dan ETH

Pengumuman ini memicu lonjakan harga saham SharpLink sebesar 433%, mencapai $35,83 per saham.

Selain itu, harga ETH mengalami kenaikan 4,5%, mendekati $2.700, didorong oleh optimisme investor terhadap adopsi institusional Ethereum.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 28 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 28 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Langkah SharpLink ini dipimpin oleh ConsenSys, perusahaan infrastruktur Ethereum yang didirikan oleh Joseph Lubin, salah satu pendiri Ethereum.

Lubin akan bergabung dengan dewan direksi SharpLink sebagai ketua setelah penutupan penawaran.

Investor lain yang berpartisipasi termasuk ParaFi Capital, Electric Capital, Pantera Capital, Arrington Capital, dan Galaxy Digital, menunjukkan dukungan institusional yang kuat terhadap strategi ini.

Dorong Pertumbuhan Aset Digital

Strategi ini menandai pergeseran signifikan dalam pendekatan perusahaan publik terhadap aset digital, dengan Ethereum mulai diadopsi sebagai aset cadangan perusahaan, mirip dengan strategi Bitcoin yang dilakukan oleh perusahaan seperti MicroStrategy.

Baca Juga: Ethereum Berpotensi Tembus $3.000? Ini Kata Para Analis

Langkah ini juga dapat membuka jalan bagi perusahaan lain untuk mempertimbangkan Ethereum sebagai bagian dari strategi keuangan mereka.

Dengan meningkatnya minat institusional terhadap Ethereum, harga ETH diperkirakan akan terus mengalami tekanan naik, terutama jika lebih banyak perusahaan mengikuti jejak SharpLink dalam mengadopsi strategi treasury berbasis Ethereum.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

SOL Strategies Siapkan $1 Miliar Dorong Ekspansi Ekosistem Solana

Perusahaan investasi asal Kanada, SOL Strategies Inc., yang sebelumnya dikenal sebagai Cypherpunk Holdings, telah mengajukan prospektus dasar sementara kepada otoritas sekuritas Kanada.

Langkah ini memberikan fleksibilitas bagi perusahaan untuk mengumpulkan dana hingga $1 miliar melalui berbagai instrumen keuangan, termasuk saham biasa, waran, obligasi, dan lainnya, guna mendukung pertumbuhan ekosistem Solana.

Langkah Strategis untuk Pertumbuhan Solana

CEO SOL Strategies, Leah Wald, menyatakan bahwa pengajuan prospektus ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan fleksibilitas keuangan perusahaan dalam memanfaatkan peluang pertumbuhan di ekosistem Solana yang berkembang pesat.

Meskipun saat ini tidak ada rencana langsung untuk menerbitkan sekuritas, prospektus ini memungkinkan perusahaan untuk bertindak cepat ketika peluang investasi yang menarik muncul.

Baca Juga: Kalshi Kini Terima Setoran Solana Setelah Tambahkan Dukungan Bitcoin

Investasi Langsung dalam Solana

Sebelumnya, pada April 2025, SOL Strategies menjalin kemitraan dengan ATW Partners yang berbasis di New York, membuka fasilitas catatan konversi hingga $500 juta.

Dana ini akan digunakan secara eksklusif untuk mengakuisisi token SOL dan melakukan staking melalui validator milik perusahaan, menciptakan hubungan langsung antara struktur modal perusahaan dan ekonomi staking Solana.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 28 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 28 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Eksplorasi Tokenisasi Saham

Pada akhir April, SOL Strategies menandatangani nota kesepahaman dengan perusahaan infrastruktur blockchain, Superstate, untuk mengeksplorasi penerbitan saham perusahaan dalam bentuk token di blockchain Solana.

Inisiatif ini bertujuan untuk menjadi salah satu yang pertama dalam membawa saham perusahaan publik yang diatur ke dalam ekosistem blockchain, menawarkan penyelesaian waktu nyata dan interoperabilitas dengan DeFi.

Dampak terhadap Harga dan Ekosistem Solana

Pengumuman ini telah memicu minat investor terhadap Solana, dengan harga token SOL mengalami kenaikan dan mencapai sekitar $174,78 pada 28 Mei 2025.

Langkah SOL Strategies dianggap sebagai sinyal positif bagi ekosistem Solana, menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap pengembangan dan adopsi teknologi blockchain ini.

Baca Juga: Solana Hadirkan Layanan Pengesahan, Dukung Internet Capital Markets

Dengan pengajuan prospektus dasar sebesar $1 miliar, SOL Strategies menunjukkan komitmennya untuk mendukung dan berinvestasi dalam ekosistem Solana.

Langkah ini tidak hanya memberikan fleksibilitas keuangan bagi perusahaan tetapi juga memperkuat posisi Solana sebagai salah satu platform blockchain terkemuka di dunia.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Litecoin (LTC) Berpotensi Mengekor Kesuksesan XRP dan Solana (SOL)

Litecoin (LTC) mungkin bukan nama yang paling sering diperbincangkan dalam dunia kripto.

Namun, tidak ada hype besar atau tren media sosial harian. Namun, pertumbuhan yang stabil bisa berbicara lebih keras daripada sekadar popularitas.

Baru-baru ini, Litecoin telah menunjukkan performa yang sulit untuk diabaikan oleh para investor, seperti dikabarkan oleh U Today pada Sabtu (22/2).

Selama dua minggu terakhir, kapitalisasi pasar Litecoin melonjak 46%. Selain itu, aktivitas jaringannya mengalami pertumbuhan signifikan.

Pada Agustus 2024, volume transaksi harian Litecoin mencapai $2,8 miliar (Rp 45,6 triliun). Kini, angka tersebut telah meningkat drastis menjadi $9,6 miliar (Rp 156,5 tiriliun) per hari.

Lonjakan ini menunjukkan bahwa semakin banyak pengguna yang bertransaksi menggunakan LTC.

Potensi ETF Litecoin

Salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan Litecoin adalah pembicaraan mengenai ETF (Exchange-Traded Fund). CoinShares, sebuah perusahaan keuangan ternama, telah mengajukan permohonan untuk mencatatkan ETF Litecoin di Nasdaq.

Saat ini, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (U.S. Securities and Exchange Commission / SEC) sedang meninjau proposal tersebut. Meskipun belum ada jaminan, para analis pasar memperkirakan peluang persetujuan ETF ini mencapai 90% sebelum akhir 2025.

Jika disetujui, ETF Litecoin akan memungkinkan investor untuk mendapatkan eksposur terhadap LTC melalui pasar saham yang diatur.

Hal ini akan membuka peluang baru bagi adopsi institusional tanpa harus berurusan dengan dompet kripto atau pertukaran terpusat.

Dampak ETF bagi Pasar Kripto

Bitcoin telah lebih dulu mendapatkan ETF pada awal 2024, dan kini Litecoin menjadi kandidat berikutnya. Jika ETF Litecoin mendapatkan lampu hijau, ini bisa menjadi preseden bagi altcoin lain seperti XRP, Solana, dan Chainlink untuk mengikuti jejak yang sama.

Proses ini menandakan bahwa pasar kripto semakin matang dan diterima dalam sistem keuangan tradisional. Litecoin mungkin bukan aset kripto yang paling mencolok, tetapi langkah-langkah yang diambil saat ini sangat signifikan.

Dengan pertumbuhan stabil, peningkatan transaksi harian, dan potensi persetujuan ETF, LTC berpotensi mengalami lonjakan harga lebih lanjut.

Jika berhasil, Litecoin tidak hanya mengukuhkan posisinya tetapi juga membuka jalan bagi altcoin lain untuk masuk ke pasar yang lebih luas.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin dan Ethereum Terancam, $2 Miliar Kedaluwarsa!

Ethereum menghadapi momen kritis di pasar kripto seiring dengan kedaluwarsanya opsi senilai $2,04 miliar (Rp 33,2 triliun), yang berpotensi meningkatkan volatilitas harga.

Bersama dengan sang raja kripto, Bitcoin, Ethereum diproyeksi bakal mengalami ketidakpastian arah pergerakan harga dalam jangka pendek.

Coinpaprika menyebutkan bahwa para analis memperingatkan bahwa tekanan jual atau beli dapat meningkat, tergantung pada pergerakan harga saat mendekati level yang menyebabkan opsi menjadi tidak bernilai.

Dampak Kedaluwarsa

Opsi terhadap Ethereum Sebanyak 150.000 kontrak Ethereum akan kedaluwarsa, sehingga berpotensi menimbulkan pergerakan harga yang signifikan.

Rasio put-to-call Ethereum berada di bawah 1, yang menunjukkan bahwa lebih banyak trader bertaruh pada kenaikan harga dibandingkan penurunan.

Namun, teori “max pain” menyatakan bahwa harga cenderung bergerak ke level yang menyebabkan sebagian besar opsi berakhir tanpa nilai, yang dapat memicu koreksi harga.

Zona Support dan Resistensi Kritis

Saat ini, Ethereum menghadapi tantangan dalam mempertahankan level support kuncinya. Jika gagal bertahan di zona ini, harga Ethereum dapat turun ke kisaran yang lebih rendah.

Sebaliknya, jika mampu bertahan atau mengalami rebound, ETH dapat kembali menguji level resistensi psikologis yang lebih tinggi.

Para analis menyoroti bahwa meskipun volatilitas tampak rendah dalam jangka pendek, pasar kripto sering kali mengalami pergerakan mendadak.

Sentimen Pasar dan Prediksi Pergerakan Harga

Sentimen pasar terhadap Ethereum saat ini cenderung bearish dengan sebagian besar trader masih ragu-ragu dalam mengambil keputusan.

Para analis di Greeks.live menyebutkan bahwa kegagalan untuk mempertahankan level support dapat memicu aksi jual besar-besaran.

Meskipun beberapa investor berharap akan stabilitas harga dalam waktu dekat, sejarah menunjukkan bahwa pasar kripto sering kali bergerak tak terduga.

Dari segi teknikal, indikator Relative Strength Index (RSI) Ethereum berada di level netral, menandakan bahwa aset ini tidak dalam kondisi overbought maupun oversold.

Volume perdagangan juga menjadi perhatian, di mana konsentrasi aktivitas tinggi di dekat level resistensi menunjukkan tekanan jual yang kuat.

Sebaliknya, area dengan volume rendah di dekat level support bisa mempercepat penurunan harga jika ETH tidak mampu bertahan.

Pasar kripto sedang menghadapi momen yang penuh ketidakpastian dengan kedaluwarsanya opsi senilai $2 miliar (Rp 32,6 triliun).

Jika Ethereum dapat mempertahankan level support-nya, potensi rebound masih terbuka. Namun, jika support tersebut jebol, harga ETH bisa anjlok lebih dalam, meningkatkan volatilitas di pasar.

Para trader dan investor akan terus memantau pergerakan harga dengan cermat untuk mengantisipasi potensi perubahan arah dalam beberapa hari ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Investor Cuan Rp178 T! Reli Bitcoin Tertahan di Batas Psikologis $110K

Dalam beberapa waktu terakhir, pasar kripto global kembali menjadi sorotan dengan reli harga Bitcoin (BTC) yang impresif, menembus berbagai level resistensi penting.

Namun, euforia beruntun tersebut tampaknya akan sedikit tertahan, setidaknya untuk saat ini.

Bitcoin, mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, menghadapi tantangan signifikan untuk melampaui angka $110.000, terutama karena gelombang aksi ambil untung (profit-taking) yang dilakukan oleh para investor jangka pendek.

Menurut laporan terbaru, investor Bitcoin jangka pendek (short-term holders) telah merealisasikan keuntungan kolosal senilai sekitar $11 miliar.

Aksi ini, meskipun merupakan bagian alami dari siklus pasar, telah berkontribusi pada perlambatan momentum kenaikan Bitcoin.

Baca Juga: TradingShot: Bitcoin Berpotensi Tembus $200.000 di Akhir 2025

Fenomena Ambil Untung oleh Investor Jangka Pendek

Investor jangka pendek adalah mereka yang memegang aset kripto mereka dalam periode waktu yang relatif singkat, seringkali mencari keuntungan cepat dari fluktuasi harga.

Dalam reli Bitcoin yang agresif, harga aset ini melonjak tajam, menciptakan peluang emas bagi para pemegang jangka pendek untuk mengunci keuntungan yang signifikan.

Angka $11 miliar yang diambil sebagai keuntungan menunjukkan skala akumulasi dan apresiasi harga yang terjadi sebelum fase konsolidasi ini.

Analis pasar dari berbagai platform, termasuk yang dilaporkan oleh Coindesk, menyoroti bahwa tekanan jual ini datang dari kelompok investor yang membeli Bitcoin pada harga lebih rendah dan kini memanfaatkan kenaikan untuk merealisasikan profit.

Hal ini wajar terjadi di pasar yang volatil seperti kripto, di mana investor berupaya memaksimalkan pengembalian investasi mereka.

Tekanan jual semacam ini dapat menciptakan “dinding” resistensi psikologis dan teknis yang sulit ditembus dalam jangka pendek.

Dampak pada Pasar dan Prospek Bitcoin

Tertahannya reli Bitcoin di bawah $110.000 tidak berarti tren bullish telah berakhir, melainkan menunjukkan fase konsolidasi yang sehat.

Pasar kripto sering kali mengalami periode tarik-menarik antara pembeli dan penjual, di mana aksi ambil untung dapat meredam kenaikan harga sementara waktu sebelum kembali menemukan pijakan untuk bergerak lebih tinggi.

Meskipun terjadi aksi ambil untung besar, Bitcoin tetap menunjukkan fundamental yang kuat.

Adopsi institusional terus meningkat, ditambah dengan perkembangan regulasi yang semakin jelas di berbagai yurisdiksi.

Banyak investor jangka panjang (long-term holders) yang dikenal sebagai “HODLers” tetap teguh memegang aset mereka, bahkan mengakumulasi lebih banyak Bitcoin selama periode penurunan harga atau konsolidasi.

Ini menunjukkan keyakinan yang mendalam terhadap nilai jangka panjang Bitcoin sebagai penyimpan nilai digital dan aset desentralisasi.

Selain itu, peristiwa makroekonomi global dan kebijakan moneter bank sentral juga terus mempengaruhi sentimen pasar kripto.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Bitcoin seringkali dilihat sebagai aset lindung nilai, yang dapat menarik lebih banyak investor yang mencari alternatif dari aset tradisional.

Melihat ke Depan: Apa yang Diharapkan?

Ke depannya, pasar akan mengamati beberapa faktor kunci:

  • Volatilitas Pasar: Aksi ambil untung oleh investor jangka pendek kemungkinan akan berlanjut, menyebabkan fluktuasi harga. Namun, ini juga bisa menjadi kesempatan bagi investor baru untuk masuk atau bagi investor yang ada untuk mengakumulasi lebih banyak.
  • Sentimen Investor Jangka Panjang: Sejauh mana investor jangka panjang terus memegang dan mengakumulasi Bitcoin akan menjadi indikator penting kesehatan pasar secara keseluruhan.
  • Aliran Dana Institusional: Kelanjutan minat dari lembaga keuangan besar dan korporasi akan menjadi pendorong utama bagi harga Bitcoin untuk kembali melanjutkan tren kenaikannya.
  • Perkembangan Makro: Perubahan suku bunga, inflasi, dan peristiwa geopolitik akan terus memainkan peran penting dalam menentukan arah pasar.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 26 Mei 2025: Bitcoin Bangkit Dekati $110.000

Reli Bitcoin mungkin tertahan sementara, namun ini adalah bagian dari evolusi pasar yang dinamis.

Dengan fundamental yang kuat dan minat yang berkelanjutan dari berbagai segmen investor, potensi Bitcoin untuk mencapai level harga yang lebih tinggi di masa depan tetap menjadi skenario yang banyak diantisipasi.

Para investor diharapkan untuk tetap berhati-hati, melakukan riset mendalam, dan memahami risiko yang terkait dengan investasi di aset kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dampak Investasi Mubadala Abu Dhabi Terhadap ETF Bitcoin BlackRock

Perusahaan asal Abu Dhabi, Mubadala, telah berinvestasi sebesar $436 juta atau senilai Rp 7 triliun di iShares ETF Bitcoin (IBIT) milik BlackRock.

Dengan investasi ini, Mubadala menjadi pemegang saham IBIT terbesar ketujuh. Sehingga menunjukkan meningkatnya minat institusi terhadap Bitcoin.

Dalam laporan SEC yang dirilis pada 14 Februari 2025, terungkap bahwa Mubadala telah mengakuisisi lebih dari 8,2 juta saham IBIT selama kuartal keempat 2024.

Langkah ini menempatkan Mubadala di antara investor institusional besar lainnya seperti Goldman Sachs, Millennium Management, dan Symmetry Investments. James Seyffart, analis ETF dari Bloomberg, menyatakan bahwa ini adalah bukti semakin luasnya adopsi Bitcoin di kalangan institusi keuangan global.

Sementara itu, Pendiri Binance, Changpeng Zhao, menyoroti bahwa Mubadala hanyalah salah satu dari beberapa dana kekayaan sovereign di Abu Dhabi.

Dikutip dari Coin Paprika, pernyataan dari para analis tersebut memunculkan spekulasi bahwa dana investasi milik negara lainnya juga mungkin akan terlibat dalam investasi ETF Bitcoin.

Strategi ini sejalan dengan upaya Uni Emirat Arab untuk menjadi pusat blockchain global dengan regulasi yang progresif. Keputusan Mubadala mencerminkan tren lebih luas dalam adopsi Bitcoin oleh institusi di seluruh dunia.

Bahkan, beberapa pembuat kebijakan mulai mempertimbangkan Bitcoin sebagai bagian dari cadangan keuangan strategis. Senator AS Cynthia Lummis merespons investasi ini dengan menyatakan bahwa persaingan global Bitcoin sedang berlangsung.

“Saya sudah bilang, perlombaan telah dimulai. Saatnya Amerika menang,” cuit sang senator melalui media sosial X.

Lummis juga telah memperkenalkan Bitcoin Act of 2024, yang mengusulkan agar pemerintah AS menjual sebagian cadangan emasnya untuk membeli Bitcoin.

Rancangan undang-undang ini menargetkan akuisisi 1 juta BTC, setara dengan sekitar 5% dari total suplai Bitcoin yang ada saat ini.

Meskipun kebijakan pemerintah federal terhadap Bitcoin masih belum pasti, beberapa negara bagian di AS telah mengambil langkah mandiri dalam mendukung investasi kripto.

Lebih dari 20 negara bagian telah memperkenalkan atau mengesahkan undang-undang yang mendukung investasi aset digital.

Para pemimpin industri melihat perkembangan ini sebagai indikasi bahwa AS sedang menuju menjadi negara yang lebih ramah terhadap Bitcoin, didorong oleh inisiatif negara bagian serta meningkatnya minat institusional.

Investasi besar Mubadala di ETF Bitcoin BlackRock bukan hanya sinyal kepercayaan terhadap Bitcoin, tetapi juga memperkuat peran Abu Dhabi dalam ekosistem kripto global.

Dengan dukungan regulasi yang kuat dan investasi institusional yang terus meningkat, masa depan Bitcoin semakin cerah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Koin Crypto untuk Pemula, yang Risikonya Cenderung Rendah

Investasi kripto dikenal dengan investasi yang bisa memberikan return tinggi dibanding dengan instrumen investasi lain. Namun, investasi kripto juga cenderung memiliki risiko tinggi karena tingginya volatilitas pasar kripto.

Jika kamu merupakan seorang investor pemula, memilih koin kripto dengan risiko bisa menjadi pilihan yang tepat, karena dapat terhindar dari fluktuasi harga yang ekstrim namun tetap dapat mengikuti dinamika dunia kripto sebagai pembelajaran lebih lanjut.

Berikut beberapa koin kripto dengan risiko rendah yang cocok untuk pemula.

Jenis aset kripto ini memiliki risiko rendah karena nilainya yang sudah dipatok dengan mata uang fiat seperti US Dolar. Dengan nilainya yang sudah dipatok ke dolar, nilai dari stable coin akan stabil mengikuti pergerakan harga dolar AS meskipun pasar kripto sedang bergejolak.

Karena nilainya yang sudah dipatok dengan mata uang fiat, kamu tidak akan mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga di pasar kripto.

Namun, dengan memiliki stable coin setidaknya kamu bisa mengikuti pergerakan pasar kripto sambil belajar lebih lanjut dan masuk ke pasar jika sudah memiliki pemahaman yang cukup dan situasi pasar yang mendukung.

Contoh stable coin untuk pemula seperti USDT dan USDC, bisa kamu dapatkan dengan mudah di aplikasi Tokocrypto dengan minimal investasi mulai dari Rp20.000.

Tokenized Gold

Jika kamu memiliki preferensi pada instrumen investasi tradisional seperti emas, aset kripto berbentuk tokenisasi bisa jadi pilihan sebab kamu akan terhindar dari fluktuasi harga di pasar kripto namun tetap bisa memiliki aset digital berupa emas dalam bentuk tokenisasi.

Tokenized gold sendiri merupakan emas yang diubah ke dalam bentuk digital yang didukung oleh cadangan emas fisik. 

Salah satu aset kripto tokenized gold yang paling populer adalah PAX Gold (PAXG). PAX Gold diluncurkan oleh Paxos Trust Company pada September 2019 dan setiap token PAXG mewakili satu ons troy emas (1 troy ounce) dari emas batangan London Good Delivery yang disimpan di brankas yang aman di London.

Jika kamu merupakan seorang pemula dan ingin memiliki aset kripto dengan risiko volatilitas yang lebih rendah, kamu bisa memiliki token PAX Gold ini dengan mudah di aplikasi Tokocrypto dengan mencari pasangan perdagangan PAXG/USDT.

Jika ingin masuk ke pasar kripto dan sedang mencari aset kripto pertama dengan risiko rendah tapi tidak ingin memiliki backed crypto asset seperti di atas, maka Bitcoin merupakan pilihan yang paling tepat.

Bitcoin merupakan aset kripto pertama yang diciptakan dan telah eksis sejak tahun 2009, menjadikan Bitcoin sebagai aset dengan reputasi yang kuat dan diakui secara luas di seluruh dunia. Meskipun harganya bisa berfluktuasi, Bitcoin telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan selama bertahun-tahun.

Meski tidak serendah risiko berinvestasi pada aset kripto dengan backed asset, Bitcoin cenderung memiliki risiko yang lebih rendah jika dibandingkan dengan aset kripto lain.

Membeli Bitcoin bagi pemula juga cukup mudah dan murah, hanya dengan bermodal Rp1.600 kamu bisa membeli Bitcoin menggunakan fitur Beli/Jual instan di aplikasi Tokocrypto lho!

Ikuti cara untuk membeli Bitcoin mulai dari Rp1.600 di sini: Mulai Trading di Tokocrypto Mulai dari Rp 1.600*.

Itu dia tiga jenis koin crypto dengan risiko rendah yang cocok bagi pemula. Selamat berinvestasi, dan semoga opsi yang diberikan ini bisa membawa opsi menarik bagi perjalanan awal investasi kamu.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli. 



Sumber : news.tokocrypto.com