Tag Archives: ethereum

Harga Ethereum (ETH) Terkoreksi ke $3.897, Ini Peluang Beli?

Harga Ethereum (ETH) berada di kisaran $3.897,87 per koin, mencatat penurunan -2,93% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasar ETH saat ini mencapai $470,7 miliar, menjadikannya aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin.

Volume perdagangan harian mencapai $38,32 miliar, menunjukkan aktivitas pasar yang tetap tinggi meski terjadi tekanan jual.

Dalam rentang waktu 24 jam terakhir, ETH sempat menyentuh titik terendah di $3.843,08 dan tertinggi di $4.036,35, menandakan volatilitas yang cukup signifikan.

Meskipun pasar kripto secara umum sedang terkoreksi, Ethereum masih mencatat kenaikan +1,48% dalam 7 hari terakhir, menandakan minat investor terhadap aset ini tetap kuat.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Turun 3,43% ke $4.088,36, Jadi Peluang Beli?

Tren Pergerakan Harga 90 Hari Terakhir

Periode Perubahan Harga Persentase
1 Hari -US$ 117,46 -2,92%
30 Hari -US$ 299,12 -7,12%
60 Hari -US$ 569,79 -12,75%
90 Hari +US$ 216,99 +5,89%

Data di atas menunjukkan bahwa meskipun ETH mengalami tekanan jangka pendek, secara kuartalan performanya masih positif.

Kenaikan dalam 90 hari terakhir sebesar +5,89% memperlihatkan adanya fase konsolidasi setelah reli yang kuat di kuartal sebelumnya.

Namun, penurunan selama dua bulan terakhir juga memperingatkan adanya tekanan jual bertahap, yang kemungkinan disebabkan oleh faktor eksternal seperti kebijakan suku bunga global, arus keluar dari institusi besar, dan aksi ambil untung setelah Ethereum sempat menembus level psikologis $4.000.

Analisis Teknis dan Level Penting

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 30 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 30 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Secara teknikal, Ethereum kini berada sedikit di bawah area support minor $3.900, yang sebelumnya menjadi titik konsolidasi kuat.

Jika tekanan jual berlanjut dan harga menembus di bawah $3.850, ETH berpotensi menguji support berikutnya di $3.700–3.750.

Namun, bila harga berhasil bertahan di atas $3.900 dan mencetak rebound di atas $4.000, peluang menuju resistance utama di $4.200–4.300 masih terbuka.
Beberapa indikator teknikal menunjukkan sinyal netral hingga positif:

  • RSI (Relative Strength Index) mendekati area 45, yang menandakan kondisi pasar belum overbought maupun oversold.
  • Moving Average (MA 50) masih berada di atas MA 100, menunjukkan tren jangka menengah tetap bullish meski ada koreksi jangka pendek.
  • Volume perdagangan yang tinggi menandakan aktivitas likuiditas masih terjaga — kondisi yang bisa menjadi dasar untuk potensi pembalikan arah harga.

Faktor Fundamental yang Mempengaruhi ETH

Beberapa faktor fundamental yang memengaruhi pergerakan harga Ethereum saat ini antara lain:

  1. Likuiditas DeFi dan NFT
    Aktivitas transaksi di ekosistem DeFi dan NFT berbasis Ethereum masih menjadi sumber utama permintaan ETH. Meskipun pasar NFT mengalami penurunan, total value locked (TVL) di jaringan Ethereum tetap stabil di atas $55 miliar.
  2. Pembaruan Jaringan (Ethereum 2.0 / Proto-Danksharding)
    Upgrade menuju Proto-Danksharding diharapkan akan meningkatkan efisiensi dan menurunkan biaya transaksi (gas fee), faktor yang secara historis mendukung kenaikan harga ETH.
  3. Korelasi dengan Bitcoin (BTC)
    Dengan Bitcoin turun 3% ke $111.700, tekanan alami juga merembet ke Ethereum. Namun, ETH cenderung memiliki kemampuan rebound lebih cepat karena dukungan ekosistem dan utilitas yang luas.

Outlook dan Prospek ke Depan

Untuk jangka pendek, sentimen pasar kripto masih tertekan, terutama akibat aksi ambil untung pasca reli besar di awal Oktober.

Namun, jika Ethereum mampu mempertahankan harga di atas $3.850, maka potensi rebound menuju $4.200–4.300 tetap terbuka.

Dalam jangka menengah, faktor-faktor seperti peningkatan adopsi DeFi, lonjakan transaksi layer-2, dan peningkatan staking ETH dapat mendukung kenaikan harga kembali ke kisaran $4.500–4.800 menjelang akhir tahun, mendekati rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $ 4.953,73.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Turun 2,26% ke $4.001, Koreksi Sehat Sementara

Harga Ethereum (ETH) hari ini menunjukkan fase koreksi sehat di tengah ketidakpastian pasar global.

Penurunan 2,93% bukan hanya refleksi dari tekanan makroekonomi, tetapi juga bagian dari siklus alami setelah kenaikan panjang.

Bagi investor jangka panjang, area $3.800–3.900 dapat menjadi zona akumulasi menarik, terutama dengan prospek upgrade jaringan dan pertumbuhan ekosistem yang terus berlanjut.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Isyarat The Fed Bikin Pasar Kripto Bergejolak, Apa Yang Terjadi?

Pasar kripto melemah setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengisyaratkan bahwa pemangkasan suku bunga 25 basis poin di Oktober mungkin menjadi yang terakhir di tahun 2025.

Imbasnya, harga Bitcoin merosot 1,6% ke sekitar $ 111 000 dan Ethereum turun ~2% ke sedikit di atas $ 3.900, sementara kapitalisasi pasar kripto global amblas sekitar 1,8%.

Menurut laporan Inkl pada Kamis (30/10), Jerome Powell menegaskan bahwa meskipun The Fed memang memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada Oktober, pemangkasan lebih lanjut di tahun 2025 tidak bisa dianggap pasti.

Pernyataan ini langsung menggugah ekspektasi para investor risiko-tinggi, termasuk di pasar kripto. Akibatnya, pasar kripto mengalami koreksi ringan: total kapitalisasi pasar semua mata uang kripto turun sekitar 1,8% dalam 24 jam terakhir.

Baca Juga: Momen Langka! The Fed Pangkas Suku Bunga, Pesta Cuan Dimulai?

Dampak ke Bitcoin & Ethereum

Bitcoin, sebagai aset kripto utama, mengalami penurunan sekitar 1,6%, berada di kisaran $ 111.000 berdasarkan data dari bursa besar.

Sementara Ethereum mencatat penurunan yang sedikit lebih besar, sekitar 2%, dan diperdagangkan di sedikit di atas $ 3.900.

Penurunan ini menggambarkan bagaimana sentimen makro mempengaruhi aset digital: ketika harapan pemangkasan suku bunga meredup, maka daya tarik aset berisiko seperti kripto ikut tertekan.

Beberapa alasan mengapa pernyataan The Fed ini berdampak cepat ke kripto.

Aset kripto sering dipandang sebagai alat risiko (risk assets). Ketika prospek likuiditas melambat (karena suku bunga bisa tetap tinggi), maka alokasi ke kripto bisa terkoreksi.

Investor sebelumnya berharap bahwa pemangkasan suku bunga lebih lanjut akan “menyuntik” dana ke pasar, namun Powell mempertahankan sikap yang lebih hati-hati, sehingga ekspektasi tersebut melandai.

Koreksi ini juga dianggap sebagai bentuk “sell-the-news”: berita buruk bagi aliran likuiditas ke kripto meskipun pemangkasan itu sendiri adalah langkah dovish karena prospek selanjutnya yang redup.

Menentukan Arah Pasar

Meski koreksi saat ini tidak dramatik, beberapa hal penting untuk dicermati oleh investor dan trader:

Apabila Bitcoin turun jauh di bawah kisaran US$ 110.000 dan tak cepat pulih, maka tekanan bisa melebar ke altcoin dan DOMINASI kripto bisa bergeser ke “safe assets”.

Sebaliknya, jika data ekonomi AS mulai melemah dan The Fed kembali memberi sinyal pemangkasan suku bunga, maka kripto bisa mendapat dorongan kembali.

Untuk Ethereum dan altcoin lainnya, efeknya bisa dua arah: mereka cenderung lebih volatil ketika perubahan kebijakan makro terjadi, sehingga potensi upside besar tetapi juga risiko koreksi lebih tinggi.

Baca Juga: Santiment: Aksi The Fed Bisa Jadi Alarm Bahaya Bagi Pasar Kripto

Hari ini pasar kripto memperoleh “reset” moderat — akibat isyarat hawkish dari The Fed yang membuat ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut menurun.

Bitcoin, Ethereum, dan banyak aset digital lainnya ikut melemah. bahkan, total pasar kripto pun turun mendekati 2%.

Bagi investor, ini bukan berarti akhir dari tren naik — namun sinyal untuk berhati-hati dan memonitor kebijakan The Fed serta data ekonomi AS dengan seksama.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum (ETH) Turun 2,26% ke $4.001, Koreksi Sehat Sementara

Harga Ethereum (ETH) hari ini tercatat turun 2,26% ke posisi $4.001,64 per ETH, dengan kapitalisasi pasar $482,99 miliar dan volume perdagangan harian sebesar $38,68 miliar.

Koreksi ini terjadi setelah ETH sempat menyentuh level tertinggi harian di $4.173,51, sebelum kembali tertekan menuju area support di $3.940,83.

Meski menurun, Ethereum masih menunjukkan penguatan 3,62% dalam sepekan terakhir, menandakan bahwa sentimen investor belum sepenuhnya bearish.

Maka dari itu, penurunan harga ETH saat ini lebih bersifat teknikal setelah reli yang cukup tajam di awal Oktober.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Turun 3,43% ke $4.088,36, Jadi Peluang Beli?

Performa Harga: Tekanan Pendek, Prospek Menengah Masih Positif

Berdasarkan data historis yang dipantau via Tokocrypto pada Rabu (29/10):

  • Dalam 30 hari terakhir, ETH turun -2,7% atau sekitar $110,95.
  • Dalam 60 hari terakhir, penurunan lebih dalam yaitu -7,08%.
  • Namun dalam 90 hari terakhir, Ethereum masih mencatat kenaikan +3,63%, menandakan tren jangka menengah masih positif.

Dengan harga saat ini di kisaran $4.000, Ethereum tetap berada di atas zona psikologis utama. Investor melihat area $3.950–$4.000 sebagai zona akumulasi ideal sebelum potensi rebound jika tekanan jual mereda.

Analisis Teknikal: Support Kuat di $3.950, Potensi Rebound Terbuka

Dari sisi teknikal, Ethereum kini bergerak di sekitar rata-rata pergerakan (SMA) 30 hari, yang sering berfungsi sebagai support dinamis dalam tren naik.

Indikator RSI (Relative Strength Index) menunjukkan posisi netral di sekitar 50, mengindikasikan bahwa pasar belum memasuki area jenuh jual (oversold).

Selama ETH mampu bertahan di atas support $3.940–$3.950, peluang rebound ke area $4.150–$4.200 masih sangat terbuka.

Namun, jika penurunan berlanjut di bawah level tersebut, ETH berpotensi menguji zona support berikutnya di $3.850.

Sebaliknya, untuk melanjutkan tren bullish jangka menengah, Ethereum harus mampu menembus resistensi kuat di $4.200–$4.250, yang selama ini menjadi batas atas pergerakan harga dalam dua minggu terakhir.

Faktor Fundamental: Aktivitas Jaringan dan Likuiditas Masih Solid

Secara fundamental, Ethereum masih menjadi tulang punggung ekosistem DeFi dan NFT di dunia kripto. Dengan pasokan beredar 120,70 juta ETH, tidak ada batas maksimum suplai seperti Bitcoin.

Namun, sejak implementasi EIP-1559, sebagian ETH yang digunakan untuk transaksi dibakar, sehingga menekan inflasi token dalam jangka panjang.

Volume transaksi jaringan Ethereum tetap tinggi, menunjukkan minat yang kuat dari pelaku pasar terhadap protokol ini.

Selain itu, perkembangan proyek Layer-2 (seperti Arbitrum, Optimism, dan Base) terus mendorong efisiensi biaya dan skalabilitas jaringan utama.

Faktor-faktor ini memberikan dasar kuat bagi Ethereum untuk mempertahankan posisinya sebagai aset kripto nomor dua terbesar di dunia, meskipun volatilitas jangka pendek masih tinggi.

Sentimen Pasar: Koreksi Sehat atau Awal Tren Turun Baru?

Koreksi harga Ethereum hari ini tampaknya lebih merupakan fase pendinginan (cooling off) setelah reli yang panjang. Banyak analis menilai bahwa pasar masih berada dalam pola konsolidasi sehat menjelang potensi pergerakan baru di bulan November.

Faktor eksternal seperti pergerakan suku bunga global, kebijakan likuiditas bank sentral, dan perkembangan ETF berbasis Ethereum di AS juga bisa menjadi katalis penting untuk arah harga berikutnya.

Baca Juga: Ethereum Naik Tipis 0,2%, Aktivitas DeFi dan Layer-2 Dorong Optimisme

Koreksi Sementara, Momentum Bullish Masih Terjaga

Penurunan 2,26% pada harga Ethereum hari ini bukan sinyal negatif yang besar, melainkan koreksi sehat setelah kenaikan signifikan dalam beberapa minggu terakhir.

Selama ETH tetap berada di atas support $3.950, prospek jangka menengah tetap positif dengan potensi kenaikan kembali menuju $4.200–$4.300.

Investor jangka menengah disarankan untuk memantau volume perdagangan dan arah arus modal ke jaringan Ethereum, karena peningkatan likuiditas bisa menjadi tanda awal kebangkitan momentum bullish berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

JPMorgan Siap Terima Bitcoin dan Ethereum Jadi Agunan Pinjaman

Dunia keuangan tradisional dan aset digital kembali berpotongan. Raksasa perbankan asal Amerika Serikat, JPMorgan Chase & Co., dikabarkan akan mengizinkan klien institusionalnya menggunakan Bitcoin (BTC) dan Ether (ETH) sebagai agunan untuk pinjaman sebelum akhir tahun ini.

Langkah strategis ini menandai babak baru integrasi kripto ke dalam sistem keuangan Wall Street yang selama ini dikenal konservatif.

Baca Juga: Pionir! JP Morgan Beri Pinjaman Dengan Jaminan Bitcoin dan Ethereum

Langkah Bersejarah untuk Wall Street

Program baru ini akan menggunakan penyedia kustodian eksternal untuk menyimpan aset kripto yang dijaminkan oleh para klien.

Artinya, lembaga keuangan besar kini dapat menggunakan kepemilikan Bitcoin dan Ethereum mereka sebagai jaminan untuk mendapatkan likuiditas, tanpa harus menjual aset digital tersebut.

Sebelumnya, JPMorgan sudah mengambil langkah awal dengan menerima ETF berbasis kripto sebagai bentuk jaminan dalam beberapa transaksi pembiayaan.

Namun, kebijakan terbaru ini memperluas jangkauan hingga ke aset kripto itu sendiri, bukan hanya instrumen turunannya.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat membuka peluang baru bagi perusahaan investasi, hedge fund, dan lembaga keuangan yang memiliki eksposur besar terhadap aset digital namun membutuhkan akses pembiayaan tanpa mengorbankan kepemilikan jangka panjangnya.

Dari Skeptis Menjadi Progresif

Langkah ini menjadi sorotan tajam di kalangan analis, mengingat CEO JPMorgan, Jamie Dimon, selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu kritikus paling keras terhadap Bitcoin.

Ia bahkan sempat menyebut kripto sebagai “penipuan” pada 2017. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, JPMorgan perlahan mengubah pendekatannya.

Bank ini telah meluncurkan JPM Coin, sistem blockchain internal untuk transaksi antarbank, serta memperluas layanannya dalam aset digital melalui divisi Onyx.

Dengan menerima Bitcoin dan Ethereum sebagai agunan, JPMorgan secara efektif mengakui nilai ekonomi dan fungsionalitas kripto dalam ekosistem keuangan modern.

Banyak pihak melihat langkah ini sebagai sinyal bahwa institusi keuangan besar kini tidak lagi bisa mengabaikan peran aset digital dalam pengelolaan modal global.

Dampak bagi Pasar Kripto dan Lembaga Keuangan

Kebijakan JPMorgan ini berpotensi menjadi catalyst positif bagi pasar kripto, khususnya untuk Bitcoin dan Ethereum.

Langkah tersebut memberikan legitimasi tambahan bagi kedua aset digital terbesar dunia itu, sekaligus memperkuat kepercayaan investor institusional terhadap stabilitas dan keamanannya.

Selain itu, keputusan ini bisa mempercepat adopsi skema pinjaman berbasis kripto (crypto-backed lending) di sektor keuangan tradisional.

Selama ini, model semacam itu lebih banyak dijalankan oleh perusahaan fintech dan platform DeFi seperti Aave, MakerDAO, dan BlockFi.

Kini, dengan masuknya nama besar seperti JPMorgan, konsep tersebut berpotensi menjadi mainstream di kalangan lembaga keuangan global.

Analis memperkirakan bahwa langkah JPMorgan akan meningkatkan likuiditas pasar kripto, karena institusi tidak perlu lagi menjual aset digital mereka untuk memenuhi kebutuhan dana jangka pendek.

Hal ini juga dapat mengurangi tekanan jual di pasar, yang sering menjadi pemicu volatilitas ekstrem pada harga Bitcoin dan Ethereum.

Baca Juga: Pionir! JP Morgan Beri Pinjaman Dengan Jaminan Bitcoin dan Ethereum

Titik Balik Kolaborasi TradFi dan Kripto

Kebijakan JPMorgan Chase untuk menerima Bitcoin dan Ethereum sebagai agunan pinjaman menandai pergeseran paradigma besar di sektor keuangan global.

Dari lembaga yang dulu skeptis terhadap kripto, kini JPMorgan justru menjadi pionir di antara bank-bank besar dunia dalam mengintegrasikan aset digital ke dalam sistem pembiayaan tradisional.

Jika langkah ini berjalan sukses, bukan tidak mungkin bank-bank besar lainnya seperti Goldman Sachs, Citigroup, atau Morgan Stanley akan mengikuti jejak serupa.

Integrasi antara keuangan tradisional (TradFi) dan aset digital pun semakin nyata — menjadikan tahun 2025 sebagai momentum penting dalam perjalanan adopsi kripto secara institusional.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apa Itu DRX Token? Panduan Lengkap untuk Pemula

Bayangkan kamu adalah seorang penggemar sepak bola dan kamu ingin mendukung tim sepak bola favorit kamu dengan membeli jersey tim favorit kamu tersebut, tapi di pasaran justru lebih banyak beredar barang palsu yang sulit dibedakan dari aslinya.

Tapi tenang, di tengah maraknya jersey bajakan, DRX hadir membawa solusi. Dengan teknologi NFC-powered jersey dan menggabungkannya dengan teknologi blockchain, DRX mampu memberantas jersey bajakan dengan verifikasi unik mirip NFT yang ditanam di NFC yang ada di setiap jersey.

Cukup menarik bukan? Nah berikut panduan lengkap untuk memahami DRX token untuk kamu yang masih pemula!

Sekilas Mengenai Ekosistem DRX

DRX1
Ekosistem yang ada di DRX. Sumber: DRX Token

Cara paling mudah memahami ekosistem DRX Token adalah melihat DRX sebagai sebuah ekosistem yang mencoba menyatukan olahraga, teknologi, dan gaya hidup di bawah satu sistem ekonomi berbasis blockchain.

Inti dari semuanya adalah DRX Token, yang dapat digunakan untuk menggerakan semua aktivitas di ekosistem DRX termasuk reward, dan staking. Token DRX ini nantinya dapat digunakan di ekosistem DRX seperti DRX Sportnet, DRX Pay, dan DRX Wear.

Aplikasi DRX Sportnet. Sumber: Apple Store

Kamu bisa menggunakan aplikasi DRX Sportnet untuk mencoba bagaimana ekosistem DRX token berjalan. Aplikasi ini dapat kamu download di Play Store dan App Store secara gratis.

Apa Itu DRX Token?

DRX adalah token dari proyek kripto asal Indonesia yang berfokus pada industri jersey olahraga. DRX menggabungkan teknologi blockchain dengan dunia olahraga serta interaksi digital melalui jaringan kontrak Ethereum.

DRX hadir untuk menjawab berbagai tantangan mendasar di industri olahraga saat ini. Mulai dari kurangnya penghargaan bagi fans yang aktif berpartisipasi, maraknya risiko pemalsuan merchandise yang merusak kepercayaan konsumen, serta absennya insentif loyalitas jangka panjang bagi komunitas olahraga. 

Melalui aplikasi SportNet dan integrasi dengan DRX Token, pengguna bisa melakukan berbagai aktivitas seperti memesan lapangan olahraga, mengikuti tantangan untuk mendapatkan poin, hingga berbelanja jersey resmi yang terjamin keasliannya lewat verifikasi blockchain.

Tidak hanya itu, DRX juga membuka peluang bagi fans untuk mendukung perkembangan atlet secara langsung, sekaligus memberi akses eksklusif seperti fitur VIP, early product drops, dan program loyalitas.

Fungsi DRX Token

DRX Token dirancang multifungsi, membuatnya ideal untuk pemula yang ingin crypto dengan utilitas nyata. Berikut use cases utamanya:

Real World Use Case

  • Booking Fasilitas Olahraga: Memesan lapangan atau arena olahraga melalui aplikasi SportNet dengan menggunakan DRX Token.
  • Dapatkan Poin dari Bermain: Dapatkan DRX points dengan mengikuti pertandingan, tantangan, atau aktivitas.
  • Referral Rewards: Peroleh DRX points dengan cara mengundang pengguna baru ke platform.
  • Anti Jersey Bajakan: Lawan pembajakan dengan DRX Wear yang terjamin keasliannya melalui verifikasi blockchain dengan DRX Token.
  • Akses Eksklusif: Holder DRX token dapat membuka akses VIP, early product drops, atau fitur premium.
  • Dukungan Terhadap Atlet: Holder dapat berkontribusi pada perkembangan atlet muda dengan mekanisme voting token.

Utilitas DRX dalam Ekosistem

  • Utility: Digunakan untuk transaksi, booking fasilitas olahraga, pembelian merchandise, hingga membuka fitur eksklusif di aplikasi SportNet.
  • Staking: Lock token untuk mendapatkan imbal hasil (APY) serta akses eksklusif seperti diskon merchandise atau tiket event olahraga.
  • Gamifikasi & Play-to-Earn: Ikut pertandingan, tantangan, atau mini game di aplikasi SportNet untuk mengumpulkan DRX Points.
  • Governance: DRX token nantinya akan digunakan dalam mekanisme DAO (Decentralized Autonomous Organization) untuk pengambilan keputusan, termasuk pengembangan fitur dan sponsorship atlet.

Tokenomics DRX

DRX memiliki total suplai sebesar 50 miliar token dan saat ini total suplai yang telah beredar ada di 22.9% dengan 77.1% masih terkunci.

Dari jumlah tersebut sebagian besar dialokasikan untuk insentif likuiditas, pengembangan ekosistem, dan dukungan komunitas agar komunitas dapat tumbuh dan berkembang.

Untuk menjaga kestabilan harga, token yang dialokasikan bagi tim dan investor awal juga tidak langsung dilepas, melainkan melalui periode vesting yang bertahap.

Berikut detail rinci mengenai tokenomics DRX:

Alokasi Persentase Jadwal Vesting / Rilis
Advisors 3% 3 bulan cliff, vesting 12 bulan
Team 8% 6 bulan cliff, vesting 24 bulan
Partnerships & Business Dev. 10% Rilis langsung, vesting 36 bulan
Staking Rewards 10% 20% saat TGE, sisanya vesting 24 bulan
Loyalty & Gaming 5% 10% saat TGE, vesting 12 bulan
Community Growth Fund 10% 3 bulan cliff, vesting 36 bulan
Marketing 12% 3 bulan cliff, vesting 36 bulan
Development Funds 10% 3 bulan cliff, vesting 36 bulan
Talent Development Programs 10% 3 bulan cliff, vesting 36 bulan
Liquidity (CEX) 8% Rilis langsung
Liquidity (DEX) 4% Rilis langsung
Token Sale 10% 12 bulan cliff, vesting 36 bulan

Baca juga: Siapa Itu Jerome Powell dan Kenapa Pidatonya Selalu Ditunggu?

DRX dan Kolaborasi Jersey Team Lokal Ternama

Kolaborasi DRX Jersey dengan tim besar Indonesia. Sumber: DRX Wear

Melalui lini DRX Wear, DRX memperlihatkan keseriusan mereka dalam membangun ekosistem olahraga dan menggabungkannya dengan teknologi blockchain. DRX menghadirkan jersey resmi untuk sejumlah tim besar Liga 1 dan Liga 2, mulai dari Persik Kediri, Dewa United, PSM Makassar, PSIS Semarang, Madura United, hingga PSMS Medan.

Tak berhenti di sepakbola, DRX juga berkolaborasi dengan beberapa cabang olahraga seperti padel running, badminton, combat, hingga team e-sport ternama di Indonesia.

Setiap koleksi dari official jersey ini dilengkapi teknologi NFC-powered jersey yang menghubungkan fans langsung ke ekosistem digital DRX Sportnet. 

Fitur jersey yang dilengkapi dengan NFC-powered jersey. Sumber: DRX Wear

Fitur ini memungkinkan setiap jersey memiliki chip NFC yang bisa dipindai menggunakan smartphone. Begitu terkoneksi, fans bisa langsung terhubung ke ekosistem digital DRX Sportnet, di mana mereka bisa mengakses konten eksklusif, memverifikasi keaslian produk, hingga mendapatkan reward atau poin loyalitas.

Penutup

DRX token menjadi salah satu contoh bagaimana teknologi blockchain dan kripto dalam diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di industri olahraga Indonesia yang penuh potensi.

Siap untuk jelajahi DRX token dan mencoba ekosistemnya? Download Tokocrypto sekarang dan nantikan listing terbaru DRX token di Tokocrypto dengan 0% biaya trading!

Baca juga: Ekosistem DeFi Avantis: Perdagangan Leverage, RWA, hingga Forex


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum (ETH) Turun 3,43% ke $4.088,36, Jadi Peluang Beli?

Pasar kripto kembali bergejolak. Salah satu aset digital terbesar di dunia, Ethereum (ETH), mencatat penurunan harga harian sebesar -3,43% dan kini diperdagangkan di kisaran $4.088,36 per ETH.

Koreksi ini terjadi di tengah fluktuasi pasar global dan meningkatnya volatilitas di sektor aset digital.

Berdasarkan data perdagangan terbaru, kapitalisasi pasar Ethereum saat ini mencapai $493,46 miliar USD, dengan volume perdagangan 24 jam mencapai $37,16 miliar USD.

Meski mengalami pelemahan harian, Ethereum masih menempati peringkat ke-2 aset kripto paling populer di dunia, tepat di bawah Bitcoin.

Baca Juga: Harga Ethereum Naik 7,7% ke $4.237, Staking Jadi Kunci

Pergerakan Harga dan Tren Terkini

Dalam 24 jam terakhir, harga Ethereum bergerak dalam rentang terendah di $4.075,39 dan tertinggi di $4.245,06.

Meski sempat menunjukkan penguatan dalam sepekan terakhir dengan kenaikan +5,58%, koreksi harian ini menjadi pengingat bahwa volatilitas tetap menjadi ciri khas utama pasar kripto.

Jika dilihat secara historis, pergerakan harga ETH dalam tiga bulan terakhir menunjukkan dinamika yang cukup signifikan:

  • 30 Hari Terakhir: Naik sebesar +1,86% atau sekitar $74,50.
  • 60 Hari Terakhir: Turun -8,69% atau $388,94.
  • 90 Hari Terakhir: Menguat +7,44% atau $282,89.

Data tersebut memperlihatkan bahwa Ethereum masih berada dalam fase konsolidasi setelah sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di level $4.953,73.

Analisis Pasar: Antara Koreksi dan Peluang Investasi

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 27 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 27 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Beberapa analis menilai bahwa penurunan harga Ethereum dalam 24 jam terakhir merupakan bentuk koreksi sehat setelah reli kenaikan jangka pendek.

Faktor eksternal seperti penguatan dolar AS, tekanan inflasi global, serta ketidakpastian regulasi aset digital turut memengaruhi pergerakan pasar.

Di sisi lain, investor jangka panjang melihat penurunan ini sebagai peluang akumulasi, terutama menjelang potensi peningkatan jaringan Ethereum melalui pembaruan protokol yang terus dikembangkan komunitasnya.

Dengan pasokan beredar mencapai 120,70 juta ETH, Ethereum tetap dianggap sebagai salah satu proyek blockchain paling fundamental dengan ekosistem DeFi, NFT, dan Web3 yang kuat.

Kinerja Ethereum Dibandingkan Pasar Kripto Lain

Meskipun harga ETH saat ini masih jauh dari puncaknya, kinerja jaringan Ethereum tetap impresif jika dibandingkan dengan altcoin lain.

Dominasi pasarnya tetap stabil di kisaran 17–20% dari total kapitalisasi kripto global. Hal ini menunjukkan bahwa Ethereum masih menjadi “tulang punggung” ekosistem blockchain.

Banyak proyek baru, termasuk token-token lokal seperti TKO (Tokocrypto Token), memanfaatkan jaringan Ethereum untuk pengembangan sistem DeFi dan infrastruktur digital di kawasan Asia Tenggara. Integrasi tersebut turut memperkuat posisi ETH sebagai standar utama dalam teknologi kontrak pintar.

Baca Juga: Koreksi Tipis, Harga Ethereum Tertahan di Level $3.900

Momentum yang Perlu Diwaspadai

Dengan kondisi harga yang saat ini berada di kisaran $4.000-an, investor disarankan untuk tetap waspada terhadap volatilitas jangka pendek namun tidak mengabaikan potensi jangka panjang Ethereum.

Dukungan komunitas pengembang yang kuat, pembaruan sistem yang berkelanjutan, dan adopsi institusional yang meningkat dapat menjadi katalis positif dalam beberapa bulan ke depan.

Apakah ini waktu yang tepat untuk membeli Ethereum? Jawabannya bergantung pada strategi investasi masing-masing.

Namun, satu hal yang pasti: Ethereum tetap menjadi aset digital utama yang terus menarik perhatian dunia keuangan modern.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Naik 7,7% ke $4.237, Staking Jadi Kunci

Harga Ethereum (ETH) mencatat lonjakan signifikan hari ini, Senin (26/10), dengan kenaikan 7,76% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di kisaran $4.237 per ETH.

Kenaikan ini menempatkan Ethereum di jalur bullish jangka menengah, memperkuat posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $511,4 miliar USD dan volume perdagangan harian $34,11 miliar, ETH menunjukkan peningkatan minat beli yang solid di kalangan investor institusional maupun ritel.

Baca Juga: Ethereum Naik Tipis 0,2%, Aktivitas DeFi dan Layer-2 Dorong Optimisme

Tabel Ringkasan Harga Ethereum (ETH)

Indikator Nilai Perubahan
Harga Saat Ini $4,237.01 +7.76% (24 jam)
Kapitalisasi Pasar $511.40 Miliar +7.5%
Volume Perdagangan 24 Jam $34.11 Miliar Naik tajam
Sirkulasi Pasokan 120.70 Juta ETH
Tertinggi 24 Jam $4,247.18
Terendah 24 Jam $3,940.13
Rekor Tertinggi $4,953.73 -14.5% dari ATH

Momentum Bullish Didukung Volume Tinggi

Peningkatan harga ETH sebesar 7,76% beriringan dengan lonjakan volume perdagangan yang menembus $34 miliar atau naik hampir dua kali lipat dibandingkan rata-rata mingguan.

Lonjakan ini mengindikasikan bahwa pasar tengah memasuki fase akumulasi aktif, di mana pelaku pasar memanfaatkan momentum kenaikan Bitcoin di atas $115.000 untuk memperkuat posisi di aset kripto utama seperti Ethereum.

Selain itu, harga ETH kini menembus resistansi psikologis $4.000, yang sebelumnya menjadi batas konsolidasi sejak awal Oktober.

Penembusan ini memicu sinyal beli di berbagai indikator teknikal dan membuka peluang bagi ETH untuk menguji target berikut di $4.300 – $4.500.

Analisa Teknis: RSI Naik dan MACD Konfirmasi Tren Positif

Dari sisi teknikal, Ethereum kini berada dalam pola ascending channel — sinyal kuat bahwa tren naik masih berlanjut.

  • RSI (Relative Strength Index) berada di level 68–70, menandakan momentum kuat namun mulai mendekati area overbought.
  • MACD menunjukkan bullish crossover, memperkuat sinyal kenaikan lanjutan.
  • Harga ETH berhasil bertahan di atas EMA 50 (Exponential Moving Average) di sekitar $3.950, menunjukkan dukungan kuat dari pembeli.

Jika ETH mampu menutup perdagangan harian di atas $4.250, maka potensi pengujian ulang terhadap level tertinggi sepanjang masa (ATH) $4.953 akan terbuka dalam beberapa minggu ke depan.

Faktor Fundamental: Aktivitas DeFi dan Staking Dorong Permintaan

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 27 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 27 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Selain faktor teknikal, penguatan ETH juga dipicu oleh perkembangan fundamental yang positif.

Aktivitas di sektor DeFi (Decentralized Finance) dan staking Ethereum 2.0 terus meningkat, menciptakan tekanan pasokan yang lebih rendah di pasar spot.

Menurut data on-chain, lebih dari 32 juta ETH kini terkunci dalam kontrak staking, atau setara 26% dari total pasokan beredar. Hal ini mengurangi suplai likuid yang tersedia di pasar, mendukung kenaikan harga secara alami.

Selain itu, adopsi Ethereum di sektor Layer-2 (L2) seperti Arbitrum dan Optimism juga terus tumbuh, memperkuat ekosistem dan mempercepat transaksi dengan biaya rendah: faktor yang meningkatkan utilitas jangka panjang ETH.

Prospek Jangka Pendek dan Level Penting yang Perlu Diperhatikan

Dalam jangka pendek, Ethereum diperkirakan akan melanjutkan tren positif selama harga mampu bertahan di atas support utama $4.000. Area ini menjadi titik konfirmasi penting bagi investor untuk menilai kekuatan tren.

Jika tekanan beli berlanjut, target kenaikan berikutnya berada di $4.350 – $4.500, sedangkan penurunan di bawah $3.950 dapat memicu koreksi menuju area $3.800.

Kombinasi fundamental kuat, aktivitas jaringan tinggi, dan sentimen positif pasar kripto global menjadikan ETH salah satu aset paling menjanjikan di kuartal terakhir 2025.

Baca Juga: Ethereum Naik Tipis 0,2%, Aktivitas DeFi dan Layer-2 Dorong Optimisme

Ethereum Perkuat Dominasi Pasar di Tengah Lonjakan Kripto Global

Lonjakan harga Ethereum ke $4.237 menandai fase bullish baru di pasar altcoin. Momentum teknikal yang solid, pertumbuhan ekosistem DeFi, dan kenaikan jumlah staking menjadi fondasi utama bagi penguatan ETH.

Selama ETH bertahan di atas $4.000, tren bullish tetap valid dengan potensi pengujian ulang ke rekor tertinggi $4.953.

Investor disarankan untuk memantau volume perdagangan dan zona resistance $4.250 sebagai area kunci menuju reli berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Naik Tipis 0,2%, Aktivitas DeFi dan Layer-2 Dorong Optimisme

Harga Ethereum (ETH) hari ini berada di level $3.943,57 per ETH/USD, mencatat kenaikan +0,2% dalam 24 jam terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $475,98 miliar USD dan volume perdagangan harian mencapai $14,56 miliar USD, Ethereum tetap menjadi aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin.

Kenaikan kecil ini mencerminkan fase konsolidasi pasar altcoin, di mana pelaku pasar masih berhati-hati menjelang potensi pergerakan besar menjelang akhir Oktober 2025.

Dalam 7 hari terakhir, Ethereum masih menunjukkan penguatan moderat sebesar +1,23%, menandakan minat beli tetap stabil.

Baca Juga: Perkuat Keamanan, Ethereum Foundation Pindahkan $610 Juta ke Wallet

Data Pasar Ethereum (ETH) Terkini

Indikator Nilai
Harga Saat Ini (USD) $3,943.57
Perubahan 1 Jam -0.01%
Perubahan 24 Jam +0.12%
Perubahan 7 Hari +1.23%
Kapitalisasi Pasar $475.98 Miliar
Volume Perdagangan (24 Jam) $14.56 Miliar
Sirkulasi Pasokan 120.70 Juta ETH
Total Pasokan Maksimum Tidak Terbatas
Tertinggi 24 Jam $3,967.65
Terendah 24 Jam $3,923.19
Rekor Tertinggi (All-Time High) $4,953.73

Riwayat Harga Ethereum dalam USD

Periode Perubahan (USD) Persentase Perubahan
Hari Ini +$4.87 +0.12%
30 Hari +$21.94 +0.56%
60 Hari -$658.99 -14.33%
90 Hari +$12.75 +0.32%

Selama dua bulan terakhir, Ethereum masih berada dalam fase pemulihan setelah koreksi tajam pada Agustus–September 2025 yang menurunkan harga hingga di bawah $3.800.

Namun, sejak awal Oktober, ETH berhasil kembali stabil di kisaran $3.900–$4.000, menunjukkan bahwa tekanan jual mulai berkurang.

Analisis Pasar: Ethereum Bertahan Kuat di Tengah Tekanan Volume

Walaupun volume perdagangan harian Ethereum menurun dibandingkan rata-rata bulanan, pasar menunjukkan ketahanan yang solid.

Kenaikan tipis +0,12% dalam 24 jam terakhir menunjukkan bahwa permintaan tetap ada, terutama dari pelaku institusional yang melihat ETH sebagai aset fundamental dalam dunia DeFi dan Web3.

Dari sisi teknikal, Ethereum masih bergerak dalam rentang konsolidasi jangka menengah, dengan support kuat di $3.900 dan resistensi di sekitar $4.000–$4.050.

Jika ETH mampu menembus batas atas ini, momentum bullish jangka pendek berpotensi berlanjut menuju target $4.200.

Indikator Relative Strength Index (RSI) saat ini berada di level 54, yang berarti pasar masih netral — belum overbought maupun oversold.

Sementara itu, Moving Average (MA50) menunjukkan arah mendatar, mengonfirmasi fase konsolidasi yang sehat setelah fluktuasi harga di awal kuartal.

Faktor Fundamental yang Mempengaruhi Harga ETH

  1. Peningkatan Aktivitas Jaringan Ethereum 2.0
    Jumlah ETH yang di-staking di jaringan Ethereum 2.0 terus meningkat dan kini melampaui 30 juta ETH, menandakan kepercayaan yang tinggi terhadap mekanisme Proof of Stake (PoS). Peningkatan ini mengurangi pasokan ETH yang beredar di pasar, memberikan tekanan positif terhadap harga.
  2. Pertumbuhan Ekosistem Layer-2 (L2)
    Protokol seperti Arbitrum, Optimism, dan Base terus mencatat peningkatan volume transaksi. Aktivitas tinggi di jaringan L2 berkontribusi terhadap permintaan ETH untuk gas fee, sehingga memperkuat fundamental ekosistem.
  3. Adopsi Institusional dan DEX Volume
    Peningkatan aktivitas di bursa terdesentralisasi (DEX) berbasis Ethereum seperti Uniswap dan Curve turut menjaga relevansi ETH sebagai backbone DeFi. Sementara itu, lembaga keuangan besar mulai menjajaki integrasi tokenisasi aset menggunakan blockchain Ethereum.
  4. Kebijakan Moneter dan Pasar Global
    Ekspektasi terhadap penurunan suku bunga global pada awal 2026 meningkatkan minat terhadap aset berisiko, termasuk kripto. Ethereum menjadi salah satu pilihan utama bagi investor yang mencari yield staking di atas inflasi fiat.

Analisis Teknis: Kekuatan di Atas Support $3.900

Secara teknikal, support utama Ethereum berada di $3.900, sementara resistensi terdekat di $4.000–$4.050. Jika momentum positif berlanjut, ETH berpotensi menguji area $4.200–$4.300 dalam beberapa hari mendatang.

Namun, jika harga turun di bawah $3.880, potensi koreksi ke $3.750 terbuka kembali. Sejauh ini, candlestick pattern harian menunjukkan bias positif dengan dominasi volume beli.

Baca Juga: Koreksi Tipis, Harga Ethereum Tertahan di Level $3.900

Ethereum Tunjukkan Ketahanan dan Momentum Konsolidasi Positif

Berdasarkan analisa harga hari ini, Ethereum (ETH) berhasil mencatat kenaikan tipis 0,2% ke $3.943,57, menandakan stabilitas pasar di tengah volatilitas rendah.

Dengan kapitalisasi pasar $475 miliar dan aktivitas jaringan yang terus berkembang, ETH tetap menjadi tulang punggung utama ekosistem kripto global.

Selama harga mampu bertahan di atas $3.900, tren jangka menengah Ethereum masih tergolong positif. Potensi penguatan menuju $4.200–$4.300 tetap terbuka, terutama jika dukungan dari ekosistem DeFi dan staking terus meningkat.

Ethereum kembali menunjukkan perannya sebagai aset kripto fundamental dan stabil di tengah dinamika pasar altcoin, memperkuat posisinya sebagai pemimpin inovasi Web3 dan keuangan terdesentralisasi (DeFi).


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Koreksi Tipis, Harga Ethereum Tertahan di Level $3.900

Harga Ethereum (ETH) hari ini berada di level $3.926,36 per ETH/USD, mengalami penurunan sebesar 0,58% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi ini terjadi seiring dengan pergerakan pasar kripto global yang menunjukkan pelemahan tipis setelah reli harga yang terjadi pada pekan sebelumnya.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $473,91 miliar dan volume perdagangan 24 jam sebesar $31,87 miliar, Ethereum tetap menempati posisi kedua aset kripto terbesar di dunia, hanya berada di bawah Bitcoin.

Aktivitas perdagangan yang tinggi menandakan bahwa minat terhadap ETH masih sangat kuat di kalangan investor.

Baca Juga: Ethereum Cetak Kenaikan Tajam! Update Jaringan Dorong ETH ke $3.9K

Data Pasar Ethereum (ETH) Terkini

Indikator Nilai
Harga Saat Ini (USD) $3,926.36
Perubahan 1 Jam -0.11%
Perubahan 24 Jam -0.58%
Perubahan 7 Hari +2.06%
Kapitalisasi Pasar $473.91 Miliar
Volume Perdagangan (24 Jam) $31.87 Miliar
Jumlah ETH Beredar (Circulating Supply) 120.70 Juta ETH
Tertinggi 24 Jam $4,002.56
Terendah 24 Jam $3,869.19
Rekor Tertinggi (All-Time High) $4,953.73

Perbandingan Harga Ethereum dalam 90 Hari Terakhir

Periode Perubahan (USD) Persentase Perubahan
Hari Ini -$23.01 -0.58%
30 Hari -$89.63 -2.23%
60 Hari -$510.09 -11.50%
90 Hari +$140.71 +3.72%

Data tersebut memperlihatkan bahwa meskipun ETH masih berada dalam fase konsolidasi, tren jangka panjangnya tetap positif, dengan penguatan sekitar 3,72% dalam tiga bulan terakhir.

Hal ini menunjukkan daya tahan Ethereum di tengah volatilitas pasar yang tinggi.

Analisis Pasar: Koreksi Sehat di Tengah Momentum Positif

Koreksi harga Ethereum sebesar -0.58% hari ini dinilai sebagai konsolidasi sehat setelah penguatan yang cukup signifikan selama pekan lalu.

Penurunan harga ini tidak diikuti oleh lonjakan volume jual, sehingga masih dalam batas wajar dan belum mengindikasikan perubahan tren jangka menengah.

Dari sisi teknikal, ETH saat ini bertahan di atas support kuat $3.850–$3.880, dengan area resistensi terdekat di $4.000–$4.050.

Jika mampu menembus level tersebut, harga berpotensi menuju $4.200–$4.300 sebagai target jangka pendek berikutnya.

Indikator Relative Strength Index (RSI) masih berada di zona netral, menandakan keseimbangan antara tekanan beli dan jual.

Sementara itu, Moving Average (MA50) menunjukkan tren kenaikan yang masih terjaga, mendukung potensi rebound dalam waktu dekat.

Faktor Fundamental yang Mempengaruhi Harga Ethereum

  1. Adopsi DeFi dan NFT yang Tetap Kuat
    Ethereum tetap menjadi tulang punggung bagi aplikasi DeFi (Decentralized Finance) dan NFT (Non-Fungible Token) dengan total nilai terkunci (TVL) di ekosistem mencapai puluhan miliar dolar. Aktivitas jaringan yang padat menjaga permintaan ETH untuk biaya gas tetap tinggi.
  2. Progres Pembaruan Teknologi (Ethereum 2.0 dan Danksharding)
    Komunitas Ethereum tengah bersiap menghadapi pembaruan besar seperti Danksharding dan peningkatan skalabilitas Layer-2 yang akan mempercepat transaksi dan menurunkan biaya gas. Hal ini meningkatkan daya tarik ETH bagi pengembang dan pengguna.
  3. Faktor Makro dan Sentimen Pasar Kripto
    Pergerakan ETH juga dipengaruhi oleh kondisi makro global, termasuk ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh bank sentral utama. Jika likuiditas meningkat, investor cenderung kembali ke aset berisiko seperti Ethereum.

Prospek Jangka Pendek dan Tantangan

Meskipun Ethereum masih menunjukkan kekuatan fundamental, beberapa tantangan tetap membayangi:

  • Persaingan dari jaringan Layer-1 lain seperti Solana dan Avalanche yang menawarkan biaya lebih rendah.
  • Volatilitas pasar kripto akibat faktor eksternal seperti kebijakan regulasi dan kondisi ekonomi global.
  • Ketergantungan pada aktivitas DeFi — jika volume transaksi menurun, permintaan gas ETH juga bisa melemah.

Namun, dukungan komunitas, inovasi berkelanjutan, dan posisinya sebagai platform smart contract terbesar membuat Ethereum tetap menjadi aset dominan di sektor altcoin.

Baca Juga: Perkuat Keamanan, Ethereum Foundation Pindahkan $610 Juta ke Wallet

Ethereum Tetap Stabil di Tengah Koreksi

Analisa harga ETH hari ini menunjukkan bahwa meskipun harga mengalami koreksi tipis sebesar 0,58% ke level $3.926, Ethereum masih berada dalam tren sehat dan terjaga di atas level support utama.

Dengan fundamental jaringan yang solid, aktivitas DeFi yang tinggi, dan rencana pembaruan teknologi yang menjanjikan, Ethereum diproyeksikan tetap menjadi aset unggulan di pasar kripto menjelang akhir tahun 2025.

Selama harga bertahan di atas $3.850, prospek jangka pendek ETH tetap positif, dengan potensi menuju $4.200–$4.300 apabila tekanan beli meningkat kembali di pasar spot.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 24 Oktober 2025: ETH Mulai Terlihat Pola Bullish

Pasar kripto pada Jumat (24/10) kembali menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Ethereum menjadi sorotan setelah pergerakannya di kisaran $3.750–$3.800 memunculkan potensi breakout menuju level $4.000. Aksi akumulasi oleh whale dengan kepemilikan antara 10.000 hingga 100.000 ETH turut memperkuat sinyal kenaikan ini.

Di sisi lain, altcoin seperti DEGO (+26%), BEL (+26%), dan CATI (+17%) memimpin kenaikan pasar pada Jumat (24/10), menunjukkan rotasi minat investor ke aset berkapitalisasi menengah. Lihat lebih lengkap di bawah:

Pola Gerakan Ethereum Isyaratkan Breakout $4K Berikutnya

  • Ethereum mendekati $3.750–$3.800 mengisyaratkan potensi rebound 10%.
  • Whale (10.000–100.000 ETH) diam-diam mengakumulasi beberapa hari terakhir.
  • Pasokan dari holder kecil bertambah selama penurunan harga baru-baru ini.

Top Altcoin Hari Ini, Jumat (24/10) Pimpin Kenaikan Pasar

  • DEGO melonjak 26% dalam 24 jam, mencapai $1,29, berpotensi naik lagi.
  • Harga BEL menguat 26% (24 jam), kini di $0,2666.
  • CATI naik 17% dalam sehari terakhir, dengan harga $0,0846.

SOON Tanding Trading Dimulai! Total Hadiah Rp500 Juta!*

AI Pilih Altcoin Ini Kripto Terbaik Akhir Oktober 2025

  • AI pilih Chainlink (LINK) karena diakumulasi whale dan diadopsi.
  • Kemitraan besar tunjukkan Chainlink jembatani keuangan tradisional dan blockchain.
  • Chainlink diposisikan untuk kenaikan harga di atas $20.

Standard Chartered: Penurunan BTC di Bawah $100.000 Mungkin Terakhir

  • Analis Geoff Kendrick: BTC akan turun sebentar di bawah $100.000 sebelum naik lagi.
  • Sinyal bottom pasar: Rotasi Gold ke BTC, likuiditas ketat, dan dukungan teknis.
  • Bank pertahankan target $200.000 (akhir 2025), sarankan “beli saat turun”.

Baca juga: Aster: DEX Multichain yang Siap Tantang Hyperliquid dan GMX


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com