Tag Archives: beasiswa

Kuliah di Jazirah Arab dengan Beasiswa LPDP, Bisa Perdalam Ilmu Perminyakan



Jakarta

Pelamar beasiswa LPDP 2024 tak hanya diberi pilihan untuk kuliah di kampus Eropa atau Amerika Serikat. Pihak LPDP juga membuka kesempatan melanjutkan studi master atau doktor di lembaga pendidikan tinggi di negara kawasan Jazirah Arab.

Negara-negara di Semenanjung Arab yang dikenal sebagai penghasil minyak bumi terbesar di dunia tentu saja punya kampus dengan jurusan teknik perminyakan atau teknik pertambangan terbaik di dunia.

Seperti misalnya, King Fahd University of Petroleum & Minerals tercatat sebagai kampus yang memiliki jurusan perminyakan terbaik ke-4 dan pertambangan terbaik ke-9 dunia versi QS WUR by Subject 2023 bidang Engineering.


Selain itu, pelamar beasiswa LPDP juga bisa memilih jurusan perminyakan yang dimiliki Khalifa University di Uni Emirat Arab yang berlokasi di Abu Dhabi. Kampus ini memiliki jurusan perminyakan terbaik ke-8 dunia.

Tertarik untuk kuliah di jazirah Arab? Berikut 6 kampusnya:

1. King Abdulaziz University (KAU) Arab Saudi All Subject

King Abdulaziz University (KAU) didirikan pada tahun 1967 di kota Jeddah tepi Laut Merah sebagai universitas swasta dengan nama pendiri Arab Saudi, Raja Abdul-Aziz Al-Saud.

Namun sejak 1973, KAU bergabung dengan sistem universitas negeri Arab Saudi. Kampus ini menduduki peringkat 251-300 dunia versi Timer Higher Education WUR 2024. Di kampus ini pelamar beasiswa LPDP bisa mendaftar di seluruh jurusan yang membuka program master dan doktor.

2. King Abdullah University of Science and Technology (KAUST)

Pelamar LPDP bisa memilih jurusan Energy Science & Engineering dan Perminyakan di kampus negeri yang terletak di Kota Thuwal ini. Jurusan perminyakan di kampus ini menduduki peringkat ke-18 dunia.

Kampus King Abdullah University of Science and Technology di Arab SaudiKampus King Abdullah University of Science and Technology di Arab Saudi Foto: Dok. KAUST

3. King Fahd University of Petroleum & Minerals (KFUPM)

Kampus yang terletak di Kota Dhahran ini tercatat memiliki jurusan perminyakan dan pertambangan terbaik di dunia. Pelamar beasiswa LPDP dapat memilih jurusan Engineering – Petroleum serta Mining & Mineral Engineering di universitas yang berdiri pada 1963 ini.

KFUPM juga dikenal sebagai kampus dengan seleksi masuk terketat. Dikutip dari situs THE, universitas ini hanya menerima 10 persen dari total calon mahasiswa yang mendaftar.

4. Khalifa University Uni Emirat Arab

Khalifa University dikenal sebagai salah satu kampus dengan jurusan perminyakan terbaik di dunia dengan peringkat ke-8 versi QS WUR by Subject 2023 bidang Petroleum. Pelamar beasiswa LPDP 2024 diberi kesempatan untuk dapat memperdalam ilmu perminyakan di kampus yang berlokasi di Abu Dhabi itu.

Kampus Khalifa University di Uni Emirat ArabKampus Khalifa University di Uni Emirat Arab Foto: Dok. Khalifa University

5. The Emirates Academy of Hospitality Management (EAHM) Uni Emirat Arab

Tak hanya bidang perminyakan, calon mahasiswa juga bisa memperdalam ilmu perhotelan di The Emirates Academy of Hospitality Management yang berlokasi di Dubai.

Kampus ini merupakan salah satu institusi pendidikan bidang perhotelan terbaik di dunia. Program Master of International Hospitality Management dengan lama kuliah 1 tahun bisa pelamar beasiswa LPDP pilih di kampus EAHM.

6. Imam Abdulrahman Bin Faisal University Arab Saudi

Kampus ini berdiri pada 1975 dengan nama Dammam University. Kemudian berubah menjadi Imam Abdulrahman Bin Faisal University (IAU) pada 2016, saat kunjungan Raja Salman bin Abdulaziz ke Dammam.

Universitas ini adalah salah satu universitas tertua di kawasan timur Arab Saudi dan merupakan salah satu kampus dengan jurusan kedokteran terkemuka di negara itu, baik untuk mahasiswa pria maupun wanita.

(pal/nwy)



Sumber : www.detik.com

Dana Abadi Pendidikan Capai Rp 139 T, Suntikan Pemerintah Mau Disetop



Jakarta

Pemerintah sedang mengkaji opsi menghentikan alokasi untuk dana abadi pendidikan yang mencapai Rp 20 triliun setiap tahun.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan dana abadi yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan itu kini menyentuh angka Rp 139 triliun.

Setiap tahun pemerintah mengalokasikan Rp 20 triliun untuk dana abadi tersebut. Dana yang disuntikkan tersebut berasal dari anggaran pendidikan yang besarnya 20 % dari anggaran belanja negara dalam APBN.


“Kan setiap tahun dari 20% anggaran pendidikan itu disisihkan sekitar Rp 20 triliun di dalam dana abadi sekarang numpuk sekitar Rp 139 triliun. Kemarin dibahas apakah perlu ditambah lagi tiap tahun? Apakah tidak itu saja dulu dana yang ada,” ujar Muhadjir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (16/1/2024).

Anggaran Bakal Fokus untuk Sektor Pendidikan

Menurut Muhadjir, seluruh anggaran pendidikan di APBN bakal fokus digunakan untuk membenahi sektor pendidikan, mulai dari riset hingga pengembangan perguruan tinggi.

“Kita tinjau apa harus diteruskan LPDP Itu dengan jumlah yang sudah hampir Rp 140 triliun itu. Jadi mungkin kita setop dulu,” ujarnya.

Ia menambahkan,”Jadi anggaran pendidikan 20% nanti sepenuhnya bisa digunakan untuk membenahi pendidikan termasuk riset dan alokasi pengembangan pendidikan perguruan tinggi bisa ditingkatkan.”

Kementerian Keuangan telah menetapkan belanja negara pada APBN 2024 sebesar Rp 3.325,1 triliun. Adapun alokasi anggaran pendidikan tahun ini senilai Rp 665 triliun untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

Tujuan Membangun SDM Indonesia yang Unggul

Pada puncak acara LPDP Festival Tahun 2023 yang digelar Kamis (3/8/2023) lalu, Presiden Joko Widodo mengungkapkan dana yang dialokasi pemerintah untuk LPDP saat ini meningkat signifikan menjadi Rp 139 triliun dari sebelumnya Rp 15 triliun di tahun 2015.

Sovereign wealth fund di sektor pendidikan ini bertujuan untuk membangun sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul dan berkualitas, yang menjadi kunci memenangkan persaingan dengan negara lain.

“Sejak 2019, saya sudah perintahkan ke Ibu Menteri Keuangan, minimal satu tahun itu 20 (triliun rupiah) harus dimasukkan ke LPDP, 20 (triliun rupiah) masukkan ke LPDP, punya uang banyak masukkan LPDP, karena SDM inilah nanti kita bisa bersaing atau tidak bisa bersaing dengan negara-negara lain,” ucapnya.

Peningkatan kualitas SDM tersebut, lanjut presiden, sangat penting karena Indonesia akan menghadapi bonus demografi yang nanti di tahun 2030 sebanyak 68,3 persen penduduk Indonesia berada pada usia produktif. Bonus demografi tersebut, kata Presiden biasanya hanya terjadi sekali dalam sejarah peradaban sebuah negara.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.

(pal/faz)



Sumber : www.detik.com

5 Tips Membuat CV untuk Daftar Beasiswa LPDP ala Harvard University



Jakarta

Curriculum Vitae atau CV adalah salah satu berkas wajib pendaftar beasiswa LPDP. CV berisikan pengalaman akademik, penelitian, hingga publikasi ilmiah pelamar.

Sebuah CV sangat penting dalam melamar beasiswa karena secara tidak langsung menggambarkan profil diri pelamar. CV yang baik dan sesuai akan memperbesar peluang pelamar lolos ke tahap seleksi berikutnya.

Oleh karena itu, pelamar beasiswa LPDP perlu untuk memperhatikan isi CV sebelum melamar. Mengutip postingan Instagram @lpdp_ri, berikut adalah tips membuat CV dari Pusat Pengembangan Karier Harvard University. Yuk simak!


Tips Membuat CV untuk Daftar Beasiswa LPDP

1. Perhatikan Bahasa

Gaya bahasa yang dipakai dalam membuat CV sangat berpengaruh pada pemahaman pembaca. Pelamar harus menggunakan gaya bahasa yang mudah dimengerti.

Bahasa yang dipakai harus spesifik atau tidak terlalu umum dan menggunakan kalimat aktif. Selain itu, bahasa yang digunakan lebih baik lugas dan berbasis fakta untuk memudahkan dibaca secara cepat.

2. Ketahui Kesalahan Umum

Untuk membuat CV lebih sempurna, detikers bisa mencari tahu kesalahan umum yang sering dilakukan banyak orang untuk menghindari melakukan hal serupa. Misalnya spelling dan grammar errors, melewatkan email, dan nomor kontak, hingga isi CV yang tidak terstruktur.

Hal yang tak kalah penting lainnya adalah jangan membuat sebuah CV untuk berbagai tujuan. Alangkah lebih baik membuat CV sesuai kebutuhan karena CV untuk melamar beasiswa akan berbeda dengan CV untuk melamar pekerjaan.

3. Pastikan Format Sudah Benar

Isi konten memang sangat penting karena berisi informasi dan fakta soal diri. Akan tetapi, format penulisan CV pun juga ikut penting karena berpengaruh pada kenyamanan pembaca.

CV harus dibuat dengan format yang konsisten baik hurufnya atau spasi yang digunakan. Selain itu, perhatikan juga format file CV sesuai dengan permintaan recruiter atau penyedia beasiswa.

4. Tulis Informasi Secara Berurutan

Membaca informasi yang teratur dan berurutan akan lebih memudahkan recruiter atau penyeleksi beasiswa. Pastikan informasi dibuat dengan reverse chronological order atau informasi/pengalaman terbaru ditulis lebih dahulu.

Jangan lupa untuk mencantumkan juga informasi lisensi, pencapaian, penghargaan, sertifikasi, atau informasi lain yang relevan dengan tujuan CV.

Struktur CV yang umum digunakan biasanya ditulis dengan informasi sebagai berikut:

  • Personal information: berisikan nama lengkap, nomor kontak, dan alamat email
  • Summary: berisikan pengalaman, skill, dan pencapaian
  • Education: berisikan tahun belajar, nama sekolah dan gelar yang didapat, atau informasi lain yang mendukung seperti beasiswa, penghargaan, sertifikat, atau kursus yang relevan
  • Work experience: berisikan tahun bekerja, tempat bekerja, keterangan peran/tanggung jawab pekerjaan, pencapaian terbaik selama bekerja, dan pengalaman lain seperti part time atau volunteer

5. Hindari Kata-kata Tidak Penting

CV yang baik berisikan informasi yang efektif. Artinya, kata-kata yang tidak penting tak perlu dimasukkan ke dalam CV.

detikers disarankan menghindari penggunaan kata ganti orang seperti saya, menggunakan singkatan, menulis dengan gaya naratif, menggunakan bahasa gaul atau sehari-hari, menyertakan gambar, mencantumkan kontak referensi atau mencantumkan usia dan jenis kelamin.

Nah, itulah beberapa tips membuat CV untuk melamar beasiswa LPDP. Semoga bermanfaat ya.

(cyu/nwy)



Sumber : www.detik.com

Kemenag Sediakan 80 Beasiswa bagi Mahasiswa Konghucu, Bisa untuk 2 Prodi Ini



Jakarta

Pusat Bimbingan dan Pendidikan Konghucu Kementerian Agama (Kemenag) tahun ini menyediakan sebanyak 80 beasiswa, khusus bagi mahasiswa yang beragama Konghucu.

“Tahun 2024 ini Kementerian Agama siapkan 80 beasiswa untuk S1 prodi Pendidikan Agama Konghucu dan prodi Komunikasi dan Penyiaran Konghucu,” terang Kepala Pusat Pusat Bimbingan dan Pendidikan Konghucu, Susari dalam laman Kemenag, dikutip pada Rabu (24/1/2024).

Susari mengatakan pengadaan beasiswa ini telah dilakukan sejak tahun 2020. Gunanya untuk meningkatkan minat umat Konghucu untuk menempuh pendidikan tinggi di bidang keagamaan dan pendidikan.


“Beasiswa bagi mahasiswa tersebut untuk memenuhi kebutuhan guru agama Konghucu yang memiliki kualifikasi dengan standar yang dibutuhkan,” tuturnya.

“Kami terus sosialisasikan kepada umat Konghucu yang ingin melanjutkan studi S1 di kedua prodi tersebut, kita berikan beasiswa tahun ini, supaya guru dan penyuluh nanti kualifikasinya sesuai standar yang diharapkan,” lanjut Susari.

Dalam sosialisasi beasiswa mahasiswa Konghucu ini, Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki berharap para Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa menjadi penyuluh agama-agama di lingkungan Kemenag. Selain itu, mereka diharapkan menjadi insan yang dapat menjalankan tugas dan fungsinya.

“Pemerintah berharap para ASN atau penyuluh agama mampu menjadi insan yang menerapkan konsep Islam rahmatan lil alamin. Terlebih saat ini mendekati momen peristiwa politik yaitu Pemilu pada Februari mendatang,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan Indonesia membutuhkan duta moderasi beragama. Dengan begitu, anak muda bisa lebih menghindari sikap hegemonik dan sebagainya.

“Jadilah duta-duta moderasi beragama minimal dalam lingkungan dan keluarga terdekat, jauhi sikap-sikap hegemonik dan sikap yang paling benar sendiri,” pesannya.

Kampus Penerima Beasiswa Konghucu

Jika melihat data tahun 2022 dan 2023, mahasiswa penerima beasiswa Konghucu ini berkuliah di Sekolah Tinggi Konghucu Indonesia (STIKIN) Purwokerto. Kampus tersebut merupakan institusi pendidikan tinggi Konghucu pertama di Indonesia.

STIKIN berada di bawah pengelolaan Yayasan Rajawali Putra Banyumas. Lokasi STKIN terdapat di jalan Sunan Bonang Nomor 121, Kembaran Purwokerto, Jawa Tengah.

Melansir laman resminya, saat ini STIKIN hanya mempunyai satu prodi yakni S1 Pendidikan Agama Khonghucu. Prodi tersebut pada 2022 telah mendapatkan akreditasi “Baik” dari BAN-PT.

(cyu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Non-Gelar Bahasa Arab di Kuwait University 2024 Dibuka, Lulusan SMA Bisa Daftar



Jakarta

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuwait membuka pendaftaran beasiswa untuk program non-gelar bahasa Arab di Kuwait University tahun ajaran 2024/2025. Untuk diingat, beasiswa ini mengusung program non-gelar, sehingga ketika selesai peserta tidak mendapatkan gelar apapun dari Kuwait University.

Diketahui, program beasiswa yang diadakan setiap tahun ini merupakan hasil kerjasama KBRI Kuwait dan Pemerintah Kuwait melalui cq Ministry of Foreign Affairs (MoFA). Pendaftaran dilakukan dengan mengirimkan dokumen persyaratan yang ditentukan melalui email tertera paling lambat hingga 9 Februari 2024 pukul 24.00 waktu Kuwait.

Nantinya, peserta akan mendapatkan berbagai manfaat pendanaan. Seperti biaya tiket, biaya pendidikan, asrama, hingga jaminan konsumsi selama program berlangsung.


Berminat untuk mendaftar? Berikut informasi lengkapnya dikutip dari postingan Instagram KBRI Kuwait, Rabu (24/1/2024).

Syarat Beasiswa Program Bahasa Kuwait University

Syarat Umum

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Minimal lulusan SMA/Sederajat
  3. Nilai Ijazah minimal 90 bagi lulusan SMA
  4. Berusia 18-27 tahun per 1 Juni 2024
  5. Berdedikasi tinggi dan bersedia mengikuti program bahasa Arab selama 3 semester di Kuwait University
  6. Bersedia mematuhi kurikulum, aturan belajar, dan asrama di Kuwait University

Dokumen Pendaftaran

  1. Surat pernyataan yang ditandatangani oleh pendaftar sesuai dengan format yang ditentukan
  2. Lampiran CV dengan format yang ditentukan
  3. Hasil scan KTP dan Paspor RI dengan masa berlaku minimal 6 bulan
  4. Hasil Scan Ijazah dan transkrip nilai dari SMA/sederajat hingga ijazah pendidikan terakhir
  5. Pas foto berwarna dengan ukuran 4 x 6 cm dengan latar belakang biru
  6. Untuk contoh CV dan Surat Pernyataan, detikers bisa melihatnya di sini.

Cara Mendaftar Beasiswa Program Bahasa Kuwait University

Seluruh dokumen pendaftaran dikirimkan secara daring kepada KBRI Kuwait untuk seleksi tahap 1 melalui e-mail pensosbudkwt2022@gmail.com paling lambat 9 Februari 2024 pukul 24.00 waktu Kuwait.

Bila detikers lolos tahap administrasi tahap 1, nantinya akan dihubungi oleh tim seleksi dan diwajibkan mengirimkan dokumen sebagai berikut:

1. Ijazah pendidikan yang diterjemahkan tersumpah bahasa Arab dan dilegalisir oleh Kedubes Kuwait di Jakarta.

2. SKCK terjemahan tersumpah bahasa Arab yang dilegalisir oleh Kedubes Kuwait di Jakarta.

3. Hasil tes kesehatan dari rumah sakit berlisensi GAMCA yang juga dilegalisir oleh Kedubes Kuwait di Jakarta.

Terkait informasi pendaftaran lebih lanjut detikers bisa mengakses Instagram resmi Kedubes Kuwait @indonesiainkuwait, ya. Buruan daftar dan semoga berhasil detikers!

(det/pal)



Sumber : www.detik.com

Mau Kuliah Gratis 1 Semester di UGM dan Unair? Mahasiswa Seluruh Indonesia Bisa Daftar



Jakarta

Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Airlangga (Unair) membuka kesempatan untuk kuliah gratis selama satu semester secara daring. Pendaftaran dapat dilakukan melalui bit.ly/FS-BATCH9 hingga 14 Februari 2024.

Program yang bekerja sama dengan FutureSkills ini memungkinkan mahasiswa seluruh Indonesia untuk merasakan kuliah di UGM dan Unair pada lima mata kuliah.

Kelimanya yaitu Sociopreneurship, Future Leader and Organization, Green Planet and Future Living, Ekonomi Digital dan Teknologi Informasi, serta Ekonomi Koperasi dan Kewirausahaan.


Untuk mengenal lebih jauh terkait program ini, berikut informasi selengkapnya dikutip dari laman FutureSkills, Kamis (25/1/2024).

Skema Perkuliahan Daring FutureSkills x UGM-Unair

1. Skema Reguler

  • Skema reguler berisi 8 pertemuan perkuliahan yang dilaksanakan oleh mitra, peserta juga akan dibekali mentorship bersama FutureSkills.
  • Akan ada project akhir yang diberikan oleh mitra.
  • Pengerjaan tugas akhir dilaksanakan selama 1 minggu.
  • Laporan pelaksanaan project dapat berupa presentasi atau pengumpulan tugas.
  • Penilaian oleh mitra dilakukan pada minggu berikutnya.

2. Skema Magang

  • Perkuliahan dilakukan dalam 12 pertemuan dan diakhiri dengan magang.
  • Program magang dapat dilaksanakan secara daring maupun luring.
  • Laporan pelaksanaan magang dapat berupa persentasi atau pengumpulan tugas.

Manfaat Perkuliahan Daring FutureSkills x UGM-Unair

  • Kuliah gratis bersama ahli industri dan komunitas tingkat nasional.
  • Kuliah bisa dikonversi menjadi setara 3 SKS di kampus asal mahasiswa.
  • Kesempatan untuk direkrut oleh mitra penyelenggara kelas.
  • Peluang magang pada mitra penyelenggara kelas di akhir kegiatan.
  • Sertifikat di akhir perkuliahan yang diakui industri.

Jadwal Seleksi

  • Pendaftaran: hingga 14 Februari
  • Seleksi peserta oleh mitra: 12-16 Februari 2024
  • Kelas perdana: 1 Maret 2024
  • Perkuliahan-Project Akhir: 3 Maret-1 Juni 2024

Pada dasarnya program ini terbuka untuk seluruh mahasiswa di Indonesia, tetapi setiap mata kuliah nantinya akan memiliki syarat tertentu yang harus dipenuhi peserta. Jadi pastikan hal ini dan cek masing-masing kelas di laman bit.ly/FS-BATCH9 ya, selamat mendaftar detikers!

(det/nwy)



Sumber : www.detik.com

4 Jenis Beasiswa Pemprov DKI Jakarta, Ada Buat Siswa-Mahasiswa



Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan beasiswa bagi warga DKI Jakarta usia sekolah atau 6-21 tahun hingga yang berstatus mahasiswa untuk menempuh Pendidikan Program Diploma/Sarjana (Jenjang D3, D4, dan S1) sampai selesai dan tepat waktu.

Kepala Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan DKI Jakarta Waluyo Hadi mengenalkan empat jenis beasiswa yang diberikan Pemprov DKI Jakarta. Beasiswa tersebut ada yang berlaku bagi siswa hingga mahasiswa.

“Bantuan ini untuk memastikan warga Jakarta usia sekolah wajib bersekolah. UPT kami diberikan tugas tidak ada warga Jakarta yang berusia sekolah tidak bersekolah. Oleh karena itu, program-program yang kami kelola punya pagu anggaran yang fantastis,” ujarnya dalam acara Kongres Beasiswa Indonesia 3 Tahun 2024, di Auditorium Perpusnas, Jakarta Pusat pada Kamis (25/1/2024).


1. Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus

KJP Plus adalah bantuan pendidikan yang bisa diterima pelajar di DKI Jakarta dengan syarat-syarat tertentu. Bantuan ini memiliki dasar hukum Pergub No. 110 Tahun 2021 tentang Bantuan Sosial Biaya Pendidikan.

Besaran Bantuan KJP Plus

1. SD/MI

  • Biaya Rutin: Rp 135 ribu/bulan
  • Biaya Berkala: Rp 115 ribu/bulan
  • Total Besaran Dana: Rp 250 ribu/bulan
  • Tambahan SPP untuk SD/MI Swasta 6 bulan: Rp 130 bulan

2. SMP/MTs

  • Biaya Rutin: Rp 185 ribu/bulan
  • Biaya Berkala: Rp 170 ribu/bulan
  • Total Besaran Dana: Rp 300 ribu/bulan
  • Tambahan SPP untuk SMP/MTs Swasta 6 bulan: Rp 170 ribu/bulan

3. SMA/MA

  • Biaya Rutin: Rp 235 ribu/bulan
  • Biaya Berkala: Rp 185 ribu/bulan
  • Total Besaran Dana: Rp 420 ribu/bulan
  • Tambahan SPP untuk SMA/MA Swasta 6 bulan: Rp 290 ribu/bulan

4. SMK

  • Biaya Rutin: Rp 235 ribu/bulan
  • Biaya Berkala: Rp 215 ribu/bulan
  • Total Besaran Dana: Rp 450 ribu/bulan
  • Tambahan SPP untuk SMK Swasta 6 bulan: Rp 240 ribu/bulan

5. PKBM

  • Biaya Rutin: 185 ribu/bulan
  • Biaya Berkala: Rp 115 ribu/bulan
  • Total Besaran Dana: RP 300 ribu/bulan

Persyaratan Umum Penerima KJP Plus

  • Peserta didik dengan usia 6-21 tahun
  • Terdaftar sebagai peserta didik pada satuan pendidikan atau swasta di DKI Jakarta
  • Memiliki NIK sebagai penduduk DKI Jakarta dan berdomisili di DKI Jakarta
  • Memenuhi kriteria khusus sebagai penerima bantuan sosial

Persyaratan Khusus Penerima KJP Plus

  • Terdaftar dalam DTKS Daerah
  • Anak panti sosial, penyandang disabilitas, dan anak penyandang disabilitas
  • Anak pengemudi Jaklingko yang mengemudikan Mikrotrans berdasarkan SK Kepala Dinas Perhubungan
  • Anak penerima Kartu Pekerja Jakarta berdasarkan SK Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi
  • Mendapatkan surat rekomendasi dari Lurah untuk ATS yang akan mendaftarkan diri ke satuan pendidikan
  • Peserta didik Lembaga Kursus Pelatihan (LKP) dengan masa kursus minimal 6 bulan

2. Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU)

KJMU merupakan program bantuan untuk meningkatkan mutu pendidikan mahasiswa D3, D4, maupun S1. Penerima bantuan ini akan dipastikan bisa menyelesaikan pendidikan hingga lulus.

Besaran bantuan ini yakni Rp 1,5 juta per bulan atau Rp 9 juta per semester. Dana yang diterima nantinya bisa digunakan mahasiswa untuk keperluan bayar UKT dan biaya pendukung personal.

Persyaratan Penerima KJMU

  • Berdomisili dan memiliki KTP serta KK DKI Jakarta
    terdaftar dalam DTKS, DTKS Daerah dan/atau warga DKI binaan sosial pada panti sosial Dinas Sosial
  • Tidak menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN atau APBD
  • Bagi calon mahasiswa diharuskan menempuh pendidikan di sekolah negeri/swasta DKI Jakarta, dinyatakan lulus di PTN (Indonesia) atau PTS (di Jakarta) yang berakreditasi A/Unggul
  • Bagi yang telah menjadi mahasiswa maksimal semester 6 dan kuliah di PTN (Indonesia) atau PTS (di Jakarta) yang terakreditasi A/Unggul

3. Bantuan Pendidikan Masuk Sekolah (BPMS)

BPMS ini berlaku bagi calon peserta didik baru. Tidak untuk siswa di sekolah negeri DKI Jakarta, tetapi bantuan ini berlaku bagi siswa di sekolah swasta.

Besaran Bantuan

1. Sekolah/Madrasah Swasta

  • SD/MI: Rp 1 juta
  • SMP/MTs/SMPLB/ Rp 1,5 juta
  • SMA/MA/SMALB: Rp 2,5 juta
  • SMK: Rp 2,5 juta

2. Sekolah/Madrasah Swasta Peserta PPDB Bersama

  • SMA Klaster I: Rp 3 juta
  • SMA Klaster II: Rp 7 juta
  • SMA Klaster III: Rp 10 juta
  • SMK Klaster I: Rp 3 juta
  • SMK Klaster II: Rp 7 juta
  • SMK Klaster III: Rp 10 juta

Persyaratan Penerima Beasiswa BPMS

  • Siswa di sekolah swasta Jakarta berusia 6-21 tahun
  • Berdomisili di Jakarta dibuktikan oleh KK
  • Termasuk dalam kategori dari keluarga tidak mampu yang terdaftar dalam DTKS, anak panti sosial, penyandang disabilitas, anak dari pengemudi Jaklingko yang mengemudikan Mikrotrans, anak dari penerima Kartu Pekerja Jakarta, anak tidak sekolah (ATS) yang sudah kembali ke sekolah, atau anak yang mengikuti PPDB Bersama

4. Beasiswa Pendidikan Anak Nakes

Beasiswa ini diperuntukkan khusus bagi pelajar di Jakarta yang merupakan anak dari tenaga kesehatan. Penerima beasiswa ini mulai dari siswa PAUD hingga mahasiswa.

Bantuan dari beasiswa memiliki besaran (per tahun) yakni:

  • PAUD: Rp 6 juta
  • SD/MI/sederajat: Rp 9 juta
  • SMP/MTs/sederajat: Rp 12 juta
  • SMA//sederajat: 15 juta
  • SMK: Rp 17 juta
  • Kampus S1: Rp 20 juta

Itulah beberapa beasiswa yang bisa dicoba oleh siswa hingga mahasiswa yang tinggal di DKI Jakarta. Selamat mencoba.

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

Cek 3 Jenis Beasiswa di Unair, Terbuka Bagi Camaba-Hafidz



Jakarta

Proses seleksi penerimaan mahasiswa baru 2024 telah dimulai termasuk di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Selain menentukan pilihan program studi, biasanya calon mahasiswa baru juga akan mencari tahu beasiswa apa saja yang tersedia di kampus.

Dikutip dari laman Unair, ada beragam beasiswa baik dari pemerintah maupun pihak swasta yang bisa diikuti oleh mahasiswa. Tak hanya itu, Unair juga membuka beasiswa langsung dari kampus.

Untuk lebih lengkapnya, simak informasi berikut ini.


3 Jenis Beasiswa Unair

1. Beasiswa Pemerintah

Salah satu beasiswa yang bisa dimanfaatkan oleh calon mahasiswa Unair adalah beasiswa pemerintah. Direktur Kemahasiswaan Unair, Prof M Hadi Shubhan, menyatakan salah satunya adalah beasiswa KIP Kuliah.

“Terdapat beasiswa dari pemerintah, misalnya beasiswa Unggulan dan KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah,” ujarnya dalam laman Unair, Kamis (25/1/2024).

KIP-Kuliah adalah beasiswa yang ditujukan bagi camaba yang berasal dari keluarga ekonomi kurang mampu. Beasiswa ini juga merupakan salah satu beasiswa yang membuka kuota terbanyak bagi camaba.

“Beasiswa yang paling mudah sekali adalah beasiswa KIP-Kuliah karena hanya perlu mendaftar di laman yang tersedia. Beasiswa ini untuk mahasiswa yang punya SKTM atau KKS (Kartu Keluarga Sejahtera),” terangnya.

Di samping KIP Kuliah, pemerintah juga menyediakan Beasiswa Unggulan serta beasiswa dari pemerintah daerah. Beberapa beasiswa tersebut antara lain adalah beasiswa Pemuda Tangguh Pemerintah Kota Surabaya, beasiswa KJMU (Pemerintah Provinsi DKI Jakarta), dan Jabar Future Leadership Scholarship (JFLS).

2. Beasiswa Mitra

Beasiswa Mitra merupakan beasiswa dari mitra yang bekerja sama dengan Unair. Mitra tersebut antara lain berasal dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun korporasi swasta.

Beberapa beasiswa dari BUMN seperti BRI SMART, Beasiswa Bank Indonesia skema unggulan dan reguler, dan Beasiswa Bank Syariah Indonesia. Kemudian beasiswa dari korporasi dan lembaga swasta yaitu Bakti BCA, Beasiswa Pertamina, Beasiswa VDMI, Djarum Bhakti Pendidikan, Beasiswa BAZNAS Nasional, dan Yayasan Karya Salemba Empat.

Pendaftaran beasiswa tersebut biasanya terlaksana minimal setelah dua semester perkuliahan. Hal ini karena beasiswa mitra memerlukan persyaratan khusus, misalnya prestasi, capaian nilai, hingga keaktifan organisasi.

3. Beasiswa Unair

Terakhir, Unair juga membuka beasiswa sendiri. Pemberian beasiswa tersebut khusus bagi para penghafal kitab suci semua agama yang ingin melanjutkan pendidikan di Unair.

“Kemudian juga ada beasiswa untuk tahfidz Al-Qur’an. Mereka yang hafal minimal lima juz akan bebas uang kuliah tunggal (UKT). Beasiswa ini juga berlaku bagi penghafal kitab suci dari agama lainnya,” tuturnya.

Dengan adanya beragam beasiswa di Unair, Prof Hadi berharap calon mahasiswa tidak lagi takut untuk berkuliah.

“Tidak ada alasan untuk tidak kuliah, baik itu alasan finansial atau yang lainnya. Jadi, para calon mahasiswa jangan berputus asa,” pungkasnya.

Informasi mengenai beasiswa di Unair dapat kamu akses melalui https://kemahasiswaan.unair.ac.id/tentang-beasiswa/ atau media sosial Instagram @ditmawa.unair.

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com

Batas Usia Beasiswa LPDP S2-S3 Maksimal Berapa? Cek Syaratnya di Sini


Jakarta

Batas usia beasiswa LPDP 2024 untuk jenjang S2 dan S3 berbeda-beda tergantung kategori beasiswanya. Batas usia ini menjadi penting untuk diperhatikan sebagai syarat pendaftar beasiswa.

Seperti yang diketahui, beasiswa LPDP dibagi ke dalam empat kategori yaitu beasiswa targeted, afirmasi, umum, dan kolaborasi. Keempat kategori ini dibedakan atas penerima beasiswa serta syarat usia maksimalnya.

Untuk melihat jenis-jenis atau kategori beasiswa LPDP bisa cek DI SINI.


Nah, bagi detikers yang ingin mendaftar beasiswa LPDP untuk S2-S3, yuk simak syarat batas usianya berikut ini.

Batas Usia Beasiswa LPDP 2024 untuk S2-S3:

1. Batas Usia Beasiswa LPDP Reguler

Pendaftar S2: 35 tahun

Pendaftar S3: 40 tahun

2. Batas Usia Beasiswa LPDP Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD)

Pendaftar S2: 35 tahun

Pendaftar S3: 40 tahun

3. Batas Usia Beasiswa LPDP Parsial

Pendaftar S2: 35 tahun

Pendaftar S3: 40 tahun

4. Batas Usia Beasiswa LPDP Penyandang Disabilitas

Pendaftar S2: 42 tahun

Pendaftar S3: 47 tahun

5. Batas Usia Beasiswa LPDP Prasejahtera

Pendaftar S2: 42 tahun

6. Batas Usia Beasiswa LPDP Putra-putri Papua

Pendaftar S2: 47 tahun

Pendaftar S3: 50 tahun

7. Batas Usia Beasiswa LPDP Daerah Afirmasi

Pendaftar S2: 47 tahun

Pendaftar S3: 50 tahun

8. Batas Usia Beasiswa LPDP Pendidikan Kader Ulama

Pendaftar S2: 40 tahun

Pendaftar S3: 45 tahun

9. Batas Usia Beasiswa LPDP PNS, TNI, Polri

Pendaftar PNS S2: 37 tahun

Pendaftar PNS S3: 42 tahun

Pendaftar PNS JF Peneliti/Perekayasa/Medis/Paramedis/Pendidik S2: 42 tahun

Pendaftar PNS JF Peneliti/Perekayasa/Medis/Paramedis/Pendidik S2: 47 tahun

Pendaftar Prajurit TNI/anggota Polri S2: 40 tahun

Pendaftar Prajurit TNI/anggota Polri S3: 45 tahun

10. Batas Usia Beasiswa LPDP Kewirausahaan

Pendaftar S2: 35 tahun

11. Batas Usia Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis

Pendaftar spesialis: 35 tahun, khusus yang sudah punya LoA maka mengikuti batas usia di prodi dan perguruan tinggi tujuan

Pendaftar subspesialis: 45 tahun, khusus yang sudah punya LoA maka mengikuti batas usia di prodi dan perguruan tinggi tujuan

12. Batas Usia Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional

Pendaftar S3 Jalur Fast Track: 25 tahun

Pendaftar S3: 27 tahun

13. Batas Usia Beasiswa Prioritas LPDP – NTU Program MBA

Pendaftar non-CPNS dan non-PNS: 35 tahun

Pendaftar PNS: 27 tahun

Pendaftar PNS JF Peneliti/Perekayasa/Medis/Paramedis/Pendidik: 42 tahun

Pendaftar Prajurit PTNI/anggota Polri: 40 tahun

14. Batas Usia Beasiswa Prioritas LPDP – NTU Program Doktor

Pendaftar umum: 40 tahun

Pendaftar PNS: 42 tahun

Pendaftar PNS JF: 47 tahun

Pendaftar Prajurit PTNI/anggota Polri: 45 tahun

15. Batas Usia Beasiswa Prioritas LPDP – Campus France Program Master

Pendaftar umum: 37 tahun

Pendaftar PNS: 37 tahun

Pendaftar PNS JF Peneliti/Perekayasa/Medis/Paramedis/Pendidik: 42 tahun

Pendaftar Prajurit PTNI/anggota Polri: 40 tahun

16. Batas Usia Beasiswa Prioritas LPDP – UC Davis Program Doktor

Pendaftar umum: 40 tahun

Pendaftar PNS: 42 tahun

Pendaftar PNS JF: 47 tahun

Pendaftar Prajurit TNI/anggota Polri: 45 tahun

17. Batas Usia Beasiswa Prioritas LPDP – UNSW Program Doktor

Pendaftar umum: 40 tahun

Pendaftar PNS: 42 tahun

Pendaftar PNS JF: 47 tahun

Pendaftar Prajurit PTNI/anggota Polri: 45 tahun

18. Batas Usia Beasiswa Prioritas Diktiristek-LPDP-OKP Program Master

Pendaftar beasiswa: 35 tahun.

19. Batas Usia Beasiswa Prioritas LPDP – NUS Program Master Bidang Kewirausahaan

Pendaftar beasiswa: 35 tahun.

Batas usia pendaftar beasiswa LPDP 2024 untuk S2-S3 dihitung per 31 Desember 2024. Untuk perhitungannya, misal pada beasiswa dengan syarat batas usia 35 tahun, maka pendaftar yang berusia 35 tahun lebih 6 bulan tetap masih bisa mendaftar.

Jadi, semoga berhasil untuk LPDP 2024 detikers!

(faz/nwy)



Sumber : www.detik.com

Siap-siap! Yayasan Alumni IPB Targetkan Beasiswa Rp 6 Miliar untuk Tahun 2024



Jakarta

Yayasan Alumni IPB menyiapkan dana sebesar Rp 6 miliar untuk disalurkan kepada mahasiswa IPB sebagai beasiswa tahun 2024. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris YAPI, Fia Sufianti dalam Kongres Beasiswa Indonesia 3, di Auditorium Perpusnas, Jakarta Pusat, Kamis (25/1/2024).

Dalam presentasinya, Fia menunjukkan bahwa YAPI tahun ini mempunyai target beasiswa sebesar Rp 6 miliar bagi 500 penerima. Kemudian, ditargetkan juga tahun 2025 sebesar Rp 9 miliar untuk 750 penerima dan Rp 12 miliar pada 2026 untuk 1.000 penerima.

“IPB mendapat amanah dari pemerintah untuk memberikan kesempatan bagi putra-putri daerah bisa berkuliah di IPB,” ujar Fia di Auditorium Perpusnas, Jakarta Pusat, Kamis (25/1/2024).


Fia bercerita komitmen alumni IPB menyediakan beasiswa ini berawal dari cerita beberapa mahasiswa yang pulang setelah daftar ulang karena uang yang dibawanya tidak mencukupi pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Atas masalah tersebut, alumni berdiskusi dan mengumpulkan dana untuk membantu mahasiswa yang terkendala tersebut.

“100 alumni berkolaborasi untuk mengumpulkan dana dan terkumpul dalam waktu dua minggu sebanyak Rp 1,5 miliar dan itu digunakan untuk memanggil kembali orang-orang yang sudah pulang,” tuturnya.

Fia menambahkan beasiswa yang disediakan YAPI saat ini tidak hanya dalam berbentuk uang untuk biaya pendidikan per semester, tetapi juga berupa pelatihan soft skill kepada para penerima manfaat.

“Di YAPI tidak hanya diberikan UKT, tapi kami secara kontinyu akan memberikan pelatihan soft skill untuk menjadi pemimpin yang baik dan sebagainya. Jadi, keluar dari IPB maka rekan-rekan yang dibiayai oleh YAPI sudah bisa siap untuk menghadapi dunia nyata kerja yang sesungguhnya,” kata Fia.

Program Orang Tua Asuh

YAPI juga memberikan kesempatan bagi para alumni IPB yang ingin ikut serta sebagai donatur personal dengan bergabung ke dalam program Orang Tua Asuh. Program Orang Tua Asuh ini terdiri atas dua jenis yakni Paket Bisa 1 (sumbangan Rp 6 juta untuk 1 semester) dan Paket Bisa 2 (sumbangan Rp 12 juta untuk 2 semester).

“Jadi orang tua asuh ini seperti ibu bapak yang menyediakan pendanaan UKT, misalnya beliau ada yang mau tiga mahasiswa perikanan yang UKT nya maksimal Rp 6 juta, saya bayarkan dari semester 1 sampai lulus,” kata Fia.

Setelah dana dari Orang Tua Asuh ini terkumpul, YAPI kemudian mengolahnya. Lalu, YAPI akan memberikannya ke pihak IPB untuk disalurkan kepada mahasiswa yang sesuai dengan kategori penerima beasiswa YAPI.

“Ada juga orang tua asuh yang boleh dengan program satu tahun misalnya, jadi kita terima juga,” ujar Fia.

Jenis Beasiswa YAPI

1. Beasiswa Leader Mandiri: Beasiswa untuk calon leader agar kuliah tidak terputus
2. Beasiswa Leader Prestatif: Beasiswa apresiasi untuk calon leader yang berprestasi
3. Beasiswa Khusus: Apresiasi untuk calon leader dengan persyaratan khusus

(cyu/cyu)



Sumber : www.detik.com