Tag Archives: nama

Umbul Buto Klaten dan Kisah Asal-usulnya



Klaten

Di Klaten, ada pemandian mata air dengan nama Umbul Buto. Kisah tentang asal usul umbul ini menarik untuk disimak. Seperti apa?

Nama Buto dalam bahasa Jawa berarti Raksasa dalam seni pewayangan. Tidak seperti namanya yang berkonotasi seram, pemandian ini ternyata tempatnya adem.

Umbul Buto berada di sisi utara desa Kedungan, kecamatan Pedan, di tepi perkampungan padat penduduk Klaten. Di Utara mata air tersebut, terdapat persawahan padi dan tanaman palawija yang membentang.


Pantauan di lokasi, Umbul Buto yang mulai kusam airnya karena kemarau berada di tepi jalan desa. Mata air di umbul seukuran sekitar 8×8 meter dengan kedalaman sekitar lima meter itu dikelilingi dua pohon beringin besar dan tiga pohon gayam tua.

Dahannya yang besar dan daunnya yang rimbun membuat Umbul Buto tak mudah tersentuh sinar matahari. Di Utara dan timur dasar umbul yang mulai menyusut airnya terdapat saluran air mengarah ke sawah.

Di tengah air umbul yang mulai dipenuhi sampah daun, dua batu menyembul. Batu berbentuk patung topeng buto itulah yang konon menjadi asal julukan bagi Umbul Buto.

“Ada empat patungnya, yang buat tidak tahu dan sejak dulu sudah ada. Lha itu (menunjuk ke bawah) mulai kelihatan batunya,” ungkap Heri (50) pengelola warung di lokasi.

Menurut Heri, umbul itu dulunya dimanfaatkan untuk pengairan sawah oleh pemerintah Belanda. Disebut Umbul Buto karena ada patungnya.

“Ya karena ada patungnya itu namanya. Dulu sering digunakan nepi (menyendiri) tapi sekarang tidak lagi, tidak ada cerita aneh-aneh,” jelas Heri yang tinggal di lokasi.

Umbul Buto di Desa Kedungan, Kecamatan Pedan, Klaten.Umbul Buto di Desa Kedungan, Kecamatan Pedan, Klaten. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng

Jarwo (75), warga lain menyatakan sejak dirinya kecil umbul juga sudah ada. Konon menurut cerita orang tua-tua ada pentas tayub tapi gongnya dimasukkan ke umbul itu untuk menutupi mata air yang terlalu deras.

“Ono ledek sak gamelane ditanggap, gong e dilebokne kene ben ora dadi segara (ada penari tayub bersama gamelan pentas, gamelan dimasukkan sini agar tidak jadi laut),” tutur Jarwo dengan bahasa Jawa campuran kepada detikJateng di lokasi.

Menurut Jarwo, zaman dulu umbul itu airnya banyak dan bening untuk mandi. Tetapi sekarang sudah tidak digunakan dan hanya digunakan untuk mencari angin masyarakat.

“Untuk ngadem warga. Tidak ada yang aneh-aneh setiap hari ramai untuk duduk-duduk,” jelasnya.

Kades Kedungan, Kecamatan Pedan, Bagus Wahyu Dewanto, menuturkan umbul Buto dulunya dimanfaatkan untuk pengairan Belanda. Disebut Umbul Buto karena ada patung kepala raksasa buto di dasarnya.

“Di bawah itu ada patung kepala buto, jumlahnya empat dan untuk apa fungsinya kita tidak tahu. Bukan ditemukan baru karena sejak dulu sudah ada, nanti kalau puncak kemarau kelihatan,” ucap Bagus Wahyu kepada detikJateng.

Umbul itu, terang Bagus Wahyu, konon berhubungan dengan dua umbul di utaranya yaitu Umbul Cilik dan Umbul Gede. Umbul cilik dimanfaatkan untuk Pamsimas.

“Umbul cilik dimanfaatkan untuk Pamsimas. Yang Umbul Buto dua tahun lalu kita beri pagar dan tulisan untuk ruang terbuka hijau karena ada pohon-pohon besarnya, terutama pohon gayam,” kata Bagus Wahyu.

——–

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

12 Wisata Medan yang Wajib Dikunjungi Beserta Jam Buka dan Harga Masuknya


Medan adalah salah satu kota di Indonesia yang menawarkan berbagai destinasi wisata yang menarik. Mulai dari keindahan alam hingga warisan budayanya, membuat ibu kota Sumatera Utara wajib dieksplor.

Wisata Medan juga punya daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Tak heran, jika Medan menjadi destinasi yang wajib dikunjungi terutama mereka yang ingin mengeksplorasi pesona Sumatera Utara.

Wisata Medan yang Terkenal

Telah dirangkum detikTravel, berikut adalah daftar destinasi wisata Medan yang bagus untuk dikunjungi:


1. Istana Maimun

Lokasi: Jalan Brigjen Katamso No. 1, Medan, Sumatera Utara.

Istana Maimun (laman disbudpar Sumut)Istana Maimun. Foto: dok. laman Disbudpar Sumut.

Salah satu wisata Medan terkenal yang wajib dikunjungi adalah Istana Maimun. Di sini, wisatawan bisa berkeliling menikmati kemegahan bangunan, berkeliling, menaiki delman dan kendaraan listrik hingga belajar sejarah.

Dilansir situs Itjen Kemdikbud, Istana Maimun dibangun pada 26 Agustus 1888 atas perintah Sultan Ma’moen Al Rasyid, Kerajaan Deli. Pembangunannya baru selesai pada 18 Mei 1891.

Istana Maimun dirancang oleh Theodoor van Erp, tentara Belanda kelahiran Ambon, Maluku, dan didesain juga oleh seorang arsitek Italia bernama Ferrari.

Kondisi Istana Maimun Medan yang mirip pasarTampak depan Istana Maimun Foto: Nizar Aldi

Bangunannya begitu mencolok di mata dari kejauhan, pasalnya didominasi warna kuning-emas. Arsitektur Istana Maimun mengandung unsur Melayu, Timur Tengah, dan Eropa.

Berdiri di lahan seluas 2.772 km2 dengan megah, istana ini memiliki 30 ruangan yang terdiri dari 3 bagian utama bangunan induk, sayap kiri, dan sayap kanan.

Jam Buka

Istana Maimun buka pada 08.00 WIB – 17.00 WIB.

Harga Tiket Masuk

Dari catatan detikSumut, harga masuk ke Istana Maimun sekitar Rp 10 ribu per orang. Sementara untuk anak-anak di bawah 5 tahun gratis.

2. Masjid Al-Mashun

Lokasi: Jalan Mahkamah No.74 c, RT.02,Kota Medan.

Bersilaturahmi disela sela acara salad idul adha di Masjid Raya Al-Mashun MedanMasjid Raya Al-Mashun Medan Foto: Aisyah Luthfi Munthe/detik.com

Masjid Al-Mashun adalah masjid tua cantik yang lokasinya bersebelahan dengan Istana Maimun. Masjid ini juga bagian dari peninggalan Kesultanan Deli.

Masjid Al-Mashun dibangun oleh Sultan Ma’mun Al Rasyid Perkasa Alam. Pembangunannya dipimpin oleh beliau pada 12 Agustus 1906 dan selesai pada 10 September 1909.

Selain untuk beribadah dan melihat arsitekturnya, di area masjid pengunjung juga bisa melihat makam para Sultan Deli.

Berdasarkan pengalaman detikSumut, area pemakaman tersebut ada berbagai bentuk. Ada juga nama nisan yang terukir bertuliskan bahasa Arab.

Makam Sultan Deli ke-9 dibentuk setinggi kurang lebih 1 meter dan berwarna kuning. Pada nisan pun tertulis para nama Sultan Deli beserta istri hingga anaknya, seperti nama Sultan Deli ke-9 Sultan Ma’moen Al Rasyid.

Makam para Sultan Deli ditempatkan berbeda dengan makam para keturunan Melayu lainnya.

Jam Buka

Masjid Al-Mashun buka setiap hari mulai pukul 04.00 – 00.00 WIB.

Harga Tiket Masuk

Masuk ke Masjid Al-Mashun tidak dipungut biaya alias gratis.

3. Graha Bunda Maria Annai Velangkanni

Lokasi: Jalan Sakura III No. 7 – 10, Tj. Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.

Pengunjung melihat dari dekat Graha Bunda Maria Annai Velangkanni, Medan, Sumatera Utara, Kamis (23/11/2017). Tempat yang diresmikan pada tahun 2005 ini dibuat untuk menjadi tempat berziarah atau mencari tahu sejarah tentang kerohanian. Grandyos Zafna/detikcom-. Kesan kuil India langsung luruh begitu Anda masuk ke bagian dalam bangunan. -. Graha Bunda Maria Annai Velangkanni terbuka untuk umum. -. Tidak ada tiket masuk yang diberlakukan alias gratis bagi siapa saja yang ingin melihat, berziarah, serta mencari tahu sejarah tentang peristiwa kerohanian.-. Graha Bunda Maria Annai Velangkanni ini didirikan dan dibangun oleh Pastor James Bharataputra S.J.-. September 2001 pembangunan graha mulai dilakukan selama empat tahun dengan biaya yang dihabiskan sebesar Rp 4 miliar. -. Dana datang dari kemurahan hati para pecinta dan pemuja Maria, baik Katolik maupun non Katolik. 60 persen dana berasal dari umat di Indonesia, 30 persen Singapura, selebihnya dari Malaysia, India, dan Dubai.Graha Bunda Maria Annai Velangkanni, Medan. Foto: Grandyos Zafna

Graha Maria Annai Velangkanni merupakan tempat ziarah dan ketaatan umat Katolik kepada Bunda Maria (penyembuh orang sakit). Dibangun pada tanggal 8 oktober 2001, dengan gaya bangunan Indo-Mughal (Islam-Hindu).

Arsitekturnya sangat menarik, yakni seperti bentuk candi yang membungkuk ke atas. Bangunan graha berlantai 7,yang terdiri dari 3 stupa, 2 di lantai 4 dan melambangkan kesempurnaan dan 7 langit.

Jam Buka

Graha Maria Annai Velangkanni buka setiap hari dari pukul 08.00-18.00 WIB di weekdays. Sementara untuk weekend tutup pada 19.00 WIB.

Harga Tiket Masuk

Masuk ke Graha Maria Annai Velangkanni gratis.

4. Danau Siombak

Lokasi: Jalan Pasar Nippon Ujung, Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

Destinasi Wisata Danau SiombakDestinasi Wisata Danau Siombak, Medan. Foto: Kartika Sari

Dilansir dari laman pemkomedan.go.id, karena letaknya jauh dari laut, Danau Siombak berair payau.

Wisatawan bisa menikmati pemandangan indah di dermaga yang menghadap ke hamparan hutan di sekeliling danau. Bakal lebih seru lagi, kalau kalian menaiki perahu, bebek air kayuh, atau berenang di kolam renang yang ada di sekitar sana.

Jam Buka

Danau Siombak buka setiap hari, dari pukul 09.00 hingga 18.00 WIB di weekdays. Sementara di weekend tutup pada 19.00 WIB.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk ke Danau Siombak hanya Rp 2 ribu.

5. Tjong A Fie Mansion

Lokasi: Jl. Jendral Ahmad Yani No. 105, Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.

Rumah Tjong A FieRumah Tjong A Fie. Foto: Putu Intan/detikcom

Tjong A Fie Mansion merupakan museum berupa bangunan bersejarah dengan gaya gaya arsitektur Cina, Melayu, dan Art Deco. Tjong A Fie Mansion disebut juga sebagai “permata bersejarah di Medan”.

Sebenarnya, ini adalah rumah Tjong A Fie seorang pengusaha, bankir dan kapitan asal Hakka, Tiongkok. Kini, rumah ini telah menjadi bangunan bersejarah sekaligus cagar budaya dan museum.

Rumah Tjong A FieRumah Tjong A Fie. Foto: Putu Intan/detikcom

Dilansir situs resminya, rumah ini dibangun pada tahun 1895 di atas lahan 8000 m2. Bangunannya juga dibangun dengan memperhatikan prinsip feng shui.

Ketika masuk ke dalam, pengunjung akan melihat pemandangan rumah mewah ala Tiongkok zaman dahulu. Kamar-kamar ada di keempat sisi bangunan dan mengelilingi halaman terbuka di bagian tengah. Ini melambangkan “Sumur Surga”.

Menariknya, pada setiap sudut rumah perabotan atau meubelnya pun terjaga keasliannya.

Jam Buka

Tjong A Fie Mansion buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB – 17.00 WIB. Namun, setelah pukul 16.30 pengunjung sudah dilarang masuk.

Museum ini akan tutup pada Hari Tahun Baru Cina.

Harga Tiket

Harga tiket masuk ke Tjong A Fie Mansion adalah Rp 35.000 per orang.

6.Kampoeng Selfie (Kongsi)

Lokasi: Jalan DR. Cipto, Anggrung, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.

Kampoeng Selfie di MedanKampoeng Selfie di Medan. Foto: Jefris Santama/detikcom

Kampoeng Selfie adalah salah satu destinasi viral di Medan. Lokasinya tidak jauh dari pusat kota Medan, waktu tempuh perjalanan sekitar 30 menit saja.

Dilansir dari sittus Universitas Sumatera Utara, wisata Kampung Selfie Medan resmi dibuka pada sejak 25 November 2017. Sesuai namanya, tempat ini mengusung konsep kreativitas seni dan penanaman tanaman di depan ruman.

Jalanan di kampung ini terlihat indah dengan sentuhan cat warna-warni kontras nan meriah. Daya tarik kongsi ini adalah menawarkan pengalaman wisatawan untuk merasakan keseruan berfoto selfie berlatar belakang spot-spot foto menarik, kekinian, dan beragam.

Jam Buka

Kampoeng Selfie Medan buka hari Senin-Sabtu pada pukul 09.00 WIB – 20.00 WIB.

Harga Tiket

Masuk ke Kampoeng Selfi Medan tidak dipungut biaya.

7. Museum Perjuangan TNI

Lokasi: Jalan KH. Zainul Arifin No. 8, Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan.

Dilansir situs Arsip Indonesia, Museum Perjuangan TNI Medan menjadi wisata sejarah mengenai perjuangan ABRI serta rakyat di Sumatera Utara.

Dilansir situs Arsip Indonesia, bangunan Museum Perjuangan TNI didirikan pada 1928 oleh pemerintah Belanda sebagai bangunan Arhnehen atau Asuransi NV Levensverzekering.

Pada tahun 1942 – 1945 bangunan ini dikuasai oleh Jepang. Barulah pada 1971 hingga sekarang menjadi Museum Perjuangan TNI.

Wisatawan yang berkunjung bisa melihat senjata, obat – obatan, hingga seragam TNI digunakan pada perang kemerdekaan Indonesia melawan pemberontakan pada tahun 1985.

Tidak hanya pernak-pernik TNI, koleksi di museum ini juga ada perlengkapan militer, arkeologi, relief, hingga monumen.

Jam Buka

Museum Perjuangan TNI Medan buka setiap Selasa – Kamis 07.00 sampai 15.00 WIB.

Harga Tiket

Masuk ke Museum Perjuangan TNI Rp 0 alias tidak dipungut biaya.

8. Pos Bloc Medan

Lokasi: Jalan Pos, No. 1, Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.

Pos Bloc MedanPos Bloc Medan. Foto: Putu Intan/detikcom

Pos Bloc Medan adalah tempat hits di Medan yang bisa didatangi secara gratis. Tempat ini menjadi tempat bersejarah yang kini disulap menjadi area dengan unsur seni, budaya, dan hiburan. Kegiatan kreatif sering dilakukan di area Maidan Hall dan Cultural Hall di Pos Bloc.

Dilansir akun Instagram @posblokmedan, dulunya Pos Bloc Medan merupakan kantor pengiriman surat. Di mana ruangannya menjadi kantor para pegawai Pos, dengan gudang yang penuh sekat.

Jam Buka

Pos Bloc Medan buka dari pukul 10.00 – 22.00 WIB di weekdays, sedangkan di weekend mulai pukul 08.00 – 23.00 WIB.

Harga Tiket

Masuk ke Pos Bloc Medan gratis.

9. Taman Sri Deli

Lokasi: Jl. Sisingamangaraja, Mesjid, Kota Medan.

Taman Sri Deli. Foto: direktoripariwisata.idTaman Sri Deli. Foto: Dok.direktoripariwisata.id

Tempat wisata gratis di Medan selanjutnya ada Taman Sri Deli. Taman ini dibuat tahun 1920-an atas gagasan Amaludin Sani Perkasa Alamsyah, Sultan Deli ke-10.

Taman Sri Deli juga bisa jadi pilihan objek wisata Medan yang romantis, untuk pilihan tempat nongkrong. Menerapkan perpaduan arsitektur Turki, India, dan Mesir, taman ini didesain oleh arsitek Italia.

Letak taman ini berseberangan dengan Masjid Raya Medan. Di sini, pengunjung bisa bersantai. Di sekitar lokasi juga banyak warung untuk membeli makanan.

Jam Buka

Taman Sri Deli Medan buka setiap hari, mulai pukul 07.00-21.00 WIB.

Harga Tiket

Masuk ke Taman Sri Deli gratis.

Lokasi: Jalan S. Parman No. 309, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara.

Wisatawan mancanegara mengamati koleksi serangga yang diawetkan di Rahmat International Wildlife Museum dan Galeri di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (29/6/2024).  Museum yang memiliki 2.600 spesies dan 5.000 spesimen hewan dan satwa yang diawetkan tersebut menjadi salah satu obyek wisata favorit di Medan serta menjadi sarana pembelajaran bagi anak sekolah. ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/rwa.Wisatawan mengamati koleksi yang diawetkan di Rahmat International Wildlife Museum dan Galeri di Medan, Sumatera Utara. Foto: ANTARA FOTO/FransiscoCarollio

Galeri Rahmat Medan adalah satu-satunya galeri bertaraf internasional di Asia. Galeri ini mengoleksi sekitar 2.600 spesies binatang liar yang diawetkan dan 5.600 spesimen.

Para hewan disusun dengan artistik dalam ruangan khusus untuk menjaga kelembapan. Selain ada koleksi satwa, museum ini juga menyediakan perpustakaan berisi informasi seputar berbagai jenis satwa dan habitatnya dari berbagai negara.

Para spesiesnya berasal dari perburuan legal dengan konservasi, pemberian dari berbagai negara, hasil pembelian secara legal.

Jam Buka

Rahmat International Wildlife Museum & Gallery buka setiap hari, mulai pukul 09.00 – 17.00 WIB.

Harga Tiket

Biaya masuk ke Rahmat International Wildlife Museum & Gallery sebesar Rp 75.000 ribu per orang.

11. Kebun Binatang Medan

Lokasi: Jalan Simalingkar Raya, Medan.

Keterangan Foto : Suasana pengunjung yang berwisata ke Medan Zoo di momen hari libur lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah, Selasa (3/5/2022).Suasana pengunjung yang berwisata ke Medan Zoo di momen hari libur. Foto: Goklas wisely/detisumut

Medan Zoo jadi destinasi untuk melihat para fauna dan flora, sehingga cocok untuk dikunjungi bersama keluarga dan si kecil.

Jam Buka

Kebun Binatang Medan setiap hari mulai pukul 08.30 sampai 17.30 WIB.

Harga Tiket Masuk

Harga masuk Kebun Binatang Medan adalah Rp 15.000 per tiket di weekdays, dan Rp 20.000 di weekend.

12. Kuil Shri Mariamman (Mariamman Temple)

Lokasi: Jalan Teuku Umar No.18, Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah, Kota Medan.

Gerbang kuil Shri Mariamman di Medan. (Farid Achyadi Siregar/detikSumut)Gerbang kuil Shri Mariamman di Medan. (Farid Achyadi Siregar/detikSumut)

Kuil Shri Mariamman menjadi salah satu kuil tertua di Kota Medan. Berdiri sejak tahun 1884, kuil ini menjadi tempat untuk memuja Dewi Mariamman.

Kuil ini juga menjadi saksi masuknya umat Hindu dan orang India di kota Medan. Pengunjung bisa ke sana untuk melihat keindahan kuil.

Jam Buka

Kuil Shri Mariamman buka setiap hari pada pukul 06:00-12:00 WIB. Lalu, akan buka kembali pada pukul 16:00-20:00 WIB.

Harga Tiket Masuk

Masuk ke Kuil Shri Mariaman gratis.

Sebagai destinasi wisata yang terus berkembang, Medan bisa jadi pilihan tempat bagi wisatawan dengan keramahan dan kekayaan budayanya yang khas. Wisata Medan mana yang tertarik untuk detikers kunjungi?

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Titik Nol Kilometer Palembang yang Terlupakan



Palembang

Seperti kota-kota lainnya di Indonesia, Palembang juga punya Titik Nol Kilomater. Tapi sayang, titik nol kilometer ini sudah dilupakan orang.

Tahukah kamu di mana titik nol kilometer Kota Palembang? Jika banyak yang menjawab tidak tahu itu wajar, sebab titik ini ditandai hanya oleh prasasti kecil yang mungkin luput dari pandangan warga yang melintas.

Seperti pada umumnya, titik nol kilometer menjadi penanda untuk mengukur jarak di Kota Palembang. Karena itulah warga Palembang kini mengenal beberapa tempat yang menggunakan hitungan kilometer.


Seperti Pasar Palimo (Pasar Kilometer 5), yang artinya berjarak 5 kilometer dari titik nol tadi. Kami mendatangi lokasi titik nol dan mencoba bertanya pada warga yang biasa beraktivitas di sekitar situ.

Rupanya mereka pun tidak tahu dengan tepat keberadaan titik nol kilometer Palembang.

“Di sana, seberang Lapas (Lapas Perempuan Kelas II A Palembang),” kata seorang pengemudi becak motor ditemui di lokasi.

“Tidak tahu kalau ada nama tempat titik nol. Mungkin karena (di Palembang) ada KM, ya. Misal mau ke KM 10, KM 12, makanya ada nama tempat titik nol,” ungkap warga sekitar bernama Maulana.

“Kalau tidak salah di Monpera (Monumen Perjuangan Rakyat),” jawab warga lain bernama Apri.

Nah, sebenarnya Titik Nol Kilometer Palembang terletak di depan Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayowikramo atau Masjid Agung Palembang.

Titik Nol Kilometer Palembang.Titik Nol Kilometer Palembang. Foto: Reiza Pahlevi/detikcom

Tepatnya ada di trotoar depan pagar masjid, berseberangan dengan Bundaran Air Mancur antara Jalan Sudirman dan Jalan Merdeka. Prasasti Titik Nol Kilometer Palembang berdiri tanpa pagar pembatas apa pun.

Semennya mulai gompal dan warna hijaunya mengusam. Bahkan ada sampah-sampah dan barang bekas seperti sepatu rusak dan ranting pohon di sekitarnya. Di atas prasasti itu terpatri tulisan berikut.

Awal
Jln. Jenderal Sudirman
KM : 0 + 000
S.02′ 59′ 17.0″
E.104′ 45′ 39.7″

Awal
Jln. Riacudu
S.02′ 59′ 17.0″
E.104′ 45′ 39.7″

Kepala Dinas Pariwisata Palembang Sulaiman Amin pun sepakat, banyak masyarakat yang belum tahu persis tempat Titik Nol Kilometer Palembang. Justru banyak yang lebih tahu titik nol di daerah lain karena memang lebih populer.

“Padahal titik nol tak hanya ada di luar (kota) saja. Palembang juga punya. Titik nol itu untuk penghitungan lokasi titik nol ke lokasi lain. Termasuk juga ke wilayah seberang (Jembatan Ampera), tapi banyak yang tidak tahu,” tutur Sulaiman.

Menurut Sulaiman, Titik Nol Kilometer Palembang bisa menjadi destinasi wisata potensial ke depannya. Untuk itu, Dinas Pariwisata akan mengumpulkan sejarawan, budayawan, dan OPD terkait untuk memastikan lokasi tepat titik nol, kemudian mendirikan tugu penanda yang lebih kentara di sana.

“Kita akan bangun semacam tugu penanda titik nol Palembang supaya masyarakat tahu titiknya. Nanti kita akan teliti dulu bersama sejarawan, budayawan, dan OPD terkait untuk menentukan lokasinya,” jelasnya.

——–

Artikel ini telah naik di detikSumbagsel.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik, Lokasi, Harga Tiket


Jakarta

Di selatan Makassar, terdapat Kabupaten Gowa yang memiliki beragam tempat wisata yang menarik. Tempat pariwisata Gowa ini mulai dari wisata alam, wisata buatan, wisata sejarah, hingga religi.

Buat traveler yang berwisata di Gowa dan sekitarnya, simak dulu 15 tempat pariwisata Gowa berikut ini, lengkap dengan daya tarik, lokasi, dan harga tiketnya.

Rekomendasi Pariwisata Gowa

Inilah 15 rekomendasi tempat pariwisata Gowa yang dikutip dari situs Pemkab Gowa:


1. Danau Tanralili

Indahnya Danau Tanralili di Gowa, Sulsel. (Syachrul Arsyad/detikSulsel)Indahnya Danau Tanralili di Gowa, Sulsel. (Syachrul Arsyad/detikSulsel) Foto: Indahnya Danau Tanralili di Gowa, Sulsel. (Syachrul Arsyad/detikSulsel)
  • Lokasi: Desa Manimbahoi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
  • Jam buka: 24 jam.
  • Harga tiket masuk: Rp 5 ribu.

Danau Tanralili berada di kaki Gunung Bawakaraeng. Danau ini memiliki pemandangan telaga berair jernih, pegunungan hijau, dan suasananya yang sejuk. Keindahannya sering dibandingkan dengan Ranu Kumbolo di Gunung Semeru, Jawa Timur.

Danau Tanralili terbentuk akibat longsoran gunung yang membentuk cekungan dalam. Makanya. Untuk mencapai Danau Tanralili, membutuhkan waktu sekitar 3 jam dari Kota Makassar.

2. Bendungan Kampili

  • Lokasi: Desa Kampili, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
  • Jam buka: 24 jam.
  • Harga tiket masuk: gratis.

Selain digunakan untuk kepentingan irigasi, Bendungan Kampili juga menjadi tempat wisata yang menarik, sehingga sering dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara. Saat kemarau, aliran airnya jernih. Bebatuan di tepi danau juga membuatnya semakin eksotis.

Namun saat musim hujan, debit airnya meningkat dan airnya menjadi kecoklatan. Batu-batu juga menjadi berlumut dan cukup licin.

3. Bendungan Bili-bili

Bendungan Bili-Bili Kabupaten GowaBendungan Bili-Bili Kabupaten Gowa (smartcity.gowakab.go.id)
  • Lokasi: Desa Bili-bili, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.
  • Jam buka: 24 jam.
  • Harga tiket masuk: Rp 2 ribu.

Dilansir dari situs Kemenkeu, Bendungan Bili-bili awalnya digunakan untuk sarana drainase pada saluran Sinri Jala, Jongaya, dan Panampu karena sudah tidak memadai serta sering membuat genangan di daerah hilir Sungguminasa.

Dikutip dari detikSulsel, pemandangannya yang menarik membuat Bendungan Bili-bili juga menjadi tempat wisata. Di sekeliling bendungan terdapat berbagai spot yang bisa digunakan untuk menikmati pemandangan bendungan, seperti tempat makan, tempat camping, dan hotel.

4. Makam Sultan Hasanuddin dan Raja-raja Lain

Bendungan Bili-Bili Kabupaten GowaMakam Sultan Hasanuddin. (detikcom)
  • Lokasi: Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
  • Jam buka: 07.00-17.00 WITA.
  • Harga tiket masuk: gratis.

Sultan Hasanuddin adalah pahlawan nasional Indonesia yang dimakamkan di kompleks pemakaman di puncak Bukit Tamalate. Luas kompleks ini yakni 2.352 m².

Selain Sultan Hasanuddin, terdapat 24 situs pemakaman raja-raja lain dari Kerajaan Gowa sejak sebelum masa Islam di Sulawesi Selatan. Hal ini ditunjukkan dengan arah makam yang membujur ke timur-barat.

Beberapa tokoh yang dimakamkan di Kompleks Pemakaman Sultan Hasanuddin adalah I Tajiibang Daeng Marompa Karaeng Data Tunibatta (Raja Gowa ke-11 yang wafat pada 1565) dan Arung Lamoncong (bangsawan Kerajaan Bone), dan Karaeng I Mallingkari Daeng Manjori Karaeng Katangka Sultan Abdullah Awalul Islam Tumenanga Riagamana Raja Tallo (wafat pada 1636).

5. Air Terjun Parangloe

Air Terjun ParangloeAir Terjun Parangloe Foto: Air Terjun Parangloe. (smartcity.gowakab.go.id)
  • Lokasi: Belapunranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
  • Jam buka: 24 jam.
  • Harga tiket masuk: Rp 5 ribu + dana kebersihan Rp 3 ribu.

Kabupaten Gowa memiliki banyak air terjun yang menjadi tempat wisata, salah satunya Air Terjun Parangloe. Air terjun ini tidak meluncur deras dari ketinggian, tetapi mengalir berundak dari batuan yang bertingkat. Airnya yang jernih membuat wisatawan senang bermain air di bawahnya.

Namun untuk bisa menikmati keindahan ini, traveler harus menempuh perjalanan panjang. Kalian harus berjalan kaki sekitar 45 menit hingga 1 jam dari tempat parkir.

6. Air Terjun Cinta

Air terjun CintaAir terjun Cinta Foto: (Abdy Febriady/detikcom)
  • Lokasi: Tamalatea, Manuju, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
  • Jam buka: 24 jam.
  • Harga tiket masuk: Rp 5 ribu.

Air Terjun Cinta memiliki keunikan pada bentuk kolamnya yang berbentuk hati. Kondisi lingkungan di sekitarnya masih alami. Airnya pun masih jernih, sehingga cocok buat traveler yang mencari nuansa alami dan ketenangan.

7. Air Terjun Biroro

Air terjun Biroro di GowaAir terjun Biroro di Gowa (Muhammad Bakri/detikTravel)
  • Lokasi: Bonto Lerung, Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
  • Jam buka: 09.00-17.00 WITA.
  • Harga tiket masuk: gratis.

Air Terjun Biroro memiliki suasana yang masih alami dan sepi. Sepanjang perjalanan menuju air terjun, traveler dapat menikmati pemandangan sawah dengan latar belakang Gunung Bawakaraeng. Airnya yang jernih membuat traveler akan senang berenang di sana.

Air Terjun Biroro berjarak sekitar 5 km dari pusat kota Malino, atau sekitar 77 km dari Kota Makassar. Sampai di tempat parkir di perkampungan warga, traveler harus berjalan kaki sekitar 2 km untuk mencapai air terjun.

8. Air Terjun Takapala

Destinasi wisata Air Terjun Takapala, Kabupaten Gowa, Sulsel.Destinasi wisata Air Terjun Takapala, Kabupaten Gowa, Sulsel. Foto: (Ibnu Munsir/detikSulsel)
  • Lokasi: Kampung Takapala, Desa Bontolerung, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
  • Jam buka: 24 jam.
  • Harga tiket masuk: Rp 7 ribu.

Jika ingin melihat air terjun yang tinggi dengan air yang meluncur deras, traveler bisa berwisata ke Air Terjun Takapala. Ketinggiannya mencapai 109 meter dengan debit air yang cukup besar.

Tebing-tebing curam membuat air terjun ini tampak eksotis. Belum lagi cipratan air yang membentuk kabut di bawah membuat pemandangan semakin menakjubkan. Untuk mencapai air terjun, traveler bisa naik bukit batu yang dikenal memiliki 1.000 anak tangga.

9. Malino Highlands

Destinasi wisata Air Terjun Takapala, Kabupaten Gowa, Sulsel.Pemandangan di Malino Foto: (Basri/d’Traveler)

Lokasi: Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Jam buka: 07.00-18.00 WITA.
Harga tiket masuk:

  • Weekday: Rp 50 ribu untuk dewasa dan Rp 25 ribu untuk anak.
  • Weekend: Rp 65 ribu untuk dewasa dan Rp 35 ribu untuk anak.

Malino Highlands adalah kawasan wisata yang lengkap, mencakup penginapan, kuliner, pemandangan alam, hingga aktivitas menarik seperti trekking di alam, main ATV, berkuda, panahan, bersepeda, dan beraneka paket wisata.

Di ketinggian sekitar 1.200 mdpl, wisatawan akan merasakan suasana sejuk. Kalian juga bisa jalan-jalan di perkebunan teh Dataran Tinggi Malino yang luasnya sekitar 200 hektare.

10. Permandian Je’ne Tallasa Sileo

Destinasi wisata Air Terjun Takapala, Kabupaten Gowa, Sulsel.Permandian Je’ne Tallasa Sileo (smartcity.gowakab.go.id)
  • Lokasi: Sileo, Paraikate, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
  • Jam buka: 08.00-17.00 WITA.
  • Harga tiket masuk: Rp 20 ribu untuk dewasa, Rp 15 ribu untuk anak-anak (weekend + Rp 5 ribu)

Permandian Je’ne Tallasa menjadi tempat wisata favorit di Gowa di akhir pekan, terutama untuk anak-anak. Objek wisata air ini memiliki luas sekitar 20 hektare. Wahana di sini antara lain beraneka seluncuran, ember tumpah, dan wahana lainnya.

11. Istana Balla Lompoa

Museum Balla LompoaMuseum Balla Lompoa (Ibnu Munsir/detikcom)
  • Lokasi: Jalan Sultan Hasanuddin Nomor 48, Sungguminasa, Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
  • Jam buka: 08.00-16.00 WITA.
  • Harga tiket masuk: Rp 2 ribu.

Kata Balla Lompoa berarti rumah besar. Rumah ini adalah istana yang menjadi tempat tinggal Raja Gowa. Situs seluas 3 hektar ini dibangun tahun 1936 oleh Raja Gowa ke-XXXV I Mangimangi Daeng Matutu, Karaeng Bontonompo yang bergelar Sultan Muhammad Tahir Muhibuddin.

Kini bangunan ini digunakan sebagai museum. Di bagian belakang istana terdapat tembok batu alam yang tebal dengan pintu kayu yang lebar dan kokoh. Di bagian depan terdapat pagar permanen yang rendah dan halaman yang terbuka

12. Sierra Sky View Malino

Sierra Sky View Malino GowaSierra Sky View Malino Gowa (smartcity.gowakab.go.id)
  • Lokasi: Jl. Poros Malino, Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
  • Jam buka: 09.00-18.00 WITA.
  • Harga tiket masuk: Rp 25 ribu.

Sierra Sky View berada di dataran tinggi Malino yang sejuk. Tempat wisata ini menawarkan nuansa bangunan miniatur dunia, mulai dari kincir angin Belanda, Jembatan Venice Italia, bangunan Swiss, Kota Santorini, hingga bangunan khas Jepang, China, dan Korea. Selain itu terdapat ayunan raksasa dan jembatan kaca.

13. Rainbow Garden Gowa

Sierra Sky View Malino GowaRainbow Garden Gowa (Arnas Padda/Antara)
  • Lokasi: Jalan Dato Ri Panggentungang, Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
  • Jam buka: 07.00-18.00 WITA.
  • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.

Rainbow Garden Gowa adalah taman yang memiliki beragam bunga yang menghampar luas. Bunga yang paling dominan adalah bunga celosia, bunga matahari dan kenop. Tempatnya berada tepat di tengah sawah, sehingga tampak unik.

Taman bunga ini cocok buat traveler yang suka berfoto-foto. Terlebih ketika hari sudah hampir gelap, cahaya oranye akan membuat tempat ini semakin eksotis.

14. Kebun Binatang Citra Satwa Celebes

Kebun Binatang Citra Satwa Celebes GowaKebun Binatang Citra Satwa Celebes Gowa (Gowakab.go.id)
  • Lokasi: Sokkolia, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
  • Jam buka: 08.00-17.00 WITA.
  • Harga tiket masuk: Rp 20 ribu.

Salah satu tempat pariwisata Gowa yang cocok untuk anak-anak adalah Kebun Binatang Citra Satwa Celebes. Di bagian depan, traveler akan disuguhi koleksi aneka burung, mulai dari merpati, merak, dan nuri. Selain itu, terdapat sekitar 30 spesies satwa yang dilindungi, seperti rusa, anoa, kera, dan sebagainya.

15. Masjid Tua Al-Hilal Katangka

Masjid Tua Al Hilal Katangka merupakan masjid tertua di Sulawesi Selatan. Diketahui, masjid ini dibangun pada tahun 1603. Ini penampakannya.Masjid Tua Al Hilal Katangka (Arnas Padda/Antara)
  • Lokasi: Jalan Syech Yusuf Nomor 57, Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
  • Jam buka: 24 jam.
  • Harga tiket masuk: gratis.

Masjid Tua Al-Hilal Katangka adalah salah satu masjid tertua yang berada di Kelurahan Katangka. Dikutip dari arsip berita detikSulsel, Katangka sebetulnya adalah nama pohon. Pohon ini terkenal keramat pada masa Raja I Tumanurung.

Masjid ini menjadi bukti perkembangan Islam di Kerajaan Gowa yang dibangun pada 1603 M oleh Raja Gowa XIV I Mangngarangi Daeng Manrabbia. Di sekitar masjid terdapat makam raja-raja Gowa. Masjid masih digunakan masyarakat untuk beribadah hingga sekarang.

Demikian tadi 15 tempat pariwisata Gowa yang bisa dikunjungi, lengkap dengan daya tarik, lokasi, dan harga tiketnya. Sebelum berkunjung jangan lupa update informasi lebih dulu untuk memastikan harga tiket, ketersediaan layanan, dan berbagai info lainnya.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

Cara Bayar Pajak Kendaraan Atas Nama Orang Lain di Samsat


Jakarta

Kendaraan bermotor diwajibkan membayar pajak setiap tahunnya. Untuk bayar pajak, ada sejumlah persyaratan dan serangkaian prosedur yang perlu diperhatikan.

Bayar pajak kendaraan dilakukan sekaligus perpanjang STNK dan ganti plat kendaraan untuk lima tahunan. Sebaiknya bayar pajak dilakukan sebelum jatuh tempo. Karena akan dikenakan denda jika terlambat atau melewati batas waktu.

Pajak tahunan dapat dibayarkan di Samsat induk, gerai Samsat, dan layanan Samsat Keliling. Namun, tak sedikit yang membayar pajak kendaraan di kantor Samsat diwakilkan oleh orang lain lantaran dirinya berhalangan hadir.


Nah, kalau kamu dimintai tolong membayar pajak kendaraan atas nama orang lain di Samsat tapi tidak tahu persyaratan yang dibutuhkan dan prosedur yang mesti dilalui, cek info dan tata caranya di bawah ini.

Persyaratan Bayar Pajak Kendaraan Tahunan Atas Nama Orang Lain

Merujuk catatan detikcom, persyaratan yang diperlukan untuk perpanjang STNK dan bayar pajak kendaraan orang lain sebenarnya tidak jauh berbeda. Tapi ada sedikit tambahan, yaitu harus melampirkan surat kuasa dan KTP yang diberi kuasa.

Berikut syarat dan dokumen bayar pajak kendaraan tahunan atas nama orang lain yang diperlukan:

– STNK asli dan fotokopi
– KTP asli pemilik kendaraan dan fotokopi
– Surat kuasa bermeterai
– KTP asli yang diberi kuasa dan fotokopi.

Persyaratan Bayar Pajak Kendaraan 5 Tahunan Atas Nama Orang Lain

Sementara syarat bayar pajak kendaraan dan ganti plat lima tahunan atas nama orang lain yaitu sebagai berikut:

– STNK asli dan fotokopi
– BPKB asli dan fotokopi
– KTP asli pemilik kendaraan dan fotokopi
– Surat kuasa bermeterai
– KTP asli yang diberi kuasa dan fotokopi
– Bawa kendaraan yang akan diganti platnya untuk cek fisik.

Cara Bayar Pajak Kendaraan Tahunan Atas Nama Orang Lain

Untuk memperpanjang STNK dan membayar pajak kendaraan tahunan milik orang lain, berikut tata caranya:

1. Datangi kantor Samsat, gerai Samsat, atau layanan Samsat Keliling
2. Ambil serta isi formulir perpanjangan STNK sekaligus bayar pajak dengan benar
3. Serahkan formulir dan dokumen bayar pajak ke loket pendaftaran
4. Tunggu dan petugas akan memanggil untuk menyerahkan lembar nominal pajak
5. Bayar pajak kendaraan sesuai nominal di loket pembayaran
6. Tunggu sampai penerbitan lembar STNK baru di loket penyerahan selesai
7. Dan pajak kendaraan tahunan telah selesai dibayarkan.

Cara Bayar Pajak Kendaraan 5 Tahunan Atas Nama Orang Lain

Berikut cara bayar pajak, perpanjang STNK, dan penggantian plat kendaraan 5 tahunan:

1. Datangi kantor Samsat terdekat dan bawa kendaraan yang akan dibayarkan pajaknya
2. Menuju lokasi cek fisik kendaraan di area Samsat
3. Bawa hasil cek fisik dan kunjungi loket perpanjangan STNK
4. Di loket perpanjangan STNK, ambil dan isi formulir dengan lengkap dan benar
5. Serahkan formulir dan berkas dokumen ke petugas untuk dicek datanya
6. Tunggu hingga proses verifikasi data selesai
7. Setelah data diverifikasi, petugas akan menyerahkan lembar pembayaran pajak kendaraan
8. Bayarkan pajak kendaraan di loket sesuai nominal pada lembar pembayaran
9. Setelah pembayaran, STNK dan plat nomor baru bisa diambil di loket penyerahan
10. Dan plat nomor kendaraan baru dapat dipasangkan.

Cara Cek Pajak Kendaraan Online

Nominal pajak tahunan akan berbeda-beda setiap kendaraannya. Besaran pajak yang harus dibayarkan dapat dicek melalui online. Berikut cara cek pajak kendaraan Jakarta:

– Buka situs resmi Samsat Jakarta samsat-pkb2.jakarta.go.id di browser
– Masukkan nomor polisi (nopol)
– Masukkan NIK pemilik kendaraan (opsional)
– Centang ‘Saya bukan robot’ lalu klik ‘Cari’
– Info besaran pajak yang perlu dibayarkan akan muncul.

Untuk besaran pajak lima tahunan juga berbeda-beda tiap kendaraannya. Tapi ada biaya tambahan yang perlu dibayarkan untuk ganti plat nomor mobil atau motor lima tahunan, seperti ganti kaleng plat, ganti STNK, serta biaya asuransi kecelakaan.

Itu dia cara bayar pajak kendaraan tahunan dan lima tahunan beserta persyaratannya.

(azn/row)



Sumber : oto.detik.com

Fungsi Kunci Shock, Jenis, dan Cara Memakainya


Jakarta

Kunci shock adalah salah satu barang yang wajib ada di mobil. Kunci ini memiliki nama lain socket wrench. Dinamakan kunci shock karena banyak digunakan untuk area shockbreaker.

Kunci shock cenderung lebih nyaman dan aman digunakan ketimbang kunci pas atau kunci ring, sehingga banyak dipakai. Bentuknya tabung dengan bagian tengah berongga atau berlubang. Di salah satu ujungnya terdapat lubang segi enam atau segi dua belas yang pas untuk mur atau baut.

Di bawah ini akan kita ulas beberapa fungsi kunci shock, lengkap dengan jenis-jenis dan cara memakai kunci shock, yang dilansir dari situs Dealer Suzuki Indomobil Multi Trada dan situs Astra Daihatsu.


Fungsi Kunci Shock

Beberapa fungsi kunci shock adalah sebagai berikut:

1. Melepas dan Memasang Mur dan Baut

Fungsi kunci shock yang pertama adalah untuk melepas dan memasang mur dan baut pada berbagai bagian kendaraan, misalnya roda, rem, shockbreaker, dan bagian mesin.

2. Melonggarkan dan Mengencangkan Mur dan Baut

Selain melepas dan memasang mur dan baut, kunci shock juga sering dipakai hanya untuk melonggarkan dan mengencangkan mur dan baut pada tingkat keketatan yang diinginkan.

3. Memperbaiki Suspensi

Sering kali kunci shock dipakai untuk memperbaiki komponen shock breaker atau shock absorber, per, dan pegas. Dalam hal ini, fungsi kunci shock juga masih seputar melepas, memasang, melonggarkan, atau mengencangkan mur dan baut..

4. Menjangkau Area yang Sempit

Kelebihan kunci shock adalah bisa menjangkau area yang sempit, sehingga lebih mudah untuk memutar mur dan baut. Untuk menjangkau sudut sempit atau area yang sulit, biasanya memakai universal joint.

5. Lebih Fleksibel

Kunci shock tersedia dalam berbagai ukuran dan bentuk, sehingga memudahkan mekanik untuk menyesuaikan kebutuhan sesuai jenis dan ukuran mur dan baut dengan efisien.

Jenis Kunci Shock

Detikers juga harus tahu bahwa jenis kunci shock ada bermacam-macam. Ketahui jenis-jenis dan kegunaannya masing-masing.

1. Berdasarkan Ukuran Drive Hole

Berdasarkan ukuran drive hole atau lubangnya, kunci shock dibagi menjadi empat jenis. Ukurannya mempengaruhi penggunaan alat pelengkap yang dipakai, sebab masing-masing kunci shock tidak bisa ditukar-tukar.

Empat ukuran kunci shock ini adalah:

  • Kunci shock ukuran 1/4 inci atau 0,6 cm
  • Kunci shock ukuran 3/8 inci atau 0,9 cm
  • Kunci shock ukuran 1/2 inci atau 1,3 cm
  • Kunci shock ukuran 3/4 inci atau 1,9 cm

2. Berdasarkan Bentuk Tabung

Kunci shock berdasarkan bentuk tabungnya dibedakan menjadi dua, yaitu panjang dan pendek.

  • Kunci shock standar (pendek) digunakan untuk mengencangkan atau melepas mur dan baut dengan momen pengencangan besar.
  • Kunci shock deep (dalam/panjang) digunakan untuk mengencangkan dan melepaskan mur dan baut dengan momen pengencangan sedang.

3. Berdasarkan Jumlah Titik Pada Lubang Kunci

Berdasarkan jumlah titik pada lubang, terdapat tiga jenis kunci shock, yaitu:

  • Kunci shock 6 pt yang biasa digunakan untuk momen pengencangan besar.
  • Kunci shock 12 pt yang biasa digunakan pada sudut geser kecil.
  • Kunci shock 8 pt yang biasa digunakan untuk pengencangan.

Cara Memakai Kunci Shock

Jika detikers masih bingung bagaimana cara penggunaan kunci shock, simak langkah-langkah berikut ini:

1. Sesuaikan Kunci Shock dengan Ukuran Mur atau Baut

Ada berbagai jenis kunci shock yang bisa diganti-ganti. Sesuaikan jenis socket sesuai dengan ukuran mur atau baut. Jika menggunakan ukuran terlalu besar atau terlalu kecil, maka bisa merusak mur atau bautnya.

2. Pasang Socket pada Pegangan Kunci Shock

Setelah memilih ukuran, pasangkan socket pada pegangan kunci shock. Pastikan socket terpasang dengan kencang. Jika pemasangan tidak benar, ini bisa menyebabkan kesalahan dalam proses pemasangan atau pelepasan mur atau baut.

3. Pasangkan ke Mur/Baut Lalu Putar Pegangan

Setelah socket terpasang pada kunci shock, pasangkan socketnya pada mur atau baut yang akan dilepas atau dipasang. Putar stang pegangannya searah jarum jam jika ingin melepas mur/baut, atau putar berlawanan arah jarum jam jika ingin memasang mur dan baut.

Demikian telah kita ketahui 5 fungsi kunci shock, lengkap dengan jenis dan cara memakainya. Jangan lupa untuk selalu membawa kunci ini di kendaraan ya.

(bai/row)



Sumber : oto.detik.com

Bioskop Legenda hingga Jadi Tempat Transaksi PSK



Medan

Di Medan, ada satu tempat yang begitu melegenda, yaitu Medan Plaza. Zaman dulu, tempat ini jadi favorit buat nonton film hingga buat transaksi dengan PSK.

Apabila melintas di Jalan Iskandar Muda dari arah Jalan Gatot Subroto di Medan, coba lihat sisi kiri jalan, di situ ada bekas mal legendaris dan tertua di Kota Medan. Namanya Medan Plaza.

Namun sayang, mal ini sudah tiada usai terjadi kebakaran pada Agustus 2015 silam. Saat ini eks Medan Plaza hanya tersisa lahan kosong. Lahan tersebut dipagari seng yang mengelilingi bangunan.


Area sekitar lahan eks Medan Plaza ini sering menjadi pangkalan tukang becak untuk menunggu penumpang. Para tukang becak ini pun bercerita sering mendapat sewa dari pengunjung usai pulang dari Medan Plaza.

“Dulu banyaklah penumpang dari sini (Medan Plaza), udah ada langganan kami dari pegawai di sana. Biasanya kita jemput pas tutup mal, mereka udah keluar itu jam 11 malam. Ada juga kita jemput anak muda, lucunya jumpa pertama mereka di Medan Plaza ini. Si laki-lakinya yang antar pulang perempuannya naik becak, terus baru kita antar ke tempat laki-lakinya. Pernah juga kita antar pasangan ke hotel, macem-macem lah di mal ini,” kenang Sugi, tukang becak yang mangkal di sekitaran lahan eks Medan Plaza.

Selain Sugi, warga Medan banyak menyimpan kenangan dengan plaza yang berdiri tahun 1984 ini. Apalagi, Medplaz, nama populernya, punya bioskop dengan harga termurah se-kota Medan saat itu.

Suhas, warga yang masih merasakan pelayanan dari Medan Plaza, bercerita jika ia sering menghabiskan waktu bersama teman-temannya untuk nongkrong di plaza ini.

“Ada kenangan zaman sekolah jadi tempat tujuan utama nonton bioskop karena paling murah plus boleh makan dari luar, cuma ya itu bioskopnya kurang nyaman,” ungkap Suhas.

Suhas bercerita bioskop di Medan Plaza ini menjadi favorit karena selain murah namun juga boleh membawa makanan dari luar.

“Satu-satunya bioskop murah di mal Medan yang bisa bawa makanan dari luar. Dulu tiketnya ada yang paket Rp 15 ribu,” Suhas.

Tak hanya Suhas yang rindu momen tersebut. warga medan lainnya, Irhan juga mengenang momen dia dan saudara-saudaranya dari kampung begitu senang menonton bioskop di mal tertua ini.

“Yang paling dirindukan itu ya bioskopnya. Dulu waktu saudara-saudara ke Medan pasti kita nonton bioskop di Medan Plaza, nonton film Nenek Gayung waktu itu. Siap nonton kami pasti ke Plaza Medan Fair untuk jalan-jalan dan makan,” ujar Irhan.

Sering Digoda Pria Genit

Selain bioskop, ternyata banyak warga Medan yang mengenang hal-hal mengerikan seperti berjumpa dengan pria genit yang banyak menggoda para pengunjung, khususnya remaja dan anak kuliahan.

“Waktu kuliah dulu pernah mau ke bioskop diikutin bapak-bapak mulai dari pintu masuk sampai ke pintu masuk bioskop. Kalau ke sana enggak berani pergi sendiri, banyak om-om genit,” kata Via.

Hal serupa juga turut dirasakan Erna, warga Medan yang pernah ‘ditawar’ pria hidung belang usai berbelanja pakaian di Medan Plaza.

“Kenangan paling parah saya pernah ditawar om-om di pintu masuk waktu nunggu taksi. Saya langsung lari ke tempat security itupun mau diikuti tapi saya lari, aduh, lucu tapi seram juga lah waktu itu,” pungkasnya.

Jadi Tempat Transaksi PSK

Sejarahwan Sumut Budi Agustono mengungkapkan bahwa Medan Plaza memiliki daya tarik dengan memiliki banyak tenant seperti restoran es krim, warung rujak yang populer, dan juga bioskop.

“Sebenarnya pada tahun 1990-an, Medan Plaza tidak terlalu modern lah karena awalnya dirancang untuk kelas menengah ke bawah karena produk yang dijual biasa. Tapi di situ ada yang menarik banyak orang seperti es krim Fontain yang tiap hari ramai dan cafe waktu itu belum populer. Jadi hiburan sore kalau tempat nongkrong ya Medan Plaza,” ungkap Budi.

Tak hanya itu, lokasi Medan Plaza yang terkoneksi dengan Jalan Nibung Raya ternyata juga menjadi magnet tersendiri terjadinya pertemuan ataupun transaksi Pekerja Seks Komersial (PSK).

“Antara Medan Plaza dan Nibung Raya itukan terkoneksi juga. Ini menjadi salah satu wilayah yang termasuk PSK yang bertransaksi di sekitar Medan Plaza. Jadi dengan mudah melihat perempuan bertransaksi dengan siapa saja,” ujarnya.

Lanjutnya, Budi menyebutkan transaksi PSK di Medan Plaza merupakan hal yang biasa terjadi, terlebih pada sore hari.

“Mulai sekitar jam 5 sore atau jam 7-8 malam itu banyak sekali orang iseng dan kemudian banyak perempuan yang bertemu dengan banyak pria, mungkin transaksinya tidak di situ tapi bertemu di sana. Saat itu merupakan pemandangan umum di sekitar Medan Plaza, makanya Medan Plaza itu sebagai magnet untuk banyak orang ke sana,” kata Budi.

“Saya kira ini yang tidak dimiliki plaza waktu itu. Di situ terjadi tempat orang bertemu untuk hiburan, belanja, dan menikmati suasana pada sore hari,” pungkasnya.

“Memang Medan Plaza ini zona agak “kemerah-merahan”, jadi saya kira ini saling berkaitan dan memang sirkuit ekonomi ini saling berjalan,” tutupnya.

——-

Artikel ini telah naik di detikSumut.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik Umbul Cokro atau OMAC, Pemandian Segar di Klaten


Jakarta

Objek Wisata Mata Air Cokro (OMAC) atau Umbul Cokro sebelumnya dikenal dengan nama Umbul Ingas. Dinamakan demikian sebab mata airnya berada di antara pohon ingas yang besar.

Setelah ditutup karena kegiatan revitalisasi, objek wisata ini diresmikan dan dibuka pada Desember 2024. Ada apa saja di pemandian Umbul Cokro?

Daya Tarik Umbul Cokro

Umbul Cokro memiliki luas kurang lebih sekitar 15.000 m2. Menurut laman Pemprov Jateng, berbeda dengan objek wisata mata air lainnya, Umbul Cokro punya berbagai wahana yang bisa menambah keseruan wisatawan.


1. Kolam Alami

Kolam alami Umbul Cokro memiliki air yang bening dan segar. Mengutip laman Website resmi Pemerintah Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Ada area dangkal untuk anak-anak dan dalam untuk dewasa.

Di sini, kamu bisa snorkeling untuk melihat bebatuan alami di dasar kolam. Menariknya, kamu juga bisa melihat ikan-ikan kecil berenang bebas di sekitarmu.

2. Sungai Umbul Cokro

Bagi kamu yang suka memacu adrenalin bisa mencoba tubing di aliran sungai Umbul Cokro. Kamu akan meluncur di atas ban karet sambil menikmati pemandangan sekitar yang begitu asri.

3. Area Outbond

Kawasan Umbul Cokro juga mempunyai area outbond yang seru untuk dijelajahi. Ada flying fox, jembatan tali, serta game team building yang dapat melatih kekompakan.

4. Kuliner

Setelah lelah bermain, kamu dapat menikmati hidangan di area kuliner yang tersedia. Ada banyak pilihan, mulai dari bakso, gorengan, nasi pecel, es kelapa muda, hingga jus buah.

Harga Tiket dan Jam Operasional Umbul Cokro

Harga tiket masuk ke Umbul Cokro adalah Rp 15.000. Sementara untuk parkir mobil yaitu Rp 5.000 dan parkir motor Rp 2.000. Jam operasional 08.00-17.00 WIB.

Fasilitas Umbul Cokro

Umbul Cokro sudah mempunyai fasilitas yang cukup lengkap. Mengutip salah satu laman agen travel, berikut di antaranya:

  • Gazebo
  • Mushala
  • Toilet
  • Kamar bilas
  • Area parkir
  • Penyewaan tikar
  • Wahana bermain anak

Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Jaraknya sekitar 14 km dari Alun-alun Klaten, kira-kira menempuh 30 menit perjalanan.

Wisatawan yang ingin mengunjungi Umbul Cokro dari Jalan Pemuda No. 294 di Pusat Klaten, bisa mengikuti jalan Raya Solo-Yogyakarta. Kemudian belok kiri ke Jalan Merbabu, lalu ke Jalan Sulawesi di Sidowayah.

Selanjutnya, ikuti petunjuk menuju Jalan Mayor Kusmanto, Jalan Ki Ageng Panjawi, dan Jalan Yaqowiyu ke Jalan Karanganom. Lalu, ikuti Jalan Klaten-Karanganom dan belok kiri setelah Puskesmas Karanganom. Teruskan perjalanan ke Jalan Delanggu-Polanharjo.

Traveler tinggal belok kiri ke Jalan Cokro-Tulung. Lanjutkan perjalanan hingga menemukan Umbul Cokro. Objek wisata ini bisa dikunjungi setiap saat bagi detikers yang butuh refreshing dan healing dari padatnya aktivitas setiap hari.

Sebelum berkunjung, jangan lupa mengupdate informasi terkait ketersediaan layanan di Umbul Cokro. Termasuk untuk tarif masuk, parkir, serta rute, untuk memastikan piknik terlaksana dengan aman dan nyaman.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik, Tiket Masuk, Lokasi


Jakarta

Kabupaten Banyuwangi dan sekitarnya menyimpan banyak pesona alam yang mengagumkan. Sebut saja Kawah Ijen, Alas Purwo, Taman Nasional Baluran, hingga pantai-pantai yang mempesona.

Sebelum datang ke wilayah ujung timur Pulau Jawa ini, simak dulu 17 wisata Banyuwangi dan sekitarnya berikut ini, lengkap dengan informasi daya tarik, harga tiket masuk, lokasi, dan jam bukanya.

Rekomendasi Tempat Wisata Banyuwangi dan Sekitarnya

Berikut rekomendasi 17 tempat wisata Banyuwangi dan sekitarnya, mulai dari kawah, hutan, hingga pantai.


1. Kawah Ijen

Kawah IjenKawah Ijen (Chuk Shatu Widarsha)

Lokasi: Pos Paltuding, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 02.00-12.00 WIB

Harga tiket masuk:

  • WNI: 5.000 (weekday) dan Rp 7.500 (weekend)
  • WNA: Rp 100.000 (weekday) dan Rp 150.000 (weekend)

Kawah Ijen tidak hanya menawarkan keindahan kawah hijau dan pemandangan gunungnya. Yang paling menarik adalah wisatawan bisa menyaksikan api biru atau blue fire.

Api biru merupakan hasil terbakarnya gas sulfur yang muncul dari retakan Gunung Api Ijen dan temperaturnya mencapai 600 derajat celcius. Api biru ini hanya bisa ditemui di Kawah Ijen dan Gunung Dallol Ethiopia.

Tapi tak mudah untuk mencapai ke sana, karena harus naik gunung hingga sekitar 2 jam. Perjalanan biasanya dimulai saat dini hari, karena api biru akan lebih cantik jika disaksikan saat gelap. Selama perjalanan, wisatawan akan mencium belerang di sini sangat kuat.

2. De Djawatan Benculuk

hutan mirip dalam film lord of the ringsHutan mirip dalam film lord of the rings (Ardian Fanani/detikTravel)

Lokasi: Purwosari, Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 07.00-12.00 WIB (sesi pertama) dan 13.00-17.00 WIB (sesi kedua)

Harga tiket masuk: sekitar Rp 7.500

Jika mencari tempat Instagramable, datanglah ke De Djawatan atau Jawatan Benculuk. Dikutip dari Indonesia.go.id, tempat seluas 4 hektare ini memiliki koleksi trembesi berusia lebih dari 100 tahun.

Di sini, traveler akan merasa berada di film The Lord of The Rings atau berada di negeri dongeng. Wisatawan bisa berfoto di rumah pohon atau berkeliling naik kuda poni.

3. Air Terjun Lider

Lokasi: Bejong, Sumberarum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 08.00-17.00 WIB

Harga tiket masuk: Rp 3.000

Air Terjun Lider memiliki keindahan alam yang sangat asri. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 70 meter. Tempat ini merupakan bagian dari situs geologi di Gunung Raung.

Aliran airnya berasal dari sungai yang melewati tebing terjal yang disusun oleh breksi gunung api dan lava. Struktur lavanya adalah kekar kolom yang sama dengan Teluk Hijau dengan usia lebih muda.

4. Taman Gandrung Terakota

Taman Gandrung Terakota di BanyuwangiTaman Gandrung Terakota di Banyuwangi (Rachman Haryantoo/detikcom)

Lokasi: Krajan, Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 06.00-18.00 WIB

Harga tiket masuk: Rp 100 ribu (dewasa) dan Rp 50 ribu (anak)

Dilansir dari situs resminya, Taman Gandrung Terakota adalah sebuah situs pelestarian ikon seni budaya Banyuwangi, yaitu Tari Gandrung. Wisatawan akan disuguhi 1.000 patung penari gandrung yang dibuat dari tembikar atau terakota.

Patung-patung ini dapat dilihat di tepi dan di tengah persawahan yang dibuat terasering. Fasilitasnya antara lain Roemah Tjokelat Ijen, SateGete, Java Banana Cafe, Roemah Oleh-oleh, Galeri Seni, dan Amfiteater terbuka dengan kapasitas hingga 700 orang untuk kegiatan kesenian dan berbagai event.

5. Geopark Gunung Rante

Alternatif Ijen DitutupPendakian Gunung Rante (Ardian Fanani/detikTravel)

Lokasi: Dusun Kebundadap, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 24 jam

Harga tiket masuk: Rp 20 ribu

Berhadapan dengan Gunung Ijen terdapat Gunung Rante atau Gunung Ranti memiliki sensasi negeri di atas awan. Gunung setinggi 2.601 mdpl ini bisa didaki sampai puncak dengan waktu sekitar 3 jam.

6. Taman Nasional Baluran

Burung merak melintas di padang sabana Bekol di Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Jumat (22/6). Kawasan yang memiliki luas 25 ribu hektar tersebut memiliki sekitar 444 jenis tumbuhan, 26 jenis mamalia, 155 jenis burung dan terdapat lokasi wisata bahari serta lokasi pengamatan burung migran. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/pd/18Taman Nasional Baluran, Situbondo (M Agung RajasaAntara)

Lokasi: Gerbang Masuk Taman Nasional Baluran, Randu Agung, Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo

Jam buka: 07.30-16.00 WIB

Harga tiket masuk: Rp 16 ribu (weekday) dan Rp 18.500 (weekend)

Berbatasan dengan Banyuwangi di sisi utara terdapat Taman Nasional Baluran di Situbondo yang dikenal sebagai Africa van Java. Tempat ini khas dengan padang sabana Afrika dengan pemandangan gunung.

Banyak hewan yang bisa ditemui, antara lain rusa, kerbau hutan, dan banteng. Jika kalian pecinta fotografi, maka tempat ini sangat direkomendasikan. Di taman nasional ini, detikers juga bisa mampir ke pantai berpasir putih Pantai Bama.

7. Taman Nasional Alas Purwo

Saat ini musim kawin bagi burung merak hijau telah tiba. Merak jantan pun mulai mengembangkan ekornya untuk menarik perhatian merak betina di Taman Nasional Alas Purwo.Merak di Taman Nasional Alas Purwo (Budi Candra Setya/Antara)

Lokasi: Kutorejo, Kalipait, Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 08.00-16.00 WIB

Harga tiket masuk:

  • WNI: Rp 15 ribu (weekday) dan Rp 17.500 (weekend)
  • WNA: Rp 160 ribu (weekday) dan Rp 225 ribu (weekend)
  • Tiket pengamatan hewan liar: Rp 10 ribu

Di Kabupaten Banyuwangi memiliki Taman Nasional Alas Purwo yang berada di kawasan selatan Banyuwangi. Meski dikenal dengan kesan dan mitos mistis, taman nasional ini tetap banyak dikunjungi wisatawan.

Di kawasan ini, wisatawan akan menembus hutan yang sangat rimbun dan teduh sampai di padang sabana yang yang luas. Kalian bisa menyaksikan hewan seperti rusa dan burung-burung yang cantik.

Untuk menuju ke Alas Purwo, traveler bisa melewati Jalur Pintu Rowobendo maupun Jalur Pintu Bedul.

8. Agrowisata Kali Klatak

Lokasi: Gombengsari, Kalipuro, Gombeng, Gombengsari, Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 24 jam

Harga tiket masuk: Rp 20.000 hingga Rp 50.000 sesuai paket wisata yang dipilih

Agrowisata Kali Klatak adalah kawasan perkebunan dengan berbagai jenis tanaman, mulai dari karet, kopi, cokelat, kelapa, aneka buah, dan beragam rempah-rempah. Tempat ini menawarkan kesejukan dan pemandangan hijau, serta pesona Banyuwangi dari atas.

Kawasan Agrowisata Kali Klatak ini sebelumnya dimiliki oleh bangsa Belanda di bawah Mij Moorman & Co. Kemudian tempat ini beralih ke tangan pengusaha pribumi, R Soehoed Prawiroatmodjo.

9. Pemandian Taman Suruh

Lokasi: Jalan Perkebunan Kalibendo, Dusun Andong, Taman Suruh, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 07.30-15.30 WIB (Jumat tutup)

Harga tiket masuk: Rp 15 ribu

Detikers yang mencari wisata air, ada pemandian Taman Suruh yang luasnya mencapai 3,5 hektare. Lokasinya berada sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut, sehingga sangat menyejukkan.

10. Pantai Plengkung

pantai plengkungPantai Plengkung (detikcom)

Lokasi: Purworejo, Kalipait, Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 07.30-17.00 WIB

Harga tiket masuk: Rp 15 ribu

Pantai Plengkung adalah salah satu destinasi pantai yang wajib bagi pecinta surfing atau berselancar. Dilansir dari Indonesia.go.id, pantai ini juga disebut G-Land.

Pantai ini berada di kawasan Alas Purwo. G-Land termasuk dalam tujuh spot surfing dengan ombak terbaik di dunia (The Seven Giant Waves Wonder).

Wisatawan juga bisa menyewa perahu untuk melihat atraksi dari para surfer di tengah laut, atau melakukan aktivitas lain seperti snorkeling, diving, caving, dan melihat penangkaran penyu.

11. Pantai Pulau Merah

pulau merahPulau Merah (Raisha/detikcom)

Lokasi: Dusun Pancer, Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 24 jam

Harga tiket masuk: Rp 10 ribu

Pantai lain yang menarik adalah Pantai Pulau Merah. Pantai ini memiliki pasir putih, dan memiliki keindahan matahari terbenam.

Dilansir dari laman Wonderful Indonesia, pantai ini awalnya bernama Ringin Pitu. Namanya diganti Pulau Merah karena disebut-sebut warna tanah dan pasir pantai di Pulau Merah yang kemerahan. Versi lainnya, saat itu muncul cahaya merah terang yang bersinar dari pulau kecil Pulau Merah.

12. Green Bay

pantaiGreen Bay (Windra Aristiana/d’Traveler)

Lokasi: Dusun Krajan, Sarongan, Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 08.00-16.00 WIB

Harga tiket masuk: Rp 5 ribu

Selanjutnya ada Green Bay atau Pantai Teluk Ijo yang berada di kawasan Taman Nasional Meru Betiri. Air laut di pantai ini terlihat biru kehijauan, tak heran jika disebut Teluk Ijo.

Untuk menuju pantai ini, wisatawan harus melewati perkebunan dan hutan tropis lebat. Tiba di lokasi, detikers bisa menikmati pantai pasir putih dengan berenang atau snorkeling. Ada juga tebing dengan aliran air seperti air terjun.

13. Pantai Rajegwesi

Keindahan alam Pantai Rajegwesi, Teluk Hijau, dan Pantai Pulau Merah di Banyuwangi cukup mempesona disaksikan dari udara. Keindahan pantai itu dipotret dari Helikopter Bell 412 milik Skuadron 400 Wing Udara-1 Puspenerbal dengan Pilot Lettu Laut (P) V. Oktomiawan dan Copilot Lettu Laut (P) Tri Yudha. Istimewa/Sertu Mar Kuwadi.Pantai Rajegwesi (Istimewa/Sertu Mar Kuwadi)

Lokasi: Sarongan, Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 24 jam

Harga tiket masuk: Rp 7.500

Pantai Rajegwesi memiliki keindahan pantai pasir berwarna kecokelatan. Di sini, traveler juga bisa melihat perahu-perahu nelayan berjajar. Kalian juga bisa menyewa kapal untuk menuju ke Teluk Ijo.

Selain itu, terdapat sisa peninggalan bersejarah berupa bunker dari zaman Jepang. Di sisi timur pantai, terdapat area untuk tempat penyu-penyu bertelur.

14. Pantai Sukamade

Keindahan Pantai SukamadeKeindahan Pantai Sukamade (detikcom)

Lokasi: Jl. Sukamade, Dusun Sukamade, Sarongan, Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 24 jam

Harga tiket masuk: Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu

Taman Nasional Meru Betiri juga memiliki Pantai Sukamade yang terkenal dengan konservasi penyunya. Hampir setiap malam penyu-penyu datang untuk mengubur telur-telurnya.

Saat pagi, telur penyu mulai menetas dan berjuang untuk menuju lautan. Proses ini akan membuat wisatawan kagum melihatnya.

15. Bangsring Underwater

hiu bangsring underwaterhiu bangsring underwater (detikcom)

Lokasi: Desa Bangsring, Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 07.00-18.00 WIB

Harga tiket masuk: Rp 5 ribu

Tak hanya keindahan pantainya, Banyuwangi memiliki keindahan bawah laut. Salah satunya adalah Bangsring Underwater yang merupakan wisata alam berbasis konservasi terumbu karang alami maupun yang sengaja ditanam di sini.

Ada pula Rumah Apung Bangsring, yaitu tempat penjinakan ikan hiu yang berada dalam beberapa keramba berukuran 3×3 meter. Ikan hiu tersebut diletakkan tidak sampai tengah laut agar dapat bertahan hidup dengan nyaman.

16. Taman Blambangan

Taman BlambanganTaman Blambangan (Putri Akmal)

Lokasi: Jalan Diponegoro No 2, Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 24 jam

Harga tiket masuk: gratis

Taman Blambangan menjadi tempat yang banyak dikunjungi warga, terlebih saat akhir pekan. Setiap malam minggu hampir selalu digelar pentas seni yang menampilkan kebudayaan Banyuwangi.

Taman ini juga cocok untuk anak-anak karena wahana bermain anak. Pecinta olahraga pun bisa ke sini. Ada lapangan basket, skatepark, hingga dinding panjat. Sambil bersantai, kalian juga bisa berwisata kuliner di ‘Stand Kuliner Blambangan’ di bagian barat taman.

17. Desa Wisata Osing

Desa Wisata Osing KemirenDesa Wisata Osing Kemiren. (Rachman Haryanto/detikcom)

Lokasi: Dusun Krajan, Desa Kemiren, Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 07.00-17.00 WIB

Harga tiket masuk: Rp 5 ribu

Desa Kemiren adalah cagar budaya yang ditetapkan dengan nama Desa Osing. Traveler bisa melihat rumah-rumah kuno Suku Osing yang berusia ratusan tahun. Salah satu rumah berukuran besar dan biasa digunakan untuk pertunjukan kesenian, seperti tari gandrung, angklung paglak, dan sebagainya.

Nah, itulah 17 tempat wisata Banyuwangi dan sekitarnya, lengkap dengan daya tarik, harga tiket masuk, lokasi, dan jam bukanya. Buat detikers yang ingin berkunjung, jangan lupa update info terkait tujuan wisata ya.

Info terbaru memungkinkan detikers bisa mempersiapkan diri dengan baik sebelum datang ke tempat wisata di Banyuwangi. Hasilnya, detikers bisa piknik dengan aman dan nyaman mulai berangkat hingga pulang.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

Jalan-jalan ke Banten, Tempat Kelahiran Rizki Juniansyah


Serang

Kebahagiaan Indonesia bertambah saat Rizki Juniansyah meraih medali Olimpiade Paris 2024. Atlet angkat besi itu berasal dari Banten, lho!

Rizki merebut medali emas kedua Indonesia di Olimpiade 2024 setelah mencatatkan total angkatan 354 kg, jauh melampaui para pesaingnya di kelas 73 kg putra di South Paris Arena 6, Paris, Jumat (9/8/2024) dinihari WIB.

Lahir di Kota Serang Banten, mari lihat-lihat wisata apa saja yang bisa traveler sambangi di sana.


Berikut tujuh wisata Banten:

1. Taman Nasional Ujung Kulon

TN Ujung Kulon berada di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kawasan itu dinyatakan sebagai geopark nasional dalam Surat Keputusan (SK) Menteri ESDM RI Nomor: 393.K/GL.01/MEM.G/2023 tentang Penetapan Taman Bumi (Geopark) Nasional Ujung Kulon pada 10 November 2023.

Pulau Peudang di Taman Nasional Ujung KulonPulau Peudang di Taman Nasional Ujung Kulon (Hudan Zulkarnaen/d’traveler)

TN Ujung Kulon adalah wilayah satu-satunya habitat badak jawa (Rhinoceros sondaicus) di Indonesia. Satwa soliter yang dilindungi itu saat ini terancam punah karena indikasi marak diburu.

Taman Nasional Ujung Kulon sendiri memiliki luas wilayah sekitar 105.694 hektare, yang terdiri dari, daratan 61.357,46 hektare dan sisanya perairan.

2. Kampung Baduy

Kampung Suku Baduy LuarKampung Suku Baduy Luar (A. Maulana Nugraha/d’Traveler)

Kampung Baduy menjadi salah satu tempat wisata populer di Banten. Berada di Desa Kanejes, Lebak, Banten, wisatawan bisa datang dan melihat langsung kehidupan warga Baduy. Biaya masuknya Rp 5.000 per orang.

Kampung Baduy terbagi menjadi dua yaitu Baduy Luar dan Baduy Dalam. Di Baduy Luar, wisatawan bisa berjalan-jalan sambil treking. Untuk Baduy Dalam agak berbeda, wisatawan yang masuk harus memiliki izin dan mentaati sejumlah peraturan adat yang berlaku, termasuk tidak memfoto warga dan keadaan kampung.

3. Tanjung Lesung

Tanjung LesungTanjung Lesung (dok. Istimewa)

Tanjung Lesung saat ini memiliki status sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan mendapat nama dari kemiripannya dengan “lesung,” yang dalam Bahasa Sunda berarti tempat untuk menumbuk beras.

Tanjung Lesung berlokasi di Desa Tanjung Jawa, Kecamatan Panimbung, Kabupaten Pandeglang, Banten, Jawa Barat, yang dapat dicapai dalam waktu sekitar 3 jam perjalanan dari Ibu Kota.

Tanjung Lesung memiliki jam operasional selama 24 jam. Untuk memasuki Pantai Tanjung Lesung, pengunjung akan dikenakan biaya Rp 25.000 pada hari biasa dan Rp 40.000 pada akhir pekan.

4. Hutan Mangrove

Wisata Mangrove Jembatan Pelangi di Lontar, Kabupaten SerangWisata Mangrove Jembatan Pelangi di Lontar, Kabupaten Serang (Syanti Mustika/detikcom)

Nama tempat wisata yang ada di Lontar, Kabupaten Serang ini adalah Taman Wisata Mangrove Jembatan Pelangi. Nama pelangi ini berasal dari cat warna-warni yang menghiasi jalur trekking di sekitar hutan mangrove.

Awalnya, hutan mangrove ini berfungsi sebagai penahan abrasi dan angin laut, melindungi tambak-tambak warga yang ada di sekitarnya. Namun atas usulan orang Dinas Kelautan dan Perikanan Banten, pengelola pun menyulap hutan ini menjadi destinasi wisata.

Untuk masuk ke taman mangrove ini kamu akan dikenakan biaya Rp 5.000 per orangnya. Di sini terdapat warung-warung, saung, musala dan toilet. Untuk jam operasional mulai pukul 07.00-17.30 WIB.

5. Taman Wisata MBS

Taman Wisata MBS di SerangTaman Wisata MBS di Serang (Syanti/detikcom)

Nama tempat rekreasi ini adalah Taman Wisata MBS (Mahoni Bangun Sentosa). Lokasinya sekitar 20 menit dari pusat kota Serang, tepatnya di Cideheng, Kelurahan Kemanisan, Curug, Kota Serang.

Jika kita perhatikan, taman ini berkonsep paduan Eropa dengan budaya Banten. Kamu nanti akan menemukan bangunan bergaya Eropa dan juga bangunan bergaya Banten.

Untuk harga tiket masuk Taman Wisata MBS yaitu Rp 25 ribu dan anak di bawah 3 tahun gratis. Jam operasional taman dari pukul 08.00-17.00 WIB dan buka setiap hari.

6. Museum Multatuli

Museum Multatuli di Lebak, BantenMuseum Multatuli di Lebak, Banten (Femi Diah/detikcom)

Museum Multatuli berlokasi di Rangkasbitung, Lebak, Banten. Berlokasi di Jl. Alun-Alun Timur No.8, Rangkasbitung Bar., Kec. Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Museum Multatuli buka mulai Selasa-Minggu pukul 08.00-15.00 WIB.

Tarif tiket masuk museum terbagi tiga kategori. Untuk anak-anak Rp 1.000, umum atau dewasa Rp 2.000, dan untuk turis Rp 15.000.

Museum Multatuli adalah satu-satunya museum di Banten, lho!

7. Gua Maria Bukit Kanada

Gua Maria Bukit KanadaGua Maria Bukit Kanada (Dodi Bayu Wijoseno/d’Traveler)

Gua Maria Bukit Kanada (GMBK) berlokasinya sekitar 3 kilometer dari Alun-alun Rangkasbitung.

Kata ‘Bukit Kanada’ merupakan singkatan dari Bunda Kita Kampung Narimbang Dalam. Artinya, nama gua itu menunjukkan lokasi gua ini berada.

Gua Maria dibangun oleh umat Paroki Rangkasbitung dengan bantuan pimpinan Kongregasi Suster-suster Fransiscan Sukabumi yang tinggal di Rangkasbitung tahun 1988. Awal mulanya, gua difungsikan untuk tempat beribadah umat Katolik. Seiring berjalannya waktu, GMBK juga menjadi salah satu destinasi religi di Rangkasbitung.

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com