Tag Archives: bitcoin

Pasar Kripto Hari Ini 19 November 2025: Kembali Bangkit, Ada Apa?

Pasar kripto hari ini, Rabu (29/11) mulai rebound dan altcoin kembali mengambil alih panggung. STRK memimpin kenaikan dengan lonjakan 25% ke $0,2156, disusul NXPC yang menguat 24% ke $0,2275, serta GRASS yang melonjak 20% ke $0,3332.

Optimisme pasar juga didorong meningkatnya peluang pemotongan suku bunga The Fed pada Desember, naik dari sekitar 44% menjadi di atas 50%, seiring rilis data klaim pengangguran dan laporan pekerjaan ADP. Banyak ekonom kini memprediksi pemangkasan suku bunga ketiga pada FOMC Desember, yang bisa menambah dorongan positif bagi aset kripto. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Pimpin Kenaikan di Tengah Rebound Pasar

  • STRK kembali naik tajam 25% (24 jam), harga kini $0,2156.
  • NXPC mulai menguat 24% sehari, harga $0,2275.
  • GRASS melonjak 20%, diperdagangkan di $0,3332.

Pasar Kripto Menghijau, Peluang Potong Bunga The Fed Desember Naik

  • Peluang potong bunga Desember naik dari sekitar 44% (minggu lalu) menjadi di atas 50%.
  • Kenaikan ini menyusul rilis klaim pengangguran dan laporan pekerjaan ADP.
  • Ekonom prediksi Fed akan potong bunga untuk ketiga kalinya tahun ini di pertemuan FOMC Desember.

Ada yang Baru di Tokocrypto! Total Hadiah! Rp 25 JUTA*

  • Program APEL (Absen Aplikasi Dapet Lucky Draw) resmi dibuka!
  • Peserta hanya melakukan deposit/trading/staking/convert di apps Tokocrypto.
  • Cek selengkapnya di sini https://bit.ly/APELcampaign

Altcoin Season Tiba? Dominasi Bitcoin Turun

  • Dominasi Bitcoin turun dari 61% ke 58,8% (Nov 2025) akibat pasar melemah.
  • Analis melihat ini sebagai sinyal potensial peralihan ke altcoin.
  • Ada prediksi BTC.D turun ke 54%, mendukung kinerja altcoin yang lebih baik.

Standard Chartered Melihat Reli Bitcoin Akhir Tahun

  • Standard Chartered sinyal aksi jual Bitcoin berakhir, prediksi pemulihan akhir tahun.
  • Analis tandai sinyal beragam: dari margin kerugian terealisasi.
  • Target pemulihan Bitcoin bisa mencapai $150.000.

Baca juga: Tren Bitcoin 17-21 November 2025: ATH Masih Akan Terjadi Lagi


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Chairman BitMine Sebut Ethereum Masuki Supercycle Bitcoin

Chairman BitMine, Tom Lee berpendapat bahwa Ethereum memasuki tahap awal “siklus super” atau Supercycle yang mirip dengan Bitcoin setelah tahun 2017.

Lee menjelaskan kepada para pengikutnya di X bahwa penurunan tajam secara historis mendahului kenaikan besar.

Data on-chain mendukung pandangan tersebut, menunjukkan wallet jangka panjang mengumpulkan rekor 27 juta ETH dan aset tersebut diperdagangkan mendekati basis biayanya, level yang seringkali menandai zona beli yang kuat.

Baca Juga: Analisa Harga ETH Hari Ini: Ethereum Turun 1%, Adakah Rebound?

Ikuti Jejak Bitcoin

Saat ini, Ethereum mungkin sedang menghadapi periode volatilitas yang tajam, tetapi beberapa analis berpendapat bahwa aset ini sedang memasuki tahap awal tren jangka panjang yang dapat mencerminkan pertumbuhan eksplosif Bitcoin selama dekade terakhir.

Chairman BitMine dan salah satu pendiri Fundstrat Tom Lee mengatakan bahwa Ethereum tampaknya “memasuki Supercycle yang sama” yang telah membantu Bitcoin berlipat ganda lebih dari 100 kali lipat sejak ia pertama kali merekomendasikannya kepada klien pada tahun 2017. 

Pada saat itu, Bitcoin hanya bernilai sekitar $1.000, yang merupakan level yang akhirnya menyebabkan beberapa koreksi dramatis, termasuk penurunan lebih dari 75%, sebelum akhirnya mencapai rekor tertinggi di atas $126.000 pada bulan Oktober 2025.

Lee menyebut kemunduran Ethereum saat ini sebagai bagian dari pola keraguan investor yang sama yang nantinya akan membentuk kenaikan jangka panjang Bitcoin.

Menurutnya, volatilitas ekstrem merupakan tanda bahwa pasar masih mencoba untuk “mengesampingkan masa depan yang besar,” dan investor yang akhirnya diuntungkan dari siklus super Bitcoin adalah mereka yang bersedia menanggung apa yang ia sebut sebagai “momen eksistensial” di pasar.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 18 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 18 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Didukung Data on Chain

Cuitan Lee di X bukan sesumbar. Data on-chain menunjukkan bahwa pemegang Ethereum jangka panjang terus memandang penurunan saat ini sebagai peluang, alih-alih ancaman.

Analis CryptoQuant, Burak Kesmeci, mencatat bahwa harga Ethereum baru-baru ini, sekitar $3.150, menempatkannya hanya sekitar $200 di atas rata-rata basis biaya untuk akumulator jangka panjang yang didefinisikan sebagai wallet yang telah menumpuk ETH dengan sabar sepanjang tahun.

Ia menambahkan bahwa Ethereum hanya pernah jatuh di bawah level ini sekali pada tahun 2025, yaitu saat guncangan pasar yang dipicu oleh kebijakan tarif global Presiden AS Donald Trump.

Meskipun terjadi kontraksi pasar yang lebih luas dan penurunan 24 jam hingga mencapai level terendah $3.023, Ethereum tampaknya masih stabil di kisaran $3.185.

Kesmeci menyampaikan bahwa sekitar 17 juta ETH telah mengalir ke alamat akumulasi jangka panjang sepanjang tahun ini, sehingga total saldo di dompet-dompet ini meningkat dari 10 juta menjadi 27 juta ETH.

Ia menilai bahwa jika Ethereum turun di bawah basis harga $2.900, kemungkinan besar tidak akan bertahan lama di sana. Ia menyebutnya sebagai salah satu zona harga historis terkuat untuk akumulasi jangka panjang.

Baca Juga: Altcoin Reli! 5 Token Ekosistem Ethereum yang Paling Mencuri Perhatian

BitMine Umumkan Jajaran Eksekutif Baru

Di tingkat korporat, BitMine Immersion Technologies baru-baru ini merombak kepemimpinannya dengan menunjuk Chi Tsang sebagai CEO dan memperluas jajaran direksi untuk memperkuat tata kelola.

Minat institusional juga terus meningkat, dengan ARK Invest yang meningkatkan eksposurnya di BitMine, meskipun perusahaan lain mengadopsi strategi treasury kripto mereka sendiri di Solana dan Zcash.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Jatuh ke $89K, Sentimen Memburuk

Harga Bitcoin (BTC) kembali berada di bawah tekanan kuat, dengan penurunan mencapai 4,95% dalam 24 jam terakhir, membawa harganya turun ke level $89.796.

Aksi jual besar-besaran membuat BTC sempat menyentuh level terendah harian di $89.673, jauh dari level tertinggi harian di $95.928.

Tekanan ini terjadi bersamaan dengan semakin melemahnya sentimen pasar kripto global dan meningkatnya ketidakpastian makro.

Dengan kapitalisasi pasar yang kini berada di $1,79 triliun dan volume perdagangan melonjak menjadi $103 miliar, Bitcoin menunjukkan tanda-tanda stress pasar yang cukup signifikan. Berikut analisis harga BTC hari ini selengkapnya.

Baca Juga: Harvard University Borong ETF Bitcoin Gila-Gilaan, Tanda Bull Run?

Tanda Tekanan Jual yang Menguat

Penurunan -4,95% dalam 24 jam adalah salah satu koreksi harian terbesar Bitcoin dalam beberapa minggu terakhir.

Data harga menunjukkan bahwa BTC tidak hanya turun, tetapi juga telah kehilangan 16,64% dalam 30 hari; turun 22,56% dalam 60 hari; dan merosot 20,15% dalam 90 hari.

Trend jangka pendek dan menengah ini menunjukkan bahwa BTC sedang berada dalam fase penurunan struktural, bukan sekadar volatilitas normal.

Penurunan volume beli dan peningkatan volume jual mengindikasikan bahwa investor mulai melakukan aksi risk-off, menghindari aset volatil di tengah ketidakpastian makro.

Sentimen Pasar Kripto Global Melemah Drastis

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 18 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 18 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Turunnya BTC tidak terjadi dalam ruang hampa. Pasar kripto secara keseluruhan sedang berada dalam kondisi:

  • Fear Mode, di mana investor lebih memilih menyimpan uang tunai
  • Altcoin mengalami penurunan yang jauh lebih drastis
  • Dominasi Bitcoin tetap kuat di 95% suplai beredar, tetapi tidak cukup mengimbangi tekanan jual eksternal

Ketidakpastian global seperti potensi kenaikan suku bunga, pelemahan likuiditas, dan risk-off behavior dari institusi menjadi tekanan tambahan yang membuat BTC kesulitan mempertahankan posisi di atas $90.000.

Tekanan Teknis: BTC Gagal Mempertahankan Support Psikologis $95.000

Secara teknikal, Bitcoin sebelumnya mencoba kembali ke area $95.000–$96.000, namun gagal mempertahankan momentumnya. Pola harga menunjukkan:

  • Breakdown dari support $95.000
  • Support berikutnya di $90.000 kembali diuji
  • Jika BTC gagal bertahan di area $89.000–$90.000, penurunan ke $86.000 bahkan $82.000 berpotensi terjadi
  • Resistance kuat kini berpindah ke area $96.000–$98.000

Selain itu, indikator short-term lainnya menunjukkan bahwa RSI mengarah ke zona oversold, menandakan tekanan jual agresif.

Volume perdagangan yang naik lebih dari $100 miliar, menandakan panic selling di kalangan para investor mulai muncul.

Investor kini menantikan apakah BTC mampu tetap bertahan di atas $90.000 dalam beberapa hari ke depan.

Faktor Fundamental: Siklus Pasar & Likuiditas Menurun

Selain tekanan teknikal, Bitcoin juga terpengaruh oleh kondisi fundamental, seperti likuiditas pasar kripto menurun dalam beberapa minggu terakhir.

Dana dari pasar derivatif mengalir keluar, sehingga menambah tekanan harga. Akibatnya, permintaan institusional melambat akibat ketidakpastian makro.

Sementara Bitcoin masih berada jauh dari rekor tertinggi di $126.198, investor tampak lebih berhati-hati dalam mengambil posisi baru.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Tekanan Turunkan Bitcoin ke Level $95.257

BTC dalam Fase Koreksi, Level $89.000 Jadi Penentu Arah Berikutnya

Pergerakan Bitcoin hari ini menunjukkan kombinasi koreksi teknikal, tekanan likuiditas, dan sentimen global yang melemah.

Penurunan hampir 5% dalam sehari mengindikasikan bahwa pasar sedang berada dalam fase risk-off.

Jika BTC mampu bertahan di atas $89.000, peluang rebound tetap terbuka. Sebaliknya, penurunan lebih dalam dapat membawa pasar memasuki fase bearish jangka menengah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 18 November 2025: Bergerak Volatil, Bitcoin Kuat?

Pasar kripto hari ini, Selasa (18/11) kembali bergerak volatil, namun sejumlah altcoin justru tampil memimpin kenaikan hari ini. DUSK melonjak 25% ke $0,0722, ICP menguat 20% ke $5,89, dan SCRT naik 19% ke $0,2061, menandakan trader mulai berburu peluang di aset berkapitalisasi menengah. Di pekan ketiga November 2025, tiga altcoin patut diwaspadai: FIL yang bersiap mengumumkan agenda besar, ZIL yang kian dekat dengan upgrade mainnet, serta AVAX yang tengah menunggu upgrade Granite dan menunjukkan momentum teknikal positif lewat sinyal MACD.

Dari sisi promo, Tokocrypto kembali menghadirkan program menarik lewat kolaborasi Tokocrypto x Treasury, di mana pengguna bisa mendapatkan voucher diskon emas setiap kali melakukan trading kripto. Sementara itu, berita besar datang dari Michael Saylor yang kembali memborong 8.178 BTC di tengah koreksi pasar, meski saham MSTR turun hampir 3% dalam pra-pasar. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Pimpin Kenaikan di Tengah Volatil Pasar

  • DUSK kembali naik tajam 25% (24 jam), harga kini $0,0722.
  • ICP mulai menguat 20% sehari, harga $5,89.
  • SCRT melonjak 19%, diperdagangkan di $0,2061.

3 Altcoin yang Patut Diperhatikan di Minggu Ketiga November 2025

  • FIL: Bersiap untuk pengumuman besar; harga siap untuk volatilitas kuat.
  • ZIL: Mendekati upgrade mainnet; berpotensi mendongkrak momentum.
  • AVAX : Siapkan upgrade Granite; MACD tunjukkan kekuatan saat AVAX mencoba pemulihan.

Trading Kripto, Bonusnya… Diskon Emas?

Michael Saylor Beli 8.178 Bitcoin Meski Pasar Kripto Koreksi

  • Strategy membeli lebih banyak Bitcoin antara 10 dan 16 November.
  • Michael Saylor telah mengisyaratkan tentang pembelian tersebut kemarin.
  • Saham MSTR turun hampir 3% dalam perdagangan pra-pasar.

VanEck Luncurkan ETF SOL; investor Pindahkan Dana

  • VanEck telah meluncurkan ETF Solana bebas biaya.
  • SOL Strategies dipilih untuk melakukan staking seluruh SOL di ETF baru VanEck.
  • Dana SOL dan XRP mencatat arus masuk kuat, sedangkan ETF BTC dan ETH mencatat arus keluar.

Baca juga: Tren Bitcoin 17-21 November 2025: ATH Masih Akan Terjadi Lagi


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Tekanan Turunkan Bitcoin ke Level $95.257

Harga Bitcoin (BTC) kembali bergerak di zona pelemahan pada perdagangan hari ini, tercatat berada di level $95.257,29.

Aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini mengalami penurunan sekitar 0,44% dalam 24 jam terakhir, mengikuti pola koreksi yang sudah berlangsung selama lebih dari satu pekan.

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $1,90 triliun dan volume perdagangan mencapai $74,20 miliar, pergerakan BTC hari ini mencerminkan meningkatnya tekanan jual di pasar kripto global.

Bitcoin Menguji Support Penting Setelah Turun 10% Dalam 7 Hari

Dalam seminggu terakhir, Bitcoin melemah -10,13%, menandakan tekanan bearish yang cukup kuat. Penurunan dalam 30 hari bahkan mencapai -11,04%, sementara dalam 60 hari BTC terkoreksi lebih dalam hingga -19,16%.

Tren ini menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi setelah gagal mempertahankan momentum bullish di atas level psikologis $100.000.

Dengan volatilitas tinggi, BTC hari ini diperdagangkan dalam rentang terendah $92.971 hingga tertinggi $96.564, menandakan pasar sedang mencari arah berikutnya di antara ketidakpastian makro dan teknikal.

Tekanan Jangka Pendek Dipicu Faktor Eksternal

Beberapa faktor utama yang mempengaruhi pelemahan BTC hari ini antara lain:

1. Sentimen Risiko Global Melemah

Pasar kripto bergerak seiring penurunan selera risiko investor global.

Data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan memperkuat spekulasi bahwa kebijakan moneter tetap ketat, sehingga investor cenderung mengurangi eksposur pada aset berisiko seperti kripto.

2. Tingginya Aktivitas Profit Taking

Setelah Bitcoin gagal mempertahankan posisi di atas $100.000, banyak trader jangka pendek memilih mengambil keuntungan.

Hal ini tercermin dari peningkatan volume perdagangan yang mencapai $74 miliar, cukup tinggi untuk ukuran hari biasa, mengindikasikan distribusi yang intens.

3. Tekanan Teknis di Area Resistance

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 17 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 17 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Secara teknikal, BTC telah beberapa kali gagal menembus kembali resistance lokal di kisaran $96.500–$98.000. Penolakan kuat di area ini membuat harga kembali bergerak ke bawah dan menguji area support kritis.

Level Teknis Bitcoin yang Perlu Diperhatikan

Berikut analisis teknikal berdasarkan data terbaru:

Resistance terdekat: $96.500 – $98.000
Resistance kuat berikutnya: $100.000 – $102.000
Support terdekat: $93.000
Support kuat: $90.000 – $92.000

Jika harga menembus di bawah level $92.000, Bitcoin berpotensi melanjutkan koreksi menuju zona $89.000. Namun apabila BTC mampu rebound dari $93.000 dan menembus $98.000, momentum bullish jangka pendek bisa kembali terdorong.

Fundamental Tetap Kuat, Tapi Pasar Jangka Pendek Rentan

Meskipun mengalami tekanan, fundamental Bitcoin masih sangat solid:

  • Pasokan beredar: 19,95 juta BTC (94,99% dari total supply)
  • Pasokan maksimum: 21 juta BTC, menjadikannya semakin langka
  • Kapitalisasi pasar: $1,90 triliun, tetap mendominasi 50%+ dari total pasar kripto

Selain itu, data on-chain menunjukkan bahwa institusi dan investor jangka panjang (HODLers) masih terus melakukan akumulasi di setiap penurunan harga.

Hal ini menjadi sinyal bahwa tekanan jangka pendek belum mengubah pandangan jangka panjang terhadap Bitcoin.

Prospek Harga Bitcoin Dalam Waktu Dekat

Dalam jangka waktu 24–72 jam ke depan, arah Bitcoin sangat ditentukan oleh apakah harga mampu bertahan di atas support $93.000.

Jika bertahan, peluang untuk retest ke $97.000 terbuka lebar. Namun, apabila tekanan jual meningkat, koreksi menuju $90.000 menjadi skenario yang perlu diwaspadai trader.

Baca Juga: Harvard University Borong ETF Bitcoin Gila-Gilaan, Tanda Bull Run?

Harga Bitcoin hari ini berada di posisi melemah, turun ke $95.257 di tengah tekanan pasar yang persisten. Meskipun demikian, volatilitas yang tinggi justru menjadi peluang menarik bagi trader jangka pendek.

Investor jangka panjang tetap melihat BTC sebagai aset bernilai, terutama dengan semakin menipisnya suplai dan arus institusional yang terus masuk.

Bitcoin masih dalam fase konsolidasi, dan pergerakan menuju $100.000 akan sangat bergantung pada sentimen makro serta kemampuan harga mempertahankan level support kritis dalam beberapa hari ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

10 Meme Lucu Kripto Terbaru dengan Konteksnya

Dunia kripto bukan cuma tentang grafik hijau, candle merah, dan pergerakan harga yang bikin deg-degan tapi juga tentang meme. Meme dan komunitas kripto sudah menjadi dua hal yang tidak bisa dipisahkan.

Meme selalu menjadi salah satu pelipur lara ketika sesuai yang tidak diinginkan terjadi, dan membuat kita tetap bisa menanggapi hal serius dengan santai.

Berikut 10 meme lucu tentang kripto dengan konteksnya, semoga bisa menghibur ya!

Solusi Fluktuasi Pasar Kripto

Fluktuasi pasar emang  sering bikin panik dan sulit ditebak. Nah, Dollar Cost Averaging (DCA)  bisa membantu investor tetap tenang karena dengan membeli secara berkala bisa bikin harga rata-rata pembelian lebih stabil.

Tenang, di Tokocrypto kamu bisa beli secara berkala alias cicil mulai dari Rp20.000 aja lho!

Lika-Liku Hodl Kripto

Siapa bilang nge-hodl Bitcoin atau kripto itu gampang? Terlihat mudah memang ketika sampai pada bull market atau saat menembus ATH, tapi dibalik itu banyak perjuangan yang harus dilalui! Mulai dari koreksi sampai FUD yang katanya BTC bakal to zero!

Di-Hold Tumbang, Dijual Terbang

Pasti semua investor atau trader kripto pernah ngalamin momen kayak gini… yap, apa lagi kalau kegocek pasar! Sewaktu kita hodl, biasanya pergerakan harga ya kalau nggak sideways, turun… Giliran koin yang baru dimasukin wishlist naiknya bukan main 😅

Nyesel Gak Jual di Harga Tinggi

Ngeliat koin yang dibeli naik tinggi emang bikin senang, tapi… Jangan lupa kalau sudah sesuai dengan price target, take profit alias jual ya! Jangan sampai nyesel dan ngelamun gara-gara harganya turun lagi… hihi 😆

Altcoin Season 2025, Emang Ada?

Altcoin season emang menjadi momen yang paling ditunggu di setiap bull run pasar kripto… Tapi, banyak yang ngebandingin altcoin season 2025 ini dengan alt season sebelumnya, yahh memang banyak berpendapat beda jauh si Tokonauts! 🫠

Baca juga: 7 Indikator Trading Chart di Aplikasi Tokocrypto dan Cara Menggunakannya

Ini Bedanya Investor Saham vs Kripto

Volatilitas di dunia kripto memang berbeda jika dibandingkan dengan pasar saham, kalau di saham ada sistem ARA atau ARB, di pasar kripto kamu bakal lihat koin berterbangan ratusan sampai ribuan persen dalam satu hari… ini yang bikin investor kripto santai aja ketika harga koin turun banyak, soalnya kalo koinnya memang punya fundamental naik ratusan persen dalam jangka waktu pendek juga bukan tidak mungkin 🤭

Jerome Powell Ketika Mau FOMC

Kira-kira begini situasi ketua The FED, Jerome Powell ketika mau mengumumkan dipangkas atau tidaknya suku bunga saat FOMC.

POV: Pertama Kali Beli Altcoin

Beli altcoin udah kayak koleksi pin pramuka, siapa lagi kalau bukan pendatang baru… haha! Tanang kamu gak sendirian, MinKo juga pernah kok… ya namanya juga penasan 😆 Nah, kalau dalam dunia investasi sih ini namanya overdiversifikasi, pernah di posisi ini?

Baca juga: Altcoin Terbaik Saat Bitcoin Turun: Diversifikasi Saat Pasar Lesu

Keinget Market Bikin Gagal Fokus

Market emang selalu punya kejutan, sampe-sampe pengen terus pantengin pasar… Kurang lebih kayak gini kalau ibaratkan 😂 Sabar fokus kerja dulu ya baru liat chart 😆

Beli Kripto Tanpa Analisa

Yang namanya investasi atau trading tentu harus punya rencana dan analisa yang matang… jangan sampai hanya cap-cip-cup kayak main game yang satu ini haha! 😄

Bonus: Pusing Mikirin Pasar? Cobain Staking!

Nggak usah pusing lagi kalau pergerakan pasar lagi boring atau turun, kan ada fitur staking yang bisa bikin kamu dapetin imbal hasil meskipun pasar lagi turun.

Cuss cobain di aplikasi Tokocrypto sekalian masukkan kode TEMUTOKO buat dapetin diskon trading 20%!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harvard University Borong ETF Bitcoin Gila-Gilaan, Tanda Bull Run?

Harvard University kembali menghebohkan dunia finansial. Dalam laporan kepemilikan terbarunya per 30 September 2025, universitas elit tersebut mencatat lonjakan fantastis sebesar 257% dalam kepemilikan Bitcoin ETF (IBIT).

Dilaporkan Coincu, langkah agresif ini memicu spekulasi: apakah institusi terbesar dunia sedang mengisyaratkan gelombang kenaikan kripto berikutnya?

Harvard ‘All-In’? Kepemilikan Bitcoin ETF Melesat 257%

Menurut data PANews, Harvard kini menggenggam 6.813.612 saham IBIT Bitcoin ETF, melonjak 257.48% dibanding kuartal sebelumnya. Dengan valuasi sekitar 442.9 juta dolar AS, langkah ini menandai perubahan strategi besar dalam portofolio investasi kampus tertua di Amerika tersebut.

Tak hanya Bitcoin, Harvard juga meningkatkan kepemilikan pada ETF emas (GLD) sebesar 98.62%. Kombinasi Bitcoin dan emas menggambarkan diversifikasi yang semakin berani ke aset alternatif.

“Sebagai investor institusional besar, keputusan portofolio kami sangat memengaruhi sentimen dan arus pasar,”
— Harvard Management Company

Langkah Harvard ini sejalan dengan tren endowment bergengsi lainnya yang mulai memandang aset kripto bukan sebagai spekulasi semata, tetapi sebagai aset strategis jangka panjang.

Lonjakan Institusional di Dunia Kripto: Harvard Jadi Trendsetter?

Yang mengejutkan, kenaikan 257% ini disebut-sebut sebagai salah satu lonjakan terbesar dari institusi pendidikan elite dalam sejarah investasi kripto. Harvard bukan hanya ikut-ikutan; mereka tiba-tiba mengambil posisi besar dalam Bitcoin ETF.

Data pasar dari CoinMarketCap menunjukkan:

  • Harga BTC: 94,745.04 dolar AS
  • Kapitalisasi pasar: 1.89 triliun dolar AS
  • Dominasi pasar: 58.59%
  • Volume perdagangan 24 jam: 113.13 miliar dolar AS
  • Harga turun 4.13% dalam 24 jam terakhir dan melemah selama 90 hari terakhir

Dengan kondisi Bitcoin yang sedang koreksi, keputusan Harvard membeli besar-besaran justru dianggap langkah “buy the dip” yang agresif. Jika institusi sekelas Harvard masuk ketika harga turun, investor ritel mulai bertanya-tanya: apa yang mereka tahu?

Harga Turun, Institusi Masuk: Pertanda Apa?

Menurut analis Coincu Research, peningkatan minat institusional mencerminkan perubahan lanskap investasi digital. Meskipun volatilitas Bitcoin masih menjadi perhatian, semakin banyak lembaga akademik dan keuangan mempertimbangkan kripto sebagai bagian penting dari portofolio modern.

Dengan kepemilikan yang melonjak drastis, Harvard bisa saja:

  • Mengantisipasi regulasi yang makin jelas
  • Bersiap menghadapi siklus naik Bitcoin berikutnya
  • Menambah eksposur ke aset keras sebagai lindung inflasi
  • Mengikuti langkah institusi keuangan besar lainnya

Banyak yang percaya, keputusan Harvard bukan kebetulan, melainkan sinyal bahwa Bitcoin dan ETF kripto semakin memasuki arus utama investasi global.

Apakah Kita Sedang Melihat Fase Awal “Institusional FOMO”?

Kenaikan kepemilikan Bitcoin ETF oleh Harvard sebesar 257% dalam satu kuartal adalah pergerakan yang tidak bisa diabaikan. Ini bukan hanya berita besar, ini adalah indikasi perubahan arah dalam cara institusi elite memandang aset digital.

Jika sejarah berulang, arus institusional sering menjadi penanda awal perubahan besar dalam harga Bitcoin. Pertanyaannya sekarang:

Apakah ini tanda bull run berikutnya? Atau Harvard sedang mengambil risiko besar?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Tekanan Tinggi, Bitcoin Tertahan di $95.950

Harga Bitcoin (BTC) hari ini tercatat berada di level $95,950.82, menunjukkan perubahan yang nyaris tidak bergerak dengan kenaikan tipis +<0.01% dalam 24 jam terakhir.

Meski stabil secara harian, Bitcoin masih berada dalam tren pelemahan jangka menengah setelah mencatat koreksi mingguan –5.77% dan koreksi bulanan –11.78%.

Likuiditas perdagangan tercatat solid, dengan volume $49.12 miliar dalam 24 jam terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas pasar masih intens, meski momentum bullish belum kembali dominan.

Kapitalisasi pasar BTC tetap kokoh di $1.91 triliun, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto nomor satu.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Koreksi $102.434, Hadapi Konsolidasi

Pergerakan Harga 24 Jam: Konsolidasi Dekat Area Support Kritis

Selama 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak dalam rentang $94,850.54 sebagai titik terendah dan $96,515.34 sebagai titik tertinggi.

Pola ini menegaskan bahwa BTC sedang memasuki fase konsolidasi, di mana para pelaku pasar masih mencari arah tren selanjutnya.

Perubahan harga satu jam terakhir mencatat +0.14%, menunjukkan adanya pembeli yang mulai masuk, namun masih belum cukup untuk mendorong momentum kenaikan yang lebih signifikan.

Tren Jangka Pendek: Tekanan Masih Terlihat Namun Penurunan Mulai Melambat

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 16 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 16 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Data riwayat harga memperlihatkan bahwa Bitcoin masih berada dalam tekanan:

  • 30 hari: –11.78%
  • 60 hari: –17.75%
  • 90 hari: –17.09%

Meski begitu, penurunan harian yang relatif kecil (–0.2%) menandakan bahwa gerak turun BTC mulai melambat.

Indikator ini biasanya menjadi tanda awal pembentukan zona support baru yang berpotensi menjadi titik balik jika ada sentimen positif tambahan.

Rekor tertinggi Bitcoin tetap berada di $126,198.07, memberikan gambaran bahwa BTC masih berada sekitar 24% di bawah ATH tersebut merupakan ruang pemulihan yang masih terbuka sangat lebar.

Analisis Teknis: BTC Mencoba Menjaga Support $95,000

Berdasarkan pola harga hari ini, ada beberapa area teknikal penting:

Support Terdekat

  • $95,000 — area krusial yang telah diuji beberapa kali dalam 48 jam terakhir
  • $94,000 — jika support utama jebol, BTC berpotensi terkoreksi menuju zona ini

Resistance Utama

  • $96,500 — resistance harian
  • $98,000 – $100,000 — area psikologis kuat yang harus ditembus untuk mengonfirmasi tren bullish baru

Pergerakan Bitcoin yang masih berada di antara support dan resistance sempit menunjukkan bahwa pasar sedang menunggu katalis kuat, baik dari sisi makroekonomi, ETF flow, maupun sentimen industri kripto.

Sentimen Pasar: Hati-Hati Namun Optimis

Meski harga bergerak sideways, Bitcoin tetap mempertahankan tingkat dominasi pasar yang kuat.

Rasio sirkulasi mencapai 94.99% dari total suplai maksimum 21 juta BTC, yang artinya pasokan terus mengetat seiring waktu.

Volume perdagangan harian yang cukup besar memperlihatkan bahwa minat pasar masih tinggi. Namun, investor besar masih cenderung berhati-hati, menunggu kejelasan arah tren.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah ke $95.944

Outlook ke Depan: BTC Berpotensi Rebound Jika Support Bertahan

Jika Bitcoin mampu menjaga level $95,000, peluang untuk rebound menuju $98,000–$100,000 terbuka lebar.

Namun, jika tekanan jual meningkat dan harga turun di bawah $94,000, pasar dapat menyaksikan koreksi lebih dalam menuju kisaran $92,000.

Dalam waktu dekat, pergerakan BTC akan sangat bergantung pada:

  • Data makro dan kebijakan suku bunga global
  • Arus masuk ETF Bitcoin spot
  • Aktivitas miner pasca-halving
  • Sentimen investor secara keseluruhan

Untuk saat ini, BTC menunjukkan stabilitas meski tekanan masih terasa—sebuah indikasi bahwa fase konsolidasi ini dapat menjadi fondasi untuk pergerakan lebih kuat ke depannya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah ke $95.944

Harga Bitcoin (BTC) hari ini kembali menunjukkan pelemahan setelah terkoreksi ke level $95.944,63, turun sekitar -1,57% dalam 24 jam terakhir. Kondisi ini memperpanjang tren koreksi yang sudah berlangsung selama beberapa pekan terakhir.

Meski begitu, Bitcoin masih mempertahankan kapitalisasi pasar yang besar di kisaran $1,91 triliun, menegaskan posisinya sebagai aset kripto nomor satu di dunia.

Penurunan pada BTC hari ini terjadi di tengah meningkatnya volatilitas pasar global, tekanan makro ekonomi, serta aksi ambil untung oleh investor setelah reli kuat yang terjadi beberapa bulan lalu.

Baca Juga: China Bongkar Skandal Kripto: AS Diduga Curi 127.000 Bitcoin

Pergerakan Harga BTC: Masih dalam Zona Koreksi

Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak dalam rentang harga $94.000,73 (terendah) hingga $97.653,10 (tertinggi).

Koreksi tipis sebesar -0.19% dalam 1 jam terakhir memperlihatkan adanya tekanan jual jangka pendek.

Rangkuman Kinerja Harian:

  • Harga saat ini: $95.944,63
  • Perubahan 24 jam: -1.57%
  • Perubahan 7 hari: -6.25%
  • Volume perdagangan: $107.02B
  • Sirkulasi pasokan: 19.95 juta BTC

Volume perdagangan tetap tinggi, menandakan bahwa meski harga mengalami penurunan, aktivitas pasar BTC masih sangat kuat.

Tekanan Berkelanjutan dalam 3 Bulan Terakhir

Dalam jangka waktu menengah, Bitcoin sedang berada dalam tren koreksi yang cukup signifikan. Data menunjukkan penurunan yang cukup tajam dalam beberapa periode terakhir.

Perubahan Harga BTC Berdasarkan Periode

  • Hari ini: -1.63%
  • 30 hari: -13.58%
  • 60 hari: -16.94%
  • 90 hari: -18.77%

Dengan penurunan hampir 19% dalam 90 hari, BTC saat ini berada di bawah tekanan cukup kuat dari sisi teknikal maupun sentimen pasar.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 15 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 15 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Faktor yang Mempengaruhi Penurunan Harga BTC

Ada beberapa faktor yang menjadi pemicu melemahnya harga Bitcoin dalam beberapa pekan terakhir:

1. Sentimen Makro Global Masih Lemah

Ketidakpastian pasar global akibat keputusan suku bunga bank sentral dan tekanan pada pasar saham memengaruhi harga aset berisiko, termasuk kripto.

2. Aksi Profit-Taking Investor

Setelah Bitcoin mencetak rekor tertinggi baru di $126.198,07, banyak investor besar terlihat melakukan aksi jual bertahap. Tekanan ini memicu penurunan bertahap dalam beberapa minggu terakhir.

3. Penguatan Dolar AS

Indeks dolar (DXY) yang cenderung menguat seringkali menjadi sinyal negatif bagi Bitcoin karena investor cenderung kembali ke aset yang dianggap lebih aman.

4. Minimnya Katalis Baru

Tidak seperti di periode awal tahun, saat ETF spot Bitcoin dan narasi halving memicu euforia, saat ini pasar sedang kekurangan sentimen positif besar yang mampu mengangkat harga.

Indikator Pasar Masih Solid: Kapitalisasi Besar & Likuiditas Tinggi

Meski harga terkoreksi, struktur fundamental Bitcoin tetap kuat:

  • Kapitalisasi pasar: $1,916 triliun
  • Likuiditas tinggi: volume 24 jam mencapai $107 miliar
  • Sirkulasi pasokan: hampir mencapai batas maksimum (94,99% dari total 21 juta BTC)

Kondisi ini memperlihatkan bahwa Bitcoin tetap menjadi aset dominan dan paling likuid di pasar kripto.

Prospek Harga BTC: Menunggu Momentum Rebound

Dari sisi teknikal, Bitcoin saat ini berada di area support penting sekitar $94.000–$96.000. Jika area ini mampu bertahan, peluang rebound tetap terbuka.

Skenario yang Perlu Diperhatikan

1. Potensi Rebound

Jika BTC mampu menembus kembali area $98.000–$100.000, pasar berpeluang memasuki fase pemulihan jangka pendek.

2. Risiko Penurunan Lebih Dalam

Jika support $94.000 jebol, BTC bisa turun ke zona $90.000 atau bahkan lebih rendah sebelum menemukan titik pantul.

3. Peran Sentimen Makro

Data ekonomi AS dalam beberapa minggu ke depan akan sangat menentukan arah pergerakan BTC.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $99K, Tekanan Bearish Kuat

Harga Bitcoin hari ini melemah ke $95.944 dengan penurunan -1,57% dalam 24 jam terakhir. Meskipun sedang berada dalam fase koreksi, fundamental BTC masih tetap kuat dengan volume perdagangan yang tinggi dan dominasi pasar yang stabil.

Tekanan makro, aksi profit-taking, dan minimnya katalis baru menjadi penyebab utama penurunan harga dalam beberapa minggu terakhir.

Dalam jangka pendek, BTC berpotensi rebound jika support penting mampu bertahan. Namun investor tetap perlu waspada terhadap volatilitas dan perkembangan ekonomi global yang dapat memengaruhi sentimen pasar kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $99K, Tekanan Bearish Kuat

Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan signifikan dalam perdagangan hari ini.

Berdasarkan data terbaru, BTC diperdagangkan di level $99.193,26, mencatat penurunan -2,97% dalam 24 jam. Penurunan ini sekaligus membawa BTC turun sekitar 3% dari hari sebelumnya dan memperpanjang tren bearish dalam jangka pendek.

Dengan kapitalisasi pasar yang kini berada di $1,97 triliun dan volume perdagangan mencapai $103,33 miliar dalam 24 jam, Bitcoin masih mendominasi pasar kripto global.

Namun tren harga menunjukkan tekanan jual meningkat, terutama setelah BTC kembali gagal mempertahankan zona psikologis penting di atas $100.000.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Koreksi $102.434, Hadapi Konsolidasi

Kinerja Harga BTC: Tekanan Berkelanjutan dalam 30–90 Hari Terakhir

Tren korektif Bitcoin tidak hanya terjadi dalam 24 jam terakhir. Data historis menunjukkan bahwa BTC sudah tertekan dalam beberapa pekan terakhir:

Rentang Waktu Perubahan Jumlah % Perubahan
Hari ini -$3,185.27 -3.11%
30 Hari -$13,041.47 -11.62%
60 Hari -$16,322.65 -14.13%
90 Hari -$18,515.89 -15.74%

Dalam 90 hari terakhir, Bitcoin kehilangan lebih dari 15% nilainya, mencerminkan melemahnya minat risiko investor dan dominasi tekanan jual secara bertahap.

Sementara itu, dalam 7 hari terakhir, BTC turun -2,9%, menunjukkan bahwa tren bearish masih konsisten meskipun volatilitas sempat meningkat di beberapa sesi perdagangan.

Level Harga Penting: BTC Gagal Bertahan di Zona $100 Ribu

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di kisaran:

  • Terendah: $97.988,72
  • Tertinggi: $104.005,49

Kenaikan menuju $104.000 sempat memberi harapan bagi trader jangka pendek, namun aksi jual kuat membuat harga kembali tergelincir di bawah $100.000.

Hal ini menunjukkan bahwa zona resistance jangka pendek berada di sekitar $104.000–$105.000, sementara support terdekat terletak pada $98.000–$97.500.

Jika BTC gagal mempertahankan area support tersebut, potensi koreksi lanjutan menuju $95.000 bahkan $92.000 bisa terjadi.

Sebaliknya, untuk kembali ke tren bullish jangka pendek, BTC harus mampu merebut kembali level $102.000 dan menembus konsisten di atas $105.000.

Faktor Pasar: Volume Tinggi Tanda Tekanan Jual Meningkat

Dengan volume transaksi 24 jam mencapai $104,33 miliar, Bitcoin menunjukkan adanya aktivitas perdagangan yang sangat tinggi.

Volume tinggi sering kali menjadi pertanda volatilitas ekstrem, dan dalam konteks kali ini, meningkatnya volume beriringan dengan penurunan harga mengindikasikan:

  • likuidasi posisi long,
  • meningkatnya tekanan jual dari whale,
  • dan melemahnya kepercayaan investor jangka pendek.

Sementara itu, sirkulasi pasokan saat ini tetap di 19,95 juta BTC, atau 94,99% dari total suplai maksimum 21 juta.

Ketatnya suplai secara struktural tetap menjadi kekuatan fundamental Bitcoin, tetapi dalam jangka pendek sentimen pasar global masih menjadi faktor utama yang mempengaruhi harga.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 14 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 14 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jarak dari Rekor Tertinggi: BTC Terkoreksi Lebih dari 20% dari ATH

Bitcoin masih jauh dari rekor tertingginya di $126.198,07, yang artinya harga saat ini telah terkoreksi lebih dari 20%.

Dalam terminologi pasar crypto, penurunan lebih dari 20% dari puncak biasanya menandai fase koreksi besar atau akan memasuki tren bearish yang lebih dalam jika tidak ada pemulihan cepat.

Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya berada di $2,08 triliun, mencerminkan bahwa meskipun ruang pertumbuhan masih ada, investor saat ini menahan diri untuk kembali mengakumulasi BTC dalam jumlah besar.

Baca Juga: Analisis Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terjun ke $104.000! Kapan Rebound?

Sentimen BTC Melemah, Namun Level Psikologis Masih Jadi Penentu

Tekanan bearish pada Bitcoin masih sangat kuat, dengan serangkaian penurunan yang konsisten dalam beberapa minggu terakhir.

Pergerakan harga yang kini berada di bawah $100.000 menjadi sinyal penting bahwa pasar sedang berada dalam fase risk-off.

Level penting yang perlu diperhatikan investor:

  • Support: $98.000 → $95.000
  • Resistance: $102.000 → $105.000
  • Target rebound (jika bullish muncul): $110.000

Dalam jangka pendek, tren masih bearish. Namun, Bitcoin sering menunjukkan pemulihan kuat setelah fase koreksi panjang—sehingga zona di bawah $100.000 bisa menjadi area akumulasi bagi investor jangka panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com