Tag Archives: bitcoin

Harga Bitcoin Stabil, Pertanda Bull Run Gila-gilaan Segera Dimulai?

Harga Bitcoin (BTC) bergerak stabil dalam beberapa jam terakhir, meskipun sebelumnya sempat terkoreksi dari level tertingginya di $108.800. Saat ini, Bitcoin masih mempertahankan struktur teknikal yang positif, dengan peluang melanjutkan tren naik jika mampu menembus resistensi kunci dalam waktu dekat.

Dilaporkan Newsbtc, BTC memulai pergerakan naik dari level support $105.500 dan sempat melaju hingga menyentuh $108.792 sebelum terkoreksi kembali. Saat ini, harga diperdagangkan di sekitar $107.000-an, di bawah level resistance $107.500 dan di bawah simple moving average (SMA) 100 jam.

Koreksi yang terjadi membawa harga turun ke level $106.800. Namun, pemulihan cepat terlihat setelah menyentuh area tersebut. Saat ini, harga telah naik melewati level retracement Fibonacci 23,6% dari penurunan $108.792 ke $106.800.

Terdapat garis tren bearish yang terbentuk pada grafik per jam BTC/USD, dengan resistance awal di $107.400. Resistance penting berikutnya berada di $108.000, yang juga berdekatan dengan level retracement Fibonacci 50%. Jika Bitcoin mampu menembus dan menutup di atas $108.000, maka harga berpotensi menguji kembali area $108.800 dan bahkan menargetkan level psikologis $110.000.

Analisis Bitcoin

Baca juga: Bitcoin Tembus $107.000, Komentar Trump Dorong Permintaan Aset Keras

Sebaliknya, apabila BTC gagal menembus resistance tersebut, risiko penurunan kembali terbuka. Support langsung berada di $106.800, diikuti oleh zona support penting di $106.500 dan $105.500. Penurunan lebih lanjut bisa membawa harga menuju $105.000 atau bahkan $103.500 jika tekanan jual meningkat.

Dari sisi indikator teknikal, MACD per jam mulai kehilangan momentum di zona bearish, sementara RSI BTC/USD masih berada di bawah level netral 50, menunjukkan pasar masih dalam kondisi waspada.

Analis menilai bahwa meskipun terjadi konsolidasi harga dalam jangka pendek, struktur teknikal bulanan Bitcoin tetap menunjukkan kecenderungan bullish. Penembusan di atas zona $108.000 akan menjadi sinyal penting untuk kelanjutan reli dalam beberapa hari ke depan.

Baca juga: Tren Bitcoin 30 Juni-4 Juli 2025: Waktunya Bitcoin Koreksi by Hoteliercrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Tembus $107.000, Komentar Trump Dorong Permintaan Aset Keras

Harga Bitcoin menembus angka $107.000, seiring meningkatnya perhatian pasar terhadap kebijakan fiskal Amerika Serikat yang tengah memanas. Lonjakan ini dipicu oleh pernyataan Presiden Donald Trump yang memperkuat narasi bullish terhadap aset keras seperti Bitcoin dan emas, di tengah kekhawatiran meningkatnya defisit anggaran.

Trump dan “RUU Besar yang Indah”

Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump menyerukan agar Partai Republik pendukung pemangkasan anggaran tidak “terlalu gila”. Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi akan “menutupi semuanya”, sebuah argumen klasik ekonomi sisi penawaran. Komentar ini datang di tengah perdebatan internal Partai Republik mengenai rancangan undang-undang besar-besaran yang dikenal sebagai “One Big Beautiful Bill”.

Dilaporkan Coinjournal, RUU setebal lebih dari 900 halaman tersebut mencakup pemotongan pajak sekitar $3,8 triliun, termasuk menjadikan permanen sejumlah ketentuan dari UU Pemotongan Pajak dan Pekerjaan 2017. Selain itu, RUU ini juga mencakup peningkatan pengeluaran untuk pertahanan dan keamanan perbatasan, serta perubahan kebijakan pajak seperti penghapusan pajak atas tip, lembur, dan kredit pajak anak.

Namun untuk menyeimbangkan anggaran, RUU ini mengusulkan pemotongan signifikan terhadap program Medicaid dan bantuan nutrisi. Hal ini memicu perpecahan dalam Partai Republik—dengan kubu moderat menuntut keringanan pajak lebih besar untuk negara bagian dengan pajak tinggi, sementara kubu konservatif mendesak pemangkasan belanja yang lebih dalam.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 30 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 30 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Tren Bitcoin 30 Juni-4 Juli 2025: Waktunya Bitcoin Koreksi by Hoteliercrypto

Pasar Melihat Risiko, Bitcoin Jadi Pilihan

Pasar finansial menanggapi ketegangan ini dengan pandangan hati-hati. Harga Bitcoin naik 0,54% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di kisaran $107.937 pada pukul 22:22 UTC, dengan volatilitas harga antara $107.194 dan $108.489 menurut data CoinDesk Research.

Analis pasar mulai melihat meningkatnya risiko dari kebijakan fiskal ekspansif tanpa disiplin anggaran. Will Clemente, analis kripto ternama, menulis di platform X (dulu Twitter):
“Bagaimana Anda bisa membaca ini dan masih memegang obligasi pemerintah AS jangka panjang dengan imbal hasil saat ini? Juga, bagaimana Anda bisa membaca ini dan tidak memegang Bitcoin atau emas.”

Pernyataan Clemente mencerminkan ketidakpercayaan investor terhadap kemampuan pemerintah AS menjaga stabilitas fiskal. Kekhawatiran terhadap inflasi, pelemahan dolar, dan potensi kebijakan moneter akomodatif semakin memperkuat daya tarik aset keras seperti Bitcoin dan emas—yang dianggap sebagai pelindung nilai (hedge) terhadap penurunan nilai mata uang.

Arah Kebijakan AS Bisa Tentukan Tren Pasar

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 30 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 30 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dengan total utang nasional AS yang telah menembus $36,2 triliun, banyak analis memperkirakan bahwa RUU fiskal Trump dapat menambah beban utang secara signifikan. Jika pertumbuhan ekonomi gagal mengimbangi defisit yang ditimbulkan, maka tekanan inflasi dan depresiasi nilai tukar bisa semakin besar.

Dalam skenario tersebut, aset seperti Bitcoin—yang memiliki suplai terbatas—dipandang sebagai alternatif logis bagi investor yang ingin menghindari penurunan daya beli dan volatilitas mata uang fiat.

Menjelang libur nasional 4 Juli, fokus pasar akan tetap tertuju pada jalannya negosiasi di Senat dan kemungkinan disahkannya RUU besar ini. Arah kebijakan fiskal Amerika Serikat, dan bagaimana pasar menafsirkannya, akan menjadi faktor kunci yang menentukan pergerakan Bitcoin dalam beberapa minggu ke depan.

Baca juga: Bitcoin Bergoyang: Leverage Terpukul dan Inflasi Kembali Bayangi Pasar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Cara Mudah Implementasi AI Trading dengan ChatGPT dan Incite AI untuk Pemula

Ingin tahu cara sederhana memanfaatkan AI untuk meningkatkan strategi trading kamu? Artikel ini membahas langkah-langkah praktis menggunakan ChatGPT dan Incite AI—contoh kombinasi AI yang cocok untuk pemula maupun trader yang ingin mencoba AI trading.

Apakah AI Bisa Digunakan untuk Trading?

Ya, AI bisa digunakan untuk membantu proses screening, analisis, penyusunan strategi, hingga identifikasi peluang dalam trading. Bagi pemula, pendekatan terbaik dalam memanfaatkan AI untuk trading adalah menjadikan AI sebagai alat bantu, bukan sebagai eksekutor otomatis seperti robot trading.

Perlu diingat meskipun AI dapat membantu kamu saat melakukan trading, skill dasar investasi dan trading juga sangat dibutuhkan, karena AI hanya akan menjadi leverage selayaknya alat.

Misal, jika kamu memiliki skill di angka 3, maka dengan AI kamu bisa membuat skill 3 tersebut berkali lipat contoh: 3 (skill kamu) x 2 (AI) = 6.

Tapi jika kamu tidak memiliki skill sama sekali alias 0, maka AI tidak akan mengubah apa pun: 0 (skill kamu) x 2 (AI) = 0.

Baca lebih lengkap mengenai AI trading: Semakin Booming! Apa Itu AI Trading, Pengertian, dan Cara Kerjanya?

Tools yang Akan Digunakan: Mengenal ChatGPT dan Incite AI

Kedua tools yang dibahas dalam artikel ini: ChatGPT dan Incite AI—hanyalah salah satu contoh kombinasi yang dapat kamu gunakan untuk menerapkan strategi AI trading. 

Meskipun begitu, pemilihan tools bersifat fleksibel dan tidak terbatas pada dua platform ini saja. Kamu bisa gunakan Grok AI, Gemini, atau beragam tools lain yang tersedia.

Apa itu ChatGPT?

ChatGPT adalah model bahasa berbasis AI yang dirancang untuk memahami dan menghasilkan teks secara kontekstual.

Dalam dunia trading, ChatGPT bisa dimanfaatkan untuk:

  • Menjelaskan konsep strategi teknikal dengan bahasa yang mudah dipahami
  • Membantu membuat skrip dasar seperti Pine Script untuk TradingView
  • Merancang alur berpikir atau logika analisis, mulai dari support/resistance hingga volume-based strategies.

Apa Itu Incite AI?

Incite AI adalah platform berbasis data real-time yang mengandalkan kecerdasan buatan untuk menyajikan insight dan sinyal trading dari berbagai aset, mulai dari saham hingga kripto.

Tool ini sangat berguna untuk:

  • Menyaring aset potensial berdasarkan indikator teknikal seperti RSI, MA, hingga breakout volume
  • Mengidentifikasi pergerakan harga signifikan secara real-time
  • Memberi rekomendasi berbasis data dengan visualisasi yang mudah dipahami.

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Investasi Crypto Cocok untuk Mahasiswa

Langkah Implementasi AI Trading dengan ChatGPT dan Incite AI

Sebelum kamu melangkah lebih jauh dalam memahami langkah-langkah trading berbasis AI, pastikan kamu menggunakan exchange yang legal dan terpercaya. Seperti Tokocrypto, yang telah terdaftar dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dengan Tokocrypto, kamu bisa mulai perjalanan trading dan investasi hanya dengan deposit minimal Rp20.000—cocok untuk trading dan investor pemula. Daftar di sini 👉 mulai trading dan investasi di Tokocrypto!

Langkah 1: Identifikasi Peluang dengan Incite AI

Gunakan Incite AI untuk melakukan screening aset potensial, caranya dengan:

Masuk ke laman https://www.inciteai.com/

Setelah itu kamu bisa daftar atau langsung memberikan prompt sesuai dengan apa yang ingin kamu ketahui seputar pasar. Contoh:

 “Aset kripto untuk dibeli di time frame 4 jam”

Jawabannya akan seperti pada gambar di bawah ini:

Contoh prompt dan tampilan Incite AI saat menanyakan aset kripto untuk dibeli.
Contoh prompt dan tampilan Incite AI saat menanyakan aset kripto untuk dibeli.

AI langsung memberikan analisis teknikal lengkap dan ringkas, misalnya merekomendasikan Bitcoin (BTC) dan Solana (SOL) sebagai aset terbaik untuk dibeli di time frame 4 jam saat ini.

Dijelaskan juga indikator teknikal seperti MACD, RSI, dan Moving Average, lengkap dengan level support dan resistance, serta potensi risiko pasar. 

Jika kamu belum menemukan aset yang pas untuk kamu trading, kamu bisa berikan prompt lebih lanjut.

Baca juga: Kapan Volume Trading Bisa Jadi Sinyal Beli Agar Trading Lebih Akurat?

Langkah 2: Buka Chart yang Telah Diidentifikasi

Setelah menemukan aset potensial dari Incite AI, buka grafik harga aset tersebut di Tokocrypto atau seperti TradingView.

Gambar grafik harga yang akan diberikan ke ChatGPT untuk dianalisis.
Gambar grafik harga yang akan diberikan ke ChatGPT untuk dianalisis.

Amati pola pergerakan harga, volume, dan indikator teknikal lain yang relevan. Setelah itu, ambil tangkapan layar (screenshot) chart tersebut sebagai bahan untuk dianalisis lebih lanjut dengan AI ChatGPT.

Baca juga: Apa itu Swing Trading dan Bagaimana Cara Swing Trading Crypto?

Langkah 3: Merancang Strategi Trading dengan ChatGPT

Unggah screenshot chart yang telah kamu ambil ke ChatGPT atau jelaskan kondisinya secara deskriptif. Minta bantuan dengan prompt yang spesifik kamu tulis untuk trading, seperti membaca pola teknikal, memahami sinyal volume, atau merancang strategi entry dan exit berdasarkan kondisi grafik.

Berikut contoh prompt yang bisa kamu coba:

“Sebagai seorang trader profesional, analisis pergerakan harga Solana saat ini berdasarkan grafik (time frame) di atas. (Harga saat ini di $0.000) Dengan mempertimbangkan level kunci kotak panjang untuk support dan resistance, tren RSI (saat ini sekitar -isi angka RSI-), serta Moving Average (isi detail MA), bagaimana kemungkinan arah pergerakan selanjutnya? Apakah ada potensi kelanjutan tren, retracement, atau sinyal breakout? Jelaskan analisisnya dengan dukungan konfluensi indikator teknikal atau pola candlestick.”

Contoh prompt ke ChatGPT.
Contoh prompt ke ChatGPT.

Setelah itu, ChatGPT akan memberikan jawaban seperti gambar di bawah bawah ini:

Contoh hasil jawaban ChatGPT dari prompt yang diberikan.
Contoh hasil jawaban ChatGPT dari prompt yang diberikan.

Langkah 4: Evaluasi dan Pengambilan Keputusan

Langkah terakhir, kamu hanya perlu menggabungkan analisis interpretatif dari ChatGPT dan sinyal teknikal dari Incite AI sebagai dasar pengambilan keputusan trading yang lebih terukur.

Sebelum mengeksekusi entry atau exit posisi, pastikan kamu mempertimbangkan beberapa faktor penting, seperti:

  • Risiko dan volatilitas pasar
  • Momentum harga dan tren saat ini
  • Indikator teknikal yang relevan dengan strategi kamu

Untuk meningkatkan akurasi dan meminimalkan potensi kerugian, sangat disarankan untuk melakukan backtest terlebih dahulu terhadap strategi yang kamu gunakan. Dengan begitu, kamu bisa memahami performa strategi di kondisi pasar yang berbeda—baik saat sideways, bullish, maupun bearish.

Baca juga: Analisa Volume Trading BTC, Bisa Deteksi Breakout dan Fakeout?

Penutup

Menggunakan ChatGPT dan Incite AI bisa menjadi salah satu cara bagi pemula untuk menerapkan pendekatan berbasis data dalam trading.

Incite AI memberikan screening dan insight real-time, sementara ChatGPT membantu memahami dan menyusun strategi. Dengan kombinasi ini, kamu bisa melakukan trading dengan bantuan AI untuk membantu meningkatkan efisiensi, mempercepat proses analisis, dan meminimalkan kesalahan karena emosi.

Siap buat mulai eksplor strategi trading kamu dengan bantuan AI? Yuk, gabung komunitas Tokocrypto untuk dapat insight lebih lanjut!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 30 Juni 2025: Optimis BTC Menguat di Q3

Pasar kripto hari ini, Senin (30/6) diramaikan dengan optimisme investor terhadap Bitcoin saat memasuki Kuartal III 2025. Menguat berkat pola pasca-halving yang historis mendorong harga—analis bahkan memproyeksikan puncak siklus di $140.000–$160.000.

Di sisi lain, whale kripto memborong UNI, WLD, dan SAND, menunjukkan kepercayaan tinggi pada altcoin tersebut. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

Optimisme Bitcoin Meningkat di Kuartal III 2025

  • Sentimen bullish Bitcoin (BTC) menguat memasuki Q3 2025.
  • Peningkatan ini didorong oleh pola pasca-halving historis yang memicu pergerakan pasar.
  • Analis memprediksi puncak siklus Bitcoin di $140.000 – $160.000.

Whale kripto borong UNI, WLD, SAND di akhir Juni 2025

  • Investor makin percaya altcoin tersebut.
  • UNI melonjak 190% di kalangan whale, bisa capai $7.
  • WLD dan SAND tunjukkan sentimen bullish, potensi harga $0,97 dan $0,30.

HARI TERAKHIR!!! 𝗧𝗮𝗻𝗱𝗶𝗻𝗴 𝗧𝗿𝗮𝗱𝗶𝗻𝗴 Hadiah Rp200 Juta!

Pudgy Penguins Melonjak Berkat Rencana ETF PENGU oleh CBOE

  • PENGU naik 34%, didorong akumulasi dan pengajuan ETF ke SEC.
  • Whale beli $2,4 juta PENGU, dorong harga ke puncak mingguan.
  • PENGU bisa capai $0,0151 jika tembus $0,0129, atau turun ke $0,0100 jika gagal.

Kripto Buatan AS Berpotensi Bergerak Tinggi di Q3

  • Chainlink (LINK) bermitra dengan Mastercard, tingkatkan permintaan LINK di Q3.
  • Aptos (APT) berpotensi dorong harga lebih tinggi dengan peluncuran stablecoin Wyoming.
  • SEI alami peningkatan aktivitas pengguna dan TVL, siap tumbuh di Q3.

Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tren Perusahaan Bitcoin Treasury Meningkat, Resiliensi Terbatas

Tren perusahaan publik memasukkan Bitcoin (BTC) ke dalam neraca (treasury companies) semakin marak pada tahun 2025.

Namun, laporan dari VC Breed memperingatkan bahwa hanya sebagian kecil perusahaan yang akan mampu bertahan, sedangkan sisanya mungkin akan mengalami death spiral akibat tekanan harga dan risiko pendanaan.

Tahapan “Death Spiral” yang Berbahaya

Menurut laporan Breed, perusahaan Bitcoin treasury bisa memasuki tujuh fase penurunan:

  1. Penurunan harga BTC
  2. Turunnya market NAV (MNAV)
  3. Harga saham berada dekat NAV
  4. Kesulitan memperoleh modal
  5. Tekanan hutang/margin call
  6. Penjualan paksa BTC
  7. Siklus koreksi pasar berulang

Jika tekanan pendanaan muncul, akhir dari siklus ini dapat memperparah koreksi harga Bitcoin dan memicu konsolidasi ketat antar perusahaan treasury.

Baca Juga: Bitcoin Bergoyang: Leverage Terpukul dan Inflasi Kembali Bayangi Pasar

Kondisi Saat Ini: Equity vs Debt

Laporan menyebut saat ini sebagian besar perusahaan masih menggunakan pembiayaan ekuitas, bukan hutang, sehingga risiko pelepasan Bitcoin secara paksa masih terbatas .

Meski demikian, jika tren menggunakan hutang sebagai sumber dana diperluas, maka risiko spiral bisa membesar—terutama saat harga BTC turun dan pemanggilan margin terjadi .

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 29 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 29 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kunci untuk Bertahan di Siklus Pasar

Breed menyarankan perusahaan yang ingin melewati tekanan pasar harus:

  • Mempertahankan nilai saham premium terhadap NAV (agar tetap menarik modal).
  • Dipimpin orang yang berpengalaman, strateginya jelas, dan fokus jangka panjang.
  • Konsisten menambah jumlah Bitcoin per sahamnya walau di masa turun.

Hanya segelintir perusahaan yang memiliki keunggulan inimereka yang mampu mempertahankan MNAV premium dan terus tumbuh akan bertahan.

Risiko Modal & Volatilitas

VanEck menyampaikan peringatan besar tentang erosi modal. Bila perusahaan menerbitkan saham saat harga diperdagangkan sama dengan NAV, maka penambahan modal dapat justru merugikan pemegang saham karena menciptakan dilusi yang berlebih (cointelegraph.com, cointelegraph.com).

Kasus Semler Scientific menjadi contoh nyata: meskipun memegang Bitcoin, kapitalisasinya turun hingga lebih rendah daripada nilai BTC yang dimiliki—akibat ketergantungan saham terhadap aset digital yang volatile.

Potensi Konsolidasi & Dampak Sistemik

Sebagian analisis menyebut kemungkinan konsolidasi besar akan terjadi, di mana perusahaan “zombie” akan diakuisisi atau gulung oleh entitas yang lebih kuat. Ini bisa mempersempit lanskap rumahan perusahaan treasury menjadi lebih stabil dan terpusat .

Namun sebagian pihak mengkhawatirkan hal ini akan menyebabkan peningkatan risiko sistemik jika tidak diantisipasi—termasuk kemungkinan tekanan pasar yang terlalu berat dan efek domino pada sektor kripto secara luas.

Data & Fakta: Seberapa Luas Tren Ini?

  • Lebih dari 250 organisasi publik termasuk perusahaan, ETF, lembaga pensiun, dan layanan digital menyimpan Bitcoin di neracanya.
  • MicroStrategy (sekarang Strategy) dengan pimpinan Michael Saylor menjadi pelopor, berhasil mengakumulasi lebih dari 2% pasokan global Bitcoin, yang mendorong harga sahamnya naik lebih dari 3.000%.
  • Aktivitas serupa dilirik oleh perusahaan-perusahaan seperti Trump Media dengan rencana mengumpulkan miliaran dolar untuk membeli BTC.

Fenomena perusahaan publik yang mengadopsi Bitcoin treasury menunjukkan minat institusional yang besar. Namun laporan Breed memperingatkan perilaku death spiral bisa menghancurkan mereka jika tidak memiliki struktur keuangan dan strategi yang matang.

Perusahaan yang mampu mempertahankan sahamnya di atas NAV, hanya menggunakan pembiayaan ekuitas, dan terus mengembangkan kepemilikan Bitcoin secara bertahap adalah kandidat kuat untuk bertahan. Sebaliknya, perusahaan yang terjebak dalam strategi hutang dan tidak mempertahankan perbedaan nilai saham akan menghadapi risiko besar saat koreksi pasar datang.

Bagi investor dan pengamat pasar kripto, pemilahan antara “yang layak bertahan” dan “berisiko runtuh” menjadi kunci memahami dinamika selanjutnya—khususnya dalam melihat dampak lanjutan pada harga Bitcoin dan stabilitas pasar global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Bergoyang: Leverage Terpukul dan Inflasi Kembali Bayangi Pasar

Pasar Bitcoin kembali mengalami gejolak signifikan di tengah tekanan leverage dan ketidakpastian makroekonomi. Dalam 24 jam terakhir, pasar mencatatkan likuidasi senilai total $53,8 juta, terdiri dari $28,6 juta posisi long dan $25,2 juta posisi short, menurut data dari Glassnode.

Dilaporkan Blocknews, pergerakan ini mencerminkan guncangan dua arah yang tidak biasa, menunjukkan betapa cepatnya sentimen pasar bisa berubah. Harga Bitcoin sendiri tetap berada dalam kisaran $100.000 hingga $110.000, dengan support utama di sekitar $103.400 dan resistance di level $109.000.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 28 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 28 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Selain itu, minat terbuka pada kontrak berjangka BTC menurun sekitar 7%, dari 360.000 menjadi 334.000 BTC, menandakan berkurangnya penggunaan leverage oleh para pelaku pasar. Situasi ini menimbulkan anggapan bahwa pasar tengah mengalami “reset” dan bergerak dalam fase konsolidasi.

Analisis Teknikal BTC

Secara teknikal, Bitcoin saat ini terjebak dalam pola saluran menurun, dengan harga yang belum mampu menembus level resistensi. Zona harga $103.400 hingga $104.600 menjadi area krusial yang dipantau pelaku pasar karena berdekatan dengan EMA 200 hari dan selisih nilai wajar harian.

Namun, potensi untuk menembus level tertinggi baru masih terbuka, meskipun bergantung pada peningkatan likuiditas dan sinyal pemulihan dari data on-chain yang saat ini belum terlihat signifikan.

Di sisi lain, data ekonomi terbaru kembali menjadi hambatan. Indeks Core PCE, indikator inflasi favorit Federal Reserve, naik ke 2,7%—lebih tinggi dari ekspektasi 2,6%. Angka ini memicu kekhawatiran bahwa kebijakan suku bunga rendah mungkin akan tertunda lebih lama, memperberat tekanan terhadap aset berisiko seperti Bitcoin.

Volume perdagangan spot juga masih lesu, dengan hanya sedikit kenaikan sebesar $7,7 miliar pada kuartal kedua. Volume transfer BTC bahkan turun 36% di awal kuartal, mencerminkan penurunan partisipasi dan minat spekulatif dari investor.

Dengan kombinasi tekanan teknikal dan fundamental yang kompleks, pasar Bitcoin tampaknya memasuki fase penantian dan konsolidasi, menunggu katalis yang cukup kuat untuk mengarahkan arah pergerakan selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin di Sekitar $108.000: Apa Langkah Berikutnya?

Harga Bitcoin (BTC) saat ini menunjukkan perilaku konsolidasi alias sideways di sekitar angka kunci $108.000.

Menurut analisis dari NewsBTC, BTC baru saja mengalami kenaikan ringan di atas $106.500 sebelum bergegas menguji ulang area $108.150, menandai fase penantian arah selanjutnya.

Detail Pergerakan Harga & Teknis

  • Bitcoin sempat naik dari zona $104.200–$105.500 dan mencetak puncak sementara di $108.165, sebelum mulai berkonsolidasi.
  • Saat ini, BTC diperdagangkan di atas $106.000 serta melewati 100-hourly SMA, menandakan adanya support teknikal jangka pendek.
  • Pada grafik per jam, BTC menunjukkan break di bawah tren bullish dengan support di $107.300—tapi masih bertahan di atas Golden Fib (23,6% dari $98.272 ke $108.165).

Baca Juga: Harga Bitcoin Kembali ke Zona Hijau, Mengincar Level $110.000

Level Kunci yang Perlu Diwaspadai

Level Pengaruh
$107.800–$108.150 Zona resistance penting; break atas → potensi uji $110.000–112.000.
$105.800–$106.000 Support jangka pendek; breakdown → penurunan ke $103.200 atau $102.500
$105.000–$101.200 Support kuat; tembus → muncul risk-off jangka menengah

Indikator Teknikal Terkini

  • MACD (per jam): masih berada di zona bullish, namun momentum mulai melemah.
  • RSI (per jam): di bawah level 50, menunjukkan tren naik masih belum benar-benar kuat .

Perilaku Market & Strategi

  • Trader jangka pendek: dapat mengandalkan buy di $106.000–$105.800, ambil keuntungan di zona US$108.000–108.150; gunakan stop-loss di bawah US$105.800.
  • Swing trader: perhatikan konfirmasi close di atas US$108.150 dengan volume besar, target selanjutnya di antara $110.000–$112.000.
  • Investor jangka menengah: penting untuk melihat breakout/ breakdown dari kisaran saat ini; strategi buy-on-breakout atau sell-on-breakdown bisa diterapkan secara hati-hati.

Outlook Ke Depan

  • Jika BTC berhasil menembus dan bertahan di atas $108.150, ini bisa membuka jalan menuju $110.000, dan kemungkinan lebih lanjut ke $112.000 dalam jangka menengah.
  • Sebaliknya, kegagalan menjaga support di $105.800$106.000 bisa memicu koreksi lebih dalam ke kisaran $103.200–$102.500.
  • Menurut CoinEdition/Coinrank, BTC berada dalam rentang $100.000–$110.000 selama beberapa minggu terakhir—menandakan fase konsolidasi makro.

Bitcoin masih terkunci dalam kisaran $105.800$108.150, menciptakan pola sideways yang wajar menjelang momentum selanjutnya.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Breakout di atas $108.150 bisa menjadi pemicu bullish jangka menengah menuju $110.000+. Sementara itu, breakdown di bawah $106.000 berpotensi memicu koreksi ke $103.000.

Baik trader maupun investor disarankan untuk:

  • Mengawasi volume dan candle daily close di level kunci,
  • Menetapkan stop-loss dan target yang jelas,
  • Tetap responsif terhadap berita makro seperti keputusan tarif dan volatilitas pasar global.

Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Kembali ke Zona Hijau, Mengincar Level $110.000

Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan performa positif setelah berhasil menembus zona $105.500. Pergerakan ini memperkuat momentum bullish yang berpotensi membawa harga menembus resistance berikutnya di atas $108.000 dan mengincar target jangka pendek di $110.000.

Bitcoin sempat mengalami tekanan di bawah $103.500, namun bulls berhasil mendorong harga kembali ke atas $104.200 dan $105.500, mengindikasikan masuknya kembali ke zona positif. Saat ini, BTC diperdagangkan di atas $106.000 dan berada di atas Simple Moving Average (SMA) 100 jam, yang menjadi sinyal kuat dukungan tren naik jangka pendek.

Menurut laporan Newsbtc, secara teknikal, grafik per jam pasangan BTC/USD menunjukkan adanya garis tren bullish dengan level support di sekitar $107.400. Resistance langsung berada di sekitar $108.000, dengan resistance kunci di $108.200. Jika harga mampu menembus level ini, peluang untuk menguji $110.000 semakin besar, bahkan bisa berlanjut hingga ke zona $112.000.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 26 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 26 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Reli Bitcoin Berlanjut: Peluang Rekor Tertinggi Baru Terbuka Lebar

Momentum Bullish

“Momentum bullish semakin menguat, dengan indikator RSI yang kini bertahan di atas level 50 dan MACD yang terus bergerak di wilayah positif,” ungkap analis teknikal kripto Aayush Jindal.

Namun, risiko koreksi tetap terbuka jika BTC gagal bertahan di atas zona $108.000. Support terdekat ada di $107.400 dan $105.500, yang berfungsi sebagai penyangga penting bagi harga. Jika harga kembali turun dan menembus level $104.000, tekanan jual bisa meningkat hingga mendorong BTC kembali ke zona $103.200.

Level Kunci yang Perlu Diperhatikan:

  • Support: $107.400, $105.500, dan $104.000
  • Resistance: $108.200, $110.000, dan $112.000
  • Indikator: RSI di atas 50, MACD menunjukkan momentum bullish

Dengan pergerakan saat ini, para pelaku pasar akan mengamati apakah Bitcoin mampu mempertahankan momentumnya dan bergerak di atas $108.500 dalam waktu dekat.

Baca juga: Pasar Kripto Hari Ini 26 Juni 2025: Bitcoin Potensi Tembus $111.000


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Dogecoin Stabil di $0,1666 di Tengah Rangebound

Meskipun Bitcoin melesat melewati level psikologis $108.000 dan institusi terus menambah posisi di Ethereum, pergerakan Dogecoin (DOGE) masih terbatas dalam kisaran harga sempit.

Laporan terbaru dari Benzinga mencatat bahwa harga DOGE naik sekitar 1,17% ke level $0,1666 per token.

Apa yang Sedang Terjadi di DOGE?

  1. Momentum pasar besar menguat
    Bitcoin dan Ethereum tengah menjadi sorotan investor institusional. ETH menguat usai konsolidasi di kisaran $2.400, sedangkan DOGE terseret penguatan pasar meski tetap berada dalam range-bound.
  2. Likuiditas aktif
    Volume perdagangan Bitcoin melonjak 3,43%, menandakan aktivitas tinggi di pasar. Kondisi semacam ini sering kali memberikan stabilitas jangka pendek ke altcoin seperti DOGE.
  3. Likuidasi besar, short squeeze terpicu
    Lebih dari $200 juta posisi liquidated dalam 24 jam terakhir, termasuk short BTC senilai $102 juta. Efeknya beragam: meski dampak langsung terhadap DOGE tidak sebesar BTC/ETH, namun tekanan beli melekat dan menjaga DOGE tetap di zona hijau.
Pergerakan harga Dogecon (DOGE/USDT) pada Kamis, 26 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecon (DOGE/USDT) pada Kamis, 26 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Harga Dogecoin Menguat 2,7%, Didorong Ekspektasi Gencatan Senjata Iran–Israel

Pergerakan Harga dan Range Teknis

  • Harga saat ini: $0,1666 (+1,17%)
  • Range harga: DOGE bergerak stabil di kisaran $0,165–0,168, menunjukkan belum adanya breakout atau breakdown signifikan.
  • Dominasi Bitcoin meningkat ke 64,5%, yang bisa mempersempit ruang gerak altcoin populer lainnya .

Strategi dan Area Pantau

Jenis Trader Strategi
Trader Hari (Short-Term) Entry beli di dekat $0,165, target di $0,168–$0,170; stop-loss di bawah $0,164
Swing Trader Tunggu breakout di atas $0,170 dengan konfirmasi volume; target berikut $0,18–$0,19
Investor Jangka Menengah Amati breakout BTC/ETH dan adopsi institusi—DOGE sering mengikuti arus mayoritas pasar

Risiko & Peringatan

  • Dominasi Bitcoin tinggi: DOGE kemungkinan tetap berada dalam range jika arus dana terkonsentrasi hanya pada BTC & ETH.
  • Volatilitas mendadak: Pergerakan geopolitik atau berita besar bisa memicu lonjakan harga atau koreksi cepat.
  • Sentimen risk-on/risk-off: Meski saat ini risk-on mendominasi, perubahan tiba-tiba bisa membuat DOGE tercecer saat “risk-off”.

Outlook Jangka Pendek sampai Menengah

  • Skenario Bullish: Jika Bitcoin terus melaju dan volume institusional masuk ke altcoin, DOGE punya potensi breakout di kisaran $0,170–$0,175 dan berlanjut ke $0,18.
  • Skenario Netral/Bearish: DOGE tetap terbatas di kisaran $0,165–0,$168 selama fokus pasar tetap pada BTC/ETH. Koreksi kecil ke $0,164–$0,162 mungkin terjadi.
  • Sentimen Pasar: Indeks “Greed” naik dari 66 ke 74—menandakan antusiasme tinggi yang mendukung aset spekulatif seperti DOGE.

Baca Juga: Terkoreksi, Harapan Recovery Harga Dogecoin Tertumpu di $0,145

Meskipun Dogecoin tidak mengalami lonjakan signifikan seperti Bitcoin dan Ethereum, ia tetap menunjukkan kekuatan relatif dalam situasi konsolidatif investor institusi.

Naiknya 1,17% ke $0,1666 mencerminkan stabilitas harga di tengah likuidasi besar dan konsentrasi pasar pada aset digital utama.

Trader bisa memanfaatkan range harian ini dengan strategi jangka pendek, sementara swing trader perlu menunggu breakout kuat yang didukung volume besar.

Bagi investor jangka menengah, peristiwa seperti adopsi institusional atau peluncuran ETF altcoin bisa menjadi pemicu DOGE untuk naik di luar rangkai saat ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

AI Trading vs Manual Trading: Mana yang Lebih Efisien?

AI mampu mengeksekusi order dalam milidetik dan menganalisis ribuan data secara real-time. Tapi apakah itu cukup untuk mengalahkan ketajaman skill dan insting manusia dalam menghadapi pasar yang penuh kejutan?

Artikel ini mengupas kelebihan dan kelemahan dari AI trading dan manual trading. Simak mana yang lebih efisien.

Perbedaan AI Trading dan Manual Trading

AI Trading bekerja dengan memanfaatkan algoritma untuk menjalankan atau melakukan analisis trading berdasarkan aturan yang telah diprogram, termasuk strategi machine learning dan deep learning.

Lalu apa bedanya dengan manual trading?

Manual Trading merupakan sistem trading sebagaimana pada umumnya trading dilakukan, yakni dengan menggunakan analisis langsung oleh trader manusia—mengandalkan skill, pengalaman, dan interpretasi kondisi pasar secara real-time.

Baca juga: Semakin Booming! Apa Itu AI Trading, Pengertian, dan Cara Kerjanya?

Kelebihan AI Trading

  • Kecepatan Eksekusi & Analisis Data Super Cepat: Dapat mengeksekusi ribuan order dalam milidetik dan memproses data besar secara bersamaan.
  • Tidak Melibatkan Emosi: AI dapat bertindak sepenuhnya rasional, sesuai aturan yang telah ditetapkan—mengeliminasi kesalahan emosional seperti FOMO atau panik.
  • Backtesting & Optimasi Otomatis: Strategi bisa diuji secara menyeluruh menggunakan data historis dan untuk mencari pola performa terbaik.
  • Operasional 24/7 & Skalabilitas: Sistem otomatis mampu trading nonstop dan memantau banyak pasangan aset sekaligus..

Kekurangan AI Trading

  • Kurang Fleksibel Terhadap Berita dan Sentimen Pasar: AI sering kesulitan menangkap dinamika pasar yang dipicu oleh berita mendadak, FUD, atau FOMO, terutama jika modelnya tidak ditopang oleh sistem analisis sentimen real-time.
  • Risiko Transparansi dan Bias Model: Banyak sistem AI merupakan “black box” yang sulit dipahami. Trader bisa kehilangan kontrol dan kejelasan soal bagaimana dan mengapa suatu keputusan diambil.
  • Biaya Infrastruktur & Pengetahuan Teknis: Startup sistem AI butuh modal untuk server, akses data real-time, dan pemeliharaan— sehingga perlu biaya.

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan AI Trading, Bisa Bikin Rugi? 

Keunggulan Manual Trading

  • Fleksibilitas & Intuisi Manusia: Trader bisa merespon dengan cepat terhadap berita tak terduga, sentimen pasar, atau pola kompleks—sesuatu yang sering dilewatkan oleh AI .
  • Peningkatan Pemahaman Pasar:  Proses manual membuat trader belajar langsung, mengenali bias diri, dan memahami mekanisme pasar secara lebih mendalam.
  • Minim Biaya Teknis: Cukup dengan platform dan charting tools standar.

Kelemahan Manual Trading

  • Kecepatan Terbatas: Manusia tidak bisa bersaing dengan kecepatan pemrosesan data AI.
  • Rentan Emosi & Bias: Keputusan sering dipengaruhi oleh rasa takut, keserakahan, atau tekanan psikologis yang dapat menyebabkan bisa dan inkonsistensi .
  • Keterbatasan Skala & Waktu: Trader hanya bisa mengeksekusi sejumlah order dan membutuhkan waktu fokus penuh selama sesi trading .

Baca juga: Cara Membaca Volume Trading untuk Pemula

Lalu Mana yang Lebih Efisien?

Gambar hybrid trading.

Banyak trader menggunakan strategi hybrid, yakni gabungan dari AI Trading dan Manual Trading untuk memaksimalkan efisiensi dalam trading. 

Pendekatan ini menggabungkan kecepatan dan akurasi dari sistem otomatis dengan kemampuan manusia membaca konteks pasar yang lebih luas. Contohnya seperti ini:

AI sebagai Filter & Market Scanner

Sistem otomatis berperan sebagai “co-pilot” dalam proses screening, seperti:

  • Mendeteksi volume spike yang bisa menandakan akumulasi atau distribusi,
  • Mengidentifikasi FVG (Fair Value Gap) dan area potensial order block,
  • Mendeteksi support/resistance dan breakout levels, serta
  • Menyaring aset berdasarkan preset tertentu seperti likuiditas atau volatilitas.

Setelah AI memberikan sinyal dari analisisnya, kemudian dikonfirmasi secara manual oleh trader.

Oversight Manual oleh Trader

Setiap sinyal yang dihasilkan AI tetap melalui proses validasi oleh trader. Evaluasi ini mencakup:

  • Analisis sentimen pasar terhadap berita terbaru atau regulasi yang berdampak,
  • Penyesuaian rasio risk/reward berdasarkan struktur pasar saat itu,
  • Pemahaman terhadap tren makroekonomi dan korelasi lintas aset (seperti crypto terhadap indeks saham atau komoditas).

Pendekatan ini dapat memberikan keseimbangan antara efisiensi dan kontrol, dari AI trading unggul dalam konsistensi dan kecepatan, tetapi manual trading tetap lebih unggul dalam fleksibilitas dan pemahaman konteks pasar.

Baca juga: Kapan Volume Trading Bisa Jadi Sinyal Beli Agar Trading Lebih Akurat? atau gabung Telegram Official Tokocrypto untuk diskusi analisa sinyal harian bersama trader lain.

Penutup

AI trading unggul dalam hal kecepatan dan konsistensi, sementara manual trading tetap tak tergantikan dalam fleksibilitas serta kemampuan memahami dinamika pasar secara kontekstual. Dengan menggabungkan kekuatan algoritma dan ketajaman analisis manusia, pendekatan hybrid dapat memberikan keseimbangan ideal antara efisiensi dan kontrol.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com