Tag Archives: kesehatan

3 Makanan Ini Tidak Sehat Dimakan dengan Mi Instan


Jakarta

Mi instan sering kali ditambahkan topping atau dimakan bersama makanan lain agar lebih nikmat. Namun hati-hati karena efeknya bisa buruk untuk kesehatan.

Mi instan tergolong makanan rekreasional menurut ahli gizi. Karenanya konsumsinya tak boleh terlalu sering. Mi instan kurang mengandung nutrisi untuk menyehatkan tubuh.

Mi instan sendiri sebenarnya sudah cukup “berat”. Terbuat dari tepung terigu atau gandum, ia merupakan sumber karbohidrat utama, mirip seperti nasi.


Ditambah lagi, mi instan biasanya tinggi kalori, natrium, dan mengandung bahan pengawet. Ketika dipadukan dengan makanan yang juga tinggi karbohidrat, lemak, atau zat aditif, makan risiko terhadap kesehatan bisa meningkat jika dikonsumsi terlalu sering.

Beberapa makanan disarankan tidak dimakan bersama mi instan karena kombinasinya kurang menyehatkan. Berikut daftarnya:

1. Nasi

Korean steamed multigrain riceKorean steamed multigrain rice Foto: iStock

Makan mi instan pakai nasi? Ini memang combo maut untuk tim “harus pakai nasi”. Sayangnya, ini bukan ide yang baik.

Keduanya sama-sama sumber karbohidrat. Ketika dikonsumsi bersamaan, jumlah asupan karbohidrat bisa melambung tinggi.

Efeknya? Terlalu banyak karbohidrat dapat menyebabkan kenaikan berat badan, meningkatkan kadar gula darah, dan dalam jangka panjang bisa memperburuk risiko diabetes tipe 2.

2. Kerupuk

Menilik Produksi UMKM Kerupuk di SurabayaKerupuk Foto: Rifki Afifan Pridiasto

Kerupuk memang sahabat setia banyak makanan, termasuk mi instan. Namun keduanya punya karakteristik serupa: tinggi karbohidrat, lemak, dan MSG. Ini bukan kombinasi yang ideal, apalagi jika dikonsumsi terlalu sering.

Risiko dari paduan mi instan dan kerupuk bisa meningkatkan sindrom metabolik, yaitu kumpulan kondisi seperti tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, dan kadar lemak tidak normal, dan semua ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

3. Kornet dan keju

Delicious sliced corned beef on cutting boardDelicious sliced corned beef on cutting board Foto: Getty Images/iStockphoto/fotek

Campuran mi instan dengan topping kornet dan keju mungkin terasa nikmat di lidah. Namun ini adalah contoh klasik dari makanan olahan yang digabungkan jadi satu dan itu bisa jadi bencana untuk tubuh Anda.

Kornet dan keju sama-sama tinggi lemak dan kalori. Ditambah lagi, mereka adalah makanan olahan, yang dikenal bisa memicu peradangan dan berbagai penyakit kronis jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Alih-alih menambahkan makanan yang tidak boleh dikonsumsi dengan mi instan, sebaiknya tambahkan beberapa protein seperti telur, ayam, atau daging sapi dan sayuran.

Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Jangan Asal Campur, 3 Makanan Tidak Boleh Dikonsumsi dengan Mi Instan”

(sob/adr)



Sumber : food.detik.com

5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum Kopi


Jakarta

Minum kopi terlalu banyak justru berbahaya untuk kesehatan tubuh. Ada beberapa tanda dalam tubuh yang merupakan sinyal orang terlalu banyak minum kopi.

Kopi merupakan minuman berkafein pembangkit tenaga yang memiliki banyak penggemar. Sayangnya, kafein tak hanya memberikan efek membangkitkan tenaga tetapi juga efek kecanduan.

Sebenarnya, tubuh seringkali memberikan sinyal yang jarang dipahami oleh kebanyakan orang. Salah satunya juga sinyal untuk berhenti minum kopi.


Walaupun kopi memiliki banyak manfaat kesehatan yang bisa didapatkan. Tetapi ada beberapa tanda yang dikirim tubuh yang menandakan bahwa tubuh sudah tidak bisa lagi mengasup kopi.

Berikut lima tanda bahwa tubuh mengasupi terlalu banyak kopi.

1. Menganggu Kesuburan Wanita

5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum Kopi5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum Kopi Foto: Ilustrasi iStock

Menurut ahli gizi asal Amerika, Molly Maloof, kopi ini sebenarnya harus dihindari jika wanita sedang mencoba hamil atau tengah hamil. Karena wanita memiliki esterogen yang lebih besar di tubuh, dibandingkan pria.

Karenanya estrogen dan kafein ini akan berkompetisi untuk membuat metabolisme lebih cepat di dalam tubuh. Jika wanita terus minum kopi secara berlebihan, kadar estrogen akan menumpuk, dan bisa menyebabkan berbagai efek pada wanita salah satunya keram, pegal-pegal dan gejala PMS lainnya.

“Banyak yang bilang kalau wanita tidak seharusnya minum kopi terlalu banyak. Karena memang ketika saya berhenti minum kopi, saya merasa lebih sehat. Kalau kalian sedang mencoba hamil atau tengah hamil, saya sarankan untuk menghindari kopi sebisa mungkin. Karena kafein pada kopi ini berisiko menyebabkan keguguran hingga mengganggu kesuburan pada wanita,” jelas Maloof.

2. Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi menjadi tanda yang harus sangat diperhatikan oleh penggemar kopi. Kafein ternyata juga dapat menjadi salah satu penyebab meningkatnya tekanan darah.

“Suatu penelitian mendemonstrasikan sebuah peningkatan yang berhubungan dengan tekanan darah berdasarkan usia pada pria yang mengonsumsi kopi dalam jumlah cukup banyak,” ungkap Sandy Younan Brikho yang merupakan seorang ahli gizi terdaftar.

3. Berat Badan Naik

5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum Kopi5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum Kopi Foto: Ilustrasi iStock

“Minum kopi menyebabkan sensasi seperti kenyang. Seringkali perasaan kenyang ini merujuk pada melewati waktu makan atau camilan,” tutur Brikho.

Jika sekali sudah merasakan kekenyangan seperti ini, perut akan tetap kosong dan orang biasanya akan kelaparan. Hal ini akan menjadi bumerang, sehingga orang bisa makan berlebihan di waktu makan selanjutnya.

Keadaan ini bisa memicu kenaikan berat badan. Apalagi jika orang tersebut secara rutin mengonsumsi kopi dalam jumlah berlebih.

4. Picu Kolesterol Tinggi

Bagi orang-orang yang cenderung memiliki kadar kolesterol tinggi, asupan kopi seharusnya dibatasi. Menurut situs The Healthy, kopi bisa meningkatkan kadar kolesterol

Kopi mengandung cafestol dan kahweol, sejenis minyak yang meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL). Jadi banyak para ahli yang menyebutkan kopi yang tidak disaring, bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat.

Sebaliknya, kopi yang sudah disaring relatif lebih aman. Beberapa ahli bahkan menganjurkan kopi instan yang berkualitas, hingga espresso bagi penggemar kopi yang punya masalah dengan kolesterol.

5. Minum Kopi Sebelum Haid

5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum Kopi5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum Kopi Foto: Ilustrasi iStock

Efek minum kopi bagi wanita bisa menyebabkan mood naik turun, apalagi saat sedang PMS atau menjelang datang bulan. Hindari segala macam minuman yang mengandung kafein, khususnya kopi.

Perbanyak asupan air putih agar metabolisme tubuh berjalan dengan baik. Kafein juga menyebabkan dehidrasi sehingga menimbulkan rasa resah, dan tidak nyaman menjelang datangnya menstruasi. Dosis asupan kafein yang dianjurkan adalah 200-300 mg per hari, yaitu secangkir kopi.

Kebanyakan konsumsi kafein juga dapat menimbulkan sakit kepala, pusing sampai kesulitan tidur atau insomnia. Jadi tetap batasi konsumsi kopi, sesuai anjuran banyak ahli kesehatan yaitu sekitar 2-3 cangkir setiap harinya.

(sob/odi)



Sumber : food.detik.com

Apa Benar Minum Kopi Campur Lemon Bikin Cepat Langsing?


Jakarta

Kopi kerap ditambahkan rempah hingga buah agar rasanya enak dan manfaat sehatnya bertambah. Lalu untuk kopi dengan campuran lemon, benarkah konsumsinya bikin cepat langsing?

Lemon selama ini terkenal dengan manfaatnya untuk membantu menurunkan berat badan. Kandungan vitamin C yang tinggi pada lemon juga membuatnya bagus untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Sementara itu, selama ini kopi tanpa tambahan gula disebut punya banyak manfaat untuk kesehatan, mulai dari mencegah diabetes, mengatur berat badan, hingga mengurangi risiko kanker.


Karena itu, banyak yang percaya mencampurkan kopi dengan lemon bisa membantu menurunkan berat badan. Benarkah demikian?

Sebuah studi pada 2023 dalam jurnal Clinical Nutrition menemukan konsumsi kopi dikaitkan dengan penurunan lemak tubuh.

Ini Dia 5 Kopi Asli Indonesia yang Digemari di Dunia Karena Enakkopi. Foto: Site News

Lalu sebuah penelitian tahun 2008 yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition menemukan lemon dapat membantu menekan penambahan berat badan dan penumpukan lemak tubuh.

Meski demikian, tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan bahwa menggabungkan kopi dengan lemon akan membantu menurunkan berat badan.

“Kopi dapat merangsang tingkat energi dan metabolisme, membuat Anda bekerja lebih keras di pusat kebugaran dan pada gilirannya membakar kalori,” kata ahli Ayurveda dan pencernaan Dimple Jangda melansir Healthshots.

Kopi mengandung kafein yang dapat meningkatkan metabolisme dan oksidasi lemak. Lemon juga dapat merangsang metabolisme, tetapi Anda tidak boleh mengonsumsi kopi dengan lemon secara berlebihan dengan tujuan menurunkan berat badan.

Kombinasi ini dapat menyebabkan keasaman dan sensasi terbakar di lambung.

Meski tak ada manfaat langsung untuk menurunkan berat badan, terdapat beberapa manfaat minum kopi dengan lemon. Berikut di antaranya:

1. Mengurangi peradangan
Dalam sebuah studi pada 2013 yang diterbitkan dalam Antioxidants, kopi ditemukan memiliki antioksidan paling banyak dibandingkan dengan teh dan anggur merah.

“Kopi mengandung asam klorogenat, dan lemon juga memiliki antioksidan yang dapat membantu tubuh mengurangi stres oksidatif dan peradangan dalam tubuh,” kata Jangda.

Tidak ada studi tentang kombinasi kopi dengan lemon yang membantu mengurangi peradangan. Namun, tinjauan pada 2021 yang diterbitkan dalam jurnal Antioxidants menunjukkan bahwa antioksidan dalam makanan beraroma jeruk memiliki sifat antiperadangan dan dapat membantu menangkal stres oksidatif dalam tubuh.

2. Meningkatkan imunitas
Tiap 100 gram lemon mengandung 53 mg vitamin C, menurut Departemen Pertanian AS. Kopi mengandung antioksidan, sementara lemon merupakan sumber vitamin C yang baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

3. Bantu penyerapan nutrisi
Vitamin C dalam lemon dapat membantu penyerapan nutrisi dengan lebih baik.

“Jika ditambahkan ke kopi, vitamin C dapat membantu penyerapan antioksidan dan beberapa senyawa bermanfaat dari kopi dengan lebih baik,” kata Jangda.

4. Bagus untuk kulit

masker kopi untuk cerahkan mata pandamasker kopi Foto: Getty Images/iStockphoto


Karena sama-sama mengandung antioksidan, kopi dan lemon dipercaya baik untuk kesehatan kulit.

“Vitamin C dalam lemon dapat membantu meningkatkan kesehatan kulit dengan melawan radikal bebas dalam tubuh dan membuang racun. Hal ini dapat meningkatkan kesehatan kulit dan memberikan tampilan yang berseri,” katanya.

Dalam sebuah studi pada 2017 yang diterbitkan dalam jurnal Bioscience, Biotechnology, and Biochemistry, kopi ditemukan efektif dalam meningkatkan hidrasi kulit dan fungsi penghalang kulit.

Menggabungkan kopi dengan lemon mungkin tampak seperti ide yang bagus karena potensi manfaatnya bagi kesehatan. Meskipun keduanya memiliki antioksidan, keduanya mungkin tidak membantu menurunkan berat badan jika digabungkan.

Kombinasi ini juga dapat menyebabkan masalah perut dan gigi. Anda dapat mengonsumsinya secara terpisah karena keduanya sama-sama memiliki tingkat keasaman yang tinggi.

Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Apakah Minum Kopi Campur Lemon Bisa Menurunkan Berat Badan?”

(sob/adr)



Sumber : food.detik.com

Kopi Susu tanpa Gula Ternyata Ampuh Mengatasi Nyeri Sendi


Jakarta

Selain bisa meningkatkan cita rasa, kopi yang dicampur susu juga bermanfaat untuk kesehatan. Paduan tersebut ampuh mengatasi nyeri sendi.

Kopi susu sangat digandrungi anak-anak muda. Tak heran jika sekarang semakin banyak brand kopi susu di Indonesia. Minum kopi susu pun kini menjadi gaya hidup.

Meski begitu, kopi susu kerap dipandang sebelah mata. Campuran susu dinilai dapat merusak rasa kopi dan tidak sehat, karena menambah jumlah kalori.


Namun, sebuah penelitian justru menemukan manfaat kopi susu untuk kesehatan. Dilansir dari Times of India (04/02/24) berikut penemuan para peneliti.

1. Mengatasi pembengkakan

Kopi susu tanpa gula ternyata bisa meredakan nyeri sendi.Kopi susu tanpa gula ternyata bisa meredakan nyeri sendi. Foto: iStock

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry, kopi susu dapat mengurangi pembengkakan pada tubuh.

Itu karena kopi dan susu sama-sama mengandung nutrisi penting. Susu mengandung asam amino dan kopi mengandung antioksidan yang disebut sebagai polifenol.

Kombinasi kedua elemen tersebut mampu meredakan pembengkakan dan nyeri pada persendian yang biasa disebabkan oleh radang sendi, bakteri, atau trauma.

2. Meningkatkan rasa kopi

Alih-alih merusak rasa kopi, campuran susu justru dapat meningkatkan rasa kopi itu sendiri. Susu berperan menyeimbangkan pH asam pada kopi untuk mengurangi keasaman.

Ini juga dapat menjadi solusi bagi penikmat kopi yang sensitif terhadap kafein. Kopi hitam kaya akan kafein, tetapi jika terlalu banyak dikonsumsi juga ada efek sampingnya.

Tubuh akan sulit menyerap mineral dari makanan, seperti zat besi, kalsium, dan seng. Selain itu, juga mempengaruhi pola tidur. Karenanya kopi akan lebih baik jika dicampur susu.

Manfaat kopi susu ada di halaman selanjutnya.

3. Meningkatkan metabolisme

Kopi susu tanpa gula ternyata bisa meredakan nyeri sendi.Kopi susu tanpa gula dapat meningkatkan metabolisme. Foto: iStock

Lebih lanjut, penelitian mengungkapkan bahwa kopi susu dapat mengurangi peradangan, meningkatkan sensitivitas insulin, dan meningkatkan metabolisme.

Kopi susu juga mampu mengendalikan diabetes. Namun, ahli gizi menyarankan agar memperbanyak minum air putih, karena kopi dapat menyebabkan dehidrasi.

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, susu yang dianjurkan adalah susu full cream, bukan susu kental manis. Dianjurkan untuk tidak menambahkan gula atau pemanis lainnya.

4. Siapa yang tidak boleh minum kopi susu?

Meskipun banyak manfaatnya, tetapi bagi penderita intoleran laktosa tidak disarankan untuk minum kopi susu. Selain itu, orang yang sedang menurunkan berat badan juga tidak dianjurkan.

Pasalnya secangkir kopi hitam umumnya mengandung 5 kalori. Jika ditambah susu paling tidak bertambah jadi 60 kalori. Jumlah itu akan terus bertambah jika dicampur pemanis.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

5 Kelompok Ini Pantang Minum Jus Tomat, Bisa Picu Masalah Kesehatan

Jakarta

Tomat merupakan salah satu jenis buah-buahan yang umum dikonsumsi masyarakat. Tomat biasanya dicampur dengan berbagai hidangan makanan, seperti salad, soto mie, atau sup ayam.

Selain itu, tomat juga umum diolah dengan cara di jus sebagai minuman kesehatan. Meski tomat kaya akan nutrisi dan vitamin, tapi ternyata ada beberapa kelompok yang pantang memakan buah merah ini.

Jika dimakan dalam jumlah banyak, dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan dan bisa memicu penyakit lainnya. Lantas, siapa saja yang pantang makan atau minum jus tomat? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


Kelompok Ini Pantang Makan atau Minum Jus Tomat

Tomat mengandung banyak manfaat, mulai dari menjaga daya tahan tubuh, mengatasi sembelit, hingga dapat mencerahkan kulit. Meski punya segudang khasiat, tomat tak bisa dikonsumsi oleh semua orang.

Dilansir situs Only My Health, berikut beberapa kelompok yang pantang makan atau minum jus tomat:

1. GERD

Jika kamu memiliki riwayat penyakit asam lambung atau GERD, dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi tomat. Soalnya, kadar asam pada tomat dapat memicu refluks asam lambung.

Menurut Dr Edwina Raj, Ahli Gizi Senior di Rumah Sakit Aster CMI, Bangalore, tingginya kadar asam pada tomat berpotensi menyebabkan nyeri ulu hati atau memperparah gejala refluks asam lambung. Oleh karena itu, jika kamu memiliki riwayat GERD sebaiknya kurangi konsumsi tomat.

2. Sindrom Iritasi Usus Besar

Seseorang yang mengidap sindrom iritasi usus besar atau irritable bowel syndrome (IBS) juga disarankan untuk tidak mengkonsumsi tomat. Beberapa gejala umum yang sering dirasakan seperti kembung, nyeri, atau kram perut hingga berulang kali.

Apabila pengidapnya mengkonsumsi tomat dalam jumlah banyak, maka bisa memicu gangguan pencernaan. Jadi, sebaiknya kurangi konsumsi tomat karena buah ini mengandung asam cukup tinggi.

3. Intoleransi Histamin

Intoleransi histamin merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan ketidakmampuan tubuh untuk memecah dan memetabolisme histamin dengan baik. Nah, tomat dianggap sebagai makanan yang punya kadar histamin sedang hingga tinggi.

Maka dari itu, orang yang memiliki intoleransi histamin bisa mengalami gejala seperti sakit kepala, ruam kulit, hidung tersumbat, atau gangguan gastrointestinal setelah mengkonsumsi tomat.

4. Batu Ginjal

Seseorang bisa mengalami batu ginjal karena mengkonsumsi makanan tertentu, seperti makan-makanan yang mengandung kalsium oksalat terlalu banyak. Senyawa alami tersebut umumnya ditemukan dalam buah dan sayuran, salah satunya pada tomat.

Nah, apabila kamu memiliki riwayat batu ginjal atau berisiko mengalaminya, sebaiknya hindari konsumsi tomat dalam jumlah banyak.

5. Alergi

Meski jarang terjadi, akan tetapi ada beberapa orang yang mengalami alergi atau sensitif terhadap tomat. Gejala alergi yang umum dialami seperti ruam kulit, gatal-gatal, biduran, pembengkakan, hingga gangguan gastrointestinal.

Itu dia lima kelompok yang dianjurkan untuk tidak makan atau minum jus tomat. Kamu bisa mencari alternatif buah dan sayuran lainnya yang tak kalah sehat dan bergizi.

(ilf/fds)



Sumber : food.detik.com

8 Manfaat Beras Porang untuk Kesehatan, Bisa Turunkan Berat Badan

Jakarta

Beras porang bisa menjadi solusi alternatif bagi kamu yang ingin berhenti mengkonsumsi nasi putih. Sebab, beras porang diklaim memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan.

Pada umumnya, masyarakat akan beralih ke beras merah sebagai pengganti beras putih. Kini, detikers punya alternatif beras lainnya yang tak kalah sehat, yaitu beras porang.

Ada sejumlah kandungan nutrisi yang terdapat dalam beras porang. Lantas, apa saja manfaat beras porang untuk kesehatan? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


Kandungan Nutrisi Beras Porang

Beras porang merupakan olahan makanan yang terbuat dari umbi porang (Amorphophallus muelleri). Umbi porang juga dikenal dengan sebutan iles-iles, konjac, atau coblok.

Bagi masyarakat Jepang, umbi porang banyak diolah menjadi mi shirataki atau konyaku. Kandungan dalam umbi porang disebut bisa memberikan efek kenyang serta membantu menjaga kesehatan tubuh.

Mengutip laman Eat That Much, berikut kandungan nutrisi yang terdapat dalam 40 gram beras porang:

  • Kalori: 28%
  • Karbohidrat: 86%
  • Protein: 14%
  • Lemak dan gula: 0%

Salah satu kelebihan beras porang dari jenis beras lainnya adalah rendah lemak dan gula. Maka dari itu, beras porang memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan.

Manfaat Beras Porang bagi Kesehatan

Ingin tahu apa saja manfaat beras porang bagi tubuh? Mengutip catatan detikFood, berikut sejumlah manfaatnya:

Manfaat yang pertama adalah dapat menurunkan berat badan. Soalnya, beras porang kaya akan serat serta rendah lemak dan gula, sehingga sangat cocok untuk kamu yang sedang menjalani program diet.

Lalu, kandungan serat dan karbohidrat kompleks dalam beras porang dapat memberikan efek mengenyangkan dalam waktu lama. Adapun jenis serat yang diekstraksi dari porang disebut glukomanan.

2. Turunkan Kadar Gula Darah

Tidak adanya kandungan gula di dalam beras porang dapat membantu menurunkan kadar gula darah tinggi. Sebuah penelitian menyebut serat glukomanan pada beras porang dapat membantu menjaga kadar gula dalam darah tetap stabil dengan menunda pengosongan lambung serta penyerapan gula ke dalam aliran darah.

Maka dari itu, pengidap diabetes dan resistensi insulin disarankan mengkonsumsi beras porang karena tidak mengandung gula sekaligus menyehatkan tubuh.

Mengkonsumsi beras porang secara rutin ternyata juga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh, lho. Beberapa penelitian menyebut jika beras porang dapat meminimalisir risiko darah tinggi, kolesterol tinggi, hipertensi, dan terjadinya resistensi insulin di dalam tubuh.

4. Melancarkan Pencernaan

Kandungan serat tinggi dalam beras porang juga bermanfaat untuk melancarkan pencernaan serta mengatasi masalah sembelit. Serat glukoman pada beras porang juga membantu menjaga kondisi bakteri baik di dalam usus.

5. Mencegah Kanker

Manfaat beras porang berikutnya adalah dapat mencegah kanker. Umbi porang diklaim dapat menghambat pertumbuhan kanker, zat pra kanker, dan usai kanker di dalam tubuh.

Selain itu, kandungan glukoman disebut dapat membantu mengurangi tingkat keganasan pada pengidap kolesterol dan kanker, khususnya penyakit kanker paru-paru. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengungkap khasiat tersebut.

6. Menyehatkan Kulit

Bagi kamu yang memiliki masalah dengan kulit, cobalah mulai mengkonsumsi beras porang setiap hari. Mengutip situs Medical News Today, kandungan glukomanan pada beras porang dapat dijadikan sebagai terapi topikal untuk jerawat.

Selain itu, beras porang juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesehatan kulit secara menyeluruh. Namun, perlu diimbangi juga dengan perawatan kulit secara rutin agar tetap sehat dan bersih.

7. Mampu Menyembuhkan Luka

Beras porang diklaim dapat menyembuhkan luka di kulit sekaligus mempercepat proses penyembuhan luka. Akan tetapi, dibutuhkan studi lebih lanjut untuk mengungkapkan khasiat ini, karena penelitian terakhir pada 2015 masih menggunakan tikus sebagai objek studinya.

8. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Manfaat beras porang yang terakhir adalah dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sebab, kandungan oligosakarida dalam beras porang mampu menjaga keutuhan membran pelindung tubuh, meningkatkan sistem detoksifikasi, serta mendukung sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi dan alergi.

Itu dia delapan manfaat beras porang untuk kesehatan tubuh. Tertarik untuk mencoba beras porang sebagai pengganti nasi putih?

(ilf/fds)



Sumber : food.detik.com

Kopi vs Matcha, Mana yang Kandungan Kafeinnya Lebih Banyak?


Jakarta

Kopi dan matcha sama-sama dikemas dengan kafein, yang bermanfaat untuk meningkatkan energi. Namun, di antara keduanya, mana yang lebih baik?

Kafein adalah stimulan yang terbentuk secara alami dalam tumbuhan. Kafein dikenal sebagai senyawa alkaloid xantina yang menstimulasi otak dan sistem saraf pusat.

Kafein dapat ditemukan pada kopi dan matcha. Matcha sendiri merupakan teh hijau bubuk yang diproduksi secara khusus dan terbuat dari daun teh muda.


Meskipun sama-sama mengandung kafein, tetapi cara kafein pada kedua minuman tersebut berbeda-beda. Khususnya pada manfaat meningkatkan energi pada tubuh.

Dikutip dari Instagram @matchasocietyau (29/05/25) berikut faktanya!

1. Jumlah kandungan kafein

Kopi vs Matcha, Mana yang Kandungan Kafeinnya Lebih Baik?Kopi vs Matcha, Mana yang Kandungan Kafeinnya Lebih Baik? Foto: iStock/Instagram @matchasocietyau

Umumnya matcha mengandung sekitar 19-44 mg gram kafein per gram. Sementara biji kopi mengandung sekitar 10-12 gram kafein per gram.

Namun, matcha sering disiapkan dalam porsi 2-4 gram, sehingga dalam secangkir matcha kandungan kafeinnya bisa mencapai 38-176 mg.

Untuk secangkir kopi (240 ml) yang mengandung 10 gram kopi biasanya terdapat kandungan sekitar 100 mg kafein.

2. Cara kerja kafein pada kopi dan matcha

Kafein yang ditemukan baik pada kopi maupun matcha sama-sama memberikan manfaat untuk meningkatkan energi. Namun, cara kerja masing-masing berbeda.

Pada kopi biasanya akan memberikan dorongan energi yang lebih cepat dan kuat. Namun, efeknya cenderung lebih singkat, sekitar 1-2 jam saja.

Sementara pada matcha akan memberikan energi yang lebih stabil dan tahan lama sekitar 4-5 jam. Hal ini juga karena adanya kandungan asam amino yang disebut L-theanine.

Efek samping yang ditimbulkan dari kafein pada kopi dan matcha ada di halaman berikutnya.

3. Efek samping kafein pada kopi dan matcha

Kopi vs Matcha, Mana yang Kandungan Kafeinnya Lebih Baik?Efek samping kafein pada kopi dan matcha Foto: iStock/Instagram @matchasocietyau

Dorongan energi yang diberikan usai mengonsumsi matcha akan terasa lebih tenang dan lembut. Ini karena kandungan asam amino L-theanine.

L-theanine berperan memperlambat pelepasan kafein, meningkatkan kewaspadaan yang tenang tanpa menimbulkan efek samping, seperti rasa gelisah dan tekanan.

Sementara kafein pada kopi akan memberikan energi yang dahsyat dan terus-menerus memberi lonjakan energi yang cepat. Kondisi ini sering kali diikuti dengan efek samping rasa cemas dan tekanan.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

Duh! Kombinasi Mie Instan dengan 3 Makanan Ini Bisa Bikin Sakit


Jakarta

Mie instan terasa semakin nikmat dengan tambahan pelengkap seperti kerupuk hingga keju. Namun, waspadai kombinasi makanan tersebut karena bisa berefek buruk untuk kesehatan.

Mie instan disebut ahli gizi sebagai makanan rekreasional yang artinya boleh dikonsumsi sesekali untuk menyenangkan selera. Dalam membuatnya, banyak orang berkreasi menambahkan bahan dan pelengkap lain.

Tambahan bahan ini bisa bikin aroma, tekstur, hingga rasa mie instan lebih enak. Bahkan ada tambahan bahan yang sifatnya membuat mie instan lebih mengenyangkan.


Sayangnya tidak semua pelengkap atau topping mie instan bagus untuk kesehatan. Berikut 3 kombinasi bahan mie instan yang bisa membuat kamu sakit:

Nasi

White rice in bowlIlustrasi nasi putih. Foto: Getty Images/iStockphoto/Amarita

Perpaduan mie instan dengan nasi seolah menjadi paket lengkap pemuas rasa lapar. Perut langsung kenyang saat semangkuk mie instan dan nasi habis dilahap.

Namun ada bahaya di balik rasa kenyang tersebut. Bahaya itu muncul dari ‘kombo’ karbohidrat yang didapat dari mie instan dan nasi.

Mie instan dan nasi merupakan sumber karbohidrat sederhana. Terlalu banyak asupan karbohidrat berisiko memicu peningkatan berat badan.

Kerupuk

Menikmati semangkuk mie instan kuah dengan kerupuk pedas juga akan terasa nikmat. Namun, perpaduan ini sebenarnya tidak disarankan.

Mie instan dan kerupuk sama-sama merupakan makanan tinggi karbohidrat dan lemak. Keduanya juga umumnya mengandung MSG dalam jumlah tinggi.

Konsumsi kerupuk dan mie instan bisa memicu kenaikan berat badan dan berujung pada sindrom metabolik.

Kornet dan keju

Majelis Ulama Indonesia Kritisi Kehalalan Kornet Kalengan di PasaranIlustrasi kornet. Foto: Getty Images/iStockphoto/Raylipscombe

Kamu tentu sering menemukan perpaduan mie instan dengan kornet dan keju di banyak warung kopi. Boleh jadi perpaduan ketiganya terasa mengenyangkan. Namun, hati-hati bahaya di baliknya.

Mie instan dan kornet merupakan makanan olahan yang melalui proses panjang. Makanan olahan diketahui bisa memicu peradangan yang jadi pemicu banyak penyakit kronis.

Selain kornet, hindari juga konsumsi mie instan dengan sosis, bakso, dan nugget.

Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Bikin Sakit, Jangan Coba-coba Makan Mi Instan dengan 3 Makanan Ini”

(raf/adr)



Sumber : food.detik.com

Kopi Tambah Biji Chia Bisa Bantu Turunkan Berat Badan


Jakarta

Meskipun ukurannya kecil, tetapi biji chia punya segudang manfaat. Jika dicampurkan dengan kopi, bisa membantu menurunkan berat badan. Ini faktanya!

Biji chia adalah jenis biji-bijian yang berasal dari tumbuhan Salvia hispanica. Jenis biji-bijian ini memang sering dicampur ke dalam makanan dan minuman untuk menambah rasa dan tekstur.

Yang paling sering, biji chia dikonsumsi dengan air dan ditambah air lemon. Ini merupakan racikan menyehatkan, karena bisa membuat tubuh menjadi bugar.


Namun, selain itu, biji chia juga cocok dicampur dengan kopi. Selain memberi sentuhan rasa yang berbeda, campuran ini juga bermanfaat untuk pelaku diet karena bisa membantu menurunkan berat badan.

Dikutip dari Health Shots (20/10/24) berikut faktanya!

1. Manfaat kopi dicampur biji chia

Kopi dicampur biji chiaKopi dicampur biji chia bisa menurunkan berat badan. Foto: iStock

Biji chia merupakan biji-bijian yang bernutrisi. Dalam 100 gram biji chia terdapat magnesium 335 mg, zat besi 7,7 mg, protein 17 gram, dan vitamin C sebanyak 1.6 gram.

Biji chia ini bagus dicampur ke dalam kopi hitam, artinya kopi tanpa tambahan susu, gula, dan krimer. Salah satu manfaat kopi dicampur biji chia adalah dapat membantu memangkas bobot tubuh.

Dengan nutrisi yang terkandung, biji chia efektif membantu menurunkan berat badan dan menjaga kadar gula darah. Begitu juga dengan kafein pada kopi yang meningkatkan thermogenesis, sehingga membantu membakar lebih banyak kalori.

2. Dibuktikan lewat penelitian

Sebuah studi tahu 2023 yang diterbitkan dalam Journal of Medical and Health Sciences, para peneliti menemukan bahwa konsumsi biji chia yang dikombinasikan dengan diet rendah kalori dapat menurunkan berat badan secara signifikan.

“Kandungan serat dan protein pada biji chia itulah yang berperan menurunkan berat badan. Ketika dikonsumsi, biji chia mudah dicerna di perut dan membuat kenyang untuk waktu yang lama,” ujar peneliti Dimple Jangda.

Menurut USDA, dalam 100 gram kopi mengandung 40 mg kafein. Studi dalam Critical Reviews In Food Science and Nutrition pada tahun 2019 juga menemukan bahwa kafein pada kopi cocok untuk diet.

Manfaat kopi dicampur biji chia ada di halaman selanjutnya.

3. Kopi campur biji chia bisa mencegah diabetes

Kopi dicampur biji chiaKopi dicampur biji chia bisa mencegah diabetes. Foto: iStock

Selain bisa membantu menurunkan berat badan, kopi dicampur biji chia juga bermanfaat untuk kesehatan yang lain, khususnya bagi penderita diabetes. Hal ini sudah dibuktikan dalam sebuah penelitian.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Diabetologia pada tahun 2014, peneliti menemukan bahwa kandungan serat pada biji chia bisa membantu mengatur kadar gula darah.

Peneliti tersebut juga menemukan bahwa orang yang meningkatkan konsumsi kopi lebih dari satu cangkir dalam sehari, setidaknya memiliki risiko 11% lebih rendah terkena diabetes tipe-2.

4. Cara mencampurkan biji chia dengan kopi

Mudah untuk mencampurkan biji chia dengan kopi. Pertama, siapkan kopi hitam favorit dan 1-2 sendok makan biji chia. Campurkan biji chia ke dalam kopi yang sudah diseduh.

Aduk kopi tersebut dan diamkan selama 10 menit sampai biji chianya berubah tekstur menjadi seperti gel atau kenyal. Setelah itu, aduk kembali dan kopi dapat langsung diminum.

Jika kamu tidak suka dengan tekstur gel dari biji chia, kamu bisa mengganggunya dengan biji chia bubuk. Ingat, pilihlah kopi hitam dan tanpa campuran gula.

5. Efek samping kopi dan biji chia

Kopi dicampur biji chiaKopi dicampur biji chia ada efek sampingnya juga. Foto: iStock

Namun, di samping manfaat kopi dan biji chia, ada efek sampingnya juga. Karena jangan diminum terlalu banyak. Penelitian menyarankan untuk minum 2 kali dalam sehari untuk mendapatkan manfaat.

Jika tidak, kamu bisa mengalami beberapa masalah kesehatan. Mengonsumsi biji chia berlebihan bisa menjadi menyebabkan perut tidak nyaman, ini karena kandungan seratnya yang tinggi.

Jadi, bisa dimulai dengan menambahkan satu sendok di awal. Lalu, bisa tingkatkan menjadi 2 sendok jika tubuh sudah mulai terbiasa. Selain itu, terlalu banyak kopi juga memicu rasa cemas, menyebabkan gelisah, dan mengganggu pola tidur.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

6 Manfaat Biji Nangka untuk Tubuh, Mampu Melawan Bakteri Jahat

Jakarta

Nangka merupakan salah satu buah yang digemari masyarakat Indonesia. Tak hanya mengkonsumsi daging buahnya saja, tetapi biji nangka juga bisa diolah menjadi makanan yang enak dan bergizi.

Pada umumnya, biji nangka diolah dengan cara direbus atau ditumis. Selain itu, biji nangka juga bisa dicampur ke dalam sayur asem atau sayur lodeh agar menghasilkan cita rasa yang lebih lezat.

Namun, cukup jarang masyarakat yang mengolah biji nangka menjadi masakan. Padahal, biji nangka memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh.


Lantas, apa saja manfaat biji nangka untuk kesehatan? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

Manfaat Biji Nangka untuk Kesehatan

Ada sejumlah manfaat dari biji nangka yang jarang diketahui banyak orang. Dikutip dari Healthline dan Livestrong, berikut manfaat biji nangka bagi tubuh:

1. Melawan Bakteri

Manfaat biji nangka yang pertama adalah dapat melawan bakteri. Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa biji nangka memiliki sifat antibakteri.

Menurut studi tersebut, pada permukaan biji nangka ditutupi dengan partikel-partikel kecil yang menjadi antibakteri. Lalu, biji nangka diyakini bisa mencegah penyakit yang disebabkan bakteri dari makanan.

2. Mengatasi Keriput

Mengkonsumsi biji nangka dipercaya mampu mengatasi keriput di wajah, lho. Sebab, biji nangka mengandung senyawa antioksidan yang dapat melawan radikal bebas.

Sedikit informasi, radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh bisa memicu sejumlah penyakit berbahaya, seperti inflamasi, hipertensi, hingga memicu kanker. Radikal bebas juga dapat menyebabkan penuaan dini serta kulit keriput.

3. Menjaga Sistem Pencernaan

Manfaat lain dari biji nangka adalah dapat menjaga sistem pencernaan. Hal ini berkat kandungan serat pada biji nangka yang membantu melancarkan fungsi usus dalam memproduksi kotoran sekaligus membuatnya lebih lembut, sehingga dapat memperlancar pencernaan.

Selain itu, serat juga dianggap sebagai prebiotik yang berfungsi memberi makan bakteri baik di dalam usus. Nah, bakteri usus diyakini bisa membantu menjaga kesehatan pencernaan.

4. Mencegah Kanker

Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa biji nangka memiliki sifat antikanker. Soalnya, biji nangka mengandung senyawa antioksidan tinggi, seperti flavonoid, saponin, dan fenolik.

Selain itu, beberapa studi menunjukkan bahwa antioksidan pada biji nangka bisa membantu mengurangi peradangan serta memperbaiki kerusakan DNA. Namun, para peneliti masih membutuhkan studi lebih lanjut untuk mengungkapkan khasiat tersebut.

5. Menjaga Kesehatan Tulang

Kandungan potasium dan magnesium pada biji nangka ternyata dapat menjaga kesehatan tulang sekaligus membantu penyerapan kalsium. Selain itu, biji nangka juga dapat membantu pembentukan otot karena mengandung protein yang cukup tinggi.

6. Menjaga Kadar Gula Darah

Manfaat biji nangka yang terakhir adalah dapat menjaga kadar gula darah tetap normal. Sebagai informasi, biji nangka mengandung zat pati resisten yang dapat memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus tidak mempengaruhi kadar gula darah secara signifikan, sehingga cocok dikonsumsi bagi pengidap diabetes.

Mengkonsumsi biji nangka juga dapat membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2. Meski begitu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya.

Itu dia enam manfaat biji nangka bagi kesehatan. Jika kurang suka mengkonsumsi biji nangka, masih bisa diolah menjadi biji nangka balado yang pedas dan gurih atau dibuat keripik.

(ilf/fds)



Sumber : food.detik.com