Tag Archives: featured

Vitalik Buterin Berbagi Pikiran Tentang Sam Bankman-Fried dan FTX

Jatuhnya FTX secara tiba-tiba banyak mengejutkan semua pihak di industri aset kripto. Salah satu pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, buka suara dampak dari runtuhnya FTX dan reaksi terhadap Sam Bankman-Fried.

Buterin mengungkapkan belajar dari kasus FTX saat ini perlu reformasi baru yang bertujuan melindungi dana investor dari manipulasi dan penyesatan. Ia percaya apa yang dilakukan FTX adalah penipuan yang lebih besar, jika dibandingkan dengan runtuhnya Mt. Gox dan Terra.

Menurut Buterin, Mt Gox dan Luna memiliki kesamaan kasus serupa karena keduanya tampak samar sejak awal dan tidak pernah mencoba menutupi diri mereka sendiri sepenuhnya.

“FTX adalah kebalikannya dan melakukan pensinyalan kebajikan kepatuhan penuh (tidak sama dengan kepatuhan),” kata Vitalik Buterin.

Dia menambahkan bahwa jenis “penipuan” FTX lebih dalam daripada apa pun yang bisa disebabkan oleh Luna atau Mt. Gox.

Pandangan soal CEX

Crypto exchange, FTX. Sumber: Shutterstock.
Crypto exchange, FTX. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Tokocrypto Prioritaskan Keamanan Nasabah dan Sinergi Strategi Bisnis

Kasus FTX ini membuka pandangan soal CEX (centralized exchange). Buterin lebih lanjut berpendapat bahwa percakapan seputar CEX dan DEX (decentralized exchange) kehilangan masalah utama.

Dia mencatat bahwa DEX sementara dapat digunakan untuk perdagangan lintas-kripto, penyimpanan, dan bahkan leverage. Tapi platform tersebut saat ini tidak dapat “berfungsi sebagai gateway fiat-kripto.”

Buterin juga berpendapat bahwa CEX masih memiliki fungsi dalam industri kripto saat ini. Beberapa pemangku kepentingan industri lainnya mencatat bahwa kehancuran FTX telah membuat industri mundur.

Soal Sam Bankman-Fried

Tampaknya komunitas aset kripto seluruh dunia sepakat dalam sikap menentang tindakan mantan CEO FTX, Sam Bankman-Fried (SBF). Sebagian besar reaksi sepenuhnya negatif, dengan banyak yang menyerukan hukuman yang paling berat.

Namun, Buterin memilih berkomentar netral. Ia percaya bahwa sebagai figur publik, SBF pantas mendapatkan semua yang dia dapatkan. Ia bahkan mengatakan ini sehat dalam upaya untuk menegaskan kembali nilai-nilai penting bagi masyarakat.

Sam Bankman-Fried, CEO FTX. Foto: FTX.
Sam Bankman-Fried, mantan CEO FTX. Foto: FTX.

Baca juga: Sam Bankman-Fried, CEO FTX Kehilangan 94% Kekayaan dalam Sehari

Di sisi lain, “Sam the human being” layak mendapat dukungan dan cinta, menurut Buterin.

“SBF figur publik pantas mendapatkan apa yang didapat dan bahkan sehat untuk melakukan sesi dunking yang bagus untuk menegaskan kembali nilai-nilai komunitas yang penting. Sam manusia layak mendapatkan cinta, dan saya berharap dia memiliki teman dan keluarga yang dapat memberikannya kepadanya,” ucap Buterin.

Sebagian besar orang di komunitas tidak setuju dengan Buterin, dengan alasan bahwa SBF bertindak curang dan jahat sampai akhir, bahkan setelah itu.

Sebelum mengundurkan diri sebagai CEO, Bankman-Fried meyakinkan pengguna bahwa FTX yang berbasis di AS benar-benar likuid dan tidak terjebak dalam kekacauan. Sehari kemudian, ia mengajukan kebangkrutan.



Sumber : news.tokocrypto.com

BLACKPINK Menangkan Best Metaverse Performance di MTV EMA 2022

BLACKPINK memenangkan penghargaan pertama untuk “Best Metaverse Performance” di MTV EMA 2022. Mereka membuat sejarah baru untuk musik K-pop dan dunia metaverse.

MTV European Music Awards tahun ini berlangsung pada 13 November di Dusseldorf, dengan sejumlah penampilan menarik dan banyak selebritas. Untuk tahun 2022, MTV memperkenalkan bukan hanya satu, tetapi dua kategori penghargaan baru termasuk “Best Longform Video” dan “Best Metaverse Performance.”

BLACKPINK dinominasikan bersama musisi dunia lainnya dalam kategori “Best Metaverse Performance,” seperti BTS, Charli XCX, Harry Styles, Justin Bieber, dan Twenty One Pilots.

BLACKPINK dan Metaverse

BLACKPINK memenangkan penghargaan pertama untuk "Best Metaverse Performance" di MTV EMA 2022. Foto: Yg Entertainment.
BLACKPINK memenangkan penghargaan pertama untuk “Best Metaverse Performance” di MTV EMA 2022. Foto: Yg Entertainment.

Baca juga: Vitalik Buterin Berbagi Pikiran Tentang Sam Bankman-Fried dan FTX

BLACKPINK tidak dapat menghadiri acara puncak MTV EMA tahun ini secara langsung, namun, dengan ramah menerima penghargaan dengan video yang sudah direkam sebelumnya. Bersamaan dengan penghargaan untuk penampilan digital mereka, BLACKPINK dinominasikan untuk Biggest Fans, Best K-pop dan Best Video for “Pink Venom.”

Sebelumnya, girlband Kpop fenomenal ini telah mendapatkan Best Metaverse Performance di MTV VMA berkat konser in-game “The Virtual” mereka, hasil kolaborasi dengan PUBG Mobile.

Acara spektakuler tersebut disaksikan hingga 15,7 juta kali di seluruh dunia. Konser tersebut berhasil menjadi yang teratas melawan enam bintang dan game terbesar di dunia lainnya, termasuk Ariana Grande di Fortnite, Charli XCX di Roblox, dan Justin Bieber di Wave.

Dikutip Cointelegraph, kategori penghargaan VMA pada tahun ini termasuk, “Video of the Year,” “Artist of the Year” dan “Song of the Year,” meskipun tahun ini, ada sentuhan Web3. VMA memperhitungkan kinerja pertunjukan musik di Metaverse dan menciptakan kategori penghargaan baru.

Metaverse Terus Mencuri Perhatian

Ilustrasi metaverse.
Ilustrasi metaverse.

Baca juga: MTV Video Music Awards 2022 Bikin Kategori ‘Metaverse’, Apa Itu?

Kategori metaverse tahun ini muncul setelah VMA selama lima tahun berturut-turut mengalami penurunan penayangan. Ketika metaverse terus berkembang dan menarik audiens yang lebih muda, langkah MTV untuk memasukkan konsep dunia virtual ini dapat membantu membuatnya tetap up to date.

Industri musik kini penuh dengan integrasi Web3, karena telah berada di lintasan konsumsi digital yang meningkat selama bertahun-tahun setelah diperkenalkannya layanan streaming musik.

Artis mulai banyak merilis single sebagai non-fungible token (NFT), yang sekarang memenuhi syarat untuk diakui di tangga lagu internasional, sementara yang lain memanfaatkan blockchain untuk meningkatkan lisensi musik.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Prioritaskan Keamanan Nasabah dan Sinergi Strategi Bisnis

Industri aset kripto global tengah bergejolak. Krisis yang dihadapi oleh salah satu platform crypto exchange global berbuah sentimen negatif. Oleh karena itu, Tokocrypto tetap prioritaskan keamanan nasabah.

Peristiwa tersebut pun menciptakan trust issue terhadap business plan dan sistem keamanan aset investor yang ada di platform centralized exchange. Kondisi ini menjadi perhatian bersama para pelaku industri aset kripto di Indonesia untuk memastikan kondisi tersebut tidak akan terjadi.

CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, mengatakan Tokocrypto sebagai pedagang fisik aset kripto yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) akan terus meningkatkan keamanan aset investor. Tokocrypto tetap menjalani operasional dengan normal dan tidak memiliki afiliasi, serta eksposur dengan platform crypto exchange yang mengalami krisis tersebut.

“Kami memahami penurunan nilai di pasar aset kripto menimbulkan kekhawatiran bagi investor dan dirasakan dampaknya di seluruh dunia. Namun, kami memastikan bahwa keseluruhan dana nasabah aman dan Tokocrypto akan selalu menaati regulasi yang ditetapkan pemerintah terkait penyimpanan aset kripto nasabah,” kata Kai.

Keamanan dan Kenyamanan Transaksi Nasabah

Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.
Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: BREAKING: FTX Ajukan Bangkrut, CEO Sam Bankman-Fried Mundur

Kai menegaskan keamanan dan kenyamanan transaksi nasabah adalah komitmen utama perusahaan. Tokocrypto akan terus memberikan pelayanan optimal kepada setiap nasabah dalam menjalankan perdagangan aset kripto. “Diimbau setiap nasabah untuk lebih berhati-hati dan tetap melakukan riset atas setiap keputusan investasi aset kripto yang diambil.”

Dalam menjalankan operasional perusahaan, Tokocrypto senantiasa mengikuti ketentuan dari Bappebti Kementerian Perdagangan selaku lembaga yang mengawasi dan mengatur perdagangan aset kripto. Bappebti telah mengamanahkan kepada semua pedagang fisik aset kripto yang terdaftar resmi untuk memisahkan rekening dana yang dimiliki nasabah dengan rekening dana operasional milik perusahaan untuk menjaga likuiditas. 

“Kami selalu menjalankan prinsip utama dari Bappebti agar dapat menjalankan operasional bisnis dengan baik dan tetap memprioritaskan keamanan investor. Tokocrypto pun saat ini sudah memenuhi syarat penyertaan modal lebih dari yang ditentukan oleh Bappebti. Modal yang besar bisa membuat bisnis lebih stabil dan memiliki rencana jangka panjang,” jelas Kai.

Bisnis yang Berkelanjutan

Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.
Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Market Gonjang-ganjing, Saat yang Tepatkah untuk Nabung Kripto?

Menurut Kai, kondisi industri kripto yang pasang surut merupakan hal yang biasa dalam dunia finansial dan investasi. Oleh karena itu untuk menghadapinya, Tokocrypto tetap akan fokus pada strategi bisnis jangka panjang.

“Tokocrypto saat ini sudah melakukan optimalisasi bisnis jangka panjang dengan fokus pada model bisnis crypto exchange dan mengembangkan ekosistem blockchain. Harapannya bisnis akan lebih stabil dan pertumbuhan bisa terjadi dengan rencana yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Investasi aset kripto terus alami pertumbuhan di Indonesia. Adapun jumlah investor kripto terdaftar hingga September 2022 mencapai 16,3 juta pelanggan dengan rata-rata peningkatan jumlah pelanggan terdaftar sekitar 692 ribu setiap bulannya. Nilai transaksi aset kripto selama Januari-September 2022 baru mencapai Rp 266,9 triliun atau turun 57,8% dibandingkan periode sama pada 2021. 

“Kami percaya aset kripto dan blockchain masih berada di masa pertumbuhan, adopsinya menyerupai pertumbuhan internet di awal kemunculannya. Tahap ini memerlukan waktu yang panjang untuk adopsi masal,” pungkas Kai.



Sumber : news.tokocrypto.com

BREAKING: FTX Ajukan Bangkrut, CEO Sam Bankman-Fried Mundur

Platform exchange kripto, FTX resmi memulai proses kebangkrutan di Amerika Serikat. Langkah mengejutkannya lagi, Sam Bankman-Fried mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO.

Reuters melaporkan lebih dari 100 entitas perusahaan yang berafiliasi dengan FTX, termasuk Alameda Research dan FTX US, juga mengajukan kebangkrutan. Salah satu sumber juga mengatakan perusahaan-perusahaan tersebut sebagian besar menjadi pemicu masalah di FTX dan dilaporkan berutang memiliki utang sekitar US$ 10 miliar.

Pengumuman resmi yang dibuat di akun Twitter FTX ini, datang beberapa hari setelah saingan yang lebih besar, Binance, meninggalkan akuisisi yang diusulkan dan membuatnya harus mengumpulkan dana segar sekitar US$ 9,4 miliar dari investor baru untuk menyelesaikan masalah likuidasi.

Sam Bankman-Fried Mundur

Sam Bankman-Fried, CEO FTX. Foto: FTX.
Sam Bankman-Fried mundur sebagai CEO FTX. Foto: FTX.

Baca juga: Sam Bankman-Fried, CEO FTX Kehilangan 94% Kekayaan dalam Sehari

Dalam pengumumannya, FTX mengatakan bahwa CEO Sam Bankman-Fried telah mengundurkan diri. John J. Ray III telah ditunjuk untuk mengambil posisi tersebut.

“Pembebasan segera dari Bab 11 tepat untuk memberikan FTX Group kesempatan untuk menilai situasinya dan mengembangkan proses untuk memaksimalkan pemulihan bagi para pemangku kepentingan,” kata Ray dalam pernyataannya.

“Saya ingin memastikan setiap karyawan, pelanggan, kreditur, pihak kontrak, pemegang saham, investor, otoritas pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya bahwa kami akan melakukan upaya ini dengan ketekunan, ketelitian dan transparansi.”

Krisis FTX Berujung Bangkrut

Market kripto juga terpukul atas krisis yang dialami platform FTX yang akan bangkrut. Peristiwa runtuhnya FTT, token milik platform exchange FTX menjadi awal mula market runtuh.

Peristiwa ini membuat investor menarik dananya dari FTX dan melepas token FTT. Penarikan dana yang tak terbendung membuat likuiditas FTX alami krisis. Dengan kata lain, FTX tidak mampu untuk mengembalikan dana yang sudah ditaruh oleh para pengguna di platformnya.

Crypto investment company, Alameda Research on screen in front of web page. Sumber: Shutterstock.
FTX dan Alameda Research bangkrut. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Binance Batal Akuisisi FTX: Masalah Keuangan Sulit Diatasi

Akhirnya, krisis FTX ini menular ke pasar kripto secara umum. Faktor kepanikan dan kecemasan membuat investor menjauh sementara dari pasar kripto.

Efek domino ke market akan sama seperti kasus-kasus sebelumnya yang dialami Celsius, Blockfi, Voyager ataupun Terra. Market akan terpukul keras. Investor akan sulit untuk kembali bergairah ke market kripto dan memilih untuk wait and see atau bahkan menarik dana mereka, karena faktor kepanikan.

Gagal Dibantu Binance

CEO Binance, Changpeng Zhao, kemudian mengungkapkan bahwa perusahaan exchange-nya memutuskan untuk menjual kepemilikan FTT. Migrasi pelanggan menarik kripto mereka dari FTX diikuti, yang melihat pertukaran mengalami masalah likuiditas.

Binance kemudian mengumumkan pada hari Selasa 8 November lalu, bahwa mereka mengakuisisi pertukaran FTX karena berencana untuk menyelesaikan krisis likuiditasnya. Namun, belakangan gagal dan Binance tidak membuat kesepakatan baru.

FTX memberi tahu para investornya ada kemungkinan kebangkrutan tanpa dana segar untuk mengatasi masalah keuangan perusahaan. Bankman-Fried telah mengatakan kepada para investor bahwa mereka menghadapi kekurangan likuidasi hingga US$ 9,4 miliar.



Sumber : news.tokocrypto.com

FIFA Rilis Proyek Web3 dan Game NFT untuk Piala Dunia 2022

Menjelang Piala Dunia 2022 di Qatar, FIFA telah mengumumkan portofolio proyek web3 dan game NFT yang bakal menghibur penggemar sepak bola. Ini menjadikan adopsi blokchain di industri sepak bola semakin meluas.

FIFA telah melisensikan beberapa proyek, termasuk Altered State Machine, yang merupakan permainan liga sepak bola yang ditenagai artificial intelligence (AI) League. Gamesmart football‘ baru ini akan memperkenalkan karakter AI yang cerdas kepada yang lebih kasual.

Pengalaman bermain game dimulai dengan game prediksi yang dapat dimainkan selama Piala Dunia FIFA Qatar 2022. Mulai tanggal 20 November, pemain dapat berpartisipasi dalam game metaverse berbasis sepak bola yang menyenangkan ini.

Upland dan Phygtl

FIFA rilis proyek Web3 dan game NFT untuk Piala Dunia 2022.
FIFA rilis proyek Web3 dan game NFT untuk Piala Dunia 2022.

Baca juga: Analisa: Data Inflasi AS Selamatkan Market Kripto di Tengah Krisis FTX

Proyek kedua adalah Upland, metaverse berbasis blockchain untuk membeli dan menjual properti virtual. Upland kini telah memperkenalkan aset digital dan koleksi NFT Piala Dunia FIFA. Penawaran koleksi digital Upland tampaknya bersaing dengan FIFA+ Collect di situs web resmi, yang dikembangkan bersama dengan mitra blockchain resmi Algorand.

Sementara penawaran Upland dan FIFA+ Collect melibatkan NFT, FIFA telah menghindari penggunaan terminologi NFT, sebagian karena kripto dianggap niche dan karena beberapa menganggap sebagai penipuan.

Selanjutnya, ada Phygtl yang memungkinkan penggemar untuk bersama-sama membuat hadiah digital menggunakan augmented reality (AR). Fans dapat memiliki bagian terbatas dari golden-globe-football dengan gambar atau video pilihan dari Piala Dunia.

MatchDay

MatchDay adalah permainan prediksi berdasarkan kartu sepak bola menggunakan blockchain Solana. Kedengarannya agak mirip dengan game NFT fantasi, Sorare, dengan game menggunakan kartu pemain NFT untuk membangun tim impian.

Selain itu, sponsor Piala Dunia lainnya, Crypto.com juga menjalankan game sepak bola fantasi di situs resmi FIFA.

FIFA rilis proyek Web3 dan game NFT untuk Piala Dunia 2022.
FIFA rilis proyek Web3 dan game NFT untuk Piala Dunia 2022.

Baca juga: WEB3 TOUR de BALI, Hadir Dorong Kemajuan Evolusi Blockchain

“Seiring kami terus membangun strategi permainan kami di masa depan, pastilah bahwa web 3.0 akan memiliki peran penting untuk dimainkan, dan ini menandai awal dari perjalanan kami,” kata Romy Gai, Chief Business Officer FIFA.

Pengenalan game web3 untuk FIFA penting dalam banyak hal, mengingat game blockchain ini adalah inisiatif pertama FIFA sejak berakhirnya kemitraan jangka panjangnya dengan EA.

Faktanya, game fantasi yang tersedia di FIFA+ Playzone mencerminkan permainan “Ultimate Team” yang sukses di FIFA 22. Seperti yang diungkapkan EA dalam laporan tahunan 2021, Ultimate Team menghasilkan pendapatan bersih US$ 1,6 miliar di berbagai olahraga, termasuk game FIFA.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa: Data Inflasi AS Selamatkan Market Kripto di Tengah Krisis FTX

Performa market kripto sepekan ini tampak seperti roller coaster. Investor seakan-akan dibuat tak berdaya dengan gejolak volatilitas yang terjadi di market akhir-akhir ini. Namun, ada angin segar dari data inflasi AS Oktober 2022.

Menjelang akhir pekan, investor dibuat sedikit ‘bernafas’ karena market menunjukan pertumbuhan nilai. Sejumlah aset kripto, terutama yang berkapitalisasi besar atau big cap berada zona hijau pada perdagangan Jumat (11/11) pukul 12.00 WIB. 

Misalnya saja, dari pantauan CoinMarketCap, nilai Bitcoin berada di harga US$ 17.042, naik 4,10% selama 24 jam terakhir dan turun 16,16% sepekan belakang. Ethereum (ETH) ikut melonjak 6,03% ke US$ 1.237 sehari terakhir dan turun juga 19,99% seminggu belakang.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan market kripto dan saham tengah mengalami reli sejak hari Jumat dini hari, setelah laporan Consumer Price Index (CPI) bulan Oktober menunjukkan bahwa inflasi AS akhirnya mungkin mulai mendingin.

Data inflasi AS buat market Bitcoin dan Ethereum naik. Foto: Reuters.
Data inflasi AS buat market Bitcoin dan Ethereum naik. Foto: Reuters.

Baca juga: Sam Bankman-Fried, CEO FTX Kehilangan 94% Kekayaan dalam Sehari

Laporan terbaru dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS menemukan bahwa indeks harga konsumen naik 7,7% selama 12 bulan terakhir. Meskipun, jauh di atas target inflasi The Fed sebesar 2%, ini merupakan langkah positif karena turun dari angka 8,2% pada bulan September.

“Kenaikan ini menjadi sedikit angin segar bagi investor dan trader, melihat harga kripto yang terus jatuh dihantam oleh krisis FTX pada pekan ini. Meskipun, beberapa orang menyamakan Bitcoin dan kripto lainnya dengan lindung nilai inflasi, pasar aset digital sangat berkorelasi dengan saham selama dua tahun terakhir,” kata Afid.

Reli Singkat

Menurut Afid, selama beberapa hari ke depan, investor tampaknya masih memanfaatkan momentum lunturnya inflasi AS Oktober untuk melakukan price actions di pasar kripto. Maklum, inflasi yang melandai bisa membuat The Fed untuk mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneternya. Hal itu tentu bisa menjadi sentimen positif bagi pergerakan aset berisiko, salah satunya aset kripto.

“Tingkat inflasi yang menurun dapat menyebabkan orang berinvestasi lebih banyak dalam aset digital, karena dolar AS atau Euro yang mereka tempatkan di rekening tabungan sebenarnya kehilangan nilai dari waktu ke waktu. Nilai indeks dolar AS (DXY) pun masih terpantau menurun,” terangnya.

Ilustrasi market kripto bullish.
Ilustrasi market kripto bullish.

Baca juga: Market Gonjang-ganjing, Saat yang Tepatkah untuk Nabung Kripto?

Total market cap kripto juga naik sebesar 11,63%, ditutup pada level US$ 841,574 Miliar, dengan level tertinggi berada pada US$ 870,101 Miliar. Namun, meskipun angin segar berhembus pada 24 jam terakhir, Fear and Greed Index Bitcoin masih berada pada kategori Extreme Fear, ditutup pada level 25.

Dari analisis teknikal, Bitcoin masih terus mencoba untuk bergerak naik untuk mencapai level resistance terdekatnya di level US$ 17.601. Jika BTC berhasil breakout, maka level US$ 18.510 menjadi target naik selanjutya.

Namun, perlu diperhatikan penurunan tajam (dump) yang berlangsung selama dua hari beruntun membuat titik support baru BTC kini berada di level US$ 16.019. Diharapkan nantinya harga Bitcoin berhasil pullback setelah penurunan menyentuh titik tersebut.

Market Belum Stabil

Belum selesainya krisis yang dialami FTX bisa membuat market kripto tidak stabli dalam jangka pendek. Kekhawatiran keruntuhan Terra (LUNA) beserta stablecoin Terra USD (UST) pada bulan Mei lalu masih membayangi investor karena menyebabkan kerugian mendalam.

“Ekosistem kripto kembali lagi sedang diuji. Efek domino ke market diprediksi akan sama seperti kasus-kasus sebelumnya yang dialami Celsius, Blockfi, Voyager ataupun Terra. Market akan terpukul keras, karena faktor kepanikan,” ungkap Afid.

Sementara itu, selera investor terhadap market kripto kemungkinan akan tetap teredam untuk melihat arah yang lebih jelas dari penyelesaian yang dialami platform exchange tersebut.



Sumber : news.tokocrypto.com

Koleksi Mystery NFT Punya Isyana Sarasvati Meluncur November 2022

Koleksi NFT dari musisi Indonesia, Isyana Sarasvati akan meluncurkan pada November 2022. Koleksi yang bertajuk My Mystery NFT akan berisikan kumpulan aset digital berupa musik dan seni yang dikuratori oleh Isyana secara langsung.

My Mystery NFT, pertama kali diumumkan pada bulan Oktober, penjualan terbatas mulai 10 November, diikuti oleh penjualan umum dari 12 hingga 16 November. Untuk anggota komunitas bisa mengikuti penjualan terbatasnya, masing-masing NFT akan dikenakan biaya 0,055 ETH.

Mereka dapat minting NFT antara 10 dan 11 November. Kemudian, penjualan publik akan ditayangkan mulai 12 hingga 16 November. Pengumuman peluncuran Mystery NFT dilakukan melalui media sosial Isyana pada Selasa (2/10).

“Hai kawan, saya sangat bersemangat untuk mengumumkan proyek NFT pertama yang telah saya kerjakan, koleksi Mystery NFT,” tulis Isyana di Twitter.

Siapakah Isyana Saraswati?

Isyana Sarasvati. Foto: Isyana Sarasvati Official Facebook.
Isyana Sarasvati. Foto: Isyana Sarasvati Official Facebook.

Baca juga: WEB3 TOUR de BALI, Hadir Dorong Kemajuan Evolusi Blockchain

Isyana Sarasvati adalah salah satu musisi perempuan Indonesia yang paling berpengaruh dan terkenal dengan keterampilan musik dan komposisinya. Lulusan Nanyang Academy of Fine Arts Singapura dan Royal Music College London, ia juga telah memenangkan beberapa penghargaan internasional dan Indonesia.

Isyana juga membanggakan label musiknya sendiri, REROSE Records. Terlebih lagi, dia adalah salah satu dari 30 di bawah 30 daftar Forbes Asia dari anak-anak berprestasi. Dengan koleksi NFT pertamanya, penyanyi ini kini melangkah ke dunia Web3.

Mystery NFT

Dilansir situs resminya, koleksi Mystery NFT ini terdiri dari sejumlah NFT unik yang merepresentasikan pengalaman Isyana yang tak tertandingi sepanjang tahun 2022 ini. Ia pun serius melangkah lebih dekat dengan komunitasnya melalui web3.

Bekerja sama dengan HarmoniXX, proyek ini menyoroti percakapan kreatif antara seni dan komunitas blockchain. Memungkinkan pemegang Mystery NFT mengalami ruang sinestetik antara audio dan visual.

Isyana Sarasvati rilis koleksi Mystery NFT.
Isyana Sarasvati rilis koleksi Mystery NFT.

Baca juga: Visa Luncurkan NFT Buat Penggemar Sepak Bola Piala Dunia 2022

Isyana dan tim pengembang berjanji akan mengungkap lebih banyak keuntungan yang akan didapatkan oleh pemilik Mystery NFT di masa mendatang.

Sebelum proyek ini, Isyana memulai proyek impian Lexiconcert Live on Tour. Konser ini dibuat sebagai gambaran dirinya sebagai perintis, pemusik berbagai genre, serta musisi aneh yang tidak pernah cukup dengan hanya satu hal.

Utilitas NFT

Banyak utilitas dan benefit yang dirasakan oleh pemegang Mystery NFT nantinya. Di antarannya sebagai berikut:

  • Meet and Greet dengan Isyana di Jakarta (Hanya untuk 200 Pemegang Early Bird NFT pertama).
  • Akses ke konten eksklusif – Di balik layar lagu Mystery dan perjalanan membangun NFT.
  • Akses ke sesi khusus dengan Isyana Sarasvati di Discord.
  • Kesempatan untuk mengikuti undian Isyana NFT Edisi Terbatas Gratis.
  • Virtual Meet & Greet – My Mystery dengan Isyana Sarasvati.
  • Undian Merchandise – Storytime of Merchandise Edition
  • Flexing Party.
  • Airdrop.
  • Dan masih banyak lagi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Isyana Sarasvati Rilis Koleksi Mystery NFT, Ini Tampilannya

Musisi Isyana Sarasvati akhirnya merilis koleksi NFT yang dinamakan Mystery. Pengumuman peluncuran Mystery NFT dilakukan melalui media sosial Isyana pada Selasa (2/10).

“Hai kawan, saya sangat bersemangat untuk mengumumkan proyek NFT pertama yang telah saya kerjakan, koleksi Mystery NFT,” tulis Isyana di Twitter.

Koleksi Mystery NFT akan berisikan kumpulan aset digital berupa musik dan seni yang dikuratori oleh Isyana Sarasvati. Perempuan kelahiran 1993 mengatakan bahwa Mystery NFT adalah sebuah karya yang mewakili hubungan yang luar biasa dengan semua versi dirinya yang berbeda.

Baca juga: Apple Izinkan Penjualan NFT di App Store Dukung Industri Blockchain

NFT Unik

Dilansir situs resminya, koleksi Mystery ini terdiri dari sejumlah NFT unik yang merepresentasikan pengalaman Isyana yang tak tertandingi sepanjang tahun 2022 ini. Ia pun serius melangkah lebih dekat dengan komunitasnya melalui web3.

Bekerja sama dengan HarmoniXX, proyek ini menyoroti percakapan kreatif antara seni dan komunitas blockchain. Memungkinkan pemegang Mystery NFT mengalami ruang sinestetik antara audio dan visual.

Isyana dan tim pengembang berjanji akan mengungkap lebih banyak keuntungan yang akan didapatkan oleh pemilik Mystery NFT di masa mendatang.

Sebelum proyek ini, Isyana memulai proyek impian Lexiconcert Live on Tour. Konser ini dibuat sebagai gambaran dirinya sebagai perintis, pemusik berbagai genre, serta musisi aneh yang tidak pernah cukup dengan hanya satu hal.

Isyana Sarasvati rilis koleksi Mystery NFT.
Isyana Sarasvati rilis koleksi Mystery NFT.

Baca juga: Riset: 88% Pekerja di Indonesia Siap Rapat di Metaverse

Utilitas NFT

Banyak utilitas dan benefit yang dirasakan oleh pemegang Mystery NFT nantinya. Di antarannya sebagai berikut:

  • Meet and Greet dengan Isyana di Jakarta (Hanya untuk 200 Pemegang Early Bird NFT pertama).
  • Akses ke konten eksklusif – Di balik layar lagu Mystery dan perjalanan membangun NFT.
  • Akses ke sesi khusus dengan Isyana Sarasvati di Discord.
  • Kesempatan untuk mengikuti undian Isyana NFT Edisi Terbatas Gratis.
  • Virtual Meet & Greet – My Mystery dengan Isyana Sarasvati.
  • Undian Merchandise – Storytime of Merchandise Edition
  • Flexing Party.
  • Airdrop.
  • Dan masih banyak lagi.

Cara Beli Mystery NFT

  • Siapkan crypto wallet Anda. Mystery NFT sendiri menyarankan untuk menggunakan MetaMask.
  • Beli kripto Ethereum (ETH) dari MetaMask, atau Anda dapat membeli dari Crypto Exchanges dan mengirimkannya ke Crypto Wallet Anda.
  • Cetak atau minting NFT di Harmonixx.io.



Sumber : news.tokocrypto.com

CEO FTX Minta Maaf dan Dilaporkan Butuh Rp 146 T agar Tak Bangkrut

Founder dan CEO FTX, Sam Bankman-Fried (SBF) akhirnya buka suara atas krisis yang dialami perusahaannya. Ia pun meminta maaf ke publik melalui akun Twitter miliknya.

Pada awalnya, Bankman-Fried meminta maaf atas seluruh kegagalan, dan mengatakan seharusnya menjalankan keputusan yang lebih baik karena dia telah membuat setidaknya dua kesalahan besar, termasuk kegagalan menghitung likuiditas perusahaannya dengan benar.

“Saya minta maaf. Itu hal terbesar. Saya kacau dan seharusnya melakukannya dengan lebih baik,” tulis Bankman-Fried dalam sebuah thread di Twitter pada Kamis (10/11).

Tanggung Jawab

Sam Bankman-Fried, CEO FTX. Foto: FTX.
Sam Bankman-Fried, CEO FTX. Foto: FTX.

Baca juga: WEB3 TOUR de BALI, Hadir Dorong Kemajuan Evolusi Blockchain

Lebih lanjut, Bankman-Fried mengklaim bahwa FTX hanya menghadapi masalah likuiditas dan percaya diri bahwa perusahaannya itu tidak bangkrut. Ia pun berjanji akan memberikan perkembangan terbaru terkait kondisi perusahaannya.

SBF mengaku bertanggung jawab penuh atas apa yang terjadi dengan FTX dan berjanji untuk membuat pengguna utuh, yang merupakan prioritas nomor satu. Setelah kegagalan kesepakatan Binance, SBF mengatakan timnya sekarang fokus pada “melakukan segala yang kami bisa untuk meningkatkan likuiditas.”

Jika perusahaan berhasil membuat pengguna tetap percaya dan solid, maka akan akan melakukan hal yang sama untuk investor dan karyawan. Namun, SBF menegaskan bahwa dia tidak bisa dan tidak berjanji akan berhasil.

Seperti yang dilaporkan sebelumnya, FTX mulai mengalami masalah likuiditas setelah Binance mengatakan akan membuang seluruh simpanan token FTT setelah beberapa perbedaan dengan neraca Alameda Research.

Butuh Rp 146 Triliun

Crypto exchange, FTX. Sumber: Shutterstock.
Crypto exchange, FTX. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Market Gonjang-ganjing, Saat yang Tepatkah untuk Nabung Kripto?

Sebuah cerita eksklusif dari Reuters telah mengungkapkan bahwa Sam Bankman-Fried mencari US$ 9,4 miliar atau sekitar Rp 146 triliun untuk menyelamatkan FTX.

Ini telah menjadi kisah kejatuhan yang terdokumentasi dengan baik dari salah satu nama paling terkenal dalam industri aset kripto. SBF bagaimanapun, masih mencari strategi penyelamatan. Setelah akuisisi yang gagal, SBF dilaporkan masih mengejar kesepakatan yang bisa menyelamatkan platformnya.

Reuters telah melaporkan kesepakatan besar-besaran yang berharap dapat dilakukan oleh SBF. Pendiri “berusaha mengumpulkan paket penyelamatan hingga US$ 9,4 miliar untuk exchange kripto FTX yang bermasalah,” menurut seseorang yang dekat dengan situasi tersebut.

Laporan itu menambahkan beberapa orang yang ingin didekati Bankman-Fried untuk mengumpulkan uang. Ini mencatat upayanya untuk mendapatkan US$ 1 miliar dari pendiri token Tron, Justin Sun; US$ 1 miliar dari sesama exchange, OKX; US$ 1 miliar dari Tether; Dan US$ 2 miliar lainnya “dari konsorsium dana investasi.”



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Gonjang-ganjing, Saat yang Tepatkah untuk Nabung Kripto?

Market kripto tengah gonjang-ganjing dan secara keseluruhan sedang dalam tekanan. Namun, masih ada peluang keuntungan jangka panjang dengan strategi nabung kripto.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan salah satu faktor utama yang menyebabkan market tertekan kali ini dipengaruhi oleh drama yang melibatkan platform exchange, FTX.

Kasus tersebut membuat efek domino yang menyebabkan nilai sejumlah kripto menurun signifikan. Total likuidasi market kripto capai US$ 880 juta dalam 24 jam terakhir dan market cap anjlok ke level US$ 800 triliun.

“Faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan harga didorong oleh krisis modal FTX, ditambah dengan ketakutan investor dari kebangkrutan atas gagalnya akuisisi. Kejadian ini tentu saja memberikan pukulan keras bagi para trader yang mengharapkan kondisi pasar kripto akan pulih. Pasalnya, di pekan lalu, pasar kripto sempat terlihat sedikit membaik,” kata Afid.

market aset kripto
Ilustrasi market aset kripto.

Baca juga: Binance Batal Akuisisi FTX: Masalah Keuangan Sulit Diatasi

Afid menjelaskan kemungkinan besar selera investor terhadap market kripto akan tetap teredam, dan masih mempertimbangkan untuk menunggu data inflasi AS yang akan rilis Kamis (10/11) malam dan kasus FTX menjadi lebih jelas.

“Walaupun tetap fokus pada kasus FTX, sentimen positif yang bisa menggerakan market bisa datang dari hasil sementara pemilu sela AS. Saat ini dilaporkan sejumlah anggota parlemen pro-kripto telah memenangkan kursi mereka. Sehingga regulasi yang ramah kripto bisa terwujud di AS,” terangnya.

Waktu Tepat Nabung Kripto

Di saat market kripto yang tengah gonjang-ganjing, VP Growth Tokocrypto, Cenmi Mulyanto, menjelaskan masih ada strategi yang bisa dijalankan untuk tetap menciptakan peluang keuntungan di masa depan. Menurutnya dengan konsep nabung kripto di saat market anjlok akan mendapatkan keuntungan membeli aset dengan harga bawah atau ‘diskon.’

“Ketika market anjlok, pergerakan aset kripto cenderung sulit diprediksi. Banyak investor setuju bahwa jalan terbaik ke depan adalah dengan mengadopsi strategi Dollar Cost Averaging (DCA) dan Buy The Dip di mana membeli sejumlah aset kripto di saat pasar mengalami koreksi bearish yang signifikan. Konsep ini bisa disebut sebagai nabung kripto,” terang Cenmi.

Ilustrasi menabung kripto.
Ilustrasi menabung kripto.

Baca juga: Sam Bankman-Fried, CEO FTX Kehilangan 94% Kekayaan dalam Sehari

Menurut Cenmi, hal yang paling penting untuk dipahami adalah ketika market anjlok bukanlah akhir dari segalanya. Kabar baiknya, setidaknya secara historis, penurunan kripto akan selalu diikuti oleh kenaikan kuat yang membuat Bitcoin dan berbagai altcoin lain bisa mencapai kenaikan harga.

Pastikan Riset

Walaupun dengan terjadi penurunan harga atau ‘diskon,’ investor harus selalu melakukan riset dan tidak terbuai dengan iming-iming keuntungan yang cepat. Pelajari kembali berbagai jenis aset kripto yang saat ini tersedia di market atau mencari lebih banyak strategi investasi untuk mengurangi risiko kerugian di masa mendatang.

“Jadi, pastikan investor lakukan analisis mengapa harga turun, dan gali lebih dalam alasannya. Jangan fokus pada jenis-jenis kripto tertentu saja. Strategi nabung kripto bisa jadi peluang keuntungan di market,” ujar Cenmi.

Dari analisis teknikal, Bitcoin terlihat sempat menurun di rentang harga US$ 15.000, lalu kembali berusaha untuk rebound ke US$ 16.700. Ada upaya dari investor untuk membuat level support BTC di harga US$ 15.000 tidak jebol.



Sumber : news.tokocrypto.com