Tag Archives: kripto

Ethereum Panas Lagi! Antrean Validator Capai Rekor 1,5 Juta ETH

Ethereum kembali jadi sorotan dunia kripto. Pasalnya, lebih dari 1,5 juta ETH, senilai miliaran dolar, sedang menunggu giliran untuk mulai staking. Angka ini bukan hanya menunjukkan minat besar terhadap ekosistem Ethereum, tapi juga menggambarkan bagaimana kepercayaan institusional terhadap jaringan ini semakin kokoh.

Menurut laporan dari The Block’s Data and Insights, hingga awal November 2025, antrean validator Ethereum terus memanjang. Sekitar 1,5 juta ETH sedang menunggu untuk masuk ke sistem staking, sementara 2,45 juta ETH justru berada di antrean keluar karena para validator memilih mundur.

Kenapa Ada Antrean Validator di Ethereum?

Dilaporkan The Block, Ethereum memiliki mekanisme antrean untuk mengatur seberapa cepat validator bisa masuk atau keluar dari jaringan. Tujuannya adalah menjaga stabilitas dan keamanan jaringan.

Setiap epoch (sekitar 6,4 menit) hanya sejumlah kecil validator baru yang bisa diaktifkan, begitu juga dengan yang keluar. Jadi, ketika permintaan meningkat seperti sekarang, antrean bisa memanjang hingga beberapa hari, bahkan lebih lama tergantung kepadatan jaringan.

Native Staking vs Liquid Staking: Pilihan Serius Para Pemain Besar

Menariknya, banyak dari ETH yang mengantre ini bukan untuk liquid staking (seperti lewat Lido atau Rocket Pool), tetapi untuk native staking langsung ke jaringan Ethereum.

Berbeda dengan liquid staking yang memberikan token likuid seperti stETH atau rETH, native staking berarti ETH benar-benar dikunci tanpa bisa ditarik sewaktu-waktu.
Namun, keuntungan besarnya adalah:

  • Validator memiliki kontrol penuh atas infrastrukturnya
  • Tidak bergantung pada protokol pihak ketiga
  • Menghindari risiko smart contract yang sering menghantui platform staking terdesentralisasi

Meskipun membutuhkan modal minimal 32 ETH dan keterampilan teknis yang tinggi, cara ini dianggap lebih “murni” dan menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap jaringan.

Risiko vs Keyakinan: Siapa yang Berani?

Staking langsung tidak tanpa risiko. Validator bisa terkena slashing (hukuman kehilangan sebagian ETH) jika melakukan kesalahan teknis atau melanggar aturan jaringan. Selain itu, ada risiko penundaan penarikan dan potensi bug dalam mekanisme staking itu sendiri.

Namun, bagi mereka yang percaya penuh pada masa depan Ethereum, semua risiko itu dianggap sepadan.

Seperti disebutkan dalam laporan, keputusan untuk staking secara native menyaring peserta-peserta serius, mereka yang benar-benar percaya bahwa Ethereum akan terus menjadi tulang punggung dunia DeFi.

Institusi Mulai Masuk, Keyakinan Semakin Kuat

Fenomena antrean staking ini juga menandakan kenyamanan baru dari institusi besar terhadap Ethereum. Banyak pihak kini berani mengunci modal mereka dalam jangka panjang karena yakin Ethereum akan tetap menjadi platform smart contract nomor satu.

Selain itu, sebagian besar aktivitas ekonomi kripto — seperti volume stablecoin dan aktivitas pinjam-meminjam di DeFi (Aave, Maker, dan lainnya) — terjadi di jaringan Ethereum. Hal ini memperkuat pandangan bahwa ETH bukan sekadar aset spekulatif, melainkan infrastruktur utama keuangan digital masa depan.

Antrean Panjang = Keyakinan Panjang

Meskipun 1,5 juta ETH menunggu giliran untuk mulai staking terdengar seperti “bottleneck”, sejatinya ini adalah tanda kepercayaan luar biasa terhadap ekosistem Ethereum. Semakin banyak yang rela menunggu berarti semakin banyak pihak yang percaya bahwa menahan ETH hari ini akan berbuah besar di masa depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Di Tengah Lonjakan ETF, Solana Hadapi Risiko Koreksi Hingga $126

Harga Solana (SOL) melemah dan memasuki tren bearish setelah turun lebih dari 35% dari level tertingginya pada September. Pada perdagangan terbaru, SOL bergerak di sekitar $160, terendah sejak Agustus, sementara indikator teknikal menunjukkan potensi pelemahan lanjutan.

Data menunjukkan minat investor Amerika Serikat terhadap produk ETF berbasis SOL meningkat. Arus masuk $12,6 juta pada Jumat mendorong total inflow kumulatif menjadi $337 juta dan total aset kelolaan ETF mencapai $575 juta.

Dilaporkan Crypto News, Bitwise BSOL tercatat mengelola $478 juta, sedangkan Grayscale GSOL $97 juta. Gabungan aset tersebut setara sekitar 0,64% dari kapitalisasi pasar Solana. Arus masuk diperkirakan berlanjut setelah Grayscale menganulir biaya (fee waiver).

Di sisi harga, tekanan berlanjut seiring pelemahan pasar kripto yang lebih luas di tengah ketidakpastian kebijakan Federal Reserve. Selain itu, Solana tidak berada dalam dua tema yang sedang diminati, privasi dan kecerdasan buatan (AI), yang mendorong kenaikan sejumlah token seperti Zcash, Dash, Monero (privasi), serta Near, Filecoin, dan FET (AI).

Teknikal: “Death Cross” Mengintai, Pola Bearish Bertumpuk

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Solana Siap Meledak ke $200? Institusi Besar Borong Besar-Besaran

Secara teknikal, grafik harian SOL mendekati death cross, ketika MA50 diproyeksikan memotong MA200 dari atas, sinyal yang kerap dipandang bearish. Pola inverse cup-and-handle pada fase pembentukan “handle”, kemunculan bearish pennant, dan posisi harga yang berada di bawah indikator Supertrend turut mengindikasikan risiko penurunan lanjutan.

Dengan latar tersebut, pelaku pasar memantau area $126 sebagai dukungan kunci (terendah Juni), yang berada sekitar 20% di bawah level saat ini. Pelemahan di bawah titik tersebut dipandang dapat membuka potensi penurunan lebih jauh sebelum terjadi pemulihan teknikal.

Meski demikian, fundamental Solana dinilai tetap konstruktif dalam jangka menengah. Selain momentum inflow ETF, pembaruan jaringan Alpenglow, yang dijanjikan membawa finality sub-detik, peningkatan throughput, pengurangan biaya validator, dan mekan

Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Menguat di Tengah Hype ETF, Institusi Berebut Masuk, Target $3?

XRP menguat pada Jumat, 7 November, seiring aktivitas ETF spot meningkat dan memunculkan peluang arus masuk dana institusi. Canary Capital memasang iklan di X (Twitter) berbunyi “Get ready.

Dilaporkan FXempire, Canary XRP ETF (XRPC) is coming soon,” memicu spekulasi peluncuran pekan depan. Jurnalis CryptoAmerica Eleanor Terrett sebelumnya mengisyaratkan tanggal 13 November setelah penerbit mengajukan S-1 yang diamendemen dengan menghapus “delaying amendment”.

Di tengah shutdown pemerintah AS yang memasuki hari ke-38 dan membatasi operasional SEC, penerbit memanfaatkan Generic Listing Standards (GLS) untuk commodity-based trust shares.

GLS memungkinkan pencatatan ETF berbasis komoditas tanpa proses perubahan aturan 19b-4 yang bisa memakan waktu hingga 240 hari, selama produk memenuhi kriteria standar. Meski demikian, registrasi S-1 tetap wajib; penghapusan “delaying amendment” membuka opsi peluncuran setelah masa tunggu 20 hari jika tidak ada permintaan revisi dari SEC.

Arus Dana Institusi: “Uang Lengket” Meredam Volatilitas

Baca juga: XRP On Fire: 21.000 Dompet Baru Muncul, Sinyal Bullish Terlihat

Canary Capital tercatat sebagai yang pertama mengamendemen S-1, disusul Bitwise dan Franklin Templeton. Pada Jumat, 7 November, 21Shares juga menghapus “delaying amendment”. Waktu peluncuran 21Shares diperkirakan akan lebih belakangan daripada Canary Funds dan Bitwise, yang berpotensi memberi keunggulan permintaan awal bagi Canary.

Di sisi fundamental, CEO Ripple Brad Garlinghouse menegaskan XRP tetap menjadi inti seluruh aktivitas Ripple. CoinShares, Grayscale, dan WisdomTree diperkirakan menunggu hingga pemerintah AS beroperasi penuh kembali kecuali mereka turut mengamendemen S-1 untuk memulai hitung mundur 20 hari.

Arus ETF bitcoin menggambarkan peran “sticky money” dalam meredam volatilitas. Kamis, 6 November, penerbit ETF spot BTC membukukan arus masuk bersih US$239,9 juta, meninggalkan total arus keluar November sekitar US$650 juta di tengah fluktuasi harga.

Analis ETF Senior Bloomberg Intelligence Eric Balchunas menyatakan, “Entah bagaimana ETF bitcoin masih mencatat arus masuk kemarin dan hanya melihat kurang dari US$1 miliar arus keluar selama koreksi 20%—99,5% aset tetap bertahan.”

Teknikal XRP: Level Kunci & Sinyal Tren

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Secara teknikal, XRP naik 4,59% pada Jumat ke US$2,3140, memangkas penurunan 5,56% sehari sebelumnya dan melampaui kenaikan pasar kripto yang sebesar 2,92%. Namun, kinerja bulanan masih negatif 7,72% setelah turun 11,84% pada Oktober. Harga bertahan di bawah EMA 50 dan 200 hari, menandakan bias bearish, meski kedua EMA mulai konvergen setelah cross bearish—mengindikasikan potensi pergerakan tren jika ada pemicu.

Level kunci yang dipantau pasar meliputi support US$2,20, US$2,00, US$1,90; resistensi EMA 200 di US$2,5882 dan EMA 50 di US$2,5764; serta resistensi bertahap US$2,35, US$2,50, US$2,62, US$2,80, US$3,00, dan US$3,66. Pola channel menurun sejak awal Oktober menunjukkan penolakan di upper trendline; dukungan di lower trendline dinilai krusial untuk mencegah penurunan ke bawah US$2.

Dalam jangka dekat, pelaku pasar memantau sejumlah pemicu: pemungutan suara di Senat AS; perkembangan ETF spot XRP—termasuk posisi BlackRock terkait iShares XRP Trust; potensi permintaan korporasi blue-chip atas XRP sebagai aset treasury; serta tonggak regulasi seperti aplikasi lisensi bank berpiagam AS oleh Ripple, RUU Market Structure, dan kabar terkait SWIFT.

Skenario negatif mencakup berlanjutnya shutdown, penolakan rencana ETF spot XRP oleh BlackRock, hambatan legislasi di Senat, keterlambatan lisensi bank Ripple oleh OCC, dan dominasi SWIFT yang tak berubah, yang berpotensi mendorong XRP menembus US$2,20 ke US$2,00 dan low Juni 2025 di US$1,9112.

Sebaliknya, dibukanya kembali pemerintah, pengajuan S-1 oleh BlackRock, pembelian XRP oleh perusahaan besar, serta keberhasilan lisensi bank dan lolosnya RUU di Senat dapat menjaga harga di atas US$2,20 untuk menguji US$2,35, lalu membuka jalan ke US$2,50 dan secara bertahap menuju US$3.

Dalam pandangan menengah, arah XRP akan dipengaruhi kombinasi aliran ETF BTC, dinamika di Capitol Hill, peluncuran ETF spot XRP, dan kebijakan suku bunga The Fed. Pasar juga mencatat sensitivitas XRP terhadap proses legislasi; pada 17 Juli, aset ini sempat melesat 14,69% setelah DPR AS meloloskan RUU struktur pasar dan mengirimkannya ke Senat.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun $101k, Tekanan Berlanjut?

Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan tren pelemahan setelah sempat mencoba bertahan di atas level psikologis $104.000.

Berdasarkan data terkini, harga Bitcoin hari ini berada di $101,544.66 per BTC, turun -1.48% dalam 24 jam terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $2.02 triliun USD dan volume perdagangan harian mencapai $64.80 miliar USD, Bitcoin tetap mempertahankan posisinya sebagai aset digital nomor satu di dunia, meski mengalami koreksi cukup signifikan.

Dalam seminggu terakhir, BTC mencatat penurunan -7%, sementara secara bulanan, harga turun tajam -16.80% dari level tertingginya pada awal Oktober.

Koreksi ini menandai fase konsolidasi pasar setelah reli panjang yang sempat membawa Bitcoin mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di $126,198.07 beberapa bulan lalu.

Baca Juga: Analisa Harga Bitcoin Hari Ini: BTC Naik Tipis ke $103.013

Rincian Pergerakan Harga BTC

  • Harga Terendah 24 Jam: $100,336.87
  • Harga Tertinggi 24 Jam: $104,147.30
  • Perubahan 1 Jam: +0.08%
  • Perubahan 24 Jam: -1.48%
  • Perubahan 7 Hari: -7.00%

Dengan sirkulasi pasokan sebesar 19.95 juta BTC, atau 94.98% dari total maksimum 21 juta BTC, kapitalisasi pasar Bitcoin yang telah diencerkan sepenuhnya kini mencapai $2.13 triliun USD.

Penyebab Penurunan Harga Bitcoin

Penurunan harga Bitcoin hari ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor teknikal dan makroekonomi global. Berikut beberapa penyebab utamanya:

1. Tekanan dari Penguatan Dolar AS

Indeks Dolar AS (DXY) menguat tajam dalam beberapa hari terakhir setelah data tenaga kerja dan inflasi Amerika Serikat menunjukkan ketahanan ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan.

Penguatan dolar membuat aset berisiko seperti kripto mengalami tekanan, termasuk Bitcoin yang sering dianggap sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi.

2. Aksi Ambil Untung Pasca Reli Besar

Setelah Bitcoin mencatat rekor baru di atas $126.000 beberapa bulan lalu, investor institusional dan ritel mulai melakukan aksi ambil untung.

FKoreksi sebesar 15–20% merupakan hal yang wajar dalam siklus pasar kripto, terutama menjelang periode akhir tahun ketika banyak trader mengamankan profit.

3. Ketidakpastian Kebijakan The Federal Reserve

Spekulasi bahwa The Fed akan menunda penurunan suku bunga hingga paruh pertama 2026 memicu ketidakpastian di pasar aset digital.

Investor memilih bersikap hati-hati, sehingga volume pembelian BTC cenderung menurun dibandingkan kuartal sebelumnya.

4. Aktivitas Whale dan Likuidasi Pasar Berjangka

Data on-chain menunjukkan adanya peningkatan transfer BTC dari dompet besar (whale) ke bursa. Hal ini menandakan potensi penjualan besar-besaran untuk mengambil keuntungan.

Namun Di sisi lain, posisi long di pasar derivatif mengalami likuidasi besar, mempercepat tekanan turun harga.

Analisa Teknis: Bitcoin Masih di Zona Konsolidasi

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Secara teknikal, grafik harian menunjukkan Bitcoin masih bergerak di zona konsolidasi antara $100.000–$104.000.

Level $100.000 kini menjadi area support kuat yang harus dipertahankan untuk menghindari koreksi lebih dalam.

Indikator RSI berada di area netral 48–50, menunjukkan bahwa meski tekanan jual masih terasa, belum ada sinyal oversold ekstrem yang menandakan pembalikan arah segera.

Jika tekanan jual berlanjut, BTC berpotensi menguji level support berikutnya di $98.500–$99.000.

Sebaliknya, penembusan di atas $104.500 akan membuka peluang bagi Bitcoin untuk kembali menguji area resistensi psikologis di $110.000.

Prospek Bitcoin ke Depan

Meskipun harga Bitcoin hari ini mengalami penurunan, banyak analis tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang. Beberapa faktor pendukung antara lain:

  • Halving Bitcoin 2026 yang semakin dekat dapat memperkuat narasi kelangkaan pasokan.
  • Masuknya investor institusional melalui produk ETF spot Bitcoin meningkatkan adopsi pasar.
  • Stabilitas jaringan dan peningkatan aktivitas on-chain menunjukkan kepercayaan komunitas tetap kuat.

Namun, dalam jangka pendek, Bitcoin kemungkinan akan menghadapi volatilitas tinggi seiring ketidakpastian global dan sikap hati-hati investor besar.

Baca Juga: Amerika Borong Bitcoin, China Tumpuk Emas: Perang Aset Dunia Dimulai?!

Koreksi harga Bitcoin ke kisaran $101.500 saat ini menandakan fase pendinginan setelah reli besar yang terjadi sepanjang tahun 2025.

Meski tekanan jual masih terlihat, level fundamental Bitcoin tetap kuat, dengan pasokan yang mendekati maksimum dan adopsi institusional yang terus meningkat.

Investor disarankan untuk memantau level support $100.000 dan resistensi $104.000 sebagai acuan jangka pendek.

Jika volatilitas mereda dan sentimen global membaik, Bitcoin berpotensi kembali menembus tren bullish menjelang akhir tahun.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

ETF DOGE Siap Meluncur Dalam 20 Hari! Tapi Harga Masih Anjlok 44%

Kabar besar mengguncang dunia kripto! Bitwise Investment dikabarkan akan meluncurkan ETF spot Dogecoin (DOGE) hanya dalam 20 hari ke depan, menggunakan jalur otomatis Section 8(a) dari Securities Act.

Namun, ada satu hal yang membuat investor garuk-garuk kepala: harga DOGE justru ambruk hingga 44% sejak September, meskipun proyek ETF ini dianggap sebagai langkah besar menuju “institusionalisasi” koin meme terbesar di dunia.

Strategi Rahasia Bitwise: Memanfaatkan Celah Section 8(a)

Menurut analis ETF Bloomberg, Eric Balchunas, Bitwise menggunakan strategi cepat dengan memanfaatkan Section 8(a), jalur yang memungkinkan persetujuan otomatis dalam 20 hari, kecuali jika SEC turun tangan untuk menunda atau menolak.

“Bitwise telah mengajukan 8(a) untuk Doge ETF, yang memulai hitungan mundur 20 hari hingga efektif, kecuali SEC bertindak,” jelas Balchunas.

Dilaporkan BeInCrypto, langkah ini mengikuti jejak Grayscale, yang juga memperbarui pengajuan ETF Dogecoin serupa. Bahkan, minggu lalu tiga ETF kripto lainnya, yang terkait dengan Solana (SOL), Litecoin (LTC), dan Hedera (HBAR), resmi memulai debut mereka di Wall Street.

Dengan semakin banyaknya ETF altcoin yang disetujui, jelas bahwa era investasi institusional di luar Bitcoin dan Ethereum sedang dimulai.

Harga DOGE Anjlok, Tapi Institusi Justru Semakin Agresif

Di sisi lain, pasar tampak tak bergairah. DOGE turun dari puncak $0.297 menjadi hanya $0.155, atau hampir turun 48% dalam dua bulan terakhir.

Penurunan ini menyoroti jurang besar antara aktivitas institusional yang meningkat dan sentimen pasar ritel yang melemah.

Analis pasar menjelaskan bahwa harga DOGE masih sangat dipengaruhi oleh media sosial dan spekulasi komunitas, bukan oleh arus modal institusi. Namun, jika ETF ini benar-benar disetujui, bisa jadi ini titik balik penting di mana pasar mulai bergerak karena permintaan institusi, bukan lagi hype semata.

Dari Meme Jadi Produk Investasi Serius

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

ETF Dogecoin menandai transformasi struktural dalam cara pasar memperlakukan koin meme.

Bloomberg memperkirakan peluang persetujuan ETF XRP mencapai 95%, dan ETF DOGE sekitar 90%, angka yang menunjukkan regulator mulai nyaman dengan produk investasi berbasis aset kripto non-Bitcoin.

Diperkirakan, lebih dari 200 ETF kripto akan disetujui hingga pertengahan 2026, menjadikan fase ini sebagai gelombang pertama dari institusionalisasi besar-besaran di dunia altcoin.

ETF sendiri menawarkan keunggulan seperti efisiensi pajak, biaya rendah, dan mekanisme perdagangan yang mudah diakses, sehingga membuka jalan bagi investor besar yang sebelumnya terhalang oleh isu kustodian dan kepatuhan.

Dengan kata lain, DOGE kini sedang naik kelas, dari koin lelucon menjadi aset finansial yang sah di mata Wall Street.

Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin ke $103K, Aksi JPMorgan Jadi Kunci

Harga Bitcoin (BTC) pada hari ini, Sabtu (8/11), tercatat di level $103.145,08 per BTC, naik +0,94% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai $2,057 triliun, sementara volume perdagangan harian melonjak ke $89,19 miliar.

Meski mengalami kenaikan harian, BTC masih mencatat penurunan -15,45% dalam 30 hari terakhir dan -12,83% dalam 90 hari terakhir.

Data ini menunjukkan bahwa tekanan jual masih membayangi, meskipun optimisme mulai tumbuh kembali di kalangan investor besar.

Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin sempat menyentuh level terendah $99.257,06 dan tertinggi $104.052,92.

Meski jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07, pergerakan harga ini menandakan fase konsolidasi pasca-koreksi besar Oktober lalu.

Baca Juga: Bitcoin Dominance Kembali ke 60% Ini Nasib Meme Coin yg Sempat Viral Sekarang!

JPMorgan Tingkatkan Kepemilikan ETF Bitcoin 64%

JP Morgan
JP Morgan

Kabar besar datang dari Wall Street. Menurut laporan Yahoo Finance, JPMorgan Chase & Co. telah meningkatkan kepemilikan sahamnya di ETF Bitcoin spot sebesar 64%, dengan total nilai mencapai sekitar $343 juta melalui produk iShares Bitcoin Trust (IBIT).

Langkah ini menegaskan meningkatnya minat lembaga keuangan besar terhadap Bitcoin, khususnya melalui instrumen investasi yang diatur seperti ETF.

ETF Bitcoin spot, yang mulai disetujui oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada awal tahun, telah menjadi pintu masuk utama bagi institusi untuk memperoleh eksposur terhadap Bitcoin tanpa harus memegang aset kripto secara langsung.

Kenaikan kepemilikan JPMorgan menunjukkan bahwa meski volatilitas masih tinggi, keyakinan jangka panjang terhadap Bitcoin tetap kuat.

Menurut analis pasar kripto, peningkatan kepemilikan ETF oleh bank besar seperti JPMorgan menjadi indikator kepercayaan institusional yang dapat memicu arus modal baru ke pasar kripto.

Ketika lembaga sebesar JPMorgan memperluas eksposurnya, itu menjadi sinyal bahwa Bitcoin telah beralih dari aset spekulatif menuju kelas aset strategis.

Dampak terhadap Sentimen Pasar

Langkah JPMorgan datang di tengah tekanan makroekonomi yang menekan harga Bitcoin dalam sebulan terakhir.

Data tenaga kerja AS menunjukkan peningkatan pemutusan hubungan kerja (PHK) tertinggi sejak 2002, memicu kekhawatiran terhadap prospek ekonomi dan menurunkan selera risiko investor global.

Namun, aksi akumulasi institusional seperti ini memberi efek penyeimbang terhadap tekanan jual ritel. Dengan volume perdagangan Bitcoin yang tetap tinggi di atas $89 miliar per hari, pasar menunjukkan likuiditas yang sehat dan potensi untuk rebound.

Kombinasi antara permintaan institusional yang meningkat, volume perdagangan yang kuat, dan posisi harga yang mulai stabil di atas $100.000 menjadi sinyal positif bagi pelaku pasar.

Investor kini menantikan konfirmasi arah tren berikutnya, dengan resistensi kuat di level $105.000 dan support psikologis di $99.000.

Analisa Teknis dan Prospek ke Depan

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Secara teknikal, Bitcoin masih bergerak dalam pola konsolidasi jangka menengah. RSI harian mendekati area netral (49), menandakan potensi pembalikan arah bila momentum beli berlanjut.

Jika BTC mampu menembus resistensi $105.000, target berikutnya berada di sekitar $110.000–$112.000, area yang sering menjadi titik uji dalam tren naik sebelumnya.

Namun, jika tekanan makroekonomi meningkat dan BTC gagal bertahan di atas $99.000, risiko koreksi lanjutan menuju $95.000 tetap terbuka.

Dalam jangka menengah, sentimen pasar sangat bergantung pada arah kebijakan suku bunga AS dan arus masuk dana ke ETF Bitcoin spot.

Baca Juga: Bitcoin Runtuh Setelah Cetak Rekor: Inilah Biang Keroknya!

Kenaikan harga Bitcoin hari ini di tengah lonjakan kepemilikan ETF oleh JPMorgan memberi sinyal kuat bahwa pasar mulai melihat tanda-tanda pemulihan.

Aksi akumulasi institusional menunjukkan bahwa Bitcoin semakin diakui sebagai aset strategis dalam portofolio investasi besar.

Meskipun volatilitas tetap tinggi, dukungan dari lembaga besar seperti JPMorgan dapat menjadi katalis bagi tren bullish jangka panjang.

Jika momentum positif ini berlanjut, Bitcoin berpotensi menguji kembali level $110.000 dalam beberapa minggu ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Update Node v0.5.4 Dorong Harga Pi Network (PI) Naik 2% ke $0,2248

Harga Pi Network (PI) mencatat kenaikan 2,52% dalam 24 jam terakhir, melampaui kinerja rata-rata pasar kripto yang hanya tumbuh 2,16%.

Lonjakan ini menandai potensi fase pemulihan setelah periode konsolidasi panjang, dengan dukungan kuat dari pembaruan teknis jaringan dan sentimen positif terhadap arah pengembangan ekosistem Pi.

Saat artikel ini ditulis, harga PI bertahan di kisaran $0,22, sementara volume perdagangan harian melonjak hingga $39,6 juta USD, naik lebih dari 47,5% dibandingkan hari sebelumnya.

Baca Juga: Melawan Tekanan Pasar Kripto Global, Harga Pi Network Naik 2,65%

Rebound dari Support Teknis $0,21

Level $0,21 terbukti menjadi titik support penting bagi Pi Network. Posisi ini sejajar dengan retracement Fibonacci 0,618, yang secara historis sering menjadi area pantulan harga di pasar kripto.

Ketika harga sempat menyentuh $0,19, muncul dorongan beli besar yang menandakan kelelahan dari pihak penjual serta akumulasi baru dari investor jangka menengah.

Indikator teknikal juga mengonfirmasi potensi pemulihan. MACD menunjukkan bullish crossover di level +0.0007, sementara RSI 47,14 menandakan momentum netral yang masih punya ruang untuk penguatan.

Jika PI mampu menembus SMA 7-hari di $0,2304, maka target kenaikan selanjutnya berada di resistensi $0,25. Namun, kegagalan menembus level tersebut dapat memicu koreksi ringan kembali ke kisaran $0,21–$0,19.

Update Node v0.5.4 Bikin Infrastruktur Semakin Stabil

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: CoinMarketCap

Pada 6 November 2025, tim pengembang Pi Network merilis pembaruan Node v0.5.4, yang membawa peningkatan besar pada sistem Pi Desktop.

Pembaruan ini menyatukan antarmuka pengguna, menyempurnakan perhitungan reward, serta mengaktifkan akses ke tautan eksternal, fitur yang sebelumnya dibatasi.

Lebih dari 350.000 node aktif kini ikut berpartisipasi dalam berbagai beban kerja, termasuk proyek pelatihan kecerdasan buatan (AI) melalui inisiatif OpenMind.

Walau pembaruan ini memperkuat pondasi jaringan, komunitas masih menyoroti dua masalah besar: keterlambatan KYC (Know Your Customer) dan biaya operasional node yang relatif tinggi.

Secara jangka pendek, peningkatan versi ini mendukung optimisme harga, namun adopsi jangka panjang masih bergantung pada pertumbuhan node aktif yang saat ini tercatat sekitar 296 unit di mainnet.

Integrasi ISO 20022

Faktor lain yang memicu sentimen bullish adalah masuknya Pi Network ke dalam kelompok ISO 20022, yaitu standar global untuk sistem pembayaran yang juga diadopsi oleh Ripple (XRP) dan SWIFT.

Langkah ini memperkuat komitmen Pi Network untuk menyesuaikan diri dengan infrastruktur keuangan internasional, membuka peluang integrasi dengan lembaga keuangan dan platform pembayaran lintas batas.

Meski implementasinya masih dalam tahap awal, reaksi pasar terhadap kabar ini positif.

Pada Oktober lalu, harga PI sempat melonjak 15% setelah pengumuman integrasi tersebut, menandakan bahwa investor sangat responsif terhadap langkah-langkah yang memperkuat daya guna dan legitimasi Pi di sektor pembayaran global.

Prospek dan Tantangan ke Depan

Kenaikan harga Pi Network kali ini menegaskan resiliensi teknikal dan progres ekosistem.

Namun, keberlanjutan tren ini akan sangat ditentukan oleh dua faktor: keberhasilan penyelesaian uji mainnet v23 dan peningkatan likuiditas di bursa utama setelah penghapusan margin Pi oleh OKX pada 7 November.

Analis memperkirakan bahwa selama Pi dapat bertahan di atas zona $0,21–$0,22, peluang untuk menguji kembali area $0,25–$0,27 masih terbuka dalam jangka menengah.

Baca Juga: Harga Pi Network Jatuh 1,7%! Developer Mundur, Investor Panik

Secara keseluruhan, Pi Network menunjukkan tanda-tanda pemulihan sehat berkat dukungan teknikal, pembaruan infrastruktur node, dan langkah menuju integrasi ke standar pembayaran global.

Meski demikian, tantangan seperti KYC massal, peningkatan utilitas nyata, dan akses ke bursa besar masih menjadi kunci agar Pi bisa mempertahankan momentum bullish-nya.

Bagi investor dan anggota komunitas, fokus utama kini tertuju pada perkembangan mainnet v23 dan sinyal lanjutan dari tim inti terkait roadmap adopsi global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga FLUX Naik 89%, Web3 dan AI Makin Diminati

Harga Flux (FLUX) melonjak tajam dalam perdagangan 24 jam terakhir, mencatatkan kenaikan hingga 89,37% menjadi $0,195 per token.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $77,34 juta USD dan volume perdagangan harian menembus $162 juta USD, FLUX menjadi salah satu aset dengan performa terbaik di pasar kripto hari ini.

Kenaikan masif ini membuat Flux kembali mencuri perhatian investor dan analis setelah sempat tertekan selama beberapa bulan terakhir.

Data pasar menunjukkan bahwa reli ini didukung oleh kombinasi antara kenaikan volume perdagangan, sentimen positif Web3, dan pergerakan teknikal bullish di grafik jangka pendek.

Baca Juga: Harga FLUX Naik 89%, Web3 dan AI Makin Diminati

Apa Itu Flux (FLUX)?

Flux merupakan proyek infrastruktur Web3 yang fokus menyediakan solusi decentralized cloud computing untuk aplikasi terdistribusi (dApps), AI, dan blockchain.

Melalui ekosistemnya, Flux memungkinkan pengembang untuk menjalankan node dan aplikasi tanpa bergantung pada penyedia cloud terpusat seperti Amazon AWS atau Google Cloud.

Token FLUX berfungsi sebagai bahan bakar ekosistem, digunakan untuk staking, pembayaran sumber daya komputasi, serta partisipasi dalam tata kelola jaringan.

Dengan tren global menuju desentralisasi data dan AI, Flux menjadi salah satu proyek yang diantisipasi di sektor Web3 infrastructure.

Lonjakan 89% dalam 24 Jam: Apa yang Mendorongnya?

Pergerakan harga Flux (FLUX/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Flux (FLUX/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dalam 24 jam terakhir, FLUX mengalami kenaikan luar biasa sebesar 89%, menandai salah satu reli harian terbesar dalam beberapa bulan terakhir. Berikut tiga faktor utama yang mendukung lonjakan ini:

  1. Kenaikan Volume Perdagangan 24 Jam
    Volume perdagangan FLUX melonjak ke $162 juta USD, hampir dua kali lipat dari rata-rata harian minggu sebelumnya. Lonjakan volume ini menunjukkan meningkatnya minat investor dan kemungkinan akumulasi besar-besaran oleh pelaku pasar institusional dan ritel.
  2. Dukungan Fundamental Web3
    Ekspektasi terhadap pertumbuhan decentralized computing dan AI on blockchain kembali memanas. Flux dikenal sebagai salah satu penyedia infrastruktur yang aktif dalam membangun node jaringan independen untuk AI training dan data management, yang kini tengah naik daun di industri kripto.
  3. Pemulihan Teknis dari Level Oversold
    Setelah penurunan 19% dalam tiga bulan terakhir, harga FLUX menemukan pijakan kuat di bawah $0,10 sebelum memantul tajam. Lonjakan ini menunjukkan adanya short squeeze atau penutupan posisi jual besar, yang mempercepat kenaikan harga secara agresif.

Data Pasar dan Teknis: Momentum Bullish Semakin Kuat

Menurut data terkini, harga FLUX naik 86,66% dibandingkan hari sebelumnya, sementara pergerakan mingguan menunjukkan kenaikan +75,21%.

Kapitalisasi pasar kini mencapai $77 juta USD, dengan pasokan yang beredar sebanyak 396,6 juta token, setara dengan 90% dari total maksimum 440 juta token.

Kondisi ini menandakan sirkulasi yang hampir penuh, yang biasanya menciptakan tekanan pasokan terbatas (supply shock) saat permintaan meningkat: sebuah skenario klasik yang mendorong reli harga lebih lanjut.

Secara teknikal, FLUX saat ini menghadapi resistensi minor di kisaran $0,20–$0,21, dan jika tembus, target kenaikan selanjutnya diproyeksikan menuju $0,25.

Sementara itu, dukungan kuat tetap berada di level $0,15, area yang kini menjadi titik akumulasi baru para pembeli.

Optimisme untuk Q4 2025

Dengan momentum pasar yang kuat dan meningkatnya volume perdagangan, banyak analis memperkirakan bahwa reli ini bisa berlanjut jika sentimen positif Web3 dan AI tetap bertahan.

Selain itu, rumor terkait kemungkinan kemitraan baru Flux dengan penyedia AI terdesentralisasi juga menambah semangat komunitas.

Jika benar terealisasi, kolaborasi ini dapat memperluas kasus penggunaan FLUX dan meningkatkan utilitas token dalam jangka panjang.

Namun demikian, investor tetap disarankan untuk waspada terhadap potensi volatilitas jangka pendek, mengingat lonjakan hampir 90% dalam waktu singkat sering diikuti oleh aksi ambil untung (profit-taking) sebelum harga kembali stabil.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini: Tiga Altcoin Wajib Dipantau!

Lonjakan harga Flux (FLUX) sebesar 89% dalam sehari menandai kembalinya minat pasar terhadap proyek infrastruktur Web3 dan AI.

Dengan volume perdagangan yang melonjak, momentum teknikal yang kuat, dan sentimen pasar yang membaik, FLUX berpotensi memperpanjang reli jika mampu mempertahankan level psikologis $0,20.

Namun, investor tetap perlu memantau volatilitas serta perkembangan fundamental proyek agar dapat memanfaatkan momentum ini secara optimal.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Token SoonVerse (SOON) Meroket 57%: Market Cap Tembus $720 Juta

Pasar kripto kembali memanas setelah token SoonVerse (SOON) mencatat lonjakan harga yang cukup signifikan.

Berdasarkan data terbaru, harga SOON hari ini mencapai $2.185 per token, melonjak +57,08% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan drastis ini mendorong kapitalisasi pasarnya mencapai $719,41 juta, sementara volume perdagangan melonjak ke $337,82 juta USD, menandakan peningkatan minat investor yang luar biasa.

Token SOON kini menempati posisi ke-206 dalam daftar aset kripto terpopuler, menunjukkan bahwa altcoin ini mulai mencuri perhatian pasar global.

Baca Juga: Token Baru Beri Kejutan! Harga SOON Hari Ini Melonjak 109%

Lonjakan Drastis

Pergerakan harga SOON dalam 24 jam terakhir menunjukkan volatilitas ekstrem namun menguntungkan bagi holder-nya.

Harga sempat menyentuh titik terendah $1.395 sebelum menembus level tertinggi $2.745, hanya sedikit di bawah rekor sepanjang masa $2.880.

Sekadar catatan, kenaikan 57% dalam sehari bukanlah hal yang sering terjadi, bahkan di pasar kripto yang terkenal fluktuatif.

Lebih menarik lagi, data menunjukkan bahwa harga SOON telah naik +175,29% dalam 30 hari, +604,63% dalam 60 hari, dan +320,73% dalam 90 hari terakhir.

Hal ini menandakan adanya tren bullish yang kuat dan momentum yang belum menunjukkan tanda-tanda melambat.

Apa yang Mendorong Kenaikan Drastis Token SOON?

Pergerakan harga Soon (SOON/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Soon (SOON/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Lonjakan nilai token SOON ini dipicu oleh beberapa faktor utama:

  1. Ekspansi Ekosistem SoonVerse
    SoonVerse — platform Web3 yang mendukung kreator digital dan pengembang aplikasi terdesentralisasi — dikabarkan baru meluncurkan inisiatif baru untuk memperluas utilitas token SOON di jaringan mereka. Pembaruan ekosistem ini meningkatkan permintaan terhadap token, terutama dari komunitas kreator NFT dan pengembang DApp.
  2. Dukungan Komunitas dan Peningkatan Volume Perdagangan
    Lonjakan volume perdagangan sebesar $337 juta menunjukkan aktivitas tinggi di bursa utama. Investor ritel tampak aktif mengikuti tren harga, sementara beberapa akun “whale” dilaporkan menambah posisi besar pada SOON.
  3. Optimisme Pasar Altcoin
    Dengan pasar Bitcoin yang cenderung stabil di sekitar $103.000, sebagian modal mulai mengalir ke altcoin dengan potensi pertumbuhan tinggi seperti SOON. Pergeseran strategi investor ini mempercepat reli altcoin, terutama yang menawarkan proyek dengan ekosistem solid.

Data On-Chain dan Analisis Teknis: Tren Bullish Masih Kuat

Secara teknikal, token SOON berada dalam fase super-bullish. RSI (Relative Strength Index) harian menunjukkan area jenuh beli, tetapi belum menandakan pembalikan arah yang signifikan.

Selama SOON mampu bertahan di atas level support $1.90, tren naik kemungkinan besar akan berlanjut.

Resistance utama berikutnya berada di kisaran $2.75–$2.88, yang juga merupakan area rekor tertinggi sepanjang masa (ATH). Jika level tersebut berhasil ditembus, potensi rally ke atas $3.00 terbuka lebar.

Sementara itu, kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (FDV) mencapai $2,15 miliar, mengindikasikan ekspektasi kuat terhadap pertumbuhan jangka panjang proyek ini.

Investor Harus Waspadai Volatilitas

Meski performa SOON sangat impresif, investor disarankan untuk berhati-hati. Lonjakan harga tajam sering kali diikuti oleh koreksi singkat akibat aksi ambil untung.

Namun, selama volume perdagangan dan dukungan komunitas tetap kuat, peluang rebound akan tetap tinggi.

Trader jangka pendek dapat mempertimbangkan area $2.00 sebagai support dan $2.70 sebagai area pengambilan profit.

Sementara investor jangka panjang dapat menilai proyek SoonVerse dari sisi pengembangan teknologi dan ekspansi utilitas token.

Baca Juga: AMA SOON di Tokocrypto, Benarkah Lebih Cepat dari Solana?

SOON Jadi Bintang Baru di Pasar Kripto

Kenaikan harga token SOON hingga +57% dalam 24 jam menandai momentum baru di sektor altcoin.

Dengan kapitalisasi pasar yang menembus $720 juta dan volume perdagangan tinggi, SOON kini menjadi salah satu aset paling menarik di radar investor kripto global.

Selama tren bullish bertahan dan pengembangan ekosistem SoonVerse terus berlanjut, token SOON berpotensi menjadi salah satu kisah sukses besar berikutnya di dunia Web3.


Apakah kamu ingin saya bantu buatkan judul alternatif + versi singkat untuk posting media sosial (Twitter/Instagram) agar cocok untuk promosi portal kripto juga?

Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga ETH Hari Ini: Ethereum Naik 3,49% ke $3.462, Pemulihan?

Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin, kembali menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Berdasarkan data terbaru, harga ETH hari ini berada di level $3.462,48, naik +3,49% dalam 24 jam terakhir. Kenaikan ini mengakhiri tren penurunan yang sempat menekan harga Ethereum dalam beberapa minggu terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $417,91 miliar dan volume perdagangan 24 jam sebesar $41,68 miliar, Ethereum masih mempertahankan posisinya sebagai tulang punggung ekosistem DeFi, NFT, dan Web3.

Baca Juga: Ethereum Melemah 2,57%, Imbas Tekanan Makro dan DeFi Lesu

Rebound dari Level Tekanan $3.200

Dalam 24 jam terakhir, Ethereum sempat diperdagangkan di antara $3.195,90 (terendah) dan $3.482,27 (tertinggi), menunjukkan adanya volatilitas yang sehat di tengah aktivitas beli yang meningkat.

Meski harga ETH masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa ($4.953,73), kenaikan hari ini menandakan bahwa pasar mulai menemukan titik keseimbangan baru setelah tekanan jual besar-besaran dalam sebulan terakhir.

Secara historis, Ethereum kehilangan -22,26% dalam 30 hari, -19,70% dalam 60 hari, dan -18,49% dalam 90 hari terakhir.

Namun, rebound harian sebesar 3,49% dan penguatan volume perdagangan menjadi indikasi awal bahwa fase akumulasi mulai terjadi.

Sinyal Bullish Mulai Terbentuk

Secara teknikal, ETH kini mendekati level resistance minor di $3.500, yang juga menjadi area kunci psikologis bagi investor.

Jika mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, potensi kenaikan menuju $3.650 – $3.800 terbuka lebar.

Indikator RSI (Relative Strength Index) mulai keluar dari area oversold, menandakan momentum bullish mulai pulih.

Sementara itu, volume beli yang meningkat dalam 24 jam terakhir memperkuat sentimen positif jangka pendek.

Level support utama Ethereum kini berada di sekitar $3.200, yang juga berperan sebagai titik konfirmasi arah tren berikutnya.

Jika harga menembus support ini, ETH bisa kembali menguji area $3.000–$3.050. Namun, selama harga bertahan di atasnya, peluang untuk melanjutkan rally tetap besar.

Faktor Fundamental: Aktivitas On-Chain dan Narasi ETF Masih Mendukung

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Selain faktor teknikal, beberapa aspek fundamental turut memperkuat potensi kebangkitan harga Ethereum:

  1. Aktivitas On-Chain Meningkat
    Data on-chain menunjukkan peningkatan jumlah transaksi dan volume gas, menandakan peningkatan aktivitas jaringan pasca-penurunan harga. DeFi dan NFT berbasis Ethereum mulai menunjukkan pemulihan aktivitas setelah penurunan dalam dua bulan terakhir.
  2. Spekulasi ETF Spot Ethereum di AS
    Setelah ETF Bitcoin berhasil menarik arus dana besar, spekulasi seputar ETF Ethereum Spot kembali mencuat. Beberapa manajer aset besar seperti BlackRock dan VanEck dikabarkan terus mempersiapkan dokumen lanjutan untuk persetujuan SEC. Narasi ini menjadi katalis penting yang menjaga minat investor terhadap ETH tetap tinggi.
  3. Perkembangan Ethereum 2.0 dan Layer-2 Scaling
    Pembaruan berkelanjutan pada ekosistem Ethereum, termasuk peningkatan efisiensi jaringan dan pertumbuhan Layer-2 seperti Arbitrum dan Optimism, turut memperkuat nilai fundamental ETH sebagai aset jangka panjang.

Sentimen Pasar: Investor Mulai Optimis

Kenaikan Ethereum terjadi bersamaan dengan rebound Bitcoin di atas $103.000, yang memberi efek domino ke seluruh pasar altcoin. Indeks Fear & Greed kripto global juga naik dari “Fear” ke “Neutral”, menunjukkan bahwa pelaku pasar mulai kembali optimis.

Beberapa analis memperkirakan bahwa jika Ethereum mampu mempertahankan posisinya di atas $3.400, maka potensi kenaikan ke $3.700–$3.800 sangat realistis dalam jangka pendek.

Namun, investor tetap disarankan berhati-hati mengingat volatilitas tinggi masih mewarnai pasar kripto global.

Ethereum Mulai Bangkit, Tapi Ujian Masih Ada

Untuk analisa harga ETH hari ini, kenaikan +3,49% menjadi sinyal awal kebangkitan bagi Ethereum setelah tertekan selama hampir dua bulan.

Dengan dukungan volume tinggi dan perbaikan teknikal, ETH tampak siap menguji level resistance baru.

Namun, untuk memastikan tren bullish yang berkelanjutan, harga perlu menembus dan bertahan di atas $3.500, serta menjaga support penting di $3.200.

Jika kedua level tersebut terjaga, Ethereum berpotensi memulai fase pemulihan menuju $3.800–$4.000, yang akan menjadi fondasi kuat bagi reli berikutnya di akhir tahun.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com