5 Cara Agar Lantai Kamar Mandi Nggak Licin


Jakarta

Kamar mandi adalah tempat yang biasa terpapar oleh air. Lantai kamar mandi yang tidak terawat biasanya akan ditumbuhi oleh lapisan lumut yang licin, membuatnya jadi tempat yang berbahaya, terutama untuk para lansia yang sudah sulit untuk menyeimbangkan diri.

Bukan hanya karena lumut saja, penggunaan bahan lantai yang tidak cocok juga bisa membuat kamar mandi menjadi licin dan berbahaya. Bahan lantai yang terlalu mulus, bisa menjadi licin bila terkena air, atau sabun.

Selain melakukan perawatan untuk mencegah terpeleset atau tergelincir akibat lantai kamar mandi yang licin, kamu juga bisa lakukan beberapa hal berikut ini supaya kamar mandi rumahmu supaya tidak terpeleset.


Cara Agar Kamar Mandi Tidak Licin

Dikutip dari ccl-wetrooms.co.uk, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar tidak terpeleset saat menggunakan kamar mandi, berikut caranya.

1. Keset Shower/Keset Anti-selip

Cara yang pertama adalah dengan memasang anti-slip mat (keset anti-selip). Dengan memasang keset anti-selip, kamar mandi kamu akan menjadi lebih aman.

Biasanya keset anti-selip ini terbuat dari karet, vinil, atau plastik yang bagian bawahnya dibentuk seperti mangkuk yang nantinya akan menempel di lantai. Bagian atas dari keset ini bertekstur dan memiliki daya cengkeram tinggi, sehingga kamu tidak perlu khawatir untuk terpeleset.

2. Besi Pegangan dan Kursi

Cara yang kedua yaitu dengan memasang besi untuk kita berpegangan ketika di kamar mandi atau toilet. Cara in memang tidak menyelesaikan lantai yang licin, tetapi dengan memasang besi pegangan, kamu jadi bisa memiliki tempat untuk berpegangan ketika kamu hendak bergerak atau berdiri dari toilet.

Di samping memasang pegangan besi, kamu juga bisa menambahkan kursi anti-selip pada kamar mandi kamu. Gunanya adalah untuk kamu duduk ketika sedang mandi, sehingga kamu tidak perlu bertumpu pada kaki kamu.

Selain itu, kamu juga harus memastikan agar besi pegangan ini dipasang sesuai dengan aturan yang ada.

3. Lakban/Plester Anti-selip

Cara yang selanjutnya yaitu dengan melapisi lantai kamar mandi kamu dengan lakban anti-selip. Cara ini sangat mudah dilakukan dan hanya membutuhkan budget yang minim.

Akan tetapi, kekurangan dari lakban anti selip ini adalah dari segi kemampuannya menahan licin. Dibandingkan dengan keset anti-selip, lakban anti-selip ini memiliki kekuatan yang lebih kecil.

4. Cek Saluran Air

Ketika membuat kamar mandi atau toilet, kamu harus memastikan agar sistem pembuangan airnya baik dan tidak menyisakan genangan air.

Sebab, adanya genangan air ini akan mempercepat pertumbuhan lumut pada lantai kamar mandi. Maka dari itu, kamu harus pastikan kalau saluran pembuangan air kamar mandi atau toilet kamu dalam keadaan baik sehingga tidak menyisakan genangan air.

5. Ganti Lantai dengan Lantai Anti-selip

Cara yang terakhir tentunya dengan memastikan bahwa lantai yang kamu gunakan pada kamar mandi atau toilet kamu adalah lantai yang dibuat khusus anti-selip.

Bila kamu merasa lantai kamar mandi kamu tetap licin walaupun sering dibersihkan, itu artinya kamu perlu mengganti lantai tersebut dengan lantai anti selip khusus kamar mandi atau toilet.

Nah, itu dia 5 cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat lantai kamar mandi kamu tidak licin supaya terhindar dari bahaya terpeleset. Semoga bermanfaat!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Beef Misodemi dan Shisamo ala Warung Tenda Nuansa Ghibli di Tebet


Jakarta

Sebuah tempat makan Jejepangan menjadi sorotan karena menghadirkan nuansa Ghibli yang kental. Menunya ada Beef Misodemi hingga Shisamo yang terjangkau!

Tren makanan Jepang yang dihadirkan dalam bentuk warung tenda tak jarang menarik perhatian foodies. Di kawasan Asem Baris, Tebet, ada tempat makan Jejepangan yang berbeda dari biasanya.

Valdi, salah satu pemiliknya yang juga seorang konten kreator, menyebut bisnis kulinernya ini terinspirasi dari tempat makan tendaan di Fukuoka, Jepang. Mulai dari konsep tempat, suasana, hingga menu-menunya didesain dengan izin resmi dari salah satu yatai atau tempat makan tendaan di Fukuoka.


Tempat makan ini juga tengah viral di media sosial karena disebut bernuansa Ghibli atau menyerupai animasi asal Jepang. Bernama Higenaka, tim detikfood mencicipi beberapa menu andalan di sana.

Detail Informasi
Nama Tempat Makan Higenaka
Alamat Jalan KH Abdullah Syafei A/30 (Lion Parcel Gudang Peluru), Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan
No Telp 0881-0824-18688
Jam Operasional Senin – Jumat, 19.30 – 01.00 WIB
RABU TUTUP
Sabtu – Minggu, 18.30 – 01.00 WIB
Estimasi Harga Rp 10.000 – Rp 68.000
Tipe Kuliner Japanese food
Fasilitas
  • Makan di Tempat
  • Bawa Pulang
  • Area Parkir
  • Semua Metode Pembayaran
  • dll
HigenakaValdi, salah satu pemiliknya, menyebut inspirasi Higenaka datang dari gerobak yatai di Fukuoka, Jepang. Foto: Tim detikfood

Terinspirasi yatai di Fukuoka

Higenaka yang berarti Kumis dan Kacamata, menghadirkan tempat makan Jejepangan tendaan yang beda dari biasanya. Hal ini dibenarkan oleh Valdi, salah satu pemiliknya, saat ditemui oleh tim detikfood, Selasa (26/8).

“Higenaka ini terinspirasi dari yatai atau tempat makan kaki lima gerobakan di Fukuoka, Jepang. Kita risetnya cuma dari YouTube, sampai akhirnya berani izin ke mereka untuk bikin dengan konsep yang sama di Indonesia. Uniknya, saya dan partner juga belum pernah coba yatai di Fukuoka. Murni riset online aja,” kata Valdi kepada detikcom.

Gerobak serba kayu dengan susunan kain bertuliskan higenaka menyambut para pelanggan yang datang. Suasana yang dihadirkan di Higenaka benar-benar selayaknya penjual makanan gerobakan di Jepang.

Walaupun lokasinya berada di Jakarta Selatan yang cukup padat lalu lintas, tetapi setelah duduk di dalam tenda Higenakan suasananya terasa seolah langsung berbeda. Banyak pelanggannya yang menyebut Higenaka memiliki nuansa khas Ghibli atau studio animasi asal Jepang.

HigenakaSebab kapasitas yang terbatas, disarankan untuk melakukan reservasi sebelum datang ke sini. Foto: Tim detikfood

Wajib Reservasi Sebelum Datang

Karena tempat makan yang terbatas, Higenaka menyarankan pengunjung reservasi sebelum hadir. Pada akun Instagram @higenaka.jkt tertera kontak yang dapat dihubungi untuk melakukan reservasi sebelum datang untuk makan.

Pada area duduk di depan gerobak yatainya, Higenaka hanya mampu menampung 10 orang saja. Demi kenyamanan bersama, tempat makan yang buka pukul 19.00 sampai larut malam ini pun lebih mengutamakan pelanggan yang datang dengan reservasi.

Setiap hari ada 4 sesi makan yang berlangsung masing-masing 1 jam 15 menit. Sesi pertama dimulai pukul 19.30 hingga sesi terakhirnya yang dimulai pukul 23.15. Disarankan pelanggan datang tepat waktu agar mendapatkan pengalamannya yang maksimal.

HigenakaPilihan menu utamanya variatif bikin puas makan. Foto: Tim detikfood

Ramen hingga Beef Misodemi yang Ramah di Kantong

Higenaka yang terlihat sederhana ternyata punya menu lengkap. Terutama pilihan menu utama yang enak-enak dengan citarasa khas Jepang yang berusaha disamakan dengan aslinya, tetapi dalam versi ‘BPJS’ atau harga lebih terjangkau.

Ada tiga menu utama Higenaka yang kami cicipi. Pertama, Tori Paitan Ramen seharga Rp 38.000 dengan porsi yang cukup mengenyangkan.

Tekstur mie yang kenyal lembut dilengkapi dengan potongan ayam rebus, jamur kuping, hingga kuah kaldu. Kaldunya terasa gurih lembut hasil dari rebusan ayam yang lama. Karakter kaldunya lebih mirip seperti kaldu bening yang ditambahkan campuran bumbu, bukan kaldu ayam kolagen pada sajian tori paitan di beberapa kedai ramen lain.

Menu nasi dengan lauk pauk komplit seperti Beef Misodemi (Rp 68.000) dan Shisamo Fish (Rp 45.000) juga tak kalah enak. Nasi putih hangat disajikan dengan potongan daging Australian Wagyu MB6 seberat 150 gram yang dipanggang di atas arang.

Tekstur yang juicy dengan aroma smoky lembut menambah kuat karakter rasanya. Sebelum disantap jangan lupa dicelupkan ke dalam saus Misodemi yang gurih dengan sentuhan rasa fermentasi dari miso.

Sementara untuk ikan shisamo disajikan dengan tekstur yang renyah diluar dan lembut didalam. Agar mengurangi rasa asin alami dari ikan Shisamo bisa menambahkan perasan jeruk nipis ke atasnya, atau menyantapnya bersama nasi supaya rasanya lebih seimbang.

HigenakaJika tak ingin terlalu kenyang, bisa memesan yakitori dengan harga mulai dari Rp 10.000an. Foto: Tim detikfood

Yakitori Serba Rp 10 Ribuan yang Nikmat

Selain menu nasi, layaknya tenda Jejepangan, Higenaka juga punya menu yakitori. Yakitori atau sate-satean khas Jepang ini diracik dengan bumbu semirip mungkin dengan rasa yakitori asli Jepang.

Ada tiga jenis yakitori yang kami coba, yaitu Kawa (Rp 10.000), Negima (Rp 10.000), dan Tsukune (Rp 12.000). Olesan bumbu yakitori di sini menggunakan tare atau soy sauce kental khas Jepang. Walaupun menggunakan bahan-bahan makanan khas Jepang, Higenaka mempertahankan pemilihan produknya hanya menggunakan bahan-bahan yang halal.

Kawa atau yakitori kulit ayam punya perpaduan rasa manis, gurih, dan umami, yang meresap. Teksturnya tetap kenyal dengan renyah tipis di bagian luar.

Sementara penyuka ayam yang juicy dapat memesan negima. Menggunakan potongan daging ayam bagian paha, membuat olesan tare glazenya meresap maksimal.

Selain itu ada juga tsukune yang terbuat dari cincangan daging ayam. Rasa gurih umaminya pas dengan bulatan daging ayam yang tak terlalu padat sehingga matang merata dan tetap juicy.

Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikfood? Kirim email ke redaksi@detikfood.com

(dfl/adr)



Sumber : food.detik.com

Perhatian! Ini 5 Ciri Rumah Kamu Kurang Terurus


Jakarta

Pemilik rumah mempunyai tanggung jawab untuk merawat rumah dari waktu ke waktu supaya senantiasa terlihat bagus dan berfungsi dengan baik. Tak jarang pemilik rumah bisa lupa atau abai terhadap tanda-tanda kecil yang menunjukkan rumah butuh perawatan.

Alhasil, rumah menjadi usang dan banyak kerusakan. Selain penampilan rumah menjadi tidak menarik, berbagai kerusakan di rumah bisa menghambat aktivitas sehari-hari penghuninya.

Oleh karena itu, perhatikan apabila sudah ada tanda rumah yang sudah lama tidak dirawat. Melansir dari laman bluenote painting pada Kamis (29/3/2024), berikut ini ciri-ciri rumah yang kurang terurus dan membutuhkan perawatan.


Cat Eksterior Rumah Memudar atau Mengelupas

Cat eksterior rumah sudah memudar dan mengelupas menandakan rumah tidak mendapatkan perawatan yang baik. Cat yang usang tidak hanya mengganggu estetika tetapi dapat juga mempengaruhi struktur bangunan.

Padahal, cat eksterior rumah berperan sebagai perisai yang menjaga rumah dari lingkungan eksternal seperti sinar matahari, angin, hujan, dan suhu yang fluktuatif.

Cat Interior Rumah yang Rusak

Cat interior rumah sangat penting untuk menciptakan suasana ruangan yang nyaman dan mengundang. Maka dari itu, cat interior yang sudah rusak atau usang bisa membuat rumah tampak tidak terurus.

Cat interior yang kurang terawat biasanya memudar, retak, ataupun mengelupas. Hal ini juga dapat menandakan adanya masalah, seperti kerusakan air atau masalah struktur bangunan.

Pekarangan Ditumbuhi Rumput Liar Tinggi

Kondisi pekarangan rumah bisa mencerminkan bagaimana perawatan rumah. Rumput yang tumbuh tinggi dan rumput liar yang dibiarkan menunjukkan rumah tidak mendapatkan pemeliharaan yang cukup. Sebab, pekarangan rumah yang selalu dipotong dan tampak rapi akan meningkatkan penampilan rumah.

Peralatan Rusak

Ketika berbagai peralatan seperti oven, mesin cuci, dan kipas di dalam rumah tidak berfungsi dengan baik, maka menandakan pemeliharaan rumah terabaikan. Padahal, kerusakan bisa menimbulkan ketidaknyamanan dan mengganggu rutinitas harian penghuni rumah.

Sebaiknya masalah pada peralatan tersebut segera diatasi untuk mencegah kerusakan lebih lanjut atau bahaya keselamatan.

Barang-barang Rusak atau Usang

Barang-barang seperti lampu gantung, kran, dan gagang pintu perlu diperhatikan untuk menjaga fungsionalitas dan estetika rumah. Barang-barang yang dibiarkan usang dan rusak berarti rumah kurang mendapat perawatan. Hal ini tentu akan mempengaruhi kehidupan sehari-hari para penghuni rumah.

Itulah ciri-ciri rumah kurang terurus, sehingga perlu diperbaiki dan dirawat untuk mempunyai rumah yang bagus dan berfungsi dengan baik. Semoga bermanfaat!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Tahu Campur Pak Subari, Kuliner Legendaris di Fatmawati yang Tak Pernah Sepi


Jakarta

Di sepanjang kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, berjejer aneka kuliner kaki lima yang menggoda selera. Namun, ada satu warung makan yang selalu ramai.

Kulineran di sepanjang Jalan Fatmawati memang tidak pernah ada habisnya. Meski kawasan ini tidak sepopuler kawasan Blok M atau Tebet sebagai spot kuliner, tapi tak sulit mencari makanan enak bahkan legendaris berusia puluhan tahun.

Salah satunya warung tenda yang dikenal dengan nama Tahu Campur Pak Subari dengan menu makanan rumahan ala Surabaya. Mulai dari tahu campur dengan kikil sapi yang lembut, kemudian tahu tek telur dengan petis yang dibawa langsung dari Gresik sampai menu rawon dan soto ayam yang menggoda.


Berikut ulasan lengkap tentang warung kaki lima legendaris di Fatmawati yang terkenal dengan menu tahu campurnya:

1. Warung Tenda khas Surabaya yang Melegenda

.Warung Tenda khas Surabaya yang Melegend. Foto: detikFood

Di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, ada kuliner kaki lima legendaris yang namanya sudah begitu melekat bagi para pencinta makanan khas Jawa Timur, yaitu Tahu Campur Pak Subari. Tempat makan ini berlokasi di Jl. Anuraga No. 14 dan kerap disebut juga Tahu Campur Kantor Pos Fatmawati. Karena ketika didirikan oleh Pak Subari tahun 1998, ia menempati kawasan di depan kantor pos.

.Pak Subari, pemilik warung tenda Tahu Campur Pak Subari. Foto: detikFood

Beliau merupakan perantau asal Lamongan yang sejak awal memang memboyong hidangan khas Surabaya untuk ditawarkan ke Jakarta. Pada tahun 2016, usahanya pindah ke lokasi yang sekarang dan semakin berkembang pesat.

“Saya asli orang Lamongan, tapi memang makanan yang saya jual ini kebanyakan khas Surabaya ya. Di sini paling populer tahu campur sama tahu tek telornya,” ujar Pak Subari ke detikFood (12/09/2025).

2. Jatuh Bangun Merintis Usaha Tahu Campur dari Nol

.Proses pembuatan bumbu tau tek telur. Foto: detikFood

Menjadi salah satu kuliner ikonik di kawasan Fatmawati tentu bukan hasil yang instan. Pak Subari mengisahkan saat pertama kali membuka lapak sederhana di depan Kantor Pos Fatmawati, dagangannya tidak langsung laris.

“Waktu awal-awal buka di depan Kantor Pos Fatmawati, tidak langsung ramai seperti ini. Masih sepi. Jadi jatuh bangunnya mempertahankan usaha ini sampai lima tahun, dari sana mulai banyak pelanggan dan ramai sampai sekarang,” tuturnya.

Perjuangan panjang itu ia jalani dengan penuh kesabaran, sambil terus konsisten menjaga cita rasa otentik masakan Jawa Timur. Kini warung sederhana miliknya sudah memiliki 6 karyawan tetap, melayani ratusan pelanggan setiap hari, dan bahkan semua menu di sini sudah bisa dipesan via aplikasi ojek online.

3. Menu Tahu Campur yang Selalu Diburu

.Seporsi tahu campur di sini begitu khas dengan isian selada air, mie kuning, perkedel singkong, tauge, tahu potong, serta kikil sapi yang lembut. Foto: detikFood

Dari sekian banyak hidangan yang tersedia, menu tahu campur adalah primadona dan menjadi alasan utama orang rela antre panjang saat jam makan siang maupun malam.

Seporsi tahu campur di sini begitu khas dengan isian selada air, mie kuning, perkedel singkong, tauge, tahu potong, serta kikil sapi yang lembut. Kuahnya gurih segar dengan tambahan petis udang yang menghadirkan cita rasa Surabaya asli.

.Tahu Campur Pak Subari bisa menghabiskan 20-25 kilogram kikil sapi, serta lebih dari 2.000 potong tahu. Foto: detikFood

Tak heran, setiap hari Tahu Campur Pak Subari bisa menghabiskan 20-25 kilogram kikil sapi, serta lebih dari 2.000 potong tahu. Aroma kuah dan petis yang menggoda langsung terasa saat disajikan. Porsinya pun melimpah dengan kerupuk yang boleh ditambah sepuasnya.

Keistimewaan tahu campur inilah yang membuat pelanggan datang kembali, bahkan seringkali sudah habis lebih cepat dari jam tutup karena banyaknya peminat. Apalagi harganya terjangkau yaitu dari Rp 25.000 saja.

4. Makanan khas Surabaya ala Pak Subari

.Makanan khas Surabaya ala Pak Subari. Foto: detikFood

Selain makan tahu campur, pengunjung juga bisa menemukan ragam kuliner khas Jawa Timur, khususnya makanan Surabaya. Ada tahu tek telor dengan bumbu petis udang yang istimewa. Menu ini juga paling laris karena rasanya berbeda dengan tahu tek lainnya.

Rahasia kelezatannya terletak pada petisnya yang dikirim langsung dari kota Gresik, sama seperti yang digunakan sejak awal Pak Subari berdagang.

.Ada tahu tek telor dengan bumbu petis udang yang istimewa. Foto: detikFood

“Dulu bumbu petisnya ini saya bawa dari Surabaya. Tapi beberapa tahun kemudian, ada produsen bumbu petis dari Gresik yang rasa dan kualitas sama. Jadi saya pakai petis Gresik ini sampai sekarang,” kata Pak Subari.

.Menu lainnya mencakup soto ayam, nasi rawon, gado-gado, hingga rujak cingur. . Foto: detikFood

Menu lainnya mencakup soto ayam, nasi rawon, gado-gado, hingga rujak cingur. Harga makanannya pun ramah di kantong, mulai dari Rp15.000 untuk soto ayam hingga Rp35.000 untuk rujak cingur. Tempat makan ini buka setiap hari pukul 08.00-23.00, dan pembayarannya sudah bisa non tunai.

(sob/adr)



Sumber : food.detik.com

Bukan Rempah Biasa, Bunga Lawang Bisa Usir 3 Hewan Ini dari Rumah


Jakarta

Bunga lawang adalah obat herbal sekaligus rempah-rempah yang mudah ditemui di Indonesia. Bahan dapur ini kaya akan manfaat baik untuk tubuh, masakan, hingga dapat melindungi rumah dari gangguan hewan.

Mengutip dari situs Kemendikbud, bunga lawang memiliki sebutan lain yakni pekak. Rempah satu ini juga memiliki nama ilmiah Illicium verum. Bunga lawang bentuknya seperti bunga dengan 8 lengkungan dan berwarna coklat. Jika dimakan mentah, bunga lawang terasa manis. Namun, biasanya bunga lawang diolah dahulu dan banyak digunakan dalam makanan dari Aceh, Minangkabau, Jawa, maupun Bali.

Mulai sekarang, kamu juga bisa memanfaatkan bunga lawang di rumah untuk mengusir 3 hewan berikut.


1. Mengusir Nyamuk

Menurut situs latestly.com, Sabtu (30/3/2024), bunga lawang bisa mengusir nyamuk di rumah. Bahan dapur satu ini mengandung bahan aktif (E)-cinnamaldehyde atau (E)-anethole yang keduanya berfungsi sebagai pengusir nyamuk.

Cara menggunakannya adalah ambil minyak dari bunga lawang, lalu campurkan dengan minyak kelapa. Setelah itu oleskan ke seluruh tangan dan kaki. Nyamuk pasti tidak akan mendekat karena baunya.

2. Mengusir Siput

Bunga lawang bisa dimanfaatkan untuk mengusir siput memakan tanaman di rumah. Menurut greenhouseemporium.com, menanam tanaman rempah dengan bau yang kuat seperti bunga lawang, rosemary, dan mint dapat mengusir hama.

Untuk mengusir siput, kamu bukan hanya memakai bagian bunganya saja, melainkan satu tanaman bunga lawang. Pastikan tumbuhan tersebut diletakkan di dekat tanaman hias yang suka rusak karena dimakan siput.

3. Mengusir Semut

Melansir dari House Digest, rempah ini juga telah lama digunakan di Mesir untuk berbagai pengobatan di negara tersebut. Bijinya, minyak atsirinya, akarnya, dan daunnya semuanya bermanfaat. Begitu juga dengan aroma dari bunga lawang ini dapat mengusir semut. Sejak dulu, Mesir juga menggunakan bunga lawang untuk mengusir semut.

Bahkan campuran cengkeh, bunga lawang, kapulaga, dan kayu manis dapat mengusir semut dari tumpukan gula. Caranya dengan memasukkan 4 bahan tadi ke dalam wadah gula yang terbuka. Bahan-bahan tadi tidak perlu dipotong ataupun dikubur di antara gula, cukup diletakkan di permukaannya. Tunggu sampai 1 jam, semut akan pergi sendirinya.

Lalu jika di rumah ada melon embun madu dan mulai didatangi semut, letakkan bunga lawang di sekitarnya, jangan lupa tutup melon, terutama yang sudah dipotong. Aroma bunga lawang akan membingungkan semut.

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Gurih Wangi! Nasi Uduk Sejak 1991 Favorit Nicholas Saputra


Jakarta

Nasi uduk di Pasar Minggu ini viral setelah disebut Nicholas Saputra sebagai favoritnya. Kami membuktikan sendiri kelezatan nasi uduk yang gurih wangi di sini!

Nasi uduk menjadi salah satu ‘comfort food’ orang Indonesia, tak terkecuali aktor Nicholas Saputra. Dalam podcast Ngobrol Sore Semaunya yang dipandu Putri Tanjung, Nicholas mengungkap nasi uduk favoritnya.

Namanya Nasi Uduk Mas Dikun yang berlokasi di Jalan Warga Nomor 58, dekat Rumah Sakit Siaga Pasar Minggu. “Nasi Uduk Mang Dikun selalu lekat di hati karena saya tumbuh dari situ. Gue pikir nasi uduk ya itu,” ujar aktor kelahiran 1984 itu.


Rupanya nasi uduk favorit Nicholas Saputra tergolong legendaris. Sudah lebih dari 30 tahun nasi uduk ini dijajakan. Semula ditawarkan di warung tenda depan GOR Balai Rakyat Pasar Minggu, tapi sementara kini ditawarkan di rumah sang pemilik.

Detail Informasi Nasi Uduk Mas Dikun
Nama Tempat Makan Nasi Uduk Mas Dikun
Alamat Jalan Warga Nomor 58, Pejaten Barat
Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Instagram masdikun_ku
Jam Operasional 10.00-22.00
Estimasi Harga mulai dari Rp 9 ribu
Tipe Kuliner nasi uduk
Fasilitas
  • area makan terbatas di tempat
  • pembelian via ojek online

Nama ‘Mas Dikun’ wangsit dari mimpi

Nasi Uduk Mas DikunNasi Uduk Mas Dikun kini ditawarkan di rumah sang pemilik di Jalan Warga Nomor 58, dekat Rumah Sakit Siaga, Pasar Minggu. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Penasaran membuktikan kelezatan Nasi Uduk Mas Dikun, awalnya kami berniat menyambangi lokasi warung tendanya yang sudah terkenal. Namun ternyata warung itu ditutup sementara.

Kini Nasi Uduk Mas Dikun hanya ditawarkan di satu tempat yaitu di rumah sang pemilik. Lokasinya ‘tersembunyi’ di dalam gang, tapi pembeli tak perlu bingung karena di depan gang terdapat neon box dan spanduk ‘Nasi Uduk & Ayam Goreng Mas Dikun’ sebagai petunjuk.

Tim detikFood (11/9) bertemu dengan Randy, anak pemilik usaha Nasi Uduk Mas Dikun. Ia menuturkan orang tuanya jualan nasi uduk sejak 1991. Bermula dari sang ayah yang memang piawai masak.

Mereka membuka usaha nasi uduk warung tenda. Lokasi awalnya memang di GOR Balai Rakyat Pasar Minggu itu. Namun terkait permasalahan lahan, warung tenda itu sekarang terpaksa tutup.

“Habis itu sempat buka di Kelapa Gading, terus di Rawamangun. Tapi sekarang cuma ini (tempat sekarang),” ujar Randy. Meski begitu, ia mengatakan sedang mencari tempat permanen yang lebih nyaman.

Mengenai nama ‘Mas Dikun’, diakui Randy nama itu bukan dari nama anggota keluarganya, melainkan wangsit yang diterima sang ibu dalam mimpi. “Dari mimpi tiba-tiba terlintas nama itu,” ujar Randy yang baru turun tangan mengelola usaha ini selama 2 bulan terakhir.

Nasi uduk yang diproses semalaman

Nasi Uduk Mas DikunNasi uduk racikan Mas Dikun punya ciri khas berwarna agak kecokelatan karena dipadu banyak rempah. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Ciri khas nasi uduk racikan Mas Dikun ada pada warnanya yang agak kecokelatan. Tekstur nasinya juga ‘mawur’, tapi tetap empuk. Menurut Randy, ini karena proses pengolahannya yang khas dan tak berubah sejak dulu.

Jadi, beras akan direndam semalaman sebelum dimasak. Baru keesokan paginya diolah dan dimasak bersama banyak rempah. Diakui Randy kurang dari 10 jenis rempah dipakai untuk masak nasi uduk ini.

Nasi uduk kemudian disajikan hangat-hangat dengan taburan bawang merah goreng. Hmmm… Aroma gurih santan dengan paduan rempah membuat nasi uduk ini amat menggugah selera!

Ketika dimakan, tekstur nasi uduknya tak bikin seret. Rasa gurihnya pas dan tak bikin ‘eneg’. Menurut kami, ada paduan daun salam, serai, dan cengkih yang menambah aroma dan rasa nasi uduk ini.

Dalam sehari, Nasi Uduk Mas Dikun bisa menghabiskan 15 liter beras. Randy menjamin nasi uduknya selalu dimasak fresh untuk menjaga kualitas.

Lauk nikmat pendamping nasi uduk

Nasi Uduk Mas DikunAneka lauk yang bikin makan di Nasi Uduk Mas Dikun semakin nikmat. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Seporsi nasi uduk (Rp 9 ribu) buatan Mas Dikun tentunya lebih nikmat jika dimakan bersama lauk pendamping. Ada pilihan ayam kampung goreng (Rp 22 ribu), ayam kampung bakar (Rp 24 ribu), ayam negeri goreng (Rp 19 ribu), hingga bebek goreng (Rp 37 ribu) di sini.

Bagi yang suka ikan, Nasi Uduk Mas Dikun menawarkan lele dan nila. Harganya mulai Rp 14 ribu saja. Kemudian ada juga pelengkap ati ampela (Rp 8 ribu per buah), paru (Rp 14 ribu), sate kulit (Rp 7 ribu), jukut goreng, hingga pete goreng (Rp 12 ribu).

Ayam kampung goreng jadi primadona di sini. Potongan ayam diungkep bumbu kuning kemudian digoreng dadakan saat ada pesanan. Dalam sehari, sekitar 40-50 potong ayam bisa terjual.

Tekstur ayam kampungnya agak liat, tapi tetap lembut. Rasa gurihnya meresap sampai ke tulang. Dimakan bareng nasi uduk memang jodohnya!

Ati ampela hingga paru goreng yang tak kalah enak

Nasi Uduk Mas DikunAti dan ampela yang empuk di Nasi Uduk Mas Dikun. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Untuk santapan yang lebih lengkap, ati ampela di sini layak dicoba. Potongannya besar-besar dengan tekstur empuk kenyal yang memanjakan lidah.

Ati ampela juga diungkep bumbu kuning hingga rasa gurih berempahnya meresap. Jadi, tak ada aroma atau rasa amis pada sajian ini.

Untuk paru goreng, tipenya merupakan paru basah yang agak lembek. Begitu juga dengan sate kulitnya yang sengaja tak digoreng sampai kering. Teksturnya cenderung lembut dan kenyal.

Kalau mau sayuran, Nasi Uduk Mas Dikun kini menawarkan jukut goreng. Selada air khas Sunda ini digoreng sampai agak kering kemudian dibumbui garam. Pelengkapnya berupa irisan kulit ayam goreng.

3 jenis sambal andalan Mas Dikun

Nasi Uduk Mas DikunSambal goreng di Nasi Uduk Mas Dikun yang pedasnya cukup kuat. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Makan nasi uduk racikan Mas Dikun tak bisa meninggalkan racikan sambalnya yang enak. Ada sambal merah, sambal bawang, dan sambal kacang.

Sayangnya ketika kami mampir, sambal kacangnya tidak disajikan. Kami hanya mencoba dua jenis sambal.

Untuk sambal merah, tipenya agak basah dan rasa pedasnya tak terlalu kuat. Menurut kami, enaknya disantap dengan ayam bakar di sini yang manis berempah dan super empuk.

Sambal goreng Mas Dikun merupakan racikan sambal bawang yang lebih kering, tapi tetap digenangi minyak. Sambal goreng ini punya sengatan pedas yang kuat. Rasanya juga lebih asin.

Randy mensyukuri Nasi Uduk Mas Dikun kini dikenal lebih luas. Setelah disebutkan Nicholas Saputra, ia menyebut ada efek peningkatan pelanggan sekitar 10-20%.

Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke redaksi@detikfood.com

(adr/adr)



Sumber : food.detik.com

5 Cara Hilangkan Jamur yang Muncul di Dinding Beton


Jakarta

Kamu mungkin berpikir jika menggunakan beton sebagai dinding di rumah, tidak mudah ditumbuhi jamur. Anggapan tersebut salah, jamur mudah tumbuh di berbagai bahan bangunan bahkan beton sekalipun jika ada faktor pendukungnya.

Munculnya jamur di dinding beton dapat mengganggu estetika. Seperti yang diketahui wujud jamur tidak hanya satu melainkan terdiri dari beberapa macam dan warna. Bisa hijau, putih, hitam, coklat, hingga kuning.

Awal mula kemunculan jamur pada dinding beton adalah hinggapnya spora jamur yang sebelumnya melayang di udara. Jika dia menemukan tempat dan suhu yang tepat, jamur dapat berkembang dan menyebar di media tersebut. Kisaran suhu yang mendukung jamur berkembang adalah di antara 25-30 derajat Celcius. Permukaan yang basah dan lembap juga disukai oleh jamur daripada yang kering.


Apakah jamur bisa dibersihkan jika sudah menyebar? Jawabannya bisa. Mengutip dari Concrete Renovation, Sabtu (30/3/2024), berikut beberapa tips menghilangkan jamur di dinding beton rumah.

1. Menyiramkan Air Panas

Layaknya menghapus noda, jamur bisa dihilangkan dengan air panas. Cukup tuangkan air panas ke dinding yang berjamur lalu digosok hingga benar-benar hilang. Namun kamu perlu berhati-hati terkena tetesan air panasnya. Coba cara ini untuk jamur yang muncul di bagian bawah dinding.

2. Menyemprotkan Air yang Kencang

Jika jamur di dinding kamu timbul dan bertekstur, kamu bisa membersihkannya dengan menyemprotkan air dari selang. Kamu bisa gosok terlebih dahulu agar lebih bersih. Cara ini juga lebih aman dibandingkan dengan menyiramkan air panas dan bisa digunakan untuk jamur di bagian atas.

3. Soda Kue

Soda kue adalah bahan dapur yang ampuh untuk mengangkat noda membandel di berbagai benda. Menggunakan soda kue juga tidak berbahaya. Kamu cukup taburkan soda kue ke permukaan dinding beton yang berjamur, lalu tunggu selama 24 jam. Pastikan permukaan dinding tidak basah atau lembap.

4. Campuran Cuka dan Air

Jika memakai soda kue tidak mempan, kamu bisa menggunakan cuka dan air. Campurkan keduanya lalu masukkan ke dalam semprotan. Jangan lupa untuk mengaduk cuka dan air tadi. Pastikan kamu memakai sarung tangan saat memegang cuka. Setelah itu semprotkan ke dinding beton yang berlumut.

5. Campuran Pemutih dan Air

Selain soda kue dan cuka putih, kamu juga bisa menggunakan pemutih, tetapi bahan ini berbahaya jika terkena kulit manusia. Pastikan memakai sarung tangan. Lalu benda di dekat dinding atau keramik juga sebaiknya dilapisi dengan plastik agar tetap aman jika terkena tetesan.

Setelah pemutih dicampurkan dengan air, masukkan ke botol semprotan. Semprotkan campuran ini ke dinding beton yang berjamur. Setelah beberapa menit, sikat dan siram dinding beton dengan air biasa.

Itulah 5 cara menghilangkan jamur pada dinding beton. Semoga bermanfaat!

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Ada Tomyam dan Pad Kra Pao Sedap di Warung Tenda Tebet


Jakarta

Makan di warung tenda Tebet ini serasa kulineran di pasar Vietnam atau Thailand. Menunya ada makanan khas dua negara tersebut, mulai dari bun cha hingga pad kra pao.

Berada di titik strategis, kawasan Tebet, Jakarta Selatan dikenal sebagai pusat kuliner sejak lama. Hingga kini, jumlahnya pun semakin banyak dan pilihan jenis makanannya beragam.

Salah satu yang terbaru adalah warung tendaan dengan menu makanan khas Vietnam dan Thailand. Warung bernama Tranxquill tersebut jadi pilihan tempat makan malam yang menarik.


Meskipun hanya berupa warung tenda, tetapi warung ini selalu ramai pengunjung. Justru, suasana bersantap yang sederhana tersebut mirip seperti di Vietnam langsung.

Detail Informasi Tranxquill
Nama Tempat Makan Tranxquill
Alamat Jalan Tebet Barat Dalam Raya No.54, RT.6/RW.4, Tebet Bar., Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810
No Telp 0811-1889-478
Jam Operasional 18.00
22.00
Estimasi Harga Sekitar Rp 50.000 per porsi
Tipe Kuliner Makanan khas Vietnam dan Thailand
Fasilitas
  • Area dine in
  • Area parkir (minim)

Terinspirasi dari kuliner di pasar Vietnam

TranxquillTranxquill terinspirasi dari warung makan di pasar Vietnam. Foto: detikcom/Riska Fitria

Kepada detikFood (1/9) salah karyawan Tranxquill mengatakan warung tenda ini memang terinspirasi dari warung-warung makan yang ada di pasar tradisional Vietnam.

Salah satu yang ikonik adalah penggunaan kursi-kursi rendah berbahan plastik. Suasana bersantap seperti ini sering terlihat di beberapa spot turis di Vietnam.

Selain itu, penyajian bahan-bahan segar di atas meja juga mirip seperti di Vietnam. Mulai dari selada air, daun ketumbar, basil, cabai, dan jeruk dijajakan di atas meja secara terbuka.

Menu makanan khas Vietnam dan Thailand

TranxquillTranxquill menawarkan makanan khas Vietnam dan Thailand. Foto: detikcom/Riska Fitria

Tranxquill yang baru buka sejak Juli 2025 menawarkan makanan khas Vietnam dan Thailand. Hal tersebut memang sengaja digabung, karena lidah orang Indonesia lebih cocok dengan makanan Thailand.

“Kalau lidah kita kan memang lebih kenalnya sama bumbu masakan Thailand ya. Gurih, asam, manis, makanya kita gabungkan. Makanan Vietnam di sini juga disesuai bumbu dan bahannya,” ujar karyawan Tranxquill.

Sayangnya, detikFood kehabisan menu makanan khas Vietnam. Alhasil, kami hanya memesan menu makanan khas Thailand. Mulai dari pad kra pao, tomyum, dan padthai.

Creamy dan Asam! Kelezatan Tomyang Udang

TranxquillTranxquill menawarkan menu tomyang udang. Foto: detikcom/Riska Fitria

Menu Tomyam di sini jadi salah satu yang sayang dilewatkan. Untuk varian tomyam udang harganya dibanderol Rp 48.000.

Seporsinya disajikan satu udang, dua fishball, fishcake, mie, dan telur setengah matang. Warna kuah tomyamnya cantik, oranye menyala. Teksturnya kental dan creamy karena dicampur susu evaporasi.

Ketika dicampur dengan kuning telur yang masih lumer, juga menambah kekentalan kuahnya jadi semakin creamy. Saking tebalnya, tekstur kuah tomyamnya seperti kuah kari.

Tambahan jeruk nipisnya memberikan sensasi asam yang menyegarkan. Ada sentuhan rasa gurih dan sedikit pedas. Begitu juga dengan daun ketumbar yang memberi rasa khas herba dan harum.

Untuk mienya sendiri menggunakan mie instan Thailand yang ukurannya kecil. Mienya dimasak dengan tingkat kematangan yang hampir lodoh.

Padthai yang royal dan kenyal

TranxquillPenampilan padthai di Tranxquill. Foto: detikcom/Riska Fitria

Padthai di warung tendaan ini juga tak kalah menarik. Seporsinya Rp 60.000 dengan porsi yang royal. Padthai disajikan di wadah tampah bambu beralaskan daun pisang.

Kami memesan varian beef dan disajikan beef slice yang dimasak menggunakan wajan wok. Kemudian, disajikan dengan kondimen, tauge, telur orak-arik, dan bubuk cabai.

Proses masak di wajan wok menghasilkan aroma dan rasa smoky yang khas pada padthai. Teksturnya kompleks, ada renyah dari taugenya dan kenyal lembut dari padthainya. Rasanya gurih dan pedas.

TranxquillTambahan daging panggang yang smoky. Foto: detikcom/Riska Fitria

Namun jadi seimbang dengan tambahan daging sapinya yang dominan manis. Biar makin nikmat, bisa tambahkan kucuran air jeruk nipis.

Kami juga menambah ekstra beef seharga Rp 30.000. Beef slice yang dipanggang tersebut mengingatkan dengan rasa beef slice yang ada di restoran barbeque All You Can Eat (AYCE).

Pad Kra Pao dengan telur mata sapi

TranxquillPad kra pao di Tranxquill. Foto: detikcom/Riska Fitria

Jika ingin menu nasi, bisa pesan pad kra pao seharga Rp 38.000. Seporsinya dilengkapi dengan kondimen telur mata sapi, selada air, dan salad wortel.

Menu ini juga disajikan di wadah tampah bambu beralaskan daun pisang. Porsinya cukup mengenyangkan. Tampilan telur mata sapinya cantik.

Itu karena telurnya digoreng bagian putihnya dulu, baru setelah itu ditaruh kuning telurnya ditaruh di bagian tengah putih telurnya. Penggunaan telur omega membuat warnanya oranye menyala.

Daging cincangnya smoky, rasanya cukup gurih, dan beraroma dengan campuran daun basil yang digoreng bersama. Jangan lupa tambahan air kucuran jeruk nipis untuk meningkatkan rasa

Untuk minumannya bisa pesan Es Songkit seharga Rp 25.000 yang manis, asam, dan menyegarkan atau Thai Tea yang milky dan creamy seharga Rp 25.000.

(raf/adr)



Sumber : food.detik.com

Bagaimana Hukum Bangun Toilet di Dalam Masjid? Ini Jawabannya



Jakarta

Masjid adalah tempat ibadah bagi umat Muslim dan terbuka untuk umum. Sebagai tempat ibadah, Masjid adalah tempat yang suci. Bahkan jika ingin memasukinya dianjurkan sudah dalam keadaan berwudhu.

Namun, sering ditemui pula di dekat tempat wudhu terdapat toilet atau kamar mandi. Dalam Islam sendiri toilet atau kamar mandi dianggap sebagai tempat kotor yang disukai oleh setan dan jin.

Rasulullah SAW pernah menyebut toilet adalah tempatnya para setan laki-laki maupun perempuan menurut riwayat Hadits Ahmad dan Ibnu Majah, sebagai berikut.


“Sesungguhnya tempat-tempat buang hajat ini dihadiri setan, maka jika salah seorang dari kalian hendak masuk kamar mandi (WC), ucapkanlah, “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari setan laki-laki dan setan perempuan.” (HR Ahmad dan Ibnu Majah).

Dengan demikian, apakah boleh ada kamar mandi di dalam Masjid atau di dekat tempat wudhu? Mengutip dari NU Online, adanya toilet di dalam Masjid itu diperbolehkan. Baik kamar mandi di dalam bangunan Masjid atau terpisah.

Keputusan ini didukung oleh Kitab Bughyatul Mustarsyidin, As-Sayyid ‘Abdurrahman bin Muhammad bin Husain bin Umar Ba ‘Alawy, (Darul Fikr, Beirut Libanon, cetakan pertama 1994 M), halaman 104.

“Sedangkan bangunan toilet yang bersusun dengan bangunan Masjid, baik di lantai satu atau lantai dua dan seterusnya itu hukumnya diperinci. Kalau toilet tersebut dibangun setelah dibangunnya Masjid, maka hukumnya menjadi Masjid (suci). Jadi haram menjadikan toilet sebagai tempat buang najis. Kalau toilet tersebut dibangun bersamaan dengan dibangunnya Masjid atau sebelum dibangunnya Masjid, maka boleh menjadikan toilet sebagai tempat buang najis karena tidak menjadi hukum Masjid.”

Jadi ketentuan membuat kamar mandi di area Masjid adalah membangun keduanya secara bersamaan agar penetapan hukum tersebut terpisah. Jika toilet dibangun setelahnya, area Masjid yang semula suci tidak bisa diubah. Penambahan kamar mandi dianggap mengotori area Masjid. Berbeda lagi halnya untuk membuat tempat wudhu, untuk ini masih diperbolehkan.

Selain itu, dalam Islam dilarang membuang hajat menghadap kiblat. Posisi WC duduk atau jongkok beserta bak airnya perlu berlawanan dengan arah kiblat.

Mengutip dari detikHikmah, Imam Syafi’i dalam Kitab Al Umm mengatakan, “Abu Ayyub mengetahui larangan tersebut dan dia melihatnya sebagai larangan yang bersifat mutlak. Ibnu Umar mengetahui menghadapnya Rasulullah SAW ketika buang hajat ke Baitul Muqaddas, dan dia tidak mengetahui larangan beliau.”

Dalam riwayat lain disebutkan dalam Kitab al-Muwatha’ karya Imam Malik. Dikatakan, Rasulullah SAW pernah melarang orang buang hajat menghadap kiblat.

“Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari Nafi dari seorang laki-laki dari Anshar, bahwa Rasulullah SAW melarang menghadap kiblat bagi orang yang buang air besar atau kecil.”

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Lezatnya Dimsum Kaki Lima Hits dengan Topping Spicy Mayo dan Mayo Jepang


Jakarta

Dimsum kaki lima yang viral ini akhirnya ditawarkan di Jakarta Selatan, tepatnya di kawasan Tebet. Menunya dimsum dengan saus mentai spesial yang laku 500 buah per hari!

Di tengah banyak jajanan kekinian yang baru muncul, olahan dimsum mentai rupanya masih diminati orang Indonesia.

Dimsum sendiri merupakan hidangan khas China yang terbuat dari berbagai jenis protein, seperti ayam, ikan, udang, kepiting, bahkan babi. Cincangan daging tersebut dibungkus dengan kulit dimsum, lalu dikukus. Berbeda dengan siomay, dimsum disajikan dengan sambal asam manis atau chili oil.


Seiring berjalannya waktu, dimsum banyak dikreasikan menjadi hidangan yang lebih menarik. Sampai muncul masa ketika saus mentai asal Jepang menjadi tren kuliner kekinian. Saus berasal dari mentaiko dan mayones ini disajikan dengan berbagai makanan, termasuk dimsum.

Kemunculan hidangan dimsum mentai itu pun banyak menarik perhatian masyarakat Indonesia, terutama di kalangan anak muda. Dimsum yang kenyal lembut dipadukan saus mentai gurih, manis, creamy menjadikannya makanan yang unik dan nikmat.

Meskipun tren makanan ini sudah ada sejak beberapa tahun lalu, dimsum mentai rupanya masih diminati. Bahkan ada salah satu gerai dimsum gerobakan yang viral saat ini, Dimsum Mentai Narawi.

1. Usaha kuliner dari Tasikmalaya

Dimsum NarawiDimsum Narawi yang akhirnya buka di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Foto: detikcom / Atiqa Rana

Jika ditelusuri lewat unggahan Instagram @narawi.id, usaha dimsum ini sudah mulai beroperasi sejak bulan Juli 2024. Pemiliknya merupakan kakak dari influencer Gelia Linda yang disebut-sebut resign (keluar) dari bank BUMN untuk membangun usaha kuliner ini.

Siapa sangka usaha dimsum ini mencuri perhatian banyak orang, sampai-sampai dalam satu hari mereka bisa memproduksi 1 sampai 2 ton dimsum!

Pabriknya ada di Tasikmalaya, tetapi kini mereka membuka kemitraan dan total sudah memiliki 80 cabang di pulau Jawa.

Terbaru, Dimsum Narawi membuka cabang kedua di Jakarta Selatan, tepatnya di kawasan Tebet Eco Park. Dimsum yang dijajakan pakai gerobak kaki lima ini memang baru satu bulan buka, tetapi popularitasnya tidak perlu diragukan.

Kehadiran dimsum yang viral di Tasik hingga Bandung ini memang sudah dinantikan banyak warga Jakarta. Tidak heran ketika buka di kawasan Tebet Eco Park, gerainya langsung diserbu banyak pengunjung yang ingin menikmati dimsum ini di siang maupun malam hari.

Menurut penjual, di cabang Tebet mereka bisa menyiapkan 500 buah per hari. Sedangkan di akhir pekan, mereka bisa menyiapkan sampai 800 buah.

2. Menu dimsum ayam lezat dengan saus spesial

Dimsum NarawiDimsum Narawi 100% terbuat dari daging ayam dan selalu disajikan hangat. Foto: detikcom / Atiqa Rana

Dimsum Narawi menawarkan dimsum yang 100% berbahan dasar ayam, sehingga aman bagi mereka yang punya alergi terhadap sapi atau seafood, seperti udang.

Varian yang ditawarkan ada tiga macam, yaitu original (tanpa saus apapun), Spicy Mayo, dan Mayo Jepang. Bisa dibeli dengan isian 6, 8, hingga 16 buah. Harga dimsumnya dibanderol mulai dari Rp 27.000 sampai Rp 83.000.

Dimsum NarawiRacikan saus mentai yang spesial menambah kenikmatan dimsum ini. Foto: detikcom / Atiqa Rana

Keunikannya terdapat pada saus mentai premium yang diracik sendiri. Ada saus spicy mayo yang dominan pedas gurih dan mayo Jepang yang lebih creamy lembut. Dimsum yang dilapisi dengan saus mentai lalu di-torch (dibakar) sampai menciptakan aroma smokey sedap.

3. Cita rasa dimsum viral Narawi

Dimsum NarawiDimsum Narawi original yang cocok dimakan bersama chili oil. Foto: detikcom / Atiqa Rana

detikFood mencoba ketiga varian dimsum isi 6, mulai dari original (Rp 27.000), spicy mayo (Rp 30.000), dan mayo Jepang (Rp 33.000).

Dimsumnya sudah disiapkan dalam panci kukus jadi kondisinya selalu hangat. Ketika ada pelanggan datang, dimsum ini baru dipindahkan ke wadah aluminium foil, diberi saus pilihan, lalu di-torch. Dimsum ini juga dilengkapi sambal chili oil.

Kalau pesan varian original, dimsumnya tidak diberi saus apapun. Hanya ada taburan parsley dan chili oil secara terpisah. Dimsumnya sendiri menurut kami sangat berdaging (meaty), padat, dan teksturnya lembut sedikit kenyal. Memang tidak begitu juicy tetapi tidak sampai kering juga.

Dimsum NarawiDimsum Narawi dengan saus mentai spesial yang creamy gurih. Foto: detikcom / Atiqa Rana

Ukuran dimsumnya agak besar. Dimakan 2 sampai 3 potong saja sudah sangat mengenyangkan.

Rasa dimsum originalnya juga pas, tidak hambar tetapi gurihnya tidak berlebihan. Dimakan bersama sambal chili oilnya semakin nikmat karena jadi ada sentuhan rasa pedas menyengat. Tipe chili oli-nya agak kering dan komposisi biji cabainya lebih banyak daripada minyak.

Varian spicy mayo bisa dicoba. Dimsum yang lembut dan meaty berpadu sempurna dengan saus mayones yang pedasnya tidak dominan, agak asam, tetapi tetap creamy. Saus ini menjadi pelengkap yang menarik.

Dimsum NarawiUkuranya cukup besar sehingga makan 2 sampai 3 buah saja sudah mengenyangkan. Foto: detikcom / Atiqa Rana

Namun menurut kami jauh lebih berkesan varian mayo Jepang. Ada kesan gurih, manis, dan creamy yang seimbang. Aroma smokey yang muncul lebih kuat membuat dimsum ini semakin sedap.

Tekstur sausnya memang agak lebih kental tetapi tidak terkesan berat di mulut. Menurut kami, cita rasa saus ini berasal dari paduan mayones dan tobiko.

Nah, jika tertarik mencicipi dimsum mentai hits, kamu bisa mampir ke Jalan Tebet Raya RT 03 RW 08, Rusun Harun (depan Tsuka Ramen). Buka setiap hari pukul 11.30 sampai 22.00 WIB.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com