Tag Archives: dogecoin

Dogecoin Terus Melemah Meski Didukung Elon Musk, Tembus $0,20?

Dogecoin (DOGE) kembali mengalami tekanan jual yang signifikan. Pada hari Senin, harga DOGE diperdagangkan di sekitar $0,23 setelah mencatat penurunan sebesar 8,55% dalam sepekan terakhir.

Meskipun sering mendapatkan dukungan dari tokoh berpengaruh seperti Elon Musk, sentimen pasar terhadap DOGE masih cenderung bearish.

Arah Pergerakan Dogecoin: Mengincar Level $0,20?

Menurut laporan FXStreet, dalam analisis teknikal terbaru, Dogecoin mengalami penolakan di level retracement 50% pada $0,27 yang ditarik dari level terendah $0,05 pada 14 Agustus hingga level tertinggi $0,48 pada 2 Desember.

Setelah gagal menembus resistensi tersebut, harga DOGE turun hingga 8,55% dalam satu minggu terakhir dan kini kembali melemah sebesar 4,6%, berada di sekitar $0,23.

Pergerakan harga Dogecoin(DOGE/USDT) pada Selasa, 25 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin(DOGE/USDT) pada Selasa, 25 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jika tekanan jual terus berlanjut, DOGE berpotensi turun lebih dalam dan menguji level $0,20—harga terendahnya pada 3 Februari lalu.

Sinyal Bearish Makin Kuat

Indikator teknikal menunjukkan bahwa momentum bearish masih mendominasi pergerakan harga Dogecoin:

  • Indeks Kekuatan Relatif (RSI) pada grafik harian berada di angka 32, mendekati level jenuh jual di 30. Ini menunjukkan bahwa tekanan jual masih lebih besar daripada minat beli.
  • Rasio long-to-short DOGE di Coinglass berada di 0,87 dan terus mengalami penurunan. Rasio ini mengindikasikan bahwa lebih banyak trader yang mempertaruhkan harga DOGE akan turun dibandingkan yang berspekulasi harga akan naik.

Apa yang Bisa Diharapkan Selanjutnya?

Meskipun Dogecoin sering mendapatkan dorongan dari hype media sosial dan dukungan komunitas, fundamental teknikal saat ini masih menunjukkan potensi pelemahan lebih lanjut.

Jika DOGE gagal mempertahankan level $0,23, maka target selanjutnya kemungkinan berada di sekitar $0,20. Namun, jika tekanan beli mulai meningkat dan harga kembali menembus $0,27, DOGE bisa membuka peluang pemulihan yang lebih signifikan.

Bagi investor dan trader, penting untuk tetap waspada terhadap volatilitas Dogecoin dan terus memantau pergerakan pasar sebelum mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin, ETH, DOGE Stabil di Tengah Ketegangan Perdagangan AS-China

Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan China kembali memanas, membawa dampak pada berbagai sektor ekonomi global, termasuk pasar kripto.

Meski demikian, tiga aset digital utama: Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Dogecoin (DOGE), menunjukkan ketahanan yang mengesankan dalam menghadapi dinamika global ini.

Menurut laporan terbaru, harga Bitcoin, Ethereum, dan Dogecoin relatif stabil meskipun sentimen global sedang bergejolak.

Para analis pasar kripto melihat pergerakan ini sebagai sinyal positif bahwa aset digital mulai menjadi opsi lindung nilai (safe haven) alternatif, sama seperti emas atau obligasi pemerintah di masa-masa tidak pasti.

Baca Juga: Bitcoin Terkoreksi Tajam: Likuidasi $202 Juta dan Peluang Breakout Baru

Ketegangan Perdagangan Kembali Memanas

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 2 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 2 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Pemerintah AS dan China kembali terlibat dalam perang dagang terbuka yang mempengaruhi tarif impor dan ekspor kedua negara.

Situasi ini tentu saja memicu kekhawatiran pasar global tentang potensi perlambatan ekonomi.

Namun, pasar kripto menunjukkan reaksi yang berbeda. Alih-alih terpukul, beberapa aset kripto justru tetap kokoh.

Bitcoin, misalnya, masih bertahan di kisaran harga $68.000 – $70.000 dan menunjukkan pola konsolidasi yang kuat.

Ethereum tetap solid di atas level $3.700, sementara Dogecoin, meski lebih volatil, masih mempertahankan dukungan kuat di atas $0,15.

“Pesta Besar” Jika Bitcoin Tembus $106.000

Salah satu analis pasar kripto terkemuka, Kaleo, menyebut bahwa jika Bitcoin mampu menembus level psikologis penting di $106.000, pasar akan mengalami “big party” alias lonjakan besar-besaran.

Menurutnya, harga tersebut bisa menjadi pemicu masuknya likuiditas besar dari investor institusional maupun ritel, yang selama ini masih menunggu kepastian arah pasar.

“Level $106K bisa menjadi katalis utama untuk fase bullish berikutnya. Kita akan melihat peningkatan aktivitas perdagangan dan arus masuk yang signifikan,” jelas Kaleo melalui akun media sosial X.

Meskipun harga saat ini masih jauh dari target tersebut, sinyal teknikal menunjukkan tren naik yang perlahan namun pasti.

Koreksi minor dan konsolidasi yang terjadi justru dianggap sehat dan menjadi landasan kuat untuk pergerakan selanjutnya.

Ketahanan Pasar Kripto Semakin Diuji

Ketahanan Bitcoin dan kawan-kawan dalam situasi geopolitik seperti ini menjadi perhatian utama banyak pengamat pasar.

Di masa lalu, aset kripto seringkali dianggap terlalu volatil dan tidak stabil sebagai penyimpan nilai.

Namun, perkembangan tahun 2024 hingga 2025 menunjukkan perubahan signifikan dalam persepsi investor.

Penguatan adopsi institusional, peningkatan penggunaan stablecoin, serta regulasi yang mulai matang di berbagai negara menjadikan kripto lebih mapan.

Meskipun ketegangan global tetap menjadi ancaman, pasar kini jauh lebih resilien dibandingkan beberapa tahun lalu.

Ethereum dan Dogecoin Ikut Menarik Perhatian

Sementara Bitcoin menjadi pusat perhatian, Ethereum juga menunjukkan performa yang semakin kuat.

Dengan upgrade teknis berkelanjutan dan pertumbuhan ekosistem DeFi serta NFT yang stabil, Ethereum tetap menjadi aset favorit di luar Bitcoin.

Ditambah lagi, ETH mendapat dukungan dari peningkatan minat institusional dan pertumbuhan jaringan layer-2 seperti Arbitrum dan Optimism.

Di sisi lain, Dogecoin yang kerap dianggap sebagai memecoin, masih mampu mempertahankan nilainya di tengah ketidakpastian.

Didukung oleh komunitas aktif dan sentimen positif dari tokoh seperti Elon Musk, DOGE tetap menjadi bagian dari narasi pasar kripto saat ini.

Baca Juga: Tether Ungkap Kepemilikan Bitcoin $10 Miliar dan Cadangan Emas

Meskipun ketegangan antara AS dan China menciptakan ketidakpastian di pasar global, aset kripto utama seperti Bitcoin, Ethereum, dan Dogecoin justru menunjukkan kekuatan dan stabilitas.

Jika Bitcoin mampu menembus level $106.000, lonjakan besar bisa terjadi — menjadi momen bersejarah bagi pasar aset digital.

Dengan adopsi yang terus tumbuh dan perubahan sentimen publik serta institusional terhadap kripto, masa depan aset digital tampaknya semakin menjanjikan, bahkan di tengah badai geopolitik.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga DOGE Turun Usai Transfer Besar ke Coinbase, Akankah Membalik?

Aksi transfer besar-besaran Dogecoin (DOGE) ke bursa kripto Coinbase memicu kekhawatiran pasar. Dalam tiga transaksi terpisah, sekitar 312 juta DOGE atau senilai $60 juta berpindah dari dompet tidak dikenal ke Coinbase, sebagaimana dilaporkan oleh Whale Alert, platform pelacak transaksi kripto.

Menurut Coingape, perpindahan ini terjadi saat harga Dogecoin sedang menguji ulang level support penting di $0,19. Tidak lama setelah transaksi tersebut, harga DOGE tercatat turun 3,43% ke angka $0,1939, dengan volume perdagangan harian anjlok 26,15% menjadi $1,73 miliar.

Aktivitas Whale: Potensi Tekanan Jual?

Transfer dalam jumlah besar ke bursa seperti Coinbase sering kali diinterpretasikan sebagai sinyal bahwa pemilik aset bersiap untuk menjual. Ketiga transfer DOGE ini, masing-masing bernilai sekitar $20 juta, dilakukan dalam kurun waktu satu jam, dimulai pukul 20:40 WAT.

Aksi ini mengundang perhatian komunitas kripto karena menunjukkan bagaimana pergerakan whale—pemegang aset besar—masih memainkan peran penting dalam dinamika pasar. Fenomena serupa juga terlihat pada Bitcoin, di mana institusi dan pemain besar memengaruhi arah harga secara signifikan.

Tekanan Turun Tapi Sinyal Pembalikan Muncul

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/IDR) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/IDR) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Isyaratkan Pembalikan Tren: Akankah Ada Kenaikan Harga?

Meski harga DOGE menunjukkan tren menurun dalam jangka pendek, beberapa indikator teknikal mengisyaratkan potensi pembalikan arah.

  • MACD (Moving Average Convergence Divergence) masih menunjukkan sinyal negatif, namun mulai menyempit—tanda awal dari momentum pembalikan.
  • RSI (Relative Strength Index) berada di level 32,97, naik dari posisi sebelumnya di bawah 30. Artinya, DOGE belum masuk zona jenuh jual, tapi mendekati batas bawah yang sering memicu rebound harga.
  • ADX (Average Directional Index) tercatat di 43,14, menunjukkan kekuatan tren yang sedang berlangsung. ADX di atas 25 biasanya menandakan tren yang kuat—baik naik maupun turun.

Jika indikator-indikator ini terus bergerak ke arah positif, DOGE bisa melihat pemulihan dalam beberapa sesi perdagangan ke depan. Namun, jika support $0,19 gagal dipertahankan, risiko koreksi lanjutan masih terbuka.

Penutup

Saat ini, investor dan trader memantau ketat pergerakan DOGE dan dompet whale yang terlibat. Dengan tekanan jual yang mungkin muncul dari transfer besar ini dan indikator teknikal yang mengarah pada pembalikan, Dogecoin berada di titik kritis.

Pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada reaksi pasar terhadap level support $0,19 dan apakah volume perdagangan mulai pulih kembali.

Baca juga: Dogecoin Terguncang Tipis Setelah Elon Musk Akhiri Peran di DOGE


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Dogecoin Bisa Tembus $1,30? Analis Memprediksi Kenaikan Besar

Dogecoin (DOGE) kembali menjadi sorotan setelah mencatatkan keuntungan tahunan sebesar 198,3%. Namun, penurunan harga 31,2% dalam sebulan terakhir memicu kekhawatiran di kalangan investor. Meski demikian, analis optimis bahwa DOGE masih berada di jalur bullish dan siap mencetak rekor baru.

Dogecoin dan Potensi Kenaikan Harga

Dilaporkan The Coin Republic, sejarah pergerakan harga Dogecoin menunjukkan bahwa fase konsolidasi kerap mendahului lonjakan harga yang signifikan. Penurunan harga yang terjadi saat ini dianggap sebagai pola perdagangan jangka pendek yang dapat menjadi pemicu kenaikan lebih besar.

Selain itu, sentimen positif dari pasar kripto yang lebih luas juga mendukung kemungkinan penguatan harga DOGE. Data historis menunjukkan bahwa pergerakan harga yang melemah sering kali membuka peluang bagi lonjakan berikutnya.

Analis Prediksi Dogecoin Mencapai $1,30

Trader Tardigrade, seorang analis pasar, mengidentifikasi pola yang mirip dengan pergerakan harga Dogecoin pada tahun 2017, di mana DOGE mengalami kenaikan 15 kali lipat.

Sejak Desember 2024 hingga Februari 2025, Dogecoin tetap berada di kisaran harga $0,20 hingga $0,30. Fase konsolidasi ini menyerupai pola sebelumnya yang berujung pada lonjakan besar. Menurut Tardigrade, jika pola ini terus berlanjut, Dogecoin diprediksi akan melampaui $1,30 setelah Maret 2025.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 24 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 24 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analisis Elliott Wave: Potensi Dogecoin Capai $6,08

Pendekatan analisis Elliott Wave juga menunjukkan bahwa Dogecoin tengah membentuk pola lima gelombang, yang menandakan tren kenaikan jangka panjang.

  1. Gelombang pertama terjadi pada Januari 2024 dengan harga DOGE melonjak hingga $0,2288 pada Maret.
  2. Gelombang kedua menyebabkan koreksi harga ke $0,0805 pada Agustus.
  3. Gelombang ketiga membawa pemulihan, dengan harga DOGE mencapai $0,4843 pada Desember.

Saat ini, Dogecoin masih berada dalam Gelombang 3, dengan kemungkinan mencapai harga $1,1293 dalam beberapa bulan mendatang. Meskipun mungkin terjadi koreksi sementara dalam Gelombang 4 hingga $0,7702, Gelombang 5 diperkirakan akan memicu lonjakan ke level $6,08 berdasarkan analisis ekstensi Fibonacci.

Posisi Harga DOGE Saat Ini

Dogecoin telah beberapa kali menunjukkan pola stabilisasi sebelum mengalami lonjakan harga signifikan. Berdasarkan pola historis, analis memperkirakan DOGE berpotensi mengalami kenaikan besar sepanjang tahun 2025.

Indikator teknikal terbaru juga mendukung prediksi bullish, termasuk munculnya pola Golden Cross yang sebelumnya mengindikasikan reli besar di pasar kripto. Laporan terbaru menunjukkan bahwa Dogecoin mungkin terlebih dahulu mencapai level resistensi di $0,35 sebelum menargetkan harga $1.

Saat ini, harga Dogecoin berada di $0,24 dengan penurunan 4% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasarnya mencapai $36,2 miliar dengan volume perdagangan 24 jam meningkat 77% menjadi $2 miliar.

Meskipun mengalami koreksi harga baru-baru ini, Dogecoin tetap menunjukkan potensi besar untuk kenaikan di masa depan. Dengan dukungan dari pola teknikal dan sentimen pasar yang kuat, DOGE diprediksi akan melampaui $1,30 dan bahkan berpotensi mencapai level tertinggi di $6,08. Investor dan penggemar Dogecoin patut mencermati pergerakan pasar dalam beberapa bulan mendatang untuk menangkap peluang terbaik.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Alami Penurunan Signifikan

Pada akhir Mei 2025, pasar kripto global mengalami tekanan signifikan, dengan kapitalisasi pasar turun 4,3% menjadi $3,414 triliun.

Sentimen “risk-off” mendominasi, mendorong investor menjauh dari aset berisiko tinggi seperti raja mata uang kripto, Bitcoin.

Kinerja Bitcoin Menurun

Sebagai mata uang kripto teratas, Bitcoin menunjukkan penurunan harga yang mencolok.

Harga Bitcoin (BTC) turun 2,3% menjadi sekitar $103.694, mendekati level dukungan psikologis $100.000.

Nasib Serupa

Selain Bitcoin, Ethereum (ETH) juga mengalami penurunan 4,3% ke $2.518,83, mencerminkan tekanan jual yang kuat.

  • Sementara itu, harga XRP turun 2,7% ke $2,14, menunjukkan kelemahan dalam momentum harga.
  • Sedangkan Dogecoin (DOGE) terpaksa merosot 7,8% ke $0,1898, mencerminkan volatilitas tinggi di pasar altcoin.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penurunan

Beberapa faktor utama berkontribusi terhadap penurunan ini:

  1. Ketidakpastian Makroekonomi: Ketegangan geopolitik dan kebijakan moneter global yang ketat meningkatkan ketidakpastian, mendorong investor untuk menghindari aset berisiko.
  2. Tekanan Regulasi: Perkembangan regulasi yang tidak pasti di berbagai yurisdiksi menciptakan ketidakpastian tambahan bagi investor kripto.
  3. Sentimen Pasar Negatif: Penurunan harga yang tajam memicu ketakutan akan penurunan lebih lanjut, mempercepat aksi jual.

Baca Juga: Tether Ungkap Kepemilikan Bitcoin $10 Miliar dan Cadangan Emas

Analisis Teknikal dan Prospek Pasar

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 31 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 31 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Secara teknikal, Bitcoin menghadapi level dukungan kritis di sekitar $100.000. Jika harga menembus di bawah level ini, kemungkinan akan terjadi penurunan lebih lanjut.

Ethereum dan altcoin lainnya menunjukkan pola penurunan yang serupa, menandakan potensi kelanjutan tren bearish.

Strategi Investor di Tengah Volatilitas

Dalam kondisi pasar yang tidak menentu ini, investor disarankan untuk:

  • Diversifikasi Portofolio: Menyebarkan investasi ke berbagai aset untuk mengurangi risiko.
  • Manajemen Risiko: Menetapkan batas kerugian dan target keuntungan yang realistis.
  • Pemantauan Pasar: Mengikuti perkembangan berita dan analisis pasar untuk membuat keputusan investasi yang tepat.

Baca Juga: Harga Bitcoin Tergelincir di Bawah Support Kunci, Ada Apa?

Pasar kripto saat ini berada dalam fase koreksi yang signifikan. Investor perlu berhati-hati dan mempertimbangkan strategi investasi yang bijaksana untuk menghadapi volatilitas yang tinggi.

Meskipun jangka pendek menunjukkan tekanan, prospek jangka panjang tetap bergantung pada perkembangan teknologi dan adopsi kripto secara global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Bisa Naik Parabolic ke $4? Ini Syaratnya!

Dogecoin (DOGE) saat ini masih bergerak sideways dan belum mampu menembus level harga di atas $0.25 (Rp 4 ribu).

Namun, seorang analis kripto, seperti dikabarkan oleh Finbold pada Minggu (23/2), mengungkapkan adanya kemungkinan kenaikan besar hingga 1.500% yang bisa membawa DOGE ke $4 (Rp 65 ribu). Berikut adalah analisis lengkapnya.

Pola Pergerakan Dogecoin Sejak 2014

Menurut analis Ali Martinez, Dogecoin telah bergerak dalam pola ascending channel sejak 2014. Dalam pola ini, harga terus bergerak antara garis support dan resistance. Jika tren ini bertahan, DOGE berpotensi melonjak ke $4 (Rp 65 ribu).

Martinez juga menyebut, level support sangat krusial untuk DOGE. Dogecoin baru-baru ini memantul dari garis support di sekitar $0.19 (Rp 3 ribu).

Jika harga Dogecoin tetap bertahan di atas level ini, DOGE berpeluang naik menuju garis resistance di sekitar $4 (Rp 65 ribu). Tapi sebaliknya, jika harga turun di bawah support, tren ini bisa batal.

Potensi Kapitalisasi Pasar DOGE

Jika Dogecoin benar-benar mencapai $4 (Rp 65 ribu), kapitalisasi pasarnya bisa menyentuh $603 miliar atau setara p 9,8 kuadriliun.

Ini menunjukkan bahwa DOGE berpotensi menjadi aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin, dengan catatan Ethereum tidak mengalami lonjakan signifikan.

Selain target $4 (Rp 65 ribu), Martinez juga mengungkapkan bahwa DOGE memiliki level support kuat di antara $0.16 (Rp 2,6 ribu) hingga $0.19 (Rp 3 ribu).

Jika zona ini bertahan, DOGE dapat lebih dulu naik ke $3 (Rp 48 ribu) sebelum mencapai target utama.

Faktor Teknis Pendukung

Di sisi lain, analisis teknikal menunjukkan bahwa zona support DOGE bertepatan dengan level Fibonacci retracement 0.382.

Dalam sejarah pergerakannya, DOGE sering memantul dari area ini. Selain itu, target $3 $3 (Rp 48 ribu) juga sesuai dengan Fibonacci extension 1.618.

Memang, pasar kripto secara umum belum menunjukkan breakout besar, termasuk Dogecoin. Namun, perkembangan regulasi dapat menjadi pemicu utama kenaikan harga.

Saat ini, ada spekulasi mengenai kemungkinan Dogecoin mendapatkan Exchange-Traded Fund (ETF). Jika SEC menyetujui ETF Dogecoin, permintaan investor bisa meningkat tajam dan mendorong harga lebih tinggi.

Analisis Harga Dogecoin

Saat artikel ini ditulis, Dogecoin diperdagangkan di harga $0.24 (Rp 3,9 ribu), turun lebih dari 6% dalam 24 jam terakhir dan turun sekitar 4.5% dalam seminggu.

Dari segi teknikal, harga DOGE saat ini berada di bawah SMA 50 hari ($0.3219), menandakan tren bearish jangka pendek.

DOGE sedikit berada di atas SMA 200 hari ($0.2395), yang bisa menjadi support kuat.RSI DOGE berada di 37.03, mendekati kondisi oversold, yang bisa menandakan potensi pembalikan harga jika ada tekanan beli yang meningkat.

Dogecoin memiliki potensi kenaikan signifikan hingga $4 jika tetap bertahan dalam pola ascending channel. Level support utama berada di $0.19, sementara resistance jangka pendek ada di $0.3219.

Perkembangan regulasi seperti ETF bisa menjadi katalis positif untuk DOGE. Namun, investor tetap perlu berhati-hati dengan volatilitas pasar sebelum mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Terguncang Tipis Setelah Elon Musk Akhiri Peran di DOGE

Elon Musk mengumumkan pengunduran dirinya dari peran di Departemen of Government Efficiency (DOGE), sebuah lembaga penasihat pemerintah AS. Meskipun menggunakan akronim yang sama dengan mata uang kripto Dogecoin, tidak ada hubungan langsung antara keduanya — namun pernyataan Musk tetap memicu sorotan publik dan media kripto.

Dilaporkan Coincu, DOGE (Dogecoin) sendiri diperdagangkan di angka $0,21 dengan kapitalisasi pasar sebesar $31,19 miliar. Dalam 24 jam terakhir, nilainya turun 7,81%, dengan volume perdagangan mencapai $1,85 miliar. Penurunan ini dianggap sebagai bagian dari fluktuasi pasar kripto secara umum, bukan karena mundurnya Musk dari lembaga pemerintah.

Minimnya Dampak Musk di DOGE, Pasar Kripto Tetap Realistis

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 30 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 30 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Isyaratkan Pembalikan Tren: Akankah Ada Kenaikan Harga?

Target penghematan anggaran sebesar $2 triliun yang diusulkan Musk lewat lembaga DOGE gagal terwujud. Hanya sekitar $9,3 miliar yang berhasil disepakati oleh DPR, jauh dari ambisi awal. Para analis menilai bahwa DOGE sebagai lembaga hanya memiliki peran simbolis dan tidak memiliki otoritas legislatif untuk mendorong perubahan nyata dalam kebijakan fiskal.

“DOGE membuat banyak kegaduhan, tetapi dampaknya kecil,” ujar analis anggaran Jessica Riedl, menanggapi performa lembaga tersebut.

Bagi komunitas kripto, khususnya pemegang Dogecoin, kabar ini lebih banyak dianggap sebagai gangguan minor. Meskipun Elon Musk dikenal sebagai pendukung DOGE dalam konteks kripto, keterlibatannya di lembaga pemerintah tidak memberikan katalis nyata bagi harga atau adopsi Dogecoin.

DOGE Masih Bergerak Sesuai Dinamika Pasar

Mundurnya Elon Musk dari DOGE menciptakan headline, tetapi tidak mengguncang Dogecoin secara fundamental. Pasar tetap digerakkan oleh sentimen makro, adopsi riil, dan pergerakan teknikal, bukan permainan kata atau kebijakan lembaga penasihat tanpa kekuatan hukum.

Dogecoin masih menunjukkan ketahanan, meskipun tekanan regulasi dan ketidakpastian politik terus membayangi pasar kripto secara keseluruhan.

Baca juga: X Luncurkan Beta X Money: Pembayaran DOGE dan XRP Segera Hadir?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Isyaratkan Pembalikan Tren: Akankah Ada Kenaikan Harga?

Dogecoin (DOGE) kembali menjadi sorotan para analis teknikal setelah munculnya pola grafik yang bisa menandai fase kenaikan berikutnya.

Menurut Newsbtc, setelah periode konsolidasi dan pergerakan harga yang fluktuatif, grafik DOGE menunjukkan formasi teknikal penting: pola kepala dan bahu terbalik—sebuah sinyal klasik yang sering mendahului pembalikan tren dari bearish ke bullish.

Pola Bullish Muncul: Sinyal Awal Fase Kenaikan?

Analis teknikal Klejdi Cuni baru-baru ini mengunggah analisis di platform X yang menunjukkan formasi pola kepala dan bahu terbalik pada grafik Dogecoin. Meskipun formasi ini berskala kecil dan terjadi dalam kerangka waktu jangka pendek, keberadaannya tetap menjadi indikator penting dari potensi pembalikan arah.

Cuni menekankan bahwa kunci dari validasi pola ini terletak pada penembusan neckline atau garis leher—level resistensi penting dalam pola ini. Jika harga DOGE berhasil menembus level tersebut secara meyakinkan, peluang untuk kelanjutan tren bullish akan meningkat drastis, memicu minat beli baru di pasar.

Level Target Kenaikan: Menuju $0,25?

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 29 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 29 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Melemah di Tengah Konsolidasi Pasar, Tekanan Jual Meningkat

Dalam skenario bullish, Klejdi Cuni mengidentifikasi dua level target utama yang patut diperhatikan: $0,2390 dan $0,2500. Level $0,2390 diperkirakan menjadi rintangan pertama di mana aksi ambil untung jangka pendek bisa terjadi. Sementara itu, jika momentum terus menguat, DOGE berpotensi mencapai $0,2500—level yang dianggap sebagai tonggak penting dalam pemulihan harga.

Level-level ini tidak hanya penting secara teknikal, tetapi juga berperan dalam membentuk kembali sentimen positif terhadap Dogecoin di tengah pasar yang masih mencari arah.

Volume dan Momentum Jadi Penentu

Meski sinyal awal pembalikan tren mulai terlihat, konfirmasi tetap bergantung pada indikator volume dan momentum. Jika volume perdagangan meningkat saat harga mendekati neckline, ini akan memperkuat validitas pola kepala dan bahu terbalik tersebut.

DOGE sendiri saat ini diperdagangkan di sekitar $0,22, menurut data grafik harian dari TradingView. Dengan level teknikal yang semakin jelas dan perhatian pasar yang kembali meningkat, semua mata kini tertuju pada apakah Dogecoin mampu menembus garis leher dan memulai reli baru yang telah lama dinanti.

Baca juga: Dogecoin dan Shiba Inu Melemah: Minat Sosial Turun, Harga Terkoreksi


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pembayaran DOGE dan XRP Segera Hadir?

Elon Musk, pemilik platform media sosial X (dahulu Twitter), telah mengonfirmasi bahwa versi beta dari fitur pembayaran digital X Money akan segera dirilis. Fitur ini akan memungkinkan pengguna melakukan transaksi langsung di dalam platform X, memperkuat ambisi Musk untuk menjadikan X sebagai aplikasi serba bisa.

Menurut Zycrypto, langkah ini merupakan bagian dari visi besar Musk untuk mengubah X menjadi sebuah super app yang mengintegrasikan media sosial, layanan keuangan, dan berbagai fitur digital lainnya. Informasi dari sumber internal menyebutkan bahwa X Money akan menyediakan alat pembayaran dan layanan perbankan, dengan peluncuran bertahap dan akses terbatas pada awalnya. Meski belum ada tanggal pasti, peluncuran resminya diperkirakan akan terjadi dalam tahun 2025.

Fitur Pembayaran Kripto?

Fitur ini diharapkan mencakup opsi pembayaran dengan Bitcoin dan Visa. Namun, komunitas kripto berspekulasi bahwa XRP dan Dogecoin juga akan ikut serta, mengingat kedekatan Musk dengan Dogecoin dan sejarah investasi Tesla dalam Bitcoin.

Model integrasi layanan finansial di media sosial bukan hal baru. Facebook Marketplace sudah menyediakan fitur jual-beli dalam aplikasi, sementara TikTok memberi insentif finansial kepada kreator melalui program hadiah. Namun, X Money disebut akan membawa pendekatan berbeda dengan menyediakan pembayaran cepat dan langsung, yang bisa menjadi alternatif dari sistem perbankan tradisional.

Baca juga: Siap-siap! Elon Musk Bakal Rilis X Money Sebagai Pembayaran

Visa telah mengonfirmasi kolaborasinya dengan X Money sebagai mitra pembayaran pertama. Pengguna Visa nantinya dapat mentransfer dana langsung ke X Money. Namun, platform ini akan menghadapi persaingan sengit, terutama dari raksasa Asia seperti WeChat, yang telah lama mengintegrasikan layanan pembayaran ke dalam platform media sosial mereka.

CEO X, Linda Yaccarino, menyebutkan bahwa fitur peer-to-peer akan menjadi bagian dari X Money, memungkinkan pengguna mengirim uang antar sesama pengguna X. Meski demikian, belum ada kepastian apakah dukungan untuk mata uang kripto seperti XRP dan DOGE akan tersedia saat peluncuran awal.

Pendukung Dogecoin

Musk sendiri dikenal sebagai pendukung Dogecoin dan pernah mengumumkan bahwa Tesla menerima pembayaran dengan kripto, meskipun kemudian dibatalkan karena alasan lingkungan yang berkaitan dengan mekanisme proof-of-work. Dalam perkembangan politik terbaru, Presiden Trump—yang menjabat kembali pada Januari lalu—telah menunjuk Musk sebagai penasihat dalam sebuah departemen bernama DOGE, yang diyakini merupakan penghormatan kepada Dogecoin.

Sementara itu, kritik terhadap proyek ini juga muncul. Senator Demokrat Elizabeth Warren menuding Musk mencoba memanfaatkan data keuangan pengguna untuk menutup kerugian dari pembelian Twitter senilai $44 miliar. Ia juga menyatakan kekhawatiran soal potensi kolusi antara Musk dan Trump untuk kepentingan bisnis pribadi mereka.

Sejak akuisisi Twitter dan rebranding menjadi X pada 2022, Musk telah menyuarakan ambisinya menjadikan X sebagai platform multifungsi yang mencakup berbagai media, layanan finansial, dan pengalaman digital terpadu. Meski peluncuran X Money sempat direncanakan untuk pertengahan 2024 dan tertunda, Musk menegaskan bahwa kehati-hatian sangat penting dalam pengelolaan dana pengguna.

Dengan meningkatnya interaksi antara Musk dan Trump, banyak pihak percaya bahwa X Money akan menjadi landasan penting bagi adopsi kripto yang lebih luas, termasuk Bitcoin, XRP, dan Dogecoin. Apakah X Money benar-benar akan menjadi revolusi baru dalam dunia media sosial dan keuangan digital? Waktu yang akan menjawab.

Baca juga: Dogecoin dan Shiba Inu Melemah: Minat Sosial Turun, Harga Terkoreksi


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Minat Sosial Turun, Harga Terkoreksi

Pasar kripto mengawali pekan ini dengan pergerakan yang relatif positif, meski dua koin meme terbesar, Dogecoin (DOGE) dan Shiba Inu (SHIB), masih berjuang untuk pulih setelah akhir pekan yang lesu. Meski sempat terdongkrak oleh reli Bitcoin (BTC) ke rekor tertinggi di kisaran $111.980, didorong oleh minat institusional dan aktivitas pasar Asia di malam hari, DOGE dan SHIB belum menunjukkan momentum serupa.

Dilaporkan Fxstreet, Bitcoin sendiri tertahan di bawah $110.000 sepanjang hari Senin, menandakan potensi aksi ambil untung. Dogecoin dan Shiba Inu pun mengikuti pola pergerakan sideways di tengah ketidakpastian sentimen pasar.

Minat Sosial Meredup

Data dari Santiment menunjukkan bahwa perbincangan di media sosial tentang DOGE dan SHIB telah menurun drastis sejak puncaknya pada Desember dan Januari lalu. Volume penyebutan Dogecoin merosot dari sekitar 1.480 menjadi hanya sekitar 170 saat ini. Sementara itu, Shiba Inu mengalami penurunan yang lebih tajam — dari 330 menjadi hanya 25, atau turun sekitar 92%.

Penurunan volume sosial ini mencerminkan menurunnya minat investor terhadap koin meme, yang selama ini sangat bergantung pada komunitas dan viralitas media sosial untuk mendorong harga. Tanpa dorongan percakapan yang masif, pergerakan harga cenderung lesu.

Laporan mingguan Kaiko juga mengonfirmasi kondisi ini. Meskipun sempat ada tanda-tanda optimisme, seperti tingkat pendanaan yang kembali positif di awal Mei, euforia ritel belum sepenuhnya pulih. Leverage pasar pun masih tergolong rendah, menandakan pendekatan investor yang lebih hati-hati.

Analisis Teknikal Dogecoin: Bertahan di Atas EMA, Tapi Waspadai Koreksi

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 27 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 27 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: BTC Naik, DOGE Melemah Setelah Trump Tunda Tarif ke Uni Eropa

Dari sisi teknikal, Dogecoin masih bertahan di atas rata-rata pergerakan penting seperti EMA 50, 100, dan 200 hari, menandakan struktur pasar yang stabil untuk saat ini. Indikator SuperTrend bahkan memberi sinyal beli, di mana perubahan warna dari merah ke hijau menunjukkan potensi pembalikan arah.

Namun, Relative Strength Index (RSI) yang menurun ke level 55 dari kondisi overbought baru-baru ini, menjadi sinyal bahwa tekanan jual mulai meningkat. Jika DOGE gagal mempertahankan support di sekitar EMA 200 hari ($0,21), maka RSI bisa turun di bawah level 50, membuka peluang penurunan lebih dalam.

Jika tekanan jual berlanjut, para trader akan mengamati level-level penting berikut sebagai potensi titik beli:

  • EMA 100: $0,21
  • EMA 50: $0,20
  • SuperTrend: $0,19
  • Support utama April: $0,14 dan $0,13

Analisis Shiba Inu: Tekanan Masih Berlanjut

Harga SHIB saat ini berada di kisaran $0,00001432, berada di bawah EMA 50 periode (12 jam) yang memberi resistensi di $0,00001443, dan EMA 200 periode di $0,00001458. Dengan indikator MACD mengonfirmasi sinyal jual (garis MACD biru memotong ke bawah garis sinyal merah), tren jangka pendek terlihat masih negatif.

RSI SHIB juga berada di bawah level 50, mengindikasikan tren turun yang masih kuat. Jika tekanan jual meningkat, support terdekat berada di:

  • EMA 100 periode (12 jam): $0,00001409
  • Support awal Mei: $0,00001233
  • Titik terendah 7 April: $0,00001030

Waspadai Level Support

Meskipun secara teknikal DOGE dan SHIB masih menunjukkan beberapa level support penting, penurunan tajam dalam volume perbincangan sosial menjadi perhatian utama. Tanpa dukungan komunitas yang kuat, pergerakan harga koin meme bisa tetap lesu.

Para investor dan trader disarankan untuk memperhatikan sinyal teknikal kunci dan menunggu konfirmasi sebelum mengambil posisi.

Baca juga: SEC Tunda Keputusan ETF XRP dan Dogecoin: Apa Dampaknya?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com