Tag Archives: beasiswa

Apa Itu Beasiswa Erasmus Mundus? Cek Komponen, Syarat, dan Jadwalnya di Sini



Jakarta

Beasiswa Erasmus Mundus merupakan salah satu beasiswa studi pascasarjana di Eropa. Apa saja komponen beasiswa yang ditawarkan?

Sebelumnya, yuk pahami dulu apa itu Beasiswa Erasmus Mundus. Beasiswa Erasmus Mundus adalah salah satu program Erasmus Plus yang didanai oleh Uni Eropa. Program ini bertujuan untuk mengembangkan bidang pendidikan, pelatihan, pemuda, dan olahraga.

Beasiswa ini dibagi atas Erasmus Mundus Joint Masters (EMJM) dan Scholar. Apa bedanya?


2 Jenis Beasiswa Erasmus

Beasiswa EMJM adalah program magister yang diselenggarakan oleh sebuah konsorsium universitas dari berbagai negara. Setelah lulus, mahasiswa akan mendapat gelar kesarjanaan bersama ataupun ganda dalam bidang studi pertanian dan kehutanan, bisnis dan manajemen, komunikasi dan informatika, pendidikan dan pengajaran, teknik, humaniora, hukum, dan lain-lain.

Kemudian Beasiswa Scholar dibuka khusus untuk akademisi yang ingin melakukan penelitian dan kegiatan ilmiah di lembaga-lembaga yang turut serta dalam EMJM. Akademisi atau dosen menerima beasiswa ini hingga tiga bulan.

Komponen Beasiswa Erasmus

Beasiswa Erasmus Mundus Joint Masters

  • Biaya kuliah
  • Uang pangkal
  • Asuransi
  • Biaya perjalanan
  • Akomodasi dan tunjangan bulanan sebanyak 24000 Euro untuk pendidikan satu tahun dan 48000 Euro untuk pendidikan dua tahun.

Beasiswa Scholars

  • Biaya hidup
  • Biaya perjalanan.

Syarat Beasiswa Erasmus

Beasiswa Erasmus Mundus Joint Masters

  • Tidak terdaftar sebagai penduduk di Negara Anggota Uni Eropa mana pun
  • Telah menyelesaikan pendidikan tingkat kesarjanaan yang relevan.
  • Beasiswa Scholars
  • Dosen yang berasal dari perguruan tinggi di negara non-Uni Eropa mana pun
  • Tidak terdaftar sebagai penduduk di Negara Anggota Uni Eropa
  • Dosen yang terdaftar di salah satu perguruan tinggi di Eropa yang merupakan mitra dari program kerja sama tersebut
  • Memiliki pengalaman akademik dan/atau profesional yang berprestasi

Jadwal Beasiswa Erasmus

Melansir dari Katalog Beasiswa Erasmus, detikers yang tertarik bisa mengajukan aplikasi langsung ke Konsorsium yang menawarkan
program EMJM yang diminati. Periode aplikasi biasanya dibuka pada bulan September atau Oktober untuk tahun ajaran berikutnya.

Kunjungi katalog online EMJM di bit.ly/ErasmusCatalogue untuk menemukan lebih dari 190 program magister yang menawarkan beasiswa Erasmus.

Informasi lebih lanjut tentang Beasiswa Erasmus Mundus bisa dicek dalam laman http://ec.europe.eu/erasmus-plus atau email delegation-indonesia-erasmus-mundus-eeas.europe.eu

(nir/nah)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Kuliah Maroko 2024 Dibuka, Kuota Tersedia 50 Orang



Jakarta

Kementerian Agama RI kembali membuka seleksi penerimaan beasiswa Pemerintah Maroko. Pendaftaran dibuka hingga 20 Mei mendatang melalui aplikasi Pusaka Superapps Kementerian Agama.

“Moroccan Agency for International Cooperation (AMCI) melalui Kedutaan Maroko setiap tahun memberikan kuota beasiswa. Tahun ini, jumlah kuota beasiswa yang diberikan sebanyak 50 orang melalui Kemenag,” jelas Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Ahmad Zainul Hamdi, dalam laman Kemenag, Rabu (15/5/2024).

Program ini dikhususkan untuk lulusan madrasah aliyah, pendidikan diniyah formal ulya/satuan pendidikan muadalah di Indonesia yang berminat melanjutkan studi di Maroko. Adapun seleksi calon penerima beasiswa akan dilaksanakan oleh Konsorsium Pusat Bahasa PTKI Negeri.


Tahapan Seleksi Beasiswa Maroko 2024

Peserta akan melalui tahap verifikasi dokumen yang kemudian diumumkan pada 21 Mei 2024 melalui Pusaka Superapss Kementerian Agama. Peserta lolos juga akan mendapatkan pengumuman mekanisme pembayaran pendaftaran.

Setelah itu, peserta akan melalui dua tahap seleksi. Tahap pertama, seleksi kemampuan Bahasa Arab CBT online yang akan dilaksanakan pada 1 Juni 2024. Peserta lolos akan diumumkan pada 4 Juni 2024. Tahap kedua adalah seleksi wawancara pada 8-9 Juni 2024.

Lokasi Seleksi Beasiswa Maroko 2024

Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama, Abdul Rouf, mengatakan seleksi ini akan dilaksanakan secara transparan dan terbuka. Selain itu, Abdul Rouf memaparkan seluruh rangkaian seleksi akan diumumkan pada 13 Juni 2024.

Proses seleksi akan dilaksanakan pada 15 lokasi PTKIN berikut:

1. UIN Syarif Hidayatullah
2. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
3. UIN Maulana Malik Ibrahim
4. UIN Alauddin Makassar
5. UIN Sumatera Utara Medan
6. UIN Ar Raniry Banda Aceh
7. UIN Antasari Banjarmasin
8. UIN Sunan Ampel Surabaya
9. UIN Sunan Gunung DJati Bandung
10.UIN SultanMaulanaHasanuddin Banten

11. UIN Mataram
12. UIN Imam Bonjol Padang
13. UIN Raden Intan Lampung
14. UIN Walisongo Semarang
15. UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

(nir/nah)



Sumber : www.detik.com

Siap-siap Daftar Beasiswa Kuliah di Universitas Al-Azhar Mesir 2024, Cek Info Ini



Jakarta

Apakah detikers berminat kuliah dengan beasiswa di Universitas Al-Azhar Mesir? Ada pengumuman dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, nih.

Universitas Al-Azhar Mesir akan membuka masa pendaftaran mahasiswa baru sekitar Agustus sampai tengah Oktober 2024. Calon mahasiswa baru alias camaba wajib ikut placement test atau tahdid mustawa dan matrikulasi sebagai syarat kuliah dan ujian, baik di jalur beasiswa maupun nonbeasiswa.

Seleksi beasiswa Universitas Al-Azhar Mesir di Indonesia akan dilaksanakan oleh Kemenag. Lulusan MA dan pondok pesantren bisa mendaftar, seperti dikutip dari Pengumuman Ditjen Pendis Kemenag No B-188/DJ.I/PP.04/05/2024 tentang Uji Kompetensi (Ikhtibar Tashfiyah/Tahdid Mustawa) bagi Calon Mahasiswa Universitas Al-Azhar Mesir Beasiswa dan Non Beasiswa Tahun 2024.


Syarat Beasiswa Kuliah di Universitas Al-Azhar Mesir 2024

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Ijazah MA, Pendidikan Diniyah Formal Ulya, Satuan Pendidikan Muadalah, atau yang sederajat dari pondok pesantren yang telah terdaftar/terakreditasi di Kemenag RI
  3. Ijazah yang diterima untuk pendaftaran adalah ijazah tahun 2024 dan yang tidak lebih dari 3 tahun sejak tanggal dikeluarkannya
  4. Kompetensi bahasa Arab dan penguasaan ilmu-ilmu keislaman
  5. Komitmen kebangsaan yang kuat dan wawasan moderasi beragama

Ketentuan Uji Kompetensi dan Tes Wawasan Kebangsaan

1. 20 Orang terbaik berdasarkan hasil uji kompetensi akan diajukan sebagai calon penerima beasiswa penuh Al-Azhar 2024-2025 jika pihak kampus via Kedutaan Besar Mesir di Jakarta sudah menyampaikan kuota beasiswa pada Kemenag

2.Semua peserta yang lolos uji kompetensi berhak mendapat rekomendasi studi dari Kemenag, baik lewat jalur beasiswa maupun jalur nonbeasiswa (mandiri)

3. Jika sudah lolos uji kompetensi, semua peserta ujian dapat segera mengikuti matrikulasi bahasa Arab atau daurat al-lughah di lembaga yang diakui Universitas Al-Azhar Mesir

4. Semua peserta ujian yang lolos uji kompetensi dapat melakukan tahapan pemberkasan dan pendaftaran di Universitas Al-Azhar Mesir secara perorangan maupun kolektif lewat lembaga terpercaya

5. Uji kompetensi digelar Kemenag RI bersama Markaz Syekh Zayed Li Ta’lim al-Lughah al-Arabiyah Li Ghayr an-Nathiqina Biha (Markaz Syekh Zayed/MSZ), lembaga yang diakui dan berada di bawah koordinasi Al-Azhar, melalui cabang resminya di Indonesia, yakni Pusat Studi Islam dan Bahasa Arab (Pusiba)

6. Camaba dengan ijazah yang sudah mendapat akreditasi mu’adalah resmi setara SLTA Al-Azhar bisa memilih untuk ikut tahdid mustawa/ikhtibar tashfiyah ini atau langsung mendaftar langsung ke Al-Azhar sesuai ketentuan

7. Pusiba mengumumkan prosedur pendaftaran, persyaratan, biaya, teknis pelaksanaan, dan lainnya lewat https://pusiba.com

8. Tes Wawasan Kebangsaan dilaksanakan oleh Tim Pokja Moderasi Beragama Kemenag RI.

Jadwal Uji Kompetensi Masuk Universitas Al-Azhar Mesir

  • Masa pendaftaran seleksi: 14-24 Mei 2024
  • Penjelasan teknis uji kompetensi: 25 Mei 2024
  • Uji kompetensi bahasa oleh MSZ Kairo: 27-28 Mei 2024
  • Pengumuman hasil uji kompetensi bahasa: 4 Juni 2024
  • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK): 6-7 Juni 2024
  • Pengumuman hasil akhir: 11 Juni 2024.

Bagaimana detikers, berminat mendaftar beasiswa Universitas Al-Azhar Mesir? Semoga bermanfaat, ya.

(twu/faz)



Sumber : www.detik.com

Cara Usul Kurasi Prestasi untuk Daftar BPI Luar dan Dalam Negeri, Catat!



Jakarta

Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) 2024 masih membuka pendaftaran baik untuk perguruan tinggi luar negeri (hingga 31 Mei) dan dalam negeri (hingga 15 Juni). Jadi salah satu program beasiswa favorit dari pemerintah Indonesia, BPI memiliki 14 jenis pembiayaan.

Salah satunya adalah Beasiswa S1 Indonesia Maju (BIM) dalam dan luar negeri. BIM merupakan jenis beasiswa khusus peserta didik berprestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Beasiswa ini bisa diikuti oleh lulusan SMA/SMK/sederajat yang dibuktikan dengan ijazah/surat keterangan lulus beserta transkrip dari sekolah di dalam atau luar negeri yang terakreditasi Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah yang berprestasi.


Prestasi yang dikirim bisa berupa ajang talenta tingkat nasional/internasional yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) maupun pihak lain. Namun jika peserta mengikuti ajang yang diselenggarakan pihak lain, prestasinya harus diakui resmi Kemendikbudristek melalui proses kurasi.

Puspresnas mengeluarkan jadwal untuk proses usulan kurasi bagi pendaftar BPI. Bagi pendaftar BPI Luar Negeri usulan kurasi bisa dilakukan hingga 18 Mei dan BPI Dalam Negeri hingga 1 Juni 2024 mendatang.

Pada dasarnya kurasi bisa dilakukan oleh penyelenggara ajang, sekolah, ataupun secara mandiri. Namun, dengan waktu yang singkat ini peserta perlu sesegera mungkin melalui proses usulan kurasi.

Untuk itu, yuk simak langkah-langkah usulan kurasi mandiri dikutip dari Tutorial Pengisian Kurasi Peserta Didik Mandiri, Selasa (14/5/2024).

Cara Usul Kurasi Talenta untuk Daftar BPI

  1. Buka laman https://kurasi-prestasi.kemdikbud.go.id/login dan pilih bagian “Peserta”
  2. Siapkan akun yang tertaut pada akun Google
  3. Pilih data yang akan digunakan karena siswa pilih bagian NISN
  4. Masukkan NISN dan klik Cek
  5. Jika data berhasil ditemukan, maka akan masuk ke halaman formulir pendaftaran
  6. Lengkapi data sesuai yang diminta, jika sudah klik “Daftar” dan peserta akan masuk dalam dashboard peserta
  7. Untuk mengajukan prestasi, klik bagian “Prestasi” lalu klik “Tambah Prestasi”
  8. Nantinya ada 2 kategori yakni ajang kompetisi dan ajang non-kompetisi, pilih salah satunya
  9. Akan muncul tabel data cabang, ajang, dan penyelenggara yang telah terverifikasi dan menyelesaikan proses penginputan instrumen oleh pengusul. Pilih prestasi sesuai ajang yang detikers ikuti
  10. Jika ditemukan, klik daftarkan prestasi dan muncul laman ajuan prestasi
  11. Isi data sesuai prestasi yang diikuti termasuk keperluan kurasi prestasi untuk didaftarkan ke Beasiswa Indonesia Maju dan klik “Simpan” sehingga data tersimpan pada tabel prestasi
  12. Namun, jika data yang dicari tidak ada, peserta dapat melakukan pengajuan data melalui menu “Pengajuan ajang dan non-ajang”
  13. Isi seluruh data yang ditentukan dan klik “Simpan”. Data ajang akan muncul pada tabel pengajuan dengan statusnya.
  14. Jika ditolak, peserta perlu cek catatan yang diberikan dari usulan data milikmu. Jika diterima, lanjutkan untuk isi pengajuan instrumen kurasi
  15. Klik isi instrumen hingga selesai dan kembali ajukan prestasi di menu “Prestasi”
  16. Bila data tampil di menu prestasi, berarti detikers telah melakukan proses pengusulan kurasi beserta klaim prestasi atas nama peserta didik.

Jadwal Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024

Tujuan Luar Negeri

  • Pembukaan pendaftaran: 2 Mei 2024
  • Penutupan pendaftaran: 31 Mei 2024
  • Seleksi administrasi dan wawancara: Juni 2024
  • Penetapan penerima dan registrasi ulang: Juli 2024
  • Pembekalan studi: Agustus 2024

Tujuan Dalam Negeri

  • Pembukaan pendaftaran: 2 Mei 2024
  • Penutupan pendaftaran: 15 Juni 2024
  • Seleksi administrasi dan wawancara: Juli 2024
  • Sinkronisasi data dengan perguruan tinggi: Agustus 2024
  • Penetapan penerima dan registrasi ulang: September 2024
  • Pembekalan studi: September 2024

Nah demikianlah cara kurasi ajang talenta untuk daftar Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024. Jangan lupa mendaftar ya detikers!

(det/nwy)



Sumber : www.detik.com

KIP-K ITS yang Tak Tepat Sasaran Bisa Dilaporkan, Ditmawa: Data Pelapor Dijamin



Jakarta

Beberapa waktu kebelakang, media sosial ramai dengan polemik Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) yang dinilai tidak tepat sasaran. Untuk itu, berbagai perguruan tinggi mulai menyoroti lebih serius terkait mahasiswa penerima KIP-K di kampusnya, termasuk Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Dengan jumlah penerima lebih dari 4 ribu mahasiswa, ITS menyiapkan berbagai strategi untuk menghindari kejadian salah sasaran penerima. Salah satunya dalah dengan membuka layanan pengaduan penerima beasiswa KIP-K.

Ketua Sub Bagian (Kasubag) Layanan Mahasiswa dan Kesejahteraan Mahasiswa, Direktorat Kementerian Mahasiswa (Ditmawa) ITS, Friana Ekawati menyatakan, formulir pengaduan bisa diakses lewat laman Instagram Ditmawa ITS (@ditmawaits).


Setelah aduan masuk, Ditmawa akan segera menindak lanjuti dan dipastikan kebenarannya. Friana menjelaskan siapapun bisa melakukan pelaporan ini dan data pelapor akan dijamin kerahasiaannya.

“Kami juga akan menjamin data pelapor tetap anonim selama penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya dikutip dari rilis di laman resmi ITS, Selasa (14/5/2024).

Akan Ada Inspeksi Tiap Semester

Tidak hanya membuka layanan pengaduan, ITS juga akan melakukan verifikasi data mahasiswa dan pemanggilan secara tatap muka.

Verifikasi KIP-K merupakan langkah yang telah ditetapkan dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI No 13 Tahun 2023 dan Peraturan Rektor ITS No 16 Tahun 2023.

Verifikasi ini mengulas kembali apakah mahasiswa sudah sesuai dengan syarat penerima KIP-K. Termasuk terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Mahasiswa (DTKS), memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), dan bukti gaji orang tua yang valid.

“Apabila ditemukan data yang meragukan, maka akan dilakukan inspeksi terkait kesesuaian data yang tertera di ajuan beasiswa KIP-K dan Sistem Pendataan Mahasiswa Baru (SIPMABA) ITS,” tutur Friana

Proses inspeksi akan membandingkan data level uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa yang telah disetujui oleh kepala departemen dengan berkas yang diunggah di laman KIP-K. Setelah data keluar, pemanggilan tatap muka mahasiswa juga dilakukan untuk pemeriksaan yang menyeluruh.

KIP-K Dicabut Jika Terbukti Secara Ekonomi Mampu

Jika ternyata ada perubahaan ekonomi dan mahasiswa dinilai telah cukup mampu secara finansial, maka akan dilakukan validasi ulang keadaan ekonominya. Proses inspeksi ini akan dilakukan secara berkala setiap semester.

“Bila terbukti telah mampu, maka mahasiswa tersebut diberikan pilihan untuk menggugurkan beasiswa tersebut atau ditanggalkan kesertaan beasiswanya oleh ITS,” tambahnya.

Meski nantinya mahasiswa tidak menerima KIP-K, Friana meyakini ada berbagai macam beasiswa lain yang terbuka bagi seluruh mahasiswa. Terutama mereka yang kurang mampu secara finansial.

Ia juga berpesan agar mahasiswa yang telah mendapatkan beasiswa untuk menggunakan dana dengan sebaik mungkin dan juga bijaksana.

“Pada akhirnya, kebijaksanaan tersebut kembali pada kesadaran diri masing-masing mahasiswa,” tutupnya.

Diketahui hingga tahun 2023, penerima KIP-K di ITS tercatat 3.689 mahasiswa. Sementara pada 2024 sendiri, kuota pembiayaan KIP-K telah mencapai 1.050 mahasiswa.

(det/faz)



Sumber : www.detik.com

Kapan Beasiswa Chevening 2025 Dibuka? Cek Informasinya di Sini



Jakarta

Beasiswa Chevening menjadi salah satu beasiswa incaran pelajar Indonesia. Lantas, kapan pendaftaran Beasiswa Chevening 2025 dibuka?

Beasiswa Chevening merupakan beasiswa yang dibuka oleh pemerintah Inggris untuk pelajar di seluruh dunia. Tak sedikit anak bangsa yang menerima beasiswa ini. Salah satunya adalah sutradara Petualangan Sherina dan Ada Apa dengan Cinta, Riri Riza.

Beasiswa ini juga dikenal akan keketatannya. Mengutip dari laman resminya, hanya 2-3% pendaftar yang terpilih sebagai penerima Beasiswa Chevening.


Adapun penerima Beasiswa Chevening akan mendapat bantuan berupa biaya kuliah, biaya tunjangan per bulan, biaya transport ke dan dari Inggris, tunjangan kedatangan, tunjangan keberangkatan pulang, biaya permohonan visa, biaya transport perjalanan untuk menghadiri acara Chevening di Inggris.

Penasaran kapan Beasiswa Chevening 2025 dibuka? Simak berikut ini.

Kapan Beasiswa Chevening 2025 Dibuka?

Pendaftaran Beasiswa Chevening dibuka satu tahun sebelum tahun ajaran baru dimulai. Jika berniat untuk melanjutkan studi di Inggris pada tahun 2025, maka kamu bisa mengikuti pendaftaran Beasiswa Chevening 2025 yang akan dibuka pada akhir 2024.

Mengenai pendaftaran Beasiswa Chevening 2025, belum ada informasi yang dikeluarkan dalam laman resminya seperti pantauan detikcom pada Senin (13/5).

Namun, mengacu pada pendaftaran tahun lalu, Beasiswa Chevening 2025 bisa membuka pendaftaran pada bulan November mendatang. Jadi, masih banyak waktu untuk menyiapkan berkas pendaftaran.

Syarat Beasiswa Chevening

  1. WNI
  2. Sudah menamatkan studi jenjang S1
  3. Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun atau setara 2.800 jam
  4. Mendaftar ke tiga program studi di perguruan tinggi di Inggris Raya. Daftar bisa dilihat di laman https://www.chevening.org/scholarships/guidance/courses.
  5. Mendapat tawaran bebas syarat dari salah satu prodi pilihan
  6. Melampirkan penjelasan terkait bagaimana Beasiswa Chevening dapat membantu rencana karier dirimu dalam mendukung perubahan positif di Indonesia.

Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Chevening bisa kamu cek melalui https://www.chevening.org/scholarship/indonesia/. Tertarik mendaftar, detikers?

(nir/nah)



Sumber : www.detik.com

Cara Setarakan Transkrip Akademik untuk Kuliah di AS, Pemburu LPDP Catat!



Jakarta

Transkrip akademik menjadi salah satu dokumen penting yang akan selalu diminta oleh kampus saat proses pendaftaran, baik kampus dalam negeri maupun luar negeri. Secara harfiah, transkrip akademik adalah dokumen yang mencantumkan semua mata kuliah yang telah diambil dan nilai diperoleh mahasiswa.

Ketentuan masing-masing kampus akan sangat berbeda-beda ketika meminta transkrip akademik. Namun, bila kamu ingin berkuliah di luar negeri, pastikan sudah memiliki transkrip versi terjemahan bahasa Inggris.

Mengutip postingan Instagram Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Minggu (12/5/2024) secara umum ada tiga prosedur/cara kampus dalam memperlakukan transkrip akademik, yaitu:


  • Official academic transcript: bila dikirimkan oleh kampus asal ke kampus tujuan.
  • Unofficial academic transcript: bila pendaftar mengunggah transkrip secara mandiri di aplikasi pendaftaran kampus tujuan.
  • Foreign evaluation transcript: distandarkan oleh pihak ketiga.

Penggunaan Transkrip Akademik di Kampus Amerika

Bila detikers memilih Amerika Serikat (AS) menjadi tujuan studi lanjut, kamu perlu memperhatikan satu hal penting ini. Beberapa kampus AS biasanya mensyaratkan ijazah dan transkrip disetarakan terlebih dahulu dengan standar penilaian pendidikan di negeri Paman Sam tersebut yang dinamakan dengan Foreign Evaluation Transcript.

Bukan hanya AS, Indonesia sebenarnya juga memberlakukan syarat serupa. Nantinya ijazah dan transkrip yang telah disetarakan akan dikeluarkan secara resmi oleh Kemendikbudristek.

Nantinya, Foreign Evaluation Transcript dievaluasi dan diproses oleh pihak ketiga. Pihak ketiga ini terdiri dari berbagai lembaga yang terdaftar dalam National Association of Credential Evaluation Services (NACES).

Untuk mendapatkan ijazah dan transkrip akademik yang disetarakan, calon mahasiswa cukup melihat daftar institusi yang dapat mengeluarkan dokumen melalui tautan www.naces.org/members.html, lalu mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Daftar: isi dan lengkapi formulir pendaftaran di situ penyedia jasa yang dipilih.
  2. Lengkapi dokumen: unggah dokumen yang diperlukan, misalnya salinan ijazah dan transkrip nilai yang telah diterjemahkan dalam bahasa Inggris maupun yang asli.
  3. Pilih kampus: pilih kampus tujuan yang akan menerima hasil evaluasi ini.
  4. Lakukan pembayaran: biayanya sekitar $100-$225 (Rp 1,6 juta-Rp 3,6 juta/kurs Rupiah hari ini) tergantung penyedia jasa dan macam layanan yang diminta.
  5. Tunggu hasil: hasil akan dikirim langsung ke kampus tujuan dan pendaftar akan mendapat salinan dalam hard atau soft copy.

Tips Mengurus Transkrip Akademik

Karena melalui pihak ketiga, detikers perlu cerman dalam proses pengurusan transkrip akademik ini. Berbagai tips yang bisa dijadikan pegangan yakni:

1. Jangan Mepet

Persiapkan transkrip akademik jauh-jauh hari sebelum deadline pendaftaran kampus atau beasiswa. Sebaiknya luangkan waktu 1 bulan untuk mengantisipasi kegagalan teknis yang mengharuskan kamu mengulang proses mengurus transkrip.

2. Biaya

Pertimbangkan masalah ini karena mengurus satu transkrip bisa terbilang mahal untuk sebagian pendaftar. Selain itu, bagi pendaftar LPDP proses ini tidak termasuk dalam komponen yang dibiayai.

3. Pastikan Lagi

Dengan waktu dan biaya yang tidak sedikit ini, kamu harus memastikan berbagai hal terus-menerus. Sebaiknya cek lagi dan lagi sebelum akhirnya mengirimkan dokumen ke kampus tujuan.

Itulah berbagai hal yang perlu kamu ketehaui tentang transkrip akademik yang akan digunakan dalam pendaftaran kampus dalam dan luar negeri. Jangan sampai terlewat hal penting ini ya detikers!

(det/nah)



Sumber : www.detik.com

50 Wartawan Raih Beasiswa S-2 dari BRI



Jakarta

Sebanyak 50 wartawan dari berbagai daerah di tanah air meraih beasiswa S-2 dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Mereka dinyatakan lulus setelah mengikuti seleksi administrasi, psikotes, dan mengikuti journalist on site (penulisan isu-isu terkait BRI) selama dua bulan, Maret-April.

“Untuk program fellowship angkatan kelima ini ada 345 pendaftar. Mereka yang lulus seleksi administrasi ada 200 dan yang mengikuti psikotes ada 150 peserta. Lalu yang berhak mengikuti journalist on site 138 wartawan,” papar Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi.

Dari jumlah itu, mantan Deputy General Manager/Operations Manager, BRI New York Agency itu melanjutkan, sebanyak 101 wartawan berasal dari media online, 20 cetak, 14 televisi, dan 3 radio. Selama dua bulan mengikuti journalist on site di 18 kantor regional BRI, mereka menghasilkan 3.094 pemberitaan.


“Alhamdulillah mencapai 96% persen dari target sebanyak 3.216 pemberitaan,” ujar Hendy.

Selama menjalani program ini mereka mendapat bimbingan dari 21 wartawan senior sebagai mentor. Para mentor rata-rata telah bertugas selama 25 tahun dan menempati posisi strategis di medianya masing-masing. Mereka antara lain Wahyu Dhyatmika (CEO Tempo Digital), Paulus Tri Agung Kristanto (Wakil Pemimpin Umum Kompas), Domu D Ambarita (Pemred Tribun), Ario Ardi (Pemred Global TV), Titis Nurdiana (Wakil Pemred Kontan), Yohanes Eko Wahyu Ardiyanto (Lead Video Producer IDN Times) dan Irwan Nugroho (Redaktur Pelaksana detik.com).

Fernando, wartawan Tribune Manado yang meraih beasiswa ini berencana melanjutkan kuliah di bidang Pengelolaan Sumberdaya Pembangunan (PSP) di Universitas Sam Ratulangi. Dari kampus ini dia meraih gelar Sarjana Sastra Inggris pada 2007. Dia bekerja di Tribune sejak 15 tahun lalu dengan bidang liputan beragam, mulai kriminal dan perkotaan hingga politik dan ekonomi.

Dari Gorontalo ada Novita H Pakai. Wartawati DailyPost ini berencana melanjutkan kuliah di bidang Manajemen Bisnis di Universitas Negeri Gorontalo. Lulusan Administrasi Publik dari kampus yang sama ini menjadi wartawan DailyPost sejak 2021.

“Alhamdulillah senang sekali mendapat kabar baik tahun ini lewat BRI fellowship. Terima kasih BRI,” kata Novita.

Sementara Wisma Putra yang mengawali karir di detikcom sejak lulus dari jurusan Komunikasi UIN Sunan Gunung Jati, Bandung pada 2016 berencana melanjutkan ke jenjang master di bidang studi yang sama di Universitas Padjadjaran.

“Insyaallah kalau diberi kelancaran mau ke Unpad ambil Komunikasi,” ujarnya.

(jat/nwk)



Sumber : www.detik.com

Verifikasi Perlu Dilakukan Tiap Tahun!



Jakarta

Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah adalah bantuan dari pemerintah bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin. Baru-baru ini, KIP Kuliah tengah banyak diperbincangkan setelah adanya kasus penerima salah sasaran.

Kasus tersebut terjadi di Universitas Diponegoro (Undip). Diketahui seorang mahasiswa berinisial CJM adalah seorang selebgram yang menerima bantuan KIP Kuliah.

Merespons hal tersebut Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi menyebut perlunya pembaruan sistem verifikasi yang melibatkan dua pihak yakni pemerintah dan universitas.


“Verifikator KIP Kuliah adalah pemerintah bersama dengan kampusnya. Jika terjadi salah sasaran, ini berarti harus dipertanyakan apakah kampus tidak melakukan fungsi reviewing para penerima KIP ini setiap tahun,” ujar Dede, dilansir dari laman DPR RI, Selasa (7/5/2024).

Verifikasi Perlu Dilakukan Tiap Tahun

Dede menilai dinamika ekonomi penerima bisa berubah, seperti yang terjadi pada CJM. Mahasiswa Undip tersebut pada saat mendaftar memang memenuhi syarat penerima KIP Kuliah.

Pada awal masuk kuliah, CJM hidup bersama ibu tunggal dan mempunyai tanggungan adik. Dikarenakan demikian, CJM mencari pekerjaan sampingan dan akhirnya menjadi selebgram yang mengambil ‘endorsement’.

Hal tersebut menuai komentar dari banyak orang. Dede juga mengatakan kondisi tersebut bisa saja terjadi pada semua penerima KIP Kuliah.

“Ketika sudah mampu, seharusnya mereka tidak lagi menerima KIP Kuliah. dan kampus serta Kementerian Pendidikan adalah yang tahu kondisi ini melalui review tahunan. Peninjauan penerima KIP tidak hanya harus berdasarkan prestasi akademik seperti nilai IPK saja, tetapi juga kondisi ekonomi mahasiswa tersebut,” kata Dede.

Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), program KIP Kuliah bertujuan untuk mendukung pendidikan 200.000 mahasiswa setiap tahunnya.

Akan tetapi, pada realisasinya masih terdapat polemik seperti kasus CJM. Masih ada laporan-laporan yang mengatakan adanya penerima yang ekonominya telah berubah atau lebih baik.

Dede kemudian mendesak pihak yang terkait untuk meningkatkan dan melakukan pembaruan sistem verifikasi. Menurutnya, peninjauan ulang kondisi ekonomi penerima KIP Kuliah menjadi sangat penting.

Pembenahan Proses Seleksi KIP Kuliah

Sependapat dengan Dede, anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira mengatakan perlu adanya pembenahan proses seleksi penerima KIP Kuliah. Menurutnya, distribusi KIP Kuliah jangan sampai salah sasaran kembali.

“Saya kira perlu menjadi perhatian ke depan, sehingga jangan sampai biaya pendidikan yang sudah mahal dengan bantuan KIP Kuliah ini justru tidak mencapai tujuan,” tegas Andreas.

Andreas mengatakan pembenahan perlu dilakukan baik di perguruan tinggi swasta, perguruan tinggi di luar jawa, serta yang berakreditasi B dan C.

“Saya kira KIP Kuliah perlu diperbanyak dan penyebarannya harus lebih merata, terutama untuk perguruan tinggi swasta dan juga perguruan tinggi yang berakreditasi B dan C. Karena rata-rata mereka ini kesulitan dalam pembiayaan pendidikan,” ungkapnya.

(cyu/faz)



Sumber : www.detik.com

Jenis-jenis Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024 untuk S1/D4 hingga S3


Jakarta – Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) 2024 dibuka mulai 2 Mei 2024 kemarin. BPI merupakan beasiswa pemerintah Indonesia yang dikelola Kemendikbudristek melalui pendanaan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

BPI menyediakan dukungan pendidikan untuk berbagai jenjang. Simak jenis-jenis beasiswa yang tersedia!

Jenis-jenis Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024

1. Jenjang S1/D4

  • Beasiswa S1/D4 calon guru SMK (dalam negeri)
  • Beasiswa S1 pelaku budaya (dalam negeri)
  • Beasiswa S1 Indonesia Maju (BIM) (dalam dan luar negeri)
  • Beasiswa S1 pendidikan guru sekolah dasar (PGSD)
  • Beasiswa S1 pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK)

2. Jenjang S2

  • Beasiswa S2 (perguruan tinggi akademik/PTA) calon dosen PTA (dalam negeri dan luar negeri)
  • Beasiswa S2 (perguruan tinggi vokasi/PTV) calon dosen PTV (dalam negeri dan luar negeri)
  • Beasiswa S2 pendidik dan tenaga kependidikan (dalam negeri dan luar negeri)
  • Beasiswa S2 pelaku budaya (dalam negeri dan luar negeri)

3. Jenjang S3

  • Beasiswa S3 PTA (dalam negeri dan luar negeri)
  • Beasiswa S3 PTA joint degree/dual degree
  • Beasiswa S3 pelaku budaya (dalam negeri dan luar negeri)
  • Beasiswa S3 dosen lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK)/pendidikan profesi guru (luar negeri)
  • Beasiswa S3 PTV (dalam negeri dan luar negeri).

Syarat Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024

  • WNI atau WNA khusus darmasiswa.
  • Guru, dosen, dan tendik wajib memiliki nomor identitas seperti NUPTK, NUP, NIDN, NIDIK, NITK dan bekerja di instansi di bawah Kemendikbudristek.
  • Memiliki ijazah dan transkrip jenjang sebelumnya. Lulusan luar negeri wajib melakukan penyetaraan ijazah.
  • Memiliki LoA Unconditional atau Conditional (hanya apabila syarat tidak mengubah status kelulusan)
  • Mengikuti ketentuan Permenpan RB
  • Memiliki skor kemampuan bahasa Inggris minimal TOEFL IBT/ 80, TOEFL PTE 58, IELTS 6,5, Bahasa Arab TOAFL 450, Bahasa Prancis C1/Bahasa Spanyol C1/Bahasa Cina: HSK Level 5 Point 180
  • Menyerahkan surat keterangan sehat dan bebas narkoba dengan masa berlaku 6 bulan sejak diterbitkan hingga masa pendaftaran.
  • Mempunyai surat pernyataan pendaftaran
  • Memiliki SK penyandang disabilitas dari rumah sakit (untuk penyandang disabilitas), surat persetujuan dari orang tua, dan surat permohonan pendamping.

Jadwal Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024

1. Tujuan Dalam Negeri

  • Pembukaan pendaftaran: 2 Mei 2024
  • Penutupan pendaftaran: 15 Juni 2024
  • Seleksi administrasi dan wawancara: Juli 2024
  • Sinkronisasi data dengan perguruan tinggi: Agustus 2024
  • Penetapan penerima dan registrasi ulang: September 2024
  • Pembekalan studi: September 2024

2. Tujuan Luar Negeri

  • Pembukaan pendaftaran: 2 Mei 2024
  • Penutupan pendaftaran: 31 Mei 2024
  • Seleksi administrasi dan wawancara: Juni 2024
  • Penetapan penerima dan registrasi ulang: Juli 2024
  • Pembekalan studi: Agustus 2024

Demikian jenis-jenis beasiswa pendidikan indonesia 2024 dari jenjang S1-S3. Detikers sudah siap mendaftar?

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com