Tag Archives: sistem

Cara Pilih KPR Terbaik Sesuai Gaji, Cicilan Nggak Bikin Sesak Nafas



Jakarta

Membeli rumah lewat Kredit Pemilikan Rumah (KPR) memang jadi solusi populer, tapi salah pilih skema bisa bikin keuangan sesak napas. Makanya, penting banget memilih KPR yang sesuai gaji dan kemampuan finansial.

Dilansir dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti biar cicilan tetap aman dan ramah di kantong.

1. Jangan Tergiur Bunga Rendah

Bunga rendah memang terlihat menggiurkan, apalagi kalau budget kamu terbatas. Tapi, cek dulu skema bunganya. Pastikan kamu paham apakah bunga tersebut bersifat tetap (fixed) atau akan berubah setelah periode tertentu. Kalau ragu, kamu bisa mengecek menu Suku Bunga Dasar Kredit di situs resmi OJK.


2. Hitung Kemampuan Finansial

Sebelum menentukan rumah yang akan dibeli, pastikan cicilan KPR sesuai kemampuan. OJK menyarankan alokasi keuangan seperti ini: 10% untuk dana sosial, 20% untuk investasi/tabungan, 30% untuk cicilan atau utang, dan 40% untuk kebutuhan sehari-hari.

Idealnya, cicilan KPR nggak lebih dari 30% total penghasilan, untuk mengantisipasi risiko kenaikan bunga yang bisa membuat cicilan membengkak.

3. Cek Kredibilitas Developer

Jangan lupa periksa rekam jejak pengembang. Cari tahu berapa lama mereka berkecimpung di dunia properti, jumlah proyek yang sudah selesai, dan kualitas bangunannya. Kamu juga bisa mengecek legalitasnya lewat aplikasi Sistem Registrasi Pengembang (SIRENG) di situs https://sireng.pu.go.id yang dikelola Kementerian PUPR. Ini penting supaya rumah yang dibangun sesuai standar hunian layak.

Dengan langkah ini, kamu bisa lebih tenang dalam memilih KPR, tanpa takut terjebak cicilan yang bikin pusing di tengah jalan.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Pendidikan Indonesia untuk Guru dan Tenaga Kependidikan 2025 Dibuka!


Jakarta

Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah membuka pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Beasiswa jenjang S1/D4 guru dan S1/D4 calon guru ini dibuka pada 18-27 September 2025.

Bagi guru yang ingin meningkatkan kompetensi, simak kriteria penerima hingga persyaratannya berdasarkan pedoman resminya ya!

Kriteria Program Studi yang Diampu

1. BPI D4/S1 Calon Guru diberikan kepada peserta calon guru untuk kategori program studi:


  • Pendidikan anak usia dini
  • Pendidikan sekolah dasar
  • Pendidikan khusus/pendidikan luar biasa
  • Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan
  • Mata pelajaran kejuruan pada sekolah menengah kejuruan
  • Bimbingan konseling.

2. BPI D4/S1 untuk guru diberikan bagi pendidik dengan kategori:

  • Mata pelajaran umum jenjang SMA dan SMK
  • Mata pelajaran kejuruan
  • Pendidikan luar biasa.

Syarat Umum Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI)

1. Syarat D4/S1 Calon Guru

  • WNI, dibuktikan dengan kartu identitas berupa KTP atau KK
  • Belum berusia 30 tahun ketika mendaftar
  • Diterima sebagai mahasiswa baru di perguruan tinggi pada program studi sesuai kategori
  • Mempunyai ijazah atau surat keterangan lulus (SKL) dan transkrip jenjang pendidikan sebelumnya
  • Belum pernah atau tidak sedang menjalankan pendidikan pada jenjang pendidikan tinggi S1 atau D4
  • Tidak sedang menerima beasiswa yang bersumber dari pembiayaan lain.

2. Syarat Umum D4/S1 Guru

  • WNI, dengan dibuktikan melalui KTP atau KK
  • Belum berusia 47 tahun saat mendaftar, bagi guru mata pelajaran umum jenjang SMA/SMK negeri atau swasta
  • Belum berusia 50 tahun saat mendaftar bagi guru mata pelajaran kejuruan
  • Belum berusia 55 tahun saat mendaftar bagi guru pendidikan luar biasa
  • Terdata sebagai guru minimal 3 tahun di Dapodik
  • Diterima sebagai mahasiswa baru pada program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di perguruan tinggi dan prodi terakreditasi minimal B/baik sekali, yang terdaftar dalam sistem informasi Sierra Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
  • Menempuh pendidikan pada prodi sesuai mapel/jurusan yang diampu sebagai guru
  • Mempunyai ijazah atau surat keterangan lulus dan transkrip jenjang pendidikan sebelumnya
  • Belum pernah atau tidak sedang melaksanakan pendidikan pada jenjang S1/D4
  • Tidak sedang menerima beasiswa yang bersumber dari pembiayaan lain.

Jadwal Seleksi Beasiswa Pendidikan Indonesia

  • Pendaftaran: 18-27 September 2025
  • Seleksi administrasi dan substansi: Cek melalui situs https://beasiswa.kemendikdasmen.go.id
  • Pengumuman hasil seleksi tahap administrasi dan substansi: Cek di https://beasiswa.kemendikdasmen.go.id
  • Seleksi wawancara: Cek di https://beasiswa.kemendikdasmen.go.id
  • Pengumuman hasil seleksi substansi/wawancara: Cek di https://beasiswa.kemendikdasmen.go.id
  • Pembekalan dan penjelasan teknis tanda tangan kontrak: Cek di https://beasiswa.kemendikdasmen.go.id

Informasi lain mengenai Beasiswa Pendidikan Indonesia 2025 bisa dilihat di SINI.

(nah/nwk)

`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(
“https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer

5 Penyebab Klakson Motor Tidak Bunyi dan Cara Memperbaikinya di Rumah


Jakarta

Klakson termasuk komponen penting pada sepeda motor. Komponen ini berfungsi untuk memberi peringatan atau isyarat kepada kendaraan dan pengguna jalan lain selama berkendara.

Sebelum bepergian, hendaknya mengecek kondisi klakson. Adakalanya komponen ini tidak berfungsi dengan baik, sehingga suaranya mengecil bahkan bunyi tidak terdengar sama sekali.

Kalau hal ini terjadi, detikers tidak perlu buru-buru ke bengkel. Sejumlah komponen yang berkaitan dengan klakson dapat dicek terlebih dahulu dan ditangani sendiri selagi bisa. Ketahui penyebab klakson tidak bunyi dan cara mudah memperbaikinya di bawah.


Penyebab Klakson Motor Mati

Klakson yang tidak berbunyi bisa disebabkan banyak faktor. Mengutip laman Wahana Honda dan Suzuki, berikut sejumlah penyebab dan cara mengatasinya.

1. Aki Melemah

Aki merupakan sumber energi dari sistem kelistrikan motor. Aki menyuplai arus listrik agar komponen seperti starter, lampu, hingga klakson dapat menyala.

Namun, aki yang bermasalah juga bisa mempengaruhi komponen lainnya. Contohnya, klakson menjadi tidak bersuara atau bunyinya tidak nyaring.

Solusinya, aki dapat diisi ulang dayanya. Jika masalahnya serius, aki bisa diganti baru.

2. Masalah pada Kabel Klakson

Posisi kabel klakson yang tidak presisi dapat menyebabkan bunyi yang keluar tidak lantang. Kabel yang terlepas, putus, atau terbuka juga bisa mempengaruhi suara klakson.

Bila kabel lepas, detikers dapat menyambungkannya kembali. Kalau bunyinya masih kurang terdengar atau melengking, kabel bisa diikat lebih kuat lagi.

Namun jika kabel putus atau terkelupas, maka perlu diganti yang baru agar klakson dapat berfungsi dengan normal.

3. Posisi Baut Platina Berubah

Posisi baut platina yang terletak di bagian belakang klakson bisa berubah, contohnya saat motor melewati jalan tidak rata. Nah, posisi yang berubah ini dapat mempengaruhi kinerja klakson.

Untuk mengatasinya, detikers bisa menyetel ulang baut platina dengan membuka mur pengunci menggunakan tang dan memutar baut tersebut memakai obeng. Tekan tombol klakson sambil memperbaikinya agar posisinya dapat presisi.

4. Sakelar Klakson Kotor

Cek saklar klakson dan lihat apakah kondisinya kotor atau tidak. Sakelar yang berkerak dan karatan mampu menghalangi arus listrik sehingga suara klakson bisa terdengar kecil bahkan tidak berbunyi.

Solusinya, detikers dapat melepas sakelar dan membersihkannya menggunakan ampelas halus. Cairan anti karat boleh ditambahkan untuk mencegah karatan muncul kembali.

5. Baut Klakson Kendur

Baut klakson yang kurang dipasang dengan kencang bisa membuat bunyi yang keluar tidak terdengar lantang. Agar klakson berfungsi dengan baik, detikers dapat melepaskan baut dan memposisikan ulang dengan benar.

Nah, itu tadi sederet penyebab Klakson motor tidak berbunyi dan cara memperbaikinya sendiri dengan mudah di rumah.

(azn/inf)



Sumber : oto.detik.com

Begini Cara Memaksimalkan Jarak Tempuh Mobil Listrik



Jakarta

Sebuah mobil listrik saat ini diklaim oleh pabrikannya memiliki jarak tempuh yang jauh saat baterai terisi penuh. Namun, jarak tempuh itu akan lebih maksimal kalau pengendaranya menerapkan teknik berkendara yang benar.

Product Expert Hyundai Motors Indonesia Bonar Pakpahan mengatakan, ada beberapa tips untuk memaksimalkan daya jangkau mobil listrik. Pertama, hindari akselerasi dan deselerasi mendadak.

“Selain dari aspek keselamatan, dengan menghindari akselerasi maupun deselerasi mendadak, itu kita bisa memberikan kesempatan kepada si mobil untuk bisa menghemat penggunaan energinya. Jadi ketika kita akselerasi, kalau kita menekan pedal akselerator dengan cepat dan dalam, tentu aja motor listriknya akan meminta energi listrik dari baterainya dalam jumlah yang besar,” kata Bonar di sela-sela media test drive Hyundai Kona Electric ke Semarang, Rabu (2/10/2024).


“Begitu juga pada saat deselerasi, ketika deselerasi itu dilakukan dalam tempo yang cepat, mobil menjadi tidak memiliki kesempatan untuk melakukan regeneratif braking. Regeneratif braking adalah sebuah kondisi di mana mobil itu bisa meng-capture atau menangkap kembali energi yang harusnya terbuang dikonversi menjadi energi listrik untuk bisa disimpan ke dalam baterai,” sambungnya.

Selain itu, pengendara juga harus memanfaatkan momentum. Selalu perhatikan arus lalu lintas. Dengan begitu, kita harus tahu kapan harus mengerem dan menambah kecepatan sehingga tidak melakukan akselerasi atau deselerasi mendadak.

“Jadi dengan kita memperhatikan traffic flow atau arus lalu lintas di sekitar kita, driving management atau manajemen mengemudi kita itu bisa kita atur sedemikian rupa untuk memaksimalkan jarak tempuh atau meminimalkan penggunaan energi listrik,” kata Bonar.

Berikutnya, hindari melakukan pengisian daya gadget atau alat elektronik yang tidak perlu. Memang, di Kona Electric ini sudah dilengkapi dengan fitur Vehicle 2 Load (V2L) sehingga daya listriknya bisa dimanfaatkan untuk beragam kegunaan.

“Tapi kalau misalnya (baterai) laptop masih penuh, tidak perlu di-charge. Ya, karena bagaimanapun juga meskipun kita menghadirkan fitur-fitur di dalam kendaraan seperti USB charger dan seterusnya, pada akhirnya mereka tetap menggunakan energi listrik yang ujung-ujungnya akan terambil dari baterainya,” jelas Bonar.

Kemudian, tutup jendela agar meminimalkan hambatan udara. Gunakan mode sirkulasi AC sehingga AC tidak terlalu kerja berat.

“Karena kalau kita mengambil udara dari luar berarti kita nanti juga akan meminta sistem AC untuk mendinginkan atau memanaskan udara dari luar tersebut. Dan itu juga membutuhkan energi,” katanya.

Untuk memaksimalkan daya tempuh mobil listrik, lebih disarankan menggunakan Eco Mode, kecepatan maksimal 90 km/jam, dan menggunakan AC dengan temperatur 17 derajat celcius dengan fan speed atau kecepatan kipas 1. Penggunaan AC dengan fan speed 1 diyakini lebih irit energi ketimbang fan speed di atasnya.

(rgr/dry)



Sumber : oto.detik.com

15 Pengaturan Android Agar Baterai HP Tahan Lama


Jakarta

Aktivitas penggunaan smartphone di era modern saat ini sudah tidak terelakan. Tak ayal banyak yang mengakalinya dengan powerbank. Namun rupanya ada tips mudah untuk menghemat baterai loh.

Bagaimana tidak, aktivitas orang-orang setiap harinya lebih banyak berkutat dengan gadget, baik hanya sekedar mencari berita di internet, scroll media sosial atau bermain game. Beragam kegiatan tersebut, tentunya sangat membebani ponsel dan menekan pemakaian baterai.

Yuk simak penjelasan singkat cara menghemat baterai Android, berdasarkan informasi yang telah detikINET kumpulkan dari berbagai sumber.


Cara Menghemat Baterai Android

1. Jangan Gunakan HP Saat Di Charger

Momen baterai HP berkurang drastis ketika dicharge, disebut dengan Parastic Load. Hal ini bisa terjadi, bila pengguna secara bersamaan menggunakan ponsel berbarengan dengan pengisian daya.

Biasanya, sebagian orang menganggap enteng, dan malah memainkannya sembari scroll media sosial dan melakukan panggilan suara atau video. Singkatnya, untuk menghindari Parastic Load, satu-satunya cara dengan menonaktifkan perangkat seluler, agar fokus pada pengisian daya.

2. Clear Cache

Tahukah detikers, bahwa Google Play Store ternyata ikut berkontribusi dalam menghabiskan daya baterai HP. Akan tetapi, itu bisa diatasi dengan melakukan beberapa langkah dengan Clear Cache.

Detikers bisa masuk menu Setting – Appliacations – All. Kemudian pilih Google Play Service dan terakhir tekan Clear Cache.

3. Mematikan Getaran dan Suara Tombol

Cara menghemat baterai Android juga bisa dengan mematikan getaran dan suara pada tombol ponsel. Hal ini mengingat, keduanya dapat membuat motor elektrik untuk menggetarkan smartphone dan membutuhkan banyak daya.

Jadi langkah baiknya, dengan mengaktifkan mode silent dan mematikan suara pada papan tombol. Sebagai tambahan informasi, suara keyboard biasanya secara default menyala.

4. Pakai Charger Asli

Ingat, menggunakan charger asli sangat berpengaruh untuk memperpanjang usia baterai. Kalau bisa, hindari penggunaan alat pengisi daya milik ponsel lain.

5. Aktifkan Power Saving Mode

Bila detikers memakai sistem operasi Android Lollipop, maka bisa menghemat daya tahan baterai. Caranya sendiri dengan memberdayakan fitur Power Saving Mode.

Saat dalam mode ini, nantinya seluruh fungsi smartphone akan dibatasi. Jadi secara otomatis, fitur Power Saving Mode menekan kinerja dari kecerahan layar, WiFi, koneksi, hingga GPS.

6. Jangan Gunakan Aplikasi Pihak Ketiga

Cara menghemat baterai Android selanjutnya, yakni dengan menghindari penggunaan aplikasi pihak ketiga, di mana memberikan iming-iming dapat menghemat daya. Mengapa? Hal ini hanya akan memperberat kinerja smartphone.

Aplikasi yang diinstall akan menambah aktivitas layar belakang serta memori. Jadi berbanding terbalik bila mengacu pada tujuannya, yaitu menghemat baterai Android dengan mengurangi aplikasi yang sedang berjalan.

7. Matikan Aplikasi Bawaan

Setiap smartphone yang diluncurkan oleh produsen pastinya menyisipkan aplikasi bawaan. Sebenarnya, ini cukup merugikan pengguna, mengingat mereka mendapatkan perangkat lunak yang tidak dibutuhkan.

Cara yang bisa detikers lakukan ialah menonaktifkannya. Untuk bisa disable software, dapat masuk ke menu Setting, lalu pilih Apps dan Disable.

8. Batasi Pemakaian Aplikasi

Cara menghemat baterai Android berikutnya, dengan membatasi penggunaan aplikasi. Biasanya, orang-orang sering menginstall aplikasi yang sebenarnya jarang digunakan.

Untuk mengetahui aplikasi apa saja yang sedang berjalan pada background, bisa mengunjungi menu Setting. Kemudian, pilih Batterry, dan Battery Usage.

9. Auto Brightness

Salah satu fitur yang kerap dipasang otomatis oleh produsen, yakni Auto Brightness. Meskipun hal ini bisa membantu pengguna melihat layar lebih nyaman, hanya saja, penggunaannya membuat baterai boros.

Jadi solusinya bisa menonaktifkan Auto Brightness. Letak fitur ini bisa dilihat ketika detikers mengusap layar dari atas ke bawah, hingga muncul rentetan teknologi lainnya.

10. Tidak Memakai Live Wallpaper

Nah, bagi detikers yang masih menggunakan live wallpaper, bisa segera mematikannya. Bagi yang belum mengetahui, ini juga menjadi salah satu cara menghemat baterai Android.

11. Aktifkan Dark Mode

Hampir semua tampilan smartphone saat ini, sudah dilengkapi dengan grayscale atau dark mode. Tidak hanya berguna untuk mengurangi kecerahan layar, tetapi juga menghemat daya tahan baterai smartphone.

Praktiknya, fitur ini bisa membuat layar menjadi lebih gelap. Nah, upaya tersebut bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi konsumsi baterai.

12. Matikan Data atau Masuk Airplane Mode

Bila detikers sedang tidak dalam keadaan yang sibuk dengan HP, sebaiknya mematikan paket data atau masuk ke mode pesawat. Cara ini sangat ampuh untuk menghemat daya baterai.

Apalagi, ditambah dengan mengikut langkah-langkah sebelumnya. Jadi baterai HP bisa lebih awet.

13. Penggunaan WiFi

Setelah mematikan data, tetapi kalian masih ingin mengakses internet, pilihan paling bijak memanfaatkan keberadaan WiFi. Cara mengaktifkan fitur ini cukup mudah.

Pengguna hanya perlu masuk ke menu Setting, kemudian WiFi, lanjut pilih More, lalu Always Allow Scanning. Nah terakhir, pilih Scan Only While WiFi On.

14. Mengatur Waktu Sleep

Mengatur sleep di sini, maksudnya menyesuaikan berapa lama HP akan mematikan layar secara otomatis saat tidak digunakan. Biasanya produsen memberikan opsi ini, dengan beragam pilihan waktu.

Tetapi alangkah baiknya, mengaturnya lebih cepat. Jadi ketika sedang tidak digunakan lagi, HP tidak selalu menyala yang dapat mengonsumsi daya baterai lebih banyak.

15. Matikan Lokasi

Cara menghemat baterai Android yang terakhir ialah mematikan penggunaan GPS. Jadi saat tidak dipakai, lebih baik dimatikan saja.

Ternyata, mengaktifkan lokasi juga cukup memakan baterai. Selain itu, dalam upaya menghemat daya, bisa menonaktifkan atau mengurangi push notification aplikasi atau email.

(agt/fyk)

Sumber : inet.detik.com

Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt

6 Cara Memperbaiki ‘Sistem UI Tidak Menanggapi’ di Android

Jakarta

Meski saat ini perkembangan smartphone semakin canggih, tetapi hal tersebut tak menghilangkan sejumlah masalah yang kerap terjadi, salah satunya adalah ‘Sistem UI Tidak Menanggapi’. Hal ini sering dialami oleh pengguna Android.

Hal ini dapat mengganggu kenyamanan saat menggunakan smartphone. Apalagi jika masalah tersebut selalu muncul dalam beberapa menit, tentu rasanya bikin kesal.

Tapi jangan khawatir, masalah sistem UI tidak menanggapi dapat diatasi dengan sejumlah cara. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan dalam artikel ini.


Apa Itu Sistem UI?

Mengutip situs Electronics Hub, sistem UI (UI system) atau dikenal juga sebagai sistem antarmuka (user interface) adalah sistem yang mengatur desain layar dan pengelolaannya secara lengkap.

Jadi, setiap kali kamu menggeser layar untuk mencari aplikasi atau membuka aplikasi dari menu, akan muncul transisi atau animasi di layar smartphone. Nah, hal itulah yang disebut dengan sistem UI.

Penyebab Terjadinya Sistem UI Tidak Menanggapi

Ada sejumlah hal yang menyebabkan terjadinya ‘Sistem UI Tidak Menanggapi’ di device Android milikmu. Beberapa penyebab umumnya antara lain:

  • Terlalu banyak aplikasi yang berjalan di latar belakang (background) sehingga bikin lemot.
  • Perangkat lunak/sistem operasi (OS) sudah ketinggalan zaman dan belum di update ke versi terbaru.
  • Penyimpanan di memori internal sudah penuh.
  • Kapasitas RAM yang terlalu kecil antara 4/6 GB, sedangkan saat ini minimal di 8 GB.
  • Pembaruan aplikasi yang tidak kompatibel atau tertunda di Google Play Store.
  • Mengunduh aplikasi pihak ketiga dari sumber yang ilegal.

Cara Memperbaiki Sistem UI Tidak Menanggapi

Jika muncul masalah ‘Sistem UI Tidak Menanggapi’ di smartphone kamu, jangan panik dulu. Masih mengutip Electronics Hub, berikut sejumlah cara untuk mengatasinya:

1. Restart Smartphone

Cara yang pertama dan paling umum dilakukan adalah restart atau muat ulang HP. Soalnya, hal tersebut sering disebabkan karena masalah pada software.

Setelah melakukan restart smartphone, jangan langsung digunakan. Tunggu beberapa saat hingga smartphone sudah kembali normal. Kemudian, cek kembali apakah masih muncul ‘Sistem UI Tidak Menanggapi’ atau tidak.

2. Kosongkan Sebagian Memori Internal

Jika kamu menyimpan banyak foto, video, file, ataupun aplikasi di smartphone, maka kapasitas memori internal bisa penuh. Hal itu menjadi salah satu faktor munculnya ‘Sistem UI Tidak Menanggapi’ di HP.

Cobalah cek kembali kapasitas memori internal di HP detikers. Jika sudah hampir penuh, hapus sebagian foto, video, aplikasi, atau file yang sudah tidak dipakai.

3. Hapus Cache dan Data UI Sistem

Cara berikutnya adalah dengan menghapus cache dan data di UI sistem. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

  • Buka ‘Setelan’ di smartphone
  • Ketuk menu ‘Aplikasi’
  • Lalu ketuk 3 titik dan pilih ‘Tampilkan sistem’
  • Kemudian pilih ‘Aplikasi UI Sistem’
  • Pilih opsi ‘Penggunaan Penyimpanan’
  • Lalu ketuk ‘Hapus data dan hapus cache’
  • Kemudian ketuk ‘OK’ untuk konfirmasi.

4. Hapus Cache Aplikasi Google

Jika cara di atas tidak berhasil, cobalah menghapus cache aplikasi Google di smartphone. Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka ‘Setelan’ di smartphone
  • Ketuk menu ‘Aplikasi’
  • Pilih opsi ‘Google Play Store’
  • Kemudian ketuk ‘Penyimpanan’ dan ketuk ‘Hapus Cache/Hapus Data’ untuk menghapus data.

5. Update Sistem Operasi ke Versi Terbaru

Munculnya masalah ‘Sistem UI Tidak Menanggapi’ bisa disebabkan karena sistem operasi di HP kamu sudah ketinggalan zaman. Untuk mengatasinya, coba lakukan update sistem operasi ke versi terbaru lewat komputer atau WiFi.

6. Hapus Widget dari Home Screen

Cara yang terakhir adalah dengan menghapus widget yang terdapat di home screen. Sebagai informasi, hadirnya widget di layar dapat menyebabkan masalah pada sistem UI. Biasanya, hal ini terjadi karena kamu menambahkan terlalu banyak widget di home screen.

Maka dari itu, sebaiknya gunakan widget di home screen secukupnya saja. Misalnya, pasang widget untuk menunjukkan kalender atau cuaca hari ini.

Kalau cara-cara di atas masih belum bisa mengatasi ‘Sistem UI Tidak Menanggapi’, cobalah datang ke service center resmi. Nantinya teknisi akan mengecek apa penyebab munculnya masalah tersebut.

Itu dia enam cara mengatasi ‘Sistem UI Tidak Menanggapi’ di HP Android. Semoga masalahnya bisa cepat teratasi!

(ilf/fds)



Sumber : inet.detik.com

10 Trik macOS 15 Sequoia yang Musti Dicoba

Jakarta

MacOS 15 Sequoia sudah dirilis Apple bareng iOS 18. Tidak hanya sekadar pembaruan visual, sistem operasi untuk Mac membawa peningkatan fungsionalitas yang signifikan.

Berikut 10 trik yang patut dicoba jika kamu telah menginstal macOS 15 Sequoia. Ini bakal meningkatkan produktivitas kamu dalam menjalankan tugas harian.

1. Jendela Terorganisir

Lupakan kerepotan mengatur ukuran dan posisi jendela secara manual. Sequoia memungkinkan kamu menyeret jendela ke tepi layar untuk split screen. Atau bisa menekan tombol hijau pada jendela, kemudian memilih opsi tata letak yang dibutuhkan.


macOS Sequoia 15macOS Sequoia 15 kini memudahkan mengatur posisi jendela Foto: screenshot detikINET

2. Notes

Aplikasi Notes di Sequoia bertransformasi menjadi alat produktivitas yang powerful. Kamu dapat membuat catatan terstruktur, menyoroti teks penting, menyisipkan rekaman audio dengan transkripsi otomatis, bahkan memecahkan persamaan matematika kompleks.

3. iPhone Mirroring

Sequoia membawa integrasi iPhone ke level selanjutnya. Kini kamudapat mengontrol iPhone langsung dari Mac, mengakses aplikasi, membalas notifikasi, bahkan nantinyadapat drag-and-drop file dengan mudah.

MacBook Air M3macOS Sequoia memungkinkan iPhone Mirorring Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

4. Safari Bebas Gangguan

Fitur Reader di Safari kini lebih optimal dalam menyajikan informasi penting. Nikmati artikel dengan tata letak bersih, navigasi daftar isi, dan hide distracting item untuk membaca bebas gangguan iklan.

5. Kelola Kata Sandi

Aplikasi Passwords di Sequoia menjadi pusat penyimpanan kata sandi yang aman dan terorganisir. Semua kredensial login kamu tersimpan rapi dan mudah diakses, baik di Mac, iPhone, iPad, maupun perangkat Apple lainnya.

6. Spotlight yang Lebih Cerdas

Pencarian Spotlight di Sequoia kini lebih intuitif dan akurat. Temukan file, aplikasi, email, dan informasi lainnya dengan lebih cepat dan mudah, bahkan lengkapi tugas sederhana seperti konversi mata uang langsung dari Spotlight.

macOSSpotlight Foto: screenshot detikINET

7. Wallpaper Dinamis

Sequoia menawarkan koleksi wallpaper baru yang menakjubkan, termasuk wallpaper dinamis “Sequoia” dengan animasi hutan yang menenangkan dan wallpaper “Macintosh Retro” untuk nuansa klasik.

8. Kontrol Privasi

Sequoia memberikan Anda kontrol lebih besar atas data pribadi. Atur izin aplikasi dengan detail, pantau akses data dengan mudah, dan nikmati perlindungan privasi yang lebih komprehensif.

9. Jadwalkan Pesan

Tak perlu lagi khawatir terlambat mengirim ucapan selamat ulang tahun. Sequoia memungkinkan Anda menjadwalkan pengiriman email dan pesan di waktu yang diinginkan, memastikan komunikasi selalu tepat waktu.

macOS Sequoia 15macOS Sequoia 15 mentaur WiFi Address, Foto: screenshot detikINET

10. WiFi Address

Tracker di sejumlah situs selalu berupaya untuk mengumpulkan sebanyak mungkin informasi tentang pengguna. Dengan fitur Rotate Wi-Fi Address di macOS Sequoia, pengguna dapat mencegah situs mengumpulkan perilaku online untuk menampilkan iklan yang dipersonalisasi.

Untuk mengaturnya, buka Pengaturan Sistem di Mac dan pilih Wi-Fi di bar samping. Kemudian, klik Detail di samping jaringan Wi-Fi yang terhubung. Di menu berikutnya, atur opsi Private Wi-Fi Address ke Rotating.

(afr/afr)



Sumber : inet.detik.com