Tag Archives: aset kripto

Awas, Badai Kenaikan! Bitcoin Mendekati Harga Rp2 Miliar

Bitcoin (BTC) kembali mencatat pergerakan harga yang solid di pasar kripto.

Pada perdagangan terbaru, BTC diperdagangkan di level $117,243.77 per koin, naik tipis sebesar +0.08% dalam 24 jam terakhir.

Meski kenaikan harian terlihat moderat, secara keseluruhan Bitcoin masih memegang posisi kuat sebagai pemimpin pasar kripto dengan kapitalisasi mencapai $2,335.78 miliar USD.

Pergerakan harga BTC dalam 90 hari terakhir memperlihatkan tren menguat signifikan dengan lonjakan hingga +11.89%, meskipun sempat terkoreksi sekitar -0.62% dalam 60 hari terakhir.

Rekor tertinggi Bitcoin saat ini masih tercatat di $124,457.12, yang tidak terlalu jauh dari level harga saat ini.

Dengan sirkulasi pasokan 19.92 juta BTC dari total maksimum 21 juta BTC, pasar terus menunjukkan keyakinan terhadap kelangkaan aset digital ini.

Baca Juga: Dari Tekanan ke Kemenangan, Bitcoin Kembali Meroket ke $116K!

Fondasi Kenaikan Harga Bitcoin

Ada beberapa faktor utama yang mendukung stabilnya reli harga Bitcoin hingga menembus kisaran $117 ribu:

  1. Sentimen Makroekonomi Positif
    Tren suku bunga global yang mulai stabil, bahkan kemungkinan penurunan di beberapa negara maju, memberikan dorongan besar bagi aset berisiko seperti kripto. Investor kembali melihat Bitcoin sebagai lindung nilai (hedge) terhadap inflasi, sekaligus sebagai alternatif investasi di tengah ketidakpastian pasar saham.
  2. Adopsi Institusional yang Menguat
    Masuknya dana besar melalui ETF Bitcoin spot dan semakin banyaknya perusahaan publik yang menambahkan BTC ke portofolio keuangan mereka menjadi katalis utama. Kapitalisasi pasar BTC yang tembus di atas $2,3 triliun menunjukkan bahwa Bitcoin kini bukan lagi aset spekulatif semata, melainkan instrumen investasi yang semakin mapan.
  3. Kelangkaan Pasokan
    Dengan 94.87% total supply sudah beredar, Bitcoin semakin langka di pasar. Hal ini diperkuat oleh aksi akumulasi dari investor jangka panjang (whales) yang memilih menyimpan BTC mereka, sehingga mengurangi likuiditas di bursa. Kondisi ini menciptakan tekanan permintaan yang lebih tinggi dibanding pasokan.
  4. Kedekatan dengan Rekor Tertinggi
    Level harga tertinggi sepanjang masa di $124,457.12 hanya berjarak sekitar 6% dari harga saat ini. Kedekatan ini memicu optimisme bahwa BTC akan segera menguji level resistance psikologis tersebut, memicu FOMO (fear of missing out) di kalangan investor baru.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 18 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 18 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Perbandingan Performa Harga

Dalam beberapa rentang waktu, performa BTC menunjukkan tren positif:

  • Hari ini: naik tipis +0.03% atau sekitar $37.71.
  • 30 hari terakhir: menguat +1.74% dengan tambahan lebih dari $2,000.
  • 90 hari terakhir: lonjakan impresif +11.89% atau sekitar $12,442.39.

Meski ada sedikit tekanan di periode 60 hari dengan penurunan -0.62%, tren jangka menengah tetap mengarah naik.

Hal ini memperlihatkan bahwa koreksi minor hanyalah bagian dari konsolidasi pasar sebelum menguji level lebih tinggi.

Prediksi Harga Bitcoin ke Depan

Dengan dukungan fundamental yang kuat, peluang Bitcoin untuk kembali menembus rekor tertinggi terlihat cukup besar.

Beberapa analis memperkirakan harga BTC bisa menyentuh kisaran $125,000 – $130,000 dalam beberapa bulan ke depan, terutama jika arus masuk dari ETF dan investor institusional terus meningkat.

Namun, investor juga perlu mewaspadai faktor risiko seperti regulasi baru di sektor kripto, potensi aksi ambil untung ketika BTC mencapai level ATH, serta kondisi makroekonomi global yang bisa berubah sewaktu-waktu.

Baca Juga: Menari di Atas Gelombang Volatilitas, Harga Bitcoin Turun Tipis

Bitcoin kembali menegaskan posisinya sebagai raja aset digital dengan pergerakan harga yang stabil di atas $117 ribu.

Dukungan sentimen makro positif, arus investasi institusional, serta kelangkaan pasokan menjadi motor utama reli ini.

Dengan tren yang masih mengarah naik, BTC berpotensi kembali mencetak sejarah baru dalam waktu dekat.

Optimisme pasar tetap tinggi, dan sekali lagi Bitcoin menunjukkan bahwa statusnya sebagai emas digital bukan hanya sekadar narasi, melainkan realitas yang kini diakui oleh investor global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Token Mubarak Naik Drastis, Apa Rahasianya?

Pasar kripto kembali diramaikan oleh kabar mengejutkan dari token Mubarak (MUBARAK).

Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat bahwa harga Mubarak melesat +28,62% hingga menyentuh level $0,038732 per token.

Kenaikan signifikan tersebut langsung menarik perhatian investor ritel maupun komunitas kripto, terlebih dengan volume perdagangan harian yang tembus $139,19 juta USD, angka yang cukup besar untuk aset dengan kapitalisasi pasar hanya $38,73 juta USD.

Lonjakan ini menempatkan Mubarak di peringkat ke-675 berdasarkan kapitalisasi pasar global, sebuah pencapaian yang tidak bisa dianggap remeh untuk proyek yang relatif masih berada di kategori “mid to low cap”.

Baca Juga: Waspada! Validator Solana Raup $1,3 Juta Karena Sandwich Attack

Posisi Pasar Mubarak Saat Ini

Dengan total pasokan maksimum 1 miliar token yang seluruhnya sudah beredar di pasar, Mubarak menawarkan kondisi transparansi sirkulasi yang jarang ditemui pada beberapa altcoin lain.

Kapitalisasi pasarnya memang masih jauh dibandingkan raksasa kripto seperti Bitcoin atau Ethereum, namun likuiditas perdagangan yang tinggi dalam 24 jam terakhir menunjukkan tingginya minat pasar.

Pergerakan harga Mubarak juga terbilang volatil, di mana dalam 24 jam terakhir sempat menyentuh titik terendah $0,02993 dan tertinggi $0,044054.

Fluktuasi ini membuka peluang besar bagi trader harian untuk meraup keuntungan cepat, meski tentu dengan risiko tinggi.

Pergerakan harga Mubarak (MUBARAK/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Mubarak (MUBARAK/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Faktor yang Mendorong Kenaikan Harga

Ada beberapa faktor yang dapat menjelaskan mengapa Mubarak mengalami kenaikan harga signifikan dalam waktu singkat:

  1. Lonjakan Volume Perdagangan
    Volume perdagangan MUBARAK yang melonjak hingga $139,19 juta USD mengindikasikan masuknya likuiditas baru, baik dari investor ritel maupun spekulatif. Biasanya, lonjakan volume besar seperti ini menjadi katalis utama pergerakan harga cepat.
  2. Momentum Pasar Altcoin
    Dalam beberapa minggu terakhir, altcoin dengan kapitalisasi kecil hingga menengah mulai mencuri perhatian investor yang mencari “next big thing”. Mubarak tampaknya masuk dalam radar trader yang ingin mencari keuntungan lebih tinggi di luar aset utama seperti BTC atau ETH.
  3. Psikologi Pasar dan Narasi Baru
    Nama token “Mubarak” sendiri cukup unik, sehingga menarik perhatian komunitas. Dalam dunia kripto, narasi dan branding terkadang mampu menciptakan hype yang mempercepat adopsi jangka pendek.
  4. Rebound dari Penurunan Sebelumnya
    Jika menilik data historis, dalam 60 hari terakhir Mubarak sempat turun -13,90%, sebelum akhirnya memantul dan mencatatkan kenaikan dua digit dalam 7 hari terakhir. Kenaikan ini bisa dilihat sebagai fase “pemulihan harga” atau bahkan awal tren bullish baru.

Prediksi Harga Mubarak ke Depan

Meski saat ini harga masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di level $0,215803, tren positif dalam sepekan terakhir menandakan adanya peluang menuju penguatan lebih lanjut.

  • Jangka Pendek (1–2 minggu): Jika volume perdagangan tetap tinggi, harga berpotensi menguji kembali resistance psikologis di kisaran $0,05 – $0,06.
  • Jangka Menengah (1–3 bulan): Apabila tren pasar altcoin semakin kuat, Mubarak bisa menargetkan level $0,08 – $0,1, mendekati setengah dari ATH.
  • Jangka Panjang: Untuk kembali ke level ATH $0,21, Mubarak harus memiliki katalis fundamental yang lebih jelas, seperti adopsi nyata, kemitraan strategis, atau peningkatan ekosistem.

Namun, perlu dicatat bahwa volatilitas tinggi bisa menjadi pedang bermata dua. Koreksi tajam bisa saja terjadi sewaktu-waktu, terutama jika kenaikan ini hanya dipicu oleh spekulasi jangka pendek.

Baca Juga: Wintermute Dorong Likuiditas Token Mubarak, Harga Naik 10,66%

Mubarak saat ini berada di fase yang sangat menarik: kapitalisasi pasar relatif kecil namun didukung oleh volume perdagangan tinggi dan tren kenaikan harga yang agresif.

Dalam 24 jam terakhir saja, token ini mencatat kenaikan hampir 30%, membuatnya menjadi salah satu altcoin dengan performa terbaik di pasar.

Bagi trader yang berani mengambil risiko, MUBARAK menawarkan peluang keuntungan signifikan. Namun, bagi investor jangka panjang, masih diperlukan analisis lebih dalam mengenai fundamental proyek ini sebelum mengalokasikan modal besar.

Dengan kondisi saat ini, satu hal pasti: Mubarak telah berhasil mencuri perhatian pasar kripto global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dari Tekanan ke Kemenangan, Bitcoin Kembali Meroket ke $116K!

Bitcoin (BTC), raja kripto yang terus mendominasi pasar global, kembali menunjukkan taringnya dengan lonjakan harga harian +1,35%.

Saat ini, BTC diperdagangkan di level $116,764 per koin, dengan kapitalisasi pasar fantastis mencapai $2,326 miliar.

Volume perdagangan 24 jam yang menembus $46 miliar menandakan geliat transaksi yang sangat aktif, menegaskan bahwa Bitcoin masih menjadi pilihan utama investor di tengah dinamika pasar kripto.

Baca Juga: Crypto Fear and Greed Index Mendingin, Bitcoin Diam di $114K

Posisi Pasar Bitcoin

Sebagai aset kripto nomor satu, Bitcoin menguasai hampir seluruh perhatian pasar dengan sirkulasi pasokan 19,92 juta BTC, atau sekitar 94,87% dari total maksimum 21 juta BTC.

Dengan pasokan yang semakin mendekati batas akhir, kelangkaan (scarcity) kian memperkuat nilai intrinsik Bitcoin.

Dalam 90 hari terakhir, BTC mencatat pertumbuhan mengesankan sebesar +11,27%, meski sempat terkoreksi tipis -1,35% dalam 60 hari terakhir.

Jika ditarik ke periode 30 hari, harga masih naik +1,11%, menunjukkan tren yang relatif stabil di tengah volatilitas.

Menariknya, dalam sepekan terakhir, Bitcoin juga sudah tumbuh +4,65%, mengindikasikan adanya dorongan baru yang bisa membawa BTC mendekati kembali level tertinggi sepanjang masa (ATH) di $124,457.

Faktor yang Mendorong Kenaikan Harga

Beberapa faktor kunci memengaruhi pergerakan bullish Bitcoin saat ini:

  1. Optimisme Makroekonomi
    Pasar kripto mendapatkan dorongan dari spekulasi penurunan suku bunga global dan pelonggaran kebijakan moneter. Kondisi ini membuat investor melirik aset berisiko seperti Bitcoin sebagai alternatif lindung nilai.
  2. Arus Masuk Dana Institusional
    Exchange Traded Fund (ETF) berbasis Bitcoin semakin menyedot minat investor besar. Lonjakan volume perdagangan harian yang tinggi menjadi indikasi bahwa dana institusional semakin agresif mengakumulasi BTC.
  3. Halving Effect Masih Terasa
    Efek psikologis dan fundamental dari halving terbaru masih berpengaruh. Dengan semakin terbatasnya pasokan baru, tekanan suplai memberikan dorongan tambahan bagi kenaikan harga.
  4. Sentimen Positif dari Pasar Kripto Secara Umum
    Lonjakan minat terhadap aset kripto lain, terutama Ethereum dan beberapa altcoin papan atas, turut meningkatkan kepercayaan pasar. Namun, Bitcoin tetap menjadi “safe haven” di ekosistem kripto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Prediksi Harga Bitcoin

Jika momentum bullish berlanjut, analis memperkirakan BTC berpotensi menguji ulang level ATH di $124,000 – $125,000 dalam waktu dekat.

Level resistance terdekat ada di sekitar $117,500, sementara support kuat berada di area $114,800.

Dalam jangka menengah, target ambisius Bitcoin berada di rentang $130,000 – $135,000, terutama jika arus masuk dana institusional terus meningkat.

Namun, investor tetap perlu waspada karena potensi koreksi sehat bisa saja terjadi, terutama jika BTC gagal menembus resistance psikologis di atas $120,000.

Baca Juga: Data On-Chain: Bitcoin Siap Meledak Lebih Dahsyat dari Sebelumnya

Dengan kapitalisasi pasar lebih dari $2,3 triliun, Bitcoin kembali membuktikan diri sebagai aset kripto yang tidak tergoyahkan.

Kenaikan harian sebesar +1,35% mungkin terlihat kecil, tetapi dalam konteks pasar kripto, ini adalah sinyal kuat bahwa BTC masih berada dalam tren naik yang sehat.

Kombinasi antara kelangkaan pasokan, arus modal institusional, dan optimisme makroekonomi menjadikan Bitcoin sebagai kandidat kuat untuk kembali mencetak rekor harga baru dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Gak Pakai Ribet! PayPal Bikin Transfer Kripto Segampang Kirim SMS

PayPal baru saja mengumumkan inovasi baru yang akan mengubah cara kita mengirim aset kripto.

Inisiatif “PayPal Links” akan memungkinkan pengguna mengirim Bitcoin, Ethereum, stablecoin PYUSD, dan token lainnya secara langsung melalui pesan teks singkat (SMS) , direct message (DM), atau email.

Program ini akan mulai diluncurkan di Amerika Serikat terlebih dahulu, kemudian menyusul negara-negara lain seperti Inggris dan Italia dalam beberapa waktu dekat.

Baca Juga: PayPal Kenalkan Pay With Crypto, Apa Saja Fungsinya?

Fitur Baru: Kirim Crypto Jadi Sekasar Chat

Fitur baru ini memungkinkan pengguna PayPal dan Venmo untuk membuat tautan pembayaran satu kali (one-time link) yang bisa dikirim ke kontak melalui SMS, DM, atau email.

Tautan ini bersifat privat dan spesifik untuk penerima tertentu, sehingga keamanan tetap dijaga.

Selain itu, PayPal mengonfirmasi bahwa pembayaran kripto antar teman dan keluarga via PayPal atau Venmo tidak akan memicu keharusan pengisian dokumen pajak 1099-K di AS, suatu hal yang sering dikhawatirkan oleh banyak pengguna karena regulasi perpajakan yang ketat.

Token dan Dukungan Akun yang Diperluas

Menurut laporan Decrypt pada Selasa (16/9), Saat ini PayPal mendukung pembelian kripto dalam aplikasinya untuk aset seperti Bitcoin, Ethereum, PYUSD (stablecoin milik PayPal), serta kripto lain seperti Solana, Chainlink, Litecoin, dan Bitcoin Cash.

Dengan fitur baru ini, dukungan tersebut akan diperluas agar pengguna bisa berkolaborasi, mengirim dan menerima token antar dompet kripto/stablecoin lain di luar ekosistem PayPal / Venmo.

Peluncuran dan Ekspansi Internasional

Fase pertama peluncuran akan dilakukan di AS, sedangkan negara-negara lain seperti Inggris dan Italia akan menyusul dalam waktu dekat.

PayPal belum mengumumkan semua token yang akan ditambahkan, atau jadwal persisnya, tetapi perusahaan memastikan bahwa opsi untuk mengirim token akan muncul “segera”.

Dampak bagi Pengguna, Komunitas & Industri

Fitur ini berpotensi memperluas adopsi kripto secara masif di kalangan pengguna biasa.

Selama ini, pengiriman kripto antar dompet sering kali membutuhkan langkah-langkah teknis seperti memasukkan alamat dompet (wallet address) yang panjang, memeriksa biaya gas fee, dan memahami risiko keamanan.

Dengan link pembayaran sekali pakai yang bisa dibagikan lewat pesan/DM/email, hambatan ini bisa banyak terkikis.

Bagi komunitas dan pengguna, ini berarti crypto akan lebih “ramah pengguna” (user-friendly).

Bagi banyak orang yang belum pernah menggunakan dompet kripto karena kompleksitasnya, langkah ini bisa menjadi pintu masuk baru.

Dari sisi industri, PayPal sedang memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan yang menjembatani keuangan tradisional dan keuangan digital.

Menurut perusahaan, fitur baru ini menjadi bagian dari strategi yang lebih besar untuk mengintegrasikan crypto dan meningkatkan fleksibilitas penggunaan termasuk untuk pembayaran mikro, transfer antar teman,keluarga, dan begitu banyak situasi yang sebelumnya tak praktis jika memakai metode kripto tradisional.

Beberapa Catatan Penting & Tantangan

  • Meskipun pengiriman kripto lewat link lebih mudah, biaya transaksi (gas fee), kecepatan jaringan, dan kebijakan dompet eksternal tetap bisa mempengaruhi pengalaman pengguna.
  • Regulasi tetap menjadi faktor krusial—terutama pajak dan pelaporan. Meskipun PayPal menyebut bahwa transaksi antar teman/keluarga akan dibebaskan dari 1099-K (AS), ini hanya mencakup lingkungan PayPal / Venmo; pengguna harus tetap memperhatikan hukum lokal atau regulasi pajak masing-masing negara.
  • Keamanan juga tetap penting—tautan yang bocor atau disalahgunakan bisa menimbulkan risiko jika tautan dibuat tidak dengan hati-hari.

Dengan fitur “PayPal Links” yang segera mendukung pengiriman Bitcoin, Ethereum, stablecoin, dan token lainnya lewat teks, DM, dan email, PayPal mengambil langkah penting dalam menyederhanakan cara orang berinteraksi dengan kripto. Ini bukan sekadar soal teknologi, tetapi soal aksesibilitas bagi pengguna normal yang selama ini masih merasa kripto rumit.

Fitur baru ini menempatkan kripto semakin dekat ke penggunaan sehari-hari, di luar konteks spekulatif dan investasi. Jika berjalan lancar, ini dapat mempercepat adopsi massal dalam jangka menengah, sekaligus menggeser persepsi bahwa kripto hanya untuk orang “tech savvy.”


Kalau kamu mau, saya bisa buatkan juga versi headline menarik dan thumbnail konsep untuk artikel ini supaya cocok untuk media digital/social media.



Sumber : news.tokocrypto.com

Menari di Atas Gelombang Volatilitas, Harga Bitcoin Turun Tipis

Bitcoin (BTC), sang primadona dunia kripto, kembali menjadi sorotan karena dipaksa tunduk oleh volatilitas pasar.

Dengan harga Bitcoin terbaru yang diperdagangkan di kisaran $115,163.07 per BTC, aset digital ini menunjukkan bagaimana ia tetap kokoh sebagai poros utama pasar meskipun diwarnai fluktuasi yang tajam.

Kapitalisasi pasar mencapai $2,294.22 miliar USD, menjadikan Bitcoin tak tergoyahkan di posisi teratas, sementara volume perdagangan harian menyentuh $51.54 miliar USD, cerminan tingginya aktivitas di pasar.

Baca Juga: Bitcoin Bakal Meroket Lagi? Momentum Baru Terlihat Jelas!

Gerak Harga: Fluktuasi yang Jadi Identitas

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin mengalami sedikit koreksi dengan penurunan -0.28%, setara dengan pelemahan sekitar $421.25.

Meski tampak kecil, perubahan ini menunjukkan bagaimana dinamika pasar kripto begitu sensitif terhadap faktor eksternal.

Dalam rentang 30 hari, harga BTC turun -2.12%, dan dalam 60 hari terakhir, pelemahannya lebih dalam, yakni -4.17%.

Namun, cerita berbeda muncul dalam rentang 90 hari, di mana Bitcoin justru mencatatkan kenaikan signifikan +9.69%.

Tren ini memberi sinyal bahwa meski volatilitas jangka pendek masih menghantui, prospek jangka menengah Bitcoin tetap kuat.

Rekor dan Rentang Harian

Selama 24 jam terakhir, harga Bitcoin bergerak di kisaran $114,461.06 hingga $116,747.88.

Angka ini menunjukkan betapa pasar masih mencari keseimbangan antara tekanan jual dan dorongan beli.

Jauh di atas itu, Bitcoin masih menyimpan catatan manis dengan rekor tertinggi sepanjang masa di $124,457.12, sebuah pencapaian yang masih jadi target psikologis berikutnya bagi banyak investor.

Sirkulasi dan Scarcity: Daya Tarik Utama

Dengan jumlah sirkulasi mencapai 19.92 juta BTC atau sekitar 94.86% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC, Bitcoin semakin mendekati puncak kelangkaannya.

Scarcity inilah yang membuat BTC dipandang bukan sekadar aset digital, tetapi juga “emas baru” di era modern.

Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (fully diluted) bahkan mencapai $2,417.74 miliar USD, menegaskan daya tarik jangka panjang aset ini.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 16 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 16 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analisis: Kenapa Bitcoin Tetap Menarik?

Ada beberapa faktor yang menjaga aura Bitcoin tetap bersinar:

  1. Status sebagai “safe haven digital”
    Di tengah ketidakpastian global, investor melihat Bitcoin sebagai pelindung nilai, mirip emas. Meskipun harganya fluktuatif, BTC tetap dianggap aset yang layak ditahan dalam portofolio jangka panjang.
  2. Institusionalisasi pasar kripto
    Masuknya institusi besar ke pasar, baik melalui ETF Bitcoin maupun investasi langsung, memberi legitimasi baru pada aset ini. Hal ini menambah lapisan kepercayaan dari investor ritel maupun institusional.
  3. Keterbatasan pasokan
    Dengan total maksimum hanya 21 juta BTC, Bitcoin memiliki daya tarik unik dibandingkan aset digital lainnya yang cenderung inflatif.
  4. Narasi adopsi global
    Negara-negara berkembang mulai menjajaki penggunaan Bitcoin sebagai alat transaksi atau cadangan keuangan alternatif, menambah bobot fundamentalnya.

Antara Optimisme dan Realita

Meski Bitcoin kerap dilihat sebagai lambang kebebasan finansial, volatilitasnya tetap menjadi tantangan.

Investor yang masuk ke pasar ini dituntut memiliki kesabaran dan pemahaman mendalam, sebab setiap koreksi harga bisa menjadi peluang maupun risiko.

Saat ini, BTC mungkin belum kembali menembus rekor tertinggi, namun tren kenaikan 3.35% dalam sepekan terakhir menegaskan bahwa momentum masih hidup.

Kombinasi optimisme jangka panjang dan ketidakpastian jangka pendek membuat Bitcoin terus menjadi kisah paling menarik di dunia keuangan modern.

Baca Juga: Data On-Chain: Bitcoin Siap Meledak Lebih Dahsyat dari Sebelumnya

Bitcoin kini bukan lagi sekadar eksperimen digital, melainkan fenomena global yang menghubungkan teknologi, ekonomi, dan bahkan politik.

Dengan harga yang terus menari di atas $115,000, Bitcoin membuktikan dirinya bukan sekadar aset, melainkan simbol perubahan zaman.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Data On-Chain: Bitcoin Siap Meledak Lebih Dahsyat dari Sebelumnya

Bitcoin saat ini berdiri di ambang fase penting yang bisa menjadikannya mengalami lonjakan harga yang melampaui semua siklus sebelumnya.

Data on-chain terbaru menunjukkan bahwa beberapa indikator teknis dan institusional sedang bersuara bahwa rally Bitcoin kali ini mungkin akan berbeda dan bahkan lebih kuat daripada yang sudah pernah terjadi.

Baca Juga: Bitcoin Bakal Meroket Lagi? Momentum Baru Terlihat Jelas!

Zona Resistensi Kritis: $116.963

Harga Bitcoin kini beredar di kisaran $116.000, dan berada di bawah sebuah zona supply penting di $116.963 yang diklasifikasikan sebagai “supply wall”.

Ini adalah level di mana banyak koin pernah diperdagangkan sebelumnya, dan para analis menilai bahwa di sekitar level ini, tekanan jual bisa muncul kembali.

Zona ini juga bersinggungan dengan nilai psikologis sekitar $120.000. Jika Bitcoin mampu menembus supply wall ini dengan volume besar, pintu untuk melanjutkan rally semakin terbuka.

Tren OTC Institutions Menarik: Keseimbangan Menurun

Salah satu temuan menarik dari data CryptoQuant adalah bahwa jumlah koin di meja-over-the-counter (OTC), yang biasanya digunakan oleh institusi untuk transaksi besar di luar bursa publik, justru menurun pada siklus ini.

Sebelumnya, di siklus-siklus kenaikan harga terdahulu, OTC balances sering meningkat seiring harga.

Fenomena menurunnya OTC balances kali ini dianggap sebagai tanda bahwa institusi mungkin lebih sedikit menyediakan pasokan jual langsung, sehingga bisa memperkuat tekanan atas jika permintaan tetap tinggi.

Momentum Teknis Mendukung

Dari sisi teknikal, Bitcoin belum kelebihan muatan (overbought). Indikator momentum seperti RSI berada di wilayah netral hingga sedikit menguat setelah rebound dari sekitar level $110.000.

Konsolidasi harga yang stabil di atas level tersebut, ditambah indikator teknikal yang masih punya ruang naik, memberi optimisme bahwa Bitcoin belum selesai bergerak.

Dukungan Makro & Tema Pasar Lebih Luas

Faktor eksternal juga memperkuat potensi rally ini:

  • Ekspektasi pelonggaran suku bunga dari bank sentral dan kondisi likuiditas yang membaik bisa menyediakan bahan bakar tambahan bagi aset-aset berisiko tinggi seperti Bitcoin.
  • Permintaan institusi yang tetap ada, terutama bila arus modal ke aset digital berlanjut.
  • Keinginan investor untuk menemukan aset dengan resistensi terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi global. Bitcoin sering disebut sebagai “emas digital” dalam konteks ini.

Risiko yang Harus Diwaspadai

Namun, optimisme tinggi ini bukan tanpa risiko. Supply wall di $116.963 bisa menjadi penghalang besar jika penjual mulai mendominasi di level tersebut.

Volume yang rendah atau kegagalan untuk menahan support di kisaran $110.000 bisa memicu penurunan kembali.

Investor juga harus memperhatikan bahwa meskipun on-chain data menunjukkan sinyal positif, realisasi rally memerlukan berbagai kondisi: volume perdagangan yang kuat, sentimen institusi tetap positif, dan tidak ada gangguan eksternal besar seperti kebijakan regulasi yang mendadak atau perubahan makroekonomi yang ekstrem.

Baca Juga: Laju Harga Makin Stabil, Harga Bitcoin Kokoh di Atas $115.000

Data on-chain terbaru membuka kemungkinan bahwa rally Bitcoin kali ini bukan sekadar pengulangan, melainkan potensi lonjakan yang melebihi apa yang pernah dicapai di siklus-siklus sebelumnya.

Supply wall di sekitar $116.963 menjadi titik kritis yang harus ditembus agar momentum bisa berlanjut.

Dengan faktor institusi, teknikal, dan makroekonomi yang semuanya menunjukkan dukungan, investor pun memiliki alasan untuk optimis.

Namun, kehati-hatian diperlukan karena level resistance kritis dan risiko koreksi tetap nyata.

Jika semua berjalan sesuai skrip, Bitcoin bukan hanya akan melampaui batas yang pernah dicapai, tetapi membuka babak baru dalam sejarah aset digital.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Terkoreksi Tipis, Masihkah Berakhir dengan Manis?

Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin, kembali mengalami sedikit tekanan harga dalam perdagangan terbaru.

Berdasarkan data real-time via Tokocrypto pada Senin (15/9), ETH diperdagangkan di level $4,643.21 per koin, turun sekitar -0.54% dalam 24 jam terakhir.

Meski koreksi ini terlihat kecil, pergerakan Ethereum tetap menjadi sorotan besar karena kapitalisasi pasarnya masih bertahan di $560.46 miliar USD, menegaskan dominasinya di dunia kripto.

Baca Juga: Ethereum Melesat di Jalur Cepat Menuju Rekor Harga Tertinggi

Posisi Pasar Ethereum Saat Ini

Ethereum masih memegang peranan penting di ekosistem blockchain global. Dengan volume perdagangan harian mencapai $29.16 miliar, aktivitas transaksi di jaringan menunjukkan likuiditas yang sehat.

Jumlah pasokan yang beredar tetap berada di angka 120.70 juta ETH, dan dengan harga saat ini, Ethereum menduduki posisi kedua aset kripto paling populer di dunia.

Kemudian dalam tiga bulan terakhir, ETH mencatat tren positif yang cukup kuat. Data menunjukkan kenaikan sebesar +78.08% dalam 90 hari terakhir, menandakan bahwa meski terkoreksi dalam jangka pendek, ETH tetap berada di jalur bullish.

Bahkan, dalam 60 hari terakhir, ETH masih mencatat lonjakan +39.66%, membuktikan ketahanan aset ini terhadap fluktuasi jangka pendek.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 15 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 15 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Faktor yang Menekan Harga Ethereum

Beberapa faktor utama diyakini memengaruhi penurunan harga Ethereum dalam 24 jam terakhir:

  1. Pengambilan Keuntungan (Profit Taking)
    Setelah reli panjang yang membawa ETH mendekati level ATH di $4,953.73, sebagian investor besar memilih untuk melakukan aksi ambil untung. Hal ini memicu tekanan jual yang kemudian menahan laju kenaikan harga.
  2. Sentimen Global terhadap Aset Berisiko
    Pasar kripto sering kali bergerak seiring dengan sentimen makroekonomi. Kekhawatiran terhadap potensi kenaikan suku bunga global dan penguatan dolar AS membuat investor lebih berhati-hati menambah eksposur di aset digital.
  3. Kompetisi dari Altcoin Lain
    Munculnya proyek blockchain baru dengan fokus pada scalability, DeFi, dan AI-integrated chains menimbulkan persaingan ketat bagi Ethereum. Meski ekosistem ETH masih menjadi raksasa, investor institusional mulai melirik diversifikasi.
  4. Kenaikan Gas Fee
    Aktivitas tinggi di jaringan Ethereum kadang memicu biaya transaksi (gas fee) meningkat. Lonjakan biaya ini bisa membuat pengguna retail menahan diri, sehingga memperlambat volume transaksi di on-chain.

Optimisme Jangka Panjang

Meski mengalami penurunan tipis, tren jangka panjang Ethereum masih terlihat sehat. Ada beberapa alasan mengapa pasar tetap optimis terhadap ETH:

  • Ethereum 2.0 dan Proof-of-Stake (PoS): Mekanisme konsensus baru memberi harapan pada pengurangan konsumsi energi sekaligus peningkatan efisiensi jaringan.
  • DeFi dan NFT: Ekosistem aplikasi terdesentralisasi (DeFi) dan pasar NFT masih banyak bergantung pada Ethereum sebagai infrastruktur utama.
  • Potensi ETF Ethereum: Jika regulator AS menyetujui produk exchange-traded fund berbasis ETH, hal ini bisa membuka arus modal institusional lebih besar ke dalam jaringan.

Prediksi Harga Ethereum

Dalam jangka pendek, ETH kemungkinan akan terus bergerak dalam rentang $4,580 – $4,750, dengan support kuat di kisaran $4,600.

Jika level ini mampu dipertahankan, peluang untuk kembali menantang rekor tertinggi di $4,953.73 masih terbuka lebar.

Sementara itu, analis memperkirakan bahwa dalam jangka menengah (2–3 bulan), ETH bisa menembus level psikologis baru di atas $5,000, terutama jika dukungan fundamental dan sentimen pasar global menguat.

Baca Juga: Koreksi Tipis Buat Laju Ethereum Tersendat

Penurunan tipis Ethereum dalam 24 jam terakhir lebih bersifat koreksi sehat daripada sinyal pelemahan fundamental.

Dengan kapitalisasi pasar yang masif, dukungan komunitas, dan ekosistem yang terus berkembang, Ethereum masih menjadi salah satu aset digital dengan prospek paling cerah.

Investor jangka panjang tampaknya tetap percaya diri, menilai koreksi ini hanya sebagai peluang untuk mengakumulasi lebih banyak ETH sebelum tren bullish berikutnya datang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Tertekan Aksi Jual, Fundamental Jangka Panjang Masih Kokoh

Bitcoin (BTC), sebagai aset kripto terbesar di dunia, kembali menarik perhatian investor global setelah mencatatkan pergerakan harga yang cenderung terkoreksi.

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin berada di level $115,532.72 per BTC, dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,301.53 miliar USD.

Dalam 24 jam terakhir, BTC melemah tipis -0.22%, meski secara jangka menengah tetap memperlihatkan tren pertumbuhan yang stabil.

Baca Juga: Laju Harga Makin Stabil, Harga Bitcoin Kokoh di Atas $115.000

Pergerakan Harga Terbaru

Dalam perdagangan harian, Tokocrypto mencatat Bitcoin sempat menyentuh titik terendah $114,903.87 dan tertinggi $116,181.50.

Pergerakan ini menunjukkan volatilitas yang relatif terkontrol, mengingat sebelumnya BTC sempat mencetak rekor harga tertinggi di $124,457.12.

Jika ditarik ke data 30 hari terakhir, harga BTC mengalami penurunan -1.88%, sedangkan dalam 60 hari turun -2.03%.

Namun, dalam rentang 90 hari, Bitcoin tetap tumbuh positif sebesar +7.46%. Hal ini menggambarkan bahwa meskipun tekanan koreksi hadir, tren jangka panjang BTC masih dalam jalur bullish.

Alasan Penurunan Harga

Beberapa faktor utama yang menjadi penyebab turunnya harga Bitcoin dalam beberapa hari terakhir antara lain:

  1. Aksi Ambil Untung (Profit-Taking)
    Setelah Bitcoin sempat menembus rekor tertinggi, banyak investor jangka pendek melakukan aksi jual untuk mengamankan keuntungan. Hal ini menekan harga secara alami karena meningkatnya tekanan jual.
  2. Sentimen Makroekonomi Global
    Ketidakpastian global, termasuk potensi kenaikan suku bunga oleh bank sentral, mendorong investor lebih berhati-hati terhadap aset berisiko seperti kripto. Kondisi ini mengurangi arus masuk modal baru ke pasar BTC.
  3. Likuiditas Perdagangan yang Menurun
    Data menunjukkan volume perdagangan harian BTC hanya sekitar $34.10 miliar USD, lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang sering menembus angka di atas $50 miliar. Menurunnya likuiditas memperbesar dampak fluktuasi harga.
  4. Regulasi Kripto yang Semakin Ketat
    Beberapa negara tengah memperketat regulasi kripto, termasuk kewajiban pajak dan transparansi transaksi. Kebijakan ini memberikan tekanan psikologis kepada investor, meskipun dalam jangka panjang justru bisa memberikan legitimasi lebih bagi BTC.

Posisi Pasar Saat Ini

Dengan kapitalisasi pasar $2,301.53 miliar USD, Bitcoin masih memimpin sebagai aset digital nomor satu, jauh di atas pesaing terdekatnya, Ethereum.

Tingkat sirkulasi mencapai 19.92 juta BTC atau sekitar 94.86% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC, menandakan kelangkaan yang semakin nyata.

Hal ini secara fundamental tetap memperkuat posisi Bitcoin sebagai penyimpan nilai (store of value) jangka panjang.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 15 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 15 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Prospek dan Prediksi Harga

Meski harga mengalami tekanan koreksi, banyak analis melihat momentum bullish BTC belum sepenuhnya pudar.

Selama harga masih mampu bertahan di atas level support psikologis $110,000, peluang untuk kembali menguji level $120,000 hingga $125,000 masih terbuka.

Sebaliknya, jika tekanan jual semakin besar dan harga menembus support kuat di bawah $110,000, maka potensi koreksi lebih dalam menuju area $105,000 bisa terjadi.

Faktor penentu ke depan akan sangat bergantung pada perkembangan makroekonomi global, adopsi institusional, serta regulasi yang diterapkan di berbagai negara.

Bitcoin dalam Konteks Ekosistem Kripto

Sebagai pelopor aset digital, Bitcoin tetap menjadi barometer bagi seluruh pasar kripto. Pergerakan BTC sering kali menentukan arah harga altcoin, termasuk Ethereum, Solana, hingga Dogecoin.

Dominasi BTC yang masih kuat memastikan posisinya tetap vital dalam perkembangan ekosistem blockchain global.

Baca Juga: Tren Bitcoin 15-19 September 2025: Bocoran FOMC

Koreksi harga Bitcoin dalam beberapa hari terakhir merupakan bagian alami dari dinamika pasar kripto yang volatil.

Meskipun sempat melemah -0.22% dalam 24 jam terakhir, tren jangka panjang BTC masih positif.

Dengan fundamental yang kuat, keterbatasan pasokan, serta dukungan komunitas global, Bitcoin tetap menjadi aset digital unggulan yang berpotensi kembali menguat setelah melewati fase konsolidasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Laju Harga Makin Stabil, Harga Bitcoin Kokoh di Atas $115.000

Setelah sempat menurun beberapa waktu, Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan taringnya sebagai raja aset digital.

Hingga hari ini, harga Bitcoin tercatat berada di level $115,889.74 per koin, dengan kapitalisasi pasar menembus $2,308.52 miliar USD.

Pergerakan dalam 24 jam terakhir mengindikasikan peningkatan +0.49%, sementara volume perdagangan harian mencapai $49.18 miliar USD.

Meski masih sedikit di bawah rekor tertingginya di $124,457.12, Bitcoin tetap menjadi sorotan utama di pasar kripto global.

Baca Juga: Bitcoin Perkasa di Atas $115.000, Sinyal Kuat Menuju Rekor Baru?

Faktor di Balik Kenaikan Harga Bitcoin

Kenaikan harga Bitcoin yang stabil di tengah volatilitas pasar kripto didorong oleh beberapa faktor utama:

  1. Arus Modal Institusional
    Produk-produk investasi berbasis Bitcoin, seperti ETF spot, terus mencatatkan peningkatan volume. Lonjakan minat dari investor institusi semakin memperkuat BTC sebagai aset lindung nilai dan mendorong likuiditas pasar.
  2. Ketidakpastian Ekonomi Global
    Dengan ancaman resesi, inflasi yang masih membayangi, serta gejolak geopolitik, banyak investor mengalihkan portofolio ke Bitcoin sebagai “safe haven digital.” Kondisi ini menambah dorongan permintaan dan menahan harga BTC tetap kuat di atas $115 ribu.
  3. Optimisme Pasar Kripto
    Meskipun mengalami koreksi dalam 30 hari terakhir sebesar -4.83%, tren jangka panjang Bitcoin tetap bullish. Kenaikan +9.91% dalam 90 hari terakhir membuktikan bahwa BTC masih menjadi aset paling diminati di ekosistem kripto.

Posisi Pasar Bitcoin yang Tak Tergoyahkan

Bitcoin masih menempati peringkat pertama dalam kapitalisasi pasar global, mendominasi dengan $2,308.22 miliar USD.

Dengan jumlah pasokan beredar mencapai 19.92 juta BTC atau sekitar 94.86% dari total maksimum 21 juta koin, kelangkaan Bitcoin semakin terasa.

Tingkat adopsi juga semakin luas, tidak hanya oleh investor ritel, tetapi juga oleh lembaga keuangan besar, perusahaan publik, dan bahkan beberapa negara yang mulai mempertimbangkan BTC sebagai bagian dari cadangan strategis.

Hal ini memperkuat posisi Bitcoin bukan hanya sebagai instrumen spekulatif, tetapi juga sebagai aset bernilai jangka panjang.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 13 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 13 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Prediksi Harga: Menguji Batas Baru

Dalam beberapa bulan terakhir, Bitcoin menunjukkan pola konsolidasi yang sehat. Data pergerakan harga mencatat:

  • Hari ini: +0.48% atau naik $549.83
  • 30 hari: turun -4.83%
  • 60 hari: turun tipis -0.96%
  • 90 hari: melonjak +9.91%

Performa ini menandakan adanya fase akumulasi kuat di pasar. Level support jangka pendek berada di kisaran $113,000 – $114,000, sementara resistensi terdekat ada di level $118,000 – $120,000.

Jika Bitcoin mampu menembus batas tersebut, peluang menuju rekor tertinggi baru di atas $124,000 terbuka lebar.

Banyak analis memperkirakan target jangka menengah bisa menyentuh kisaran $130,000 – $135,000, seiring dengan meningkatnya arus masuk modal institusional dan tren adopsi global.

Namun, volatilitas tetap menjadi faktor yang tak terhindarkan. Investor disarankan untuk tetap waspada terhadap potensi koreksi, khususnya jika ada perubahan signifikan dalam kebijakan moneter global atau sentimen pasar kripto secara keseluruhan.

Baca Juga: Crypto Fear & Greed Index Netral, Bitcoin Bidik $130.000!

Dengan harga yang bertahan kokoh di atas $115 ribu, Bitcoin semakin mengukuhkan posisinya sebagai aset digital paling dominan di dunia.

Dukungan dari investor institusional, kelangkaan pasokan, serta meningkatnya adopsi global menjadi faktor pendorong utama yang menjaga momentum bullish BTC.

Saat pasar menanti langkah selanjutnya, Bitcoin kini berada dalam posisi emas: mendekati rekor tertinggi sepanjang masa, dengan potensi besar untuk membuka babak baru reli spektakuler di dunia kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bikin Panik Investor! Ethereum Cetak Rekor Baru, Bull Run Kian Dekat?

Ethereum (ETH) kembali menunjukkan kekuatan pasar dengan mencatatkan kenaikan harga yang signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, harga ETH saat ini berada di level $4,535.90 per koin, naik sekitar +2.94% dalam sehari.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $549.44 miliar USD dan volume perdagangan harian sekitar $40.25 miliar USD, Ethereum memperkuat posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin.

Baca Juga: Harga Ethereum Tembus $4.400, Siap Tantang Rekor Baru

Lompatan Harga dan Faktor Pendorong

Dalam 90 hari terakhir, Ethereum mengalami kenaikan luar biasa sebesar +78.25%, mencerminkan optimisme investor terhadap prospek jangka panjang jaringan blockchain ini.

Bahkan dalam periode 60 hari, ETH telah naik hampir +50%, sebuah tren yang jarang terlihat di pasar yang penuh volatilitas.

Beberapa faktor utama yang mendorong kenaikan harga Ethereum antara lain:

  1. Kesiapan Menyambut ETF Spot Ethereum
    Setelah keberhasilan ETF Bitcoin spot, para analis menilai persetujuan ETF Ethereum spot hanya tinggal menunggu waktu. Masuknya produk investasi institusional ini dipandang mampu mendorong arus modal besar ke ekosistem ETH.
  2. Ekspansi Ekosistem DeFi dan NFT
    Ethereum tetap menjadi tulang punggung aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan non-fungible tokens (NFT). Peningkatan adopsi aplikasi baru serta likuiditas yang mengalir ke dalam protokol berbasis ETH menjadi pendorong tambahan bagi reli harga.
  3. Teknologi dan Skalabilitas
    Upgrade Ethereum yang terus berlangsung, terutama setelah transisi ke Proof-of-Stake melalui The Merge, menurunkan konsumsi energi dan meningkatkan efisiensi jaringan. Hal ini memberikan keyakinan lebih kepada investor institusi yang sebelumnya khawatir soal isu lingkungan.

Posisi Pasar Ethereum

Dengan harga saat ini, Ethereum masih berada sekitar -8.4% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa ($4,953.73).

Namun, sentimen pasar tampak semakin bullish. ETH tidak hanya berhasil menembus resistensi penting di kisaran $4,500, tetapi juga menegaskan level ini sebagai dukungan baru.

Kapitalisasi pasar Ethereum yang mencapai lebih dari $549 miliar USD mencerminkan dominasi besar di ekosistem kripto, menyumbang porsi signifikan dari total kapitalisasi pasar aset digital global.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 12 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 12 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Prediksi Harga Ethereum ke Depan

Beberapa analis memperkirakan harga ETH dapat menguji kembali level $4,800 – $5,000 dalam waktu dekat jika momentum bullish terus berlanjut.

Level psikologis $5,000 diprediksi menjadi target utama investor dalam jangka pendek hingga menengah.

Namun, volatilitas tetap menjadi risiko utama. Jika koreksi terjadi, level dukungan kuat berada di kisaran $4,300 – $4,350, yang bisa menjadi titik masuk strategis bagi investor baru.

Secara teknikal, indikator momentum seperti Relative Strength Index (RSI) masih mendukung tren naik, meskipun mendekati area jenuh beli.

Hal ini menandakan adanya kemungkinan konsolidasi harga sebelum melanjutkan reli ke atas.

Baca Juga: Ironisme Ethereum: Harga Terbang, Pendapatan Tumbang!

Secara keseluruhan, kenaikan harga Ethereum kali ini memperkuat statusnya sebagai pemain utama di dunia kripto.

Dengan dukungan faktor fundamental seperti perkembangan ekosistem, potensi hadirnya ETF spot, serta upgrade jaringan yang berkelanjutan, ETH memiliki peluang besar untuk menembus rekor tertinggi baru dalam waktu dekat.

Bagi investor, momentum ini bisa menjadi sinyal penting bahwa Ethereum bukan hanya sekadar aset spekulatif, tetapi juga infrastruktur finansial masa depan yang semakin mendapat legitimasi global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com