Tag Archives: kripto

3 Altcoin IoT Paling Panas Hari Ini, Kapitalisasi Pasar Nomor 1 Bikin Kaget

Kategori Internet of Things (IoT) Tokens kembali mencuri perhatian pasar kripto. Sejumlah altcoin di sektor ini mencatatkan kapitalisasi pasar besar serta lonjakan harga dalam 7 hari terakhir.

Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, berikut 3 top altcoin IoT tokens dengan performa paling menonjol dikutip CoinMarketCap.

1. XPIN Network (XPIN) Jadi Penguasa IoT Tokens

XPIN Network menempati posisi teratas sebagai altcoin IoT dengan kapitalisasi pasar terbesar. Token ini diperdagangkan di harga $0.002590, dengan kenaikan 21.43% dalam 24 jam dan 33.94% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar XPIN tercatat mencapai $45,797,274, sementara volume perdagangan 24 jam berada di angka $15,658,516. Jumlah suplai beredar mencapai 6.14B XPIN dari total suplai 17.68B XPIN, menjadikannya salah satu proyek IoT paling aktif saat ini.

2. Bless (BLESS) Menguntit di Posisi Kedua

Di peringkat kedua, Bless (BLESS) menunjukkan performa solid dengan harga $0.01217. Token ini mencatatkan kenaikan 8.91% dalam 24 jam dan 19.55% dalam 7 hari.

Kapitalisasi pasar BLESS berada di angka $22,428,070, dengan volume transaksi harian mencapai $3,992,175. Saat ini, suplai beredar BLESS tercatat 358.76M token dari total suplai 1.84B BLESS.

Baca juga: Meledak di Pasar Kripto, 3 Altcoin DePIN Catat Lonjakan Gila dalam 7 Hari

3. Streamr (DATA) Tetap Stabil di Jalur IoT

Streamr (DATA) menempati posisi berikutnya sebagai altcoin IoT dengan kapitalisasi pasar terbesar. DATA diperdagangkan di harga $0.005866, naik 3.39% dalam 24 jam dan 9.37% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar DATA mencapai $7,204,764, dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $1,084,941. Total suplai beredar tercatat 184.14M DATA dari total suplai 1.22B DATA.

Penutup

Sektor IoT Tokens terus menunjukkan potensi pertumbuhan di tengah berkembangnya adopsi teknologi perangkat pintar dan jaringan terdesentralisasi. XPIN Network, Bless, dan Streamr saat ini menjadi 3 altcoin IoT teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, dengan pergerakan harga yang patut diperhatikan oleh pelaku pasar kripto.

Namun demikian, investor tetap disarankan untuk melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan, mengingat volatilitas pasar kripto yang masih tinggi.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

SOL Rebound ke US$123, Open Interest Naik Tajam dan RSI Positif

Harga Solana (SOL) menunjukkan tanda-tanda kebangkitan yang kuat setelah sempat tertekan selama beberapa hari terakhir. Pada sesi perdagangan Eropa Jumat (Boxing Day), SOL diperdagangkan di kisaran US$123,5, pulih dari level terendah US$120 yang tercatat pada Hari Natal.

Penurunan sebelumnya menandai titik terendah enam hari dan terjadi setelah empat hari berturut-turut penutupan bearish. Namun, pelemahan tersebut berlangsung dengan volume harian yang menurun, mengindikasikan tekanan jual yang mulai kehilangan tenaga.

Pemulihan Harga Mulai Terlihat

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Pemulihan harga mulai terlihat sejak sesi Asia, ketika Solana melonjak sekitar 4% dari penutupan sebelumnya dan berhasil kembali ke atas level US$124. Kenaikan ini sempat diikuti koreksi singkat ke area US$121,7, tetapi harga kembali memantul dan bertahan di sekitar US$123,5, mencerminkan minat beli yang kembali menguat.

Dari sisi data derivatif, sinyal penguatan semakin terlihat. Open interest Solana melonjak sekitar 8%, dari US$2,7 miliar menjadi US$2,93 miliar, menunjukkan masuknya modal baru ke pasar, bukan sekadar penutupan posisi short. Selain itu, funding rate naik dari 0,0 ke 0,07, menandakan trader posisi long bersedia membayar premi untuk mempertahankan posisi mereka, sebuah indikasi meningkatnya sentimen bullish.

Meski demikian, rasio long-to-short dalam jangka sangat pendek masih bergerak fluktuatif, mengisyaratkan bahwa keyakinan bullish belum sepenuhnya merata di kalangan trader intraday.

Dilaporkan Traders Union, jika ditarik lebih luas, data sejak akhir pekan lalu menunjukkan pola akumulasi yang konsisten. Saat harga Solana melemah sepanjang pekan, rasio long-to-short justru meningkat dari 3,3 ke 5,0, menandakan banyak pelaku pasar memanfaatkan penurunan harga untuk membeli. Tekanan beli ini kini mulai tercermin dalam pemulihan harga dan membuka peluang terjadinya pergerakan lanjutan ke atas.

Baca juga: Investor Diam-Diam Borong Solana Rp5 Triliun, Harga SOL Siap Bangkit?

Analisis Teknikal SOL

Dari sisi teknikal, resistensi terdekat berada di area EMA 50 time frame 4 jam di sekitar US$124,7. Sementara itu, EMA 100 berada di dekat US$127, memperkuat zona suplai krusial di rentang US$127–US$129. Penembusan dan penutupan harga di atas area tersebut berpotensi menjadi sinyal perubahan struktur pasar jangka pendek ke arah bullish.

Indikator Relative Strength Index (RSI) 4 jam turut mendukung skenario ini. RSI telah bangkit dari area mendekati oversold di level 36 dan kembali memasuki wilayah yang lebih konstruktif, menandakan momentum naik yang mulai terbentuk.

Kombinasi antara kenaikan open interest, funding rate positif, dan penguatan RSI membuka peluang bagi Solana untuk menguji level yang lebih tinggi dalam waktu dekat, terutama jika volume perdagangan meningkat saat harga menembus resistensi US$127. Sebelumnya, tekanan di sekitar US$121 sempat dipicu oleh likuidasi posisi long berleverage, namun kondisi pasar kini menunjukkan sinyal yang lebih kondusif bagi pemulihan lanjutan.

Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Tertekan di $1,87, Token Unlock 2026 Jadi Ancaman Baru?

Tekanan jual kembali membayangi XRP menjelang akhir 2025. Aset kripto ini gagal bertahan di atas level psikologis US$2, memicu perubahan sentimen pasar ke arah yang lebih defensif. Penurunan minat pada perdagangan derivatif, meningkatnya kehati-hatian investor ritel, serta isu token unlock yang akan datang menjadi faktor utama yang menekan pergerakan harga.

Di tengah sentimen negatif tersebut, muncul pertanyaan besar di kalangan pelaku pasar: apakah kondisi ini menandai berakhirnya peluang XRP, atau justru menjadi fase transisi sebelum pasar menemukan momentum baru?

Minat Derivatif Menurun, Trader Spekulatif Mundur

Data terbaru menunjukkan perubahan signifikan pada aktivitas investor XRP, terutama di pasar derivatif. Open interest XRP futures di Binance tercatat turun ke kisaran US$453 juta, level terendah sejak akhir 2024. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan awal 2025, ketika open interest sempat melampaui US$1 miliar seiring reli harga dan meningkatnya aktivitas spekulatif.

Penurunan tersebut mencerminkan keluarnya trader jangka pendek yang sebelumnya mengandalkan leverage tinggi. Berkurangnya leverage membuat pasar kehilangan dorongan agresif, sehingga pergerakan harga menjadi lebih lambat dan cenderung tidak stabil. Namun di sisi lain, kondisi ini juga mengurangi risiko likuidasi besar yang kerap terjadi saat pasar terlalu padat oleh posisi spekulatif.

Secara historis, fase open interest rendah pada XRP kerap menjadi periode peralihan, di mana aktivitas perdagangan mulai bergeser dari derivatif ke pasar spot. Meski demikian, peralihan ini biasanya membutuhkan waktu sebelum pasar menemukan arah yang lebih jelas.

Baca juga: XRP Jaga Support $1,77, Jalan Menuju $2 Terbuka Jelang Akhir Tahun

Investor Ritel Tertekan, Likuiditas Jadi Sorotan

Dilaporkan Crypto Harian, tekanan terhadap investor ritel juga semakin terasa. Sejumlah analis menilai pelemahan harga XRP saat ini lebih dipengaruhi oleh dinamika likuiditas dibandingkan penurunan fundamental. Narasi yang berkembang menyebutkan bahwa institusi besar cenderung menarik likuiditas dari pasar ritel untuk memperbaiki posisi keuangan mereka setelah kinerja kuartalan yang kurang memuaskan.

Kondisi ini membuat investor ritel berada dalam posisi rentan, terutama ketika keputusan diambil berdasarkan emosi dan ekspektasi jangka pendek. Situasi tersebut diperburuk oleh kegagalan berbagai prediksi harga optimistis sebelumnya, yang kemudian digantikan narasi penenang tanpa evaluasi risiko yang memadai.

Token Unlock Jadi Faktor Sentimen Negatif

Sentimen negatif pasar semakin kuat dengan adanya jadwal token unlock XRP pada awal Januari 2026. Meski Ripple secara historis mengembalikan sebagian besar token yang dibuka ke escrow, pasar tetap merespons isu ini dengan kewaspadaan tinggi.

Potensi tambahan likuiditas, meski relatif terbatas, dinilai dapat memicu tekanan jual baru di tengah sentimen pasar yang sudah rapuh. Akibatnya, banyak pelaku pasar memilih bersikap menunggu hingga terdapat kepastian lebih lanjut.

Harga XRP di Fase Kritis

Dari sisi teknikal, XRP berada dalam kondisi yang menantang. Harga saat ini bergerak di sekitar US$1,87 setelah turun di bawah area penting US$2,00 dan US$1,90. Struktur pergerakan harga masih menunjukkan kecenderungan negatif dengan tekanan jual yang belum sepenuhnya mereda.

Level US$1,80 menjadi batas bawah krusial. Jika area ini ditembus secara tegas, koreksi berpotensi berlanjut hingga awal 2026. Sebaliknya, untuk mengubah struktur harga menjadi lebih konstruktif, XRP perlu menembus area resistensi awal di US$2,22. Tanpa penembusan level tersebut, setiap kenaikan harga dinilai masih rentan terhadap tekanan jual lanjutan.

Indikator teknikal seperti EMA menunjukkan harga masih berada di bawah rata-rata pergerakan utama, sementara RSI mencerminkan dominasi tekanan jual. Kombinasi ini menegaskan bahwa momentum negatif masih mendominasi pasar.

Harapan Jangka Menengah Masih Ada

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Di luar tekanan jangka pendek, wacana regulasi yang lebih jelas pada 2026, termasuk pembahasan kerangka CLARITY, memberikan secercah harapan bagi XRP dalam jangka menengah hingga panjang. Regulasi yang konsisten dinilai berpotensi menciptakan keseimbangan baru antara institusi dan investor ritel.

Namun hingga kepastian tersebut benar-benar terwujud, pasar diperkirakan masih akan bergerak dalam bayang-bayang sentimen negatif.

Kesimpulan

XRP saat ini berada dalam fase penuh tekanan dan ketidakpastian. Penurunan minat spekulatif, dinamika likuiditas, serta isu token unlock membentuk sentimen pasar yang cenderung negatif. Dalam kondisi ini, manajemen risiko menjadi faktor kunci bagi investor.

Analis menilai keputusan berbasis emosi dan euforia berpotensi memperbesar kerugian. Pendekatan yang lebih disiplin, dengan fokus pada konfirmasi pergerakan harga dan kesadaran risiko, dinilai penting agar pelaku pasar dapat bertahan tanpa terjebak kepanikan maupun optimisme berlebihan.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Riset Kripto 22-26 Des 2025: Bitcoin Sideways, Pertanda Akumulasi?

Riset kripto ini disusun oleh tim Research Tokocrypto sebagai referensi bagi investor dan pelaku pasar untuk memahami perkembangan terbaru dalam ekonomi global serta industri aset digital.

Melalui analisis komprehensif yang meliputi data makroekonomi, pergerakan harga aset kripto, hingga berbagai peristiwa penting di ekosistem blockchain, laporan ini menyajikan wawasan mendalam mengenai tren utama yang berpotensi memengaruhi strategi investasi.

Dengan menghadirkan informasi yang akurat dan relevan, tim Research Tokocrypto berharap laporan ini dapat menjadi panduan bagi pembaca dalam mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Fokus Utama

  1. Makroekonomi Global
    • Federal Reserve (The Fed) menyuntikkan likuiditas sebesar $6,8 miliar ke pasar keuangan pertama kali tahun ini sejak tahun 2020.
    • Ekonomi Amerika Serikat tumbuh sebesar 4,3% (tahunan) pada kuartal ketiga, jauh melampaui ekspektasi analis sebesar 3,2%
    • Kenaikan suku bunga Bank of Japan (BOJ) ke level tertinggi dalam 30 tahun (0,75%) secara paradoks justru memicu kejatuhan nilai tukar Yen ke rekor terendah.
  2. Makroekonomi Nasional
    • Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa uang beredar Indonesia (M2) meningkat menjadi Rp9.891,6 triliun pada November 2025, mencatat pertumbuhan 8,3% (yoy).
    • Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Presiden AS Donald Trump pada akhir Januari 2026 untuk menandatangani kesepakatan dagang sebesar 19%.
    • Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengestimasi total kerugian ekonomi akibat bencana banjir dan tanah longsor mencapai Rp18,37 triliun.
  3. Performa Pasar Kripto
    • Pasar kripto minggu ini cenderung bergerak landai dengan tekanan koreksi tipis. Market Cap terkikis sedikit ke level $2.96 Triliun (-0.75%), sejalan dengan penurunan CMC 100 Index ke posisi $174.89 (-0.59%). Sentimen Fear & Greed Index yang berada di angka 27 menegaskan pasar belum keluar dari zona ‘Fear’ (Ketakutan).
    • Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index stagnan di level terendah 19/100. Angka ini semakin mengukuhkan dominasi absolut ‘Bitcoin Season’, memberikan sinyal kuat bahwa likuiditas altcoin masih sangat kering karena investor belum berani mengambil risiko di luar Bitcoin.
    • Sektor Privacy Blockchain (+38.95%) dan Music (+38.38%) mengambil alih kendali pasar, mencerminkan tingginya minat investor terhadap infrastruktur keamanan privasi dan aset hiburan digital. Token H menjadi juara performa dengan lonjakan masif (+131%), diikuti oleh reli kuat dari RAVE (+79.80%) dan PIPPIN (+43.21%).
  4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
    • Harga Bitcoin sideways dan terjebak di zona range yang sempit.
    • KMNO & BEAT → Risiko distribusi tinggi.
    • Bitcoin: Number of Entities With Balance ≥ 1k → Whale agresif membeli saat harga sideways.

📌 Kesimpulan: Pantau sektor Privacy Blockchain dan Music yang memperlihatkan momentum dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) pekan depan seperti Kamino (KMNO) dan Audiera (BEAT), kecuali didukung katalis fundamental yang kuat. Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti EigenCloud (EIGEN) atau Renzo (REZ) untuk peluang teknikal cepat. Mengingat kondisi pasar yang cenderung stagnan (sideways) serta dominasi Bitcoin yang kuat, prioritas utama saat ini adalah manajemen risiko yang ketat dan pelestarian modal.”

Makroekonomi Global

Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas
Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas
  • Federal Reserve (The Fed) menyuntikkan likuiditas sebesar $6,8 miliar ke pasar keuangan pertama kali tahun ini sejak tahun 2020.
  • Pemerintah Jepang memanfaatkan tumpukan tabungan rumah tangga yang masif senilai $7 triliun untuk menopang permintaan obligasi negara (JGB).
  • Ekonomi Amerika Serikat tumbuh sebesar 4,3% (tahunan) pada kuartal ketiga, jauh melampaui ekspektasi analis sebesar 3,2%. 
  • Reserve Bank of India (RBI) menyuntikkan likuiditas sebesar $32 miliar ke dalam sistem perbankan melalui pembelian obligasi pemerintah $22 miliar dan swap dolar-rupee senilai $10 miliar.
  • Kenaikan suku bunga Bank of Japan (BOJ) ke level tertinggi dalam 30 tahun (0,75%) secara paradoks justru memicu kejatuhan nilai tukar Yen ke rekor terendah.

.

Makroekonomi Nasional

Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan
Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan.
  • Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa uang beredar Indonesia (M2) meningkat menjadi Rp9.891,6 triliun pada November 2025, mencatat pertumbuhan 8,3% (yoy).
  • Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengestimasi total kerugian ekonomi akibat bencana banjir dan tanah longsor mencapai Rp18,37 triliun.
  • Danantara Indonesia dan PLN resmi menandatangani Head of Agreement (HoA) untuk investasi pada proyek Energi Baru Terbarukan (EBT).
  • Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Presiden AS Donald Trump pada akhir Januari 2026 untuk menandatangani kesepakatan dagang sebesar 19%.
  • Kota Bekasi mempertahankan rekor sebagai daerah dengan Upah Minimum Kota (UMK) tertinggi di Indonesia untuk tahun 2026 sebesar Rp5.999.442.

Kalender Makroekonomi

Dec 23, 2025 U.S. Durable Goods Orders MoM U.S. Durable Goods Orders MoM (Pesanan Barang Tahan Lama AS – Bulanan)
Actual: -2.2%
Forecast: -1.5%
Previous: 0.7%→ Pesanan barang tahan lama anjlok tajam menjadi -2.2%, jauh lebih buruk dari ekspektasi pasar -1.5% dan berbalik negatif secara drastis dari pertumbuhan sebelumnya 0.7%.

Hal ini mengindikasikan penurunan permintaan yang signifikan pada sektor manufaktur dan investasi bisnis jangka panjang.

Dec 23, 2025 U.S. Gross Domestic Product (GDP) QoQ U.S. Gross Domestic Product (GDP) QoQ (Produk Domestik Bruto AS – Kuartalan)
Actual: 4.3%
Forecast: 3.3%
Previous: 3.8%→ Pertumbuhan ekonomi AS melonjak tajam menjadi 4.3%, jauh melampaui ekspektasi pasar 3.3% dan data sebelumnya 3.8%.

Angka ini berpotensi menjadi sentimen negatif bagi pasar kripto, karena memperkuat argumen The Fed untuk menunda pemangkasan suku bunga (High for Longer), yang biasanya memicu penguatan Dolar AS dan mengurangi selera risiko investor terhadap Bitcoin maupun Altcoin. So, stay safe.

Dec 24, 2025 U.S. Initial Jobless Claims U.S. Initial Jobless Claims (Klaim Pengangguran Awal AS)
Actual:
Forecast: 223K
Previous: 224K→ Pasar memproyeksikan stabilitas dengan ekspektasi 223K, sedikit lebih rendah dari periode sebelumnya. Jika data aktual nanti dirilis lebih tinggi dari ekspektasi (pengangguran naik), ini dapat menjadi katalis bullish bagi Bitcoin karena menekan The Fed untuk melunak; namun jika angka di bawah ekspektasi (tenaga kerja kuat), ini akan memperburuk sentimen negatif pasca rilis PDB yang kuat, berpotensi menekan harga aset kripto lebih dalam.
Kesimpulan Pasar menunjukkan data yang bervariasi di mana lonjakan pertumbuhan ekonomi AS (PDB 4,3%) yang tinggi, lalu sektor manufaktur (Barang Tahan Lama -2,2%).

Namun, jika data PDB yang jauh melampaui ekspektasi kemungkinan besar akan mendominasi sentimen pasar menjadi negatif bagi aset kripto, karena memperkuat argumen The Fed untuk menunda pemangkasan suku bunga.

Perkembangan Regulasi Kripto

Hong Kong bakal izinkan penuh perdagangan aset kripto. Foto: REUTERS/Tyrone Siu.
Hong Kong bakal izinkan penuh perdagangan aset kripto. Foto: REUTERS/Tyrone Siu.
  • Hong Kong berencana menjadi yurisdiksi pertama di Asia yang mengizinkan perusahaan asuransi untuk berinvestasi dalam mata uang kripto dan stablecoin
  • Ghana resmi melegalkan perdagangan mata uang kripto setelah parlemen mengesahkan RUU Penyedia Layanan Aset Virtual (VASP).
  • CEO Coinbase, Brian Armstrong mengajukan gugatan hukum negara bagian Michigan, Illinois, dan Connecticut, menantang aturan prediction markets. 
  • Bursa kripto global Bybit mengumumkan akan menghentikan layanannya bagi penduduk Jepang secara bertahap mulai tahun 2026 demi mematuhi regulasi lokal.
  • Bank Sentral Rusia memperkenalkan regulasi baru yang mengakui aset kripto untuk diperdagangkan, tetapi melarang sebagai alat pembayaran di dalam negeri.

Adopsi Kripto oleh Institusi

Trump
Trump
  • Bhutan mengalokasikan 10.000 BTC dari cadangan nasionalnya untuk mendanai pengembangan wilayah administratif Gelephu Mindfulness City (GMC). 
  • Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal (IACAD) Dubai meluncurkan layanan resmi untuk menerima donasi dalam bentuk aset kripto dan virtual. 
  • Trump Media & Technology Group (TMTG) membeli 450 BTC (senilai ~$40,3 juta), meningkatkan total cadangan perbendaharaan mereka menjadi 11.542 BTC.
  • JPMorgan Chase sedang mengevaluasi peluncuran layanan perdagangan aset kripto untuk klien institusionalnya dengan fokus pada pasar spot dan derivatif. 
  • Perusahaan publik asal Spanyol, Vanadi Coffee, membeli Bitcoin sebanyak 32 BTC, menjadikan total kepemilikannya kini mencapai 161 BTC. 

Performa Pasar Kripto Mingguan

Pasar kripto minggu ini memperlihatkan rotasi narasi yang kuat menuju teknologi keamanan data dan sektor hiburan. Sektor Privacy Blockchain secara mengejutkan mengambil alih pimpinan pasar dengan lonjakan +38.95%, menggeser dominasi narasi meme sebelumnya.

Di jajaran aset berkinerja terbaik, token H menjadi bintang utama dengan ledakan harga mencapai +131%, diikuti oleh RAVE yang terbang +79.80%. Dinamika ini menunjukkan bahwa investor kini membagi fokusnya antara aset fundamental berbasis teknologi privasi dan spekulasi pada token dengan momentum tinggi.

📈 Highlights:

  • Fokus Narasi Privasi 🛡️ Dominasi sektor Privacy Blockchain (+38.95%) dan Zero Knowledge Proofs (+18.42%) menjadi tema utama minggu ini. Kenaikan pada token infrastruktur seperti ALEO (+20.79%) dan KEEP (+19.04%) menegaskan bahwa pasar kembali memprioritaskan teknologi kerahasiaan dan keamanan data sebagai aset bernilai tinggi.
  • Konsistensi Sektor Musik 🎵 Sektor Music terus membuktikan ketangguhannya dengan mencatatkan kenaikan +38.38%, duduk di peringkat kedua sektor terbaik. Performa ini mengonfirmasi bahwa ekosistem hiburan terdesentralisasi memiliki daya tarik yang berkelanjutan dan dianggap sebagai sektor defensif yang kuat di akhir tahun ini.
  • Token Spekulatif  (H, RAVE, & PIPPIN) 🚀 Di sisi spekulasi, selera risiko pasar terlihat jelas lewat performa token H yang meroket tiga digit (+131%) serta RAVE (+79.80%) dan PIPPIN (+43.21%). Para pedagang terlihat agresif memburu aset-aset yang sedang “panas” (trending) untuk memaksimalkan keuntungan jangka pendek di tengah volatilitas pasar.

Pergerakan Harga Bitcoin

Daily Chart Bitcoin – TradingView

Source: Tradingview (24 Desember 2025)
Source: Tradingview (24 Desember 2025)

Pada minggu sebelumnya harga BTC diprediksi menunjukkan pelemahan yang sangat kuat, hal ini tercermin hingga minggu ini yang ditandai dengan adanya penguatan pada sisi GDP US. Lalu kemana selanjutnya?

Saat ini, Timeframe Daily, harga Bitcoin masih menunjukkan pergerakan yang sama seperti minggu lalu, BTC masih sideways di dalam range, ibarat naik enggan turun pun tak mau. Apabila harga semakin melemah dari Indikator KC dan angka RSI yang tidak mampu menembus > 50, lalu turun dari dari Support saat ini (Fibonacci Retracement 0.78 ($83,628.3)), maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049. Sayangnya, belum ada struktur bullish sama sekali sama seperti minggu lalu.

Sedangkan di Timeframe Weekly juga menunjukkan pelemahan dari MA 99 nya, MA terkuat yang jadi support selama timeframe mingguan. Apabila hal ini ditembus, maka akan semakin mendukung penurunan seperti analisa pada timeframe daily dan masih belum adanya struktur bullish. Oleh karena itu, keputusan untuk menjaga kapital, merealisasikan nya, atau bahkan mengakumulasi sama-sama baik, semua kembali pada profil risiko user.

Daily:

  • Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan pelemahan yang sangat kuat.

Weekly:

  • Harga Bitcoin pada timeframe weekly menunjukkan pelemahan dari MA 99 yang mungkin bisa membuat Q4 Bitcoin terburuk tahun ini.

🔭 Short-Term Projection:

Bullish Case:

  • Saat ini harga belum menunjukkan adanya struktur bullish, meski ada narasi makroekonomi yang kuat seperti inflasi turun, harga tetap melemah. 

⚠️ Bearish Case:Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat dan membentuk pola Bear Flag atau Symmetrical Triangle. Apabila harga turun dari Support saat ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049 seperti minggu lalu.

Analisis Data On-Chain Bitcoin

Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

Bitcoin ($BTC) saat ini bergerak menyamping (sideways) di sekitar level $88.000, terjebak dalam fase konsolidasi yang ketat. Grafik heatmap memperlihatkan bahwa ruang gerak harga semakin sempit, dikurung oleh dua dinding likuiditas besar yang saling menekan, menandakan akumulasi energi sebelum pergerakan besar berikutnya. 📉

  • Resisten Atas ($90.000): Garis kuning yang menyala terang di level ini mengindikasikan penumpukan likuidasi short yang sangat padat. Investor memerlukan volume beli yang masif untuk menjebol level ini dan memaksa para penjual menutup posisi mereka (short squeeze).
  • Support ($86.000 – $84.000): Support terdekat terlihat di $86.000, tetapi yang lebih krusial berada di $84.000. Jika harga tergelincir menembus zona ini, skenario penurunan tajam (capitulation) menjadi risiko yang sangat nyata.

🔍 Insight:Pasar sedang dalam mode sideways di antara rentang $84k dan $90k.

Bitcoin Number of Entitles With Balances

Bitcoin ($BTC) saat ini sedang mengalami fenomena “Divergensi Akumulasi” yang kontras, di mana stagnasi pergerakan harga justru dimanfaatkan oleh pemain besar (smart money) untuk melakukan penyerokan aset secara agresif di belakang layar. 

  • Aktivitas Paus (Whale Activity) 📈 Visualisasi grafik menunjukkan garis oranye (entitas dengan saldo ≥ 1.000 BTC) mengalami kenaikan vertikal yang signifikan. Ini menegaskan bahwa investor institusional dan pemegang modal besar tidak terpengaruh oleh aksi harga yang membosankan, melainkan melihatnya sebagai peluang emas untuk menambah muatan.
  • Permintaan Spot yang Agresif ✅ Meskipun harga Bitcoin masih bergerak mendatar, data menunjukkan arus keluar (outflows) dari bursa sebesar 59% hanya dalam dua hari (mencapai 41.493 BTC pada 21 Des). 

🔍 Insight: Pasar sedang berada di titik infleksi kritis. Akumulasi masif ini menciptakan pegas tekanan beli yang kuat.

Bitcoin Funding Rate Among CEXs (BTC)

Bitcoin ($BTC) saat ini memperlihatkan fenomena “Ketahanan Spekulatif” yang mencolok. Di tengah aksi harga yang stagnan, grafik Funding Rate justru menunjukkan bahwa sentimen bullish para pedagang derivatif kembali menyala, menolak untuk padam oleh tekanan pasar. 📈

  • Optimisme 🐂 Grafik memvisualisasikan lonjakan area berwarna (total funding rate) kembali ke zona positif yang tebal di sisi kanan, kontras dengan garis harga (hitam) yang masih terkonsolidasi. Menunjukkan pedagang menolak menyerah (kapitulasi) meskipun harga tertahan di $87.832
  • Akumulasi Leverage BaruData menunjukkan para trader terus membuka posisi long baru secara agresif. Hal ini menjaga rata-rata Funding Rates tetap positif di angka 2,746% dan mendorong Open Interest naik 3,8% menjadi $9,84 Miliar. Pasar seolah mengabaikan fakta adanya long squeeze (mode likuidasi) selama 40 jam di Binance, dan memilih bertaruh pada pemulihan harga.

🔍 Insight:Pasar derivatif sedang menunjukkan sinyal kepercayaan diri yang tinggi.

Bitcoin Exchange Inflow Value

Bitcoin ($BTC) kini tengah mengalami fenomena “Guncangan Suplai Bursa” (Exchange Supply Shock). Grafik memvisualisasikan penurunan drastis pada area berwarna (total nilai arus masuk), yang mengindikasikan bahwa pasar sedang “mengering” dari tekanan jual meskipun harga relatif stabil di zona $88.000. 📉

  • Penyusutan Likuiditas Coinbase 📉  Data mengonfirmasi bahwa arus masuk ke bursa ini anjlok hampir 63%, jatuh dari puncaknya di $21 Miliar menjadi hanya $7,7 Miliar antara 24 November hingga 24 Desember. Penyusutan tajam pada grafik ini menandakan bahwa institusi AS secara efektif telah berhenti mengirimkan aset mereka ke bursa untuk dijual.
  • Pelemahan Niat Jual Global 🌍 Tren serupa terjadi pada Binance (area ungu), di mana arus masuk menyusut ke level $10,2 Miliar. Menegaskan bahwa niat jual pasar (selling intent) telah menurun drastis. 

🔍 Insight: Intinya, secara keseluruhan On-Chain Bitcoin sangat bullish meskipun harga secara teknikal masih berada di Zona Range.

Altcoin Update

Perkembangan Proyek Altcoin

Developer Ethereum sedang mempersiapkan pembaruan yang disebut “Glamsterdam”, dengan target peluncuran pada tahun 2026. Dirancang untuk mengatasi terkait Maximal Extractable Value (MEV) dan peluncuran fitur Block-level Access Lists (BALs) untuk meningkatkan efisiensi transaksi.

Uniswap mengajukan proposal “UNIfication” yang votingnya berakhir 25 Desember, bertujuan mengaktifkan “Fee Switch” (biaya protokol) untuk mekanisme buyback & burn langsung 100 juta UNI dari treasury.

Mulai 22 Desember, protokol Aster secara resmi mengurangi emisi tokennya dan meluncurkan program insentif baru bertajuk “Crystal Weekly Dropssenilai total $12 juta. Fase pertama program ini (22-28 Des) akan mendistribusikan hingga $2 juta dalam USDF kepada pengguna berdasarkan volume perdagangan perpetual mereka.

Validator Hyperliquid sedang melakukan pemungutan suara hingga tenggat waktu 24 Desember untuk secara formal mengakui $1 miliar token HYPE (di Assistance Fund) sebagai aset yang terbakar permanen (burned).

Monad (MON) mengumumkan kemitraan strategis profil tinggi dengan MapleStory Universe, waralaba game MMORPG legendaris, yang akan dimulai dengan integrasi token NXPC.

Analisis On Chain Altcoin

Data on-chain dari Crypto Quant mengungkapkan bahwa optimisme seputar ETF XRP gagal mendongkrak harga karena tertahan oleh tekanan jual masif dari paus (whales). Grafik Binance Inflow-Value Band menunjukkan bahwa deposit ke bursa didominasi oleh transaksi bernilai 100.000 hingga >1 juta XRP mengindikasikan bahwa pemegang besar sedang aktif mendistribusikan aset mereka untuk “dijual”.

Harga Ethereum (ETH) dinilai overheated meskipun jumlah pemegang baru melonjak ke level tertinggi dalam lima bulan terakhir (rata-rata 163.000 alamat baru/hari). Menandakan bahwa kenaikan valuasi pasar tidak didukung oleh aktivitas transaksi jaringan yang sepadan, melainkan hanya didorong oleh spekulasi investor baru saat ETH tertahan di $2.986.

Meskipun Hedera (HBAR) mencatatkan bounce sebesar 11%, tetapi tren ini berisiko menjadi jebakan bull trap karena data On-Chain indikator Chaikin Money Flow (CMF) menunjukkan arus modal besar justru sedang keluar.

Data On-Chain menunjukkan harga Aave (AAVE) jatuh lebih dari 10% ke level $155, bergerak berlawanan dengan pemulihan pasar kripto secara umum. Pemicu utamanya adalah aksi jual panik oleh satu dompet paus (whale) yang melepas 230.350 AAVE (senilai ~$37,8 juta) untuk ditukar ke stETH dan WBTC, merealisasikan kerugian sebesar $13,75 juta.

Data on-chain Shiba Inu (SHIB) masih berada di bawah kendali penjual, indikator teknis (Supertrend & SAR) menunjukkan tetap bearish. Tekanan jual diperparah oleh arus keluar pasar spot ($89.000 net outflow) dan aktivitas jaringan Shibarium yang stagnan (TVL hanya $1,46 juta), menandakan tidak adanya katalis permintaan fundamental.

Token Unlock

Menutup tahun 2025 dan membuka lembaran 2026, pasar kripto akan disambut oleh gelombang pelepasan token yang cukup padat. Periode ini melibatkan sekitar 22 proyek yang dijadwalkan merilis suplainya, menciptakan dinamika likuiditas yang menarik untuk dipantau di tengah perayaan tahun baru.

🔍 Highlight Unlock

  • 🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Perhatian penuh harus tertuju pada Kamino (KMNO) yang akan mengalami guncangan suplai terbesar dengan angka fantastis ~22%. Selain itu, Audiera (BEAT) juga mencatatkan angka tinggi sebesar ~15.3%, diikuti oleh Numine (NUMI) (~11.3%) dan Slash Vision (SVL) (~10.8%). Keempat proyek ini berada di zona merah dengan risiko tekanan jual yang signifikan.
  • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Di lapisan kedua, terdapat cukup banyak proyek yang berpotensi menyajikan volatilitas moderat. EigenCloud (EIGEN) memimpin kelompok ini dengan ~7.48%, disusul Renzo (REZ) (~7.04%), Maverick Protocol (MAV) (~6.27%), Treehouse (TREE) (~6.16%), io.net (IO) (~6.09%), dan GUNZ (~5.84%). Suplai baru di level ini cukup untuk mengganggu keseimbangan order book jangka pendek.
  • 🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Kategori ini dihuni oleh nama-nama besar (bluechips) dan proyek mapan. Optimism (OP) (~1.66%), Sui (SUI) (~1.48%), dan Ethena (ENA) (~1.22%) hanya akan merilis sebagian kecil token mereka. Proyek lain seperti Zora, Portal, dan TARS AI juga masuk dalam daftar ini, di mana dampaknya terhadap tren harga utama diperkirakan sangat minim.

💡 Analisis untuk Investor/Trader:

  • Hindari Risiko Ekstrem (KMNO & BEAT): Bagi pemegang token Kamino dan Audiera, harus waspada. Lonjakan suplai 15-22% adalah beban fundamental yang berat. Sangat disarankan untuk tidak membuka posisi long (beli) secara agresif menjelang tanggal unlock guna menghindari risiko “tertimbun” suplai baru.
  • Zona Scalping (EIGEN, REZ, IO): Trader harian dapat memanfaatkan volatilitas pada token kategori menengah. Gejolak harga pasca-unlock sering kali membuka peluang scalping cepat, terutama jika pasar bereaksi berlebihan (overreaction).
  • Zona Aman (OP, SUI, ENA): Bagi investor jangka panjang di Optimism atau Sui, event ini hanyalah rutinitas biasa. Penurunan harga minor sebaiknya dilihat sebagai fluktuasi pasar yang wajar dan bukan sinyal perubahan trend fundamental.

Proyeksi & Analisis

Pasar kripto global minggu ini cenderung bergerak menyamping (sideways), mencerminkan keraguan investor untuk mengambil langkah agresif di penghujung tahun. Market Cap & Volume mengalami penyusutan tipis ke angka $2.96 Triliun terkoreksi ringan sebesar -0.75%. Stagnasi ini juga tercermin pada CoinMarketCap 100 Index yang parkir di level $174.89 (-0.59%).

Indeks Fear & Greed sedikit naik ke angka 27, namun masih tertahan kuat di zona ‘Fear’ (Ketakutan). Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun kepanikan mereda, kewaspadaan tetap menjadi tema utama. Sementara itu, CMC Altcoin Season Index turun di level terendah 19/100, yang menegaskan bahwa “Bitcoin Season” masih belum tergoyahkan. Arus modal tampaknya masih enggan beralih ke altcoin, membiarkan sektor tersebut “puasa” likuiditas untuk sementara waktu.

🔮Outlook Minggu Depan:

✅Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan pelemahan yang sangat kuat dan sideways.

  • Bullish case: Saat ini harga belum menunjukkan adanya struktur bullish, meski ada narasi makroekonomi yang kuat seperti inflasi turun, harga tetap melemah. 
  • Bearish case: Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat. Apabila harga turun dari Support saat ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049 seperti minggu lalu.

Zona likuidasi & teknikal:

  • Zona $90.000 ➜ Menjadi resistensi dengan tumpukan likuidasi short terbesar saat ini.
  • Zona $84.000 – $86.000 ➜ Menjadi area support yang krusial.

Narrative utama:

  • Sektor Privacy Blockchain (+38.95%) dan Music (+38.38%) mendominasi, menandakan fokus pasar yang beralih pada teknologi keamanan privasi dan ekosistem hiburan. 
  • Token H memimpin dengan kenaikan harga (+131%). Disusul oleh RAVE (+79.80%) dan PIPPIN (+43.21%).

On-chain Insight & Derivatif:

  • Bitcoin: Number of Entities With Balance ≥ 1k → Whale agresif membeli saat harga sideways.
  • Bitcoin: Funding Rate Among CEXsBullish mendominasi pasar derivatif
  • Bitcoin: Exchange Inflow Value → Likuiditas jual mengering drastis

Pantau sektor Privacy Blockchain dan Music yang memperlihatkan momentum dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) pekan depan seperti Kamino (KMNO) dan Audiera (BEAT), kecuali didukung katalis fundamental yang kuat. Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti EigenCloud (EIGEN) atau Renzo (REZ) untuk peluang teknikal cepat. Mengingat kondisi pasar yang cenderung stagnan (sideways) serta dominasi Bitcoin yang kuat, prioritas utama saat ini adalah manajemen risiko yang ketat dan pelestarian modal.”

Edukasi Kripto

Mengenal MEV (Maximal Extractable Value): Alasan Transaksi Sering “Mahal” & Kena Slippage Tinggi

Apa Itu MEV (Maximal Extractable Value)? 🤖

Secara sederhana, MEV adalah keuntungan maksimal yang bisa diekstrak oleh penambang (miners) atau validator dengan cara memanipulasi urutan transaksi di dalam sebuah blok sebelum blok tersebut divalidasi.

Mengapa Ini Penting? (The “Invisible Tax”) 💸

Banyak trader pemula tidak sadar bahwa mereka membayar “pajak tak terlihat” ini. MEV bukan biaya gas, bukan biaya admin DEX, tapi murni pencurian arbitrase dari inefisiensi order.

Modus Sandwich Attack 🥪

  1. Target Terdeteksi: Kamu memasukkan order beli token $PEPE sebesar $10.000 dengan pengaturan slippage 5%.
  2. Front-Running (Roti Atas): Bot MEV melihat ordermu di Mempool. Karena tahu pembelian besarmu akan menaikkan harga, Bot dengan cepat menyuap validator (lewat gas fee lebih tinggi) untuk menaruh order beli tepat sebelum ordermu.
  3. Eksekusi Korban: Harga token naik karena pembelian Bot. Ordermu kemudian dieksekusi di harga yang sudah melambung tinggi (harga pucuk).
  4. Back-Running (Roti Bawah): Segera setelah ordermu selesai dan harga naik lagi, Bot menjual tokennya.
  5. Hasil: Bot cuan instan dari selisih harga yang kamu ciptakan. Kamu dapat token lebih sedikit, dan rugi secara instan.

Cara Melindungi Diri 🛡️

  • Jangan Asal Set Slippage: Kebiasaan mengatur slippage “Auto” atau terlalu besar (misal 10-20% biar transaksi cepat sukses) adalah sasaran empuk bagi bot MEV. Gunakan slippage seketat mungkin.
  • Gunakan “Private RPC” (Mode Siluman): Di dompet Web3 kamu (seperti MetaMask), ubah pengaturan jaringan (RPC) standar ke layanan yang memproteksi MEV, seperti Flashbots Protect atau MEV Blocker.
    • Cara kerjanya: Transaksimu tidak disiarkan ke pool umum, tapi langsung dikirim ke validator terpercaya. Bot tidak bisa melihatnya, jadi mereka tidak bisa menyalipnya.

Kesimpulan: Dalam dunia kripto, musuhmu bukan hanya market maker atau whale, tapi juga algoritma yang bekerja dalam hitungan milidetik di “ruang tunggu” blockchain. Memahami MEV adalah langkah awal naik kelas dari “Gambler” menjadi “Smart Trader”.

Pengumuman

Tokocrypto Hadirkan APRO (AT) Mulai 23 Desember 2025 dan Promo Payday ShopeePay

APRO AT
APRO AT

Tokocrypto kembali menghadirkan kabar menarik di akhir tahun 2025. Mulai 23 Desember 2025, Tokocrypto resmi menambahkan aset kripto terbaru APRO (AT) ke dalam daftar aset yang bisa diperdagangkan. Kehadiran APRO memberi Tokonauts pilihan baru untuk menyusun strategi trading yang lebih fleksibel, sekaligus membuka peluang keuntungan dari aset yang sedang berkembang. 

Trading APRO (AT) sudah bisa dimulai pada 23 Desember 2025 pukul 15.00 WIB, jadi pengguna disarankan menyiapkan strategi sejak awal agar tidak ketinggalan momentum.

Dari sisi proyek, APRO (AT) merupakan data oracle protocol yang berfokus menyediakan data real-time ke blockchain dengan menggabungkan off-chain computing dan on-chain verification. Mekanisme ini membuat APRO dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan ekosistem kripto, mulai dari DeFi, Real-World Assets (RWA), AI, hingga prediction markets, sektor-sektor yang saat ini banyak mendapat perhatian karena utilitasnya yang luas.

Promo Payday ShopeePay x Tokocrypto: Cashback 50.000 Koin Shopee*

Tidak hanya listing aset baru, Tokocrypto juga menghadirkan promo spesial akhir bulan lewat program Payday ShopeePay x Tokocrypto. Dalam promo ini, pengguna berkesempatan memperoleh cashback hingga 50.000 Koin Shopee untuk transaksi pertama menggunakan ShopeePay di Tokocrypto. Program ini berlangsung pada 25 Desember 2025 pukul 00.00 WIB hingga 31 Desember 2025 pukul 23.59 WIB, dengan kuota harian yang terbatas.

Promo tersebut khusus untuk pengguna baru ShopeePay di Tokocrypto, yaitu pengguna yang melakukan deposit pertama kali menggunakan ShopeePay. Syarat utamanya, pengguna perlu melakukan minimal transaksi Rp1.000.000 dalam satu kali transaksi untuk berhak mendapatkan cashback 50.000 Koin Shopee. Dengan kombinasi listing APRO (AT) dan promo cashback ini, akhir tahun menjadi momen yang pas bagi Tokonauts untuk mencoba aset baru sekaligus bertransaksi lebih hemat.

Baca juga: Kartu Kripto dan Masa Depan Sistem Pembayaran Digital


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga ZBT Melonjak 32%, Zerobase Masuk Radar Trader

Harga Zerobase (ZBT) hari ini menjadi sorotan pasar kripto setelah mencatatkan lonjakan tajam dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru via Tokocrypto pada Jumat (26/12), harga ZBT berada di level $0,150879 per ZBT, menguat +32,10% secara harian.

Kenaikan agresif ini menjadikan ZBT sebagai salah satu altcoin dengan performa terbaik dalam jangka pendek, sekaligus menarik perhatian trader aktif.

Seiring reli harga tersebut, kapitalisasi pasar Zerobase meningkat ke kisaran $33,19–33,28 juta, sementara volume perdagangan 24 jam melonjak drastis hingga sekitar $360–361 juta.

Volume yang jauh melampaui market cap ini mengindikasikan lonjakan minat spekulatif serta aktivitas trading yang sangat intens di pasar ZBT.

Baca Juga: Harga ZBT Hari Ini Naik 21%, Zerobase Bangkit Masih Jauh dari ATH

Performa Harga ZBT

Lonjakan harga ZBT tidak hanya terjadi dalam satu hari.

Dalam 7 hari terakhir, harga ZBT tercatat melonjak hingga 102,50%, menandakan reli yang sangat kuat dalam jangka pendek.

Bahkan dalam 30 hari, ZBT masih mencatatkan kenaikan 24,98%, menunjukkan bahwa momentum bullish mulai terbentuk kembali.

Namun, jika dilihat dalam timeframe yang lebih panjang, tekanan masih terlihat. Dalam 60 hari terakhir, ZBT terkoreksi 46,89%, sementara dalam 90 hari, penurunan mencapai 81,30%.

Dengan kata lain, reli yang terjadi saat ini lebih menyerupai fase rebound atau pemulihan agresif setelah tekanan panjang sebelumnya.

Pergerakan harga Zerobase (ZBT/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Zerobase (ZBT/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Volatilitas Tinggi, Aksi Profit Taking Mulai Terlihat

Dalam 24 jam terakhir, ZBT diperdagangkan pada rentang harga terendah $0,109113 hingga tertinggi $0,165962.

Rentang pergerakan yang lebar ini mencerminkan volatilitas tinggi, khas altcoin dengan volume besar dan sentimen spekulatif yang kuat.

Meski secara harian mencatat kenaikan tajam, perubahan harga 1 jam terakhir menunjukkan penurunan -2,47%, mengindikasikan mulai munculnya aksi ambil untung (profit taking) setelah reli cepat.

Pola seperti ini umum terjadi ketika harga bergerak terlalu agresif dalam waktu singkat.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Lebar

Zerobase pernah mencetak rekor tertinggi (all-time high) di level $1,133192. Dengan harga saat ini di kisaran $0,15, ZBT masih berada lebih dari 85% di bawah ATH.

Kondisi ini membuka dua skenario: potensi upside yang besar jika tren pemulihan berlanjut, atau risiko koreksi lanjutan jika momentum mulai melemah.

Bagi sebagian trader, jarak yang jauh dari ATH sering kali menjadi daya tarik spekulatif, terutama jika volume dan sentimen pasar terus meningkat.

Tokenomics: Potensi Dilusi Masih Perlu Dicermati

Dari sisi suplai, Zerobase memiliki total pasokan maksimum 1 miliar ZBT, dengan pasokan beredar saat ini sebesar 220 juta ZBT atau sekitar 22% dari total supply.

Artinya, masih terdapat potensi penambahan suplai di masa depan.

Hal ini tercermin dari kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) yang mencapai $151,26 juta, jauh lebih tinggi dibandingkan market cap saat ini.

Investor jangka menengah dan panjang perlu memperhatikan faktor ini, karena pelepasan token tambahan berpotensi memberikan tekanan pada harga jika tidak diimbangi oleh peningkatan permintaan.

Aktivitas Pasar dan Sentimen Investor

Saat ini, ZBT menempati peringkat #536 dalam daftar aset kripto populer.

Meski belum masuk jajaran atas, lonjakan volume yang ekstrem menempatkan Zerobase dalam radar banyak trader harian dan pemburu momentum.

Rasio volume terhadap market cap yang sangat tinggi sering kali menandakan fase pasar yang tidak stabil, di mana peluang keuntungan besar hadir berdampingan dengan risiko koreksi tajam.

Baca Juga: Meledak di Pasar Kripto, 3 Altcoin DePIN Catat Lonjakan Gila dalam 7 Hari

Kenaikan lebih dari 32% dalam 24 jam dan 102% dalam sepekan menjadikan ZBT sebagai salah satu altcoin paling agresif saat ini.

Lonjakan volume yang masif memperkuat sinyal bahwa Zerobase sedang berada dalam fase perhatian pasar yang tinggi.

Namun, volatilitas ekstrem, jarak yang masih jauh dari rekor tertinggi, serta potensi dilusi suplai membuat ZBT tetap menjadi aset berisiko tinggi.

Investor dan trader disarankan untuk menerapkan manajemen risiko yang ketat dan tidak mengabaikan dinamika pasar yang dapat berubah dengan cepat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga 0G Hari Ini Melonjak Hampir 41%, Volume Trade Tembus $360 Juta

Harga 0G menjadi sorotan utama pasar kripto setelah mencatatkan lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, harga 0G hari ini berada di level $1,196356 per 0G, menguat +38,63% hingga +40,95% secara harian.

Kenaikan agresif ini menempatkan 0G sebagai salah satu aset kripto dengan performa terbaik dalam jangka pendek.

Seiring reli harga tersebut, kapitalisasi pasar 0G meningkat ke kisaran $250–255 juta, menempatkannya di peringkat ke-141 aset kripto terpopuler.

Yang paling mencolok, volume perdagangan 24 jam mencapai sekitar $359–360 juta, bahkan melampaui market cap.

Kondisi ini menunjukkan lonjakan aktivitas trading yang sangat tinggi dan meningkatnya minat spekulatif dari pelaku pasar.

Baca Juga: Harga 0G Hari Ini Melonjak Hampir 41%, Volume Perdagangan Tembus $360 Juta

Performa Harga 0G: Momentum Bullish Jangka Pendek

Pergerakan harga 0G (0G/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga 0G (0G/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Lonjakan harga 0G tidak hanya terjadi dalam satu hari. Dalam 7 hari terakhir, harga 0G tercatat melonjak 63,70%, menandakan momentum bullish jangka pendek yang cukup kuat.

Namun, gambaran yang lebih luas menunjukkan bahwa reli ini terjadi setelah fase koreksi panjang.

Dalam 30 hari terakhir, harga 0G masih tercatat turun 2,96%, sementara dalam 60 hari, koreksi mencapai 33,73%. Bahkan dalam 90 hari, penurunan harga tercatat hingga 68,08%.

Data ini menunjukkan bahwa lonjakan saat ini lebih menyerupai fase rebound agresif setelah tekanan besar sebelumnya, bukan tren naik jangka panjang yang sepenuhnya terkonfirmasi.

Volatilitas Tinggi dan Aktivitas Trading Intens

Tingginya volume perdagangan yang hampir setara dengan market cap menjadi sinyal kuat bahwa pasar 0G sedang berada dalam fase volatilitas ekstrem.

Rasio volume terhadap kapitalisasi pasar yang tinggi sering kali menunjukkan perputaran aset yang cepat, khas aset kripto yang sedang ramai diperdagangkan oleh trader jangka pendek.

Secara intrajam, perubahan harga 1 jam terakhir tercatat +0,09%, menandakan bahwa volatilitas masih berlangsung meski laju kenaikan mulai melambat.

Dalam kondisi seperti ini, aksi profit taking dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama setelah lonjakan harga yang sangat tajam.

Data Harga yang Masih Terbatas

Menariknya, pada data terbaru, informasi harga terendah dan tertinggi 24 jam serta rekor tertinggi (ATH) masih tercatat $0.

Hal ini mengindikasikan bahwa data historis 0G kemungkinan belum sepenuhnya teragregasi atau masih dalam tahap pembaruan di beberapa platform pelacak harga.

Meski demikian, pergerakan harga terkini dan aktivitas pasar yang tinggi sudah cukup untuk menempatkan 0G dalam radar investor dan trader kripto.

Struktur Pasokan dan Valuasi

Dari sisi tokenomics, jumlah pasokan beredar 0G saat ini mencapai sekitar 213,24 juta token.

Tidak adanya data total pasokan maksimum membuat analisis suplai menjadi lebih menantang, namun kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) tercatat cukup tinggi, yakni sekitar $1,17 miliar.

Perbedaan signifikan antara market cap dan FDV ini menunjukkan adanya potensi dilusi suplai di masa depan, yang dapat menjadi faktor risiko bagi investor jangka menengah dan panjang jika tidak diimbangi oleh pertumbuhan ekosistem dan permintaan riil.

Sentimen Pasar dan Risiko yang Perlu Diperhatikan

Reli harga 0G yang sangat cepat mencerminkan sentimen pasar yang positif dalam jangka pendek. Namun, volatilitas ekstrem juga berarti risiko yang tinggi.

Lonjakan harga yang didorong oleh volume besar sering kali diikuti oleh fase konsolidasi atau koreksi, terutama jika minat beli mulai melemah.

Bagi trader, kondisi ini membuka peluang trading jangka pendek, tetapi membutuhkan manajemen risiko yang ketat.

Sementara bagi investor jangka panjang, penting untuk menunggu konfirmasi fundamental dan stabilisasi harga sebelum mengambil keputusan.

Baca Juga: Meledak di Pasar Kripto, 3 Altcoin DePIN Catat Lonjakan Gila dalam 7 Hari

Harga 0G hari ini mencatatkan lonjakan hampir 41% dalam 24 jam dengan volume perdagangan yang sangat besar, menjadikannya salah satu aset kripto paling aktif saat ini.

Meski momentum bullish jangka pendek terlihat kuat, tekanan koreksi jangka menengah dan potensi dilusi suplai tetap menjadi faktor yang perlu dicermati.

Seperti aset kripto lainnya, 0G menawarkan peluang besar seiring meningkatnya minat pasar, namun juga menyimpan risiko tinggi akibat volatilitas ekstrem.

Investor dan trader disarankan untuk tetap waspada dan menerapkan strategi manajemen risiko yang disiplin.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga ETH Menguat ke $2.967, Ethereum Tunjukkan Stabilitas

Harga Ethereum (ETH) hari ini menunjukkan pergerakan positif meskipun pasar kripto masih berada dalam fase kehati-hatian.

Berdasarkan data terbaru, harga ETH berada di level $2.967,05 per ETH, mencatatkan kenaikan +0,89% dalam 24 jam terakhir.

Penguatan ini mencerminkan upaya Ethereum untuk mempertahankan momentum pemulihan jangka pendek di tengah tekanan tren menengah yang belum sepenuhnya mereda.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $358,11–358,28 miliar, Ethereum tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia, tepat di bawah Bitcoin.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam mencapai sekitar $15,24–15,32 miliar, menandakan aktivitas pasar yang cukup sehat dan konsisten dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Hari Ini Turun 1,49% ke $2.932, Konsolidasi?

Pergerakan Harga ETH: Kenaikan Bertahap, Volatilitas Terkendali

Dalam 24 jam terakhir, ETH diperdagangkan pada rentang terendah $2.891,11 hingga tertinggi $2.991,22.

Rentang harga ini menunjukkan volatilitas yang relatif terkendali, tanpa lonjakan ekstrem yang kerap terjadi pada fase pasar yang lebih spekulatif.

Secara intraday, perubahan harga 1 jam terakhir tercatat +0,22%, mengindikasikan tekanan beli yang masih ada meski tidak agresif.

Sementara itu, dalam 7 hari terakhir, ETH mencatatkan kenaikan 1,65%, memperkuat sinyal stabilisasi setelah periode pergerakan yang cenderung melemah.

Performa Timeframe Menengah Masih Tertekan

Meski pergerakan jangka pendek terlihat positif, Ethereum masih menghadapi tantangan dalam timeframe menengah.

Dalam 60 hari terakhir, harga ETH tercatat turun 29,55%, sementara dalam 90 hari, koreksi mencapai 26,21%.

Penurunan ini menunjukkan bahwa pemulihan Ethereum masih bersifat bertahap dan belum sepenuhnya keluar dari bayang-bayang koreksi besar sebelumnya.

Namun, dalam 30 hari terakhir, ETH justru mencatatkan kenaikan 1,26%, menandakan bahwa tekanan jual mulai berkurang dan pasar mulai menemukan keseimbangan baru di area $2.900–$3.000.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Masih Jauh dari Rekor Tertinggi

Ethereum pernah mencetak rekor tertinggi (all-time high) di level $4.953,73. Dengan harga saat ini di bawah $3.000, ETH masih berada lebih dari 40% di bawah ATH.

Jarak ini mencerminkan potensi pemulihan jangka panjang yang masih terbuka, namun juga menegaskan bahwa pasar membutuhkan katalis kuat untuk mendorong pergerakan signifikan ke atas.

Bagi banyak investor, area harga saat ini dipandang sebagai zona krusial. Bertahannya ETH di atas $2.900 dapat menjadi fondasi penting sebelum potensi uji level psikologis $3.000 secara berkelanjutan.

Fundamental Ethereum Tetap Solid

Dari sisi fundamental, Ethereum masih menunjukkan kekuatan yang signifikan. Jumlah pasokan beredar ETH saat ini mencapai sekitar 120,69 juta ETH, tanpa batas maksimum pasokan seperti Bitcoin.

Meski demikian, mekanisme burning fee dari aktivitas jaringan membantu menekan laju inflasi dan menjaga keseimbangan suplai dalam jangka panjang.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Ethereum saat ini setara dengan market cap, yakni sekitar $358,28 miliar, menandakan bahwa valuasi pasar telah sepenuhnya mencerminkan struktur suplai yang ada.

Sebagai fondasi utama bagi ekosistem DeFi, NFT, dan Web3, Ethereum tetap menjadi blockchain pilihan utama bagi pengembang dan institusi, meski kompetisi dari jaringan lain terus meningkat.

Sentimen Pasar dan Prospek Ethereum

Pergerakan ETH yang cenderung stabil menunjukkan bahwa investor saat ini bersikap selektif.

Kenaikan harga yang moderat, disertai volume perdagangan yang solid, mencerminkan minat beli yang ada namun belum cukup kuat untuk memicu reli besar.

Dalam jangka pendek, Ethereum diperkirakan akan melanjutkan fase konsolidasi di kisaran harga $2.900–$3.000.

Arah pergerakan selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh sentimen makro global, dinamika Bitcoin, serta perkembangan ekosistem Ethereum itu sendiri.

Baca Juga: Harga ETH Hari Ini Bergerak Datar, Ethereum Konsolidasi di $2.900-an

Harga Ethereum hari ini mencatatkan kenaikan moderat ke level $2.967 dengan volume perdagangan yang stabil.

Meski tren jangka menengah masih menunjukkan tekanan, Ethereum berhasil mempertahankan stabilitas di area penting, membuka peluang pemulihan bertahap ke depan.

Bagi investor, kondisi ini menjadi momen untuk mencermati arah pasar dengan lebih hati-hati, sembari mempertimbangkan potensi jangka panjang Ethereum sebagai aset kripto terbesar kedua dengan fundamental yang tetap kuat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.800, Sentimen Mulai Positif

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin kembali mencatatkan penguatan signifikan di tengah membaiknya sentimen pasar kripto.

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin saat ini berada di level $88.837,64 per BTC, naik sekitar +1,33% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan ini menegaskan upaya BTC untuk melanjutkan pemulihan setelah sebelumnya mengalami tekanan koreksi cukup dalam pada timeframe menengah.

Seiring penguatan harga, kapitalisasi pasar Bitcoin meningkat ke kisaran $1.773–1.774 triliun, memperkokoh posisinya sebagai aset kripto terbesar di dunia dengan peringkat pertama.

Aktivitas perdagangan juga mengalami peningkatan, dengan volume transaksi 24 jam mencapai sekitar $28,7–28,9 miliar, mencerminkan minat pasar yang mulai kembali menguat.

Pergerakan Harga BTC: Volatilitas Terkendali, Tren Jangka Pendek Menguat

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak pada rentang terendah $86.866,84 hingga tertinggi $89.287,16.

Rentang ini menunjukkan volatilitas yang relatif sehat, tanpa lonjakan ekstrem yang sering muncul pada fase euforia berlebihan.

Secara intraday, perubahan harga 1 jam terakhir tercatat +0,23%, menandakan tekanan beli masih berlanjut meski dengan laju moderat.

Sementara itu, dalam 7 hari terakhir, BTC berhasil mencatatkan kenaikan 2,43%, memperkuat sinyal tren jangka pendek yang cenderung positif.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Naik 0,58%, Bitcoin Stabil di Atas $87.000

Performa Bulanan Positif, Tekanan Menengah Masih Terasa

Menariknya, Bitcoin kini mulai menunjukkan perbaikan pada timeframe bulanan.

Dalam 30 hari terakhir, harga BTC naik 1,52%, mengindikasikan adanya stabilisasi setelah periode pelemahan sebelumnya.

Namun, tekanan masih terlihat pada periode yang lebih panjang. Dalam 60 hari, BTC tercatat turun 23,12%, sementara dalam 90 hari, koreksi mencapai 19,02%.

Data ini menunjukkan bahwa meskipun pemulihan jangka pendek sedang berlangsung, Bitcoin masih berada dalam fase pemulihan dari tren turun jangka menengah.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Masih Jauh dari Rekor Tertinggi

Bitcoin sebelumnya mencetak rekor tertinggi (all-time high) di level $126.198,07. Dengan harga saat ini di kisaran $88.000, BTC masih berada sekitar 30% di bawah ATH.

Jarak ini menunjukkan bahwa potensi pemulihan jangka panjang masih terbuka, namun memerlukan dorongan sentimen dan likuiditas yang lebih kuat.

Area $88.000–$90.000 kini menjadi zona psikologis penting. Jika Bitcoin mampu bertahan dan menembus level tersebut secara konsisten, peluang uji level resistance berikutnya akan semakin terbuka.

Fundamental Bitcoin Tetap Kokoh

Dari sisi fundamental, Bitcoin masih menunjukkan kekuatan struktural yang solid.

Jumlah pasokan beredar BTC saat ini mencapai 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,08% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Keterbatasan suplai ini terus memperkuat narasi kelangkaan Bitcoin dalam jangka panjang.

Selain itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Bitcoin tercatat sekitar $1.865 triliun, mencerminkan valuasi maksimal jika seluruh pasokan BTC telah beredar.

Struktur suplai yang semakin mendekati batas maksimum menjadi faktor penting yang membedakan Bitcoin dari aset kripto lainnya.

Sentimen Pasar dan Prospek BTC

Peningkatan harga yang diiringi lonjakan volume perdagangan menunjukkan bahwa minat pasar terhadap Bitcoin mulai kembali tumbuh.

Meski belum memasuki fase bullish penuh, kondisi ini mencerminkan sentimen yang lebih konstruktif dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.

Dalam jangka pendek, Bitcoin berpotensi melanjutkan pergerakan konsolidasi naik selama mampu bertahan di atas area support kunci.

Namun, investor tetap perlu mencermati faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi global dan pergerakan pasar keuangan tradisional.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun 0,91% ke $86.915, Sideways?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin berhasil menguat ke level $88.800 dengan dukungan volume perdagangan yang meningkat.

Meski tren jangka menengah masih dibayangi tekanan, sinyal pemulihan jangka pendek mulai terlihat jelas.

Bagi investor dan trader, kondisi ini dapat menjadi momentum untuk mencermati arah pergerakan Bitcoin dengan lebih strategis, sembari tetap menerapkan manajemen risiko di tengah potensi volatilitas pasar kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Masuki Fase Krusial, Harga Pi Network (PI) Relatif Stabil di Level $0,2050

Pi Network (PI) kembali menjadi perbincangan hangat di pasar kripto global setelah resmi tercatat dan mulai diperdagangkan di berbagai platform.

Proyek kripto yang dikenal luas karena konsep mining lewat ponsel ini kini memasuki fase krusial: transisi dari komunitas tertutup menuju ekosistem terbuka dengan penilaian pasar yang nyata.

Berdasarkan data terbaru dari CoinMarketCap, Pi Network mencatat kapitalisasi pasar sekitar $1,71 miliar dan diperdagangkan di level $0,2050 ketika artikel ini ditulis.

Hasil ini menempatkannya di jajaran aset kripto papan menengah (#41) dengan tingkat perhatian yang tinggi dari investor ritel.

Meski demikian, perjalanan PI masih dipenuhi tantangan struktural, terutama terkait suplai token dan utilitas nyata di ekosistem blockchain.

Baca Juga: Pi Network Hari Ini Naik 1,41%: Market Cap Tembus $1,71 Miliar

Kinerja Pasar Pi Network Saat Ini

Secara fundamental, Pi Network memiliki total dan maksimum suplai sebesar 100 miliar PI, dengan suplai beredar sekitar 8,37 miliar PI.

Artinya, baru sekitar 8% dari total suplai yang benar-benar beredar di pasar. Kondisi ini menciptakan dua sisi pandangan: potensi pertumbuhan jangka panjang, namun juga risiko dilusi harga jika pelepasan token tidak dikelola dengan hati-hati.

Volume perdagangan 24 jam PI tercatat relatif moderat dibanding kapitalisasi pasarnya, dengan rasio volume terhadap market cap di bawah 1%.

Ini mengindikasikan bahwa meskipun minat komunitas besar, likuiditas PI masih belum sepenuhnya matang dibanding aset kripto mapan seperti Bitcoin atau Ethereum.

Tekanan FDV dan Tantangan Dilusi

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

Salah satu sorotan utama investor terhadap Pi Network adalah Fully Diluted Valuation (FDV) yang mencapai lebih dari $20 miliar.

Angka ini jauh lebih tinggi dibanding kapitalisasi pasar saat ini, menandakan potensi tekanan harga di masa depan jika suplai PI dilepas ke pasar tanpa diimbangi peningkatan permintaan.

Dalam dunia kripto, FDV yang besar sering menjadi perhatian karena dapat membatasi kenaikan harga jangka panjang.

Investor cenderung menunggu kejelasan roadmap distribusi token, mekanisme lock-up, serta strategi pengembangan utilitas sebelum mengambil posisi besar.

Ekosistem dan Utilitas: Kunci Masa Depan PI

Berbeda dengan banyak proyek kripto lain, Pi Network dibangun dengan pendekatan komunitas-first.

Jutaan pengguna global telah berpartisipasi sejak fase awal, menjadikan PI salah satu proyek dengan basis pengguna terbesar di industri kripto.

Namun, tantangan utamanya kini adalah mengubah basis pengguna tersebut menjadi aktivitas ekonomi nyata. Keberhasilan Pi Network akan sangat ditentukan oleh:

  • Adopsi aplikasi terdesentralisasi (dApps) di jaringan Pi
  • Pertumbuhan Pi App Ecosystem dan Pi Browser
  • Implementasi use case pembayaran dan utilitas nyata
  • Transparansi kebijakan unlock dan sirkulasi token

Tanpa eksekusi yang kuat di sektor ini, PI berisiko hanya menjadi aset spekulatif tanpa nilai fundamental jangka panjang.

Sentimen Pasar dan Prospek ke Depan

Dari sisi sentimen, Pi Network masih memiliki daya tarik emosional dan historis bagi komunitasnya. Namun, pasar kripto yang semakin dewasa kini menuntut lebih dari sekadar popularitas.

Investor institusional dan trader profesional akan fokus pada data on-chain, pertumbuhan ekosistem, serta konsistensi pengembangan.

Jika tim Pi Network mampu menjaga stabilitas suplai, meningkatkan transparansi, dan memperluas utilitas ekosistem, PI berpotensi memperkuat posisinya sebagai proyek kripto berbasis komunitas terbesar di dunia.

Sebaliknya, tanpa kemajuan signifikan, tekanan dari FDV dan suplai dapat membatasi pergerakan harga dalam jangka menengah.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik Tipis 0,91%: Rebound Teknis atau Bukan?

Pi Network kini berada di persimpangan penting antara ekspektasi besar dan realisasi pasar. Dengan kapitalisasi miliaran dolar dan komunitas global yang masif, PI memiliki modal kuat untuk berkembang.

Namun, masa depan proyek ini akan sangat bergantung pada kemampuan tim dalam membangun utilitas nyata, mengelola suplai token, dan menjaga kepercayaan pasar.

Bagi investor, Pi Network bukan sekadar soal harga hari ini, melainkan pertaruhan pada arah ekosistem dan visi jangka panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin 2025: Sempat Tembus US$58 Miliar, Kini Harga Anjlok 65%

Dogecoin menjalani tahun 2025 dengan perjalanan yang tidak biasa. Kripto yang awalnya dikenal sebagai meme coin ini justru terseret ke pusaran politik Amerika Serikat sekaligus mendapat perhatian besar dari kalangan korporasi dan institusi keuangan. Namun, di tengah sorotan tersebut, Dogecoin gagal mencetak rekor harga baru dan menutup tahun dengan kinerja negatif, turun sekitar 65% dalam 12 bulan terakhir per pertengahan Desember 2025.

Kontroversi Dogecoin bermula dari pembentukan Department of Government Efficiency (DOGE), sebuah lembaga pemerintah Amerika Serikat yang diposisikan di bawah kepemimpinan Elon Musk pada akhir 2024. Lembaga ini bertujuan memangkas pengeluaran pemerintah, namun sejak awal berdirinya sudah dibayangi masalah hukum.

Perjalanan Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dilaporkan Decrypt, tak lama setelah pelantikan Presiden Donald Trump, DOGE digugat oleh firma hukum National Security Counselors yang menuding lembaga tersebut beroperasi secara ilegal sebagai komite penasihat federal. Situasi memanas ketika logo Dogecoin sempat muncul di situs resmi Department of Government Efficiency, yang langsung memicu lonjakan harga DOGE sekitar 14% dengan kapitalisasi pasar mencapai US$58 miliar. Meski demikian, euforia tersebut tak bertahan lama setelah logo dihapus dan kebijakan kontroversial lembaga itu menuai kritik luas.

Seiring berjalannya waktu, Department of Government Efficiency semakin kehilangan sorotan publik. Lembaga ini sempat disorot karena salah memangkas ribuan tenaga kesehatan, mendorong pemotongan bantuan luar negeri, serta diduga melebih-lebihkan klaim efisiensi anggaran. Di tengah polemik tersebut, Dogecoin ikut terbawa citra politis, meski pengembang dan komunitas menegaskan bahwa proyek kripto ini tidak memiliki keterkaitan langsung dengan kebijakan pemerintah Amerika Serikat.

Di luar ranah politik, Dogecoin justru mengalami peningkatan adopsi dari sektor korporasi dan institusi keuangan. Sepanjang 2025, Dogecoin masuk dalam tren digital asset treasury, dengan sejumlah perusahaan publik mulai menyimpan DOGE sebagai bagian dari cadangan aset mereka.

Langkah komersial Dogecoin

Dogecoin Foundation juga membentuk House of Doge sebagai entitas komersial untuk mendorong adopsi, termasuk melalui kemitraan bisnis dan branding global. Beberapa ETF Dogecoin akhirnya meluncur di Amerika Serikat, sementara perusahaan treasury seperti CleanCore Solutions mengklaim diri sebagai pemegang DOGE resmi dengan kepemilikan ratusan juta token.

Langkah komersial Dogecoin semakin agresif ketika House of Doge melantai di Nasdaq melalui skema reverse takeover dan mengakuisisi saham mayoritas klub sepak bola Italia, U.S. Triestina Calcio 1918. Branding Dogecoin pun dipasang di jersey dan stadion klub tersebut. Meski berbagai langkah ini dinilai positif secara jangka panjang, harga Dogecoin justru terus melemah dan menjadi satu-satunya aset kripto papan atas yang gagal mencetak all-time high baru dalam siklus bull market terbaru.

Kondisi ini membuat fokus komunitas Dogecoin mulai bergeser. Alih-alih mengejar lonjakan harga berbasis spekulasi, para pengembang menekankan pentingnya utilitas dan penggunaan nyata Dogecoin sebagai alat transaksi. Mereka menilai tahun 2025 sebagai fase transisi, dengan harapan Dogecoin dapat menunjukkan pertumbuhan yang lebih berkelanjutan pada 2026 melalui peningkatan fungsi dan adopsi riil di dunia nyata.

Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com