Pasar kripto mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mengalami tekanan hebat pada akhir pekan lalu. Dalam 24 jam terakhir, total kapitalisasi pasar kripto melonjak sebesar $48 miliar, mencapai $2,51 triliun. Level $2,50 triliun kini menjadi titik dukungan penting yang dinilai krusial untuk mendorong tren pemulihan jangka pendek.
Jika level ini berhasil dipertahankan, kapitalisasi pasar bisa terus naik menuju $2,61 triliun, yang akan memulihkan sebagian besar kerugian sebelumnya dan meningkatkan kepercayaan investor. Namun, jika gagal bertahan, tekanan jual bisa membawa pasar kembali turun ke kisaran $2,41 triliun.
Bitcoin Bertahan di Atas Support $82.503, Targetkan Breakout ke $85.000
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Bitcoin (BTC) menjadi salah satu indikator utama kekuatan pasar, saat ini diperdagangkan di atas level support $82.503. Target berikutnya adalah menembus resistance $85.000, yang selama ini menjadi batas atas gerak harga dalam beberapa pekan terakhir. Jika berhasil dilewati, harga BTC berpotensi naik ke $86.822 dan bahkan mendekati $90.000.
Namun, jika gagal mempertahankan level support saat ini, Bitcoin bisa turun ke $80.000, dengan risiko penurunan lanjutan hingga $76.741. Arah harga BTC dalam waktu dekat akan sangat menentukan sentimen pasar secara keseluruhan.
Di antara altcoin, Fartcoin (FARTCOIN) mencuri perhatian setelah melonjak 32% dalam satu hari, kini diperdagangkan di $0,58. Koin meme ini tengah menguji resistance di $0,60. Jika berhasil menembusnya, Fartcoin bisa melanjutkan reli hingga $0,69—level tertinggi dalam dua bulan terakhir.
Namun, jika gagal menembus $0,60, harga Fartcoin kemungkinan akan terkoreksi ke $0,37. Keberlanjutan momentum bullish akan bergantung pada kekuatan pasar dan kemampuan koin untuk mempertahankan lonjakan harga saat ini.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Lima indikator ekonomi utama Amerika Serikat (AS) menjadi sorotan pelaku pasar kripto pekan ini. Data tersebut diperkirakan dapat memengaruhi sentimen investor terhadap Bitcoin (BTC) dan aset digital lainnya, di tengah tekanan bearish yang tengah melanda pasar.
Dilaporkan BeInCrypto, pengaruh kebijakan dan data ekonomi AS terhadap kripto semakin signifikan. Oleh karena itu, pelaku pasar memperhatikan rilis indikator makroekonomi pekan ini untuk menentukan arah pergerakan harga.
1. Risalah Rapat FOMC Maret
Risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bulan Maret dijadwalkan rilis pada Rabu (10/4). Dokumen ini akan memberikan pandangan terkini terkait arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed), terutama menyangkut suku bunga, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi.
Nada agresif dari risalah yang mengindikasikan kebijakan ketat dapat menekan harga Bitcoin karena investor cenderung beralih ke aset yang lebih aman seperti obligasi. Sebaliknya, sinyal dovish yang mengarah pada kemungkinan pemangkasan suku bunga dapat meningkatkan minat terhadap aset berisiko, termasuk kripto.
JPMorgan sebelumnya memprediksi potensi resesi di AS dan menyebut Fed mungkin perlu memangkas suku bunga lebih cepat dari jadwal. Namun, hingga kini tidak ada indikasi akan adanya rapat darurat sebelum pertemuan FOMC berikutnya pada 6–7 Mei 2025.
2. Klaim Pengangguran Awal
Data mingguan klaim pengangguran awal akan dirilis pada Kamis (11/4). Indikator ini mencerminkan kondisi pasar tenaga kerja dan menjadi acuan bagi pelaku pasar untuk menilai kesehatan ekonomi.
Jumlah klaim yang lebih rendah dari 219.000 akan mencerminkan kekuatan ekonomi AS, namun bisa mengurangi daya tarik Bitcoin. Sebaliknya, lonjakan klaim dapat mendorong kekhawatiran resesi dan meningkatkan peluang pemangkasan suku bunga oleh The Fed, yang umumnya mendukung harga kripto.
Daftar peristiwa ekonomi Amerika Serikat periode 7-11 April 2025.
3. Indeks Harga Konsumen (CPI)
Indikator inflasi utama, Consumer Price Index (CPI), juga akan diumumkan pada Kamis (11/4). Jika inflasi tercatat lebih tinggi dari perkiraan, pasar dapat mengantisipasi kebijakan moneter ketat dari Fed, yang berpotensi memperkuat dolar AS dan menekan harga kripto.
CPI bulan Maret diperkirakan naik 2,6% secara tahunan. Apabila realisasinya lebih tinggi, Bitcoin berisiko tertekan. Namun jika data lebih rendah, kripto bisa mendapat dorongan sebagai lindung nilai terhadap pelonggaran kebijakan moneter.
4. Indeks Harga Produsen (PPI)
Pada Jumat (12/4), data Indeks Harga Produsen (PPI) akan memberikan gambaran tentang inflasi di tingkat grosir. Kenaikan PPI di atas 3,3% secara tahunan bisa menandakan meningkatnya tekanan biaya produksi, termasuk bagi sektor pertambangan kripto.
PPI yang tinggi berpotensi memicu respons hawkish dari The Fed, yang dapat mengurangi likuiditas di pasar dan menekan kripto. Sebaliknya, data yang lebih lemah bisa mendukung narasi pemangkasan suku bunga.
5. Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan
Juga pada Jumat (12/4), data awal indeks sentimen konsumen Universitas Michigan akan dirilis. Angka yang lebih tinggi dari ekspektasi (54,5) menandakan optimisme konsumen, yang bisa mendorong pengambilan risiko dan mendukung harga Bitcoin. Namun, angka yang lebih rendah bisa menimbulkan kekhawatiran inflasi atau ketidakpastian pekerjaan.
Selain mencerminkan keyakinan ekonomi, indeks ini juga memuat ekspektasi inflasi, yang menjadi acuan tambahan bagi narasi Bitcoin sebagai lindung nilai.
Pekan ini menjadi periode penting bagi pasar kripto dengan jadwal padat rilis data ekonomi makro. Pelaku pasar diimbau untuk mencermati indikator tersebut serta memperhatikan reaksi pasar guna menyusun strategi investasi yang matang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Selamat datang di Market Sinyal Harian Tokocrypto. Hari ini Selasa, 8 April 2025, kami akan memberikan analisis dan sinyal perdagangan untuk tiga kripto yang memiliki potensi pergerakan signifikan di Tokocrypto.
Rangkuman Berita Aset Kripto 24 Jam Terakhir :
BlackRock CEO Larry Fink membuka kemungkinan penurunan pasar hingga 20%, tapi melihatnya sebagai peluang beli.
Galaxy Digital mendapat persetujuan SEC untuk listing di NASDAQ dengan ticker $GLXY.
Pierre Rochard mendirikan The Bitcoin Bond Company.
Lebih dari 50 negara yang dikenai tarif AS menghubungi Gedung Putih untuk negosiasi.
Presiden Israel Netanyahu menyatakan akan menghilangkan defisit perdagangan dengan AS secepat mungkin.
SEC akan mengadakan diskusi putaran meja (roundtable) terkait crypto trading hari Jumat.
Trump mengancam tambahan tarif 50% ke China jika tarif 34% tidak dihapus sebelum 8 April.
CZ Binance bergabung sebagai penasihat Pakistan Crypto Council untuk mendukung pertumbuhan Web3 dan blockchain.
Strategi MicroStrategy (Michael Saylor) tidak menambahkan BTC antara 31 Maret hingga 6 April.
Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.
AVAX/USDT (🔼9.62%)
Entry: $16.57
Stop Loss: $16.03
Take Profit: $18.16
Harga AVAX/USDT saat ini berada di kisaran $16.81 dan sedang membentuk pola pennant yang menandakan potensi kelanjutan tren naik. RSI 1 jam menunjukkan pembacaan di 55.72, mencerminkan momentum bullish yang cukup kuat.
Support terdekat berada di $16.57, sementara resistance utama terletak di $18.16, dengan potensi upside sekitar 9.62% jika berhasil breakout dari pola ini. Kenaikan volume mendukung kemungkinan breakout ke atas.
Avalanche dikenal dengan arsitektur tri-chain uniknya yang terdiri dari C-Chain, P-Chain, dan X-Chain sebagai fondasi ekosistem. Namun, keterbatasan pada subnet lama seperti biaya staking tinggi dan masalah interoperabilitas memicu evolusi ke arah subnet yang lebih menyerupai Layer 1. Inovasi ini memperkuat posisi AVAX sebagai platform yang scalable dan fleksibel, memberi sentimen positif terhadap ekosistemnya di tengah tren adopsi blockchain modular.
RENDER/USDT (🔼 13.99%)
Entry: $2.917
Stop Loss: $2.799
Take Profit: $3.326
Harga RENDER/USDT saat ini berada di $3.011 setelah rebound kuat dari area support $2.799. Harga berhasil menembus resistance minor di $2.917 dan kini mendekati resistance penting di $3.326. RSI 1 jam berada di level 61.10, menunjukkan momentum yang cenderung bullish namun belum overbought. Volume meningkat seiring dengan kenaikan harga, mendukung potensi lanjutan tren naik.
Breakout di atas $3.326 akan membuka ruang menuju level lebih tinggi.Render Network baru saja mengumumkan proposal penting RNP-019, yang berfokus pada ekspansi layanan AI/ML dan memberikan framework untuk emisi dan reward bagi node komputasi umum dan AI.
Voting komunitas atas proposal ini ditutup pada 6 April dan menjadi langkah awal dalam memperluas Render menjadi lapisan komputasi universal. Hal ini menunjukkan minat proyek dalam menangkap peluang dari sektor AI, yang dapat memperkuat fundamental jangka panjang RENDER.
SOL/USDT (🔼8.35%)
Entry: $105.59 Stop Loss: $102.10 Take Profit: $114.42
SOL/USDT bergerak di kisaran $107.04 setelah mengalami pemantulan dari support $102.10. RSI 1 jam di 51.23 menunjukkan netral-bullish. Jika harga mampu bertahan di atas $105.59, ada potensi kenaikan menuju resistance $114.42 dengan estimasi profit sekitar +8.35%.
Solana menunjukkan perkembangan pesat minggu ini dengan berbagai update seperti Solana Breakout Hackathon, integrasi dengan PayPal & Venmo, dan peluncuran produk dari @matchaxyz dan @KaminoFinance.
Selain itu, Solana juga mengumumkan peluncuran Solana Policy Institute untuk edukasi kebijakan publik. Aktivitas ini menunjukkan ekosistem yang aktif dan mendukung outlook positif terhadap SOL.
Selalu perhatikan pergerakan pasar dan berita terbaru yang dapat mempengaruhi harga aset kripto di Market Sinyal Harian. Untuk terus mendapatkan market sinyal harian secara full 5 sinyalkripto segera join sebagai VIP Tokocrypto.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Laporan ini disusun oleh tim Research Tokocrypto sebagai panduan bagi para investor dan pelaku pasar untuk memahami perkembangan terkini dalam ekonomi global dan pasar kripto.
Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, performa pasar crypto, serta peristiwa-peristiwa penting di sektor blockchain, laporan ini dirancang untuk memberikan wawasan mengenai tren utama yang berpotensi memengaruhi strategi investasi.
Tim Research Tokocrypto berkomitmen menghadirkan informasi yang akurat dan relevan untuk membantu pembaca mengambil keputusan yang lebih bijaksana di tengah dinamika pasar yang terus berubah.
Fokus Utama
Tinjauan Makro Ekonomi Global dan Nasional
Donald Trump berencana mengumumkan tarif baru pada sektor otomotif, aluminium, dan farmasi sebagai bagian dari kebijakan perdagangan proteksionisnya.
Singapura mencatat tingkat inflasi inti terendah dalam hampir 4 tahun pada Februari 2025, menurun menjadi 3.1% dari 3.3% di Januari.
Inflasi sektor jasa di Jepang mencapai 3,0% pada Februari 2025, mempertahankan ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Bank of Japan (BOJ).
Rupiah melemah ke Rp16.611 per dolar AS, level terendah sejak krisis 1998, dipicu oleh sentimen global dan capital outflow dari Indonesia.
Sri Mulyani membuka peluang kolaborasi antara Indonesia dan New Development Bank (NDB) untuk mendukung pembiayaan pembangunan berkelanjutan.
Pemerintah menghapus sanksi administratif keterlambatan pembayaran PPh Pasal 29 dan pelaporan SPT Tahunan WP Orang Pribadi (OP) tahun pajak 2024 hingga 11 April 2025, mengingat libur panjang Idul Fitri.
Perkembangan Regulasi Kripto
Australia mengusulkan regulasi baru untuk aset kripto yang bertujuan mengintegrasikan digital asset ke dalam ekonomi nasional, dengan fokus pada perlindungan konsumen dan kepatuhan hukum.
SEC akan mengadakan empat diskusi panel terkait perdagangan, kustodian, tokenisasi, dan DeFi untuk membentuk regulasi kripto yang lebih jelas.
Pemerintah AS mencabut sanksi terhadap Tornado Cash setelah menetapkan aturan baru untuk mengawasi layanan mixing kripto.
Performa Pasar Kripto
Bitcoin menunjukkan momentum bullish dengan dua bullish candle berturut-turut dan support di 50 SMA.
Orca (+50.4%), Cheems (+49.1%), dan Solayer (+45.4%) menjadi top gainer dalam seminggu terakhir, mencerminkan minat pasar terhadap proyek DeFi dan inovasi Web3.
Cross-chain Communication (+47.2%), Consensys Portfolio (+38.0%), dan AI Meme (+27.0%) memimpin sektor dengan performa terbaik, menunjukkan meningkatnya minat terhadap interoperabilitas, Web3, dan AI dalam ekosistem crypto.
NFPrompt (NFP) – 27 Maret 2025 unlock sebesar 1.45% dari total supply, setara dengan $1.25 juta (~3.53% dari market cap).
Optimism (OP) – 31 Maret 2025 unlock sebesar 0.75% dari total supply, setara dengan $28.93 juta (~1.99% dari market cap).
Sui (SUI) – 1 April 2025 unlock sebesar 0.80% dari total supply, setara dengan $190.57 juta (~2.53% dari market cap).
Sleepless AI (AI) – 4 April 2025 unlock sebesar 0.80% dari total supply, setara dengan $190.57 juta (~2.53% dari market cap).
Proyeksi Analis
Pemulihan Pasar Kripto: Kapitalisasi pasar naik ke $2.88T, sementara Fear and Greed Index meningkat ke 34, menunjukkan pemulihan, tetapi sentimen masih waspada.
Dominasi Bitcoin Berlanjut: Altcoin Season Index turun ke 17, menunjukkan aliran modal lebih banyak ke BTC, sementara CoinMarketCap 100 Index naik 1.40%, didorong oleh aset berkapitalisasi besar.
Risiko Makroekonomi & Regulasi: Volatilitas tetap tinggi, dengan fokus pada tarif perdagangan global Trump (2 April 2025) yang dapat menciptakan ketidakpastian pasar.
Edukasi Kripto – Volatilitas Kripto: Apa yang Perlu Diketahui?
Weekly Macroeconomics
Trump Akan Terapkan Tarif Baru untuk Otomotif, Aluminium, dan Farmasi
Donald Trump di acara Bitcoin Conference 2024.
Presiden AS Donald Trump menyatakan akan segera mengumumkan tarif baru terhadap impor mobil, aluminium, dan produk farmasi, mengindikasikan potensi kebijakan perdagangan yang lebih proteksionis jika ia kembali menjabat.
Langkah ini diharapkan dapat melindungi industri dalam negeri tetapi berisiko meningkatkan ketegangan dagang dengan mitra internasional, terutama Uni Eropa dan China. Para analis memperingatkan bahwa kebijakan tarif ini dapat memicu pembalasan dari negara lain dan berdampak pada rantai pasokan global.
Inflasi Jasa Jepang Sentuh 3,0%, BOJ Diperkirakan Naikkan Suku Bunga
Data terbaru menunjukkan bahwa indeks harga produsen jasa (services producer price index) Jepang meningkat 3,0% secara tahunan pada Februari 2025, sedikit melambat dari 3,2% pada Januari. BOJ sebelumnya menaikkan suku bunga kebijakan jangka pendek menjadi 0,5% pada Januari, dengan keyakinan bahwa Jepang hampir mencapai target inflasi 2% yang didukung oleh kenaikan upah yang solid.
Gubernur BOJ, Kazuo Ueda, menyatakan bahwa bank sentral akan terus menaikkan suku bunga jika prospek kenaikan upah mendorong kenaikan harga yang lebih luas, tidak hanya pada barang tetapi juga jasa. Analis memperkirakan kenaikan suku bunga berikutnya oleh BOJ kemungkinan terjadi pada kuartal ketiga, dengan banyak yang memprediksi pada bulan Juli.
Inflasi Inti Singapura Sentuh Level Terendah dalam Hampir 4 Tahun
Tingkat core inflation Singapura turun ke 3.1% pada Februari 2025, lebih rendah dari 3.3% di Januari, mencerminkan perlambatan tekanan harga pada sektor jasa dan makanan. Headline inflation juga turun menjadi 2.8% dari 2.9%, didorong oleh moderasi harga transportasi dan perumahan. Pemerintah memperkirakan inflasi akan terus mereda sepanjang tahun, meskipun tetap waspada terhadap volatilitas harga global.
Indonesia Macroeconomic Update
Rupiah Anjlok ke Rp16.611, Terendah Sejak Krisis 1998!
Rupiah anjlok ke Rp16.611 per dolar AS, menandai posisi terendah sejak krisis keuangan 1998. Pelemahan ini disebabkan oleh kombinasi kebijakan suku bunga tinggi The Fed, penguatan dolar AS, dan aliran modal keluar dari pasar Indonesia.
Selain faktor global, ketidakpastian ekonomi dalam negeri turut memperburuk tekanan terhadap rupiah. Bank Indonesia berupaya menstabilkan nilai tukar melalui intervensi di pasar valuta asing dan obligasi, tetapi tekanan eksternal masih kuat.
Sri Mulyani Buka Peluang Kolaborasi dengan NDB untuk Pembiayaan Pembangunan
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa Indonesia melihat peluang untuk bekerja sama dengan New Development Bank (NDB), bank yang didirikan oleh BRICS, dalam pembiayaan proyek infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan.
Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan akses Indonesia terhadap sumber pendanaan alternatif di tengah ketidakpastian ekonomi global. NDB sendiri telah memperluas keanggotaan di luar BRICS, menunjukkan komitmennya untuk menjadi lembaga keuangan multilateral yang lebih inklusif.
BI Borong SBN Rp70,7 Triliun, Upaya Stabilkan Rupiah di Awal 2025
Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan.
Bank Indonesia (BI) telah membeli SBN senilai Rp70,7 triliun sejak awal tahun sebagai langkah intervensi guna menahan tekanan terhadap rupiah. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas pasar keuangan di tengah ketidakpastian global dan arus modal keluar. BI menegaskan komitmennya dalam menjaga keseimbangan pasar valuta asing dan mendorong stabilitas ekonomi nasional.
Crypto Regulation Update
Australia Usulkan Regulasi Baru untuk Integrasi Aset Kripto dalam Ekonomi
Pemerintah Australia mengajukan kerangka regulasi baru untuk industri kripto, bertujuan untuk memastikan kepatuhan hukum dan perlindungan konsumen dalam sektor ini. Regulasi tersebut mencakup persyaratan lisensi bagi penyedia layanan kripto, pengawasan terhadap stablecoin, dan pengintegrasian aset digital ke dalam sistem ekonomi nasional.
Langkah ini mencerminkan upaya Australia dalam menyeimbangkan inovasi keuangan dengan regulasi yang lebih ketat guna menghindari risiko sistemik dan kejahatan keuangan.
SEC Adakan 4 Diskusi Panel untuk Regulasi Kripto
Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengumumkan rencana untuk menggelar empat diskusi panel yang membahas regulasi kripto, dengan fokus pada trading, kustodian aset digital, tokenisasi, dan DeFi. Inisiatif ini bertujuan untuk mengumpulkan masukan dari industri dan membangun kebijakan yang lebih sesuai dengan perkembangan ekosistem kripto. Langkah ini juga menandakan upaya SEC dalam menangani tantangan regulasi aset digital secara lebih komprehensif.
AS Cabut Sanksi Tornado Cash, Regulasi Mixing Kripto Diperketat
Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
Pemerintah AS resmi mencabut sanksi terhadap Tornado Cash, platform mixing kripto yang sebelumnya diblokir karena dugaan pencucian uang. Keputusan ini diambil setelah regulator menerapkan aturan baru yang lebih ketat untuk layanan mixing aset digital, guna mencegah penyalahgunaan tanpa sepenuhnya melarang teknologinya. Langkah ini menunjukkan pendekatan AS yang lebih seimbang terhadap privasi dan kepatuhan di sektor kripto.
Crypto Market Update
Bitcoin Updates
Bitcoin mencetak dua bullish candle berturut-turut, menunjukkan potensi relief bounce. 50 SMA berperan sebagai support utama, sementara weekly stochastic cross up menandakan momentum bullish yang mulai terbentuk.
Meskipun tren mingguan positif, daily chart masih menghadapi resistance, dan weekend pump belum bisa dikonfirmasi sebagai breakout kuat. Sentimen global tetap rapuh, dengan pasar masih mencermati dampak kebijakan tarif perdagangan AS, yang berpotensi meningkatkan volatilitas di aset risiko, termasuk Bitcoin.
Source: tradingview date taken: 26 Maret 2025
Aktivitas SOL Futures Pasca Peluncuran di CME
Peluncuran kontrak berjangka (futures) Solana di Chicago Mercantile Exchange (CME) menandai langkah penting dalam adopsi derivatif crypto di pasar institusional. Data menunjukkan bahwa Micro SOL Futures memiliki Open Interest tertinggi, hampir mencapai 300 kontrak, lebih tinggi dibandingkan SOL Futures standar.
Beberapa faktor yang mendorong preferensi terhadap Micro SOL Futures:
Ukuran kontrak yang lebih kecil memungkinkan akses lebih luas bagi investor ritel serta pengelolaan risiko yang lebih fleksibel.
Likuiditas yang lebih tinggi membuatnya lebih menarik bagi trader yang ingin masuk dan keluar posisi dengan efisien.
Hedging yang lebih mudah bagi pemegang SOL dalam jumlah kecil dibandingkan dengan kontrak standar.
Sementara itu, SOL Futures standar menunjukkan Open Interest dan volume yang lebih kecil, kemungkinan besar karena kontrak ini lebih ditargetkan untuk investor institusional atau trader berpengalaman dengan eksposur yang lebih besar terhadap SOL.
Harga XRP Pasca Penghentian Gugatan SEC terhadap Ripple
Grafik ini menunjukkan reaksi pasar yang positif terhadap keputusan SEC untuk menghentikan gugatan terhadap Ripple. Lonjakan harga terjadi tepat setelah pengumuman pada 19 Maret 2025 pukul 17:00, dengan XRP naik dari $2.30 ke lebih dari $2.50 dalam waktu singkat.
Lonjakan harga ini mencerminkan optimisme investor terhadap masa depan XRP, terutama terkait dengan status regulasi yang lebih jelas. Kasus hukum yang telah membayangi Ripple sejak 2020 menjadi faktor utama ketidakpastian bagi investor, sehingga penghentian gugatan ini membawa kelegaan besar bagi pasar.
Meskipun terjadi lonjakan awal, harga XRP tampak mengalami konsolidasi setelah reli cepat, yang merupakan respons alami setelah lonjakan tajam. Investor kemungkinan sedang menilai dampak jangka panjang dari keputusan ini, terutama terkait dengan kemungkinan listing XRP di bursa AS yang sebelumnya enggan mendukung aset ini karena ketidakpastian regulasi.
TVL Sonic Tembus $500 Juta dalam 2 Bulan, Silo Dominasi Ekosistem
Sonic ($S) mencatat pertumbuhan luar biasa dalam ekosistem DeFi, dengan Total Value Locked (TVL) melampaui $500 juta dalam dua bulan sejak peluncuran Desember 2024. Silo memimpin dengan TVL sebesar $182,7 juta (32,3%), diikuti oleh Avalon dengan $130,4 juta (23,1%) dan Shadow sebesar $86,9 juta (15,4%).
Protokol lainnya seperti Beets, SwapX, dan Euler juga menunjukkan kontribusi signifikan. Keberhasilan ini menegaskan rebranding Sonic dari FTM sebagai langkah strategis yang berhasil dalam menarik minat pasar DeFi.
Adopsi Gnosis Pay Meningkat, Volume Transaksi Capai €5 Juta
Gnosis Pay mencatat pertumbuhan transaksi yang stabil, meningkat 33% setiap bulan sejak Maret 2024, dengan total volume melebihi €5 juta pada awal 2025.
Lonjakan ini mencerminkan adopsi yang semakin kuat, didorong oleh kemudahan penggunaan, efisiensi biaya, kecepatan transaksi, dan integrasi dengan ekosistem crypto yang lebih luas.
Dogecoin Foundation Membeli 10 Juta Token sebagai Bagian dari Cadangan DOGE Baru
Dogecoin Foundation, melalui unit House of Doge, mengakuisisi 10 juta DOGE senilai $1,8 juta sebagai bagian dari inisiatif baru untuk memperkuat DOGE sebagai alat pembayaran. House of Doge, yang dibentuk pada Februari 2025 dengan perjanjian lima tahun, bertujuan menjalin kemitraan dengan penyedia pembayaran untuk meningkatkan adopsi.
Meskipun ada langkah strategis ini, harga DOGE masih mengalami penurunan lebih dari 30% sejak Januari, mencerminkan tantangan dalam menggeser citranya dari sekadar memecoin ke mata uang yang lebih fungsional.
GameStop Integrasikan Bitcoin ke Neraca Keuangan sebagai Bagian dari Strategi Baru
GameStop, retailer game yang terkenal dengan fenomena meme stock, mengumumkan akan menambahkan Bitcoin (BTC) ke dalam neraca keuangannya. L
angkah ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi aset dan adaptasi terhadap ekosistem digital yang berkembang. Keputusan ini mencerminkan kepercayaan perusahaan terhadap Bitcoin sebagai aset cadangan dan dapat membuka peluang adopsi kripto lebih luas di sektor ritel.
RealEstate.Exchange (REX) Diluncurkan di Polygon untuk Tokenisasi Properti
RealEstate.Exchange (REX), platform perdagangan real estat ter-tokenisasi dari DigiShares, resmi diluncurkan di jaringan Polygon untuk memungkinkan investasi properti secara fraksional bagi investor ritel.
REX memulai debutnya dengan dua properti mewah di Miami, yaitu The Legacy Hotel & Residences serta kompleks residensial 38 unit, yang masing-masing dikelola oleh FraXion dan Trade Estate.
Polygon dipilih sebagai blockchain utama karena biaya transaksi rendah, waktu penyelesaian cepat, serta fitur keamanan kuat. REX juga telah mendapatkan lisensi di AS melalui Texture Capital dan tengah mengupayakan registrasi di Uni Eropa, Afrika Selatan, dan Uni Emirat Arab.
Sejak 2018, DigiShares telah memfasilitasi tokenisasi aset real estat senilai $100 juta hingga $200 juta, menegaskan pertumbuhan sektor tokenisasi properti dalam ekosistem blockchain.
Crypto Market Performance
Sumber: Crypto bubbles (26 Maret 2025)
Dalam seminggu terakhir, pasar crypto mayoritas bullish, dengan dominasi warna hijau pada grafik Crypto Bubbles. Beberapa token mencatat kenaikan signifikan, menunjukkan adanya sentimen positif yang kuat di berbagai sektor. Pasar crypto didominasi oleh tren bullish dengan beberapa aset mencatatkan lonjakan signifikan.
ORCA (+50.7%), LAYER (+45.5%), dan API3 (+42.5%) menjadi top gainers, didorong oleh minat tinggi terhadap DeFi, solusi Layer-2, serta kebutuhan oracle terdesentralisasi. BEAM (+42%) dan DGB (+32.8%) juga mengalami kenaikan besar, mencerminkan peningkatan adopsi dalam ekosistem masing-masing.
Sementara itu, beberapa aset mengalami koreksi tajam, seperti AUCTION (-49.9%), yang kemungkinan mengalami profit-taking setelah reli sebelumnya, serta BMT (-37.8%), yang menunjukkan tekanan jual tinggi. Jika momentum ini berlanjut, sektor RWA, AI, dan Layer-2 berpotensi menjadi narasi utama dalam beberapa minggu ke depan.
Weekly Global Performance
Name
7d (%)
Market Cap
Orca
50.40%
$132.55M
Cheems
49.10%
$410.48M
Solayer
45.40%
$296.67M
API3
42.60%
$146.75M
Beam
42.10%
$478.09M
Reserve Rights
38.50%
$438.76M
DigiByte
32.90%
$188.52M
SuperVerse
32.20%
$268.30M
Berachain
31.40%
$847.08M
VIDT DAO
30.90%
$12.88M
Sumber: crypto bubbles (26 March 2025)
Dalam seminggu terakhir, token dengan performa terbaik adalah Orca (+50.4%), diikuti oleh Cheems (+49.1%) dan Solayer (+45.4%), yang mencerminkan minat pasar terhadap proyek-proyek berbasis DeFi dan inovasi baru. API3 (+42.6%) dan Beam (+42.1%) juga mengalami lonjakan signifikan, didorong oleh peningkatan adopsi teknologi mereka.
Selain itu, Reserve Rights (+38.5%), DigiByte (+32.9%), SuperVerse (+32.2%), Berachain (+31.4%), dan VIDT DAO (+30.9%) melengkapi daftar top gainers minggu ini, menandakan adanya rotasi modal ke dalam ekosistem yang lebih luas.
Dari sisi sektor, Cross-chain Communication (+47.2%) mencatatkan kenaikan tertinggi, menunjukkan meningkatnya minat terhadap solusi interoperabilitas blockchain. Consensys Portfolio (+38.0%) dan AI Meme (+27.0%) juga menonjol, menegaskan tren bullish pada sektor AI dan Web3.
Sektor Binance HODLer Airdrops (+26.4%) serta Pump.fun Ecosystem (+23.0%) menunjukkan daya tarik tinggi bagi komunitas yang mencari insentif tambahan. Sementara itu, Liquid Staking Tokens (+19.4%), Data Availability (+16.9%), dan Payment Solutions (+16.3%) mengalami pertumbuhan stabil, mencerminkan permintaan terhadap infrastruktur dan utilitas blockchain yang lebih luas.
On-Chain Analysis
Heatmap Likuidasi Bitcoin
Sumber: coinglass (Date taken: 26 Maret 2025)
Bitcoin mengalami kenaikan harga yang signifikan dari sekitar $80,000 ke $88,000, diikuti oleh konsolidasi di kisaran $86,000 – $88,000. Pergerakan ini memicu likuidasi besar, terutama pada posisi short di area $83,000 – $86,000, yang terlihat dari zona likuidasi tinggi berwarna hijau-kuning pada heatmap.
Pada awal pekan (22-23 Maret 2025), volatilitas relatif rendah dengan sedikit likuidasi karena harga stabil di bawah $82,000. Namun, pada 24 Maret 2025, terjadi breakout kuat yang menyebabkan lonjakan harga hingga $88,000, memicu gelombang likuidasi short dalam jumlah besar.
Setelah itu, harga mulai berkonsolidasi, dan tekanan likuidasi beralih ke posisi long, terutama di area $86,000 – $87,000, yang mengindikasikan bahwa banyak trader yang mengejar kenaikan dengan leverage tinggi mulai terlikuidasi.
Dengan resistance kuat di $88,000, ada dua skenario utama yang bisa terjadi: jika harga berhasil menembus level ini dengan volume tinggi, potensi kenaikan ke $90,000+ semakin terbuka, tetapi jika gagal, koreksi ke $84,000 – $85,000 menjadi kemungkinan yang perlu diperhatikan. Trader disarankan untuk memantau zona likuidasi lebih lanjut guna mengantisipasi potensi fake breakout atau tekanan jual mendadak.
Bitcoin Long-Term Holder Behaviour Analysis
Sumber: CryptoQuant (Date taken:26 March 2025)
Grafik ini menunjukkan perilaku pemegang Bitcoin jangka panjang dari 2017 hingga 2025, dengan fokus pada pola profit-taking dan sinyal bottom. Terlihat bahwa investor jangka panjang mulai melakukan take-profit di awal 2025, sebagaimana ditunjukkan oleh indikator hijau.
Pola ini mirip dengan puncak pasar sebelumnya, di mana investor yang telah mendapatkan keuntungan besar mulai menjual BTC mereka. Selain itu, garis profitabilitas menunjukkan bahwa banyak pemegang saat ini berada pada tingkat keuntungan 350%-1000%, yang biasanya menjadi zona distribusi sebelum koreksi terjadi.
Sinyal bottom alert (ungu), yang sebelumnya muncul di akhir 2018, Maret 2020, dan akhir 2022, belum terlihat dalam fase terbaru ini. Hal ini menunjukkan bahwa Bitcoin belum mencapai fase akumulasi ulang oleh investor jangka panjang.
Jika pola historis berulang, pasar dapat mengalami koreksi lebih lanjut sebelum memasuki fase bull run baru. 🚨 Bagi trader, waspadai potensi tekanan jual lebih lanjut, sementara investor jangka panjang dapat menunggu sinyal bottom sebelum menambah posisi.
Bitcoin PnL Index Cyclical Signals
Sumber: cryptoquant (Date taken: 26 March 2025)
Grafik ini menunjukkan siklus pasar Bitcoin dengan sinyal strategis untuk membeli (hijau) dan menjual (merah) berdasarkan PnL Index. Setiap siklus bull market di masa lalu selalu diakhiri dengan munculnya sinyal jual merah, yang menandai puncak harga sebelum memasuki bear market. Saat ini, indikator kembali menunjukkan sinyal merah, yang bisa menjadi pertanda bahwa siklus bullish sedang mendekati akhir.
Namun, ada satu pengecualian dalam data historis: false signal pada Maret 2020 (Covid crash), di mana alih-alih memasuki bear market, Bitcoin justru rally dari $10K ke $69K. Dengan sinyal merah terbaru ini, ada dua kemungkinan: Bitcoin benar-benar akan memasuki fase koreksi atau skenario “false signal” akan kembali terjadi jika ada faktor makroekonomi yang mendukung reli lebih lanjut. Investor sebaiknya mempertimbangkan strategi pengamanan profit dan bersiap menghadapi volatilitas tinggi.
Bitcoin Bull Score Index
Sumber: cryptoquant (Date taken: 26 March 2025)
Bull Score Index mengukur kekuatan tren bullish Bitcoin, di mana nilai mendekati 100 sering kali menandakan puncak pasar (overheated market), sementara nilai mendekati 0 biasanya menunjukkan peluang reversal (bottom market). Saat ini, awal 2025 menunjukkan nilai Bull Score yang sangat tinggi (~90-100), yang kemudian diikuti oleh koreksi harga, menegaskan bahwa sentimen pasar yang terlalu bullish sering kali berujung pada penurunan harga.
Pasca koreksi, Bull Score kini turun ke level 40, yang mencerminkan netralitas pasar setelah euforia sebelumnya. Jika skor terus turun, ini bisa menjadi indikasi potensi fase konsolidasi atau bahkan transisi ke tren bearish. Namun, jika terjadi pemulihan skor, ini bisa menjadi tanda rebound harga dalam jangka pendek.
Bitcoin Price Drawdown by Year
Sumber: cryptoquant (Date taken: 26 March 2025)
Grafik ini menampilkan drawdown historis Bitcoin sejak 2011, yang menunjukkan seberapa dalam harga turun dari level tertinggi tahunannya.
2011 – 2017: Volatilitas Bitcoin sangat ekstrem, dengan drawdown mencapai 80-90%, menunjukkan fase spekulatif awal dan market cycle yang lebih liar.
2020 – 2024: Volatilitas mulai menurun, dengan drawdown berkisar 50%, mencerminkan adopsi yang lebih luas dan struktur pasar yang lebih stabil.
2025: Drawdown saat ini berada di sekitar 20%, mirip dengan Maret 2024. Ini jauh lebih rendah dibandingkan pertengahan 2021, yang menunjukkan bahwa koreksi saat ini masih dalam batas yang wajar.
Seiring waktu, drawdown Bitcoin semakin mengecil, mengindikasikan bahwa meskipun volatilitas tetap ada, Bitcoin semakin matang sebagai aset investasi. Koreksi yang terjadi sekarang masih dalam pola yang wajar dibandingkan dengan siklus sebelumnya.
Token Unlocks Schedule
NFPrompt (NFP) – 27 Maret 2025
NFPrompt adalah platform AI-powered yang memungkinkan pembuatan dan monetisasi NFT secara otomatis.
Jumlah Unlock: 14.51M (1.45% of Max Supply) ~ $1.25M (3.53% of M. Cap)
Alokasi Distribusi:
Potensi Dampak Harga: Unlock ini cukup signifikan terhadap market cap proyek, dengan sebagian besar dialokasikan ke Short-Term Growth Fund dan Long-Term Treasury Fund, yang bisa digunakan untuk ekspansi atau likuiditas proyek. Namun, distribusi ke team dan investor bisa meningkatkan tekanan jual, terutama jika mereka melakukan profit-taking dalam kondisi market yang kurang likuid
Optimism (OP) – 31 Maret 2025
Optimism adalah solusi Layer 2 berbasis Ethereum yang meningkatkan skalabilitas melalui Optimistic Rollups.
Jumlah Unlock: 32.21M (0.75% of Max Supply)~ $28.93M (1.99% of M. Cap)
Alokasi Distribusi:
Potensi Dampak Harga: Unlock ini bernilai cukup besar dalam USD, dengan sebagian besar dialokasikan ke investor dan core contributors, sehingga tekanan jual bisa cukup tinggi, terutama jika terjadi profit-taking di tengah market dengan likuiditas rendah.
Sui (SUI) – 1 April 2025
Sui adalah blockchain Layer 1 berbasis Move yang dirancang untuk memberikan throughput tinggi dan biaya transaksi rendah.
Jumlah Unlock: 80.14M (0.80% of Max Supply) ~ $190.57M (2.53% of M. Cap)
Alokasi Distribusi:
Potensi Dampak Harga: Unlock ini bernilai cukup besar dalam USD, dengan distribusi signifikan ke Series A & B investors serta early contributors, yang kemungkinan memiliki insentif untuk menjual sebagian alokasi mereka. Alokasi ke stake subsidies dan community reserves dapat mendukung ekosistem, tetapi tekanan jual tetap ada terutama dari investor awal yang ingin profit-taking.
Sleepless AI (AI) – 4 April 2025
Sleepless AI adalah proyek yang menggabungkan teknologi kecerdasan buatan dengan gaming dan NFT untuk menciptakan pengalaman interaktif berbasis blockchain.
Jumlah Unlock: 17.25M (1.72% of Total Supply) ~ $3.36M (13.3% of M. Cap)
Alokasi Distribusi:
Potensi Dampak Harga: Unlock ini memiliki nilai yang cukup besar dibandingkan market cap proyek (13.3%), yang dapat menciptakan tekanan jual signifikan. Distribusi ke Short-Term Growth Fund dan Investors meningkatkan kemungkinan adanya aksi jual dalam jangka pendek. Namun, alokasi ke Long-Term Treasury Fund dapat memberikan stabilitas jika digunakan untuk pengembangan ekosistem. Tekanan jual bisa lebih besar jika tim atau investor awal melihat peluang profit-taking.
Analyst Projection
Sumber coinmarketcap (Date taken: 26 Maret 2025)
Dalam seminggu terakhir, kapitalisasi pasar kripto mengalami pemulihan dari $2.69T menjadi $2.88T, menunjukkan mulai meredanya tekanan jual setelah periode volatilitas tinggi. Namun, market masih berada di bawah level tertinggi bulan ini, menandakan sentimen yang masih berhati-hati.
Indikator Fear and Greed Index naik dari 31 ke 34, mencerminkan adanya peningkatan kepercayaan investor, meskipun masih dalam zona “Fear”.
Altcoin Season Index turun dari 21 ke 17, menunjukkan bahwa dominasi Bitcoin tetap kuat, dengan aliran modal lebih banyak masuk ke BTC dibanding altcoin.
CoinMarketCap 100 Index mengalami kenaikan 1.40%, mencerminkan pergerakan positif terutama di aset kripto berkapitalisasi besar. Sektor
Secara keseluruhan, pasar menunjukkan tanda-tanda pemulihan, dengan Bitcoin tetap menjadi pilihan utama investor. Namun, volatilitas masih tinggi, terutama dipengaruhi oleh faktor makroekonomi dan regulasi yang terus berkembang.
Selain sektor cross-chain dan liquid staking yang terus menarik perhatian, kategori AI Meme dan Binance HODLer Airdrops juga menunjukkan performa kuat, mencerminkan minat terhadap inovasi AI dan program insentif dari centralized exchange.
Ke depan, pasar kripto diperkirakan akan terpengaruh oleh keputusan Presiden Donald Trump terkait penerapan tarif perdagangan global yang dijadwalkan berlaku pada 2 April 2025. Kebijakan ini berpotensi menciptakan ketidakpastian di pasar keuangan, termasuk aset kripto seperti Bitcoin.
Edukasi Kripto – Volatilitas Kripto: Apa yang Perlu Diketahui?
Harga aset kripto bisa mengalami lonjakan atau penurunan tajam dalam hitungan menit—fenomena ini dikenal sebagai volatilitas tinggi. Meskipun menawarkan peluang besar, volatilitas juga membawa risiko yang harus dikelola dengan baik.
Faktor Penyebab Volatilitas
Berita & Sentimen Pasar – Isu sekecil apa pun, seperti regulasi baru atau komentar dari tokoh industri, bisa langsung memicu pergerakan harga.
Volume Transaksi Tinggi – Aktivitas jual-beli yang masif mempercepat perubahan harga.
Regulasi & Kebijakan – Keputusan pemerintah atau badan keuangan dapat mempengaruhi kepercayaan investor secara signifikan.
Kenapa Harus Waspada?
Waktu Singkat, Dampak Besar – Kesalahan strategi bisa berdampak signifikan dalam hitungan jam.
Mudah Terjebak FOMO – Ketakutan ketinggalan tren sering kali membuat investor masuk di harga tinggi tanpa analisis mendalam.
Tips Menghadapi Volatilitas Tinggi
Riset Sebelum Beli – Pahami fundamental proyek sebelum berinvestasi.
Tetapkan Batas Risiko – Gunakan stop-loss dan tentukan titik jual sesuai strategi.
Investasikan Uang ‘Dingin’ – Jangan gunakan dana kebutuhan pokok untuk trading.
Pantau Berita & Update – Informasi cepat bisa menjadi dasar pengambilan keputusan yang lebih baik.
Keputusan Investasi yang Bijak
Keberhasilan dalam investasi kripto membutuhkan kombinasi:
Pemahaman pasar yang kuat
Strategi jangka panjang yang terukur
Kesiapan mental menghadapi risiko tinggi
Volatilitas adalah bagian dari investasi kripto yang tidak bisa dihindari. Namun, dengan riset yang baik, strategi yang matang, dan manajemen risiko yang tepat, investor dapat mengoptimalkan peluang tanpa terjebak dalam keputusan impulsif. Lakukan analisis sebelum berinvestasi dan selalu kelola risiko dengan bijak!
Pengumuman Tokocrypto
Sehubungan dengan libur dan cuti bersama Idul Fitri 1446 Hijriyah, kami informasikan bahwa Weekly Research tidak akan terbit pada tanggal 4 April 2025. Laporan riset akan kembali tersedia pada 11 April 2025.
Selain itu, terdapat penyesuaian operasional layanan terkait bank mitra kami dalam rangka Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947 dan Idul Fitri 1446 Hijriyah pada tanggal 28 Maret hingga 7 April 2025. Berikut informasi lebih lanjut: bit.ly/TCtetapmenemani
Operasional Tokocrypto Selama Libur dan Cuti Bersama
Tokocrypto tetap melayani seluruh pengguna yang ingin melakukan transaksi perdagangan atau trading selama periode libur dan cuti bersama. Layanan Customer Support akan tetap beroperasi normal selama 24 jam.
Layanan yang tidak disebutkan dalam pengumuman ini akan tetap berjalan seperti biasa, termasuk penyelesaian pembayaran ke saldo pengguna.
Kami menghargai pengertian Anda dan tetap berkomitmen memberikan layanan terbaik. Jika ada pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi Customer Support Tokocrypto.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar kripto selalu penuh dengan kejutan, dan salah satu tren yang sering muncul adalah popularitas meme coin.
Meskipun dianggap sebagai investasi berisiko tinggi, potensi keuntungan yang besar membuat banyak investor tertarik.
Menjelang tahun 2025, beberapa meme coin diprediksi akan mengalami ledakan popularitas.
Mengapa Meme Coin Masih Jadi Primadona?
Meme coin mengandalkan viralitas dan loyalitas komunitas, seperti yang terjadi pada Dogecoin (DOGE) atau Shiba Inu (SHIB).
Di tengah fluktuasi aset kripto besar seperti Bitcoin, trader retail mencari alternatif dengan harga rendah dan potensi cuan terbaik.
Selain itu, Proyek meme coin baru kini mulai menawarkan utilitas tambahan, seperti NFT, platform sosial, atau integrasi DeFi.
Berikut ini 5 meme coin yang diperkirakan naik daun pada tahun 2025, sebagaimana dikutip dari AnalyticInsight pada Rabu (27/3).
Cheems (CHEEMS)
Terinspirasi dari karakter anjing viral “Cheems” (versi Doge yang malas), coin ini menggabungkan humor dengan program donasi untuk hewan terlantar.
Meme coin ini meroket berkat pembaruan ke platform Cheemsverse (metaverse untuk pemilik hewan peliharaan) dan kolaborasi dengan proyek NFT ternama.
Kapitalisasi pasar saat ini $120 juta, atau naik 300% sejak awal 2024.
Degen (DEGEN)
Degen adalah jantung ekosistem Farcaster, protokol sosial terdesentralisasi. Meme coin ini digunakan sebagai hadiah untuk konten kreatif.
Integrasi dengan aplikasi DeFi dan rencana peluncuran fitur staking berbasis konten mendongkrak popularitas Degen dalam beberapa waktu terakhir.
Hingga saat ini, Degen sudah mencetak rekor ATH $0,8 pada Juli 2024, dengan volume harian stabil di $50 juta.
Farcaster
Meski detail belum banyak terungkap, tetapi bocoran whitepaper menyebutkan bahwa Farcaster mengombinasikan meme culture dengan teknologi AI untuk content creation.
Presale-nya menawarkan bonus tiered sehingga semakin awal investasi, semakin besar bonus token yang didapatkan.
Potensi meme coin ini cukup besar karena tim inti terdiri dari mantan pengembang Shiba Inu dan Pepe Coin, jadi hype sudah mulai menumpuk.
Bonk (BONK)
Bonk merupakan meme coin pertama di jaringan Solana, yang dikenal sebagai “penyelamat SOL” saat bear market 2023.
Untuk katalisnya, peningkatan utilitas di ekosistem GameFiSolana dan program airdrop untuk holder jangka panjang.
Mog Coin (MOG)
Meme coin bertema kucing yang fokus pada NFT interoperable di jaringan Ethereum dan Base.
Peluncuran marketplace NFT “MogZone” dan kolaborasi dengan artis digital ternama membuat meme coin ini diburu banyak investor.
Tetap Waspada
Namun dibalik keuntungan yang menjanjikan, penting untuk diingat bahwa investasi dalam meme coin sangat berisiko.
Volatilitas harga yang ekstrem dan potensi kerugian besar adalah hal yang lumrah terjadi.
Oleh karena itu, para investor harus melakukan riset yang mendalam dan berinvestasi dengan bijak.
Popularitas meme coin sering kali didorong oleh sentimen media sosial, dukungan dari tokoh terkenal, dan tren viral.
Maka dari itu, mengikuti perkembangan terbaru di media sosial dan komunitas kripto sangat penting bagi para investor.
Dengan potensi keuntungan yang besar, tetapi juga risiko yang tinggi, pasar meme coin menawarkan peluang dan tantangan bagi para investor.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Laporan ini disusun oleh tim Research Tokocrypto sebagai panduan bagi para investor dan pelaku pasar untuk memahami perkembangan terkini dalam ekonomi global dan pasar kripto.
Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, performa pasar crypto, serta peristiwa-peristiwa penting di sektor blockchain, laporan ini dirancang untuk memberikan wawasan mengenai tren utama yang berpotensi memengaruhi strategi investasi.
Tim Research Tokocrypto berkomitmen menghadirkan informasi yang akurat dan relevan untuk membantu pembaca mengambil keputusan yang lebih bijaksana di tengah dinamika pasar yang terus berubah.
Fokus Utama
Tinjauan Makro Ekonomi Global dan Nasional
The Federal Reserve mempertahankan suku bunga dan fokus pasar kini tertuju pada proyeksi ekonomi terbaru.
Jepang melihat ekonominya dalam tren pemulihan tetapi mewaspadai risiko dari kebijakan perdagangan Trump.
Investor asing mulai meninggalkan India akibat perlambatan ekonomi, sementara China kembali menarik minat mereka
Presiden terpilih Prabowo Subianto menanggapi penghentian sementara (trading halt) IHSG dengan sikap tenang, menekankan pentingnya stabilitas pasar dan koordinasi dengan otoritas keuangan.
Volume transaksi QRIS meningkat 163% per Februari 2025, mencerminkan adopsi yang semakin luas dalam ekosistem pembayaran digital Indonesia.
Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp70,7 triliun di awal 2025 untuk menstabilkan nilai tukar rupiah di tengah tekanan pasar global.
Perkembangan Regulasi Kripto
Senat AS mengambil langkah besar pertama dalam memajukan RUU Stablecoin, menandakan regulasi yang lebih jelas untuk sektor ini.
Bank of Korea akan menguji coba CBDC dengan 100.000 pengguna, menandai langkah besar dalam implementasi mata uang digital bank sentral.
Dubai meluncurkan tokenization sandbox untuk mempercepat inovasi dan kepemimpinan dalam keuangan digital
Performa Pasar Kripto
Bitcoin Sentuh Level Tertinggi: BTC naik 4,5% dalam 24 jam terakhir ke $85.500, level tertinggi sejak 9 Maret, didorong keputusan FOMC mempertahankan suku bunga.
Sektor Infrastruktur & RWA Naik: Infrastruktur (+35.5%) dan Real World Assets (RWA) (+33.1%) mencatat pertumbuhan tertinggi, menandakan meningkatnya minat terhadap tokenisasi aset dan pengembangan blockchain.
Bubblemaps & Bounce Memimpin: Bubblemaps (BMT) melonjak 184%, sementara Bounce (AUCTION) naik 58,2%, mencerminkan minat tinggi pada analitik blockchain dan lelang terdesentralisasi.
AltLayer (ALT) – 25 Maret 2025 Unlock 2.41% dari total supply (~$8.75M) berpotensi signifikan karena alokasi ke investor awal & tim.
Yield Guild Games (YGG) – 27 Maret 2025 Unlock 1.15% dari total supply (~$2.35M) relatif kecil dibanding market cap, tetapi alokasi untuk founder dan investor awal bisa menyebabkan tekanan jual.
Proyeksi Analis
Pemulihan Pasar Kripto: Kapitalisasi pasar naik dari $2.6T ke $2.81T, mengindikasikan meredanya tekanan jual meskipun volatilitas masih tinggi.
Dominasi Bitcoin Berlanjut: Altcoin Season Index naik ke 21 tetapi masih dalam fase Bitcoin Season, menandakan investor tetap fokus pada BTC dibanding altcoin.
Sektor Potensial Menguat: RWA, Infrastruktur, dan Liquid Staked SOL mencatat kenaikan signifikan, mencerminkan meningkatnya minat terhadap tokenisasi aset, pengembangan blockchain, dan adopsi staking.
The Fed Tahan Suku Bunga, Proyeksi Ekonomi Jadi Sorotan Utama
Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas
The Federal Reserve mempertahankan suku bunga di level saat ini, dengan fokus pasar bergeser ke proyeksi ekonomi terbaru dari bank sentral. Investor dan analis mencermati apakah The Fed masih berencana memangkas suku bunga tahun ini atau akan mempertahankan kebijakan ketat lebih lama. Outlook inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan keputusan The Fed berikutnya menjadi faktor kunci yang akan memengaruhi pasar keuangan ke depan.
Jepang Sebut Ekonomi Pulih, Waspadai Dampak Kebijakan Perdagangan AS
Pemerintah Jepang menyatakan ekonominya menunjukkan tanda-tanda pemulihan, didukung oleh peningkatan konsumsi domestik dan investasi bisnis. Namun, mereka mengingatkan potensi risiko dari kebijakan perdagangan proteksionis yang mungkin diberlakukan kembali oleh mantan Presiden AS Donald Trump jika terpilih kembali. Ketidakpastian global dan tekanan eksternal dapat mempengaruhi prospek pertumbuhan Jepang dalam beberapa bulan mendatang.
Investor Asing Beralih dari India ke China di Tengah Perlambatan Ekonomi
Investor global mengurangi eksposur mereka di pasar India karena tanda-tanda perlambatan pertumbuhan ekonomi dan valuasi yang tinggi. Sementara itu, China kembali menarik minat dengan kebijakan stimulus dan valuasi yang lebih menarik bagi investor asing. Pergeseran ini menunjukkan dinamika baru dalam aliran modal ke pasar negara berkembang di Asia.
Indonesia Macroeconomic Update
Presiden Prabowo Respons Trading Halt IHSG, Tekankan Stabilitas Pasar
Prabowo Subianto merespons trading halt IHSG dengan menegaskan perlunya menjaga stabilitas pasar dan bekerja sama dengan otoritas keuangan. Ia menilai volatilitas pasar merupakan bagian dari dinamika ekonomi dan mengajak investor tetap percaya pada fundamental Indonesia. Pemerintah berkomitmen menjaga kepercayaan pasar melalui kebijakan ekonomi yang solid dan koordinasi dengan regulator keuangan.
Transaksi QRIS Melonjak 163% di Februari 2025, Bukti Pertumbuhan Pembayaran Digital
Volume transaksi QRIS mengalami lonjakan signifikan sebesar 163% dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan percepatan adopsi pembayaran digital di Indonesia. Peningkatan ini didorong oleh penetrasi QRIS di berbagai sektor, termasuk UMKM dan ritel, serta dukungan kebijakan dari Bank Indonesia. Dengan tren pertumbuhan ini, QRIS semakin memperkuat perannya dalam inklusi keuangan dan digitalisasi ekonomi nasional.
BI Borong SBN Rp70,7 Triliun, Upaya Stabilkan Rupiah di Awal 2025
Bank Indonesia (BI) telah membeli SBN senilai Rp70,7 triliun sejak awal tahun sebagai langkah intervensi guna menahan tekanan terhadap rupiah. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas pasar keuangan di tengah ketidakpastian global dan arus modal keluar. BI menegaskan komitmennya dalam menjaga keseimbangan pasar valuta asing dan mendorong stabilitas ekonomi nasional.
Crypto Regulation Update
Senat AS Mulai Proses Legislasi RUU Stablecoin, Dorong Kepastian Regulasi
Senat AS telah menyetujui tahap awal pembahasan RUU Stablecoin, yang bertujuan untuk menetapkan kerangka regulasi bagi penerbit stablecoin di tingkat federal dan negara bagian. Langkah ini mencerminkan meningkatnya perhatian regulator terhadap sektor stablecoin, yang semakin berperan dalam sistem keuangan global. RUU ini diharapkan memberikan kejelasan hukum bagi perusahaan kripto serta memperkuat perlindungan konsumen dan stabilitas pasar.
Bank of Korea Uji Coba CBDC dengan 100.000 Pengguna di Dunia Nyata
Bank of Korea (BOK) akan meluncurkan program percontohan CBDC yang melibatkan 100.000 pengguna untuk menguji penerapan mata uang digital dalam transaksi sehari-hari. Pilot ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan CBDC dalam sistem pembayaran nasional dan potensi dampaknya terhadap sektor keuangan. Jika berhasil, Korea Selatan dapat menjadi salah satu negara pertama yang mengadopsi CBDC secara luas dalam sistem moneternya.
Dubai Perkenalkan Tokenization Sandbox untuk Dorong Keuangan Digital
Dubai mengumumkan inisiatif tokenization sandbox yang dirancang untuk menguji dan mengembangkan aset digital dalam lingkungan yang terkontrol. Program ini bertujuan untuk menarik perusahaan fintech dan institusi keuangan agar mengadopsi teknologi tokenisasi dengan kepastian regulasi. Langkah ini memperkuat posisi Dubai sebagai pusat inovasi keuangan digital global.
Crypto Market Update
Bitcoin Updates
Pada 19 Maret 2025, harga Bitcoin (BTC) naik 4,5% dalam 24 jam terakhir, mencapai $85.500, level tertinggi sejak 9 Maret. Kenaikan ini terjadi setelah Federal Open Market Committee (FOMC) mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 4,25%-4,50%.
Namun, secara teknikal, Bitcoin masih berada dalam tren bearish, dengan harga saat ini menghadapi multiple resistance (garis hitam). Potensi penurunan tetap ada, mengingat belum terlihat adanya buying pressure yang signifikan.
Sumber: Tradingview date taken: 20 Maret 2025
Hedera Update
Berdasarkan data keuangan Hedera dari Q4 2023 hingga Q4 2024, harga HBAR mengalami lonjakan signifikan dari $0.06 menjadi $0.27 (+346,3% YoY), diikuti oleh peningkatan kapitalisasi pasar dari $2,9B ke $10,3B (+255,1% YoY).
Namun, pertumbuhan ini tidak sejalan dengan fundamental jaringan, karena pendapatan mengalami penurunan tajam. Revenue dalam USD turun 85,4% dari $1,6M ke $239,8K, sementara pendapatan dalam token HBAR merosot 92,1% dari 26,7M HBAR ke 2,1M HBAR. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun valuasi aset meningkat, aktivitas ekonomi dalam jaringan justru melemah.
Dari sisi pergerakan harga, grafik menunjukkan bahwa HBAR saat ini berada di kisaran $0.19 setelah mengalami volatilitas tinggi. Level $0.20 menjadi area resistance penting, dengan potensi kenaikan jika mampu breakout di atasnya. Namun, kegagalan menembus level ini dapat membawa harga kembali ke area support di $0.17 – $0.18.
Peluncuran ETF Solana di AS pada 20 Maret 2025 akan membuka akses bagi investor institusional dan ritel ke aset digital ini melalui instrumen keuangan yang diatur. Langkah ini mencerminkan semakin tingginya penerimaan Solana di pasar tradisional, mengikuti jejak ETF Bitcoin dan Ethereum.
Keberhasilan ETF ini dapat menjadi katalis bagi peningkatan likuiditas dan adopsi Solana di sektor keuangan global.
Dari sisi pergerakan harga, Solana saat ini menguji area resistance di $140. Jika ETF Solana menarik minat investor dalam jumlah besar, harga berpotensi menembus level ini, membuka peluang kenaikan menuju $150.
Jika momentum bullish berlanjut dan resistance berikutnya ditembus, Solana berpotensi melanjutkan kenaikan hingga $180.
Source: coinmarketcap date taken: 20 Maret 2025
XRP Naik 10% Setelah Garlinghouse Sebut SEC Akan Mencabut Kasus Ripple
XRP mengalami lonjakan harga 10% menyusul pernyataan CEO Ripple, Brad Garlinghouse, bahwa SEC berencana mencabut kasusnya terhadap perusahaan. Kabar ini meningkatkan optimisme pasar terkait regulasi Ripple dan XRP, yang sebelumnya menghadapi ketidakpastian hukum sejak 2020. Jika benar, pencabutan kasus ini bisa menjadi kemenangan besar bagi Ripple dan memberikan sentimen positif bagi industri kripto secara keseluruhan.
Co-Founder Polygon Sumbang $90 Juta untuk Sektor Kesehatan Lewat BFI
Co-founder Polygon menyumbangkan lebih dari $90 juta melalui Blockchain For Impact (BFI) untuk meningkatkan akses layanan kesehatan global. Donasi ini akan digunakan untuk mendukung inovasi medis, penelitian, dan distribusi layanan kesehatan berbasis blockchain. Langkah ini menunjukkan peran teknologi blockchain dalam filantropi dan dampaknya terhadap sektor kesehatan.
xAI Elon Musk, NVIDIA, Microsoft, dan BlackRock Gabung dalam AI Fund
Beberapa perusahaan besar, termasuk xAI milik Elon Musk, NVIDIA, Microsoft, BlackRock, dan MGX, bergabung dalam AI fund untuk mempercepat inovasi kecerdasan buatan. Dana ini bertujuan untuk mendukung penelitian dan pengembangan AI, termasuk infrastruktur komputasi dan model bahasa canggih. Kolaborasi ini menunjukkan semakin besarnya investasi di sektor AI sebagai pilar utama teknologi masa depan.
Dubai Mulai Uji Coba Tokenisasi Real Estate, Target Pasar $16 Miliar di 2033
Dubai meluncurkan program percontohan tokenisasi real estate, memungkinkan properti dikonversi menjadi aset digital yang dapat diperdagangkan. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan likuiditas pasar properti dan menarik lebih banyak investor global. Dengan proyeksi pasar mencapai $16 miliar dalam satu dekade, langkah ini memperkuat Dubai sebagai pusat inovasi aset digital dan keuangan terdesentralisasi.
Tokocrypto Raih Penghargaan “Most Trusted Financial Brands Awards 2025”
PT Aset Digital Berkat (Tokocrypto) berhasil meraih penghargaan “Most Trusted Financial Brands Awards 2025” dari Investortrust.id dan lembaga riset industri keuangan Infovesta. Tokocrypto dianugerahi penghargaan dalam kategori Platform Pedagang Kripto dan Produk Digital Asset Custodians, yang menegaskan posisinya sebagai platform tepercaya di industri aset digital Indonesia.
Penghargaan ini didasarkan pada survei daring yang dilakukan terhadap 13.000 responden di 20 provinsi di Indonesia. Survei ini mencakup 43 kategori merek di sektor keuangan, dengan fokus pada popularitas dan performa terbaik di pasar. Sebelum survei, Investortrust dan Infovesta mengadakan diskusi kelompok terfokus (FGD) untuk menentukan sektor dan merek yang memenuhi kriteria berdasarkan rekam jejak, inovasi produk, kualitas layanan, serta persepsi publik.
Direktur Utama Investortrust, Parto Kawito, menjelaskan bahwa penghargaan ini mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap merek-merek keuangan di Indonesia. “Penilaian ini dilakukan untuk mengidentifikasi merek-merek keuangan yang tidak hanya populer tetapi juga memiliki performa unggul di pasar,” ujarnya dalam acara penganugerahan di Sultan Hotel, Jakarta, Kamis (20/3).
Chief Marketing Officer (CMO) Tokocrypto, Wan Iqbal, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat dan para pemangku kepentingan. “Penghargaan ini menjadi bukti bahwa industri kripto kini bisa sejajar dengan sektor keuangan lainnya. Ini adalah bentuk kepercayaan yang sangat berarti bagi kami, dan kami berharap dapat mempertahankannya di tahun-tahun mendatang. Sebagai aset baru dalam industri keuangan, kami ingin terus memberikan dampak positif serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan keuangan secara keseluruhan,” ungkapnya.
Dengan pencapaian ini, Tokocrypto semakin memperkuat reputasinya sebagai platform perdagangan aset digital yang inovatif dan tepercaya di Indonesia.
Crypto Market Performance
Sumber: crypto bubbles (20 Maret 2025)
Dalam sepekan terakhir, pasar crypto mengalami penguatan signifikan, terlihat dari dominasi warna hijau pada grafik Crypto Bubbles. Sebagian besar aset digital mencatat kenaikan di atas 10-30%, menunjukkan adanya sentimen bullish yang kuat di berbagai sektor.
Beberapa token dengan kinerja terbaik dalam minggu ini antara lain:
Bubblemaps (BMT) +184% – Peningkatan luar biasa ini kemungkinan terkait dengan peningkatan adopsi dan narasi yang berkembang di sekitar analitik on-chain.
AUCTION +58.2% – Token ini mencatat kenaikan signifikan, kemungkinan dipicu oleh perkembangan ekosistem atau insentif baru dalam platformnya.
PancakeSwap (CAKE) +54.1% – Sebagai DEX terkemuka di BNB Chain, CAKE tampaknya mendapat dorongan dari aktivitas yield farming dan peningkatan likuiditas.
Toncoin (TON) +34.2% – Ekosistem TON terus berkembang, dengan integrasi ke dalam berbagai aplikasi Web3 yang semakin luas.
Dymension (DYM) +32.7% – Blockchain modular seperti Dymension semakin menarik perhatian, didorong oleh peningkatan adopsi dalam model rollup-as-a-service.
Secara kategori, sektor Infrastructure (+35.5%) dan Real World Assets (RWA) (+33.1%) mencatat pertumbuhan tertinggi, menegaskan bahwa narasi RWA dan solusi infrastruktur blockchain menjadi pendorong utama market saat ini.
Weekly Global Performance
Name
Price
Market Cap
Week
Bubblemaps
$0.22
$56.43M
184.00%
Bounce
$39.79
$262.22M
58.20%
PancakeSwap
$2.39
$698.12M
54.00%
Cheems
$0.00
$277.26M
49.10%
Frax Share
$2.19
$193.77M
49.10%
API3
$0.84
$99.30M
47.20%
LayerZero
$2.44
$270.74M
34.60%
Toncoin
$3.66
$9.07B
34.20%
Dymension
$0.41
$103.15M
32.60%
Heima
$0.55
$41.80M
31.90%
Sumber: crypto bubbles (20 March 2025)
BubbleMaps (BMT) memimpin kenaikan mingguan dengan pertumbuhan +184%, mencerminkan lonjakan minat terhadap transparansi blockchain dan analisis transaksi.
Bounce (AUCTION) naik +58,2%, didorong oleh peningkatan volume pada marketplace lelang berbasis blockchain. PancakeSwap (CAKE) naik +54%, yang kemungkinan besar disebabkan oleh peningkatan aktivitas di platform AMM terbesar di BNB Chain.
Cheems (MEME) dan Frax Share (FXS) naik +49,1%, menandakan minat yang berkembang terhadap sektor meme coin dan stablecoin algoritmik. API3 (+47,2%) mencerminkan adopsi yang meningkat terhadap solusi oracle terdesentralisasi. LayerZero (+34,6%) dan Toncoin (+34,2%) menunjukkan pertumbuhan konsisten berkat narasi interoperabilitas dan ekspansi ekosistem blockchain.
Dymsension (+32,6%) dan Heima (+31,9%) mencerminkan adopsi yang berkembang dalam sektor blockchain modular dan AI-driven tokens.
Kategori dengan pertumbuhan tertinggi minggu ini adalah Infrastructure (+35,5%), menandakan investasi besar dalam infrastruktur blockchain untuk meningkatkan skalabilitas dan efisiensi.
Real World Assets (RWA) (+33,1%) juga mengalami lonjakan besar, menunjukkan peningkatan adopsi tokenisasi aset dunia nyata seperti properti dan obligasi di blockchain. Liquid Staked SOL (+20,9%) mengindikasikan minat tinggi terhadap solusi staking likuid berbasis Solana
Automated Market Maker (AMM) (+18,6%) dan Cross-Chain Communication (+15,9%) terus menunjukkan pertumbuhan positif, mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap likuiditas on-chain dan interoperabilitas lintas jaringan.
Sektor Perpetuals (+15,5%) dan Decentralized Exchange (DEX) (+15,4%) mengalami peningkatan signifikan, didukung oleh adopsi DeFi yang terus meningkat dan kebutuhan akan trading derivatif terdesentralisasi.
Selain itu, Animoca Brands Portfolio (+14,8%), Layer 0 (L0) (+14,8%), dan Yield Farming (+14,3%) menunjukkan pertumbuhan moderat, menandakan ketertarikan investor terhadap pengembangan ekosistem gaming, teknologi interoperabilitas, dan insentif likuiditas berbasis DeFi.
Secara keseluruhan, sentimen pasar tetap positif, dengan dominasi pertumbuhan di sektor infrastruktur, RWA, staking, dan interoperabilitas, yang menandakan fokus pasar pada inovasi blockchain jangka panjang dan adopsi teknologi keuangan terdesentralisasi
On-Chain Analysis
Heatmap Likuidasi Bitcoin
Sumber coinglassDate taken – 20 Maret 2025
Dalam satu minggu terakhir, BTC menunjukkan volatilitas tinggi dengan lonjakan harga mencapai $87K, yang memicu gelombang likuidasi signifikan. Berdasarkan heatmap, zona $87K menjadi titik utama short squeeze, di mana banyak posisi short dengan leverage tinggi terlikuidasi akibat kenaikan harga yang agresif. Sementara itu, area $81K – $83K sebelumnya menjadi zona akumulasi, dengan banyak likuidasi long sebelum harga BTC berbalik naik.
Jika BTC mampu menembus level $87K dengan momentum kuat, potensi kenaikan menuju $90K tetap terbuka karena minimnya zona likuidasi di atasnya. Namun, jika terjadi rejection, BTC kemungkinan akan terkoreksi ke kisaran $83K – $85K sebelum melanjutkan tren bullish. Dengan volatilitas yang masih tinggi, pergerakan selanjutnya sangat bergantung pada dinamika likuidasi dan tekanan jual di sekitar level resistensi saat ini.
Bitcoin Bull-Bear Market Cycle Indicator
Sumber: CryptoQuant Date taken:20 March 2025
Indikator ini menunjukkan bahwa Bitcoin saat ini masih berada dalam fase bull market, dengan dominasi warna oranye yang mengindikasikan tren naik. Namun, kita melihat adanya fase konsolidasi di mana pergerakan harga mulai kehilangan momentum. Mid-year correction seperti ini sebelumnya sering terjadi, seperti yang terlihat pada siklus 2017 dan 2021, di mana BTC sempat terkoreksi sebelum akhirnya melanjutkan kenaikan.
Sementara itu, tidak ada indikasi bahwa kita memasuki fase bear market ekstrem, karena belum ada dominasi warna biru yang signifikan. Pada Maret 2024, kita sempat memasuki zona biru sebentar sebelum mengalami pemulihan cepat, menunjukkan bahwa koreksi ini bisa menjadi kesempatan bagi akumulasi sebelum harga melanjutkan tren naik. Jika pola historis berulang, BTC berpotensi mencapai all-time high baru setelah fase konsolidasi ini berakhir.
New/Old Whales Balance vs NUPL
Sumber: cryptoquant Date taken: 20 March 2025
Indikator ini menunjukkan perbandingan keseimbangan kepemilikan Bitcoin antara whale baru dan whale lama, dikombinasikan dengan Net Unrealized Profit/Loss (NUPL) untuk mengukur sentimen pasar.
Dominasi warna biru yang kuat menunjukkan bahwa mayoritas Bitcoin masih dipegang oleh whale lama, yang umumnya menandakan kepercayaan terhadap tren bullish jangka panjang. Namun, kehadiran warna biru muda menunjukkan bahwa ada masuknya whale baru, yang biasanya terjadi saat harga mendekati puncak siklus bullish.
Saat ini, NUPL berada di area positif, yang mengindikasikan bahwa pasar masih dalam fase unrealized profit, tetapi belum mencapai euforia ekstrem seperti siklus sebelumnya. Namun, lonjakan whale baru bisa menjadi tanda awal distribusi oleh whale lama, yang perlu diwaspadai sebagai potensi awal market top formation.
Jika pola ini mengikuti siklus sebelumnya, kita mungkin akan melihat koreksi sebelum reli lebih lanjut atau transisi ke fase distribusi yang lebih luas.
Pertumbuhan On-Chain Value RWAs
Grafik ini menunjukkan bahwa nilai aset dunia nyata (Real-World Assets/RWAs) yang di-tokenisasi telah meningkat lebih dari 30.000% sejak 2020, menandakan adopsi yang pesat. Mayoritas pertumbuhan berasal dari Private Credit (kuning), diikuti oleh US Treasuries (biru), yang menunjukkan peningkatan minat terhadap instrumen keuangan tradisional yang di-tokenisasi.
Kenaikan signifikan sejak 2023 mengindikasikan bahwa institusi dan investor semakin nyaman menggunakan blockchain untuk mengelola aset berharga, terutama dengan regulasi yang lebih jelas dan peningkatan infrastruktur DeFi. Dengan tren ini, tokenisasi RWAs bisa menjadi salah satu sektor utama dalam ekspansi ekosistem crypto ke dunia keuangan tradisional.
Analisis Market Cap BTC vs Aset Lain sejak Pemilu AS
Grafik ini menunjukkan return market cap sejak pemilu AS terakhir untuk berbagai aset utama.
BTC (+22.3%) masih menunjukkan performa lebih kuat dibandingkan mayoritas aset lainnya, menegaskan posisinya sebagai store of value utama dalam crypto.
Top 10 altcoins (+14.5%) juga mengalami pertumbuhan yang cukup solid, meskipun sebagian besar tertinggal dari BTC.
GOLD (+9.3%) tetap positif, menunjukkan daya tariknya sebagai aset safe haven dalam kondisi ekonomi yang tidak pasti.
S&P 500 (-2.5%) mengalami penurunan kecil, yang mencerminkan tekanan ekonomi tradisional.
SOL (-11.1%) dan ETH (-20.5%) mengalami penurunan signifikan, menunjukkan bahwa altcoins besar mengalami tekanan lebih besar dibandingkan BTC.
Data ini memperlihatkan bahwa meskipun crypto mengalami volatilitas tinggi, Bitcoin tetap lebih resilient dibandingkan altcoins utama dan bahkan ekuitas tradisional. Hal ini bisa mengindikasikan pergeseran preferensi investor ke aset yang lebih kuat secara fundamental dalam ekosistem crypto
Token Unlocks Schedule
AltLayer (ALT) – 25 Maret 2025
AltLayer adalah protokol rollup-as-a-service yang memungkinkan deployment blockchain modular dan interoperable.
Jumlah Unlock: 240.8M ALT (~$8.75M), setara 8.56% market cap.
Alokasi Distribusi:
Foundation/Treasury: 52.27M ALT (2.43%)
Protocol Development & Community: ~70.48M ALT
Investor (Seed, Strategic Round, Partners): ~99.29M ALT
Potensi Dampak Harga: Unlock ini cukup besar (hampir 10% market cap), sehingga tekanan jual bisa signifikan, terutama dari investor awal dan tim proyek.
Yield Guild Games (YGG) – 27 Maret 2025
YGG adalah DAO gaming yang berfokus pada play-to-earn dan ekosistem game blockchain.
Jumlah Unlock:11.49M YGG (~$2.35M), setara 2.80% market cap.
Alokasi Distribusi:
Founders: 4.05M YGG (2.70%)
Treasury & Staking Rewards: ~2.41M YGG
Investor & Bonus: ~5M YGG
Potensi Dampak Harga: Kemungkinan tekanan jual moderat jika investor awal dan founder memilih untuk merealisasikan keuntungan.
Analyst Projection
Sumber: coinmarketcap Date taken: 20 Maret 2025
Dalam seminggu terakhir, kapitalisasi pasar kripto mengalami sedikit pemulihan dari $2.6T menjadi $2.81T, meskipun masih berada di bawah level awal bulan. Hal ini mengindikasikan bahwa tekanan jual mulai mereda, namun volatilitas tetap tinggi.
Indikator Fear and Greed Index naik dari 21 ke 31, menunjukkan adanya sedikit peningkatan kepercayaan investor, meskipun masih dalam zona “Fear.”
Altcoin Season Index naik dari 13 ke 21, tetapi masih dalam fase Bitcoin Season, yang menandakan dominasi Bitcoin tetap kuat dibandingkan altcoin.
CoinMarketCap 100 Index mengalami kenaikan 3.40%, mencerminkan adanya pergerakan positif pada aset kripto berkapitalisasi besar.
Secara keseluruhan, market menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan Bitcoin tetap menjadi pilihan utama investor. Namun, volatilitas masih berpotensi tinggi, terutama dengan adanya faktor makroekonomi dan regulasi yang masih berkembang.
Selain sektor gaming yang tetap menarik, sektor Real World Assets (RWA) dan Infrastruktur mencatatkan kenaikan signifikan, mencerminkan meningkatnya minat terhadap tokenisasi aset dan pengembangan ekosistem blockchain.
Liquid Staked SOL dan Automated Market Maker (AMM) juga mengalami pertumbuhan kuat, menandakan adopsi yang terus meningkat dalam staking dan DeFi. Di sisi lain, sektor Cross-chain Communication dan Perpetuals menunjukkan potensi dengan peningkatan likuiditas dan interoperabilitas yang lebih baik.
Potensi Keuntungan vs Risiko dalam Investasi Kripto
Aset kripto menawarkan peluang besar, tetapi juga memiliki volatilitas tinggi. Sebelum terjun ke dunia investasi digital, pemahaman yang matang sangat diperlukan untuk meminimalkan risiko dan mengoptimalkan strategi investasi.
Potensi Keuntungan Kripto
Keuntungan signifikan – Harga aset kripto dapat meningkat secara eksponensial dalam periode tertentu.
Inovasi dan pertumbuhan ekosistem – Adopsi teknologi blockchain terus berkembang, menciptakan berbagai peluang baru
Risiko yang Harus Dipahami
Volatilitas tinggi – Harga aset bisa mengalami penurunan drastis dalam waktu singkat.
Tidak ada jaminan keuntungan – Kenaikan harga tidak selalu terjadi, bahkan bisa berujung pada kerugian.
Risiko keamanan – Kehilangan aset bisa terjadi akibat kelalaian pribadi atau serangan siber.
Pentingnya Edukasi Sebelum Berinvestasi
Sebelum membeli aset kripto, lakukan langkah-langkah berikut:
Riset mendalam (DYOR) – Pahami proyek, tim pengembang, dan tokenomics sebelum berinvestasi.
Memahami mekanisme pasar – Kenali pergerakan harga, likuiditas, dan faktor yang mempengaruhi pasar kripto.
Menyesuaikan dengan toleransi risiko – Jangan berinvestasi lebih dari yang sanggup ditanggung jika terjadi kerugian.
Kripto menawarkan peluang besar, tetapi juga memiliki risiko tinggi. Investor harus memahami pasar, melakukan riset mendalam, dan tidak tergiur oleh tren sesaat. Jangan pernah berinvestasi hanya karena FOMO, dan selalu prioritaskan strategi yang sesuai dengan profil risiko masing-masing.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Trust Wallet, salah satu dompet kripto terkemuka, hadir dalam sesi Ask Me Anything (AMA) yang diselenggarakan oleh Tokocrypto melalui Telegram Official Group.
Acara ini menghadirkan Rafael dan 0xbow dari Trust Squad sebagai pembicara, dengan Minko sebagai host. AMA ini bertujuan untuk memperkenalkan Trust Wallet kepada komunitas Tokocrypto, memberikan pembaruan terkini, serta menjawab pertanyaan dari anggota komunitas.
Trust Wallet: Fungsi dan Keunggulan
Dalam sesi tanya jawab, Trust Wallet dijelaskan sebagai dompet kripto non-kustodian yang memberikan pengguna kendali penuh atas aset mereka. Dompet ini memungkinkan penyimpanan berbagai aset kripto, transaksi swap, akses ke aplikasi DeFi, serta memiliki dukungan multi-blockchain seperti Ethereum, Binance Smart Chain, dan Polygon.
Perbedaan utama Trust Wallet dibandingkan dompet lain adalah sifatnya yang non-kustodian, mendukung ribuan token, serta memiliki fitur browser DApp bawaan untuk memudahkan akses ke ekosistem Web3. Selain itu, antarmuka yang user-friendly menjadikannya pilihan populer di kalangan pemula dan trader berpengalaman.
Roadmap 2025: Fitur dan Inovasi Baru
Dalam roadmap 2025, Trust Wallet menegaskan komitmennya untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik. Beberapa rencana utama yang diungkapkan antara lain:
Konversi Fiat ke Kripto yang Lebih Mudah: Pengguna akan mendapatkan lebih banyak opsi untuk membeli kripto menggunakan mata uang fiat secara langsung.
Ekspansi Jaringan Swap dan Token: Trust Wallet terus memperluas daftar jaringan dan token yang didukung untuk meningkatkan fleksibilitas pengguna.
Keamanan yang Ditingkatkan: Implementasi algoritma canggih dan deteksi ancaman real-time untuk melindungi pengguna dari scam dan aktivitas berbahaya.
Penggunaan Token Trust Wallet (TWT): TWT akan memiliki lebih banyak utilitas, termasuk cashback, pembayaran gas, dan program insentif lainnya.
Trust Wallet juga telah meluncurkan beberapa fitur baru, termasuk halaman Trending Tokens yang memberikan informasi token populer, perlindungan MEV (Maximal Extractable Value) untuk menghindari eksploitasi transaksi, serta peningkatan cross-chain swaps yang kini mendukung 23 blockchain.
Dalam menjawab pertanyaan komunitas terkait keamanan, Trust Wallet menegaskan bahwa kunci pribadi pengguna disimpan secara lokal di perangkat mereka dan dienkripsi menggunakan standar Advanced Encryption Standard (AES). Selain itu, dompet ini dilengkapi dengan fitur keamanan seperti pemindai risiko, otentikasi biometrik, serta audit keamanan rutin oleh pihak ketiga.
Trust Wallet juga mendukung integrasi dengan dompet perangkat keras (hardware wallet) untuk memberikan perlindungan tambahan bagi pengguna yang ingin keamanan lebih tinggi dalam menyimpan aset digital mereka.
Trust Wallet as a Service (WaaS): Solusi Dompet untuk Bisnis
Trust Wallet baru saja meluncurkan Wallet as a Service (WaaS), sebuah platform yang memungkinkan bisnis mengintegrasikan layanan dompet kripto dengan mudah. WaaS menawarkan solusi non-kustodian yang fleksibel dan aman bagi perusahaan yang ingin menyediakan layanan Web3 kepada penggunanya. Dengan integrasi API dan SDK, WaaS mempercepat pengembangan layanan dompet kripto dalam skala besar.
Ekspansi Jaringan dan Fitur Baru
Dalam waktu dekat, Trust Wallet akan menambahkan jaringan baru untuk mendukung ekosistem DeFi dan Real-World Assets (RWA), termasuk OpenEden dan MANTRA. Trust Wallet juga terus memberikan pembaruan melalui akun resminya di X (@TrustWallet), mengajak komunitas untuk mengikuti perkembangan terbaru.
Dengan berbagai inovasi dan komitmen terhadap keamanan, Trust Wallet semakin memperkuat posisinya sebagai dompet kripto andalan bagi pengguna yang ingin mengelola aset digital mereka dengan lebih mudah dan aman di era Web3.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Selamat datang di Market Sinyal Harian edisi spesial Ramadan. Hari ini Kamis, 27 Maret 2025, kami akan memberikan analisis dan sinyal perdagangan untuk lima kripto yang memiliki potensi pergerakan signifikan di Tokocrypto.
Berikut berita yang terjadi dalam 24 jam terakhir :
GameStop berencana menggalang dana $1.3 miliar lewat convertible notes, diduga akan digunakan untuk membeli Bitcoin.
Ripple mengharapkan ETF XRP diluncurkan pada paruh kedua 2025.
Discord akan bekerja sama dengan JPMorgan & Goldman Sachs untuk persiapan IPO.
Wyoming siap meluncurkan stablecoin fiat-backed $WYST pada Juli 2025.
Hyperliquid menghapus token JELLY karena aktivitas pasar mencurigakan.
BlackRock’s BUIDL naik 3x lipat dalam 3 minggu, jadi $1.87 miliar.
Michael Saylor umumkan preferred stock $STRF mulai diperdagangkan di Nasdaq, hasilkan yield dalam USD dan BTC.
North Carolina ajukan RUU untuk mengalokasikan hingga 5% dana pensiun negara ke Bitcoin.
Ethereum devs menyiapkan testnet Pectra pasca masalah teknis di Hoi dan Sepolia.
Saham GameStop ($GME) naik 14% setelah mengumumkan akan menambahkan Bitcoin ke cadangan treasury-nya.
Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.
ENA/USDT (🔼 5.23%)
Entry: $0.4273
Stop Loss: $0.4189
Take Profit: $0.4498
Harga ENA/USDT menunjukkan sinyal penguatan dengan berhasil menembus resistance minor di area $0.4273 dan menguji resistance berikutnya di $0.4498. RSI berada di angka 61.66, mengindikasikan momentum bullish yang cukup sehat namun belum masuk area overbought. Volume meningkat mendukung potensi kelanjutan tren naik.
Target terdekat berada pada area $0.4498.Sentimen positif datang dari laporan Arkham yang menyebutkan bahwa Ethena kini memegang lebih dari $1 miliar dalam bentuk token BUIDL BlackRock, termasuk pencetakan baru senilai $225 juta untuk kelas BUIDL-I. Selain itu, kolaborasi dengan Pendle pada pool sUSDe (31 Jul 2025) memperkuat posisi Ethena di sektor fixed yield dan points farming. Hal ini mendukung sentimen bullish jangka pendek terhadap token ENA.
RSR/USDT (🔼 4.74%)
Entry: $0.007769
Stop Loss: $0.007626
Take Profit: $0.008137
Harga RSR/USDT saat ini berada di kisaran $0.00785 dan sedang mengalami konsolidasi setelah memantul dari support $0.00762. Resistance terdekat berada di area $0.00813 yang menjadi target kenaikan jangka pendek.
RSI 1 jam menunjukkan pembacaan di 55.49, mencerminkan momentum yang menguat ke arah bullish. Volume perdagangan meningkat, mengindikasikan potensi dorongan lanjutan ke atas.
Namun, konfirmasi breakout tetap perlu ditunggu dari candle penutup di atas resistance tersebut.Reserve Protocol melalui akun resmi @0xTomSawyer merilis pembaruan ekosistem dengan peluncuran Index Protocol, yang memungkinkan siapa pun untuk membuat DTF (Decentralized Traded Funds). Langkah ini menambah utilitas token $RSR sebagai tulang punggung finansial dalam ekosistem.
Selain itu, kampanye kolaboratif dengan @merkl_xyz dan pengumuman partisipasi dalam Monetarium 2 pada Juni 2025 semakin mengukuhkan posisi $RSR sebagai pemain penting dalam sektor DeFi yang terus berkembang.
ATH/USDT (🔼 3.54%)
Entry: $0.03513
Stop Loss: $0.03467
Take Profit: $0.03637
Harga ATH/USDT saat ini berada di kisaran $0.0353 dan sedang mencoba menembus resistance $0.0363 setelah sebelumnya memantul dari area support $0.0346. RSI 1 jam menunjukkan pembacaan di 55.32, mengindikasikan momentum yang mulai menguat. Volume yang meningkat memperkuat potensi pengujian kembali area resistance atas, namun untuk konfirmasi breakout perlu ditunggu penutupan candle di atas $0.0363.
Aethir melalui akun resminya mengumumkan kolaborasi strategis dengan NVIDIA untuk menyediakan layanan GPU-as-a-Service, termasuk akses ke GB200 NVL72 — perangkat keras mutakhir untuk pelatihan LLM berskala triliun parameter. Keberhasilan Aethir menjadi platform awal yang mendistribusikan layanan ini secara global memperkuat posisinya dalam industri AI dan cloud computing.
W/USDT (🔼 4.57%)
Entry: $0.1035
Stop Loss: $0.1016
Take Profit: $0.1084
W/USDT kembali menguat ke area $0.1060 setelah memantul dari zona support $0.1016–$0.1035. Target resistance terdekat berada di $0.1084 atau sekitar 4.57% upside. RSI 1 jam naik ke level 64.07, menandakan adanya dorongan bullish meski sudah mendekati kondisi overbought. Volume perdagangan juga meningkat signifikan, memperkuat potensi retest ke resistance.
Token W mendapatkan sentimen positif dari meningkatnya fokus terhadap interoperabilitas dan dukungan kuat dari komunitas DeFi. Baru-baru ini, Wormhole bersama DeFi Education Fund menandatangani surat kepada
ID/USDT (🔼 3.41%)
Entry: $0.2595
Stop Loss: $0.2566
Take Profit: $0.2684
Harga ID/USDT saat ini berada di sekitar $0.2626, bergerak naik setelah sebelumnya memantul dari support $0.2566. RSI 1 jam menunjukkan nilai 66.09 yang mendekati area overbought, menandakan potensi tekanan jual jangka pendek. Namun, volume meningkat mengindikasikan dorongan beli yang cukup kuat. Jika harga mampu menembus resistance $0.2684, maka potensi kelanjutan bullish akan semakin terbuka.
SPACE ID memanfaatkan momentum tren AI Web3, seiring dengan prediksi dari Vaneck bahwa pasar AI agent di Web3 akan tumbuh dari $7.38 miliar menjadi $47 miliar pada 2030. SPACE ID menawarkan solusi identitas digital melalui domain Web3 yang terverifikasi dan tidak dapat diubah, sebagai respon atas kebutuhan kepercayaan terhadap identitas AI. Hal ini memperkuat posisi ID sebagai infrastruktur penting di tengah pesatnya adopsi Web3 dan AI.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
GameStop, perusahaan ritel video game asal Amerika Utara, mengumumkan rencana mengalokasikan sebagian cadangan perusahaannya ke Bitcoin (BTC).
Dilaporkan Cointelegraph, langkah ini menambah daftar perusahaan yang mengikuti strategi perbendaharaan Bitcoin, seperti MicroStrategy, Metaplanet, dan MARA Holdings. Namun, apakah keputusan GameStop ini cukup untuk mendorong harga BTC menembus $100.000?
Bitcoin Masih Berjuang di Bawah $100.000
Meski permintaan institusional terhadap Bitcoin terus meningkat, harga BTC belum mampu kembali ke level $100.000 selama 50 hari terakhir. Padahal, kondisi makroekonomi dan regulasi tampak mendukung, termasuk perintah eksekutif US Strategic Bitcoin Reserve oleh Presiden Donald Trump pada 6 Maret lalu yang memungkinkan akuisisi BTC dengan strategi “netral anggaran.”
Keputusan GameStop untuk mengadopsi Bitcoin terjadi di tengah momentum positif bagi aset kripto. Perusahaan ini sebelumnya menghadapi ancaman kebangkrutan pada 2021, namun berhasil bangkit melalui fenomena short squeeze yang menggemparkan pasar. Kini, dengan cadangan kas sebesar $4,77 miliar per Februari 2025, GameStop berupaya memperkuat neracanya dengan aset digital.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 27 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Tren Adopsi Bitcoin di Perusahaan Global
GameStop bukan satu-satunya entitas yang beralih ke Bitcoin. Metaplanet, perusahaan asal Jepang, baru-baru ini menunjuk Eric Trump, putra Presiden AS Donald Trump, ke dalam dewan penasihat strategisnya. Sementara itu, MARA Holdings mengadopsi kebijakan perbendaharaan BTC dengan prinsip “memegang semua Bitcoin” dan meningkatkan eksposur melalui penerbitan utang.
Namun, investor masih mempertanyakan apakah langkah-langkah ini cukup untuk mendorong BTC ke level lebih tinggi, terutama mengingat emas saat ini hanya 1,3% di bawah rekor tertingginya di $3.057. Sementara itu, keterbatasan dalam produk investasi Bitcoin, seperti ETF berbasis tunai, masih menjadi hambatan utama bagi adopsi institusional yang lebih luas.
Regulasi dan Integrasi TradFi Masih Jadi Tantangan
Meskipun regulasi AS mulai lebih ramah terhadap kripto, integrasi Bitcoin ke dalam keuangan tradisional (TradFi) masih mengalami kendala. Bank besar seperti JPMorgan hanya bertindak sebagai kustodian atau perantara instrumen terkait kripto, tanpa keterlibatan lebih dalam. Selain itu, beberapa institusi keuangan, seperti Vanguard, masih melarang perdagangan ETF Bitcoin bagi kliennya.
Pasar derivatif Bitcoin juga belum memiliki kejelasan regulasi. Bursa seperti Chicago Mercantile Exchange (CME) hanya menguasai 23% dari total open interest Bitcoin futures senilai $56,4 miliar, sementara pesaing offshore mendapat keuntungan dari regulasi yang lebih longgar dan prosedur registrasi klien yang lebih mudah.
Investor Masih Ragu, BTC ke $200.000 Masih Jauh?
Meskipun GameStop dan sejumlah perusahaan lain terus menambah eksposur terhadap Bitcoin, skeptisisme masih tinggi di kalangan investor institusional. Kekhawatiran terkait manipulasi pasar, transparansi bursa, serta denda besar yang telah dibayarkan oleh Binance, KuCoin, OKX, dan Kraken menjadi faktor utama yang menghambat kepercayaan terhadap sektor kripto.
Dengan kondisi ini, minat beli dari beberapa perusahaan besar saja tidak cukup untuk membawa BTC ke level $200.000 dalam waktu dekat. Selama sektor perbankan belum sepenuhnya mengintegrasikan Bitcoin dan sentimen risiko tetap tinggi, potensi kenaikan harga Bitcoin masih akan terbatas.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Industri aset kripto terus berkembang pesat, memberikan peluang besar bagi investor untuk meraih keuntungan maksimal. Bertepatan dengan momentum Tunjangan Hari Raya (THR), Tokocrypto, sebagai platform perdagangan aset kripto terdepan di Indonesia, menghadirkan program spesial guna membantu investor mengoptimalkan peluang investasi mereka.
Dalam upaya meningkatkan adopsi dan aktivitas perdagangan aset kripto, Tokocrypto dengan bangga mengumumkan kolaborasi strategis dengan CARV dalam Festival Campaign yang menawarkan total hadiah spektakuler hingga Rp400 juta. Salah satu program utama dalam kampanye ini adalah Trading Competition, yang memberikan kesempatan bagi para trader untuk memenangkan hadiah dengan total Rp240 juta.
Trading Competition kali ini menjadi kesempatan emas bagi para trader untuk meraih hadiah besar! Kompetisi ini berlangsung mulai 24 Maret hingga 14 April 2025 dan terbagi dalam dua kategori utama. Pertama, Trading Volume Competition dengan total hadiah sebesar 28,879 $CARV bagi peserta dengan volume perdagangan tertinggi.
Kedua, Top Frequency Trading Competition dengan total hadiah 12,443 $CARV yang diberikan kepada trader dengan frekuensi transaksi terbanyak. Jangan lewatkan peluang ini untuk menunjukkan keahlian trading dan membawa pulang hadiah menarik!
Pergerakan harga Carv (CARV/IDR) pada Rabu, 26 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Mengapa $CARV?
$CARV merupakan token utilitas dan tata kelola dalam ekosistem CARV yang berbasis pada teknologi AI. Sebagai bagian dari revolusi digital, $CARV memungkinkan pengguna untuk memiliki, mengontrol, dan memonetisasi data mereka dengan lebih efisien. Keunggulan utama $CARV antara lain:
AI-Powered Utility – Memungkinkan interaksi AI dengan data on-chain untuk transaksi dan keputusan otonom.
Adopsi Global – Digunakan oleh lebih dari 15 juta pengguna dalam berbagai sektor, termasuk AI bots, penelitian DeSci, dan gaming NPCs.
Potensi Pasar Besar – Kebutuhan AI agents terhadap $CARV meningkatkan permintaan dan potensi nilai token di masa depan.
Tokocrypto Ajak Komunitas Kripto Indonesia Ambil Bagian
Chief Marketing Officer (CMO) Tokocrypto, Wan Iqbal, mengungkapkan optimisme terhadap perkembangan industri kripto di tahun 2025.
“Tahun ini merupakan momentum emas bagi industri kripto, terutama dengan semakin luasnya adopsi teknologi AI dan blockchain. Tokocrypto terus berkomitmen menghadirkan program inovatif yang memberikan nilai lebih kepada pengguna. Kolaborasi dengan CARV dalam Festival Campaign ini adalah langkah nyata kami dalam memperkuat ekosistem investasi kripto di Indonesia. Dengan hadiah total Rp400 juta, kami mengajak seluruh komunitas kripto untuk berpartisipasi dan memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin,” ujar Iqbal.
Iqbal menambahkan bahwa partisipasi dalam kompetisi ini tidak hanya memberikan peluang untuk meraih hadiah menarik, tetapi juga mendorong peningkatan literasi dan keterampilan trading di kalangan investor kripto. Menurutnya, seiring dengan perkembangan regulasi dan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap aset digital, kolaborasi strategis seperti ini akan semakin memperkuat fondasi ekosistem kripto di Indonesia.
“Kami ingin memberikan pengalaman trading yang lebih dinamis dan kompetitif, sekaligus membuka akses lebih luas bagi investor untuk memanfaatkan berbagai peluang di pasar kripto. Dengan semakin banyaknya inovasi dan dukungan dari komunitas, kami optimis industri ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi para pengguna,” tambahnya.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.