8 Pantai Terdekat Jakarta yang Bagus dan Cocok untuk Liburan


Jakarta

Pantai masih menjadi salah satu tujuan wisata favorit masyarakat yang ingin menghabiskan waktu liburan. Selama di pantai, kamu bisa refreshing sekaligus menikmati aneka hidangan laut yang lezat di pinggir pantai.

Sebenarnya, ada banyak sekali pantai yang indah dan populer di berbagai daerah, mulai dari Lombok hingga Bali. Namun jika kamu punya budget liburan terbatas, masih ada sejumlah pantai bagus di sekitar Jakarta, lho.

Lantas, apa saja pantai terdekat Jakarta yang bagus dan cocok untuk liburan? Simak rekomendasinya dalam artikel ini.


Pantai Terdekat Jakarta yang Bagus untuk Liburan

Ingin menghabiskan waktu liburan bersama teman, keluarga, atau pasangan di pantai? Simak rekomendasi pantai terdekat Jakarta yang telah dirangkum detikTravel:

1. Pantai Ancol

Sejumlah pengunjung memadati Pantai Lagoon Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (29/6/2024). Memasuki musim libur anak sekolah seperti yang terjadi pada saat ini, kawasan Pantai Ancol diserbu pengunjung.Pantai Ancol (Grandyos Zafna/detikcom)

Rekomendasi yang pertama adalah Pantai Ancol. Bagi warga Jakarta, tentu sudah tak asing dengan pantai yang satu ini karena termasuk dalam kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol.

Pantai Ancol selalu menjadi pilihan banyak masyarakat yang ingin liburan ke pantai. Dalam musim liburan tertentu, seperti libur Lebaran atau libur akhir tahun, pantai ini sudah pasti dipadati oleh pengunjung.

Ada banyak aktivitas seru selama liburan di Pantai Ancol, mulai dari bermain pasir, foto-foto, menikmati berbagai makanan dan jajanan di sekitar pantai, hingga jalan-jalan ke love bridge atau jembatan cinta.

  • Lokasi: Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara.
  • HTM: Rp 35.000/orang.
  • Tiket masuk kendaraan: Rp 35.000 (mobil) dan Rp 25.000 (sepeda motor).

2. Pantai Pulau Macan

Pulau Macan Kecil atau Pulau Macan GundulPantai Pulau Macan (Putu Intan/detikcom)

Kepulauan Seribu menawarkan banyak pantai yang indah dan eksotis, salah satunya adalah Pantai Pulau Macan.

Sebagai informasi, terdapat Pulau Macan Besar dan Pulau Macan Kecil (disebut juga Pulau Macan Gundul). Jarak kedua pulau cukup berdekatan dan bisa dijangkau dengan perahu motor atau kayak.

Kedua pulau tersebut menawarkan pemandangan alam yang indah, padahal jaraknya cukup dekat dari Jakarta. Selama berlibur di sana, kamu dapat menikmati suasana yang tenang, pasir pantainya yang putih, dan air laut yang biru.

Adapun sejumlah tempat penginapan di Pulau Macan Besar yang terdiri dari 12 villa dengan fasilitas ala resor tropis. Villa tersebut juga dikelola dengan mengedepankan eco tourism.

  • Lokasi: Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

3. Pantai Pulau Tidung

Masih di kawasan Kepulauan Seribu, ada salah satu pulau yang juga ramai dikunjungi wisatawan, yaitu Pulau Tidung. Pulau ini menawarkan pasir pantai yang putih dan bersih, sehingga cocok untuk kamu yang ingin healing sejenak.

Selain itu, ada berbagai aktivitas seru lainnya selama di Pulau Tidung, mulai dari snorkeling, bersepeda, hingga menikmati hidangan seafood yang segar dan lezat. Kamu juga bisa berkeliling Pulau Tidung sambil melihat aktivitas para warga setempat.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu Selatan, Kecamatan Kepulauan Seribu, Jakarta.

4. Pantai Pulau Pari

Rekomendasi selanjutnya adalah pantai di Pulau Pari. Saat berkunjung ke sini, travelers akan dibuat terpukau oleh pasir pantainya yang bersih dan putih. Seolah tak menyangka kalau pemandangan seperti ini bisa kamu lihat dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam saja dari Jakarta.

Selama berlibur di Pulau Pari, kamu bisa menikmati berbagai aktivitas seru lainnya seperti snorkeling atau bersepeda mengelilingi pulau. Agar lebih asyik, disarankan untuk menginap di Pulau Pari selama semalam.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu Selatan, Kecamatan Kepulauan Seribu, Jakarta.

5. Pantai Sunrise

Pantai yang satu ini lokasinya juga ada di Kepulauan Seribu, tepatnya di Pulau Panggang. Bagi travelers yang membutuhkan ketenangan sambil melihat pemandangan alam yang menakjubkan, tempat ini wajib dikunjungi.

Disebut Pantai Sunrise karena menjadi salah satu spot terbaik untuk menyaksikan matahari terbit. Agar tidak ketinggalan momen tersebut, maka sebaiknya kamu menginap semalam di Pulau Panggang.

Setelah menyaksikan sunrise dan berfoto-foto di pinggir pantai, detikers bisa mencoba berbagai wahana permainan seru, mulai dari banana boat, kano, atau berkeliling pulau dengan sepeda listrik.

  • Lokasi: Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Kecamatan Kepulauan Seribu, Jakarta.

6. Pantai Tanjung Lesung

Wisatawan lokal menikmati Pantai Lalassa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Minggu (19/11/2023). Wisata KEK Tanjung Lesung terus bangkit pasca bencana Tsunami 2018 dan COVID19, serta telah siap menjelang liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/Spt.Pantai Tanjung Lesung (Muhammad Iqbal/Antara)

Selain di Kepulauan Seribu, ada juga sejumlah pantai bagus di wilayah Banten, salah satunya Pantai Tanjung Lesung. Setibanya di pantai ini, travelers langsung disuguhkan oleh pemandangan pasir pantainya yang putih dan bersih.

Selain bermain di pinggir pantai, ada berbagai aktivitas seru lainnya yang wajib dicoba, mulai dari bermain voli pantai, banana boat, diving, hingga snorkeling. Kalau perut sudah lapar, di sekitar Pantai Tanjung Lesung banyak rumah makan yang menyajikan hidangan lezat dan harga terjangkau.

  • Lokasi: Tanjungjaya, Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten.

7. Pantai Sawarna

Pantai yang satu ini juga tak kalah ramai dikunjungi wisatawan saat memasuki musim liburan. Soalnya, Pantai Sawarna menawarkan pemandangan alam yang indah dan memukau.

Berbeda dari pantai-pantai sebelumnya yang berada di utara Pulau Jawa, Pantai Sawarna sendiri lokasinya berada di selatan Pulau Jawa. Untuk bisa sampai ke pantai ini, butuh waktu perjalanan sekitar 4 jam dengan mengendarai mobil.

Namun, setibanya di pantai ini dijamin rasa lelah travelers langsung terbayarkan secara instan. Selain cocok untuk healing, Pantai Sawarna juga menawarkan berbagai aktivitas seru lainnya, seperti surfing hingga snorkeling.

  • Lokasi: Sawarna, Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

8. Pantai Florida

Rekomendasi pantai dekat Jakarta yang terakhir adalah Pantai Florida. Eits, pantai ini tidak terletak di Amerika Serikat ya, tetapi berada di Banten.

Pantai ini juga ramai dikunjungi para wisatawan, terutama saat memasuki musim liburan. Selain menawarkan pasir pantai yang bersih dan halus, fasilitas di Pantai Florida juga lengkap.

Bagi kamu yang liburan bersama keluarga, tersedia gazebo untuk bersantai dan meletakkan barang-barang. Ada juga kamar mandi untuk bilas, rumah makan, warung, dan tempat penyewaan ban bagi kamu yang ingin berenang.

  • Lokasi: Sindanglaya, Cinangka, Kabupaten Serang, Banten.

Itu dia delapan pantai terdekat Jakarta yang bagus dan cocok untuk liburan. So, pilih liburan ke pantai yang mana nih, travelers?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Sering Jadi Perdebatan, saat Tunggu Lampu Merah Gigi Mobil Matic ‘N’ atau ‘D’?


Jakarta

Posisi transmisi mobil matic saat lampu merah sering diperdebatkan. Benarkah harus di ‘N’ atau tetap di ‘D’ tak masalah? Begini penjelasannya.

Mengendarai mobil matic memang lebih mudah. Pergantian gigi berjalan secara otomatis, tak perlu lagi menginjak pedal kopling. Apalagi kalau di jalanan macet, pengemudi tak perlu lagi pindah-pindah gigi.

Tunggu Lampu Merah, Perlu Pindah ke N?


Tapi bagaimana kalau lagi menunggu lampu merah? Ada yang menyebut saat menunggu lampu merah, sebaiknya tuas persneling dipindahkan ke ‘N’. Namun ada juga yang menyebut tak perlu dipindahkan, tetap di ‘D’ pun aman.

Kepala Bengkel Auto2000 Jatiasih, Wahono, mengungkap ada baiknya memindahkan tuas transmisi ke posisi ‘N’. Satu alasan pentingnya adalah faktor keamanan, di samping menjaga keawetan transmisi.

“Ini jadi perdebatan sih kalau di lampu merah nggak dinetralin atau di D. Yang benar apa? Netral, karena kalau nggak netral itu berbahaya. Kalau kita nggak konsen nginjek rem agak lengang, mobil jalan nabrak,” jelas Wahono saat ditemui di kantornya belum lama ini.

“Terus kan ada komponen yang bekerja walaupun waktu ditahan transmisi nggak terlalu keras, tetap bekerja,” lanjut Wahono.

Tak cuma saat menunggu lampu merah, tuas transmisi juga bisa dipindah ke N saat posisinya sedang macet dan berhenti lama.

“Sebaiknya kalau emang berhenti (pindah ke N), nyamannya kita seperti apa. Kecuali macetnya jalan, kan tanpa gas bisa jalan sendiri. Kalau panjang ya sebaiknya itu, terutama untuk safety ya. Kalau komponen tidak terlalu, jauh lah efeknya panjang gitu lah, lebih ke safety,” terang Wahono.

Sebagai informasi tambahan, di mobil matic pada bagian transmisi terdapat huruf dan angka yang memiliki fungsi berbeda. Kamu bisa cek arti huruf dan angka pada tuas mobil transmisi otomatis beserta fungsinya pada uraian di bawah ini.

Macam-macam Kode Tuas Mobil Matic dan Artinya

Berikut sejumlah huruf dan angka yang ada pada tuas mobil transmisi otomatis:

  • Huruf P artinya Parking atau parkir
  • Huruf R artinya Reverse atau jalan mundur
  • Huruf N artinya Neutral atau netral
  • Huruf D artinya Drive atau jalan maju
  • Huruf D1 atau L artinya Low (rendah)
  • Angka 2 atau S (Second) untuk jalan menanjak
  • Angka 3 atau D3 untuk maju dengan posisi gigi tertinggi dibatasi sampai gigi 3.

Penting untuk diketahui bahwa kode yang ada dan artinya mungkin akan berbeda pada beberapa jenis mobil matic tertentu.

(dry/din)



Sumber : oto.detik.com

Biaya Masuk Gunung Gede Pangrango Naik, Ini Daftar Rinciannya


Jakarta

Biaya pendakian Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) naik per 30 Oktober 2024 kemarin. Penetapan tarif barunya berlaku untuk pendakian, wisata alam, hingga berkemah.

Pembaruan tarif tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2024, SK Kepala BBTNGGP nomor SK.276/BBTNGGP/tek/B/10/2024.

Informasi penyesuaian tarif tersebut dibagikan oleh akun Instagram resmi Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango @bbtn_gn_gedepangrango pada (30/10/2024). Berikut rinciannya.


1. Biaya Masuk Gunung Gede Pangrango (Resort Cibodas & Gunung Putri)

Senin-Jumat (Weekday)

Warga Negara Indonesia (WNI)

  • Pendakian (2 hari 1 malam): Rp 72 ribu
  • Berkemah (2 hari 1 malam): Rp 52 ribu
  • Wisata alam (1 hari): Rp 22 ribu

Warga Negara Asing (WNA)

  • Pendakian (2 hari 1 malam): Rp 435 ribu
  • Berkemah (2 hari 1 malam): Rp 415 ribu
  • Wisata alam (1 hari) : Rp 205 ribu

Rombongan Pelajar & Mahasiswa WNI (Minimal 5 orang)

  • Pendakian (2 hari 1 malam): Rp 52 ribu
  • Berkemah (2 hari 1 malam): Rp32 ribu
  • Wisata alam (1 hari): Rp12 ribu

Sabtu – Minggu (Weekend)

WNI

  • Pendakian (2 hari 1 malam): Rp 92 ribu
  • Berkemah (2 hari 1 malam): Rp 72 ribu
  • Wisata alam (1 hari): Rp 32 ribu

WNA

  • Pendakian (2 hari 1 malam): Rp 435 ribu
  • Berkemah (2 hari 1 malam): Rp 415 ribu
  • Wisata alam (1 hari): Rp 205 ribu

Rombongan Pelajar & Mahasiswa WNI (Minimal 5 orang)

  • Pendakian (2 hari 1 malam): Rp 62 ribu
  • Berkemah (2 hari 1 malam): Rp 42 ribu
  • Wisata alam (1 hari): 17 ribu

2. Biaya Masuk Gunung Gede Pangrango (Resort Selabintana)

Senin-Jumat (Weekday)

WNI

  • Pendakian (2 hari 1 malam): Rp 72 ribu
  • Berkemah (2 hari 1 malam): Rp 32 ribu
  • Wisata alam (1 hari): Rp 12 ribu

WNA

  • Pendakian (2 hari 1 malam): Rp 435 ribu
  • Berkemah (2 hari 1 malam): Rp 315 ribu
  • Wisata alam (1 hari) : Rp 155 ribu

Rombongan Pelajar & Mahasiswa WNI (Minimal 5 orang)

  • Pendakian (2 hari 1 malam): Rp 52 ribu
  • Berkemah (2 hari 1 malam): Rp 22 ribu
  • Wisata alam (1 hari): Rp 7 ribu

Sabtu – Minggu (Weekend)

WNI

  • Pendakian (2 hari 1 malam): Rp 92 ribu
  • Berkemah (2 hari 1 malam): Rp 42 ribu
  • Wisata alam (1 hari): Rp 17 ribu

WNA

  • Pendakian (2 hari 1 malam): Rp 435 ribu
  • Berkemah (2 hari 1 malam): Rp 415 ribu
  • Wisata alam (1 hari): Rp 205 ribu

Rombongan Pelajar & Mahasiswa WNI (Minimal 5 orang)

  • Pendakian (2 hari 1 malam): Rp 62 ribu
  • Berkemah (2 hari 1 malam): Rp 27 ribu
  • Wisata alam (1 hari): Rp 9,5 ribu

3. Biaya Masuk Gunung Gede Pangrango (Resort Mandalawangi & Resort Situgunung)

Senin-Jumat (Weekday)

WNI

  • Berkemah (2 hari 1 malam): Rp 52 ribu
  • Wisata alam (1 hari): Rp 22 ribu

WNA

  • Berkemah (2 hari 1 malam): Rp 415 ribu
  • Wisata alam (1 hari) : Rp 205 ribu

Rombongan Pelajar & Mahasiswa WNI (Minimal 5 orang)

  • Berkemah (2 hari 1 malam): Rp 32 ribu
  • Wisata alam (1 hari): Rp 12 ribu

Sabtu – Minggu (Weekend)

WNI

  • Berkemah (2 hari 1 malam): Rp 72 ribu
  • Wisata alam (1 hari): Rp 32 ribu

WNA

  • Berkemah (2 hari 1 malam): Rp 415 ribu
  • Wisata alam (1 hari): Rp 205 ribu

Rombongan Pelajar & Mahasiswa WNI (Minimal 5 orang)

  • Berkemah (2 hari 1 malam): Rp 42 ribu
  • Wisata alam (1 hari): Rp 17 ribu

Harga yang tertera di atas sudah termasuk tiket masuk, pungutan kemah/pendakian, dan asuransi. Sementara, untuk pungutan penggunaan atau menerbangkan drone berada di tarif Rp 2 juta per unit/per hari.

Biaya Parkir Kendaraan Gunung Gede Pangrango

  • Kendaraan roda dua : rp 5 ribu per hari
  • Kendaraan roda empat: Rp 10 ribu per hari
  • Kendaraan roda enam/bus: Rp 50 ribu per hari
  • Sepeda: Rp 2 ribu per hari.

Jalur Pendakian Gunung Gede

Terdapat 3 jalur pendakian Gunung Gede, yaitu via jalur Cibodas, Gunung Putri, dan Selabintana.

Dilihat dari situs resminya, total kuota pendakian Gunung Gede adalah 600 per hari. Dengan pembagian kuota 300 untuk pintu masuk via Cibodas, 200 via Gunung Putri, dan 100 via Selabintana.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Harga Terkini Curug Leuwi Hejo Jonggol, Daya Tarik, dan Lokasinya


Jakarta

Kabupaten Bogor masih menjadi daerah yang paling banyak dikunjungi wisatawan di Jawa Barat. Bogor masih menjadi daerah sejuta pesona alam, salah satunya dengan keberadaan curug atau air terjun yang menawarkan keindahan dan kesejukan khas pegunungan.

Salah satu destinasi wisata alam yang populer ialah Curug Leuwi Hejo Jonggol. Airnya jernih berwarna kehijauan dan suasana yang masih asri. Curug Leuwi Hejo menjadi tempat sempurna untuk melepas penat dari hiruk-pikuk kota.

Terletak tidak jauh dari pusat kota Bogor, Curug Leuwi Hejo menawarkan pemandangan eksotis yang memanjakan mata. Di sekitarnya juga terdapat beberapa air terjun cantik lainnya yang dapat dikunjungi, yaitu Curug Cibaliung, Curug Leuwi Lieuk, Curug Leuwi Ciung, dan Curug Leuwi Cepet. Lokasi antar curugnya pun tidak terlalu jauh.


Harga Terkini Curug Leuwi Hejo Jonggol

Curug Leuwi Hejo yang ada di Bogor ini memang banyak menyita perhatian. Air terjun dengan kolam air yang jernih membuat para pengunjung dapat bermain air sambil mandi di sekitar lokasi curug.

Leuwi dalam bahasa Sunda berarti relungan atau kolam, sedangkan hejo berarti hijau. Dengan tebing batu pegunungan, curug ini terlihat sangat indah.

Dari beragam informasi yang dihimpun, biaya masuk ke Curug Leuwi Hejo per akhir tahun 2024 sebesar Rp 25 ribu per orang. Sementara harga curug lain di sekitar Leuwi Hejo bervariasi sekitar Rp 10-30 ribu. Jam Operasional curug ini pukul 08.00-17.00 WIB.

Harga lainnya yakni parkir motor sebesar Rp 10 ribu dan parkir mobil Rp 25 ribu. Harga toilet Rp 3 ribu, dan ada pula warga yang menyediakan penyewaan motor jika tak mau berjalan kaki dengan harga Rp 50 ribu.

Daya Tarik Curug Leuwi Hejo Jonggol

Air Curug Leuwi Hejo Jonggol yang dikenal bening dan dingin, mengalir deras dari tebing-tebing batu yang kokoh. Aliran itu menciptakan kolam alami yang sering dijadikan tempat bermain air oleh para pengunjung.

Tak hanya menawarkan keindahan, akses menuju Curug Leuwi Hejo relatif mudah meskipun tetap memerlukan sedikit usaha untuk trekking. Perjalanan menuju lokasi dipenuhi dengan pemandangan perbukitan dan udara segar khas pegunungan, menambah pengalaman wisata yang menyenangkan.

Air terjunnya tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 1,5 meter. Aliran dari curug ini berasal dari mata air di Gunung Kencana, kemudian aliran Curug ini mengalir menuju beberapa sungai seperti Sungai Cikeas, Sungai Cileungsi, dan Sungai Sunter. Curug ini berjarak sekitar 50 km di selatan Jakarta dan 30 km di sebelah timur Kota Bogor.

Lokasi Curug Leuwi Hejo Jonggol

Curug Leuwi Hejo Jonggol berbatasan dengan kecamatan Sukamakmur, Jonggol, Bogor dengan Babakan Madang, Bogor yang dibatasi oleh aliran Sungai Cileungsi. Curug ini ada di Jl Cibadak Sukamakmur, Cibadak, Kec Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tapi juga bisa diakses dari Kampung Wangan Cileungsi, Karang Tengah, Babakan Madang, Sentul, Bogor.

Jika kamu ke sini dengan menggunakan kendaraan roda empat bisa langsung keluar di pintu Tol Sentul, lalu ambil ke arah kawasan Jungleland, dan jarak ditempuh sekitar 4 jam perjalanan dari Jakarta.

Rute dari Jakarta yakni melewati Tol Jagorawi menuju Sentul Selatan. Setelah keluar dari pintu tol, menuju arah jalan ke Sentul City, Rainbow Hills Golft, lalu Polsek Babakan Madang.

Dari situ, ikuti beberapa petunjuk jalan menuju Curug Leuwi Hejo. Sesampai di pintu masuk curug, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 15-20 menit untuk tiba di Curug Leuwi Hejo. Pengunjung perlu melalui jalan setapak berbatu, sehingga lebih baik untuk menggunakan sepatu yang aman dan anti licin.

Nah itulah tadi informasi seputar Curug Leuwi Hejo Jonggol. Berminat untuk berlibur ke sini?

(aau/fds)



Sumber : travel.detik.com

8 Ciri-ciri Mesin Mobil Bekas Masih Bagus, Ketahui Sebelum Membeli


Jakarta

Membeli mobil bekas dapat menjadi solusi untuk mendapat kendaraan berkualitas. Meski begitu, tak semua mobil bekas menawarkan kondisi prima.

Jadi, penting untuk mengetahui ciri-ciri mobil bekas yang masih bagus agar tidak menyesal di kemudian hari. Jangan sampai mesin mobil sudah tidak bagus dan harus dilakukan perbaikan.

Ciri-ciri Mesin Mobil Bekas Masih Bagus

Saat membeli mobil bekas, perhatikan beberapa ciri-ciri mesin yang masih bagus. Berikut di antaranya:


1. Saat Menanjak Performanya Baik

Menurut laman Auto2000, mobil bekas yang masih bagus akan mempunyai performa yang baik saat melalui tanjakan. Sebab, mesin mobil yang sehat mampu menghasilkan tenaga yang cukup saat menanjak.

2. Tak Ada Indikasi Kebocoran

Ciri selanjutnya adalah tidak ada indikasi adanya kebocoran pada oli dan juga bahan bakar. Perlu diketahui, kebocoran pada oli dan bahan bakar bisa menyebabkan kerusakan pada mesin mobil. Hal tersebut dapat mengakibatkan biaya perbaikan yang besar.

3. Warna Asap Normal

Mesin yang masih bagus atau tidak juga bisa dilihat dari warna asap kendaraan. Apabila warna asapnya normal, berarti mesin mobil masih dalam kondisi baik dan tidak menghasilkan emisi berlebihan.

4. Getaran Mesin Normal

Jika masih bagus, mobil bekas tidak akan menghasilkan getaran yang tidak normal. Sebab, getaran mesin yang tidak normal bisa menjadi ciri-ciri mobil yang tidak sehat. Jadi, kemungkinan besar mobil ini memerlukan perbaikan agar bisa digunakan dengan maksimal.

5. Lampu Indikator Tidak Menyala

Lampu indikator yang menyala menandakan adanya kondisi yang tidak normal pada mesin mobil. Pada mobil bekas yang masih bagus, lampu indikatornya tidak akan menyala.

6. Bunyi Mesin Tidak Kasar

Bunyi mesin yang kasar menjadi tanda dari mesin yang rusak. Sebaliknya, bunyi mesin yang normal menandakan mesin masih bagus. Jika ada tanda bunyi mesin yang kasar dari mobil, lebih baik urungkan niat membeli karena berisiko memerlukan biaya besar untuk perbaikan.

7. Stick Oli Masih Bagus

Stick oli pada mobil bekas yang masih bagus memiliki oli yang masih bagus. Sebagai informasi, oli yang bagus bisa menjadi tanda mesin yang masih sehat.

8. Tidak Mengeluarkan Bau

Sama seperti bunyi pada mesin, bau yang aneh juga bisa menjadi tanda adanya masalah pada mesin mobil. Mengutip laman Caryanams, biasanya, bau ini disebabkan adanya kerusakan pada sistem pembuangan.

Lebih jelas lagi, menurut laman Nissan, bau terbakar pada mobil bisa ditimbulkan karena beberapa hal, seperti kebocoran oli yang masuk ke sistem pembuangan, v-belt terbakar, hingga brake pads atau rotor mengalami overheat.

(elk/row)



Sumber : oto.detik.com

Kisah Jalan di Bandung yang Hanya Dibuka 30 Tahun Sekali



Bandung

Tahukah kamu, ada sebuah jalan di Bandung yang cuma dibuka 30 tahun sekali. Jalan ini tidak panjang, cuma 25 meter saja.

Sepenggal jalan di Otto Iskandar Dinata (Otista) yang terbelah oleh lintasan rel kereta api bisa dikatakan jalan yang paling istimewa di Kota Bandung.

Itu karena jalan tersebut hanya dibuka setiap 30 tahun sekali, tepatnya saat momen 30 tahunan peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) pada tahun 1985 dan tahun 2015 silam.


Lokasi jalan ‘istimewa’ tersebut berada di antara Jalan Stasiun Timur di sebelah selatan dan Jalan Kebun Jukut di sebelah utara.

Pengamat sejarah Bandung Hevi Fauzan ingat betul ketika ia melihat pagar menjulang yang menutup akses jalan Otista tersebut dibuka pada tahun 1985.

Hevi kecil begitu terkesima ketika melihat iring-iringan mobil delegasi KAA melintas di hadapannya melibas secuil Jalan Otista tersebut.

“Tahun 1985 itu dibuka karena itu 30 tahunan, saya lihat lagi 2015 itu dibuka lagi karena event peringatannya 60 tahun (KAA). Itu dibuka untuk memudahkan delegasi ke sana (dari Gedung KAA ke Gedung Pakuan), jadi enggak memutar ke Viaduct. Itu jalan paling panjangnya hanya 20 meter,” kata Hevi saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Secuil jalan Otista ini memang tak kasat mata bila dilihat sekilas. Jalan tersebut, selain bersinggungan dengan rel kereta api juga tertutup oleh pagar yang menjulang tinggi di kedua sisinya.

Belum lagi terdapat pedagang kaki lima dan lapak kios ban yang membuat siapapun tak menyangka ada jalan yang sarat dengan sejarah.

Jika dilihat di peta modern, terlihat jalan Otista yang terpotong oleh rel kereta di Stasiun Timur. Padahal dulunya jalur dari Pasarbaru hingga Gedung Pakuan tak terputus.

Usut punya usut, dulu jalan tersebut dinamai Residentweg (Jalan Residen). Di ujung jalan berdiri Kantor Residen yang dibangun pada tahun 1864 dan selesai pada 1867. Kini Kantor Residen dijadikan Gedung Pakuan, atau akrab disebut ‘gubernuran’, karena memang dijadikan rumah dinas Gubernur Jabar.

Dulu jalan itu membentang dari Gedung Pakuan, Pasar Baru hingga Pendopo yang berada di Alun-alun Kota Bandung. Petugas penjaga akan menutup palang pintu bila ada kereta yang lewat. Namun kini, kendaraan harus memutar ke arah Jalan Kebun Jukut Selatan-Viaduct-Kebun Jukut Utara, karena terpagar tadi.

“Kalau sekarang harus belok dulu ke Viaduct, kalau asumsi saya itu (jalan ditutup) untuk mengendalikan arus lalu lintas. Sekitar tahun 1970-an, jalan tersebut ditutup. Bisa dibayangkan ketika itu ada kendaraan dan kereta api yang padat,” kata Hevi.

Penutupan jalan itu dibarengi dengan pembangunan jembatan pejalan kaki, yang dibangun melintang di atas lintasan rel kereta. Proyek pembuatan jembatan baru Viaduct, kata Hevi, dikerjakan oleh perusahaan konstruksi Aannemer Lim A Goh, dan Viaduct menemukan bentuknya seperti sekarang.

Menurut Hevi, pada tahun 1864 Bandung ditunjuk sebagai Ibukota Keresidenan Priangan (Preanger) oleh Residen van der Moor. Agar memudahkan koordinasi dengan Pendopo atau kantor bupati ketika itu, dibangunlah jalan Residentweg, yang kini menjadi Jalan Otista.

“Secara bentuk enggak berubah sejak pembangunan Gedung Pakuan, mungkin sebelum Pakuan itu jalannya masih kecil, jalan setapak atau apa. Pakuan, Babakan Bogor, Kebon Kawung sudah dilirik pemerintah Kabupaten Bandung untuk memindahkan ibukota dari Dayeuhkolot,” katanya.

Satu fakta menarik soal jalan Kebun Jukut tempo dulu, di ujungnya yang berdekatan dengan Suniaraja dibangun rumah pelukis legendaris Belgia, AAJ Payen yang datang ke Nusantara tahun 1817. Ia merupakan guru dari maestro lukis Raden Saleh.

——–

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

7 Tips Pakai Standar Samping Motor yang Benar, Biar Nggak Bahaya


Jakarta

Kebanyakan orang pasti lebih suka menggunakan standar samping motor daripada standar tengah. Hal ini wajar karena penggunaan standar samping lebih simpel dan mudah.

Tapi penggunaan yang salah ternyata bisa membahayakan motor atau pengguna, misal jatuh, rusak, hingga kerja mesin bermasalah. Risiko ini bisa dicegah bila standar samping digunakan dengan benar.

Cara Pakai Standar Samping Motor

Berikut ini 7 tips dan cara pakai standar samping motor yang benar berdasarkan penjelasan dari Main Dealer Yamaha PT Thamrin Brothers (Sumatera Selatan & Bengkulu) dan situs Astra Motor:


1. Jangan Dipakai Saat Bawa Beban Berat

Standar samping jangan digunakan ketika membawa beban berat karena bisa membuat standar samping bengkok. Ini termasuk ketika kamu duduk atas sepeda motor saat motor diparkir.

2. Pasang Kickstand Shoe

Agar lebih aman, pasanglah kickstand shoe sebagai alas tambahan. Alat tambahan ini dapat mendistribusikan berat motor lebih menyebar, sehingga standar tidak cepat bengkok dan tetap aman.

Penggunaan kickstand shoe membuat tapak standar samping menjadi sedikit lebih lebar. Jika ingin tampak berbeda, ada jenis kickstand shoe yang berbentuk unik, misalnya bentuk sepatu.

3. Ganti Shockbreaker

Biar lebih aman, ganti shockbreaker kamu dengan yang lebih tinggi. Dengan demikian, standar samping motor menjadi lebih tegak dan mengurangi risiko motor terjatuh ke kiri.

4. Ganti Ban

Kamu juga dapat mengganti ban dengan ukuran yang lebih besar agar standar motor semakin tegak, sehingga risiko motor terlalu miring ke kiri dan terjatuh menjadi semakin kecil.

5. Jangan Difungsikan untuk Mematikan Mesin

Kini banyak motor dilengkapi dengan side stand switch atau switch pada standar samping yang dapat membuat mesin motor mati meskipun kunci berada di posisi on. Fungsi sebenarnya adalah untuk mengamankan pengendara yang sering lupa menaikkan standar saat berkendara.

Jangan sering-sering menggunakan side stand switch ini untuk mematikan mesin setelah berkendara. Hal ini bisa membuat aki soak, selain itu fungsi switch-nya bisa bermasalah dan membuat motor tidak bisa distarter.

6. Jaga Kebersihan

Selalu jaga kebersihan motor secara menyeluruh, termasuk pada bagian standar samping. Bagian ini juga membutuhkan pelumasan berkala. Jika kotor, standar samping menjadi seret atau tidak berfungsi dengan baik.

7. Pakai Standar Tengah

Jika memarkir motor dalam waktu lama, lebih baik gunakan standar tengah karena bisa mempengaruhi kondisi ban dan shockbreaker karena beban berlebih di satu sisi motor. Begitu pula saat mencuci motor, gunakan standar tengah agar lebih aman, terlebih jika tempatnya licin.

Pada intinya, penggunaan standar tengah lebih aman dari segi apapun, karena tidak merusak komponen. Tapi jika ingin menggunakan standar samping, sebaiknya ikuti tips di atas agar tidak membahayakan.

(bai/row)



Sumber : oto.detik.com

8 Glamping Terbaik di Bogor, Punya View Kebun Teh-Persawahan Hijau


Jakarta

Tidak hanya objek wisata, Bogor punya sederet tempat bermalam model glamour camping (glamping) terbaik. Lokasinya berada di lingkungan yang asri dan sejuk dengan panorama pegunungan, kebun teh, hingga persawahan hijau.

Menginap di glamping cocok banget jadi aktivitas untuk mengisi akhir pekan dan muslim liburan bersama keluarga hingga pasangan. Apalagi glampingnya juga ada yang dilengkapi paket trekking maupun outbound, liburan jadi makin seru pastinya.

Penasaran dengan glamping di Bogor? Temukan rekomendasinya di bawah ini.


Rekomendasi Glamping Terbaik di Bogor

Ada banyak tempat glamping di Bogor yang punya view bagus dan fasilitas lengkap. Mengutip Google Review, berikut rekomendasi glamping terbaiknya:

1. Pakarangan Glamping Resort

Glamping di Pakarangan Glamping ResortPakarangan Glamping Resort (dok. Pakarangan Glamping Resort)

Cobain glamping ini kalau mau menikmati sensasi bermalam bak di kawasan Ubud, Bali. Letaknya dikelilingi persawahan terasering dan sungai kecil bebatuan, pengunjung bisa bermain-main di sungainya. View yang ditawarkan di sini meliputi pegunungan, sawah, dan hutan hijau nan syahdu.

Tersedia fasilitas cukup lengkap untuk glampingnya, mulai dari welcome drink dan snack, smart TV, sofabed, meja kursi, AC, toiletries, dan free WiFi. Ada akses juga ke panorama deck dan restoran.

  • Lokasi: Bantar Karet, Nanggung, Kabupaten Bogor
  • Harga: Mulai Rp 900.000 per malam.

2. The Ciliwung Adventure Camp

Glamping ini berada di tengah kebun teh. Lokasinya juga menghadap telaga, pegunungan, dan perbukitan hijau. Suasana yang disuguhkan sudah pasti sejuk dan nyaman.

Bukan hanya glamping, ada pula camping dengan tenda. Fasilitas menginap di sini mulai dari sarapan, minum teh, mandi air hangat, WiFi, mini playground, hingga keliling kebun teh dan telaga.

  • Lokasi: Tugu Utara, Cisarua, Kabupaten Bogor
  • Harga: Mulai Rp 1.450.000 per malam.

3. D’Paseban Glamping

Glamping di D'Paseban Glamping BogorD’Paseban Glamping Bogor (dok. Instagram @d_pasebanglamping)

D’Paseban Glamping menawarkan bermalam affordable dengan fasilitas lengkap. Glampingnya dilengkapi kasur queen size, complimentary, hingga kamar mandi luar. Fasilitas bersama yang dapat digunakan seperti gazebo, mini playground, restoran, penangkaran burung, serta kolam renang.

Menginap di sini akan disuguhkan view Gunung Salak dan lingkungan asri hijau. Lokasinya juga dekat dengan wisata Curug Cibulao dan Curug Orok. Traveler cukup berjalan kaki untuk pergi ke sana.

  • Lokasi: Paseban, Megamendung, Kabupaten Bogor
  • Harga: Mulai Rp 540.000 per malam.

4. Leuweung Geledegan Ecolodge

Glamping di Leuweung Geledegan Ecolodge BogorLeuweung Geledegan Ecolodge Bogor (dok. Leuweung Geledegan Ecolodge)

Kalau mau coba glamping aesthetic di Bogor, bisa jajal Leuweung Geledegan Ecolodge. Lokasinya berada di kaki Gunung Salak sehingga lingkungannya masih asri dan rimbun pepohonan hijau. Suasananya sejuk dan nyaman untuk berlibur.

Selain menginap, ada aktivitas yang dapat diikuti pengunjung meliputi fun games, panahan, ATV, paintball, hingga outbound. Ada restoran dan coffee shop yang bisa didatangi atau bisa pesan suki dan grill untuk makan bersama keluarga. Dilengkapi juga aviari dan kolam renang.

  • Lokasi: Tamansari, Kabupaten Bogor
  • Harga: Mulai Rp Rp 540.000 per malam.

5. Tiris Pisan Village

Glamping di Tiris Pisan VillageTiris Pisan Village (dok. Tiris Pisan Village)

Bermalam di sini akan mendapatkan glamping yang dilengkapi queen size bed, kulkas mini, kamar mandi dalam, AC, amenities, teh dan kopi, hingga sarapan. Traveler bisa melakukan trekking ke air terjun dan akses gratis kolam renang.

Sesaat setelah bangun tidur, pengunjung dapat langsung disambut dengan matahari pagi dan view menakjubkan. Karena glamping ini dipasangkan jendela transparan, jadi traveler dapat memandangi panorama cukup dari dalam kamar.

Lokasi: Sukawangi, Sukamakmur, Kabupaten Bogor
Harga: Mulai Rp 990.000 per malam.

6. De Boekit Glamping

Glamping di De Boekit GlampingDe Boekit Glamping (dok. Instagram @deboekitglamping)

Tempat ini punya tenda glamping dan kamar mandi dalam cukup luas yang dilengkapi water heater. Tersedia sofa, meja bangku, serta karpet, jadi traveler bisa duduk-duduk tanpa kedinginan. Teras luar terdapat nilon hammock dan bangku untuk bersantai.

Glampingnya sudah termasuk 2-3 paket sarapan. Selain menginap, De Boekit Glamping menawarkan paket trekking dan outbound.

  • Lokasi: Hambalang, Citeureup, Kabupaten Bogor
  • Harga: Mulai Rp 840.000 per malam.

7. Edelweiss Family Glamping

Glamping di Edelweiss Glamping BogorEdelweiss Glamping Bogor (dok. Instagram @edelweissglamping.bogor)

Edelweiss Family Glamping punya tenda glamping luas dengan fasilitas komplet. Dapat ditemukan kamar mandi pribadi, TV, AC, lemari gantung dan rak sepatu, dispenser air, meja dan kursi, serta board game yang bisa mengisi waktu luang.

Ada kolam renang dan mini golf juga yang bisa diakses sepuasnya. Pengunjung yang mau nonton layar tancap dapat menggunakan fasilitas kursi santai. Paket glampingnya juga sudah termasuk sarapan dan WiFi.

  • Lokasi: Gunung Sari, Pamijahan, Kabupaten Bogor
  • Harga: Mulai Rp 1.300.000.

8. The Highland Park Resort

Glamping di The Highland Park Resort BogorThe Highland Park Resort Bogor (dok. The Highland Park Resort Bogor)

Tempat ini menawarkan menginap dengan view taman, hutan rimbun, dan Gunung Salak kehijauan yang memukau. Lokasi glampingnya di lahan yang luas dan dilengkapi fasilitas lengkap, mulai dari kolam renang, mini zoo, hingga coffee shop.

Kawasannya yang luas dapat dikelilingi dengan sepeda listrik. Setiap titik di tempat ini punya view cantik yang bisa dijadikan background foto. Traveler pun dapat menikmati petualangan berkuda di sini.

  • Lokasi: Sinarwangi, Sukajadi, Tamansari, Kabupaten Bogor
  • Harga: Mulai Rp 800.000.

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com

Cara Mudah Tahu Kapan Harus Servis Motor, Cukup Lihat Speedometer



Jakarta

Waktu paling tepat untuk melakukan servis motor dapat diketahui dengan mudah. Nggak perlu bingung, kamu hanya perlu melihat jarak tempuh kendaraan, karena perawatan motor itu bisa ditentukan dari jarak tempuh setiap harinya.

Dikutip dari situs Federal Oil, ada cara paling mudah untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan service atau perawatan motor, menghitung dari speedometer.

Motor yang bekerja terus menerus membutuhkan perhatian khusus dengan servis yang lengkap. Perawatan secara rutin ini bertujuan untuk mengecek kondisi suku cadang dan mesin motor tetap dalam kondisi prima serta melakukan perbaikan-perbaikan yang dibutuhkan.


Terdapat interval atau jarak batas waktu antar servis motor, biasanya interval servis motor ini merujuk pada waktu penggunaan atau pada angka di speedometer. Pada motor yang sering digunakan, idealnya servis motor dilakukan setiap 2-3 bulan.

Hal ini untuk mengecek kondisi oli dan ban pada motor agar tetap berada dalam kondisi yang prima. Namun, jika motor sering digunakan untuk aktivitas yang berat, seperti perjalanan yang jauh, membawa beban berat, melalui medan yang sulit, tentu saja servis motor dapat dilakukan lebih sering.

Yamaha All New R15M Connected-ABSIlustrasi Yamaha All New R15M Connected-ABS Foto: Muhammad Hafizh Gemilang

Jika ragu, detikers juga dapat menentukan interval servis dengan memperhatikan angka speedometer yang ada pada motor. Angka tersebut akan menunjukkan jarak yang sudah ditempuh.

Cara ini lebih disarankan karena dapat menjadi patokan kapan harus dilakukan servis. Sebaiknya lakukan servis setiap 2.000 – 3.000 kilometer agar kondisi motor tetap prima dan tentunya makin nyaman saat digunakan.

Beri Oli dan Service Gratis kepada 10.100 Pengendara

Berkaitan dengan perawatan motor, mengawali tahun 2025, Dewa Motor Indonesia bersama pelumas Federal Oil, berhasil mencetak sejarah baru dengan mencatatkan Rekor MURI sebagai penyelenggara program pemberian oli mesin dan servis motor gratis kepada 10.100 orang yang tersebar di seluruh outlet Dewa Motor seluruh Indonesia.

Kegiatan yang secara resmi dibuka pada Selasa (21/01) bertempat di outlet Dewa Motor di Kalisari, Jakarta Timur ini merupakan bagian dari strategi besar Dewa Motor untuk memperkenalkan diri lebih dekat kepada masyarakat, setelah berhasil membuka 100 outlet hanya dalam waktu satu tahun. Serta, kolaborasi bersama Federal Oil dalam menghadirkan produk dan pelayanan yang pasti makin nyaman bagi para pelanggan.

“Kami percaya bahwa kerjasama strategis bersama Dewa Motor ini akan membawa dampak yang positif melalui berbagai program yang telah kami rencanakan ke depannya. Program ini juga sejalan dengan kampanye Federal Oil yaitu Pasti Makin Nyaman, dimana Federal Oil dan Dewa Motor ingin menghadirkan kenyamanan dari produk dan pelayanan yang sudah terjamin kualitasnya,” ucap B2C Sales Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI), Herry Hambali.

Danu Sofwan, Chief Bussines Development Dewa Motor Indonesia menambahkan, bersama dengan Federal Oil, Dewa Motor bisa melayani masyarakat lebih baik.

“Dengan menggunakan produk terbaik dari Federal Oil, kami yakin dapat memberikan pengalaman servis yang luar biasa dan menjaga performa motor para pelanggan pasti makin nyaman,” ucap Danu.

Service motorService motor Foto: dok. Federal Oil

Hal senada juga disampaikan Komisaris Utama Dewa Motor Indonesia, Arief Muhammad menyatakan bahwa program ini bukan hanya soal memberi layanan, tetapi juga menjadi cara bagi Dewa Motor untuk semakin dekat dengan pelanggan dan komunitas.

“Melalui program ini, kami ingin menunjukkan komitmen kami dalam memberikan kualitas terbaik dan akses yang mudah bagi seluruh pelanggan,” tutup Arief Muhammad.

(lth/dry)



Sumber : oto.detik.com