Tag Archives: eth

Ethereum Siapkan Testnet Pectra Upgrade, Apa Artinya Bagi Para Holders?

Ethereum telah beberapa kali melakukan upgrade atau peningkatan jaringan guna meningkatkan skalabilitas, keamanan dan pengalaman pengguna. Salah satu upgrade yang paling signifikan adalah upgrade The Merge pada tahun 2022, upgrade ini mengubah Ethereum dari sistem proof-of-work (PoW) ke proof-of-stake (PoS).

Akhir-akhir ini muncul desas-desus mengenai upgrade Ethereum terbaru yang akan masuk ke fase testnet, yakni Pectra upgrade. 

Lalu apa itu Pectra upgrade dan apa artinya bagi para holders Ethereum? Pelajari lebih lengkap pada penjelasan di bawah.

Apa itu Ethereum Petra Upgrade?

Tidak seperti The Merge yang merupakan upgrade jaringan secara besar-besaran, Petra Upgrade adalah peningkatan jaringan Ethereum yang lebih berfokus pada peningkatan fungsi smart contract, efisiensi staking, dan performa jaringan secara keseluruhan.

Pectra sendiri sebenarnya adalah singkatan dari dua upgrade jaringan, yakni upgrade Prague dan Electra yang direncanakan untuk diluncurkan secara terpisah. Namun, dengan alasan untuk  efisiensi dan sinergi jaringan yang lebih baik, kedua upgrade jaringan ini digabung menjadi upgrade Pectra.

Alasan Utama Pectra Upgrade pada Ethereum

Upgrade jaringan Pectra pada Ethereum tidak hanya sebagai salah satu bentuk peningkatan efisiensi dan performa, namun upgrade ini juga berfungsi sebagai salah satu langkah untuk mempersiapkan upgrade Ethereum yang akan mengimplementasikan struktur data Verkle Trees.

Verkle Trees sendiri merupakan struktur data yang dirancang untuk mengoptimalkan cara node Ethereum menyimpan dan mengakses informasi. Dengan memungkinkannya bukti data yang lebih kecil dan lebih efisien dibandingkan dengan struktur data tradisional, peningkatan jaringan Verkle Trees nantinya bisa berdampak pada peningkatan skalabilitas dan pengurangan kebutuhan penyimpanan, membuka jalan bagi jaringan yang lebih efisien.

Pembaruan yang Dibawa oleh Pectra Upgrade

Ada 8 EIP (Ethereum Improvement Proposal) yang menjadi inti dari Pectra Upgrade, dilansir dari laman Datawallet, 8 proposal  ini akan memperbaiki masalah dalam operasi validator, pemrosesan transaksi, dan ketersediaan data.

Berikut 8 EIP (Ethereum Improvement Proposal) yang menjadi inti dari Ethereum Pectra Upgrade:

Layer EIP Keterangan
Prague (Execution) EIP-2537 Menambahkan precompiles untuk operasi BLS12-381 curve, yang mengoptimalkan proses kriptografi dan meningkatkan skalabilitas untuk ZK rollups dan aplikasi yang membutuhkan privacy.
EIP-2935 Memungkinkan historical block hashes diambil dari state, yang penting untuk Verkle trees dan meningkatkan efisiensi manajemen state.
EIP-7702 Memperkenalkan versi ringan dari account abstraction, termasuk transaction bundling, gas fee sponsorship oleh third parties, dan kemampuan EOAs untuk berperilaku seperti smart contracts.
EIP-7742 Memperkenalkan dynamic adjustments untuk blob capacity berdasarkan network demand, meningkatkan data availability Ethereum dan skalabilitas untuk rollups.
Electra (Consensus) EIP-6110 Memindahkan validator deposits langsung ke execution layer, mengurangi waktu deposit-to-activation dari 12 jam menjadi sekitar 13 menit, yang sangat memperbaiki proses staking.
EIP-7002 Mendukung execution layer-triggerable validator withdrawals, memungkinkan stakers melakukan withdrawal tanpa bergantung pada validator operators – ini sangat membantu DeFi staking pools.
EIP-7251 (Maxeb) Meningkatkan validator staking limit dari 32 ETH menjadi 2048 ETH, mengkonsolidasi validators untuk efisiensi network yang lebih baik.
EIP-7685 Memperbaiki komunikasi antara execution-consensus layer, memungkinkan smart contracts di execution layer berinteraksi langsung dengan consensus processes.
Sumber: Datawallet.com

Pengaruh Petra Upgrade bagi Para Holders Ethereum

Secara umum pembaruan jaringan Ethereum melalui Petra Upgrade tentu akan membawa pengaruh positif bagi para holders Ethereum, meskipun pengaruhnya tidak sebesar saat The Merge.

Bagi pengguna Ethereum yang sering berinteraksi dalam jaringan peningkatan seperti efisiensi transaksi dan eksekusi smart contract melalui optimasi EVM, yang berpotensi menurunkan biaya gas, bisa memberikan pengalaman yang lebih baik saat berinteraksi menggunakan jaringan Ethereum.

Bagi para holders yang menyimpan Ethereum sebagai aset investasi, upgrade ini mungkin bisa jadi salah satu faktor yang berpotensi mendorong minat lebih terhadap ETH, yang secara tidak langsung bisa berdampak positif pada nilai aset dalam jangka panjang.

Jika kamu tertarik dengan potensi Ethereum ke depannya, kamu bisa mulai melakukan investasi Ethereum dengan beberapa langkah mudah, mulai dari Rp20.000 melalui Tokocrypto. Download aplikasinya di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli. 

Sumber: datawallet, Kraken



Sumber : news.tokocrypto.com

USDC Catat Rekor Aktivitas Tertinggi di Jaringan Ethereum

Aktivitas USDC (USD Coin) di jaringan Ethereum mencapai titik tertinggi sepanjang masa, menandai tonggak penting dalam adopsi stablecoin dan pertumbuhan ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Data dari Token Terminal menunjukkan bahwa volume transfer bulanan USDC di Ethereum mencapai sekitar $635 miliar, dengan jumlah transaksi bulanan melonjak ke rekor baru sekitar 7,2 juta transaksi.

Lonjakan Aktivitas Menunjukkan Adopsi yang Meluas

Meskipun pasokan USDC di Ethereum tetap stabil di kisaran $40 miliar, peningkatan signifikan dalam volume dan frekuensi transfer menunjukkan bahwa USDC semakin digunakan dalam transaksi sehari-hari, perdagangan, dan aktivitas DeFi.

Lonjakan ini mencerminkan kepercayaan yang tumbuh terhadap USDC sebagai alat pembayaran yang andal dan efisien di ekosistem Ethereum.

Baca Juga: Pengembang Token TRUMP Tarik Likuiditas USDC Senilai $4,6 Juta

Ethereum Tetap Menjadi Infrastruktur Utama untuk Stablecoin

Peningkatan aktivitas USDC menegaskan posisi Ethereum sebagai infrastruktur utama untuk settlement stablecoin.

Meskipun pasokan USDC tidak mengalami pertumbuhan signifikan, peningkatan aktivitas transaksi menunjukkan bahwa pengguna semakin mengandalkan USDC untuk transaksi berfrekuensi tinggi dan biaya rendah di seluruh ekosistem Ethereum.

Hal ini memperkuat peran kritis jaringan Ethereum dalam menjembatani sistem keuangan tradisional dengan layanan berbasis blockchain.

Implikasi untuk Masa Depan Stablecoin dan DeFi

Lonjakan aktivitas USDC di Ethereum memiliki implikasi luas untuk masa depan stablecoin dan DeFi.

Pertama, ini menunjukkan bahwa stablecoin seperti USDC semakin diterima sebagai alat pembayaran dan penyimpan nilai yang stabil di dunia kripto.

Kedua, peningkatan penggunaan USDC dalam transaksi DeFi menunjukkan bahwa stablecoin memainkan peran penting dalam menyediakan likuiditas dan stabilitas harga di pasar DeFi yang volatil.

Tantangan dan Peluang ke Depan

Meskipun pertumbuhan aktivitas USDC di Ethereum menunjukkan tren positif, ada tantangan yang perlu diatasi.

Biaya gas yang tinggi di jaringan Ethereum dapat menjadi hambatan bagi pengguna yang melakukan transaksi kecil.

Namun, perkembangan solusi Layer 2 dan peningkatan efisiensi jaringan dapat membantu mengatasi masalah ini.

Selain itu, persaingan dari stablecoin lain dan platform blockchain alternatif juga dapat mempengaruhi dominasi USDC di masa depan.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 26 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 26 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Ethereum Bangkit Pasca Upgrade Pectra: Aliran Dana Tembus $785 Juta

Pencapaian rekor aktivitas USDC di jaringan Ethereum menandai langkah penting dalam evolusi stablecoin dan adopsi DeFi.

Dengan meningkatnya penggunaan USDC dalam transaksi sehari-hari dan aktivitas DeFi, stablecoin ini menunjukkan potensinya sebagai komponen kunci dalam ekosistem keuangan digital yang terus berkembang.

Namun, untuk mempertahankan momentum ini, penting bagi pengembang dan komunitas untuk terus meningkatkan skalabilitas, efisiensi, dan keamanan jaringan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Berpotensi Tembus $3.000? Ini Kata Para Analis

Harga Ethereum (ETH) kembali menjadi sorotan setelah menunjukkan pola teknikal yang mengindikasikan potensi lonjakan harga. Sejumlah analis percaya bahwa jika Ethereum berhasil menembus level resistensi di $2.588, maka kenaikan menuju $3.000 bisa terjadi dalam waktu dekat.

Pola Inverse Head and Shoulders Isyaratkan Kenaikan

Analis kripto ternama, Ali Martinez, mengamati pembentukan pola inverse head-and-shoulders pada grafik harga ETH dalam beberapa jam terakhir. Pola ini menunjukkan bahu kiri di sekitar $2.300, diikuti oleh kepala, dan kemudian bahu kanan yang baru terbentuk. Pola ini umumnya menandakan akhir dari tren turun dan awal dari tren naik.

Menurut Ali, garis leher (neckline) dari pola ini berada di sekitar $2.588. Jika harga berhasil menembus level ini dengan volume yang kuat, maka ETH berpotensi bergerak naik dengan cepat menuju kisaran $2.985 hingga $3.000, berdasarkan analisis ekstensi Fibonacci.

Potensi Kenaikan Lebih Tinggi Berdasarkan Siklus Jangka Panjang

Di luar analisis teknikal jangka pendek, analis lain seperti Crypto Patel melihat potensi jangka panjang yang lebih besar untuk Ethereum. Ia mencatat bahwa ETH telah naik sekitar 95% dari titik terendah di $1.400 dan berpotensi mencapai level $8.000 hingga $10.000 dalam siklus saat ini. Patel juga menyebut bahwa koreksi ke level $2.000–$2.200 bisa menjadi peluang akumulasi strategis bagi investor.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 23 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 23 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Whale Beraksi, Harga Ethereum Berpotensi Kembali ke $2.600

Golden Cross Kembali Muncul, Apakah Ini Pertanda Reli?

Sementara itu, analis Crypto GEM mencatat terbentuknya pola golden cross pada grafik Ethereum—di mana rata-rata pergerakan 50 hari menembus ke atas rata-rata 200 hari. Pola ini sebelumnya terjadi di tahun 2023 dan 2024 dan diikuti oleh lonjakan harga signifikan. Jika pola tersebut kembali valid kali ini, maka harga ETH bisa menembus angka $5.000.

Sinyal On-Chain dan Sentimen Pasar Semakin Positif

Dari sisi data on-chain, Ethereum menunjukkan peningkatan minat terbuka (open interest) di pasar berjangka selama 48 jam terakhir, menurut data dari Coinglass. Ini menandakan bahwa semakin banyak investor yang bersiap mengambil posisi.

Dilaporkan The Coin Republic, tingkat pendanaan juga tetap positif, menunjukkan dominasi posisi long namun tidak berlebihan. Rasio long-to-short sebesar 1,15 mengindikasikan bahwa sentimen pasar cenderung bullish namun masih cukup seimbang.

Menuju Target Selanjutnya: $3.000 dan Lebih Tinggi

Dari perspektif teknikal harian dan mingguan, ETH menunjukkan kekuatan. Indikator RSI yang berada di atas 60 mendukung tren kenaikan tanpa indikasi overbought. Jika harga berhasil menembus level $2.600 disertai volume besar, maka ini akan memperkuat sinyal bullish yang telah terbentuk.

Jika ETH melewati resistance utama di $2.588, level penting berikutnya berada di $2.750, kemudian $2.885, dan akhirnya $3.000. Bahkan, jika kondisi pasar tetap mendukung, Ethereum berpotensi melanjutkan kenaikan hingga ke level $3.200.

Saat artikel ini ditulis, ETH diperdagangkan di atas $2.580, naik lebih dari 5% dari hari sebelumnya. Kapitalisasi pasar Ethereum mencapai $318,2 miliar, sementara volume perdagangan meningkat lebih dari 50% menjadi $33 miliar, meski sempat terkoreksi menjadi $29,57 miliar.

Baca juga: Ethereum dan Litecoin Mulai Menguat, Web3 AI Jadi Sorotan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apa Jadinya Jika Beli ETH Setiap Bulan Selama 5 Tahun?

Ethereum telah menjadi salah satu aset kripto paling menarik bagi investor, berkat teknologi inovatif dan potensinya yang besar. Dalam menghadapi fluktuasi harga yang dinamis, banyak investor mencari cara untuk memaksimalkan keuntungan sambil mengelola risiko. Salah satu strategi yang efektif adalah pembelian rutin atau dollar cost averaging (DCA), di mana kamu membeli Ethereum secara konsisten setiap bulan.

Artikel ini akan mengulas potensi hasil dari strategi DCA selama 5, 3, dan 1 tahun untuk memberikan wawasan tentang bagaimana investasi rutin dapat memaksimalkan keuntungan jangka panjang.

Keuntungan yang Kamu Dapat Jika Beli ETH Setiap Bulan Selama 5 Tahun

Chart keuntungan jika kamu melakukan pembelian ETH secara rutin dari Maret 2020.
Chart keuntungan jika kamu melakukan pembelian ETH secara rutin dari Maret 2020. Sumber data: dcacryptocalculator.

Investasi rutin dalam Ethereum selama lima tahun terakhir bisa memberikan keuntungan yang signifikan, terutama jika dilakukan pada saat harga Ethereum rendah dan dijual ketika harga mencapai puncaknya. 

Jika kamu melakukan pembelian rutin dari Maret 2020 sampai dengan awal Maret 2025, keuntungan yang bisa kamu hasilkan adalah sebesar +128.77% dengan pembelian rata-rata di $893.

Summary investasi.
Summary investasi. Sumber data: dcacryptocalculator.

Selama kamu melakukan pembelian rutin Rp2,000,000 per bulan, total investasi yang kamu keluarkan adalah sebesar Rp122,000,000 (61x investasi) dan total keuntungan Rp156.518.730.

Total keuntungan ini bisa lebih tinggi, mencapai Rp338.542.740 (+292.94%)  jika kamu melakukan take profit di saat Ethereum di harga sekitar $4.000 pada bulan Desember 2024.

Keuntungan yang Kamu Dapat Jika Beli ETH Setiap Bulan Selama 3 Tahun

Chart keuntungan jika kamu melakukan pembelian ETH secara rutin dari Maret 2022.
Chart keuntungan jika kamu melakukan pembelian ETH secara rutin dari Maret 2022. Sumber data: dcacryptocalculator.

Dalam simulasi melakukan pembelian rutin selama 3 tahun dari Maret 2022 sampai dengan awal Maret 2025 keuntungan yang di dapat dari menabung rutin ini tidaklah besar atau malah bisa dibilang stagnan.

Ini tidak lain karena performa Ethereum yang kurang memuaskan di tahun 2025 saat Bitcoin mencapai ATH baru di awal 2025, Ethereum terlihat jalan di tempat dan bahkan ATH yang sembat dicatatkan di tahun 2021 tidak dapat ditembus.

Summary investasi.
Summary investasi. Sumber data: dcacryptocalculator.

Dengan menabung rutin selama 3 tahun, hasil akhir yang kamu dapatkan di bulan Maret adalah sebesar +8.71% dengan total investasi sebesar Rp74.000.000. Memang hasil ini terlihat cukup kecil namun bisa menghindarkan dari volatilitas, terlihat pada graphic chart di atas bahwa jika kamu melakukan pembelian secara lump sum, kamu bahkan bisa mengalami floating loss hingga -23%.

Keuntungan yang Kamu Dapat Jika Beli ETH Setiap Bulan Selama 1 Tahun

Chart keuntungan jika kamu melakukan pembelian ETH secara rutin dari Maret 2024.
Chart keuntungan jika kamu melakukan pembelian ETH secara rutin dari Maret 2024. Sumber data: dcacryptocalculator.

Satu tahun terakhir memang bukan tahun yang menggembirakan bagi para holder Ethereum, pasalnya jika kamu melakukan pembelian secara rutin kamu akan mengalami floating loss sebesar -26.65%, ini masih lebih kecil jika dibandingkan dengan pembelian secara lump sum yakni -33.32%.

Summary investasi.
Summary investasi. Sumber data: dcacryptocalculator.

Dari total investasi sebesar Rp26.000.000 floating loss yang kamu alami adalah sebesar Rp6.891.000. Ini menunjukkan bahwa meskipun pasar sedang lesu, strategi DCA dapat membantu mengurangi dampak kerugian dibandingkan dengan investasi sekaligus (lump sum).

Baca juga: Academy Perhitungan Potensi Keuntungan DCA USDT Saat Rupiah Melemah

Kesimpulan

Dari analisis di atas, terlihat jelas bahwa strategi pembelian rutin atau dollar cost averaging (DCA) saat investasi Ethereum dapat memberikan keuntungan jangka panjang, meskipun pasar mengalami fluktuasi. 

Dalam periode lima tahun, strategi ini terbukti mampu menghasilkan keuntungan yang substansial, terutama jika dilakukan dengan disiplin dan kesabaran. Bahkan dalam jangka waktu yang lebih singkat, seperti satu atau tiga tahun, DCA tetap menunjukkan keunggulannya dalam mengurangi risiko kerugian dibandingkan dengan pembelian sekaligus.

Untuk memudahkan kamu dalam menerapkan strategi ini, Tokocrypto menawarkan fitur DCA yang memungkinkan kamu untuk membeli Ethereum secara rutin dan otomatis setiap bulan.

Dengan menggunakan fitur ini, kamu dapat dengan mudah mengatur investasi rutin kamu dan fokus pada tujuan jangka panjang. Segera manfaatkan fitur DCA di Tokocrypto dan mulai perjalanan investasi kripto kamu dengan lebih percaya diri dan terencana.

Bagaimana Cara Menggunakan Fitur DCA di Tokocrypto?

  1. Buka aplikasi Tokocrypto dan masuk ke menu “DCA”
  2. Pilih token/koin yang ingin dibeli secara berkala, lalu tekan “Pratinjau Paket”.
  3. Isi nominal jumlah mata uang yang diinginkan untuk membeli token/koin. Minimal pembelian Rp 20.000.
  4. Atur pembelian berkala harian, mingguan dan pilihan lainnya. Jika sudah selesai, tekan “Berikutnya”.
  5. Setelah sudah dipastikan benar, tekan “Checklist” pada bagian persetujuan dan pilih “Berikutnya” untuk menyimpan pembelian berkala kamu.

Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Whale Beraksi, Harga Ethereum Berpotensi Kembali ke $2.600

Harga Ethereum (ETH) saat ini berada di sekitar $2.397,34, mencatat penurunan sebesar 0,0337% dari penutupan sebelumnya.

Meskipun mengalami koreksi, sejumlah indikator teknikal dan aktivitas investor besar (whale) menunjukkan potensi pemulihan harga Ethereum menuju $2.600 dalam waktu dekat.

Baca Juga: Volume Stablecoin Ethereum Sentuh Rekor $908 Miliar

Aktivitas Whale dan Penurunan Pasokan di Bursa

Dalam 30 hari terakhir, lebih dari 1 juta ETH telah ditarik dari bursa, mengurangi pasokan sebesar 5,5%.

Saldo ETH di bursa kini berada di level terendah sejak 2021, yaitu sekitar 17 juta ETH.

Pergerakan ini menunjukkan bahwa investor besar memindahkan aset mereka ke penyimpanan dingin (cold storage), mengurangi tekanan jual di pasar dan mencerminkan kepercayaan terhadap potensi kenaikan harga.

Indikator Teknikal Menunjukkan Potensi Kenaikan

Meskipun ETH sempat turun ke $2.457 setelah gagal menembus resistensi di $2.500, harga tetap berada di atas level Fibonacci 0,786 di $2.403.

Indikator Relative Strength Index (RSI) telah turun dari kondisi overbought, sementara Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih menunjukkan momentum bullish meskipun histogram mulai menyempit.

Data Derivatif Mendukung Struktur Bullish

Data dari Coinglass menunjukkan bahwa trader top di Binance tetap bullish terhadap Ethereum, dengan rasio long/short sebesar 3,04 berdasarkan akun dan 2,66 berdasarkan posisi.

Hal ini menujukkan bahwa lebih dari 75% trader terkemuka mengharapkan kenaikan harga.

Meskipun volume derivatif ETH turun sebesar 12,78% menjadi $72,27 miliar, open interest tetap stabil di $30,84 miliar, menunjukkan bahwa posisi terbuka tetap tinggi meskipun terjadi penurunan volume perdagangan.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 19 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 19 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dengan kombinasi aktivitas akumulasi oleh investor besar, penurunan pasokan di bursa, dan indikator teknikal yang mendukung, Ethereum menunjukkan potensi untuk kembali ke level $2.600 dalam waktu dekat.

Investor disarankan untuk memantau pergerakan harga dan indikator teknikal guna mengidentifikasi peluang perdagangan yang optimal.

Baca Juga: Ethereum Catat Rekor Volume Stablecoin $908 Miliar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Peneliti Kripto Soroti Potensi Kelemahan Keamanan BTC Dibanding ETH

Sejumlah peneliti kripto mulai menyuarakan kekhawatiran terkait keberlanjutan sistem keamanan Bitcoin (BTC) dibanding Ethereum (ETH), yang dinilai rentan terhadap serangan di masa depan. Dalam perbandingan dengan Ethereum, arsitektur proof-of-work (PoW) Bitcoin dinilai kurang tangguh dibandingkan model proof-of-stake (PoS) yang kini diterapkan Ethereum.

Menurut Coindoo, Justin Drake, peneliti senior di komunitas Ethereum, menyebut bahwa jaringan Bitcoin secara teoritis dapat diserang jika pihak tertentu memiliki akses ke dana sekitar US$10 miliar. Dana tersebut cukup untuk mengendalikan lebih dari 50% kekuatan komputasi penambangan, memungkinkan terjadinya serangan 51%.

Serang Ethereum

Sebaliknya, untuk menyerang Ethereum, pelaku perlu menguasai lebih dari setengah ETH yang di-staking — yang nilainya saat ini mencapai hampir US$45 miliar — menjadikan skenario tersebut jauh lebih sulit dari segi biaya dan logistik.

Baca juga: Volume Stablecoin Ethereum Sentuh Rekor $908 Miliar

Transisi Ethereum dari PoW ke PoS disebut telah membawa perubahan signifikan dalam sistem keamanannya. Sistem ini bergantung pada validator yang mempertaruhkan ETH sebagai jaminan untuk menjaga jaringan tetap aman. Selain mengurangi konsumsi energi, pendekatan ini juga meningkatkan risiko finansial bagi penyerang.

Pandangan serupa disampaikan Grant Hummer, salah satu pendiri Etherealize. Dalam unggahan di platform X, Hummer menyoroti penurunan imbalan blok Bitcoin dan ketergantungan pada biaya transaksi sebagai celah keamanan yang mengkhawatirkan. Ia memperkirakan bahwa biaya untuk melancarkan serangan terhadap jaringan Bitcoin bisa turun menjadi hanya US$2 miliar dalam beberapa tahun ke depan, menjadikannya semakin rentan.

Keunggulan ETH

Menurut Hummer, Ethereum memiliki keunggulan dalam skala dan keragaman validator. Ribuan validator independen dan nilai aset terkunci yang besar menciptakan sistem pertahanan yang lebih kompleks dibanding jaringan Bitcoin yang kerap bergantung pada pusat data terpusat.

Baik Drake maupun Hummer menilai bahwa model Ethereum lebih menjanjikan untuk menjadi penyimpanan nilai jangka panjang bagi ekosistem digital global. Seiring perkembangan infrastruktur kripto, mereka memandang pentingnya sistem keamanan yang tangguh dan adaptif menjadi faktor kunci dalam menentukan masa depan aset digital.

Baca juga: Pasar Derivatif Bitcoin Semakin Matang di Tengah Reli Harga


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

BTCS yang Terdaftar di Nasdaq Gandakan Eksposur ke Ethereum

BTCS Inc., perusahaan blockchain yang tercatat di Nasdaq (kode saham: BTCS), mengumumkan langkah strategis besar dengan meningkatkan eksposur terhadap Ethereum (ETH) melalui kesepakatan pembiayaan senilai $57,8 juta.

Dilaporkan Cointelegraph, pendanaan ini akan digunakan untuk memperluas operasi staking dan node validator, sekaligus memperkuat posisi BTCS sebagai pemain publik terkemuka yang terlibat aktif dalam infrastruktur Ethereum.

Langkah ini dipimpin oleh perusahaan investasi ATW Partners, yang menyediakan pendanaan melalui skema obligasi konvertibel. BTCS akan menggunakan dana tersebut untuk membeli ETH dalam jumlah besar dan membangun sumber pendapatan berulang dari jaringan Ethereum.

“Kami menjalankan strategi yang disiplin untuk meningkatkan eksposur Ethereum kami dan mendorong pendapatan berulang melalui staking dan operasi pembangunan blok,” ujar Charles Allen, CEO BTCS.

Baca juga: Mengapa Harga Ethereum Melejit dalam 7 Hari Terakhir?

Obligasi Konversi: Saham BTCS Diposisikan untuk Lonjakan

Dalam tahap awal, BTCS menerbitkan obligasi konvertibel senilai $7,8 juta, dengan opsi penarikan tambahan sebesar $50 juta tergantung pada kesepakatan lanjutan. Obligasi ini memiliki:

Harga konversi tetap $5,85 per saham, jauh di atas harga pasar BTCS yang saat ini sebesar $1,99 per 13 Mei. Jangka waktu dua tahun dengan suku bunga tahunan 6%. Sementara iut, opsi investor untuk membeli 1,9 juta saham tambahan di harga $2,75 selama lima tahun ke depan.

Melalui mekanisme ini, BTCS tidak hanya mendapatkan modal segar, tetapi juga mempertahankan potensi upside besar jika saham mereka terapresiasi seiring pertumbuhan sektor Ethereum.

Fokus Nasdaq terhadap Ethereum Meningkat

Sebagai perusahaan publik yang terdaftar di Nasdaq, keputusan BTCS untuk menumpuk Ethereum menjadikannya sebagai salah satu dari sedikit entitas publik di AS yang secara terbuka mengadopsi strategi akumulasi aset digital, serupa dengan pendekatan MicroStrategy terhadap Bitcoin.

Langkah ini mencerminkan semakin besarnya minat institusional terhadap Ethereum, terutama setelah jaringan ini mengalami lonjakan harga ETH sebesar 42% pasca pembaruan Pectra baru-baru ini. Kapitalisasi pasar ETH bahkan sempat melampaui valuasi perusahaan besar seperti Coca-Cola dan Alibaba.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 16 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 16 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

BTCS juga sebelumnya menggunakan protokol DeFi Aave untuk memperoleh dana dan membeli ETH, meski jumlah spesifik tidak diungkapkan.

Dengan dukungan pendanaan baru dan posisi yang kuat di pasar publik melalui Nasdaq, BTCS tampaknya siap memainkan peran penting dalam infrastruktur Ethereum. Keputusan ini juga menandai pergeseran tren yang lebih luas: masuknya perusahaan publik ke dalam ekosistem Ethereum tidak hanya sebagai investor, tapi juga sebagai pelaku teknis melalui staking dan validasi jaringan.

Baca juga: Ethereum Catat Rekor Volume Stablecoin $908 Miliar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Catat Rekor Volume Stablecoin $908 Miliar

Ethereum kembali mencatatkan tonggak sejarah yang penting dalam mengarungi dunia kripto.

Pada April 2025, volume transaksi stablecoin di jaringan Ethereum mencapai rekor tertinggi sebesar $908 miliar, menandai lonjakan signifikan dalam adopsi dan penggunaan stablecoin di platform ini.

Lonjakan Volume Transaksi Stablecoin

Lonjakan volume transaksi stablecoin ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan dan adopsi terhadap Ethereum sebagai infrastruktur utama untuk transaksi digital yang stabil.

Stablecoin seperti USDT dan USDC memainkan peran kunci dalam ekosistem ini, menyediakan likuiditas dan stabilitas harga yang diperlukan untuk berbagai aplikasi keuangan terdesentralisasi.

Baca Juga: Mengapa Harga Ethereum Melejit dalam 7 Hari Terakhir?

Partisipasi Institusional dan Teknologi Besar

Peningkatan volume transaksi stablecoin juga didorong oleh partisipasi aktif dari institusi keuangan besar dan perusahaan teknologi.

Mereka memanfaatkan Ethereum untuk berbagai keperluan, mulai dari pembayaran lintas batas hingga manajemen aset digital.

Keterlibatan tokoh politik seperti Donald Trump dalam diskusi seputar kripto juga menambah legitimasi dan perhatian terhadap sektor ini.

Implikasi bagi Masa Depan Keuangan Digital

Rekor volume transaksi stablecoin di Ethereum menunjukkan pergeseran signifikan menuju digitalisasi keuangan.

Dengan meningkatnya adopsi stablecoin, kita dapat mengantisipasi perkembangan lebih lanjut dalam infrastruktur keuangan digital, termasuk integrasi dengan sistem keuangan tradisional dan peningkatan regulasi untuk memastikan keamanan dan stabilitas.

Tantangan dan Peluang

Meskipun pertumbuhan ini menjanjikan, ada tantangan yang perlu diatasi, seperti skalabilitas jaringan dan kepatuhan terhadap regulasi.

Namun, dengan inovasi berkelanjutan dan kolaborasi antara sektor publik dan swasta, Ethereum dan stablecoin memiliki potensi besar untuk merevolusi sistem keuangan global.

Secara keseluruhan, pencapaian ini menandai langkah maju yang signifikan dalam evolusi keuangan digital, dengan Ethereum berada di garis depan transformasi ini.

Baca Juga: Harga Ethereum Turun ke $2.400: Koreksi Sehat atau Tanda Bahaya?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Mengapa Harga Ethereum Melejit dalam 7 Hari Terakhir?

Ethereum mencatat lonjakan harga signifikan dalam sepekan terakhir, dan analis dari perusahaan investasi Bernstein menilai hal ini disebabkan oleh perubahan cara pandang investor terhadap jaringan Ethereum, serta meningkatnya adopsi blockchain untuk pembayaran dan stablecoin.

Dalam catatan yang dirilis Rabu (15/5), analis Gautam Chhugani, Mahika Sapra, dan Sanskar Chindalia menjelaskan bahwa Ethereum kini mulai dilihat lebih dari sekadar penyimpan nilai. Minat institusional terhadap penggunaan stablecoin lintas batas dan rencana perusahaan seperti Robinhood untuk menyediakan ekuitas tokenisasi melalui jaringan layer-2 berbasis Ethereum turut mendorong optimisme pasar.

“Seiring narasi berkembang menuju adopsi pembayaran berbasis blockchain dan stablecoin oleh institusi, sulit untuk menganggap ETH sebagai aset yang berkinerja buruk,” tulis mereka.

Analisis Ethereum

Selama tujuh hari terakhir, harga ETH melonjak sekitar 42% dan diperdagangkan mendekati $2.600—jauh melampaui kenaikan Bitcoin yang hanya 6%, serta altcoin besar lainnya seperti Solana yang naik 21%. Katalis tambahan datang dari pembaruan teknis Pectra pada Kamis lalu yang meningkatkan efisiensi dan kecepatan Ethereum.

ETH, yang selama sebagian besar tahun 2025 stagnan di kisaran $1.500–$1.700, kini diuntungkan oleh iklim politik AS yang lebih ramah terhadap kripto. Kongres bahkan tengah mempertimbangkan rancangan undang-undang untuk mengatur stablecoin secara lebih komprehensif.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 15 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 15 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Harga Ethereum Turun ke $2.400: Koreksi Sehat atau Tanda Bahaya?

Dilaporkan Decrypt, Bernstein juga menyoroti langkah-langkah besar seperti peluncuran akun stablecoin oleh Stripe dan akuisisi Bridge, penyedia infrastruktur stablecoin, pada Februari lalu. Sementara itu, Meta dikabarkan kembali menghidupkan proyek stablecoin-nya. Ethereum sendiri memegang sekitar 51% pangsa dari total pasokan stablecoin yang dicetak.

Stablecoin, yakni aset digital yang nilainya dipatok ke mata uang stabil seperti dolar AS, makin dilirik sebagai alat transaksi alternatif di luar sistem perbankan tradisional.

Infrastruktur Robinhood

Dalam hal infrastruktur, Robinhood baru saja mengakuisisi WonderFi senilai $179 juta, dan tengah mengembangkan jaringan layer-2-nya sendiri berbasis Ethereum. Karena jaringan lapis-2 menggunakan ETH untuk membayar gas fee ke jaringan utama, ini turut mendorong permintaan ETH.

“Layer-2 seperti Base pun membayar biaya gas dalam ETH ke layer-1 Ethereum, menjadikannya contoh bagi institusi yang ingin membangun infrastruktur serupa,” ujar Bernstein.

Reli Ethereum dan altcoin lainnya diyakini akan membawa angin segar bagi bursa dan broker kripto, karena minat pedagang ritel kembali tumbuh. Bernstein memperkirakan volume perdagangan akan meningkat pada Mei setelah sempat menurun pada April. Perusahaan seperti Coinbase (COIN) dan Robinhood (HOOD) diprediksi akan ikut meraup manfaat dari momentum ini.

Analis GSR, Carlos Guzman, juga menyatakan bahwa meskipun efek dari kebijakan tarif belum sepenuhnya tercermin dalam data, optimisme pasar terhadap aset berisiko seperti ETH kian menguat berkat perubahan sentimen investor.

Baca juga: Market Cap Ethereum Salip Alibaba, Institusi Beli ETH Senilai $500 Juta


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga BTC, ETH, dan DOGE Melonjak Seiring Inflasi Melemah

Tiga aset kripto terpopuler — Bitcoin, Ethereum, dan Dogecoin — mencatat lonjakan signifikan pada hari Selasa (14/5) waktu AS. Kenaikan ini terjadi di tengah rilis data inflasi konsumen AS yang lebih rendah dari ekspektasi, memperkuat sentimen positif pasar terhadap aset berisiko.

Bitcoin Tembus $105.000 Sebelum Koreksi Ringan

Bitcoin (BTC) sempat menyentuh hampir $105.000 sebelum terkoreksi ke kisaran $103.000. Kenaikan ini didorong oleh harapan bahwa The Fed dapat segera melonggarkan kebijakan suku bunganya, menyusul data Indeks Harga Konsumen (CPI) yang melandai.

Menurut analis kripto populer, Michaël van de Poppe, “Koktail yang membuat Bitcoin menjadi sangat dahsyat sudah ada di sana.” Ia menyebut penurunan inflasi dapat menjadi pendorong utama bagi The Fed untuk menurunkan suku bunga, yang secara historis bersahabat dengan aset seperti Bitcoin.

Selain itu, open interest BTC meningkat 0,87% dalam 24 jam terakhir, menandakan antusiasme investor di pasar derivatif. Meskipun posisi short masih dominan di Binance (59%), sentimen pasar secara umum berada pada fase “keserakahan” dengan skor 73 dalam indeks Fear & Greed.

Chris Kline, COO Bitcoin IRA, menambahkan bahwa tekanan beli terhadap BTC semakin kuat akibat kombinasi antara adopsi institusional melalui ETF dan langkah negara-negara mulai menimbun cadangan Bitcoin.

“Permintaan dari pemerintah dan institusi besar ini menciptakan tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap pasokan Bitcoin yang terbatas secara matematis,” jelas Kline.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 14 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 14 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Bitcoin Bidik $110.000 Usai CPI AS Turun ke Level Terendah Sejak 2021

Ethereum Tembus $2.700 — Dominasi Pasar Menguat

Dilaporkan Benzinga, Ethereum (ETH) melonjak hampir 9% dalam 24 jam terakhir dan berhasil menembus level $2.700 — pencapaian tertinggi sejak 25 Februari. Peningkatan ini turut mendorong dominasi pasar ETH naik menjadi 9,6%, sementara dominasi BTC sedikit turun ke 61%.

Reli ETH kemungkinan didorong oleh meningkatnya ekspektasi terhadap percepatan implementasi pembaruan teknologi Ethereum serta meningkatnya minat dari sektor DeFi dan ETF berbasis ETH yang mulai dipertimbangkan secara global.

Dogecoin Ikut Meroket

Dogecoin (DOGE) juga mencatat kenaikan signifikan sebesar 5,85% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di sekitar Rp 0,2396. Meskipun dikenal sebagai aset berisiko tinggi, DOGE kerap mengalami reli mengikuti pergerakan besar di BTC dan ETH. Lonjakan ini memperlihatkan bahwa investor ritel mulai kembali aktif di pasar, terutama dalam memanfaatkan momentum volatilitas.

Katalis utama reli ini adalah data inflasi AS untuk April yang berada di bawah ekspektasi, memicu spekulasi pelonggaran kebijakan moneter oleh Federal Reserve. Selain itu, kesepakatan AS-China untuk menurunkan tarif balasan juga turut meningkatkan minat risiko secara global.

Kapitalisasi pasar kripto global kini mencapai $3,38 triliun, meningkat 2,32% dalam 24 jam.

Baca juga: Harga Ethereum Turun ke $2.400: Koreksi Sehat atau Tanda Bahaya?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com