Tag Archives: aspek

Mudik Aman dan Nyaman Bareng Si Kecil



Jakarta

Perjalanan mudik menjadi momen berharga untuk berkumpul bersama keluarga. Bagi keluarga muda yang baru pertama kali mudik bersama anak, perjalanan ini bisa menjadi tantangan tersendiri.

Perlu diketahui, kendaraan pribadi masih menjadi moda favorit untuk mudik. Kementerian Perhubungan bahkan memperkirakan sekitar 33 juta masyarakat akan memilih moda transportasi ini, menunjukkan bahwa perjalanan darat masih menjadi pilihan utama bagi banyak keluarga.

Agar lebih aman dan nyaman, Suzuki memberikan 5 tips mudik bersama si kecil.

“Bagi pelanggan kami yang akan melakukan perjalanan mudik, kami sangat menghimbau agar berbagai hal bisa dipersiapkan dengan baik. Tentu saja pengendara perlu memperhatikan aspek safety driving, terutama bagi Suzuki Family yang melibatkan anak-anak dalam perjalanannya, sangat penting untuk tidak menyepelekan sisi keamanan dan keselamatan,” kata Harold Donnel, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales.


Pakai Kursi Khusus Anak

Untuk berkendara bersama buah hati, pastikan kendaraan telah dilengkapi ISOFIX agar memudahkan pemasangan kursi khusus anak (car seat). Demi keamanan, gunakan kursi khusus anak untuk perjalanan mudik.

Selain itu, keberadaan fitur keselamatan seperti sabuk pengaman, fitur electronic stability program(ESP) dan airbag menjadi faktor penting dalam memberikan perlindungan optimal. Dengan demikian, pengendara hingga penumpang bisa merasa lebih tenang.

Bawa Perlengkapan Si Kecil

Perjalanan dengan anak kecil memerlukan persiapan perlengkapan yang lebih banyak, seperti popok, susu, pakaian ganti, dan perlengkapan medis dasar. Untuk menjaga keteraturan dalam kabin, manfaatkan ruang penyimpanan secara efisien. Kebanyakan mobil modern telah menyediakan ruang penyimpanan fleksibel, sehingga semua barang kebutuhan si kecil bisa tersimpan dengan rapi selama perjalanan.

Siapkan Hiburan untuk Anak

Perjalanan jauh dapat menjadi tantangan bagi anak-anak karena bisa saja mudah merasa bosan. Maka dari itu, menyediakan hiburan yang sesuai menjadi langkah penting. Buku cerita, permainan edukatif, serta pemanfaatan fitur hiburan dalam kendaraan dapat membantu menjaga suasana tetap menyenangkan. Mudahnya, seperti menggunakan fitur smartphone mirroring pada peranti head unit untuk memutar musik atau video di layar utama. Ketika berhenti di lokasi parkir, fitur hiburan tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai momen kebersamaan.

Hindari Menggunakan Gadget Berlebihan

Gadget mungkin menjadi solusi hiburan paling praktis. Namun, penggunaan gadget yang berlebihan dapat mengurangi interaksi antar anggota keluarga. Sebagai alternatif, orang tua dapat mengajak anak berpartisipasi dalam permainan interaktif sederhana yang melibatkan seluruh keluarga, seperti tebak-tebakan atau mengenali berbagai kendaraan di sepanjang perjalanan. Dengan demikian, mudik tidak hanya menjadi perjalanan fisik, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan keluarga.

Pakai Mobil yang Tepat

Pastikan menggunakan kendaraan yang nyaman dan efisien untuk perjalanan jarak jauh seperti mudik. Ruang kabin lega, fitur keselamatan lengkap, serta efisiensi konsumsi bahan bakar menjadi aspek utama dalam memilih kendaraan paling sesuai.

Suzuki mengklaim, Suzuki New XL7 Hybrid hadir sebagai pilihan ideal bagi keluarga yang mengutamakan kenyamanan dan efisiensi. Dukungan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki memberikan pengalaman berbeda saat menjelajahi berbagai kota.

“Kami harap produk dan layanan dari Suzuki mampu memberikan pengalaman berkendara lebih aman, nyaman, dan menyenangkan. Suzuki Indonesia mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh pelanggan dan masyarakat yang merayakan,” tutup Harold.

(rgr/dry)



Sumber : oto.detik.com

Jurus Menghemat Baterai Mobil Listrik



Jakarta

Menggunakan mobil listrik tentunya membawa banyak keuntungan, mulai dari nol emisi hingga biaya operasional yang lebih efisien dibanding kendaraan berbahan bakar fosil. Namun pemilik juga perlu mengetahui cara berkendara yang tepat agar konsumsi energi lebih hemat, terutama saat menempuh perjalanan jauh. Ini tipsnya.

Menurut Product Planning & Strategy GAC Indonesia Iqbal Taufiqurrahman, kunci utama efisiensi mobil listrik bukan sekadar memilih mode hemat energi, tetapi ada pada cara pengendara menginjak pedal akselerator.

“Kita buru-buru pengin mengaktifkan Power Save mode gitu ya, ini nggak perlu teman-teman, karena kita cukup set driving mode di mode Comfort untuk normal driving. Hal ini sudah bisa cukup menghemat konsumsi listrik. Kenapa? Karena kuncinya mode mobil listrik boros atau nggak itu ada di injakan pedalnya,” ujar Iqbal kepada wartawan di sela-sela kegiatan media test drive AION UT Jakarta-Bandung-Jakarta (18/9/2025).


Mode Comfort disebut sudah cukup untuk penggunaan harian. Caranya, pengemudi bisa menginjak pedal gas dengan halus, lalu membiarkan mobil meluncur ketika kecepatan sudah tercapai. Teknik sederhana ini mampu mengurangi beban pada baterai.

Untuk perjalanan dengan medan naik-turun, seperti ke arah Bandung, pengendara bisa memanfaatkan Power Save mode ketika melalui jalan menurun. Perpindahan mode pun tidak rumit, karena dapat dilakukan lewat tombol maupun voice command.

Selain itu, menjaga kecepatan di rentang 80-100 km/jam di jalan tol juga disarankan. Selain lebih aman, hal ini membuat konsumsi energi tetap stabil.

“Lalu mengakselerasi dengan kalem gitu ya, dan maintain speed (jaga kecepatan) di 80-100 km per jam di highway. Nah ini untuk menjaga keamanan dan juga konsumsi daya listriknya terjaga,” jelas Iqbal.

Aspek lain yang sering terlupakan adalah penggunaan pendingin udara. Menyetel AC di suhu 23 derajat celcius dengan kecepatan kipas level 2 atau 3 sudah cukup menjaga kenyamanan kabin tanpa membebani daya baterai secara berlebihan.

Dengan teknik berkendara yang tepat, pemilik mobil listrik tidak hanya bisa menekan konsumsi energi, tetapi juga memperpanjang usia baterai, serta membuat pengalaman berkendara lebih optimal.

(lua/dry)



Sumber : oto.detik.com

Bupati Pati Viral, Ada Wisata Apa Saja sih di Hogwarts van Java?



Pati

Bupati Pati Sudewo viral karena menaikkan pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB-P2) sampai 250 persen. Kota ini punya banyak potensi wisata.

Terletak di Provinsi Jawa Tengah, Pati memiliki julukan sebagai Hogwarts from Java. Julukan ini diberikan karena banyak tempat yang menjadi tujuan wisata spiritual dan memiliki sejumlah paranormal terkenal, sebut saja Mbah Roso, Bos Edy dan Jeng Asih.

Tak cuma wisata spiritual, Pati juga memiliki beragam alam yang wajib untuk dikunjungi. Berikut 7 wisatanya:


7 Tempat Wisata Pati

1. Alun-alun Kota Pati

Jika dibandingkan dengan destinasi wisata Pati lainnya, Alun-Alun Kota Pati merupakan salah satu destinasi wisata tertua. Alun-Alun Kota Pati cocok dikunjungi karena bukan hanya menyediakan lapangan yang hijau, namun beberapa pohon rindang yang mengelilinginya cocok dijadikan untuk tempat bersantai.

Bukan hanya populer di mata wisatawan, tempat wisata Pati ini juga populer di mata wisatawan lokal karena setiap sore, warga lokal dan remaja menghabiskan waktu santai di tempat ini.

Pesona destinasi wisata Pati ini tidak sampai situ saja. Ketika malam hari tiba, Alun-Alun Kota Pati akan memancarkan waktu dengan berbagai warna!

2. Waduk Seloromo

Waduk Gembong di Dukuh Seloromo, Desa/Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah,  Jumat (30/6/2023).Waduk Gembong di Dukuh Seloromo Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng

Destinasi wisata Pati yang selanjutnya adalah Waduk Seloromo, yang menawarkan keindahan yang tidak ada duanya. Berada di kaki Gunung Muria, kombinasi antara jernihnya air dan gunung yang megah membuat kesejukan di waduk ini sangat kental, sehingga banyak wisatawan atau warga lokal betah menghabiskan waktu di tempat ini. Kombinasi dua aspek membuat tempat ini juga layak masuk ke dalam media sosialmu.

3. Air Terjun Lorotan Semar

Air terjun merupakan salah satu destinasi wisata yang selalu menjadi favorit banyak orang. Di Pati juga ada air terjun, salah satunya adalah Air Terjun Lorotan Semar. Air Terjun Lorotan Semar ini diapit oleh dua bukit. Untuk sampai ke air terjun ini, jalannya juga mudah untuk diakses roda dua dan roda empat.

Air Terjun Lorotan Semar ini memiliki bentuk yang unik dan berbeda dari air terjun biasanya. Air terjunnya landai dan cekung. Namun, kolam dibawah air terjunnya cukup luas. Airnya juga masih sangat jernih.

Di lokasi air terjun ini juga sudah terdapat fasilitas yang sangat lengkap. Seperti toilet, mushola, area parkir yang luas dan lain-lain.

4. Agrowisata Jolong

Agrowisata Jolong merupakan tempat wisata yang menyuguhkan hamparan kebun kopi. Selain menyenangkan, tempat wisata yang satu ini tentunya mengedukasi karena memberikan para pengunjung pengalaman terbaru mengenai perkebunan kopi.

Selain itu, Agrowisata Jolong memiliki objek wisata yang sangat instagramable. Banyak spot foto yang bisa kamu gunakan untuk swafoto sepuasnya dengan latar perkebunan, taman dan juga langit biru yang sangat cerah.

Agrowisata Jolong lokasinya berada di Jolong, Situluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Untuk masuk ke Agrowisata Jolong kamu perlu membayar tiket masuk seharga Rp10.000 saja.

Di dalam tempat wisata ini terdapat berbagai wahana yang kamu bisa naiki, dan membayar lagi untuk setiap tiket wahana yang ingin kamu coba.

5. Pulau Seprapat Juwana

Berlokasi di Growong Lor, Juwana, Kabupaten Pati, terdapat sebuah pulau yang menjadi salah satu destinasi wisata di Pati. Pulau Seprapat, selalu ramai dikunjungi karena memiliki pesona alam yang sangat indah.

Di Pulau Seprapat ini, kamu akan sering melihat pepohonan tinggi yang rindang. Pepohonan tersebut merupakan habitat para kera. Pulau Seprapat ini menawarkan pemandangan matahari terbenam yang selalu menarik hati para pengunjung.

6. Air Terjun Grodo

Air Terjun Grodo merupakan salah satu destinasi wisata air terjun di Pati. Tempat wisata yang satu ini terbilang masih tersembunyi. Salah satu destinasi wisata di daerah Winong, Pati ini seringkali disebut sebagai niagara mini.

Selain dinikmati keindahannya dengan cara difoto, kamu juga bisa berenang langsung di kolam air terjun tersebut. Airnya sangat sejuk dan jernih. Kamu perlu hati-hati untuk berjalan menyusuri air terjun, terutama ketika musim penghujan. Seringkali jalanan menjadi licin terutama di tepi kolam.

Untuk masuk ke Air Terjun Grodo tidak diperlukan biaya tiket masuk alias masih gratis.

7. Gua Pancur

Suasana di objek wisata Gua Pancur, Pati, Senin (23/1/2023).Suasana di objek wisata Gua Pancur Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng

Gua Pancur merupakan objek wisata gua di Pati. Untuk kamu yang menyukai berwisata yang sedikit ekstrem, kamu bisa mencoba datang ke Gua Pancur ini, karena kamu nanti akan diajak untuk menyusuri ke dalam gua ini.

Momen ketika menyusuri gua inilah yang dicari-cari para pengunjung karena kamu akan mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan. Namun, kamu tidak perlu khawatir, soal keamanannya dijamin sudah terbukti aman, karena tiap pengunjung diberi perlengkapan pelindung.

(bnl/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker

5 Trik Gunakan Canva Agar Lebih Kreatif di Tempat Kerja

Jakarta

Di era digital saat ini, kemampuan untuk membuat konten visual yang menarik sangat penting, baik untuk komunikasi internal maupun eksternal. Berikut adalah lima trik Canva yang dapat membantu lebih produktif di tempat kerja.

1. Manfaatkan Kit Kerja (Work Kits)

Jangan mulai dari nol! Canva menyediakan Kit Kerja yang berisi berbagai template dan desain yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan tim pemasaran, HRD, penjualan, dan kreatif. Dengan menggunakan Kit Kerja, kamu dapat menghemat waktu dan memastikan konsistensi dalam komunikasi visual.

2. Rekam Presentasi dengan Fitur ‘Tampilkan dan Rekam’

Fitur ini memungkinkan kamu merekam presentasi seolah-olah sedang berada di dalam rapat. Ini sangat berguna jika kamu atau anggota tim memiliki jadwal yang bentrok atau sedang cuti. Setelah presentasi direkam, kamu dapat membagikan tautan kepada rekan kerja untuk ditinjau kapan saja.


3. Gunakan Kit Merek (Brand Kit) untuk Konsistensi Visual

Kit Merek menyatukan elemen-elemen visual seperti font, logo, warna, dan ikon di satu tempat. Dengan Kit Merek, siapa saja di tim kamu dapat mengakses aset-aset ini dari editor Canva, memastikan tampilan yang konsisten di semua materi desain.

4. Tingkatkan Produktivitas dengan AI Generatif

Canva kini dilengkapi dengan fitur AI generatif yang dapat membantu kamu membuat desain dengan lebih cepat. Fitur ini dapat menghasilkan ide-ide desain berdasarkan input yang kamu berikan, sehingga kamu dapat fokus pada aspek kreatif lainnya.

5. Berkolaborasi Secara Real-Time

Canva memungkinkan kolaborasi real-time, sehingga kamu dan tim dapat bekerja bersama pada proyek yang sama. Fitur ini sangat berguna untuk mendapatkan umpan balik langsung dan memastikan semua anggota tim berada di halaman yang sama.

(afr/fay)



Sumber : inet.detik.com

Pogung, Kawasan Kuliner Favorit di Jogja



Yogyakarta

Pogung merupakan sebuah daerah yang berlokasi di utara Universitas Gadjah Mada (UGM), masuk ke Kelurahan Sinduadi, Sleman. Kawasan ini merupakan pemukiman padat dengan banyak gang. Bahkan, Pogung dijuluki sebagai ‘labirin-nya Yogyakarta’.

Di antara gang dan jalan, terdapat banyak rumah makan dengan ragam menu dan harga. Tak ayal, Pogung menjadi destinasi wisata kuliner Jogja.

Berikut beberapa aspek yang menjadikan Pogung sebagai destinasi wisata kuliner:


1. Ragam pilihan makanan

Jajanan Kaki Lima

Pogung terkenal dengan banyaknya penjual makanan kaki lima yang menawarkan berbagai macam jajanan, mulai dari gorengan, sate, hingga makanan ringan lainnya yang bisa dinikmati sambil berjalan-jalan.

Restoran dan Warung Makan

Selain jajanan, terdapat banyak warung makan dan restoran dengan menu tradisional hingga menu internasional, serta berbagai pilihan kopi dan minuman kekinian. Contohnya Lotek Pandega Putri, Bara Bakery dan Gelato, Mie ayam dan Bakso Woyo-woyo, Broklat dan Seblak Mang Een.

Pilihan Harga Terjangkau

Berada di lingkungan kampus, mayoritas tempat makan di Pogung menawarkan harga yang relatif terjangkau. Wisata kuliner di sini akan membuat perut kenyang tanpa membuat kocek berat.

2. Lokasi dan Suasana

Terletak di Dekat Kampus

Kawasan ini banyak dihuni oleh mahasiswa, sehingga suasana di Pogung sangat hidup dan dinamis dengan banyaknya tempat makan yang buka hingga larut malam.

Akses Mudah

Lokasinya yang strategis di tengah-tengah kota Yogyakarta memudahkan akses bagi siapa saja yang ingin berkunjung dan mencicipi makanan di sini.

3. Pengalaman Wisata Kuliner Otentik

Nuansa Lokal

Pogung memberikan pengalaman kuliner yang otentik, di mana pengunjung bisa merasakan kehidupan sehari-hari masyarakat Yogyakarta sambil menikmati hidangan lokal yang lezat.

Kreativitas Kuliner

Banyak tempat makan di Pogung yang menawarkan kreasi makanan yang unik dan inovatif, menggabungkan cita rasa lokal dengan sentuhan modern.

4. Dampak Ekonomi Lokal

Mendukung Usaha Lokal

Keberadaan Pogung sebagai pusat kuliner mendorong pertumbuhan usaha makanan dan minuman di daerah tersebut, menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

(bnl/wsw)



Sumber : travel.detik.com

BPJPH Dorong Industri Kosmetik Siap Hadapi Wajib Halal 2026



Jakarta

Sekretaris Utama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Muhammad Aqil Irham menegaskan pentingnya kesiapan pelaku industri kosmetik dalam menghadapi implementasi kewajiban sertifikasi halal pada Oktober 2026. Hal itu untuk mendorong kesadaran pentingnya produk halal bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber Indo Beauty Expo 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (08/08/2025) dalam sesi bertema ‘2026 Wajib Halal: Strategi Praktis untuk Industri Kosmetik’ bersama LPH LPPOM.

Muhammad Aqil Irham mengungkapkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap produk halal, termasuk kosmetik, kini semakin tinggi.


“Konsumen saat ini memiliki awareness halal yang sangat tinggi. Pemerintah memberikan insentif melalui pembiayaan (sertifikasi halal) untuk pelaku UMK. Nah, bagi yang tidak patuh, ada sanksi berat juga berupa sanksi mekanisme pasar yakni ditinggalkan oleh konsumen,” kata Aqil dalam keterangan tertulis, Minggu (10/8/2025).

Dia menjelaskan bahwa insentif yang diberikan tidak hanya bersifat anggaran (budget), tetapi juga non-anggaran melalui program fasilitasi kemudahan sertifikasi halal.

“Pemerintah hadir dengan memudahkan proses, menyediakan pendampingan, hingga memangkas biaya sertifikasi. Tinggal kemauan pelaku usaha untuk menyiapkan diri,” tuturnya.

Aqil juga menyoroti masih adanya produk kosmetik yang beredar secara online tanpa sertifikat halal. Menurutnya, hal ini perlu menjadi perhatian serius seluruh pihak.

“Produk kosmetik bukan hanya soal isinya, tapi juga prosesnya harus halal. Begitu pula aspek logistiknya, sehingga ketertelusurannya terjaga dari hulu hingga hilir,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Auditing LPH LPPOM Mulyorini Rahayuningsih dalam sesi yang sama menjelaskan bahwa industri kosmetik perlu memahami titik kritis kehalalan di seluruh rantai produksi. Mulai dari bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi.

“Sertifikasi halal kosmetik tidak hanya melindungi konsumen, tetapi juga meningkatkan daya saing produk di pasar global yang permintaan kosmetik halalnya terus tumbuh,” tutup Mulyorini.

(akn/akn)



Sumber : www.detik.com

BPJPH Dorong Kesiapan Industri Nonpangan Sambut Kewajiban Sertifikasi Halal



Jakarta

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI terus mendorong kesiapan industri non-pangan dalam menyambut kewajiban sertifikasi halal pada 18 Oktober 2026.

Sekretaris Utama (Sestama) BPJPH, Muhammad Aqil Irham menjelaskan sertifikasi halal tidak hanya berkaitan dengan aspek religius, tetapi juga menyangkut aspek ekonomi yang memberikan peluang usaha lebih luas bagi pelaku usaha penghasil produk halal.

“Halal saat ini sudah menjadi lifestyle atau gaya hidup yang dalam beberapa tahun terakhir ini diproyeksikan mencapai US$2,8 triliun pada 2025. Jumlah penduduk Muslim dunia juga diprediksi akan mencapai 2,2 miliar jiwa pada tahun 2030,” ujar Aqil dalam keterangannya, Jumat (29/8/2025).


Hal ini disampaikannya saat menjadi pembicara pada forum Coaching Clinic Sertifikasi Halal Non-Food dalam rangkaian Indonesia Retail Summit & Expo 2025 yang digelar hari ini di Swissotel PIK Avenue, Jakarta Utara, Rabu (27/8/2025).

Aqil menyampaikan data tersebut menunjukkan industri halal diprediksi akan terus meningkat pesat setiap tahunnya. Berdasarkan data dari State Global Islamic Economic Report (SGIER) 2024/2025, besarnya data pengeluaran konsumen Muslim dunia tidak hanya untuk sektor pangan (makanan dan minuman) tetapi juga sektor non-pangan seperti kosmetik, obat, pariwisata, fashion, hingga barang gunaan serta gaya hidup halal dalam beberapa tahun terakhir. Adapun angka ini diproyeksikan akan terus meningkat.

Dengan proyeksi peningkatan belanja umat Muslim dunia, Indonesia berpeluang untuk memperkuat perdagangan produk halal dan memperluas perannya dalam rantai pasok global. Indonesia saat ini menduduki peringkat ke-3 dalam Indikator Ekonomi Islam Global (SGIER 2024/2025).

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya produk bersertifikat halal harus dijawab dengan kesiapan industri. Jika peluang ini tidak diambil oleh pelaku usaha Indonesia, maka pelaku usaha asing sudah bersiap untuk mengambil peluang yang ada.

Menurutnya, hal ini sudah jelas terpampang nyata betapa banyak negara penghasil produk halal bukanlah negara yang penduduknya beragama Islam.

“Pelaku usaha Indonesia harus segera bersertifikat halal jika kita tidak siap, ini bisa menjadi ancaman serius bagi daya saing pelaku usaha dalam negeri,” ungkap Aqil.

Selain kegiatan seminar, pada sesi BPJPH juga dilanjutkan dengan sesi coaching clinic yang diikuti oleh pelaku industri retail nasional dan internasional, produsen, supplier, vendor, pemilik dan pengelola pusat perbelanjaan, hingga UMKM.

Hadir pula peserta dari kalangan akademisi dan peneliti di bidang retail dan ekonomi. Diskusi berjalan interaktif, dengan fokus pada pemahaman regulasi, tahapan proses sertifikasi, serta tantangan implementasi di sektor non-food.

Melalui kegiatan ini, BPJPH juga mengajak seluruh stakeholder untuk memperkuat kolaborasi ekosistem halal di Indonesia. Pasalnya, sertifikasi halal bukan hanya kewajiban regulatif, tetapi juga peluang untuk memperluas pasar, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memperkuat daya saing produk Indonesia di era perdagangan bebas secara global.

(akn/akn)



Sumber : www.detik.com