Tag Archives: bitcoin

Lebih dari $9,4 Miliar BTC Masuk ke Bursa: Koreksi Masih Berpotensi Terjadi?

Pasar kripto dan Bitcoin kembali diterpa tekanan jual signifikan setelah data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS dirilis pada 15 Juli. Bitcoin (BTC), yang sempat mencetak rekor tertinggi baru di level $123.203, turun tajam hingga ke $117.143 — koreksi sekitar 4,9%.

Menurut data dari CryptoQuant, lebih dari 80.810 BTC senilai sekitar $9,4 miliar masuk ke bursa terpusat dalam satu hari. Arus masuk besar-besaran ini mengindikasikan peningkatan tekanan jual, karena pergerakan BTC dari dompet pribadi ke bursa sering kali diasosiasikan dengan niat untuk melepas aset.

Harga BTC dan meningkatnya arus masuk bursa: CryptoQuant.
Harga BTC dan meningkatnya arus masuk bursa: CryptoQuant.

Baca juga: Tren Bitcoin 14-18 Juli 2025: Bitcoin sideways by Hoteliercrypto

Tekanan Jual Bitcoin

Analis melihat zona $107.000–$109.000 sebagai area support utama berdasarkan data historis akumulasi dari Glassnode dan konfluensi level Fibonacci retracement. Wilayah ini sebelumnya mencatat volume pembelian tinggi, menciptakan kluster akumulasi yang dapat menjadi penopang jika harga terus melemah.

Secara teknikal, Bitcoin telah jatuh di bawah level Fibonacci retracement 0,236 di $117.293. Jika tekanan jual berlanjut, potensi penurunan menuju retracement 0,618 di kisaran $107.726 masih terbuka — setara dengan koreksi tambahan sebesar 8% dari harga saat ini.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 16 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 16 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Namun, skenario bearish ini dapat ditepis jika BTC mampu merebut kembali level $117.293 dengan momentum kuat dan diiringi penurunan arus masuk ke bursa. Kembalinya minat beli dapat mendorong harga untuk kembali menguji level ATH di atas $123.000.

Dengan kondisi pasar yang rentan dan sinyal teknikal yang melemah, investor diimbau untuk mewaspadai volatilitas tinggi serta mengamati level-level kunci yang akan menentukan arah pergerakan BTC dalam waktu dekat.

Baca juga: Laporan Pasar Kripto Q2 2025: Bitcoin Melesat, TradFi Melirik


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bisakah AI Trading Crypto Dimulai dengan Modal Kecil?

AI trading sekarang jadi salah satu tren di dunia trading kripto—sebab bisa membantu trader mengambil keputusan cepat, dan berbasis data.

Lalu apakah AI trading di dunia kripto ini bisa dilakukan dengan dengan modal kecil, seperti dengan uang Rp20.000?

Artikel ini bakal kupas tuntas jawabannya, lengkap dengan tips praktis buat kamu yang baru mulai terjun ke dunia AI trading. Simak lebih lengkap di bawah ini.

Baca juga: 3 Indikator Trading Berbasis AI untuk AI Trading Crypto

AI Trading Modal Kecil 

Salah satu yang menjadi kelebihan utama dari trading dan investasi kripto adalah kemudahan dalam aksesnya, trading kripto bisa dimulai hanya dengan minimal deposit Rp20.000—seperti yang bisa kamu lakukan di Tokocrypto, deposit mulai Rp20.000 dan trade mulai Rp1.700 di sini.

Dengan modal kecil tersebut, kamu bisa melakukan AI trading berkat hadirnya berbagai platform yang menawarkan paket gratis hingga langganan dengan biaya rendah. Contohnya, kamu bisa memanfaatkan chatbot AI seperti ChatGPT, Grok AI, Gemini, hingga Incite AI untuk untuk melakukan AI trading.

Baca tutorial AI trading lebih lengkap: Cara Mudah Implementasi AI Trading dengan ChatGPT dan Incite AI untuk Pemula

Kelebihan Memulai dengan Modal Kecil

Belajar dengan Risiko Minimal
Memulai dengan modal kecil membantu kamu belajar cara kerja bot, strategi, dan membaca hasil analisis AI tanpa khawatir kehilangan modal besar.

Uji Strategi
Cocok untuk backtesting dan forward-testing strategi yang disarankan AI.

Fleksibel
Dengan modal kecil, kamu bisa mengukur performa bot secara realistis sebelum memutuskan meningkatkan modal.

Baca juga: Strategi Identifikasi Tren Harga dengan Trading Volume: On Balance Volume (OBV) 

Tantangan Memulai dengan Modal Kecil

Meskipun AI trading bisa dimulai dengan modal kecil, ada beberapa tantangan yang harus diperhatikan:

⚠️ Profit Relatif Kecil
Jangan berharap profit besar dengan modal kecil. Sebab, fokus utama adalah belajar dan mengembangkan strategi.

⚠️ Keterbatasan Akses Data
Beberapa model AI hanya akan memberikan akses regular tanpa didukung oleh data yang lebih menyeluruh dan realtime, kecuali jika kamu berlangganan akun premium.

⚠️ Tidak Ada Ruang Diversifikasi
Dengan modal yang kecil, kamu harus fokus pada satu aset dan hindari over diversifikasi.

Baca juga: Pentingnya Diversifikasi Portofolio

Contoh Prompt untuk AI Trading dengan Modal Kecil

Berikut beberapa contoh prompt yang bisa kamu coba, jangan lupa untuk sertakan gambar grafik pergerakan harga beserta indikator teknikal yang kamu miliki agar analisis lebih optimal.

Trend Following Sederhana

“Buatkan strategi trend following untuk BTC/USDT dengan timeframe 1 jam yang cocok untuk modal kecil. Sertakan indikator yang mudah dibaca dan stop loss yang ketat.”

Scalping di Pasar Sideways

“Rancang strategi scalping dengan modal Rp100.000 untuk ETH/USDT pada timeframe 15 menit. Tolong sertakan kapan entry dan kapan exit dengan target profit kecil.”

Swing Trading untuk Pemula

“Tolong jelaskan cara setting swing trading dengan modal kecil (Rp500.000) di BTC/USDT di exchange spot seperti Tokocrypto. Sertakan strategi masuk dan jumlah pembelian DCA yang optimal.”

Backtesting Strategi

“Simulasikan backtest strategi mean reversion dengan RSI dan Bollinger Bands di timeframe 4 jam untuk BTC, modal awal kecil. Berapa tingkat win rate dan drawdown?”

Optimasi Biaya & Risiko

“Bagaimana cara meminimalkan biaya trading dan risiko slippage saat menggunakan bot AI dengan modal kecil di Tokocrypto?”

Baca juga: Contoh Strategi AI Trading untuk Bitcoin dan Ethereum

Kesimpulan

Apakah AI trading crypto bisa dimulai dengan modal kecil? Ya, AI trading crypto bisa dimulai dengan modal kecil. 

Dengan strategi yang tepat, dan pemilihan platform yang sesuai seperti Tokocrypto, AI bisa menjadi alat bantu belajar yang efektif sebelum kamu melangkah ke level berikutnya. Yang penting adalah konsistensi dan evaluasi strategi, bukan sekadar modal besar.

Siap buat mulai eksplor strategi trading kamu dengan bantuan AI? Yuk, gabung juga dengan komunitas Tokocrypto untuk dapat insight lebih lanjut!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

BTC Tertekan Tarif AS Buat Rusia

Pasar kripto menghadapi tekanan baru setelah Presiden AS, Donald Trump mengancam tarif terhadap Rusia, mendorong harga Bitcoin turun ke $119.000. Tekanan jual mulai tampak dengan meningkatnya open interest BTC futures dan sinyal profit-taking di level $123.000.

Sementara itu, investor global tengah mengantisipasi sejumlah data ekonomi penting dari AS—yakni CPI (15 Juli), PPI (16 Juli), dan klaim pengangguran (17 Juli)—yang diprediksi akan menjadi pemicu volatilitas berikutnya di pasar Bitcoin. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

Harga BTC Bereaksi Setelah Ancaman Tarif Trump ke Rusia

  • Bitcoin turun ke $119K pasca ancaman tarif Trump terhadap Rusia.
  • Open interest BTC futures naik 3,87% menjadi $87,95 miliar (data Coinglass).
  • CryptoQuant melihat kenaikan arus bersih bursa sebagai sinyal profit-taking di $123K.

Sinyal Ekonomi AS Dapat Gerakkan Bitcoin Minggu Ini

  • Data CPI AS 15 Juli pengaruhi Bitcoin: inflasi tinggi tekan BTC, rendah dorong penurunan suku bunga.
  • PPI 16 Juli tunjukkan tren inflasi, PPI tinggi ketatkan likuiditas, berdampak pada Bitcoin.
  • Klaim pengangguran (17/7) tunjukkan pasar tenaga kerja: klaim naik berpotensi naikkan Bitcoin karena ekspektasi pemotongan suku bunga Fed.

CASHBACK DADAKAN IS BACK 100% Raih Rp10 Juta*

Investor Kripto Beli Beberapa Aset Jelang Pengumuman CPI AS

  • Whale akumulasi 1INCH, LINK, dan CRV menjelang rilis CPI Juli.
  • Akumulasi terjadi antara 24 jam hingga 70 hari.
  • SPX6900 (SPX) juga alami arus masuk kecil, dukung narasi siklus super memecoin.

3 Altcoin Teratas untuk Dicermati Selama AS Crypto Week

  • Sonic (S): airdrop 15-22 Juli, potensi naik $0,440, rawan turun pasca-airdrop.
  • Mantle (MNT): naik 7,2% jelang Sepolia 16 Juli, target $0,72, bisa ke $0,63 jika ada tekanan jual.
  • Trump (TRUMP): potensi naik dengan unlock 90 juta token, bisa capai $10,97, tapi di bawah $9,04 batalkan bullish.

Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Anjlok ke $117.000 Akibat Ancaman Tarif Trump ke Rusia

Harga Bitcoin (BTC) turun tajam dari level tertinggi sepanjang masa $123.091 menjadi sekitar $117.000 pada Selasa (15/7), setelah Presiden AS, Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif 100% terhadap Rusia dalam waktu 50 hari jika perang dengan Ukraina tidak dihentikan.

Dilaporkan Coingape, pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam konferensi pers bersama Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di Gedung Putih. Trump juga mengonfirmasi kesepakatan pengiriman senjata besar-besaran ke Ukraina, yang akan diproduksi di AS dan didanai oleh negara-negara sekutu Eropa.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 15 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 15 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Tren Bitcoin 14-18 Juli 2025: Bitcoin sideways by Hoteliercrypto

Ancaman Tarif Trump

Ancaman sanksi ini disampaikan bersamaan dengan pengumuman tarif lainnya, termasuk tarif 30% atas impor dari Meksiko dan Uni Eropa serta 50% tarif untuk komoditas seperti tembaga dari beberapa negara lain. Pasar kripto merespons negatif, menyebabkan harga Bitcoin turun lebih dari $3.000 dan menguji level support di $119.000.

Di tengah tekanan harga, aktivitas di pasar derivatif justru meningkat. Data dari Coinglass menunjukkan open interest kontrak berjangka Bitcoin naik 3,87% menjadi $87,95 miliar. Volume perdagangan juga melonjak 146,88% menjadi lebih dari $152 miliar.

Data On-chain Bitcoin

Sementara itu, data on-chain dari CryptoQuant menunjukkan lonjakan aliran masuk Bitcoin ke bursa setelah mencapai level $123.000. Fenomena ini dianggap sebagai sinyal aksi ambil untung oleh investor dan kemungkinan menandakan terbentuknya puncak harga lokal. “Pergerakan ini biasanya mengindikasikan koreksi jangka pendek atau konsolidasi,” tulis laporan CryptoQuant.

Indeks Crypto Fear & Greed juga meningkat ke angka 70, menunjukkan kondisi pasar berada dalam zona “greed” atau ketamakan. Meski mencerminkan optimisme investor, angka ini juga kerap diasosiasikan dengan risiko koreksi karena pasar dianggap sudah jenuh beli.

Sejumlah analis memperkirakan bahwa Bitcoin masih berpotensi mengalami reli lanjutan seiring dengan dimulainya Pekan Kripto AS dan pembahasan regulasi kripto di Kongres. Jika sentimen tetap positif, harga BTC diproyeksi bisa menembus rekor baru hingga $136.000 dalam waktu dekat.

Baca juga: Rekor Baru Bitcoin $121.000: Tren Kenaikan Berlanjut?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Rekor Baru Bitcoin $121.000: Tren Kenaikan Berlanjut?

Bitcoin kembali mencatatkan harga tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) setelah menembus level $121.000 pada awal pekan ini. Saat ini, BTC diperdagangkan di kisaran $120.266, naik 2,54% dalam 24 jam terakhir, menunjukkan tren bullish yang masih kuat sejak awal Juli.

Salah satu indikator penting, Adjusted Spent Output Profit Ratio (aSOPR), menunjukkan bahwa sebagian besar pemegang aset tidak terburu-buru melakukan aksi ambil untung. Nilai aSOPR tercatat di angka 1,03, jauh lebih rendah dibandingkan puncak sebelumnya.

Dilaporkan BeInCrypto, hal ini mengindikasikan bahwa koin-koin yang berpindah secara on-chain tidak dijual dengan keuntungan besar, yang berarti reli ini masih tergolong sehat dan belum menunjukkan tanda-tanda overheating.

Dari sisi volume, indikator On-Balance Volume (OBV) turut menguat seiring kenaikan harga BTC. Tidak tampak adanya divergensi negatif antara volume dan harga, menandakan tekanan beli yang solid mendukung pergerakan naik Bitcoin.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 14 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 14 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Tren Bitcoin 14-18 Juli 2025: Bitcoin sideways by Hoteliercrypto

Analisis Teknikal Bitcoin

Secara teknikal, BTC saat ini mendekati level resistensi utama di $121.519 berdasarkan analisis Ekstensi Fibonacci Berbasis Tren. Jika harga berhasil menembus dan bertahan di atas level tersebut, potensi kenaikan selanjutnya mengarah ke $127.798 dan $135.425.

Namun, apabila terjadi konsolidasi, support jangka pendek berada di $117.109, sedangkan support kunci berada di $112.699. Penurunan di bawah level ini bisa melemahkan tren naik, terutama jika disertai lonjakan arus masuk ke bursa atau kenaikan tajam pada nilai SOPR—yang dapat mengindikasikan aksi profit-taking besar-besaran.

Dengan sentimen positif yang masih mendominasi dan dukungan teknikal yang kuat, pasar kini menantikan apakah Bitcoin mampu mempertahankan momentumnya dan melanjutkan reli ke target berikutnya.

Baca juga: Pasar Kripto Hari Ini 14 Juli 2025: Bitcoin Terbang Tinggi ke $119.000


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bagaimana Volatilitas Crypto Mempengaruhi Performa AI Trading?

Pasar crypto dikenal dengan volatilitasnya yang sangat tinggi—harga bisa melonjak naik atau turun dengan tempo waktu yang cepat. Di satu sisi, volatilitas ini membuka peluang profit besar. Namun di sisi lain, juga membawa risiko, terutama bagi sistem trading berbasis AI. 

Artikel ini akan mengulas bagaimana volatilitas crypto mempengaruhi performa AI trading, beserta tips untuk mengatasinya.

Baca juga: Apa Itu AI Trading, Pengertian, dan Cara Kerjanya?

Apa itu Volatilitas?

Volatilitas adalah ukuran seberapa besar perubahan harga sebuah aset dalam periode waktu tertentu. Semakin cepat dan besar perubahan harga, semakin tinggi volatilitasnya. 

Volatilitas pasar crypto terkenal jauh lebih tinggi dibanding pasar saham atau forex karena industrinya yang masih baru, sehingga sentimen publik akan sangat berpengaruh terhadap pergerakan harga yang mengakibatkan volatilitas.

Beberapa alasan lain mengapa volatilitas pasar crypto tinggi:

  • Kapitalisasi pasar relatif kecil sehingga mudah digerakkan oleh whale.
  • Belum ada regulasi ketat yang membatasi praktik manipulasi pasar.
  • Faktor FOMO (Fear of Missing Out) dan FUD (Fear, Uncertainty, Doubt).
  • Perdagangan 24/7 tanpa waktu tutup pasar.

Faktor-faktor di atas membuat harga Bitcoin, Ethereum, dan altcoin lain terlihat lebih ‘liar’ dibanding pasar saham.

Tapi untuk kamu yang ingin berinvestasi aset crypto dalam jangka panjang, kamu tidak perlu khawatir. Soalnya, Tokocrypto punya fitur Dollar Cost Averaging (DCA) yang bisa buat harga rata-rata pembelian lebih stabil dan mengurangi risiko volatilitas pasar. Klik di sini untuk coba fitur DCA!

Baca juga: Perbedaan AI Trading di Pasar Crypto vs Saham

Dampak Volatilitas pada AI Trading

Meskipun algoritma AI mampu menganalisis data historis untuk mendeteksi pola pergerakan, AI yang dilatih dari data historis ini sering kali mengalami kendala ketika dihadapkan pada situasi pasar yang belum pernah terjadi sebelumnya atau bersifat spekulatif. 

Ketergantungan AI pada data masa lalu inilah yang membuat AI menjadi kurang responsif terhadap dinamika terbaru yang dipicu oleh faktor non-teknis seperti FUD, pump and dump, atau perkembangan regulasi.

Inilah mengapa, meski AI dapat menjadi alat pendukung analisis, tapi trader tetap perlu mengandalkan memiliki pemahaman terhadap kondisi pasar terkini untuk mengambil keputusan.

Keunggulan dan Kelemahan AI dalam Merespons Volatilitas

Meskipun volatilitas terkesan membawa hal negatif bagi para AI trader, volatilitas juga bisa memberikan keuntungan lho!

Keunggulan AI Saat Volatilitas Tinggi

  • AI bisa memanfaatkan fluktuasi harga jangka pendek untuk scalping atau arbitrage.
  • Kecepatan eksekusi AI dapat membantu merespons lonjakan harga secara instan.
  • AI dapat menyesuaikan strategi real-time berdasarkan pola harga terbaru.

Kelemahan AI Saat Volatilitas Tinggi

  • AI berbasis model historis sering gagal membaca pola baru, terutama saat pasar bergerak ekstrem.
  • Overfitting pada data lama bisa membuat AI salah prediksi arah harga.
  • Lonjakan volatilitas kadang dipicu oleh spekulasi yang ada di media sosial.

Baca juga: Risiko Menggunakan AI untuk Trading Crypto

Strategi AI Trading di Tengah Volatilitas Tinggi

Agar AI trading tetap efektif saat pasar crypto sedang volatil, berikut beberapa pendekatan yang bisa dilakukan:

  • Gunakan Stop-Loss & Take-Profit Otomatis: AI trading harus disertai dengan batas risiko yang jelas untuk mencegah kerugian besar saat harga bergerak tidak terduga.
  • Manfaatkan Volatilitas: Saat volatilitas tinggi, strategi scalping dengan time frame pendek dapat lebih menguntungkan daripada swing trading jangka panjang.
  • Analisis Sentimen & On-Chain Data: Manfaatkan AI untuk membaca sentimen publik dari aktivitas sosial media dan gunakan juga analisa on-chain untuk memahami alasan kenapa volatilitas terjadi
  • Uji Stress-Test AI Secara Berkala: Simulasikan skenario volatilitas ekstrem untuk memastikan apakah algoritma yang ada masih relevan.

Baca juga: Hybrid AI Trading: Solusi yang Lebih Efisien atau gabung Telegram Official Tokocrypto untuk diskusi analisa sinyal harian bersama trader lain.

Kesimpulan

Volatilitas pasar crypto adalah pedang bermata dua bagi trader. Di satu sisi, bisa dimanfaatkan untuk profit cepat. Namun di sisi lain, bisa membawa kerugian.

Kuncinya adalah memilih strategi yang sesuai, menetapkan batas risiko, dan menggunakan AI sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti analisis manusia sepenuhnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Terbang Tinggi ke $119.000

Pasar kripto kembali bergelora saat Bitcoin mencetak rekor tertinggi baru di atas $119.000, menandai momentum bullish yang kuat menjelang penutupan mingguan.

Sentimen positif ini diperkuat oleh ekspektasi akan berlanjutnya tren kenaikan harga seperti yang terjadi dalam tujuh minggu terakhir, dengan dukungan kunci di sekitar $115.000. Namun, minggu ketiga Juli 2025 diprediksi akan menghadirkan volatilitas tinggi seiring munculnya tiga katalis besar. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

Bitcoin Mencapai Rekor Tertinggi di Atas $119.000

  • Bitcoin capai ATH baru jelang penutupan mingguan, picu likuidasi posisi short.
  • Area harga BTC yang menarik adalah dukungan $115.000.
  • Ada harapan BTC/USD akan meniru tren kenaikan tujuh minggu sebelumnya.

3 Katalis Bisa Guncang Pasar Bitcoin dan Altcoin Minggu Ini

  • Data inflasi konsumen AS (Rabu, 16 Juli) jadi katalis makro utama bagi Bitcoin dan altcoin.
  • Musim laporan keuangan AS dimulai Selasa, termasuk Goldman Sachs, BlackRock, JPMorgan, dan Citigroup.
  • Tiga RUU (CLARITY, GENIUS, anti-CBDC) akan jadi sorotan selama “Crypto Week”.

CASHBACK DADAKAN IS BACK 100% Raih Rp10 Juta*

Tiga Koin dari AS Layak Diamati Minggu Ketiga Juli

  • Stellar (XLM) melonjak 60%, bidik Golden Cross; support kunci $0,355.
  • Bonk (BONK) naik 18,4%, uji support $0,00002272; gagal bisa ke $0,00001996.
  • Helium (HNT) menguat 37% ke $3,00; support krusial $3,00, gagal potensi ke $2,75.

Sektor Meme Coin Melonjak 16%, Supersiklus Tiba?

  • Kategori meme coin CoinGecko naik 16% sehari, market cap $73 miliar.
  • Indeks SPX6900 ($1,67) dekati ATH $1,74.
  • Whale raup miliaran; arus masuk devisa turun, pemegang saham melonjak.

Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Siklus Pasar Empat Tahunan Bitcoin Belum Mati

CEO Xapo Bank, Seamus Rocca, menyatakan bahwa siklus pasar empat tahunan Bitcoin yang ditandai dengan reli harga besar dan koreksi mendalam masih berlangsung dan belum sepenuhnya berakhir, meskipun semakin banyak pelaku pasar yang meyakini sebaliknya.

Dalam wawancara dengan Cointelegraph, Rocca menegaskan bahwa potensi terjadinya pasar bearish yang berkepanjangan masih sangat nyata dan tidak selalu dipicu oleh peristiwa besar yang mengguncang pasar.

Ia menilai bahwa penurunan harga bisa saja terjadi secara organik, disebabkan oleh faktor sederhana seperti melambatnya perkembangan industri, kurangnya berita positif, atau penyeimbangan ulang portofolio oleh investor.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 12 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 12 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Tren Bitcoin 14-18 Juli 2025: Bitcoin sideways by Hoteliercrypto

“Efek penularannya bisa sesederhana tidak adanya berita baru di pasar,” ujar Rocca. Ia menambahkan bahwa situasi seperti ini bisa membuat pasar kripto “kehabisan tenaga” secara perlahan namun signifikan.

Rocca juga menggarisbawahi bahwa meskipun Bitcoin sering dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, saat ini aset tersebut masih sangat berkorelasi dengan pasar saham, seperti indeks S&P 500. Karena itu, ia menilai Bitcoin masih tergolong sebagai aset berisiko tinggi.

Tren Historis Bitcoin

Pernyataan ini menjadi respons atas pandangan beberapa pelaku pasar yang meyakini bahwa siklus pasar Bitcoin sudah berubah berkat semakin banyaknya investor institusi dan matangnya aset kripto sebagai kelas investasi. Namun, Rocca tidak sepakat dengan anggapan tersebut.

“Banyak orang berkata, ‘Oh, lembaga-lembaganya sudah ada, dan, oleh karena itu, sifat siklus Bitcoin sudah mati.’ Saya tidak yakin saya setuju dengan itu,” tegasnya.

Pandangan Rocca turut didukung oleh sejumlah tokoh di industri kripto, termasuk edukator dan analis Bitcoin, Matthew Kratter, serta penulis buku The Bushido of Bitcoin, Aleksandar Svetski. Dalam sebuah unggahan di platform X (dulu Twitter), Svetski menyatakan bahwa siklus pasar lebih berkaitan dengan psikologi manusia ketimbang teknologi Bitcoin itu sendiri.

“Psikologi manusia tidak akan pernah berubah. Siklus tidak ada hubungannya dengan Bitcoin, melainkan berkaitan dengan manusia. Ledakan dan kehancuran yang sama akan terjadi kali ini,” tulis Svetski pada 15 Juni.

Sementara itu, perusahaan modal ventura (VC) Breed juga mengingatkan bahwa pasar kripto berpotensi kembali melemah jika perusahaan yang menyimpan Bitcoin dalam jumlah besar mengalami beban utang yang berlebihan. Namun, risiko ini dianggap dapat diminimalkan jika perusahaan-perusahaan tersebut mendanai akumulasi Bitcoin menggunakan ekuitas, bukan utang.

Grafik historis menunjukkan bahwa meskipun siklus bearish Bitcoin tampak semakin pendek dari waktu ke waktu, pola empat tahunan tersebut masih menjadi ciri khas dari dinamika harga aset kripto terbesar di dunia ini.

Baca juga: Bitcoin Tembus $118.000: Target $120.000 Semakin Dekat?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Tembus $118.000: Target $120.000 Semakin Dekat?

Harga Bitcoin (BTC) terus menunjukkan kekuatannya dengan mencetak rekor tertinggi baru di atas $118.000 pada Jumat (11/7) pagi. Dalam 24 jam terakhir, aset kripto terbesar di dunia ini mengalami lonjakan 6,2%, didorong oleh gelombang kepercayaan dari institusi besar yang mulai terjun lebih dalam ke pasar aset digital.

Volume perdagangan BTC dalam sehari terakhir mencapai lebih dari $81 miliar, level yang belum terlihat sejak Januari—sebelum pelantikan kedua Presiden Donald Trump—dan Februari, ketika harga sempat anjlok ke $84.000.

Menurut data dari CoinGecko, lonjakan harga ini bukan semata-mata karena aksi beli dari investor ritel. Kushal Manupati, Kepala Pertumbuhan dan Operasi Regional Binance di Asia Selatan, menegaskan bahwa dukungan institusional menjadi pendorong utama reli ini.

Bitcoin yang mendekati angka $120.000, menandai momen penting bagi industri aset digital virtual. Lembaga-lembaga menunjukkan keyakinan untuk memasuki sektor ini dalam skala besar, tidak hanya membawa likuiditas tetapi juga kredibilitas jangka panjang,” ujar Manupati dalam pernyataan kepada Decrypt.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 12 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 12 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Pasar Kripto Bergairah: BTC Tembus $116K, ETH dan DOGE Meroket

Sentimen Positif Didukung Faktor Makro

Firma perdagangan asal Singapura, QCP Capital, mencatat bahwa ketidakpastian geopolitik dan ancaman tarif dari Gedung Putih tidak terlalu memengaruhi sentimen investor saat ini. Mereka menyoroti indikator makro seperti harga tembaga, yang dikenal sebagai Doctor Copper, sebagai sinyal kuat pemulihan ekonomi global.

“Harga tembaga berjangka telah naik 8,42% dalam lima hari terakhir. Ini mencerminkan meningkatnya permintaan industri dan membaiknya likuiditas global,” tulis QCP dalam laporan terbarunya.

Tekanan Jual Rendah, Prospek Jangka Pendek Cerah

Di tengah euforia harga, arus pertukaran Bitcoin ke bursa—indikator potensi aksi jual—justru turun signifikan. Berdasarkan data CryptoQuant, aliran BTC ke bursa kini hanya sebesar $2,39 juta, angka terendah dalam tiga tahun terakhir.

Ryan Lee, Kepala Analis di Bitget Research, menilai bahwa kombinasi dari kinerja pasar saham yang positif, stabilitas suplai uang, dan pengesahan One Big Beautiful Bill di AS menjadi faktor pendukung utama penguatan harga.

“Dengan kondisi saat ini, Bitcoin berada di posisi strategis untuk menembus level $120.000 pada akhir bulan Juli,” ungkap Lee optimis.

Dengan semakin minimnya tekanan jual dan dukungan makroekonomi yang kuat, pasar kini menatap level psikologis berikutnya: $120.000. Apakah Bitcoin akan mencapainya dalam waktu dekat? Semua mata kini tertuju pada minggu-minggu krusial di bulan Juli ini.

Baca juga: Tren Bitcoin 14-18 Juli 2025: Bitcoin sideways by Hoteliercrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

BTC Tembus $116K, ETH dan DOGE Meroket

Pasar kripto kembali bergairah. Bitcoin (BTC) mencetak rekor tertinggi baru di atas $116.000, sementara Ethereum (ETH) dan Dogecoin (DOGE) ikut melonjak tajam. Kenaikan ini terjadi meskipun ada kekhawatiran di pasar akibat kebijakan tarif baru Presiden Donald Trump.

Data mencatat, volume perdagangan BTC melonjak 62% dalam 24 jam terakhir, mencapai $96 miliar. Ethereum mendekati level psikologis $3.000, terakhir terlihat pada Februari lalu. Sementara Dogecoin naik lebih dari 10%, diperdagangkan di sekitar $0,195.

Dominasi Pasar Mulai Bergeser

Dilaporkan Benzinga, Ethereum menunjukkan momentum kuat, dengan pangsa pasar naik ke 9,8%. Sementara dominasi Bitcoin turun di bawah 64%, menandakan minat investor mulai beralih ke altcoin besar.

Lebih dari $1 miliar likuidasi terjadi dalam sehari terakhir, dengan $969 juta berasal dari posisi short. Ini mempertegas sentimen pasar yang sangat bullish.

Minat terbuka (open interest) untuk Bitcoin juga mencetak rekor baru di $81,35 miliar, naik hampir 3% dalam sehari. Namun, rasio long/short berada di bawah 1, menunjukkan banyak trader masih berjudi melawan reli ini.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 11 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 11 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Tren Bitcoin 14-18 Juli 2025: Bitcoin sideways by Hoteliercrypto

Investor Enggan Jual, Pasar Semakin Optimis

Menurut firma analitik blockchain Santiment, meskipun harga Bitcoin terus naik, investor justru enggan mengirimkan koin mereka ke bursa untuk dijual. Data menunjukkan adanya penurunan 21% pasokan BTC di bursa selama empat bulan terakhir.

“Tren ini mengindikasikan bahwa risiko kejatuhan pasar mendadak semakin kecil. Investor jangka panjang kini lebih memilih menyimpan aset mereka di dompet pribadi,” tulis Santiment di media sosial.

Ethereum Menuju $4.000?

Analis populer Ali Martinez mengatakan saat ini adalah “kesempatan terakhir” bagi investor untuk ikut serta dalam potensi reli besar Ethereum.

ETH berada di dalam kanal paralel naik. Jika momentumnya terus bertumbuh, harga $4.000 bukan tidak mungkin dicapai,” kata Martinez melalui akun X (sebelumnya Twitter).

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 11 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 11 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Token Pendatang Juga Bersinar

Beberapa aset kripto lain yang mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir termasuk:

  • PENGU: +22,7% → $0,01919
  • Sei (SEI): +19,84% → $0,3134
  • Worldcoin (WLD): +19,6% → $1,08

Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto global kini mencapai $3,60 triliun, naik 4,03% dalam sehari.

Saham Masih Naik, Tapi Tarif Bayangi

Pasar saham AS juga mencatat rekor tertinggi pada Kamis malam. S&P 500 naik 0,27% ke 6.280,46, sementara Nasdaq dan Dow Jones masing-masing menguat 0,09% dan 0,43%. Namun, indeks saham berjangka melemah setelah Trump mengumumkan tarif 35% atas semua barang impor dari Kanada, efektif mulai 1 Agustus.

Baca juga: Riset Kripto 07-11 Juli 2025: Bitcoin dan Altcoin Menggeliat, Reli Berlanjut?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com