Tag Archives: ethereum

Ethereum Berpotensi Tembus $3.000? Ini Kata Para Analis

Harga Ethereum (ETH) kembali menjadi sorotan setelah menunjukkan pola teknikal yang mengindikasikan potensi lonjakan harga. Sejumlah analis percaya bahwa jika Ethereum berhasil menembus level resistensi di $2.588, maka kenaikan menuju $3.000 bisa terjadi dalam waktu dekat.

Pola Inverse Head and Shoulders Isyaratkan Kenaikan

Analis kripto ternama, Ali Martinez, mengamati pembentukan pola inverse head-and-shoulders pada grafik harga ETH dalam beberapa jam terakhir. Pola ini menunjukkan bahu kiri di sekitar $2.300, diikuti oleh kepala, dan kemudian bahu kanan yang baru terbentuk. Pola ini umumnya menandakan akhir dari tren turun dan awal dari tren naik.

Menurut Ali, garis leher (neckline) dari pola ini berada di sekitar $2.588. Jika harga berhasil menembus level ini dengan volume yang kuat, maka ETH berpotensi bergerak naik dengan cepat menuju kisaran $2.985 hingga $3.000, berdasarkan analisis ekstensi Fibonacci.

Potensi Kenaikan Lebih Tinggi Berdasarkan Siklus Jangka Panjang

Di luar analisis teknikal jangka pendek, analis lain seperti Crypto Patel melihat potensi jangka panjang yang lebih besar untuk Ethereum. Ia mencatat bahwa ETH telah naik sekitar 95% dari titik terendah di $1.400 dan berpotensi mencapai level $8.000 hingga $10.000 dalam siklus saat ini. Patel juga menyebut bahwa koreksi ke level $2.000–$2.200 bisa menjadi peluang akumulasi strategis bagi investor.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 23 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 23 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Whale Beraksi, Harga Ethereum Berpotensi Kembali ke $2.600

Golden Cross Kembali Muncul, Apakah Ini Pertanda Reli?

Sementara itu, analis Crypto GEM mencatat terbentuknya pola golden cross pada grafik Ethereum—di mana rata-rata pergerakan 50 hari menembus ke atas rata-rata 200 hari. Pola ini sebelumnya terjadi di tahun 2023 dan 2024 dan diikuti oleh lonjakan harga signifikan. Jika pola tersebut kembali valid kali ini, maka harga ETH bisa menembus angka $5.000.

Sinyal On-Chain dan Sentimen Pasar Semakin Positif

Dari sisi data on-chain, Ethereum menunjukkan peningkatan minat terbuka (open interest) di pasar berjangka selama 48 jam terakhir, menurut data dari Coinglass. Ini menandakan bahwa semakin banyak investor yang bersiap mengambil posisi.

Dilaporkan The Coin Republic, tingkat pendanaan juga tetap positif, menunjukkan dominasi posisi long namun tidak berlebihan. Rasio long-to-short sebesar 1,15 mengindikasikan bahwa sentimen pasar cenderung bullish namun masih cukup seimbang.

Menuju Target Selanjutnya: $3.000 dan Lebih Tinggi

Dari perspektif teknikal harian dan mingguan, ETH menunjukkan kekuatan. Indikator RSI yang berada di atas 60 mendukung tren kenaikan tanpa indikasi overbought. Jika harga berhasil menembus level $2.600 disertai volume besar, maka ini akan memperkuat sinyal bullish yang telah terbentuk.

Jika ETH melewati resistance utama di $2.588, level penting berikutnya berada di $2.750, kemudian $2.885, dan akhirnya $3.000. Bahkan, jika kondisi pasar tetap mendukung, Ethereum berpotensi melanjutkan kenaikan hingga ke level $3.200.

Saat artikel ini ditulis, ETH diperdagangkan di atas $2.580, naik lebih dari 5% dari hari sebelumnya. Kapitalisasi pasar Ethereum mencapai $318,2 miliar, sementara volume perdagangan meningkat lebih dari 50% menjadi $33 miliar, meski sempat terkoreksi menjadi $29,57 miliar.

Baca juga: Ethereum dan Litecoin Mulai Menguat, Web3 AI Jadi Sorotan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apa Jadinya Jika Beli ETH Setiap Bulan Selama 5 Tahun?

Ethereum telah menjadi salah satu aset kripto paling menarik bagi investor, berkat teknologi inovatif dan potensinya yang besar. Dalam menghadapi fluktuasi harga yang dinamis, banyak investor mencari cara untuk memaksimalkan keuntungan sambil mengelola risiko. Salah satu strategi yang efektif adalah pembelian rutin atau dollar cost averaging (DCA), di mana kamu membeli Ethereum secara konsisten setiap bulan.

Artikel ini akan mengulas potensi hasil dari strategi DCA selama 5, 3, dan 1 tahun untuk memberikan wawasan tentang bagaimana investasi rutin dapat memaksimalkan keuntungan jangka panjang.

Keuntungan yang Kamu Dapat Jika Beli ETH Setiap Bulan Selama 5 Tahun

Chart keuntungan jika kamu melakukan pembelian ETH secara rutin dari Maret 2020.
Chart keuntungan jika kamu melakukan pembelian ETH secara rutin dari Maret 2020. Sumber data: dcacryptocalculator.

Investasi rutin dalam Ethereum selama lima tahun terakhir bisa memberikan keuntungan yang signifikan, terutama jika dilakukan pada saat harga Ethereum rendah dan dijual ketika harga mencapai puncaknya. 

Jika kamu melakukan pembelian rutin dari Maret 2020 sampai dengan awal Maret 2025, keuntungan yang bisa kamu hasilkan adalah sebesar +128.77% dengan pembelian rata-rata di $893.

Summary investasi.
Summary investasi. Sumber data: dcacryptocalculator.

Selama kamu melakukan pembelian rutin Rp2,000,000 per bulan, total investasi yang kamu keluarkan adalah sebesar Rp122,000,000 (61x investasi) dan total keuntungan Rp156.518.730.

Total keuntungan ini bisa lebih tinggi, mencapai Rp338.542.740 (+292.94%)  jika kamu melakukan take profit di saat Ethereum di harga sekitar $4.000 pada bulan Desember 2024.

Keuntungan yang Kamu Dapat Jika Beli ETH Setiap Bulan Selama 3 Tahun

Chart keuntungan jika kamu melakukan pembelian ETH secara rutin dari Maret 2022.
Chart keuntungan jika kamu melakukan pembelian ETH secara rutin dari Maret 2022. Sumber data: dcacryptocalculator.

Dalam simulasi melakukan pembelian rutin selama 3 tahun dari Maret 2022 sampai dengan awal Maret 2025 keuntungan yang di dapat dari menabung rutin ini tidaklah besar atau malah bisa dibilang stagnan.

Ini tidak lain karena performa Ethereum yang kurang memuaskan di tahun 2025 saat Bitcoin mencapai ATH baru di awal 2025, Ethereum terlihat jalan di tempat dan bahkan ATH yang sembat dicatatkan di tahun 2021 tidak dapat ditembus.

Summary investasi.
Summary investasi. Sumber data: dcacryptocalculator.

Dengan menabung rutin selama 3 tahun, hasil akhir yang kamu dapatkan di bulan Maret adalah sebesar +8.71% dengan total investasi sebesar Rp74.000.000. Memang hasil ini terlihat cukup kecil namun bisa menghindarkan dari volatilitas, terlihat pada graphic chart di atas bahwa jika kamu melakukan pembelian secara lump sum, kamu bahkan bisa mengalami floating loss hingga -23%.

Keuntungan yang Kamu Dapat Jika Beli ETH Setiap Bulan Selama 1 Tahun

Chart keuntungan jika kamu melakukan pembelian ETH secara rutin dari Maret 2024.
Chart keuntungan jika kamu melakukan pembelian ETH secara rutin dari Maret 2024. Sumber data: dcacryptocalculator.

Satu tahun terakhir memang bukan tahun yang menggembirakan bagi para holder Ethereum, pasalnya jika kamu melakukan pembelian secara rutin kamu akan mengalami floating loss sebesar -26.65%, ini masih lebih kecil jika dibandingkan dengan pembelian secara lump sum yakni -33.32%.

Summary investasi.
Summary investasi. Sumber data: dcacryptocalculator.

Dari total investasi sebesar Rp26.000.000 floating loss yang kamu alami adalah sebesar Rp6.891.000. Ini menunjukkan bahwa meskipun pasar sedang lesu, strategi DCA dapat membantu mengurangi dampak kerugian dibandingkan dengan investasi sekaligus (lump sum).

Baca juga: Academy Perhitungan Potensi Keuntungan DCA USDT Saat Rupiah Melemah

Kesimpulan

Dari analisis di atas, terlihat jelas bahwa strategi pembelian rutin atau dollar cost averaging (DCA) saat investasi Ethereum dapat memberikan keuntungan jangka panjang, meskipun pasar mengalami fluktuasi. 

Dalam periode lima tahun, strategi ini terbukti mampu menghasilkan keuntungan yang substansial, terutama jika dilakukan dengan disiplin dan kesabaran. Bahkan dalam jangka waktu yang lebih singkat, seperti satu atau tiga tahun, DCA tetap menunjukkan keunggulannya dalam mengurangi risiko kerugian dibandingkan dengan pembelian sekaligus.

Untuk memudahkan kamu dalam menerapkan strategi ini, Tokocrypto menawarkan fitur DCA yang memungkinkan kamu untuk membeli Ethereum secara rutin dan otomatis setiap bulan.

Dengan menggunakan fitur ini, kamu dapat dengan mudah mengatur investasi rutin kamu dan fokus pada tujuan jangka panjang. Segera manfaatkan fitur DCA di Tokocrypto dan mulai perjalanan investasi kripto kamu dengan lebih percaya diri dan terencana.

Bagaimana Cara Menggunakan Fitur DCA di Tokocrypto?

  1. Buka aplikasi Tokocrypto dan masuk ke menu “DCA”
  2. Pilih token/koin yang ingin dibeli secara berkala, lalu tekan “Pratinjau Paket”.
  3. Isi nominal jumlah mata uang yang diinginkan untuk membeli token/koin. Minimal pembelian Rp 20.000.
  4. Atur pembelian berkala harian, mingguan dan pilihan lainnya. Jika sudah selesai, tekan “Berikutnya”.
  5. Setelah sudah dipastikan benar, tekan “Checklist” pada bagian persetujuan dan pilih “Berikutnya” untuk menyimpan pembelian berkala kamu.

Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum dan Litecoin Mulai Menguat, Web3 AI Jadi Sorotan

Pasar kripto kembali bergairah dengan Ethereum (ETH) dan Litecoin (LTC) mencatatkan performa positif.

Namun, sorotan utama tertuju pada Web3 AI ($WAI), token berbasis kecerdasan buatan yang tengah menjalani pra-penjualan dengan potensi lonjakan harga hingga 1.747% saat peluncuran.

Ethereum dan Litecoin Menunjukkan Kekuatan

Ethereum (ETH) mengalami kenaikan harga signifikan pasca pembaruan Pectra yang meningkatkan skalabilitas dan efisiensi jaringan.

Saat ini, harga ETH diperdagangkan di atas $2.500, didukung oleh peningkatan aktivitas jaringan dan adopsi Layer 2 seperti Arbitrum dan Optimism.

Sementara itu, Litecoin (LTC) naik 23% dalam sepekan terakhir, mencapai $102. Data futures menunjukkan minat yang meningkat dengan posisi terbuka naik lebih dari 9% menjadi $691 juta.

Aktivitas jaringan juga tinggi, dengan lebih dari 1 juta transaksi mingguan.

Baca Juga: Kripto Mei 2025: Ethereum di Bawah $3K, XRP & SHIB Tertekan

Web3 AI: Menggabungkan AI dan Kripto untuk Masa Depan

Di tengah reli ETH dan LTC, Web3 AI ($WAI) mencuri perhatian dengan pendekatan uniknya.

Token ini mendukung platform agregator berita kripto berbasis AI yang memantau berita dan sentimen pasar secara real-time dari berbagai sumber seperti situs web, Twitter, Telegram, dan data on-chain.

Dengan menggunakan analisis bahasa alami dan sentimen, Web3 AI membantu pengguna memahami makna di balik setiap pembaruan sebelum pasar bereaksi.

Fitur ini memungkinkan pengguna merespons peluang dan risiko dengan cepat.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 22 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 22 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Potensi Keuntungan dan Dukungan Komunitas

Saat ini, Web3 AI berada pada tahap ke-5 pra-penjualan dengan banderol harga senilai $0.000365 per token.

Harga peluncuran ditetapkan sebesar $0.005242, memberikan potensi keuntungan hingga 1.747% bagi investor awal. Lebih dari $4,5 juta telah dikumpulkan, menunjukkan minat yang kuat dari komunitas kripto.

Selain itu, Web3 AI menawarkan 12 alat AI yang siap digunakan, termasuk asisten perdagangan, filter penipuan, panduan staking, dan bot arbitrase.

Semua alat ini dirancang untuk membantu pengguna, baik pemula maupun profesional, dalam mengambil keputusan investasi yang lebih cerdas.

Baca Juga: MIND of Pepe: Token AI Baru yang Siap Geser Fartcoin dan VIRTUAL

Dengan kombinasi teknologi AI dan kripto, serta potensi keuntungan yang signifikan, Web3 AI ($WAI) muncul sebagai salah satu proyek paling menjanjikan di tahun 2025.

Bagi investor yang mencari peluang baru di pasar kripto, Web3 AI layak untuk dipertimbangkan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Société Générale Rilis Stablecoin Dolar Pertama di Ethereum

Société Générale, salah satu bank terbesar di Eropa, membuat gebrakan besar dengan meluncurkan stablecoin dolar pertama yang diterbitkan oleh bank global di blockchain publik Ethereum.

Stablecoin ini diluncurkan melalui anak perusahaan kripto mereka, SG Forge, yang sebelumnya sudah dikenal dalam pengembangan teknologi blockchain dan aset digital di sektor perbankan.

Langkah ini bukan hanya inovatif tetapi juga menandai tonggak penting dalam perjalanan adopsi stablecoin oleh institusi keuangan besar.

Baca Juga: Kripto Mei 2025: Ethereum di Bawah $3K, XRP & SHIB Tertekan

Apa Itu Stablecoin dan Mengapa Ini Penting?

Stablecoin adalah jenis cryptocurrency yang dirancang untuk memiliki nilai yang stabil, seringkali dengan cara mengaitkan nilai token dengan mata uang atau aset lain, seperti dolar AS atau emas.

Dengan harga yang lebih stabil dibandingkan dengan cryptocurrency seperti Bitcoin atau Ethereum, stablecoin telah menjadi pilihan populer dalam dunia keuangan digital, terutama untuk transaksi dan penyimpanan nilai.

Namun, meskipun stablecoin telah menjadi instrumen populer di kalangan pengguna kripto, sebagian besar stablecoin yang ada selama ini diterbitkan oleh perusahaan swasta seperti Tether (USDT) atau Circle (USDC).

Dengan meluncurkan stablecoin yang diatur oleh sebuah bank global besar seperti Société Générale, langkah ini membawa stablecoin lebih dekat ke dunia institusi keuangan yang lebih besar dan lebih diatur.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 21 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 21 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Peran SG Forge dalam Peluncuran Stablecoin Dolar

SG Forge, anak perusahaan yang berfokus pada layanan blockchain dan aset digital, bertugas mengelola dan menerbitkan stablecoin ini.

Keputusan untuk melibatkan SG Forge sangat penting karena anak perusahaan ini telah beroperasi dalam ekosistem blockchain dengan pendekatan yang mematuhi peraturan keuangan yang ketat.

Dengan memanfaatkan blockchain publik seperti Ethereum, Société Générale menunjukkan komitmennya untuk menerapkan teknologi terdesentralisasi yang memungkinkan transaksi lebih transparan dan efisien.

Melalui peluncuran ini, Société Générale membawa stabilitas dan kepatuhan regulasi yang dibutuhkan oleh investor institusional.

Selain itu, adopsi blockchain publik Ethereum memberikan keunggulan dalam hal transparansi dan likuiditas, serta potensi untuk integrasi lebih mudah dengan berbagai ekosistem dan aplikasi decentralized finance (DeFi).

Mendorong Adopsi Stablecoin di Dunia Keuangan Institusional

Sebelumnya, stablecoin yang diterbitkan oleh bank besar seperti JPMorgan hanya beroperasi dalam blockchain privat mereka sendiri, dengan JPM Coin yang digunakan untuk transaksi antara klien institusional mereka.

Namun, SG Forge melangkah lebih jauh dengan meluncurkan stablecoin di blockchain publik Ethereum, yang memungkinkan akses lebih luas dan transparansi yang lebih besar.

Langkah Société Générale ini berpotensi mengubah lanskap penggunaan stablecoin dalam transaksi keuangan institusional.

Banyak institusi besar, seperti bank dan manajer investasi, ragu untuk mengadopsi stablecoin yang diterbitkan oleh entitas swasta tanpa pengawasan yang jelas.

Dengan meluncurkan stablecoin ini, Société Générale mengatasi keraguan tersebut, dengan menambahkan lapisan kepatuhan dan regulasi yang diperlukan agar institusi besar merasa lebih nyaman menggunakan stablecoin dalam transaksi mereka.

Baca Juga: Whale Beraksi, Harga Ethereum Berpotensi Kembali ke $2.600

Dampak terhadap Regulasi dan Lanskap Keuangan Eropa

Peluncuran stablecoin oleh Société Générale juga membawa dampak besar terhadap kebijakan dan regulasi di Eropa.

Sebagai bagian dari sektor keuangan global yang diatur dengan ketat, langkah ini membuka potensi bagi regulator di Eropa untuk lebih proaktif dalam merumuskan aturan yang mendukung adopsi stablecoin dan teknologi blockchain lainnya.

Keterlibatan bank besar seperti Société Générale dapat mendorong regulator untuk merancang kerangka regulasi yang lebih jelas dan mendukung inovasi dalam sektor ini.

Keberadaan kerangka regulasi yang stabil dan dapat diandalkan dapat mempercepat adopsi stablecoin di pasar Eropa, yang kemungkinan akan membawa dampak global mengingat pentingnya Eropa dalam perekonomian dunia.

Menuju Masa Depan Keuangan Digital yang Lebih Terintegrasi

Secara keseluruhan, peluncuran stablecoin dolar oleh Société Générale di blockchain Ethereum adalah sinyal bahwa sektor perbankan tradisional semakin mengakui potensi teknologi blockchain dan stablecoin.

Dengan dukungan institusional yang lebih besar dan pengawasan regulasi yang lebih ketat, stablecoin dapat memainkan peran kunci dalam masa depan sistem keuangan global.

Langkah ini juga memperlihatkan bahwa dunia keuangan tradisional dan digital semakin terintegrasi, menciptakan ekosistem yang lebih efisien dan transparan.

Ke depannya, kita mungkin akan melihat lebih banyak bank dan institusi besar yang mengadopsi stablecoin sebagai bagian dari strategi mereka untuk meningkatkan efisiensi operasional dan menyediakan layanan keuangan yang lebih cepat dan aman bagi klien mereka.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum di Bawah $3K, XRP & SHIB Tertekan

Pasar kripto mengalami tekanan signifikan pada pertengahan Mei 2025, dengan harga Ethereum (ETH) kembali turun di bawah level psikologis $3.000.

Penurunan ini memicu kekhawatiran akan potensi tren penurunan jangka pendek yang dapat menghambat pemulihan bullish yang sebelumnya terlihat.

Ethereum (ETH): Kembali di Bawah $3.000

Setelah sempat mendekati $3.000, ETH kini diperdagangkan di sekitar $2.552, mencatat penurunan sekitar 6,87% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini menunjukkan bahwa momentum bullish sebelumnya mulai melemah, dengan tekanan jual dari investor besar (whale) yang meningkatkan volume ETH di bursa.

Tekanan ini dapat memperpanjang konsolidasi harga dan menunda potensi breakout di atas $3.000.

Baca Juga: Whale Beraksi, Harga Ethereum Berpotensi Kembali ke $2.600

XRP: Menguji Dukungan di $2,38

XRP juga mengalami tekanan, dengan harga saat ini sekitar $2,38, turun sekitar 2,03% dalam 24 jam terakhir.

Meskipun sebelumnya sempat menunjukkan momentum bullish, XRP kini menghadapi tantangan untuk mempertahankan level dukungan ini.

Jika tekanan jual ini terus berlanjut, ada kemungkinan XRP turun lebih lanjut, mendekati level $2,00.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Shiba Inu (SHIB): Gagal Menembus Resistensi

Shiba Inu (SHIB) gagal mempertahankan momentum bullish setelah mencoba menembus resistensi di sekitar $0,000015.

Saat ini, SHIB diperdagangkan di sekitar $0,00001464, mencatat penurunan sekitar 3,10% dalam tujuh hari terakhir.

Kegagalan ini menunjukkan bahwa SHIB belum mampu keluar dari pola konsolidasi dan masih rentan terhadap tekanan jual.

Sentimen Pasar dan Prospek Ke Depan

Secara keseluruhan, pasar kripto menunjukkan tanda-tanda koreksi setelah reli sebelumnya.

Investor disarankan untuk berhati-hati dan memantau level dukungan dan resistensi kunci pada masing-masing aset. Jika tekanan jual berlanjut, ada kemungkinan penurunan lebih lanjut pada ETH, XRP, dan SHIB.

Namun, jika pasar mampu menemukan dukungan dan memantul dari level-level ini, ada potensi untuk pemulihan harga. Investor jangka panjang mungkin melihat koreksi ini sebagai peluang untuk akumulasi, sementara trader jangka pendek harus waspada terhadap volatilitas yang meningkat.

Dengan dinamika pasar yang terus berubah, penting bagi investor untuk tetap terinformasi dan menyesuaikan strategi investasi mereka sesuai dengan kondisi pasar saat ini.

Baca Juga: Volume Stablecoin Ethereum Sentuh Rekor $908 Miliar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Potensi ROI 1747%, Solana dan BNB Unggulan

Dalam lanskap kripto yang dinamis, tiga aset digital menonjol di radar investor: Web3 AI, Solana (SOL), dan Binance Coin (BNB).

Ketiganya menunjukkan momentum kuat, namun Web3 AI menarik perhatian khusus dengan potensi pengembalian investasi (ROI) sebesar 1747% dari harga presale saat ini hingga harga listing yang telah ditentukan.

Web3 AI: Kombinasi AI dan Keamanan dalam Dunia Kripto

Web3 AI adalah platform yang menggabungkan kecerdasan buatan (AI) dengan alat-alat kripto untuk memberikan solusi praktis bagi investor dan trader.

Dengan 12 alat berbasis AI, termasuk bot perdagangan otomatis, detektor penipuan DeFi, dan alat manajemen portofolio, platform ini dirancang untuk menyederhanakan aktivitas kripto sehari-hari.

Baca Juga: Volume DEX BNB Chain Tembus Tertinggi dalam 3 Bulan, Salip Ethereum

Keamanan menjadi prioritas utama Web3 AI. Setiap kontrak pintar akan diaudit oleh pihak ketiga, dan platform ini akan menggunakan AI untuk mendeteksi perilaku tidak biasa yang dapat menandakan eksploitasi.

Selain itu, fitur-fitur seperti API terenkripsi dan otentikasi multi-faktor untuk koneksi dompet akan diterapkan.

Dalam presale tahap ke-5, token $WAI ditawarkan dengan harga $0.000365, dengan harga listing yang telah ditentukan sebesar $0.005242.

Menurut laporan Crypto Economy pada Selasa (20/5), hal ini memberikan potensi ROI sebesar 1747% bagi investor awal.

Struktur tokenomics Web3 AI juga dirancang untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang, dengan alokasi 50% untuk pembeli presale, 25% untuk likuiditas dan dukungan ekosistem, 20% untuk hadiah staking dan insentif komunitas, serta 5% untuk tim dengan mekanisme vesting.

Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Solana (SOL): Pertumbuhan Ekosistem dan Momentum Harga

Solana menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa minggu terakhir, dengan harga meningkat dari $94 menjadi lebih dari $180.

Aktivitas di jaringan Solana juga meningkat, dengan total nilai terkunci (TVL) mendekati $10 miliar dan volume stablecoin melebihi $12 miliar.

Pada tahun 2025, Solana menghasilkan $710 juta dalam biaya transaksi, melampaui Ethereum yang menghasilkan $616 juta.

Analis memperkirakan bahwa jika momentum ini berlanjut, SOL dapat mencapai level harga $166 dalam jangka pendek, dengan potensi mencapai $300 dalam jangka panjang

Binance Coin (BNB): Breakout Harga dan Peningkatan Aktivitas Jaringan

BNB baru-baru ini mengalami breakout dari pola segitiga simetris, menunjukkan kekuatan tren yang diperbarui. Selama BNB mempertahankan dukungan di sekitar $645, target harga $700 kini dipertimbangkan.

Peningkatan aktivitas di Binance Smart Chain, didorong oleh pengurangan biaya gas sebesar 90%, telah meningkatkan aktivitas di platform DeFi dan NFT.

Selain itu, likuidasi posisi short senilai $3 juta pada awal Mei telah membuka jalan bagi pergerakan harga yang lebih kuat.

Baca Juga: SEC Tunda Keputusan ETF Solana: Apa Dampaknya bagi Pasar Kripto?

Web3 AI menawarkan kombinasi unik antara utilitas dunia nyata, keamanan yang ditingkatkan, dan potensi ROI yang signifikan.

Sementara Solana dan BNB menunjukkan kekuatan dalam harga dan ekosistem mereka, Web3 AI memberikan proposisi nilai yang menarik bagi investor yang mencari peluang di tahap awal dengan potensi pertumbuhan tinggi.

Dengan lebih dari $4 juta telah dikumpulkan dalam presale dan peluncuran alat-alat AI yang direncanakan bersamaan dengan listing token, Web3 AI siap untuk menjadi pemain utama di pasar kripto tahun 2025.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Whale Beraksi, Harga Ethereum Berpotensi Kembali ke $2.600

Harga Ethereum (ETH) saat ini berada di sekitar $2.397,34, mencatat penurunan sebesar 0,0337% dari penutupan sebelumnya.

Meskipun mengalami koreksi, sejumlah indikator teknikal dan aktivitas investor besar (whale) menunjukkan potensi pemulihan harga Ethereum menuju $2.600 dalam waktu dekat.

Baca Juga: Volume Stablecoin Ethereum Sentuh Rekor $908 Miliar

Aktivitas Whale dan Penurunan Pasokan di Bursa

Dalam 30 hari terakhir, lebih dari 1 juta ETH telah ditarik dari bursa, mengurangi pasokan sebesar 5,5%.

Saldo ETH di bursa kini berada di level terendah sejak 2021, yaitu sekitar 17 juta ETH.

Pergerakan ini menunjukkan bahwa investor besar memindahkan aset mereka ke penyimpanan dingin (cold storage), mengurangi tekanan jual di pasar dan mencerminkan kepercayaan terhadap potensi kenaikan harga.

Indikator Teknikal Menunjukkan Potensi Kenaikan

Meskipun ETH sempat turun ke $2.457 setelah gagal menembus resistensi di $2.500, harga tetap berada di atas level Fibonacci 0,786 di $2.403.

Indikator Relative Strength Index (RSI) telah turun dari kondisi overbought, sementara Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih menunjukkan momentum bullish meskipun histogram mulai menyempit.

Data Derivatif Mendukung Struktur Bullish

Data dari Coinglass menunjukkan bahwa trader top di Binance tetap bullish terhadap Ethereum, dengan rasio long/short sebesar 3,04 berdasarkan akun dan 2,66 berdasarkan posisi.

Hal ini menujukkan bahwa lebih dari 75% trader terkemuka mengharapkan kenaikan harga.

Meskipun volume derivatif ETH turun sebesar 12,78% menjadi $72,27 miliar, open interest tetap stabil di $30,84 miliar, menunjukkan bahwa posisi terbuka tetap tinggi meskipun terjadi penurunan volume perdagangan.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 19 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 19 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dengan kombinasi aktivitas akumulasi oleh investor besar, penurunan pasokan di bursa, dan indikator teknikal yang mendukung, Ethereum menunjukkan potensi untuk kembali ke level $2.600 dalam waktu dekat.

Investor disarankan untuk memantau pergerakan harga dan indikator teknikal guna mengidentifikasi peluang perdagangan yang optimal.

Baca Juga: Ethereum Catat Rekor Volume Stablecoin $908 Miliar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Selamat, Harga Bitcoin Sentuh Rekor Baru di Level $107.000

Dalam beberapa hari terakhir, pasar kripto kembali menunjukkan transaksi dan volatilitas tinggi.

Harga Bitcoin (BTC) mencatat lonjakan signifikan, menembus angka $107.000, sementara Ethereum (ETH) mengalami koreksi, dan Dogecoin (DOGE) mencatat kenaikan tajam.

Sementara itu, indeks Fear and Greed menunjukkan peningkatan sentimen “keserakahan” di kalangan investor.

Bitcoin Mencapai Puncak Baru

Menurut laporan Benzinga pada Senin (19/5), Bitcoin berhasil menembus angka $107.000, tertinggi dalam empat bulan terakhir.

Lonjakan ini didorong oleh volume perdagangan yang meningkat hampir 50% dalam sehari.

Saat ini, harga Bitcoin berada di sekitar $104.330, dengan perubahan positif sebesar 1,03% dari penutupan sebelumnya.

Open interest Bitcoin naik 5,31% dalam 24 jam terakhir, mencapai level tertinggi sejak Desember 2024.

Namun, lebih dari 60% trader di Binance membuka posisi short terhadap Bitcoin, menunjukkan adanya ekspektasi koreksi harga.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 19 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 19 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Ethereum Mengalami Koreksi

Sementara itu, Ethereum mengalami penurunan harga, mencapai titik terendah intraday di $2.344,67 sebelum pulih ke kisaran $2.394.

Penurunan ini terjadi meskipun ada optimisme dari analis yang memperkirakan potensi kenaikan ke $3.000 atau bahkan $4.000 jika ETH mampu bertahan di atas $2.200.

Baca Juga: Pasar Derivatif Bitcoin Semakin Matang di Tengah Reli Harga

Dogecoin Meroket

Dogecoin mencatat kenaikan signifikan sebesar 6,63%, diperdagangkan di sekitar $0,222.

Kenaikan ini menjadikan Dogecoin sebagai salah satu altcoin dengan performa terbaik dalam 24 jam terakhir.

Sentimen Pasar: Indeks Keserakahan Meningkat

Indeks Fear and Greed untuk pasar kripto naik ke level 74, menunjukkan dominasi sentimen “keserakahan” di kalangan investor.

Hal ini sekaligus mengindikasikan potensi tekanan beli yang tinggi dalam beberapa hari mendatang.

Prediksi Analis: Periode Positif untuk Altcoin

Analis kripto Michaël van de Poppe menyatakan bahwa altcoin berpotensi mengungguli Bitcoin dalam beberapa minggu ke depan.

Ia memperkirakan periode positif selama 6–8 minggu ke depan, dengan Bitcoin berpotensi mencapai rekor tertinggi baru.

Dengan demikian, pasar kripto menunjukkan dinamika yang menarik dengan Bitcoin mencapai puncak baru, Ethereum mengalami koreksi, dan Dogecoin meroket.

Sentimen pasar yang mengarah ke keserakahan dan prediksi positif dari analis menandakan potensi pergerakan signifikan dalam waktu dekat.

Investor disarankan untuk tetap waspada dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca Juga: ETF Bitcoin Spot Alami Lonjakan Arus Masuk $319,5 Juta


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Peneliti Kripto Soroti Potensi Kelemahan Keamanan BTC Dibanding ETH

Sejumlah peneliti kripto mulai menyuarakan kekhawatiran terkait keberlanjutan sistem keamanan Bitcoin (BTC) dibanding Ethereum (ETH), yang dinilai rentan terhadap serangan di masa depan. Dalam perbandingan dengan Ethereum, arsitektur proof-of-work (PoW) Bitcoin dinilai kurang tangguh dibandingkan model proof-of-stake (PoS) yang kini diterapkan Ethereum.

Menurut Coindoo, Justin Drake, peneliti senior di komunitas Ethereum, menyebut bahwa jaringan Bitcoin secara teoritis dapat diserang jika pihak tertentu memiliki akses ke dana sekitar US$10 miliar. Dana tersebut cukup untuk mengendalikan lebih dari 50% kekuatan komputasi penambangan, memungkinkan terjadinya serangan 51%.

Serang Ethereum

Sebaliknya, untuk menyerang Ethereum, pelaku perlu menguasai lebih dari setengah ETH yang di-staking — yang nilainya saat ini mencapai hampir US$45 miliar — menjadikan skenario tersebut jauh lebih sulit dari segi biaya dan logistik.

Baca juga: Volume Stablecoin Ethereum Sentuh Rekor $908 Miliar

Transisi Ethereum dari PoW ke PoS disebut telah membawa perubahan signifikan dalam sistem keamanannya. Sistem ini bergantung pada validator yang mempertaruhkan ETH sebagai jaminan untuk menjaga jaringan tetap aman. Selain mengurangi konsumsi energi, pendekatan ini juga meningkatkan risiko finansial bagi penyerang.

Pandangan serupa disampaikan Grant Hummer, salah satu pendiri Etherealize. Dalam unggahan di platform X, Hummer menyoroti penurunan imbalan blok Bitcoin dan ketergantungan pada biaya transaksi sebagai celah keamanan yang mengkhawatirkan. Ia memperkirakan bahwa biaya untuk melancarkan serangan terhadap jaringan Bitcoin bisa turun menjadi hanya US$2 miliar dalam beberapa tahun ke depan, menjadikannya semakin rentan.

Keunggulan ETH

Menurut Hummer, Ethereum memiliki keunggulan dalam skala dan keragaman validator. Ribuan validator independen dan nilai aset terkunci yang besar menciptakan sistem pertahanan yang lebih kompleks dibanding jaringan Bitcoin yang kerap bergantung pada pusat data terpusat.

Baik Drake maupun Hummer menilai bahwa model Ethereum lebih menjanjikan untuk menjadi penyimpanan nilai jangka panjang bagi ekosistem digital global. Seiring perkembangan infrastruktur kripto, mereka memandang pentingnya sistem keamanan yang tangguh dan adaptif menjadi faktor kunci dalam menentukan masa depan aset digital.

Baca juga: Pasar Derivatif Bitcoin Semakin Matang di Tengah Reli Harga


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Volume Stablecoin Ethereum Sentuh Rekor $908 Miliar

Sepanjang April 2025, Volume transaksi stablecoin di jaringan Ethereum mencapai puncaknya pada angka 908 miliar dolar AS, menandai rekor volume bulanan tertinggi sepanjang masa.

Lonjakan signifikan ini menggarisbawahi semakin meningkatnya ketergantungan pada stablecoin berbasis Ethereum untuk berbagai aplikasi keuangan, mulai dari perdagangan hingga pembayaran.

Volume transaksi yang memecahkan rekor ini semakin memperkuat posisi Ethereum sebagai pemimpin dalam infrastruktur pembayaran digital, didorong oleh minat perusahaan yang kuat dan keselarasan peraturan yang semakin jelas di sektor stablecoin.

Baca Juga: Ethereum Catat Rekor Volume Stablecoin $908 Miliar

USDC Memimpin Pertumbuhan, Minat Perusahaan Meningkat

Stablecoin USDC memimpin pertumbuhan ini, dengan mencatatkan lebih dari 500 miliar dolar AS dalam transaksi selama enam bulan terakhir.

Stablecoin lainnya, seperti DAI dan USDS, juga menunjukkan kinerja yang kuat, berkontribusi pada keseluruhan peningkatan volume transaksi di Ethereum.

Minat dari perusahaan-perusahaan besar, termasuk Meta dan Stripe, untuk menjajaki solusi pembayaran berbasis stablecoin semakin memperkuat tren ini.

Adopsi institusional, didukung oleh kerangka kerja peraturan yang semakin jelas, menjadi pendorong utama ekspansi ini.

Para pelaku pasar melihat peningkatan ini sebagai indikator positif untuk platform Ethereum dan ekosistem DeFi secara keseluruhan.

Ethereum Tetap Menjadi Platform Pilihan
Meskipun menghadapi persaingan dari blockchain lain, Ethereum tetap menjadi platform pilihan untuk aplikasi stablecoin.

Keunggulan USDC dan adopsi institusional yang terus meningkat menegaskan posisi dominan Ethereum dalam ruang ini.

Sentimen positif dari komunitas, pengembang, dan institusi mengindikasikan pergeseran strategis sektor stablecoin dari DeFi spekulatif menuju adopsi pembayaran tingkat infrastruktur dan keterlibatan peraturan.

Hal ini memposisikan stablecoin, dan khususnya Ethereum, sebagai pilar fundamental untuk inovasi keuangan arus utama.

Konteks Historis dan Data Pasar

Sebelumnya, volume perdagangan stablecoin di Ethereum pernah melonjak, mencapai 957 miliar dolar AS pada Agustus 2024, sebelum menghadapi tantangan peraturan.

Lonjakan pada April 2025 menunjukkan kepercayaan yang diperbarui dan keselarasan yang lebih baik dengan kerangka kerja institusional, yang berpotensi mendorong perkembangan DeFi lebih lanjut.

Pada saat penulisan, menurut CoinMarketCap, Ethereum (ETH) dihargai 2.575,56 dolar AS dengan kapitalisasi pasar 310,94 miliar dolar AS, mewakili dominasi pasar sebesar 9,38%.

Perdagangan baru-baru ini menunjukkan kenaikan harga sebesar 1,87% selama 24 jam terakhir, dengan keuntungan 30 hari mencapai 62,12%.

Aktivitas on-chain yang tinggi mencerminkan minat yang kuat terhadap transaksi stablecoin dan potensi pertumbuhan Ethereum di masa depan.

Baca Juga: Mengapa Harga Ethereum Melejit dalam 7 Hari Terakhir?

Masa Depan Stablecoin di Ethereum

Penelitian menunjukkan bahwa integrasi stablecoin ke dalam solusi pembayaran dunia nyata akan terus berkembang, didorong oleh keselarasan peraturan dan minat perusahaan yang kuat.

Peran Ethereum dalam mempertahankan dominasi transaksi stablecoin menandakan potensinya untuk memanfaatkan keuangan institusional dan ekspansi DeFi di masa mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com