Tag Archives: kripto

Meledak di Pasar Kripto, 3 Altcoin DePIN Catat Lonjakan Gila dalam 7 Hari

Sektor Decentralized Physical Infrastructure Network (DePIN) kembali mencuri perhatian pasar kripto. Sejumlah token di kategori ini mencatat lonjakan harga signifikan seiring meningkatnya minat investor terhadap proyek infrastruktur berbasis blockchain.

Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, berikut 3 top altcoin DePIN yang saat ini mendominasi pasar dikutip CoinMarketCap.

1. 0G (Zero Gravity)

Token 0G menjadi salah satu DePIN dengan kapitalisasi pasar terbesar saat ini. Harga 0G tercatat di level $1.04, naik 31.96% dalam 24 jam dan menguat 42.93% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar 0G mencapai $223,627,120, dengan volume perdagangan harian sebesar $210,748,337. Total pasokan beredar berada di kisaran 200.27 juta token, menjadikan 0G sebagai salah satu aset DePIN paling likuid di pasar.

2. QRL (Quantum Resistant Ledger)

Di posisi berikutnya ada QRL, token DePIN yang fokus pada keamanan jaringan tahan komputasi kuantum. QRL diperdagangkan di harga $3.28, menguat 20.52% dalam 24 jam dan melonjak 66.37% selama 7 hari.

Kapitalisasi pasar QRL tercatat $223,143,392, nyaris menyamai 0G. Meski volume harian relatif lebih kecil di angka $601,705, performa mingguan QRL menunjukkan minat investor yang kuat.

3. ZBT (ZEROBASE)

Pergerakan harga Zerobase (ZBT/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Zerobase (ZBT/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Token ZBT melengkapi daftar 3 besar DePIN berdasarkan kapitalisasi pasar. Harga ZBT berada di level $0.1516, dengan kenaikan tajam 54.52% dalam 24 jam dan lonjakan 103.43% dalam 7 hari.

Kapitalisasi pasar ZBT mencapai $33,366,278, sementara volume perdagangan harian menembus $290,374,036, menjadikannya salah satu token DePIN dengan aktivitas transaksi tertinggi saat ini.

Lonjakan harga dan volume pada token-token DePIN menunjukkan sektor ini tengah berada dalam fase ekspansi. Dengan fokus pada pengembangan infrastruktur fisik terdesentralisasi, DePIN berpotensi menjadi narasi besar berikutnya di industri kripto. Namun, investor tetap disarankan mencermati volatilitas pasar sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Kalah di 2025, tapi 2 Tahun Terakhir Masih Imbang dengan Emas

Perbandingan antara Bitcoin dan emas kembali menjadi topik hangat di komunitas kripto global menjelang akhir tahun 2025. Narasi “Bitcoin vs emas” ramai dibahas di platform X setelah data terbaru menunjukkan bahwa kedua aset tersebut mencatatkan imbal hasil dua tahunan yang nyaris identik, meskipun pergerakan harganya menempuh jalur yang sangat berbeda.

Berdasarkan data kinerja persentase hingga akhir 2025, Bitcoin dan emas sama-sama berakhir di level return yang kurang lebih setara dalam periode dua tahun terakhir. Grafik tersebut memperlihatkan bagaimana dua aset yang sama-sama kerap disebut sebagai penyimpan nilai (store of value) justru menunjukkan karakter pergerakan harga yang kontras. Perbedaan ini terutama terlihat dari pola volatilitas dan waktu terjadinya penguatan harga.

Emas Alami Volatilitas Lebih Tinggi

Emas tercatat mengalami volatilitas yang lebih tinggi di fase awal periode dua tahun tersebut. Harga logam mulia ini sempat melonjak tajam dalam beberapa fase, namun diikuti oleh koreksi dalam yang cukup signifikan. Pergerakan agresif tersebut berlangsung dalam waktu yang relatif panjang sebelum akhirnya harga emas bergerak lebih stabil dan mendekati level return akhirnya. Kondisi ini mencerminkan peran tradisional emas sebagai aset lindung nilai yang sensitif terhadap perubahan sentimen makroekonomi dan geopolitik.

Sementara itu, Bitcoin menunjukkan pola yang relatif lebih stabil jika dibandingkan dengan emas dalam periode yang sama. Meski tetap mengalami beberapa fase penurunan harga, tren kenaikan Bitcoin terlihat lebih bertahap dan konsisten, terutama pada paruh akhir periode dua tahun tersebut. Momentum penguatan Bitcoin terbentuk secara perlahan dan berlanjut hingga akhirnya menyamai tingkat return emas di akhir periode pengamatan.

Namun, jika dilihat secara year-to-date (YTD) sepanjang 2025, emas masih mencatatkan kinerja yang jauh lebih unggul dibandingkan Bitcoin. Data menunjukkan bahwa pada 2025, emas mengungguli Bitcoin hingga sekitar 79 persen. Performa ini memperkuat posisi emas sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian global, termasuk tekanan geopolitik, kebijakan moneter, dan perlambatan ekonomi di sejumlah negara.

Perbandingan Bitcoin dan Emas

Dilaporkan Crypto News, perbandingan ini kembali memicu komentar dari sejumlah tokoh pasar, termasuk pendukung emas yang selama ini kritis terhadap Bitcoin. Peter Schiff, salah satu pengkritik kripto yang vokal, memanfaatkan momentum ini untuk menyoroti pergerakan harga Bitcoin yang dinilainya masih sangat bergantung pada sentimen pasar berisiko, khususnya saham teknologi. Menurut Schiff, korelasi tersebut mencerminkan kerentanan Bitcoin sebagai aset penyimpan nilai jangka panjang.

Meski demikian, data dua tahun terakhir menunjukkan hasil akhir yang relatif seimbang bagi investor yang bersabar. Baik emas maupun Bitcoin sama-sama memberikan imbal hasil positif bagi pemegang aset jangka panjang, meskipun dengan karakter risiko yang berbeda. Emas mempertahankan citranya sebagai aset defensif dengan fungsi perlindungan nilai, sementara Bitcoin tetap dipandang sebagai aset berisiko tinggi dengan potensi imbal hasil besar.

Perbandingan kinerja ini menegaskan bahwa pilihan antara emas dan Bitcoin tidak hanya ditentukan oleh tingkat return semata, tetapi juga oleh profil risiko, toleransi volatilitas, serta tujuan investasi masing-masing investor. Menjelang penutupan tahun 2025, diskusi mengenai peran kedua aset ini diperkirakan akan terus berlanjut seiring perubahan kondisi pasar global dan dinamika sentimen investor.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Investor Diam-Diam Borong Solana Rp5 Triliun, Harga SOL Siap Bangkit?

Aset kripto Solana (SOL) menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah investor terpantau diam-diam melakukan akumulasi besar-besaran di tengah pergerakan harga yang masih lemah. Data on-chain dan laporan institusional mengindikasikan pembelian sekitar 2,65 juta SOL senilai US$345 juta atau setara lebih dari Rp5 triliun dalam 10 hari terakhir.

Solana sebelumnya gagal mempertahankan momentum kenaikan dan keluar dari fase konsolidasi pekan lalu, sehingga menunda potensi reli menuju level US$150. Saat ini, SOL bergerak hati-hati dan diperdagangkan di kisaran US$124, menunggu konfirmasi arah yang lebih jelas.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Aktivitas Jaringan Solana

Meski demikian, aktivitas jaringan dan minat investor institusional memberi sinyal positif. Salah satu katalis baru datang dari peluncuran on-chain Creator ETFs atau dikenal sebagai Bands, yang berjalan langsung di atas blockchain Solana. Produk ini memungkinkan kreator dan analis mengelola portofolio token atau NFT secara terprogram dan melakukan rebalancing otomatis.

Dilaporkan BeInCrypto, peningkatan adopsi Creator ETFs diperkirakan dapat mendorong aktivitas jaringan dan volume transaksi. Kondisi tersebut berpotensi memperkuat permintaan SOL sebagai aset utilitas dan menopang pemulihan harga.

Baca juga: Alarm Bahaya! Harga Solana di US$124 Terancam Jatuh ke US$100

Dari sisi data bursa, saldo SOL di exchange terpusat tercatat turun tajam. Penurunan ini umumnya menandakan akumulasi, karena investor memindahkan aset ke dompet pribadi dan mengurangi tekanan jual jangka pendek.

Minat institusional terhadap Solana juga masih terjaga. Laporan mingguan CoinShares menunjukkan arus masuk dana sebesar US$48,5 juta untuk SOL pada pekan yang berakhir 20 Desember 2025. Secara bulanan, total inflow mencapai US$117,6 juta, mencerminkan kepercayaan investor profesional meski pasar kripto global masih bergejolak.

Analisis Teknikal SOL

Secara teknikal, SOL perlu menembus resisten US$126 sebagai konfirmasi awal pemulihan. Jika berhasil merebut kembali level US$130, sentimen positif diperkirakan menguat dengan target lanjutan di sekitar US$136.

Namun, risiko penurunan tetap ada. Jika tekanan jual kembali meningkat dan harga turun di bawah US$123, Solana berpotensi menguji support US$118. Pelemahan hingga level tersebut dapat membatalkan skenario pemulihan dalam jangka pendek.

Dengan kombinasi inovasi ekosistem, arus keluar dari exchange, dan akumulasi institusional, pasar kini menanti apakah Solana mampu memanfaatkan momentum ini untuk bangkit menjelang akhir tahun atau awal Januari mendatang.

Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Jaga Support $1,77, Jalan Menuju $2 Terbuka Jelang Akhir Tahun

Harga Ripple (XRP) masih bergerak datar dalam 24 jam terakhir dan tercatat melemah sekitar 16,8% dalam 30 hari terakhir. Secara teknikal, tren jangka pendek masih terasa bearish. Namun, memasuki musim Natal 2025, muncul tiga sinyal yang dinilai berpotensi membuka peluang pembalikan arah harga.

Meski belum bisa disebut reli, kondisi ini dianggap sebagai fase awal pembentukan (setup) jika pembeli mampu melanjutkan tekanan beli.

Momentum dan Arus Dana Mulai Berubah

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Sejak awal November hingga 24 Desember, harga XRP membentuk lower low atau penurunan bertahap. Namun, indikator Relative Strength Index (RSI) justru mencatat higher low pada periode yang sama. Kondisi ini dikenal sebagai bullish divergence, yaitu situasi ketika harga turun tetapi momentum mulai menguat, yang kerap muncul sebelum upaya pembalikan tren.

Dilaporkan BeInCrypto, sinyal serupa juga terlihat pada Money Flow Index (MFI), indikator yang mengukur arus dana dan volume. Antara 21 November hingga 18 Desember, harga XRP terus melemah, sementara MFI justru bergerak naik. Hal ini mengindikasikan adanya tekanan beli di area penurunan harga (dip-buying).

Setelah 18 Desember, XRP sempat memantul seiring MFI yang keluar dari zona jenuh jual. Hingga saat ini, MFI masih mempertahankan struktur higher low, menandakan arus dana belum sepenuhnya keluar dari pasar.

Kombinasi RSI dan MFI tersebut mengisyaratkan bahwa tekanan jual mulai berkurang, meski belum menjadi konfirmasi tren bullish.

Baca juga: Harga XRP US$1,85, Arus Dana ETF Jadi Sinyal Mengejutkan Pasar

Pergerakan Whale Masih Hati-Hati

Data on-chain menunjukkan investor besar (whale) kembali menambah kepemilikan XRP secara terbatas. Kelompok whale yang memegang 100 juta hingga 1 miliar XRP meningkatkan saldo dari 8,11 miliar menjadi 8,23 miliar XRP sejak 22 Desember. Dengan harga saat ini, peningkatan tersebut setara sekitar 150 juta dolar AS.

Sementara itu, kelompok whale dengan kepemilikan 10 juta hingga 100 juta XRP juga menambah saldo dari 10,88 miliar menjadi 10,9 miliar XRP pada 23 Desember, atau sekitar 50 juta dolar AS.

Akumulasi ini tergolong moderat dan tidak seagresif lonjakan pembelian di pertengahan Desember. Namun, langkah hati-hati ini menunjukkan bahwa investor besar belum sepenuhnya meninggalkan pasar di level harga saat ini.

Level Kunci Penentu Arah XRP

Agar sinyal teknikal dan data on-chain tersebut berubah menjadi pergerakan nyata, XRP perlu menembus level resistance utama di sekitar 1,98 dolar AS. Area ini telah menahan kenaikan harga sejak 15 Desember. Jika berhasil dilewati, peluang kenaikan menuju 2,12 dolar AS terbuka, dengan target lanjutan di 2,23 dolar AS sebagai konfirmasi kekuatan pembeli.

Di sisi bawah, level 1,77 dolar AS menjadi penopang penting. Level ini telah berfungsi sebagai support struktural sejak Oktober. Penutupan harian di bawah 1,77 dolar AS akan menjadi sinyal bahwa tekanan jual masih mendominasi.

Saat ini, XRP masih bertahan di atas 1,77 dolar AS dengan momentum yang perlahan membaik, arus dana yang mulai stabil, serta partisipasi whale yang kembali muncul. Meski belum cukup untuk mengubah tren menjadi bullish, kombinasi ketiga faktor tersebut dinilai cukup untuk membuka peluang perubahan arah jika harga mampu menembus resistance kunci.

Jika XRP berhasil bergerak kuat di atas 1,98 dolar AS, sentimen Natal yang positif bisa mulai terasa. Namun sebelum itu terjadi, pasar masih menunggu konfirmasi lanjutan dari pergerakan harga.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Donald Trump Angkat Tokoh Pro-Kripto Jadi Ketua Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS

Baru-baru ini Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengangkat Michael Selig sebagai Ketua ke-16 Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC). 

Selig merupakan seorang tokoh pro-kripto dengan latar belakang mendalam di sektor regulasi keuangan, dengan diangkatnya Michael Selig oleh Presiden Donald Trump, kini dream team untuk regulator kripto AS semakin lengkap dengan Ketua SEC Paul Atkins dan “Crypto Czar” di Gedung Putih, David Sacks yang sudah terlebih dahulu dilantik. 

Langkah ini digadang-gadang tidak hanya mencerminkan komitmen pemerintahan Trump terhadap kripto, tetapi juga berpotensi mengubah lanskap regulasi global untuk aset digital seperti Bitcoin dan Ethereum kedepannya. Sebab Amerika Serikat memiliki pengaruh besar terhadap lanskap industri kripto.

Siapa itu Michael Selig?

Michael Selig bukanlah nama baru di dunia regulasi keuangan AS. Karirnya dimulai pada 2014 ketika ia bergabung dengan CFTC sebagai law clerk untuk J. Christopher Giancarlo, yang kemudian menjadi Ketua CFTC di era pertama kepemimpinan Trump. 

Setelah meninggalkan CFTC, Selig kemudian beralih ke praktik swasta di firma hukum internasional, di mana ia memberikan konsultasi kepada berbagai institusi keuangan, platform perdagangan, dan pengembang aset digital mengenai kepatuhan terhadap undang-undang sekuritas dan komoditas.

Pengalamannya ini membuatnya memahami secara mendalam tantangan yang dihadapi industri kripto, termasuk ketidakpastian regulasi yang sering mendorong entitas kripto lari ke luar AS—contohnya seperti Tether yang lebih memilih El Salvador sebagai kantor pusatnya karena ramah regulasi kripto. 

Pada awal 2025, Selig kembali ke ranah pemerintahan sebagai chief counsel di Crypto Task Force SEC, sekaligus sebagai penasihat senior untuk Ketua SEC Paul Atkins. Saat menempati posisi ini, ia terlibat langsung dalam pengembangan kebijakan kripto, termasuk harmonisasi regulasi antar lembaga untuk mendorong inovasi tanpa harus mengorbankan perlindungan investor.

Pandangan Selig terhadap kripto cenderung progresif. Ia percaya bahwa sebagian besar aset digital harus diklasifikasikan sebagai komoditas, bukan sekuritas, sehingga berada di bawah yurisdiksi CFTC daripada SEC. Selain itu, Selig pro terhadap stablecoin, tokenisasi aset, dan perdagangan spot kripto, yang dianggap sebagai langkah krusial untuk menjadikan AS sebagai pusat kripto dunia.

Baca juga: RUU P2SK Ancam Industri Kripto Lokal, Apa Isinya?

Apa Dampaknya Bagi Pasar Kripto?

Pengangkatan Selig diketahui untuk menggantikan Caroline Pham, yang menjabat sebagai Acting Chairman selama hampir satu tahun dan memimpin inisiatif  “Crypto Sprint” yang merupakan inisiatif untuk mempercepat implementasi rekomendasi regulasi aset digital.

Di bawah Pham, CFTC meluncurkan perdagangan spot kripto dengan leverage di platform seperti Bitnomial, menerima Bitcoin, Ether, dan USDC sebagai kolateral, serta memberikan no-action relief kepada operator prediction market seperti Polymarket dan PredictIt. 

Selig diharapkan melanjutkan momentum ini, terutama dengan undang-undang CLARITY Act yang telah lolos DPR AS pada Juli 2025 dan menunggu persetujuan Senat, yang akan memberikan CFTC kewenangan atas pasar spot komoditas digital. Selain itu, ia akan mendorong integrasi blockchain dalam derivatif melalui rulemaking yang ditargetkan pada 2026.

Baca juga: Trump Siap Teken RUU Kripto, Regulasi Digital Baru AS Dimulai

Pengangkatan Selig juga dipandang sebagai kabar positif bagi industri kripto. Karena dengan regulasi yang lebih jelas dan ramah inovasi, kedepannya dapat mendorong pertumbuhan startup blockchain, dan meningkatkan adopsi institusional.

Jika kamu tertarik untuk mencoba melakukan investasi di aset kripto seperti Bitcoin, kamu bisa menggunakan exchange resmi dan terpercaya seperti Tokocrypto — mulai dengan deposit Rp50.000 saja kamu bisa memiliki aset digital masa depan lho! Ayo daftar di sini dan dapatkan potongan biaya trading 20% dengan kode TEMUTOKO!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Sumber:

Wilmerhale: Michael Selig Confirmed as CFTC Chairman: Six Issues to Watch in 2026. Diakses 25 Desember 2025

CryptoBriefing: Pro-Bitcoin Michael Selig officially sworn in to lead CFTC. Diakses 25 Desember 2025

Coindesk: Senate confirms Trump crypto-friendly nominees to take over CFTC, FDIC. Diakses 25 Desember 25



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasokan Terbatas, Harga Beefy.Finance (BIFI) Melesat 89%!

Harga Beefy.Finance (BIFI) mencuri perhatian pasar kripto setelah mencatat lonjakan harga signifikan dalam waktu singkat.

Berdasarkan data terbaru, harga BIFI hari ini berada di level $189,14 per BIFI, melonjak lebih dari 80% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan agresif ini menjadikan BIFI sebagai salah satu aset kripto dengan performa terbaik dalam periode harian dan mingguan.

Lonjakan harga tersebut turut mendorong kapitalisasi pasar BIFI mencapai sekitar $16,48 juta, dengan volume perdagangan 24 jam menembus $15,68 juta.

Angka ini menunjukkan peningkatan minat pasar yang sangat tinggi, terutama dari trader jangka pendek dan spekulan yang memburu momentum.

Baca Juga: 5 Token di Ekosistem BNB yang Melesat Hari Ini: BIFI dan KERNEL

Performa Harga BIFI: Reli Kuat dalam Berbagai Timeframe

Pergerakan harga Beefy.Finance (BIFI/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Beefy.Finance (BIFI/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jika melihat riwayat harga, performa BIFI tidak hanya impresif dalam 24 jam terakhir.

Dalam 7 hari terakhir, harga BIFI tercatat naik 112,52%, menandakan tren bullish yang sangat kuat. Bahkan dalam periode yang lebih panjang, performanya tetap solid:

  • 30 hari: naik $90,56 atau sekitar 78,48%
  • 60 hari: naik $65,03 atau 46,15%
  • 90 hari: naik $41,95 atau 25,58%

Konsistensi kenaikan ini menunjukkan bahwa reli BIFI bukan sekadar lonjakan sesaat, melainkan akumulasi sentimen positif yang berkembang dalam beberapa bulan terakhir.

Pasokan Terbatas Jadi Daya Tarik Utama

Salah satu faktor utama yang membuat BIFI menarik adalah pasokan yang sangat terbatas.

Beefy.Finance memiliki total dan maksimum pasokan hanya 80.000 BIFI, dan seluruhnya telah beredar di pasar (100% circulating supply).

Dengan struktur pasokan seperti ini, setiap peningkatan permintaan berpotensi mendorong harga naik secara signifikan.

Kondisi ini tercermin dari kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) yang sama dengan market cap, yakni sekitar $16,48 juta, menandakan tidak adanya risiko inflasi token di masa depan.

Aktivitas Perdagangan Meningkat Tajam

Lonjakan harga BIFI juga diiringi oleh peningkatan aktivitas perdagangan.

Volume 24 jam hampir setara dengan kapitalisasi pasar, sebuah indikasi kuat bahwa pasar sedang sangat aktif.

Rasio volume terhadap market cap yang tinggi sering kali menandakan fase volatilitas ekstrem, baik sebagai awal tren naik lanjutan maupun potensi koreksi jangka pendek.

Selain itu, perubahan harga 1 jam terakhir yang mencapai +32,48% mengonfirmasi bahwa pergerakan BIFI sangat cepat dan agresif, sehingga memerlukan manajemen risiko yang ketat bagi para trader.

Apa Itu Beefy.Finance?

Beefy.Finance merupakan protokol DeFi yield optimizer yang beroperasi di berbagai jaringan blockchain.

Proyek ini dirancang untuk membantu pengguna memaksimalkan hasil farming mereka secara otomatis dengan strategi yang dioptimalkan oleh smart contract.

Sebagai salah satu pemain awal di sektor yield optimization, Beefy.Finance telah membangun reputasi kuat di kalangan pengguna DeFi, meskipun pergerakan harganya cenderung fluktuatif mengikuti kondisi pasar kripto secara keseluruhan.

Risiko dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Meski performa harga BIFI sangat mengesankan, investor tetap perlu berhati-hati. Kenaikan harga yang terlalu cepat sering kali diikuti oleh fase konsolidasi atau koreksi.

Selain itu, volatilitas tinggi membuat BIFI lebih cocok bagi investor dengan toleransi risiko menengah hingga tinggi.

Faktor eksternal seperti kondisi pasar kripto global, sentimen Bitcoin, serta perkembangan di sektor DeFi juga dapat memengaruhi pergerakan harga BIFI ke depan.

Baca Juga: Beefy Finance (BIFI) Melonjak 23% Berkat Peluang Yield di Sei Network

Dengan kenaikan lebih dari 80% dalam 24 jam dan 112% dalam sepekan, BIFI saat ini berada dalam sorotan pasar kripto.

Pasokan yang terbatas, volume perdagangan tinggi, dan minat investor yang meningkat menjadi katalis utama reli harga Beefy.Finance.

Namun, seperti aset kripto lainnya, potensi keuntungan besar selalu datang bersama risiko yang sepadan.

Investor disarankan untuk melakukan riset mandiri dan mempertimbangkan strategi manajemen risiko sebelum mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga ZBT Hari Ini Naik 21%, Zerobase Bangkit Masih Jauh dari ATH

Harga Zerobase (ZBT) menunjukkan sinyal kebangkitan setelah mengalami tekanan panjang dalam beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan data terbaru, harga ZBT hari ini berada di level $0,111724 per ZBT, mencatatkan kenaikan +21,06% dalam 24 jam terakhir.

Lonjakan ini terjadi di tengah volume perdagangan yang sangat tinggi, mengindikasikan meningkatnya aktivitas dan minat pelaku pasar terhadap aset kripto ini.

Baca Juga: Zerobase (ZBT) Melejit 31%, Sinyal Bullish Mulai Terbentuk

Saat ini, kapitalisasi pasar Zerobase berada di kisaran $24,31 juta hingga $24,58 juta, sementara volume perdagangan 24 jam melonjak hingga $154–155 juta. Tingginya volume yang jauh melampaui market cap menunjukkan bahwa ZBT tengah berada dalam fase volatilitas tinggi, sering kali dipicu oleh spekulasi jangka pendek maupun upaya rebound teknikal.

Pergerakan Harga ZBT: Rebound Jangka Pendek di Tengah Tren Panjang yang Lemah

Pergerakan harga Zerobase (ZBT/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Zerobase (ZBT/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Secara harian, performa ZBT tergolong impresif. Dalam 7 hari terakhir, harga ZBT telah naik 48,47%, menandakan adanya momentum bullish jangka pendek.

Namun, jika ditarik ke timeframe yang lebih panjang, gambaran besar masih menunjukkan tekanan yang cukup berat.

Dalam 30 hari terakhir, ZBT masih tercatat turun 6,54%, sementara dalam 60 hari, koreksi mencapai 58,72%.

Bahkan dalam 90 hari, harga ZBT anjlok hingga 86,34%, menjauh signifikan dari rekor tertinggi (ATH) di level $1,133192. Dengan harga saat ini, ZBT masih berada lebih dari 90% di bawah puncak historisnya.

Kondisi ini menempatkan ZBT pada fase yang menarik: antara peluang rebound lanjutan atau sekadar relief rally sebelum kembali terkoreksi.

Rentang Harga dan Volatilitas Tinggi

Dalam 24 jam terakhir, ZBT diperdagangkan pada rentang harga terendah $0,084873 hingga tertinggi $0,117832.

Fluktuasi yang lebar ini menegaskan bahwa pasar ZBT sedang sangat aktif.

Meski secara harian naik tajam, perubahan harga 1 jam terakhir menunjukkan penurunan -5,42%, mengindikasikan aksi ambil untung (profit taking) setelah lonjakan cepat.

Pola seperti ini umum terjadi pada aset kripto dengan volume besar dan sentimen spekulatif tinggi.

Struktur Pasokan: Masih Ada Potensi Dilusi

Dari sisi tokenomics, Zerobase memiliki total pasokan maksimum 1 miliar ZBT, dengan pasokan beredar saat ini sebesar 220 juta ZBT atau sekitar 22% dari total supply.

Artinya, masih terdapat potensi dilusi pasokan di masa depan jika token tambahan dilepas ke pasar.

Hal ini tercermin dari kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) yang mencapai $110,50 juta, jauh lebih tinggi dibandingkan market cap saat ini.

Investor jangka panjang perlu mencermati jadwal distribusi token dan potensi dampaknya terhadap harga.

Aktivitas Pasar dan Minat Investor

ZBT saat ini menempati peringkat ke-651 dalam daftar aset kripto populer.

Meski belum masuk jajaran atas, lonjakan volume perdagangan yang masif menunjukkan bahwa Zerobase sedang berada dalam radar trader aktif.

Rasio volume terhadap market cap yang sangat tinggi sering kali menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, hal ini mencerminkan likuiditas yang kuat dan peluang trading.

Di sisi lain, volatilitas ekstrem dapat meningkatkan risiko koreksi tajam dalam waktu singkat.

Baca Juga: Riset Kripto 10-14 Nov 2025: Shutdown US Berakhir! Inikah Awal Bullish?

Kenaikan lebih dari 21% dalam 24 jam dan hampir 50% dalam sepekan menjadikan ZBT sebagai salah satu altcoin yang patut diperhatikan saat ini.

Namun, tren jangka panjang masih menunjukkan bahwa Zerobase berada dalam fase pemulihan dari tekanan besar sebelumnya.

Dengan jarak yang masih sangat jauh dari rekor tertingginya, ZBT menawarkan potensi upside yang menarik, tetapi juga dibayangi risiko tinggi akibat volatilitas dan potensi dilusi pasokan.

Investor disarankan untuk melakukan analisis menyeluruh dan menerapkan manajemen risiko sebelum mengambil keputusan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Naik 0,58%, Bitcoin Stabil di Atas $87.000

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin masih bergerak stabil di tengah fase konsolidasi pasar kripto global.

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin saat ini berada di level $87.744,67 per BTC, mencatatkan kenaikan moderat +0,58% dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan ini mencerminkan upaya BTC mempertahankan momentum positif meskipun tekanan jangka menengah masih membayangi.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1.751,98 miliar, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar di dunia dan menempati peringkat pertama dalam daftar aset kripto populer.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam berada di kisaran $22,96–23 miliar, menunjukkan aktivitas pasar yang relatif stabil namun belum mengindikasikan euforia besar dari pelaku pasar.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun 0,91% ke $86.915, Sideways?

Pergerakan Harga BTC: Konsolidasi Setelah Koreksi Besar

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak pada rentang terendah $86.411,80 hingga tertinggi $87.956,88.

Rentang harga yang relatif sempit ini menandakan fase konsolidasi, di mana pasar masih menunggu katalis baru untuk menentukan arah pergerakan selanjutnya.

Secara mingguan, Bitcoin mencatatkan kenaikan 1,09%, sementara dalam timeframe harian, perubahan harga 1 jam terakhir tercatat nyaris stagnan (<0,01%).

Pola ini menunjukkan berkurangnya volatilitas jangka pendek, sering kali menjadi fase transisi sebelum pergerakan besar berikutnya.

Namun, jika melihat performa dalam periode yang lebih panjang, tekanan masih cukup terasa. Dalam 30 hari terakhir, harga BTC terkoreksi 0,55%, sedangkan dalam 60 hari, penurunan mencapai 21,26%.

Dalam 90 hari, BTC masih tercatat turun 19,73%, mencerminkan dampak dari koreksi besar setelah sebelumnya mendekati level tertinggi sepanjang masa.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Signifikan

Bitcoin pernah mencetak rekor tertinggi (all-time high) di level $126.198,07.

Dengan harga saat ini, BTC masih berada lebih dari 30% di bawah ATH, menandakan bahwa fase pemulihan penuh belum sepenuhnya terkonfirmasi.

Meski demikian, banyak pelaku pasar memandang area di atas $85.000 sebagai zona psikologis penting.

Bertahannya harga BTC di atas level ini dapat menjadi fondasi kuat bagi potensi rebound lanjutan, selama tidak terjadi tekanan makro atau sentimen negatif besar di pasar global.

Fundamental Bitcoin Tetap Kuat

Dari sisi fundamental, Bitcoin masih menunjukkan struktur yang solid.

Jumlah pasokan beredar saat ini mencapai 19,97 juta BTC, setara dengan 95,08% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Artinya, pasokan BTC yang tersisa semakin terbatas, memperkuat narasi kelangkaan (scarcity) yang selama ini menjadi daya tarik utama Bitcoin.

Selain itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) tercatat sekitar $1.842,64 miliar, mencerminkan valuasi Bitcoin jika seluruh pasokan maksimum telah beredar.

Kondisi ini menegaskan posisi BTC sebagai aset kripto dengan fundamental paling mapan dibandingkan altcoin lainnya.

Sentimen Pasar dan Prospek ke Depan

Pergerakan Bitcoin saat ini mencerminkan sikap hati-hati investor.

Kenaikan tipis harian menunjukkan adanya minat beli, namun belum cukup kuat untuk mendorong breakout signifikan.

Di sisi lain, volume perdagangan yang stabil mengindikasikan bahwa pelaku pasar belum sepenuhnya meninggalkan BTC.

Dalam jangka pendek, Bitcoin berpotensi melanjutkan fase konsolidasi di kisaran $86.000–$88.000.

Sementara itu, dalam jangka menengah, arah pergerakan BTC masih sangat dipengaruhi oleh sentimen makro, pergerakan pasar saham global, serta dinamika likuiditas di pasar kripto.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Tekanan Jual Muncul, Turun 0,7% ke $87K

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin berada dalam kondisi relatif stabil dengan kenaikan tipis harian, meskipun masih dibayangi tren koreksi jangka menengah.

Bertahannya BTC di atas $87.000 menjadi sinyal positif, namun konfirmasi tren bullish lanjutan masih memerlukan dorongan volume dan sentimen yang lebih kuat.

Bagi investor, fase ini dapat menjadi momentum untuk mencermati pergerakan pasar dengan lebih selektif, sembari menerapkan strategi manajemen risiko yang disiplin di tengah volatilitas yang masih berpotensi meningkat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga ETH Hari Ini Bergerak Datar, Ethereum Konsolidasi di $2.900-an

Harga Ethereum (ETH) hari ini menunjukkan pergerakan yang relatif stabil seiring pasar kripto memasuki fase konsolidasi.

Berdasarkan data terbaru, harga ETH berada di level $2.942,50 per ETH, mencatatkan kenaikan tipis +0,25% dalam 24 jam terakhir.

Meski kenaikannya terbatas, Ethereum tetap mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin.

Saat ini, kapitalisasi pasar Ethereum mencapai sekitar $355,15–355,27 miliar, menegaskan dominasi ETH sebagai tulang punggung ekosistem smart contract global.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam berada di kisaran $12,55–12,57 miliar, mencerminkan aktivitas pasar yang stabil namun belum menunjukkan lonjakan minat yang signifikan.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Hari Ini Turun 1,49% ke $2.932, Konsolidasi?

Pergerakan Harga ETH: Sideways Setelah Koreksi Tajam

Dalam 24 jam terakhir, ETH diperdagangkan pada rentang terendah $2.888,99 hingga tertinggi $2.960,22.

Rentang yang relatif sempit ini menandakan bahwa Ethereum sedang berada dalam fase sideways atau konsolidasi, di mana pelaku pasar cenderung menunggu katalis baru sebelum mengambil posisi agresif.

Secara jangka pendek, perubahan harga 1 jam terakhir tercatat -0,03%, mengindikasikan tekanan jual ringan.

Namun, secara mingguan, ETH masih mencatatkan kinerja positif dengan kenaikan 3,74% dalam 7 hari terakhir, menunjukkan adanya upaya pemulihan bertahap.

Tekanan Masih Terlihat di Timeframe Menengah

Pergerakan harga Dar Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dar Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Meski pergerakan jangka pendek terlihat stabil, performa Ethereum dalam timeframe menengah masih berada di bawah tekanan.

Dalam 60 hari terakhir, harga ETH terkoreksi 25,27%, sementara dalam 90 hari, penurunan mencapai 25,48%.

Angka ini menunjukkan bahwa ETH masih dalam fase pemulihan setelah koreksi besar yang terjadi sebelumnya.

Dalam 30 hari terakhir, pergerakan harga ETH relatif datar dengan kenaikan hanya 0,09%, menandakan keseimbangan antara tekanan jual dan minat beli.

Kondisi ini sering kali menjadi fase akumulasi sebelum pasar menentukan arah tren berikutnya.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Lebar

Ethereum pernah mencetak rekor tertinggi (all-time high) di level $4.953,73.

Dengan harga saat ini di kisaran $2.900-an, ETH masih berada lebih dari 40% di bawah ATH, menunjukkan bahwa potensi pemulihan jangka panjang masih terbuka, namun membutuhkan dukungan sentimen dan likuiditas yang lebih kuat.

Banyak investor memandang area $2.800–$3.000 sebagai zona psikologis penting.

Bertahannya ETH di atas area ini dapat menjadi sinyal awal stabilisasi sebelum potensi pergerakan lebih besar ke atas.

Fundamental Ethereum Tetap Kokoh

Dari sisi fundamental, Ethereum masih berada dalam posisi yang sangat kuat.

Dengan jumlah pasokan beredar sekitar 120,69 juta ETH, Ethereum tidak memiliki batas maksimum pasokan seperti Bitcoin.

Namun, mekanisme pembakaran biaya transaksi (fee burn) membuat suplai ETH cenderung lebih terkendali dalam jangka panjang.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Ethereum saat ini setara dengan market cap, yakni sekitar $355,27 miliar, mencerminkan struktur suplai yang sudah sepenuhnya tercermin dalam valuasi pasar.

Sebagai platform utama bagi DeFi, NFT, dan berbagai aplikasi Web3, Ethereum tetap menjadi fondasi utama inovasi di industri blockchain.

Prospek Ethereum ke Depan

Dalam jangka pendek, Ethereum diperkirakan akan melanjutkan fase konsolidasi selama belum ada katalis besar dari sisi makro maupun ekosistem internal.

Pergerakan harga yang relatif datar dapat menarik minat investor jangka panjang untuk melakukan akumulasi bertahap.

Namun, volatilitas tetap menjadi faktor yang perlu diwaspadai, mengingat pergerakan pasar kripto sangat sensitif terhadap sentimen global, kebijakan moneter, serta dinamika Bitcoin sebagai market leader.

Baca Juga: Bukan Bitcoin atau Ethereum! Ini Alasan ETF XRP Jadi Rebutan Investor

Harga ETH hari ini menunjukkan kondisi pasar yang relatif tenang dengan kenaikan tipis harian dan konsolidasi di area $2.900-an.

Meski masih berada di bawah tekanan jangka menengah dan jauh dari rekor tertingginya, fundamental Ethereum tetap solid sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia.

Bagi investor, fase ini dapat menjadi momen untuk mencermati arah pasar dengan lebih hati-hati, sembari mempertimbangkan strategi jangka panjang di tengah potensi volatilitas yang masih tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Cap Tembus $1,71 Miliar

Pi Network (PI) kembali menjadi sorotan komunitas kripto seiring meningkatnya perhatian terhadap statistik pasar terbarunya.

Berdasarkan data terkini dari Coinmarketcap pada Kamis (25/12), kapitalisasi pasar (market cap) Pi Network tercatat sebesar $1,71 miliar, mengalami perubahan sekitar 1,1%.

Meski angka ini menempatkan PI sebagai salah satu aset kripto berkapitalisasi menengah, struktur suplai dan rasio likuiditasnya masih menjadi bahan diskusi di kalangan investor.

Selain market cap, volume perdagangan 24 jam Pi Network tercatat sebesar $9,36 juta, dengan perubahan 25,08%.

Sementara harga Pi Network diperdagangkan di kisaran $0,2501 atau naik 1,41% dalam 24 jam terakhir.

Angka ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas transaksi dalam jangka pendek, namun secara proporsional masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan valuasi pasar secara keseluruhan.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 0,76%: Tekanan Teknikal Bayangi Prospek

Rasio Volume terhadap Market Cap Masih Rendah

Salah satu indikator penting dalam menilai kesehatan perdagangan suatu aset kripto adalah rasio volume terhadap market cap.

Untuk Pi Network, rasio Vol/Mkt Cap (24 jam) tercatat hanya 0,5585%. Ini berarti hanya sebagian kecil dari total valuasi PI yang benar-benar diperdagangkan dalam satu hari.

Rasio yang rendah umumnya mengindikasikan likuiditas terbatas, di mana pergerakan harga cenderung tidak agresif dan sangat bergantung pada sentimen komunitas.

Dalam kondisi seperti ini, harga aset kripto dapat relatif stabil, namun juga rentan terhadap lonjakan atau penurunan tajam jika terjadi perubahan sentimen mendadak.

FDV Tinggi Jadi Sorotan Utama

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

Aspek lain yang paling banyak disorot dari Pi Network adalah Fully Diluted Valuation (FDV) yang mencapai $20,52 miliar.

Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan market cap saat ini yang berada di level $1,71 miliar.

Perbedaan besar antara market cap dan FDV menandakan adanya potensi tekanan suplai di masa depan, terutama jika token yang belum beredar dilepas ke pasar.

Dalam konteks Pi Network, FDV yang tinggi sering kali menjadi perhatian investor karena mencerminkan valuasi maksimal jika seluruh token PI beredar dengan harga saat ini.

Struktur Suplai Pi Network

Dari sisi tokenomics, Pi Network memiliki struktur suplai yang jelas namun menantang.

Total supply dan maksimum supply PI ditetapkan sebesar 100 miliar PI, sementara jumlah token yang saat ini beredar (circulating supply) baru sekitar 8,37 miliar PI.

Artinya, baru sekitar 8,37% dari total suplai maksimum yang telah beredar di pasar. Kondisi ini menjelaskan mengapa FDV Pi Network sangat besar dibandingkan market cap-nya.

Semakin banyak token yang masuk ke sirkulasi, semakin besar pula tantangan untuk menjaga stabilitas harga, kecuali diimbangi dengan peningkatan permintaan dan utilitas nyata.

Persepsi Pasar terhadap Pi Network

Dengan basis pengguna yang besar dan pendekatan penambangan berbasis mobile, Pi Network memiliki komunitas yang sangat aktif.

Namun, dari sudut pandang pasar, statistik menunjukkan bahwa PI masih berada dalam fase transisi menuju kedewasaan ekosistem.

Market cap di atas $1 miliar menunjukkan adanya kepercayaan dari sebagian investor, tetapi volume perdagangan yang relatif kecil menandakan bahwa partisipasi pasar secara luas masih terbatas.

Investor cenderung bersikap wait and see, menunggu kejelasan terkait adopsi, utilitas, serta mekanisme distribusi token ke depan.

Tantangan dan Peluang ke Depan

Tantangan terbesar Pi Network terletak pada pengelolaan suplai dan peningkatan likuiditas.

Dengan sisa suplai yang sangat besar, keberhasilan PI sangat bergantung pada kemampuan ekosistemnya menciptakan permintaan riil yang berkelanjutan.

Di sisi lain, peluang tetap terbuka lebar. Jika Pi Network mampu meningkatkan utilitas dalam ekosistemnya dan mendorong penggunaan PI dalam aktivitas nyata, maka market cap berpotensi tumbuh seiring dengan meningkatnya kepercayaan pasar.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 1,53%, Tekanan Jual Bayangi Pergerakan PI

Statistik Pi Network menunjukkan gambaran yang kompleks.

Dengan market cap $1,71 miliar, volume harian $9,36 juta, dan FDV $20,52 miliar, PI berada di persimpangan antara potensi pertumbuhan jangka panjang dan tantangan struktural yang signifikan.

Bagi investor, memahami rasio likuiditas, struktur suplai, dan implikasi FDV menjadi hal krusial sebelum mengambil keputusan.

Seperti aset kripto lainnya, Pi Network menawarkan peluang, namun juga menyimpan risiko yang perlu dikelola dengan cermat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com