Tag Archives: aset kripto

Ethereum Pulih dan Permintaan Kuat, Investor Besar Incar Level $2.900

Ethereum (ETH) menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mengalami penurunan akibat peretasan Bybit.

Meski begitu, harga Ethereum masih turun sekitar 18% dalam 30 hari terakhir, mencerminkan volatilitas pasar yang masih tinggi.

Bahkan, indikator Relative Strength Index (RSI) telah menunjukkan sinyal pemulihan Ethereum yang naik ke level 58,6 dari titik terendah 39,2.

Sekadar informasi, RSI adalah indikator momentum yang dapat digunakan untuk mengukur kecepatan dan perubahan pergerakan harga.

Level RSI di atas 30 menunjukkan potensi pembelian, sementara di atas 70 mengindikasikan kemungkinan adanya koreksi harga.

Dengan RSI saat ini berada di zona netral tetapi cenderung bullish, Ethereum masih memiliki peluang untuk terus menguat jika minat beli tetap tinggi.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 24 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 24 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

Investor Besar (Whale) Meningkatkan Kepemilikan ETH

Dalam sebulan terakhir, jumlah alamat yang memiliki lebih dari 1.000 ETH meningkat dari 5.680 pada 25 Januari menjadi 5.828 pada 22 Februari.

Ini merupakan level tertinggi sejak Desember 2023, menunjukkan adanya akumulasi oleh investor besar, baik dari institusi maupun individu dengan kekayaan tinggi.

Tren ini mengindikasikan bahwa mereka melihat potensi kenaikan harga di masa depan, terutama setelah peretasan Bybit yang sempat menekan harga ETH.

Di sisi lain, akumulasi oleh investor besar dapat berdampak signifikan terhadap harga Ethereum.

Ketika mereka membeli dalam jumlah besar, pasokan yang beredar di pasar menurun, sehingga meningkatkan permintaan dan berpotensi mendorong harga naik.

Sebaliknya, jika para investor besar menjual dalam jumlah besar, maka tekanan jual dapat mengakibatkan harga Ethereum turun secara drastis.

Saat ini, meningkatnya jumlah whale menunjukkan kepercayaan pasar yang lebih kuat terhadap ETH.

Bisakah Ethereum Menembus Level $2.900?

Sementara itu, analisis teknikal menunjukkan bahwa Ethereum berpotensi mengalami Golden Cross, yaitu kondisi di mana garis EMA jangka pendek melintasi EMA jangka panjang, mengindikasikan tren bullish.

Jika ini terjadi, Ethereum diprediksi akan menguji level resistance di sekitar $2.876. Jika berhasil menembus level ini, ETH berpotensi naik ke $3.020 dan bahkan $3.442 dalam tren bullish yang lebih kuat.

Namun, dalam beberapa upaya sebelumnya, Ethereum gagal mempertahankan level di atas $2.900. Seandainya tekanan jual kembali meningkat dan tren turun berlanjut, ETH bisa menguji support di $2.551. Akan tetapi jika support ini tidak bertahan, harga dapat turun lebih jauh ke $2.159.

Ethereum saat ini menunjukkan pemulihan yang cukup baik setelah penurunan signifikan akibat peretasan Bybit. Dengan RSI yang kembali naik dan akumulasi investor besar yang meningkat, ada potensi bagi ETH untuk terus menguat.

Meski demikian, tantangan masih akan tetap ada, terutama dalam menembus level $2.900 (Rp 47,2 juta) yang masih menjadi resistance kuat.

Apabila tren bullish terus berlanjut, Ethereum berpeluang mencapai level lebih tinggi, tetapi jika gagal menembus resistance, kemungkinan koreksi harga tetap ada.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Whale Jual 684.000 ETH, Harga Ethereum Turun Hampir 4%

Pada akhir Mei 2025, pasar Ethereum (ETH) mengalami tekanan signifikan akibat aksi jual besar-besaran oleh para pemegang besar, atau yang dikenal sebagai “whale” kripto.

Dalam 24 jam terakhir, lebih dari 684.000 ETH telah dijual, menyebabkan harga Ethereum turun sebesar 3,95% dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor.

Aksi Jual Whale Kripto: Apa yang Terjadi?

Data on-chain menunjukkan bahwa dua whale Ethereum yang sebelumnya tidak aktif mulai menjual sebagian besar kepemilikan mereka.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 31 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 31 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Salah satu whale mentransfer 959,69 ETH senilai sekitar $2,54 juta ke bursa OKX, sementara whale lainnya menjual 587 ETH senilai $1,56 juta melalui Kraken.

Secara keseluruhan, para whale telah menjual total 684.100 ETH dalam sehari, mencerminkan arus keluar modal besar dari pasar Ethereum.

Baca Juga: EIGEN Melonjak 6,77% Didorong Sentimen Positif Ethereum

Dampak terhadap Harga dan Sentimen Pasar

Aksi jual besar-besaran ini telah menekan harga ETH, yang turun hampir 4% dalam 24 jam terakhir, mendekati level dukungan kritis di sekitar $2.324.

Indikator teknikal seperti rasio beli-jual (Taker’s Buy-Sell Ratio) menunjukkan dominasi penjual, sementara rasio pasokan di bursa mencapai level tertinggi mingguan, menandakan peningkatan tekanan jual. (BTCC)


Analisis dan Prospek ke Depan

Jika tekanan jual berlanjut, ETH berisiko menembus kisaran konsolidasi saat ini antara $2.400 dan $2.700, yang dapat menyebabkan penurunan lebih lanjut.

Namun, jika pasar mampu menyerap tekanan jual ini, ETH mungkin tetap berada dalam kisaran tersebut.

Aksi jual oleh paus Ethereum telah menciptakan volatilitas signifikan di pasar, menekan harga dan mempengaruhi sentimen investor.

Investor disarankan untuk memantau perkembangan pasar dengan cermat dan mempertimbangkan strategi manajemen risiko yang tepat dalam menghadapi kondisi pasar yang tidak menentu ini.

Baca Juga: Ethereum Segera Berbenah: Node Lebih Hemat, Aksesibilitas Meningkat


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Anjlok, Investor Panik Jual: Akankah BTC Segera Pulih?

Bitcoin (BTC) mengalami volatilitas tinggi dalam 24 jam terakhir, memicu aksi jual panik dari pemegang jangka pendek (STH) seperti dikabarkan oleh Ambcrypto pada Senin (24/2).

Penurunan harga Bitcoin ini dipicu oleh kabar peretasan Bybit, yang membuat banyak investor buru-buru menjual aset mereka untuk menghindari kerugian lebih besar. Lantas, bagaimana dampaknya terhadap masa depan BTC?

Bitcoin Turun Akibat Panic Selling

Kejatuhan harga BTC dalam waktu singkat membuat STH mengalami kerugian besar. Analisis dari 90-Day Active Supply menunjukkan adanya penurunan signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Hal ini mengindikasikan bahwa banyak pemegang BTC jangka pendek telah keluar dari pasar.

Sementara itu, indikator teknikal menunjukkan tren bearish. Grafik BTC pada time frame 4 jam di Binance mencatat beberapa indikator bearish.

EMA (Exponential Moving Average) menunjukkan crossover bearish, dengan EMA 9 melintas di bawah EMA 26, menandakan tren turun dalam jangka pendek.

Selain itu, Relative Strength Index (RSI) berada di level 46,05, menunjukkan bahwa BTC masih dalam fase konsolidasi. Jika RSI naik di atas 50, sentimen bullish bisa kembali dan mendukung pemulihan harga.

Meskipun tekanan jual termasuk tinggi, tapi tetap ada potensi titik balik. Data dari CryptoQuant mencatat bahwa Short-Term Holder Profit & Loss (P&L) to Exchanges Sum menunjukkan puncak kerugian mencapai -43,9K BTC.

Mayoritas aksi jual terjadi di kisaran harga $90K (Rp 1,4 juta) hingga $95K (1,5 juta), menunjukkan kepanikan besar di kalangan investor jangka pendek.

Tren ini mengingatkan pada pola yang terjadi di awal 2022, di mana aksi jual besar-besaran akhirnya membuka peluang untuk pemulihan harga dalam waktu singkat.

Likuiditas BTC Berkurang, Sinyal Pemulihan?

Secara terpisah, analisis dari 90-Day Active Supply menunjukkan bahwa pasokan aktif BTC terus berkurang. Pada awal 2025, jumlah pasokan aktif hanya sekitar 4 juta BTC, turun dari 6 juta BTC pada akhir 2024.

Dalam sejarah Bitcoin, penurunan pasokan aktif sering kali mengarah pada stabilisasi harga. Hal serupa terjadi pada 2018, di mana penurunan pasokan aktif mendahului pemulihan harga setelah aksi jual besar-besaran.

Di sisi lain, data dari IntoTheBlock menunjukkan bahwa netflow BTC di bursa mengalami penurunan tajam dalam 24 jam terakhir, dengan total net outflow sebesar -546,11 BTC.

Nilai tersebut berbanding terbalik dengan rata-rata inflow +1,29K BTC dalam 30 hari terakhir. Penurunan netflow ini menunjukkan bahwa pemegang BTC mulai menarik aset mereka ke dompet pribadi, yang biasanya menandakan berkurangnya tekanan jual.

Sebelumnya, fenomena ini pernah terjadi pada pertengahan 2021, atau ketika harga BTC kembali naik.

Saat itu, aksi jual panik dari investor jangka pendek mungkin menandai titik terendah lokal BTC, membuka peluang pemulihan harga dalam waktu dekat.

Meskipun volatilitas jangka pendek masih tinggi, indikator fundamental menunjukkan potensi pemulihan seiring berkurangnya tekanan jual di bursa.

Namun, investor tetap perlu berhati-hati dalam mengambil keputusan, mengingat pasar kripto masih sangat dinamis dan dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal.

_______________

Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Open Interest Anjlok, Tren Bearish Menguat

Shiba Inu (SHIB), salah satu meme coin terpopuler, mengalami tekanan pasar yang signifikan.

Dalam 24 jam terakhir, open interest—indikator jumlah kontrak derivatif terbuka—turun tajam sebesar 24,59%, mencerminkan penurunan minat spekulatif terhadap aset ini.

Open Interest Menurun: Apa Artinya?

Penurunan open interest sebesar 24,59% menunjukkan bahwa banyak trader menutup posisi mereka, baik karena realisasi keuntungan maupun menghindari kerugian lebih lanjut.

Hal ini mencerminkan sentimen pasar yang negatif dan ketidakpastian terhadap pergerakan harga Shiba Inu dalam waktu dekat.

Baca Juga: Shiba Inu Melemah: Minat Sosial Turun, Harga Terkoreksi

Analisis Teknikal: Pola Descending Triangle dan Risiko Penurunan Harga

Secara teknikal, SHIB membentuk pola descending triangle, yang sering kali menjadi pertanda kelanjutan tren bearish.

Jika harga menembus batas bawah pola ini, ada potensi penurunan lebih lanjut menuju level support berikutnya.

Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Sabtu, 31 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Sabtu, 31 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Aktivitas Pembakaran Token: Upaya Mengurangi Pasokan

Dalam upaya meningkatkan nilai token, komunitas SHIB telah membakar lebih dari 143 juta token dalam seminggu terakhir. Meskipun pembakaran ini bertujuan untuk mengurangi pasokan dan meningkatkan harga, dampaknya terhadap harga SHIB belum signifikan.

Baca Juga: Tingkat Pembakaran Shiba Inu Naik Drastis 1866%, Apa Penyebabnya?

Waspadai Tren Bearish

Penurunan open interest yang tajam, pola teknikal bearish, dan sentimen pasar yang negatif menunjukkan bahwa SHIB berada dalam fase koreksi.

Investor dan trader disarankan untuk berhati-hati dan mempertimbangkan risiko sebelum mengambil posisi dalam aset ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bybit Diretas, Harga XRP Turun

Harga XRP telah menurun dalam satu minggu terakhir, sehingga menimbulkan dampak ketidakpastian tentang masa depan mata uang digital besutan Ripple tersebut.

Bukan hanya XRP saja yang membuat para trader was-was, pelanggaran keamanan yang signifikan di bursa mata uang kripto Bybit telah menambah kekhawatiran pasar.

Untuk diketahui, XRP saat ini diperdagangkan pada nilai $4,06 , menandai peningkatan 1% dari satu jam yang lalu tetapi penurunan 2,2% sejak kemarin.

Selama tujuh hari terakhir , XRP telah kehilangan 7,8% nilainya. Penurunan 30 hari sekarang mencapai 18% , menunjukkan tren penurunan yang berkelanjutan. Sedangkan volume perdagangan hariannya mencapai $8,19 miliar dalam 24 jam terakhir.

Prediksi Harga XRP

Ada dua kemungkinan skenario untuk pergerakan harga XRP pada beberapa waktu ke depan.

Skenario pertama, pemulihan harga XRP mungkin dimulai karena telah menyelesaikan fase koreksinya. Jika harga stabil, harganya bisa naik ke $3,40 yang merupakan harga tertinggi sebelumnya. Akan tetapi, jika turun di bawah $2,47, skenario ini tidak berlaku lagi.

Skenario kedua, akan ada koreksi lebih lama lagi. XRP mungkin masih mengalami penurunan pasar.

Jika jatuh di bawah $2,52 , harganya mungkin turun lebih jauh ke $2,26-$2,31 .Kemungkinan level dukungan mencakup $2,22, $2,10, atau bahkan $1,95 sebelum pemulihan apa pun.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 23 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 23 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

Peretasan Bybit

Di sisi lain, peretasan besar telah melanda Bybit, salah satu bursa mata uang kripto terbesar di dunia.

Peretasan Bybit mengakibatkan lebih dari $1,1 miliar dicuri. Aset yang dicuri termasuk Ethereum yang dipertaruhkan secara likuid (stETH), Mantle Staked ETH (mETH), dan token ERC-20 lainnya.

Menurut laporan Colitco pada Minggu (23/3), analis keamanan onchain ZachXBT adalah orang pertama yang mendeteksi pelanggaran tersebut. Kelompok peretas Korea Utara Lazarus pun telah dikaitkan dengan serangan tersebut.

Salah satu pendiri sekaligus CEO Bybit, Ben Zhou, pun menanggapi pelanggaran tersebut dan membagikan informasi terbaru Terkait peretasan tersebut.

“Yakinlah bahwa semua dompet kripto lainnya aman. Semua penarikan bersifat normal. Saya akan terus memberi tahu kalian jika ada perkembangan. Jika ada tim yang dapat membantu kami melacak dana yang dicuri, kami akan sangat menghargainya.”

Meski diretas, lanjut Ben Zhou, pihaknya sama sekali tidak memiliki rencana untuk menangguhkan atau membatalkan penarikan dari para trader.

“Saat ini, kami masih menerima semua permintaan penarikan, dan, faktanya, 70% di antaranya telah disetujui dan diproses. Masih banyak kemacetan jaringan, jadi kami memprosesnya secepat mungkin,” pungkasnya.

Terkait kronologi peretasan Bybit, insiden ini berawal dari pemindahan dompet multitanda tangan Bybit. Transaksi tersebut disamarkan agar tampak sah tetapi mengandung kode sumber berbahaya.

Peretas mengubah logika kontrak pintar dompet untuk mencuri dana. Bybit kini tengah mengamankan pinjaman untuk mempertahankan operasi sembari memulihkan kerugian yang dialami perusahaan.

Efek Domino

Peretasan Bybit telah menimbulkan kekhawatiran atas keamanan bursa dan dapat memengaruhi kepercayaan investor. XRP dan altcoin lainnya mungkin menghadapi volatilitas jangka pendek lebih lanjut.

Reaksi pasar terhadap upaya pemulihan Bybit akan sangat penting. Maka dari itu, trader harus memantau tingkat harga XRP dengan cermat, terutama $2,52 dan $3,40.

Sementara itu, XRP terus berjuang di tengah ketidakpastian pasar kripto yang lebih luas. Peretasan Bybit telah menambah tekanan, membuat investor berhati-hati.

Apakah XRP pulih atau melanjutkan tren penurunannya bergantung pada pergerakan harga yang akan datang dan sentimen pasar secara keseluruhan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kinerja Terkini dan Potensi di Pasar Kripto

WalletConnect Token (WCT) telah menarik perhatian komunitas kripto global dengan lonjakan harga yang signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Diperdagangkan di berbagai bursa kripto terkemuka, termasuk Tokocrypto, WCT menunjukkan volatilitas tinggi yang menarik bagi para trader dan investor.

Performa Harga Terkini

Saat ini, harga WCT diperdagangkan di kisaran $1.31 USD, mengalami peningkatan sekitar 30% dalam 24 jam terakhir.

Harga tertinggi dalam periode ini mencapai $1.34 USD, sementara harga terendah berada di $1.003 USD.

Volume perdagangan harian WCT mencapai lebih dari $1 miliar USD, menunjukkan likuiditas yang tinggi dan minat yang kuat dari pasar.

Pergerakan harga WalletConnect (WCT/USDT) pada Jumat, 30 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga WalletConnect (WCT/USDT) pada Jumat, 30 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Fundamental dan Tokenomik

WCT memiliki total pasokan maksimum sebesar 1 miliar token, dengan sekitar 186 juta token beredar di pasar saat ini.

Kapitalisasi pasar WCT mencapai sekitar $241 juta USD, menempatkannya di peringkat #184 dalam daftar CoinMarketCap.

Baca Juga: Harga WCT Naik 10% Usai Pengumuman Besar dari WalletConnect

Platform Perdagangan

WCT tersedia di berbagai bursa kripto global, termasuk:

  • Tokocrypto: Bursa kripto Indonesia yang menawarkan pasangan perdagangan WCT/USDT dengan volume perdagangan yang signifikan.
  • Binance: Salah satu bursa kripto terbesar di dunia yang menyediakan akses luas ke WCT.
  • MEXC: Bursa kripto yang dikenal dengan berbagai altcoin, termasuk WCT.

Baca Juga: WCT Melonjak 28,93%: WalletConnect Hadirkan Terobosan Baru Web3

Analisis dan Prospek

Lonjakan harga WCT baru-baru ini mencerminkan minat yang meningkat terhadap token ini.

Namun, volatilitas tinggi juga menunjukkan risiko yang perlu diperhatikan oleh para investor.

Dengan volume perdagangan yang besar dan ketersediaan di berbagai bursa utama, WCT menunjukkan potensi pertumbuhan yang menarik.

Namun, penting bagi investor untuk melakukan analisis mendalam dan mempertimbangkan faktor risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

Secara keseluruhan, WalletConnect Token (WCT) telah menunjukkan performa yang mengesankan dalam waktu singkat, menarik perhatian komunitas kripto global.

Dengan fundamental yang solid dan dukungan dari berbagai bursa terkemuka, WCT layak untuk dipantau lebih lanjut oleh para investor yang mencari peluang di pasar kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Hampir $3.000: Didorong Bullish dan Institusional

Ethereum (ETH) menunjukkan performa yang mengesankan dalam beberapa minggu terakhir, dengan harga saat ini berada di sekitar $2.627,09 USD.

Meskipun mengalami sedikit penurunan sebesar 4,32% dalam 24 jam terakhir, ETH telah menunjukkan tren naik yang kuat sejak awal kuartal kedua 2025.

Kenaikan ini didorong oleh faktor teknikal yang positif dan meningkatnya minat institusional terhadap aset kripto ini.

Baca Juga: Ethereum Segera Berbenah: Node Lebih Hemat, Aksesibilitas Meningkat

Pola Teknikal Menunjukkan Potensi Breakout

Analisis teknikal menunjukkan bahwa ETH membentuk pola “ascending triangle”, yang sering kali menjadi indikasi potensi breakout ke atas.

Pola ini ditandai dengan garis resistensi horizontal dan garis dukungan yang naik, mencerminkan tekanan beli yang meningkat.

Jika ETH berhasil menembus resistensi di sekitar $2.700, analis memperkirakan harga dapat melanjutkan kenaikan menuju $3.000 atau lebih tinggi.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 30 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 30 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Minat Institusional Meningkat

Selain faktor teknikal, minat dari investor institusional juga memberikan dorongan positif bagi ETH.

Beberapa perusahaan besar telah menunjukkan ketertarikan untuk menambahkan Ethereum ke dalam portofolio mereka, melihatnya sebagai aset digital yang memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.

Langkah ini mencerminkan kepercayaan yang meningkat terhadap Ethereum sebagai platform blockchain yang solid dan inovatif.

Prediksi Harga dan Prospek Masa Depan

Dengan mempertimbangkan faktor teknikal dan fundamental, beberapa analis memperkirakan bahwa harga Ethereum dapat mencapai $3.000 dalam waktu dekat.

Jika momentum positif ini berlanjut, target harga jangka menengah hingga akhir tahun 2025 dapat berada di kisaran $4.900 hingga $5.950.

Baca Juga: Ethereum Bangkit Pasca Upgrade Pectra: Aliran Dana Tembus $785 Juta

Ethereum berada dalam posisi yang kuat untuk melanjutkan tren naiknya, didukung oleh pola teknikal yang bullish dan minat yang meningkat dari investor institusional.

Meskipun pasar kripto tetap volatil, indikator saat ini menunjukkan bahwa ETH memiliki potensi untuk mencapai dan melampaui level $3.000 dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Node Lebih Hemat, Aksesibilitas Meningkat

Ethereum, salah satu platform blockchain terbesar di dunia, sedang merancang pembaruan signifikan untuk mengurangi biaya operasional node dan meningkatkan partisipasi dalam jaringan.

Langkah ini dipelopori oleh Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, yang mengusulkan pendekatan “local-first” untuk node Ethereum.

Tantangan Operasional Node Ethereum Saat Ini

Menurut laporan Catenaa Investor pada Kamis (29/5), mengoperasikan node penuh Ethereum saat ini memerlukan sumber daya yang besar.

Data dari Etherscan menunjukkan bahwa ukuran penyimpanan untuk node penuh melebihi 1,3 terabyte, dan meskipun ada upaya efisiensi seperti pruning, kebutuhan akan perangkat keras, bandwidth, dan waktu aktif tetap signifikan.

Hal ini membuat banyak infrastruktur jaringan bergantung pada platform cloud, perusahaan validator besar, atau penyedia API terpusat seperti Infura atau Alchemy, yang menurut para kritikus melemahkan janji awal Ethereum sebagai sistem yang tanpa kepercayaan dan tahan sensor.

Baca Juga: Ethereum Bangkit Pasca Upgrade Pectra: Aliran Dana Tembus $785 Juta

Pendekatan “Local-First” untuk Node Ethereum

Dalam proposal terbaru, Buterin mengusulkan desain node “local-first” yang memungkinkan pengguna mengoperasikan node pada perangkat konsumen standar tanpa perlu menyimpan seluruh riwayat blockchain Ethereum.

Sebaliknya, node akan menyimpan hanya subset dari status Ethereum yang relevan dengan aktivitas pengguna dan akan memverifikasi data historis atau off-chain sesuai permintaan.

Implementasi EIP-4444 dan Node Tanpa Status

Salah satu komponen utama dari rencana ini adalah implementasi Ethereum Improvement Proposal (EIP) 4444, yang bertujuan untuk membatasi node dalam menyimpan data historis hanya untuk 36 hari terakhir.

Hal ini akan mengurangi kebutuhan ruang disk secara signifikan, membuat operasi node lebih ringan dan lebih mudah diakses.

Selain itu, Buterin juga mengusulkan pembuatan solusi terdistribusi untuk menyimpan data historis dan penyesuaian harga gas untuk membuat penyimpanan lebih mahal sambil mengurangi biaya eksekusi.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 29 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 29 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dampak dan Implikasi Lebih Luas

Jika berhasil, pergeseran Ethereum menuju node “local-first” dapat menjadi preseden bagi blockchain lain yang menghadapi masalah serupa.

Bitcoin, misalnya, telah lama menghadapi kritik karena sentralisasi infrastruktur node-nya di server cloud, dan Layer-1 baru seperti Solana dan Avalanche menghadapi tekanan untuk meningkatkan desentralisasi tanpa mengorbankan kinerja.

Proposal Vitalik Buterin untuk mengurangi biaya dan kompleksitas operasional node Ethereum melalui pendekatan “local-first” dan implementasi EIP-4444 merupakan langkah signifikan menuju peningkatan desentralisasi dan aksesibilitas jaringan.

Dengan memungkinkan lebih banyak pengguna untuk menjalankan node tanpa memerlukan sumber daya besar, Ethereum dapat memperkuat posisinya sebagai platform blockchain yang inklusif dan tahan sensor.

Baca Juga: Whale Beraksi, Harga Ethereum Berpotensi Kembali ke $2.600

Langkah-langkah ini mencerminkan upaya berkelanjutan Ethereum untuk menyeimbangkan desentralisasi dan skalabilitas, memastikan bahwa jaringan tetap efisien dan dapat diakses oleh semua pengguna di masa depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin di Tangan Kuat, ‘Diamond Hands’ Bawa Optimisme Pasar

Dalam beberapa hari terakhir, Bitcoin (BTC) diperdagangkan dalam kisaran sempit antara $106.229 hingga $111.807, setelah mencapai rekor tertinggi baru di $111.814.

Meskipun terjadi peningkatan tekanan jual dari para penambang setelah pencapaian tertinggi tersebut, harga Bitcoin berhasil bertahan di atas $108.000.

Data on-chain menunjukkan bahwa para pemegang jangka panjang, atau yang dikenal sebagai ‘diamond hands’, menyerap semua tekanan jual ini.

Baca Juga: Robert Kiyosaki: 0,01 Bitcoin Bisa Membuat Kaya Dalam 2 Tahun

Pemegang Jangka Panjang Kembali Mengakumulasi

Menurut platform analitik on-chain CryptoQuant, indikator Long-Term Holder (LTH) Spending Binary telah turun ke level terendah sejak September 2024.

Rata-rata pergerakan 15 hari dari metrik ini menunjukkan bahwa aktivitas penjualan dari pemegang jangka panjang berada di zona minimal. Historisnya, zona ini sering kali mendahului pergerakan bullish dalam harga Bitcoin.

Secara paralel, pasokan yang dimiliki oleh pemegang jangka panjang telah meningkat sekitar 300.000 BTC dalam 20 hari terakhir.

Saat ini, sekitar 14,6 juta BTC, atau sekitar 74% dari total pasokan yang beredar, berada di alamat yang diklasifikasikan sebagai pemegang jangka panjang.

Ini menunjukkan bahwa para ‘diamond hands’ tidak hanya menahan diri dari menjual saat harga mencapai puncak baru, tetapi juga aktif mengakumulasi.

Mengapa Ini Positif untuk Pasar

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 29 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 29 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Peningkatan signifikan dalam pasokan pemegang jangka panjang, dikombinasikan dengan aktivitas penjualan yang minimal, mengungkapkan kekuatan tersembunyi di pasar.

Perilaku saat ini dari investor jangka panjang juga menunjukkan kepercayaan mereka terhadap valuasi Bitcoin pada level saat ini, meskipun terjadi lonjakan harga baru-baru ini.

Banyak dari pemegang jangka panjang ini berada dalam keuntungan substansial, namun tetap memilih untuk menahan.

Ini berbeda dengan pemegang jangka pendek, yang secara kolektif telah merealisasikan lebih dari $11,6 miliar dalam keuntungan selama bulan lalu.

Baca Juga: Perilaku Investor Bitcoin: Kunci Dibalik Tren Harga

Perilaku akumulasi dari ‘diamond hands’ menunjukkan kepercayaan yang kuat terhadap prospek jangka panjang Bitcoin.

Dengan sebagian besar pasokan berada di tangan pemegang jangka panjang yang tidak aktif menjual, tekanan jual berkurang, yang dapat mendukung pergerakan harga yang lebih tinggi di masa depan.

Jika tren ini berlanjut, pasar dapat melihat momentum bullish yang berkelanjutan dalam beberapa bulan mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

VivoPower Terapkan Strategi Treasury XRP $121 Juta, Trump Terlibat?

VivoPower International, perusahaan energi yang terdaftar di NASDAQ, baru-baru ini mengumumkan penggalangan dana sebesar $121 juta melalui penempatan saham pribadi untuk meluncurkan strategi treasury digital yang berfokus pada XRP.

Langkah ini menjadikan VivoPower sebagai perusahaan publik pertama yang secara resmi mengadopsi XRP sebagai bagian dari cadangan treasury-nya.

Keterlibatan Tokoh-Tokoh Terkemuka

Penggalangan dana ini dipimpin oleh Pangeran Abdulaziz bin Turki Al Saud dari Arab Saudi, yang dikenal sebagai investor jangka panjang dalam aset digital dan XRP.

Dalam pernyataannya, Pangeran Abdulaziz mengungkapkan bahwa timnya bertemu dengan Presiden Donald Trump dan kelompok kepemimpinannya selama kunjungan terbaru ke Arab Saudi.

Diskusi tersebut diyakini berperan penting dalam percepatan rencana strategi treasury yang berfokus pada XRP.

Baca Juga: Harga XRP Tertekan, Akankah Penurunan Lanjutan Terjadi?

Strategi Treasury Berbasis XRP

VivoPower berencana menggunakan sebagian besar dana yang diperoleh untuk membeli dan menyimpan XRP sebagai bagian dari strategi treasury-nya.

Langkah ini mencerminkan tren yang berkembang di mana perusahaan-perusahaan mulai menambahkan cryptocurrency ke dalam neraca mereka sebagai aset cadangan.

Dukungan dari Pemerintah AS

Menariknya, XRP diharapkan menjadi salah satu dari lima aset digital yang akan diakumulasi oleh Pemerintah AS sebagai bagian dari “Strategic Bitcoin Reserve” dan “United States Digital Asset Stockpile” yang baru-baru ini diumumkan oleh Presiden Donald Trump.

Langkah ini menunjukkan perubahan signifikan dalam pendekatan pemerintah terhadap aset digital, dengan XRP menjadi bagian integral dari strategi tersebut.

Implikasi bagi Pasar Cryptocurrency

Langkah VivoPower ini dapat memiliki dampak signifikan terhadap adopsi institusional XRP dan aset digital lainnya.

Dengan dukungan dari tokoh-tokoh terkemuka dan pemerintah, strategi treasury berbasis cryptocurrency dapat menjadi tren yang lebih umum di kalangan perusahaan publik.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 29 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 29 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Total Profit Jika Beli XRP Rp2jt/Bulan Sampai Hari Ini

Peluncuran strategi treasury berbasis XRP oleh VivoPower, dengan dukungan dari Pangeran Abdulaziz dan kemungkinan keterlibatan Presiden Trump, menandai langkah penting dalam integrasi aset digital ke dalam keuangan perusahaan dan kebijakan pemerintah.

Langkah ini tidak hanya memperkuat posisi XRP di pasar tetapi juga membuka jalan bagi adopsi yang lebih luas dari cryptocurrency dalam dunia bisnis dan pemerintahan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com