Tag Archives: ethereum

Ethereum Dekati Rekor Tertinggi, Apa yang Diharapkan di Agustus 2025?

Harga Ethereum (ETH) terus menunjukkan penguatan menjelang Agustus 2025. Pada Selasa (29/7), ETH diperdagangkan di kisaran $3.877, naik lebih dari 2,5% dalam 24 jam terakhir.

Level $3.919 disebut sebagai titik kunci ekstensi Fibonacci yang dapat memicu pergerakan bullish lanjutan menuju rekor tertinggi sepanjang masa (All-Time High/ATH).

Arus Masuk ETF Sentuh $5,12 Miliar, Tertinggi dalam Setahun

Dilaporkan BeInCrypto, salah satu faktor utama yang mendukung sentimen positif Ethereum adalah aliran dana besar-besaran ke ETF (Exchange-Traded Fund) ETH. Pada Juli 2025, total arus masuk bersih ETF Ethereum mencapai $5,12 miliar, tertinggi dalam 12 bulan terakhir.

Hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan dari investor institusional terhadap potensi jangka panjang ETH, baik di pasar spot maupun derivatif.

Zona Leverage dan Ancaman Likuidasi

Namun, harga ETH juga berada di area kritis. Menurut data dari Bitget, leverage jangka panjang lebih dari $5,78 miliar menumpuk di kisaran $3.358–$3.875. Jika ETH terus naik dan melewati batas atas zona ini, dapat terjadi short squeeze besar karena lebih dari $1 miliar posisi short bisa terkena likuidasi.

Pasokan Menipis, Tekanan Jual Teredam

Cadangan ETH di bursa kripto juga terus menurun, mencapai titik terendah kedua dalam setahun. Ini menunjukkan bahwa meskipun terjadi aksi jual dari dompet besar (whale), pasar berhasil menyerap tekanan tersebut. Data dari CryptoQuant mengindikasikan bahwa pasokan ETH yang tersedia di bursa tidak meningkat signifikan, bahkan setelah harga naik lebih dari 57% sejak titik terendah bulan lalu.

Arus masuk ETF ETH dalam USD.
Arus masuk ETF ETH dalam USD.

Baca juga: Ethereum Tembus $3.900, Didorong Pembelian Besar SharpLink

Rasio ETH/BTC dan Golden Crossover, Sinyal Awal Altseason?

Sinyal teknikal juga menunjukkan tren yang positif. Rasio ETH terhadap BTC naik hampir 40% dari level terendah bulan Juni, kini menyentuh 0,032. Pergerakan ini hampir menyelesaikan formasi “golden crossover” dari rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 20, 50, 100, dan 200 hari. Jika EMA 50 harian melampaui EMA 200 harian, sinyal bullish secara teknikal akan semakin kuat.

Target Harga dan Risiko Koreksi

Jika ETH mampu menembus dan bertahan di atas $3.919, analis memperkirakan target kenaikan berikutnya berada di:

  • $4.173 (Fibonacci 0,382)
  • $4.378 (Fibonacci 0,5)
  • $4.583 (Fibonacci 0,618)
  • $4.874 (Fibonacci 0,786)

Kenaikan di atas $4.874 akan membuka peluang untuk pencapaian ATH baru.

Namun, jika ETH gagal mempertahankan level $3.919, harga berisiko turun kembali ke support di sekitar $3.510. Penurunan lebih lanjut dapat memicu serangkaian likuidasi leverage dan membawa ETH kembali ke zona konsolidasi sebelumnya.

Dengan kombinasi arus masuk institusional yang kuat, cadangan bursa yang menipis, serta sinyal teknikal yang mendukung, Ethereum diposisikan dengan baik untuk reli lebih lanjut di bulan Agustus. Namun, investor tetap perlu waspada terhadap volatilitas pasar dan potensi koreksi tajam.

Baca juga: Naik 33% Dalam Sebulan, Solana Jadi Calon Ethereum Killer?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Tembus $3.900, Didorong Pembelian Besar SharpLink

Harga Ethereum (ETH) kembali menguat dan diperdagangkan di atas level $3.900, didorong oleh akumulasi besar-besaran dari perusahaan teknologi SharpLink. Saat artikel ini ditulis, ETH tercatat naik 3,2% dalam 24 jam terakhir dan mencatat lonjakan 61% dalam 30 hari terakhir.

Menurut data pasar terbaru, ETH diperdagangkan di level $3.908 setelah menyentuh titik terendah $3.530 pada 24 Juli lalu. Kini, Ethereum semakin mendekati level psikologis penting di $4.000, didukung lonjakan volume perdagangan dan minat investor yang terus meningkat.

Lonjakan Aktivitas Derivatif

Volume perdagangan Ethereum dalam 24 jam terakhir melonjak 47,3% menjadi $32,95 miliar. Sementara itu, open interest atau total kontrak derivatif terbuka naik 7,72% menjadi $59,94 miliar, dan volume derivatif harian meroket 61,44% ke angka $89,16 miliar. Angka-angka ini mencerminkan ekspektasi pasar terhadap volatilitas tinggi yang akan datang.

Selain itu, total kontrak berjangka Ethereum di seluruh jaringan telah melampaui $60 miliar, mencetak rekor tertinggi baru. Lonjakan ini terjadi bersamaan dengan masuknya akumulasi ETH dari institusi besar.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 28 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 28 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Naik 33% Dalam Sebulan, Solana Jadi Calon Ethereum Killer?

SharpLink Tambah 77,2 Ribu ETH

Dilaporkan Crypto News, kontributor utama reli harga Ethereum adalah langkah akumulasi agresif dari SharpLink, perusahaan teknologi game dan data. Berdasarkan data dari Lookonchain, SharpLink membeli 77.210 ETH senilai sekitar $295 juta pada 28 Juli. Pembelian ini meningkatkan total kepemilikan ETH perusahaan menjadi 438.017 ETH, senilai sekitar $1,69 miliar.

Sebagian besar aset ini dipertaruhkan melalui platform staking seperti Figment dan Hoppers DApp. SharpLink mendanai pembelian tersebut melalui program penjualan ekuitas yang diperluas dari $1 miliar menjadi $6 miliar. Hingga kini, perusahaan telah mengumpulkan $721 juta, termasuk $425 juta dari penempatan privat yang didukung oleh nama besar seperti Consensys, Pantera Capital, ParaFi, dan Electric Capital.

SharpLink kini menjadi pemegang ETH institusional terbesar kedua setelah Bitmine Immersion Tech, yang memiliki sekitar 566.000 ETH. Jika target pembelian ETH SharpLink terpenuhi, perusahaan ini bisa menguasai lebih dari 1 juta ETH atau sekitar 1% dari total pasokan Ethereum.

Analisis Teknikal: Tren Bullish Masih Kuat

Dari sisi teknikal, ETH menunjukkan momentum bullish yang berkelanjutan. Harga saat ini bertahan di atas garis rata-rata pergerakan sederhana (SMA) 20 hari di $3.432, yang kini berfungsi sebagai support jangka pendek. Bollinger Bands yang melebar menunjukkan peningkatan volatilitas, sementara posisi harga di dekat pita atas menjadi sinyal lanjutan tren naik.

Indeks Kekuatan Relatif (RSI) Ethereum berada di angka 82,89, mengindikasikan kondisi jenuh beli. Meskipun berisiko mengalami koreksi jangka pendek, belum ada tanda-tanda pelemahan momentum selama harga tetap di atas support kunci $3.600.

Jika Ethereum berhasil menembus $4.000, breakout ini bisa membuka jalan menuju target harga selanjutnya di $4.168. Sebaliknya, penurunan di bawah SMA 20-hari dapat membawa ETH turun menuju area support di $3.250.

Lonjakan harga Ethereum saat ini tidak hanya didorong oleh sentimen pasar, tetapi juga diperkuat oleh akumulasi besar dari institusi seperti SharpLink. Dengan fundamental kuat dan dukungan teknikal yang positif, ETH berpeluang melanjutkan reli menuju level psikologis $4.000 dan bahkan lebih tinggi dalam waktu dekat.

Baca juga: Ethereum Diproyeksi Menguat Berkat ETP dan Strategi Korporasi


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Naik 33% Dalam Sebulan, Solana Jadi Calon Ethereum Killer?

Solana (SOL), salah satu aset kripto paling menjanjikan tahun ini, kembali mencatatkan performa luar biasa.

Dengan harga saat ini di angka $191,84 per SOL, dan lonjakan sebesar +2,62% dalam 24 jam terakhir, mata uang digital ini tampaknya sedang mengukuhkan posisinya sebagai alternatif serius bagi Ethereum.

Mari kita telusuri lebih dalam bagaimana SOL mampu mencuri perhatian para investor global.

Performa Terbaru: Stabil Naik dan Masih “On Fire”

  • Harga Terkini: $191,84 per SOL
  • Kapitalisasi Pasar: $103,2 miliar
  • Volume Perdagangan 24 Jam: $5,33 miliar
  • Peringkat Pasar: #6 dalam kapitalisasi pasar global
  • Kenaikan Harian: +2,62%
  • Kenaikan Mingguan: +4,71%
  • Harga Terendah 24 jam: $185,20
  • Harga Tertinggi 24 jam: $191,85

SOL menunjukkan kekuatan teknikal yang solid. Dalam waktu hanya 30 hari, nilai Solana naik sekitar 33,70%, menandakan tren naik yang sangat sehat di tengah pasar yang cenderung sideways.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 28 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 28 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Naik Tipis, Tren Positif Solana Terus Berlanjut

Tren Jangka Pendek dan Panjang

  • 60 hari terakhir: SOL naik +9,46%
  • 90 hari terakhir: melonjak +30,02%
  • Rekor tertinggi sepanjang masa (ATH): $294,33

Meskipun masih berada di bawah level ATH, Solana semakin mendekati titik resistensi utama.

Jika momentum ini terus terjaga, bukan tidak mungkin SOL akan kembali menembus angka $200 dalam waktu dekat dan menargetkan rekor baru.

Apa yang Membuat Solana Istimewa?

Solana dikenal sebagai blockchain berkecepatan tinggi dengan biaya transaksi yang sangat murah.

Ia mampu memproses ribuan transaksi per detik berkat teknologi Proof of History (PoH) yang dipadukan dengan Proof of Stake (PoS).

Kombinasi inilah yang membuat banyak pengembang aplikasi terdesentralisasi (dApp), NFT, dan DeFi mulai melirik Solana sebagai tempat berkarya.

Solana juga telah menjadi rumah bagi proyek-proyek besar seperti:

Kapitalisasi dan Volume: Indikator Kesehatan Pasar

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $103,2 miliar dan volume perdagangan harian mencapai $5,33 miliar, likuiditas SOL tergolong sangat tinggi.

Ini artinya, baik investor besar maupun retail memiliki ketertarikan kuat untuk bertransaksi dan menyimpan SOL dalam portofolio mereka.

Jumlah pasokan yang beredar adalah 537,92 juta SOL, namun belum ada batas total maksimum pasokan yang ditetapkan. Meski begitu, pasar tampak tetap optimis terhadap keberlanjutan nilai token ini.

Apakah Solana Layak Dibeli Sekarang?

Dari sudut pandang teknikal dan fundamental, Solana berada dalam posisi menarik:

  • Momentum jangka pendek positif
  • Ekosistem terus berkembang
  • Dukungan dari developer global meningkat
  • Narasi sebagai “Ethereum killer” terus bergema

Namun seperti biasa, pasar kripto tetap sangat fluktuatif.

Investor disarankan untuk tetap mempertimbangkan strategi manajemen risiko dan menghindari keputusan impulsif.

Baca Juga: 3 Meme Coin Berbasis Solana yang Perlu Dipantau Sebelum Agustus 2025

Solana tak lagi hanya sekadar pesaing Ethereum, melainkan telah menjadi fondasi ekosistem Web3 yang serius.

Dengan performa harga yang konsisten naik dan ekosistem yang terus bertumbuh, SOL menjadi salah satu aset digital paling menarik di tahun 2025.

Pertanyaannya sekarang adalah apakah Anda siap ikut dalam revolusi Solana?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Strategi Trading Ethereum yang Cocok untuk Pemula

Ethereum menjadi salah satu aset kripto terpopuler dengan potensi pertumbuhan yang menarik—tapi di balik peluang itu, ada tantangan berupa volatilitas harga dan kompleksitas pasar.

Bagi kamu yang baru ingin memulai trading Ethereum, memahami strategi yang tepat sangat penting agar langkah awalmu tidak sekadar spekulasi.

Dalam artikel ini kita akan membahas beberapa contoh strategi trading Ethereum yang cocok untuk pemula, mulai dari metode sederhana seperti HODL dan DCA, hingga strategi aktif seperti swing trading dan scalping.

Siap memaksimalkan peluang tanpa tenggelam dalam hype? Yuk, pelajari strateginya!

Apa Itu Trading Ethereum?

Trading Ethereum berarti membeli dan menjual ETH dalam jangka waktu tertentu untuk memperoleh keuntungan dari selisih harga. Trading berbeda dengan investasi, karena investasi biasanya bersifat jangka panjang, sedangkan trading membuat kamu harus lebih aktif memantau pergerakan pasar.

Lebih tepatnya seperti ini:

  • Investasi: Membeli ETH untuk disimpan dalam waktu lama tanpa terlalu memperhatikan fluktuasi harian.
  • Trading: Membeli dan menjual ETH secara aktif dengan memanfaatkan pergerakan harga jangka pendek atau menengah.

Bagi pemula, trading bukan hanya menjadi aktivitas jual-beli, melainkan cara untuk belajar mengamati pergerakan pasar kripto. 

Lihat harga Ethereum terbaru dalam kurs rupiah di sini 👉 Harga Ethereum Hari Ini

Tapi sebelum kita membahas lebih dalam mengenai strateginya, mari pelajari terlebih dahulu beberapa hal yang penting sebelum kamu melakukan trading:

  • Jangan menggunakan uang yang tidak siap hilang: Jangan gunakan uang belanja, uang cicilan, atau dana darurat agar kamu bisa membuat keputusan dengan kepala dingin dan logis.
  • Kenali profil risiko pribadi: Jangan ikut-ikutan orang lain. Gaya trading setiap orang berbeda. Cari tahu apa yang cocok untukmu.
  • Pelajari dasar-dasar analisis teknikal: Setidaknya pahami support/resistance dan tren harga, agar tidak asal beli.
  • Gunakan risk management yang sehat: Idealnya, alokasikan hanya sebagian kecil dari modal untuk satu posisi.
  • Buat rencana trading yang jelas: Tentukan target masuk, target keuntungan, dan batas rugi.

Baca juga: Kenapa Harga Ethereum Naik-Turun? Ini Penjelasan Simpelnya

Strategi Trading Ethereum yang Cocok untuk Pemula

Mengingat volatilitas pasar kripto yang tinggi serta dinamika pasarnya yang unik, trading Ethereum membutuhkan strategi yang matang dan terencana. Berikut adalah beberapa strategi yang dapat kamu pertimbangkan dalam melakukan trading Ethereum:

Buy and Hold (HODL)

Strategi ini merupakan strategi yang lebih mirip seperti investasi, di mana kamu membeli ETH dan menyimpannya dalam jangka waktu yang cukup panjang. Ketika harga dirasa sudah naik sesuai dengan target yang kamu inginkan, kamu dapat menjual ETH tersebut.

Strategi ini akan sangat cocok untuk pemula yang tidak punya banyak waktu memantau pasar.

Tipsnya:

  • Beli di harga yang wajar, hindari saat hype tinggi.
  • Hondari melakukan pembelian sekaligus (lump sum)
  • Tetap disiplin dan jangan panik saat harga turun sementara.

Dollar Cost Averaging (DCA)

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh pemula ada mencoba untuk melakukan market timing— dimana kamu mencoba untuk membeli atau menjual pada waktu yang paling tepat, padahal itu hampir tidak mungkin. Akhirnya kamu kehilangan kesempatan beli di harga rendah atau jual di harga tinggi.

Salah satu cara untuk mengantisipasi hal tersebut adalah dengan melakukan pembelian secara rutin, menggunakan metode Dollar Cost Averaging (DCA). 

Dengan strategi DCA, kamu membeli ETH secara rutin dengan jumlah tetap, misalnya Rp100.000 setiap minggu. Sehingga, kamu tidak perlu pusing menentukan kapan harga sedang rendah karena harga pembelian yang kamu dapat akan lebih stabil, meski di tengah fluktuasi harga.

Untuk menggunakan strategi DCA ini kamu bisa memanfaatkan fitur yang ada di aplikasi Tokocrypto. Caranya: Masuk ke aplikasi Tokocrypto → pilih DCA → tentukan pembelian dan jadwal pembelian otomatis → done! 

Lebih lengkap mengenai DCA: Apa Itu Dollar-Cost Averaging (DCA)?

Swing Trading

Swing trading adalah aktivitas trading yang memanfaatkan fluktuasi harga jangka menengah (beberapa hari hingga minggu). Cocok untuk pemula yang bisa memantau pasar beberapa hari sekali.

Prinsipnya sederhana, kamu bisa membeli membeli ETH ketika harga sedang di support dan menjual ketika mendekati resistance.

Pelajari lebih lengkap mengenai swing trading di sini: Apa itu Swing Trading dan Bagaimana Cara Swing Trading Crypto?

Scalping

Scalping adalah strategi mengambil keuntungan kecil dari banyak transaksi dalam satu hari. Terkesan gampang namun salah satu strategi yang memerlukan disiplin ketat, sebab kamu harus mengesampingkan keinginan untuk mendapatkan keuntungan besar dan berfokus pada kuantitas transaksi dengan keuntungan kecil.

Meskipun kamu membutuhkan banyak transaksi yang artinya harus mengeluarkan lebih banyak biaya trading, kamu tidak perlu khawatir. Di Tokocrypto tersedia fitur Beli/Jual yang memungkinkan kamu melakukan trading tanpa biaya perdagangan. Klik gambar di bawah untuk cobain fiturnya!

Baca juga: Bisakah AI Trading Crypto Dimulai dengan Modal Kecil?

Bagaimana Cara Mulai Trading Ethereum?

Setelah kamu mengetahui apa itu trading dan bedanya dengan investasi, lakukan beberapa langkah mudah berikut untuk mulai trading Ethereum:

  1. Download aplikasi Tokocrypto, buat akun, dan lakukan verifikasi data.
  2. Lakukan deposit dengan minimal Rp20.000 melalui transfer bank atau e-wallet.
  3. Mulai trading!

Baca juga: Cara Menggunakan Sinyal Trading di Aplikasi Tokocrypto dengan Limit, Stop-Limit, OCO, dan Beli/Jual atau gabung Telegram Official Tokocrypto untuk diskusi analisa sinyal harian bersama trader lain.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bull ETH Targetkan $9.000: Apakah Data Mendukung Lonjakan Harga Ini?

Ethereum (ETH) kembali mencuri perhatian dengan lonjakan harga yang mengesankan dalam dua minggu terakhir. Dalam periode singkat ini, ETH telah melonjak hampir 50%, memicu spekulasi bahwa harga aset kripto terbesar kedua ini bisa menembus angka $9.000 pada awal 2026. Tapi seberapa kuatkah fundamental yang menopang narasi bullish ini?

Analisis Teknikal: Sinyal Kuat dari Elliott Wave

Dilaporkan Cointelegraph, salah satu indikator yang banyak dikutip oleh analis adalah model Elliott Wave, yang mengidentifikasi pola psikologis pasar dalam lima gelombang besar. Menurut analisis dari XForceGlobal, ETH saat ini berada di fase gelombang ketiga—biasanya gelombang yang paling eksplosif—dan dapat memuncak di $9.000 dalam waktu 12–18 bulan mendatang. Jika ini akurat, maka Ethereum bisa mencetak rekor baru sebelum pasar kripto memasuki fase koreksi berikutnya.

Namun, sebelum bisa menuju ke sana, level $4.000 akan menjadi penghalang teknikal dan psikologis yang penting. Jika level ini berhasil ditembus, ETH berpotensi mengalami akselerasi harga yang lebih tinggi.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 27 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 27 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: BlackRock Cetak Rekor: ETF Ethereum Tembus $10 Miliar

On-Chain: Pasokan Mengetat, Permintaan Meledak

Sinyal bullish Ethereum tidak hanya datang dari analisis teknikal, tetapi juga dari fundamental on-chain yang menguat. Data menunjukkan bahwa lebih dari 34 juta ETH (sekitar 28% dari total pasokan) kini dipertaruhkan (staking), yang mengindikasikan keyakinan investor jangka panjang serta mengurangi pasokan likuid di pasar.

Selain itu, saldo ETH di bursa telah turun ke level terendah sejak 2016, yaitu hanya 16,2 juta ETH. Ini berarti tekanan jual berkurang secara signifikan. Bersamaan dengan itu, terjadi lonjakan kepemilikan ETH oleh pembeli baru (first-time holders) sebesar 16% sejak awal Juli—indikasi kuat bahwa minat investor baru terhadap Ethereum sedang meningkat.

Di sisi lain, ETF spot Ether juga mencatatkan arus masuk lebih dari $4 miliar hanya dalam dua minggu terakhir, menambah validasi terhadap minat institusional terhadap ETH.

Valuasi Masih Relatif Rendah

Meski ETH telah bangkit tajam, dari sisi valuasi masih ada ruang untuk tumbuh. Skor Z MVRV (Market Value to Realized Value) Ethereum—indikator yang digunakan untuk mengukur apakah aset overvalued atau undervalued—masih berada jauh di bawah puncak siklus sebelumnya. Bandingkan dengan Bitcoin yang mencetak pertumbuhan 74% dalam setahun terakhir, sementara ETH justru turun 28%. Ini menunjukkan adanya potensi rotasi modal dari BTC ke ETH yang dapat mendorong ETH mengejar ketertinggalannya.

Aktivitas Jaringan: Ethereum Bekerja Maksimal

Banyak yang salah kaprah mengira rendahnya biaya transaksi Ethereum berarti jaringan sedang sepi. Faktanya, ini lebih mencerminkan efisiensi berkat adopsi layer 2 scaling solution. Biaya rata-rata hanya 0,0004 ETH per transfer, tapi blok Ethereum terus beroperasi di kapasitas penuh.

Penggunaan gas Ethereum berdasarkan jenis transaksi. Sumber: Glassnode.
Penggunaan gas Ethereum berdasarkan jenis transaksi. Sumber: Glassnode.

Seiring Ethereum meningkatkan batas gas blok—terakhir pada Juli 2025—blok-blok terisi penuh hampir seketika. Ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap ruang blok sudah ada dan menunggu, bukan muncul secara tiba-tiba.

Jenis transaksi juga mengalami transformasi. Jika sebelumnya didominasi NFT dan DeFi, kini aktivitas lebih terfokus pada protokol infrastruktur, otomatisasi, dan transaksi stablecoin—menunjukkan ekosistem Ethereum semakin matang dan beragam.

Kesimpulan: Jalan Menuju $9.000 Masih Terbuka

Dengan kombinasi analisis teknikal yang bullish, fundamental on-chain yang kuat, serta aktivitas jaringan yang meningkat, Ethereum tampaknya memasuki fase baru dalam siklus pasarnya. Meskipun banyak tantangan di depan, termasuk resistensi teknikal di $4.000 dan kondisi makro yang berubah-ubah, narasi menuju $9.000 tidak lagi terdengar terlalu ambisius.

Namun seperti biasa, investor disarankan untuk tetap waspada dan melakukan riset sendiri, karena pasar kripto tetap sangat volatil dan dipengaruhi oleh banyak faktor eksternal.

Baca juga: Ethereum Diproyeksi Menguat Berkat ETP dan Strategi Korporasi


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

SUI Naik 60%! Pertanda Awal dari Ledakan Altcoin Selanjutnya?

Sui (SUI) kembali menarik perhatian pasar kripto global setelah mencatatkan lonjakan harga signifikan dalam 30 hari terakhir.

Dengan peningkatan hampir 60% dalam sebulan, token ini kini diperdagangkan di angka $4.20, mendekati kembali level tertinggi sepanjang masa yang sempat disentuh beberapa bulan lalu di $5.35.

Momentum bullish ini mengangkat kapitalisasi pasar SUI menjadi $14,52 miliar, menempatkannya di peringkat ke-12 aset kripto terbesar di dunia.

Apa yang mendorong lonjakan harga SUI dan apakah ini pertanda awal dari altseason berikutnya?

Lonjakan Harga dan Volume Perdagangan yang Fantastis

SUI berhasil mencatatkan kenaikan 5,05% hanya dalam 24 jam terakhir, dengan volume perdagangan harian yang juga mengalami peningkatan pesat menjadi $2,16 miliar.

Neraca ini menunjukkan adanya akumulasi signifikan dari para trader dan investor institusional. Tidak hanya itu, jika kita meninjau performa dalam jangka menengah:

  • 30 hari terakhir: naik 59,93%
  • 60 hari terakhir: naik 13,37%
  • 90 hari terakhir: naik 18,08%
  • 7 hari terakhir: naik 8,95%
Pergerakan harga Sui Network (SUI/USDT) pada Minggu, 27 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Sui Network (SUI/USDT) pada Minggu, 27 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Masa Depan Web3? Semua Mata Tertuju ke SUI

Peningkatan ini terjadi di tengah tekanan pasar yang dialami beberapa aset besar seperti Bitcoin dan Ethereum.

SUI justru memanfaatkan momentum tersebut dengan memperkuat dukungan komunitas dan memperluas adopsi teknologinya.

Mengapa Sui Kian Diperhitungkan?

Sui adalah blockchain Layer-1 berbasis smart contract yang dikembangkan oleh Mysten Labs, sebuah tim eks-pegawai Meta (Facebook) yang sebelumnya bekerja di proyek Diem.

Teknologi inti SUI menggunakan bahasa pemrograman Move, yang menawarkan efisiensi transaksi lebih tinggi dan keamanan kontrak pintar yang lebih kuat dibanding Ethereum Virtual Machine (EVM).

Salah satu kekuatan utama SUI adalah kemampuan untuk:

  • Menangani throughput tinggi secara paralel,
  • Menurunkan biaya gas,
  • Memberikan pengalaman pengguna yang lebih cepat dan mulus, terutama dalam kasus penggunaan game, NFT, dan DeFi.

Analisis Pasar dan Sentimen Investor

Kapitalisasi pasar SUI saat ini mencapai $14,5 miliar, dengan suplai yang beredar sebanyak 3,46 miliar token dari total maksimum 10 miliar.

Ini menunjukkan baru sekitar 34,55% suplai yang telah masuk pasar. Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (fully diluted market cap) mencapai $42 miliar, yang artinya masih ada ruang pertumbuhan besar saat adopsi meluas.

Sentimen investor terhadap SUI juga terlihat positif dari data RSI (Relative Strength Index) yang berada di zona netral-bullish, mengindikasikan belum terjadinya overbought meskipun harganya terus naik.

Apakah SUI Bisa Tembus All-Time High?

Dengan level tertinggi sepanjang masa di angka $5.35, harga SUI saat ini hanya terpaut sekitar 20% dari rekor tersebut.

Jika tren saat ini terus berlanjut, dan volume perdagangan tetap tinggi, sangat mungkin bagi SUI untuk kembali menembus ATH dalam waktu dekat, apalagi bila:

  • Ada peluncuran proyek DeFi/NFT baru di jaringan SUI,
  • Sentimen pasar kripto secara umum membaik,
  • Dominasi Bitcoin tetap melemah dan investor beralih ke altcoin dengan fundamental kuat seperti SUI.

Risiko yang Perlu Diwaspadai

Meski prospek SUI tampak cerah, investor tetap harus mewaspadai beberapa hal, antara lain:

  • Volatilitas harga tinggi, karena altcoin dengan kapitalisasi pasar menengah bisa bergerak sangat fluktuatif dalam waktu singkat.
  • Distribusi suplai yang belum sepenuhnya terungkap; token yang belum dilepas bisa memberikan tekanan jual di masa depan.
  • Kompetisi dari proyek Layer-1 lain seperti Solana, Avalanche, dan Aptos.

Baca Juga: Nasdaq Ajukan Spot ETF SUI ke SEC

SUI telah membuktikan dirinya bukan sekadar proyek hype sesaat. Dengan kenaikan harga yang konsisten, peningkatan volume transaksi, dan ekosistem teknologi yang berkembang pesat, SUI kini menjadi salah satu altcoin yang paling menjanjikan untuk diamati dalam paruh kedua 2025.

Jika momentum ini bisa dipertahankan dan pengembangannya terus konsisten, bukan tidak mungkin SUI akan menjadi pemain utama dalam ekosistem blockchain yang baru dan berpotensi besar memimpin fase altseason berikutnya.

Meski begitu, investor disarankan untuk tetap melakukan riset mendalam sebelum membeli aset kripto apa pun. Potensi tinggi sering kali datang bersama risiko besar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Dalam Tekanan, Altcoin Anteng dan Stabil

Ketika Bitcoin (BTC) mendapatkan tekanan jual besar-besaran dari investor institusi dan whale, altcoin secara mengejutkan menunjukkan stabilitas.

Data terbaru memperlihatkan bahwa kapitalisasi pasar altcoin tetap tinggi di kisaran $1,44 triliun, dengan Bitcoin Dominance turun ke 60,83%, memberi ruang bagi kapital mengalir ke aset alternatif tanpa keluar dari pasar kripto.

Bitcoin Melemah, Mengapa Altcoin Tak Ikut Turun?

  • Pressure Jual Berat: Bitcoin tercatat memiliki inflow ke bursa mencapai puluhan ribu BTC per hari, terutama dari investor besar seperti Galaxy Digital yang menjual lebih dari 10.000 BTC. Ini memicu liquidasi ritel senilai ratusan juta dolar.
  • Dominasi BTC Turun: Dominasi BTC yang turun dari 62–61% ke 60,83% menandakan rebalancing portofolio ke altcoin, bukan keluar dari aset kripto sama sekali.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 22 Juli 2025: Tiga Altcoin Wajib Dipantau!

Alasan Altcoin Tetap Kuat

  1. Rotasi Modal ke Altcoin
    Meskipun BTC menghadapi tekanan jual, modal cenderung berpindah ke aset seperti Ethereum, Solana, dan Tron karena potensi yield, staking, dan utility proyek yang lebih inovatif.
  2. Data Jaringan Tumbuh Positif
    Aktivitas Ethereum naik 8% dalam minggu terakhir, sementara dompet Solana tumbuh 15%. Selain itu, TVL (total value locked) DeFi untuk ETH dan SOL tetap kuat—$80 miliar dan $9,7 miliar berturut-turut, sedangkan untuk BTC sangat rendah (~$6,7 miliar).
  3. RSI & Indikator Teknis
    Jika RSI Bitcoin di bawah 40 tanda lemah, altcoin seperti ETH, BNB, dan TRX berada di zona netral (RSI ~50), menunjukkan perlawanan terhadap koreksi lebih dalam.

Altcoin Top: Ether, Solana, DOGE dan Lainnya

  • Ethereum (ETH) tetap menonjol sebagai aset altcoin blue-chip. Meskipun turun 1–4% ak_bar minggu ini, aktivitas akumulasi dan pengguna baru tetap tinggi. Coinbase bahkan mencatat leverage pasar altcoin yang tinggi sebagai sinyal koreksi sehat, bukan crash baru.
  • Solana (SOL) tumbuh TVL Rp30 % dalam sebulan terakhir; volume DEX harian melebihi $3,5 miliar. SOL naik hampir 30% bulan ini dan diproyeksikan berpotensi menyentuh $220–$295 jika tren berlanjut.
  • Dogecoin (DOGE) tetap naik 45% dalam sebulan terakhir dan menguat hampir 13% dalam seminggu terakhir. Meskipun leverage bearish mensinyalkan tekanan jangka pendek, psikologi pasar terhadap DOGE tetap kuat.
  • Token seperti XRP, TRON, BNB juga menunjukkan rebound dari koreksi dan menjadi bagian dari narasi altcoin season potensial jika BTC dominance terus melemah.

Risiko & Was-was yang Harus Diwaspadai

  • Leverage Tinggi di Derivatif Altcoin
    Kenaikan open interest dan leverage yang ekstrem di altcoin menimbulkan risiko liquidasi jika sentimen tiba-tiba berubah, walaupun koreksi saat ini dipandang sebagai profit-taking sehat.
  • Dominasi BTC Masih Rentan Naik
    Masih banyak ahli yang berpandangan jika BTC dominance kembali ke kisaran di atas 65%, altcoin akan kembali menjadi minoritas dalam token allocation investor.

Outlook ke Depan: Apakah Altcoin Season Akan Dimulai?

Beberapa analis percaya bahwa jika BTC dominance gagal kembali ke atas 60% dan Total2 (altcoin cap) terus stabil di atas $1,4 triliun, pasar altcoin bisa memasuki fase bull berikutnya.

Nama-nama seperti Pudgy Penguins (PENGU), Remittix, Kaspa, dan LILPEPE disebut punya potensi breakout besar selama siklus bull ini.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 25 Juli 2025: Altcoin Terkoreksi Tajam, Bangkit Lagi?

Kondisi terkini menunjukkan bahwa altcoin bukan hanya bertahan. Mereka mulai mengambil alih momentum ketika Bitcoin kehilangan daya tarik jangka pendek.

Mulai dari ETH dan SOL yang memberikan utility nyata, hingga token komunitas seperti DOGE. Jika BTC dominance terus turun dan risiko pasar manageable, Altseason bisa datang lebih cepat dari yang diperkirakan.

Namun selalu ingat: altcoin tinggi volatilitas, jadi manajemen risiko wajib untuk setiap investor dan trader.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga XRP Dekati Rekor Tertinggi, Waktunya Untuk All-In?

Dalam sepekan terakhir, XRP terus menyita perhatian pasar kripto berkat peningkatan harganya yang relatif stabil.

Dengan harga XRP yang diperdagangkan di angka $3.151795 per (XRP/USD), koin ini menunjukkan performa yang solid dan mencerminkan momentum pemulihan yang kuat.

Dengan kapitalisasi pasar yang menyentuh angka $186.71 miliar dan volume perdagangan harian sebesar $7.36 miliar, XRP menempati posisi #3 dalam daftar aset kripto terpopuler saat ini.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 26 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 26 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Harga XRP Tembus $3, Waktunya Tancap Gas!

Performa Harga yang Konsisten Naik

Dalam 24 jam terakhir, XRP mengalami peningkatan sebesar +1.25%, dengan rentang harga harian antara $3.009106 hingga $3.156458.

Berdasarkan pantauan via Tokocrypto pada Sabtu siang (26/7), tren positif ini juga tercermin dari pergerakan harga selama periode yang lebih panjang:

  • 30 hari terakhir: +43.68%
  • 60 hari terakhir: +37.24%
  • 90 hari terakhir: +45.30%

Meskipun dalam 7 hari terakhir XRP mengalami koreksi ringan sebesar -9.04%, grafik jangka menengah dan panjang masih menunjukkan tren kenaikan yang stabil.

Angka ini mendekati level tertinggi sepanjang masa (ATH) XRP, yaitu $3.84194, yang sebelumnya dicapai dalam siklus bull market sebelumnya.

Apa yang Mendorong Reli XRP?

Dibalik tren positif tersebut, terdapat beberapa faktor yang mendorong kebangkitan harga XRP saat ini, diantaranya:

  1. Optimisme terhadap Regulasi
    Pasar kripto mulai menunjukkan tanda-tanda kelegaan setelah beberapa ketidakpastian regulasi di AS dan Eropa mulai menemukan titik terang. Ripple Labs, perusahaan di balik XRP, semakin menunjukkan perlawanan hukum yang kuat dalam kasusnya melawan SEC. Hal ini meningkatkan keyakinan investor bahwa XRP memiliki masa depan yang stabil dari sisi regulasi.
  2. Adopsi Teknologi RippleNet
    RippleNet, jaringan pembayaran lintas batas yang menggunakan XRP sebagai likuiditas on-demand, terus mengalami adopsi oleh institusi keuangan di berbagai negara. Hal ini memperkuat fundamental XRP sebagai aset utilitas dan bukan sekadar koin spekulatif.
  3. Pasokan Sirkulasi yang Terkontrol
    Dengan total pasokan maksimum sebesar 100 miliar XRP, dan pasokan yang beredar saat ini sebesar 59.24 miliar XRP, pasar mengamati bahwa hampir 60% dari total suplai telah beredar. Hal ini menciptakan tekanan pasokan yang dapat memicu lonjakan harga seiring meningkatnya permintaan.

Sentimen Pasar: Menuju $4?

Dengan rekor tertinggi sebelumnya di angka $3.84194, banyak analis mulai memproyeksikan bahwa XRP dapat menembus kembali level tersebut dalam beberapa bulan ke depan.

Jika momentum saat ini berlanjut dan tidak ada gangguan regulasi besar, target jangka pendek $4 bukanlah hal yang mustahil.

Bahkan beberapa komunitas percaya bahwa jika Bitcoin dan Ethereum mempertahankan tren bullish mereka, XRP bisa saja bergerak lebih jauh—menuju angka $5 dalam tahun ini.

Namun demikian, potensi koreksi tetap ada, terutama mengingat volatilitas alami pasar kripto dan sensitivitas XRP terhadap perkembangan hukum dan berita makro.

Baca Juga: Rekor Baru! Volume Transfer Harian XRP Lebih Dari $1 Miliar

Saatnya Pegang atau Jual?

Secara keseluruhan, XRP terus menunjukkan sinyal yang kuat untuk investor jangka menengah hingga panjang.

Dengan tren harga yang positif, volume perdagangan yang tinggi, dan sentimen pasar yang condong ke arah optimisme, saat ini bisa menjadi waktu yang baik untuk mengakumulasi XRP secara bertahap.

Namun, penting bagi investor untuk tetap berhati-hati dan tidak melupakan prinsip manajemen risiko, karena pasar kripto tetap sangat dinamis dan tidak selalu bisa diprediksi.

Singkatnya, XRP sedang dalam jalur yang menjanjikan, mendekati rekor tertingginya dengan performa konsisten yang menarik perhatian investor global.

Meski begitu, investor disarankan untuk tetap memantau fundamental dan berita seputar Ripple untuk mengambil keputusan investasi yang lebih tepat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Diproyeksi Menguat Berkat ETP dan Strategi Korporasi

Harga Ethereum (ETH) diproyeksikan akan terus meningkat dalam beberapa bulan ke depan, didorong oleh lonjakan permintaan institusional yang masif. Hal ini disampaikan oleh Matt Hougan, Chief Investment Officer Bitwise, salah satu perusahaan manajemen aset kripto terkemuka.

Dalam sebuah unggahan terbaru di platform media sosial X, Hougan menyoroti bahwa Ethereum sedang dalam fase pemulihan kuat setelah sempat tertekan selama empat bulan pertama tahun ini. “ETH sedang naik daun. Setelah mengalami tekanan harga, kini ETH sudah naik lebih dari 50% hanya dalam sebulan terakhir dan 150% sejak titik terendahnya di April,” tulisnya.

Lonjakan Permintaan dari ETP dan Korporasi

Hougan menjelaskan bahwa katalis utama dari reli harga Ethereum saat ini berasal dari dua faktor: meningkatnya permintaan terhadap produk yang diperdagangkan di bursa (ETP) dan adopsi Ethereum sebagai bagian dari strategi perbendaharaan korporasi.

Meskipun peluncuran ETP spot Ethereum pada Juli 2024 sempat mengecewakan, titik balik terjadi pada pertengahan Mei 2025. Sejak 15 Mei, ETP Ethereum mengalami lonjakan permintaan signifikan, mencatatkan arus masuk lebih dari $5 miliar.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 26 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 26 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Diprediksi Naik Hingga $166.000, Apakah Prediksi Harga Ethereum Bisa Dipercaya?

“Perusahaan seperti Bitmine dan SharpLink juga telah mengumumkan strategi perbendaharaan berbasis Ethereum,” ujar Hougan. Secara total, ETP dan Treasury Korporasi telah membeli sekitar 2,83 juta ETH – setara dengan lebih dari $10 miliar dengan harga saat ini. Jumlah ini bahkan 32 kali lebih besar dibandingkan pasokan ETH baru yang dihasilkan jaringan dalam periode yang sama.

Prospek Cerah untuk ETH

DIlaporkan Dailyhodl, Hougan optimistis tren ini akan terus berlanjut. Ia memperkirakan bahwa minat terhadap stablecoin, tokenisasi aset, dan strategi treasury berbasis Ethereum akan memperkuat arus masuk dana ke ETP ETH dalam jangka panjang.

“Jika tren ini berlanjut, saya bisa membayangkan ETP dan perusahaan-perusahaan akan membeli ETH senilai $20 miliar pada tahun depan, atau sekitar 5,33 juta ETH. Padahal, pasokan baru yang dihasilkan hanya sekitar 0,80 juta ETH. Artinya, permintaan bisa mencapai tujuh kali lipat dari pasokan,” jelasnya.

Keseimbangan antara pasokan terbatas dan permintaan institusional yang meningkat drastis bisa menjadi pendorong utama kenaikan harga ETH dalam jangka menengah hingga panjang. Saat artikel ini ditulis, ETH diperdagangkan di kisaran $3.635, meskipun sempat terkoreksi 3,2% dalam 24 jam terakhir.

Investor diharapkan mencermati perkembangan lebih lanjut, terutama terkait arus dana dari institusi dan adopsi Ethereum di sektor korporasi sebagai aset strategis.

Baca juga: BlackRock Cetak Rekor: ETF Ethereum Tembus $10 Miliar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

BlackRock Cetak Rekor: ETF Ethereum Tembus $10 Miliar

Minat investor terhadap Ethereum melonjak tajam, ditandai dengan keberhasilan dana iShares Ethereum Trust (ETHA) milik BlackRock yang mencapai nilai aset kelolaan (AUM) sebesar $10 miliar hanya dalam waktu 251 hari sejak peluncurannya. Prestasi ini menjadikan ETHA sebagai ETF dengan pertumbuhan tercepat ketiga dalam sejarah industri dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), menurut data dari Bloomberg.

ETHA hanya kalah cepat dari dua ETF Bitcoin yakni iShares Bitcoin Trust (IBIT) yang memerlukan 34 hari dan Fidelity Wise Origin Bitcoin Fundspot yang hanya butuh 53 hari untuk mencapai level serupa. Dalam periode 10 hari terakhir saja, ETHA berhasil menambahkan $5 miliar dalam aset, sebuah pertumbuhan yang disebut “tidak biasa” oleh Eric Balchunas, Analis Senior ETF Bloomberg.

“Pergerakan dari $5 menjadi $10 miliar ini sebagian besar karena lonjakan harga Ethereum, namun arus masuk dana juga sangat kuat. Saya belum pernah melihat ETF tumbuh secepat ini,” ujar Balchunas kepada Decrypt.

Pertumbuhan pesat ETF Ethereum ini beriringan dengan lonjakan harga Ethereum (ETH) yang sempat menyentuh $3.850 pada awal pekan ini, titik tertingginya sejak Desember 2021, sebelum terkoreksi tipis ke kisaran $3.710. Meskipun hubungan antara arus masuk dan harga ETH belum sepenuhnya bisa dijelaskan, para analis menilai keduanya saling memengaruhi seperti fenomena “ayam dan telur”.

Baca Juga: ETF Ethereum Catat Lonjakan Rekor $1 Miliar Hanya dalam Dua Hari

Lingkungan Regulasi yang Lebih Bersahabat Dorong Antusiasme

Analis melihat iklim politik di bawah pemerintahan Presiden AS Donald Trump turut memengaruhi percepatan adopsi produk kripto, termasuk ETF Ethereum. Salah satu faktor pendorong adalah pengesahan Undang-Undang GENIUS yang mendukung perkembangan aset digital, termasuk Ethereum yang merupakan tulang punggung transaksi stablecoin global.

Sembilan ETF Ethereum yang terdaftar di AS berhasil mencatatkan arus masuk lebih dari $1,1 miliar hanya dalam tiga hari pertama pekan ini, menurut laporan dari Farside Investors. Kendati demikian, nilai AUM gabungan mereka masih jauh tertinggal dari 12 ETF Bitcoin yang kini mengelola lebih dari $140 miliar aset, dipimpin oleh IBIT dengan lebih dari $70 miliar AUM.

Analis: Ini Sinyal Bahwa Minat terhadap Ethereum ETF Telah Tiba

Sumit Roy, Analis Senior di ETF.com, mengatakan bahwa dirinya terkejut dengan lamanya waktu yang dibutuhkan investor untuk mulai serius melirik ETF Ethereum, terutama setelah ETF Bitcoin menunjukkan performa luar biasa.

“Semuanya berubah dalam beberapa minggu terakhir. Antusiasme terhadap stablecoin dan strategi keuangan perusahaan berbasis Ethereum telah mendorong permintaan terhadap ETHA,” tulis Roy dalam pernyataannya. “Mungkin ini katalis yang akhirnya mendorong harga ETH keluar dari kisaran stagnannya.”

Dengan akselerasi tajam yang terjadi dalam kurun waktu singkat, ETHA dinilai telah menandai fase baru dalam pasar ETF kripto. Para pengamat pun kini menantikan apakah momentum ini dapat terus berlanjut dan membawa Ethereum ke level harga yang lebih tinggi dalam jangka menengah hingga panjang.

Baca Juga: ETF Ethereum Tarik Rp 4,8 Triliun, Bitcoin Justru Alami Arus Keluar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com