Pasar kripto kembali diramaikan oleh pergerakan token berbasis Trading Card Game (TCG). Sejumlah altcoin di sektor ini mencatatkan kenaikan signifikan baik dari sisi harga maupun volume perdagangan dalam 7 hari terakhir.
Berdasarkan data kapitalisasi pasar, terdapat 3 token TCG yang saat ini mendominasi dan menarik perhatian pelaku pasar dikutip CoinMarketCap.
Axie Infinity (AXS)
Pergerakan harga Axie Infinity (AXS/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Axie Infinity (AXS) masih menjadi token TCG dengan kapitalisasi pasar terbesar. AXS diperdagangkan di level $1.26 dengan kenaikan 32.71% dalam 24 jam dan 29.96% dalam 7 hari terakhir.
Kapitalisasi pasarnya mencapai $212,864,972 dengan volume transaksi harian sebesar $309,527,027. Kenaikan ini menunjukkan minat pasar yang kembali menguat terhadap ekosistem game berbasis NFT yang sempat mengalami penurunan pada periode sebelumnya.
Collector Crypt (CARDS)
Collector Crypt (CARDS) menempati posisi berikutnya dengan performa yang lebih agresif. Token ini diperdagangkan di harga $0.09813 dan mencatatkan lonjakan 42.89% dalam 24 jam serta 39.78% dalam 7 hari.
Kapitalisasi pasar CARDS berada di angka $37,401,402 dengan volume harian $6,663,222. Lonjakan harga ini menjadikan CARDS sebagai salah satu token TCG dengan performa terbaik dalam sepekan terakhir.
Echelon Prime (PRIME)
Sementara itu, Echelon Prime (PRIME) juga masuk dalam jajaran 3 besar token TCG berdasarkan kapitalisasi pasar. PRIME diperdagangkan di level $0.7783 dengan kenaikan 6.28% dalam 24 jam dan 5.52% dalam 7 hari.
Kapitalisasi pasarnya tercatat sebesar $27,844,009 dengan volume transaksi harian mencapai $12,717,672. Meski kenaikannya lebih moderat, stabilitas volume menunjukkan adanya aktivitas akumulasi dari investor.
Pergerakan ketiga token ini menunjukkan bahwa sektor Trading Card Game masih memiliki daya tarik di tengah fluktuasi pasar kripto. Namun, investor tetap perlu memperhatikan risiko volatilitas serta melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Dogecoin (DOGE) berpotensi memasuki babak baru dalam sejarah aset kripto. Manajer aset digital 21Shares resmi mengajukan prospektus final kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC), membuka jalan bagi peluncuran ETF spot Dogecoin yang akan diperdagangkan di bursa Nasdaq dengan kode TDOG. Produk ini disebut bisa mulai diperdagangkan paling cepat pada pekan ini.
Jika resmi meluncur, Dogecoin akan bergabung dalam kelompok terbatas aset kripto yang memiliki lebih dari satu ETF spot aktif di pasar Amerika Serikat. Saat ini, ETF spot Dogecoin dari Grayscale dan Bitwise telah lebih dulu beredar di pasar.
ETF Dogecoin Jadi Pendorong?
Dilaporkan Coinspeaker, ETF Dogecoin milik 21Shares dirancang untuk melacak harga spot DOGE secara langsung melalui CF Dogecoin-Dollar US Settlement Price Index. Produk ini tidak menggunakan leverage maupun instrumen derivatif. Aset DOGE hanya akan masuk atau keluar dari dana kelolaan ketika terjadi proses pembuatan atau penebusan unit ETF dalam kelipatan 10.000 unit saham.
Dari sisi biaya, ETF ini mengenakan management fee sebesar 0,50 persen, yang dibayarkan setiap minggu dalam bentuk Dogecoin, tanpa adanya skema pembebasan biaya. Untuk pengelolaan operasional, Bank of New York Mellon ditunjuk sebagai administrator, sementara kustodian aset dipegang oleh Coinbase Custody Trust, Anchorage Digital Bank, dan BitGo. Wilmington Trust bertindak sebagai wali amanat (trustee).
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Di pasar, harga Dogecoin saat ini bergerak di kisaran US$0,14, setelah berbulan-bulan mengalami pergerakan sideways. Secara teknikal, harga DOGE masih bertahan di atas level terendah US$0,089, sembari menguji garis tren turun jangka panjang.
Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di area tengah, menandakan kondisi pasar yang belum overbought maupun oversold. Volume perdagangan juga tercatat relatif rendah.
Selama harga Dogecoin mampu bertahan di atas zona support US$0,12–US$0,10, risiko koreksi masih membayangi. Penurunan bersih di bawah area tersebut berpotensi membawa harga kembali menguji level US$0,089, yang menjadi support utama terakhir pada grafik.
Sebaliknya, apabila DOGE berhasil menembus garis tren turun, target kenaikan terdekat berada di area US$0,18. Jika level tersebut terlampaui, peluang kenaikan menuju US$0,30 terbuka. Dalam skenario yang lebih agresif, didukung arus masuk dana ETF dan kondisi pasar yang kondusif, harga Dogecoin berpotensi mengarah ke US$0,50, bahkan hingga mendekati US$1.
Namun demikian, kegagalan mempertahankan level US$0,12 akan melemahkan struktur teknikal. Penurunan di bawah US$0,10 berisiko membatalkan skenario bullish yang saat ini terbentuk.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Harga Solana (SOL) bergerak mendatar di kisaran US$144–US$145 pada perdagangan Rabu, setelah mencatat pemulihan tajam dari level terendah Desember di sekitar US$120. Kenaikan cepat tersebut kini kehilangan momentum, dengan pergerakan harga beralih dari fase rebound impulsif ke konsolidasi.
Meski reli mulai melambat, struktur harga menunjukkan tanda stabilisasi, bukan tekanan jual agresif. Pasar saat ini memasuki fase penentuan arah, di mana konfirmasi teknikal dinilai lebih penting dibanding kecepatan pergerakan.
Pemulihan Bertahan, Namun Tren Masih Korektif
Pada grafik harian, Solana berhasil kembali ke atas exponential moving average (EMA) 20 hari, sebuah sinyal awal yang konstruktif setelah periode pelemahan panjang. Namun, tren yang lebih luas masih dibatasi oleh rata-rata pergerakan jangka menengah dan panjang yang cenderung menurun.
Dilaporkan Traders Union, zona kompresi harga saat ini berada di antara EMA 50 hari di sekitar US$137 dan EMA 100 hari di kisaran US$149. Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas area US$150–US$160, pergerakan ini masih dikategorikan sebagai pemulihan dalam tren turun yang lebih besar, bukan pembalikan tren penuh.
Secara struktur, reli dari US$120 memang mematahkan pola lower low yang terbentuk sejak November. Namun, Solana belum mencetak higher high pada kerangka waktu harian. Selama harga bertahan di atas US$135, struktur pemulihan dinilai masih aman. Sebaliknya, penurunan di bawah level tersebut berpotensi membuka kembali risiko pelemahan ke area US$125–US$130.
Indikator momentum mendukung stabilisasi, tetapi juga memberi peringatan. Relative Strength Index (RSI) harian naik ke area awal 60-an, mencerminkan membaiknya tekanan beli. Namun, level ini kerap muncul pada reli korektif jika tidak disertai penembusan resistance yang kuat. RSI yang mulai mendatar mengindikasikan potensi jeda kenaikan jika tidak ada permintaan baru.
Tekanan Jangka Pendek Meningkat
Pada kerangka waktu lebih rendah, kontrol jangka pendek pembeli mulai melemah. Di grafik 30 menit, indikator Supertrend terlihat mendatar, sementara Parabolic SAR bergerak mendekati harga, menandakan berkurangnya momentum arah.
Area US$147–US$148 kini menjadi zona penolakan intraday yang jelas. Upaya kenaikan berulang kali tertahan di level tersebut, menunjukkan kehadiran penjual yang konsisten. Selama harga berada di bawah US$148, bias jangka pendek cenderung bergerak sideways hingga sedikit melemah.
Support terdekat berada di kisaran US$142–US$143. Jika area ini ditembus, harga berisiko turun menuju US$138 dan kemudian US$135. Sebaliknya, penutupan intraday yang bersih di atas US$148 akan memperbaiki struktur jangka pendek dan membuka peluang pengujian ulang level psikologis US$150.
Data arus spot menunjukkan gambaran yang beragam. Sesi terakhir mencatat arus masuk bersih sekitar US$6 juta, namun dalam beberapa pekan terakhir terlihat pola distribusi saat harga menguat. Hal ini mengindikasikan investor besar masih berhati-hati dan cenderung memanfaatkan reli untuk mengurangi eksposur.
Di pasar derivatif, open interest meningkat hingga di atas US$8,8 miliar seiring kenaikan volume, menandakan partisipasi trader yang kembali tumbuh. Rasio long-short sedikit condong ke posisi long, namun masih relatif seimbang sehingga belum memicu risiko squeeze besar. Data likuidasi menunjukkan tekanan lebih besar pada posisi long dalam 12 hingga 24 jam terakhir, mengisyaratkan koreksi saat ini lebih banyak menghapus pembeli terlambat daripada memicu kepanikan.
Kombinasi meningkatnya partisipasi tetapi lemahnya keyakinan ini konsisten dengan pergerakan harga yang cenderung range-bound.
Level Kunci Penentu Arah Selanjutnya
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Secara teknikal, Solana membutuhkan penutupan harian di atas US$150 untuk mengonfirmasi fase pemulihan yang lebih luas. Jika level tersebut berhasil ditembus dan dipertahankan, target berikutnya berada di sekitar US$160 hingga EMA 200 hari yang menurun.
Sebaliknya, kegagalan menembus US$150 akan mempertahankan SOL dalam fase korektif, dengan risiko penurunan kembali ke area US$135 jika momentum memudar. Hingga ada konfirmasi dari penembusan resistance utama yang didukung arus spot kuat, pergerakan Solana dinilai lebih cocok untuk strategi trading dalam rentang harga dibanding posisi arah jangka panjang.
Pergerakan harga saat ini sejalan dengan analisis sebelumnya yang menilai reli Solana pasca-penurunan November akan menghadapi hambatan kuat di sekitar rata-rata pergerakan harian yang menurun. Solana memang mulai stabil, tetapi masih tertahan di bawah level kunci yang diperlukan untuk mengonfirmasi pembalikan tren yang berkelanjutan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Harga Ripple (XRP) mengalami kenaikan signifikan pada Selasa, 14 Januari, seiring reli pasar kripto secara keseluruhan dalam 24 jam terakhir. Token lintas negara milik Ripple itu tercatat menguat lebih dari 4 persen ke level sekitar US$2,15, sekaligus kembali merebut posisi keempat aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, menggeser Binance Coin (BNB).
Dilaporkan Crypto Potato, kenaikan ini dinilai lebih stabil dibanding lonjakan tajam pekan lalu. Pada periode tersebut, XRP sempat melonjak sekitar 30 persen hanya dalam beberapa hari, dari bawah US$1,90, level penutupan akhir 2025, hingga menembus US$2,40, yang menjadi puncak tertinggi dalam beberapa pekan. Namun, reli tersebut berakhir dengan koreksi tajam, membawa harga XRP turun hingga di bawah US$2,05 pada awal pekan ini.
Pemulihan harga XRP
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pemulihan harga XRP hari ini terjadi di tengah sentimen positif pasar kripto global. Bitcoin (BTC) melonjak ke level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir di kisaran US$96.600, dipicu oleh pernyataan kontroversial terbaru Presiden AS Donald Trump. Trump kembali melontarkan kritik terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, serta menyinggung isu Iran, Venezuela, dan kebijakan tarif.
Sentimen pasar juga diperkuat oleh rilis data inflasi Amerika Serikat. Indeks Harga Konsumen (CPI) Desember yang diumumkan sehari sebelumnya tercatat sedikit lebih rendah dari perkiraan. Kondisi ini membuka ruang bagi Trump untuk kembali menekan The Fed agar memangkas suku bunga pada pertemuan mendatang dalam dua pekan ke depan.
Faktor lain yang menopang kenaikan XRP adalah arus dana positif pada produk spot XRP ETF. Setelah sempat mencatat arus keluar dana pekan lalu, ETF berbasis XRP kembali mencatatkan arus masuk bersih sebesar US$15,04 juta pada Senin dan US$12,98 juta pada Selasa. Aliran dana ini dinilai turut mendorong pemulihan harga aset dasarnya.
Kinerja XRP ke Depan
XRP Daily Technical Outlook:$XRP closed bullish as expected. However, XRPBTC should soon rally as it awaits a decline in BTC.D. Our current position is secured. I will be looking for more trade opportunities in XRP tomorrow 😈 pic.twitter.com/Ag6yDF20m2
Analis kripto dengan nama samaran CRYPTOWZRD menilai kinerja XRP masih sejalan dengan ekspektasi pasar. Ia menyebut XRP “ditutup secara bullish seperti yang diharapkan”. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pasangan XRP/BTC masih membutuhkan reli lanjutan, terutama jika dominasi Bitcoin mulai mengalami penurunan.
Dengan kombinasi sentimen makroekonomi, penguatan Bitcoin, serta kembalinya arus dana ke ETF, XRP kini kembali menjadi sorotan pelaku pasar kripto global.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Web3 University Tour 2025 sukses menjangkau ribuan mahasiswa di berbagai wilayah Indonesia sepanjang tahun 2025. Program edukasi ini hadir untuk memperkenalkan konsep Web3 secara praktis dan relevan, sekaligus membekali generasi muda kampus dengan wawasan teknologi masa depan yang aplikatif.
Program ini merupakan inisiatif kolaboratif antara Binance Academy, Tokocrypto, dan Coinvestasi dalam bentuk roadshow edukasi yang membawa pembahasan seputar blockchain, aset kripto, serta teknologi Web3 langsung ke lingkungan universitas. Tidak hanya berfokus pada pemahaman teknologi, kegiatan ini juga menyoroti potensi karier dan peran strategis Web3 dalam transformasi industri digital.
Roadshow Edukasi Web3 Menyapa Kampus di Berbagai Daerah
Para pemenang Cumlaude Web3 dalam rangkaian acara Web3 University Tour. Sumber: Coinvestasi.
Sepanjang pelaksanaannya, Web3 University Tour 2025 diselenggarakan secara bertahap di delapan kota besar Indonesia, dimulai pada April hingga Desember 2025. Rangkaian acara ini berlangsung di Yogyakarta, Bali, Medan, Solo, Semarang, Aceh, Jakarta, dan ditutup di Pontianak.
Program ini bekerja sama dengan delapan institusi pendidikan, yakni Universitas Gadjah Mada, INSTIKI Bali, Politeknik Medan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Negeri Semarang, Politeknik Aceh, Universitas Pancasila Jakarta, serta Universitas Tanjungpura Pontianak sebagai lokasi penutup rangkaian nasional.
Berdasarkan data pelaksanaan, tercatat sebanyak 3.774 pendaftar dengan total 2.373 peserta yang hadir secara langsung. Kegiatan ini turut didukung oleh 30 community partner dari berbagai daerah yang berperan aktif dalam memperluas jangkauan literasi Web3 di kalangan mahasiswa dan komunitas lokal.
Di setiap kota, peserta mengikuti sesi edukasi yang mencakup pengenalan blockchain, pemahaman ekosistem Web3, hingga diskusi mengenai peluang karier di industri kripto dan teknologi terdesentralisasi. Materi disampaikan secara aplikatif, mulai dari pemetaan ekosistem Web3, pemahaman regulasi di Indonesia, hingga langkah awal membangun keterampilan dan portofolio digital.
“Melalui Web3 University Tour, kami ingin menghadirkan edukasi Web3 yang lebih mudah diakses dan relevan bagi mahasiswa. Dengan materi dasar dari Binance Academy, kami berharap mahasiswa memahami bahwa Web3 tidak hanya tentang trading, tetapi juga membuka peluang luas, mulai dari pengembangan karier, inovasi, hingga penciptaan solusi nyata yang berdampak,” ujar Stephen McAllister, Binance Academy Team Lead.
Selain sesi diskusi, peserta juga mengikuti Blockchain & Crypto Class yang membahas dasar-dasar blockchain, penggunaan dompet digital, keamanan aset, serta pemahaman awal tentang aset kripto. Seluruh peserta mendapatkan sertifikat keikutsertaan dan merchandise eksklusif sebagai bagian dari pengalaman belajar yang terintegrasi.
Para pemenang Cumlaude Web3 dalam rangkaian acara Web3 University Tour. Sumber: Coinvestasi.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Web3 University Tour 2025 menghadirkan program Cumlaude Web3 di setiap kota. Program ini memberikan apresiasi kepada peserta terbaik berdasarkan pemahaman materi, partisipasi aktif, dan hasil evaluasi selama acara berlangsung.
Peserta terpilih dari masing-masing kota kemudian melaju ke tahap Final Cumlaude Web3 tingkat nasional. Inisiatif ini bertujuan menjaring mahasiswa dengan minat dan potensi tinggi untuk berkembang lebih jauh dalam ekosistem Web3 di Indonesia.
Puncak acara ditandai dengan terpilihnya delapan mahasiswa terbaik sebagai kandidat Binance Academy Student Ambassador. Para pemenang memperoleh kesempatan untuk terlibat langsung dalam berbagai program dan inisiatif edukasi Binance Academy di Indonesia.
Program Student Ambassador ini dirancang untuk mendukung mahasiswa yang ingin berkarier di bidang Web3 sekaligus berkontribusi aktif dalam meningkatkan literasi Web3 di lingkungan kampus dan komunitas lokal.
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menambahkan “Web3 bukan sekadar teknologi, tetapi peluang masa depan. Lewat Web3 University Tour 2025, kami mendorong mahasiswa untuk berani belajar, membangun keterampilan, dan mengambil peran aktif dalam ekosistem digital yang terus berkembang. Oleh karena itu, Tokocrypto fokus pada program edukasi dan literasi Web3 yang berkelanjutan agar generasi muda Indonesia memiliki pemahaman yang kuat, siap menghadapi kebutuhan industri, serta mampu berkontribusi secara positif dalam pengembangan ekonomi digital nasional.”
Dengan pendekatan edukasi langsung ke kampus, Web3 University Tour 2025 diharapkan mampu memperkuat literasi Web3 di kalangan mahasiswa sekaligus mempersiapkan talenta muda Indonesia untuk menjawab tantangan industri digital di masa depan.
Analisa harga BTC hari ini menunjukkan pergerakan yang sangat positif di pasar kripto, seperti yang terlihat Toko di Tokocrypto pada Rabu (14/1).
Ketika artikel ini ditulis, harga Bitcoin tercatat melonjak sekitar 4,8% dalam 24 jam terakhir dan kini diperdagangkan di kisaran $95.444 per BTC.
Kenaikan ini terjadi seiring meningkatnya aktivitas pasar, tercermin dari volume perdagangan harian yang mencapai $57,51 miliar.
Lonjakan tersebut membawa kapitalisasi pasar Bitcoin naik ke sekitar $1,9 triliun, memperkuat posisinya sebagai aset kripto terbesar dunia.
Sentimen pasar terlihat membaik, terutama setelah Bitcoin berhasil bangkit dari level terendah hariannya di sekitar $91.015 dan sempat menyentuh $96.011 sebelum mengalami koreksi ringan.
Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak cukup agresif dengan rentang hampir $5.000. Dari sisi performa waktu, BTC mencatat:
Harian: +4,61%
7 hari: +2,54%
30 hari: +6,63%
Data ini menunjukkan bahwa momentum jangka pendek mulai kembali berpihak pada pembeli.
Kenaikan mingguan dan bulanan menandakan bahwa Bitcoin sedang mencoba membangun tren pemulihan setelah beberapa bulan terakhir berada dalam tekanan.
Namun, bila dilihat lebih panjang, Bitcoin masih dalam fase konsolidasi. Dalam 60 hari terakhir, harga relatif stagnan (-0,86%), sementara dalam 90 hari, BTC masih terkoreksi sekitar 14,58%.
Artinya, reli hari ini lebih tepat dibaca sebagai fase pemulihan, bukan konfirmasi tren bullish besar.
Volume Tinggi Menjadi Sinyal Penting
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Salah satu sorotan utama dalam analisa harga BTC hari ini adalah lonjakan volume transaksi. Nilai $57,51 miliar menunjukkan pasar sangat aktif.
Biasanya, kombinasi harga naik dan volume besar mengindikasikan minat beli yang nyata, bukan sekadar pantulan teknikal lemah.
Volume tinggi juga berarti likuiditas pasar membaik. Hal ini penting karena pergerakan harga menjadi lebih “sehat” dan tidak mudah dimanipulasi oleh transaksi kecil.
Meski begitu, kondisi ini juga sering diikuti volatilitas tinggi, sehingga pergerakan cepat naik-turun masih sangat mungkin terjadi.
Fundamental: Suplai Terbatas Tetap Jadi Kekuatan Bitcoin
Saat ini, jumlah Bitcoin yang beredar mencapai sekitar 19,98 juta BTC, atau sekitar 95,12% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.
Dengan sebagian besar koin sudah ditambang, Bitcoin semakin memperkuat citranya sebagai aset digital yang langka.
Pada harga sekarang, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di kisaran $1,9 triliun, sementara valuasi terdilusi penuh mendekati $2 triliun.
Dari sisi fundamental, keterbatasan suplai ini masih menjadi daya tarik utama bagi investor jangka panjang.
Meski demikian, perlu dicatat bahwa harga Bitcoin saat ini masih cukup jauh dari rekor tertingginya di $126.198.
Jarak ini menunjukkan pasar belum memasuki fase euforia, melainkan masih berada dalam tahap pemulihan bertahap.
Area Psikologis dan Arah Selanjutnya
Secara psikologis, area $95.000–$100.000 menjadi zona penting.
Jika Bitcoin mampu bertahan stabil di atas $95.000 dan membangun support baru, peluang penguatan lanjutan akan semakin terbuka.
Sebaliknya, jika gagal mempertahankan area ini, pasar berpotensi kembali bergerak sideways atau mengalami koreksi jangka pendek.
Dengan volume setinggi sekarang, pergerakan tajam di kedua arah tetap perlu diantisipasi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Harga ETH hari ini (14/1) mencatatkan lonjakan signifikan.
Di Tokocrypto, Ethereum (ETH) diperdagangkan di level $3.326,01 per koin, menguat sekitar 7,1% dalam 24 jam terakhir.
Kenaikan tajam ini mendorong kapitalisasi pasar Ethereum menembus $401 miliar, sekaligus mempertegas posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin.
Tidak hanya harga, aktivitas pasar juga meningkat pesat. Volume perdagangan 24 jam mencapai $31,06 miliar, menunjukkan arus transaksi yang sangat tinggi dan minat investor yang kembali menguat.
Kombinasi kenaikan harga dan volume besar ini sering dibaca sebagai sinyal bahwa pasar sedang berada dalam fase aktif, dengan dominasi pembeli yang mulai terlihat.
Dalam 24 jam terakhir, Ethereum bergerak di rentang $3.108,91 – $3.353,08.
ETH sempat menguji area bawah di sekitar $3.100 sebelum akhirnya melonjak dan mendekati $3.350. Pergerakan ini menunjukkan adanya tekanan beli yang cukup kuat setiap kali harga terkoreksi.
Secara harian, ETH mencatat kenaikan sekitar $219, menjadikannya salah satu aset kripto dengan performa terbaik hari ini. Dari sisi jangka menengah, Ethereum juga menunjukkan konsistensi penguatan.
Dalam 30 hari terakhir, harga naik 6,45%, sementara dalam 60 hari, ETH masih mampu mempertahankan pertumbuhan sekitar 4,37%.
Meski demikian, jika ditarik lebih panjang, Ethereum masih berada dalam fase pemulihan. Dalam 90 hari terakhir, harga tercatat masih turun sekitar 17,41%.
Artinya, reli saat ini lebih tepat dibaca sebagai proses rebound, bukan konfirmasi bahwa tren turun jangka panjang telah sepenuhnya berakhir.
Volume Besar Jadi Sinyal Kuat dari Pasar
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Salah satu sorotan utama dari harga ETH hari ini adalah lonjakan volume transaksi.
Angka di atas $31 miliar mencerminkan tingginya partisipasi pelaku pasar, baik trader jangka pendek maupun investor yang mulai kembali masuk.
Volume besar sering kali memperkuat validitas sebuah kenaikan harga.
Dengan likuiditas tinggi, pergerakan pasar cenderung lebih stabil dan mencerminkan minat riil, bukan sekadar lonjakan sesaat.
Namun, kondisi ini juga biasanya diikuti volatilitas tinggi, sehingga potensi pergerakan cepat naik atau turun tetap perlu diantisipasi.
Fundamental Ethereum Masih Menjadi Daya Tarik
Saat ini, jumlah Ethereum yang beredar berada di kisaran 120,69 juta ETH.
Tidak seperti Bitcoin, Ethereum tidak memiliki batas maksimum suplai, namun mekanisme pembakaran biaya transaksi (burning fee) membuat laju suplai bisa melambat, bahkan dalam periode tertentu bersifat deflasi.
Dengan harga sekarang, kapitalisasi pasar Ethereum mencapai sekitar $401 miliar, menjadikannya tulang punggung utama ekosistem DeFi, NFT, dan berbagai aplikasi Web3.
Walaupun demikian, ETH masih cukup jauh dari rekor tertingginya di $4.953,73, yang berarti ruang pemulihan masih terbuka lebar jika sentimen pasar terus membaik.
Area Penting yang Perlu Diperhatikan
Secara psikologis, zona $3.300–$3.350 kini menjadi area krusial.
Jika Ethereum mampu bertahan stabil di atas level ini, peluang untuk melanjutkan penguatan menuju area yang lebih tinggi akan semakin besar.
Sebaliknya, jika terjadi tekanan jual dan ETH kembali turun di bawah $3.200, pasar kemungkinan akan kembali memasuki fase konsolidasi.
Dengan volume yang masih tinggi, pergerakan tajam tetap berpotensi terjadi dalam waktu singkat.
Harga ETH hari ini mencerminkan kembalinya optimisme di pasar kripto. Lonjakan lebih dari 7% dalam sehari, disertai volume transaksi puluhan miliar dolar, menunjukkan bahwa Ethereum kembali menjadi pusat perhatian investor.
Meski tren jangka panjang belum sepenuhnya berbalik bullish, pergerakan saat ini memberikan sinyal positif bahwa Ethereum sedang membangun momentum baru.
Bagi pelaku pasar, beberapa hari ke depan akan sangat penting untuk melihat apakah ETH mampu mempertahankan level $3.300 sebagai pijakan sebelum melangkah lebih jauh.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Harga Pi Network (PI) hari ini menunjukkan pergerakan positif dengan kenaikan sekitar 2,20% dalam 24 jam terakhir.
Penguatan ini sejalan dengan tren naik dalam 30 hari terakhir, meskipun secara mingguan harga masih mencatatkan koreksi tipis.
Data terbaru dari Coinmarketcap pada Rabu (14/1) mengindikasikan bahwa kenaikan PI bukan sekadar pergerakan spekulatif jangka pendek, melainkan dipengaruhi oleh kombinasi perubahan suplai di bursa, perkembangan utilitas jaringan, serta momentum komunitas.
Dalam lanskap kripto yang masih fluktuatif, Pi Network kembali menarik perhatian setelah muncul laporan adanya pergeseran suplai besar-besaran dari bursa ke dompet pribadi, yang secara historis kerap diasosiasikan dengan berkurangnya tekanan jual.
Salah satu faktor terkuat di balik penguatan harga Pi Network hari ini adalah perpindahan lebih dari 1,6 juta token PI dari bursa terpusat ke wallet pribadi dalam kurun waktu 24 jam.
Meski bukan angka masif dibandingkan total suplai, perpindahan ini cukup signifikan mengingat likuiditas PI relatif tipis.
Dalam pasar kripto, arus keluar token dari bursa (exchange outflow) umumnya dipandang sebagai sinyal bullish.
Artinya, pemegang aset cenderung memilih menyimpan koin mereka dibandingkan menjualnya di pasar terbuka.
Hal ini secara langsung mengurangi jumlah PI yang siap dijual, sehingga tekanan jual menurun.
Dengan rasio perputaran perdagangan (turnover ratio) yang rendah, perubahan kecil pada suplai likuid bisa berdampak besar terhadap harga.
Kondisi ini membuat Pi Network relatif sensitif terhadap pergeseran suplai, baik ke arah positif maupun negatif.
Rilis Developer Toolkit Dorong Narasi Utilitas
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Selain faktor suplai, sentimen positif juga datang dari sisi fundamental.
Pi Network baru-baru ini merilis perpustakaan developer (developer toolkit) yang memungkinkan integrasi pembayaran Pi ke dalam aplikasi hanya dalam hitungan menit.
Langkah ini dinilai sebagai salah satu pembaruan paling penting bagi ekosistem Pi karena berpotensi mempercepat adopsi penggunaan PI di dunia nyata.
Semakin mudah sebuah aset digunakan dalam aplikasi dan layanan, semakin besar pula peluang terciptanya permintaan organik.
Secara historis, harga Pi kerap merespons positif kabar yang berkaitan dengan peningkatan utilitas. Bukan sekadar spekulasi, melainkan dorongan menuju fungsi ekonomi yang lebih konkret.
Jika semakin banyak aplikasi dan merchant mengadopsi pembayaran Pi, maka permintaan dapat tumbuh lebih stabil dalam jangka menengah hingga panjang.
Aktivitas Komunitas Jaga Momentum Pasar
Di luar faktor teknikal dan fundamental, Pi Network tetap dikenal sebagai salah satu proyek kripto dengan basis komunitas terbesar.
Baru-baru ini, berbagai aktivitas komunitas seperti kontes dan event kembali digelar, termasuk kompetisi dengan hadiah ribuan PI.
Walaupun aktivitas semacam ini tidak berdampak langsung pada struktur ekonomi jaringan, keterlibatan komunitas berperan penting dalam menjaga minat pasar.
Di fase pasar yang cenderung sepi, partisipasi aktif sering kali membantu mempertahankan level support dan mencegah tekanan jual ekstrem.
Dalam konteks Pi Network, kekuatan komunitas kerap menjadi penopang utama sentimen, terutama ketika pasar kripto global sedang tidak agresif.
Analisis Pergerakan Harga dan Level Penting
Secara jangka pendek, kenaikan 2,20% menempatkan Pi Network kembali mendekati area resistensi di kisaran $0,215. Area ini sebelumnya beberapa kali menjadi titik penolakan harga.
Sementara itu, level psikologis $0,20 masih menjadi support kunci. Selama harga mampu bertahan di atas area ini, struktur pergerakan PI masih tergolong stabil.
Namun, jika arus token kembali masuk ke bursa dan tekanan jual meningkat, level tersebut berpotensi kembali diuji.
Dengan kombinasi berkurangnya suplai likuid, ekspektasi peningkatan utilitas, dan dukungan komunitas, arah jangka pendek Pi Network cenderung konstruktif, meski belum sepenuhnya keluar dari fase konsolidasi.
Kenaikan harga Pi Network hari ini mencerminkan perpaduan faktor on-chain dan sentimen ekosistem.
Arus keluar token dari bursa mengurangi tekanan jual, rilis developer toolkit memperkuat narasi utilitas, dan aktivitas komunitas menjaga momentum.
Ke depan, perhatian pelaku pasar akan tertuju pada dua hal utama: apakah level support $0,20 mampu dipertahankan, dan seberapa cepat adopsi utilitas Pi berkembang.
Jika permintaan nyata mulai tumbuh dan suplai likuid tetap terkendali, Pi Network berpotensi membangun tren yang lebih sehat dalam beberapa pekan mendatang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Harga BERA hari ini menjadi sorotan di pasar kripto setelah token Berachain mencatat lonjakan tajam lebih dari 24% dalam 24 jam terakhir.
Berdasarkan data terbaru yang dipantau dari Tokocrypto pada Rabu (14/1), harga BERA kini diperdagangkan di kisaran $0,69 per token, dengan kapitalisasi pasar sekitar $96 juta dan volume perdagangan harian menembus $100 juta.
Kombinasi kenaikan harga agresif dan lonjakan volume ini menempatkan Berachain sebagai salah satu aset kripto dengan performa terbaik hari ini.
Aktivitas transaksi yang bahkan melampaui market cap menunjukkan bahwa minat trader terhadap BERA sedang memanas.
Harga BERA Hari Ini Menguat Tajam, Apa yang Terjadi?
Dalam perdagangan 24 jam terakhir, BERA bergerak dari area terendah $0,55 hingga sempat menyentuh $0,80 sebelum mengalami konsolidasi ringan.
Pergerakan ini mencerminkan dorongan beli yang kuat, menandai potensi perubahan sentimen setelah periode tekanan panjang.
Secara harian dan mingguan, tren BERA terlihat positif. Dalam sepekan terakhir, harga telah naik sekitar 10%, sementara reli hari ini mempertegas momentum jangka pendek.
Namun, jika dilihat lebih luas, reli ini masih terjadi di tengah kondisi jangka menengah yang menantang.
Dalam 60 hari terakhir, BERA masih terkoreksi lebih dari 51%, dan dalam 90 hari, penurunannya mencapai 62%.
Artinya, lonjakan hari ini lebih tepat dibaca sebagai fase rebound kuat yang berpotensi menjadi awal pemulihan, tetapi belum mengonfirmasi pembalikan tren sepenuhnya.
Volume Perdagangan Meledak, Sinyal Minat Pasar Kembali
Pergerakan harga Berachain (BERA/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Salah satu indikator paling penting dari reli BERA hari ini adalah volume perdagangan 24 jam yang menembus $101 juta.
Angka ini sangat besar untuk aset dengan kapitalisasi pasar di bawah $100 juta. Dalam konteks pasar kripto, volume yang melampaui market cap sering menandakan:
meningkatnya aktivitas spekulatif,
masuknya modal jangka pendek,
atau fase awal akumulasi setelah tren turun panjang.
Lonjakan volume membuat pergerakan harga BERA lebih “valid” secara teknikal karena tidak terjadi di pasar sepi.
Dengan kata lain, reli ini didukung partisipasi pasar yang luas, bukan sekadar lonjakan sesaat akibat likuiditas tipis.
Level Harga Penting yang Perlu Diperhatikan
Pada harga saat ini di sekitar $0,69, ada beberapa zona kunci yang kini menjadi perhatian trader:
Support terdekat: $0,55 – $0,58 Area ini merupakan titik terendah harian dan berfungsi sebagai penyangga jika terjadi koreksi.
Resistance awal: $0,80 Level tertinggi hari ini dan menjadi penghalang terdekat sebelum ruang kenaikan lebih lanjut terbuka.
Target psikologis: $1,00 Jika momentum berlanjut dan $0,80 berhasil ditembus, area $1 berpotensi menjadi magnet harga berikutnya.
Secara struktur, bertahannya harga di atas area $0,65 akan menjadi sinyal awal bahwa pasar mulai menerima harga yang lebih tinggi.
Data Pasokan dan Gambaran Fundamental
Saat ini, jumlah pasokan beredar BERA sekitar 139,31 juta token, dengan kapitalisasi pasar $96 juta.
Sementara itu, kapitalisasi terdilusi penuh (FDV) tercatat sekitar $361 juta, menunjukkan masih adanya suplai yang belum beredar.
Bagi investor, selisih ini penting diperhatikan karena potensi pelepasan token di masa depan dapat memengaruhi tekanan jual.
Meski demikian, untuk jangka pendek, fokus pasar jelas tertuju pada momentum harga dan ledakan volume.
Harga BERA hari ini mencatat salah satu reli paling agresif di pasar kripto, naik lebih dari 24% dengan dukungan volume perdagangan yang sangat besar.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa minat terhadap Berachain kembali hidup setelah fase penurunan panjang.
Meski secara jangka menengah tren belum sepenuhnya pulih, reli ini membuka peluang terbentuknya struktur harga baru.
Dalam waktu dekat, pelaku pasar akan memantau apakah BERA mampu bertahan di atas support dan menembus resistance $0,80 sebagai konfirmasi kelanjutan momentum.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Harga QuickSwap (QUICK) hari ini menjadi sorotan pelaku pasar kripto setelah mengalami penurunan tajam di tengah reli besar yang masih berlangsung.
Berdasarkan data pasar terbaru via Tokocrypto pada Rabu (14/1), harga QUICK tercatat di $26,84 per token, melemah sekitar 6,87% dalam 24 jam terakhir.
Meski demikian, koreksi harian ini terjadi setelah lonjakan luar biasa. Dalam 30 hari terakhir, QUICK masih mencatatkan kenaikan +116,89%, sementara dalam 7 hari terakhir melonjak hampir 100%.
Pergerakan ini menjadikan QUICK sebagai salah satu aset DeFi yang paling volatil sekaligus paling banyak dipantau dalam sepekan terakhir.
QUICK Drop Hari Ini, Tapi Tren Besar Masih Bullish?
Penurunan harga hari ini tidak serta-merta menghapus struktur tren jangka menengah. Dalam 60 hari, QUICK masih naik lebih dari 62%, dan dalam 90 hari masih menguat sekitar 38%.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa tekanan jual saat ini lebih menyerupai aksi ambil untung (profit taking) setelah reli tajam, bukan pembalikan tren yang terkonfirmasi.
Dalam 24 jam terakhir, QUICK bergerak liar di kisaran $12,64 – $28,95, mencerminkan betapa agresifnya tarik-menarik antara pembeli dan penjual.
Volume Tipis, Volatilitas Meledak
Pergerakan harga Quick Swap (QUICK/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Volume perdagangan QUICK tercatat sekitar $6,9 juta per 24 jam, relatif kecil dibanding aset kripto papan atas.
Dengan kapitalisasi pasar hanya $18,86 juta, QUICK termasuk kategori small cap crypto yang sangat sensitif terhadap pergerakan order besar.
Inilah yang menjelaskan mengapa QUICK mampu naik ratusan persen dalam waktu singkat, namun juga bisa terkoreksi tajam hanya dalam hitungan jam.
Bagi trader, QUICK saat ini berada di zona high risk – high reward: potensi besar, tetapi dengan risiko fluktuasi ekstrem.
Level Harga QUICK yang Jadi Incaran Pasar
Seiring koreksi hari ini, beberapa level penting mulai menjadi fokus:
Resistance krusial: $28 – $30 Jika QUICK mampu menembus kembali area ini, peluang kelanjutan reli masih terbuka lebar.
Support jangka pendek: $22 – $24 Area ini menjadi benteng awal agar tren bullish tetap terjaga.
Support mayor: sekitar $12 – $15 Zona ini menjadi penentu apakah QUICK masih dalam fase konsolidasi atau mulai masuk tren turun.
Pergerakan harga di sekitar level ini kemungkinan besar akan menentukan arah QUICK dalam beberapa hari ke depan.
Data On-Chain Pasar: Pasokan Terbatas, Gerak Harga Liar
Saat ini, suplai beredar QUICK tercatat 702.570 token, sekitar 70% dari total pasokan maksimum 1 juta token. Kapitalisasi pasar berada di kisaran $18,86 juta, dengan FDV sekitar $26,85 juta.
Struktur suplai yang relatif kecil membuat QUICK sangat reaktif terhadap perubahan permintaan. Ketika minat pasar meningkat, harga bisa melonjak tajam.
Namun ketika sentimen melemah, koreksi juga bisa terjadi secara brutal.
Faktor inilah yang membuat QUICK sering menjadi target spekulan jangka pendek sekaligus aset berisiko tinggi bagi investor.
Harga QUICK hari ini memang turun hampir 7%. Namun jika dilihat secara lebih luas, QuickSwap masih berada dalam fase pemulihan kuat dengan performa bulanan yang sangat impresif.
Apakah ini awal kejatuhan, atau justru koreksi sehat sebelum lonjakan berikutnya?
Jawabannya akan sangat bergantung pada apakah QUICK mampu mempertahankan support kunci dan kembali menarik volume beli.
Satu hal yang pasti: dengan volatilitas ekstrem dan pergerakan ratusan persen, QUICK kembali masuk radar trader kripto sebagai aset yang berpotensi memberi kejutan, baik ke atas, maupun ke bawah.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.