Tag Archives: bitcoin

XRP Untung, Bitcoin dan Solana Buntung

Dalam lanskap kripto yang dinamis, XRP menonjol sebagai aset yang masih memberikan keuntungan bagi investor yang membeli selama periode euforia antara Desember 2024 hingga Januari 2025.

Sementara itu, Bitcoin (BTC) dan Solana (SOL) menunjukkan tren yang berbeda, dengan mayoritas investor mereka mengalami kerugian.

XRP: Keuntungan Bersih 11% bagi Pemegang Jangka Menengah

Data on-chain dari Glassnode mengungkapkan bahwa investor XRP yang membeli antara 3 hingga 6 bulan lalu masih menikmati keuntungan bersih sebesar 11%.

Hal ini menunjukkan bahwa harga pasar saat ini berada di atas harga rata-rata akuisisi mereka, menandakan posisi yang menguntungkan.

Indikator “Realized Price” digunakan untuk menilai posisi keuntungan atau kerugian investor.

Ketika harga pasar melebihi Realized Price, investor secara kolektif berada dalam posisi untung. Sebaliknya, jika harga pasar di bawah Realized Price, investor mengalami kerugian yang belum direalisasi.

Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Kamis, 8 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Kamis, 8 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Harga XRP Tetap Bullish, Analis Sebut Berpotensi Tembus $5

Bitcoin dan Solana: Investor Mengalami Kerugian

Berbeda dengan XRP, investor BTC dan SOL yang membeli dalam periode yang sama mengalami kerugian.

Realized Price untuk kedua aset ini berada di atas harga pasar saat ini, menunjukkan bahwa sebagian besar investor berada dalam posisi rugi.

Hal ini mencerminkan tekanan pasar yang lebih besar pada BTC dan SOL dibandingkan dengan XRP.

Meskipun demikian, dinamika pasar dapat berubah dengan cepat, dan investor perlu memantau perkembangan selanjutnya.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Performa XRP

Menurut laporan News BTC pada Kamis (8/5), beberapa faktor berkontribusi pada performa positif XRP:

  • Stabilitas Harga: XRP menunjukkan stabilitas harga yang relatif lebih baik dibandingkan dengan BTC dan SOL dalam beberapa bulan terakhir.
  • Dukungan Komunitas: Komunitas XRP yang aktif dan dukungan dari berbagai institusi memberikan kepercayaan tambahan bagi investor.
  • Pengembangan Teknologi: Inovasi dan pengembangan berkelanjutan dalam ekosistem XRP meningkatkan daya tarik aset ini.

Baca Juga: Harga XRP Cuma $2,14, Bertahan di Zona Support

XRP saat ini menawarkan keuntungan bagi investor yang membeli selama periode euforia akhir tahun lalu, sementara BTC dan SOL menunjukkan tren yang kurang menguntungkan.

Investor disarankan untuk terus memantau indikator pasar dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin dan Emas Menguat Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed

Harga emas dan Bitcoin menunjukkan penguatan pada Selasa (7/5) seiring meningkatnya kewaspadaan investor menjelang keputusan kebijakan suku bunga dari Federal Reserve, serta meningkatnya ketegangan geopolitik dan kebijakan perdagangan global.

Dikutip Decrypt, harga emas spot naik 0,7% ke level $3.357 per ons, sementara Bitcoin bertahan di sekitar $97.500—mendekati level tertinggi Februari—di tengah meningkatnya minat terhadap aset safe haven. Investor bersiap menyambut keputusan suku bunga The Fed yang diperkirakan tetap berada di kisaran 4,25%–4,50%, dengan pernyataan Ketua Fed Jerome Powell yang akan dinantikan pasar untuk petunjuk arah kebijakan selanjutnya.

Ketegangan Geopolitik

Di sisi lain, ketegangan di Timur Tengah turut menambah kekhawatiran global. Serangan rudal dari kelompok Houthi di Yaman yang menghantam dekat Bandara Ben Gurion, Israel, memicu aksi balasan berupa serangkaian serangan udara ke fasilitas Houthi. Situasi ini memperkuat sentimen risk-off di pasar global.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 7 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 7 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Analisis Harga Bitcoin: Momentum Bullish Masih Terjaga

Sementara itu, di ranah perdagangan, Presiden AS Donald Trump kembali mengusulkan tarif baru terhadap produk farmasi dan media asing. Langkah ini memicu kekhawatiran akan eskalasi perang dagang dan mengganggu arus perdagangan internasional. Meski begitu, konfirmasi pembaruan pembicaraan dagang antara AS dan Tiongkok sempat mendongkrak sentimen pasar, terlihat dari penguatan saham Asia dan dolar AS pada Rabu pagi.

Potensi Bitcoin

Di pasar kripto, Bitcoin relatif stabil dalam 24 jam terakhir, meski sebagian besar altcoin mengalami penurunan. Ethereum dan Solana masing-masing turun 2% dan 1,5%. Di sisi lain, perusahaan pembayaran Bitcoin, Strike, mengumumkan peluncuran layanan pinjaman berbasis BTC di 26 negara bagian AS, dengan rencana ekspansi ke Eropa.

Meski masih berada sekitar 10% di bawah rekor tertingginya di $108.786 pada Januari lalu, Bitcoin terus mendapat dukungan dari aliran investasi ETF dan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter di akhir tahun. Menurut Nic Puckrin dari The Coin Bureau, bila Fed memberikan sinyal dovish dan membuka peluang pemangkasan suku bunga pada Juni, harga Bitcoin berpotensi kembali menembus $100.000.

Baca juga: Arus Modal Masuk $19 Miliar, Bitcoin Pulihkan Pasar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisis Harga Bitcoin: Momentum Bullish Masih Terjaga

Harga Bitcoin terus diperdagangkan tepat di bawah level resistensi $96K, berkonsolidasi setelah reli tajamnya pada akhir April. Harga saat ini berada dalam kisaran sempit sementara pasar mencerna keuntungan baru-baru ini.

Meskipun menunjukkan ketahanan di level $94.000 pada 5 Mei, sebagian pelaku pasar merasa kecewa karena arus masuk dana institusional belum cukup kuat untuk mempertahankan momentum naik. Namun, sejumlah indikator tetap menunjukkan bahwa potensi rekor harga tertinggi baru Bitcoin di tahun 2025 masih terbuka lebar.

Dominasi Bitcoin

Dominasi Bitcoin terhadap pasar kripto secara keseluruhan kini menyentuh 70%, tertinggi sejak Januari 2021. Ini terjadi di tengah banyaknya peluncuran token-token baru, termasuk dari proyek besar seperti SUI, Toncoin (TON), PI, Official Trump (TRUMP), Bittensor (TAO), Ethena (ENA), dan Celestia (TIA). Dominasi yang tinggi ini menandakan minat terhadap altcoin berisiko lebih rendah, terutama dari investor baru.

Data juga menunjukkan ETF Bitcoin spot berhasil mencatat arus masuk bersih sebesar $4,5 miliar antara 22 April hingga 2 Mei. Selain itu, minat terhadap kontrak futures Bitcoin meningkat tajam, mencerminkan tingginya keterlibatan investor institusional — baik untuk tujuan lindung nilai maupun spekulasi bullish.

Berdasarkan data dari CoinGlass, total open interest (kontrak terbuka) di pasar futures Bitcoin telah mencapai 669.090 BTC, naik 21% sejak 5 Maret. Bahkan setelah harga BTC sempat jatuh di bawah $75.000 pada awal April, minat terhadap posisi leverage tetap tinggi. Khusus di Chicago Mercantile Exchange (CME), nilai open interest mencapai lebih dari $13,5 miliar, yang menjadi sinyal kuat akan permintaan dari institusi.

Hambatan BTC

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Harga Bitcoin Mendekati $100.000: Lebih dari $3 Miliar Posisi Short Terancam Likuidasi

Meski begitu, ada beberapa hambatan yang membuat Bitcoin sulit menembus level $100.000. Salah satunya adalah kekecewaan investor terhadap lambatnya perkembangan RUU Cadangan Bitcoin Strategis AS yang diumumkan pada 6 Maret, tanpa kejelasan soal kepemilikan BTC pemerintah maupun rencana pembelian lebih lanjut. Beberapa inisiatif serupa di tingkat negara bagian, seperti di Arizona, juga mengalami kegagalan.

Di sisi lain, aset seperti emas menunjukkan performa yang lebih kuat. Dalam tiga bulan terakhir, emas naik 16%, sementara Bitcoin turun 5% dan indeks S&P 500 terkoreksi 6,5%. Situasi ini memunculkan kembali keraguan atas peran Bitcoin sebagai aset lindung nilai yang tidak berkorelasi, terutama saat sentimen ekonomi global memburuk. Ketegangan perang dagang global mendorong investor beralih ke instrumen yang lebih aman seperti obligasi dan kas.

Penurunan harga Bitcoin ke kisaran $94.000 terasa ironis, mengingat perusahaan Strategy — yang dipimpin Michael Saylor — mengumumkan pembelian 1.895 BTC pada 5 Mei. Mereka juga menggandakan rencana pengumpulan modal dengan target hingga $84 miliar pada 1 Mei, untuk mendukung akuisisi BTC berikutnya. Langkah ini sedikit meredakan kekhawatiran investor terkait kapasitas pendanaan perusahaan.

Untuk mendorong Bitcoin ke level tertinggi baru, faktor eksternal seperti membaiknya hubungan dagang AS-Tiongkok bisa menjadi kunci. Ketegangan tarif selama ini telah menekan minat risiko investor secara global. Namun secara fundamental, sejumlah elemen pendukung untuk Bitcoin kembali menembus angka $100.000 tampaknya sudah mulai terbentuk.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Mengenal Token Babylon dan Babylon Genesis Network: Solusi Staking Bitcoin

Bitcoin yang merupakan aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, tetapi sebagian besar kapital yang ada, tidak dimanfaatkan dan tidak bergerak. 

Atas masalah ini, Babylon hadir sebagai solusi staking Bitcoin yang memungkinkan penggunanya untuk melakukan staking tanpa harus melakukan bridging atau wrapping terlebih dahulu.

Apa Itu Babylon Genesis Network?

Babylon Genesis Network adalah jaringan blockchain yang berfungsi sebagai Bitcoin Secured Network (BSN). Dibangun di atas Cosmos SDK, jaringan ini memungkinkan Bitcoin digunakan untuk mengamankan Proof-of-Stake (PoS) chains dan aplikasi terdesentralisasi tanpa perlu proses bridging atau wrapping.

Dengan pendekatan ini, Babylon membuka potensi baru Bitcoin di luar fungsi tradisionalnya sebagai store of value.

Apa Masalah yang Coba Dipecahkan oleh Babylon? 

Jika kamu sering menggunakan platform DeFi, pasti sudah tidak asing lagi dengan Wrapped BTC (WBTC) yang digunakan untuk membawa Bitcoin ke ekosistem lain. Namun, wrapped tokens seperti ini memiliki risiko tersendiri karena bergantung pada mekanisme bridging yang rentan terhadap eksploitasi.

Babylon hadir untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Protokol ini memungkinkan Bitcoin berpartisipasi langsung dalam keamanan jaringan Proof-of-Stake (PoS) melalui staking tanpa perlu bridging atau wrapping. Dengan begitu, Bitcoin tetap aman di jaringannya sendiri namun tetap bisa memberikan nilai lebih sebagai penyedia keamanan bagi ekosistem blockchain lainnya.

Fase Pengembangan Babylon Genesis Network

Gambar fase pengembangan Babylon Genesis Network. Sumber: babylonlabs.

Babylon Genesis Network akan melalui tiga tahap utama dalam pengembangannya, masing-masing dirancang untuk meningkatkan integrasi Bitcoin dalam ekosistem Proof-of-Stake (PoS) dan memperluas fungsinya sebagai aset keamanan. 

Tahap 1: Bitcoin Locking Phase

Pada tahap awal ini, Babylon memperkenalkan Bitcoin Staking Protocol, memungkinkan pemilik BTC untuk staking tanpa perlu bridging atau wrapping.

Tahap 2: Babylon Genesis

Tahap ini menandai peluncuran jaringan Babylon Genesis, sebuah Bitcoin Secured Network (BSN) yang berfungsi sebagai penghubung antara Bitcoin dan Proof-of-Stake (PoS) chains (control plane) untuk keamanan dan likuiditas

Tahap 3: Multi-Staking & Ekspansi BSN

Layer 1 dan rollup dapat terhubung dan menjadi Bitcoin Secured Networks. Babylon Genesis juga berfungsi sebagai pusat keamanan dan likuiditas Bitcoin melalui trustless bridges dan multi-staking.

Apa itu Token Babylon (BABY)?

Babylon Token (BABY) adalah native token dari Babylon Genesis Network yang digunakan untuk biaya transaksi, voting tata kelola, dan fungsi keamanan dalam ekosistem.

Fungsi Utama Token BABY

  1. Gas & Transaksi: Digunakan untuk membayar biaya transaksi dan eksekusi smart contract di jaringan Babylon.
  2. Governance: Memberikan hak suara kepada pemegangnya untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan protokol.
  3. Staking & Keamanan: Digunakan dalam model dual staking bersama BTC untuk memperkuat keamanan jaringan.

Model Dual Staking

Babylon Genesis mengadopsi model dual staking yang melibatkan BTC dan BABY:

  • Staker BTC: Menyediakan keamanan melalui staking BTC secara self-custodial.
  • Staker BABY: Berperan dalam konsensus dan governance jaringan.

Kedua jenis staking ini memingkinkan pengguna untuk menerima reward dalam bentuk token BABY, dan menciptakan insentif jangka panjang untuk partisipasi aktif dalam ekosistem.

Tokenomics Token Babylon (BABY)

Ringkasan Token

Gambar distribusi token Babylon. Sumber: babylonlabs.
  • Nama Token: BABY
  • Total Pasokan Awal: 10.000.000.000 BABY
  • Denominasi: 1 BABY = 1.000.000 ubbn (6 desimal)
  • Tingkat Inflasi: 8% per tahun
    • 4% untuk reward staking BTC
    • 4% untuk reward staking BABY
  • Governance: On-chain melalui voting token BABY (staker BTC tidak dapat berpartisipasi)

Distribusi Token BABY

Kategori Alokasi (BABY) Alokasi (%) Vesting Unlocking
Community Incentives 1.500.000.000 15% Tidak Sepenuhnya terbuka
Ecosystem Building 1.800.000.000 18% Tidak Bertahap 3 tahun
R&D + Operations 1.800.000.000 18% Tidak Bertahap 3 tahun
Early Private Investors 3.050.000.000 30.5% Tidak Bertahap 3 tahun
Team 1.500.000.000 15% Ya, 4 tahun Bertahap 4 tahun
Advisors 350.000.000 3.5% Ya Bertahap 4 tahun

Jadwal Token Unlock Babylon

Gambar jadwal token unlock dari tokeb Babylon (BABY). Sumber: babylonlabs.

Distribusi token BABY dirancang untuk dilakukan secara bertahap selama 4 tahun guna menghindari tekanan jual yang besar di pasar. 

Sebagian besar token, terutama yang dialokasikan untuk investor dan tim, tidak dapat dijual atau digunakan segera, karena akan dibuka secara bertahap sesuai jadwal vesting yang telah ditentukan.

Kenapa Babylon Menarik?

Babylon menarik karena memungkinkan Bitcoin digunakan lebih luas, tidak hanya sebagai aset store of value

Dengan staking langsung tanpa bridging, pengguna bisa mendapatkan imbal hasil, sehingga secara tidak langsung bisa memperluas fungsi Bitcoin dalam ekosistem kripto.

Di Mana Bisa Beli Token Babylon (BABY)?

Babylon (BABY) tersedia untuk dibeli di beberapa bursa kripto besar seperti Tokocrypto dengan minimal deposit hanya mulai dari Rp20.000.

Pembelian Babylon bisa dilakukan melalui Tokocrypto dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan BABY/USDT, lalu menempatkan order pembelian.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.

Sumber: Babylon Bitcoin Staking Protocol Overview, Babylon BTC Staking Litepaper



Sumber : news.tokocrypto.com

Arus Modal Masuk $19 Miliar, Bitcoin Pulihkan Pasar

Dalam sebulan terakhir, pasar kripto mengalami pemulihan signifikan, dengan Bitcoin sebagai pemimpin utama.

Data on-chain menunjukkan bahwa pasar kripto secara keseluruhan telah menerima arus masuk modal bersih hampir $19 miliar, mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap aset digital.

Arus Masuk Modal Kripto: Indikator Pemulihan Pasar

Analis kripto terkemuka, Ali Martinez, melalui platform X (sebelumnya Twitter), mengungkapkan bahwa arus masuk modal bersih selama 30 hari terakhir mencapai hampir $19 miliar.

Angka ini mencakup peningkatan kapitalisasi realisasi (Realized Cap) Bitcoin dan Ethereum sebesar $12,58 miliar, serta peningkatan kapitalisasi pasar stablecoin sebesar $6,19 miliar.

Realized Cap adalah metrik yang menghitung total nilai dari semua koin berdasarkan harga saat terakhir berpindah tangan, memberikan gambaran lebih akurat tentang jumlah modal yang benar-benar diinvestasikan dalam aset tersebut.

Sementara itu, untuk stablecoin, perubahan kapitalisasi pasar mencerminkan arus masuk atau keluar modal, karena nilainya yang stabil terhadap mata uang fiat.

Baca Juga: Harga Bitcoin Tembus $97.000, Namun Aktivitas Jaringan Melemah

Bitcoin: Katalis Utama Pemulihan Pasar

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Bitcoin, sebagai aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, memainkan peran sentral dalam pemulihan ini.

Kenaikan harga Bitcoin telah menarik kembali minat investor institusional dan ritel, yang sebelumnya sempat menurun akibat volatilitas pasar.

Peningkatan arus masuk modal menunjukkan bahwa investor kembali melihat Bitcoin sebagai penyimpan nilai dan lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi global.

Ethereum dan Stablecoin: Pendukung Keseimbangan Pasar

Selain Bitcoin, Ethereum juga menunjukkan peningkatan kapitalisasi realisasi yang signifikan, mencerminkan kepercayaan investor terhadap ekosistemnya, termasuk aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Stablecoin, seperti USDT dan USDC, mengalami peningkatan kapitalisasi pasar sebesar $6,19 miliar, menandakan bahwa investor memanfaatkan aset ini sebagai tempat berlindung sementara atau sebagai alat transaksi dalam ekosistem kripto.

Implikasi bagi Investor dan Pasar Kripto

Arus masuk modal sebesar $19 miliar dalam waktu singkat menunjukkan bahwa pasar kripto sedang memasuki fase akumulasi, di mana investor mulai mengumpulkan aset dengan harapan kenaikan harga di masa depan.

Hal ini dapat menjadi sinyal positif bagi investor yang mempertimbangkan untuk masuk atau menambah posisi dalam portofolio kripto mereka.

Namun, penting bagi investor untuk tetap waspada terhadap volatilitas pasar dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.

Diversifikasi portofolio dan manajemen risiko tetap menjadi kunci dalam menghadapi dinamika pasar kripto yang cepat berubah.

Baca Juga: Rentan Fluktuasi, Bitcoin Berada di Persimpangan Penting

Pemulihan Bitcoin yang didukung oleh arus masuk modal hampir $19 miliar menandakan kembalinya kepercayaan investor terhadap pasar kripto.

Dengan Bitcoin dan Ethereum sebagai pemimpin, serta stablecoin sebagai penyeimbang, pasar kripto menunjukkan tanda-tanda stabilisasi dan potensi pertumbuhan lebih lanjut.

Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan pasar dan melakukan strategi investasi yang bijak untuk memanfaatkan momentum positif ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Mengejutkan, NKN Melonjak 18% di Tengah Volatilitas Pasar

Pada awal Mei 2025, pasar kripto menunjukkan dinamika yang beragam. Bitcoin (BTC), sebagai mata uang kripto terkemuka, mengalami penurunan harga sebesar 1,95%, menetap di level $94.323.

Sementara itu, beberapa altcoin mencatatkan kenaikan signifikan, dengan NKN (New Kind of Network) memimpin dengan lonjakan harga sebesar 18,05%.

Kinerja Bitcoin dan Altcoin Utama

Bitcoin mengalami tekanan jual yang menyebabkan penurunan harga ke $94.323.

Penurunan ini mencerminkan sentimen pasar yang hati-hati, terutama menjelang rilis data ekonomi dan kebijakan moneter yang dapat mempengaruhi arus investasi di aset digital.

Ethereum (ETH), mata uang kripto terbesar kedua, juga mengalami penurunan sebesar 2,50%, diperdagangkan di sekitar $1.795,70.

Altcoin utama lainnya seperti Binance Coin (BNB), XRP, dan Solana (SOL) masing-masing turun sebesar 2,07%, 2,43%, dan 1,58%.

Cardano (ADA) mencatatkan penurunan terbesar di antara altcoin utama, dengan penurunan sebesar 4,68%.

NKN Memimpin Kenaikan di Tengah Pasar yang Lesu

Pergerakan harga New Kind of Network (NKN/USDT) pada Senin, 5 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga New Kind of Network (NKN/USDT) pada Senin, 5 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Di tengah penurunan harga mayoritas mata uang kripto, NKN mencatatkan kenaikan harga sebesar 18,05%, menjadikannya sebagai salah satu aset dengan performa terbaik dalam periode ini.

Kenaikan ini menunjukkan minat investor yang meningkat terhadap proyek-proyek dengan potensi pertumbuhan tinggi.

Selain NKN, altcoin lain yang mencatatkan kenaikan signifikan termasuk PARTI dengan kenaikan 17,85% dan SCRT yang naik 14,79%.

STPT dan TURBO juga menunjukkan performa positif dengan kenaikan masing-masing sebesar 11,47% dan 9,96%.

Baca Juga: Trader Mulai Tertarik, Harga NKN Melejit ke Level $0,0501

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pasar

Beberapa faktor mempengaruhi dinamika pasar kripto saat ini:

  • Data Ekonomi Global: Investor menantikan rilis data ekonomi yang dapat mempengaruhi kebijakan moneter, terutama dari Amerika Serikat, yang berdampak langsung pada sentimen pasar kripto.
  • Kebijakan Moneter: Ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga oleh Federal Reserve mempengaruhi arus investasi ke aset berisiko seperti mata uang kripto.
  • Perkembangan Regulasi: Ketidakpastian regulasi di berbagai negara dapat mempengaruhi kepercayaan investor dan volatilitas pasar.

Pasar kripto pada awal Mei 2025 menunjukkan volatilitas yang tinggi dengan pergerakan harga yang beragam di antara aset digital.

Sementara Bitcoin dan beberapa altcoin utama mengalami penurunan, beberapa proyek seperti NKN menunjukkan performa yang kuat.

Investor disarankan untuk tetap waspada terhadap faktor-faktor makroekonomi dan regulasi yang dapat mempengaruhi pasar dalam waktu dekat.

Baca Juga: Market Sinyal Harian Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 2 Mei 2025


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Tembus $97.000, Namun Aktivitas Jaringan Melemah

Harga Bitcoin (BTC) baru-baru ini mencapai nilai tertinggi sepanjang masa sebesar $97.000, menandai tonggak penting dalam perjalanannya sebagai aset digital terkemuka.

Namun, di balik lonjakan harga ini, terdapat fenomena yang membingungkan: aktivitas jaringan Bitcoin justru mengalami penurunan.

Data menunjukkan bahwa meskipun harga melonjak, metrik on-chain seperti jumlah alamat aktif dan volume transaksi tidak menunjukkan peningkatan yang sebanding.

Enam Faktor Penyebab Melemahnya Aktivitas Jaringan Bitcoin

Menurut analisis dari AMBCrypto, terdapat enam alasan utama yang menjelaskan mengapa aktivitas jaringan Bitcoin tidak sejalan dengan lonjakan harganya:

Pergerakan harga  Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 5 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 5 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
  1. Dominasi Investasi Institusional dan ETF
    Kenaikan harga Bitcoin saat ini lebih didorong oleh masuknya dana dari institusi besar melalui produk seperti Spot ETF. Perusahaan seperti MicroStrategy dan BlackRock terus menambah kepemilikan mereka, yang meningkatkan harga tanpa meningkatkan aktivitas transaksi di jaringan utama.
  2. Volatilitas Harga yang Rendah
    Setelah periode konsolidasi antara $92.000 dan $95.000, volatilitas harga Bitcoin menurun. Kondisi ini membuat banyak pemegang memilih untuk menahan aset mereka, mengurangi jumlah transaksi on-chain.
  3. Volume Pertukaran yang Tidak Alami
    Beberapa volume perdagangan di bursa tampaknya meningkat secara artifisial, menciptakan ilusi aktivitas yang tinggi. Namun, ini tidak mencerminkan peningkatan penggunaan jaringan secara nyata.
  4. Migrasi Aktivitas ke Jaringan Lain
    Pengguna dan pengembang semakin banyak beralih ke jaringan lain seperti Ethereum, Solana, dan Base untuk aktivitas DeFi, staking, dan perdagangan memecoin. Hal ini menyebabkan penurunan aktivitas di jaringan Bitcoin.
  5. Penurunan Penggunaan Sebagai Alat Pembayaran
    Bitcoin semakin jarang digunakan untuk transaksi sehari-hari, mengurangi peran awalnya sebagai mata uang digital dan lebih dianggap sebagai aset investasi.
  6. Peningkatan Adopsi Layer-2 seperti Lightning Network
    Dengan semakin banyak transaksi yang berpindah ke solusi Layer-2 seperti Lightning Network, aktivitas di jaringan utama Bitcoin tampak menurun.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 5 Mei 2025: Bitcoin Incar level $95.000

Implikasi bagi Investor dan Masa Depan Bitcoin

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan penting: apakah lonjakan harga Bitcoin mencerminkan pertumbuhan yang sehat atau hanya didorong oleh spekulasi?

Penurunan aktivitas jaringan dapat menjadi indikator bahwa adopsi dan penggunaan nyata Bitcoin tidak sejalan dengan kenaikan harganya.

Jika tren ini berlanjut, ada risiko bahwa harga Bitcoin dapat mengalami koreksi untuk mencerminkan fundamental jaringan yang sebenarnya.

Namun, penting untuk dicatat bahwa penurunan aktivitas on-chain tidak selalu negatif.

Peningkatan penggunaan solusi Layer-2 menunjukkan bahwa ekosistem Bitcoin sedang berkembang dan beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan pengguna.

Selain itu, minat institusional yang tinggi dapat memberikan stabilitas dan legitimasi jangka panjang bagi Bitcoin sebagai aset investasi.

Kenaikan harga Bitcoin hingga $97.000 merupakan pencapaian yang signifikan, namun penurunan aktivitas jaringan menunjukkan bahwa pertumbuhan ini tidak sepenuhnya didukung oleh penggunaan nyata.

Investor perlu mempertimbangkan faktor-faktor fundamental ini dalam membuat keputusan investasi.

Sementara itu, perkembangan teknologi seperti Lightning Network dan meningkatnya minat institusional dapat memainkan peran penting dalam menentukan arah masa depan Bitcoin.

Baca Juga: Rentan Fluktuasi, Bitcoin Berada di Persimpangan Penting


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Rentan Fluktuasi, Bitcoin Berada di Persimpangan Penting

Bitcoin (BTC) kembali menarik perhatian investor global setelah mengalami lonjakan harga yang signifikan.

Saat ini, harga Bitcoin diperdagangkan di sekitar $95.993, dengan fluktuasi harian antara $95.728 hingga $96.497.

Meskipun terjadi sedikit penurunan sebesar 0,00339%, sentimen pasar tetap optimis terhadap potensi pertumbuhan lebih lanjut.

Momentum Kenaikan dan Faktor Pendorong

Dalam beberapa minggu terakhir, Bitcoin menunjukkan tren kenaikan yang kuat, dengan harga mencapai puncak tertinggi dalam dua bulan terakhir di atas $97.000.

Menurut laporan News BTC pada Minggu (4/5), kenaikan ini didorong oleh beberapa faktor:

  • Adopsi Institusional: Laporan bahwa Morgan Stanley berencana menambahkan perdagangan kripto spot ke platform E*Trade-nya telah meningkatkan kepercayaan investor.
  • Pembelian Korporat: Strategi MicroStrategy untuk membeli lebih banyak BTC melalui penawaran ekuitas sebesar $21 miliar menunjukkan kepercayaan korporat terhadap aset ini.
  • Perkembangan Geopolitik: Ketidakpastian terkait kebijakan perdagangan AS dan China mendorong investor mencari aset lindung nilai, dengan Bitcoin menjadi pilihan utama.

Baca Juga: Harga Bitcoin Mendekati $100.000: Lebih dari $3 Miliar Posisi Short Terancam Likuidasi

Analisis Teknis: Level Kunci yang Harus Diperhatikan

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 4 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 4 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analis pasar menyoroti beberapa level harga penting yang dapat menentukan arah pergerakan BTC selanjutnya:

  • Resistensi Utama: Level psikologis $100.000 menjadi target utama. Jika berhasil ditembus, BTC berpotensi menuju $107.000, yang merupakan puncak sebelumnya pada Desember dan Januari.
  • Dukungan Kuat: Di sisi bawah, $92.000 dan $85.000 dianggap sebagai level dukungan penting. Penurunan di bawah level ini dapat memicu tekanan jual lebih lanjut.

Indikator Teknis dan Sentimen Pasar

Dengan kondisi tersebut, indikator teknis praktis menunjukkan momentum bullish yang kuat:

  • RSI (Relative Strength Index): RSI berada di atas 50, menandakan kekuatan tren naik.
  • Volume Perdagangan: Meskipun harga naik, volume perdagangan tetap di bawah rata-rata, menunjukkan bahwa beberapa pelaku pasar mungkin masih berhati-hati.

Prediksi dan Prospek Masa Depan

Beberapa analis optimis terhadap prospek jangka panjang BTC:

  • Target Harga: Prediksi harga Bitcoin mencapai $150.000 mulai muncul, didukung oleh adopsi institusional dan minat investor ritel yang meningkat.
  • Stabilitas Pasar: Selama BTC tetap di atas level dukungan kunci, tren naik diperkirakan akan berlanjut.

Bitcoin berada di persimpangan penting yang dapat menentukan arah pergerakan harga selanjutnya.

Dengan dukungan dari faktor fundamental dan teknis, BTC memiliki potensi untuk mencapai level tertinggi baru.

Namun, investor harus tetap waspada terhadap volatilitas pasar dan memantau level harga kunci untuk membuat keputusan investasi yang tepat.

Baca Juga: Bitcoin Tembus $97.000, Level Tertinggi Sejak Koreksi Februari


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Mendekati $100.000: Lebih dari $3 Miliar Posisi Short Terancam Likuidasi

Harga Bitcoin (BTC) kembali menjadi sorotan dengan pergerakan positifnya yang mendekati ambang psikologis $100.000.

Pada 2 Mei 2025, harga BTC tercatat sekitar $97.000, hanya terpaut 3,14% dari target tersebut.

Kenaikan ini menempatkan lebih dari $3,36 miliar posisi short dalam risiko likuidasi, menurut data dari CoinGlass.

Potensi Short Squeeze Besar

Jika BTC berhasil menembus $100.000, diperkirakan akan terjadi short squeeze besar-besaran.

Dalam skenario ini, trader yang memegang posisi short akan dipaksa untuk membeli kembali BTC guna menutup posisi mereka, yang dapat mendorong harga naik lebih lanjut.

Fenomena ini pernah terjadi sebelumnya, seperti pada November 2021 ketika BTC melonjak dari $76.000 ke $81.000 akibat likuidasi posisi short senilai $1 miliar.

Baca Juga: 10+ Faktor Penentu Harga Bitcoin yang Wajib Kamu Tahu

Risiko di Kedua Sisi Pasar

Menariknya, risiko likuidasi tidak hanya mengintai posisi short.

Penurunan harga BTC sebesar 3,07% ke $93.973 juga dapat memicu likuidasi posisi long dengan nilai yang sama, yaitu sekitar $3,36 miliar.

Hal ini menunjukkan tingginya leverage di pasar kripto saat ini, di mana pergerakan harga kecil dapat berdampak besar pada posisi trader.

Level Kritis dan Sentimen Pasar

Data dari peta likuidasi CoinGlass mengidentifikasi level resistensi berikutnya di $97.828, hanya 0,9% di atas harga saat ini.

Jika BTC menembus level ini, kemungkinan besar akan menguji $100.000. Sebaliknya, penurunan ke bawah $95.000, terutama mendekati $93.000, dapat menyebabkan likuidasi posisi long sekitar $60 juta.

Sentimen pasar saat ini menunjukkan dominasi momentum bullish, didorong oleh permintaan institusional dan arus masuk ke ETF Bitcoin.

Misalnya, iShares Bitcoin Trust ETF (IBIT) mencatat arus masuk sebesar $1,5 miliar dalam seminggu terakhir, menunjukkan minat yang kuat dari investor institusional.

Implikasi bagi Trader dan Investor

Bagi trader, situasi ini menuntut kewaspadaan yang cukup tinggi.

Penggunaan leverage yang berlebihan dapat meningkatkan risiko likuidasi, terutama dalam kondisi volatilitas tinggi.

Disarankan untuk menetapkan stop-loss yang ketat dan memantau level harga kritis seperti $98.000 dan $100.000.

Bagi investor jangka panjang, pergerakan ini mencerminkan dinamika pasar kripto yang cepat dan sering kali dipengaruhi oleh faktor teknikal dan sentimen jangka pendek.

Meskipun potensi keuntungan besar, risiko kerugian juga signifikan, terutama bagi mereka yang tidak memahami mekanisme leverage dan likuidasi.

Baca Juga: Bitcoin Tembus $97.000, Level Tertinggi Sejak Koreksi Februari

Bitcoin berada di ambang tonggak sejarah baru dengan mendekati harga $100.000. Namun, di balik euforia ini, terdapat risiko besar bagi posisi short senilai lebih dari $3 miliar yang dapat dilikuidasi jika ambang ini terlampaui.

Trader dan investor harus tetap waspada, memahami risiko yang ada, dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk melindungi portofolio mereka dalam menghadapi volatilitas pasar yang tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Michael Saylor: Strategy Untung $5,8 Miliar dari Bitcoin

Michael Saylor, pendiri dan Chairman Strategy (sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy), kembali menjadi sorotan setelah perusahaan melaporkan keuntungan signifikan dari investasi Bitcoin pada kuartal pertama 2025.

Meskipun mengalami kerugian bersih sebesar $4,22 miliar akibat penurunan nilai pasar Bitcoin, Strategy mengumumkan rencana ambisius untuk meningkatkan kepemilikan Bitcoin mereka melalui penawaran saham senilai $21 miliar.

Keuntungan Besar dari Investasi Bitcoin

Pada kuartal pertama 2025, Strategy mencatat keuntungan sebesar $5,8 miliar dari investasi Bitcoin mereka.

Perusahaan ini memegang 553.555 Bitcoin, yang bernilai sekitar $37,9 miliar pada akhir April 2025.

Kenaikan harga Bitcoin pasca pemilihan presiden AS pada November 2024, di mana Donald Trump terpilih kembali, mendorong harga Bitcoin mencapai rekor tertinggi.

Namun, pengumuman tarif baru oleh pemerintahan Trump menyebabkan ketidakstabilan pasar global, yang berdampak pada penurunan nilai aset kripto.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 2 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 2 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Harga Bitcoin Masih Murah? Ini Alasannya Institusi Besar Borong BTC

Perubahan dalam Akuntansi dan Dampaknya

Strategy mengadopsi aturan akuntansi baru yang memungkinkan perusahaan untuk mencatat nilai wajar dari kepemilikan aset digital mereka.

Dengan demikian, nilai Bitcoin yang dimiliki dicatat berdasarkan harga pasar pada akhir kuartal, yaitu $82.445 per Bitcoin.

Perubahan ini menyebabkan perusahaan melaporkan kerugian tidak terealisasi sebesar $5,91 miliar pada kuartal tersebut.

Rencana Ekspansi Melalui Penawaran Saham

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Strategy mengumumkan penawaran saham senilai $21 miliar.

Dana yang diperoleh akan digunakan untuk membeli lebih banyak Bitcoin, memperkuat posisi perusahaan sebagai pemegang Bitcoin korporat terbesar di dunia.

Langkah ini mencerminkan keyakinan Saylor terhadap potensi jangka panjang Bitcoin sebagai aset lindung nilai dan penyimpan nilai.

Dampak pada Harga Saham dan Pasar

Meskipun melaporkan kerugian besar, saham Strategy mengalami kenaikan sebesar 32% sejak awal tahun 2025, mengungguli penurunan hampir 6% pada indeks Nasdaq 100.

Hal ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap strategi perusahaan dalam memanfaatkan volatilitas pasar kripto untuk keuntungan jangka panjang.

Tren Adopsi Bitcoin oleh Perusahaan Lain

Langkah Strategy juga diikuti oleh perusahaan lain seperti GameStop, yang mengumumkan adopsi Bitcoin sebagai aset cadangan perusahaan.

Tren ini menunjukkan peningkatan minat perusahaan dalam diversifikasi aset dan perlindungan terhadap inflasi melalui investasi dalam aset digital.

Dengan hasil ini, strategi agresif Michael Saylor dalam mengakumulasi Bitcoin melalui Strategy menunjukkan keyakinan kuat terhadap masa depan aset digital ini.

Meskipun menghadapi tantangan volatilitas pasar dan perubahan regulasi, pendekatan ini dapat memberikan keuntungan signifikan jika harga Bitcoin terus meningkat.

Investor dan pelaku pasar akan terus memantau perkembangan strategi ini dan dampaknya terhadap pasar keuangan secara keseluruhan.

Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com