Tag Archives: fitur

Menghitung Kebutuhan AC Sesuai Besar Ruangannya


Jakarta

Memilih AC yang tepat untuk ruangan bukan sekadar soal merek atau fitur tambahan, tetapi juga tentang memastikan kapasitas pendinginannya sesuai dengan ukuran ruangan. Kesalahan dalam menghitung kebutuhan AC bisa menyebabkan ketidaknyamanan, baik karena ruangan tetap terasa panas atau justru terlalu dingin dan boros listrik.

Salah satu faktor utama dalam menentukan kebutuhan AC adalah kapasitas pendinginan yang diukur dalam satuan BTU/h (British Thermal Unit per Hour). Semakin besar ruangan, semakin tinggi pula BTU yang diperlukan agar suhu tetap sejuk. Selain itu, daya listrik dan posisi ruangan juga berpengaruh dalam menentukan ukuran PK (Paard Kracht) yang tepat untuk AC.

Pengertian PK AC dan BTU

Sebagai perangkat elektronik, AC memerlukan daya listrik agar dapat berfungsi dengan optimal. Salah satu aspek penting dalam memilih AC adalah memahami satuan PK, yang digunakan untuk mengukur kapasitas pendinginan perangkat ini.


Dalam laman Quality Technic dijelaskan bahwa PK merupakan kependekan dari Paard Kracht, yang dalam bahasa Belanda berarti tenaga kuda. Dalam konversi, 1 PK setara dengan 735,5 watt atau sekitar 0,986 HP (Horse Power), yang hampir sama dengan 1 HP dalam sistem Inggris.

Selain PK, terdapat satuan lain yang sering digunakan dalam pengukuran kapasitas AC, yaitu BTU (British Thermal Unit). Dikutip dari laman berbagai perusahaan merek elektronik AC, BTU adalah ukuran energi yang digunakan AC untuk menurunkan atau menaikkan suhu ruangan dalam satu jam. Semakin tinggi nilai BTU, semakin kuat kapasitas pendinginan AC.

Meskipun di Indonesia satuan PK lebih umum digunakan, BTU tetap menjadi acuan dalam menentukan daya AC. Berikut adalah perbandingan standar antara PK AC dan nilai BTU/h (British Thermal Unit per Hour), yang merupakan satuan untuk mengukur kapasitas pendinginan AC dalam satu jam:

  • AC ½ PK = ± 5.000 BTU/h
  • AC ¾ PK = ± 7.000 BTU/h
  • AC 1 PK = ± 9.000 BTU/h
  • AC 1 ½ PK = ± 12.000 BTU/h
  • AC 2 PK = ± 18.000 BTU/h.

Dari data di atas, dapat disimpulkan bahwa semakin besar ukuran PK, semakin dingin udara yang dapat dihasilkan oleh AC. Maka, perlu dipastikan bahwa daya listrik mencukupi agar tidak boros energi. Dengan memahami perhitungan BTU, pengguna dapat memilih AC dengan ukuran PK yang sesuai, sehingga mendapatkan pendinginan maksimal tanpa pemborosan daya.

Menghitung Kebutuhan AC Sesuai Besar Ruangannya

Mengetahui ukuran PK yang tepat sangat penting agar AC dapat berfungsi secara optimal dan menjaga suhu ruangan tetap nyaman. Selain memastikan pendinginan yang efektif, perhitungan PK AC juga membantu dalam menentukan daya listrik yang dibutuhkan, menghindari risiko kerusakan unit, serta memperpanjang masa pakai AC.

Sebaliknya, jika ukuran PK tidak sesuai dengan luas ruangan, kinerja AC bisa terganggu, menyebabkan suhu tidak stabil dan konsumsi listrik menjadi tidak efisien. Agar pendinginan optimal, ukuran PK AC harus disesuaikan dengan luas ruangan. Banyak orang mengira bahwa semakin besar PK AC, maka semakin dingin ruangan. Padahal, pemilihan PK yang tidak sesuai bisa berdampak pada efisiensi energi dan daya tahan AC itu sendiri.

Sebelum masuk ke perhitungannya, mari kita kenali lagi beberapa faktor utama dalam memilih AC:

  • BTU/h (British Thermal Unit per Hour): Satuan yang menunjukkan kapasitas pendinginan AC dalam satu jam untuk mengurangi panas dalam ruangan
  • Daya listrik (Watt): Besaran tenaga listrik yang dibutuhkan saat AC beroperasi
  • PK Kompresor: Singkatan dari “Paard Kracht” (Bahasa Belanda) atau Horse Power dalam Bahasa Inggris, yang menunjukkan daya kompresor AC.

Berikut adalah panduan umumnya:

  • AC ½ PK → untuk ruangan 0-10 m²
  • AC ¾ PK → untuk ruangan 11-13 m²
  • AC 1 PK → untuk ruangan 14-17 m²
  • AC 1 ½ PK → untuk ruangan 18-23 m²
  • AC 2 PK → untuk ruangan 24-34 m²
  • AC 2 ½ PK → untuk ruangan 35-45 m².

Selain itu, ada beberapa cara untuk menentukan ukuran PK AC yang sesuai, salah satunya dengan menghitung kebutuhan BTU berdasarkan luas ruangan. Berikut caranya:

1. Menghitung Luas Ruangan

Menentukan kebutuhan AC berdasarkan luas ruangan dapat membantu dalam menghitung besar BTU, daya listrik, serta kapasitas PK yang diperlukan. Untuk mengetahui kapasitas AC yang sesuai, dapat digunakan rumus berikut:

Panjang (P) × Lebar (L) × 537 BTU/h

Rumus ini mengacu pada standar tinggi ruangan di Indonesia, yaitu sekitar 2,5 – 3 meter. Namun, faktor eksternal seperti jumlah orang dalam ruangan, seberapa sering pintu dibuka, dan ventilasi udara juga dapat mempengaruhi efektivitas pendinginan. Setelah mendapatkan hasil perhitungan dalam satuan BTU/h, angka tersebut kemudian dicocokkan dengan kapasitas pendinginan AC dalam tabel berikut:

PK AC = Daya Pendingin (BTU/h) = Ukuran Ruangan (m²)
1/2 PK = ± 5.000 BTU/h = 10 m²
3/4 PK = ± 7.000 BTU/h = 14 m²
1 PK = ± 9.000 BTU/h = 18 m²
1 1/2 PK = ± 12.000 BTU/h = 24 m²
2 PK = ± 18.000 BTU/h = 36 m²

2. Menghitung PK AC dengan Rumus

Selain metode luas ruangan, perhitungan PK AC juga dapat dilakukan dengan rumus berikut:

Kebutuhan PK AC = (P × T × I × L × E) ÷ 60

Keterangan:
P = Panjang ruangan (dalam kaki)
T = Tinggi ruangan (dalam kaki)
I = Faktor insulasi (10 untuk ruangan berinsulasi, 18 untuk ruangan tanpa insulasi)
L = Lebar ruangan (dalam kaki)
E = Nilai berdasarkan arah hadap dinding terpanjang:
• 16 (hadap utara)
• 17 (hadap timur)
• 18 (hadap selatan)
• 20 (hadap barat)

Itulah tadi penjelasan tentang menghitung PK AC yang tepat. Perhitungan ini sangat penting untuk memastikan kenyamanan ruangan, efisiensi energi, serta memperpanjang usia pemakaian AC. Pastikan kamu menggunakan perhitungan BTU yang sesuai dengan luas ruangan agar mendapatkan pendinginan yang optimal tanpa pemborosan listrik.

(aau/fds)



Sumber : www.detik.com

Mengenal Jenis-Jenis Colokan Listrik, Jangan Salah Pilih untuk Rumahmu!



Jakarta

Colokan listrik atau stop kontak memiliki banyak jenis. Pemasangan juga tidak bisa sembarangan, ada jenis dan posisi yang pas untuk memasangnya. Jadi sebelum kita memasang colokan listrik lebih baik memikirkannya dengan matang.

Colokan listrik juga memiliki jenis yang berbeda di beberapa negara, kapasitas listriknya juga bisa berbeda. Saat memilih stop kontak untuk rumah, kamu perlu mempertimbangkan kebutuhan daya perangkat dan sesuaikan dengan jenis sirkuit yang ada.

Jadi, seperti apa jenis-jenis colokan listrik? Yuk simak penjelasannya berikut ini.


Jenis-jenis Colokan Listrik Berdasarkan Kapasitas

Jenis stop kontak dibedakan berdasarkan tingkat keamanannya. Melansir situs Just Energy, Rabu (28/8/2024), berikut jenis-jenis stop kontak yang perlu kamu ketahui.

1. Stop Kontak 15 Ampere

White Electrical Outlet and Wall Plate at the white wallWhite Electrical Outlet and Wall Plate at the white wall Foto: Getty Images/iStockphoto/JaysonPhotography

Stop kontak jenis ini merupakan standar umum dengan dua slot paralel. Stop kontak jenis ini seringkali digunakan untuk perangkat sehari-hari, seperti lampu baca dan peralatan ringan lainnya.

2. Stop Kontak 20 Ampere

Memiliki arus listrik sebesar 20 Ampere, stop kontak ini sangat ideal digunakan untuk peralatan dapur berat. Perlu diingat, pemasangan stop kontak ini harus pada sirkuit 20 Ampere pula untuk mencegah terjadinya risiko kebakaran.

3. Stop Kontak AFCI

Stop kontak AFCI (arc fault circuit interrupter) berbentuk mirip dengan GFCI. Colokan ini dilengkapi dengan fitur keselamatan untuk mengidentifikasi bahaya listrik dan mematikan aliran listrik saat terdeteksi masalah, seperti overheating.

4. Stop Kontak GFCI

A new GFCI electrical outlet.A new GFCI electrical outlet. Foto: Getty Images/skhoward

Stop kontak GFCI (ground fault circuit interrupter) menawarkan perlindungan terhadap bahaya air dengan memutus aliran listrik saat mendeteksi lonjakan arus sehingga sangat cocok digunakan untuk ruangan yang rentan terhadap kelembaban.

Jenis-jenis Colokan Listrik Berdasarkan Negara

Selain itu, sudah menjadi informasi umum bahwa setiap negara memiliki jenis stop kontak yang berbeda-beda. Ada berbagai jenis stop kontak, mulai dari tipe A hingga tipe O.

Electric power sockets with different types of plug cord. Vector isolated type C and A, B and L, usb standard ports for devices charging and appliances, electronic equipment connectorsElectric power sockets with different types of plug cord. Vector isolated type C and A, B and L, usb standard ports for devices charging and appliances, electronic equipment connectors Foto: Getty Images/Sensvector

Mengutip dari Lightning Bug Electric, berikut adalah stop kontak dan gaya steker standar umum di dunia.

Tipe A – Kanada, Amerika Serikat, Jepang, dan Meksiko

Tipe B – Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko

Tipe C – banyak digunakan di seluruh Asia, Eropa, dan Amerika Selatan

Tipe D – India

Tipe E – Belgia, Ceko, Prancis, Polandia, dan Slowakia

Tipe F – Umumnya digunakan di Eropa dan Rusia

Tipe G – Banyak digunakan di Jazirah Arab dan Inggris, serta di Irlandia, Malaysia, Malta, dan Singapura

Tipe H – Israel, Jalur Gaza, dan Tepi Barat

Tipe I – Australia, Argentina, Cina, dan Selandia Baru

Tipe J – Hanya digunakan di Liechtenstein dan Swiss

Tipe K – Hanya digunakan di Denmark dan Greenland

Tipe L – Hanya digunakan di Chili dan Italia

Tipe M – Hanya digunakan di Afrika Selatan

Tipe N – Pilihan Komisi Elektroteknik Internasional (IEC) untuk steker universal standar. Terutama digunakan di Brasil dan Afrika Selatan.

Tipe O – Hanya digunakan di Thailand

Tempat yang Cocok untuk Pasang Colokan Listrik

Dilansir Horizon Services, berikut ini adalah tempat yang pas untuk memasang stop kontak di rumah.

1. Ruang Keluarga

Ruang keluarga adalah biasanya membutuhkan banyak colokan listrik. Misalnya untuk TV, video game, hingga layanan internet. Pertimbangkan posisi stop kontak di tengah setiap dinding, dan sudut ruangan.

2. Kamar Tidur

Sebaiknya pasang colokan listrik di sisi tempat tidur. Kemungkinan kamu akan membutuhkan colokan yang mudah dijangkau dari tempat tidur untuk mengisi daya HP, lampu, dan perangkat lainnya.

3. Ruang Kerja

Penempatan stop kontak sangat penting saat merencanakan kantor atau ruang kerja di rumah. Pertimbangkan untuk menempatkan stop kontak di sepanjang setiap dinding agar kamu bisa fleksibel dalam menempatkan furniture.

4. Kamar Mandi

Letakkan stop kontak di dekat meja kamar mandi untuk mencegah tersandung kabel. Pastikan juga stopkontak jauh dari jangkauan shower atau bak mandi untuk mencegah terkena cipratan air.

5. Dapur

Dapur sebaiknya memiliki stop kontak yang ditempatkan dengan jarak sekitar 500 meter sepanjang setiap meja dapur. Kamu bisa menempatkan stop kontak listrik di atas lemari, bawah lemari, atau di dinding tempat memasang peralatan elektronik.

Itulah informasi mengenai macam-macam colokan listrik serta tempat yang pas untuk memasangnya di rumah. Semoga bermanfaat!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Mau Beli Rumah? Perhatikan 5 Hal Ini Biar Betah Tinggal Selamanya


Jakarta

Membeli rumah bukan perkara mudah. Calon pembeli harus bisa memilih rumah yang nyaman dan dapat memenuhi kebutuhan penghuninya.

Bentuk rumah dapat mencerminkan preferensi dan gaya hidup penghuninya. Oleh karena itu, pencari rumah perlu menilai rumah dari penampilan ataupun komponennya.

Lalu, bagaimana cara memilih rumah? Simak tipsnya berikut ini.


Cara Pilih Rumah yang Nyaman

Inilah cara menentukan rumah yang nyaman dan sesuai kebutuhan calon penghuni, dikutip dari The Spruce.

1. Fasad Rumah

Desain rumah, terutama bagian depan atau fasad mencerminkan kepribadian pemiliknya. Pilihlah rumah dengan desain eksterior yang disukai dan sesuai selera penghuni.

Lalu, perhatikan kondisi terasnya apakah dalam keadaannya baik atau tidak. Pertimbangkan seberapa banyak pemeliharaan pekarangan yang harus dilakukan nantinya.

2. Ukuran Rumah

Tentukan ukuran dan layout rumah yang dibutuhkan sebelum mencari rumah. Dengan begitu, pencari rumah tidak akan cepat tergiur dengan rumah besar ataupun fitur unik misalnya kolam renang.

Jika ada ruangan berlebih, pemilik bisa digunakan untuk memenuhi gaya hidup keluarga. Namun, ruang berlebih juga berarti ada lebih banyak tagihan listrik dan furniture yang perlu dibayar.

3. Kamar

Salah satu kriteria saat memilih rumah adalah jumlah kamar tidur dan kamar mandi. Jangan sampai tertarik dengan rumah yang tidak memiliki kamar yang cukup buat kebutuhan penghuninya.

Pikirkan siapa saja yang akan tinggal di rumah tersebut sekarang dan di masa depan. Tentukan berapa kamar yang dibutuhkan, apalagi kalau akan ada anak-anak atau kerabat yang menginap.

4. Dapur

Jika ada anggota keluarga yang senang menggunakan dapur, pastikan memilih rumah dengan desain dapur yang cocok. Renovasi dapur cukup memakan waktu dan biaya sehingga sebaiknya memilih rumah dengan dapur siap pakai. Lalu, rumah dengan dapur yang hanya butuh sedikit upgrade tetap layak dipertimbangkan.

5. Jendela

Kemudian, periksa pencahayaan alami dan pemandangan dari jendela. Pastikan penghuni mendapat pencahayaan yang cukup dan pemandangan yang cocok, apalagi kalau ada ruangan yang membutuhkan banyak cahaya di siang hari. Tentukan kalau menginginkan pemandangan rumah tetangga atau menyalakan lampu di siang hari.

Itulah beberapa pertimbangan saat memilih rumah agar nyaman dan memenuhi kebutuhan. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Begini Cara Mudah Cek dan Bayar Tagihan Air Lewat Online


Jakarta

Setiap rumah membutuhkan pasokan air bersih buat mendukung aktivitas penghuninya. Banyak rumah mendapatkan pasokan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Pelanggan PDAM perlu membayar air tersebut setiap bulan sesuai jumlah air yang telah digunakan. Pemilik rumah dapat dengan mudah mengecek dan membayar tagihan air secara online.

Untuk mengecek dan membayar tagihan, pemilik perlu menyiapkan nomor pelanggan. Nomor tersebut tertera pada lingkaran meteran kaca. Selanjutnya, proses secara online bisa dilakukan dengan beberapa metode. Simak penjelasannya berikut ini.


Cara Cek Tagihan PDAM

Inilah beberapa metode untuk mengecek tagihan PDAM melalui online.

Cek Tagihan PDAM Lewat Situs Resmi

Untuk mengecek tagihan PDAM melalui situs resmi, pemilik tidak memerlukan akun resmi. Cukup buka alamat situs, sebagai contoh situs resmi PDAM Jakarta, pamjaya.co.id.

  1. Buka situs resmi PDAM sesuai domisili.
  2. Pilih kelompok tarif dan ukuran meter air.
  3. Masukkan penggunaan air per meter kubik.
    Pilih hitung.
  4. Setelah itu, rincian pemakaian air per meter kubik dan perkiraan total tagihan akan keluar.

Cek Tagihan dan Pembayaran PDAM Lewat Aplikasi Gojek

Selain situs resmi, pemilik dapat mengecek dan membayar tagihan air dengan aplikasi gojek.

  1. Pastikan kamu sudah mengunduh dan memiliki akun Gojek.
  2. Pilih menu ‘Go Tagihan’.
  3. Cari logo PDAM atau fitur bernama PDAM.
  4. Pilih Kabupaten atau kota tempat domisili.
  5. Masukkan nomor pelanggan.
  6. Setelah itu tagihan PDAM akan muncul.
  7. Lanjutkan dengan pembayaran.

Cek Tagihan dan Pembayaran PDAM melalui Aplikasi Tokopedia

Pemilik juga bisa melakukan pengecekan dan pembayaran tagihan PDAM menggunakan aplikasi Tokopedia dengan cara berikut ini.

  1. Pastikan kamu sudah mengunduh dan memiliki akun Tokopedia.
  2. Pilih menu ‘Tagihan’.
  3. Pilih ‘Air PDAM’.
  4. Cari kota tempat tinggalmu.
  5. Masukkan Nomor Pelanggan.
  6. Setelah itu tagihan PDAM akan muncul.

Itulah cara mengecek dan membayar tagihan PDAM lewat online. Semoga membantu!

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Lokasi dan Jenis CCTV yang Paling Tepat Dipasang di Rumah



Jakarta

Pemasangan CCTV tidak bisa di tempat sembarangan. Lokasi yang salah justru membuat gambar terlihat tidak jelas dan berpotensi terhalang objek tertentu.

Mengetahui lokasi yang tepat untuk memasang CCTV juga bisa membantu mengetahui jumlah kamera yang harus dibeli. Hal ini dapat membantu pemilik rumah untuk menyiapkan biaya dan memilih jenis CCTV yang sesuai dengan kebutuhan.

Lantas, lokasi di mana saja yang tepat untuk memasang CCTV di rumah?


Menurut Engineer CCTV Hikvision Nalendra Fahlevie tempat pemasangan CCTV yang tepat adalah ruang tamu, ruang makan, dapur, dan halaman. Keempatnya adalah tempat berkegiatan setiap hari dan lalu lalang penghuni rumah dan tamu sehingga harus siaga untuk merekam segala kegiatan.

“Pertama halaman. Terus kedua ruang tamu, area ruang makan, sama dapur. Karena apa? Poin pertama itu memang ya udah vital. Terus menurut saya sih dapur takut ada apa-apa,” katanya saat ditemui di saat ditemui di pameran Electric & Power Indonesia 2025 JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

Nalendra menyarankan untuk CCTV di dapur sebaiknya ditambahkan beberapa fitur penunjang seperti thermal detector atau pendeteksi radiasi dan perubahan suhu berlebih. Hal ini untuk mencegah terjadinya kebakaran. Namun, biaya pemasangannya lebih mahal daripada CCTV biasa.

Kemudian, untuk ruang lainnya lebih baik memakai lensa kamera yang bisa menampilkan objek secara luas seperti kamera fisheye.

CCTV di halaman juga sebaiknya ditambahkan sistem peringatan jika ada pergerakan yang mencurigakan. Sebagai contoh ada alarm yang akan berbunyi jika ada orang yang masuk rumah melalui atas pagar atau alarm berbunyi jika ada orang masuk di waktu-waktu yang tidak biasa, yakni tengah malam dan dini hari.

Jenis CCTV untuk di Dalam dan Luar Rumah

Kamera CCTV bulletKamera CCTV bullet Foto: Sekar Aqillah Indraswari

Nalendra mengatakan jenis CCTV yang dipakai untuk dalam dan luar rumah berbeda. Untuk dalam rumah memakai CCTV berbentuk bulat atau disebut CCTV dome. Bentuk kamera ini setengah lingkaran di mana bagian yang rata menempel pada dinding. Bagian bawahnya yang bulat dilapisi dengan penutup bening agar objek di depan kamera dapat terlihat dengan jelas.

Kemudian untuk di luar ruangan, CCTV yang dipakai bernama kamera bullet. Bentuknya lonjong seperti leher kamera telezoom.

Itulah beberapa lokasi yang bisa dipasang CCTV, semoga bermanfaat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Cek dan Bayar Tagihan Air Bisa Online, Begini Caranya


Jakarta

Pemilik rumah yang langganan air bersih ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) harus bayar tagihan setiap bulannya. Besaran tagihan tergantung pada penggunaan air penghuni rumah sehari-hari.

Pemilik bisa dengan mudah mengecek tagihan air secara online. Jika sudah tahu tagihannya, pemilik juga bisa sekalian membayar tagihan PDAM.

Sebelum mengecek dan membayar tagihan, pastikan pemilik telah menyiapkan nomor pelanggan. Pemilik rumah bisa menemukan nomor pelanggan pada lingkaran meteran kaca.


Cara Cek Tagihan PDAM

Inilah beberapa cara untuk mengecek dan membayar tagihan PDAM melalui online.

Cek Tagihan PDAM Lewat Situs Resmi

Pemilik bisa mengetahui tagihan air dengan membuka situs resmi PDAM sesuai domisili. Misalnya untuk mengecek tagihan air di situs PDAM Jakarta, yaitu pamjaya.co.id, sebagai berikut.

  1. Buka situs resmi PDAM sesuai domisili.
  2. Pilih fitur ‘Cek Tagihan’.
  3. Masukkan nomor pelanggan.
  4. Setelah itu pilih ‘Cek Tagihan’.

Cek Tagihan dan Pembayaran PDAM

Lewat Aplikasi Gojek

Selain itu, pemilik bisa mengecek dan membayar tagihan air menggunakan aplikasi Gojek.

  1. Pastikan kamu sudah mengunduh dan memiliki akun Gojek.
  2. Pilih menu ‘Go Tagihan’.
  3. Cari logo PDAM atau fitur bernama PDAM.
  4. Pilih Kabupaten atau kota tempat domisili.
  5. Masukkan nomor pelanggan.
  6. Setelah itu tagihan PDAM akan muncul.
  7. Lanjutkan dengan pembayaran.

Aplikasi Tokopedia

Kemudian, pemilik dapat mengecek dan membayar tagihan PDAM dengan aplikasi Tokopedia.

  1. Pastikan kamu sudah mengunduh dan memiliki akun Tokopedia.
  2. Pilih menu ‘Top-Up & Tagihan’.
  3. Pilih menu ‘Semua Kategori’
  4. Pilih ‘Air PDAM’.
  5. Cari kota tempat tinggalmu.
  6. Masukkan Nomor Pelanggan.
  7. Setelah itu pilih ‘Bayar’.
  8. Setelah itu tagihan PDAM akan muncul.
  9. Lanjutkan dengan pembayaran.

Itulah cara mengecek dan membayar tagihan PDAM secara online. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Cek Tanah Bisa Lewat HP, Caranya Gampang Banget!


Jakarta

Mengecek bidang tanah perlu dilakukan untuk mengetahui legalitasnya. Jangan sampai saat ingin membeli tanah justru yang didapat masih tidak jelas statusnya.

Cek bidang tanah juga diperlukan untuk memastikan bidang tanah yang dimiliki masyarakat sudah terdaftar resmi di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Untuk mengecek legalitas tanah, masyarakat kini bisa melakukannya secara online tanpa harus datang ke kantor pertanahan setempat.

Salah satu caranya adalah lewat aplikasi Sentuh Tanahku melalui fitur Cek Bidang. Fitur tersebut memungkinkan masyarakat untuk bisa mengecek langsung letak bidang di peta digital dan mengetahui status kepemilikan suatu tanah.


Bagaimana caranya? Dilansir dari situs resmi Kementerian ATR/BPN, berikut ini langkah-langkahnya.

Cara Cek Bidang Tanah Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku

– Buka aplikasi Sentuh Tanahku

– Pilih menu ‘Layanan’

– Klik ‘Cari Bidang’

– Jika pemilik tanah masih memiliki sertipikat analog, dapat memilih jenisnya mulai dari Jenis Hak, Kantor Pertanahan, Desa/Kelurahan, dan Nomor Sertipikat

– Jika pemilik tanah sudah memiliki Sertipikat Elektronik, hanya perlu memasukkan nomor NIBEL (Nomor Identifikasi Bidang Elektronik)

– Setelah semuanya diisi, akan keluar peta bidang sertipikat yang dimiliki

Selain lewat Sentuh Tanahku, masyarakat juga bisa cek bidang tanah melalui situs Bhumi yang juga dikelola oleh Kementerian ATR/BPN. Berikut ini caranya.

Cara Cek Bidang Tanah Lewat Bhumi

– Buka bhumi.atrbpn.go.id

– Klik ‘Kunjungi Bhumi’

– Pilih kaca pembesar yang ada logo lokasi

– Klik ‘Pencarian Bidang (NIB/HAK/NIBEL)’

– Isi nomor sesuai dengan yang dimiliki

– Klik ‘Cari Bidang’

Itulah cara mengecek bidang tanah apakah sudah terdaftar di Kementerian ATR/BPN atau belum. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Wajib Tahu, Ini 4 Alasan Penting Punya Plafon Tinggi di Rumah


Jakarta

Plafon merupakan sebutan untuk langit-langit ruangan di rumah. Umumnya bagian plafon ini ditutupi material gypsum.

Sering kali bagian ini lepas dari sorotan penghuni rumah karena dianggap hanya sebagai penutup atap, padahal plafon memiliki peran penting terhadap kenyamanan di rumah lho.

Arsitek Denny Setiawan mengatakan plafon memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah bisa mempengaruhi suhu di rumah. Syaratnya adalah plafon tersebut harus dibuat tinggi. Sebab, semakin tinggi plafon rumah dapat membuat ruangan jauh lebih adem karena udara panas di dalam rumah yang biasa terperangkap di bagian atas, bisa jauh dari area tempat beraktivitas.


Selain membuat rumah adem, ada banyak manfaat lain dari punya plafon yang tinggi, berikut di antaranya.

1. Sirkulasi Udara Lancar

Rumah yang adem salah satu faktornya adalah sirkulasi di rumah tersebut pasti lancar. Maksudnya, ada udara segar yang masuk ke dalam dan udara panas terdorong ke luar. Sebenarnya salah satu cara untuk membuat sirkulasi lancar adalah membuat ventilasi silang, tetapi untuk rumah yang kecil dan banyak sekat, plafon tinggi adalah salah satu cara yang bisa menjadi solusi. Dengan mengusung konsep high ceiling, ruangan tanpa AC pun akan tetap terasa adem.

2. Pencahayaan Alami Ruangan Lebih Maksimal

Memiliki plafon yang tinggi atau high ceiling memiliki keuntungan, yakni bisa membuat jendela di atas pintu. Jendela tersebut umumnya tidak bisa dibuka tutup, tetapi bisa menjadi akses cahaya masuk. Hal ini membantu ruangan terasa lebih terang, terutama saat siang hari tanpa lampu. Selain itu, cahaya alami yang masuk ke dalam rumah juga bisa membantu meningkatkan mood dan produktivitas.

3. Terlihat Lebih Mewah dan Lapang

Keuntungan lainnya punya plafon tinggi adalah rumah terlihat lebih lapang dan luas. Lalu, penghuni rumah bisa berkreasi dengan dekorasi lampu atau kipas angin atap untuk menambah kesan klasik pada interior rumah. Manfaat ini akan sangat menguntungkan untuk rumah yang kecil.

4. Rumah Memiliki Nilai Investasi Tinggi

Konon, plafon tinggi bisa meningkatkan nilai investasi pada rumah. Menurut beberapa studi, rumah dengan langit-langit yang lebih tinggi cenderung lebih cepat laku di pasaran dan memiliki harga jual yang lebih tinggi.

“Langit-langit yang lebih tinggi merupakan fitur yang lebih khusus sehingga pembeli cenderung membayar lebih mahal. Hal ini terutama berlaku untuk rumah satu lantai,” kata David G. Mitchell, seorang Agen Real Estat terkemuka di Maryland dan Delaware serta pendiri BeachLifeOceanCity.com, dilansir dari Homes & Gardens, Selasa (25/11/2025).

High ceiling pada rumah memberikan kesan yang lebih luas sehingga bisa menambah nilai investasinya. Ini adalah poin penting yang perlu dipertimbangkan, terutama jika kamu berencana untuk menjual rumah tersebut di masa mendatang.

Berapa Tinggi Ideal Plafon Rumah?

Menurut Direktur Utama PT Sanskara Bumi Perkasa Harismawan Akbar Dwiatmojo tinggi ideal plafon rumah sebaiknya tidak kurang dari 2,4 meter dari lantai. Ditanya terpisah, Denny juga menyampaikan ideal plafon rumah setinggi 2,4 meter. Bisa juga dibuat jenis rumah mezzanine, yakni rumah dibuat 2 lantai tetapi tidak seluruh lantai menutupi sehingga ada ruang terbuka hingga ke plafon paling atas. Nah tinggi plafon ini sekitar 4,8 meter.

Itulah beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan pada rumah dengan plafon tinggi. Semoga informasinya bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi LPDP 2025 Tahap 1 Hari Ini, Siap Jadi Awardee?



Jakarta

Rangkaian seleksi Beasiswa LPDP 2025 tahap 1 telah memasuki tahap pengumuman hasil seleksi administrasi. Lantas, bagaimana cara cek pengumuman hasil seleksi administrasi LPDP 2025?

Seperti diketahui, pendaftaran BeasiswaLPDP 2025 Tahap 1 telah dimulai pada 17 Januari lalu. Setelah mengumpulkan berkas pendaftaran, data peserta akan diseleksi dan diumumkan hari ini Jumat, 17 Januari 2025.

Peserta yang lolos seleksi administrasi akan diimbau untuk mengikuti seleksi bakat skolastik yang diadakan pada 14 April 2025. Lantas, bagaimana cara cek pengumuman hasil seleksi administrasi LPDP 2025 tahap 1? Simak di bawah ini.


Pengumuman LPDP Tahap 2 Tahun 2024 akan diumumkan secara daring melalui akun yang digunakan saat mendaftar LPDP. Adapun akun tersebut dapat diakses melalui laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.

Cara Cek Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi LPDP 2025 Tahap 1

Cara cek pengumuman LPDP 2025 Tahap 1 adalah sebagai berikut:

Buka laman resmi https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/index.php/site/login.
Masukkan email dan password
Klik menu “Masuk”.
Pengumuman LPDP 2025 tahap 1 akan terlihat.

Cara Sanggah Bagi Peserta Gagal Seleksi Administrasi LPDP 2025 Tahap 1

Bagi peserta yang gagal dalam seleksi administrasi bisa mengajukan sanggah mulai Sabtu (8/3/2025). Adapun sanggah ini bisa dimanfaatkan untuk menjelaskan alasan bahwa pendaftar telah benar-benar mengisi informasi atau dokumen sesuai dengan ketentuan. Lakukan koreksi kesalahan yang menjadi alasan verifikator tidak meluluskan seleksi administrasi.

Menurut laman resmi LPDP, beberapa ketentuan dan mekanisme saat mengajukan masa sanggah adalah sebagai berikut:

Menuliskan sanggahan di dalam kotak yang disediakan.
Sanggahan ditulis minimal dalam 100 karakter dan tak lebih dari 100 kata.
Untuk dapat dinyatakan lulus, maka seluruh sanggahan harus disetujui.
Fitur sanggah bukan sarana untuk menambahkan atau melengkapi dokumen yang belum lengkap.

Jadwal Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1

Pendaftaran seleksi: 17 Januari – 17 Februari 2025
Seleksi administrasi: 18 Februari – 6 Maret 2025
Pengumuman hasil seleksi administrasi: 7 Maret 2025
Pengajuan sanggah: 8 – 10 Maret 2025
Pengumuman hasil sanggah: 24 Maret 2025
Seleksi bakat skolastik: 14 – 28 April 2025
Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Mei 2025
Seleksi substansi: 6 Mei – 5 Juni 2025
Pengumuman hasil seleksi substansi: 19 Juni 2025
Periode perkuliahan paling cepat: Bulan Juli 2025

Demikian cara cek pengumuman hasil seleksi administrasi LPDP 2025 Tahap 1. Selamat bagi peserta yang berhasil lolos!

(nir/nah)



Sumber : www.detik.com

6 Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Seleksi Bakat Skolatik LPDP 2025 Tahap 2



Jakarta

Seleksi bakat skolastik (SBS) LPDP 2025 tahap 2 sebentar lagi digelar. Ujian ini merupakan tahap krusial bagi ribuan pendaftar yang bermimpi meraih beasiswa LPDP.

Seleksi bakat skolastik tak hanya menguji kemampuan akademik, tetapi juga kecermatan, logika, hingga manajemen waktu peserta. Jenis soal SBS terdiri dari pertanyaan numerik, verbal, hingga penalaran.

Oleh karena itu, penting bagi calon penerima beasiswa LPDP untuk mengetahui apa saja yang harus disiapkan sebelum hari-H. Selain strategi mengerjakan soal, peserta juga harus tahu hal-hal teknis untuk menghindari kendala selama ujian.


Mengutip unggahan Instagram @lpdp_ri, Jumat(12/9/2025), berikut hal-hal yang harus diketahui sebelum SBS berlangsung:

1. Durasi Tes

Total durasi yang akan diikuti peserta seleksi bakat skolastik adalah sekitar 90 menit. Waktu tersebut terbag untuk tiga jenis soal yakni:

– Penalaran verbal: 23 soal selama 30 menit
– Penalaran kuantitatif: 25 soal selama 40 menit
– Pemecahan masalah: 12 soal selama 20 menit

2. Ikuti Simulasi

LPDP telah menyediakan simulasi atau try out seleksi bakat skolastik. Simulasi ini tersedia pada 10-12 September 2025.

Dengan simulasi tes, peserta bisa mengecek persiapan perangkat, menguji kesiapan aplikasi, menguji koneksi internet masing-masing, meningkatkan pemahaman atas prosedur tes, dan membiasakan diri terhadap aplikasi ujian.

3. Pakai 2 Perangkat

Selam seleksi bakat skolastik, peserta harus menyediakan dua perangkat. Satu buah desktop PC atau laptop dan satu buah unit handphone yang memiliki fitur kamera depan atau belakang.

4. Helpdesk

Pada seleksi LPDP tahun ini, peserta tidak dapat menyampaikan kendala lewat helpdesk Telegram. Namun, peserta bisa menyampaikan kebutuhan secara langsung kepada pegawas ujian saat try out atau pelaksanaan ujian berlangsung.

Layanan bantuan via Telegram sudah tidak tersedia. Sehingga, peserta bisa memantau secara berkala informasi dari media sosial LPDP untuk mengetahui kanal layanan terbaru.

5. Verifikasi Sebelum Ujian

Sebelum ujian berlangsung, peserta wajib melakukan verifikasi dahulu bersama pengawas ujian lewat zoom meeting. Pengawas nantinya akan mengarahkan peserta.

Peserta masuk ke halaman ujian pada aplikasi setelah lolos verifikasi. Lalu, akses akan diberikan pengawas agar peserta bisa melaksanakan ujian.

6. Aplikasi Tes

Aplikasi tes yang akan digunakan untuk seleksi bakat skolastik adalah aplikasi tes/exambrowser terbaru yang disediakan LPDP. Agar aplikasi ini bisa dilankan, pastikan laptop dapat berjalan lancar ketika mengaksesnya.

Jadwal Seleksi Bakat Skolastik LPDP 2025 Tahap 2

Jadwal seleksi bakat skolastik LPDP tahap 2 ini berlangsung selama 15-19 September 2025 dengan pembagian sesi:

– Sesi pagi: 07.45-11.30 WIB
– Sesi siang: 12.45-16.30 WIB
– Sesi siang khusus Jumat: 13.15-17.00 WIB

Demikian informasi mengenai seleksi bakat skolastik LPDP 2025 tahap 2. Selamat menjalankan ujian.

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com