Tag Archives: beasiswa

Beasiswa S3 Doktor Talenta Riset Nasional BRIN 2024 Dibuka, Cek Infonya!



Jakarta

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka pendaftaran beasiswa jenjang doktor (S3) hingga 12 Februari 2024 pada laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.

Bertajuk Beasiswa Doktor untuk Talenta Riset Nasional BRIN, membuka kesempatan untuk seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki minat riset di bidang keanekaragaman hayati, nuklir, penerbangan dan antariksa, serta maritim diperkenankan mendaftar. Termasuk detikers yang berstatus mahasiswa yang tengah menempuh studi, PNS, Prajurit TNI, dan anggota Polri.

Nantinya awardee akan mendapatkan manfaat beasiswa dana pendidikan dan dana pendukung yang didalamnya termasuk biaya hidup bulanan. Siap mendaftar? Berikut informasi lengkapnya dikutip dari laman resmi LPDP, Senin (29/1/2024).


Skema Beasiswa LPDP x BRIN 2024

1. Beasiswa ini diberikan untuk jenjang pendidikan:

  • Lulusan Sarjana (S1)/Diploma empat (D4) untuk program doktor jalur fast track dengan menggunakan LoA Unconditional program doktor dengan durasi studi paling lama 60 bulan.
  • Lulusan magister (S2) untuk program doktor satu gelar (single degree) dengan ruasi studi paling lama 48 bulan.

2. Pendaftar beasiswa yang telah mempunyai dan mengunggah LoA Unconditional wajib memilih 1 kampus tujuan.

3. Program studi tujuan Beasiswa BRIN ditentukan sebagai berikut:

  • Penerbangan dan Antariksa (Riset Teknologi Satelit dan Avionics)
  • Teknologi Laut Dalam Maritim (Riset Teknologi Laut Dalam)
  • Pemanfaatan Biodiversitas Maju (Riset Genomic, Omics, Bioinformatika, Rekayasa Genetika)
  • Radiasi dan Teknologi Nuklir (Riset Teknologi Siklotron dan Fusi)

Syarat Pendaftaran Beasiswa LPDP x BRIN 2024

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Telah menyelesaikan studi sesuai skema yang ditentukan
  3. Pendaftar telah menyelesaikan S3 tidak diizinkan mendaftar pada program ini.
  4. Pendaftar lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai sebagai bukti pemenuhan syarat IPK masing-masing program.
  5. Pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri wajib melampirkan penyetaraan ijazah dan konversi IPK.
  6. Mahasiswa yang tengah menempuh studi (ongoing) diperkenankan mendaftar dengan ketentuan yang ditentukan.
  7. Mahasiswa yang tidak menyelesaikan studi pada program magister atau doktor diperkenankan mendaftar di jenjang studi yang sama dengan melampirkan surat pemberhentian sebagai mahasiswa.
  8. Melampirkan surat rekomendasi sesuai dengan persyaratan masing-masing program.
  9. PNS, CPNS, TNI, Polri diperkenankan mendaftar dengan melampirkan surat usulan/rekomendasi dari pejabat yang membidangi SDM.
  10. Memilih perguruan tinggi tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.
  11. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler.
  12. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP.
  13. Menulis profil diri termasuk riwayat yang tidak diselesaikan.
  14. Menulis komitmen untuk kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.
  15. Menulis proposal penelitian.

Komponen Dana Beasiswa LPDP x Brin 2024

1. Dana Pendidikan, termasuk:

  • Pendaftaran
  • SPP/Tuition Fee
  • Tunjangan buku
  • Penelitian disertasi
  • Seminar internasional
  • Publikasi Jurnal Internasional

2. Dana Pendukung, termasuk

  • Transportasi
  • Aplikasi Visa
  • Asuransi kesehatan
  • Dana kedatangan
  • Dana hidup bulanan
  • Dana lomba internasional
  • Dana tunjangan keluarga
  • Dana keadaan darurat.

Untuk informasi lebih lanjut terkait beasiswa LPDP x Brin 2024 ini, detikers bisa melihatnya di sini. Semoga berhasil detikers!

(det/nwy)



Sumber : www.detik.com

Cara Daftar KIP Kuliah Lengkap Beserta Syarat



Jakarta

Pendaftaran KIP Kuliah 2024 akan segera dibuka. Bagaimana cara daftarnya?

Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) merupakan bantuan pendidikan yang diberikan oleh pemerintah kepada mahasiswa berprestasi yang berasal dari keluarga ekonomi kurang mampu. Bantuan ini termasuk biaya kuliah dan tunjangan hidup.

Menurut Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka 2023, pendaftaran KIP Kuliah dilakukan bersamaan dengan pendaftaran SNPMB jalur pertama yakni SNBP. Mengacu pada jadwal SNPMB tahun 2024, pendaftaran SNBP 2024 akan dimulai pada 14 Februari 2024.


Besaran Bantuan KIP Kuliah

Seperti dijelaskan sebelumnya, mahasiswa akan mendapatkan bantuan pendidikan dan tunjangan hidup. Namun, tunjangan hidup tersebut diberikan sesuai dengan indeks harga lokal masing-masing wilayah perguruan tinggi. Berikut rinciannya berdasarkan KIP Kuliah tahun lalu:

Klaster I: Rp 800.000 per bulan
Klaster II: Rp 950.000 per bulan
Klaster III: Rp 1.100.000 per bulan
Klaster IV: Rp 1.250.000 per bulan
Klaster V: Rp 1.400.000 per bulan

Syarat Pendaftaran KIP Kuliah

Berminat menjadi penerima KIP Kuliah 2024? Merujuk informasi pendaftaran 2023, pastikan kamu memenuhi persyaratan di bawah ini:

1. Lulusan SMA/SMK/sederajat yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal lulus dua tahun sebelumnya.

2. Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui semua jalur masuk baik S1 atau Vokasi.

3. Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, yang dibuktikan dengan:

  • Kartu Indonesia Pintar (KIP) pendidikan menengah.
  • Masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial seperti Bansos Program Keluarga Harapan (PKH), Bansos Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), dan Bansos Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
  • Masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil ketiga Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang ditetapkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
  • Mahasiswa dari panti sosial/panti asuhan.

5. Pertimbangan khusus bisa dilakukan dengan mendukung bukti dokumen yang sah, seperti:

  • Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak Rp 4 juta setiap bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak Rp 750 ribu.
  • Bukti keluarga miskin dalam bentuk Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Cara Daftar KIP Kuliah

  1. Mendaftarkan akun secara mandiri melalui https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id//
  2. Masukkan NIK, NISN, NPSN, dan alamat email yang aktif
  3. Sistem KIP kuliah akan melakukan validasi data NIK, NISN, NPSN, serta kelayakan mendapatkan KIP Kuliah.
  4. Jika validasi berhasil, maka peserta akan mendapatkan nomor pendaftaran dan kode akses.
  5. Siswa masuk ke situs KIP Kuliah Merdeka dengan memasukkan nomor pendaftaran dan kode akses untuk menyelesaikan pendaftaran.
  6. Pilih proses seleksi yang diikuti, baik itu SNBP/SNBT/mandiri.
  7. Peserta menyelesaikan proses pendaftaran di situs KIP Kuliah sesuai jalur seleksi yang dipilih.
  8. Peserta yang sudah dinyatakan diterima di perguruan tinggi, bisa melakukan verifikasi lebih lanjut ke kampus bersangkutan sebelum diusulkan ke Puslapdik sebagai penerima KIP Kuliah.

(nir/nah)



Sumber : www.detik.com

Cara Daftar Akun KIP Kuliah 2024, Perhatikan juga Jadwal Seleksi



Jakarta

Pendaftaran akun Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2024 sudah mulai bisa dilakukan hari ini, Selasa (13/2/2024) melalui laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

Seperti seleksi di tahun 2023 lalu, pendaftaran KIP Kuliah memang dilakukan bersamaan dengan jadwal pendaftaran masing-masing seleksi. Namun, pendaftaran dan pembuatan akun KIP Kuliah bisa dilakukan H-1 pendaftaran setiap jalurnya.

Pendaftaran akun bisa dilakukan dengan dua cara yakni siswa mendaftar secara mandiri dan perguruan tinggi mendaftarkan mahasiswa yang sudah diterima dan melakukan registrasi.


Terkait hal tersebut, Tim Teknis KIP Kuliah Kemendikbudristek, Sony Hartono Wijaya merekomendasikan agar siswa melakukan pendaftaran secara mandiri dibanding menunggu perguruan tinggi melakukan pendaftaran mahasiswa.

“Kami rekomendasikan daftar secara mandiri, walaupun implementasi di lapangan itu bisa saja secara kasus-kasus khusus ketika perguruan tinggi melakukan verifikasi dan validasi kelayakan ternyata ditemukan ada siswa yang kurang mampu tapi layak sebagai penerima KIP Kuliah,” kata Sony dalam acara Sosialisasi Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka Tahun 2024 yang disiarkan langsung pada Youtube Kemdikbud.

Lalu bagaimana cara mendaftarnya? Berikut informasi lengkapnya dikutip dari Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah 2024, Selasa (13/2/2024).

Cara Daftar Akun KIP Kuliah 2024

1. Pendaftaran akun secara mandiri dilakukan melalui laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

2. Klik tombol Login Siswa di pojok kanan atas website.

3. Klik tombol “Belum punya akun? Daftar Baru”.

4. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan alamat email yang aktif.

5. Sistem KIP Kuliah Merdeka selanjutnya akan validasi NIK, NISN dan NPSN serta kelayakan mendapatkan KIP Kuliah Merdeka.

Kelayakan mendapatkan KIP Kuliah dilakukan dengan mengecek porfil ekonomi siswa menggunakan NIK ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos). Siswa yang dikategorikan tidak mampu adalah mereka yang memiliki desil ≤ 4.

6. Jika proses validasi berhasil, sistem akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke alamat email yang diadaftarkan.

Ketentuan tambahan:

  • Sistem KIP Kuliah merekomendasikan menggunakan akun Gmail sebagai alamat email pendaftaran. Jangan lupa pastikan email yang diketikkan benar dan aktif agar proses pengiriman informasi akun tidak terkendala.
  • Apabila NISN atau NPSN tidak ditemukan, maka siswa harus memperbaiki data melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Bisa melalui sekolah ataupun laman Verval Dapdik di tautan https://pd.data.kemdikbud.go.id/verval-lulusan/.

Cara Mendaftar KIP Kuliah 2024

1. Pendaftaran akun secara mandiri dilakukan melalui laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

2. Klik tombol Login Siswa di pojok kanan atas website.

3. Masukkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses yang didapatkan dalam proses pembuatan akun.

4. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di laman KIP Kuliah sesuai jalur seleksi yang dipilih.

5. Proses seleksi berlangsung, jika diterima peserta harus melakukan verifikasi lebih lanjut oleh perguruan tinggi sebelum diusulkan ke Puslapdik sebagai mahasiswa penerima KIP Kuliah Merdeka 2024.

Jadwal Seleksi KIP Kuliah 2024

  • Pendaftaran: 12 Februari – 31 Oktober 2024
  • Seleksi KIP Kuliah di kampus: 1 Juli – 31 Oktober 2024
  • Penetapan penerima baru: 1 Juli – 31 Oktober 2024

Begitulah cara mendaftar akun KIP Kuliah 2024 yang sudah bisa dilakukan mulai hari ini. Tunggu apa lagi? Yuk segera daftar!

(det/nwy)



Sumber : www.detik.com

Kelebihan KIP Kuliah 2024, Salah Satunya Kuota Bertambah Hingga 200 Ribu Penerima!



Jakarta

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek, Abdul Kahar menjelaskan lima perubahan yang menjadi kelebihan KIP Kuliah 2024. Langkah ini diharapkan agar semakin banyak siswa yang memanfaatkan bantuan pendidikan tinggi ini.

Meski semakin banyak kelebihan baru, Abdul Kahar menjelaskan bila KIP Kuliah di tahun 2024 semakin bersifat kompetitif. Karena setiap tahunya ditemukan bila pendaftar selalu lebih banyak dibanding kuota yang disediakan pemerintah.

“Tahun 2023 lalu, jumlah pendaftar mencapai 1 juta lebih sementara alokasi anggarannya hanya untuk 161 ribu mahasiswa, ini artinya hanya sekitar 20 persen yang memperoleh KIP Kuliah,” ujarnya dikutip dari rilis di laman Puslapdik, Selasa (13/2/2024).


Lalu apa saja kelebihan yang hadir di KIP Kuliah 2024? Begini penjelasannya.

5 Kelebihan KIP Kuliah 2024

1. Durasi pendaftaran panjang

Abdul Kahar menjelaskan pendaftaran KIP Kuliah 2024 akan berlangsung cukup panjang dari 12 Februari-31 Oktober 2024. Durasi ini untuk mencakup seluruh jenis seleksi masuk perguruan tinggi baik di PTN maupun PTS dan memperluas kesempatan bagi siswa.

“Durasi panjang ini memberi kesempatan yang seluas-luasnya bagi lulusan SMA, SMK,MA, dan Paket C untuk bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, ” katanya.

2. Peningkatan kuota

Peningkatan kuota penerima KIP Kuliah Merdeka di tahun 2024 bertambah hingga 200 ribu penerima. Pada tahun 2023 lalu kuota yang disampaikan mencapai angka 161 ribu penerima.

Mengutip dari arsip detikEdu dijelaskan bila penerimaan 2024 diperkirakan memiliki kuota total hingga 985.557 penerima dengan jumlah anggaran Rp 13,9 triliun.

3. Peningkatan data

Tahun ini, terjadi integrasi data calon penerima yang lebih baik. Puslapdik bekerja sama dengan Pusdatin Kemendikbudristek untuk data ekonomi calon penerima sebagai upaya peningkatan ketepatan sasaran.

4. Peningkatan layanan

Layanan KIP Kuliah Merdeka terus ditingkatkan terutama terkait pencairan dana kepada mahasiswa. Tahun ini dikembangkan program Monitoring Proses Pencairan yang siap diterapkan.

5. Uji coba program baru

Penyediaan layanan penyaluran biaya hidup KIP Kuliah di tahun 2024 melalui layanan keuangan digital (fintech). Program ini akan diuji coba bagi mahasiswa baru pada semester gasal tahun akademik 2024/2025.

Syarat Penerima KIP Kuliah 2024

1. Siswa lulusan SMA/SMK/MA/sederajat yang lulus tahun 2024 atau maksimal 2 tahun sebelumnya (2023 dan 2022)

2. Lulus seleksi di PTN atau PTS dengan prodi terakreditasi minimal C atau Baik

3. Mempunyai potensi akademik baik tetapi berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi

4. Penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) SMA/SMK yang terdata pada Dapodik dan SiPintar

5. Mahasiswa dari keluarga yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau penerima bantuan sosial yang ditetapkan oleh kementerian yang menangani urusan bidang sosial seperti mahasiswa dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH), mahasiswa dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)

6. Masuk dalam kelompok masyarakat miskin maksimal pada 3 desil pada Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) yang ditetapkan Kemenko PMK

7. Mahasiswa dari panti sosial/asuhan

8. Jika tidak termasuk dalam DTKS atau penerima bantuan sosial lainya, siswa perlu memenuhi syarat yaitu:

  • Memiliki bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta per bulan atau Rp 750 ribu per anggota keluarga
  • Memiliki bukti keluarga miskin dalam bentuk surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimum tingkat desa/kelurahan

Jadwal Seleksi KIP Kuliah 2024

  • Pendaftaran: 12 Februari – 31 Oktober 2024
  • Seleksi KIP Kuliah di kampus: 1 Juli – 31 Oktober 2024
  • Penetapan penerima baru: 1 juli – 31 Oktober 2024

Jadi siap mendaftar KIP Kuliah 2024? Semoga berhasil detikers!

(det/nwy)



Sumber : www.detik.com

Kapan Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Beasiswa LPDP?



Jakarta

Pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) batch 1 resmi ditutup pada Senin (12/2/2024) malam. Kini, seluruh berkas pendaftaran mahasiswa memasuki tahapan seleksi administrasi yang akan dimulai pada 15-28 Februari 2024 mendatang.

Peserta bisa memeriksa status pendaftaran di akunnya masing-masing tepatnya pada Menu Beasiswa. Pada menu ini juga, nantinya peserta bisa melihat pengumuman hasil seleksi administratif yang akan dilaksanakan pada 1 Maret 2024 mendatang.

Lalu bagaimana tampilan pengumuman seleksi administratif peserta? Begini penjelasannya dikutip dari Panduan Pendaftaran beasiswa LPDP Tahun 2024 dan postingan Instagram resmi LPDP, Selasa (13/2/2024).


Tampilan Hasil Seleksi Administratif

1. Tidak Lulus Seleksi Administratif

Tampilan hasil seleksi administrasi beasiswa LPDPTampilan hasil seleksi administrasi beasiswa LPDP bila tidak lulus. Foto: dok. LPDP RI

Peserta yang tidak lulus seleksi administratif akan mendapat pesan “Mohon Maaf Anda Tidak Lulus Seleksi Administrasi”. Di bawah pernyataan tersebut ada tombol untuk mengetahui alasan mengapa peserta bisa gagal di seleksi pertama ini.

Tim LPDP dalam unggahan Instagram menjelaskan kegagalan proses administrasi umumnya terjadi karena dua hal. Pertama karena dokumen yang terlewat dan tidak diunggah, kedua karena dokumen yang diunggah tidak sesuai standar.

Berbagai dokumen yang kerap menggagalkan seleksi administratif adalah:

  • Surat rekomendasi tidak sesuai standar/format yang disediakan.
  • Surat rekomendasi dibuat lebih dari satu tahun, untuk pendaftaran gelombang satu jangan sampai rekomendasi terbit sebelum Januari 2023.
  • Surat rekomendasi dengan offline form tidak ditandatangani oleh pemberi rekomendasi.
  • Surat rekomendasi bukan ditujukan untuk Beasiswa LPDP.
  • Sertifikat bahasa Inggris yang mencantumkan skor kurang, berupa prediction test, tidak terverifikasi keasliannya, atau telah kadaluarsa/melebihi batas waktu 2 tahun dari pendaftaran.
  • LoA yang bermasalah seperti tidak mencantumkan tanggal intake/mulai studi, tidak melampirkan dokumen bukti pendukung terkait pilihan prodi/perguruan tinggi di luar daftar LPDP, masih bersifat conditional, tidak melampirkan surat keterangan defer (tunda studi), dan LoA yang dilampirkan berbeda dengan tujuan studi yang diinput dalam pendaftaran.
  • Surat usulan bagi pendaftar PNS/TNI/POLRI.

Bila ada kesalahan administratif, peserta tentu saja bisa mengajukan sanggahan dalam masa sanggah yang berlaku pada tanggal 2-3 Maret 2024. Sistem akan melakukan penilaian terkait sanggahan peserta hingga diumumkan pada 14 Maret 2024.

Sanggahan hasil seleksi administrasi disetujui bila sanggahan atas setiap dokumen disetujui seluruhnya. Jika ada satu dokumen yang sanggahannya tidak diterima, maka peserta tetap gagal dalam seleksi administrasi.

2. Lulus Seleksi Administratif

Tampilan hasil seleksi administrasi beasiswa LPDPTampilan hasil seleksi administrasi beasiswa LPDP bila lulus seleksi. Foto: dok. LPDP RI

Bila detikers berhasil lulus seleksi administratif, maka keterangan yang akan diperoleh adalah “Selamat Anda Telah lulus Seleksi Administrasi”. Mereka yang lulus ini akan melanjutkan seleksi ke tahap seleksi bakat skolastik.

Tes ini dibuat sebagai evaluasi standar untuk mengukur kemampuan akademik dan potensi intelektual calon penerima beasiswa. Prosesnya kan dilaksanakan pada 18-22 Maret dan diumumkan pada 27 Maret 2024.

Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP Batch 1 2024

  • Pendaftaran: hingga 12 Februari 2024 pukul 23.59 WIB
  • Seleksi administrasi: 15-28 Februari 2024
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 1 Maret 2024
  • Pengajuan sanggah: 2-3 Maret 2024
  • Pengumuman hasil sanggah: 14 Maret 2024
  • Seleksi bakat skolastik: 18-22 Maret 2024
  • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 27 Maret 2024
  • Seleksi substansi: 2 April-31 Mei 2024
  • Pengumuman hasil seleksi substansi: 10 Juni 2024
  • Periode perkuliahan paling cepat: Juli 2024

Itulah informasi terkait pengumuman hasil seleksi administrasi LPDP. Semoga hasil baik menghampirimu pada 1 Maret 2024 mendatang ya detikers, semoga berhasil!

(det/nwy)



Sumber : www.detik.com

31 Universitas Siap Terima 222 WNA Lewat Beasiswa KNB 2024, Ada Kampusmu?



Jakarta

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) membuka pendaftaran Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) 2024. Pendaftaran dilakukan secara daring di laman https://knb.kemdikbud.go.id/.

Bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), KNB 2024 memberikan kesempatan kepada 222 mahasiswa asing yang berasal dari 50 negara berkembang di dunia.

Dikutip dari KNB Scholarship Guide, Kamis (8/2/2024) beasiswa KNB sudah digagas dalam Konferensi Kepala Negara Gerakan Non-Blok (GNB) kesepuluh pada 1-6 September 1992. Sejak saat itu, pemerintah RI menawarkan beasiswa kepada mahasiswa negara anggota GNB.


Namun, eksklusivitas regional dicabut pada tahun 2002 dan resmi menjadi KNB. Penerimanya tidak lagi terbatas pada negara anggota GNB tapi juga negara berkembang lainnya di Asia, Pasifik, Amerika Selatan, Afrika dan Eropa Timur untuk mengenyam pendidikan jenjang Sarjana, Magister dan Doktor.

Pada tahun 2024 Kemendikdbursitek menggandeng 31 perguruan tinggi sebagai tuan rumah dalam penerimaan 222 mahasiswa asing Beasiswa KNB. Kampus mana saja? Berikut daftar lengkapnya.

31 Kampus Tujuan Beasiswa KNB 2024

  1. IPB University
  2. Institut Teknologi Bandung
  3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  4. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
  5. Universitas Airlangga
  6. Universitas Atma Jaya Yogyakarta
  7. Universitas Diponegoro
  8. Universitas Gadjah Mada
  9. Universitas Hasanuddin
  10. Universitas Indonesia
  11. Universitas Katolik Parahyangan
  12. Universitas Muhammadiyah Malang
  13. Universitas Muhammadiyah Surakarta
  14. Universitas Negeri Malang
  15. Universitas Negeri Yogyakarta
  16. Universitas Padjadjaran
  17. Universitas Pendidikan Indonesia
  18. Universitas Sebelas Maret
  19. Universitas Telkom
  20. Universitas Islam Indonesia
  21. Universitas Brawijaya
  22. Universitas Negeri Semarang
  23. Universitas Negeri Surabaya
  24. Universitas Syiah Kuala
  25. Universitas Dian Nuswantoro
  26. Universitas Sanata Dharma
  27. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  28. Universitas Jenderal Soedirman
  29. Universitas Sumatera Utara
  30. Universitas Negeri Jakarta
  31. Universitas Lampung

Jadwal Seleksi Beasiswa KNB 2024

  • Pendaftaran: hingga 23 Februari 2024
  • Seleksi administrasi: 26 Februari-22 Maret 2024
  • Seleksi akademik, wawancara dan psikotes: 25 Maret-17 Mei 2024
  • Pengumuman: 10 Juni 2024
  • Daftar ulang: 11-21 Juni 2024
  • Pengurusan dokumen untuk visa pelajar: 8 Juli-9 Agustus 2024
  • Sampai di Indonesia: Agustus 2024
  • Pelaksanaan program BIPA: September 2024
  • Pelaksanaan perkuliahan: pertengahan Agustus 2024 atau sesuai kalender akademik universitas tujuan.

Untuk informasi lebih lanjut terkait KNB, kamu bisa melihatnya https://knb.kemdikbud.go.id/. Semoga berhasil detikers!

(det/nah)



Sumber : www.detik.com

KIP Kuliah 2024 Hanya Terapkan 1 Skema Pembiayaan, Ini Jenis Bantuan-Besarannya



Jakarta

Tim Teknis KIP Kuliah 2024, Yon Sugiarto menyampaikan adanya perbedaan skema pembiayaan KIP Kuliah 2024 dengan tahun sebelumnya. Tahun ini, KIP Kuliah hanya menerapkan satu skema pembiayaan.

“Jadi pada 2023 lalu kita punya dua skema, tapi tahun 2024 kita hanya mengeluarkan satu skema KIP Kuliah yang memberikan biaya pendidikan dan biaya hidup kepada penerima,” ujar Yon dalam Sosialisasi Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka Tahun 2024 yang disiarkan lewat Youtube Kemdikbud RI pada Senin (12/2/2024).

Sementara itu, pada KIP Kuliah 2023 terdapat dua skema pembiayaan yakni skema 1 yang menanggung biaya pendidikan dan tunjangan hidup, sedangkan skema 2 menanggung biaya pendidikan saja.


Jenis dan Besaran Bantuan KIP Kuliah 2024

Penerima KIP Kuliah 2024 akan mendapatkan biaya pendidikan atau biaya kuliah (UKT/SPP) yang dibayarkan langsung ke rekening perguruan tinggi. Selain itu, mahasiswa akan menerima bantuan biaya hidup per bulan yang ditransfer langsung ke rekening mahasiswa.

Adapun besaran dari tunjangan hidup yang diterima disesuaikan berdasarkan perhitungan indeks harga lokal masing-masing wilayah perguruan tinggi. Besaran dana dibedakan menjadi 5 klaster yaitu:

  1. Klaster 1: Rp 800.000 per bulan
  2. Klaster 2: Rp 950.000 per bulan
  3. Klaster 3: Rp 1.100.000 per bulan
  4. Klaster 4: Rp 1.250.000 per bulan
  5. Klaster 5: Rp 1.400.000 per bulan

Bantuan biaya hidup dari KIP Kuliah sepenuhnya merupakan hak mahasiswa yang digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan selama kuliah dan tidak boleh dimanfaatkan perguruan tinggi untuk biaya tambahan apapun.

Tujuan KIP Kuliah 2024

  1. Meningkatkan perluasan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi bagi mahasiswa WNI yang tidak mampu secara ekonomi.
  2. Meningkatkan prestasi mahasiswa pada bidang akademik dan nonakademik.
  3. Menjamin keberlangsungan studi mahasiswa yang berasal dari daerah 3T dan/atau menempuh studi pada perguruan tinggi di wilayah yang terkena dampak bencana alam atau konflik sosial.
  4. Meningkatkan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi.

Syarat Penerima KIP Kuliah 2024

  • Siswa lulusan SMA/SMK/MA/sederajat yang lulus tahun 2024 atau maksimal 2 tahun sebelumnya (2023 dan 2022)
  • Lulus seleksi di PTN atau PTS dengan prodi terakreditasi minimal C atau Baik
  • Mempunyai potensi akademik baik tetapi berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi
  • Penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) SMA/SMK yang terdata pada Dapodik dan SiPintar
  • Mahasiswa dari keluarga yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau penerima bantuan sosial yang ditetapkan oleh kementerian yang menangani urusan bidang sosial seperti mahasiswa dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH), mahasiswa dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
  • Masuk dalam kelompok masyarakat miskin maksimal pada 3 desil pada Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) yang ditetapkan Kemenko PMK
  • Mahasiswa dari panti sosial/asuhan
  • Mahasiswa yang memenuhi syarat berikut:
    – Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta per bulan atau Rp 750 ribu per anggota keluarga
    – Bukti keluarga miskin dalam bentuk surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimum tingkat desa/kelurahan

Jadwal Seleksi KIP Kuliah 2024

  • Pendaftaran: 12 Februari – 31 Oktober 2024
  • Seleksi KIP Kuliah di kampus: 1 Juli – 31 Oktober 2024
  • Penetapan penerima baru: 1 juli – 31 Oktober 2024

Itulah informasi skema pembiayaan KIP Kuliah 2024. Yuk segera persiapkan data diri untuk pendaftaran KIP Kuliah tahun ini!

(cyu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Catatan Penting! 5 Hal Ini Wajib Diperhatikan saat Daftar KIP Kuliah 2024



Jakarta

Pendaftaran KIP Kuliah 2024 telah dibuka mulai 12 Februari 2023 hingga 31 Oktober 2024. Bagi siswa yang akan mendaftar, wajib memperhatikan terlebih dahulu lima hal penting yang wajib ada saat daftar.

Hal tersebut disampaikan oleh Tim Teknis KIP Kuliah Kemdikbud, Sony Hartono Wijaya pada acara Sosialisasi Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka Tahun 2024 yang disiarkan langsung pada Youtube Kemdikbud, Senin (12/2/2024).

“Ada beberapa catatan penting yang selama ini menghambat proses pendaftaran adik-adik ketika ingin mengikuti program KIP Kuliah,” katanya.


Pendaftaran akun KIP Kuliah 2024 bisa dilakukan secara mandiri atau oleh perguruan tinggi. Namun, Sony lebih merekomendasikan untuk melakukan pendaftaran secara mandiri.

“Kami rekomendasikan daftar secara mandiri, walaupun implementasi di lapangan itu bisa saja secara kasus-kasus khusus ketika perguruan tinggi melakukan verifikasi dan validasi kelayakan ternyata ditemukan ada siswa yang kurang mampu tapi layak sebagai penerima KIP Kuliah,” kata Sony.

Selain itu, Sony mengatakan pada seleksi KIP Kuliah tahun ini, terdapat ketentuan baru yakni pendaftaran hanya bisa dilakukan oleh mahasiswa yang diterima di perguruan tinggi dan prodi yang telah terakreditasi lembaga pemerintah.

“Di tahun ini, itu hanya bisa ditetapkan sebagai penerima KIP Kuliah kalau adik-adik diterima masuk di perguruan tinggi dan program studi yang terakreditasi,” bebernya.

Pendaftaran KIP Kuliah akan bersamaan dengan jadwal pendaftaran masing-masing seleksi. Siswa bisa mendaftar dan membuat akun KIP Kuliah mulai H-1 pendaftaran jalur SNBP, SNBT atau Jalur Mandiri.

Hal yang Wajib Diperhatikan saat Daftar KIP Kuliah 2024

  1. Pastikan data tercatat di Dapodik benar
  2. Pastikan NIK milik pribadi
  3. Mendaftar dengan menggunakan alamat email yang aktif dan email pribadi
  4. Diterima di perguruan tinggi dan prodi terakreditasi
  5. Apabila ada kesalahan NISN/NPSN/NIK maka:
    – Untuk siswa yang belum lulus, bisa berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk perbaikan NISN/NPSN/NIK
    – Untuk siswa yang sudah lulus, dapat melakukan perbaikan mandiri di laman https://pd.data.kemdikbud.go.id/vervalLulusan/

Tata Cara Daftar KIP Kuliah 2024

  1. Melakukan pendaftaran secara mandiri di sistem online di kip.kuliah.kemdikbud.go.id
  2. Pada saat pendaftaran, siswa memasukkan NIK, NISN, NPSN dan alamat email yang aktif
  3. Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan melakukan validasi NIK, NISN dan NPSN ke Dapodik Kemendikbud
  4. Jika proses validasi berhasil, sistem KIP Kuliah selanjutnya akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke alamat email yang dibutuhkan
  5. Siswa melengkapi berkas pendaftaran KIP Kuliah dan memilih jenis seleksi yang akan diikuti (SNBP/SNBT/Mandiri)
  6. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di portal atau sistem informasi sesuai jalur yang dipilih pada seleksi masuk di perguruan tinggi
  7. Calon penerima KIP Kuliah yang telah diterima di perguruan tinggi dapat melakukan verifikasi lebih lanjut oleh perguruan tinggi sebelum diusulkan sebagai calon penerima KIP Kuliah

Jika detikers masih punya banyak pertanyaan seputar KIP Kuliah 2024, bisa temukan jawabannya pada laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/panduan ya.

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran KIP Kuliah 2024 Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Jadwalnya!



Jakarta

Pendaftaran Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka 2024 resmi dibuka. Siswa bisa mendaftarkan diri mulai dari 12 Februari – 31 Oktober 2024.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Puslapdik, Abdul Kahar mengatakan anggaran dana untuk KIP Kuliah tahun ini sebesar Rp 13,9 triliun. Total dana tersebut akan disalurkan kepada 986.577 mahasiswa.

“Kuota penerima KIP Kuliah tahun ini adalah sebanyak 985.577 mahasiswa yang terdiri dari 200.000 mahasiswa penerima KIP Kuliah baru dan sisanya adalah mahasiswa penerima KIP Kuliah on going dan mahasiswa penerima bantuan biaya pendidikan on going,” ujarnya dalam siaran Youtube Kemdikbud, dikutip pada Senin (12/2/2024).


Menurut Abdul, pada program KIP Kuliah 2024 terdapat peningkatan kualitas sasaran dan inovasi dalam hal kuota penerima, perbaikan integrasi data calon penerima, peningkatan layanan KIP Kuliah, dan efektivitas penyaluran lewat layanan keuangan digital (fintech).

Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti berharap pengadaan kembali KIP Kuliah ini dapat membantu para siswa dengan keterbatasan ekonomi untuk tetap bisa melanjutkan dan menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

“Diutamakan orang pertama dari keluarga miskin/rentan miskin yang melanjutkan studi ke perguruan tinggi, tidak perlu khawatir melanjutkan studi ke perguruan tinggi di prodi unggulan dengan akreditasi terbaik karena dijamin pembiayaan pendidikan sampai lulus sesuai jangka waktu pemberian KIP Kuliah Merdeka,” tuturnya.

Syarat Penerima KIP Kuliah 2024

  • Siswa lulusan SMA/SMK/MA/sederajat yang lulus tahun 2024 atau maksimal 2 tahun sebelumnya (2023 dan 2022)
  • Lulus seleksi di PTN atau PTS dengan prodi terakreditasi minimal C atau Baik
  • Mempunyai potensi akademik baik tetapi berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi
  • Penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) SMA/SMK yang terdata pada Dapodik dan SiPintar
  • Mahasiswa dari keluarga yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau penerima bantuan sosial yang ditetapkan oleh kementerian yang menangani urusan bidang sosial seperti mahasiswa dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH), mahasiswa dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
  • Masuk dalam kelompok masyarakat miskin maksimal pada 3 desil pada Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) yang ditetapkan Kemenko PMK
  • Mahasiswa dari panti sosial/asuhan
  • Mahasiswa yang memenuhi syarat berikut:
    – Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta per bulan atau Rp 750 ribu per anggota keluarga
    – Bukti keluarga miskin dalam bentuk surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimum tingkat desa/kelurahan

Jadwal Seleksi KIP Kuliah 2024

  • Pendaftaran: 12 Februari – 31 Oktober 2024
  • Seleksi KIP Kuliah di kampus: 1 Juli – 31 Oktober 2024
  • Penetapan penerima baru: 1 juli – 31 Oktober 2024

Itulah informasi mengenai KIP Kuliah 2024. Bagi detikers yang akan mendaftar, yuk segera buat akun di laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/!

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran LPDP Batch 1 2024 Tutup Malam Ini, Cek Lagi Dokumen Persyaratannya!



Jakarta

Pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) batch 1 tutup malam ini, Senin (12/2/2024) pukul 23.59 WIB. Calon mahasiswa masih bisa menyelesaikan aplikasi pendaftaran di laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.

Beasiswa LPDP 2024 akan dibuka sebanyak dua gelombang. Gelombang pertama ditutup malam ini dan gelombang kedua akan memulai pendaftaran pada 19 Juni 2024 mendatang.

Pada 2024, ada empat kategori beasiswa LPDP yang dibuka yakni reguler, afirmasi, targeted, dan juga double degree/joint degree. Keseluruhan beasiswa diberikan untuk jenjang pendidikan magister ataupun doktor.


Setelah menjalankan studi, penerima beasiswa diwajibkan kembali ke Tanah Air dan mengabdi di Indonesia dengan ketentuan yang berlaku, yakni wajib berkontribusi selama 2 kali masa studi ditambah 1 tahun (2N+1). Bila tidak, ada berbagai sanksi yang mengancam para awardee.

Sebelum menyelesaikan pendaftaran, cek kesiapan aplikasimu. Berikut daftar dokumen yang dibutuhkan selama pendaftaran dikutip dari Booklet Beasiswa LPDP Reguler Tahun 2024, Senin (12/2/2024).

Daftar Dokumen Seleksi LPDP 2024

Selama pendaftaran peserta diharuskan mengisi dan mengunggah dokumen persyaratan, seperti:

  1. Biodata diri: Pengisian di formulir online
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP): Unggah
  3. Scan Ijazah S1/S2 (asli atau legalisir) atau Surat Keterangan Lulus (SKL): Unggah
  4. Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi (bagi yang tidak menyelesaikan studi): Unggah
  5. Scan transkrip nilai S1/S2: Unggah
  6. Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemendikbudristek/Kemenag: Unggah
  7. Dokumen konversi IPK dari Kemendikbudristek/Kemenag: Unggah
  8. Sertifikat bahasa asing yang dipersyaratkan dan masih berlaku: Unggah
  9. Letter of Acceptance (LoA) Unconditional: Unggah
  10. Surat rekomendasi dari akademisi atau tokoh masyarakat yang diterbitkan paling lama 1 tahun di bulan yang sama dengan pendaftaran beasiswa: Pengisian di formulir online dan diunggah
  11. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran: Pengisian di formulir online
  12. Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM untuk pendaftar PNS/TNI/Polri: Unggah
  13. Profil diri pada formulir pendaftaran: Pengisian di formulir online
  14. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia: Pengisian di formulir online
  15. Proposal penelitian (khusus Doktor): Pengisian di formulir online
  16. Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi: Pengisian di formulir online

Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP Batch 1 2024

  • Pendaftaran: hingga 12 Februari 2024 pukul 23.59 WIB
  • Seleksi administrasi: 15-28 Februari 2024
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 1 Maret 2024
  • Pengajuan sanggah: 2-3 Maret 2024
  • Pengumuman hasil sanggah: 14 Maret 2024
  • Seleksi bakat skolastik: 18-22 Maret 2024
  • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 27 Maret 2024
  • Seleksi substansi: 2 April-31 Mei 2024
  • Pengumuman hasil seleksi substansi: 10 Juni 2024
  • Periode perkuliahan paling cepat: Juli 2024

Demikian informasi terkait pendaftaran LPDP yang segera ditutup hari ini pukul 23.59 WIB. Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi laman LPDP di tautan https://lpdp.kemenkeu.go.id/ ya, semoga berhasil!

(det/twu)



Sumber : www.detik.com