Tag Archives: featured

Bappebti Kemendag dan ASPAKRINDO Gelar Bulan Literasi Kripto 2023

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan bersinergi dengan Asosiasi Pedagangan Aset Kripto Indoesia (ASPAKRINDO) menggelar program “Bulan Literasi Kripto.” Program ini diharapkan dapat meningkatkan literasi perdagangan aset kripto dengan memberikan pemahaman yang benar dan tepat di tengah masyarakat.

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, mengatakan perdagangan ataupun investasi aset kripto memiliki risiko yang cukup tinggi, sehingga pelaksanaannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Ia mengapresiasi kegiatan Bulan Literasi Kripto 2023 yang memiliki program meningkatkan literasi masyarakat terhadap perdagangan
aset kripto.

“Berinvestasi dalam aset kripto mengandung risiko yang cukup tinggi. Sesuai sifatnya, nilai aset kripto sangat volatile, bisa saja mengalami peningkatan maupun penurunan nilai yang sangat drastis dalam kurun waktu yang pendek. Untuk itu, diperlukan pemahaman yang baik bagi masyarakat termasuk manfaat, potensi, dan risiko dari perdagangan aset kripto. Bulan Literasi Aset Kripto Tahun 2023 ini tentunya merupakan salah satu cara untuk meningkatkan literasi masyarakat terhadap perdagangan aset kripto,” jelas Zulkifli dalam sambutannya saat membuka Bulan Literasi Kripto 2023 di Jakarta, Kamis (2/2).

Pembukaan kegiatan Bulan Literasi Kripto 2023 di Jakarta, Kamis (2/2). Sumber: Kemendag RI.
Pembukaan kegiatan Bulan Literasi Kripto 2023 di Jakarta, Kamis (2/2). Sumber: Kemendag RI.

Baca juga: Tokocrypto Hadirkan Fitur Bukti Pajak Kripto Pengguna Dukung PMK 68

Pasar Kripto Meningkat

Lebih lanjut, Zulkifli mengungkapkan, pasar aset kripto di Indonesia semakin meningkat.
Berdasarkan data Bappebti, pada akhir 2021 tercatat jumlah pelanggan atau pengguna aset kripto sebanyak 11,2 juta pelanggan. Angka ini meningkat 48,7 persen dibandingkan di akhir November 2022 yang tercatat sebanyak 16,55 juta pelanggan.

Jumlah investor kripto di Indonesia didominasi kaum milenial berusia antara 18—30 tahun. Berdasarkan data dari Coinfolks, terdapat enam provinsi dengan minat kripto tertinggi di Indonesia yaitu, Bali, DKI Jakarta, Banten, Yogyakarta, Kepulauan Riau, dan Jawa Barat.

“Kondisi ini semua menunjukkan bahwa potensi pasar aset kripto di Indonesia masih sangat besar dan bukan tidak mungkin Indonesia dapat menjadi salah satu pemimpin pasar aset kripto di dunia,” jelas Mendag.

Sementara itu, Perdagangan pasar fisik aset kripto di Indonesia pada 2022 mencatat nilai transaksi yang sebesar Rp 296,66 triliun. Nilai ini turun dibandingkan tahun 2021 yang sebesar Rp 859,4 triliun. Sedangkan pada 2020, nilai transaksinya sebesar Rp 64,9 triliun.

Pembukaan kegiatan Bulan Literasi Kripto 2023 di Jakarta, Kamis (2/2). Sumber: Kemendag RI.
Pembukaan kegiatan Bulan Literasi Kripto 2023 di Jakarta, Kamis (2/2). Sumber: Kemendag RI.

Baca juga: Bappebti: Bursa Kripto Indonesia Hadir Paling Lambat Juni 2023

Literasi Aset Kripto

Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, menjelaskan melalui Bulan Literasi Kripto (BLK), selain membangun pemahaman yang benar terhadap literasi aset kripto, diharapkan masyarakat dapat semakin berhati-hati dan selalu memastikan platform dan token terdaftar di Bappebti untuk mengindari tindakan penipuan yang dapat merugikan pengguna.

“Bulan Literasi Kripto diharapkan dapat memberikan edukasi bagi masyarakat tentang risiko,
manfaat, dan potensi dari perdagangan aset kripto. Selain itu, dapat menciptakan awareness terkait aset kripto dan menjadi sarana untuk menjalin hubungan baik dengan para pemangku kepentingan,” tutur Didid.

Ketua ASPAKRINDO, Teguh Kurniawan Harmanda, menambahkan program BLK 2023 menggandeng seluruh anggota ASPAKRINDO yang berjumlah 25 Calon Pedagang Fisik Aset Kripto yang terdaftar resmi di Bappebti. Menurutnya edukasi merupakan fokus utama dari perkembangan industri aset kripto.

“Bulan Literasi Kripto menjadi momen yang tepat untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada pelanggan, calon pelanggan, dan masyarakat umum mengenai penyelenggaraan, mekanisme, dan kelembagaan dalam perdagangan pasar fisik aset kripto di Indonesia. Kami berharap, kegiatan ini dapat menjangkau semakin banyak masyarakat untuk melek aset kripto adalah salah satu alternatif perdagangan komoditas,” jelas pria yang akrab disapa Manda.

Bulan Aset Kripto akan berlangsung selama satu bulan selama Februari 2023 yang diisi dengan berbagai kegiatan di antaranya seminar web maupun roadshow ke kampus-kampus serta masyarakat luas, fun sport, dan turnamen eSport dan lainnya. Rangkaian acara tersebut akan digelar di beberapa kota di Indonesia seperti Jakarta, Medan, Semarang, Surabaya, dan Makassar, baik secara luring, daring, atau hibrida.





Sumber : news.tokocrypto.com

ICCA Sukses Gelar Indonesia Crypto Consumer Summit 2023

Indonesia Crypto Consumer Association (ICCA) atau Asosiasi Konsumen Aset Kripto Indonesia sukses menyelenggarakan acara Indonesia Crypto Consumer Summit 2023 pada Selasa (21/2). Acara yang berkolaborasi dengan platform edukasi kripto Wagmi digelar dengan tujuan untuk memperkuat ekosistem aset kripto di Tanah Air.

Ketua ICCA, Rob Rafael Kardinal, menjelaskan acara ini merupakan event web 3 terdepan dan paling prestisius di Indonesia, yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan literasi bagi masyarakat, sekaligus menjadi platform bagi para pelaku industri aset kripto dan turunannya untuk mengadvokasikan perkembangan industri aset kripto dan blockchain.

“Indonesia Crypto Consumer Summit 2023 bisa menjadi platform diskusi bagi para pelaku dan konsumen kripto bersama dengan pengambil kebijakan dan pelaku industri finansial lainnya. Ini agar kita bisa menciptakan ekosistem aset kritpo yang kuat di Indonesia,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (22/2).

Bahas Isu Penting

Baca juga: Harga SOL dan HNT Naik Efek Helium akan Migrasi ke Blockchain Solana

Rob menambahkan salah satu isu penting saat ini adalah perihal Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Ia melihat, UU P2SK ini bisa semakin menjamin perlindungan investor, konsumen, dan stakeholder industri keuangan, termasuk di pasar kripto.

“ICCA sangat mengapresiasi respons pemerintah ini. Kami optimistis, dengan adanya regulasi ini mampu membawa industri aset kripto di Indonesia ke arah yang lebih sehat dan kuat,” ujarnya.

Di samping itu, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) Bambang Soesatyo, mengungkap Indonesia Crypto Consumer Summit dapat menjawab isu-isu aktual di masyarakat perihal perdagangan kripto.

“Di antaranya adalah isu mengenai perlindungan konsumen di tengah landscape perubahan regulasi, blockchain dan berbagai peluang yang ditawarkan, hingga strategi bisnis dalam pengembangan kripto,” jelas pria yang akrab disapa Bamsoet.

Ekosistem Kripto Indonesia

Peresmian Indonesia Crypto Consumer Association (ICCA) dan Perkumpulan Konsultan Hukum Aset Kripto Indonesia (PKHAKI). Foto: Instagram/@bambang.soesatyo.
Peresmian Indonesia Crypto Consumer Association (ICCA) dan Perkumpulan Konsultan Hukum Aset Kripto Indonesia (PKHAKI). Foto: Instagram/@bambang.soesatyo.

Baca juga: Xendit x Tokocrypto: Kolaborasi Bangun Ekosistem Aset Kripto di Indonesia

Bambang menjelaskan besarnya pasar kripto di Indonesia, di satu sisi dapat dimaknai sebagai sebuah potensi ekonomi, baik sebagai peluang investasi, sebagai alternatif sumber pemasukan negara, maupun sebagai stimulus untuk memajukan perekonomian nasional.

“Itu, tentunya juga dapat dioptimalkan untuk meningkatkan peran Indonesia dalam perekonomian regional, misalnya dengan mendorong Indonesia sebagai hub kripto di wilayah Asia Tenggara. Memanfaatkan potensi pasar kripto secara optimal, perlu didorong penataan regulasi yang tidak saja penting untuk memberikan kepastian hukum kepada pelaku usaha dan perlindungan hukum bagi konsumen, namun juga untuk menjamin agar aktivitas ekonomi digital memberikan kontribusi nyata pada pendapatan negara, misalnya dari sektor perpajakan.” ujarnya.

“Kehadiran ICCA harus dapat menjadi ujung tombak dan sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mewadahi dan membentuk ekosistem kripto yang sehat,” pungkas Bamsoet.

Sebelumnya, ICCA juga telah mengadakan kegiatan serupa bertema “ICCA Blockchain Fest 2022” dengan tujuan untuk meningkatkan literasi publik terhadap industri blockchain dan aset kripto beserta turunan. Rob berharap, Indonesia Crypto Consumer Summit 2023 dan aktivitas serupa bisa menjadi titik sentuh bagi masyarakat dan industri aset kripto.

“Kami juga berharap melalui acara ini, masyarakat bisa secara langsung berinteraksi dengan ICCA sebagai asosiasi yang konsisten menaungi dan memperjuangkan perlindungan konsumen aset kripto,” paparnya.



Sumber : news.tokocrypto.com

Nilai Pasar NFT Indonesia Bisa Capai Rp 200 T pada Tahun 2028

Pasar NFT Indonesia diperkirakan akan terus tumbuh di masa depan. Sebuah perusahaan riset Research and Markets baru-baru ini mengeluarkan prediksi nilai pasar NFT Indonesia bisa capai lebih dari Rp 200 triliun di tahun 2028.

Indonesia menjadi salah satu negara yang diperhitungkan dalam peta industri NFT global. Firma Research and Markets memprediksi industri NFT di Tanah Air diperkirakan akan tumbuh sebesar 50,8% secara tahunan hingga mencapai US$ 2.367,6 juta pada tahun 2022 lalu.

Kemudian dalam jangka panjang, diproyeksikan akan tumbuh dengan stabil dan mencatat compounded annual growth rate (CAGR) sebesar 35,8% selama 2022-2028. Nilai Pembelanjaan NFT di Indonesia akan meningkat dari US$ 2.367,6 juta pada tahun 2022 menjadi US$ 13.394 miliar atau sekitar Rp 200 triliun pada tahun 2028.

Ekonomi Digital

Ekonomi digital Indonesia menurut Research and Markets tengah mengarah ke Web3, Metaverse, dan Decentralized Autonomous Organizations (DAO). Akibatnya, konten kreator dari semua lapisan masyarakat menggunakan momentum yang berkembang untuk memasuki ruang kreatif industri digital yang baru tumbuh ini.

contoh ekonomi kreatif
Ilustrasi ekonomi digital.

Baca juga: Harga Ethereum Ditargetkan Capai US$ 2.000 Setelah Shanghai Upgrade

Selama 12 bulan terakhir, NFT memungkinkan konten kreator untuk memiliki kendali penuh atas konten mereka dan mendorong interaksi secara signifikan dengan komunitas mereka.

Di Indonesia, banyak seniman yang memasuki ruang NFT karena mereka terus mencari cara baru untuk mengembangkan dan memanfaatkan bakat mereka. Khususnya, Art Moments Jakarta, salah satu pengadopsi awal di ruang aset digital telah mendukung penuh ekonomi digital Indonesia dengan mengambil pendekatan hybrid live-online pada pameran di tahun 2021.

Dengan NFT mendapatkan momentum dan popularitas yang konstan di Indonesia, pemerintah juga menunjukkan minat untuk melirik keberadaan teknologi blockchain. Pengembang mengharapkan seperangkat pedoman peraturan yang lebih kuat untuk sektor aset digital di Indonesia dari perspektif jangka pendek hingga menengah.

Layanan Berbasis Blockchain dan NFT

Adopsi aset kripto, NFT, dan blockchain diperkirakan akan semakin meluas selama dua hingga tiga tahun ke depan di Indonesia. Sementara literasi digital juga akan meningkat dengan tingginya minat investasi kripto dan penggunaan NFT.

Sangat penting untuk membiasakan masyarakat umum dengan layanan berbasis blockchain dan NFT, mengingat dua sektor itu relatif baru dalam hal pengaplikasian teknologi.

TokoCare gandeng BeKind dan WeCare.id, hadirkan kolaborasi "Kado Lebaran" di bulan Ramadan. Foto: Tokocrypto.
TokoCare gandeng BeKind dan WeCare.id, hadirkan kolaborasi “Kado Lebaran” di bulan Ramadan. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Reli Bitcoin Untungkan Investor Kripto yang Baru Masuk

Secara global, brand dan bisnis telah menemukan beberapa kasus penggunaan NFT yang inovatif. Dari menggunakan NFT sebagai alat promosi untuk menciptakan awareness hingga menggunakan aset digital untuk mengumpulkan dana dengan tujuan mulia.

Di Indonesia, tren serupa terlihat di mana banyak individu dan organisasi yang mengorganisir kampanye penggalangan dana NFT untuk melawan pandemi global.

Tokocrypto, salah satu bursa kripto terkemuka di Indonesia, bermitra dengan Aldi Haryopratomo, Evan Tan, dan William Tan, dan Chef Arnold Poernomo untuk mengatur NFT kampanye penggalangan dana di Indonesia.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga SOL dan HNT Naik Efek Helium akan Migrasi ke Blockchain Solana

Solana telah mengonfirmasi bahwa Helium akan bermigrasi ke blockchain Solana. Migrasi ini akan memungkinkan Helium untuk lebih fokus dalam membangun jaringan nirkabelnya.

Pengumuman ini juga membuat harga Solana (SOL) dan Helium (HNT) meningkat terutama dalam menanggapi sentimen yang menguntungkan mengikuti perkembangan terakhir. Diperkirakan migrasi Helium juga akan meningkatkan volume penjualan NFT yang memicu retrace penting untuk Solana (SOL).

SOL telah memperoleh lebih dari 11% dalam semalam dan merupakan pemenang terbesar di antara 50 aset kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, menurut data dari Coingecko. Pada saat berita ini dimuat, SOL diperdagangkan di sekitar US$ 26,09, mundur dari level tertinggi baru 90 hari di US$ 26,96.

Sementara, token HNT Helium naik 5% dalam 24 jam terakhir dan kenaikan sebesar 27,55% dalam tujuh hari terakhir karena pedagang bereaksi positif terhadap proposal migrasi.

Efek Migrasi

Baca juga: HP Solana Mobile Saga Diisukan Meluncur Awal Maret, Harga SOL Naik?

Sebelumnya pada 20 Februari 2023, akun Twitter resmi Solana mengonfirmasi bahwa jaringan Helium akan bermigrasi dari jaringan Layer-1 saat ini ke blockchain Solana.

Jaringan Helium telah mengungkapkan bahwa migrasi resmi akan terjadi pada tanggal 27 Maret dan mengacu pada peristiwa tersebut sebagai “peningkatan paling signifikan untuk skalabilitas dan keandalan Jaringan Helium” yang dikombinasikan dengan penerapan Oracles.

Migrasi ke blockchain Solana akan memungkinkan Helium mengalihkan fokusnya dari mempertahankan blockchainnya menjadi memperluas jaringan hotspot dan membangun protokol nirkabel, menurut postingan blog oleh Helium Foundation.

Solana dan Helium

Helium, jaringan perangkat IoT terdesentralisasi yang disebut “hotspot,” telah menghadapi kritik terkait skalabilitas dan ekonomi. Migrasi Solana dapat mengatasi tantangan ini, karena platform dapat menangani banyak transaksi per detik.

Ilustrasi aset kripto Solana (SOL).
Ilustrasi aset kripto Solana (SOL).

Baca juga: Market Watch: Bitcoin Ditolak pada US$ 25 Ribu, Filecoin (FIL) Naik 30%

Ekosistem pengembang, aplikasi, dan integrasi Solana akan memberi Helium kecepatan dan skalabilitas yang diperlukan untuk menjadi “jaringan dari jaringan,” berpotensi membuka kemungkinan baru dan kasus penggunaan untuk industri Internet of Things (IoT).

Migrasi juga akan menguntungkan pemegang token karena HNT akan menjadi kompatibel dengan platform lain dalam ekosistem Solana, menambahkan utilitas untuk pemegang token HNT, MOBILE, dan IOT. Selain itu, migrasi diatur untuk menghadirkan hampir satu juta hotspot di seluruh jaringan LoRa dan 5G.

Migrasi yang berhasil dari jaringan Helium ke blockchain Solana akan mewakili penyatuan utilitas Web 3.0. Migrasi dapat mendorong kemajuan kedua jaringan dan berpotensi mengadopsi teknologi Web 3.0 di arus utama.

Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

HP Solana Mobile Saga Diisukan Meluncur Awal Maret, Harga SOL Naik?

Tampaknya penantian telah berakhir, smartphone blockchain pertama Solana Saga kabarnya akan segera diluncurkan pada awal Maret mendatang. Perangkat ini dimaksudkan akan menjadi ponsel yang ramah dengan kripto dan berdiri sebagai penyedia aplikasi mobile seperti Apple atau Google.

Hampir setahun yang lalu, anak perusahaan pengembang software open source Solana Labs, Solana Mobile, mengumumkan perilisan smartphone Android untuk tahun 2023. Menurut situs web-nya, pelanggan dapat menantikan pengiriman perangkat seluler Saga yang dilengkapi dengan fungsi Web3. Solana Mobile menawarkan impresi visual pertama dari ponsel blockchain melalui Twitter.

Komunitas kripto pun telah menunggu untuk menggunakan Solana mobile Saga yang diperkenalkan tahun lalu. Solana Labs sudah membuka pembelian secara pre-order di website resmi mereka.

Smartphone Canggih

Ilustrasi Solana. Sumber: Getty Images.
Ilustrasi Solana. Sumber: Getty Images.

Baca juga: Market Watch: Bitcoin Ditolak pada US$ 25 Ribu, Filecoin (FIL) Naik 30%

Solana Mobile menyebut Saga sebagai smartphone canggih bagi orang-orang untuk bertransaksi dengan mudah dan aman di web3, perdagangan token, NFT mint, game on-chain, akses dApps, dan lain-lain.

“Pengalaman seluler premium yang memungkinkan Anda untuk berdagang token sambil mengantri untuk minum kopi, membuat NFT di perjalanan pagi Anda, dan memiliki akses instan ke dApps yang paling Anda sukai, di mana saja, kapan saja – semuanya didukung oleh Android,” dalam pengumuman resminya.

Solana Mobile Saga memiliki dApp Store, wallet Seed Vault, toolkit pembuatan dApps Solana Mobile Stack dan Android build environment, Saga Pass, dan fitur lainnya. OSOM, perusahaan pengembangan Android terkemuka, memastikan ponsel Saga memiliki kamera, penyimpanan, prosesor, dan pengalaman perangkat keras premium lainnya yang terbaik.

Saat ini, tim Solana menyediakan Solana Pass, tiket eksklusif ke Solana Mobile Stack Ecosystem, yang menawarkan koleksi NFT rilis terbatas kepada 10.000 orang. Hanya 10.000 orang pertama yang melakukan pre-prder Saga yang akan mendapatkan NFT. Selain itu, pemegang Solana Pass akan mendapatkan ponsel mereka terlebih dahulu dan akses awal ke hadiah Saga.

Harga Solana (SOL) Naik Jelang Peluncuran

Ilustrasi aset kripto Solana (SOL).
Ilustrasi aset kripto Solana (SOL).

Baca juga: Google Jadi Validator Jaringan Blockchain Solana

Harga Solana (SOL) terus menguat minggu ini karena para trader di tengah meningkatnya spekulasi peluncuran Solana Mobile Saga bulan ini. Harga SOL saat ini diperdagangkan pada US$ 23,60, naik 2% dalam 24 jam terakhir dan 10% dalam seminggu. Rendah dan tinggi 24 jam masing-masing adalah US$ 22,97 dan US$ 23,93.

Kinerja Solana di sisi harga tampak menguntungkan investor karena mencatat kenaikan mingguan lebih dari 12%. Menurut CoinMarketCap, pada saat penulisan, SOL memiliki kapitalisasi pasar lebih dari US$ 8,9 miliar.

Hal yang sama berlaku untuk metrik on-chain SOL, yang terlihat bullish. Misalnya, permintaan SOL di pasar derivatif meningkat, seperti yang ditunjukkan oleh tingkat pendanaan Binance dan DyDx.

Sentimen positif seputar SOL juga melonjak, mencerminkan kepercayaan investor terhadap SOL. Meskipun demikian, aktivitas pembangunan SOL memprihatinkan karena menurun minggu lalu, yang secara umum merupakan sinyal negatif.

Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto SOL di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Ditolak pada US$ 25 Ribu, Filecoin (FIL) Naik 30%

Aset kripto Bitcoin (BTC) dan Filecoin (FIL) berhasil mencuri perhatian pelaku pasar pada sepekan terakhir. Misalnya saja, Filecoin telah berhasil mendapatkan lonjakan harga dua digit.

Sementara itu, setelah meroket hampir US$ 4.000 dalam dua hari, Bitcoin akhirnya menemui beberapa perlawanan serius di US$ 25.000. Level resisten US$ 25.000 merupakan posisi yang mesti dilewati BTC agar dapat naik lebih jauh. Tak hanya itu, harga di atas US$ 25.000 terakhir kali terlihat pada pertengahan Agustus 2022 lalu.

Tim riset Tokocrypto menjelaskan salah satu faktor besar kegagalan bertahan di level resistennya itu dikarenakan investor dan trader telah membukukan keuntungan saat BTC tembus level US$ 25.000 minggu lalu, karena menghasilkan pengembalian yang mengesankan setelah berminggu-minggu konsolidasi.

“Pergerakan market kripto pada akhir pekan lalu terpantau sedan melalui fase volatil yang tinggi. Bitcoin (BTC) kembali mencoba untuk bertahan di level resisten pada harga US$ 25.000 untuk ketiga kalinya pada Minggu (19/2) malam menjelang penutupan candle weekly yang sangat menentukan, tapi tak berlangsung lama harga terkoreksi,” dalam penjelasannya.

Token Filecoin (FIL)

Ilustrasi aset kripto Filecoin (FIL).
Ilustrasi aset kripto Filecoin (FIL).

Baca juga: Survei: Banyak Generasi Milenial Memandang Bitcoin sebagai Safe Haven

Sebagian besar altcoin juga telah menelusuri kembali mengikuti kenaikan harga terbaru, dengan beberapa pengecualian. FIL berdiri sebagai pemenang paling signifikan saat ini.

Token Filecoin (FIL) naik tajam pada hari Jumat (17/2), menurut data dari CoinMarketCap. Lompatan tersebut memicu kegembiraan media sosial tentang peluncuran Filecoin Virtual Machine (FVM) blockchain pada 1 Maret mendatang, sebuah platform software yang akan memperkenalkan smart contract dan memungkinkan pengembang merancang aplikasi terdesentralisasi di jaringan Filecoin.

Penambahan FVM ke Filecoin akan membuat jaringan menjadi blockchain layer 1 yang lengkap. Filecoin menjanjikan platform software tersebut akan mendukung serangkaian aplikasi yang dapat diprogram pengguna seperti penyimpanan abadi, replikasi penyimpanan, dan otomatisasi perbaikan, serta mempertaruhkan cairan melalui hadiah blok.

Platform ini juga memiliki kemampuan untuk mendukung pembuatan organisasi otonom terdesentralisasi (DAO) yang berpusat pada data, yang akan memfasilitasi transaksi pay-per-view dan pembuatan game Web3, di antara aplikasi lainnya.

FVM akan dapat dioperasikan dengan Ethereum Virtual Machine (EVM), memungkinkan Filecoin untuk membentuk jembatan lintas rantai yang memungkinkan crypto fund berpindah dari satu jaringan blockchain ke jaringan lainnya. Kompatibilitasnya dengan EVM dan blockchain lapisan 2 juga akan menurunkan gas fee pengguna dan meningkatkan kecepatan transaksi, yang diharapkan Filecoin akan meningkatkan pengadopsiannya oleh komunitas keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Harga FIL melonjak dari US$ 5,38 ke level tertinggi US$ 7,82. FIL diperdagangkan pada US$ 8,61 pada saat artikel terpublikasi, naik 132,84%.

Sentimen Market

market aset kripto
Ilustrasi market aset kripto.

Baca juga: BLK 2023: Tips Investasi Aset Kripto yang Aman Bagi Pemula

Dari sisi sentimen makroekonomi, pekan ini belum bisa disebut sebagai minggu tenang. Pasalnya ada dua agenda penting, yaitu risalah FOMC The Fed dan inflasi PCE. Data inflasi AS yang diawasi ketat The Fed serta risalah kebijakan terbaru The Fed akan menjadi sorotan pada pekan ini. Risalah The Fed akan rilis pada Rabu (22/2) dan Data PCE akan keluar pada Jumat (24/2).

Jadi sebelum agenda penting yang bisa menggambarkan situasi markoekonomi di AS itu rilis, investor dan trader diharapkan bisa fokus akumulasi dan masuk ke pasar. Dari sisi timeline, awal pekan ini adalah momen yang tepat untuk mengakumulasi kripto.

“Pelaku pasar juga harus mewaspadai tindakan dan komentar dari drama U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) yang ingin melakukan pengetatan regulasi kripto di AS. Oleh karena itu, bisa saja market bergerak sideways atau datar imbas investor yang masih khawatir dengan masa depan market kripto di AS,” jelas tim riset Tokocrypto.

Sentimen bearish pun masih kuat. Ini terlihat dari posisi indeks dolar AS (DXY) yang masih menguat di level 104.06 (+0.19%) pada Senin (20/2). Sementara, Bitcoin Fear and Greed Index juga turun dari level 60 ke 58, walaupun masih di kategori Greed pada Senin pagi ini. Pelaku pasar kripto masih menunggu pergerakan impulsif dari para whale untuk mengakumulasi Bitcoin dan altcoin.

Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

Fresh Graduate Harus Tahu Skill Paling Dibutuhkan di Industri Blockchain

Teknologi Blockchain telah mencipatakan lapangan kerja baru di era digital saat ini. Hal yang menjadi banyak pertanyaan adalah skill apa yang dibutuhkan untuk masuk ke industri blockchain yang masih tergolong baru, terutama bagi fresh graduate.

Berbicara tentang blockchain yang menjadi tren terbaru, bisa melihat banyak perusahaan di seluruh dunia sudah menginvestasikan jutaan untuk teknologi ini. Jika ingin memposisikan diri menjadi yang terdepan di masa depan, harus memahami blockchain dan mendapatkan talenta terbaik.

Seperti halnya teknologi atau pasar baru, menemukan pengembang blockchain yang sempurna dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat dapat menjadi tantangan bagi pemberi kerja. Padahal peluang ekonomi sangat besar bahkan menurut riset, industri blockchain dapat mencapai total kapitalisasi pasar sekitar US$ 163,8 miliar pada tahun 2029.

Butuh Talenta

Event ZOOMINAR "Blockchain 101" bersama Binance Academy, Digitalogi & Coinfolks pada Kamis (16/2). Sumber: Tokocrypto.
Event ZOOMINAR “Blockchain 101” bersama Binance Academy, Digitalogi & Coinfolks pada Kamis (16/2). Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: HP Solana Mobile Saga Diisukan Meluncur Awal Maret, Harga SOL Naik?

Pencarian online untuk pertanyaan seperti “Apa itu teknologi blockchain?” dan “peluang karir blockchain” telah meningkat secara konsisten dalam data pencarian Google. Pengeluaran di seluruh dunia untuk solusi blockchain mencapai US$ 11,7 miliar pada tahun 2022 dan dapat meningkat menjadi US$ 19 miliar pada tahun 2024. Teknologi Blockchain dapat membantu lembaga keuangan dalam menghemat hampir US$ 12 miliar per tahun.

Praktisi Blockchain, Ali Akbar, mengatakan secara umum saat ini marak seseorang yang masuk dunia blockchain melalui trading kripto. Berangkat dari itu, akan timbul rasa penasaran akan manfaat dan adopsi teknologi blockchain yang luas.

“Biasanya orang yang masuk ke blockchain itu untuk trading. Tapi sekarang siapa pun bisa belajar. Orang (lulusan) dari marketing bisa belajar blockchain. Developer bisa coding boleh masuk blockchain. Hal penting adalah selalu belajar dan pahami apa yang dipelajari. Akses belajar tentang blockchain sangat terbuka saat ini,” Kata Ali dalam acara Zoombinar “Blockchain 101” yang digelar Kamis (16/2).

Passion di Industri Blockchain

Ilustrasi blockchain. Sumber: Pixabay.
Ilustrasi blockchain. Sumber: Pixabay.

Baca juga: Xendit x Tokocrypto: Kolaborasi Bangun Ekosistem Aset Kripto di Indonesia

Aspek terpenting dalam memilih tempat belajar teknologi blockchain akan fokus pada hasil pembelajaran mereka. Akankah kursus blockchain membantu seseorang mencapai manfaat apa pun untuk karier di blockchain?

Kursus yang pilih untuk mempelajari dasar-dasar blockchain hanya dapat menawarkan manfaat untuk memulai perjalanan. Setelah dasar-dasarnya, diperlukan juga untuk mendalami konsep teknis dan berbagai komponen penting dalam ekosistem blockchain.

Semua konten edukasi terkait blockchain yang lengkap tersedia di Binance Academy. Adam Smurthwaite, Growth Manager Binance Academy, menjelaskan pada dasar skill atau keterampilan yang dibutuhkan oleh industri blockchain sama dengan industri lainnya di era web 2.0.

“Hampir semua pekerjaan yang ada sekarang di zaman web 2.0 akan ada juga di era web 3.0. Secara keseluruhan kita akan melakukan hal yang sama dan membutuhkan skill yang sama seperti sekarang. Terlebih kamu yang gemar coding dan menjadi developer akan memiliki jalan yang mudah untuk mengerti blockchain,” jelas Adam di acara yang sama.

Untuk memulai mempelajari tentang blockchain dan aset kripto bisa menggunakan platform Binance Academy. Platform edukasi tersebut memiliki misi untuk memberikan edukasi mengenai potensi transformatif dari aset kripto dan teknologi blockchain.

Binance Academy menawarkan lebih dari 280 artikel dan sejumlah video yang mencakup segala hal mulai dari keamanan komputer hingga ekonomi, yang tersedia dalam 21 bahasa. Panduan tersebut dibuat untuk memperkenalkan kepada semua orang secara ringan beberapa konsep utama yang dibutuhkan untuk memulai perjalanan di dunia teknologi blockchain.



Sumber : news.tokocrypto.com

Banyak Generasi Milenial Memandang Bitcoin sebagai Safe Haven

Aset kripto, seperti Bitcoin (BTC) sudah terlihat sebagai investasi yang menjanjikan di masa depan. Sebuah survei terbaru bahkan menyebutkan banyak generasi milenial yang memandang Bitcoin sebagai safe haven dari investasi mereka.

Sebuah studi oleh BanklessTimes mengungkapkan bahwa 67% responden berusia 27-42 menganggap Bitcoin sebagai instrumen yang aman untuk investasi.

Jajak pendapat sebelumnya menunjukkan bahwa kaum milenial adalah salah satu kelompok demografis paling aktif di ruang kripto dan memiliki pandangan yang lebih ramah daripada generasi yang lebih tua.

Investasi Aman

Dikutip Crypto Potato, sebanyak 67% dari generasi milenial yang disurvei menganggap BTC sebagai tempat yang aman karena sifatnya yang terdesentralisasi dan batas pasokan tetap.

Menurut Jonathan Merry, CEO BanklessTimes, aset kripto utamanya adalah instrumen investasi vital bagi kaum milenial karena menawarkan kebebasan finansial dan memungkinkan mereka melakukan diversifikasi di saat ketidakpastian ekonomi.

Mereka yang lahir antara tahun 1981-1996 lebih terbuka terhadap inovasi digital dan lebih cenderung berurusan dengan BTC daripada Generasi X dan Baby Boomers. Individu yang lebih tua tetap dominan konservatif dengan tetap berpegang pada mata uang fiat dan mengekspresikan skeptisisme terhadap sektor kripto.

Ilustrasi generasi milenial semakin tertarik investasi aset kripto.
Ilustrasi generasi milenial semakin tertarik investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Bitcoin Menuju Level Harga Tertinggi 6 Bulan, Akankah Terus Naik?

Sebagian besar milenium yang berpartisipasi dalam survei percaya bahwa Bitcoin akan menjadi arus utama di tahun-tahun berikutnya. Mereka juga melihatnya sebagai alat moneter yang lebih baik daripada Dolar AS, Euro, atau mata uang nasional lainnya.

Bitcoin Menarik Minat

Sifat aset Bitcoin yang terdesentralisasi dan batas persediaan yang terbatas tampaknya menjadi manfaat paling penting bagi kelompok demografis untuk mengklasifikasikannya sebagai instrumen investasi yang aman atau safe haven.

Berada di luar jangkauan bank sentral berarti Bitcoin bukan subjek dari kebijakan moneter yang meragukan yang diperkenalkan oleh pemerintah. Pasokan maksimum 21 juta koin yang pernah ada membuat banyak orang percaya bahwa itu bisa berfungsi sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Kelangkaan juga dapat meningkatkan valuasi USD aset di masa mendatang jika permintaan tetap sama atau meningkat.

Di sisi lain, banyak bank sentral mencetak uang dalam jumlah besar selama krisis COVID-19 untuk mendukung rumah tangga dan bisnis tertutup. Langkah tersebut, antara lain, mendorong rekor inflasi di banyak negara. Tingkat di AS mencapai 9,1% pada Juni tahun lalu, tertinggi empat dekade.

Ilustrasi Bitcoin.
Ilustrasi Bitcoin.

Baca juga: Xendit x Tokocrypto: Kolaborasi Bangun Ekosistem Aset Kripto di Indonesia

Milenial dan Kecintaan Kripto

Studi lain yang dilakukan pada tahun 2021 menunjukkan bahwa hampir 50% miliader milenial telah menginvestasikan setidaknya seperempat dari kekayaan mereka dalam aset kripto.

36% generasi milenial dan 51% Generasi Z bersedia menerima sebagian dari gaji mereka dalam Bitcoin pada November 2021. Saat itu, aset kripto utama diperdagangkan sekitar US$ 65.000 (cukup dekat dengan harga tertinggi sepanjang masa hampir US$ 70 ribu).

Terlepas dari bear market pada tahun 2022, kelompok demografis tidak kehilangan minat pada kelas aset. Survei Alto dari musim panas lalu mengungkap bahwa 40% dari generasi milenial AS adalah HODLers. Mereka juga memandang kripto sebagai alat investasi yang lebih menarik daripada reksa dana.

Selain itu, 45% generasi milenial dan 46% Gen Z mempertimbangkan untuk berinvestasi dalam aset digital sebagai bagian dari rencana pensiun mereka.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kolaborasi Bangun Ekosistem Aset Kripto di Indonesia

Perkembangan aset kripto di Indonesia terus meningkat secara eksponensial dalam dua tahun terakhir. Menurut data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, jumlah investor kripto telah mencapai 16,55 juta pelanggan di akhir November 2022, naik dari 11 juta di 2021. 

Sementara, dari segi nilai transaksi, sampai akhir November 2022, nilai transaksi kripto di Indonesia sebesar Rp 296,66 triliun. Memang ada penurunan dari tahun 2021 yang mencapai Rp 859,4 triliun, tapi nilai transaksi tersebut masih tercatat lebih besar dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 64,9 triliun.

Tren investasi aset kripto kini sudah menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat dari berbagai usia dan profesi. BAPPEBTI memaparkan demografi investor kripto di Indonesia didominasi kelompok usia 18–24 tahun, yaitu sebesar 32 persen; kelompok 25–30 tahun 30 persen; dan kelompok 31–35 tahun 16 persen.

Adapun berdasarkan kelompok profesi, presentasi karyawan swasta mendominasi sebesar 28 persen, wiraswasta 23 persen, dan pelajar/mahasiswa 18 persen. Dengan kata lain, investasi kripto di Indonesia banyak diminati oleh generasi millenial dan Gen Z yang statusnya sebagai pelajar dan first jobber.

Demografi investor kripto di Indonesia berdasarkan usia. Sumber: BAPPEBTI, 2022.
Demografi investor kripto di Indonesia berdasarkan usia. Sumber: BAPPEBTI, 2022.
Demografi investor kripto di Indonesia berdasarkan profesi. Sumber: BAPPEBTI, 2022.
Demografi investor kripto di Indonesia berdasarkan profesi. Sumber: BAPPEBTI, 2022.

Baca juga: Tokocrypto Dukung Bulan Literasi Kripto Dorong Pertumbuhan Industri

Terkait dengan hal ini, Yudhono Rawis, Interim CEO Tokocrypto, menjelaskan tingginya animo generasi muda dalam berinvestasi aset kripto didorong oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah barrier to entry yang sangat kecil dan kemudahaan akses ke platform investasi kripto. “Adanya kecanggihan teknologi dan keterbukaan informasi dan tingginya animo masyarakat untuk memilih kripto sebagai salah satu aset atau alternatif atas instrumen investasi konvensional akan semakin tinggi di waktu mendatang.”

Tantangan Ekosistem Aset Kripto

Pertumbuhan ini tidak bisa lepas dari tantangan yang dihadapi oleh para pelaku usaha di industri aset kripto. Perlu diketahui, aset kripto masih tergolong baru di Indonesia. Menurut Yudho, situasi pandemi COVID-19, penetrasi penggunaan smartphone dan internet yang tinggi menjadi faktor pendorong pertumbuhan investasi aset kripto di Tanah Air.

“Kini, aset kripto sudah dipercaya oleh banyak investor ritel di Indonesia yang sebelumnya terlebih dahulu masuk ke instrumen saham dan reksadana. Prospek imbal hasil yang tinggi dan kemudahan untuk berinvestasi menjadi daya tarik utama kripto,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yudho mengungkap tantangan yang harus diperhatikan untuk menjadikan industri kripto ini sehat, yaitu terkait edukasi dan literasi. Banyak masyarakat di Indonesia belum sepenuhnya memahami investasi aset kripto, seperti cara memulai hingga strategi untuk mendapatkan profit. Di samping itu, sering terjadi penipuan investasi bodong yang berkedok aset kripto, sehingga membuat citra industri ini menjadi negatif.

Peran Tokocrypto

Sebagai salah satu crypto exchange terbesar dan terdaftar resmi di BAPPEBTI Kementerian Perdagangan, Tokocrypto senantiasa selalu mendorong perkembangan industri aset kripto di Indonesia. Saat ini, Tokocrypto memiliki lebih dari 2 juta pengguna dan terus mengalami peningkatan.

“Tokocrypto tetap berkomitmen menjaga agar iklim pertumbuhan industri bisa sustainable dan sehat dengan berkolaborasi bersama para mitra, institusi pendidikan, dan seluruh stakeholders untuk meningkatkan edukasi dan literasi. Program yang sudah berjalan adalah membuat kelas online, webinar, dan memproduksi konten edukasi untuk social media,” tutur Yudho.

Semangat membangun industri aset kripto tidak hanya hadir dari pelaku usaha yang terjun langsung saja, melainkan juga para mitra. Seperti yang dilakukan oleh Tokocrypto yang terus menjalin kemitraan strategi dengan berbagai pihak, salah satunya Xendit. Dengan dukungan Xendit sebagai payment gateway, Tokocrypto dapat menghadirkan pengalaman transaksi yang nyaman, mudah, dan fleksibel bagi setiap pengguna.

Baca juga: Tokocrypto Raih Penghargaan dari PPATK

Kolaborasi Tokocrypto dan Xendit

Salah satu keunggulan dari investasi aset kripto dibandingkan dengan instrumen lainnya adalah kemudahan transaksi. Untuk memulai investasi kripto, investor tidak diharuskan memiliki rekening bank untuk membuat akun atau wallet di platform. Investor bisa melakukan deposit menggunakan berbagai channel pembayaran melalui mitra payment gateway, seperti Xendit dan akan langsung masuk ke saldo akun pengguna.

Xendit sebagai perusahaan financial technology (fintech) yang menyediakan solusi pembayaran cepat, mudah, handal, dan aman bagi para pelaku usaha di Indonesia menjadi mitra pembayaran digital yang aman dan nyaman untuk platform investasi khususnya kripto di Tokocrypto. Kolaborasi Tokocrypto dan Xendit menghasilkan berbagai macam kemudahan, terutama kemudahan pembayaran dengan penyediaan layanan pembayaran digital melalui Virtual Account dan e-wallet.

“Sebagai Penyelenggara Jasa Pembayaran digital yang berlisensi, Xendit mendukung pertumbuhan minat investasi aset kripto di Indonesia baik itu melalui solusi pembayaran yang fit to market maupun upaya edukasi ke masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Tokocrypto kami berharap dapat bersama sama meningkatkan literasi dan juga pengalaman investasi aset kripto yang lebih mudah, seamless dan tentunya tetap aman untuk masyarakat,” ungkap Tessa Wijaya, Co Founder & COO Xendit.

Kolaborasi Tokocrypto dan Xendit tidak hanya mengembangkan inovasi fitur yang dapat memberikan kemudahan pengguna, tetapi juga menjalankan program edukasi bersama dari pemanfaatan investasi kripto. 

“Upaya berkelanjutan tetap pada komitmen kami untuk fokus pada peningkatan penetrasi aset kripto dan edukasi masyarakat. Kami berkolaborasi dengan mitra kerja, salah satunya Xendit dapat mempermudah akses investasi aset kripto dari segi pelayanan pembayaran dan meningkatkan edukasi,” terang Yudho.

Salah satu kolaborasi yang telah dilakukan adalah dengan memperkenalkan investasi kripto melalui “Trading Class Master” yang telah dilakukan pada 10-18 Desember 2022 dan diikuti oleh puluhan peserta secara online. Ada juga networking event di T-Hub by Tokocrypto, Jakarta yang berlangsung pada 17 Desember 2022. Melalui program ini diharapkan para investor pemula dan komunitas kripto di Indonesia bisa mendapatkan edukasi terkait analisa trading dan selalu melakukan riset sebelum mengambil keputusan investasi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Menuju Level Harga Tertinggi 6 Bulan, Akankah Terus Naik?

Bitcoin, aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, sedang mengalami kenaikan harga pada hari Rabu (16/1) menembus level US 24.000 atau sekitar Rp 364 juta. Hal tersebut sangat kontras dengan performa pasar saham yang tengah lesu.

Dilaporkan Coindesk, investor telah melikuidasi sekitar US$ 60 juta pada posisi pendek atau short positions BTC selama 24 jam terakhir, sehingga mendorong harga lebih tinggi dan kripto lain, seperti Ethereum (ETH) juga mengalami kenaikan.

Persentase kenaikan tersebut merupakan yang terbesar sejak BTC melonjak 10,5% pada 9 September lalu. BItcoin juga tengah menargetkan kenaikan harga tertinggi enam bulannya di posisi US 24.829 atau sekitar Rp 377 juta.

Sentimen Pasar

Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.
Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

Baca juga: Dogecoin & Shiba Inu Naik Saat Elon Musk Umumkan ‘CEO’ Twitter Baru

Kenaikan harga Bitcoin yang signifikan menjadi pemicu positif terhadap kondisi pasar kripto secara keseluruhan. Meskipun Indeks Dolar AS (DXY) melonjak, pasar kripto telah berhasil menunjukkan ketahanan.

Menurut data yang diberikan oleh situs CoinGecko, harga Bitcoin (BTC) kini telah melonjak lebih dari 11% dalam 24 jam terakhir. Namun, itu tetap di bawah level make-it-or-break-it di US$ 25.000. Altcoin utama, seperti Ethereum (ETH) dan XRP juga naik lebih dari 2%. Dogecoin (DOGE) memimpin di antara 10 koin teratas terbesar dengan kenaikan 3%.

Sebelumnya Bitcoin telah turun di bawah US$ 21.600 pada titik yang berbeda dalam beberapa hari terakhir di tengah meningkatnya kegelisahan investor tentang regulasi kripto, terutama menargetkan pasar stablecoin, dan tentang langkah-langkah bank sentral AS di masa depan untuk menjinakkan inflasi. Tetapi kekhawatiran itu tampaknya memudar dengan cepat karena BTC melonjak melewati US$ 24.100.

Ketahanan Kripto

market aset kripto
Ilustrasi market aset kripto.

Baca juga: Riset: Investor Lebih Percaya Simpan Kripto di Exchange Dibanding Wallet

Craig Erlam, seorang analis di broker Oanda, mengatakan bahwa ketahanan kripto cukup menggembirakan meskipun ada berita utama peraturan yang negatif. Meski pasar saham jatuh, Bitcoin tetap tangguh.

Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 turun setelah pembacaan inflasi indeks harga konsumen (CPI) terbaru, yang memupus harapan The Fed akan segera beralih ke kebijakan moneter yang kurang agresif. Korelasi antara saham dan kripto telah menguat karena The Fed menaikkan suku bunga secara signifikan selama setahun terakhir untuk mengekang inflasi.

Tindakan harga terbaru Bitcoin mungkin mengindikasikan bahwa hubungannya dengan saham melemah, yang belum tentu merupakan hasil yang positif. Sentimen investor terhadap kripto tampaknya memburuk bahkan setelah reli 40% yang dimulai pada tahun 2023. Tim firma riset Crypto Arcane baru-baru ini mencatat bahwa partisipasi institusional sedang menurun berdasarkan penurunan minat terbuka CME Group.

Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto Bitcoin (BTC) di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Kamu juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com