Tag Archives: soto ayam

Gurih Mlekoh! Soto Ayam Lamongan Legendaris Sejak 1992


Surabaya

Gurihnya racikan soto ayam Lamongan buatan Cak Har sudah terkenal seantero Surabaya. Kelezatannya yang legendaris sejak 1992 tak perlu diragukan.

Sebagai ibukota dari provinsi Jawa Timur, Surabaya seolah menjadi wadah yang menyatukan berbagai ciri khas budaya Jawa Timur. Salah satunya melalui pilihan kulinernya yang tak ada habisnya.

Soto ayam khas Lamongan sekalipun banyak penggemarnya di Surabaya. Adalah Soto Ayam Lamongan Cak Har yang popularitasnya terkenal seantero Surabaya hingga ke luar kota.


Racikan kuahnya yang gurih berbumbu namun lembut di tenggorokan ternyata sudah populer sejak 1992. Perjalanan Cak Har sukses menjajakan soto juga menarik untuk disimak. Berawal dari gerobakan kini mempekerjakan ratusan karyawan.

Detail Informasi
Nama Tempat Makan Soto Ayam Lamongan Cak Har
Alamat Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No.220, Semolowaru, Kec. Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur
No Telp 0812-2682-1851
Jam Operasional Setiap hari, 06.00 – 02.00 WIB
Estimasi Harga Rp 20.000 – Rp 50.000
Tipe Kuliner Tradisonal
Fasilitas
  • Makan di Tempat
  • Area Parkir Luas
  • Bawa Pulang
  • Toilet
  • Pembayaran hanya tunai
  • dll
Soto Ayam Cak HarJauh sebelum menjadi tempat makan yang nyaman, Soto Ayam Cak Har berawal dari gerobakan. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Berawal dari gerobakan pada 1992

Perjalanan Cak Har menjajakan soto telah menjadi rahasia umum yang diketahui terutama oleh orang Surabaya. Sosok Cak Har dahulunya tak dikenal sebagai penjual soto saja, melainkan sempat berjualan nasi goreng.

Selepas dirinya ikut berjualan dengan temannya pada 1980an, ia memantapkan diri untuk membangin bisnisnya sendiri pada 1992. Namun saat itu nasi goreng buatannya tak terlalu laris dan membuatnya memutuskan fokus berjualan soto.

Sukses dengan soto ayam Lamongan buatannya, Cak Har kemudian pindah menempati warung makan kecil. Singkat cerita, ia yang tak kenal lelah kini berhasil mengembangkan bisnisnya menjadi dua tempat makan soto ayam Lamongan dengan kapasitas sangat besar.

Ramai pelanggan dengan pelayanan cepat

Soto Ayam Cak HarDatang ke sini harus bersabar mendapat tempat karena pelanggan yang begitu ramai. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Datang ke Soto Ayam Lamongan Cak Har butuh kesabaran ekstra. Padatnya pelanggan yang datang sudah terasa sejak memasuki area parkir yang harus antre.

Saat detikfood datang menyambangi, kami butuh waktu sekitar 10 menit untuk memasuki area parkirnya saja. Kemudian harus kembali mencari tempat makan yang kosong.

Beruntungnya para pekerja di Cak Har bergerak dengan sangat cepat. Selepas kami duduk, langsung ada pegawai yang menyambangi dan mencatat semua pesanan.

Kurang dari 15 menit racikan soto lengkap dengan nasinya langsung disajikan di meja. Namun jika ingin tambahan jeruk nipis atau irisan kol, pelanggan perlu mengambil sendiri pada meja yang sudah disediakan.

Lengkapnya varian menu hingga pengalaman menyantap soto Cak Har berlanjut di halaman berikutnya.

Pilihan menu yang komplet

Soto Ayam Cak HarPilihan menunya komplet, tak hanya soto tetapi juga lengkap dengan berbagai kudapan dari UMKM. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Salah satu yang menjadi andalan pelanggan di Soto Cak Har adalah pilihan makanan yang lengkap. Cak Har tak hanya memajukan bisnis kulinernya sendiri, melainkan ada banyak UMKM yang berhasil diberdayakan olehnya.

Untuk memesan soto di tempat makan ini pelanggan bisa langsung menyebutkan isian soto yang diinginkan serta penyajian soto baik nasi dicampur maupun nasi dipisah. Tetapi ada juga beberapa menu tambahan seperti tahu dan tempe bacem, hingga kacang goreng tak jauh dari meja kasir.

Di dekat pintu masuknya ada juga deretan kedai UMKM yang menjajakan lumpia khas Semarang hingga kudapan lain. Tak sedikit para pelanggan yang datang untuk makan soto membeli sebagian dari penjual tersebut.

Kaldunya gurih dengan kesan lembut

Soto Ayam Cak HarRacikan gurih kuahnya mlekoh dengan aftertaste yang lembut di tenggorokan. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Seporsi soto ayam yang dijajakan Cak Har dibanderol Rp 30.000 untuk penyajian nasi dipisah dan isian yang paling sederhana. Namun jika meminta tambahan balungan atau ekstra tulangan ayam, pelengkap tersebut digratiskan.

Ketika menerima soto yang dipesan, kami langsung mencicipi rasa aslinya. Sebelum ditambahkan apapun rasanya gurih lembut, dengan aroma daun bawang yang kuat sehingga menambah harum dan membangkitkan selera makan.

Rasanya tak lengkap jika melupakan bubuk koya saat makan soto Lamongan. Koya yang gurih membuat kuah soto semakin kental, meskipun kuah soto sudah gurih tetapi rasa gurihnya tak menjadi berlebihan atau menusuk setelah ditambahkan koya.

Sempat mengintip isian panci perebus kuahnya, kami melihat sendiri rempah yang melimpah di dalamnya. Ada irisan daun bawang yang banyak, daun jeruk yang juga berlimpah, serta bumbu halus racikan khas Cak Har yang masih tampak terpisah dengan kuahnya sebelum diaduk bersama.

Untuk menu tambahannya seperti tempe dan tahu bacem memiliki rasa yang manis legit. Ketika disantap dengan sedikit kuah soto rasanya seolah menjadi penyeimbang antara gurih dan manis.

Begitu pula lumpia khas Semarang yang sempat kami cicipi di Soto Lamongan Cak Har. Isiannya padat, dengan saus pelengkap yang sedikit pedas dan menyegarkan.

Aroma rebungnya tak menusuk tajam walaupun tetap terhirup dengan jelas. Saat dikunyah antara rasa umami khas dari rebung dan sedikit sentuhan mansi dari bumbunya terasa silih berganti.

Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

(dfl/odi)



Sumber : food.detik.com

Tahu Campur Pak Subari, Kuliner Legendaris di Fatmawati yang Tak Pernah Sepi


Jakarta

Di sepanjang kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, berjejer aneka kuliner kaki lima yang menggoda selera. Namun, ada satu warung makan yang selalu ramai.

Kulineran di sepanjang Jalan Fatmawati memang tidak pernah ada habisnya. Meski kawasan ini tidak sepopuler kawasan Blok M atau Tebet sebagai spot kuliner, tapi tak sulit mencari makanan enak bahkan legendaris berusia puluhan tahun.

Salah satunya warung tenda yang dikenal dengan nama Tahu Campur Pak Subari dengan menu makanan rumahan ala Surabaya. Mulai dari tahu campur dengan kikil sapi yang lembut, kemudian tahu tek telur dengan petis yang dibawa langsung dari Gresik sampai menu rawon dan soto ayam yang menggoda.


Berikut ulasan lengkap tentang warung kaki lima legendaris di Fatmawati yang terkenal dengan menu tahu campurnya:

1. Warung Tenda khas Surabaya yang Melegenda

.Warung Tenda khas Surabaya yang Melegend. Foto: detikFood

Di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, ada kuliner kaki lima legendaris yang namanya sudah begitu melekat bagi para pencinta makanan khas Jawa Timur, yaitu Tahu Campur Pak Subari. Tempat makan ini berlokasi di Jl. Anuraga No. 14 dan kerap disebut juga Tahu Campur Kantor Pos Fatmawati. Karena ketika didirikan oleh Pak Subari tahun 1998, ia menempati kawasan di depan kantor pos.

.Pak Subari, pemilik warung tenda Tahu Campur Pak Subari. Foto: detikFood

Beliau merupakan perantau asal Lamongan yang sejak awal memang memboyong hidangan khas Surabaya untuk ditawarkan ke Jakarta. Pada tahun 2016, usahanya pindah ke lokasi yang sekarang dan semakin berkembang pesat.

“Saya asli orang Lamongan, tapi memang makanan yang saya jual ini kebanyakan khas Surabaya ya. Di sini paling populer tahu campur sama tahu tek telornya,” ujar Pak Subari ke detikFood (12/09/2025).

2. Jatuh Bangun Merintis Usaha Tahu Campur dari Nol

.Proses pembuatan bumbu tau tek telur. Foto: detikFood

Menjadi salah satu kuliner ikonik di kawasan Fatmawati tentu bukan hasil yang instan. Pak Subari mengisahkan saat pertama kali membuka lapak sederhana di depan Kantor Pos Fatmawati, dagangannya tidak langsung laris.

“Waktu awal-awal buka di depan Kantor Pos Fatmawati, tidak langsung ramai seperti ini. Masih sepi. Jadi jatuh bangunnya mempertahankan usaha ini sampai lima tahun, dari sana mulai banyak pelanggan dan ramai sampai sekarang,” tuturnya.

Perjuangan panjang itu ia jalani dengan penuh kesabaran, sambil terus konsisten menjaga cita rasa otentik masakan Jawa Timur. Kini warung sederhana miliknya sudah memiliki 6 karyawan tetap, melayani ratusan pelanggan setiap hari, dan bahkan semua menu di sini sudah bisa dipesan via aplikasi ojek online.

3. Menu Tahu Campur yang Selalu Diburu

.Seporsi tahu campur di sini begitu khas dengan isian selada air, mie kuning, perkedel singkong, tauge, tahu potong, serta kikil sapi yang lembut. Foto: detikFood

Dari sekian banyak hidangan yang tersedia, menu tahu campur adalah primadona dan menjadi alasan utama orang rela antre panjang saat jam makan siang maupun malam.

Seporsi tahu campur di sini begitu khas dengan isian selada air, mie kuning, perkedel singkong, tauge, tahu potong, serta kikil sapi yang lembut. Kuahnya gurih segar dengan tambahan petis udang yang menghadirkan cita rasa Surabaya asli.

.Tahu Campur Pak Subari bisa menghabiskan 20-25 kilogram kikil sapi, serta lebih dari 2.000 potong tahu. Foto: detikFood

Tak heran, setiap hari Tahu Campur Pak Subari bisa menghabiskan 20-25 kilogram kikil sapi, serta lebih dari 2.000 potong tahu. Aroma kuah dan petis yang menggoda langsung terasa saat disajikan. Porsinya pun melimpah dengan kerupuk yang boleh ditambah sepuasnya.

Keistimewaan tahu campur inilah yang membuat pelanggan datang kembali, bahkan seringkali sudah habis lebih cepat dari jam tutup karena banyaknya peminat. Apalagi harganya terjangkau yaitu dari Rp 25.000 saja.

4. Makanan khas Surabaya ala Pak Subari

.Makanan khas Surabaya ala Pak Subari. Foto: detikFood

Selain makan tahu campur, pengunjung juga bisa menemukan ragam kuliner khas Jawa Timur, khususnya makanan Surabaya. Ada tahu tek telor dengan bumbu petis udang yang istimewa. Menu ini juga paling laris karena rasanya berbeda dengan tahu tek lainnya.

Rahasia kelezatannya terletak pada petisnya yang dikirim langsung dari kota Gresik, sama seperti yang digunakan sejak awal Pak Subari berdagang.

.Ada tahu tek telor dengan bumbu petis udang yang istimewa. Foto: detikFood

“Dulu bumbu petisnya ini saya bawa dari Surabaya. Tapi beberapa tahun kemudian, ada produsen bumbu petis dari Gresik yang rasa dan kualitas sama. Jadi saya pakai petis Gresik ini sampai sekarang,” kata Pak Subari.

.Menu lainnya mencakup soto ayam, nasi rawon, gado-gado, hingga rujak cingur. . Foto: detikFood

Menu lainnya mencakup soto ayam, nasi rawon, gado-gado, hingga rujak cingur. Harga makanannya pun ramah di kantong, mulai dari Rp15.000 untuk soto ayam hingga Rp35.000 untuk rujak cingur. Tempat makan ini buka setiap hari pukul 08.00-23.00, dan pembayarannya sudah bisa non tunai.

(sob/adr)



Sumber : food.detik.com

Resep Soto Ayam Kuah Kuning Bening, Rasanya Gurih Segar

Jakarta

Soto ayam kuah kuning bening hangat paling nikmat disantap saat cuaca dingin. Isiannya lazim terdiri dari suun, taoge, dan suwiran ayam. Kuah kaldu gurih kemudian disiramkan ke isiannya sehingga melengkapi semangkuk soto ayam untuk pengganjal perut keroncongan.

Kuah kaldu jadi rahasia lezat sajian satu ini. Bumbu soto ayam yang berupa rempah kunyit, jahe, hingga serai semakin memperlezat kuahnya. Aroma dan rasanya semakin menggugah selera jika ditambah perasan jeruk nipis, irisan daun bawang, dan bawang merah goreng.

Soto ayam kuah kuning bening identik dari Lamongan, Surabaya, dan Madura. Temukan bahan, bumbu, cara, dan tips membuat soto ayam kuning sederhana di resep berikut ini.


Resep Soto Ayam Kuah Kuning Bening Sederhana

Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
60 Menit 10

Bahan-bahan:

  • ½ ekor ayam kampung, potong dua
  • 1,5 liter air
  • 1 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk
  • 3 sdm minyak sayur
  • Bumbu Halus:
  • 5 butir bawang putih
  • 3 siung bawang merah
  • 4 butir kemiri
  • 3 cm kunyit
  • 1 cm jahe
  • ½ sdt merica butir
  • 2 sdt garam
  • Pelengkap:
  • 100 g taoge
  • 100 g suun, seduh air panas
  • 2 butir telur rebus
  • 2 sdm daun bawang, iris
  • 4 sdm bawang merah goreng
  • 2 butir jeruk nipis, potong-potong.

Cara Memasak Soto Ayam Kuah Kuning Bening Sederhana:

  1. Didihkan air, rebus ayam dengan api kecil hingga daging ayam hampir lunak.

  2. Tumis bumbu halus bersama daun jeruk, daun salam, dan serai hingga matang dan harum dengan sesekali diaduk.

  3. Masukkan tumisan bumbu ke dalam rebusan ayam.

  4. Rebus dengan api kecil hingga daging ayam lunak.

  5. Angkat ayam, lalu tiriskan hingga agak kering.

  6. Goreng ayam sebentar hingga bagian luarnya kering. Tiriskan.

  7. Suwir kasar-kasar daging ayam.

  8. Susun ayam, suun, dan tauge dalam mangkuk saji, lalu tuangi kaldu panas.

  9. Sajikan soto dengan taburan daun bawang, bawang goreng, dan jeruk nipis.

Tip Membuat Soto Ayam Kuah Kuning Bening

Agar pembuatan soto ayam kuah kuning berhasil dan cita rasanya nikmat tak tertandingi, cek tips berikut:

  • Bisa gunakan ayam negeri berukuran besar selain ayam kampung untuk mendapatkan kaldu yang gurih.
  • Kurangi air perebusnya apabila menggunakan ayam negeri karena dagingnya mengandung banyak air dan lebih cepat lunak.
  • Goreng sebentar ayam yang sudah direbus agar rasa gurihnya keluar dan teksturnya renyah.
  • Sajikan soto ayam dalam keadaan panas agar rasanya lebih segar dan nikmat.

Simak Video “Potensi Besar Kuliner Indonesia Masuk Pasar Internasional
[Gambas:Video 20detik]
(azn/fds)



Sumber : food.detik.com

Resep Soto Pacitan Berkuah Bening Gurih Menyegarkan

Jakarta

Racikan soto khas Pacitan punya keunikan. Selain memakai daging ayam, suun dan tauge, soto berkuah bening ini ditaburi dengan kacang tanah goreng.

Tiap daerah di pulau Jawa punya racikan soto berbeda. Meskipun ada di jawa Timur, Pacitan punya racikan soto ayam yang berbeda. Berbumbu sedikit kuning dengan kuahkaldu bening.

Isiannya suun, tauge, kol dengan suwiran daging ayam. Diberi pelengkap daun bawang, daun seledri, bawang merah dan kacang tanah goreng. Karena itu rasanya gurih segar dengan renyah kacang. Berikut ini resep selengkapnya.


Resep Soto Pacitan

Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
45 menit mudah 6
Daerah Asal Masakan : Pacitan
Kategori Masakan : ayam

Bahan Bahan

  • 1/2 ekor ayam negeri
  • 2 liter air
  • 2 lembar daun salam
  • 4 lembar daun jeruk purut
  • 1 batang serai, memarkan
  • 2 sdt garam
  • 1 sdm kaldu jamur
  • 3 sdm minyak sayur
  • Bumbu Halus:
  • 5 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 cm jahe
  • 3 butir kemiri
  • 1 sdt merica butiran
  • Pelengkap:
  • 100 g suun, seduh air panas
  • 100 g tauge, seduh air panas
  • 3 lembar daun kol, iris halus
  • 2 sdm daun bawang, iris halus
  • 2 sdm seledri, iris halus
  • 50 g bawang merah goreng
  • 100 g kacang tanah goreng
  • 1 buah jeruk nipis, potong-potong

Cara Memasak:

  1. Didihkan air secukupnya dalam panci.
  2. Masukkan potongan ayam lalu didihkan dengan api kecil.
  3. Tumis Bumbu Halus hingga wangi, tambahkan daun salam, daun jeruk dan serai. Aduk hingga wangi.
  4. Masukkan bumbu tumis, tambahkan garam dan kaldu jamur.
  5. Masak dengan api kecil hingga ayam empuk dan kuah agak susut.
  6. Angkat ayam dan tiriskan. Suwir-suwir daging ayam dan sisihkan.
  7. Penyajian : Taruh suun, tauge, kol dan suwiran daging ayam dalam mangkuk-mangkuk saji.
  8. Tuangi kaldu ayam, tambahkan pelengkap lain.
  9. Sajikan hangat.
Paha ayam untuk sate ayam ThailandAyam negeri untuk soto pacitan. Foto: Getty Images

Tips membuat soto Pacitan:

1. Jika memakai ayam kampung, tambahkan sedikit air karena proses memasak akan lebih lama.
2. Gunakan api kecil saat merebus ayam agar kuah kaldunya tetap bening.

Simak Video “Menikmati Masakan Rumahan Enak Khas Jatim di Kuluk Kuluk Rumahan
[Gambas:Video 20detik]
(odi/odi)



Sumber : food.detik.com

Resep Soto Ayam Bening Khas Semarang yang Sedep Miroso

Jakarta

Di Jawa banyak racikan soto ayam berkuah bening, seperti soto khas Semarang dengan rasa gurih menyegarkan. Berikut resep yang bisa diikuti!

Soto ayam berkuah bening mudah ditemui di Jawa Tengah dan sekitarnya, termasuk racikan soto ayam khas Semarang, Jawa Tengah. Soto ini memiliki ciri khas kuah bening agak kecokelatan dengan rasa manis gurih.

Ayam yang digunakan untuk racikan soto khas Semarang juga daging ayam kampung. Namun, bisa juga menggunakan daging ayam negeri jika kesulitan mendapatkan ayam kampung.


Selain itu, bawang putih juga menjadi kunci kelezatan soto ayam Semarang. Tak hanya aroma, penambahan bawang putih goreng juga menambah rasa gurihnya.

Berikut resep dan cara memasak soto ayam bening khas Semarang:

Resep Soto Ayam Bening Khas Semarang

Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
60 Sedang 10
Daerah Asal Masakan : Jawa Tengah
Kategori Masakan : Soto

Bahan Bahan

  • 1 ekor ayam kampung atau ayam negeri

  • 2 liter air
  • 2 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 batang serai, memarkan
  • 1 sdt gula pasir
  • 2 batang daun bawang, iris kasar

    Bumbu Halus:

  • 7 siung bawang putih

  • 3 butir kemiri
  • 1 sdt merica butiran
  • 3 cm kunyit
  • 1 cm jahe
  • 2sdt garam

    Isian:

  • 100 g suun, seduh air panas hingga lunak, tiriskan

  • 150 g tauge, bersihkan

    Pelengkap:

  • Daun seledri iris halus

  • Bawang putih goreng
  • Jeruk nipis
  • Sambal rawit merah

Cara Memasak:

  1. Potong ayam kampung atau ayam negeri menjadi 4 bagian, cuci bersih, lalu rebus dengan api kecil.
  2. Siapkan bumbu halus, kemudian tumis sampai matang dan harum. Tambahkan gula pasir, daun salam, daun jeruk, dan serai.
  3. Masukkan bumbu halus dan rempah ke dalam rebusan ayam. Masak dengan api kecil sampai daging empuk. Masukkan juga bawang goreng.
  4. Angkat ayam dan tiriskan, lalu suwir-suwir ayam.
  5. Sajikan soto ayam bening ini berupa suun, tauge, dan ayam suwir. Siram dengan kuah kaldu yang panas.
  6. Taburi dengan bawang putih goreng dan daun seledri. Sajikan dan nikmati bersama jeruk nipis serta sambal cabe rawit.

Tips memasak:

1. Selain ayam kampung, bisa menggunakan ayam negeri.

2. Untuk ayam bisa langsung disuwir atau digoreng terlebih dahulu.

3. Tambahkan pelengkap lain untuk menikmati soto, seperti sate telur puyuh, sate usus, hingga perkedel.

Simak Video “Menikmati Masakan Rumahan Enak Khas Jatim di Kuluk Kuluk Rumahan
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)



Sumber : food.detik.com

Resep Soto Ayam Semarang Berkuah Bening yang Gurih Hangat

Jakarta

Soto ayam khas Semarang disajikan dengan kuah bening yang rasanya gurih bikin ketagihan. Soto ini gampang dibikin di rumah. Berikut resepnya!

Soto merupakan makanan khas Indonesia yang mudah ditemui di berbagai daerah dan termasuk salah satu makanan yang ‘nyaman’. Soto ayam yang paling populer, salah satunya racikan khas Semarang.

Racikan soto khas Semarang identik dengan kuahnya yang berkaldu bening dan gurih. Isinya suwiran ayam kampung, sohun, tauge, daun bawang, dan seledri. Penyajiannya dalam mangkuk kecil.


Paling nikmat rasanya kalau disajikan bersama jeruk nipis dan sambal. Soto ayam Semarang juga memiliki sajian pelengkap, seperti aneka sate, perkedel, dan tempe goreng.

Soto ayam Semarang bisa dibuat sendiri di rumah dengan mudah. Pelengkapnya dapat disesuaikan dengan selera keluarga.

Berikut resep dan cara memasak soto ayam khas Semarang:

Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
60 Sedang 10
Daerah Asal Masakan : Jawa Tengah
Kategori Masakan : Sup

Bahan Bahan

  • 1 ekor ayam kampung atau ayam negeri

  • 2 liter air
  • 2 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 batang serai, memarkan
  • 1 sdt gula pasir
  • 2 batang daun bawang, iris kasar

    Bumbu Halus:

  • 7 siung bawang putih

  • 3 butir kemiri
  • 1 sdt merica butiran
  • 3 cm kunyit
  • 1 cm jahe
  • 2sdt garam

    Isian:

  • 100 g suun, seduh air panas hingga lunak, tiriskan

  • 150 g tauge, bersihkan

    Pelengkap:

  • Daun seledri iris halus

  • Bawang putih goreng
  • Jeruk nipis
  • Sambal rawit merah
  • Kerupuk

Cara Memasak:

  1. Potong ayam kampung atau ayam negeri menjadi 4 bagian, cuci bersih, lalu rebus dengan api kecil.
  2. Siapkan bumbu halus, kemudian tumis sampai matang dan harum. Tambahkan gula pasir, daun salam, daun jeruk, dan serai.
  3. Masukkan bumbu halus dan rempah ke dalam rebusan ayam. Masak dengan api kecil sampai daging empuk. Masukkan juga bawang goreng.
  4. Angkat ayam dan tiriskan, lalu suwir-suwir ayam.
  5. Sajikan soto ayam bening ini berupa suun, tauge, dan ayam suwir. Siram dengan kuah kaldu yang panas.
  6. Taburi dengan bawang putih goreng dan daun seledri. Sajikan dan nikmati bersama jeruk nipis serta sambal cabe rawit.

Tips memasak:

1. Ayam negeri bisa menjadi alternatif ayam kampung. Rasanya juga tak kalah lezat.
2. Untuk ayam bisa langsung disuwir atau digoreng terlebih dahulu untuk menambahkan tekstur.
3. Tambahkan pelengkap lain untuk menikmati soto, seperti sate telur puyuh, sate usus, perkedel, dan gorengan.

Simak Video “Pedas Meresap Ayam Kampung Rica-rica di Lumajang
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)



Sumber : food.detik.com

3 Resep Soto Lezat Khas Indonesia, Cocok Disantap Saat Cuaca Dingin


Jakarta

Soto merupakan salah satu kuliner khas Indonesia yang kerap menjadi santapan saat cuaca dingin. Di Indonesia, hampir setiap daerah memiliki versi soto masing-masing, dengan cita rasa unik yang menggugah selera.

Kuahnya yang hangat dan kaya rempah menjadikan soto pilihan nikmat dan menghangatkan. Buat para pencinta soto, berikut 3 resep soto khas Indonesia yang lezat dan mudah dibuat di rumah.

1. Soto Ayam


Soto ayam menjadi salah satu soto paling populer di Indonesia. Soto yang berasal dari wilayah Jawa ini biasanya memiliki kuah berwarna kuning dan biasanya disajikan dengan nasi, telur, tauge, dan koya. Biasanya, resep soto ayam juga kerap disajikan dengan bahan pelengkap seperti kerupuk dan bawang goreng agar makin nikmat.

Bahan-bahan:

  • 4 potong dada ayam, goreng dan suwir

  • 7 lembar kubis, potong-potong kecil

  • 200 gr soun, rebus

  • 4 telur rebus, belah dua

  • Bumbu Halus:

  • 5 siung bawang merah

  • 3 siung bawang putih

  • 1 sdt ketumbar, haluskan dengan cobek

  • 2 butir kemiri

  • 1 ruas kunyit

  • Minyak untuk menumis

Bumbu Lainnya:

  • 3 cm jahe, geprek

  • 3 cm lengkuas, geprek

  • 2 lembar daun salam

  • 1 batang serai, geprek

  • 1 liter air

  • Sasa Kaldu Rasa Ayam secukupnya

  • 13 ml Sasa Santan Cair

  • 1 tangkai daun bawang

  • Garam dan lada, secukupnya

Bahan Pelengkap:

  • Jeruk nipis

  • Bawang goreng

  • Cabe rawit merah, iris

Cara membuat:

  1. Susun soun, ayam suwir, telur rebus dan kol di atas mangkuk.

  2. Tumis bumbu halus, masukkan air dan Sasa Kaldu Rasa Ayam .

  3. Masukan bumbu-bumbu, daun bawang, masak hingga mendidih.

  4. Tuang Sasa Santan Cair ke dalam masakan.

  5. Tuang kuah ke atas mangkuk yang berisi ayam dan soun. Beri bahan pelengkap sajikan.

2. Soto Banjar

Soto banjar merupakan soto yang berasal dari Kalimantan Selatan. Soto ini terkenal dengan kuah bening kekuningan yang harum rempah. Biasanya resep soto banjar disajikan dengan ketupat, telur rebus, dan perkedel kentang.

Bahan-Bahan:

  • 500 gram daging ayam, bisa menggunakan bagian dada atau paha

  • 2 liter air

  • 2 batang serai, memarkan

  • 2 lembar daun salam

  • 1 batang kayu manis (sekitar 5 cm)

  • 3 butir cengkeh

  • ½ sdt merica butiran

  • Sasa Kaldu Rasa Ayam secukupnya

  • Garam secukupnya

  • Gula secukupnya

  • Minyak untuk menumis

Bumbu Halus:

  • 6 butir bawang merah

  • 3 siung bawang putih

  • 3 cm kunyit, bakar

  • 2 cm jahe

  • 2 cm lengkuas

Pelengkap:

  • 100 gram bihun, rendam air hangat sampai lunak, tiriskan

  • 2 buah kentang, rebus dan potong dadu

  • 2 batang seledri, cincang halus

  • 2 lembar daun bawang, iris halus

  • Bawang goreng untuk taburan

  • Telur rebus, bagi menjadi beberapa bagian

  • Jeruk nipis, potong menjadi wedges

Cara Membuat:

  1. Rebus Ayam: Rebus ayam dalam air hingga matang dan empuk. Angkat ayam, dinginkan, lalu suwir-suwir dagingnya. Sisihkan kaldu untuk kuah soto.

  2. Tumis Bumbu: Haluskan bumbu halus, kemudian tumis bersama dengan serai, daun salam, kayu manis, dan cengkeh hingga harum.

  3. Masak Kuah: Tuangkan tumisan bumbu ke dalam kaldu ayam. Tambahkan Sasa Kaldu Rasa Ayam, merica, garam, dan gula secukupnya. Masak hingga kuah mendidih dan bumbu meresap.

3. Soto Daging

Terakhir ada resep soto daging khas Betawi atau Jawa Barat, yang identik dengan penggunaan daging sapi didalamnya. Soto daging umumnya dimasak dengan kuah bening atau santan. Tekstur dagingnya empuk dan kuahnya kaya rasa, sangat cocok disantap saat udara dingin.

Bahan-bahan

  • 200 gr daging sapi, rebus dahulu

  • 4 liter air

  • Bumbu Halus:

  • 8 siung bawang merah

  • 8 siung bawang putih

  • 4 buah kemiri

  • 1/2 sdt merica

  • Kunyit bubuk, secukupnya

  • 1 ruas jahe, geprek

  • 2 ruas lengkuas, geprek

  • 6 lbr Daun salam

  • 8 lbr Daun jeruk

  • Gula garam, secukupnya

  • 2,5 sdm Sasa Kaldu Rasa Sapi

  • 5 batang Sereh, geprek

Bahan pelengkap:

  • Segenggam tauge panjang

  • 150 gr kol, iris tipis

  • 2 ikat soun, rendam air panas, tiriskan

  • Bawang merah goreng, secukupnya

  • 1 batang seledri, iris tipis

  • Sambal, sesuai selera

  • Kecap manis, secukupnya

Cara membuat:

  1. Tumis bumbu yg dihaluskan beserta rempah lainnya hingga harum. Tambahkan Sasa Kaldu Rasa Sapi.

  2. Setelah bumbu harum, masukkan daging sapi yg sudah direbus sebelumnya, lalu masukkan air, aduk rata. Masukkan gula garam ya, biarkan hingga mendidih.

  3. Karena daging sapinya sudah direbus sebelumnya, jadi proses merebus kuahnya tidak perlu terlalu lama. Cukup hingga bumbu matang & aroma keluar saja. Merebus daging sapi bertujuan untuk menghilangkan lemak, jadi kuah soto yg dihasilkan bening tanpa rasa ngendal di mulut.

  4. Lanjut, tata di mangkuk bahan pelengkap yang lain seperti tauge, kol, mie soun dll.

  5. Siram dengan kuah soto, tambahkan kecap & sambal bila suka.

Itulah ketiga resep soto khas Indonesia yang cocok disantap hangat-hangat saat cuaca dingin. Selain ketiga resep di atas, kamu juga bisa mencicipi resep soto lainnya seperti soto mie, soto kudus, hingga soto medan.

(anl/ega)



Sumber : food.detik.com

3 Resep Bumbu Soto Berkuah Bening yang Sedapnya Bikin Nyaman

Jakarta

Sajian soto yang lezat dengan kuah gurih berkaldu bisa menjadi pilihan menarik. Berikut 3 resep soto yang bisa dicontek kreasinya!

Soto merupakan hidangan berkuah ala Nusantara yang menjadi favorit banyak orang karena termasuk comfort food. Sajian soto berbeda di berbagai daerah dengan ciri khasnya masing-masing.

Ada soto yang berkuah bening dengan kaldu gurih maupun menggunakan santan. Pilihan isinya ada yang menggunakan daging ayam maupun sapi.


DetikFood merangkum 3 resep soto beserta bumbunya untuk sajian di rumah. Di antaranya ada soto ayam Semarang, soto mie Bogor, hingga soto ayam khas Lamongan.

Berikut 3 resep soto berkuah bening yang gurih:

1. Resep Soto Mie Bogor

Sajian soto mie Bogor bisa dinikmati tanpa nasi. Hidangan ini cukup mengenyangkan karena mie yang digunakan ada 2 jenis. Rasanya juga bisa semakin lezat kalau ditambahkan emping.

Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
60 Sedang 10
Daerah Asal Masakan : Jawa Barat
Kategori Masakan : Sup

Bahan Bahan

  • 500 g mie segar kuning

  • 100 g bihun, seduh air panas, tiriskan
  • 150 g daun kol, iris halus
  • 2 buah tomat merah, potong-potong
  • 10buahrisol bihun

    Kuah:

  • 500 g daging sandung lamur sapi

  • 2 liter air
  • 2 sdm kaldu ayam bubuk
  • 3 sdm minyak sayur
  • 2 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 batang serai, memarkan
  • Bumbu Halus:
  • 5 butir bawang merah
  • 7 siung bawang putih
  • ½ cm jahe½ sdt merica butiran
  • 2sdt garam

    Pelengkap:

  • 2 batang daun bawang, iris

  • 4 sdm bawang merah goreng
  • sambal rawit
  • jeruk limau
  • emping goreng

Cara Memasak:

  1. Siapkan kuah terlebih dahulu dengan cara: didihkan air, masukkan daging sandung lamur, dan biarkan beberapa saat.
  2. Angkat, tiriskan daging. Buang air rebusannya.
  3. Didihkan kembali air, masukkan potongan daging dan rebus.
  4. Tambahkan kaldu bubuk, rebus kembali dengan api kecil.
  5. Tumis bumbu halus dan tambahkan serai, daun jeruk dan daun salam. Masak hingga harum dan matang.
  6. Angkat bumbu dan masukkan ke dalam rebusan daging.
  7. Masak dengan api kecil hingga daging empuk dan bumbu meresap.
  8. Tiriskan daging sandung lamur, potong tipis kecil.
  9. Siapkan mangkuk saji. Masukkan mie, bihun, tauge dan tomat.
  10. Iris potongan daging dan risol dan letakkan dalam mangkuk saji.
  11. Siram dengan kuah panas lalu sajikan dengan pelengkapnya.

2. Resep Soto Ayam Semarang

Racikan soto khas Semarang identik dengan kuahnya yang berkaldu bening dan gurih. Isinya suwiran ayam kampung, suun, tauge, daun bawang, dan seledri. Penyajiannya dalam mangkuk kecil.

Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
60 Sedang 5
Daerah Asal Masakan : Jawa Tengah
Kategori Masakan : Sup

Bahan Bahan

  • 1 ekor ayam kampung atau ayam negeri

  • 2 liter air
  • 2 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 batang serai, memarkan
  • 1 sdt gula pasir
  • 2 batang daun bawang, iris kasar

    Bumbu Halus:

  • 7 siung bawang putih

  • 3 butir kemiri
  • 1 sdt merica butiran
  • 3 cm kunyit
  • 1 cm jahe
  • 2sdt garam

    Isian:

  • 100 g suun, seduh air panas hingga lunak, tiriskan

  • 150 g tauge, bersihkan

    Pelengkap:

  • Daun seledri iris halus

  • Bawang putih goreng
  • Jeruk nipis
  • Sambal rawit merah
  • Kerupuk

Cara Memasak:

  1. Potong ayam kampung atau ayam negeri menjadi 4 bagian, cuci bersih, lalu rebus dengan api kecil.

  2. Siapkan bumbu halus, kemudian tumis sampai matang dan harum. Tambahkan gula pasir, daun salam, daun jeruk, dan serai.
  3. Masukkan bumbu halus dan rempah ke dalam rebusan ayam. Masak dengan api kecil sampai daging empuk. Masukkan juga bawang goreng.
  4. Angkat ayam dan tiriskan, lalu suwir-suwir ayam.
  5. Sajikan soto ayam bening ini berupa suun, tauge, dan ayam suwir. Siram dengan kuah kaldu yang panas.
  6. Taburi dengan bawang putih goreng dan daun seledri. Sajikan dan nikmati bersama jeruk nipis serta sambal cabe rawit.

3. Resep Soto Ayam Lamongan

Soto ayam khas Lamongan sangat populer di kalangan pencinta soto. Kuahnya terasa gurih dengan warna kekuningan, apalagi ada tambahan koya yang membuat racikannya lebih nikmat.

Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
60 Mudah 10
Daerah Asal Masakan : Jawa Timur
Kategori Masakan : Sup

Bahan Bahan

  • 1 ekor (1 kg) ayam kampung

  • 2 liter air
  • 3 sdm minyak sayur
  • 2 batang daun bawang, potong kasar
  • 2 batang serai, memarkan
  • 3 lembar daun jeruk purut
  • 3 lembar daun salam
  • 3 cm lengkuas, memarkan
  • Haluskan:
  • 5 siung bawang putih
  • 3 butir bawang merah
  • 4 butir kemiri
  • 4 cm kunyit tua,bakar,kerok
  • 1 cm jahe
  • 1 sdt merica butiran
  • 2 sdt gula pasir
  • 2sdt garam

    Koya Udang:

  • 5 buah kerupuk udang

  • 1sdm bawang putih goreng

    Isian:

  • 25 g suun, rendam hingga lunak, tiriskan

  • 2 buah tomat, iris kasar
  • 50 g kol, iris kasar
  • 2 butir telur rebus

    Pelengkap:

  • daun bawang iris halus

  • bawang merah goreng
  • sambal rawit merah
  • kecap manis
  • jeruk nipis

Cara Memasak:

  1. Potong ayam menjadi 4 bagian lalu cuci bersih dan tiriskan.

  2. Rebus ayam dengan api kecil hingga dagingnya matang dan lunak.
  3. Tumis bumbu halus dengan tambahan serai, daun jeruk, daun salam dan lengkuas.
  4. Aduk hingga harum, angkat, masukkan ke dalam rebusan ayam.
  5. Tambahkan air hingga kaldunya 2 liter.
  6. Masukkan daun bawang, kecilkan api. Masak terus hingga ayam lunak. Matikan api.
  7. Angkat potongan ayam dan tiriskan.
  8. Koya Udang: Masukkan kerupuk udang dan bawang putih goreng dalam grinder, proses hingga halus.

    Penyajian:

  9. Taruh suun, kol, tomat dan suwiran ayam dalam mangkuk.
  10. Tuangi kaldu panas. Taburi koya udang.
  11. Sajikan soto ayam beserta pelengkapnya.

Simak Video “Video: Penjelasan BPOM soal Taiwan Larang Indomie Soto Banjar
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)



Sumber : food.detik.com